Power Point Sulawesi Tenggara

Description

Seminar Nasional Hasil Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah Tahun 2008 Provinsi Sulawesi Tenggara; Jakarta, 4 – 5 Desember 2008

Reviews
Categories
Stats
views:
1063
rating:
not rated
reviews:
0
posted:
1/29/2009
language:
Indonesian
pages:
0
SEMINAR NASIONAL HASIL EVALUASI KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2008 PROVINSI SULAWESI TENGGARA PELAKSANA UNIVERSITAS HALUOLEO Agenda I A d Agenda II A d Agenda III A d ISU-ISU ISU ISU STRATEGIS Jakarta, 4-5 Desember 2008 AGENDA I : AMAN & DAMAI AGENDA II : ADIL & DEMOKRATIS AGENDA III : KESEJAHTERAAN RAKYAT ISU-ISU STRATEGI DAERAH Agenda I Kondisi Awal RPJMN di Tingkat Daerah Secara umum Daerah Sulawesi Tenggara Aman dan Damai, sebagai indikator yaitu menurunya konflik antara kelompok Kesetiaan masyarakat Sulawesi Tenggara Terhadap NKRI masih tetap k k h h l i i terlihat d i tidak adanya tandaih kokoh, hal ini lih dari id k d d tanda kegiatan masyarakat Sultra yang mengarah pada pemisahan terhadap NKRI Beberapa bulan yang lalu terjadi gangguan keamanan p y g j g gg sebagian masyarakat Sultra, tetapi itu tidak berlangsung lama, karena para stakeholder sultra langsung memberi solusi penyelesaiannya. l i l i 3 Agenda II Kondisi Awal RPJMN di Tingkat Daerah Daerah SULTRA memperlihatkan bahwa berbagai aspek pembangunan yang dilaksanakan di daerah ini telah memperlihatkan adanya prinsip prinsip prinsip-prinsip keadilan Dalam hal penegakan hukum sudah memperlihatkan fenomena yang tidak diskriminatif S SKPD yang mengemban fungsi pemberdayaan ya g e ge ba u gs pe be dayaa kaum perempuan dan perlindungan anak baru j p g sebatas merumuskan arah kebijakan dan programprogram pemberdayaan kaum perempuan 4 dan perlindungan anak Agenda II Kondisi Awal RPJMN di Tingkat Daerah Pemerintah daerah telah berhasil memekarkan wilayah Kab/Kota. Dari 1 Daerah Kota dan 4 Daerah Kab pada tahun 2001, menjadi 2 Daerah Kota dan 8 Daerah Kab pd tahun 2005 kemudian bertambah 2 kabupaten thn 2006 Pemberdayaan SDM Aparatur Pmeda telah dilakukan melalui program diklat dan penegakan displin PNS PNS. y g y gg ( , Terbentuknya lembaga Penyelenggara Pemilu (KPUD, Panwaslu, dan berdirinya sejumlah Parpol peserta pemilu sesuai dgn UU yg berlaku 5 Agenda III Kondisi Awal RPJMN di Tingkat Daerah Persentase jumlah masyarakat miskin ketegori besar yaitu masih sebesar 21,9% pada tahun 2004, menjadi 21,33% di tahun 2006 Pertumbuhan ekonomi Sultra 2004-2006 berkisar antara 5,01% 5 01% - 7 51% St kt 7,51%. Struktur i investasi did i i oleh sektor t i didominasi l h kt pertanian rata-rata sebesar 23,4% per thn selama 2004-2006; disusul sektor perdagangan, hotel dan restoran rata-rata sebesar 20,1%, dan sektor jasa sebesar 17,01% per thn Kontribusi sektor industri pengolahan di Sultra cenderung mengalami penurunan rata-rata sebesar 5% per thn, yakni dari 8,41% di tahun 2004 menurun terus menjadi 7,21% pada tahun 2006 6 Agenda III Tingkat ketergantungan perekonomian wilayah terhadap sektor pertanian masih sangat besar Perkembangan jumlah unit usaha koperasi di Sultra selama 2004-2006 mengalami pertumbuhan ratarata 9.9% per thn Kontribusi laba BUMD dalam struktur Pendapatan p Asli Daerah Sulawesi Tenggara selama tahun 2004 hanya mencapai sekitar 