Jenis – jenis alat input kompute

Document Sample
Jenis – jenis alat input kompute Powered By Docstoc
					KISI- KISI UJIAN SEKOLAH MP. T.I.K
(Harap disebarkan pada seluruh kelas XII IPS)


Soal No. 1 : Menggunakan perangkat lunak program aplikasi

shortcut perangkat lunak aplikasi

Soal 2 dan 3 : Menggambarkan fungsi, proses kerja komputer, serta peralatan
T.I.K.

Jenis – jenis alat input komputer dan fungsinya
A. Perangkat Keras dan Fungsinya

Secara fisik, Komputer terdiri dari beberapa komponen yang merupakan suatu sistem.
Sistem adalah komponen-komponen yang saling bekerja sama membentuk suatu
kesatuan. Apabila salah satu komponen tidak berfungsi, akan mengakibatkan tidak
berfungsinya suatu komputer dengan baik. Komponen komputer ini termasuk dalam
kategori elemen perangkat keras (hardware). Berdasarkan fungsinya, perangkat keras
komputer dibagi menjadi :
1. input divice (unit masukan)
2. Process device (unit Pemrosesan)
3. Output device (unit keluaran)
4. Backing Storage ( unit penyimpanan)
5. Periferal ( unit tambahan)

komponen dasar komputer yang terdiri dari input, process, output dan storage. Input
device terdiri dari keyboard dan mouse, Process device adalah microprocessor (ALU,
Internal Communication, Registers dan control section), Output device terdiri dari
monitor dan printer, Storage external memory terdiri dari harddisk, Floppy drive, CD
ROM, Magnetic tape. Storage internal memory terdiri dari RAM dan ROM. Sedangkan
komponen Periferal Device merupakan komponen tambahan atau sebagai komponen
yang belum ada atau tidak ada sebelumnya. Komponen Periferal ini contohnya : TV
Tuner Card, Modem, Capture Card.

1. Unit Masukan ( Input Device )
Unit ini berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar ke dalam suatu
memori dan processor untuk diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan. Input
devices atau unit masukan yang umumnya digunakan personal computer (PC) adalah
keyboard dan mouse, keyboard dan mouse adalah unit yang menghubungkan user
(pengguna) dengan komputer. Selain itu terdapat joystick, yang biasa digunakan untuk
bermain games atau permainan dengan komputer. Kemudian scanner, untuk mengambil
gambar sebagai gambar digital yang nantinya dapat dimanipulasi. Touch panel, dengan
menggunakan sentuhan jari user dapat melakukan suatu proses akses file. Microphone,
untuk merekam suara ke dalam komputer.
Input device berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar sistem ke dalam
suatu memori dan processor untuk diolah dan menghasilkan informasi yang diperlukan.
Data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer dapat berbentuk signal input dan
maintenance input. Signal input berbentuk data yang dimasukkan ke dalam sistem
komputer, sedangkan maintenance input berbentuk program yang digunakan untuk
mengolah data yang dimasukkan. Jadi Input device selain digunakan untuk memasukkan
data dapat pula digunakan untuk memasukkan program. Berdasarkan sifatnya, peralatan
input dapat digolongkan menjadi dua yaitu :
• Peratalan input langsung, yaitu input yang dimasukkan langsung diproses oleh alat
pemroses. Contohnya : keyboard, mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics
tablet, scanner.
• Peralatan input tidak langsung, input yang melalui media tertentu sebelum suatu input
diproses oleh alat pemroses. Contohnya : punched card, disket, harddisk.
Unit masukan atau peralatan input ini terdiri dari beberapa macam peranti yaitu :

a. Keyboard
Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan
komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta
sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan perintah-perintah lainnya yang
diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file. Penciptaan keyboard komputer
berasal dari model mesin ketik yang diciptakan dan dipatentkan oleh Christopher Latham
pada tahun 1868, Dan pada tahun 1887 diproduksi dan dipasarkan oleh perusahan
Remington. Keyboard yang digunakanan sekarang ini adalah jenis QWERTY, pada tahun
1973, keyboard ini diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar
Organization). Jumlah tombol pada keyboard ini berjumlah 104 tuts. Keyboard sekarang
yang kita kenal memiliki beberapa jenis port, yaitu port serial, ps2, usb dan wireless.




gambar-211.jpg

Jenis-Jenis Keyboard :
1.) QWERTY
2.) DVORAK
3.) KLOCKENBERG

Keyboard yang biasanya dipakai adalah keyboard jenis QWERTY, yang bentuknya ini
mirip seperti tuts pada mesin tik. Keyboard QWERTY memiliki empat bagian yaitu :
1. typewriter key
2. numeric key
3. function key
4. special function key.

1. Typewriter Key
Tombol ini merupakan tombol utama dalam input. Tombol ini sama dengan tuts pada
mesin tik yang terdiri atas alphabet dan tombol lainnya sebagaimana berikut :

• Back Space
Tombol ini berfungsi untuk menghapus 1 character di kiri cursor
• Caps Lock
Bila tombol ini ditekan, maka lampu indikator caps lock akan menyala, hal ini
menunjukkan bahwa huruf yang diketik akan menjadi huruf besar atau Kapital, bila
lampu indicator caps lock mati, maka huruf akan menjadi kecil.
• Delete
Tombol ini berfungsi untuk menghapus 1 karakter pada posisi cursor
• Esc
Tombol ini berfungsi untuk membatalkan suatu perintah dari suatu menu.
• End
Tombol ini berfungsi untuk memindahkan cursor ke akhir baris/halaman/lembar kerja
• Enter
Tombol ini berfungsi untuk berpindah ke baris baru atau untuk melakukan suatu proses
perintah.
• Home
Untuk menuju ke awal baris atau ke sudut kiri atas layar
• Insert
Tombol ini berfungsi untuk menyisipkan character.
• Page Up
Tombol ini berfungsi untuk meggerakan cursor 1 layar ke atas
• Page Down
Tombol ini berfungsi untuk Menggerakkan cursor 1 layar ke bawah
• Tab
Tombol ini berfungsi untuk memindahkan cursor 1 tabulasi ke kanan.

2. Numeric Key
Tombol ini terletak di sebelah kanan keyboard. tombol ini terdiri atas angka dan arrow
key. Jika lampu indikator num lock menyala maka tombol ini berfungsi sebagai angka.
Jika lampu indikator num lock mati maka tombol ini berfungsi sebagai arrow key.

3. Function Key
Tombol ini terletak pada baris paling atas, tombol fungsi ini ini terdiri dari F1 s/d F12.
Fungsi tombol ini berbeda-beda tergantung dari program komputer yang digunakan.

