DOKUMEN 1

Document Sample
DOKUMEN 1 Powered By Docstoc
					             DOKUMEN 1




KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
    SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
             ( KTSP – SMP )
     TAHUN PELAJARAN 2009 / 2010




      SMP NEGERI 10 MERANGIN
      MARGOYOSO, KECAMATAN MARGO TABIR
             KABUPATEN MERANGIN
               PROVINSI JAMBI
    PEMERINTAH KABUPATEN MERANGIN
            DINAS PENDIDIKAN

     SMP NEGERI 10 MERANGIN


              DOKUMEN 1


KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
    SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
              ( KTSP – SMP )
     TAHUN PELAJARAN 2009 / 2010




      SMP NEGERI 10 MERANGIN


       MARGOYOSO, KECAMATAN MARGO TABIR
              KABUPATEN MERANGIN
                PROVINSI JAMBI
                    PEMERINTAH KABUPATEN MERANGIN
                                DINAS PENDIDIKAN
                        SMP NEGERI 10 MERANGIN

    KEPUTUSAN KEPALA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 10 MERANGIN
                    NOMOR : 422 / 09 / SMP.10 / PD. 2009
                                TENTANG
               SUSUNAN PANITIA PELAKSANAAN PENYUSUNAN
              KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ( KTSP )
                      TAHUN PELAJARAN 2009 / 2010

            KEPALA SEKOLAH MENENGAH NEGERI 10 MERANGIN
MENIMBANG : Bahwa dalam rangka memperlancar proses penyusunan Kurikulum Tingkat
            Satuan Pendidikan di SMP Negeri 10 Merangin perlu ditetapkan Susunan
            Panitia pelaksana Penyusunan KTSP.
MENGINGAT : 1. Undang undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan
                Nasional.
            2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005, tentang Standar Nasional
                Pendidikan.
            3. Peraturan Menteri Nomor 22, 23 dan 24 tahun 2005 tentang standar isi
                dan standar kompetensi lulusan.
            4. Surat Keputusan kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Nomor :
                1119.4 / Dikdas / III / 2009, tanggal 1 Juni 2009 tentang Kalender
                Pendidikan Tahun Pelajaran 2009 / 2010
            5. Hasil Rapat Majelis Guru dan Tata Usaha SMP Negeri 10 Merangin
                pada tanggal 20 Juni 2009.
                                MEMUTUSKAN

Pertama       :   Panitia Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan di SMP 10
                  Merangin Tahun Pelajaran 2009 / 2010 sebagaimana tercantum pada
                  lampiran I keputusan ini.
Kedua         :   Segala biaya yang timbul dalam kegiatan ini dibebankan kepada anggaran
                  yang sesuai.
Ketiga        :   Apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalm keputusan ini maka akan
                  diperbaiki sebagaimana mestinya.
Keempat       :   Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
                                                      Ditetapkan di      : Margoyoso
                                                      Pada tanggal       : 6 Juli 2009
                                                          Kepala Sekolah




                                                    ZAINUDDIN LUBIS, S.Pd.Ing.
                                                    NIP. 19651001 198812 1 002
                                    Lampiran      : Surat Keputusan Kepala Sekolah
                                                    SMP Negeri 10 Merangin
                                                    Nomor : 422 / 09 / SMP.10 / PD.2009
                                                    Tanggal : 6 Juli 2009
                                                    Tentang : Susunan Panitia Pelaksana
                                                              Penyusunan KTSP
                                                              Tahun Pelajaran 2009/2010
N
                   NAMA           JABATAN DINAS           JABATAN PANITIA           KET
O
1    Zainuddin Lubis,S.Pd.Ing.   Kepala Sekolah       Penanggung Jawab
2    Drs. Risbay                 Koord. Pengawas      Nara Sumber
3    Kaolan, S.Pd.               Pengawas             Nara Sumber
4    Ishak Siregar, S.Pd.        Pengawas             Nara Sumber
5    Yunianto, S.Pd.             Guru                 Ketua
6    Heriyani, S.Pd.             Guru                 Sekretaris
7    Sri Jumianto                Komite Sekolah       Anggota
8    Nurbadriah, S.Pd            Guru                 Anggota
9    Wahnin, S.Pd.               Guru                 Anggota
10   M. Isnaini, S.Pd.           Guru                 Anggota
11   Zulkarnain, S.Pd.           Guru                 Anggota
12   Agus Sugiono, Amd. Pd.      Guru                 Anggota
13   Suroso, Amd. Pd.            Guru                 Anggota
14   Kemala Dewi, S.Pd.          Guru                 Anggota
15   Supriyati                   Guru                 Anggota
16   Zulkifli Z.                 Guru                 Anggota
17   Wendri Novrian, S.Pd.       Guru                 Anggota




