Power Point Banten by EKPD

VIEWS: 2,955 PAGES: 9

More Info
									SEMINAR NASIONAL
HASIL EVALUASI KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2008 PROVINSI BANTEN
PELAKSANA

UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA

Agenda I

Agenda II

Agenda III Jakarta, 4-5 Desember 2008

SEKILAS PROFIL PROVINSI BANTEN VISI “RAKYAT BANTEN SEJAHTERA BERLANDASKAN IMAN DAN TAKWA”
MISI
1. 2. Meningkatkan peran aktif dan menggalang semangat kebersamaan, solidaritas dan kemitraan seluruh komponen pelaku pembangunan. Melakukan revitalisasi dan refungsionalisasi g lembaga-lembaga pemerintahan dan lembaga g g p g kemasyarakatan menuju tata pemerintahan yang bersih, transparan dan profesional yang berorientasi pada pelayanan publik. Memperkuat struktur ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha agribisnis dan memperluas kesempatan kerja. Meningkatkan taraf pendidikan dan kesehatan masyarakat Banten. Menjadikan masyarakat Banten yang bersandar pada moralitas agama dalam kerangka negara Kesatuan Republik Indonesia. Mengembangkan dan menata ulang hubungan antar industri dengan orientasi pada penciptaan iklim yang kondusif bagi investasi, penggunaan bahan baku lokal unggulan dan penciptaan peluang usaha. Merevitalisasi kawasan dan antar kawasan dengan dukungan infrastruktur yang memadai melalui pengembangan ”Tiga Pintu Keluar Masuk Wilayah Banten”

3. 4. 5. 6. 7.

WILAYAH, ADMINISTRASI WILAYAH
UU No. 23 Tahun 2000 Tentang Pembentukan Provinsi Banten
KAB/KOTA Kab. Serang Kab. Pandeglang Kab. L b k K b Lebak Kab. Tangerang Kota Tangerang Kota Cilegon JUMLAH LUAS (KM2) 1.724,09 2.746,90 2.859,96 2 859 96 1.110,38 184,00 175,50 8.800,83 JUM. PENDUDUK JUM (JIWA) 1.834.514 1.100.991 1.132.899 1 132 899 3.194.282 1.488.666 331.872 9.083.144 TINGKAT KEPADATAN 1.064 401 396 2877 8.091 1.891 1.032 KABUPATEN PANDEGLANG KABUPATEN LEBAK JAWA BARAT KABUPATEN SERANG KABUPATEN TANGERANG
KOTA TANEGRAN G DKI KOTA CILEGON

Panjang Pantai Posisi Geografis Temparatur

: 481 Km : 507’50” – 701’11” LS 10501’11” – 10607’12” BT : Antara 22oC dan 320 C

3
Sumber Banten Dalam Angka 2004

WILAYAH, ADMINISTRASI ( ) WILAYAH (Data Terbaru)

Pemekaran wilayah Tahun 2008 : Kota Serang dan Kota Tangerang Selatan

Sasaran yang Ingin di Capai
• Sasaran RPJMN tahun 2004-2009 1. Menurunnya ketegangan dan konflik, angka kriminalitas, angka perampokan, kejahatan di lautan, dan penyelundupan lintas batas 2. 2 Semakin kokohnya NKRI berdasarkan Pancasila UUD 45, Pancasila, 45 dan Bhineka Tunggal Ika yamg mengakibatkan meningkatnya daya cegah dan tangkal Negara terhadap ancaman b h bahaya terorisme i 3. Semakin berperannya Indonesia dalam menciptakan perdamain dunia

5
Agenda I

Pencapaian RPJMN di Daerah (2005-2007)
• Hasil yang telah dicapai dalam bidang kriminalitas adalah angka Crime Total (CT) dari tahun 2005 sampai tahun 2007 berturut-turut mengalami penurunan sebagai berikut : 2183, 1849, dan 1772. • K Kasus yang terbanyak d l k i i li yang b k dalam kriminalitas terjadi di Provinsi Banten adalah curat (pencurian dengan pemberatan) dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor) roda dua. Sedangkan kasus narkoba dari tahun 2005 sampai tahun 2007 p mengalami kenaikan sebagai berikut : 73, 104, dan 184 kasus.
6
Agenda I

