Sistem Monitoring dan Evaluasi Pembangunan berdasarkan PP39/2006

Description

Rapat Kerja Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Provinsi Kalimantan Barat di Kini Hotel-Pontianak, 26 Mei 2010

Shared by: DadangSolihin
Categories
-
Stats
views:
1111
posted:
5/26/2010
language:
Indonesian
pages:
18
Document Sample
scope of work template
							                                                              www.dadangsolihin.com   2




                           Materi
Menggabungkan M&E ke dalam Siklus Manajemen Pembangunan
Planning
Budgeting
Implementation
M&E
  Jenis-jenis Evaluasi
  Mengapa Perlu Melakukan Evaluasi?
  Mengapa Evaluasi Jarang Dilakukan?
  Perbedaan Monitoring dan Evaluasi
  Pengertian Indikator Kinerja
     g                      j
  Persyaratan Indikator Kinerja: SMART
Perencanaan Pembangunan Kalimantan Barat dalam RPJMN 2010-
2014

                          www.dadangsolihin.com           3   www.dadangsolihin.com   4
                                                                                                           Proses Perencanaan
                                                                                                                Pendekatan Politik:
                                                                                                                Pemilihan Presiden/Kepala Daerah menghasilkan rencana
                                                                                                                pembangunan hasil proses politik (public choice theory of
                                                                                                                planning), khususnya penjabaran Visi dan Misi dalam RPJM/D.

                                                                                                                Proses Teknokratik:
                                                                                                                Menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah oleh
                                                                                                                lembaga atau satuan kerja yang secara fungsional
                                                                                                                bertugas untuk itu.

                                                                                                                Partisipatif:
                                                                                                                Dilaksanakan dengan melibatkan seluruh stakeholders,
                                                                                                                antara lain melalui Musrenbang.

                                                                                                                Proses top-down dan bottom-up:
                                                                                                                Dilaksanakan menurut jenjang pemerintahan.


                                www.dadangsolihin.com                                        5                             www.dadangsolihin.com                              6




Ruang Lingkup Perencanaan (UU25/2004)                                                                        y
                                                                                                            Syarat Perencanaan
                NASIONAL                                       DAERAH
        Dokumen             Penetapan                Dokumen                Penetapan            Harus memiliki, mengetahui, dan memperhitungkan:
 Rencana Pembangunan
 R       P b                     UU          R
                                             Rencana Pembangunan
                                                     P b                       P d
                                                                               Perda             1. Tujuan       ang dikehendaki.
                                                                                                 1 T j an akhir yang dikehendaki
 Jangka Panjang Nasional   (Ps. 13 Ayat 1)   Jangka Panjang Daerah        (Ps. 13 Ayat 2)
 (RPJP-Nasional)                             (RPJP-Daerah)                                       2. Sasaran-sasaran dan prioritas untuk mewujudkannya (yang
 Rencana Pembangunan          Per Pres       Rencana Pembangunan          Peraturan KDH
                                                                                                    mencerminkan pemilihan dari berbagai alternatif).
 Jangka Menengah           (Ps. 19 Ayat 1)   Jangka Menengah Daerah       (Ps. 19 Ayat 3)        3. Jangka waktu mencapai sasaran-sasaran tersebut.
 Nasional                                    (RPJM-Daerah)
 (RPJM-Nasional)                                                                                 4. Masalah-masalah yang dihadapi.
 Renstra K    t i
 R t Kementerian /           Peraturan
                             P t             R t Satuan Kerja
                                             Renstra S t   K j               P t
                                                                             Peraturan           5. Modal atau sumber daya yang akan digunakan serta
 Lembaga (Renstra KL)       Pimpinan KL      Perangkat Daerah (Renstra    Pimpinan SKPD
                                                                                                    pengalokasiannya.
                           (Ps. 19 Ayat 2)   SKPD)                         (Ps. 19 Ayat 4)
 Rencana Kerja                Per Pres       Rencana Kerja Pemerintah     Peraturan KDH          6. kebijakan-kebijakan untuk melaksanakannya.
 Pemerintah (RKP)          (Ps. 26 Ayat 1)   Daerah (RKPD)                (Ps. 26 Ayat 2)        7. Orang, organisasi, atau badan pelaksananya.
 Rencana Kerja               Peraturan       Rencana Kerja Satuan Kerja      Peraturan
 Kementerian / Lembaga      Pimpinan KL      Perangkat Daerah (Renja      Pimpinan SKPD
                                                                                                 8. Mekanisme monitoring, evaluasi, dan pengawasan
 (Renja KL)                (Ps. 21 Ayat 1)   SKPD)                        ( Ps. 21 Ayat 3)
                                                                                                    pelaksanaannya
                                                                                                    pelaksanaannya.
                                www.dadangsolihin.com                                        7                             www.dadangsolihin.com                              8
                                                                                                 (1/4)
                                                                           Kegagalan Perencanaan (1/4)

                                                                            y
                                                                        Penyusunan perencanaan
                                                                        tidak tepat, mungkin karena:
                                                                          informasinya kurang
                                                                             g p
                                                                          lengkap,
                                                                          metodologinya belum
                                                                          dikuasai,
                                                                          perencanaannya tidak
                                                                          realistis sehingga tidak
                                                                          mungkin pernah bisa
                                                                          terlaksana
                                                                          pengaruh politis terlalu besar sehingga pertimbangan-
                                                                          pertimbangan teknis perencanaan diabaikan.


                      www.dadangsolihin.com                        9                            www.dadangsolihin.com                10




                         (2/4)
   Kegagalan Perencanaan (2/4)                                                                   (3/4)
                                                                           Kegagalan Perencanaan (3/4)
Perencanaannya mungkin baik, tetapi pelaksanaannya tidak seperti
seharusnya.
                                                                        Perencanaan mengikuti paradigma yang ternyata tidak sesuai
  kegagalan terjadi karena tidak berkaitnya perencanaan                 dengan kondisi dan perkembangan serta tidak dapat
  dengan pelaksanaannya.                                                mengatasi masalah mendasar negara berkembang.
  aparat pelaksana tidak siap atau tidak kompeten,                       Misalnya, orientasi
  masyarakat tidak punya kesempatan berpartisipasi sehingga              semata-mata pada
  tidak mendukungnya.                                                    pertumbuhan yang
                                                                         menyebabkan makin
                                                                            l b
                                                                         melebarnya k       j
                                                                                     kesenjangan.
                                                                         Dengan demikian, yang
                                                                         keliru bukan semata-mata
                                                                                           tetapi
                                                                         perencanaannya, t t i
                                                                         falsafah atau konsep di
                                                                         balik perencanaan itu.


                      www.dadangsolihin.com                        11                           www.dadangsolihin.com                12
                            (4/4)
      Kegagalan Perencanaan (4/4)                                                                   y g
                                                                                 Sistem Perencanaan yang Berhasil