                                                      Ditetapkan di   : Margoyoso
                                                      Pada Tanggal : 6 Juli 2009
                                                           Kepala Sekolah




                                                      ZAINUDDIN LUBIS, S.Pd,Ing.
                                                      NIP.19651001 198812 1002
                              KATA PENGANTAR


      Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmad dan
karunia-Nya model Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) SMP Negeri 10
Merangin telah tersusun dengan baik sesuai dengan yang diharapkan.
      Dengan adanya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) ini dibuat
sebagai bahan acuan yang isinya antara lain menguraikan struktur kurikulum SMP
disusun yang meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang
pendidikan selama tiga tahun mulai kelas VII sampai kelas IX. Struktur kurikulum
SMP disusun berdasarkan standar kompetensi mata pelajaran dengan ketentuan
yang telah ditetapkan.
      Kiranya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) SMP Negeri 10
Merangin ini menjadi bahan masukkan dan salah satu alternatif bagi dunia
pendidikan khususnya untuk pendidikan sekolah menengah pertama.
      Akhirnya kepada allah SWT kita berharap semoga Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan ( KTSP ) SMP ini berguna untuk peningkatan sumber daya manusia di
lingkungan sekolah pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.


                                                  Margo Tabir, Juli 2009
                                                    Kepala Sekolah




                                                ZAINUDDIN LUBIS, S.Pd,Ing.
                                                NIP.19651001 198812 1002
                                       BAB I
                                   PENDAHULUAN


A. Rasional
     Kurikulum   dikembangkan      sebagai   pedoman     penyelenggaraan   kegiatan
  pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini
  meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi
  dan potensi daerah, satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuian program
  pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah.
     Pengembangan Kurikulum Tingkat satuan Pendidikan ( KTSP ) yang beragam
  mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan
  pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi, proses,
  kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan,
  pembiayaan dan penilaian pendidikan. Dua dari kedelapan standar nasional
  pendidikan tersebut, yaitu Standar isi ( SI ) dan Standar Kompetensi Lulusan
  ( SKL ) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan
  kurikulum.
     Kurikulum Tingkat satuan Pendidikan ( KTSP ) disusun antara lain agar dapat
  memberi kesempatan peserta didik untuk :
     1. belajar untuk beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang maha Esa,
     2. belajar untuk memahami dan menghayati,
     3. belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif,
     4. belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain, dan
     5. belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar
        yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan.
     Pengembangan Kurikulum Tingkat satuan Pendidikan ( KTSP ) memiliki prinsip
     prinsip sebagai beriku :
     1. berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, kepentingan siswa,
     2. beragam dan terpadu
     3. tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni,
     4. relevan dengan kebutuhan kehidupan,
     5. menyeluruh dan berkesinambungan,
     6. belajar sepanjang hayat,
     7. seimbang antara kepentingan nasional dan daerah.


B. Tujuan Penyusunan KTSP.
        Sebagai penerapan dari Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri
  tersebut maka SMP Negeri 10 Merangin, Kabupaten Merangin sebagai institusi
  pendidikan menyusun kurikulum tingkat satuan pendidikan. Tujuan penyusunan
  Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ini adalah sebagai berikut :
   1.    Sebagai kerangka dasar yang merupakan pedoman dalam pelaksanaan
         kurikulum pada tingkat satuan pendidikan.
   2.    Memberi arah yang jelas dalam pelaksanaan kurikulum pada tingkat satuan
         pendidikan.
   3.    Untuk mengetahui dan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki
         sekolah.


