Docstoc

KEUNGGULAN KOMPARATIF _COMPARATI

Document Sample
KEUNGGULAN KOMPARATIF _COMPARATI Powered By Docstoc
					               KEUNGGULAN KOMPARATIF

       David Ricardo mengatakan, meskipun suatu negara mengalami kerugian
absolut (absolute disadvantage) atau tidak mempunyai keunggulan absolut
dalam memproduksi kedua jenis barang (komoditi) bila dibandingkan dengan
negara lain, namun perdagangan internasional yang saling menguntungkan kedua
belah pihak masih dapat dilakukan, asal negara tersebut melakukan spesialisasi
produksi terhadap barang yang memiliki “harga relatif” yang lebih rendah dari
negara lain.
       Negara yang dapat menghasilkan barang yang memiliki harga relatif yang
lebih murah dari negara lain disebut memiliki keunggulan komparatif.


Asumsi dari teori Comparative Advantag (David Ricardo) :
1. Hanya ada dua negara yang melakukan perdagangan internasional
2. Hanya ada dua barang (komoditi) yang diperdagangkan
3. Masing-masing negara hanya mempunyai 2 unit faktor produksi.
4. Skala produksi bersifat “contant return to scale” artinya harga relatif barang-
   barang tersebut adalah sama pada berbagai kondisi produksi
5. Berlaku labor theory of value (teori nilai tenaga kerja) yang menyatakan
   bahwa nilai atau harga dari suatu barang (komoditi) adalah sama dengan atau
   dapat dihitung dari jumlah waktu (jam kerja) tenaga kerja yang dipakai dalam
   memproduksi barang (komoditi) tersebut.


Keunggulan       komparatif       (Comparative        Advantages)      :   adalah
keuntungan/keunggulan yang memperoleh suatu             negara   dari melakukan
spesialisasi produksi terhadap suatu barang yang memiliki harga relatif (relative
price) yang lebih rendah dari produksi negara lain.




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                   Ir. Sahibul Munir SE, M.Si
                                                      PENGANTAR EKONOMI MAKRO
Tabel 1. Produksi (output) per unit tenaga kerja perperiode waktu
          Negara              Mobil            TV          Harga Relatif (TOT)
 Jepang                          20            250      1 mobil = 12,5 TV
 Amerika Serikat                 40            300      1 mobil = 7,5 TV


Berdasarkan data pada tabel 1, diatas dapat diketahui bahwa :
(1) Harga relatif mobil di AS lebih murah bila dibandingkan dengan harga relatif
   di Jepang. Harga relatif mobil di AS adalah 1 mobil = 7,5 TV, sedangkan di
   Jepang harganya adalah 1 mobil = 12,5 TV. Dengan demikian AS memiliki
   keunggulan komparatif (comparative advantage) dalam produksi mobil bila
   dibandingkan dengan Jepang.
(2) Sebaliknya harga relatif TV di Jepang lebih murah bila dibandingkan dengan
   harga relatif di AS. Harga relatif TV di Jepang adalah 1 TV = 1/12,5 mobil,
   sedangkan di AS harganya adalah 1 TV = 1/7,5 mobil. Jadi Jepang memiliki
   keunggulan komparatif dalam produksi TV bila dibandingkan dengan AS.
   Agar perdagangan bebas menguntungkan kedua belah pihak, maka AS
   berspesialisasi dalam produksi mobil dan Jepang harus berspesialisasi dalam
   produksi TV.


Kondisi Spesialisasi
       AS yang memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi mobil,
maka AS harus menggunakan seluruh faktor produksi yang dimilikinya sebanyak
2 unit (lihat asumsi no. 3) untuk menghasilkan mobil. Dengan demikian AS akan
menghasilkan mobil sebanyak 80 mobil, karena setiap unit faktor produksi dapat
menghasilkan 40 mobil.
       Sedangkan Jepang yang memiliki keunggulan komparatif dalam produksi
TV, maka harus berspesialisasi dalam produksi TV dan produksi yang akan
dihasilkan sebanyak 500T. Karena tiap unit faktor produksi di Jepang dapat
menghasilkan 250 TV, sehingga seluruh faktor produksi sebanyak 2 unit yang
dimiliki Jepang dapat menghasilkan 500 unit.
Tabel 2. Spesialisasi Produksi


Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                  Ir. Sahibul Munir SE, M.Si
                                                     PENGANTAR EKONOMI MAKRO
          Negara                 Produksi Mobil               Produksi TV
 Jepang                                 -                         500
 Amerika Serikat                       80                           -


Syarat Perdagangan yang menguntungkan kedua belah pihak
       Agar perdagangan internasional menguntungkan semua negara (kedua
belah pihak) yang terlibat dalam perdagangan, maka kurs tukar perdagangan atau
Term of Trade (TOT) atau harga relatif perdagangan yang berlaku harus terletak
antara TOT atau harga relatif masing-masing negara sebelum dilakukannya
perdagangan.
       Misalnya harga relatif perdagangan internasional yang disetujui oleh
kedua belah pihak adalah 1 mobil = 10 TV.
       Harga ini terletak diantara harga relatif masing-masing negara sebelum
dilakukannya perdagangan internasional yaitu 1 mobil = 10 T, ini terletak antara 1
mobil = 7,5 TV dan 1 mobil = 12,5 TV (1 mobil = 12,5 TV > 1 mobil =10 TV > 1
mobil = 7,5 TV).


Kondisi setelah perdagangan (after trade)
       Setelah dilakukan perdagangan internasional (perdagangan bebas), dengan
harga relatif (TOT), 1 mobil = 10 TV, dan dimisalkan dalam perdagangan
internasional ini AS ingin mengimpor TV dari Jepang sebanyak 300 TV, sehingga
konsumsi masing-masing negara adalah sebagai berikut :


Tabel 3. Konsumsi dan keuntungan perdagangan (gains of trade)
         masing-masing negara setelah perdagangan
      Negara         Konsumsi       Konsumsi        TOT          Gains of Trade
                      mobil           TV
 Jepang                 30            200         1 mobil     1 mobil – 50 TV*
 Amerika Serikat         50            300        =10 TV      10 mobil
* 10 mobil – 50 TV = 100 TV – 50 TV = 50 TV


                          NERACA PEMBAYARAN


Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                 Ir. Sahibul Munir SE, M.Si
                                                    PENGANTAR EKONOMI MAKRO
                           (BALANCE OF PAYMENT)




Neraca Pembayaran : suatu catatan sistematis tentang semua transaksi ekonomi
yang terjadi selama periode tertentu antara penduduk suatu negara dengan
penduduk negara lain.
   Tiap transaksi dimasukan dalam neraca pembayaran sebagai kredit atau debit.
    Transaksi kredit : transaksi yang menunjukan penerimaan dari pembayaran
    orang-orang di luar negeri. Transaksi debit : transaksi yang menunjukan
    pembayaran kepada orang-orang luar neger.
   Yang dimaksudkan dengan penduduk, adalah individu, badan hukum dan
    pemerintah. Sedangkan yang dimaksudkan individu : semua orang yang
    bertempat tinggal dan mempunyai mata pencaharian dinegara tersebut.

Kegunaan dari BOP :
(1) Untuk mengetahui struktur dan komposisi transaksi ekonomi internasional
    suatu negara.
(2) Untuk mengetahui posisi keuangan internasional suatu negara.
(3) Sebagai salah satu indikator fundamental ekonomi suatu negara.

   Cara Penyusunan Neraca Pembayaran
    Penyusunan neraca pembayaran dilakukan berdasarkan manual yang
    dikeluarkan oleh International Monetary Fund (IMF), yaitu Balance of
    Payment Manual. Terdapat dua bentuk penyajian yaitu : (i) Standar
    Presentation (ii) Analytic Presentation.

   Dalam standard presentation, komponen-komponen neraca pembayaran
    disusun menurut urutan konvensional yang dilakukan oleh IMF. Sedangkan
    analytic presentation, daftar urutan komponen-komponen neraca pembayaran
    tersebut diatur lagi dengan tujuan memberi penekanan pada kelompok-
    kelompok transaksi yang penting.
    Standar Presentation


Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                Ir. Sahibul Munir SE, M.Si
                                                   PENGANTAR EKONOMI MAKRO
    Bentuk penyajian dari neraca pembayaran ini dapat dilihat pada Balance of
    Payment Statistic, publikasi keluaran IMF. Keuntungan penggunaan bentuk
    penyajian ini adalah dapat dilakukan perbandingan antar negara.