4. Special Function Key
Tombol ini terdiri atas tombol Ctrl, Shift, dan Alt. Tombol akan mempunyai fungsi bila
ditekan secara bersamaan dengan tombol lainnya. Misalnya, untuk memblok menekan
bersamaan tombol shift dan arrow key, untuk menggerakan kursor menekan bersamaan
ctrl dan arrow key.
b. Mouse

Mouse adalah salah unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk
perpindahan pointer atau kursor secara cepat. Selain itu, dapat sebagai perintah praktis
dan cepat dibanding dengan keyboard. Mouse mulai digunakan secara maksimal sejak
sistem operasi telah berbasiskan GUI (Graphical User Interface). sinyal-sinyal listrik
sebagai input device mouse ini dihasilkan oleh bola kecil di dalam mouse, sesuai dengan
pergeseran atau pergerakannya. Sebagian besar mouse terdiri dari tiga tombol, umumnya
hanya dua tombol yang digunakan yaitu tombol kiri dan tombol kanan. Saat ini mouse
dilengkapi pula dengan tombol penggulung (scroll), dimana letak tombol ini terletak
ditengah. Istilah penekanan tombol kiri disebut dengan klik (Click) dimana penekanan ini
akan berfungsi bila mouse berada pada objek yang ditunjuk, tetapi bila tidak berada pada
objek yang ditunjuk penekanan ini akan diabaikan. Selain itu terdapat pula istilah lainnya
yang disebut dengan menggeser (drag) yaitu menekan tombol kiri mouse tanpa
melepaskannya dengan sambil digeser. Drag ini akan mengakibatkan objek akan
berpindah atau tersalin ke objek lain dan kemungkinan lainnya. Penekanan tombol kiri
mouse dua kali secara cepat dan teratur disebut dengan klik ganda (double click)
sedangkan menekan tombol kanan mouse satu kali disebut dengan klik kanan (right
click)Mouse terdiri dari beberapa port yaitu mouse serial, mouse ps/2, usb dan wireless.

mouse




Gambar 2.12 Mouse Wireless

c. Touchpad
Unit masukkan ini biasanya dapat kita temukan pada laptop dan notebook, yaitu dengan
menggunakan sentuhan jari. Biasanya unit ini dapat digunakan sebagai pengganti mouse.
Selain touchpad adalah model unit masukkan yang sejenis yaitu pointing stick dan
trackball.

gambar-213a.jpggambar-213b.jpggambar-213c.jpg

Touch Pad Track Ball Pointing Stick

d. Light Pen
Light pen adalah pointer elektronik yang digunakan untuk modifikasi dan men-design
gambar dengan screen (monitor). Light pen memiliki sensor yang dapat mengirimkan
sinyal cahaya ke komputer yang kemudian direkam, dimana layar monitor bekerja
dengan merekam enam sinyal elektronik setiap baris per detik.

gambar-214.jpg

Gambar Light Pen

e. Joy Stick dan Games Paddle
Alat ini biasa digunakan pada permainan (games) komputer. Joy Stick biasanya
berbentuk tongkat, sedangkan games paddle biasanya berbentuk kotak atau persegi
terbuat dari plastik dilengkapi dengan tombol-tombol yang akan mengatur gerak suatu
objek dalam komputer.

gambar-215.jpg

Gambar Joy Stick dan Paddle Games

f. Barcode
Barcode termasuk dalam unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk
membaca suatu kode yang berbentuk kotak-kotak atau garis-garis tebal vertical yang
kemudian diterjemahkan dalam bentuk angka-angka. Kode-kode ini biasanya menempel
pada produk-produk makanan, minuman, alat elektronik dan buku. Sekarang ini, setiap
kasir di supermarket atau pasar swalayan di Indonesia untuk mengidentifikasi produk
yang dijualnya dengan barcode.

gambar-217.jpg Gambar Barcode Reader

gambar-216.jpg Gambar Barcode

g. Scanner
Scanner adalah sebuah alat yang dapat berfungsi untuk meng-copy atau menyalin gambar
atau teks yang kemudian disimpan ke dalam memori komputer. Dari memori komputer
selanjutnya, disimpan dalam harddisk ataupun floppy disk. Fungsi scanner ini mirip
seperti mesin fotocopy, perbedaannya adalah mesin fotocopy hasilnya dapat dilihat pada
kertas sedangkan scanner hasilnya dapat ditampilkan melalui monitor terlebih dahulu
sehingga kita dapat melakukan perbaikan atau modifikasi dan kemudian dapat disimpan
kembali baik dalam bentuk file text maupun file gambar. Selain scanner untuk gambar
terdapat pula scan yang biasa digunakan untuk mendeteksi lembar jawaban komputer.
Scanner yang biasa digunakan untuk melakukan scan lembar jawaban komputer adalah
SCAN IR yang biasa digunakan untuk LJK (Lembar Jawaban Komputer) pada ulangan
umum dan Ujian Nasional. Scan jenis ini terdiri dari lampu sensor yang disebut Optik,
yang dapat mengenali jenis pensil 2B. Scanner yang beredar di pasaran adalah scanner
untuk meng-copy gambar atau photo dan biasanya juga dilengkapi dengan fasilitas OCR
(Optical Character Recognition) untuk mengcopy atau menyalin objek dalam bentuk teks.
gambar-218.jpg

Gambar Scanner

Saat ini telah dikembangkan scanner dengan teknologi DMR (Digital Mark Reader),
dengan sistem kerja mirip seperti mesin scanner untuk koreksi lembar jawaban komputer,
biodata dan formulir seperti formulir untuk pilihan sekolah. Dengan DMR lembar
jawaban tidak harus dijawab menggunaan pensil 2 B, tapi dapat menggunakan alat tulis
lainnya seperti pulpen dan spidol serta dapat menggunakan kertas biasa.

h. Kamera Digital
Perkembangan teknologi telah begitu canggih sehingga komputer mampu menerima
input dari kamera. Kamera ini dinamakan dengan Kamera Digital dengan kualitas gambar
lebih bagus dan lebih baik dibandingkan dengan cara menyalin gambar yang
menggunakan scanner. Ketajaman gambar dari kamera digital ini ditentukan oleh pixel-
nya. Kemudahan dan kepraktisan alat ini sangat membantu banyak kegiatan dan
pekerjaan. Kamera digital tidak memerlukan film sebagaimana kamera biasa. Gambar
yang diambil dengan kamera digital disimpan ke dalam memori kamera tersebut dalam
bentuk file, kemudian dapat dipindahkan atau ditransfer ke komputer. Kamera digital
yang beredar di pasaran saat ini ada berbagai macam jenis, mulai dari jenis kamera untuk
mengambil gambar statis sampai dengan kamera yang dapat merekan gambar hidup atau
bergerak seperti halnya video.

gambar-219.jpg

Kamera Digital

i. Mikropon dan Headphone
Unit masukan ini berfungsi untuk merekam atau memasukkan suara yang akan disimpan
dalam memori komputer atau untuk mendengarkan suara. Dengan mikropon, kita dapat
merekam suara ataupun dapat berbicara kepada orang yang kita inginkan pada saat
chating. Penggunaan mikropon ini tentunya memerlukan perangkat keras lainnya yang
berfungsi untuk menerima input suara yaitu sound card dan speaker untuk mendengarkan
suara.

gambar-220.jpg

Gambar headphone

j. Graphics Pads
Teknologi Computer Aided Design (CAD) dapat membuat rancangan bangunan, rumah,
mesin mobil, dan pesawat dengan menggunakan Graphics Pads. Graphics pads ini
merupakan input masukan untuk menggambar objek pada monitor. Graphics pads yang
digunakan mempunyai dua jenis. Pertama, menggunakan jarum (stylus) yang
dihubungkan ke pad atau dengan memakai bantalan tegangan rendah, yang pada bantalan
tersebut terdapat permukaan membrane sensitif sentuhan ( touch sensitive membrane
surface). Tegangan rendah yang dikirimkan kemudian diterjemahkan menjadi koordinat
X – Y. Kedua, menggunakan bantalan sensitif sentuh ( touch sensitive pad) tanpa
menggunakan jarum. Cara kerjanya adalah dengan meletakkan kertas gambar pada
bantalan, kemudian ditulisi dengan pensil.


Soal No. 4 dan 5 menjelaskan fungsi dan                       cara   kerja    jaringan
telekomunikasi(wireline, wireless, modem dan satelit)

                       Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator.
                       Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi
                       kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan,
                       sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal
                       informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa
                       (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat
diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem
adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua -arah
umumnya menggunakan bagian yang disebut “modem”, seperti VSAT, Microwave
Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai
Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.