Isu Strategis Daerah
• Diketemukannya pabrik ekstasi terbesar di Asia yaitu di Cikande-Serang. Di samping itu juga banyak tertangkapnya pengedar dan pengguna narkoba di daerah Tangerang. • Faktor yang mempengaruhinya adalah : a) B t sebagai d ) Banten b i daerah penyangga Ib k t N h Ibukota Negara J k t Jakarta b) Banten sebagai penghubung antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera c) Banten berada pada jalur lalu lintas internasional d) Kemampuan deteksi dini yang masih rendah disertai dengan kurangnya partisipasi masyarakat
7
Agenda I

Matriks Keluaran Evaluasi Kinerja Pembangunan
No 1. 2. 3. 4. 5. 6. Sasaran Pembangunan dalam RPJMN Menurunnya angka pelanggaran hukum dan indeks kriminalitas Terungkapnya jaringan kejahatan internasional terutama: narkoba, Terlindunginya keamanan lalu lintas informasi rahasia lembaga negara Menurunnya jumlah pecandu narkoba, Menurunnya jumlah gangguan keamanan dan pelanggaran hukum di laut, Terungkapnya jaringan utama pencurian sumberdaya alam yaitu illegal logging illegal fishing dan illegal mining fishing, mining, Meningkatnya kepatuhan dan disiplin masyarakat terhadap hukum, Meningkatnya kinerja POLRI Indikator Kinerja Crime Total (CT) Upaya Menjaga keamanan mulai dari tingkat RT sampai kota secara keseluruhan Penjagaan yang ketat dari aparat terhadap aset negara, baik dilaut maupun daratan. Penindakan yang tegas terhadap pejabat dan masyarakat yang terkait dengan illegal logging, illegal fishing, dan illegal mining Capaian 2183 (2005) 1849 (2006) 1772 (2007) 1352(2005) 1062(2006) 1132 (2007) 73 (2005) 104 (2006) 184 (2007) 197 (2005) 364 (2006) 379 (2007) 362 (2007) Permasalahan Adanya reorganisasi dari Polwil menjadi Polda Adanya tekanan ekonomi di masyarakat Personil polisi yang masih kurang. Rasio polisi yang Ada terhadap masyarakat 1:1700, sedangkan yang ideal 1:1000 Rekomendasi Tindak Lanjut Perpolisian masyarakat (Polmas) difunfsikan,personil polisi ditambah, dan penyuluhan hukum ditingkatkan Dibentuk forum-forum komunikasi antara polisi dan masyarakat Bekerja sama dengan Polda-Polda sekitar Provinsi Banten dalam penanggulangan peredaran narkoba Kampanye anti K ti narkoba dengan gerakan seribu tandatangan anti narkoba oleh para pelajar Banten Penanganan illegal logging dengan operasi jejak penebangan Operasi rutin terhadap mobil-mobil pengangkut kayu

Crime Clearance (CC) Angka penyalahgunaan narkoba Angka Kecelakaan Lalu Lintas Angka Pencurian dengan Pemberatan P b t

7. 8.

Diperketatnya ik terhadap pemeriksaan t h d barang yang masuk ke Angka Pencurian Provinsi Banten. Kendaraan Bermotor Peningkatan pelatihan terhadap polisi hutan Angka kasus illegal logging Penambahan personil untuk mencegah Angka kasus pembalakan liar illegal fishing Menyelesaikan kasusy Angka Illegal kasus hukum secara Mining tuntas Angka korupsi

328 (2007)

15 (2008) 9 (2008) 3 (2008) 9 (2005) 8 (2006) 6 (2007)

8

Agenda I

Saran dan Rekomendasi
• Kerjasama yang erat antara polisi dan masyarakat sebagai mitra terus dipupuk dengan POLMAS g p p g (Polisi Masyarakat) y p (Forum • Dibentuknya forum-forum seperti FKPM ( Kerjasama Polisi dan Masyarakat) • Penyuluhan bidang hukum bagi masyarakat • Memotong mata rantai penyelundupan narkoba di bandara dan pelabuhan, • Kepolisian dan Kejaksaan dalam menindak pelaku narkoba harus tegas.
9
Agenda I

