Docstoc

Makalah Anatomi Otak

Document Sample
Makalah Anatomi Otak Powered By Docstoc
					                                           BAB I
                                       PENDAHULUAN

A. Tentang Cerebral Palsy
   cerebral palsy adalah suatu kerusakaan yang permanent, tetapi bukan berarti tidak
   mengalami perubahan sama sekali pada postur gerakan yang terjadi karena kerusakan otak
   non progresif (tidak berkelanjutan), disebabkan oleh faktor bawaan, masalah selama
   kandungan,m proses kelahiran, dan masa bayi atau sekitar dua tahun pertama kehidupan
   anak.
   Secara definisi dapat diartikan kata cerebral itu sendiri adalah otak, sedangkan palsy adalah
   kelumpuhan, kelemahan, atau kurangnya pengendalian otot dalam setiap pergerakan atau
   bahkan tidak terkontrol.
   Kerusakan otak tersebut mempengaruhi sistem dan penyebab anak mempunyai koordinasi
   yang buruk, keseimbangan yang buruk, pola-pola gerakan yang abnormal atau kombinasi
   dari karakter-karakter tersebut. Kelaian yang muncul tergantung luasnya kerusakan otak
   yang dialami anak, letak kerusakan di otak dan seberapa cepat penanganannya yang
   diberikan, kerusakan yang dialami biasanya tidak akan bertambah parah, namun dengan
   bertambahnya usia maka kemampuan anak yang dimilki dapat terlihat semakin tertinggal.
   Cerebral palsy sendiri dikelompokan menjadi beberapa jenis, menurut Bakwin dapat
   dibedakan sebagai berikut :
    Spasticity, yaitu kerusakan pada cortex cerebri yang menyebabkan reflex hiperaktif dan
       strech reflex. Spasticity dapat dibedakan menjadi :
        Diplegia, apabila kelainan pada kedua tungka
        Quadriplegia, apabila kelainan menyerang kedua lengan dan kedua tungkai.
        Hemiplegia, apabila kelainan menyerang satu lengan dan satu tungkai yang terletak
           pada belahan tubuh yang sama.
     Athetosis, yaitu kerusakan pada basal ganglia yang mengakibatkan gerakan-gerakan
       menjadi tidak terkendali dan tidak terarah.
     Ataxia, yaitu kerusakan pada cerebellum yang mengakibatkan adanya gangguan pada
       keseimbangan.
      Tremor, yaitu kerusakan pada basal ganglia yang berakibat timbulnya getaran-getaran
       berirama, baik yang bertujuan maupun yang tidak bertujuan.
     Rigidity, yaitu kerusakan pada basal ganglia yang mengakibatkan kekakuan pada otot-
      otot.


B. Tujuan
   Makalah tentang kerusakan otak pada anak cerebral palsy ini bertujuan untuk mengasah
   kemampuan siswa dalam memahami anatatomi otak, tentunya tyangberkaitan dengan anak –
   anak berketuhuan khusus.
                                            BAB II
                                         Pembahasan
A. Anak Cerebral Palsy
   Untuk mempermudah kami dalam memahami cerebral palsy, kami mencari anak yang
   mengalami ganguan yang mengarah pada anak Cerebral palsy. Kami menemukan seorang
   anak – anak di Sekolah Dasar Hikmah Teladan kelas 3. Anak ini bernama Salma.
   Salma lahir dengan normal dengan bantuan dokter. Setelah lahir biasa saja. Namun setelah
   berusia 9 (Sembilan) bulan ananda belum bisa duduk. Berawal dari inilah kecurigaan
   orangtua bermula.
   Salma memiliki kaku di bagian lengannya, cenderung kaku kedalam. Sehingga untuk
   memegang sesuatu yang bersangkutan cukup kesulitan. Kedua tungkai kaki juga lemah
   sehingga ananda tidak bisa berdiri. Untuk membantu ananda berdiri, orangtuanya sempat
   memberikan bantuan dengna menggunakan spatu khusus yang bisa menahan tungkai kaki
   ananda. Namun ini tidak efektif karena ananda sangat mengalami kesulitan disebabkan sakit
   dan ribetnya saat menggunakan sepatu tersebut. Sehingga untuk membantu Ananda berjalan,
   ananda di bantu alat jalan yaitu….
   Salma juga mengalami gangguan bahasa, yaitu tidak jelasnya pengucapan kata – kata, kata
   yang di keluarkan bernada berat seolahdi tahan cukup lama.


B. Peyebab Cerebral Palsy
   Ada beberapa macam faktor yang saat menimbulkan kerusakan otak pada kanak-kanak,
   yang kemudian mengakibatkan cacat cerebral palsy. Kerusakan tadi dapat terjadi sebelum
   kelahiran, pada saat kelahiran dan setelah kelahiran.