Data               dari            komputer               yang              berbentuk
sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog. Sinyal
analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon
dan radio.

Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali
dan dikirimkan kepada komputer. Terdapat dua jenis modem secara fisiknya, yaitu
modem eksternal dan modem internal.

Modem terbagi atas:

1. Modem analog yaitu modem yang mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital
2. Modem ADSL
3. Modem kabel yaitu modem yang menerima data langsung dari penyedia layanan lewat
TV Kabel
4. Modem CDMA
5. Modem 3GP
6. Modem GSM
Fungsi Modem

Fungsi modem yaitu untuk mengubah sinyal
digital menjadi sinyal suara dan juga sebaliknya.Dewasa ini
modem telah berkembang dengan berbagai fasilitas yang cukup
bermanfaat, misalnya voice modem. Dengan adanya fasilitas
voice modem ini, merubah fungsi modem bukan hanya sebagai
penyambung ke internet tetapi lebih dari itu, modem dapat
menjadi saluran radio, audio, percakapan telepon sampai
streaming video.

Peralatan Jaringan Komputer

Untuk membangun jaringan baik berbasis Microsoft Windows Server 2003, Windows
2000 Server maupun Workgroup berbasis Windows XP atau Windiws Vista ada beberapa
hal penting dan merupakan kebutuhan wajib alias harus ada. Komponen-komponen yang
dimaksud adalah hardware untuk membangun jaringan itu sendiri. Yang dimaksud
hardware adalah perangkat keras yang meliputi beberapa komponen Komputer Server,
Komputer Client, NIC, HUB, Switch, Kabel, dan lain-lain.

Sebagai gambaran berikut ini akan diuraikian secara singkat keperluan minimal untuk
membangun sebuah jaringan komputer.

1. Perangkat Keras

Untuk jaringan komputer atau LAN (Local Area Network) sederhana mengandung
beberapa komponen atau perangkat keras yang sangat penting dan merupakan kebutuhan
utamanya. Perangkat keras yang dimaksud antara lain adalah:

* Komputer yang akan digunakan sebagai Server
* Beberapa komputer untuk workstation
* NIC (Network Interface Card)
* Wireless LAN
* HUB atau Swicth yang mendukung F/O
* Swicth Wireless
* Kabel UTP
* Kabel Telepon
* Conector RJ45 dan RJ11
* VDSL Converter
* UPS jika diperlukan

Peralatan tersebut merupakan kebutuhan standar dan harus ada untuk sebuah jaringan.
Kemudian apabila jaringan komputer di kantor Anda akan ditingkatkan atau lebih besar
lagi harus ditambah beberapa hardware lain seperti:

* Repeater
* Bridge
* Router
* Gateway

Seperti telah dijelaskan di atas komponen jaringan, misalnya untuk Warnet atau jaringan
di kantor yang hanya melibatkan beberapa gedung perkantoran yang jaraknya antara 100
– 1000 Meter serta memiliki node sekitar 10 sampai 200 unit komputer. Dengan beberapa
komponen tersebut Anda sudah bisa membangun jaringan. Untuk mengetahui masing-
masing komponen tersebut berikut akan dijelaskan secara singkat dan sederhana.

1.1. NIC (Network Interface Card)

Yang saya maksud NIC dalam buku ini adalah kartu jaringan atau LAN Card berupa
papan elektronik yang nantinya ditanam atau dipasang di setiap komputer yang akan
dihubungkan ke suatu jaringan. Jaringan ini tidak terbatas pada LAN (Local Area
Network) saja bisa juga Workgroup.

Sesuai perkembangan teknologi khususnya jaringan, saat ini banyak jenis dan merk kartu
jaringan. Namun demikian ada tiga hal pokok yang perlu diketahui dari kartu jaringan
atau NIC ini, yaitu tipe kartu, jenis protokol, tipe kabel yang didukungnya.




contoh GambarNIC
1.1.1. Tipe NIC

Sesuai perkembangan komputer PC dan mainboardnya, maka tipe slot atau expansion slot
juga bermacam-macam, mulai ISA, PCI dan AGP. Namun untuk kartu jaringan ini saya
hanya menjelaskan 2 tipe saja, yaitu PCI dan ISA.

Pada saat membeli komputer khususnya komputer rakitan, tidak semua slot terisi. Slot
yang kosong ini dapat digunakan untuk memasang beberapa kartu tambahan, seperti
kartu suara, modem internal, dan kartu jaringan.

Untuk membedakan slot ISA dan PCI mudah saja. Jika casing komputer dibuka, di
bagian belakang ada beberapa deretan slot. Slot yang berwarna hitam umumnya ISA, slot
yang berwarna putih adalah slot PCI, dan slot yang berwarna coklat umumnya slot AGP.

1.1.2. Jenis Protokol NIC

Saat ini dikenal beberapa protokol untuk sebuah kartu jaringan, di antaranya Ethernet dan
Fast Ethernet, Token Ring, FDDI, dan ATM. Namun dalam buku ini dibatasi hanya
menjelaskan dua protokol saja, yaitu Ethernet dan Fast Ethernet.

Jenis Ethernet masih banyak digunakan walaupun kecepatan transfer data yang
didukungnya hanya sampai 10Mbps saja. Saat ini perusahaan, instansi pemerintah dan
juga Warnet-warnet sudah mulai menggunakan jenis Fast Ethernet. Karena selain sudah
mendukung kecepatan transfer data sampai 100Mbps, harganya pun tidak jauh berbeda.

Selain itu ada juga kartu jaringan jenis combo. Jenis ini mendukung Ethernet maupun
Fast Ethernet. Kartu combo bisa mendeteksi sendiri berapa kecepatan yang sedang
digunakan pada jaringan. Begitu juga dari sudut pengkabelan jenis combo ini mendukung
kabel jenis Coaxial dan UTP.

Komputer jenis notebook yang beredar tidak semuanya sudah terpasang kartu jaringan.
Untuk itu apabila notebook pimpinan Anda menginginkan koneksi ke jaringan dan belum
terpasang kartu jaringan, maka Anda harus mempersiapkan kartu jaringan jenis
PCMCIA. Kartu jaringan ini pemasangannya tidak terlalu sulit, cukup dimasukkan ke
port PCMCIA yang ada pada setiap notebook dan tidak perlu dibongkar atau covernya
dibuka. Cukup ditancapkan dari bagian pinggir atau depan dari notebook tersebut.

Saat ini hampir semua NIC yang beredar di pasaran sudah mendukung Plug-n-Play. PNP
ini sudah sangat populer, karena setiap kita menambah hardware baru secara otomatis
akan dikonfigurasi oleh komputer. Begitu juga oleh operating sistemnya. Namun
demikian untuk memastikan kartu jaringan Anda Plug and Play baca di manual atau
tanyakan pada penjualnya.

1.2. HUB atau Concentrator

Secara sederhana HUB bisa dikatakan suatu perangkat yang memiliki banyak port yang
akan menghubungkan beberapa Node atau titik sehingga membentuk suatu jaringan pada
topologi star. Pada jaringan yang umum dan sederhana salah satu port menghubungkan
HUB tersebut ke komputer Server. Sedangkan port lainnya digunakan untuk
menghubungkan komputer client atau workstation yang sudah memiliki NIC untuk
membentuk suatu jaringan.

Jika akan dilakukan pengembangan HUB juga bisa dihubungkan ke HUB berikutnya
secara up-link. Ini terjadi apabila HUB yang digunakan hanya memiliki port 16 port plus
1 port untuk server atau hub lain. Sehingga untuk menambah jaringan diperlukan HUB
tambahan.

