Diklat Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi
W
Description
media-pembelajaran-berbasis-OS-linux pdf
Document Sample


Modul 1
Sistim Komputer dan Sistem Jaringan
Diklat Teknis
Teknologi Informasi dan Komunikasi
(Information and Comunication Technology)
Eselon III
SAMBUTAN DEPUTI BIDANG PEMBINAAN DIKLAT APARATUR
LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA
Selaku Instansi Pembina Diklat PNS, Lembaga Administrasi Negara
senantiasa melakukan penyempurnaan berbagai produk kebijakan Diklat
yang telah dikeluarkan sebagai tindak lanjut Peraturan Pemerintah Nomor
101 Tahun 2000 tentang Diklat Jabatan PNS. Wujud pembinaan yang
dilakukan di bidang diklat aparatur ini adalah penyusunan pedoman diklat,
bimbingan dalam pengembangan kurikulum diklat, bimbingan dalam
penyelenggaraan diklat, standarisasi, akreditasi Diklat dan Widyaiswara,
pengembangan sistem informasi Diklat, pengawasan terhadap program dan
penyelenggaraan Diklat, pemberian bantuan teknis melalui perkonsultasian,
bimbingan di tempat kerja, kerjasama dalam pengembangan,
penyelenggaraan dan evaluasi Diklat.
Sejalan dengan hal tersebut, melalui kerjasama dengan Departemen
Dalam Negeri yang didukung program peningkatan kapasitas berkelanjutan
(SCBDP), telah disusun berbagai kebijakan guna lebih memberdayakan
daerah seperti peningkatan kapasitas institusi, pengelolaan dan peningkatan
SDM melalui penyelenggaraan Diklat teknis, pengembangan sistem
keuangan, perencanaan berkelanjutan dan sebagainya.
Dalam hal kegiatan penyusunan kurikulum diklat teknis dan modul
diklatnya melalui program SCBDP telah disusun sebanyak 24 (dua puluh
empat) modul jenis diklat yang didasarkan kepada prinsip competency based
training. Penyusunan kurikulum dan modul diklat ini telah melewati proses
yang cukup panjang melalui dari penelaahan data dan informasi awal yang
diambil dari berbagai sumber seperti Capacity Building Action Plan (CBAP)
daerah yang menjadi percontohan kegiatan SCBDP, berbagai publikasi dari
berbagai media, bahan training yang telah dikembangkan baik oleh lembaga
donor, perguruan tinggi, NGO maupun saran dan masukan dari berbagai
pakar dan tenaga ahli dari berbagai bidang dan disiplin ilmu, khususnya yang
tergabung dalam anggota Technical Review Panel (TRP).
Disamping itu untuk lebih memantapkan kurikulum dan modul diklat ini
telah pula dilakukan lokakarya dan uji coba/pilot testing yang dihadiri oleh
para pejabat daerah maupun para calon fasilitator/trainer.
Dengan proses penyusunan kurukulum yang cukup panjang ini kami
percaya bahwa kurikulum, modul diklatnya berikut Panduan Fasilitator serta
Pedoman Umum Diklat Teknis ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan
pelatihan di daerah masing-masing.
i
Harapan kami melalui prosedur pembelajaran dengan menggunakan
modul diklat ini dan dibimbing oleh tenaga fasilitator yang berpengalaman dan
bersertifikat dari lembaga Diklat yang terakreditasi para peserta yang
merupakan para pejabat di daerah akan merasakan manfaat langsung dari
diklat yang diikutinya serta pada gilirannya nanti mereka dapat menunaikan
tugas dengan lebih baik lagi, lebih efektif dan efisien dalam mengelola
berbagai sumber daya di daerahnya masing-masing.
Penyempurnaan selalu diperlukan mengingat dinamika yang
sedemikian cepat dalam penyelenggaraan pemerintahan negara. Dengan
dilakukannya evaluasi dan saran membangun dari berbagai pihak tentunya
akan lebih menyempurnakan modul dalam program peningkatan kapasitas
daerah secara berkelanjutan.
Semoga dengan adanya modul atau bahan pelatihan ini tujuan
kebijakan nasional utamanya tentang pemberian layanan yang lebih baik
kepada masyarakat dapat terwujud secara nyata.
ii
KATA PENGANTAR
DIREKTUR JENDERAL OTONOMI DAERAH
Setelah diberlakukannya UU Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan
Daerah, yang kemudian diganti dengan UU Nomor 32 Tahun 2004, telah
terjadi perubahan paradigma dalam pemerintahan daerah, yang semula lebih
berorientasi sentralistik menjadi desentralistik dan menjalankan otonomi
seluas-luasnya. Salah satu aspek penting kebijakan otonomi daerah dan
desentralisasi adalah peningkatan pelayanan umum dalam rangka
mewujudkan kesejahteraan masyarakat, dan meningkatkan daya saing
daerah.
Berdasarkan pengalaman penyelenggaraan pemerintahan di banyak negara,
salah satu faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan otonomi daerah
adalah kapasitas atau kemampuan daerah dalam berbagai bidang yang
relevan. Dengan demikian, dalam rangka penyelenggaraan pelayanan kepada
masyarakat dan peningkatan daya saing daerah diperlukan kemampuan atau
kapasitas Pemerintah Daerah yang memadai.
Dalam rangka peningkatan kapasitas untuk mendukung pelaksanaan
desentralisasi dan otonomi daerah, pada tahun 2002 Pemerintah telah
menetapkan Kerangka Nasional Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas
Dalam Mendukung Desentralisasi melalui Keputusan Bersama Menteri Dalam
Negeri dan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala
Bappenas. Peningkatan kapasitas tersebut meliputi sistem, kelembagaan, dan
individu, yang dalam pelaksanaannya menganut prinsip-prinsip multi dimensi
dan berorientasi jangka panjang, menengah, dan pendek, serta mencakup
multistakeholder, bersifat demand driven yaitu berorientasi pada kebutuhan
masing-masing daerah, dan mengacu pada kebijakan nasional.
Dalam rangka pelaksanaan peningkatan kapasitas Pemerintah Daerah,
Departemen Dalam Negeri, dengan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah
sebagai Lembaga Pelaksana (Executing Agency) telah menginisiasi program
peningkatan kapasitas melalui Proyek Peningkatan Kapasitas yang
Berkelanjutan untuk Desentralisasi (Sustainable Capacity Building Project for
Decentralization/ SCBD Project) bagi 37 daerah di 10 Provinsi dengan
pembiayaan bersama dari Pemerintah Belanda, Bank Pembangunan Asia
(ADB), dan dari Pemerintah RI sendiri melalui Departemen Dalam Negeri dan
kontribusi masing-masing daerah. Proyek SCBD ini secara umum memiliki
tujuan untuk meningkatkan kapasitas Pemerintah Daerah dalam aspek
sistem, kelembagaan dan individu SDM aparatur Pemerintah Daerah melalui
penyusunan dan implementasi Rencana Tindak Peningkatan Kapasitas
(Capacity Building Action Plan/CBAP).
iii
Salah satu komponen peningkatan kapasitas di daerah adalah Pengembangan
SDM atau Diklat bagi pejabat struktural di daerah. Dalam memenuhi
kurikulum serta materi diklat tersebut telah dikembangkan sejumlah modul-
modul diklat oleh Tim Konsultan yang secara khusus direkrut untuk keperluan
tersebut yang dalam pelaksanaannya disupervisi dan ditempatkan di Lembaga
Administrasi Negara (LAN) selaku Pembina Diklat PNS.
Dalam rangka memperoleh kurikulum dan materi diklat yang akuntabel dan
sesuai dengan kebutuhan daerah, dalam tahapan proses pengembangannya
telah memperoleh masukan dari para pejabat daerah dan telah diujicoba
(pilot test), juga melibatkan pejabat daerah, agar diperoleh
kesesuaian/ relevansi dengan kompetensi yang harus dimiliki oleh para
pejabat daerah itu sendiri. Pejabat daerah merupakan narasumber yang
penting dan strategis karena merupakan pemanfaat atau pengguna kurikulum
dan materi diklat tersebut dalam rangka memberikan pelayanan kepada
masyarakat.