7,5% Jumlah pengangguran terbuka juga mengalami kenaikan rata-rata 0.3% pertahun Agenda I Sasaran yang Ingin di Capai Sasaran RPJMN Tahun 2004-2009 Meningkatnya rasa aman dan damai Semakin kokohnya NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika Semakin berperannya Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia Sasaran RPJMD Tahun 2004-2009 Meningkatnya rasa saling Percaya dan harmonisasi antar warga/kelompok masyarakat Semakin meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap budaya g y p y p y lokal yang menjadi nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat Semakin meningkatnya keamana, ketertiban dan penanganan tidak g y , p g kriminalitas secara baik oleh pihak berwenang. 8 Agenda II Sasaran yang Ingin di Capai Pada RPJMN Tahun 2004-2009 1. Terlaksananya peraturan perundang-undangan y p p g g yang tidak mengandung perlakuan diskriminasi baik kepada setiap warga negara, lembaga/instansi pemerintah maupun lembaga swasta secara konsisten dan transparan. 2. Berkurangnya secara nyata praktek k 2 B k t kt k korupsi di i birokrasi yang dimulai dari tataran pejabat yang paling atas 3. Terjaminnya keadilan gender dalam berbagai perundangan, program pembangunan dan kebijakan Publik 9 Agenda II Sasaran yang Ingin di Capai Pada RPJMD 1. Terciptanya sistem hukum nasional yang adil, p y y g , konsekuen, dan tidak diskriminatif 2. Rencana aksi pemberantasan korupsi 3. Terjaminnya keadilan gender dalam berbagai peraturan perundang-undangan dan kebijakan publik dan menurunnya ti d k kekerasan thdp perempuan & anak. tindak k k thd k 4. Terpeliharanya konsolidasi demokrasi, terlaksananya fungsi dan peranan lembaga penyelenggara pemilu dan terwujudnya lembaga demokrasi yang semakin kokoh 10 Agenda III Sasaran yang Ingin di Capai Sasaran RPJMN Tahun 2004-2009 1. Menurunya Persentase penduduk miskin 2. Terwujudnya iklim investasi yang sehat 3. Pendapatan dan kesejahteraan petani meningkat 4. Menurunnya Tingkat pengangguran terbuka 11 Agenda III Sasaran yang Ingin di Capai Sasaran RPJMD Meningkatnya efektifitas dan cakupan pemberian g y p p bantuan sosial kepada masyarakat/keluarga miskin Terwujudnya iklim investasi yang sehat & kondusif dalam d l rangka mendorong pertumbuhan ekonomi k d b h k i sekaligus mengurangi pengangguran Semakin meningkatnya daya saing produksi, produksi produktivitas, dan pemasaran komoditas industri, khususnya di p y pasar lokal dan domestik Mewujudkan program pemberdayaan masyarakat secara adil dan merata 12 Agenda I Pencapaian RPJMN di Daerah (2005-2007) Menurunnya konflik kepentingan dan kecemburuan sosial melalui program Bahtramas (Pemberdayaan Masyarakat) Terwujudnya kondisi daerah yang aman dan damai, gejolak sosial yang terjadi cepat dapat diatasi oleh aparat keamanan. Masih rendahnya peranserta masyarakat dalam perumusan kebijakan publik. ij i 13 Agenda II Pencapaian RPJMN di Daerah (2005-2007) Pada level pemerintahan provinsi maupun kab/kota telah terdapat kab/kota, sejumlah bukti-bukti konkrit tentang adanya upaya pemerintah daerah dalam rangka terciptanya sistem hukum yang adil, konsekuen dan tidak diskriminatif diskriminatif. Permasalahan : 1. 