Pemrograman Database berbasis web by Butengs_Doank

VIEWS: 1,626 PAGES: 63

									                                                                                   1
                            INSTALASI PHP



Langka-langkah instalasi PHP dengan menggunakan xampplite. Xamplite adalah
program yang berisi paket aplikasi PHP-Apache dan Mysql yang sudah
terintegrasi dimana instalasi untuk ke-3 aplikasi tersebut hanya dilakukan sekali
saja. Kelemahannya adalah versi apache,php dan mysql tidak bisa dipilih sesuai
dengan keinginan user, paket ini sudah mencakup versi-versi yang kompatibel
antara php-apache dan mysql.
Langka-langkah instalasi adalah sebagai berikut :
1) Download file xampplite.zip dibagian download
2) Ekstrak file tersebut sehingga menjadi xampplite-win32-1.5.3a.exe




3) Double klik file xampplite-win32-1.5.3a.exe dan pilih lokasi instalasi di d:\




4) Maka akan ada direktori baru di d:\ yaitu d:\xampplite
5) Setelah proses instalasi selesai lihat di direktori instalasi tersebut (xampplite)
   dan jalankan file xampp-start.exe
6) Akan muncul jendela ms-dos dan memberitahukan bahwa program is starting
   now (minimize jendela tersebut, jangan di tutup).
7) Direktori kerja berada di dalam folder instalasi -> htdocs -> xampp atau
   d:\xampplite\htdocs\xampp\
8) Buatlah folder baru sesuai dengan nama anda, misal : agus, maka path
   direktori kerja adalah d:\xampplite\htdocs\xampp\agus\




                                                          Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                2


                         PENGENALAN PHP




I. SCRIPT PHP

  PHP pada awalnya merupakan Personal Home Page dan secara resmi menjadi
  PHP Hypertext Preprocessor. PHP adalah bahasa script pemrograman web
  server side yang bisa disisipkan pada script html. Script php dimulai dengan tag
  awal <?php dan diakhiri dengan tag akhir ?>
  Berikut adalah script php yang disisipkan pada script html
  latihan_Ia.php
   <html>
   <head>
   <tittle>Latihan Ia</title>
   </head>
   <body>
   <?php
   echo”Ini adalah kalimat yang ditulis dengan
   php”;
   ?>
   </body>
   </html>



  Script diatas sama tampilannya dengan script dibawah ini :
  latihan_Ib.php
   <html>
   <head>
   <tittle>Latihan Ib</title>
   </head>
   <body>
   Ini adalah kalimat yang ditulis dengan html
   </body>
   </html>


  Atau sama dengan script di bawah ini :
  latihan_Ic.php
   <?php
   echo”<html>”;
   echo”<head>”;
   echo”<tittle>Latihan Ic</title>”;
   echo”</head>”;
   echo”<body>”;
   echo”Ini adalah kalimat yang ditulis dengan php
   murni”;
   echo”</body>”;
   echo”</html>”;
   ?>




                                                        Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                               3




   Meskipun isi scriptnya berbeda tapi tampilannya sama yaitu memunculkan
   tulisan. Latihan_Ia.php disebut embedded script yang artinya script php
   ditempelkan pada script html, Latihan-Ib.php disebut script html murni dan
   latihan_Ic.php disebut script php murni atau lebih dikenal dengan non-
   embedded script.
   Script yang disarankan adalah embedded script (Latihan_Ia.php), hal ini untuk
   mempermudah penelusuran kesalahan.

II. KOMENTAR

   Ada 3 jenis komentar dalam php
   1) /* isi komentar */       -> Cara penulisan komentar bahasa C
   2) // isi komentar          -> Cara penulisan komentar bahasa C++
   3) # isi komentar           -> Cara penulisan komentar script bourne di
         unix/linux
   Yang sering digunakan adalah no 1 dan 2, jika komentar terdiri dari banyak
   baris maka digunakan cara ke 1 tetapi jika hanya satu atau beberapa baris
   digunakan cara 2 dan 3 dengan ketentuan untuk ketiga cara tersebut adalah
   komentar ditulis didalah tag php
   Misal :
   latihan_Id.php
     <html>
     <head>
     <tittle>Latihan Id</title>
     </head>
     <body>
     <?php
     // ini adalah komentar cara ke-2 dan tak akan
     ditampilkan
     echo”Ini adalah kalimat yang ditulis dengan php”;
     /*
     Ini juga komentar dan tak akan ditampilkan
     Komentar ini merupan cara penulisan komentar
     dengan menggunakan cara ke-1
     */
     ?>
     </body>
     </html>




III. TAG <SCRIPT >

   pasangan tag <script> bisa digunakan untuk menggantikan pasangan tag awal
   <?php dan tag akhir ?>
   Misal :



                                                       Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                               4




   latihan_Ie.php
     <html>
     <head>
     <tittle>Latihan Ie</title>
     </head>
     <body>
     <script language=”php”>
     echo”Ini adalah kalimat yang ditulis dengan
     tag script”;
     </script>
     </body>
     </html>



   Inti dari penggunaan tag<script> adalah mengubah tag awal <?php dan tag
   akhir ?>. pada Latihan_Ie.php merupakan modifikasi dari Latihan_Ia.php
   dengan menambahkan <scrip language=”php”> untuk mengganti <?php dan
   </script> untuk mengganti tag akhir ?>

IV. CASE SENSITIVE

   Php case sinsitive artinya bahasa pemrograman php membedakan tulisan besar
   dan kecil. Misal $nama = “Agus Ramdhani”; berbeda dengan $Nama = “Agus
   Ramdhani Nugraha”; meskipun kedua variable tersebut memiliki nilai string
   yang sama.
   latihan_Jika.php
     <html>
     <head>
     <tittle>Latihan If</title>
     </head>
     <body>
     <?php
     $nama = “Agus Ramdhani”;
     $Nama = “Agus Ramdhani Nugraha”;
     echo”Isi variable \$nama = $nama”;
     echo”<br>”;
     echo”Isi variable \$Nama = $Nama”;
     ?>
     </body>
     </html>


  Terlihat bahwa $nama dan $Nama adalah berbeda, penulisan variable seperti itu
  disebut case sensitive dimana php membedakan antara N besar dan n kecil.




                                                       Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                5


                  VARIABEL DAN TIPE_TIPE DATA




I. SYARAT-SYARAT VARIABLE

  Variabel dalam php diawali dengan karakter $ (dollar) dan diikuti dengan nama
  variable tanpa spasi.
  $nama_mhs = “Agus”;        // betul
  $nama mhs = “Agus”;        // salah
  $nama/mhs = “Agus”;        // salah
  $nama?mhs = “Agus”;        // salah
  Antara nama dan mhs tidak boleh ada spasi dan tanda baca kecuali tanda ( _ ).
  Ada beberapa penamaan variable yang tidak bisa digunakan sebagai variable
  diantaranya :
  $HTTP_POST_VARS            atau $_POST
  $HTTP_GET_VARS             atau $_GET
  $HTTP_SERVER_VARS atau $_SERVER
  $GLOBALS
  $HTTP_COOKIE_VARS atau $_COOKIE
  $HTTP_POST_FILES           atau $_FILES
  $HTTP_ENV_VARS             atau $_ENV
  $REQUEST
  $HTTP_SESSION_VARS atau $_SESSION
  variabel-variabel tersebut tidak bisa digunakan karena merupakan variable
  default php yang mempunyai fungsi-fungsi tertentu yang akan dibahas pada bab
  tersendiri.

  Kata Kunci GLOBAL

  var01.php
   <?php
   $a = 1; /* variabel global */

   function Test()
   {
       echo $a; /* variabel lokal */
   }

   Test();

   ?>


  Script diatas tidak akan menampilkan angka 1 karena variabel $a merupakan
  variabel global sedangkan variable $a dialam fungsi Test merupakan variable
  lokal khusus untuk variable yang ada didalam fungsi Test.
  Untuk memunculkan data yang ada dalam variable $a dapat dilakukan dengan
  beberapa cara : memindahkan $a = 1; kedalam fungsi Test, menuliskan global
  $a ;didalam fungsi test. Dan jika didalam fungsi Test dibuatkan variable $a = 4;



                                                        Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                            6




maka yang akan ditampilkan adalah angka 4 bukan angka 1 meskipun ada
variable $a yang nilainya 1, tetapi yang diambil adalah variable $a yang
angkanya 4 karena berada didalam fungsi Test.
var02.php
 <?php
 $a = 1;
 $b = 2;
 function Jumlah()
 {
     global $a, $b;

      $b = $a + $b;
 }

 Jumlah();
 echo $b;
 ?>


Terlihat dalam script diatas bahwa variable $a dan $b diglobalkan didalam
fungsi Jumlah sehingga nilai $a menjadi 1 dan Variable $b menjadi 2. Maksud
di globalkan disini adalah nilai variable $a dan $b nilai globalnya dijadikan
milik fungsi Jumlah
Kesimpulannya adalah nilai $b berubah sesudah melewati fungsi, tetapi nilai
variable $b akan tetap bernilai 2 sebelum melewati fungsi Jumlah.
Latihan : coba modJikaikasi script diatas sehingga menampilkan 1+2=3
var03.php

 <?php
 $a = 2;
 $b = 4;

 function Jumlahkan()
 {
     $GLOBALS['b'] = $GLOBALS['a'] + $GLOBALS['b'];
 }

 Jumlahkan ();
 echo $b;
 ?>

Pada script dibawah terlihat bahwa variable $GLOBALS['a'] mewakili variable
$a yang diglobalkan didalam fungsi Jumlahkan. Hasil dari penjumlahan 2 dan 4
bisa ditampilkan dengan menggunakan echo$GLOBALS['b'];
Latihan : coba modJikaikasi script diatas sehingga menampilkan 2+4=6




                                                    Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                 7




var04.php
 <?php
 $a = 'hello';
 $$a = 'world';

 echo "$a ${$a}";
 echo"<br>";
 echo "$a $hello";
 ?>
$a berisi string hello, ${$a} berisi string world dan variable $hello berisi string
world. $hello berisi string world karena $$a menjadi $(isi dari variable $a) yaitu
hello maka $hello

var05.php
 <?php
 $a = 'hai';
 $$a = 'agus';
 $$$a = 'manis';
 echo "$a $hai $agus";
 ?>


$hai berisi string agus karena $$a = ${$a} dan $a berisi hai jadi $hai = ‘agus’;,
variabel $agus berisi manis karena $+$$a menjadi $$$a dan isi dari $$$a =
‘manis’;

Variabel-variable diluar PHP

var06.php
 <form action="var07.php" method="post">
     Nama: <input type="text" name="user" /><br />
     Email: <input type="text" name="email" /><br />
     <input type="submit" name="submit" value="KIRIM" />
 </form>
Script diatas akan menampilkan 2 input form dengan method POST. Kedua
input mempuanyai parameter bernama user dan email. Nilai dari ke-dua variable
tadi tergantung dari kalimat yang dimasukan kedalam formulir. Action
menunjukkan bahwa parameter akan dikirim ke file var07.php.

var07.php
 <?php
         echo $_POST['user'];
         echo"<br>";
         echo $_REQUEST['user'];
         echo"<br>";
         echo $_POST['email'];
         echo"<br>";
         echo $_REQUEST['email'];

 ?>




                                                        Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                             8




Dengan cara $_POST[‘user’]; dan $_REQUEST['user']; parameter yang
dikirimkan dari file var06.php akan ditangkap dan ditampilkan, begitu juga
dengan parameter email.

Lebih jauh mengenai varable-variable formulir
var08.php
 <?php
 $namina = $_POST['ngaran'];
 $imelna = $_POST['imel'];
 $jurusana = $_POST['jurusan'];
 if ($_POST['kirim_form'] == 'ada')
 {
     echo '<pre>';
     echo"$namina<br>";
       echo"$imelna<br>";
       echo"$jurusana<br>";
     echo '<a href="'. $_SERVER['PHP_SELF'] .'">Silahkan Coba
 Lagi</a>';
     echo '</pre>';
 } else {
 ?>
 <form action="<?php echo $_SERVER['PHP_SELF']; ?>" method="post">
     Nama: <input type="text" name="ngaran" /><br />
     Email: <input type="text" name="imel" /><br />
     Jurusan <br />
     <select name="jurusan">
         <option value="ti">Teknik Informatika</option>
         <option value="mi">Manajemen Informatika</option>
         <option value="si">Sistem Infromasi</option>
     </select><br />
     <input type="hidden" name="kirim_form" value="ada" />
     <input type="submit" name="submit" value="Kirim" />
 </form>
 <?php
 }
 ?>

Ketika pertama kali script dipanggil maka variabel kirim_form tidak bernilai
ada sehingga akan ditampilkan proses yang ada didalam else yaitu menampilkan
form input text nama dan email serta select option (combo box pada delphi)
yang berisi jurusan. Setelah tombol KIRIM ditekan maka variable kirim_form
yang bertipe hidden dengan nilai (ada) akan dikirim sehingga proses akan
menampilkan hasil dari string yang diinputkan oleh user.