C. Pengertian
        Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan adalah kurikulum operasional yang
  disusun oleh dan dilaksanakan dimasing masing satuan pendidikan. KTSP terdiri
  dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum
  tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan, dan silabus.
        Silabus adalah penjabaran dari standar kompetensi dasar kedalam materi
  pokok, kegiatan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi untuk
  penilaian.
        Rencana Pelaksanaan Pembelajaran merupakan bagian dari perencanaan
  proses pembelajaran yang memuat sekurang kurangnya tujuan pembelajaran,
  materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar.
                                        BAB II
                                  TUJUAN PENDIDIKAN


      Kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian
program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di sekolah. Sekolah
sebagai unit penyelenggara pendidikan juga harus memperhatikan perkembangan
dan tantangan itu diantarannya : ( 1 ) perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi, ( 2 ) globalisasi yang sangat cepat, ( 3 ) era informasi, ( 4 ) pengaruh
globalisasi terhadap perubahan perilaku dan moral manusia.
      Tantangan sekaligus peluang itu direspon oleh sekolah kami sehingga visi,
misi sekolah diharapkan sesuai dengan arah perkembangan tersebut sesuai dengan
prinsip prinsip pengembangan KTSP dan Acuan Operasional Penyusunan Kurikulum
Tingkat Satuan Pendidikan maka Visi, Misi dan Tujuan SMP Negeri 10 Merangin
adalah sebagai berikut :


A.   Visi SMP Negeri 10 Merangin
      Unggul dalam Prestasi, Trampil, Beriman dan Berbudaya


B.   Misi SMP Negeri 10 Merangin
         1. Meningkatkan pembinaan siswa dalam bidang keagamaan
         2. Menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi sampai tingkat nasional.
         3. Meningkatkan kegiatan bidang ekstra kurikuler sehingga dapat meraih
             prestasi.
         4. Meningkatkan pembinaan profesional guru melalui pembinaan yang
             berkesinambungan.
         5. Menumbuhkan sikap disiplin pada setiap warga sekolah.