1 Belum adanya Transparasi dalam penegakan hukum dan kurangnya kemandiri lembaga peradilan dalam penegakan hukum, y gg g p 2. Penyelenggaraan otonomi daerah belum didukung oleh kemampuan keuangan dan kemampuan aparatur, 3. Dampak pilkada tidak sejalan dengan jiwa reformasi birokrasi, 4. Praktek korupsi pada jajaran birokrasi pemerintahan di daerah ini ternyata masih terus berlangsung Sinkronisasi Telah l Si k i i : T l h selaras antara perencanaan D t Daerah d h dan P Perencanaan Pusat karena RPJMD mengacu pada RPJMN 14 Agenda III Pencapaian RPJMN di Daerah (2005-2007) 1. 1 Angka kemiskinan dpt ditekan yakni dari 21 9% pada ditekan, 21,9% tahun 2004 menjadi 21,5% pada tahun 2005, dan 21,33% pada tahun 2006 (terjadi penurunan rata-rata 0.29% pertahun) t h ) Permasalahan : 1. Belum optimalnya sinkronisasi kebijakan/program penanggulangan kemsikinan antara : * pusat-Provinsi * Provinsi-kabupaten/kota 2. Pendekatan penanggulangan kemiskinan selama ini belum efektif menurunkan angka kemiskinan yg signifikan. Terbentuknya KPU dan Panwaslu ditingkat Prov.&Kab/Kota Berdirinya 38 parpol di daerah sebagai peserta pelimu 2009 15 Isu Strategis Daerah Pelayanan Publik di Bidang Kesehatan yang Belum Optimal 1. Kurangnya tanaga kesehatan baik kuantitas maupun kualitas 2. Kebijakan pengobatan gratis oleh pemda provinsi dan kab/kota tdk ditunjang oleh kesiapan biaya, tanaga dan peralatan Pelayanan Publik di Bid P l P blik Bidang P didik yang Pilih Kasih Pendidikan K ih 1. Kurangnya tanaga pendidik baik kuantitas maupun kualitas 2. Kebijakan pendidikan gratis oleh pemda provinsi dan kab/kota tdk ditunjang oleh kesiapan biaya, tanaga dan peralatan 16 Isu Strategis Daerah Lemahnya Manejemen Pemerintahan di Era Otonomi Daerah. 1. 1 Terbatasnya kapasitas SDM aparatur 2. Terbatasnya keuangan daerah 3. Masih kurangnya pemahaman sebagian besar penjabat birokrasi tentang pentingnya reformasi bi k i t t ti f i birokrasi 4. Masih kurangnya keterbukaan dlm penangana tindak pidana korupsi 5. Kurangnya pemahaman para penjambat birokrasi thdp penerapan prinsip Good Governance dlm penyelenggaraan otonomi daerah. 6. 6 Kebijakan pemekaran wilayah yg hanya mempertimbangakan politis dan mengesampingkan pertimbangan administratif. 7. Masih lemahnya pengewasan dan pengendalian pemerintah pusat terhadap kebijakan t h d k bij k pemekaran wilayah. k il h 17 Saran dan Rekomendasi 1. Mendorong dialog lintas kelompok, baik lintas suku, agama, dan golongan masyarakat untuk membahas masalahmasalah sosial yang bersumber dari perbedaan SARA 2. Membentuk d h t forum li t b d 2 M b t k wadah atau f lintas budaya d agama dan untuk membantu pemerintah dan aparat keamanan dalam menyelesaikan masalah-masalah yang timbul di masyarakat. 3. Membentuk wadah/forum bagi kalangan generasi muda untuk dapat mengembangkan potensi diri melalui kreativitas dalam berbagai bidang, seperti seni, olah raga, dll, sehinga pengaruh negatif budaya barat lewat media massa dapat hindari hi d i 18 Agenda I Agenda II Saran dan Rekomendasi 1. 2. 2 Perlu adanya Transparasi dalam penegakan hukum. Kurangnya kemandiri lembaga peradilan dalam penegakan hukum, Penyelenggaraan otonomi daerah hars did k P l id hh didukung oleh l h kemampuan keuangan dan kemampuan aparatur, Perlu adanya pemahaman terhadap proses demokrasi tujuan Dampak pilkada tidak sejalan dengan jiwa reformasi birokrasi, Perlu penegakan hukum jerah terhadap jajaran birokrasi pe e ta a ya g e a u a tindak pidana o ups pemerintahan yang melakukan t da p da a korupsi 3. 