$_SERVER['PHP_SELF']           adalah variable internal yang berfungsi sebagai
alamat atau link ke file itu sendiri. Pada File var08.php terdapat
<a href="'. $_SERVER['PHP_SELF'] .'">
itu sama artinya dengan
<a href="var08.php">.
Dengan menggunakan
<a href="'. $_SERVER['PHP_SELF'] .'">
meskipun nama file diubah maka kita tidak perlu merubah linknya.



                                                     Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                              9




   Untuk tombol KIRIM bisa diganti dengan image/gambar sehingga tampilan bisa
   disesuaikan dengan kehendak programmer. Script yang digunakan :

   <input type="image" src="image.gJika" name="tombol" />


II. TIPE_TIPE DATA

   PHP mendukung 8 tipe data primitive
   • Boolean
     Nilai boolean terdiri dari dua kemungkinan yaitu TRUE (1) dan FALSE
     (Kosong).
     tipe01.php
       <?php
       $agus = True; // deklarasi TRUE pada $agus
       echo"Nilai agus = $agus"; // akan bernilai 1
       echo”<br>”;
       $ramdhani = False; // deklarasi False pada $agus
       echo"Nilai ramdhani = $ramdhani"; // akan bernilai kosong
       ?>

      $agus akan bernilai 1 karena type data booleannya True dan variable
      $ramdhani akan bernilai kosong karena type data booleannya False.
      tipe02.php
       <?php
       var_dump((bool)    "");          // bool(false)
       echo"<br>";
       var_dump((bool)    1);           // bool(true)
       echo"<br>";
       var_dump((bool)    -2);          // bool(true)
       echo"<br>";
       var_dump((bool)    "foo");       // bool(true)
       echo"<br>";
       var_dump((bool)    2.3e5);       // bool(true)
       echo"<br>";
       var_dump((bool)    array(12)); // bool(true)
       echo"<br>";
       var_dump((bool)    "false");     // bool(true)
       ?>


      Latihan : coba ubah tampilan script diatas menjadi kebalikannya, komentar
      script merupakan proses yang ditampilkan. Ubah True menjadi False dan
      kebalikannya juga.
      Ketika akan mengubah ke tipe data boolean maka nilai yang akan
      dimasukan dianggap bernilai False, misalnya
          Nilai boolean yang False dengan sendirinya (misal pada tipe01.php)
          Nilai integer 0 (nol)



                                                      Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                            10




    tipe03.php
    <?php
    $angka1 = $_POST['angka'];

    If ($_POST['kirim_form'] == 'ada')
    {
        If($angka1 == TRUE)
          {
          echo '<pre>';
        echo"$angka1<br>";
        echo '<a href="'. $_SERVER['PHP_SELF'] .'">Silahkan Coba
    Lagi</a>';
        echo '</pre>';
          }
                else
                {
                echo '<pre>';
          echo"Yang anda masukan adalah 0 atau kosong<br>";
          echo '<a href="'. $_SERVER['PHP_SELF'] .'">Silahkan Coba
    Lagi</a>';
          echo '</pre>';
                }
    }
    else
    {
    ?>
    <form action="<?php echo $_SERVER['PHP_SELF']; ?>"
    method="post">
        Masukan sembarang nilai: <input type="text" name="angka"
    /><br />
        <input type="hidden" name="kirim_form" value="ada" />
        <input type="submit" name="submit" value="Kirim" />
    </form>
    <?php
    }
    ?>
       Ketika memasukan nilai bukan 0 atau kosong(empty) maka akan
       ditampilkan hasil inputannya else akan dikeluarkan peringatan bahwa
       nilai yang dimasukan adalah 0 atau kosong.

       Nilai float 0.0
       String yang kosong atau string bernilai ”0”
       Array dengan element 0
       Objek dengan variabel anggota 0
       NULL

•   Integer
    tipe04.php
    <?php
    $a = 1234; // nomor desimal
    $b = -123; // nomor negatJika
    $c = -0123; // oktal ( 83 decimal)
    $d = 0x1A; // hexadecimal (26 decimal)




                                                     Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                  11




     echo"$a<br>$b<br>$c<br>$d";
     ?>
    Struktur integr yang munkin adalah :
        decimal      : [1-9][0-9] misal 1234
        hexadicimal : 0[xX][0-9a-fA-F] misal : 0x9aA
        oktal        : 0[0-7]       misal : 0999
        integer      : [+-]decimal | [+-]hexadecimal | [+-]oktal

•   Float
    $nomor = 10.24
    $nomber = 0.123

•   String
    Tipe data string ditandai dengan tanda petik tunggal atau tanda petik data.
    $nama = ‘agus’;
    $nami = “agus ramdhani”;

•   Array
    Array adalah variable yang mempunya banyak elemen, yang diacu dengan
    nama yang sama. misal :
    tipe05.php
     <?php
     $var_array = array("agus" => "manis", "benar" => true);
     echo $var_array["agus"]; // manis
     echo"<br>";
     echo $var_array["benar"];    // 1
     ?>
    $var_array adalah variable yang memiliki 2 elemen yaitu agus dan benar,
    agus bernilai manis dan bernilai bernilai True(1).

    Array didalam array
    tipe06.php
     <?php
     $arr = array("somearray" => array(6 => 5, 13 => 9, "a" => 42));

     echo $arr["somearray"][6];            // 5
     echo $arr["somearray"][13];           // 9
     echo $arr["somearray"]["a"];          // 42
     ?>
    $arr["somearray"] memiliki 3 elemen yaitu 6,13 dan a
    Lebih jauh tentang array akan dibahas pada bab tersendiri

•   Objek
    Tipe data objek merupakan pengembangan PHP untuk mendukung
    pemrograman berorientasi objek Tipe data objek adalah tipe data yang
    didalamnya mengandung data dan metode.




                                                        Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                             12




    tipe07.php
     <?php
     class objek
     {
         function proses_objek()
         {
             echo "Proses Objek 1";
         }
           function proses_objek2()
         {
             echo "Proses Objek 2";
         }
     }

     $var_baru = new objek;
     $var_baru->proses_objek();
     echo"<br>";
     $var_baru->proses_objek2();
     ?>
    Data objek didefiniskan dengan membuat sebuah kelas, variable yang
    bertipe objek diinisialisasikan dengan menggunakan new diikuti nama
    objek.
    $var_baru = new objek;
    Metode didalam objek biasanya berupa fungsi.

•   Resources
    Tipe data resources adalah variable khusus yang menjadi referensi ke
    resorce dari luar, misal ke mysql. resource dibuat dan digunakan oleh fungsi
    khusus.

•   NULL
    tipe08.php
     <?php
     $var = NULL;
     echo"Isi dari varibael NULL adalah = $var";
     ?>
    Hanya ada satu nilai dari tipe data NULL yaitu kalimat NULL ditulis
    dengan huruf besar semua dan isi dari $var adalah kosong jika ditampilkan.




                                                      Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                         13

                      KONSTANTA


Konstanta adalah sebuah pengenal untuk sebuah nilai yang sederhana,
setelah nama diberikan/dideklarasikan nilai tidak bisa berubah selama proses
eksekusi dari script tersebut (kecuali untuk konstatnta magic yang tidak
konstant). Konstanta defaultnya case-sensitive Berdasarkan ketentuan dan
kebiasaan konstatnta selalu ditulis dengan huruf kapital. Ketentuan menulis
konstanta adalah sebagai berikut. [a-zA-Z_\x7f-\xff][a-zA-Z0-9_\x7f-\xff]
Dengan demikian penulisan konstanta tidak boleh diawali dengan angka

<?php

// konstanta yang     benar
define("FOO",         "something");
define("FOO2",        "something else");
define("FOO_BAR",     "something more");

// konstanta yang salah
define("2FOO",    "something");
?>

kontanta01.php
 <?php
 define("CONSTANT", "Hello world.");
 echo CONSTANT; // keluarannya Hello world.
 echo"<br>";
 echo Constant; // keluarnnya Constant
 ?>

Perbedaan penulisan sangat berpengaruh dalam penamaan konstanta.

konstanta02.php
 <?php
 define("CONSTANT", "Hello world.");
 echo CONSTANT;
 echo Constant;
 define("GREETING", "Hello you.", true);
 echo GREETING; // keluarannya "Hello you."
 echo Greeting; // keluarannya "Hello you."
 ?>
Dengan menggunakan nilai TRUE konstanta akan ditetapkan case-insesitive
artinya konstanta tidak membedakan besar dan kecil tulisan seperti pada
konstanta GREETING.

Ada beberapa perbedaan antara konstanta dan variabel
1) Konstanta tidak diawali dengan tanda $
2) Konstanta didefinisikan dengan fungsi define()
3) Konstanta bisa diakses dimana saja

Konstanta Magic
konstanta03.php
 <?php




                                                  Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                   14




define("__LINE__");
echo __LINE__;
echo"<br>";
define("__FILE__");
echo __FILE__;

?>
Konstanta __LINE__ merupakan fungsi yang menunjukkan urutan baris
dimana script dituliskan.
Konstanta __FILE__ merupakan fungsi yang menunjukkan path file yang
mengandung script tersebut.

konstanta04.php
<?php

define("MAXSIZE", 100);

echo MAXSIZE;
echo"<br>";
echo constant("MAXSIZE"); // sama dengan yang diatas

?>




                                            Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                               15

                             OPERATOR



 Operator adalah sesuatu yang digunakan untuk memanipulasi data terhadap satu
 atau lebih data.
 Operator dibedakan menjadi :
     1) Operator Aritmetika
     2) Operator String
     3) Operator increment/decrement
     4) Operator Logika (bitwise)
     5) Operator Ternary
     6) Operator Perbandingan
     7) Operator Assigment
     8) Operator Kontrol Error
     9) Operator Eksekusi

I. Operator Aritmetika
    Contoh      Nama                    Hasil
   -$a       Negasi       Nilai sebaliknya dari $a.
   $a + $b Penjumlahan Jumlah $a dan $b
   $a - $b   Pengurangan Selisih $a dan $b
   $a * $b   Perkalian    Hasil kali $a dan $b
   $a / $b   Pembagian    Bilangan bulat dari $a dibagi $b
   $a % $b Modulud        Sisa pembagian dari $a dibagi $b.

   operator01.php
    <?php
    //nilai awal
    $a = 8;
    $b = 3;
    //operasi
    $negasi     = -$a;
    $tambah = $a + $b;
    $kurang = $a - $b;
    $kali = $a * $b;
    $bagi = $a / $b;
    $modulus = $a % $b;
    //yang ditampilkan
    echo"Nilai Awal<br>";
    echo"\$a = 8";
    echo"<br>";
    echo"\$b = 3";
    echo"<br>";
    echo"Hasil Operasi<br>";
    echo" -\$a = $negasi";
    echo"<br>";
    echo"\$a + \$b = $tambah<br>";
    echo"\$a - \$b = $kurang<br>";
    echo"\$a * \$b = $kali<br>";
    echo"\$a / \$b = $bagi<br>";
    echo"\$a % \$b = $modulus<br>";




                                                        Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                16




     ?>

    Pada script diatas terdapat variable $modulus yang merupakan sisa bagi dari
    8/3. Ketika 8 % 3 maka yang keluar adalah hasilnya 2 karena yang paling
    mendekati perkalian dengan angka 3 adalah 2 (3 x 2 = 6) dan bukan (3 x 3 = 9)
    karena sembilan sudah melebihi nilai dari angka 8. Ketika 3 x 2 sama dengan 6
    maka sisa nya untuk mencapai angka 8 adalah 2 sehingga 8 % 3 = 2.

