Power Point Sulawesi Barat by EKPD

VIEWS: 4,057 PAGES: 8

More Info
									SEMINAR NASIONAL
HASIL EVALUASI KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2008 PROVINSI SULAWESI BARAT
PELAKSANA

UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Agenda I

Agenda II

Agenda III Jakarta, 4-5 Desember 2008

Kondisi Awal RPJMN di Daerah (1)
Agenda Menciptakan Indonesia yg Aman & Damai:
Kurang keterlibatan masyarakat dalam penyelesaian masalah kemasyarakatan; kurang komunikasi dan dialog sehingga terbuka potensi konflik sosial politik (Kec. Tabulahan, Arale, Mambi); ti b l k (K T b l h A l M bi) timbul kerawanan sosial dan ketegangan antar kelompok; serta menurunnya nilai solidaritas sosial dan rasa cinta tanah air; lemahnya sikap dan daya kritis yang h i l h ik d d kii mengakibatkan kurangnya kemampuan masyarakat menyeleksi nilai dan budaya g y y global, sehingga terjadi , gg j pengikisan nilai budaya lokal dan nasional. Makin tingginya tingkat kriminal akibat: 1) lemahnya gg y g ) y pengawasan dan penegakan hukum, 2) turunnya 28/01/2009 kepatuhan dan disiplin masyarakat terhadap hukum.2
Agenda I

Kondisi Awal RPJMN di Daerah (2)
Agenda mewjdkan Indonesia yg Adil & Demokratis:
Permasalahan pemberdayaan anak dan perempuan: belum maksimalnya perlindungan terhadap berbagai tindak kekerasan, diskriminasi; Permasalahan dalam pencapaian tata pemerintahan yang bersih: Kurang memadainya ruang kantor yang kondusif dalam pelaksanaan tugas; kurangnya fasilitas yang dapat mendukung kelancaran informasi kepegawaian; Semakin bertambahnya beban kerja seiring perkembangan penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan daerah; rendahnya tingkat kesejahteraan pegawai.
28/01/2009 3

Kondisi Awal RPJMN di Daerah (3)
Agenda M i k k K j h A d Meningkatkan Kesejahteraan R k Rakyat ( ) (a): Permasalahan pembinaan koperasi: masih rendahnya kesadaran anggota thdp peran dan fungsi koperasi; rendahnya kemampuan manajerial pengelola; terbatasnya akses UMKM pada permodalan, teknologi, teknologi pemasaran; belum tersedia sarana pergudangan dan jalan ke sentra produksi.
Permasalahan pembangunan perdesaan: rendahnya koordinasi & keterpaduan kegiatan antara pemerintah masyarakat, dan swasta serta antar sektor dalam diversifikasi kegiatan ekonomi; terbatasnya penyediaan dan kualitas infrastruktur perdesaan. Konflik dalam upaya p g p y pengurangan ketimpangan g p g wilayah, karena penolakan 3 kecamatan dari Polmas 28/01/2009 4 untuk bergabung dengan kabupaten Mamasa.

Kondisi Awal RPJMN di Daerah (4)
Agenda M i k k K j h A d Meningkatkan Kesejahteraan R k Rakyat (b) (b): Keterbatasan kemampuan dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial: bergesernya paradigma pembangunan dengan lebih mengefektifkan sistem perlindungan sosial melalui pelayanan rehabilitasi sosial, sosial bantuan dan jaminan sosial serta program kompensasi bagi masyarakat miskin yg terkena dampak negatif kebijakan ekonomi (spt., program pengurangan subsidi BBM dan BLT;
Permasalahan infrastruktur (sarana jalan, jembatan): Dua dari lima kabupaten sulit dijangkau dari ibukota provinsi (Mamasa, Mamut); masih banyak wilayah yg sulit dijangkau kendaraan roda empat, bahkan roda dua; Hubungan antar desa desa dgn ibukota desa, kecamatan, hingga ke ibukota kabupaten, belum 5 28/01/2009 menjamin mobilitas manusia dan barang.