Dari segi pengelolaan HUB yang saat ini beredar di pasaran ada dua jenis, yaitu
manageable HUB dan unmanageable HUB. Manageable HUB adalah HUB yang bisa
dikelola atau di-manage dengan software yang di bawahnya. Sedangkan unmana-geable
HUB cara pengelolaannya dilakukan secara manual.

Perlu diketahui bahwa HUB hanya memungkinkan pengguna atau user untuk berbagi
(share) jalur yang sama. Kumpulan HUB yang membentuk jaringan disebut "Shared
Ethernet." Pada jaringan seperti itu, setiap user hanya akan mendapatkan kecepatan dari
bandwidth jaringan yang ada. Umpamanya jaringan yang digunakan adalah Ethernet 10
Mbps dan pada jaringan tersebut tersambung 20 unit komputer yang semuanya
menggunakan sistem operasi Windows 95/98, maka secara sederhana jika semua
komputer yang terhubung ke jaringan tersebut bersamaan mengirimkan data, bandwidth
rata-rata yang bisa digunakan oleh masing-masing user tersebut hanya 0.5 Mbps.

Pada jaringan yang menggunakan topologi bus, ada juga perangkat sejenis yang mirip
HUB namanya repeater (pengulang). Sesuai namanya, repeater bekerja memperkuat
sinyal agar lalu lintas data dari client ke server atau sebaliknya lebih cepat apabila jarak
antara client atau workstation ke server lebih jauh. Dengan repeater ini jaringan dan
sinyal akan semakin kuat. Bahkan apabila kabel yang digunakan jenis coaxial, jaringan
akan lebih cepat.




                   contoh Gambar HUB



1.3. Bridge (jembatan)

Bridge adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah, baik
tipe jaringan yang sama maupun berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet). Bridge
memetakan alamat Ethernet dari setiap node atau titik yang ada pada masing-masing
segmen jaringan dan hanya memperbolehkan lalulintas data yang diperlukan melintasi
bridge. Ketika menerima sebuah paket, bridge menentukan segmen tujuan dan sumber.
Jika segmennya sama, paket akan ditolak, dan jika segmennya berbeda, paket diteruskan
ke segmen tujuannya. Bridge juga bisa mencegah pesan rusak agar tidak menyebar keluar
dari satu segmen.


                     contoh gambar Bridge
                     1.4. Switch

                     Switch atau lebih dikenal dengan istilah LAN switch merupakan
                     perluasan dari konsep bridge. Ada dua arsitektur dasar yang
                     digunakan pada switch, yaitu cut-through dan store-and-forward.

Switch cut-through memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket
datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen
tujuannya.

Sedangkan switch store-and-forward merupakan kebalikan dari switch cut-through.
Switch ini menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke
tujuan dan untuk memeriksa satu paket memerlukan waktu, tetapi ini memungkinkan
switch untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tidak
mengganggu jaringan.

Dengan switch ada beberapa keuntungan karena setiap segmen jaringan memiliki
bandwidth 10 Mbps penuh, tidak terbagi seperti pada "shared network." Dengan
demikian kecepatan transfer data lebih tinggi. Jaringan yang dibentuk dari sejumlah
switch yang saling berhubungan disebut "collapsed backbone."

Saat ini perusahaan umumnya memilih jaringan Ethernet 10 Mbps pada segmen-
segmennya dan Fast Ethernet 100 Mbps untuk koneksi ke server. Biasanya merka
menggunakan switch 10/100 yang biasanya memiliki beberapa port 10 Mbps untuk
koneksi ke komputer client dan 1 port 100 Mbps untuk koneksi ke server atau komputer
yang dianggap sebagai server.




                  contoh Gambar Switch

1.5. VDSL

VDSL (Very high-bit-rate Digital Subscriber Line port) merupakan suatu alat atau piranti
yang digunakan sebagai converter dari kabel UTP (RJ45) ke kabel telepon (RJ11). Dalam
hal ini apabila Anda akan menghubungkan jaringan LAN atau Intranet antar gedung yang
jaraknya kurang lebih 500 meter masih memungkinkan dengan penambahan piranti
VDSL ini. Masalah kecepatan transfer data tergantung merk VDSL yang digunakan.
Bahkan untuk saat ini mulai banyak beredar dipasaran jenis VDSL yang kecepatannya
bisa diatur sesuai keinginan (manageble).

Jaringan komputer khususnya LAN kini sudah menjadi kebutuhan. Namun kadang-
kadang yang menjadi kendala adalah ketika jaringan harus menyebrang jalan, melintasi
gedung, bahkan tidak sedikit merka membangun LAN sendiri-sendiri, padahal masih
dalam instansi atau perusahaan yang sama. Sebenarnya teknologi untuk keperluan
tersebut sudah sejak lama diperkenalkan, seperti Wireless, Fiber Optic, VDSL, dan lain-
lain. Namun apabila menggunakan F/O biaya yang diperlukan tidak sedikit, begitu juga
dengan wireless. Dengan demikian salah satu alternatif untuk membangun LAN yang
melibatkan banyak gedung dengan biaya murah adalah dengan memanfaatkan VDSL ini.

Seperti halnya F/O harus menggunakan sepasang converter, Wireless juga harus
sepasang, begitu juga dengan VDSL juga harus sepasang. Satu dipasang di Swicth atau
HUB yang berhubungan dengan Server dan satunya lagi dipasang di Swicth atau HUB
yang ada di Client atau di lokasi lain.




                     contoh Gambar VDSL
1.6. Wireless

Wireles ini bermacam-macam merk dan jenisnya. Namun dalam buku ini tidak akan
menjelaskan merk dan jenis dari Wireless tersebut, yang pasti ada Wireless yang sudah
terpasang di komputer ada juga sebagai tambahan. Bahkan untuk komputer notebook atau
Laptop yang sudah memasang logo Mobile Technology secara otomatis sudah ada
Wirelessnya. Saat ini memang teknologi WiFI sudah menjadi trend dan kebutuhan untuk
jaringan komputer bergerak atau mobile.

Untuk memanfaatkan Wireless yang sudah ada di komputer atau memasang sebagai kartu
jaringan Anda harus memiliki HUB atau Swicth yang ada fasilitas Wirelessnya. Hub,
Swicth atau Router yang sudah medukung fasilitas Wireless ini kini mulai banyak
digunakan. Berikut ini contoh Wireless yang mendukung berbagai fasiitas yang bisa
digunakan untuk berkomunikasi antara komputer yang memiliki NIC Wireless atau NIC




biasa, serta mendukung Wide Area Network.                        contoh Gambar
Wireless

1.7. Router

Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya, router
merupakan penyaring atau filter lalu lintas data. Penyaringan dilakukan dengan
menggunakan protokol tertentu. Router pada dasarnya merupakan piranti pembagi
jaringan secara logikal bukan fisikal. Misalnya sebuah IP router bisa membagi jaringan
menjadi beberapa subnet sehingga hanya lalu lintas yang ditujukan untuk IP address
tertentu yang bisa mengalir dari satu segmen ke segmen lain. Contohnya bisa berupa
jaringan biasa LAN (Local Area Network) atau WAN (Wide Area Network) atau
jaringan global seperti Internet.




                 contoh Gambar Router

1.8. Kabel untuk jaringan

Saat ini ada beberapa tipe dan jenis kabel yang digunakan untuk suatu jaringan. Kabel
UTP (unshielded twisted pair), coaxial, dan fiber optik adalah yang populer dan banyak
digunakan.