Kurikulum dan meteri diklat yang dihasilkan melalui Proyek SCBD ini, selain
untuk digunakan di lingkungan Proyek SCBD sendiri, dapat juga digunakan di
daerah lainnya karena dalam pengembangannya telah memperhatikan aspek-
aspek yang berkaitan dengan pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah.
Selain itu juga dalam setiap tahapan proses pengembangannya telah
melibatkan pejabat daerah sebagai narasumber.
Dengan telah tersedianya kurikulum dan materi diklat, maka pelaksanaan
peningkatan kapasitas Pemerintah Daerah, khususnya untuk peningkatan
kapasitas individu SDM aparatur daerah, telah siap untuk dilaksanakan.
Diharapkan bahwa dengan terlatihnya para pejabat daerah maka kompetensi
mereka diharapkan semakin meningkat sehingga pelayanan kepada
masyarakat semakin meningkat pula, yang pada akhirnya kesejahteraan
masyarakat dapat segera tercapai dengan lebih baik lagi.
iv
DAFTAR ISI
Sambutan Deputy IV - LAN ........................................................................................i
Kata Pengantar Dirjen Otonomi Daerah - Depdagri ..............................................iii
Daftar Isi ......................................................................................................................v
BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................1
A. Diskripsi Singkat .................................................................................1
B. Hasil Belajar ........................................................................................2
C. Indikator Hasil Belajar.........................................................................2
D. Pokok Bahasan ....................................................................................2
BAB II PERANGKAT KERAS (HARDWARE) ...................................................4
A. Input Device......................................................................................... 5
B. Output Device ......................................................................................9
C. CPU (Central Processing Unit)..........................................................11
D. Storage/Memori Unit.........................................................................14
E. Pertimbangan Pemakai Memilih Komputer dan Membeli
Komputer ...........................................................................................19
F Latihan ...............................................................................................23
G. Rangkuman ........................................................................................23
BAB III PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE) .................................................25
A. Bahasa Pemrograman ........................................................................26
B. Sumber Daya Manusia.......................................................................28
C. Latihan ...............................................................................................29
D. Rangkuman ........................................................................................29
BAB IV SISTEM JARINGAN DAN KOMUNIKASI DATA ...........................30
A. Sejarah Jaringan.................................................................................30
B. Transmisi data....................................................................................31
C. Proses Data Terdistribusi dan Sistim Jaringan ..................................33
D. Lokal Area Network (LAN)............................................................... 34
v
E. Mengenal Tipe-Tipe Jaringan............................................................ 37
F. Penerapan Teknologi WAN Dengan Teknologi Intranet di
Kabupaten Gresik (Studi Kasus) .......................................................41
G. Latihan ...............................................................................................49
H. Rangkuman ........................................................................................50
Daftar Pustaka
vi
BAB I
PENDAHULUAN
A. Diskripsi Singkat
Perkembangan teknologi di bidang elektronika memang sangat mengagumkan dan
tentu saja hal ini memberi dampak pada pemanfaatan komputer. Pada awalnya
komponen utama komputer menggunakan tabung-tabung hampa (vacuum tube)
dan dengan sendirinya bentuk fisik komputer menjadi sangat besar. Setiap
komputer harus ditempatkan di ruangan khusus dengan sistem pendingin yang juga
khusus. Namun, sejak IC (Integrated Circuit) ditemukan pada tahun 1959, ukuran
komputer secara dramatis berubah menjadi kecil. Tidak hanya dari segi fisik,
kemampuan komputer juga meningkat pesat dari tahun ke tahun. Jika pada tahun
1986 komputer XT mempunyai kecepatan 4,7 Megaherzt, pada tahun 2002
Pentium 4 telah mencapai kecepatan mendekati 2 Gigaherzt (1 Gigaherzt = 1000
Megaherzt). Peningkatan kecepatan ini membawa angin segar pada sistem
informasi, karena pemrosesan data menjadi informasi dapat ditangani dengan
cepat.
Di dalam komputer, setiap jenis data disimpan dalam bentuk data digital. Sebuah
bilangan akan disimpan dalam memori dengan nilai yang eksak atau melalui nilai
pendekatan. Bilangan bulat dapat dinyatakan secara eksak, tetapi bilangan real
disimpan pada memori dengan presisi tertentu, misalnya 16 bit. Kini, tak hanya
bilangan atau teks yang dapat didigitalisasi, melainkan juga suara, gambar, dan
video. Teknologi kamera digital telah merebak di pasaran, yang menunjukkan
pengambilan gambar dengan mudah dapat ditransfer ke komputer. Sekarang ini
bahkan sebuah handphone sudah digabung dengan teknologi kamera dan video,
sehingga dalam genggaman kita bisa terdapat beberapa teknologi yang digabung
menjadi satu yaitu sebagai alat komunikasi, kamera, video, dan games. Sistem ini
sudah menggunakan sistem digital, bukan lagi sistem analog, seperti teknologi
terdahulu. Tentu saja, perkembangan ini membawa pengaruh kepada sistem
informasi yang berbasis multimedia.
Kini, konektivitas (kemampuan untuk mengirimkan data di antara peralatan-
peralatan komputer) tak hanya mencakup area lokal, tetapi juga bisa mencapai ke
belahan bumi mana saja. Dengan menggunakan telepon genggam, pengaksesan
terhadap surat-surat elektronis (e-mail) dapat dilakukan. Melalui video-konferensi,
perbincangan jarak jauh yang disertai dengan wajah-wajah orang yang sedang
bercakap-cakap juga telah dimungkinkan. Teknologi seperti ini dapat digunakan
untuk melakukan pertemuan organisasi secara virtual yang membicarakan masalah
bisnis yang nyata. Dengan demikian, pemerolehan informasi dapat dilakukan
dimana saja.
Pengoperasian komputer dari waktu ke waktu cenderung semakin mudah. Jika di
masa lalu banyak yang takut menggunakan komputer (karena ada persepsi
mengoperasikan komputer itu sulit), kini justru banyak orang yang sangat
tergantung pada komputer. Dengan canggihnya antarmuka manusia dengan
1
2
komputer, orang menjadi sangat mudah berinteraksi dengan komputer, tanpa perlu
tahu seluk beluk bahasa komputer yang mendasari operasi komputer. Kemudahan
antarmuka komputer dan manusia juga mengilhami pengimplementasian sistem
informasi yang memberikan kebebasan pemakai untuk mengatur sendiri format
informasi yang diperlukan. Penggunaan mouse adalah satu dari bentuk kemudahan
ini.
Kemudahan dan manfaat komputer dan atau teknologi komunikasi dan informasi
ini berdampak sangat besar kepada kehidupan manusia. Komputer sudah
merupakan bagian dari hidup kita, dan sebagai bagian dari hidup tentunya tidak
ada salahnya kita mempelajari sistem komputer ini. Dalam bahan ajar ini akan
diuraikan sistem komputer, komponen, dan fungsi dari masing-masing komponen
tersebut.
B. Hasil Belajar
Diharapkan mampu memahami sistem komputer dan sistem jaringan.
C. Indikator Hasil Belajar
Setelah mengikuti Pelatihan ini, peserta diharapkan:
1. Mampu menjelaskan bagian komputer
2. Mampu menjelaskan fungsi masing-masing bagian
3. Mampu menjelaskan tentang sistem hardware
4. Mampu menjelaskan tentang sistem software
5. Mengetahui alat-alat yang merupakan input device
6. Mengetahui alat-alat yang merupakan output device
7. Mengetahui tentang sistem jaringan
8. Mengetahui beberapa bentuk sistem jaringan LAN, Internet dan Intranet
D. Pokok Bahasan
Komputer diklarifikasi menjadi analog komputer yaitu komputer yang dapat
mengukur sifat-sifat secara fisik dan digital komputer yaitu komputer yang
mengukur tanda-tanda perhitungan diskrit. Komputer mempunyai fungsi antara
lain melakukan perhitungan, membandingkan dan menyimpan. Supaya komputer
dapat digunakan untuk mengolah data, maka harus berbentuk suatu sistem yang
disebut dengan sistem komputer. Secara umum, sistem terdiri dari elemen-elemen
yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu
tujuan pokok dari sistem tersebut. Tujuan pokok dari sistem komputer adalah
mengolah data untuk menghasilkan informasi sehingga perlu didukung oleh
elemen-elemen yang terdiri dari perangkat keras (hardware), perangkat lunak
(software), dan brainware.