II. Operator String
     Contoh       Nama                 Hasil
     $a.$b    Concatenation Gabungan string $a dan $b

    operator02.php
     <?php
     //nilai awal
     $a = 8;
     $b = 3;
     //operasi
     $gabung      = $a.$b;
     //yang ditampilkan
     echo"Nilai Awal<br>";
     echo"\$a   =   8<br>\$b  =
     3<br>";
     echo"Hasil Operasi<br>";
     echo"   -\$a    .   \$b  =
     $gabung";

     ?>
    Hasil dari script diatas adalah 83 karena 8 dan 3 digabungkan artinya operasi
    concatenation adalah operasi penggabungan.

III. Operator increment/decrement
     Cintoh       Nama                               Hasil
     ++$a    Pre-increment   Tambahkan $a dengan 1, hasilnya masukan ke dalam $a
     $a++    Post-increment Berikan nilai $a, kemudian tambahkan 1 kepada $a.
     --$a    Pre-decrement   Kurangkan $a dengan 1, hasilnya masukkan ke dalam $a
     $a--    Post-decrement Berikan nilai $a kemudian kurangkan 1 kepada $a

    operator03.php
     <?php

     echo "<h3>Postincrement</h3>";
     $a = 5;
     echo"\$a = $a<br>";
     echo "Dengan \$a++ tetap : " . $a++ . "<br />\n";
     echo "Kemudian Menjadi : " . $a . "<br />\n";

     echo "<h3>Preincrement</h3>";




                                                        Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                   17




     $a = 5;
     echo"\$a = $a<br>";
     echo "Dengan ++\$a menjadi : " . ++$a . "<br />\n";
     echo "tetap : " . $a . "<br />\n";

     echo "<h3>Postdecrement</h3>";
     $a = 5;
     echo"\$a = $a<br>";
     echo "Dengan \$a-- tetap : " . $a-- . "<br />\n";
     echo "Kemudian Menjadi : " . $a . "<br />\n";

     echo "<h3>Predecrement</h3>";
     $a = 5;
     echo"\$a = $a<br>";
     echo "Dengan --\$a menjadi : " . --$a . "<br />\n";
     echo "Kemudian Tetap : " . $a . "<br />\n";
     ?>

    operator04.php
     <?php
     $i = 'A';
     for ($n=1; $n<6; $n++)
     {
         echo ++$i . "<br>";
     }
     ?>
    Pada script operator06.php nilai $i naik satu tingkat-satu tingkat yang dimulai
    dari B karena diakibatkan $n++ dan $n huruf kurang dari 6.

IV. Operator Logika(bitwise)
     Contoh Nama                                   Hasil
                      Nilai bernilai 1 jika kedua bit pada posisi yang sama bernilai
     $a & $b   And
                      1
                      Nilai bernilai 1 jika salah satu bit pada posisi yang sama
     $a | $b   Or
                      dalam $a dan $b bernilai 1
    Tabel and
     a b a&b
     0 0 0
     1 0 0
     0 1 0
     1 1 1

    operator05
     <?php
     $nilai_a = 4;
     $nilai_b = 8;
     echo"<h3>Penggunaan Operator AND</h3><br>";
     //kedua nilai harus bernilai sama
     Jika($nilai_a == "4" and $nilai_b == '8')
     {




                                                           Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                 18




              echo"Benar jika kedua nilai bernilai benar";
     }
     else
     {
           echo"Salah jika salah satu atau ke dua nilai bernilai
     salah";
     }

     ?>

   Jika kedua variable ($nilai_a atau $nilai_b) bernilai benar akan dianggap benar
   maka akan diproses echo"Benar jika kedua nilai bernilai benar";
   Jika salah satu variable ($nilai_a atau $nilai_b) ada yang tidak benar akan
   dianggap salah maka diproses echo"Salah jika salah satu atau ke dua nilai
   bernilai salah";

   Tabel or
    a b        a|b
    0 0        0
    1 0        1
    0 1        1
    1 1        1

   operator06.php
     <?php
     $nilai_a = "agus";
     $nilai_b = "suga";
     echo"<h3>Penggunaan Operator OR</h3><br>";
     //salah satu nilai benar
     //coba dibulak balik dan coba juga tidak ada yang sama
     Jika($nilai_a == "agus" OR $nilai_b == "suga")
     {
           echo"Benar jika salah satu nilai atau keduanya benar";
     }
     else
     {
           echo" Salah jika dan hanya jika ke dua nilai salah";
     }
     ?>
   Jika salah satu nilai atau keduanya benar maka akan diproses echo"Benar jika
   salah satu nilai atau keduanya benar";. Jika kedua nilai salah maka akan diproses
   echo" Salah jika dan hanya jika ke dua nilai salah";.

V. Operator Ternary
   Sintaksnya : (Ekspresi1)? (Ekspresi2) : (Ekspresi3);
   Ekspresi satu dievaluasi, apabila bernilai benar maka Ekspresi2 diproses dan
   jika bernilai salah maka Ekspresi3 diproses.

   operator07.php
     <?php




                                                          Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                   19




     $nilai_a = "agus";
     $nilai_b = "suga";
     echo"<h3>Penggunaan Operator Trenary</h3><br>";
     ($nilai_a == $nilai_b)? ($hasil = "benar") : ($hasil ="salah");
     echo"$hasil";
     ?>
    ($nilai_a == $nilai_b) = Ekspresi1
    ($hasil = "benar") = Ekspresi2
    ($hasil = "salah") = Ekspresi3
    Hasil dari program/script diatas adalah salah karena $nilai_a dan $nilai_b tidak
    sama sehingga diproses Ekspresi3.
    Jika $nilai_b = “suga”; diubah menjadi $nilai_b = “agus”; maka bisa dipastikan
    bahwa ekspresi1 yang akan diproses.

VI. Operator Perbandingan
     Contok        Nama                                   Hasil
     $a = =
                Sama dengan        BENAR Jika $a sama dengan $b.
     $b
     $a = = =                      BENAR Jika $a sama dengan $b, atau typenya tidak
              Identik
     $b                            sama. (mulai PHP 4)
     $a != $b Tidak Sama           BENAR Jika $a tidak sama dengan $b.
     $a <> $b Tidak Sana           BENAR Jika $a tidak sama dengan $b.
     $a !==                        BENAR Jika $a tidak sama dengan $b, atau typenya
                Tidak Identik
     $b                            tidak sama. (mulai PHP 4)
     $a < $b    Lebih Kecil        BENAR Jika $a lebih kecil dari $b.
     $a > $b    Lebih Besa         BENAR Jika $a lebih besar dari $b.
                Lebih kecil sama
     $a <= $b                      BENAR Jika $a lebih kecil sama dengan $b.
                dengan
                Lebih besar sama
     $a >= $b                    BENAR Jika $a lebih besar sama dengan $b.
                dengan

   operator08.php
     <?php
     $nilai_a = 8;
     $nilai_b = "8";
     echo"<h3>Penggunaan Operator Pembanding</h3><br>";
     echo"\$nilai_a = $nilai_a <br> \$nilai_b = $nilai_b<br><br>";
     if($nilai_a == $nilai_b)
     {
           echo"\$nilai_a == \$nilai_b<br>";
     }
     if($nilai_a === $nilai_b)
     {
           echo"\$nilai_a === \$nilai_b jika tipe datanya sama<br>";
     }
     if($nilai_a != $nilai_b)




                                                            Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                 20




      {
            echo"\$nilai_a != \$nilai_b<br>";
      }
      if($nilai_a <> $nilai_b)
      {
            echo"\$nilai_a <> \$nilai_b<br>";
      }

      if($nilai_a !== $nilai_b)
      {
            echo"\$nilai_a !== \$nilai_b (tidak identik) jika tipe
      datanya tidak sama<br>";
      }
      if($nilai_a > $nilai_b)
      {
            echo"\$nilai_a > \$nilai_b<br>";
      }
      if($nilai_a < $nilai_b)
      {
            echo"\$nilai_a < \$nilai_b<br>";
      }
      if($nilai_a >= $nilai_b)
      {
            echo"\$nilai_a >= \$nilai_b<br>";
      }
      if($nilai_a <= $nilai_b)
      {
            echo"\$nilai_a <= \$nilai_b<br>";
      }

      $jml = $nilai_a + $nilai_b;
      echo"$jml";
      ?>
     Pada script diatas terlihat bahwa 8 dan “8” adalah sama tapi tidak identik.
     Karena 8 dianggap integer dan “8” dianggap string. Pada PHP string 8 dan
     integer 8 jika masuk kedalam operasi perhitungan maupun perbandingan maka
     aakan dianggap interger, hal itu bisa dibuktikan pada hasil pertambahan antara
     $nilai_a dan $nilai_b dengan menghasilkan 16.

VII. Operator Assigment
     Operator assigment/penugasan ditandai dengan simbol =, secara tanda
     merupakan sama dengan tetapi bukan itu. tanda = disinni berarti bahwa operand
     disebelah kiri = mendapatkan nilai yang berada disebelah kanan =.
     $a = ($b = 4) + 5;
     //$a akan berisi 9 , dan $b mendapat isi 4.

     operator09.php
      <?php

      $a   = 3;
      $a   += 5; // set $a dengan isi 8, atau $a = $a + 5;
      $b   = "Hello ";
      $b   .= "There!"; // set $b dengan isi "Hello There!", seperti $b




                                                          Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                 21




       = $b . "There!";

       echo"$a<br>";
       echo"$b<br>";
       ?>


VIII. Operator Kontrol Error
      Php mendukung operator error kontrol dengan syarat bahwa track_errors pada
      file konfigurasi (php.ini) di set On.
      operator10.php
       <?php
       // script untuk koneksi ke database
       // akan muncul error yang diakibatkan koneksi ke db gagal
       // jika server localhost jalan maka akan dicek user dan
       passwordnya
       // karena tidak ada user agus dan password manis maka muncul
       error tsb
       $konek = mysql_connect("localhost","agus","manis") or
           die ("Kesalahan '$php_errormsg'");
           if($konek)
             {
             echo"Koneksi ke database benar";
             }
       ?>
      Dan jika koneksi ke database benar kama akan tampil Koneksi ke database
      benar. Coba ubah user dan password menjadi

      $konek = mysql_connect("gentayangan","mhs","mhs")

      Maksud dari script diatas adalah, lakukan koneksi ke komputer mysql server
      dengan nama komputer gentayangan dengan user mhs dan password mhs.
      karena di server tsb ada user mhs dengan password mhs maka koneksi benar.

 IX. Operator Eksekusi
     Operator eksekusi adalah suatu perintah yang dimasukan kedalam variable.
     Perintah tersebut dibuat ke dalam variable dengan ketentuan dimaukan ke dalam
     tanda backticks dan hanya berlaku di lingkungan *.nix(Unix dan Linux) dengan
     web servernya apache.

      <?php
      $keluarannya = `ls -l`;
      echo "<pre>$ keluarannya      </pre>";
      ?>

      operator11.php
       <?php
       $keluarannya = `dir/p`;
       echo "<pre>$keluarannya </pre>";
       ?>




                                                          Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                              22
                      STRUKTUR PENGENDALI



   Ketika saya bereksperimen dengan menggunakan dir/p maka ditampilkanlah
   semua file didalam direktori dimana terletak file operator11.php berada.
   Ternyata operatoe eksekusi berjalan di lingkungan windows dengan php versi
   5.1.2
I. IF
   Sintaks umum penggunaan if adalah
         If(ekspresi)
         pernyataan
   if01.php
     <?php
     $a = 4;
     $b = 2;
     if ($a > $b)
         echo "a lebib besar dari b";
     ?>



   if02.php
     <?php
     $a = 4;
     $b = 2;

     if ($a > $b) {
         echo "a lebib besar dari b<br>";
         $b = $a;
         echo"$b"; // nilai b menjadi 4
     }
     ?>



   Pada script if02.php terdapat dua pernyataan, pertama menampilkan kalimat a
   lebih besar dari b dan menyatakan variable $a kedalam varibel $b.


II. ELSE
    Misal kita ingin mengeksekusi sebuah pernyataan ketika kondisinya ditemukan
    atau pernyataan yang berbeda ketika kondisi tidak ditemukan.
    else01.php
     <?php
     $a = 4;
     $b = 2;
     if ($a > $b) {
         echo "a lebih besar dari b";
     } else {
         echo "a lebih kecil dari b";
     }
     ?>




                                                       Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                               23




III. ELSEIF
     Elseif seperti terlihat dari sintaksnya merupakan gabungan dari if dan else.
     Untuk lebih jelasnya bisa dilihat dari contoh berikut:
     elseif01.php
      <?php
      $a = 4;
      $b = 2;
      if ($a >   $b) {
          echo   "a lebih besar dari b";
      } elseif   ($a == $b) {
          echo   "a sama dengan b";
      } else {
          echo   "a lebih kecil dari b";
      }
      ?>

    Supaya terlihat hasilnya maka variable $b diubah menjadi sama dengan $a atau
    lebih besar dari $a.

