SURAT PERJANJIAN PEMBUATAN DISPLAY MEJA

Document Sample
SURAT PERJANJIAN PEMBUATAN DISPLAY MEJA Powered By Docstoc
					          SURAT PERJANJIAN PEMESANAN PRODUKSI DISPLAY MEJA
                                 No.001/SPK/616-pro/


Yang bertanda tangan di bawah ini:



Nama          :   Maya Hadisurya

Perusahaan    :   Unity616 Pro

Alamat        :   Jln. Pete VI no.16 Blok A Petogogan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Jabatan       :   Direktur

Bertindak sebagai PIHAK PERTAMA secara sadar membuat dengan PIHAK KEDUA yakni :



Nama          :

Perusahaan    :

Alamat        :

Jabatan       :



Menerangkan dengan surat ini telah mengadalan perjanjian kerjasama mengenai
pembuatan Display Meja yang akan dijelaskan kedalam pasal-pasal sebagi berikut :


                                          PASAL 1
                                     LINGKUP PEKERJAAN

PIHAK KEDUA menerima pemesanan pembuatan Display Meja disesuaikan dengan desain
yang dibuat oleh PIHAK PERTAMA dan dalam jumlah yang dibutuhkan
                                        PASAL 2
                                JANGKA WAKTU PERJANJIAN

      1. Perjanjian ini berlaku secara otomatis sejak adanya kata sepakat antara PIHAK
         PERTAMA dan PIHAK KEDUA untuk bekerja sama dan ditandai dengan
         ditandatanganinya surat perjanjian ini hingga berakhirnya pekerjaan yang telah
         dilakukan PIHAK KEDUA, dan berakhir setelah adanya pembayaran penuh dari PIHAK
         PERTAMA atas proses pengerjaan yang telah dilakukan oleh PIHAK KEDUA.

      2. Perjanjian ini dapat berlaku di kemudian hari, apabila PIHAK PERTAMA
         membutuhkan dan berkehendak PIHAK KEDUA sebagai mitra kerjasamanya kembali
         untuk memenuhi pekerjaannya.

                                      PASAL 3
                         PERNYATAAN DAN JAMINAN PENGERJAAN

3.1      PROSES PENGERJAAN

         1. PIHAK KEDUA berkewajiban untuk menjaga mutu barang produksi yang dibuat
            dan mempertanggungjawabkannya kepada PIHAK PERTAMA.

         2. PIHAK KEDUA menjamin bahwa bahan yang dipergunakan untuk pembuatan
            produksi Display Meja yang diinginkan oleh PIHAK PERTAMA adalah benar, yakni
            bahan aklirik sesuai sesuai dengan jenis dan ukuran yang disepakati kedua belah
            pihak.

         3. Sebelum produksi dalam jumlah yang sesuai dibutuhkan oleh PIHAK PERTAMA,
            PIHAK KEDUA menyanggupi untuk membuat satu contoh produksi Display Meja
            sesuai dengan design yang diinginkan oleh PIHAK PERTAMA. Apabila contoh
            produksi yang dibuat oleh PIHAK KEDUA tidak memenuhi keinginan PIHAK
            PERTAMA, PIHAK KEDUA bersedia untuk melakukan revisi produk.

         4. PIHAK KEDUA dapat memberikan jaminan atau garansi dari hasil produksi yang
            dibuat, sekurang-kurangnya 1 ( satu) minggu setelah hasil produksi Display Meja
            tersebut dipergunakan kepada PIHAK PERTAMA.

         5. Apabila sebelum dipergunakan, hasil produksi yang dibuat dan telah siap diambil
            ternyata sudah mengalami kerusakan yang diakibatkan bukan karena pengiriman
            atau pengepakan, dan lain hal yang tidak dilakukan oleh PIHAK PERTAMA, PIHAK
            KEDUA berwajib untuk memperbaiki kerusakan tersebut.
3.2      JANGKA WAKTU PENGERJAAN

         1. PIHAK KEDUA bersedia untuk menyelesaikan produksi pembuatan Display meja
            sesuai dengan waktu yang diinginkan atau dibutuhkan oleh PIHAK PERTAMA
            yakni 3 ( tiga ) minggu setelah PIHAK PERTAMA memastikan bahwa contoh
            produk yang dibuat oleh PIHAK KEDUA sesuai dengan yang diinginkan.

         2. PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA sepakat untuk menyelesaikan produksi
            Display Meja secara bertahap, yakni setiap 50 kali pengecekan/ quality control
            yang dilakukan bersama dengan PIHAK PERTAMA sekaligus pengepakannya, dari
            250 buah Display Meja yang dibutuhkan.


