UPAYA PENINGKATAN PERAN SERTA MASYARAKAT MELALUI POTENSI by eft16304

VIEWS: 3,107 PAGES: 23

									   UPAYA PENINGKATAN PERAN SERTA
             MASYARAKAT
MELALUI POTENSI ORGANISASI MASYARAKAT
 DALAM RANGKA AKSELERASI PENURUNAN
     ANGKA KEMATIAN IBU DAN BAYI

                  Tim Peneliti
                Niniek L. Pratiwi
               Paiman Suparmanto
                 Setia Pranata
                Astridya Paramita
                 Linda Nilawati


     PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
       SISTEM DAN KEBIJAKAN KESEHATAN
   TUJUAN

Umum :
• Meningkatkan Upaya Peran Serta Masyarakat melalui potensi
  Org.Masy. Dlm akselerasi penurunan AKI dan AKB

Khusus :
• Mengkaji Persepsi tentang konsep PSM oleh Org.masyarakat dalam
  upaya akselerasi penurunan AKI dan AKB.
• Mengkaji kegiatan upaya peningkatan PSM yg dilakukan oleh
  org.Masy.terkait dgn upaya akselerasi penurunan AKI dan AKB
• Mengkaji hasil kegiatan upaya peningkatan PSM yg dilakukan oleh
  org.Masy.terkait dgn upaya akselerasi penurunan AKI dan AKB
• Mengkaji faktor pendukung dan penghambat upaya PSM
Metode Penelitian
*Desain penelitian :Eksplanatif dgn Kualitatif dan Kuantitatif

• Kerangka Konsep
                            •MPS




    •Meningstksn            •Meningk.Hu       •Pemberd       •MeningkP
    cskupsn                 b.Lint.sekt       yaan Ibu       emb.Masy
    &Kualitas                                 %Kel
    matrernal

       •Peningkt PSM:
       •-Penyadaran bahaya                       •Meminimalisir
                                                 4 terlalu &3
       •-Penddk Deteksi dini
                                                 terlambat
       •-Mobilisasi Dana

      •Sadar bhy           •Cepat keputusan       •Biaya &Akses
      4t                   rujukan                pelay.maternal
  LOKASI PENELITIAN

Jawa Timur :
• Jombang : Puskesmas Cukir dan Bandar
  Kedungmulya
• Ngawi    : Puskesmas Geneng dan Padas


Jawa Tengah :
• Jepara    : Puskesmas Mlonggo dan
  Pusk.Keling 2.
• Rembang : Pusk. Kragan 2 dan Pusk.Pamotan
   LOKASI PENELITIAN
Kalimantan Tengah :
• Kota Palangkaraya : Puskesmas Pahandut dan Kayon
• Katingan    : Puskesmas Pendahara dan Kereng Pangi


Sulawesi Utara :
• Kota Manado : Puskesmas Pahandut dan Bahu
• Minahasa Utara : Puskesmas Tatelu dan Tangkiling
     VARIABEL DAN INDIKATOR


• PSM :
• Proses keterlibatan yang bertanggung jawab dalam suatu kegiatan
  dari suatu kelompok individu yang merupakan suatu unit kegiatan
  dalam proses pengambilan keputusan,mulai identifikasi
  masalah, kontribusi dalam pelaksanaanya dan pemanfaatan hasil
  kegiatan , sehngga terjadi peningkatan kemampuan kelompok
  tersebut dalam mempertahankan perkembangan yang telah dicapai
  serta mengembangkan derajat kesehatan dan kesejahteraan secara
  mandiri .
Penguatan prinsip-prinsip PSM
• Proses pengambilan keputusan
• Konstribusi dalam pelaksanaan kegiatan kesehatan
• Pemanfaatan hasil kegiatan
   VARIABEL DAN INDIKATOR


Penurunan AKI dan AKB
• Jumlah kunjungan
• Pemeriksaan ANC oleh nakes
• Pertolongan persalinan oleh nakes
• Perawatan pasca persalinan oleh nakes
• Cakupan immunisasi
• Konseling
   CARA PENGUMPULAN DATA

Wawancara mendalam
• Dilakukan dalam rangka memperoleh konsepsi, persepsi
  dan gambaran umum PSM dari Org.masy.terkait
  akselerasi penurunan AKI dan AKB
• Untuk melengkapi dan mendalami informasi yang
  diperoleh


Pencatatan Data Sekunder
• Untuk mengetahui hasil kegiatan PSM oleh Org.Masy
  dalam percepatan penurunan AKI dan AKB
RESPONDEN



Organisasi Masyarakat peduli
  kesehatan
• Pengurus organisasi
  Masyarakat: LSM (GSI)
  NU, MUSLIMAT, PKK, LKM
  D, BPD, LKMD, BPPI


Masyarakat
• Kader, ibu hamil, suami/
  orang tua
CARA PENGOLAHAN DAN ANALISA




 Data yang terkumpul
 akan dianalisa secara
 kualitatif. Indikator
 yang ada akan
 dikelompokkan dalam
 suatu kategori untuk
 kemudian dianalisis
 guna mendalami
 hubungan
HASIL SEMENTARA (1)