IV. SINTAKS ALTERNATIF UNTUK STRUKTUR PENGENDALI
    PHP menawarkan sintaks alternatif untuk struktur pengendali pada : if, while,
    for foreach dan switch. Dalam masing-masing kasus, bentuk dasar dari
    sintaksnya adalah dengan menggunakan tanda titik dua ( : ) untuk menggantikan
    kurung kurawal pembuka ( { ) dan mengganti tanda kurung kurawal tutup ( } )
    dengan endif;, endwhile, endfor, endforeach

    alternatif01.php
      <?php
      $a = 6; // ganti dengan     5
      if ($a == 5):
          echo "a sama dengan     5";
          echo "...";
      elseif ($a == 6):
          echo "a sama dengan     6";
          echo "!!!";
      else:
          echo "a bukan angka     5 atau 6";
      endif;
      ?>



V. WHILE
   While merupakan sebuah pengulangan, Struktur pengendali ini memungkin
   mengeksekusi seurutan perintah-perintah secara berulang-ulang dengan jumlah
   pengulangan ditentukan oleh nilai dari suatu ekspresi
   Bentuk umum while adalah :
               while (ekspresi)
                       pernyataan

    atau dengan menggunakan bentuk alternatif :




                                                        Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                24




                while (ekspresi):
                pernyataan
          endwhile;

    while01.php
      <?php
      /* contoh 1 */

      $i = 1;
      while ($i <= 10) {
          echo $i++; /* akan menampilkan angka 1 s/d 10 */
      }

      /* contoh 2 */

      $i = 1;
      while ($i <= 10):
          echo $i;
          $i++;
      endwhile;
      ?>



VI. DO-WHILE
    do ....while berfungsi sama dengan while, yaitu untuk mengeksekusi suatu
    perintah / pernyataan secara berulang-ulang. Bedanya adalah do ...while proses
    pemeriksaan ekspresi dilakukan di akhir blok pengulangan.
    Sintaks umum :
                 do{
                 pernyataan_1;
                 ..........
                 }
                 while(ekspresi)
    dowhile01.php
      <?php
      $i = 0;
      do {
          echo $i;
      } while ($i > 0);
      ?>

    Pada script dowhile01.php akan menampilkan hasil 0 karena nilai ekpresi
    memberitahukan bahwa $i > 0 sehingga proses pengulangan berhenti.. Jika $1
    diganti dengan 1 maka akan terjadi pengulangan samapai tak terhingga (jangan
    dilakukan karena akan berakibat komputer anda terus melakukan proses
    pengulangan)




                                                         Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                25




     dowhile02.php
      <?php
      $angka = 3;
      do {
          echo"ini = $angka<br>";
          $angka = $angka + 3;
      } while ($angka < 10);
      ?>


     dowhile03.php
      <?php
      $angka = 3;
      do {
            $angka = $angka + 3;
            echo"ini = $angka<br>";
          } while ($angka < 10);
      ?>

     Pada script dowhile02.php akan menampilkan angka 3,6,9 sedangkan pada
     dowhile03.php akan menampilkan angka 6,9,12. Logikanya begini : Pada script
     dowhile02.php nilai variable $angka ditemukan dahulu yaitu 3 dan ditampilkan
     (hasil pertama = 3) angka 3 kemudian ditambahkan dengan 3 menjadi 6, cek
     apakah kurang dari 10 (ya) dan ditampilkan (hasil kedua = 6) kemudian angka 6
     ditambahkan dengan 3 manjadi 9, cek apakah kurang dari 10 (ya), dan
     ditampilkan (hasil ketiga = 9) angka 9 ditambahkan dengan 3 menjadi 12 cek
     apakah kurang dari 10 (tidak) tidak ditampilkan, proses looping berhenti.
     Jelaskan logika yang terjadi pada script dowhile03.php

VII. FOR
     Sintaks
          for(ekspresi)
          {
                 pernyataan;
          }
     for.php
       <?php
       for($angka = 1;$angka <=10;$angka++)
       {
             echo”$angka<br>”;
       }
       ?>

     Script for.php diatas digunakan untuk menampilkan angka 1 sampai dengan 10
     tetapi kebawah bukan kesamping dikarenakan ada tanda <br>. Coba buang
     tanda <br> maka angka akan ditampilkan ke samping.
     For merupakan struktur kontrol pengulangan dengan jumlah pengulangan dan
     perhitungan yang ditentukan ditentukan. Pada ekspresi ($angka = 1;$angka
     <=10;$angka++) dikatakan bahwa nilai awal variable $angka adalah 1,
     pengulangan dilakukan sampai nilai variabel $angka mencapai <=10 dengan




                                                         Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                   26




      perhitungan $angka++ yang artinya setiap pengulangan terjadi maka nilai
      variabel $awal dijumlahkan dengan nilainya sendiri. Selain dengan
      menggunakan $variable++, bisa juga dengan menggunakan $variable+=n. n
      adalah nilai pertambahan yang diinginakan.
      Coba buat deret bilangan genap ke bawah dari 4 sampai dengan 20.???



VIII. FOREACH
      Foreach adalah struktur kontrol pengulangan yang diterapkan pada varibel array.
      Kita tidak perlu membatasi jumlah pengulangan karena didasarkan pada jumlah
      array. Jika jumlah array adalah 4 maka akan dilakukan pengulangan sebanyak 4
      kali.
      foreach.php
        <?php
        $var_array = array(1, 2, 3, 4);
        foreach ($var_array as $nilai)
        {
            $nilai = $nilai * 2;
            echo"$nilai &nbsp;";
        }
        // $var_array sekarang menjadi array(2, 4, 6, 8)
        ?>


 IX. BREAK
     Break digunakan untuk keluar dari suatu blok pernyataan pada struktur
     for,foreach,do,do-while, dan switch.

      break01.php
       <?php
       $no_hari = 0;
       switch($no_hari)
       {
       case 0:
       echo"minggu";
       break;
       case 1:
       echo"senin";
       break;
       case 2:
       echo"selasa";
       break;
       case 4:
       echo"rabu";
       break;
       case 5:
       echo"kamis";
       break;
       case 6:
       echo"jumat";




                                                            Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                27




      break;
      case 7:
      echo"sabtu";
      break;
      }
      ?>



     Untuk membuktikannya coba jadikan komentar untuk semua script break.

 X. CONTINUE
    continue digunakan dalam proses looping (pengulangan) untuk melewati proses
    sehingga pengulangan setelah perintah continue tidak dijalankan.
    continue01.php

       <?php
         for ($i = 0; $i < 10; $i++)
       {
             if ($i < 8)
             {
                 continue;
               }
             echo"$i";
         }
       ?>

     Tampilan dari script continue01.php adalah angka 8 dan 9. Hasil dari
     pengulangan itu adalah angka 0 sampai dengan 9, karena angka 0 – 7 masuk
     kedalah blok pernyataan yang mengandung continue, maka dilewati sampai
     ketemu nilai pengulangan yang tidak masuk ke dalam blok pernyataan yang
     tidak mengandung script continue yaitu angka 8 dan 9.

XI. SWICTH
     Seperti pada script break01.php, switch sama halnya dengan pernyataan IF.
     Agar proses pencarian nilai yang sudah sesuai dengan ekpresi dihentikan maka
     pada setiap case digunakan perintah break;
     Untuk lebih jelasnya silahkan lihat script break01.php
XII. REQUIRE()
     Require digunakan untuk menggabungkan script php atau file text dari
     script/file lain dengan script pemanggilnya.
     demo.php
      <?php
      require"header.php";
      ?>
      Wilujeng Sumping di Website MACAN
      <p>
      Ini merupakan sebuah website contoh dalam rangka
      pembelajaran pemrograman web dengan menggunakan PHP-Apache dan




                                                         Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                  28




       MySQL
       <p>
       jangan beranggapan PHP itu Sulit karena tidak akan ada yang sulit Selama kita
       mencoba untuk bisa
       <?php
       require"footer.php";
       ?>


      header.php
       <html>
       <head>
       <title>Require()</title>
       </head>
       <body>
       <h1>Website Macan</h1>
       Ini adalah contoh sebuah Header
       <br>
       <hr>
      footer.php
       <p>&nbsp;
       </p>
       <hr>
       </small>&copy;2007 - Oleh Macan
       Tasikmalaya</small>
       </body>
       </html>

      Script require”header.php” yang berada pada file demo.php akan memanggil file
      require.php dan script require”footer.php” akan memanggil file footer.php.
      Dengan menggunakan pemisahan header isi dan footer seperti layaknya sebuah
      dokumen dengan dengan header dan footer, maka apapun isi dari dokumen itu,
      maka header dan footer akan tetap dan konsisten. Ketika akan mengadakan
      perubahan header dan footer maka hanya dengan sekali perubahan pada header
      dan footer tersebut maka seluruh halaman dalam website tersebut akan ikut
      berubah pula. Dengan konsep seperti itu maka pemrogram bisa fokus pada isi
      dari website itu bukan terhadap tampilannya. Tampilan web site bisa diserahkan
      pada designer web, dengan menggunakan tool-tool seperti macromedia
      dreamweaver, frontpage dll.

XIII. INCLUDE()
      include01.php
       <?php
       //include"header.php";



                                                           Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                              29




 include"demo.php";
 //include"footer.php";
 ?>


Script include"demo.php"; pada file include01.php akan memanggil file
demo.php. File demo.php berisi script yang memanggil file header dan footer
php.




                                                     Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                               30




                                     FUNGSI


I. USER-DEFINED FUNCTION (UDF)

  UDF adalah fungsi yang dibuat oleh user/pemrogram untuk menyelesaikan
  persoalan karena tidak tersedia fungsi built-in.
  fungsi_udf_01.php

   <?php
   function fungsi_pertama()
   {
     function fungsi_kedua()
     {
       echo "Saya tidak ada sampai fungsi fungsi_pertama() dipanggil";
     }
   }
   /* Kita belum bisa memanggil fungsi fungsi_kedua
      sampai fungsi fungsi_pertama() ada */
   //fungsi fungsi_pertama(); dipanggil
   fungsi_pertama();
   /* Sekarang kita dapat memanggil fungsi fungsi_kedua();
      karena fungsi fungsi_pertama() telah ada */
   fungsi_kedua();
   ?>


  function fungsi_pertama() berisi fungsi kedua yang akan menampilkan kalimat
  “Saya tidak ada sampai fungsi fungsi_pertama() dipanggil”. fungsi_kedua tidak
  bisa dipanggil sebelum fungsi pertama dipanggil. Jika hanya fungsi_pertama()
  yang dipanggil maka tidak akan menampilkan apa-apa karena kalimat yang akan
  ditampilkan berada pada fungsi_pertama();

  Fungsi untuk menghitung selisih
  fungsi_udf_02.php
   <?php
   function hitung_selisih($a, $b)
   {
     if ($a > $b)
     {
           $selisih = $a - $b;
     }
     else
           $selisih = $b - $a;
     return $selisih;




                                                        Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                31




   }

   $bilangan_1 = 12;
   $bilangan_2 = 1;

   $hasil = hitung_selisih($bilangan_1, $bilangan_2);
   echo"Selisih antara $bilangan_1 dan $bilangan_2 = $hasil";

   ?>



II. INTERNAL FUNCTION

  Fungsi internal adalah fungsi yang disediakan oleh PHP. Misalnya kita ingin
  melihat konfigurasi server apache dengan menggunakan fungsi phpinfo();

  fungsi_internal01.php
    <?php
    phpinfo();
    ?>

  Ketika seorang pemrogram akan menampilkan huruf kabital dari A-Z dan
  didalam fungsi internal tidak ada fungsi untuk menampilkan itu, maka
  pemrogram harus membuat fungsi sendiri berdasarkan fungsi built-in. Didalam
  PHP ada fungsi chr yang berfungsi untuk menampilkan huruf ASCII
  berdasarkan bilangan.

  fungsi_internal02.php
    <?php
    for($angka = 65;$angka < 91;$angka ++)
    {
    $huruf = chr($angka);
    echo"$angka = $huruf<br>";
    }
    ?>


  Hal yang pertama dilakukan adalah membuat urutan bilangan dari 65 sampai 90,
  karena angka 65 adalah huruf A. Dengan fungsi chr angka tersebut akan
  dikonversi menjadi huruf ASCII. Coba modifikasi angka tersebut sehingga yang
  tampil adalah huruf a-z ( a kecil sampai z kecil).




