Bagaimana Radiasi Telepon Seluler Bekerja

Bagaimana Radiasi Telepon Seluler Bekerja Romy Romanza o_romy_o@yahoo.co.id LISENSI DOKUMEN Copyright © 2008 komputerBLOG.com Dokumen ini boleh dimodifikasi dan disebarkan secara luas, baik melalui media elektronik atau mekanik selama bukan untuk tujuan komersial, dengan syarat tidak merubah atribut penulis dan pernyataan yang ada di lisensi dokumen. Dilarang melakukan penulisan ulang tanpa seizing dari penulis yang bersangkutan. Pengantar Berdasarkan sistem kerja dasar, telepon seluler harus memancarkan radiasi elektromagnetik dengan jumlah yang sedikit. Jika sudah membaca artikel ini, maka kamu akan tahu bahwa telepon seluler memancarkan sinyal melalui gelombang radio yang mengandung energi frekuensi radio, bentuk dari radiasi elektromagnetik. Banyak pembahasan mengenai apakah telepon selular memancarkan radiasi yang cukup untuk menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan. Hal yang menjadi perhatian adalah telepon selular sering diletakkan dekat dengan kepala selama penggunaan sehingga radiasi berhubungan langsung dengan jaringan di kepala. Faktafakta tersebut menimbulkan pro dan kontra. Pada artikel ini, kita akan menggali lebih lanjut mengenai masalah kontroversial ini. Kamu akan mengetahui bagaimana telepon seluler menghasilkan radiasi dan bagaimana hasil uji coba pada tingkatan radiasi. 1 | www.komputerblog.com Sumber Radiasi Saat berbicara melalui telepon seluler, pemancar menerima bunyi dari suara kamu dan mengkodekannya ke dalam gelombang sinus tanpa henti. Gelombang sinus merupakan jenis dari gelombang berubah-ubah yang tanpa henti memancar keluar dari antena dan berfluktuasi dengan datar melalui angkasa. Gelombang sinus merupakan batas pengukuran frekuensi. Frekuensi adalah waktu perdetik yang dibutuhkan gelombang mencapai titik tertinggi dan terendahnya. Ketika pengkodean, bunyi telah di ubah ke dalam gelombang sinus dan pemancar mengirim sinyal ke antena yang akan mengirim sinyal tersebut keluar. Telepon selular mempunyai pemancar berdaya rendah. Kebanyakan telepon di mobil mempunyai pemancar berdaya 3 watt. Telepon seluler yang kita pakai bekerja pada daya 0,75 hingga 1 watt. Posisi pemancar terletak di dalam telepon selular bervariasi tergantung dari pembuatan, tapi biasanya terletak berdekatan dengan antena. 2 | www.komputerblog.com Gelombang radio yang mengirim sinyal pengkodean merupakan hasil dari penyebaran radiasi elektromagnetik oleh antena. Fungsi antena pada kebanyakan pemancar radio untuk mengirim gelombang radio sampai ke angkasa. Di dalam kasus telepon seluler, gelombang tersebut terbawa oleh pemancar di menara telepon selular. Radiasi elektromagnetik terbentuk dari perpindahan tenaga listrik dan magnet pada kecepatan cahaya, berdasarkan informasi dari Komisi Federal Komunikasi. Semua energi elektromagnetik berpencar ke dalam spektrum elektromagnetik yang mempunyai tingkatan dari radiasi dengan frekuensi sangat rendah hingga sinar X dan sinar Gamma. Potensi bahaya kesehatan Pada tahun 1970-an, permasalahan pada medan magnet dari kekuatan garisgaris medan magnet menyebabkan leukemia pada anak. Penelitian lebih lanjut dibidang epidemiological menemukan bahwa tidak ada hubungan antara kanker dan kekuatan garis-garis medan magnet. Baru-baru ini, masalah kesehatan yang ditakutkan oleh pemakaian teknologi yang berpotensial memiliki kekuatan radiasi untuk menyebabkan kerusakan. Teknologi tersebut adalah telepon seluler. Penelitian mengenai masalah tersebut berlanjut hingga bertentangan satu salama lain. 3 | www.komputerblog.com Semua Kecenderungan telepon kepala memancarkan berdekatan sejumlah telepon radiasi selular