Sasaran yang Ingin di Capai
Sasaran RPJMD 2004-2009 al.: S 2004 2009 l Memberdayakan perekonomian masyarakat. Memberdayakan masyarakat petani padi untuk selalu memproduksi padi di atas kebutuhan lokal Provinsi Sulawesi Barat. Membangun i f b infrastruktur perhubungan b k h b berupa pengaspalan ruas jalan, perbaikan dan pembangunan bandara dan pelabuhan. p Memfasilitasi terbangunnya industri tenaga listrik yang berkapasitas 100 MW Meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan pendidikan serta Meningkatkan akses masyarakat terhadap p y g y p pelayanan kesehatan
28/01/2009
Agenda I

6

Pencapaian RPJMN di Daerah (2005-2007)-a
Indonesia yg Aman & Damai:
Pengembangan seni budaya dan pariwisata; sosialisasi pengelolaan kekayaan budaya; peningkatan indeks kriminal: 737 (2005), 987 (2006), 1.162 (2007); kasus separatisme tertanggulangi (tidak ada kasus yg ditemukan), ditemukan) demikian pula terorisme.

Mewujudkan Indonesia yang Adil dan Demokratis: Dicapai hasil berupa terlaksanannya pelayanan administrasi kepegawaian secara maksimal

28/01/2009
Agenda I

7

Pencapaian RPJMN di Daerah (2005-2007)-b
Meningkatkan K j h M i k k Kesejahteraan Rakyat ( ) R k (a): Penurunan jumlah orang miskin: 205.200 (2006), 190.000 (2007);
lapangan kerja yang mengurangi pengangguran 5,1%) 5 1%)

Peningkatan volume ekspor minyak kelapa sawit,
25.770 ton dan laju investasi jika dibanding nilai produksi selisihnya cukup besar.

Daya saing industri manufaktur cukup meningkat:
bertambah jumlah perusahaan, 1.272 dengan tenaga kerja 17.978 orang (2008).

Pertanian: (telah diupayakan pembinaan pelatihan dan penyuluhan), perkebunan (pencapaian program pelatihan untuk peningkatan hasil produksi, produksi penerapan teknologi pertanian dan pengendalian hama), program rehabilitasi hutan (penambahan bibit tanaman). Pembinaan koperasi dan UMKM terbilang lamban P bi k id t bil l b
(kendala internal dan eksternal),

Peningkatan kemampuan IPTEKS: diklat sistem satu pintu oleh
Badan Diklat dan PSDM Aparatur Provinsi. Provinsi
28/01/2009 8

Pencapaian RPJMN di Daerah (2005-2007)-b
Meningkatkan K j h M i k k Kesejahteraan Rakyat ( ) R k (a): Pendidikan (2007): bekerjasama dengan PT POS
(penyaluran dana BOS SD/MI/ yg sederajat kepada 159.450 Siswa dan SMP/MTs yang sederajat kepada 42.053 siswa serta pemberian BOS Buku SD/MI yang sederajat kepada d j t k d 42 053 i t b i B k d j tk d 159.450 Siswa dan SMP/MTs yang sederajat kepada 39.621 siswa.

Dana dekonsentrasi (2007), rehabilitasi ruang kelas SD (41 Sekolah)
yang dibagi atas dan pemberian subsidi peningkatan mutu SD (5 Sekolah kepada 5 Kabupaten) d subsidi rehabilitasi sekolah 14 Paket (2 sekolah kondisi rusak ringan dan b ) dan b idi h bili i k l h k ( k l h k di i k i d rusak berat pada 2 Kabupaten (Majene, Kabupaten Polman), dan dibangun 3 unit sekolah baru, pembangunan ruang kelas baru sebanyak 25 unit, rehabilitasi ruang kelas SMA 11 paket, pembangunan Lab. IPA 4 unit serta pembangunan Lab. Komputer 2 unit, bantuan operasional manajemen mutu 18 paket, bantuan SMA mandiri 1 paket. Dari dana APBD 2007 disalurkan b di l k bantuan buku pelajaran 1.500 eks, pengadaan alat praktek dan peraga siswa SMA b k l j 1 00 k d l k kd i S A 3 paket. bantuan khusus Murid kepada 620 siswa (114 siswa SMK di Mamuju, 93 Siswa di Majene, 310 Siswa di Polman, dan 103 Siswa di Mamasa) j , j , , ) serta pemberian bantuan subsidi Pencitraan dan Pendataan untuk 4 Kabupaten. Kabupaten Mamut pada tahun 2007 baru membangun SMK. banyakya rumah ibadah dari beberapa agama (1.516 masjid, 892 gereja, 77 pura, 2 wihara) yang ada dimana penganutnya hidup rukun memelihara toleransi beragama hingga tidak terdengan adanya konflik yang dipicu oleh masalah sara (2008).
28/01/2009 9