    Karena perencanaan diartikan sebagai pengaturan total                  •   Sistem perencanaan yang
    kehidupan manusia sampai yang paling kecil sekalipun.
    k hid           i        i       li   k il k li                            mendorong berkembangnya
                                                                               mekanisme pasar dan peran
       Perencanaan di sini tidak memberikan                                    serta masyarakat.
       kesempatan berkembangnya prakarsa
                                                                           •   Dalam sistem ini perencanaan
       individu dan pengembangan kapasitas
                                                                               dilakukan dengan menentukan
       serta potensi masyarakat secara penuh.
                                                                               sasaran-sasaran secara garis
       Sistem ini bertentangan dengan hukum                                    besar.
       penawaran dan permintaan karena
                                                                           •   Pelaku utamanya adalah
       pemerintah mengatur semuanya.
                                                                               masyarakat dan usaha swasta.
       Perencanaan seperti inilah yang disebut
       sebagai sistem perencanaan terpusat
       (centrally planned system).


                           www.dadangsolihin.com                      13                            www.dadangsolihin.com   14




                 Perencanaan yang Ideal
•   Prinsip partisipatif: masyarakat yang akan memperoleh manfaat
                                             prosesnya.
    dari perencanaan harus turut serta dalam prosesnya
•   Prinsip kesinambungan: perencanaan tidak hanya berhenti
    pada satu tahap; tetapi harus berlanjut sehingga menjamin
      d
    adanya k     j
            kemajuan tterus-menerus d l
                                      dalam k     j ht      dan
                                             kesejahteraan, d
    jangan sampai terjadi kemunduran.
•   Prinsip holistik: masalah dalam perencanaan dan
      l k             tidak dapat h
    pelaksanaannya tid k d                dilihat dari t i i (atau
                                  t hanya dilih t d i satu sisi ( t
    sektor) tetapi harus dilihat dari berbagai aspek, dan dalam
    keutuhan konsep secara keseluruhan.
•   M       d     i t
    Mengandung sistem yang d
                           dapat b k b
                               t berkembang ( learning and
                                            (a l   i     d
    adaptive system).
•   Terbuka dan demokratis (a pluralistic social setting).

                           www.dadangsolihin.com                      15                            www.dadangsolihin.com   16
          Reformasi Sistem Penganggaran                                     1/2                                                                                2/2
                                                                                         Reformasi Sistem Penganggaran
          PARADIGMA LAMA                           PARADIGMA BARU
Visi:                                 Visi:
  Melaksanakan rencana                   Melaksanakan program kerja                    Paradigma Lama                                Paradigma Baru
  pembangunan lima tahunan               Presiden/KDH terpilih
  berdasarkan GBHN                                                                                                              Penganggaran dengan
Misi:                                 Misi:                                         Penganggaran Berbasis:
                                                                                                                                Pendekatan:
  Penyelenggaraan pemerintahan           Pelaksanaan kerangka regulasi,                                                         1. Penganggaran Berbasis
                                                                                          g
                                                                                    1. Pengeluaran Rutin                           Kinerja
        dan    b
  umum d pembangunan                     kerangka i
                                         k             t i dan
                                               k investasi, d
                                         pelayanan publik yang di                   2. Pengeluaran                              2. Kerangka Penganggaran
  Penganggaran berdasarkan                                                             Pembangunan
                                         tuangkan dalam RKP/D                                                                      Jangka Menengah
  pendekatan menurut pengeluaran
  rutin dan pengeluaran                  Anggaran disusun berdasarkan                                                           3.
                                                                                                                                3 Anggaran Terpadu
  pembangunan                            RKP/D dengan mempertimbang-
                                         kan kemampuan keuangan
                                         negara
                           www.dadangsolihin.com                            17                               www.dadangsolihin.com                             18




    Penganggaran Berbasis Kinerja (PBK)                                           Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah (KPJM)

  Tujuan         1. Menunjukan keterkaitan antara pendanaan dan
                                                                                   Tujuan         1. Pengalokasian sumber daya anggaran yang lebih
                    prestasi kinerja yang akan dicapai (directly linkages
                                                                                                     efisien (allocative efficiency)
                    between performance and budget);
                                                                                                  2. Meningkatkan kualitas perencanaan penganggaran (to
                 2. Meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam                                    improve quality of planning)
        Tujuan
                    penganggaran (operational efficiency);
                                                                                     Tujuan       3. Lebih fokus terhadap pilihan kebijakan prioritas (best
                 3.
                 3 Meningkatkan fleksibilitas dan akuntabilitas unit kerja                           policy option)
                    dalam melaksanakan tugas dan pengelolaan anggaran                             4. Meningkatkan disiplin fiskal (fiscal dicipline)
                    (more flexibility and accountability).
                                                                                                  5. Menjamin adanya kesinambungan fiskal (fiscal
   Landasan                   gg                  pada kinerja (output
                 1. Alokasi anggaran berorientasi p         j ( p                                    sustainability)
   Konseptual       and outcome oriented);
                                                                                    Landasan     1.   Penerapan sistem rolling budget
                 2. Fleksibilitas pengelolaan anggaran dengan tetap                 Konseptual   2.   Mempunyai baseline (angka dasar)
    Landasan        menjaga prinsip akuntabilitas (let the manager                  Landasan     3
                                                                                                 3.   Adanya mekanisme penyesuaian angka dasar
   Konseptual       manages);
                                                                                   Konseptual    4.   Penetapan Parameter
                 3. Alokasi anggaran program/kegiatan didasarkan pada
                                                                                                 5.   Adanya mekanisme usulan tambahan anggaran bagi
                    tugas-fungsi unit kerja yang dilekatkan pada stuktur
                                                                                                          j          (              g                      )
                                                                                                      kebijakan baru (additional budget for new initiatives)
                                              function).
                    organisasi (Money follow function)

                           www.dadangsolihin.com                            19                               www.dadangsolihin.com                             20
              KPJM : Ilustrasi dan Cara Kerja                                      Rolling
                                                                                   Budget
                                                                                                  Penghitungan Prakiraan Maju dalam KPJM
                                                        Implikasi anggaran
                                                                                                                                                Angka Prakiraan Maju untuk tahun-
                            2011
                                                                                                                                              tahun berikutnya dihitung berdasarkan:
                                            2012               2013               2014
            Kebijakan ditetapkan                                                                                                                 l k i              d tahun berjalan
                                                                                                                                             • alokasi anggaran pada t h b j l
                                                                                                                            Kegiatan
               sbg baseline                                   Prakiraan         Prakiraan                                                    • disesuaikan dengan tingkat inflasi
                                           (R)APBN                                                                          On-going            yang digunakan dalam APBN
                                                                Maju              Maju