elektromagnetik. memungkinkan dengan menyebabkan beberapa dampak buruk jangka pendek kepada 118 juta pengguna telepon seluler di Amerika Serikat. Apa yang menjadi perdebatan diantara para ilmuan dan politisi adalah hanya seberapa banyak radiasi sehingga dianggap tidak aman dan apakah terdapat beberapa bahaya potensi jangka panjang. Ada dua jenis radiasi elektromagnetik: • Radiasi ionisasi, tipe radiasi ini terdiri dari energi elektromagnetik yang berkecukupan untuk membuat ionisasi atom dan melekul. Sinar gamma dan sianr X adalah dua bentuk dari radiasi ionisasi. Kita mengetahui sinar-sinar tersebut berbahaya, itu mengapa kita menggunakan rompi timah saat sinar X disinari ke tubuh kita. • Radiasi non-ionisasi, tipe radiasi ini tergolong aman. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa efek panas dan biasanya tidak sampai menyebabkan bahaya jangka panjang kepada jaringan. Energi frekuensi radio, cahaya tampak, dan gelombang mikro merukan tipe radisasi non-ionisasi. Pada situs web FDA (Food and Drug Administration) disebutkan bahwa petunjuk ilmuan yang berlaku tidak membuktikan berbagai dampak buruk kesehatan yang berhubungan dengan penggunaan telepon seluler. Bagaimanapun, itu tidak berarti bahwa potensi dampak buruk bagi kesehatan tidak ada. Radiasi dapat merusak jaringan manusia jika radiasi tersebut mencapai tingkatan lebih tinggi dari radiasi frekuensi radio, berdasarkan Komisi Federal Komunikasi. Frekuensi radio mempunyai kemampuan untuk memberikan panas bagi jaringan manusia, sama banyaknya jalan gelombang mikro pada oven untuk memanaskan makanan. Kerusakan pada jaringan dapat disebabkan oleh frekuensi radio karena badan telepon selular tidak diperlengkapi dengan penahan panas berlebih. khususnya rentan akan bahaya radiasi. Sebagai tambahan, radiasi non-ionisasi merupakan jenis radiasi yang berhubungan dengan telepon seluler mungkin memiliki dampak buruk bagi kesehatan dalam jangka panjang. Meskipun mungkin tidak langsung menyebabkan bahaya pada jaringan, ilmuan masih tidak yakin akan apakah penggunan telepon selular berlamaJaringan mata pada 4 | www.komputerblog.com lama dapat menyebabkan bahaya. Hal ini merupakan masalah yang sensitif saat ini karena banyak orang yang menggunakan telepon selular daripada sebelumnya. Pada tahun 1994, pengguna telepon selular di Amerika Serikat mencapai 16 juta orang. Hingga tanggal 17 Juli 2001 terdapat lebih dari 118 juta pengguna telepon selular. Di bawah Ini adalah beberapa jenis penyakit yang berpontensial diakibatkan oleh radiasi telepon seluler: • • • • • • Kanker Tumor otak Alzheimer’s Parkinson’s Fatigue Pusing Bagaimana dengan penelitian di Indonesia? Berdasarkan tulisan yang dimuat di situs Tempointeraktif. Para dokter di Indonesia menyatakan bahwa belum ada penelitian di Tanah Air tentang bahaya radiasi telepon seluler bagi kesehatan. Menurut Silvia F. Lumempouw, dari berbagai kasus penyakit saraf yang ia tangani--termasuk alzheimer dan neuroma akustik--belum pernah ada yang terkait langsung dengan penggunaan telepon genggam. Spesialis saraf dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan Rumah Sakit Dharma Nugraha ini menyatakan, radiasi dari seluler sebetulnya tak terlalu berbahaya jika dibandingkan dengan sumber radiasi lain seperti rontgen atau CT-scan. Para pekerja medis yang setiap hari berurusan dengan radiasi pun aman, apalagi "cuma" telepon. Silvia juga mengingatkan, sebetulnya kita juga dikelilingi radiasi dari televisi, radio, komputer, dan berbagai peranti lain. Karena itu, ia menyarankan, kita juga wajib mewaspadai gejala akibat penggunaan handphone yang berlebihan. "Teknologi kan diciptakan untuk memudahkan, bukan untuk membuat sakit," katanya. Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (Perdossi) ini membandingkan telepon seluler dengan obat. Jika sebelum dipasarkan, obat harus sukses melalui serangkaian proses (dicoba di hewan, lalu di manusia, kemudian di 5 | www.komputerblog.com orang sakit), alat-alat teknologi pun seharusnya begitu. "Mesti ada aturan dari sisi kesehatan, sebelum produk itu dipasarkan," kata Silvia. Jangan hanya berorientasi pada kecanggihan tapi tak mementingkan sisi medis. Himawan W.H. juga menyatakan hal senada. Dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan di jaringan Rumah Sakit Mitra Internasional ini menyebut semua radiasi pada dasarnya berbahaya. Namun radiasi dari telepon seluler relatif kecil. Selain dari telepon seluler, potensi radiasi di sekitar kita yang patut diwaspadai adalah penggunaan microwave, telepon tanpa kabel, paparan sinar matahari langsung, dan penerbangan. Penelitian yang ada hanya memperkeruh masalah ini. Sebagai topik kontroversial, berbagai macam penelitian mempunyai hasil yang berbeda. Beberapa ilmuan berkata, bahwa telepon selular mempunyai dampak yang lebih tinggi akan munculnya kanker dan berbagai penyakit, sementara penelitian lain melaporkan bahwa pengguna telepon seluler tidak mempunyai perbandingan yang lebih tinggi dibandingkan dengan populasi orang yang menderita kanker dan bebagai penyakit secara keseluruhan. Penelitian tidak memberikan bukti yang menyakinkan bahwa telepon seluler dapat menyebabkan berbagai macam penyakit di atas. Bagaimanapun, penelitian terus berlangsung untuk menguji permasalahan tersebut lebih baik. Bebas genggam (Headset) Jika kamu cemas akan potensi bahaya radiasi telepon seluler, di bawah ini ada beberapa cara untuk mengurangi resiko tersebut: • • • • • Pakailah bebas genggam (headset) Pakailah telepon yang antenanya sejauh mungkin dengan telinga kamu Panjangkanlah antena selama penggunaan Batasi penggunaan telepon di dalam gedung Batasi penggunaan telepon pada anak 6 | www.komputerblog.com Pada tingkatan tinggi, energi frekuensi radio dapat dengan cepat memanaskan jaringan tubuh dan menyebabkan kerusakan seperti meningkatnya panas pada jaringan, berdasarkan laporan dari U.S. Goverment Accounting Office, lembaga yang tidak memihak dewan perundang-undangan yang mengaudit program federal. Laporan tersebut menyatakan bahwa penggunaan telepon seluler dibawah kondisi aman dapat menyebabkan efek pemanasan. Banyaknya radiasi yang terpancar dari peralatan sebenarnya terjadi dalam hitungan menit dan Pemerintah Federal Amerika Serikat memberikan batasan seberapa banyak radiasi pada telepon seluler dapat terpancar. Pengujian terhadap radiasi Setiap jenis telepon selular telah diuji coba dengan standar Komisi Federal Komunikasi sebelum diberikan izin penjualan di Amerika Serikat. Produsen telah menciptakan dan melakukan berbagai pengujian yang tidak standar, berdasarkan laporan GAO (Government Accountability Office). Pengaturan oleh Komisi Federal Komunikasi berdasarkan dampak pemanasan secara keseluruhan dari energi frekuensi radio. Pembatasan tersebut dimulai lembaga tersebut pada tahun 1996. Setahun kemudian, lembaga ini mempublikasikan panduan pengujian yang bersifat tidak wajib untuk membantu produsen untuk mematuhi pembatasan energi frekuensi radio. Komisi Federal Komunikasi masih mengizinkan teknik pengujian lain setelah prosedur baku telah dipenuhi. Tingkatan radiasi telah diuji berdasarkan specific absorption rate (SAR), pengukuran yang didasarkan akan seberapa banyak energi frekuensi radiasi yang mampu diterima tubuh manusia. Untuk memperoleh lisensi dari Komisi Federal Komunikasi, tingkatan maksimun untuk SAR harus kurang dari 1,6 watt per kilogram (W/kg). Pada tahun 2000, Asosiasi telekomunikasi selular dan internet (CTIA) mewajibkan memasangan label tingkatan radiasi. 