                                       PASAL 4
                            HARGA PRODUKSI DAN PEMBAYARAN

      1. Pihak Pertama menyetujui harga yang diberikan oleh Pihak Kedua dalam hal
         produksi Display Meja adalah sebesar Rp 52.500,- (Lima Puluh Dua Ribu Lima Ratus
         Rupiah ) per satu unit pembuatan Display Meja dengan perincian

                                                                       Jumlah yang
           NO          Jenis Produk               Ukuran
                                                                        dibutuhkan
            1    Display Meja kubus 4 sisi                                250 unit
                 bahan Aklirik

      1. PIHAK PERTAMA memiliki kewajiban untuk membayar seluruh hasil pengerjaan dan
         seluruh barang yang dipesan sebanyak 250 buah Display Meja Aklirik kepada PIHAK
         KEDUA sebesar Rp. 13.125.000,- ( Tiga Belas Juta Seratus Dua Puluh Lima Ribu
         Rupiah )

      2. Perincian sistem pembayaran yang dilakukan oleh PIHAK PERTAMA, adalah sebagai
         berikut :

         TERMIN I      : Pembayaran 50% dari total nilai produksi PIHAK PERTAMA sebesar
                         Rp. 6.562.500,- ( Enam Juta Lima Ratus Enam Puluh Dua Ribu Lima
                         Ratus Rupiah ) yang akan dibayarkan pada saat penandatanganan
                         kontrak kerjasama pada tanggal ………………………………


         TERMIN II      : Pembayaran terakhir adalah 50% dari sisa pembayaran
                          sebelumnya, yakni Rp. 6.562.500,- ( Enam Juta Lima Ratus Enam
                          Puluh Dua Ribu Lima Ratus Rupiah ) yang akan dibayarkan pada
                          saat penerimaan terakhir hasil produksi Display Meja diberikan
                          oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA.
                                    PASAL 5
                     KEADAAN MEMAKSA / FORCE MAJEURE

1. Keadaan memaksa/force majeure adalah keadaan yang berada diluar kekuasaan
   Para Pihak untuk dapat teratasi, misalnya :

     (a) Pemogokan umum atau tindakan industrial berskala nasional, huru-hara,
         blokade, teroris, peperangan atau permusuhan umum.
     (b) Kuasa Tuhan Yang Maha Mulia, misalnya gempa bumi, halilintar, angin topan,
         badai, banjir dan bencana alam lainnya.
     (c) Kejadian-kejadian lain yang tidak dapat diatasi oleh kedua belah pihak.
     (d) Krisis Ekonomi dan Politik.

2. Bila terjadi keadaan memaksa/force majeure seperti yang dimaksud diatas, maka
   Para Pihak sepakat untuk menetapkan sebagai berikut :
      Atas penyerahan barang yang terlambat, rusak/musnah yang dinyatakan
         sebagai akibat dari keadaan memaksa/force majeure, maka segala sesuatunya
         akan diselesaikan secara musyawarah mufakat.

3. Apabila terjadi keadaan memaksa/force majeure dalam waktu 3 (tiga) hari kerja
   sejak terjadinya keadaan memaksa/force majeure, pihak yang menderita karena
   peristiwa tersebut harus memberitahukan secara tertulis kepada pihak lainnya
   disertai pengesahan oleh instansi yang berwenang tentang kebenaran keadaan
   tersebut.

4. Kejadian-kejadian yang termasuk dalam pasal 5 ayat 1 diatas, baru diartikan keadaan
   memaksa/force majeure apabila memang terbukti bahwa keadaan tersebut
   mempunyai hubungan langsung dengan penerimaaan barang dan dinyatakan dalam
   berita acara yang ditandatangani Para Pihak.

                                    PASAL 6
                                  PERSELISIHAN

   1. Segala masalah yang tercakup dalam kesepakatan ini atau karena kontrak
      pembelian barang antara PIHAK PERTAMA dengan PIHAK KEDUA, yang mungkin
      akan timbul dalam menjalankannya, akan diatur dan diselesaikan kemudian
      dengan itikad baik oleh masing masing pihak dalam bentuk musyawarah untuk
      mufaka.

   2. Dalam hal terjadi Force Majeure, PIHAK PERTAMA dan/atau PIHAK KEDUA
      berhak membatalkan kesepakatan, hal-hal yang mungkin timbul akibat
      pembatalan akan diselesaikan secara musyawarah.
                                        PASAL 7
                                       PENUTUP


   1. Para Pihak berjanji untuk menyimpan isi dari Kesepakatan ini secara sangat rahasia
      dan setuju untuk tidak membuka rahasia berupa informasi apapun sehubungan
      dengan isi kesepakatan ini kepada siapapun yang tidak termasuk dalam Kesepakatan
      ini.

   2. Judul yang ada dalam Surat Perjanjian Kerjasama ini dimaksudkan untuk
      mempermudah saja dan sama sekali tidak mengurangi, membatasi, membentuk atau
      menguraikan lingkup atau maksud dari Pasal-pasal Kesepakatan ini atau
      mempengaruhi Kesepakatan ini.

   3. Berdasarkan rencana pelaksanaan Kerjasama ini, Para Pihak berjanji berusaha dan
      setuju untuk melaksanakan, menyelesaikan, dan melengkapi kewajibannya.


Demikian kesepakatan ini dibuat dan ditandatangani oleh Para Pihak, pada hari, tanggal,
bulan dan tahun sebagaimana tertulis pada kepala Nota Kesepahaman, dalam rangkap 2
(dua) yang sama bunyinya, bermaterai cukup dan masing-masing mempunyai kekuatan
hukum yang sama serta diberikan kepada Para Pihak.



      Pihak Kedua                                          Pihak Pertama
                                                           Unity616 Pro




  (.............................)                         ( Maya Hadisurya)
                                                             Direktur

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:1220
posted:5/13/2010
language:Indonesian
pages:5