Perangkat keras adalah peralatan komputer itu sendiri, perangkat lunak adalah
program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan proses tertentu, dan
brainware adalah manusia yang terlibat di dalam mengoperasikan serta mengatur
3
sistem komputer. Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling
berhubungan dan membentuk satu kesatuan. Perangkat keras tanpa perangkat
lunak tidak akan berarti apa-apa, hanya berupa benda mati. Kedua perangkat keras
dan lunak juga tidak dapat berfungsi jika tidak ada manusia yang
mengoperasikannya.
Proses data terdistribusi adalah suatu konsep penyebaran komputer dan peralatan,
perangkat lunak dan data yang dihubungkan dengan alat komunikasi dengan
perangkat yang ada pada lokasi lain. Proses data terdistribusi sudah menjadi
keharusan dengan kemajuan sistem komunikasi pada saat ini.
Berdasar uraian di atas, maka Pokok Bahasan Modul ini adalah:
1. Perangkat Keras (hardware). Pada bagian ini dikupas tentang berbagai macam
perangkat keras dengan kegunaannya.
2. Perangkat Lunak (software) dan Brainware. Bagian ini menguraikan secara
detail tentang berbagai Jenis pilihan perangkat lunak dan kegunaannya. Selain
itu juga dibahas tentang Sumber daya manusia yang mengelola dan
mengoperasikan hardware dan software.
3. Sistem jaringan dan Komunikasi Data. Bagian ini mengupas tentang Local
Area Network, Intranet dan Internet.
BAB II
PERANGKAT KERAS (HARDWARE)
Setelah mengikuti bab ini, peserta diharapkan mampu :
Menjelaskan fungsi dan sistem kerja bagian perangkat keras
(hardware) pengertian dan pemahaman tersebut meliputi:
perangkat Input, perangkat output, Central Processing Unit
(CPU), dan Memory.
Komputer merupakan serangkaian peralatan elektronika yang terpadu dan bekerja
sama dengan koordinasi oleh suatu sistem operasi. Seperangkat alat-alat elektronika
yang berupa mesin/komponen yang secara lahiriah ada dan dapat dilihat disebut
perangkat keras (hardware).
Struktur komputer didefinisikan sebagai cara-cara dari tiap komponen saling terkait.
Struktur sebuah komputer secara sederhana, dapat digambarkan dalam diagram blok
pada Gambar 1.
Gambar 1. Struktur Komputer
4
5
Sedangkan fungsi komputer didefinisikan sebagai operasi masing-masing komponen
sebagai bagian dari struktur. Adapun fungsi dari masing-masing komponen dalam
struktur gambar 1 di atas adalah sebagai berikut:
A. Input Unit (Alat Masukan)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk
memasukan data atau perintah ke dalam komputer.
B. Output Unit (Alat Keluaran)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan
keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy
(kertas), soft-copy (monitor), USB, disket ataupun berupa suara.
C. Processing
1. CPU (Central Processing Unit)
CPU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi
operasional, yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat
pengolah data, dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja
komputer.
2. Memori
Memori terbagi menjadi dua bagian yaitu memori internal dan memori
eksternal. Memori internal berupa RAM (Random Access Memory) yang
berfungsi sebagai tempat untuk melakukan pengolahan data dan sifatnya
untuk sementara waktu, dan ROM (Read Only Memory) yaitu memori
yang hanya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada
saat komputer pertama kali dinyalakan.
A. Input Device
Input device adalah alat yang digunakan untuk memasukkan input dari luar
sistem, dan dapat berupa signal input atau maintenance input. Di dalam sistem
komputer, signal input berupa data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer,
sedangkan maintenance input berupa program yang digunakan untuk mengolah
data yang dimasukkan. Dengan demikian, alat input selain digunakan untuk
memasukkan data juga untuk memasukkan program.
Beberapa alat input mempunyai fungsi ganda, yaitu disamping sebagai alat input
juga berfungsi sebagai alat output sekaligus. Alat yang demikian disebut sebagai
terminal. Terminal dapat dihubungkan ke sistem komputer dengan menggunakan
kabel langsung atau lewat alat komunikasi. Terminal dapat digolongkan menjadi
non-intelligent terminal, smart terminal, dan intelligent terminal. Non-intelligent
terminal hanya berfungsi sebagai alat memasukkan input dan penampil output,
dan tidak bisa diprogram karena tidak mempunyai alat pemroses. Peralatan
seperti ini juga disebut sebagai dumb terminal. Smart terminal mempunyai alat
pemroses dan memori di dalamnya sehingga input yang terlanjur dimasukkan
dapat dikoreksi kembali. Walaupun demikian, terminal jenis ini tidak dapat
diprogram oleh pemakai, kecuali oleh pabrik pembuatnya. Sedangkan intelligent
terminal dapat diprogram oleh pemakai.
6
Peralatan yang hanya berfungsi sebagai alat input dapat digolongkan menjadi alat
input langsung dan tidak langsung. Alat input langsung yaitu input yang
dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses, sedangkan alat input tidak
langsung melalui media tertentu sebelum suatu input diproses oleh alat pemroses.
Alat input langsung dapat berupa papan ketik (keyboard), pointing device
(misalnya mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics tablet), scanner
(misalnya magnetic ink character recognition, optical data reader atau optical
character recognition reader), sensor (misalnya digitizing camera), voice
recognizer (misalnya microphone). Sedangkan alat input tidak langsung misalnya
keypunch yang dilakukan melalui media punched card (kartu plong), key-to-tape
yang merekam data ke media berbentuk pita (tape) sebelum diproses oleh alat
pemroses, dan key-to-disk yang merekam data ke media magnetic disk (misalnya
disket atau harddisk) sebelum diproses lebih lanjut. Beberapa alat input seperti
punched card sudah absolut, dan tidak digunakan lagi. Contoh beberapa alat
input diuraikan dibawah ini.
1. Keyboard
Penciptaan keyboard komputer diilhami oleh
penciptaan mesin ketik yang dasar
rancangannya dibuat dan dipatenkan oleh
Christopher Latham pada tahun 1868 dan
banyak dipasarkan pada tahun 1877 oleh
Perusahaan Remington.
Keyboard komputer pertama disesuaikan dari kartu pelubang (punch card)
dan teknologi pengiriman tulisan jarak jauh (Teletype). Tahun 1946
komputer ENIAC menggunakan pembaca kartu pembuat lubang (punched
card reader) sebagai alat input dan output.
Bila mendengar kata keyboard maka pikiran kita tidak lepas dari adanya
sebuah komputer, karena keyboard merupakan sebuah papan yang terdiri
dari tombol-tombol untuk mengetikkan kalimat dan simbol-simbol khusus
lainnya pada komputer. Keyboard dalam bahasa Indonesia artinya papan
tombol jari atau papan tuts.
Pada keyboard terdapat tombol-tombol huruf (alphabet) A – Z, a – z, angka
(numeric) 0 - 9, tombol dan karakter khusus seperti : ` ~ @ # $ % ^ & * ( ) _
- + = < > / , . ? : ; “ ‘ \ |, tombol fungsi (F1 – F12), serta tombol-tombol
khusus lainnya yang jumlah seluruhnya adalah 104 tuts. Sedangkan pada
Mesin ketik jumlah tutsnya adalah 52 tuts. Bentuk keyboard umumnya
persegi panjang, tetapi saat ini model keyboard sangat variatif.