Kabel yang paling umum dan mudah pemasangannya adalah kabel jenis Coaxial. Namun
sesuai perkembangan HUB atau Concentrator penggunaan kabel ini pun mulai
berkembang dan kabel UTP yang dipilih, karena selain harganya tidak terlalu mahal
namun kemampuannya bisa diandalkan.

Kabel jenis lain yang sempat populer awal tahun 1990-an adalah kabel coaxial. Kabel
jenis ini hampir sama seperti kabel antena televisi. Kabel lain yang juga sangat populer
adalah Fiber Optik (F/O). Kabel jenis ini sangat mahal harganya, tetapi kemampuannya
mendukung kecepatan transfer data sangat tinggi.

1.8.1. Twisted Pair Cable (UTP)

Kabel Twisted Pair Cable ini ada dua jenis yaitu shielded dan unshielded. Shielded
adalah jenis kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan unshielded tidak
mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunakan
konektor RJ-11 atau RJ-45.

Twisted-pair (dikenal juga sebagai 10 BaseT) cocok untuk jaringan kecil, sedang maupun
besar yang membutuhkan fleksibilitas dan kapasitas untuk berkembang sesuai dengan
pertumbuhan pemakai network.

Pada twisted-pair network, komputer disusun membentuk suatu pola star. Setiap PC
memiliki satu kabel twisted-pair yang tersentral pada HUB, contoh jaringan seperti ini
seperti terlihat pada gambar 3.

Twisted-pair umumnya lebih reliable dibandingkan dengan thin coax karena HUB
mempunyai kemampuan data error correction dan meningkatkan kecepatan transmisi.
Bahkan dengan HUB ini bisa dirangkai menjadi suatu jaringan yang besar.

Saat ini ada beberapa grade, atau kategori, dari kabel twisted-pair. Category 5 adalah
yang paling reliable dan memiliki kompatibilitas yang tinggi, dan yang paling disarankan.
Berjalan baik pada 10 Mbps network, dan Fast Ethernet. Anda dapat membeli kabel
Category 5 yang telah dibuat, atau membuatnya sendiri.

Kabel Category 5 dapat dibeli atau dibuat baik yang straight-through atau crossed. Suatu
kabel Category 5 memiliki 8 kabel kecil yang masing-masing memiliki kode warna di
dalamnya dari ujung ke ujung. Hanya kabel kecil 1, 2, 3, dan 6 yang digunakan oleh
Ethernet network untuk komunikasi. Walaupun hanya 4 kabel yang akan digunakan,
tetapi masing-masing 8 kabel semuanya terhubung ke jack.

Kabel Straight-through digunakan untuk menghubungkan komputer ke HUB. Kabel
Crossed digunakan untuk menghubungkan HUB ke HUB (ada beberapa pengecualian:
beberapa jenis HUB memiliki up-link port yang telah dicross secara internal, yang mana
memungkinkan Anda melakukan uplink HUB dengan suatu straight cable sebagai
gantinya).

Pada suatu kabel straight-through, kabel 1, 2, 3, dan 6 pada satu ujung juga di kabel 1, 2,
3, dan 6 pada ujung lainnya. Pada suatu kabel crossed, urutan dari kabel diubah dari
ujung yang satu ke ujung lainnya: kabel 1 menjadi 3, dan 2 menjadi 6.
Untuk menggambarkan urutan kabel mana yang nomor 1, pegang RJ-45 tip dengan
bagian tembaganya menghadap pada Anda sesuai gambar berikut.




                   contoh Kabel UTP

1.8.2. Coaxial Cable

Media ini paling banyak digunakan sebagai media LAN meskipun lebih mahal dan lebih
sukar penggunaannya dibandingkan twisted pair. Kabel ini memiliki bandwith yang
lebar, sehingga bisa digunakan untuk komunikasi broadband. Thick Coaxial biasanya
digunakan untuk kabel backbone pada jaringan instalasi Ethernet antar gedung. Dapat
menjangkau jarak 500 m bahkan 2500 m dengan menggunakan repeater.

Thin coax (dikenal juga sebagai 10 Base 2) adalah cocok untuk network rumah atau
kantor, dengan dua atau tiga komputer. Kabel ini mirip seperti kabel antena TV, harganya
tidak terlalu mahal dan mudah pemasangannya.

Kabel jenis ini proses pemasangannya menggunakan konektor BNC. Pada jaringan jenis
ini untuk menyambung ke masing-masing komputer menggunakan konektor T (T-
connector) dan setiap ujungnya menggunakan terminator atau penutup (50 ohm) jika
tidak menggunakan HUB.




                   contoh Coaxial Cable

1.8.3. Fiber Optic (F/O)

Jaringan yang menggunakan F/O ini memang sangat jarang digunakan. Biasanya hanya
perusahaan besar saja yang menggunakan jaringan dengan media F/O. Karena harganya
relatif mahal dan proses pemasangannya lebih sulit.

Namun demikian, jaringan yang menggunakan F/O ini dari segi kehandalan dan
kecepatan tidak diragukan lagi. Kecepatan pengiriman data dengan media F/O ini lebih
dari 100 Mbps dan bebas dari pengaruh lingkungan (noise).
                   contoh kabel Fiber Optic (F/O)

1.8.4. Kabel Telepon

Beberapa tahun belakangan ini mulai banyak digunakan kebel telepon untuk jaringan
komputer (LAN). Kabel ini biasanya digunakan untuk menghubungkan jaringan antar
gedung. Biasanya kabel yang digunakan untuk menghubungkan antar gedung ini jenis
yang cukup kuat dan dilengkapi dengan kawat baja, sehingga kalau dibentang tidak
patah.

Biasanya kabel telepon yang digunakan untuk diluar gedung (out door) ini dilengkapi
dengan 3 kawat, 2 kawat yang akan digunakan seagai penghubung data dan satu kawat
digunakan agar tidak putus apabila kawat tersebut dibentang. Akan lebih baik jika ujung
dari baja sebagai penguat tersebut dihubungkan ke grounding agar apabila terjadi petir
tidak akan bermasalah. Jadi pada intinya hanya dua kawat yang ada dalam kabel tersebut
yang digunakan.

1.8.5. Memilih jenis kabel

Untuk membangun suatu jaringan umumnya yang menjadi masalah adalah yang
berhubungan dengan pemilihan kabel. Karena kabel merupakan kebutuhan pokok dari
suatu jaringan.

Perlu diketahui, kabel yang sudah tertanam biasanya tidak akan diangkat atau
dipindahkan kecuali dalam keadaan terpaksa. Oleh karena itu, perencanaan yang matang
untuk menentukan jenis kabel ini mutlak diperlukan. Jika kita salah mengambil
keputusan, maka suatu saat apabila akan ada pengembangan masalah kabel ini menjadi
kendala.

Untuk itu saya menyarankan apabila akan membangun suatu jaringan tentukan jenis
kabel yang akan digunakan dengan asumsi bahwa jaringan tersebut bisa berjalan dengan
baik sampai 10 tahun atau lebih. Dengan demikian tentukan jenis dan kualitas kabel ini
sebelum Anda memutuskan untuk menginstalasi jaringan.

Selain itu, masalah yang berhubungan dengan kabel ini tidak hanya jenisnya saja,
masalah yang berhubungan dengan kecepatan dan jarak akses data juga perlu
dipertimbangkan. Untuk itu berikut ini saya jelaskan beberapa jenis kabel, jarak terjauh
yang didukung oleh jenis kabel tertentu, dan sebagainya.
2. Piranti Lunak

Seperti telah dijelaskan di atas bahwa piranti lunak yang dimaksud dalam buku ini adalah
software termasuk sistem operasi yang digunakan dalam membangun suatu jaringan, baik
jaringan berbasis Windows (Workgroup atau Client Server) maupun sistem operasi lain.
Namun dalam buku ini saya membatasi hanya menggunakan sistem operasi produk
Microsoft, yaitu keluarga Microsoft Windows.