    Analytic Presentation
    Bentuk penyajian NP ini semata-mata hanyalah berapa pengelompokan dari
    komponen-komponen dalam standard presentation menjadi beberapa kategori
    sesuai dengan aspek-aspek khusus yang dianggap paling relevan dalam
    hubungan ekonomi internasional suatu negara.
    Berikut ini disajikan bentuk struktur neraca pembayaran (Balance of Payment)
    Indonesia menurut standard presentation yang dibakukan oleh IMF.

                                             Tabel 1
                           Balance of Payment Indonesia (Miliar USD)
  No.                                   Komponen                          97/98
   I.    Current account (1 + 2 + 3)                                      -2,5
         (neraca transaksi berjalan/NTB)
         1. Balance of trade (BOT) atau neraca perdagangan :
              a. Export commodity (ekspor barang)                         12,9
              b. Improt commodity (impor barang)                          56,1
         2. Service account (neraca jasa)                                 -43,2
         3. Unilateral account (neraca transaksi sepihak)                 -15,4
  II.    Capital account (neraca modal)                                    0,0
         1. Capital import                                                 -4,7
              a. Pemerintah (pinjaman CGI dll)
              b. Swasta (PMA)                                              8,5
         2. Capital export                                                 1,8
              a. Pemerintah (cicilan pokok pinjaman)
              b. Swasta                                                    -4,1
  III.   Perubahan cadangan devisa = dR                                   -10,9
         (Change of forex reserve = I + II)                                -7,2
  IV.
         Error & omission (selisih perhitungan)
                                                                          -2,8
  V.     Monetary account (neraca lalu-lintas moneter)                    10,0
         Overall balance                                                   0,0
Sumber :
1. Departemen Keuangan, Desember 1997.
2. Bank Indonesia, Laporan Tahunan 1997/98




5. Capital account (neraca modal)


Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                       Ir. Sahibul Munir SE, M.Si
                                                          PENGANTAR EKONOMI MAKRO
    a. Capital account    ini terdiri dari ekspor dan impor modal baik untuk
       jangka panjang maupun jangka pendek.
    b. Penjumlahan saldo current account + saldo transaksi impor/ekspor modal
       jangka panjang (direct investment & long-term capital lainnya) disebut
       sebagai basic balance (D. Salvatore, 1993:449).
    c. Berlawanan dengan pencatatan pada current account maka dalam capital
       account berlaku ketentuan sebagai berikut.
      -   Transaksi impor modal dicatat sebagai transaksi kredit atau positif.
      -   Transaksi ekspor modal dicatat sebagai transaksi debit atau negatif.


6. Reserve account (perubahan cadangan devisa)
   a. Reserveaccount adalah neraca yang menunjukkan perubahan cadangan
      atau saldo devisa yang diperoleh dari tahun yang bersangkutan dari hasil
      penjumlahan saldo current account dan saldo capital account.
   b. Perubahan cadangan devisa atau saldo devisa (dR) dari tahun yang
      bersangkutan ini pada dasarnya sudah menunjukkan posisi keuangan
      internasional suatu negara berdasarkan transaksi yang tercatat pada current
      account dan capital account.
   c. Jika saldo reserve account menunjukkan angka positif (dR>0) maka dapat
      dikatakan bahwa posisi BOP dalam keadaan surplus dan sebaliknya bila
      menunjukkan angka negatif (dR<0) dikatakan bahwa BOP suatu negara
      dapat diringkas sebagai berikut :
                                   Gambar 1




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                 Ir. Sahibul Munir SE, M.Si
                                                    PENGANTAR EKONOMI MAKRO
                              Skema Posisi BOP



                       POSISI BOP




                 DR=CR.ACC + CAR.AC  0




      dR = 0                                       dR = 0
 (BOP Equilibrium)                            (BOP Equilibrium)




                                 dR = 0                        dR = 0
                              (BOP Defisit)                 (BOP Surplus)




   Dari data diatas dapat dikemukakan beberapa catatan sebagai berikut :
   1. Current account (neraca transaksi berjalan)
      a. Current account terdiri atas balance of trade (BOT), service account
          dan unilateral account.
      b. Transaksi ekspor pada current account dicatat sebagai transaksi kredit
          atau positif karena menghasilkan devisa.
      c. Transaksi impor pada current account dicatat sebagai transaksi debit
          atau negatif karena mengeluarkan devisa.
   2. Balance of trade (neraca perdagangan)
      Dalam neraca ini dicatat seluruh transaksi ekspor dan impor barang atau
      visible dan tangible goods dengan ketentuan :
      a. Ekspor barang dicatat sebagai transaksi kredit atau positif.
      b. Impor barang dicatat sebagai transaksi debit atau negatif.