C.   Tujuan Sekolah
      Tujuan sekolah kami merupakan jabaran dari visi dan misi sekolah dengan
      rincian sebagai berikut :
         1. Unggul dalam kegiatan keagamaan.
         2. Unggul dalam perolehan nilai UAN
   3. Unggul dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama
      bidang teknologi informasi dan komunikasi.
   4. Unggul dalam kebersihan dan pelestarian lingkungan hidup sekolah.
      Tujuan sekolah tersebut secara bertahap akan dimonitor dan dievaluasi
setiap kurun waktu tertentu untuk mencapau Standar Kompetensi Lulusan
( SKL ) sekolah menengah pertama, yaitu :
   1. Meyakini, memahami, dan menjalankan ajaran agama yang diyakini
      dalam kehidupan.
   2. Memahami dan menjalankan hak dan kewajiban untuk berkarya dan
      memanfaatkan lingkungan secara bertanggungjawab.
   3. Berfikir secara logis, kritis, kreatif, inovatif dalam memecahkan masalah
      serta berkomunikasi melalui berbagai media.
   4. Menyenangkan dan menghargai seni.
   5. Menjalankan pola hidup bersih, bugar, dan sehat.
   6. Berpartisipasi dalam kehidupan sebagai cerminan rasa cinta dan
      bangga terhadap bangsa dan tanah air.
                                    BAB III
                 STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
A. Struktur Kurikulum
         Struktur kurikulum SMP Negeri 10 Merangin meliputi substansi
  pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama 3 tahun
  mulai kelas VII sampai dengan kelas IX. Struktur kurikulum disusun
  berdasarkan struktur kurikulum yang tertera didalam standar isi dan
  disesuaikan dengan standar kompetensi lulusan, standar kompetensi mata
  pelajaran serta kebijakan Dinas Pendidikan.
         Kurikulum SMP Negeri 10 Merangin memuat mata pelajaran, muatan
  lokal dan pengembangan diri seperti tertera pada tabel berikut.
         Tabel 3.1. Struktur Kurikulum SMP Negeri 10 Merangin
                                                  KELAS DAN ALOKASI WAKTU
                    KOMPONEN
                                                     VII        VIII   IX
   A. Mata Pelajaran
    1.    Pendidikan Agama                            2          2     2
    2.    Pendidikan Kewarganegaraan                  2          2     2
    3.    Bahasa Indonesia                            5          5     5
    4.    Bahasa Inggris                              4          4     4
    5.    Matematika                                  5          5     5
    6.    Ilmu Pengetahuan Alam                       4          4     4
    7.    Ilmu Pengetahuan Sosial                     4          4     4
    8.    Seni Budaya                                 2          2     2
    9.    Pendidikan Jasmani Olahraga dan             2          2     2
          Kesehatan
   10.    Teknologi Informasi dan Komunikasi          2          2     2
   B. Muatan Lokal
   11.    Pendidikan Lingkungan Hidup ( PLH )         2          2     2
   C. Pengembangan Diri
    1.    Kunjungan Pustaka                           1          1     1
    2.    Bimbingan Konseling                         1          1     1
    3.     Ekstra Kurikuler                             2*)       2*)         2*)
                       JUMLAH                           38        38          38
  *) ekuivalen 2 jam pembelajaran
B. Muatan Kurikulum
  1. Mata Pelajaran
              Kurikulum SMP Negeri 10 Merangin terdiri atas 10 mata pelajaran,
         1 muatan lokal dan pengembangan diri. Sesuai dengan ketentuan struktur
         kurikulum dalam standar isi bahwa satuan pendidikan dimungkinkan
         menambah maksimum empat jam tatap muka per minggu, maka Bahasa
         Indonesia dan Matematika masing masing ditambah 1 jam tatap per
         minggu dari standar 4 jam pelajaran menjadi 5 jam pelajaran.
         Penambahan jam tatap muka pada mata pelajaran tersebut berdasarkan
         analisis SK / KD dan persiapan persiapan peningkatan prestasi siswa
         mencapai visi, misi dan tujuan sekolah.
  2. Muatan Lokal
              Muatan Lokal SMP Negeri 10 Merangin adalah Pendidikan
         Lingkungan Hidup ( PLH ) yang pelaksanaannya dilakukan masing
         masing selama 2 jam         pelajaran perminggu. Pemilihan PLH ini
         berdasarkan kebijakan dimana sadar lingkungan harus ditanamkan sejak
         pendidikan dasar. Disamping tatap muka khusus pelajaran mulok, PLH
         juga terintegrasi pada semua mata pelajaran.
  3. Kegiatan Pengembangan Diri
              Pengembangan Diri bertujuan memberikan kesempatan kepada
         peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai
         dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik sesuai dengan
         kondisi sekolah. Kegiatan Pengembangan Diri difasilitasi dan atau
         dibimbing oleh guru atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan
         dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler.
              Pelaksanaan kegiatan pengembangan diri bagi SMP Negeri 10
         Merangin disesuaikan dengan potensi, minat, dan bakat.
              Kegiatan Pengembangan Diri terdiri atas dua komponen, yaitu :
                a. Pelayanan konseling meliputi pengembangan :
                     1. Kehidupan Pribadi
                     2. Kemampuan Sosial
                3. Kemampuan Belajar
                4. Wawasan dan Perencanaan Karir
           b. Ekstrakurikuler dibagi menjadi dua jalur : yakni kegiatan
              pengembangan diri pada jalur akademis dan jalur non
              akademis.
              Pengembangan diri peserta didik SMP Negeri 10 Merangin
              yang berada dijalur non akademis disediakan wadah kegiatan :
                1. Pramuka
                2. Olahraga
                     a. Bola Voli
                     b. Tenis Meja
                     c. Atletik
                     d. Catur
                     e. Sepak takraw
                3. Kreasi dan Seni
                     a. Seni Tari
                     b. Seni Lukis
                     c. Seni Vokal Group dan Solo
                     d. Baca Puisi dan Cerpen
4. Pengaturan Beban Belajar
        Jam Pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan
   sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum.
        Pengaturan alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran yang terdapat
   pada semester ganjil dan genap dalam satu tahun Pelajaran dapat
   dilakukan secara fleksibel dengan jumlah beban belajar yang tetap.
        Alokasi waktu untuk setiap jam pelajaran adalah 40 menit. Beban
   belajar siswa selama satu tahun tertera pada tabel berikut.