Sasaran yang Ingin di Capai
• Sasaran RPJMN tahun 2004-2009 1. Meningkatnya keadilan dan penegakan hukum 2. T j i Terjaminnya keadilan gender, meningkatnya angka GDI k dil d i k k (Gender Development Index) dan GEM (Gender Empowerment Measurement), serta menurunnya tindak kekerasan terhadap perempuan d anak k k t h d dan k 3. Meningkatnya pelayanan kepada masyarakat berdasarkan otonomi daerah dan tata kelola pemerintahan d i h daerah yang b ik h baik 4. Meningkatnya peranan birokrasi 5. Terselenggaranya pemilu 2009 yang demokratis, jujur, dan adil

10
Agenda II

Pencapaian RPJMN di Daerah (2005-2007)
• Tercatat 26 perkara korupsi yang ditangani oleh p p g j y aparat penegak hukum sejak terbentuknya Pemerintah Provinsi Banten dengan status pada tahap penyelidikan 11 perkara, tahap penyidikan 10 perkara, yang tengah menjalani proses persidangan 3 perkara, tahap kasasi 1 perkara dan telah dihentikan t l h dih tik penyelidikannya 1 perkara. lidik k • Belum nampak terjadinya transformasi peran masyarakat yang mampu membangun dukungan dan tuntutan kepada pihak eksekutif maupun legislatif daerah untuk membangun mekanisme pengawasan g p g
11
Agenda II

Saran dan Rekomendasi
• Beberapa rekomendasi untuk penciptaan tata pemerintahan yang bersih dan berwibawa 1) Pemberian sanksi yang seberat-beratnya bagi pelaku tindak pidana korupsi, ( ) (2) Peningkatan kualitas penerapan prinsip-prinsip tata g p p p pp p pemerintahan yang baik pada semua kegiatan (3) Peningkatan efektivitas pengawasan aparatur pemerintah, (4) P Percepatan pelaksanaan tindak lanjut hasil-hasil pengawasan t l k ti d k l j t h il h il dan pemeriksaan, (5) Peningkatan budaya organisasi aparatur yang profesional, produktif, berorientasi pada peningkatan kinerja , dan bertanggung jawab.

12
Agenda II

Sasaran yang Ingin di Capai
• Sasaran RPJMN tahun 2004-2009 1. Berkurangnya kesenjangan antar wilayah, meningkatnya pembangunan d i k t b daerah t ti h tertinggal, d l dan keseimbangan pertumbuhan pembangunan 2. Meningkatnya kualitas manusia g y 3. Membaiknya mutu lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam telah dilakukan peninjauan lapangan ke Pulau Panjang 4. Membaiknya infrastruktur antara lain dibangunnya Pelabuhan Internasional Bojonegara B j

13
Agenda III

Isu Strategis Daerah
• Jumlah penduduk miskin ini banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu : 1. Kualitas SDM yang relatif rendah j 2. Etos kerja rendah 3. Industri yang berkembang di Provinsi Banten sebagian besar industri yang padat modal dengan g y g g penggunaan teknologi yang tinggi (capital intensif) 4. Orientasi kebijakan kurang mengenai sasaran 5. Industri yang berkembang kurang terkait dengan sektor pertanian
14
Agenda III

Isu Strategis Daerah (Lanjutan) • Pembangunan Pelabuhan Internasional Bojonegara • Pembangunan Waduk Karian • P didik pada S k B d L Pendidikan d Suku Baduy Luar dan D l d Dalam • Pembangunan Jembatan Selat Sunda

15
Agenda III

Saran dan Rekomendasi
• Beberapa hal yang dapat direkomendasikan adalah : g p p y g 1. Meningkatkan peran dan pemberdayaan lembaga dan institusi sosial kemasyarakatan dalam penanggulangan kemiskinan dan pelayanan kesejahteraan sosial, k j h i l 2. Meningkatkan volume dan nilai komoditas unggulan dan k d ekspor d daerah, h 3. Meningkatkan standar UMKM dengan standar bisnis yang memadai, dan memadai 4. Memperbanyak industri padat karya yang dapat menyerap banyak tenaga kerja
16
Agenda III

Terima K h T Kasih
17


								
To top