                                                              KPJM                                  Prakiraan
                                                                                                      Maju                                                        Angka Prakiraan Maju
                                                                                                                                                    Multi-          untuk tahun-tahun
 APBN           RAPBN
                            Prakiraan       Prakiraan                                                                                               years           berikutnya dihitung
                              Maju            Maju                                                                                                 Project        berdasarkan formula/
 2011            2012
                              2013            2014
                                                                               TA 2011 dan                                  Kegiatan
                                                                             KPJM 2012 - 2014                                                                        model yang telah
                                                                                                                             Ad-hoc                                  ditetapkan sesuai
   T0            T+1          T+2             T+3
                                                                                                                                                                   dengan karakteristik
                                                                                                 Catatan :                                         Target
                                                                                                                                                                      masing-masing
                                            Prakiraan      Prakiraan                             Hasil penghitungan prakiraan maju akan           Tahunan
REALISASI      APBN          RAPBN                                             TA 2012 dan
                                                                                                                                                                          kegiatan
  2011         2012           2013
                                              Maju           Maju                                menjadi baseline pada tahun ybs.                yg berbeda
                                              2014           2015            KPJM 2013 - 2015
   T-1          T0            T+1             T+2             T+3
                                                                                                                                   www.dadangsolihin.com                               22
                                   www.dadangsolihin.com                                    21




                                                                                                      Successful Policy Implementation
                                                                                                                                        III,     )
                                                                                                                                (Edward III, 1980)

                                                                                                               1.   Communication:
                                                                                                                              g
                                                                                                                       berfungsi untuk mensosialisasikan dan memandu p   para
                                                                                                                       pelaksana dalam menjabarkan kebijakan menjadi kegiatan-
                                                                                                                       kegiatan spesifik.
                                                                                                               2.   Resources:
                                                                                                                       SDM (staff),
                                                                                                                       Informasi (information on how to implement policies),
                                                                                                                       Sarana dan prasarana (buildings, equipment).
                                                                                                               3.   Disposition or attitudes:
                                                                                                                       apa yang dikerjakan,
                                                                                                                       bagaimana kemampuan untuk mengerjakannya,
                                                                                                                       keinginan untuk mencapai hasil yang berkualitas.
                                                                                                               4.   Bureaucratic structure:
                                                                                                                       diperlukan koordinasi dan kerjasama para pihak yang secara
                                                                                                                       fungsional terkait dalam proses.
                                   www.dadangsolihin.com                                    23                                     www.dadangsolihin.com                               24
                                                                                            g
                                                                                         Pengertian M& E
                                               KALBAR

                                                                                    •   Pengendalian: Rangkaian kegiatan manajemen untuk
                                                                                        menjamin agar suatu program/kegiatan yang dilaksanakan
                                                                                        sesuai dengan rencana yang ditetapkan.
                                                                                    •   Monitoring: Kegiatan mengamati perkembangan
                                                                                                              pembangunan, mengidentifikasi,
                                                                                        pelaksanaan rencana pembangunan mengidentifikasi
                                                                                        serta mengantisipasi permasalahan akan timbul untuk
                                                                                        dapat diambil tindakan sedini mungkin.
                                                                                    •   Evaluasi: Rangkaian kegiatan membandingkan realisasi
                                                                                        masukan (input), keluaran (output), dan hasil (outcome)
                                                                                        terhadap rencana dan standar.
                                                                                    •   Perencanaan: Proses untuk menentukan tindakan masa
                                                                                        depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan
                                                                                        memperhitungkan sumber daya yang tersedia.

                       www.dadangsolihin.com                       25                               www.dadangsolihin.com                      26




                      Pengendalian                                                            Monitoring
                                                Pasal 2-3                                                   Pasal 4-10


                                                                        •    Monitoring pelaksanaan program dan kegiatan dilakukan terhadap:
                                                                              – Perkembangan realisasi penyerapan dana,
Pengendalian ditujukan untuk menjamin tercapainya tujuan dan                  – Realisasi pencapaian target keluaran (output), dan
                                      rencana.
sasaran pembangunan sesuai dengan rencana                                       Kendala        dih d i
                                                                              – K d l yang dihadapi.
• Dilakukan melalui kegiatan monitoring dan pengawasan.                 •    Hasil monitoring disusun dalam bentuk laporan triwulanan.
• Meliputi pelaksanaan program dan kegiatan serta jenis belanja.
                                                                        No         Pejabat Pelaksana                  Obyek Monitoring
No   Pejabat Pelaksana               Obyek Pengendalian                     1. Pimpinan K/L                    Pelaksanaan Renja-K/L
                                                                            2. Gubernur                          Pelaksanaan Dekonsentrasi
 1. Pimpinan K/L           Pelaksanaan Renja-K/L
                                                                                                                 PelaksanaanTugas Pembantuan
 2. Gubernur                 Pelaksanaan Dekonsentrasi
                                                                            3. Bupati/Walikota                 Pelaksanaan Tugas Pembantuan
                             PelaksanaanTugas Pembantuan
                                                                            4. Kepala SKPD Provinsi            Pelaksanaan Dekonsentrasi
 3. Bupati/Walikota        Pelaksanaan Tugas Pembantuan                     5. Kepala SKPD Kabupaten/Kota      Pelaksanaan Tugas Pembantuan

                       www.dadangsolihin.com                       27                               www.dadangsolihin.com                      28
                              Mekanisme Monitoring dan Pelaporan
                                                                                                                           Presiden RI
                                                                                                                             es de
                                                                                                                                                                     Evaluasi (1/3)
                                                                                                                                                                                            Pasal 12
                                           Form C                                         Form C                 Men.DN
   Bupati/ Walikota                                            Gubernur                                                                              1. Evaluasi pelaksanaan Renja-KL dan RKP:
    u.p. B
         Bappeda
               d                                              u.p. B
                                                                   Bappeda
                                                                        d                                        Men.PPN
                                          10 hari setelah                                 14 hari setelah
                                         triwulan berakhir                               triwulan berakhir
                                                                                                                                                        Menilai keberhasilan pelaksanaan dari suatu program/ kegiatan
                       5 hari setelah                                                                            Men.Keu
                     triwulan berakhir                       Form C          5 hari setelah                                                             berdasar indikator dan sasaran kinerja yang tercantum dalam
     Form C                                                                triwulan berakhir                     Men.PAN               Form C
                                  Form C                                                                                                                Renstra-KL dan RPJM Nasional.
                                                   5 hari setelah triwulan berakhir
                                                                                                                                  14 hari setelah    2. Evaluasi pelaksanaan RPJM Nasional dan Renstra-KL:
                                                                                                                                 triwulan berakhir
                                         Form C                                               Form C                                                    Menilai efisiensi, efektivitas, manfaat, dampak, dan keberlanjutan
          Kepala SKPD                                            Kepala SKPD                                       Menteri/ Ka. Lemb
                                                                                                                                                        dari suatu program.
                                                                                                                                                                   p g
  D Kabupaten/ Kota
  Dana P b t
          Pembantuan                         5 hari    Dana DProvinsi t
                                                       D        k         i
                                                              Dekonsentrasi                       5 hari                      10 hari setelah
                                                                                                                 Form B
  (Kabupaten/Kota)
   Form B
                                            setelah      Form(Provinsi)
                                                              B                                  setelah                triwulan berakhir
                                                                                                             Kementerian/Lembaga                     3. Evaluasi dilakukan berdasarkan:
                                           triwulan                                             triwulan
         Ka. Unit Kerja
                                           berakhir             Ka. Unit Kerja                  berakhir             Ka. Unit Org.                        sumberdaya yang digunakan;
                                                                                                                               5 hari setelah
    Form A                                                   Form A
                                                                                                                 Form A
                                                                                                                             triwulan berakhir            indikator dan sasaran kinerja output untuk kegiatan;
               PPTK                                                   PPTK                                        Ka. Unit Kerja K/L                      indikator dan sasaran kinerja hasil outcome untuk program.