        Tabel 3.2. Beban belajar siswa selama satu tahun
                                        Minggu         Waktu      Jumlah jam
           Satu JP
                         Jumlah JP     efektif per   Pembelajar   per tahun
   Kelas     tatap
                        per minggu       tahun         an per       ( @ 60
             muka
                                         ajaran        tahun       menit )
  VII   - 40 menit         36 JP       36 minggu      224 hari    864 menit
  IX


       Alokasi waktu untuk penugasan terstruktur adalah 50 % dari 40 menit,
  misalnya materi IPA satu kali pertemuan adalah 2 JP atau 80 menit, maka
  guru harus memberikan tugas atau PR dari materi tersebut yang
  diperkirakan dapat dikerjakan siswa sekitar 40 menit. Jika dalam satu hari
  siswa belajar 7 JP atau 280 menit, maka beban belajar siswa dalam
  bentuk tugas atau PR adalah 140 menit. Tugas terstruktur wajib dinilai oleh
  guru dan nilainya dapat diperhitungkan kedalam nilai penguasaan
  pengembangan konsep atau kognitif dan nilai sikap.
       Selain tugas terstruktur, setiap guru diwajibkan memberikan tugas
  mandiri yang waktu penyelesaiannya diatur sendiri oleh peserta didik.
       Alokasi waktu tugas proyek dari setiap mata pelajaran dikoordinir
  oleh kurikulum, sehingga tidak ada beban tugas yang menumpuk pada
  waktu yang bersamaan.
       Alokasi waktu untuk praktik, dua jam kegiatan praktik di sekolah
  setara dengan satu jam tatap muka. Empat jam praktik di luar sekolah
  setara dengan satu jam tatap muka.


5. Ketuntasan Belajar.
       Ketuntasan belajar siswa pada setiap mata pelajaran di SMP Negeri
   10 Merangin ditetapkan berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM )
   mata pelajaran tersebut. Kriteria ideal KKM untuk masing masing indikator
   hasil belajar yang dideskripsikan guru dalam silabus pada setiap mata
   pelajaran adalah75 %. Namum dengan mempertimbangkan kompleksitas,
   intake siswa dan sarana pendukung yang ada disekolah maka KKM setiap
   mata pelajaran telah ditetapkan berkisar 65 sampai 75.
       Berikut ini tabel Kriteria Ketuntasan Minimal belajar siswa di SMP
   Negeri 10 Merangin tahun pelajaran 2009 / 2010.
             Tabel 3.3. Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM )
                                                     Kriteria Ketuntasan Minimal
                     KOMPONEN                                  Kelas
                                                      VII       VIII        IX
A. Mata Pelajaran
 1.        Pendidikan Agama                           75         75        75
 2.        Pendidikan Kewarganegaraan                 70         72        73
 3.        Bahasa Indonesia                           70         70        75
 4.        Bahasa Inggris                             68         68        68
 5.        Matematika                                 65         67        68
 6.        Ilmu Pengetahuan Alam                      69         67        72
 7.        Ilmu Pengetahuan Sosial                    68         68        68
 8.        Seni Budaya                                75         75        75
 9.        Pendidikan Jasmani Olahraga dan            75         75        75
           Kesehatan
10.        Teknolgi Informasi dan Komunikasi          70         70        70
B. Muatan Lokal
11.        Pendidikan Lingkungan Hidup ( PLH )        75         75        75