Dahulu orang banyak yang menggunakan mesin ketik baik yang biasa
maupun mesin ketik listrik. Keyboard mempunyai kesamaan bentuk dan
fungsi dengan mesin ketik. Perbedaannya terletak pada hasil output atau
7
tampilannya. Bila kita menggunakan mesin ketik, kita tidak dapat
menghapus atau membatalkan apa-apa saja yang sudah diketikkan dan setiap
satu huruf atau simbol kita ketikkan maka hasilnya langsung kita lihat pada
kertas. Tidak demikian dengan keyboard. Apa yang kita ketikkan hasil atau
keluarannya dapat kita lihat di layar monitor terlebih dahulu, kemudian kita
dapat memodifikasi atau melakukan perubahan-perubahan bentuk tulisan,
kesalahan ketikan dan yang lainnya. Keyboard dihubungkan ke komputer
dengan sebuah kabel yang terdapat pada keyboard. Ujung kabel tersebut
dimasukkan ke dalam port yang terdapat pada CPU komputer, lebih
tepatnya slot yang terdapat pada motherboard komputer.
2. Mouse
Pada dasarnya, penunjuk (pointer) yang
dikenal dengan sebutan Mouse dapat
digerakkan kemana saja berdasarkan arah
gerakan bola kecil yang terdapat dalam
mouse. Jika kita membuka dan mengeluarkan
bola kecil yang terdapat di belakang mouse,
maka akan terlihat 2 pengendali gerak di
dalamnya.
Kedua pengendali gerak tersebut dapat bergerak bebas dan mengendalikan
pergerakan penunjuk, yang satu searah horisontal (mendatar) dan satu lagi
vertikal (atas dan bawah).
Jika kita hanya menggerakkan pengendali horisontal maka penunjuk hanya
akan bergerak secara horisontal saja pada layar monitor komputer. Dan
sebaliknya jika penunjuk vertikal yang digerakkan, maka penunjuk (pointer)
hanya bergerak secara vertikal saja dilayar monitor. Jika keduanya kita
gerakkan maka gerakan penunjuk (pointer) akan menjadi diagonal. Jika bola
kecil dimasukkan kembali, maka bola itu akan menyentuh dan
menggerakkan kedua pengendali gerak tersebut sesuai dengan arah mouse
yang kita gerakkan.
Pada sebagian besar mouse terdapat tiga tombol, tetapi umumnya hanya dua
tombol yang berfungsi, yaitu tombol paling kiri dan yang paling kanan.
Pengaruh dari penekanan tombol atau yang di kenal dengan istilah “Click”
ini tergantung pada obyek (daerah) yang kita tunjuk. Komputer akan
mengabaikan penekanan tombol (click) bila tidak mengenai area atau obyek
yang tidak penting.
Kemudian dalam penggunaan mouse juga kita kenal istilah "Drag" yang
artinya menggeser atau menarik. Apabila kita menekan tombol paling kiri
tanpa melepaskannya dan sambil menggesernya, salah satu akibatnya obyek
tersebut berpindah atau menjadi pindah (tersalin) ke obyek lain dan terdapat
kemungkinan lainnya. Kemungkinan-kemungkinan ini tergantung pada jenis
program aplikasi apa yang kita jalankan. Mouse terhubung dengan komputer
8
dengan sebuah kabel yang terdapat pada mouse. Ujung kabel tersebut
dimasukkan dalam port yang terdapat di CPU komputer.
3. Scanner
Scanner adalah suatu alat elektronik yang
fungsinya mirip dengan mesin fotokopi. Mesin
fotokopi hasilnya dapat langsung dilihat pada
kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan
pada layar monitor komputer dahulu kemudian
baru dapat dirubah dan dimodifikasi sehingga
tampilan dan hasilnya menjadi bagus yang
kemudian dapat disimpan sebagai file text,
dokumen dan gambar.
Bentuk dan ukuran scanner bermacam-macam, ada yang besarnya seukuran
kertas folio ada juga yang seukuran postcard, bahkan yang terbaru,
berbentuk pena yang diluncurkan oleh perusahaan WizCom Technologies
Inc. Scanner berukuran pena tersebut bisa menyimpan hingga 1.000
halaman teks cetak dan kemudian mentransfernya ke sebuah komputer
pribadi (PC).
Scanner berukuran pena tersebut dinamakan Quicklink. Pena scanner itu
berukuran panjang enam inci dan beratnya sekitar tiga ons. Scanner tersebut
menurut WizCom dapat melakukan pekerjaannya secara acak lebih cepat
dari scanner yang berbentuk datar. Data yang telah diambil dengan scanner
itu, bisa dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi komputer yang
mengenali teks ASCII. Perbedaan tiap scanner dari berbagai merek terletak
pada pemakaian teknologi dan resolusinya. Pemakaian teknologi misalnya
penggunaan tombol-tombol digital dan teknik pencahayaan.
Cara kerja Scanner :
Ketika kita menekan tombol mouse untuk memulai scanning, yang terjadi
adalah:
a. Penekanan tombol mouse dari komputer menggerakkan pengendali
kecepatan pada mesin scanner. Mesin yang terletak dalam scanner
tersebut mengendalikan proses pengiriman ke unit scanning.
b. Kemudian unit scanning menempatkan proses pengiriman ke tempat atau
jalur yang sesuai untuk langsung memulai scanning.
c. Nyala lampu yang terlihat pada Scanner menandakan bahwa kegiatan
scanning sudah mulai dilakukan.
d. Setelah nyala lampu sudah tidak ada, berarti proses scan sudah selesai
dan hasilnya dapat dilihat pada layar monitor.
e. Apabila hasil atau tampilan teks/gambar ingin dirubah, kita dapat
merubahnya dengan menggunakan software-software aplikasi yang ada.
Misalnya dengan photoshop, Adobe dan lain-lain.
9
Ada dua macam perbedaan scanner dalam memeriksa gambar yang
berwarna yaitu:
a. Scanner yang hanya bisa satu kali men-scan warna dan menyimpan
semua warna pada saat itu saja.
b. Scanner yang langsung bisa tiga kali digunakan untuk menyimpan
beberapa warna. Warna-warna tersebut adalah merah, hijau dan biru.
Scanner yang disebut pertama lebih cepat dibandingkan dengan yang kedua,
tetapi menjadi kurang bagus jika digunakan untuk reproduksi warna.
Kebanyakan scanner dijalankan pada 1-bit (binary digit/angka biner), 8-bit
(256 warna), dan 24 bit (lebih dari 16 juta warna). Nah, bila kita
membutuhkan hasil yang sangat baik maka dianjurkan menggunakan
scanner dengan bit yang besar agar resolusi warna lebih banyak dan bagus.
4. Kamera Digital
Salah satu input device yang sedang marak belakangan
ini adalah kamera digital. Dengan adanya alat ini, kita
dapat lebih mudah memasukan data berupa gambar apa
saja, dengan ukuran yang relatif cukup besar, ke dalam
komputer kita. Kameran digital yang beredar di pasaran
saat ini ada berbagai macam jenis, mulai dari jenis
kamera untuk mengambil gambar statis, sampai dengan
kamera yang dapat merekam gambar dinamis seperti
video.
5. MIC (Microphone)
Kalau kamera digunakan untuk memasukkan input
berupa gambar (dan suara), maka mic digunakan hanya
untuk memasukkan input berupa suara. Penggunaan
mic tentu saja memerlukan perangkat keras tambahan
untuk menerima input suara tersebut yaitu sound card,
dan speaker untuk mendengarkan hasil rekaman suara.
B. Output Device
Output yang dihasilkan dari pemroses dapat digolongkan menjadi empat bentuk,
yaitu tulisan (huruf, angka, simbol khusus), image (dalam bentuk grafik atau
gambar), suara, dan bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable
form). Tiga golongan pertama adalah output yang dapat digunakan langsung oleh
manusia, sedangkan golongan terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk
proses selanjutnya dari komputer.
Peralatan output dapat berupa:
1. Hard-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk mencetak tulisan dan
image pada media keras seperti kertas atau film.
10
2. Soft-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan dan
image pada media lunak yang berupa sinyal elektronik.