Keterangan: 1. Gubernur melakukan pemantauan pelaksanaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang meliputi pelaksanaan program dan kegiatan
            sesuai dengan tugas dan kewenangannya, 2. Bupati/Walikota melakukan pemantauan pelaksanaan tugas pembantuan yang meliputi
            pelaksanaan program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan kewenangannya, 3. Kepala SKPD Provinsi melakukan pemantauan pelaksanaan
            dekonsentrasi yang meliputi pelaksanaan program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan kewenangannya, 4. Kepala SKPD Kabupaten/Kota
                                                          www.dadangsolihin.com
            melakukan pemantauan pelaksanaan tugas pembantuan yang meliputi pelaksanaan program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan
                                                                                                                                         29                                      www.dadangsolihin.com                            30
            kewenangannya




                               Evaluasi (2/3)                                                                                                                                ( )
                                                                                                                                                                    Evaluasi (2/3)
                                                                            Pasal 12

    4. Evaluasi pelaksanaan RPJMN/D dilakukan paling sedikit satu kali                                                                                Tahap Perencanaan        Tahap Pelaksanaan         Tahap Pasca-Pelaksanaan
       dan dilaksanakan paling lambat satu tahun sebelum berakhirnya                                                                                      (     t )
                                                                                                                                                          (ex-ante)                (     i )
                                                                                                                                                                                   (on-going)                   (ex-post)
                                                                                                                                                                                                                (      t)
       periode rencana.                                                                                                                              • dilakukan sebelum     • dilakukan pada saat • dilaksanakan setelah
                                                                                                                                                       ditetapkannya           pelaksanaan             pelaksanaan rencana
    5. Evaluasi tersebut dilaksanakan berdasarkan:                                                                                                                                                     berakhir
                                                                                                                                                       rencana                 rencana
          sumberdaya yang digunakan;                                                                                                                   pembangunan             pembangunan           • untuk melihat apakah
                                                                                                                                                                                                       pencapaian (keluaran/ hasil/
          indikator dan sasaran kinerja output untuk kegiatan pokok;                                                                                 • untuk memilih dan     • untuk menentukan        dampak) program mampu
                                                       program.
          indikator dan sasaran kinerja outcome untuk program                                                                                          menentukan skala           g         j
                                                                                                                                                                               tingkat kemajuan        mengatasi masalah
                                                                                                                                                       prioritas dari          pelaksanaan             pembangunan yang ingin
    6. Evaluasi dilaksanakan secara sistematis, obyektif, dan transparan.                                                                              berbagai alternatif     rencana                 dipecahkan
                                                                                                                                                       dan kemungkinan         dibandingkan          • untuk menilai efisiensi
                                                                                                                                                       cara mencapai           dengan rencana          (keluaran dan hasil
                                                                                                                                                       tujuan yang telah       yang telah ditentukan   dibandingkan masukan),
                                                                                                                                                       dirumuskan              sebelumnya              efektivitas (hasil dan dampak
                                                                                                                                                                                                         terhadap sasaran), ataupun
                                                                                                                                                       sebelumnya y
                                                                                                                                                                                                         manfaat (dampak terhadap
                                                                                                                                                                                                         kebutuhan) dari suatu
                                                             www.dadangsolihin.com                                                       31                                      www.dadangsolihin.com   program.                  32
                Evaluasi Renja-KL dan RKP
                         Renja-                                                                      Evaluasi Pelaksanaan
                                                                   Pasal 13-14                   Rencana P b
                                                                                                 R       Pembangunan T h
                                                                                                                       Tahunan
         Renja-
Evaluasi Renja-KL                                   Evaluasi RKP
                                                                                              Menteri/                                              Laporan Evaluasi
1. Pimpinan K/L melakukan evaluasi                                                                                                                    Pelaksanaan
   pelaksanaan Renja-KL periode
                                                        5. Menteri PPN melakukan           Kepala Lembaga Evaluasi        Renja-KL      Evaluasi
                                                           evaluasi pelaksanaan                                                                        Renja-KL
   sebelumnya.                                             RKP periode
2. Evaluasi dilakukan terhadap pencapaian                  sebelumnya berdasarkan                             2 Bulan setelah anggaran berakhir
   sasaran sumberdaya yang digunakan,                      laporan hasil evaluasi
                                                                                                                                                    Laporan Evaluasi
   indikator dan sasaran kinerja keluaran                  pelaksanaan Renja-KL               Menteri
                                                                                                             Evaluasi        RKP        Evaluasi      Pelaksanaan
   (output) untuk masing-masing kegiatan.
   ( p )                g       g g                        te sebut
                                                           tersebut.                        Perencanaan                                                   RKP
3. Hasil evaluasi digunakan untuk menilai               6. Menteri PPN
   pencapaian indikator dan sasaran hasil                  menggunakan hasil
   (outcome).                                              evaluasi RKP tersebut
4 Pi i
4. Pimpinan K/L menyampaikan l
                            ik laporan                     guna penyusunan
   hasil evaluasi pelaksanaan Renja-KL                     rancangan RKP untuk
   kepada Menteri PPN paling lambat dua                    periode dua tahun             Masukan Evaluasi : indikator dan sasaran kinerja kegiatan dan/atau program
   bulan setelah tahun anggaran berakhir.                  berikutnya.