2.1. Sistem Operasi

Operating sistem yang digunakan dalam buku ini adalah Microsoft Windows Server
2003, Microsoft Windows XP dan WIndows Vista untuk Client. Namun demikian Anda
juga bisa menggunakan Microsoft Windows 2000 Server dan Microsoft Windows 2000
Professional, karena pada prinsipnya sama dan buku ini masih tetap bisa digunakan.
Disarankan untuk saat ini sebaiknya sistem operasi server yang digunakan adalah
Microsoft Windows Server 2003 dengan client Windows Vista atau Windows XP.

Bagi Anda yang ingin membangun jaringan kecil dengan Workgroup, bisa menggunakan
sistem operasi Microsoft Windows XP, Windows Vista atau Windows 2000 Professional.

2.2. Program Aplikasi

Program aplikasi yang digunakan bebas. Namun saya menyarankan gunakan beberapa
aplikasi saja, seperti untuk mengolah kata, mengolah angka, mengolah data, dan aplikasi
grafik yang diperlukan.

Selain aplikasi tersebut Anda juga bisa menambah aplikasi lain apabila komputer Anda
dilengkapi Scaner. Aplikasi yang saya maksud adalah aplikasi yang mendukung
pengolahan gambar hasil scaner tersebut.

2.3. Program Internet Sharing

Agar semua komputer yang terkoneksi ke jaringan LAN bisa berinternet seluruhnya,
Anda bisa memanfaatkan fasilitas Internet Sharing. Microsoft Windows Server 2003,
Windows Vista, Windows XP, sudah menyediakan fasilitas untuk Internet Sharing
Connection (ICS) dan ICF (Internet Connection Firewall). Namun demikian Anda juga
bisa menggunakan apliksi lain yang disediakan penyelenggara atau ISP.

2.4. Program Untuk Internet

Program yang dimaksud di sini adalah program untuk menjalankan fasilitas yang
berhubungan dengan Internet. Sehingga dengan program ini pemakai atau semua user
bisa menggunakan fasilitas seperti browsing, chating, e-mail, dan sebagainya.

Program yang dimaksud antara lain sebagai berikut:
* Microsoft Internet Explorer
* Microsoft Outlook
* Windows Messanger

Mudah-mudahan tulisan singkat dan sederhana ini ada manfaatnya bagi kita semua.saya
hanya membantu untuk menyalurkan artikel ini.



Soal No. 6 dan 7 : Menerapkan aturan yang berkaitan dengan etika dan moral
terhadap perangkat keras dan perangkat lunak T.I.K

ETIKA DAN MORAL DALAM MENGGUNAKAN KOMPUTER

ETIKA DAN MORAL DALAM MENGGUNAKAN KOMPUTER

Standar kompetensi: mengidentifikasikan komponen dasar perangkat keras dan perangkat
lunak, serta aturan etika dan keselamatan kerja
Kompetensi dasar: menjalankan aturan-aturan yang berkaitan dengan teknologi informasi
dan komunikasi serta moral terhadap perangkat lunak yang menggunakan
a. Apakah hak cipta itu
Menurut undang-undang (UU) Hak Cipta No. 19 tahun 2002 pasal 1 ayat 1, Hak Cipta
adalah hak ekslusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau
memperbanyak ciptaannya memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi
pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hak
ekslusif adalah hak yang semata-mata diperuntungkan bagi pemegangnya sehingga tidak
ada pihak lain yang boleh memanfaatkan hak cipta tersebut tanpa izin pemegangnya.
Dalam undang-undang ini ciptaan yang dilindungi adalah ciptaan dalam bidang ilmu
pengetahuan, seni dan sastra yang mencakup:
a. Buku, Program komputer, panflet, perwajahan (layout), karya tulis yang diterbitkan,
dan semua hasil karya tulis lain.
b. Ceramah, kuliah, pidato dan ciptaan lainnya sejenis dengan itu.
c. Alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan
b. Lagu dan musik dengan atau tanpa teks
c. Drama atau musical, tari, koreografi, perwayangan dan pantomin
d. Seni rupa, dalam segala bentuk seperti seni lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrafi, seni
pahat, seni patung, klose, dan terapan.
e. Arsitektur
f. Peta
g. Fotografi
h. Sinematografi
i. Terjemahan tafsir, saduran bunga rampai, data base dan karya lain dari hasil
pengalihwujudan


b. Bagaimanakah cara menghargai kreasi orang lain
Untuk melindungi hak cipta orang lain, pemerintah membuat aturan mengenai
pembajakan, sanksi bagi pambajak program komputer terdapat dalam UU Hak Cipta, No.
19 tahun 2002 pasal 72 ayat 3 sebagai berikut:
Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak memperbanyak penggunaan untuk
kepentingan komersial suatu program komputer dipidana dengan pidana penjara paling
lama 5 tahun dan atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00
Hal-hal yang harus sebagai warga negara yang taat hukum dan menghargai kreasi orang
lain:
1. Menggunakan program komputer asli
2. Menghindari mengkopi suatu yang tidak sah
Ada beberapa hal yang memperbolehkan pembajakan dilakukan:
1. Jika program tersebut telah terdaftar lebih dari 50 tahun
2. Jika kamu mengkopi program komputer untuk mengganti sipasi kehilangan program
asli dan tidak untuk diperjualbelikan
Berdasarkan hal tersebut program komputer seperti perangkat lunak merupakan salah
satu karya seni yang dilindungi undang-undang program komputer.



Soal No. 8 : Menerapkan prinsip2 kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam
menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak T.I.K.

Soal No. 9 dan 10 : Mengemukakan pentingnya Hak Atas Kekayaan Intelektual
(HAKI) dalam T.I.K



Soal No. 20 s.d. 25 : Mengemukakan pentingnya Hak Atas Kekayaan Intelektual
(HAKI) dalam T.I.K

Akses Internet Tanpa Telepon

      Tanya:
      Bisakah mengakses ke Internet tanpa menggunakan saluran telepon, tapi dengan
      menggunakan    antena?     Jika    bisa,  dengan     antena    jenis    apa?
      Dani Mahardhika, Surabaya

      Jawab:
      Mengakses ke Internet berarti menghubungkan komputer kita dengan
      menggunakan media pengirim data ke jaringan Internet. Dan untuk mengakses
      Internet harus melalui yang dinamakan Internet Service Provider, penyedia
      layanan Internet. Untuk menjangkau penyedia layanan Internet diperlukan suatu
      media yang dapat dipakai untuk menghubungkan komputer kita ke penyedia
      layanan Internet. Misalnya, saluran telepon.
Menurut pengamatan saya, saat ini di Surabaya sudah ada lebih dari sepuluh
penyedia layanan Internet. Sehingga kita yang di Surabaya bisa mengakses
Internet melalui salah satu penyedia layanan Internet itu dengan saluran telepon,
agar biayanya cukup pulsa lokal. Jangan lupa, untuk bergabung dengan penyedia
layanan Internet itu sendiri ada iuran bulanannya. Besarnya tergantung pada
penyedia layanan Internetnya. Tapi yang bertempat tinggal di Bojonegoro,
misalnya, jelas harus dengan saluran telepon interlokal untuk dapat menghubungi
penyedia layanan Internet yang ada di Surabaya, dari pada menghubungi penyedia
layanan Internet yang ada di Jakarta.