3. Drive device atau driver, yaitu alat yang digunakan untuk merekam simbol
dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin pada media seperti
magnetic disk atau magnetic tape. Alat ini berfungsi ganda, sebagai alat
output dan juga sebagai alat input. Disket dan flash disk dapat dikatagorikan
sebagai alat yang dapat berfungsi sebagai input device dan output device.
Output bentuk pertama sifatnya adalah permanen dan lebih portable (dapat
dilepas dari alat outputnya dan dapat dibawa ke mana-mana). Alat yang umum
digunakan untuk ini adalah printer, plotter, dan alat microfilm. Sedangkan output
bentuk kedua dapat berupa video display, flat panel, dan speaker. Dan alat output
bentuk ketiga yang menggunakan media magnetic disk adalah disk drive, dan
yang menggunakan media magnetic tape adalah tape drive.
1. Printer dan Plotter
Printer dan Plotter adalah jenis hard-copy device,
karena keluaran hasil proses dicetak di atas kertas.
Printer memiliki berbagai macam bentuk dan
ukuran, serta ketajaman hasil cetak. Ukuran kertas
yang dapat digunakan pun beragam.
Printer
Tetapi, untuk mencetak di atas kertas dengan ukuran
yang sangat besar, digunakanlah plotter.
Plotter
2. Monitor
Monitor adalah salah satu jenis soft-copy device,
karena keluarannya adalah berupa signal elektronik,
dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar
monitor. Gambar yang tampil adalah hasil
pemrosesan data ataupun informasi masukan.
Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti
layaknya sebuah televisi. Tiap merek dan ukuran
monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda.
Resolusi ini-lah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat
ditampilkan pada layar monitor. Jenis-jenis monitor saat ini sudah sangat
beragam, mulai dari bentuk yang besar dengan layar cembung, sampai
dengan bentuk yang tipis dengan layar datar (flat).
11
3. LCD (Liquid Crystal Display)
LCD (Liquid Crystal Display) hampir sama dengan
monitor. Fungsinya adalah untuk menampilkan
gambar/visual hasil pemrosesan data. Hanya saja,
memerlukan obyek lain sebagai media penerima
pancaran signal-signal gambar yang dipancarkan.
Media penerima tersebut sebaiknya memiliki
permukaan datar dan berwarna putih (terang).
Biasanya yang digunakan adalah dinding putih,
whiteboard, ataupun kain/layar putih yang
dibentangkan.
Media Penerima LCD
C. CPU (Central Processing Unit)
CPU merupakan tempat pemroses instruksi-
instruksi program, yang pada komputer mikro
disebut dengan micro-processor (pemroses mikro).
Pemroses ini berupa chip yang terdiri dari ribuan
hingga jutaan IC. Alat pemroses ini diberi nama
sesuai dengan keinginan perusahaan pembuatnya
dan umumnya ditambah dengan nomor seri,
misalnya dikenal pemroses Intel 80486 DX2-400
(buatan Intel dengan seri 80486 DX2-400 yang
dikenal dengan komputer 486 DX2), Intel Pentium
100 (dikenal dengan komputer Pentium I), Intel
Pentium II-350, Intel Pentium III-450, Intel Celeron
333, AMD K-II, dan sebagainya. Masing-masing
Motherboard produk ini mempunyai kelebihan dan kekurangan
masing-masing.
Nadi utama bagi sesebuah PC yang akan menjalankan sistem PC tersebut dan
kelajuan sesebuah PC bergantung kepada jenis CPU yang digunakan yang mana
tercatit kelajuan di dalam MHz (MegaHertz). Anda pasti pernah terlintas
perkataan seperti PENTIUM III 500 MHz, PENTIUM II 350 Mhz dsbnya.AMD
pula akan mengeluarkan PC yang disebutkan sebagai AMK K6 II 350 MHz
ataupun AMD Athlon 750 MHz. Dua perkataan dihadapan cuma bermakna
model CPU tersebut dan nombor yang terakhir memberitahu anda kelajuan
processor tersebut. Pendekata CPU ini merupakan kuasa kuda (c.c) sesebuah PC.
CPU terdiri dari dua bagian utama yaitu unit kendali (control unit) dan unit
aritmatika dan logika (ALU). Disamping itu, CPU mempunyai beberapa alat
penyimpan yang berukuran kecil yang disebut dengan register.
12
1. CU (Control Unit)/Unit Kendali
Unit ini bertugas mengatur dan mengendalikan semua peralatan yang ada
pada sistem komputer. Unit kendali akan mengatur kapan alat input
menerima data dan kapan data diolah serta kapan ditampilkan pada alat
output. Unit ini juga mengartikan instruksi-instruksi dari program komputer,
membawa data dari alat input ke memori utama, dan mengambil data dari
memori utama untuk diolah. Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmatika
atau perbandingan logika, maka unit kendali akan mengirim instruksi
tersebut ke ALU. Hasil dari pengolahan data dibawa oleh unit kendali ke
memori utama lagi untuk disimpan, dan pada saatnya akan disajikan ke alat
output. Dengan demikian tugas dari unit kendali ini adalah:
a. Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output.
b. Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama.
c. Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses.
d. Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau
perbandingan logika serta mengawasi kerja dari ALU.
e. Menyimpan hasil proses ke memori utama.
2. Aritmatik Logic Unit (ALU)
Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatika
(matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan
semua operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit
elektronik yang digunakan disebut juga adder.
Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari suatu operasi logika
sesuai dengan instruksi program. Operasi logika meliputi perbandingan dua
operand dengan menggunakan operator logika tertentu, yaitu sama dengan,
tidak sama dengan, kurang dari (<), dimana nilai dari operasi logika ini ada
dua yaitu: kondisi benar (true) atau salah (false).
3. Register
Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan
akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan instruksi
yang sedang diproses sementara data dan instruksi lainnya yang menunggu
giliran untuk diproses masih disimpan di dalam memori utama. Secara
analogi, register ini dapat diibaratkan sebagai ingatan di otak bila kita
melakukan pengolahan data secara manual, sehingga otak dapat diibaratkan
sebagai CPU, yang berisi ingatan-ingatan, satuan kendali yang mengatur
seluruh kegiatan tubuh dan mempunyai tempat untuk melakukan
perhitungan dan perbandingan logika.
Program yang berisi kumpulan dari instruksi-instruksi dan data diletakkan di
memori utama yang diibaratkan sebagai sebuah meja. Kita mengerjakan
program tersebut dengan memproses satu per satu instruksi-instruksi yang
ada di dalamnya, dimulai dari instruksi yang pertama dan berurutan hingga
13
yang terakhir. Instruksi ini dibaca dan diingat (instruksi yang sedang
diproses disimpan di register).
Misalnya instruksi berbunyi HITUNG C = A + B, maka kita membutuhkan
data untuk nilai A dan B yang masih ada di meja (tersimpan di memori
utama). Data ini dibaca dan masuk ingatan kita (data yang sedang diproses
disimpan di register), yaitu misalnya A bernilai 2 dan B bernilai 3. Saat ini
ingatan otak kita telah tersimpan suatu instruksi, nilai A, dan nilai B,
sehingga nilai C dapat dihitung yaitu sebesar 5 (proses perhitungan ini
dilakukan di ALU).
Hasil dari perhitungan ini perlu dituliskan kembali ke meja (hasil
pengolahan disimpan kembali ke memori utama). Setelah semua selesai,
kemungkinan data, program, dan hasilnya disimpan secara permanen untuk
keperluan di lain hari sehingga perlu disimpan di dalam memori sekunder.
Dengan demikian, ada tiga macam memori yang dipergunakan di dalam
sistem komputer, yaitu:
a. Register, digunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang sedang
diproses.
b. Main memory, dipergunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang
akan diproses dan hasil pengolahan.
c. Secondary storage, dipergunakan untuk menyimpan program dan data
secara permanen.