                                www.dadangsolihin.com                               33                                  www.dadangsolihin.com                           34




                      Renstra-
             Evaluasi Renstra-KL dan RPJMN                                                        Evaluasi Pelaksanaan
                                                                           P   l 15 16
                                                                           Pasal 15-16
                                                                                         Rencana Pembangunan Jangka Menengah
         Renstra-
Evaluasi Renstra-KL               Evaluasi RPJMN

                                   3. Menteri PPN melakukan evaluasi RPJMN                   Menteri/                                               Laporan Evaluasi
1. Pimpinan K/L melakukan             mengunakan hasil evaluasi Renstra-KL                               Evaluasi Renstra-KL Evaluasi                 Pelaksanaan
   evaluasi terhadap
                                                                                          Kepala Lembaga
                                      tersebut dan hasil evaluasi pelaksanaan                                                                         Renstra-KL
   pelaksanaan program
     l k                              RKP periode RPJMN yang berjalan.
   dalam Renstra-KL.
                                   4. Evaluasi pelaksanaan RPJMN dilakukan                                   4 Bulan sebelum RPJMN berakhir
2. Hasil evaluasi tersebut            untuk menilai pencapaian pelaksanaan                                                                           Laporan Evaluasi
   disampaikan ke Menteri
         p                            strategi pe ba gu a nasional, kebijakan
                                      s a eg pembangunan as o a , eb ja a                     Menteri                                                   e a sa aa
                                                                                                                                                       Pelaksanaan
                                                                                                            Evaluasi       RPJMN        E l    i
                                                                                                                                        Evaluasi
   PPN paling lambat                  umum, program dan kegiatan pokok, serta               Perencanaan                                                  RPJMN
   empat bulan sebelum                kerangka ekonomi makro sebagaimana
   RPJMN berakhir.                    ditetapkan dalam dokumen RPJMN periode                                                     Usul Perubahan Program
                                      berjalan.
                                          j

5. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut Pimpinan K/L dapat mengajukan usulan              Masukan Evaluasi : indikator dan sasaran kinerja kegiatan dan/atau program
   perubahan program kepada Menteri PPN.


                                www.dadangsolihin.com                               35                                  www.dadangsolihin.com                           36
                        Pelaporan                                                           Kegunaan Evaluasi
                                                    (Penjelasan PP 39/2006)

 Tujuan Pelaporan                   Periode Pelaporan
                                                                                •   Memberikan umpan balik terhadap
                                       Berkala setiap 3 bulan                       kebijakan, program dan kegiatan
    Untuk memberikan
                                       (triwulan) dan 6 bulan                   •   Menjadikan kebijakan, program dan
    informasi yang cepat,
                                       (semester) atau tahunan.                     kegiatan mampu
    tepat, dan akurat kepada
    stakeholders sebagai               Berjenjang dari satu unit kerja              mempertanggungjawabkan penggunaan
    bahan pengambilan                  paling bawah dalam suatu                     dana publik
    keputusan sesuai                   organisasi sampai kepada
                                       pucuk pimpinan organisasi,               •   Membantu stakeholders belajar lebih
    dengan kondisi yang
                                       serta dari satu tingkat                      banyak mengenai kebijakan, program dan
    terjadi serta penentuan
    kebijakan yang relevan.            pemerintahan kepada tingkat                  kegiatan
                                                                 tinggi.
                                       pemerintahan yang lebih tinggi

    Pelaporan dilakukan pula kepada masyarakat baik secara aktif
    (melalui media cetak/elektronik) maupun pasif (melalui internet).


                            www.dadangsolihin.com                          37                             www.dadangsolihin.com                  38




                                                                                             Jenis-jenis Evaluasi
                                                                                             Jenis-
Evaluasi Memberikan Informasi mengenai:                                                       menurut waktu pelaksanaan

                          g
                    Strategi                                                                 •   Evaluasi formatif:
                    Apakah yang dilakukan sudah benar?                                           – Dilaksanakan pada waktu pelaksanaan program
                                                                                                 – Bertujuan memperbaiki pelaksanaan program
                    O
                    Operasi
                          i                                                                                            masalah-masalah
                                                                                                 – Temuan utama berupa masalah masalah dalam
                                                                                                   pelaksanaan program
                    Apakah cara yang ditempuh sudah benar?

                                                                                             •   Evaluasi summatif:
                    Pembelajaran                                                                 – Dilaksanakan pada saat pelaksanaan program
                    Apakah ada cara yang lebih baik?                                               sudah selesai
                                                                                                 – Bertujuan untuk menilai hasil pelaksanaan
                                                                                                   program
                                                                                                 – Temuan utama berupa capaian-capaian dari
                                                                                                   pelaksanaan program
                            www.dadangsolihin.com                          39                             www.dadangsolihin.com                  40
            Jenis-
            Jenis-jenis Evaluasi                                                                            (1/2)
                                                                          Mengapa Perlu Melakukan Evaluasi? (1/2)
                           t tujuan
                     menurut t j
        •            p
            Evaluasi proses:                                              •   Setiap tahun dilaksanakan berbagai program, sebagian
            Mengkaji bagaimana program berjalan dengan fokus                  memakan biaya yang besar, tetapi hasil yang sebenarnya
            pada masalah penyampaian pelayanan (service delivery).            seringkali tidak diketahui.
                                                                          •   Muncul pertanyaan-pertanyaan:
        •   Evaluasi biaya-manfaat:                                            – Apakah desain program-program tersebut sudah tepat?
                                                                                 pembelajaran
            Mengkaji biaya program relatif terhadap alternatif
            penggunaan sumberdaya & manfaat d i program.
                             b d             f t dari                          – Apakah sumberdaya yang tersedia telah digunakan secara
                                                                                 efisien? akuntabilitas
                                                                               – Apakah hasil yang dicapai telah sesuai dengan yang
        •   Evaluasi dampak:                                                     diharapkan?    pengambilan keputusan
            Mengkaji apakah program memberikan pengaruh yg
            diinginkan terhadap individu, rumahtangga, masyarakat,
            & kelembagaan.
                       g

                         www.dadangsolihin.com                       41                            www.dadangsolihin.com                     42




Mengapa Perlu Melakukan Evaluasi? (2/2)
                                  (2/2)                                       Mengapa Evaluasi Jarang Dilakukan?

                                                                          •    Alasan yg sering diajukan adalah bahwa evaluasi:
•   Alasan Ekonomi
                                                                               – biayanya mahal
    – Memperbaiki desain & keefektifan program
                                                                               – menghabiskan banyak waktu
    – Realokasi sumberdaya dari program yang kurang ke yang
      lebih efektif                                                            – secara teknis sulit dilakukan
                                                                               – temuannya sering bersifat politis
•   Alasan Sosial                                                              – laporannya sering terlambat
    – Meningkatkan transparansi & akuntabilitas                           •    Tetapi alasan yang lebih penting adalah banyak pelaksana
                                                                               program yang takut bahwa program mereka akan dinilai gagal.