7 | www.komputerblog.com Teknik pengujian yang dilakukan produsen agak sedikit menyimpang, tetapi secara keseluruhan cukup baku. GAO melaporkan “Penelitian dan Upaya Pengaturan dalam Masalah Kesehatan yang Berhubungan dengan Telepon Seluler,” dipublikasikan bulan Mei 2001, menggambarkan seberapa tingkatan SAR yang di uji. Di bawah ini adalah gambaran lebih lengkap laporannya: • Pembuatan model berbentuk seperti kepala dan tubuh manusia dimasukan campuran benda cair yang dibuat untuk mengsimulasi bahan elektrik di dalam model tersebut. • Telepon seluler yang dibawah pengawasan diletakkan di luar tubuh model tersebut. 8 | www.komputerblog.com • • Pemeriksaan berhubungan dengan pengawasan dengan computer otomatis yang dimasukkan ke dalam campuran benda cair tersebut. Telepon seluler diatur untuk memancarkan sinyal dengan kekuatan penuh saat pemeriksaan berjalan. Selama pengujian, antena telepon diperpanjang dan diperpendek untuk mengetahui rentangan radiasi. Hal tersebut dilakukan untuk menunjukan perbedaan konfigurasi. Pengujian telepon seluler wajib dibawah 1,6 W/kg rata-rata lebih dari 1 gram cairan. Untuk pengetahui spesifikasi nilai penerimaan radiasi di telepon kamu, kamu dapat mengunjungi situs Komisi Federal Komunikasi (FCC). Telepon kamu seharusnya memiliki kode indentifikasi FCC. Banyak industri yang tidak memiliki pengujian baku, FCC harus mengevaluasi prosedur penggunaan perorangan dari setiap industri dalam standar tingkatan SAR di setiap telepon selular baru, berdasarkan laporan GAO. Masih tidak jelas apakah telepon selular sebenarnya menyebabkan bahaya yang signifikan terhadap tubuh manusia. Penelitian masih berlanjut dan bertentangan satu sama lain, sedangkan jutaan pengguna telepon selular menerima apapun bahaya yang mungkin mereka terima. Informasi Tambahan : • • • • • • Guide to Wireless Industry Health Questions World Health Organization - International EMF Project International Commission on Non-Ionizing Radiation Protection Cellular Phone Antennas and Human Health FDA/CTIA Research Agreement GAO Report: Research and Regulatory Efforts on Mobile Phone Health Issues 9 | www.komputerblog.com Referensi: 1. 2. http://electronics.howstuffworks.com/cell-phone-radiation.htm http://www.tempointeraktif.com/hg/kesehatan/2008/08/25/brk,20080825132152,id.html Biografi Penulis Romy Romanza, lahir di Jakarta pada tahun 1989. Lulusan dari SMAN 14, Jakarta. Pendidikan dilanjutkan di Politeknik Negeri Jakarta, jurusan teknik elektro, program studi telekomunikasi. Kecintaan akan dunia teknologi, organisasi, dan sastra diperdalam semenjak SMA. Pengajar privat adalah pekerjaan di luar kesibukannya sebagai mahasiswa. 10 | www.komputerblog.com

Related docs
Bagaimana TV Satelit Bekerja
Views: 3025  |  Downloads: 0
radiasi
Views: 383  |  Downloads: 10
Bagaimana Anda Mampu Kuat Bekerja
Views: 20  |  Downloads: 2
Spirit Bekerja
Views: 10  |  Downloads: 0
Bekerja Dengan Named Ranges Dalam Excel
Views: 40  |  Downloads: 9
10 Kiat Mengembalikan Gairah Bekerja
Views: 23  |  Downloads: 4
Bagaimana Presentasi yang Efektif
Views: 124  |  Downloads: 5
Bagaimana meningkatkan kreativitas
Views: 154  |  Downloads: 6
Learning to hack
Views: 216  |  Downloads: 22
Bagaimana Berkomunikasi Efektif
Views: 35  |  Downloads: 2
Bagaimana cara mengendong bayi
Views: 176  |  Downloads: 3
premium docs
Other docs by romy romanza
Facebook Part 2
Views: 838  |  Downloads: 0
Facebook Part 1
Views: 1740  |  Downloads: 0
Bagaimana TV Satelit Bekerja
Views: 3025  |  Downloads: 0