Ada banyak register yang terdapat pada CPU dan masing-masing sesuai
dengan fungsinya. Di bawah ini akan diberikan penjelasan secara garis besar
dari masing-masing register:
a. Instruction Register (IR) digunakan untuk menyimpan instruksi yang
sedang diproses.
b. Program Counter (PC) adalah register yang digunakan untuk
menyimpan alamat lokasi dari memori utama yang berisi instruksi yang
sedang diproses. Selama pemrosesan instruksi oleh CPU, isi dari PC
diubah menjadi alamat dari memori utama yang berisi instruksi
berikutnya yang mendapat giliran akan diproses, sehingga bila
pemrosesan sebuah instruksi selesai maka jejak instruksi selanjutnya di
memori utama dapat dengan mudah didapatkan.
c. General Purpose Register, yaitu register yang mempunyai kegunaan
umum yang berhubungan dengan data yang sedang diproses. Sebagai
contoh, register jenis ini yang digunakan untuk menampung data yang
sedang diolah disebut dengan operand register, sedang untuk
menampung hasil pengolahan disebut accumulator.
d. Memory Data Register (MDR) digunakan untuk menampung data atau
instruksi hasil pengiriman dari memori utama ke CPU atau menampung
data yang akan direkam ke memori utama dari hasil pengolahan oleh
CPU.
14
e. Memory Address Register (MAR) digunakan untuk menampung alamat
data atau instruksi pada memori utama yang akan diambil atau yang
akan diletakkan.
Sebagai tambahan dari register, beberapa CPU menggunakan suatu cache
memory yang mempunyai kecepatan sangat tinggi dengan tujuan agar kerja
dari CPU lebih efisien dan mengurangi waktu yang terbuang. Tanpa cache
memory, CPU akan menunggu sampai data atau instruksi diterima dari
memori utama, atau menunggu hasil pengolahan selesai dikirim ke memori
utama baru proses selanjutnya bisa dilakukan. Padahal proses dari memori
utama lebih lambat dibanding kecepatan register sehingga akan banyak
waktu terbuang. Dengan adanya cache memory, sejumlah blok informasi
pada memori utama dipindahkan ke cache memory dan selanjutnya CPU
akan selalu berhubungan dengan cache memory.
4. Array Processor
Bila sejumlah besar dari perhitungan harus dilakukan, maka untuk
mempercepat proses biasanya dipergunakan unit tambahan yang disebut
dengan array processor atau co-processor. Unit ini terpisah dari unit lainnya
yang dapat ditambahkan pada pemroses utamanya. Dengan perkembangan
teknologi sekarang, unit pemroses tambahan ini sudah tidak diperlukan lagi
karena pemroses mikro yang ada sudah mampu menangani perhitungan
dengan kemampuan dan kecepatan yang sangat tinggi. Teknologi pemroses
tambahan ini diperlukan untuk komputer-komputer mikro lama, misalnya
yang masih menggunakan pemroses utama seri 8088 hingga 80486.
D. Storage/Memori Unit
CPU hanya dapat menyimpan data dan instruksi di register yang berukuran kecil
sehingga tidak dapat menyimpan semua informasi yang dibutuhkan untuk
keseluruhan proses program. Untuk mengatasi hal ini, maka CPU harus
dilengkapi dengan alat penyimpan yang berkapasitas lebih besar yaitu memori
utama. Unit ini dapat dibayangkan sebagai sekumpulan kotak-kotak yang
masing-masing dapat menyimpan sepenggal informasi baik berupa data maupun
instruksi. Tiap-tiap lokasi dari kotak ditunjukkan oleh suatu alamat (address),
yaitu berupa nomor yang menunjukkan lokasi tertentu dari kotak memori.
Ukuran memori ditunjukkan oleh satuan byte, misalnya 1 Mb, 4 Mb, 8 Mb, atau
bahkan ada yang sampai 512 Mb. Definisi awal 1 byte memori dipresentasikan
oleh 8 bit (binary digit), yaitu banyaknya digit biner (0 atau 1) yang mampu
disimpan dalam satu kotak memori. Perkembangan selanjutnya panjang binari
digit (word length) mencapai 32 bit bahkan sampai 64 bit.
15
1. Random Access Memory (RAM)
Semua data dan program yang dimasukkan melalui alat
input akan disimpan terlebih dahulu di memori utama,
khususnya RAM, yang dapat diakses secara acak (dapat
diisi/ditulis, diambil, atau dihapus isinya) oleh
RAM pemrogram. Struktur RAM terbagi menjadi empat
bagian utama, yaitu:
a. Input storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan
melalui alat input.
b. Program storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksi-instruksi
program yang akan diakses.
c. Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah
dan hasil pengolahan.
d. Output storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari
pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.
Input yang dimasukkan melalui alat input akan ditampung terlebih dahulu di
input storage. Bila input tersebut berupa program maka akan dipindahkan ke
program storage, dan bila berbentuk data maka akan dipindahkan ke
working storage. Hasil dari pengolahan juga ditampung terlebih dahulu di
working storage dan bila akan ditampilkan ke alat output maka hasil tersebut
dipindahkan ke output storage.
Kemampuan RAM ditunjukkan didalam satuan memory (untuk saat ini)
Megabyte (MB). Untuk PC sekarang memerlukan sekurang-kurangnya
RAM sebesar 32 MB. RAM dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan. Jenis
RAM yang umum dipakai sekarang adalag jenis SDRAM 100Mhz atau 133
Mhz.
2. Read Only Memory (ROM)
Dari namanya, ROM hanya dapat dibaca sehingga pemrogram tidak bisa
mengisi sesuatu ke dalam ROM. ROM sudah diisi oleh pabrik pembuatnya
berupa sistem operasi yang terdiri dari program-program pokok yang
diperlukan oleh sistem komputer, seperti misalnya program untuk mengatur
penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci papan ketik untuk
keperluan kontrol tertentu, dan program bootstrap. Program bootstrap
diperlukan pada saat pertama kali sistem komputer diaktifkan. Proses
mengaktifkan komputer pertama kali ini disebut dengan booting, yang dapat
berupa cold booting atau warm booting.
Cold booting merupakan proses mengaktifkan sistem komputer pertama kali
untuk mengambil program bootstrap dari keadaan listrik komputer mati (off)
menjadi hidup (on). Sedangkan warm booting merupakan proses
pengulangan pengambilan program bootstrap pada saat komputer masih
hidup dengan cara menekan tiga tombol pada papan ketik sekaligus, yaitu
Ctrl, Alt, dan Del. Proses ini biasanya dilakukan bila sistem komputer macet,
16
daripada harus mematikan aliran listrik komputer dan menghidupkannya
kembali.
Instruksi-instruksi yang tersimpan di ROM disebut dengan microinstruction
atau firmware karena hardware dan software dijadikan satu oleh pabrik
pembuatnya. Isi dari ROM ini tidak boleh hilang atau rusak karena bila
terjadi demikian, maka sistem komputer tidak akan bisa berfungsi. Oleh
karena itu, untuk mencegahnya maka pabrik pembuatnya merancang ROM
sedemikian rupa sehingga hanya bisa dibaca, tidak dapat diubah-ubah isinya
oleh orang lain. Selain itu, ROM bersifat non volatile supaya isinya tidak
hilang bila listrik komputer dimatikan.
Pada kasus yang lain memungkinkan untuk merubah isi ROM, yaitu dengan
cara memprogram kembali instruksi-instruksi yang ada di dalamnya. ROM
jenis ini berbentuk chip yang ditempatkan pada rumahnya yang mempunyai
jendela di atasnya. ROM yang dapat diprogram kembali adalah PROM
(Programmable Read Only Memory), yang hanya dapat diprogram satu kali
dan selanjutnya tidak dapat diubah kembali. Jenis lain adalah EPROM
(Erasable Programmable Read Only Memory) yang dapat dihapus dengan
sinar ultraviolet serta dapat diprogram kembali berulang-ulang. Disamping
itu, ada juga EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only
Memory) yang dapat dihapus secara elektronik dan dapat diprogram
kembali.
3. BUS
Hubungan antara CPU dengan memori utama ataupun dengan alat-alat
input/output (I/O) dilakukan melalui suatu jalur yang disebut dengan bus.