•   Alasan Politik
    – Meningkatkan kredibilitas pengambilan keputusan




                         www.dadangsolihin.com                       43                            www.dadangsolihin.com                     44
 Perbedaan Monitoring dan Evaluasi
            Monitoring                                Evaluasi
                                                                                   Kerangka Konseptual Evaluasi
menilai kemajuan dalam pelaksanaan     memberikan gambaran pada suatu
program y g sedang berjalan
p g      yang      g    j                                g
                                       waktu tertentu mengenai suatu
                                       program
                                                                                   •   Menjadi bagian dari desain program
• Akuntabilitas penyampaian input      – Akuntabilitas penggunaan
  program                                sumberdaya                                •   Perencanaan yg baik sejak awal
• Dasar untuk aksi perbaikan                                                       •   Dukungan dari pemangku kepentingan
• Penilaian keberlanjutan program      – Pembelajaran tentang hal-hal yg
                                         dapat dilakukan lebih baik di masa        •   Menjadi bagian dari tanggung jawab pemimpin program
                                         yad
                                                                                   •   Alokasi sumber daya yg memadai
                                                                                                        y
• Apakah pelaksanaan sesuai dengan     –   Relevansi
  rencana?                             –   Keberhasilan
• Apakah terdapat penyimpangan?        –   Keefekifan biaya
• Apakah penyimpangan tsb dapat
  dibenarkan?                          –   Pembelajaran

Dilaksanakan terus-menerus atau        Umumnya dilaksanakan pada
secara berkala selama program          pertengahan dan akhir program
berjalan
                            www.dadangsolihin.com                         45                               www.dadangsolihin.com                46




                  Kriteria Evaluasi                                            Apa implikasi jika tidak ada M&E?
    Relevansi       Sejauh mana kegiatan sejalan dengan prioritas
                    dan kebijakan                                              •   Berbaha a karena
                                                                                   Berbahaya, karena:
    Efektifitas                                                                     – penilaian kinerja pembangunan dan pengambilan keputusan
                    Suatu ukuran sejauh mana sebuah kegiatan
                                                                                       terbatas pada ketersedian informasi parsial,
                    mencapai tujuan
                          p    j
                                                                                    – mekanisme cross-check dan balance (dari masyarakat) tidak
    Efisiensi       Mengukur keluaran, kualitatif dan kuantitatif,
                                                                                       optimal
                    dalam hubungan dengan masukan.
                                                                               •   Ide dasar sistem M&E tidak semata-mata berangkat dari tindakan
    Dampak          Perubahan positif dan negatif yang dihasilkan                  melakukan atau menyediakan informasi M&E, NAMUN lebih
                    oleh sebuah intervensi pembangunan, secara                     difokuskan pada bagaimana penggunaan informasi M&E tersebut.
                    langsung maupun tidak, disengaja maupun tidak
    Keberlanjutan Mengukur apakah manfaat suatu kegiatan dapat
                    terus dinikmati setelah anggaran tidak diberikan
                    lagi.


                            www.dadangsolihin.com                         47                               www.dadangsolihin.com                48
        Kenapa M&E diperlukan?                                                 Pengertian Indikator Kinerja
1. Mendukung pembuatan kebijakan (khususnya keputusan anggaran)              Indikator Kinerja adalah uraian ringkas dengan menggunakan
   yaitu penyusunan anggaran berbasis kinerja & perencanaan                  ukuran kuantitatif atau kualitatif yang mengindikasikan pencapaian
   nasional.                                                                 suatu sasaran atau tujuan yang telah disepakati dan ditetapkan
2. Membantu pemerintah dalam:
      pengembangan & analisis kebijakan serta dalam pengembangan         KEGUNAAN
      program;                                                             dasar penilaian kinerja, baik dalam tahap perencanaan (ex-ante),
                                                                           pelaksanaan (on-going), maupun setelahnya (ex-post)
                                               sektor,
      mengelola berbagai kegiatan pada tingkat sektor program &
                                                                           petunjuk kemajuan dalam rangka mencapai tujuan atau sasaran
      kegiatan;
3. Meningkatkan transparansi & akuntabilitas      apakah telah
            sasaran
   mencapai sasaran.




                          www.dadangsolihin.com                     49                               www.dadangsolihin.com                        50




             Pengertian Kinerja                                                  Fungsi Indikator Kinerja
  Gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu                 •   Memperjelas tentang; what, how, who, and when suatu kegiatan
  kegiatan/program/kebijaksanaan dalam mewujudkan sasaran,                   dilaksanakan
  tujuan, misi, dan visi organisasi (LAN, 1999:3)
                                                                         •   Menciptakan konsensus yang dibangun oleh stakeholders
  Outcome hasil kerja keras organisasi dalam mewujudkan tujuan
  stratejik yang ditetapkan organisasi, kepuasan pelanggan serta         •   Membangun d
                                                                             M b                   k         li i dan    l   i kinerja
                                                                                        dasar pengukuran, analisis, d evaluasi ki j
  kontribusinya terhadap perkembangan ekonomi masyarakat (Kane               program pembangunan
  dan Johnson, 1995)
  Perilaku berkarya, penampilan atau hasil karya. Oleh karena itu
  kinerja merupakan bentuk bangunan yang multi dimensional,
  sehingga cara mengukurnya sangat bervariasi tergantung pada
  banyak faktor (Bates dan Holton 1995).




                          www.dadangsolihin.com                     51                               www.dadangsolihin.com                        52
     Kedudukan Indikator Kinerja                                                                                Logic Model Theory
                                                                                                                                               Hasil pembangunan yang 
                                                                                                                                                                                                    Apa yang ingin 
                                                                                                             DAMPAK                            diperoleh dari  pencapaian 
                                                     Pemantauan                                                                                         outcome                                        diubah
      Perencanaan          Pelaksanaan
                                                     d E l      i
                                                     dan Evaluasi
                                                                                                                                             Manfaat yang diperoleh dalam 
                                                                                                                                               jangka menengah untuk                                Apa yang ingin 
                                                                                                           OUTCOME




                                                                         Metode Penyusunan
                                                                                                                                             beneficieries tertentu sebagai                            dicapai
                             Indikator                                                                                                             hasil dari output