Menjelajah dalam rimba raya Internet itu tidak harus menggunakan saluran
telepon, dengan jalan dial up ke suatu penyedia layanan Internet. Untuk
menghubungkan komputer kita ke jaringan Internet ada banyak media yang
tersedia. Misalnya, ada yang dinamakan kabel ethernet seperti pada local area
network (LAN). Kalau mau yang berkecepatan tinggi dapat menggunakan
microwave. Tapi, kalau ingin yang murah meriah dan bebas pulsa dapat
menggunakan packet radio, yang bahasa Indonesianya radio paket.

Menurut hemat saya, radio paket ini cukup menarik untuk dikembangkan sebagai
media yang dapat menghubungkan komputer kita ke Internet. Teknologi
komunikasi radio paket ini menggunakan media pengirim data berupa gelombang
radio, bukan kabel. Biasanya, di laboratorium komputer sudah ada jaringan LAN.
Komputer di laboratorium itu berfungsi sebagai gateway ke jaringan Internet.
Komputer-komputer lain yang belum terintegrasi dalam jaringan LAN dapat
digabung dalam jaringan radio paket, agar dapat mengakses Internet.

Perangkat-perangkat yang diperlukan untuk membangun jaringan radio paket
terdiri dari komputer PC (XT ke atas), modem radio (beda dengan modem
telepon), radio transceiver, dan perangkat lunak.

Modem radio yang digunakan ada dua macam. Yang pertama terminal node
controller (TNC) modem. Modem ini dapat diperoleh biasanya di toko amatir
radio di Jakarta atau di Bandung. Modem yang kedua biasanya bikinan sendiri,
sering disebut Baycom Like modem. Modem-modem itu mempunyai kecepatan
300, 600, 1200, 9600, 19200 byte per sekon. Yang banyak diminati modem
dengan kecepatan 1200 byte per sekon.

Radio transceiver yang memadai untuk jaringan radio paket adalah handy talky
(HT) atau very high frequency (VHF) rig, yang pas untuk kecepatan 1200 byte
per sekon.

Perangkat lunaknya menggunakan Network Operating System (NOS) oleh Phil
Kam di bawah DOS. Perangkat lunak ini dapat diambil (down load) di
http://www.lp.itb.ac.id/~yc1dav/
       Saat ini jaringan radio paket baru dapat digunakan di kampus-kampus perguruan
       tinggi dan lembaga-lembaga riset teknologi, seperti ITB, UNIBRAW, UMM,
       BPPT, LAPAN, LIPI, LEN, dan lain-lain.

       Jadi kalau ingin menikmati akses Internet yang murah dan bebas pulsa, Anda
       harus tinggal berdekatan dengan lembaga yang mempunyai jaringan radio paket.
       Perangkat-perangkat yang diperlukan komputer PC minimal XT, modem radio
       1200 byte per sekon, dan HT, serta perangkat lunak komunikasinya, sudah cukup
       untuk menjalankan aplikasi electronic mail. Semakin besar kecepatan modem
       radio yang digunakan, semakin banyak data yang dapat ditransfer untuk
       menjalankan aplikasi tertentu. Misalnya e-mail, transfer file, news, dan telnet.

       Teknologi komunikasi radio paket lebih menguntungkan untuk komunikasi jarak
       jauh dibandingkan dengan telepon interlokal. Dengan radio paket tidak ada
       ketergantungan pada perusahaan jasa telekomunikasi di Indonesia. Biaya
       operasional jauh lebih murah dari pada menyewa leased line telepon selama 24
       jam.

       Perangkat keras, perangkat lunak, dan dokumentasi praktis terbuka, dan sebagian
       bahkan dapat diperoleh secara gratis. Ditinjau dari teknologinya, radio paket ini
       dimungkinkan bekerja dengan kecepatan tinggi sekali, beberapa mega byte per
       sekon, untuk jarak jauh dengan biaya sangat murah. Saluran telepon yang paling
       baik hanya mampu dengan kecepatan sekitar 19,2 kilo byte per sekon.

       Teknologi radio paket ini kurang menguntungkan untuk digunakan di dalam
       gedung (jarak dekat). Kemudian teknologi radio paket dengan kecepatan 1200
       byte per sekon, termasuk low end, sebenarnya tidak baik untuk TCP/IP. Perlu up-
       grade ke 9600 byte per sekon, tidak sukar dan biayanya murah.

       Apakah kita memerlukan izin untuk mengoperasikan radio paket? Jawabnya, ya.
       Kita harus mengantongi izin penggunaan frekuensi dari Dirjen Postel
       Deparpostel. Ada beberapa alternatif frekuensi yang mungkin diberikan izin
       penggunaannya. Misalnya frekuensi untuk amatir radio, citizen band, atau
       commercial band.

Peralatan Yang Digunakan Untuk Akses Internet

1. Modem dial up (internal/eksternal)/Kabel Modem/Modem ADSL

Modulator demodulator (Modem) berfungsi mengubah gelombang analog menjadi
sinyal digital dan sebaliknya mengubah sinyal digital menjadi gelombang analog dari
kabel telepon sehingga komputer dapat terkoneksi dengan internet. Komputer bekerja
hanya mengenal bilangan digital, gelombang pada jaringan telepon adalah gelombang
analog, untuk dapat oleh komputer penerima maka gelombang tersebut diubah menjadi
sinyal digital oleh modem. Sebaliknya ketika komputer bekerja dengan bilangan digital
dan ketika data akan dikirim ke pengguna lainnya dalam internet, sinyal digital akan
diubah menjadi gelombang analog oleh modem. Untuk Personal Computer (PC),
biasanya menggunakan modem dial up yang dihubungkan dengan line telepon. Secara
fisik, modem dial-up dibagi dua yaitu modem internal yang dipasang didalam komputer
pada slot ekspansi yang tersedia dan modem eksternal yang dipasang dengan
menggunakan kabel communication atau serial. Kecepatan modem dihitung dalam kbps
(kilobit per second). Modem internal memiliki kecepatan untuk men-download informasi
56 kbps. Pada penggunaan akses dial up, ketika komputer tersambung ke server ISP,
pelanggan akan dibebani biaya pulsa telepon plus layanan ISP yang jumlahnya bervariasi
tergantung lamanya koneksi.

Selain modem dial-up terdapat pula modem ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line).
Modem ADSL memiliki kecepatan yang tinggi, dikembangkan dengan teknologi Discrete
MutliTone (DMT). Dalam mengakses internet, ADSL dapat menggunakan line telepon.
Pengguna ADSL diharuskan mendaftar terlebih dahulu ke ISP (Internet Service
Provider). Untuk jenis Cable Modem menggunakan line TV Kable. Di Indonesia Anda
dapat menggunakan layanan dari TV Kabel, yaitu kabelvision. Cable Modem mempunyai
kecepatan akses yang tinggi. Untuk dapat mengakses internet melalui Cable Modem
pengguna diharuskan melakukan pendaftaran terlebih dahulu kepada penyedia jasa TV
kabel dan ISP (Internet Service Provider). Pemasangan jaringan internet dengan cable
modem lebih rumit dibandingkan dengan jenis modem lainnya. Pendaftaran untuk akses
internet dengan modem cable menggunakan MAC Address (Media Access Control
Address). Ketika cable modem rusak, Anda harus mendaftarkan kembali MAC Address
baru untuk cable modem baru. Sedangkan pada modem ADSL atau Dial up, ketika
modem rusak kita dapat langsung menggunakan modem baru tanpa harus mendaftarkan
kembali ke ISP.Kecepatan sebuah modem diukur dengan satuan bps (bit per second) atau
kbps (kilobit per second). Kecepatan modem dial up bervariasi antara 300 bps hingga 56
kbps, umumnya berkisar antara 14.4 hingga 56,6 kbps. Makin tinggi kecepatannya maka
akan mempersingkat waktu koneksi hingga menghemat biaya pulsa telepon. Dalam aliran
data    internet,    terdapat  istilah   yang    disebut   dengan      upstream    dan
downstream. Upstream adalah kecepatan aliran data dari komputer lokal ke komputer lain
melalui sebuah network, sedangkandownstream adalah kecepatan aliran data dari
komputer lain ke komputer lokal melalui sebuah network.