                                                        Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                32




                              PEMROSESAN FILE



 File secara umum dibagi menjadi 2, yaitu file yang berisi text (ASCII) dan file
 biner (binary). File text (ASCII) misalnya adalah file-file yang telah kita buat
 yang berkstension *.php, contoh lainnya adalah file-file dengan ektension txt,html
 dll. Sedangkan file biner adalah file program yang disimpan dalam format biner.
 Pada bab ini kita akan membahas bagaimana mengolah data yang tersimpan
 didalam file dengan ekntension *.txt seperti file telepon.txt dibawah ini yang
 menggunakan pemisah dengan menggunakan tabulasi.
 telepon.txt
  Agus           0265-322684
  Macan          08164669720
  Ika            0265-337339
  Dian           0265-337865
  Buyung         08164661616

 Pada dasarnya bekerja dengan file mempunyai pola sbb :
     1) Membuka file.
     2) Memproses file
     3) Menutup file
 Seperti layaknya bekerja dengan file dokumen yang sudah ada (bayangkan dengan
 file MS Word yang sudah ada). Pertama kita harus membuka dokumen,
 melakukan input atau edit kemudian menutup file tersebut. Sama halnya jika kita
 akan bekerja dengan file teks menggunakan PHP.

I. BUKA/TUTUP FILE

  Sintaks untuk membuka file : $variable = fopen(“nama/path file”,”mode
  akses”);
  Jika file sumber (yang mengandung fopen) berada satu direktori dengan file
  yang akan dibuka (misal telepon.txt) maka :
  $buka_file = fopen(“telepon.txt”,”r”);

  Mode akses terdiri dari ;
    Mode Akses                             Keterangan
   r              Membaca file
   r+             Membaca dan menulis file, pointer di awal file
   w              Menulis ke dalam file,menghapus data
   w+             Membaca dan menulis ke dalam file, pointer di awal file.
   a              Menyimpan data di awal file, pointer diakhir
   a+             Membaca dan menuliskan data, pointer di akhir file.
   b              Binary, digunakan agar file yang disimpan tidak dibedakan
                  sebagai teks atau biner.



                                                         Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                               33




   Menutup file
   Sintaks : fclose($variable)
   $variable disini adalah $variable yang menangani pembukaan file.

II. BACA DATA

   fgets()
   Sintaks : $var = fgets($variable_buka_file, jumlah_data)
   fgets01.php
    <?php
    $buka = fopen("telepon.txt", "r");

      while($ambil = fgets($buka, 25))
      {
         echo"$ambil<br>";
      }
      fclose($buka);
    ?>
   Berdasarkan file fgets01.php $variable untuk membuka file adalah $buka dan
   variable untuk membaca file telepon.txt adalah $ambil. Angka 25 digunakan
   sebagai 25 byte (jumlah data). Jadi fgets() digunakan untuk membaca file baris
   per baris sebanyak jumlah data yang didefiniskan dalam ukuran byte.

   fread()
   Sintaks : $var = fread($variable_buka_file, jumlah_data)
   fread akan mebaca data dengan mengabaikan data itu berada dalam satu baris
   atau tidak. Fread akan membaca data dalam jumlah data yang didefiniskan dan
   langsung menampilkannya. Salin isi file fgets01.php, ubah isi fgets menjadi
   fread dan simpan file menjadi fread01.php.’
   fread01.php
    <?php
    $buka = fopen("telepon.txt", "r");

      while($ambil = fread($buka, 25))
      {
         echo"$ambil<br>";
      }
      fclose($buka);
    ?>

   Lihat perbedaan tampilan antara fgets01.php dan fread01.php. Terdapat
   beberapa perbedaan yang disebabkan pola/metode pembacaan data antara fread
   dan fgets.



                                                        Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                 34




fscanf()
Sintaks : list ($var1, $var2 .....var_n) = fscanf($variable_buka_file, format)

fscanf01.php
 <?php
 $buka = fopen("telepon.txt", "r");

   while(list ($nami, $no_telp) = fscanf($buka, "%s\t%s"))
   {
      echo"$nami -> $no_telp<br>";
   }
   fclose($buka);
 ?>
Karena file telpon.txt terdiri dari dua kolom, bisa dikatakan data dalam file
telpon txt terdiri dari nama dan no telepon. Oleh karena itu kita akan
membuatkan variable baru yaitu $nami dan $no_telp seperti pada file
fscanf01.php. Format “%s/t%s” menandakan ada 2 variable yang diwakili
dengan %s dan dipisahkan dengan tab (simbol /t).

feof()
Sintaks : feof($variable_buka_file)
Feof() digunakan untuk memeriksa apakah file sudah habis terbaca atau belum.
Hasilnya adalah False jika belum habis terbaca dan True jika sudah habis
terbaca.

fgetc()
Digunakan untuk membaca data yang ada didalam file per karakter. (karakter
per karakter). Fungsi fgetc() digunakan untuk pemrosesan data secara khusus.
Sintaks : string = fegtc($variable_buka_file);
kota.txt
 Tasikmalaya
 Garut
 Ciamis

fgetc01.php
 <?php
 $buka_file = fopen('kota.txt', 'r');
 if (!$buka_file)
 {
    echo 'Tidak bisa buka file kota.txt';
 }
 else
 {
         $huruf = 0;



                                                        Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                 35




           $baris = 1;
           while (!feof($buka_file))
           {
           $baca_char = fgetc($buka_file);
                   if(($baca_char <> " ") && ($baca_char <> "\n") &&
    ($baca_char <> "\t"))
                   $huruf++;
                   if (($baca_char == "\n"))
                   $baris++;
           }
           echo "Jumlah huruf = $huruf<br>";
           echo "Jumlah baris = $baris<br>";
    }
    ?>

   Jumlah huruf sama dengan 23 karena ada penambahan 1 setiap pindah baris
   sehingga menjadi 25. Jumlah baris sama dengan 3. \t untuk mengabaaikan spasi,
   \n untuk mengabaikan tabulasi.

   readfile()
   Readfile berfungsi untuk membaca dan langsung menuliskan isi file dalam
   bentuk standar output.
   Sintaks : $var = readfile(“nama_file”);
   Misal : $buka = readfile(“telepon.txt”);
   readfile01.php
    <?php
    $buka = readfile("telepon.txt");
    echo"$buka";
    ?>
   Berbeda dengan fopen(), readfile bisa melakukan beberapa proses sekaligus
   yaitu membuka dan membaca. Baris pertama membuka dan membaca, baris
   kedua menuliskan hasil pembacaan kedalam standar output.

III. MENULIS KE DALAM FILE

   Sintaks : fpust($var_buka_file, nama_file);
   Misal : fputs($buka_file, $isinya);
   Ketika akan menuliskan data kedalam sebuah file, perlu diperhatikan mode
   penulisan data agar tidak terjadi kesalahan yang sangat fatal, misalnya data anda
   menjadi hilang.

   fputs01.php
    <?php
    $nama_file = "lat_tulis01.txt";
    $isinya = "Agus, Tasikmalaya, 08164669720";
    $buka_file = fopen($nama_file,"w");



                                                          Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                 36




    fputs($buka_file, $isinya);
    fclose($buka_file);

    echo" berhasil membuat file teks dengan nama : $nama_file <br>";
    echo" Data yang dituliskan : $isinya";
    ?>
   Scrip fputs01.php akan membuat file dengan nama lat_tulis01.txt dan
   menuliskan “Agus, Tasikmalaya, 08164669720” kedalam file lat_tulis01.txt
   tersebut.

   fputs02.php
    <?php
    $nama_file = "lat_tulis01.txt";
    $isinya = "Agus, Tasikmalaya, 0265-322684 ";
    $buka_file = fopen($nama_file,"w");
    fputs($buka_file, $isinya);
    echo" Data yang dituliskan : $isinya<br>";
    fputs($buka_file, $isinya);
    echo" Data yang dituliskan : $isinya<br>";
    fclose($buka_file);

    echo" Berhasil membuat file teks dengan nama : $nama_file <br>";
    ?>
   Script fputs02.php akan menuliskan data sebanyak 2 kali ke dalam file
   lat_tulis01.txt yang sebelumnya berisi data “Agus, Tasikmalaya, 08164669720”,
   kemudian setelah script/file fputs02 dijalankan makan file lat_tulis.txt akan
   berubah isinya. Mode “w” digunakan untuk membuat data baru dan membuang
   data yang lama. Penulisan data tidak pindah baris tetapi langsung ke kanan,
   untuk mengantisipasi agar penulisan data pindah baris maka digunakan karakter
   ganti baris “\n”.
   Coba disebelah mana kita menyisipkan karakter ganti baris tersebut.?
   Coba gunakan mode “a”? Apa yang akan terjadi ?.

IV. PEMERIKSAAN FILE

   Pemerikasaan file meliputi : ada atau tidaknya file yang didefiniskan, atributnya
   (apakah bisa ditulis atau tidak). Hal ini sangat penting bagi programmer untuk
   melakukan tindakan berikutnya terhadap file tersebut, apakah akan ditimpa atau
   ditulis ulang.

   file_exists();
    <?php
    $nama_file = "lat_tulis01.txt";
    if(file_exists($nama_file))
    {
            echo" file $nama_file sudah ada";



                                                          Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                              37




 }
 else
 {
 echo" file $nama_file belum ada";
 }
 ?>
Hasil dari pemeriksaan file menggunakan script file_exists01.php adalah “file
lat_tulis01.txt sudah ada” hal ini dikarenakan file lat_tulis01.txt sudah ada dan
berada satu direktori dengan file yang memeriksanya (file_exists01.php).

copy();
Sintaks : copy($file_lama, $hasil_kopian);
copy_file01.php
 <?php
 $file_lama = 'lat_tulis01.txt';
 $hasil_kopi = 'lat_tulis02.txt';

 if (!copy($file_lama, $hasil_kopi))
 {
     echo "File $file_lama gagal di kopi...\n";
 }
 else
 {
       echo"file $file_lama berhasil dikopi ke $hasil_kopi";
 }
 ?>
Dari script copy_file01.php diproses suatu penduplikatan file yaitu file
lat_tulis01.txt ke lat_tulis02.txt. Prosesnya sama seperti copy-paste di windows
explorer.

disk_free_space();
$var = disk_free_space(“C:”);
misal : $c = disk_free_space("C:");
Digunakan untuk mengetahui total spasi kosong pada tiap drive atau partisi di
windows dan linux.

disk_free_space01.php
 <?php
 $c = disk_free_space("C:");
 $d = disk_free_space("D:");
 echo"yang masih kosong di c : $c<br>";
 echo"yang masih kosong di d : $d";
 ?>
Untuk melihat kebenaran nilai yang diberikan yaitu dengan melihat free space di
msdos dengan mengetikan < dir > bukan di windows explorer.




                                                       Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                            38




filesize();
Digunakan untuk mengetahui ukuran dari suatu file yang didefinisikan didalam
script (dalam bytes)

filesize01.php
 <?php

 // misal keluarannya      kota.txt: 1024 bytes

 $filename = 'kota.txt';
 echo $filename . ': ' . filesize($filename) . ' bytes';

 ?>

is_writable()
Digunakan untuk mengetahui apakah atribut file yang didefinisikan bisa ditulis
atau tidak (read only)
Kopikan file kota.txt dan rename menjadi kota2.txt. Ubah propertinya menjadi
read only.

is_writable01.php
 <?php
 $filename = 'kota2.txt';
 if (is_writable($filename)) {
     echo 'Bukan Read Only';
 } else {
     echo 'Read only';
 }
 ?>

Tugas : Temukan fungsi lain yang berhubungan dengan pengolahan file.
Misalnya membuat direktori, menghapus file dll. Minimal 5 fungsi dan contoh
scriptnya.




                                                     Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                               39

                PENGOLAHAN DATA DARI FORM



FORM

Form sering juga disebut formulir. Dalam halaman web form biasa digunakan
untuk mengirimkan data yang diinputkan oleh user ke server. Data tersebut akan
diolah oleh server atau dimasukan ke dalam database. Proses validasi form bisa di
dua sisi yaitu sisi klien dan server. Pada sisi klien bahasa pemrograman yang
paling populer adalah javascript. Pada sisi server kita gunakan PHP. karena kita
membahas PHP maka validasi yang digunakan adalah disisi server.