                              Kinerja                                                                                                                                                               Apa yang dihasilkan 
                                                                                                                                             Produk/barang/jasa akhir yang 
                                                                                                             OUTPUT                                                                                   (barang) atau 
                                                                                                                                                      dihasilkan
                                                                                                                                                                                                      dilayani (jasa)
           Kualitatif                              Kuantitatif
                                                                                                                                                   Proses/kegiatan  
                                                                                                                                                 menggunakan input                                       Apa yang 
                                                                                                           KEGIATAN                            menghasilkan output yang 
                                                                                                                                                  g                   g                                 dikerjakan
                                                                                                                                                     diinginkan
                                                                                                                            Metode
                        Sasaran dan Tujuan                                                                                Pelaksanaan
                                                                                                                                             Sumberdaya yang memberikan                                 Apa yang 
                                                                                                               INPUT                              kontribusi dalam                                  digunakan dalam 
                                                                                                                                                menghasilkan output                                      bekerja
                           www.dadangsolihin.com                    53                                                                     www.dadangsolihin.com
                                                                                             Sumber : Framework for Managing Programme Performance Information, National Treasury, Republic of South Africa, May 2007   54




           Indikator Kinerja INPUT                                                                      Indikator Kinerja OUTPUT
                                                                             •                Indikator Keluaran dijadikan landasan untuk menilai kemajuan suatu
                                                                                              kegiatan apabila tolok ukur dikaitkan dengan sasaran kegiatan yang
•   Indikator ini mengukur jumlah sumberdaya seperti anggaran (dana),                         terdefinisi dengan baik dan terukur.
    SDM, peralatan, material, dan masukan lainnya yang dipergunakan          •                Oleh karena itu indikator ini harus sesuai dengan lingkup dan sifat kegiatan
    untuk melaksanakan kegiatan.                                                              instansi.
•   Dengan meninjau distribusi sumberdaya dapat dianalisis apakah            Co to
                                                                             Contoh:
    alokasi sumberdaya yang dimiliki telah sesuai dengan rencana             •                Jumlah jasa/kegiatan yang direncanakan
    stratejik yang ditetapkan
                                                                                                –    Jumlah orang yang diimunisasi/ vaksinasi
                                                                                                –           p            yang
                                                                                                     Jumlah permohonan y g diselesaikan
Contoh:                                                                                         –    Jumlah pelatihan/ peserta pelatihan
                                                                                                –    Jumlah jam latihan dalam sebulan
•   Jumlah dana yang dibutuhkan
                                                                             •                Jumlah barang yang akan dibeli/dihasilkan
•   Tenaga yang terlibat
                                                                                                –    Jml pupuk/obat/bibit yang dibeli
•   Peralatan yang digunakan                                                                    –    Jumlah komputer yang dibeli
•   Jumlah bahan yang digunakan                                                                 –    Jumlah gedung/jembatan yg dibangun
                                                                                                –    meter panjang jalanyang dibangun/rehab

                           www.dadangsolihin.com                    55                                                                      www.dadangsolihin.com                                                       56
                                                                                                   Contoh:
       Indikator Kinerja OUTCOME                                                       Ukuran Ki
                                                                                       Uk          j Indikator O t
                                                                                              Kinerja I dik t Outcome
•   Pengukuran indikator Hasil seringkali rancu dengan pengukuran               •   Jumlah/ % hasil langsung dari kegiatan
    indikator Keluaran.                                                              – Tingkat Pemahaman peserta terhadap materi pelatihan
•   Indikator outcome lebih utama daripada sekedar output. Walaupun                  – tingkat kepuasan dari pemohon/pasien (costumer)
    produk telah berhasil dicapai dengan baik, belum tentu secara                    – kemenangan tim dlm setiap pertandingan
    outcome kegiatan telah tercapai.
•   Outcome menggambarkan tingkat pencapaian atas hasil lebih tinggi            •   Peningkatan langsung hal-hal yg positif
    y g     g       y g
    yang mungkin menyangkut kepentingan banyak p
                              p     g      y pihak.                                             p
                                                                                     – kenaikan prestasi kelulusan siswa
•   Dengan indikator outcome instansi dapat mengetahui apakah hasil                  – peningkatan daya tahan bangunan
    yang telah diperoleh dalam bentuk output memang dapat                            – Penambahan daya tampung siswa
    dipergunakan sebagaimana mestinya dan memberikan kegunaan
      p g              g              y                   g
    yang besar bagi masyarakat.                                                 •   Penurunan langsung hal-hal yang negatif
                                                                                     – Penurunan Tingkat Kemacetan
                                                                                     – Penurunan Tingkat Pelanggaran Lalu lintas

                               www.dadangsolihin.com                       57                              www.dadangsolihin.com             58




          Indikator Kinerja IMPACT                                              Persyaratan Indikator Kinerja: SMART
•   Indikator ini memperlihatkan pengaruh yang ditimbulkan dari manfaat yang
    diperoleh dari hasil kegiatan.                                                         j               g     g            p
                                                                                • SPECIFIC-jelas, tidak mengundang multi interpretasi
•   Seperti halnya indikator manfaat, indikator dampak juga baru dapat          • MEASUREABLE-dapat diukur (“What gets measured
    diketahui dalam jangka waktu menengah dan panjang.
                                                                                  gets managed”)
•   Indikator dampak menunjukkan dasar pemikiran mengapa kegiatan
    dilaksanakan, menggambarkan aspek makro pelaksanaan kegiatan, tujuan        • ATTAINABLE-dapat dicapai (reasonable cost using and
    kegiatan secara sektoral, regional dan nasional.                              appropriate collection method)
Contoh:
                                                                                • RELEVANT (information needs of the people who will
•   Peningkatan hal yg positif dlm jk panjang
                                                                                  use the data)
     – % Kenaikan Pendapatan perkapita masyarakat
     – Peningkatan cadangan pangan                                              • TIMELY-tepat waktu (collected and reported at the right
     – Peningkatan PDRB sektor tertentu                                           time to influence many manage decision)
•   Penurunan hal yang negatif dlm jk panjang
     – Penurunan Tingkat kemiskinan
     – Penurunan Tingkat Kematian
                               www.dadangsolihin.com                       59                              www.dadangsolihin.com             60
                                                                                                                                                         1/2
                                                                                                          Isu Spesifik
                                                                                 •    Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tahun 2008 Provinsi Kalimantan
                                                                                      B t (68,17) l bih rendah d i rata-rata nasional (71 17) j
                                                                                      Barat (68 17) lebih   d h dari t     t     i    l (71,17), juga di semua
                                                                                      indikator penyusunnya: usia harapan hidup, angka melek huruf, rata-
                                                                                      rata lama sekolah, serta pengeluaran perkapita.
                                                                                 •    P i k t IPM Provinsi K li
                                                                                      Peringkat                      t Barat berada d            t
                                                                                                     P i i Kalimantan B t b d pada urutan 29 secara
                                                                                      nasional.