Dana dekonsentrasi:

Peningkatan kualitas kehidupan beragama:

Isu Strategis Daerah (1)
KESEHATAN: masih tergolong miskin - pencegahan dan antisipasi mll sosialisasi dan promosi kesehatan, peningkatan pelayanan dan aksesibilitas masyarakat, masyarakat promosi kesehatan, upaya Kesmas/Kesra dan keselamatan pertolongan, perbaikan gizi masyarakat, pemberantasan penyakit menular, kesehatan menular lingkungan dan PSDM, semuanya belum optimal, plus dokter ahli sangat terbatas (kabupaten hasil pemekaran) k ) PENDIDIKAN: penduduk buta aksara 91.394 jiwa (susenas BPS) masalah mutu dan relevansi ( BPS); l h t d l i pendidikan, yaitu output lembaga pendidikan belum mampu menjawab berbagai kebutuhan pembangunan, k b karena k li proses belajar kualitas b l j mengajar belum optimal. 28/01/2009 10
Agenda I

Isu Strategis Daerah (2)
INFRASTRUKTUR: pembangunan infrastruktur dan prasarana wilayah masih tertinggal, sarana dan prasarana perhubungan (transportasi darat laut dan darat, udara) baik kualitas maupun kuantitasnya sangat membutuhkan perhatian untuk mendukung kelancaran arus orang, barang dan kebutuhan sehari orang seharihari/hasil bumi (penyebab tinginya biaya hidup) PERKEBUNAN KAKAO: potensi pertanian (tanaman pangan, perkebunan, peternakan, kehutanan, kelautan dan perikanan) cukup besar. Kontribusinya 55,91 persen. Kebijakan K t ib i 55 91 K bij k pengembangan kakao sebagai salah satu isu strong point (60 % diolah masyarakat petani, harga kakao menjulang, pembangunan Pabrik pengolahannya j l b P b ik l h menjadikan nilai ekspor tidak lagi petik-jual tetapi 11 28/01/2009 Agenda I petik-olah-jual, aplikasi konsep PELAJU).

Matriks Keluaran Evaluasi Kinerja Pembangunan
NO
1

Sasaran Pembangunan dalam RPJMN

Indikator Kinerja Pembangunan Daerah

Upaya

Capaian

Permasalahan Pembuatan Design Bandar Udara Tampa Padang telah dilaksanakan. Design g Bandar Udara Sumarorong sedang dikomunikasikan. Design pembangunan fasilitas pelabuhan Polewali sedang dilaksanakan.

Rekomendasi tindak lanjut

Meningkatnya produksi Memberdayakan pertanian tanaman pangan, masyarakat petani padi untuk selalu memproduksi perkebunan, kehutanan, perikanan serta terjaminnya padi di atas kebutuhan lokal ketahanan pangan. Provinsi Sulawesi Barat.

peningkatan Realisasi pembangunan produktivitas bidang pertanian pertanian tanaman tanaman pangan, p g perkebunan, perkebunan, kehutanan, pangan, p p perikanan dan dan perikanan telah peternakan yang menunjukkan kemajuan menunjang yang signifikan dalam pembangunan rangka peningkatan ekonomi masyarakat kesejahteraan masyarakat.
percepatan Pembuatan Design pembangunan Bandar Udara Tampa infrastruktur dan Padang ,Sumarorong prasarana wilayah, dan pembangunan serta dengan arah pada perbaikan ruas jalan dan penyediaan, jembatan pembangunan peningkatan dan / pemeliharaan sarana sarana/prasarana lainnya. dan prasarana perhubungan darat, laut dan udara Angka partisipasi

pengelolaan sumberdaya alam melalui pengembangan potensi pertanian secara umum.

2

Membangun infrastrukyur perhubungan berupa pengaspalan ruas jalan perbaikan dan pembangunan bandara dan pelabuhan Meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan pendidikan

Terpenuhinya infrastruktur bandar udara pesawat ukuran besar, meningkat-nya kapasitas pelabuhan laut, Meningkatnya kualitas jalan dan jembatan, dll.

adalah Meningkatkan kualitas ketertinggalannya dalam hal infrastruktur, dan kuantiítas di bidang perhubungan prasarana dan sarana yang meliputi perhubungan (darat, laut transportasi (darat, laut dan udara) udara). dan d d udara

3

Meningkatnya % program wajib Peningkatan belajar 9 tahun; meningkatnya Pelayanan y partisipasii bid ti i bidang pendidikan; didik Bidang menurunnya angka buta aksara, dll.