3 4. 5. Agenda III Saran dan Rekomendasi untuk Agend III 1. Penanggulangan kemiskinan berbasis asset di Sultra diperlukan pendekatan secara lokal spesifik sesuai dengan karakteristik asset, kemampuan absorbsi, dan permasalahan spesifik pada kelompok masyarakat miskin itu sendiri Pemberdayaan dan memperkuat peranan Industri kecil dan menengah dalam rangka memperkuat struktur industri Meningkatkan kemitraan pd lembaga perbankan dlm pengembangan agroindustri skala kecil dan menengah yang bersifat lokal. Kegiatan yang diarahkan pada peran dan fungsi lembaga sebagai pelayan untuk menunjang peningkatan produksi Perlu P l peningkatan k di i antar pemda d i k t koordinasi t d dgn KPU dl dlm pemutahiran data Perlu independensi Panwaslu Perlu sosialiasi keberadaan Parpol 20 2. 3. 4. 5. 5 6. 7. Isu-Isu Strategis Saran dan Rekomendasi Untuk Isu-Isu Strategis D St t i Daerah S lt h Sultra 1. 2. 3. 4. 5. Meningkatkan kapasitas SDM aparatur Mencari sumber-sumber baru keuangan daerah Memberikan pemahaman tentang pentingnya reformasi birokrasi terhadap para penjabat birokrasi Perlu keterbukaan dlm penanganan tindak pidana korupsi Memberikan pemahaman kepada para penjambat birokrasi tentang penerapan prinsip-prinsip Good Governance dalam penyelenggaraan otonomi daerah. Kebijakan pemekaran wilayah harus lebih ditekankan pada eb ja a pe e a a w aya a us eb d e a a persyaratan administratif daripada mempertimbangkan politis. Masih lemahnya pengewasan dan pengendalian pemerintah pusat terhadap kebijakan pemekaran wilayah 6. 7. Terima Kasih 22

Related docs
Sulawesi
Views: 327  |  Downloads: 9
Power Point Sulawesi Tengah
Views: 614  |  Downloads: 83
Power Point Sulawesi Utara
Views: 1067  |  Downloads: 94
Power Point Sulawesi Barat
Views: 1750  |  Downloads: 88
Power Point Sulawesi Selatan
Views: 1173  |  Downloads: 97
power point presentation
Views: 275  |  Downloads: 13
POWER POINT
Views: 3  |  Downloads: 0
POWER POINT
Views: 1  |  Downloads: 0
Instructions for Power Point
Views: 68  |  Downloads: 0
Instructions for Power Point
Views: 223  |  Downloads: 2
The Tipping Point
Views: 2  |  Downloads: 0
Power Point Presentations
Views: 4  |  Downloads: 0
Sample Power Point
Views: 2  |  Downloads: 0
Power point Template
Views: 217  |  Downloads: 26
premium docs
Other docs by Evaluasi Kiner...
Metodologi Des Inventar
Views: 40  |  Downloads: 2
Power Point Papua
Views: 2392  |  Downloads: 137
Power Point Papua Barat
Views: 1470  |  Downloads: 122
Power Point Maluku Utara
Views: 1517  |  Downloads: 96
Power Point Maluku
Views: 1369  |  Downloads: 96
Power Point Sulawesi Barat
Views: 1750  |  Downloads: 88
Power Point Gorontalo
Views: 2975  |  Downloads: 129
Power Point Sulawesi Selatan
Views: 1173  |  Downloads: 97
Power Point Sulawesi Tengah
Views: 614  |  Downloads: 83
Power Point Sulawesi Utara
Views: 1067  |  Downloads: 94
Power Point Kalimantan Timur
Views: 1967  |  Downloads: 129
Power Point Kalimantan Selatan
Views: 1768  |  Downloads: 108
Power Point Kalimantan Tengah
Views: 2297  |  Downloads: 147
Power Point Kalimantan Barat
Views: 2797  |  Downloads: 145
Power Point NTT
Views: 1736  |  Downloads: 78