GET
Get merupakan metode pengiriman data dari klien ke server dengan
menampilakan variable dan nilai di sisi kliennya.
get01.html
 <form action='get01.php' method='get'>
     Nama: <input type='text' name='nama'><br>
     Email: <input type='text' name='email'><br>
     <input type='submit' name='kirim' value='KIRIM'>
 </form>

get01.php
 <?php
 // Berlaku dari PHP 4.1.0 keatas

 echo   'Cara    1   :'.    $_GET['nama'].'&nbsp; dan                 &nbsp;'.
 $_GET['email'];
 echo"<br>";
 echo   'Cara    2   :'.$_REQUEST['nama'].'&nbsp; dan                 &nbsp;'.
 $_REQUEST['email'];
 echo"<br>";
 echo 'Cara 3 :'.$HTTP_GET_VARS['nama'].'&nbsp; dan                   &nbsp;'.
 $HTTP_GET_VARS['email'];

 ?>
get01.html merupakan halaman formulir yang diisi oleh klien untuk dikirimkan ke
server.
Data yang akan dikirim dalam satu kali pengiriman berada dalam tag
<form>.....</form>. Lihat pada script/file get01.html.

<form    action='get01.php' method='get'> » artinya form yang berada
didalam script get01.html dan berada didalam tag <form>...</form> akan
dikirimkan ke server dan diolah oleh file yang didefinisikan setelah action, dalam
script ini yaitu get01.php dengan methode get.

Nama:      <input type='text' name='nama' /><br /> » artinya Nama :
merupakan tulisan yang akan ditampilkan di halaman web. type=’text’ merupakan
tipe tulisan yang berlaku didalam form, name=’nama’ merupakan variable yang
akan dikirim adalah nama. Type submit merupakan tombol dengan nama variable




                                                        Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                          40




yang berada sesudah name (kirim) dan tulisan yang berada didalam tombol
didefiniskan setelah value (KIRIM).
Untuk memperindah tampilan formulir, bisa menggunakan tabel. Berikut adalah
contoh formulir dengan beberapa type.

get02.html
 <form method='get' action='get02.php'>
 <table width='450' border='0' bgcolor=#FFFCCC>
 <!-- Baris 1 -->
 <tr><td width='125'>Username</td><td width='5'>:</td><td><input
 type='text' name='nama_user' size='12' maxlength='30' ></td></tr>
 <!-- Baris 2 -->
 <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input           type='password'
 name='kata_kunci' size='30' maxlength='12'></td></tr>
 <!-- Baris 3 -->
 <tr><td>Jenis     Kelamin</td><td>:</td><td><input     type='radio'
 name='jk'   value='L'>Laki-laki   <input   type='radio'   name='jk'
 value='P'>Perempuan</td></tr>
 <!-- Baris 4 -->
 <tr><td>Hobi</td><td>:</td><td><input               type='checkbox'
 name='hobi1'    value='sport'>Olahraga    <input    type='checkbox'
 name='hobi2'     value='mancing'>Mancing<input      type='checkbox'
 name='hobi3' value='dugem'>Dugem</td></tr>
 <!-- Baris 5 -->
 <tr><td>Jurusan</td><td>:</td><td>
 <SELECT NAME='jurusan'>
 <OPTION value='' SELECTED>----- Pilih Jurusan -----</OPTION>
 <OPTION value='ti'>Teknik Informatika</OPTION>
 <OPTION value='mi'>Managemen Informatika</OPTION>
 </SELECT>
 </td></tr>
 <!-- Baris 6 -->
 <tr><td></td><td></td><td><INPUT        NAME=login       TYPE=image
 VALUE=login             src='tombollogin.gif'            width='68'
 height='20'></td></tr>
 </table>
 </form>

get02.php
 <?php
 $nama_user = $_GET['nama_user'];
 $kata_kunci = $_GET['kata_kunci'];
 $jk = $_GET['jk'];
 $hobi1 = $_GET['hobi1'];
 $hobi2 = $_GET['hobi2'];
 $hobi3 = $_GET['hobi3'];
 $jurusan = $_GET['jurusan'];

 ?>

 <table width='450' border='0' bgcolor=#FFFCCC>
 <!-- Baris 1 -->
 <tr><td   width='125'>Username</td><td  width='5'>:</td><td><?php
 echo $nama_user ?></td></tr>




                                                   Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                          41




 <!-- Baris 2 -->
 <tr><td>Password</td><td>:</td><td><?php     echo     $kata_kunci
 ?></td></tr>
 <!-- Baris 3 -->
 <tr><td>Jenis     Kelamin</td><td>:</td><td><?php    echo     $jk
 ?></td></tr>
 <!-- Baris 4 -->
 <tr><td>Hobi 1</td><td>:</td><td><?php echo $hobi1 ?></td></tr>
 <!-- Baris 5 -->
 <tr><td>Hobi 2</td><td>:</td><td><?php echo $hobi2 ?></td></tr>
 <!-- Baris 6 -->
 <tr><td>Hobi 3</td><td>:</td><td><?php echo $hobi3 ?></td></tr>
 <!-- Baris 7 -->
 <tr><td>Jurusan</td><td>:</td><td><?php       echo       $jurusan
 ?></td></tr>
 <!-- Baris 6 -->
 </table>

Latihan ......
1) Salin get02.html menjadi post01.html dan get02.php menjadi post01.php
2) Ubah metode pada post01.html menjadi POST dan actionnya ke post01.php,
    lakukan juga perubahan pada file post01.php.
3) Bagaimana hasilnya dengan membandingkan dengan metode get

Tugas
1) Buatlah sebuah modul buku tamu dengan dengan 4 buah file :
   a) menu.html      => sebagai menu utama untuk memilih antara lihat buku
      tamu dan isi buku tamu.




   b) input_bktm.html     => berguna sebagai form masukan dari user




                                                   Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                              42




   c) bukutamu.php       => sebagai tempat memproses masukan dari user
      dan menyimpannya ke dalam file bukutamu.txt.




   d) lihat_bktm.php         => file yang digunakan untuk melihat isi buku tamu




   e) bukutamu.txt           => tempat meyimpan data buku tamu




2) Ke 4 file di zip/rar menjadi misal : bukutamu_32040023.rar/zip.
3) Kirim ke kategori <kirim file tugas dan latihan> sub bagian PHP.




                                                       Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                              43




                                 PHP-MySQL



I. SEKILAS MySQL

  MySQL adalah software database yang populer di lingkungan Linux dan sudah
  sifatnya yang open source, gratis dan kecepatan query.
  Setiap sistem informasi memilki paket-paket setup MySQL yang telah
  terintegrasi dengan sistem operasinya.
  Paket distribusi MySQL terdiri atas komponen-komponen
  1. Server MySQL, merupakan komponen yang menjadi inti dari MySQL
       sebagai engine dan menyediakan akses kepada database
  2. Program klien untuk mengakses kepada server. Program interaktif yang
       memungkinkan kita untuk melakukan query dan memanipulasi data dan
       kemudian melihat hasilnya secara langsung
  3. Sekumpulan library ubtuk menulis program yang mengakses server
       nerupakan library fungsi yang dapat digunakan untuk membuat
       program.klien sendiri dengan menggunakan bahasa C, karena library yang
       disediakan dalam bahasa C. Sebenarnya bisa juga digunakan oleh bahasa
       pemrograman lain.

  a) Platform MySQL
     Database MySQL tersedia untuk banyak sistem operasi. Berikut adalah
     daftar sistem operasi yang mempunyai distribusi binary nya. Artinya
     mendukung MySQL.
     1. Linux RedHat
     2. Windows (95/98/ME/NT4/2000/XP)
     3. OS/2
     4. Berbagai varian UNIX seperti MacOS X, HP-UX, Intel-optimized
          Linux, FreeBSD, SGI Irix dan Alpha Based Linux.
     Sistem operasi lain yang tidak mempunyai distribusi binarynya dapat
     melakukan kompilasi sendiri untuk membuat binarynya, mungkin perlu
     membuat perubahan – perubahan agar hasilnya dapat dijalankan dan
     digunakan karena source program dari MySQL dapat didownload dan
     dikembangkan sesuai dengan kebutuhan sendiri.

  b) Download MySQL
     MySQL dapat diperoleh dengan mudah di Internet, setiap yang berminat
     menggunakan MySQL dapat mengakses http://www.mysqll.com/download.
     Pilih paket MySQL sesuai dengan sistem operasi yang akan digunakan pada
     komputer server database yang anda siapkan.
     Pada situs web MySQL ada informasi paket MySQL yang stabil (stable) dan
     yang release, atau alpha/beta, pilihlah yang stabil, karena paket ini telah
     dicoba dan diuji oleh banyak pemakai di seluruh dunia, mempunyai sedikit
     sekali bug, dan tidak menyebabkan ‘hang’ pada saat dijalankan.



                                                       Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                44




  c) Struktrur Direktori Database MySQL
     MySQL secara default akan dipasang dalam drive dimana kita
     menginstallkan xampplite dengan direktori C.\xampplite\mysql\ (dengan
     asumsi kita mengintall xampplite di drive C ) pada sistem operasi Windows,
     baik Windows XP, baik Windows 98/ME atau pun NT4/2000. Direktori ini
     bisa saja diubah sesuai dengan keinginan dari administrator sistem, dalam
     modul ini dibahas menggunakan setting default software MySQL.
     Berikut adalah struktur direktori MySQL :
           \ bin
           \ data
           \ backup
           \ share

     Direktori yang paling penting dalam struktur direktori mysql di atas adalah
     direktori bin dan data. Di dalam subdirektori bin merupakan direktori yang
     menyimpan semua program database MySQL, sedangkan suddirektori data
     digunakan untuk menyimpan data bagi setiap database. Setiap database
     MySQL direpresentasikan sebagai sebuah direktori di dalam subdirektori
     data ini.

     Di direktory mysql\bin terdapat beberapa file pendukung lainnya salah
     satunya adalah beberapa varian mysqld
            Mysqld.exe
            Mysqld-nt.exe
            Mysqld-max.exe
            Mysqld-max-nt.exe
     Mysqld tanpa -nt adalah server mysql yang berjalan di windows 98/98/ME.
     Sedangkan yang menggunakan -nt digunakan untuk dijalankan pada
     windows NT/2000/XP.
     Mysql dengan max menunjukkan mysql yang telah dilengkapi dengan
     kemampuan penanganan transaksi (seperti commit dan rollback) yang
     menggunakan table InnoDB dan BDB.


II. MEMBUAT DATABASE DAN TABEL

  Bukalah Command Prompt melalui Start Menu + Program + Accessories +
  Command Prompt atau dari start menu + run (ketikan cmd untuk windows
  xp). Maka akan tampil layar seperti berikut dan ikuti perintah seperti yang ada
  di gambar.




                                                         Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                            45




Untuk password coba jangan diisi (langsung tekan enter).
Langkah langkah membuat database php dan tabel mhs




1)  create database php; => digunakan untuk meciptakan database php
2)  user php              => digunakan untuk mengaktifkan database php
3)  create table mhs(nim int(8) primary key not null, nama varchar(30)); =>
    digunakan untuk meciptakan tabel mhs dengan 2 kolom yaitu nim type
    datanya integer dengan maksimal 8 digit tidak boleh sama (primary key)
    dan nama dengan type data varchar maksimal 30 karakter.
Langkah-langkah untuk mengiputkan data dan melihat data :




                                                     Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                               46




   1)   insert into mhs(nim,nama)values(32050001,'Agus R'); => digunakan
        untuk memasukan data 32050001 ke kolom nim dan Agus R ke kolom
        nama.
   2)   select * from mhs;    => digunakan untuk melihat data yang ada di dalam
        tabel mhs di semua kolom.

III. KONEKSI PHP-MYSQL

   Sebelum melakukan pemrosesan data yang ada di dalam database, kita harus
   melakukan koneksi terlebih dahulu dengan server database. Informasi yang
   diperlukan untuk melakukan koneksi terhadap database adalah :
   1) Nama komputer server database atau IP address server database
   2) User dan password yang ada pada server database

   Script php untuk melakukan koneksi ke database adalah sebagai berikut :
   $konek = mysql_connect(“nama_komp/ip_address”,”user”,”password”);

   test_konek.php
    <?php
    $konek = mysql_connect(“localhost”,”root”,””);
    if($konek)
    {
    Echo”KONEKSI BERHASIL”;
    }
    Else
    Echo”KONEKSI GAGAL”;
    ?>




   $konek merupakan variable yang berisi scrip koneksi php-mysql, Jika terdapat
   error berarti ada kesalahan pada 3 paramater sesudah mysql_connect ; nama
   komputer, user dan password.