Pendidikan

pendidikan meningkat; Tingkat melek huruf dan rata-rata lama sekolah meningkat baik laki-laki maupun perempuan.

Meningkatkan kualitas dan Kualitas proses pemerataan pendidikan, belajar mengajar yang belum optimall perbaikan manajemen dan b l ti dan biaya pendidikan proses belajar-mengajar, peningkatan kompetensi guru, semakin mahal

peningkatan sarana pendidikan dasar dan menengah, pengembangan lingkungan hidup sehat, peningkatan sehat pemerataan dan mutu upaya kesehatan, pengawasan penggunaan obat, makanan, dan bahan berbahaya lainnya, 12 serta perbaikan gizi keluarga dan masyarakat. Dampak yang diharap

4

Meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan

Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Ibu, kasus gizi buruk dan gizi kurang 28/01/2009

Peningkatan Pelayanan Bidang Kesehatan

Agenda I

peningkatan sarana dan fasilitas pelayanan kesehatan kesehatan belum yaitu dengan memungkinkan perkembangan jumlah pelayanan yang sarana kesehatan dari optimal serta tahun 2006 hingga terbatasnya jumlah dokter ahli. tahun 2008.

Analisis dan Kesimpulan
Dari empat strong point dalam RPJMD Sulawesi Barat, dua di antaranya merupakan leading sector yang diharapkan mampu menggerakkan sektor2 lain (kakao sebagai komoditi unggulan dan infrastruktur – sarana dan prasarana perhubungan dan transportasi darat, darat laut udara). Dua strong point yakni pendidikan udara) dan kesehatan merupakan layanan publik dasar yang sesuai dengan komitmen pemerintah pusat dan juga menjadi perhatian semua daerah, termasuk Sul-Bar. daerah Sul Bar RPJMD Provinsi Sulawesi Barat mrpkn dokumen perencanaan pembangunan yang bersifat strategis, di strategis samping krn muatannya menjadi arah dan pedoman pelaksanaan pembangunan jangka menengah, juga memiliki relevansi yang terintegrasi dengan dokumen perencanaan pembangunan lainnya, serta sinkron 13 28/01/2009 dengan RPJMN. Agenda I

Saran dan Rekomendasi (1)
Meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan dasar; perbaikan manajemen dan PBM; peningkatan kompetensi guru, sarana DIKDASMEN, pemerataan pelayanan (daerah terpencil); peningkatan PLS. Pelembagaan MBS. Dampaknya pelayanan pendidikan yang merata dan berkualitas. Jangka berkualitas waktu untuk implementasi rekomendasi 4-5 tahun. Meningkatkan pemenuhan hak2 dasar masyarakat. Dampaknya terwujudnya hak2 dasar (bebas dari kemiskinan). Meningkatkan ketahanan dan struktur ekonomi: daya saing produk unggulan, struktur ekonomi wilayah, sistem ekonomi kerakyatan, pengelolaan SDA. y ,p g Dampaknya, meningkatnya pendapatan dan produksi 28/01/2009 14 berbasis kegiatan usaha masyarakat.
Agenda I

Saran dan Rekomendasi (2)
Meningkatkan kualitas dan kuantítas prasarana dan sarana perhubungan. Dampaknya transportasi darat, laut dan udara lancar (mobilitas orang dan barang). Meningkatkan kemampuan pemerintahan (individu, lembaganya). Dampaknya efisiensi dan efektivitas kelembagaan yg profesional, akuntabel, transparan. profesional akuntabel transparan Meningkatkan kapasitas kelembagaan masyarakat. Dampaknya berkembang lembaga2 ekonomi y g p y g g yang kuat dan mandiri serta lembaga2 sosial yang mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat. Mengembangkan pengelolaan SDA (pertanian) trmsk eksplorasi sumber minyak bumi. Dampaknya meningkatnya produksi pertanian (= kesejahteraan). Meningkatkan k j ht M i k tk kesejahteraan sosial dan kesatuan i ld k t bangsa. Dampaknya berkembangnya kesadaran, 15 28/01/2009 tanggung jawab dan ketiakawanan sosial masyarakat.

28/01/2009

16


								
To top