Berdasarkan proses kerjanya, modem dibagi menjadi dua yaitu hardware
modemdan software modem. Hardware modem adalah modem yang bekerja
menggunakan chip khusus untuk menangani fungsi fungsi komunikasi data, sedangkan
pada software modem pekerjaan dilakukan oleh sebuah program driver. Penggunaan
software modem akan membebani kerja CPU, untuk itu diperlukan komputer dengan
processor yang memiliki kecepatan tinggi misalnya Pentium 4. Umumnya, modem dial
up yang dijual adalah modem berbasis software dimana harganya lebih murah
dibandingkan hardware modem.

2. Line Telepon, Cable TV, ISDN, Satelit, Handphone

Selain modem sebagai perangkat keras yang dapat menghubungkan komputer ke Intenet,
diperlukan line telepon. Selanjutnya pengguna komputer harus mendaftar ke ISP yang
melayani akses dial up misalnya indosat, telkom dan cbn. Saat ini, dengan line telepon
dan modem dial up, kita tidak diharuskan mendaftar lagi ke ISP, yaitu dengan
menggunakan paket telkomnet instant yang secara langsung dapat melakukan akses
internet. Sedangkan untuk jaringan internet lainnya untuk modem dial up harus
melakukan pendaftaran terlebih dahulu ke ISP misalnya cbn.net dan Indosatnet.

Selain line telepon, untuk akses internet dapat pula melalui TV Kabel, modem yang
digunakan adalah Cable Modem. Layanan akses cable modem dapat melalui jaringan TV
Kabel dengan ISP diantaranya cbn, indosat, linknet, centrin dan mynet. Penggunaan
antara jaringan telepon dan jaringan TV Kabel terdapat perbedaan dalam hal kecepatan
akses dan transfer data.

Selain     akses     internet    melalui      modem,     dapat    pula     memanfaatkan
teknologi ISDN(Integrated System Digital Network) dan Satelit. Teknologi ini masih
tergolong mahal untuk digunakan oleh perorangan. Perusahan-perusahan besar atau
organisasi telah banyak yang menggunakannya. Layanan ISDN disediakan oleh ISP yang
disebut dengan NSP (Network Service Provider). ISDN adalah jaringan digital yang
memberikan berbagai macam pelayanan jasa telekomunikasi yang berlaku di seluruh
dunia, dan merupakan tansisi sistem telepon analog ke sistem digital. ISDN
memungkinkan transmisi gabungan semua dan setiap informasi yang mecakup suara,
gambar, surat kabar, diagram dan videoconferencing. ISDN diperkenalkan pada tahun
1970 di Eropa. Teknologi ISDN mampu melakukan transfer data hingga kecepatan 128
kbps (kilo bit per second). Akses internet satelit dapat pula melalui VSAT (Very Small
Aperture Terminal). Konfigurasi VSAT yang banyak dipakai dan diterapkan dalam
sistem multimedia adalah berbentuk star. Dalam konfigurasi VSAT ada tiga komponen
utama                 yang                 dibutuhkan,               yaitu             :
a. Stasiun Hub, merupakan hub berbentuk piringan yang besar yang dipasangkan
menghadap langsung ke satelit. sebagai pengatur semua lalu lintas atau rute data pada
jaringan VSAT. Setiap terminal VSAT lain (piringan kecil) mengirim atau menerima data
harus melalui stasiun hub terlebih dahulu.

b. Satelit, disebut juga dengan transfoder yang merelay sinyal dari terminal satu ke
terminal lainnya. Satelit yang umumnya digunakan adalah satelit GEO ( Geostationer
Earth Orbiting)

c. Terminal VSAT, Terminal yang berbentuk piringan dengan ukuran lebih kecil dari
statsiun hub. Terminal VSAT ditempatkan pada pelanggan dengan menghadap langsung
pada satelit GEO yang digunakan. Bandwitdh besar menggunakan piringan lebih kecil
dan sebaliknya bandwidth kecil menggunakan piringan yang lebih besar.

Dengan cakupan antena yang luas maka Hub akan mentransmisikan sinyal ke satelit dan
satelit merelay dan mendistribusikannya dalam cakupan antena satelit yang kemudian
diterima oleh terminal masing masing pelanggan. Terminal melakukan permintaan
pelayanan dengan mentransmisikan sinyal ke satelit dan diteruskan oleh satelit ke Hub.
Untuk itu, pada satelit setidaknya ada dua kanal transponder, satu untuk merelay sinyal
forward dari Hub ke terminal dan satu transponder lagi untuk merelay sinyal return yang
dikirim dari terminal ke Hub. Dalam konfigurasi star ini, karakteristik satelit yang
dipergunakan sangat berpengaruh terhadap kinerja sistem VSAT. Makin baik
karakteristik dari satelit terutama dari daya dan pengaruh derau maka akan makin murah
dan praktis di sisi terminal VSAT.

Untuk pelanggan VSAT, ada beberapa perangkat yang dibutuhkan untuk dapat
mengakses internet, yaitu
a. ODU (OutDoor Unit), yaitu transceiver yang diletakkan di luar (OutDoor Unit) dan
harus sejajar dengan lintasan satelit yang digunakan.
b. IDU (InDoor Unit) yang berbentuk seperti router pada umumnya. IDU merupakan
peralatan yang digunakan di dalam (InDoor Unit) dan berfungsi sebagai alat interface
antara tranceiver dengan peralatan komunikasi seperti PC (Personal Computer).

Selain jaringan dengan satelit VSAT, akses internet dapat dilakukan pula melalui saluran
kabel listrik yaitu dengan menumpangkan aliran data. PLN DKI Jakarta sedang mengkaji
dan mengujicobakan akses internet dengan aliran data melalui kabel listrik. Pada negara
negara maju, penggunaan saluran kabel listrik untuk mengakses internet sudah mulai
dimasyarakatkan.

Internet juga dikembangkan untuk media wireless (tanpa kabel) dengan memanfaatkan
telepon seluler atau telepon genggam (handphone). Protokol yang digunakan disebut
dengan WAP (Wireless Application Protocol). WAP merupakan hasil kerjasama
antarindustri untuk membuat sebuah standar yang terbuka (open standard) yang berbasis
pada standar internet. WAP bekerja dengan modus teks dengan kecepatan 9,6 kbps.
Selain WAP, dikembangkan pula teknologi GPRS(General Packet Radio Service) yang
memiliki kecepatan lebih tinggi dibandingkan dengan WAP yaitu hingga 115
kbps dengan dukungan aplikasi grafis dan multimedia. Saat ini, terdapat teknologi 3G
(Third Generation) pada telepon selular berbasis CDMA (Code Division Multiple
Access), dimana 3G memiliki kecepatan transfer data hingga 230 kbps



Sekian dulu kalu ada pertanyaan segera direply.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:22583
posted:5/8/2010
language:Indonesian
pages:24