IV. MENAMPILKAN DATA DARI DATABASE

   Jika koneksi ke database berhasil langkah berikkutnya adalah memilih database
   dan melakukan query terhadap tabel-tabel yang ada di database.



                                                        Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                          47




tampil_data.php
 <?php
 $konek = mysql_connect("localhost","root","");
 $db = mysql_select_db("php");
 if($konek)
 {
 $cari = mysql_query("select * from mhs");
 While($kolom = mysql_fetch_array($cari))
     {
        echo"$kolom[nim] &nbsp; $kolom[nama]<br>";
      }
 }
 else
 echo"KONEKSI GAGAL";
 ?>
Hasilnya :




Keterangan script
$db = mysql_select_db("php"); => Memilih database
$cari = mysql_query("select * from mhs"); => query terhadap tabel
mhs.
While($kolom = mysql_fetch_array($cari))
  {
     echo"$kolom[nim] &nbsp; $kolom[nama]<br>";
   }

Karena hasil query dengan menggunakan variable $cari menghasilkan data yang
banyak maka digunakan mysql_fetch_array. Bagaimana jika yang kita
kehendaki adalah menampilakan data-tertentu. Misal :




                                                   Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                            48




Dengan query select * from mhs; kita hanya ingin menampilkan nama Agus R
saja.
tampil_data02.php
 <?php
 $konek = mysql_connect("localhost","root","");
 $db = mysql_select_db("php");
 if($konek)
 {
 $cari = mysql_query("select * from mhs");
 $hasil = mysql_result($cari,0,1);
 echo"$hasil";
 }
 else
 echo"KONEKSI GAGAL";
 ?>




Keterangan script tampil_data02.php
$hasil = mysql_result($cari,0,1); => digunakan untuk menampilkan data
berdasarkan baris dan kolom, berarti baris 0 kolom 1.

             Kolom 0       Kolom 1
 Baris 0     32050001 Agus R
 Baris 1     32050002 Ahmad S
Agus R berada pada baris 0 kolom 1 sehingga $hasil = mysql_resul($cari,0,1);
Ahmad S berada pada baris 0 kolom 1 sehingga $hasil = mysql_resul($cari,1,1);




                                                     Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                          49




V. MENCARI DATA

  cari_data01.html
   <form method='post' action='cari_data01.php'>
   <table width='400' border='0' bgcolor=#FFFCCC>
   <!-- Baris 1 -->
   <tr><td width='100'>Nama</td><td width='5'>:</td><td><input
   type='text' name='nama' size='12'></td></tr>
   <tr><td></td><td></td><td><INPUT NAME=login TYPE=submit
   VALUE=CARI></td></tr>
   </form>




  cari_data01.php
   <?php
   $nama = $_POST['nama'];
   $konek = mysql_connect("localhost","root","");
   $db = mysql_select_db("php");
   if($konek)
   {
   $cari = mysql_query("select * from mhs where nama
   like'$nama%'");
   While($kolom = mysql_fetch_array($cari))
       {
          echo"$kolom[nama] &nbsp; $kolom[nim]<br>";
        }
   }
   else
   echo"KONEKSI GAGAL";
   ?>

  Modifikasi hanya terjadi pada proses penangkapan variable yang dikirimkan
  oleh file/script cari_data01.html yaitu : $nama = $_POST['nama']; dan
  memodifikasi query menjadi select * from mhs where nama like’$nama%’.
  Penggunaan like’$nama%’ adalah mencari data yang hanya disesuaikan dengan
  awalannya saja. Misal kita hanya memasukan nama a, maka akan dicari ke




                                                   Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                             50




   dalam database nama yang awalannya a dan apapun kata sesudah a akan
   diabaikan.

VI. MENGUBAH DATA

   Dengan memodifikasi file tampil_data menjadi tampil_data03.php
   tampil_data03.php
    <?php
    $edit = $_POST['edit'];
    $nim = $_POST['nim'];
    $nimna = $_POST['nimna'];
    $namana = $_POST['namana'];
    $konek = mysql_connect("localhost","root","");
    $db = mysql_select_db("php");
    if($konek)
    {
          if($edit == 'EDIT')
          {
          mysql_query("update mhs set nim='$nimna',nama='$namana'
    where nim='$nim'");
          }
          $cari = mysql_query("select * from mhs");
          echo"<table border='1'>";
          While($kolom = mysql_fetch_array($cari))
          {
          echo"<tr><td>$kolom[nim]</td><td>$kolom[nama]</td><td><a
    href='edit_data03.php?nim=$kolom[nim]'>Edit</a></td></tr>";
          }
          echo"</table>";
    }
    else
    {
    echo"KONEKSI GAGAL";
    }
    ?>

   Tampilannya




                                                      Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                              51




Keterangan Script
$edit = $_POST['edit'];

Variabel $edit merupakan variable yang dikirim oleh script yang mengandung
action ke tampil_data03.php dengan method=’POST’.

<a href='edit_data03.php?nim=$kolom[nim]'>Edit</a>

Menampikan huruf EDIT yang merupakan link ke script/file
edit_data03.php?nim=<yang didifenisikan oleh database>. Nilai nim akan
berubah-ubah sesuai dengan data yang ada di variable $kolom[nim]

Untuk lebih jelasnya kita lihat script yang mengirim formulir karena script
tampil_data03.php melakukan dua proses : Menampilkan data dan melakukan
proses pemasukan data dari form ke database.

edit_data03.php
 <?php
 $nim = $_GET['nim'];
 $konek = mysql_connect("localhost","root","");
 $db = mysql_select_db("php");
 $cari = mysql_query("select * from mhs where nim='$nim'");
 $hasil = mysql_result($cari,0,1);
 ?>
 <form method='post' action='tampil_data03.php'>
 <table width='450' border='0'>
 <input type='hidden' name='nim' value='<?php echo $nim; ?>'>
 <!-- Baris 1 -->
 <tr><td width='60'>NIM</td><td width='5'>:</td><td><input
 type='text' name='nimna' size='12' value='<?php echo $nim;
 ?>'></td></tr>
 <!-- Baris 2 -->
 <tr><td>Nama</td><td>:</td><td><input type='text' name='namana'
 size='12' value='<?php echo $hasil; ?>'></td></tr>
 <tr><td></td><td></td><td><INPUT type=submit NAME=edit
 VALUE=EDIT></td></tr>
 </table>
 </form>

Ketika kita menekan tombol EDIT untuk ‘Agus R’ maka link/address akan
menunjukkan edit_data03.php?nim=32050001. Seperti dibahas sebelumnya
proses ini ditangkap oleh edit_data03.php dengan metode GET. Lihat di file
edit_data03.php.
$nim = $_GET['nim'];
Script ini yang nenangkap variable dan nilainya.
$nim = ‘32050001’
Kemudian dicari ke database data-data yang nim nya 32050001
$cari = mysql_query("select * from mhs where nim='$nim'");




                                                     Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                                52




    Karena hasil dari SQL (select * from mhs where nim=’32050001’) merupakan 2
    dua buah kolom yaitu nim dan nama dan yang akan kita ambil adalah nama
    maka :
    $hasil = mysql_result($cari,0,1);
    Jadi yang dipakai adalah baris 0 kolom 1
    Sehingga :
    $nim = ‘32050001’
    $hasil = ‘Agus R’




    Pada saat menampilkan data di file edit_data03.php terjadi perubahan paramater
    yang akan dikirimkan ke file yang didefinisikan di action (dalam kasus ini ke
    file tampil_data03.php.
    Ada dua isian : NIM dan Nama, NIM bernilai sesuai dengan variable $nim dan
    nama bernilai sesuai dengan $nama. Paramater untuk NIM adalah $nimna (lihat
    di property name) dan Nama adalah $namana, sedangkan variable $nim
    dikirimkan dengan type disembunyikan.
    Agar perubahan data hanya terjadi pada NIM yang disebutkan maka variable
    $nim yang belum mengalami perubahan dikirimkan juga ke file yang
    memrosesnya. Agar tidak ditampilan maka type=’hidden’.
    Proses ini berlaku jika yang kita klik adalah EDIT untuk nama ‘Akhmad S’

    Tugas
    Buatlah satu opsi lagi disamping EDIT, yaitu DELETE yang berfungsi untuk
    menghapus data. File yang akan memrosesnya adalah delete_data03.php.
    Ketentuan proses, ketika DELETE diklik maka akan tampil pilihan “Ya dan
    Tidak” jika “ya” maka data terhapus dan proses masuk ke tampil data dan jika
    “tidak” data tidak terhapus dan masuk ke tampil data


VII. VALIDASI USER DAN PASSWORD

    Buatlah sebuah table pengguna di database php dengan dua buah kolom yaitu :
    nama_user dan kata_kunci




                                                         Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                             53




SQL :
create table pengguna (nama_user varchar(10) primary key not
null, kata_kunci varchar(32));
insert into pengguna(nama_user, kata_kunci) values ('agus',
MD5('manis'));
select * from pengguna;
mysql> select * from pengguna;

+-----------+----------------------------------+
| nama_user | kata_kunci                      |
+-----------+----------------------------------+
| agus | 5ef3b52bf2d948fb88bd38aa5e244246 |
+-----------+----------------------------------+

nama_user=agus
kata_kunci=manis

Lihat bahwa kata_kunci dienkripsi dengan menggunakan MD5 sehingga
password/kata_kunci yang disimpan didatabase tidak akan diketahui oleh orang
lain dan hanya si user saja yang tahu.
Lalu bagaimana vrifikasinya:
SQL nya :
select count(*) from pengguna where nama_user=’agus’ and
kata_kunci=md5(’manis’);
Perintah ini kana menghasilkan angka 1 jika benar dan angka 0 jika salah. Coba
ganti salah satu nama_user dan atau kata_kunci menjadi :
select count(*) from pengguna where nama_user=’agus’ and
kata_kunci=md5(’anis’);
Maka akan menghasilkan angka 0 karena kata_kuncinya salah.

login.html
 <form method='post' action='login.php'>
 <table width='300' border='0'>
 <!-- Baris 1 -->
 <tr><td width='100'>USER</td><td width='5'>:</td><td><input
 type='text' name='nama_user' size='10'></td></tr>
 <tr><td width='100'>PASSWORD</td><td width='5'>:</td><td><input
 type='password' name='kata_kunci' size='12'></td></tr>
 <tr><td></td><td></td><td><INPUT NAME=login TYPE=submit
 VALUE=LOGIN></td></tr>
 </form>
Tampilannya




                                                      Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                            54




login.php
 <?php
 $nama_user = $_POST['nama_user'];
 $kata_kunci = $_POST['kata_kunci'];
 $login = $_POST['login'];
 //koneksi
 $konek = mysql_connect("localhost","root","");
 $db = mysql_select_db("php");
 if($konek)
 {
       if($login == 'LOGIN')
       {
       $cek = mysql_query("select count(*) from pengguna where
 nama_user='$nama_user' and kata_kunci=md5('$kata_kunci')");
       $hasil_cek = mysql_result($cek,0,0);
             if($hasil_cek == '1')
             {
                   echo"User dan Password betul";
             }
             else
             {
             echo"Tidak Berhak";
             }
       }

 }
 else
 {
 echo"KONEKSI GAGAL";
 }
 ?>
Ada tiga parameter yang dikirimkan login.html :
$_POST['nama_user'];
$_POST['kata_kunci'];
$_POST['login'];

Ketiga dibuatkan variable menjadi :
$nama_user = $_POST['nama_user'];
$kata_kunci = $_POST['kata_kunci'];
$login = $_POST['login'];

Ketika tombol LOGIN ditekan
     if($login == 'LOGIN')
     {
$cek = mysql_query("select count(*) from pengguna where
nama_user='$nama_user' and kata_kunci=md5('$kata_kunci')");

     //script lain       free memory
     }
Variable $cek akan mencari kedalam database apakah nilainya 1 atau 0.




                                                     Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                              55




VIII. BUKU TAMU

    Tugas : membuat buku tamu seperti bukutamu yang menggunakan file teks.
    Syarat....data disimpan di database MySQL.