6. Kenaikan Kelas dan Kelulusan.
             Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran.
      Siswa dinyatakan naik kelas atau lulus setelah memenuhi kriteria sebagai
      berikut :
      a.    Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.
      b.    Mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ) pada mata pelajaran
             yang ditetapkan sekolah.
      c.    Tidak terdapat lebih dari 3 mata pelajaran yang tidak mencapai
             kriteria ketuntasan minimal.
      d.    Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian sikap untuk seluruh
             mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia,
             kelompok kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata
        pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga
        dan kesehatan di akhir semester dua.
   e.   Kehadiran dikelas mencapai minimal 85 %.
        Dengan mengacu kepada ketentuan PP 19 / 2005 Pasal 72 ayat (1),
   peserta didik dinyatakan lulus dari SMP Negeri 10 Merangin setelah
   memenuhi persyaratan berikut :
   a.   Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.
   b.   Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian sikap untuk seluruh
        mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia,
        kelompok    kewarganegaraan       dan kepribadian,   kelompok    mata
        pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga
        dan kesehatan di akhir semester dua.
   c.   Lulus   Ujian   Sekolah   untuk    kelompok   mata   pelajaran   ilmu
        pengetahuan dan teknologi.
   d.   Lulus Ujian Nasional.
   e.   Kehadiran di kelas mencapai minimal 85 %.


7. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal.
        SMP Negeri 10 Merangin memiliki keunggulan menjadi percontohan
   sekolah      Lingkungan Bersih, Sehat dan Hijau . Seluruh komponen
   sekolah secara rutin mengadakan kegiatan kebersihan, perawatan dan
   penataan lingkungan yang nyaman dan penghijauan sesuai dengan lahan
   yang tersedia.
        Program ini dikelola dan dilaksanakan dengan kesadaran tinggi
   sehingga apa yang tertera didalam visi dan misi sekolah terwujud.
                                        BAB IV
                               KALENDER PENDIDIKAN
     Setiap permulaan tahun pelajaran, tim penyusun program di sekolah menyusun
kalender pendidikan untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran selama satu
tahun ajar. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu
efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur sekolah. Pengaturan waktu
belajar di SMP Negeri 10 Merangin mengacu kepada Standar Isi dan disesuaikan
dengan kebutuhan daerah, kebutuhan peserta anak didik dan masyarakat, serta
ketentuan dari pemerintah / pemerintah daerah.
     Pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu
tahun adalah sebagai berikut :


A. Permulaan tahun Pelajaran
       Permulaan tahun pelajaran dimulai pada hari Senin Minggu ketiga bulan Juli.
   Hari pertama masuk sekolah berlangsung 2 ( dua ) hari dengan kegiatan
   melaksanakan pengelompokkan rombongan belajar, melaksanakan program PLH
   ( Kebersihan Kelas, setting kelas, menghias kelas, merawat tanaman, mengatur /
   menyediakan perangkat peralatan kelas, membuat dan menempel tata tertib
   siswa, tugas piket, dll )


B. Waktu Belajar
       Waktu belajar menggunakan sistem semester yang membagi satu tahun
   pelajaran menjasi semester 1 ( satu ) dan semester 2 ( dua ). Kegiatan
   pembelajaran dilaksanakan selama 6 ( enam ) hari, yaitu :
                Hari           Waktu Belajar
            Senin              07.00   12.35
            Selasa             07.15   12.35
            Rabu               07.15   12.35
            Kamis              07.15   12.35
            Jum at             07.00   10.40
            Sabtu              07.00   12.00
        Sesuai dengan keadaan dari kebutuhan sekolah dan analisis minggu efektif
   maka waktu pembelajaran efektif ditetapkan sebanyak 36 minggu untuk tahun
   pelajaran ini.
C. Kegiatan Tengah Semester
   Kegiatan tengah semester setelah selesai kegiatan akademik direncanakan
selama 5 hari. Kegiatan tengah semester akan diisi oleh peserta didik untuk
mengadakan Pekan Olah Raga ( POR ), Pentas Seni ( Pensi ) dan kegiatan PLH.