       Hasil penelitian dari base line data :
       1.Persepsi konsep Peran serta Masyarakat
          menurut Org.Masy dalam upaya akselerasi
          penurunan AKI dan AKB:
         -Upaya untuk menggerakkan masyarakat agar
          peduli dan ikut terlibat dalam penanganan
          masalah kesehatan yang ada di wilayahnya, di
          mana hasilnya juga kembali untuk kesehatan
          masyarakat
         -Kegiatan dari masyarakat, oleh masyarakat
          dan untuk masyarakat
         -Upaya meningkatkan kepedulian masyarakat
          khususnya kehamilan dan persalinan yang
          aman,      telah     dikembangkan    lembaga
          posyandu, pos obat desa (POD), tanaman
          obat keluarga (TOGA), dana sehat dan
          polindes untuk derah pedesaan. Pemerintah
          telah memfasilitasi gerakan masyarakat seperti
          suami siaga, desa siaga dan GSI.
• -Merupakan         suatu     bentuk      keikut
  sertaan,     kerjasama     antara    organisasi
  masyarakat dengan instansi kesehatan dalam
  bentuk      pendidikan,     penyuluhan     dan
  kesejahteraan kesehatan dengan menumbuh
  kembangkan kepedulian terhadap masalah
  kesehatan baik dalam hal pencegahan, contoh
  Palp smear, KB. Penyuluhan bisa melalui
  majelis taklim muslimat yang sudah terjadwal
  dengan penambahan pesan-pesan pendidikan
  kesehatan pada saat pengajian atau ceramah
  agama. Penyuluhan bisa lewat budaya
  seni, misal dititipkan pesan kesehatan melalui
  cerita wayang.
Hasil dan Analisis
    Konstribusi      tokoh    organisasi  masyarakat      dalam
    upayameningkatkan pengetahuan Ibu hamil, buteki untuk tidak
    4 terlalu dan 3 terlambat dengan penyuluhan, pendidikan dan
    sosialisasi pada masyarakat

  Rerata       4         3           Cakup   Kesehata   Mobda    Periks.
  Cakupan      terlalu   terlambat   an K4   n          n        Nifas
  Sosialisas                                 Anak:Tim   masy.
  iKegiatan                                  bang, PM
                                             T

  1.Kalteng    kurang    kurang      baik    baik       kurang   baik

  2.Sulut      kurang    kurang      baik    baik       kurang   baik
  3.Jatim      baik      baik        Sanga   baik       baik     baik
                                     baik

  Jateng       baik      baik        Sanga   baik       cukup    baik
                                     baik
Hasil dan Analisis (lanjutan)
kondisi di iapangan menunjukkan bahwa Penilaian konsep PSM menurut
Org.Masy.dalam kemampuan identifikasi masaah kesehatan terekait
penurunan AKI, AKB masih sangat rendah. Walaupun demikian secara
langsung atau tidak langsung, dalam kenyataan kegiatan organisasi
sehari-hari mereka tlh memberikan konstribusi antara lain seperti
Toga, pendfataan askes Kin, meminjamkan kendaraan bila perlu.

      Proses     Identifika   Penyus.Ren   Pelaks.penyelengg   Pengawas
      Kegiatan   si           c kegiatan   araan kegiatan      an     dan
                 masalah                                       evaluasi
                 kesht


      Kalteng    5,0          4,30         7,4                 4.0



      Sulut      3,4          4,7          7,3                 3,2


      Jatim      5,1          5,0          7,4                 4,2


      Jateng     4,7          4,24         6,82                4,55
Hasil dan Analisis (lanjutan)
 Pengetahuan tentang kebijakan pemerintah terkait dengan akselerasi
 penurunan AKI AKA yang telah diketahui oleh Org.masyarakat antara lain
 tentang : Gerakan Sayang ibu (GSI), Penempatan bidab desa, dan revitalisasi
 posyandu serta lain lain seperti JKRS, tabulin/Dasolin.

    Pengetahua    GSI        Penempatan     Peningkt        LAIN-Lain
    n Kebijakan              Bidan desa     sarana
    Pemerintah                              (ambulan
                                            desa, pkd, re
                                            v.posy)


    Kalteng       23,0%      100,0%         53,0%           34,0%



    Sulut         3,7%       50,0%          50,0%           20,0%


                                 100 %      70,6 %
    Jatim         60,4%                                     70,0%
    Jateng        31,5%      50,0%          25,25%          25,0%
       •Kemitraan
Kabupaten/Kota                 Kegiatan Kemitraan Dengan Lembaga Pemerintah


                    Inisiator Pertemuan          Latar Belakang       Frekuensi Kegiatan
                                                    Kegiatan