 IX. PAGINATION (PENGHALAMAN)

    Penghalaman berfungsi untuk menggulung halaman agar data yang ditampilkan
    tidak terlalu banyak ke bawah. Misal : ada data sebanyak 108 baris dan akan
    ditampilkan sebanyak per 10 baris.
    pagination.php
     <?php
     $awal = $_GET['awal'];
     $page = $_GET['page'];
     $konek = mysql_connect("localhost","root","");
     $db = mysql_select_db("php");
     if($konek)
     {
           if(empty($awal))
           {
           $awal = 0;
           }
           echo"<table width='500' border='1'>";
           echo"<tr><th colspan='4' align='left'>Halaman :
     $page</th></tr>";
           echo"<tr><th>No</th><th>Kode</th><th>Nama Mata
     Kuliah</th><th>sks</th></tr>";
           $cari = mysql_query("select * from mk limit $awal,10");
           While($kolom = mysql_fetch_array($cari))
               {
               echo"<tr><td>$kolom[no]</td><td>$kolom[kd_mtkul]</td>
     <td>$kolom[nama_mtkul]</td><td>$kolom[sks]</td></tr>";
               }
                 $cari2="SELECT * FROM mk";
                 $hasil=mysql_query($cari2);
                 $jumlah=mysql_num_rows($hasil);
                 $i=$jumlah/10;
                 $i=ceil($i);
                 echo"<tr><td colspan='4' align='left'>";
                 echo("<font face='times new roman' size='2'>");
                 echo("Halaman : &nbsp;");
                 for($j=1;$j<=$i;$j++)
                 {
                 $awal=(($j-1)*9+$j)-1;
                 //echo"$awal &nbsp;";
                 echo("<a href='pagination.php?awal=$awal&page=$j'>
     $j &nbsp ");
                 }
               echo"</td></tr>";
               echo"</table>";
     }
     else
     echo"KONEKSI GAGAL";
     ?>




                                                       Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                             56




Penjelasan script.
$awal = $_GET['awal'];
$page = $_GET['page'];

digunakan untuk menangkap parameter yang dikirimkan oleh script
pagination.php yang berada di <a href='pagination.php?awal=$awal&page=$j'>

if(empty($awal))
     {
     $awal = 0;
     }

Jika variabel $awal belum memiliki nilai maka nilai dari $awal=0;

$cari = mysql_query("select * from mk limit $awal,10");

Karena $awal = 0, maka “select * from mk limit 0,10” artinya menampilkan
data sebanyak 10 dimulai dari data ke 0. (0 artinya data pertama).

output :




                                                      Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                              57




X. FUNGSI-FUNGSI MYSQL

  1) mysql_affected_rows




     Perhatikan tulisan 1 row affected, ketika terjadi satu proses penginputan
     data, maka akan diinformasikan jumlah baris yang bertambah. Begitu juga
     dengan proses perubahan dan penghapusan.
     1 row affected artinya 1 baris berubah (bertambah/berkurang/termodifikasi)

     mysql_affected_rows.php
      <?php
      $konek = mysql_connect('localhost', 'root', '');
      if (!$konek)
      {
          die('Gak Konek: ' . mysql_error());
      }
      mysql_select_db('php');
      $ubah = mysql_query("update mhs set nama='Macan' where
      nama='Agus R'");
      echo"Jumlah Data Yang Diubah : ", mysql_affected_rows();
      ?>

     Penjelasan script :

     if (!$konek)
     {
         die('Gak Konek: ' . mysql_error());
     }
     Jika ada yang salah dengan $koneksi (host,user dan password) maka akan
     ditampilkan pesan errornya.

     $ubah = mysql_query("update           mhs   set    nama='Macan'      where
     nama='Agus R'");




                                                       Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                         58




   Variable $ubah akan mengubah data yang namanya “Agus R” di table mhs
   kolom nama dengan “Macan”

   echo"Jumlah Data Yang Diubah : ", mysql_affected_rows();

   Karena hanya ada satu nama “Agus R” yang akan diubah menjadi macan
   maka nilai mysql_affected_rows adalah 1.

2) mysql_close

   mysql_close tidak begitu penting karena mysql_connect() akan langsung
   memutus hubungan ke database server secara otomatis.

   mysql_close.php
    <?php
    $konek = mysql_connect('localhost', 'root', '');
    if (!$konek) {
        die('Gak Konek : ' . mysql_error());
    }
    echo 'Berhasil Konek';
    mysql_close($konek);
    ?>



3) mysql_connect

   mysql_connect berfungsi untuk membuka koneksi ke database mysql,.

   mysql_connect01.php
    <?php
    $konek = mysql_connect('localhost', 'root', '');
    if (!$konek) {
        die('Gak Konek : ' . mysql_error());
    }
    echo 'Berhasil Konek';
    mysql_close($konek);
    ?>

   mysql_connect02.php
    <?php
    $konek = mysql_connect('detik.com:3306', 'root', '');
    if (!$konek) {
        die('Gak Konek : ' . mysql_error());
    }
    echo 'Berhasil Konek';
    mysql_close($konek);
    ?>

   mysql_connect03.php
    <?php
    $konek = mysql_connect('127.0.01:3306', 'root', '');




                                                  Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                           59




    if (!$konek) {
        die('Gak Konek : ' . mysql_error());
    }
    echo 'Berhasil Konek';
    mysql_close($konek);
    ?>

   mysql_connect01.php dan mysql_connect03.php bisa konek ke database
   karena localhost bisa diwakilkan dengan 127.0.0.1 sedangkan 3306 adalah
   port yang digunakan mysql.
   mysql-connect02.php gak bisa konek karena koneksi ke situs atau komputer
   detik.com tidak bisa, Uknown Server berarti server tidak bisa ditemukan.

4) mysql_error

   mysql error berfungsi untuk menampilkan error yang disebabkan kesalahan
   dalam database mysql. Error ini akan ditangkap oleh php dan ditampilkan
   dalam browser.

   mysql_error.php
    <?php
    $konek = mysql_connect('127.0.01:3306', 'root', '');
    $konek_ke_db = mysql_select_db('administrasi');
    if (!$konek_ke_db) {
        die('Gak Konek : ' . mysql_error());
    }
    echo 'Berhasil Konek';
    mysql_close($konek);
    ?>

   Jika didalam database mysql tidak ada database dengan nama ‘administrasi’
   maka mysql_error akan bernilai Unknown database 'administrasi'

5) mysql_fetch_array

   Menampilkan data dalam bentuk arry asosiatif, aray nomor atau keduanya.
   mysql_fetch_array01.php
    <?php
    $konek = mysql_connect("localhost","root","");
    $db = mysql_select_db("php");
    if($konek)
    {
    $cari = mysql_query("select * from mhs");
    While($kolom = mysql_fetch_array($cari, MYSQL_ASSOC))
        {
           echo"$kolom[nim] &nbsp; $kolom[nama]<br>";
         }
    }
    else
    echo"KONEKSI GAGAL";
    ?>




                                                    Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                          60




   mysql_fetch_array02.php
    <?php
    $konek = mysql_connect("localhost","root","");
    $db = mysql_select_db("php");
    if($konek)
    {
    $cari = mysql_query("select * from mhs");
    While($kolom = mysql_fetch_array($cari, MYSQL_NUM))
        {
           echo"$kolom[0] &nbsp; $kolom[1]<br>";
         }
    }
    else
    echo"KONEKSI GAGAL";
    ?>

   mysql_fetch_array03.php
    <?php
    $konek = mysql_connect("localhost","root","");
    $db = mysql_select_db("php");
    if($konek)
    {
    $cari = mysql_query("select * from mhs");
    While($kolom = mysql_fetch_array($cari, MYSQL_BOTH))
        {
           echo"$kolom[0] &nbsp; $kolom[nama]<br>";
         }
    }
    else
    echo"KONEKSI GAGAL";
    ?>




6) mysql_fetch_assoc

   Menampilkan data dalam bentuk array asosiatif
   mysql_fetach_assosc.php
    <?php
    $konek = mysql_connect("localhost","root","");
    $db = mysql_select_db("php");
    if($konek)
    {
    $cari = mysql_query("select * from mhs");
    While($kolom = mysql_fetch_assoc($cari))
         {
           echo"$kolom[nim] &nbsp; $kolom[nama]<br>";
         }
    }
    else
    echo"KONEKSI GAGAL";
    ?>




                                                   Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                          61




7) mysql_fetch_field

   Untuk menampilkan informasi atau metadata kolom dalam tabel yang
   didefiniskan oleh query.

   mysql_fetch_field.php
    <?php
    $konek = mysql_connect('localhost', 'root', '');
    if (!$konek) {
        die('Gak Konek : ' . mysql_error());
    }
    mysql_select_db('php');
    $hasil = mysql_query('select * from mhs');
    if (!$hasil) {
        die('Query gagal : ' . mysql_error());
    }
    /* mengambil metadata kolom */
    $i = 0;
    while ($i < mysql_num_fields($hasil))
    {
        echo "Informasi untuk kolom ke-$i:<br />\n";
        $meta = mysql_fetch_field($hasil, $i);
        if (!$meta)
        {
            echo "Tidak ada informasi tersedia <br />\n";
        }
        echo "<pre>
          blob:         $meta->blob
          max_length:   $meta->max_length
          multiple_key: $meta->multiple_key
          name:         $meta->name
          not_null:     $meta->not_null
          numeric:      $meta->numeric
          primary_key: $meta->primary_key
          table:        $meta->table
          type:         $meta->type
          default:      $meta->def
          unique_key:   $meta->unique_key
          unsigned:     $meta->unsigned
          zerofill:     $meta->zerofill
          </pre>";
        $i++;
    }
    mysql_free_result($hasil);
    ?>



8) mysql_fetch_row

   Menampilkan data dalam bentuk aray enumerasi.




                                                   Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                           62




   mysql_fetch_row.php
    <?php
    $konek = mysql_connect('localhost', 'root', '');
    if (!$konek) {
        die('Gak Konek : ' . mysql_error());
    }
    mysql_select_db('php');
    $hasil = mysql_query("SELECT nama,nim from mhs               where     nim
    like'3%'");
    if (!$hasil) {
        echo 'Query gagal : ' . mysql_error();
        exit;
    }
    $row = mysql_fetch_row($hasil);

    echo"$row[0] &nbsp; $row[1]";

    ?>

   Latihan : Buatlah sebuah file dengan nama mysql_fetch_row01.php, yang
   bisa menampilkan semua data dari query pada $hasil di file
   mysql_fetch_row.php.

9) mysql_num_fields

   Menampilkan jumlah kolom yang didefiniskan oleh mysql_query

   mysql_num_fields.php
    <?php
    $konek = mysql_connect('localhost', 'root', '');
    if (!$konek) {
        die('Gak Konek : ' . mysql_error());
    }
    mysql_select_db('php');
    $hasil = mysql_query("SELECT * from mhs");
    echo mysql_num_fields($hasil);
    ?>

   Output : 2
   Karena jumlah kolom di tabel mhs adalah 2 dan sesuai dengan “select *
   from mhs” yang artinya tampilkan semua table dalam tabel mhs.


10) mysql_num_rows

   Menampilkan jumlah baris yang didefiniskan oleh mysql_query
   mysql_num_rows.php
    <?php
    $konek = mysql_connect('localhost', 'root', '');
    if (!$konek) {
        die('Gak Konek : ' . mysql_error());




                                                    Agus Ramdhani Nugraha, MT.
                                                                              63




       }
       mysql_select_db('php');
       $hasil   =  mysql_query("SELECT   *         from    mhs    where     nim
       like'%1'");
       $jml_baris = mysql_num_rows($hasil);

       echo" jumlah baris data : $jml_baris baris";
       ?>

      Outpunya : 1
      Karena “select * from mhs where nim like’%1’ artinya menampilkan data
      yang nim nya diakhiri dengan angka 1.


   11) mysql_query

      Melakukan permintaan (query) terhadap tabel didalam database)

   12) mysql_result

      Menampilkan hasil query

      mysql_result01.php
       <?php
       $link = mysql_connect('localhost', 'root', '');
       if (!$link) {
           die('Could not connect: ' . mysql_error());
       }
       mysql_select_db('php');
       $result = mysql_query('SELECT * from mhs');
       if (!$result) {
           die('Could not query:' . mysql_error());
       }
       echo mysql_result($result, 0,1); //baris 0 kolom 1

       mysql_close($link);
       ?>




   13) mysql_select_db

      Memilih database yang akan diproses.

XI. END




                                                      Agus Ramdhani Nugraha, MT.

								
To top