   1)   Faktor kongenital ketidaknormalan sel kelamin pria

   2)   Pendarahan waktu kehamilan

   3)   Trauma atau infeksi pada waktu kehamilan

   4)   kelahiran prematur

   5)   Keguguran yang sering dialami ibu

   6)   usia ibu yang sudah lanjut pada waktu melahirkan anak
7)    Penggunaan alat-alat pada waktu proses kelahiran yang sulit

8)    penggunaan obat bius pada waktu proses kelahiran

9)    penyakit tuberculosis

10) radang selaput otak

11) radang otak

12) keracunan arsen atau karbon monoksida

Sebab-sebab sebelum kelahiran :

        1. Pada waktu mengandung, ibu terserang penyakit misalnya mazelan atau penyakit
           sipilis. Penyakit ini dapat menyerang bayi yang dikandungnya. Kalau kebetulan
           yang terserang pada bagian otak, maka bayi yang lahir kelak akan menderita
           cerebral palsy.
        2. Timbulnya kelainan kandungan yang demikian rupa, sehingga tali pusar bayi
           tertekan, dapat menyebabkan peredaran darah terganggu. Akibatnya dapat
           merusakkan syaraf-syaraf di dalam otak.
        3. Pada waktu ibu mengandung menderita penyakit pada peredaran darah.
           Pengaruhnya akan sampai kepada bayi yang ada dalam kandungan, sehingga
           pembentukan tubuh tidak dapat berjalan secara wajar.

     Sebab-sebab pada saat kelahiran :

        1. Kelahiran yang terlalu lama, disebabkan karena tulang pinggul ibu kecil, kepala
           anak akan terjepit dan sukar lahir. Jepitan yang terlalu keras akan merusakkan
           susunan syaraf.
        2. Dengan bantuan tang bisa menimbulkan kerusakan pada otak, karena tang
           tersebut dapat menjepit bagian otak tertentu. Sehingga anak yang lahir kelak
           mungkin menderita cacat cerebral palsy.
        3. Pada waktu kelahiran ada sebagian badannya tertekan sesuatu, sehingga peredaran
           darah terganggu. Akibatnya dapat merusakkan otak.
         4. Karena sesuatu sebab anak akan kekurangan zat asam (oksigen). Hal ini akan
             dapat mempengaruhi susunan syaraf dibagian otak.
         5. Bagi yang lahir sebelum waktunya (prematur) misalnya baru 7 atau 8 bulan di
             dalam kandungan, ketahanan badannya belum kuat, akibatnya anak itu mudah
             terserang penyakit.

     Sebab-sebab setelah kelahiran (post natal) :

         1. Anak yang mengalami kecelakaan misalnya karena jatuh atau terkena pukulan,
             sehingga kepalanya luka-luka dapat mempengaruhi susunan otak dan menjadi
             rusak. Karena itu dapat mengakibatkan cacat cerebral palsy.

   Anak yang menderita penyakit encephalitis akan mengalami peradangan dibagian otaknya
   dan penyakit meningitis akan mengalami peradangan dibagian selaput otak. Kedua penyakit
   ini sangat berbahaya, ada kemungkinan mengakibatkan cerebral palsy.


C. Kerusakan Pada Otak
   Peyebab dominan dari cerebral palsy sendiri adalah karena lumpuhnya atau tidak
   berfungsinya bagian otak.
Kelainan – kelainan yang muncul jika bagian otak mengalami kerusakan.


Bagian cortex mengendalikan pikiran, pergerakan dan sensasi. Adanya kelainan pada daerah ini
akan menyakibatkan spastic cerebral palsy.

Bagian basal ganglia membantu pergerakan menjadi terorganisisr, kelenturan. Kelainan pada
daerah ini dapat mengakibatkan athetoid cerebral palsy.

Bagian otak besar yang mengatur pergerakan, keseimbangan. Suatu kelainan dapat
mengakibatkan kelumpuhan cerebral ataxic.Berikut penampang bagian-bagian pada otak :


Berikut adalah gambar penampang otak dan fungsinya.
Lobus Serebral   Fungsi                           Gangguan
Frontal          Penilaian                        Gangguan Penilaian
                 Kepribadian bawaan               Gangguan Penampilan diri dan
                                                  kebersihan diri
                 Keahlian Mental Kompleks         Gangguan Afek
                  Abstraksi , membuat konsep ,    Gangguan proses fikir
                 memperkirakan masa depan         Gangguan fungsi motorik

Temporal         Memori pendengaran
                 Memori kejadian yang baru        Gangguan memori kejadian yang
                 terjadi                          baru terjadi
                 Daerah auditorius primer yang    Kejang Psikomotor
                 mempengaruhi kesadaran           Tuli

Parietal
 Dominan         Bicara                           Afasia
                 Berhitung (matematika)           Agrafia
                                                  Akalkulia
                 Topograhi kedua sisi tubuh       Agnosia
                                                  Gangguan sensorik (bilateral)

 Non Dominan                                      Disorientasi
                 Kesadaran sensorik               Distorsi Konsep Ruang
                 Sintesis ingatan yang kompleks   Hilang kesadaran sisi tubuh yang
                                        berlawanan
Oksipital
            Memori visual penglihatan   Defisit penglihatan dan buta

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:8804
posted:5/9/2010
language:Indonesian
pages:8
Description: Makalah otak