D. Hari efektif dan libur sekolah
   Pedoman pelaksanaan hari      hari efektif dan libur sekolah diluar hari libur umum
dan hari libur keagamaan dilingkungan Dinas Pndidikan kabupaten merangin,
sebagai berikut :
1. Semester I ( Satu )
   a. Jumlah minggu efektif 19 minggu.
   b. Jumlah hari efektif pembelajaran 115 hari.
   c. Kegiatan memperingati hari kemerdekaan tanggal 12 s.d 18 agustus 2008.
   d. Libur Puasa dan Hari Raya Idul Fitri tanggal14 s.d. 26 September 2009.
   e. Ujian Tengah Semester tanggal 5 s.d. 10 Oktober 2009 ( tidak terjadwal,
      sesuai dengan jadwal tatap muka )
   f. Ujian Akhir Semester tanggal 14 s.d. 24 Desember 2009.
   g. Penerimaan rapor tanggal 26 Desember 2009.
   h. Libur Semester I tanggal 28 Desember 2009 s.d. 2 januari 2010.


2. Semester II ( Dua )
   a. Jumlah minggu efektif 16 minggu.
   b. Jumlah hari efektif pembelajaran 109 hari.
   c. Ujian Tengah Semester tanggal 15 s.d. 20 Maret 2010 ( tidak terjadwal, sesuai
      dengan jadwal tatap muka )
   d. Ujian Akhir Semester tanggal 1 s.d. 15 Juni 2010.
   e. Penerimaan rapor tanggal 16 Juni 2010.
   f. Libur Akhir Tahun Pembelajaran 2009 / 2010 tanggal 17 Juni s.d. 3 Juli 2010.
                                        BAB V
                                       PENUTUP


     Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMP Negeri 10 Merangin merupakan
acuan dan pedoman bagi guru guru dalam melaksanakan program pembelajaran di
sekolah. Berdasarkan dokumen KTSP ini selanjutnya guru guru setiap mata
pelajaran menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ) serta membuat program
pembelajaran yang berupa program tahunan, program semester, Pemetaan, Silabus,
RPP dan instrumen penilaian.
     Guru   diberi   kebebasan   dan    keleluasaan   dalam   menyusun   program
pembelajaran misalnya dalam mendeskripsikan indikator hasil belajar, menetapkan
tujuan pembelajaran dan menetapkan kegiatan pembelajaran sesuai dengan kondisi
dan lingkungan sekolah serta untuk memotivasi siswa dalam mengolah dan menggali
sendiri potensi potensinya, kebebasan dan keleluasaan guru guru dalam
melaksanakan pembelajaran di kelas merupakan bagian dari KTSP.
     Sesuai dengan komitmen dengan komitmen guru guru dalam meningkatkan
mutu pendidikan maka KTSP yang telah disusun akan dilaksanakan sesuai program
yang telah ditetapkan. Semoga dengan tersusunnya KTSP SMP negeri 10 Merangin
ini akan menjadikan sekolah ini menjadi Sekolah Unggul yang sesuai dengan visi,
misi dan tujuan sekolah. Amin.
                    LEMBAR PENGESAHAN
        KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
                          (K T S P)
               SMP NEGERI 10 MERANGIN
                      JALAN ANYELIR NO. 07
           MARGOYOSO, KECAMATAN MARGO TABIR
            KABUPATEN MERANGIN, PROVINSI JAMBI
                         KODE POS 37353


          Telah diteliti dan disahkan penggunaannya pada
                       Tanggal 21 Juli 2009
    Dan dinyatakan berlaku mulai Tahun Pelajaran 2009 \ 2010