   Kalteng       Dinas Kesehatan             Pelatihan                temporer


                 BKKBN                       KB Kes ABRI


                                             KB Kes PKK


                 Puskesmas                   Pertemuan Rutin          1 bulan sekali


    Sulut        Dinkes, Pusk,BPD,BKKBN      Pembinaan KIA, P2M,      Temporer, Rutin


                  Dinkes, Pusk,GSI, BKBPN    KB, Pertumbuhan anak
   Jatim         , BKKBN, IBI                                         Temporer, Rutini

                  BKKBN, GSI, Org,Prof, Pu    KB, Pertumbuhan anak,   Temporer, Rutini
  Jateng         sk                          Pengetahuan KIA          Temporer, Rutini
Faktor Penghambat:
ingkat pendidikan masyarakat relatif rendah
esulitan untuk mengumpulkan masyarakat karena
  kesibukan
espon masyarakat terhadap program kesehatan kurang
egiatan tabulin tidak berjalan karena kondisi ekonomi
masyarakat cenderung menengah ke bawah untuk memenuhi
kebutuhan sehari - hari susah sehingga uang untuk
menabung tidak ada.Dan beberapa Petugas puskesmas
belum tahu benar tentang tabulin, terutama masalah besar
uang tabungan .
*Kegiatan pengorganisasian pendonor tidak berjalan karena
tokoh masyarakat tidak tahu maksud kegiatan
pengorganisasian pendonor daerah, sehingga tidak bisa
menggerakkan masyarakat.
*Suami dan orang tua masih belum dijadikan sebagai sasaran
yang perlu ditingkatkan pengetahuan dan kesadarannya
tentang masalah yang terkait dengan kesehatan ibu dan anak.
* Organisasi Masy.potensial yang ada belum dilibatkan untuk
membantu mensukseskan kegiatan dan program yang
sedang dikerjakannya.
Faktor Pendukung :
a. Pimpinan pemerintah setempat seperti Camat dan Lurah/
Kepala Desa mempunyai keperdulian yang cukup tinggi
terhadap masalah-masalah kesehatan khususnya kesehatan ibu
dan anak.
b. Tokoh agama dan masyarakat setempat sudah mau terlibat
secara langsung dalam kegiatan kesehatan.
c. Dinas Kesehatan (Puskesmas) sudah melakukan
pembinaan secara rutin
d. Masyarakat tidak segan berkontribusi dalam hal tenaga.
e. Beberapa kelompok masyarakat cukup peduli dengan
keadaan tetangga sekitar.
f.    Di setiap daerah banyak terdapat sumbardaya potensial
seperti PKK, BPD, LSM, Karang Taruna, Lembaga Keagamaan
dan Lembaga Adat.
g. Setiap ibu hamil sudah mempunyai buku kesehatan ibu dan
anak
Kesimpulan
• Konsep PSM
•   *Kepedulian masy.      Progr.Kesht
•   *Kerjasama masy        Prog Kesht
•   *Tanggung Jawab        Progr Kesht
• Kegiatan Peningkt PSM
•   *Konstribusi : Bantuan tenaga, sarana
•   *Penyuluhan dan sosialisasi :
•      - 4 terlalu dan 3 terlambat
•      - Penimbangan dan PMT
•      -Kunjungan ANC :K4
Kesimpulan

• -Imunisasi
• -data Askes kin
• Hasil Kegiatan :
• *Penyuluhan dan sosialisasi :
•     - 4 terlalu dan 3 terlambat :Kurang
•     - Penimbangan dan PMT::;Baik
•     - Periksa nifas:Cukup
•     - Mobilisasi dana :Kurang
• Faktor Penghambat
• -Kurangnya pengorganisasian pendonor
  daerah untuk kepedulian kesht Ibu dan Bayi
• - Belum ada pedoman khusus untuk kerjasama
  dan kemitraan org.masy dlm upaya akselerasi
  penurunan AKI dan AKB
• - Belum ada fasilitasi pengenalan masalah
  kesehatan dari pihak prog.kesht terkait
  penurunan AKI dan AKB
• -Respon Org.Masy thd prog keseht kurang
Rekomendasi
• Perlu fasilitasi Progr.Kesht untuk melibatkan
  Org.masy dalam :
•      -Upaya terobosan dlm peningkatan sosialisasi
    prog.keseht ibu dan anak:4 Terlalu dan 3
    terlambat, Tabulin, ANC:K4, imunisasi, Gizi ibu dan Bayi
•     -Konstribusi konkrit Upaya meningkatkan kemandirian
    keseht:Donor, Konstribusi tenaga,   pengetahuan
    kesehatan ibu dan bayi
•     -Identifikasi dan merumuskan masalah kesht ibu dan
    bayi melalui Org.Masyrakat
•     Perlu Pedoman bentuk kemitraan, kerjasama
    org.Masyarakat dgn Dinas keseht dlm upaya akselerasi
    penurunan AKI dan AKB
• Perlu melibatkan stakeholder setempat dalam upaya
  advokasi guna meningkatkan anggaran pembangunan

								
To top