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                    Ir. Sahibul Munir SE, M.Si
                                                       PENGANTAR EKONOMI MAKRO
   3. Service account (neraca jasa)
      a. Transaksi yang dimasukkan kedalam service account adalah seluruh
         transaksi ekspor dan impor jasa atau invisible atau intangible goods
         yang meliputi :
         (1) Pembayaran bunga
         (2) Biaya transportasi
         (3) Biaya asuransi
         (4) Remittance    (jasa   TKI/TKW/TKA,        fee/royalty   teknologi   &
             konsultasi dan lain-lain.
         (5) Tourism
      b. Service account atau neraca jasa Indonesia hingga saat ini selalu
         tercatat dalam posisi negatif atau debit karena transaksi impor lebih
         besar daripada transaksi ekspor, khususnya untuk pembayaran bunga,
         biaya transportasi, biaya asuransi, dan remittance. Satu-satunya
         transaksi jasa yang positif adalah jasa dari tourisme karena lebih
         banyak turis asing yang datang ke Indonesia daripada turis Indonesia
         yang ke luar negeri.
      c. Posisi negatif atau defisit dari service account ini juga mencerminkan
         masih relatif rendahnya kualitas SDM Indonesia sebagai penghasil
         jasa, walaupun secara kuantitatif lebih banyak TKI/TKW Indonesia
         yang bekerja di luar negeri (tetapi dengan penghasilan yang rendah
         dibandingkan dengan TKA [tenaga kerja asing] yang bekerja di
         Indonesia dengan bayaran yang lebih tinggi). Dengan demikian, salah
         satu usaha untuk memperbaiki posisi service account dan BOP
         Indonesia adalah dengan jalan meningkatkan kualitas SDMnya.
   4. Unilateral account (neraca transaksi sepihak)
      Neraca ini merupakan transaksi sepihak yang umumnya terdiri atas
      bantuan sosial atau grant yang diterima atau diberikan dari/ke luar negeri,
      tanpa kewajiban untuk membayar kembali.




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                   Ir. Sahibul Munir SE, M.Si
                                                      PENGANTAR EKONOMI MAKRO
   5. Error dan Omission (selisih perhitungan)
      Error dan Omission adalah selisih yang belum dapat diperhitungkan yang
      diperoleh dari penjumlahan antara reserve account (dR) dengan saldo
      devisa yang terdapat pada monetary account yang dicatat oleh Bank
      Sentral.
      Error adalah selisih yang terjadi karena adanya kesalahan pencatatan atau
      kesalahan perhitungan, sedangkan omission adalah selisih karena adanya
      perdagangan atau transaksi penyeludupan atau perdagangan obat bius yang
      pasti tidak tercatat.
   6. Monetary account (neraca lalu-lintas moneter)
      a. Monetary account merupakan saldo devisa yang dicatat berdasarkan
          transaksi arus devisa yang masuk dan keluar suatu negara.
      b. Karena BOP secara keseluruhan harus dalam posisi balance atau
          dengan kata lain overall balance = 0 maka pencatatan posisi saldo
          pada monetary account ini mempunyai tanda yang berlawanan dengan
          posisi saldo reserve account (dR) yaitu :
          (1) Bila posisi saldo reserve account mempunyai tanda positif maka
              posisi saldo monetary account mempunyai tanda negatif.
              Sebaliknya, bila posisi saldo reserve account mempunyai tanda
              negatif maka posisi saldo monetary account mempunyai tanda
              positif.
          (2) Tanda negatif berarti surplus dan tanda positif berarti defisit.




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                   Ir. Sahibul Munir SE, M.Si
                                                      PENGANTAR EKONOMI MAKRO

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:1701
posted:5/11/2010
language:Indonesian
pages:9