                      MENGESAHKAN


     KETUA KOMITE                           KEPALA
SMP NEGERI 10 MERANGIN               SMP NEGERI 10 MERANGIN




                                     ZAINUDDIN LUBIS, S.Pd,Ing.
     SRI JUMIANTO
                                    NIP. 19651001 198812 1 002



                        MENGETAHUI
                    KEPALA DINAS PENDIDIKAN
                     KABUPATEN MERANGIN




                      F A U Z I, S.Pd.
                          NIP. 19620819 198412 1 001




                                 DAFTAR ISI

HALAMAN PENGESAHAN                                                 ..
SUSUNAN PANITIA PENYUSUNAN KTSP                                    ..
KATA PENGANTAR                                                     ..
DAFTAR ISI                                                          .
BAB I PENDAHULUAN                                                ......
  A. RasionaL                    ...                              ....
  B. Landasan                                                      ..
  C. Tujuan Penyusunan KTSP                                       .....
BAB II TUJUAN PENDIDIKAN                                         .....
  A. Tujuan Pendidikan Dasar                                        .
  B. Visi                                                            .
  C. Misi                                                         ....
  D. Tujuan Sekolah              ...
BAB III STRUKTUR MUATAN KURIKULUM                                ....
  A. STRUKTUR KURIKULUM                                          ....
  B. Muatan Kurikulum                                              ...
  1. Mata Pelajaran                                                     .
  2. Muatan Lokal                       ..                              .
  3. Kegiatan Pengembangan                            ...          ...
  4. Pengaturan Beban Mengajar               ... ..                ...
  5. Ketuntasan Belajar                ..                          ...
  6. Kenaikan Kelas dan Kelulusan                                 ...
  7. Pendidikan Berbasis Keunggulan dan Global              ..


BAB IV KALENDER PENDIDIKAN                                          ..
BAB V PENUTUP                                                      ...
                                      BAB I
                                 PENDAHULUAN


A. Rasional
     Pendidikan nasional bertujuan untuk mengembangkan kemampuan dan
  membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka
  mencerdaskan kehidupan bangsa, mengembangkan potensi peserta didik agar
  menjadi manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia,
  sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratif
  serta bertanggungjawab.
     Dalam rangka mencapai tujuan nasional tersebut peningkatan kualitas manusia
  Indonesia seutuhnya sehingga memiliki daya saing menghadapi tantangan global.
     Salah satu bentuk peningkatan mutu pendidikan adalah pembaharuan
  pengelolaan pendidikan yang dilaksanakan secara terarah, terencana dan
  berkesinambungan yaitu berupa inovasi kurikulum yang melahirkan kurikulum
  tingkat satuan pendidikan dimana didalamnya termuat silabus dan komponen
  pendukung kurikulum yang lain.
     Adapun yang terjadi acuan penyusunan kurikulum ini adalah peraturan
  pemerintah nomor 19 tahun 2005 tentang standar pendidikan yang berimplikasi
  dengan diterbitkannya peraturan menteri nomor 22, 23 dan 24 tahun 2005 tentang
  standar isi dan standar kompetensi lulusan.


B. Tujuan Penyusunan KTSP.
        Sebagai penerapan dari Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri
  tersebut maka SMP Negeri 10 Merangin, Kabupaten Merangin sebagai institusi
  pendidikan menyusun kurikulum tingkat satuan pendidikan. Tujuan penyusunan
  Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ini adalah sebagai berikut :
   4.    Sebagai kerangka dasar yang merupakan pedoman dalam pelaksanaan
         kurikulum pada tingkat satuan pendidikan.
   5.    Memberi arah yang jelas dalam pelaksanaan kurikulum pada tingkat satuan
         pendidikan.
    6.    Untuk mengetahui dan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki
          sekolah.


C. Pengertian
         Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan adalah kurikulum operasional yang
  disusun oleh dan dilaksanakan dimasing masing satuan pendidikan.
         Silabus adalah penjabaran dari standar kompetensi dasar kedalam materi
  pokok, kegiatan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi untuk
  penelitian.




                                  PERTEMUAN MAJELIS GURU
                                  SMP NEGERI 10 MERANGIN


              Hari      : Sabtu
              Tanggal   : 20 Juni 2009
              Tempat    : Ruang majelis Guru
              Jam       : 12.00 WIB selesai
              Hal       : Pembentukan Panitia Pengembangan kurikulum

Hasil Rapat