Hubungan antara CPU dengan memori utama melalui jalur bus yang
dilekatkan pada MDR, MAR, dan unit kendali dalam CPU. Sedangkan bus
yang menghubungkan CPU dengan alat-alat I/O tidak dilekatkan langsung
ke alat-alat I/O, tetapi dapat dilakukan melalui suatu alat I/O port atau DMA
controller atau I/O channel.
Bus merupakan suatu sirkuit yang merupakan jalur transportasi informasi
antara dua atau alat-alat dalam sistem komputer. Bus yang menghubungkan
antara CPU dengan memori utama disebut dengan internal bus, sedang yang
menghubungkan CPU dengan alat-alat I/O disebut external bus. Di dalam
internal bus, hubungan antara CPU dengan memori utama dilakukan
melalui:
a. Data bus yang dihubungkan dengan MDR (Memory Data Register)
b. Address bus yang dihubungkan dengan MAR (Memory Adress Register)
c. Control bus yang dihubungkan dengan control unit.
4. Pemrosesan Instruksi
Jika pemrogram menginginkan CPU untuk mengerjakan sesuatu, maka
harus ditulis suatu instruksi yang dapat dipahami oleh CPU. Kumpulan dari
17
instruksi inilah yang disebut dengan program. Program yang akan diproses
dan data yang akan diolah oleh CPU harus diletakkan terlebih dahulu di
memori utama. Proses ini yang biasa kita lakukan dengan mengetikkan
nama program pada prompt DOS, atau meng-klik ikon pada sistem operasi
Windows. Instruksi-instruksi yang dapat diproses oleh CPU adalah instruksi-
instruksi yang sudah dalam bentuk bahasa mesin.
Tahap pertama dari pemrosesan suatu instruksi oleh CPU disebut dengan
instruction fetch, yaitu proses CPU mengambil atau membawa instruksi dari
memori utama ke CPU. Tahap selanjutnya (kedua) disebut instruction
execute, yaitu proses dari CPU untuk mengerjakan instruksi yang sudah
diambil dari memori utama dan sudah berada di IR (Instruction Register).
Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tahap pertama disebut waktu
instruksi (instruction time), dan waktu yang dibutuhkan untuk
menyelesaikan tahap kedua disebut waktu eksekusi (execution time).
Sedangkan total waktu yang dibutuhkan untuk kedua tahap tersebut
dinamakan waktu siklus (cycle time).
Beberapa pabrik komputer mengukur kecepatan CPU berdasarkan lamanya
melakukan satu siklus mesin yang diukur dengan satuan megahertz (Mhz),
dimana satu Mhz berarti dapat diselesaikan satu juta siklus per detiknya.
Suatu pengukur waktu yang disebut dengan clock akan berdetak untuk tiap-
tiap siklus yang dilakukan. Misalnya suatu pemroses 16 Mhz berarti clock
akan berdetak sebanyak 16 juta kali tiap detiknya.
5. Memori Eksternal (Memori Sekunder)
Memori eksternal adalah perangkat keras untuk melakukan operasi
penulisan, pembacaan dan penyimpanan data, di luar komponen utama yang
telah disebutkan di atas. Contoh dari memori eksternal adalah floppy disk,
harddisk, cd-rom, dvd, dan flash disk.
Dibandingkan dengan memori utama, memori sekunder mempunyai daya
simpan yang sangat besar. Sifat penyimpanan adalah permanen, data tidak
hilang jika listrik mati. Penghapusan isi memori hanya dapat dilakukan jika
pemakai memang ingin menghapusnya. Suatu program komputer yang
disebut virus dapat menghapus isi memori tanpa dikehendaki oleh pemakai.
6. Floppy Disk
Floppy disk drive yang menjadi standar pemakaian
terdiri dari 2 ukuran yaitu 5.25” dan 3.5” yang masing-
masing memiliki 2 tipe kapasitas Double Density (DD)
dan High Density (HD). Floppy disk 5.25” kapasitasnya
adalah 360 Kbytes (untuk DD) dan 1.2 Mbytes (untuk
HD). Floppy Disk ukuran 5.25” saat ini sudah obsolete,
dan tidak digunakan lagi. Sedangkan floppy disk 3.5”
18
kapasitasnya 720 Kbytes (untuk DD) dan 1.44 Mbytes
untuk HD).
Kapasitas yang dapat ditampung oleh floppy disk memang cenderung kecil,
apalagi jika dibandingkan dengan kebutuhan transfer dan penyimpanan data
yang makin lama makin besar.
Saat ini sudah muncul teknologi baru bukan dalam bentuk floppy atau
silender tetapi dalam bentuk stik dengan komponen berupa sirkuit
elektronik. Alat penyimpan data yang mempunyai ukuran kecil ini disebut
flash disk mempunyai daya simpan 128 Mbytes, 256 Mbytes, dan bahkan
dalam gigabytes.
7. Harddisk
Hard disk mempunyai kemampuan menyimpan data
dalam ukuran Gbytes. Ukuran kapasitas yang sangat
besar ini menguntungkan dalam hal penyimpanan data.
Seperti halnya floppy disk, hard disk juga dapat
menangani penulisan berulang kali dengan kecepatan
yang relatif jauh lebih cepat dibandingkan floppy disk.
Tapi sayangnya, terdapat kendala dalam segi mobilitas, karena memindah-
mindahkan harddisk yang tersimpan di dalam Casing. Ternyata, kendala ini
telah dapat diatasi dengan adanya konsep Removable Harddisk. Harddisk
dibentuk berupa cartridge, yang dipasang pada removable rack yang
tersambung pada power supplay dan kabel data IDE Interface-nya.
8. CD-ROM
Mulai tahun 1983 sistem penyimpanan data di optical disc mulai
diperkenalkan dengan diluncurkannya Digital Audio Compact Disc. Sejak
saat itu mulai berkembanglah teknologi penyimpanan pada optical disc. CD-
ROM terbuat dari resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan yang sangat
reflektif seperti alumunium. Informasi direkam secara digital sebagai
lubang-lubang mikroskopis pada permukaan yang reflektif. Proses ini
dilakukan degan menggunakan laser yang berintensitas tinggi. Permukaan
yang berlubang ini kemudian dilapisi oleh lapisan bening. Informasi dibaca
dengan menggunakan laser berintensitas rendah yang menyinari lapisan
bening tersebut, sementara motor memutar disk. Intensitas laser berubah
setelah mengenai lubang-lubang tersebut kemudian terefleksikan dan
dideteksi oleh foto sensor yang kemudian dikonversi menjadi data digital.
Penulisan data pada CD-ROM hanya dapat dilakukan sekali saja. Walaupun
demikian, optical disk ini memiliki keunggulan dari segi mobilitas.
Bentuknya yang kecil dan tipis memudahkannya untuk dibawa-bawa.
Kapasitas penyimpanannya pun cukup besar, yaitu 650 Mbytes. Sehingga
media ini biasanya digunakan untuk menyimpan data-data sekali tulis saja,
19
seperti installer, file lagu (mp3), ataupun data statik lainnya. Walaupun
banyak jenama CD ROM drive menunjukkan kelajuan sehingga mencecah
50X , kelajuan sebenar drive tersebut hanyalah lebih kurang 22 X.
9. DVD (Digital Versatile Disc)
DVD adalah generasi lanjutan dari teknologi penyimpanan dengan
menggunakan media optical disc. DVD memiliki kapastias yang jauh lebih
besar daripada CD-ROM biasa, yaitu mencapai 9 Gbytes. Teknologi DVD
ini sekarang banyak dimanfaatkan secara luas oleh perusahaan musik dan
film besar, sehingga menjadikannya sebagai produk elektronik yang paling
diminati dalam kurun waktu 3 tahun sejak diperkenalkan pertama kali.
E. Pertimbangan Pemakai Memilih dan Membeli Komputer
1. Kiat Membeli Komputer
Mungkin anda masih belum mempunyai PC sendiri dan hanya sekadar
menggunakan komputer di Cyber Cafe atau ke rumah kawan yang punya
komputer saja. Manalah tahu, satu hari nanti mungkin anda mampu untuk
membeli komputer sendiri. Jadi disini, adalah sedikit rahasia cara membeli
komputer kalau tak mau ditipu penjual. Ini adalah berdasarkan pengalaman,
atas dasar nasihat dan bukan sebagai rujukan professional. Pengalaman ini
ditujukan kepada siapa saja pendatang baru dibidang komputer dan bukan
sebagai expert. Kiat ini disampaikan untuk membantu anda supaya tak
tertipu.