                             www.dadangsolihin.com                         61                                  www.dadangsolihin.com                      62




                                                                           2/2                                                                           1/2
                        Isu Spesifik                                                        Sasaran Pembangunan
•   Berdasarkan PDRB 2003-2007, sektor utama di Provinsi Kalimantan
                                                                                             p y pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Barat
                                                                                     1. Tercapainya p
    Barat:
    B t
                                                                                        sebesar 4,7-5.2 persen pada tahun 2010 dan sebesar 4,8 – 5,4
    – Pertanian dalam arti luas: tanaman pangan, perkebunan, peternakan,                persen pada tahun 2014.
      perikanan, dan kehutanan;
    – Perdagangan hotel dan restoran;
      Perdagangan, hotel,                                                            2 Menurunnya tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat
                                                                                     2.
    – Industri pengolahan nonmigas;                                                     sebesar 7,94 - 8,03 persen pada tahun 2010 dan 4,59 – 4,66
                                                                                        persen pada tahun 2014.
•   Potensi pengembangan:
    – R i potensi l h b did
      Rasio t                        dan
                    i lahan budidaya d penduduk relatif ti   i        ki k
                                           d d k l tif tinggi, memungkinkan          3 Menurunnya angka pengangguran di Provinsi Kalimantan Barat
                                                                                     3.
      pengembangan sektor pertanian                                                     sebesar 5,7 – 6,2 persen pada tahun 2010 dan 4,9 – 5,4 persen
    – Pengembangan industri pengolahan nonmigas yang menyerap banyak                    pada tahun 2014.
      tenaga kerja mempunyai elastisitas yang tinggi terhadap pengurangan
      kemiskinan
                                                                                     4. Meningkatnya angka rata-rata lama sekolah di Provinsi Kalimantan
                                                                                        Barat sebesar 7,06 tahun pada tahun 2010 dan sebesar 7,42
    – Pengembangan industri pengolahan berbasis pertanian dalam arti luas
      (agroindustri) berpeluang memberi dampak positif bagi kawasan perbatasan
                                                                                        tahun pada tahun 2014.


                             www.dadangsolihin.com                         63                                  www.dadangsolihin.com                      64
                                                                  2/2                                                                          1/3
       Sasaran Pembangunan                                                         Strategi Pembangunan
                                                                           1. Memelihara dan memulihkan kawasan yang berfungsi lindung dan
             y    g               y
5. Menurunnya angka kematian bayi di Provinsi Kalimantan Barat                kritis lingkungan dalam rangka mendukung keberlanjutan
   sebesar 28 per 1000 kelahiran hidup pada tahun 2010 dan sebesar            pemanfaatan sumber daya kehutanan, pertambangan, pertanian,
   25 per 1000 kelahiran hidup pada tahun 2014.                               dan sumber daya kelautan, pesisir dan pulau-pulau kecil, serta
6 Meningkatnya angka harapan hidup di Provinsi Kalimantan Barat
6.                                                                            mengurangi risiko dampak bencana alam;
   sebesar 70,31 tahun pada tahun 2010 dan sebesar 71,04 tahun             2. Mendayagunakan posisi strategis secara geografis yang berdekatan
   pada tahun 2014.                                                           dengan negara bagian Malaysia di Sarawak dan Sabah dalam
7 Meningkatnya pendapatan per kapita di Provinsi Kalimantan Barat
7.                                                                                                                    BIMP EAGA;
                                                                              kerangka kerja sama ekonomi subregional BIMP-EAGA;
   sekitar Rp.6.763 ribu pada tahun 2010 menjadi Rp.7.174 ribu pada        3. Mendorong percepatan penanganan kawasan perbatasan
   tahun 2014.                                                                antarnegara dengan negara Malaysia di Serawak dan Sabah
                                                                              sebagai beranda depan wilayah Negara Kesatuan Republik
                                                                              Indonesia;



                          www.dadangsolihin.com                       65                             www.dadangsolihin.com                     66




                                                                  2/3              Strategi Pembangunan                                        3/3
        Strategi Pembangunan
                                                                           7. Mendorong berfungsinya pusat-pusat permukiman perkotaan
4. Meningkatkan aksesibilitas internal wilayah Kalimantan Barat untuk         sebagai pusat pelayanan jasa koleksi dan distribusi di wilayah
   mewujudkan sinergi pengembangan potensi wilayah dan                        Kalimantan
                                                                              Kalimantan.
   pemerataan tingkat perkembangan antarwilayah melalui                    8. Mendorong pengembangan Pusat Kegiatan Nasional (PKN) kota
   percepatan fungsionalisasi jaringan jalan lintas Kalimantan secara         Pontianak sebagai pusat pelayanan primer;
   terpadu dengan pengembangan jaringan angkutan sungai,
                                                                           9. Mendorong pengembangan P
                                                                           9 M d                b          t K i t Wil      h       kota
                                                                                                       Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) k t
   angkutan laut, jaringan jalan rel kereta api dan angkutan udara;
                                                                              Singkawang, Sambas, Ketapang, Sintang, Sanggau sebagai pusat
5. Mendorong peran kawasan andalan sebagai penggerak                          pelayanan sekunder;
   pengembangan ekonomi wilayah Kalimantan;
                                                                           10. Mendorong pengembangan Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) kota
6. Mengembangkan industri pengolahan yang berbasis pada sektor                 Mempawah, Putussibau, Entikong, sebagai pusat pelayanan
   kelautan, pertanian, perkebunan, pertambangan, kehutanan secara             tersier;
   berkelanjutan,
   berkelanjutan dan industri pariwisata yang berbasis pada
                                                                           11. Mendorong pengembangan PKSN (Pusat Kegiatan Strategis
   penguatan dan pengembangan ekonomi, sosial dan budaya
                                                                               Nasional) di wilayah Kalimantan, terutama kawasan perbatasan
   masyarakat lokal dan kelestarian fungsi lingkungan hidup;
                                                                               negara, diarahkan untuk mendorong pengembangan Kota Aruk,
                                                                               Jagoibabang Nangabada Entikong
                                                                               Jagoibabang, Nangabadau, Entikong.
                          www.dadangsolihin.com                       67                             www.dadangsolihin.com                     68
                               Nama                 : Dadang Solihin
                               Tempat/Tgl Lahir : Bandung 6 November 1961
                               Pekerjaan            : Direktur Evaluasi Kinerja
                                                      Pembangunan Daerah
                                                      Bappenas
                               Alamat Kantor        : Jl. Taman Suropati No. 2
                                                      Jakarta
                                                      J k t 10310
Terima Kasih                   Telp/Fak Kantor      : (021) 392 6248
                               HP                   : 0812 932 2202
                               Email                : dadangsol@yahoo.com


                               Websites             :
                                www.dadangsolihin.com
                                www.flickr.com/photos/dadangsolihin
                                www slideshare net/dadangsolihin
                                www.slideshare.net/dadangsolihin
                                www.docstoc.com/profile/DadangSolihin
  www.dadangsolihin.com   69     www.dadangsolihin.com                            70

						
Other docs by DadangSolihin