Untuk mendapatkan PC yang diinginkan, pertimbangan di bawah harus
diperhatikan, yaitu :
TUJUAN PC
Sekiranya anda hendak membeli PC untuk membantu pekerjaan dengan
hanya menggunakan Microsoft Word, Excell, Powerpoint dan Access, anda
tak perlu komputer yang terlalu canggih. Sebuah PC yang biasa saja sudah
cukup untuk keperluan tersebut, tidak perlu yang berbasis multimedia.
20
Kalau anda perlukan PC untuk main games selain daripada tugas-tugas
tersebut di atas, anda dapat menggunakan PC dengan prosesor CELERON,
AMD dan PENTIUM yang memiliki kecepatan proses di atas 450 MHz
dengan penambahan card-card tertentu. Satu card untuk sistem bunyi (bagi
bunyi yang realistik) yang diberi nama Sound Card, dan satu card lagi untuk
grafik atau lebih dikenali sebagai Graphic Card atau Graphic Accelerators.
Banyak PC games sekarang menggunakan CD yang memainkan games yang
realistik. Tanpa card-card grafik ini, mungkin games tersebut prosesnya
akan lambat.
ANGGARAN PEMBELIAN ANDA
Berapa anggaran anda? Harga PC sekarang sudah murah, lihat Spesifikasi
Komputer dan Daftar Harga. Anda dapat memilih PC sesuai anggaran yang
ada. Semakin lengkap dan baik spesifikasi yang ada, maka semakin mahal
harga PC tersebut.
Contoh : Spesifikasi Komputer dan Daftar Harga
ASUS P5PE-VM ASROCK 775Dual-Vista
As Rock 775Dual-Vista (via PT880.D1/D2,Agp,Pcx)
MAINBOARD ASUS P5PE-VM MEMORY DDR2 V-GEN 512Mb PC 4200
HARD DISK SEAGATE 80Gb SATA-II
MEMORY DDR 512MB PC 3200 V-GEN NVIDIA 7100GS 128Mb-512Mb
HARD DISK 80G SATAII SEAGATE
FLOPPY DRIVE 1.44 MB PANASONIC
FLOPPY DRIVE 1.44 MB PANASONIC
CASING ATX FOR P4
CASING ATX FOR P4 DVD-ROM SAMSUNG
DVD ROM SAMSUNG 52X VGA +SOUND+LAN ONBOARD
VGA ONBOARD + SOUND + LAN KEYBOARD+MOUSE OPTICAL
KEYBOARD + MOUSE OPTICAL MONITOR 15” ADVANCE
MONITOR 15” ADVANCE
INTEL CELERON 3.0 D GHZ = RP. 3.084.000
INTEL CELERON 3.0 D GHZ = RP. 2.669.000 INTEL PENTIUM4 3.0 GHZ LGA = RP. 3.268.000.-
INTEL PENTIUM4 3.0 GHZ LGA = RP2.855.000.- INTEL PENTIUM4 3.2GHZ LGA = RP. 3.325.000.-
INTEL PENTIUM4 3.2GHZ LGA = RP. 2.910.000.- INTEL PENTIUM D820 2.8 [Dual core] Rp.3.510.000
INTEL PENTIUM D 820 2.8 [Dual core] = RP. 3.100.000.- INTEL PENTIUM D925 3.0[Dual core] Rp.3.785.000
INTEL PENTIUM D 925 3.0[Dual core] = RP. 3.370.000.- INTEL PENTIUM D945 3.4[Dual Core] Rp.4.210.000
INTEL PENTIUM D945 3.4[Dual Core] = RP.3.795.000.-
PCPARTNER A55E-3C MSI RC410M2-L
21
PCPARTNER A55E-3C
MEMORY DDR2 V-GEN 512Mb PC 4200 X 2 = 1GB PC 4200 MSI RC410M2-L (Ati RC410,1066,D2,PCX,V)
HARD DISK SEAGATE 80Gb SATA-II MEMORY DDR2 V-GEN 512Mb PC 4200
HARD DISK SEAGATE 80Gb SATA-II
FLOPPY DRIVE 1.44 MB PANASONIC
FLOPPY DRIVE 1.44 MB PANASONIC
CASING ATX FOR P4
CASING ATX FOR P4 DVD-ROM SAMSUNG
DVD-ROM SAMSUNG VGA +SOUND+LAN ONBOARD
VGA +SOUND+LAN ONBOARD
KEYBOARD+ MOUSE OPTICAL
KEYBOARD+MOUSE OPTICAL
MONITOR 15” ADVANCE
MONITOR 15” ADVANCE
INTEL PENTIUM4 3.0 GHZ LGA 624.000
INTEL PENTIUM4 3.0 GHZ LGA RP. 3.350.000.-
= RP. 3.050.000.-
INTEL PENTIUM4 3.2GHZ LGA RP. 3.400.000.-
INTEL PENTIUM4 3.2GHZ LGA 679
INTEL PENTIUM D 805 2.66 [Dual core] RP. 3.450.000
RP. 3.100.000
INTEL PENTIUM D 820 2.8 [Dual core] RP. 3.550.000.-
INTEL PENTIUM D 820 2.8 [Dual core] Rp.3.285.000
INTEL PENTIUM D 925 3.0[Dual core] RP. 3.890.000.-
INTEL PENTIUM D 925 3.0[Dual core] Rp.3.560.000
INTEL PENTIUM D945 3.4[Dual Core] RP.4.200.000.-
INTEL PENTIUM D945 3.4[Dual Core] Rp.3.984.000
INTEL CORE2DUO E 4300 1.8GhZ RP. 4.300.000.- INTEL CORE2DUO E 4300 1.8GhZ Rp.4.050.000
2. Teknik Membeli PC
Sebagai langkah awal dapatkan daftar harga PC sebagai pembanding
sebelum transaksi pembelian. Selanjutnya cek dan tanyakan tentang after-
sales servis-nya. Berapa lama garansi/jaminan yang diberikan?
Anda dapat memilih spesifikasi PC yang diinginkan. Untuk itu, anda harus
mencari informasi harga baik melalui brosur, Koran, internet atau teman.
Juga ada dan tidaknya garansi yang diberikan terhadap barang yang dibeli.
APA YANG PERLU DIPERIKSA BILA MEMBELI PC
a. Pastikan PC yang anda beli itu mempunyai kecepatan seperti yang
dinyatakan oleh penjual. Minta penjual tersebut menunjukkan speed
PC dengan melakukan booting.
b. Pastikan RAM anda sesuai permintaan. Ini dapat ditunjukkan didalam
system information PC. Minta penjual anda menunjukkan kepada anda
kapasitas RAM PC tersebut.
c. Umumnya pembelian PC dilengkapi dengan manual serta beberapa
disket/CD driver dan system configuration yang diperlukan oleh PC.
Tanyakan dan minta kelengkapan semua itu.
d. Minta penjual membuka casing PC dan menunjukkan kepada anda
semua penambahan card jika ada dan pastikan juga semua komponen
adalah yang asli. Tidak PC yang baik menggunakan komponen
tiruan.
e. Pastikan pembelian disertakan dengan manual motherboard dan CD
Driver-nya. Manual ini sangat penting pada saat terjadi kerusakan,
atau upgrade komponen PC.
22
3. Merancang/Merakit Sendiri PC
Mimpi setiap pengemar komputer adalah hardware yang terbaru dan terkini.
Salah satu hal yang terbaik tentang PC adalah kemampuannya untuk
ditingkatkan/di Up grade nantinya. Anda dapat menggabungkan begitu
banyak komponen sehingga tidak ada dua yang sama persis.
Pada bagian ini , kita akan meneruskan diskusi yang spesifik untuk setiap
komponen komputer. Kita akan membahas tentang; motherboard, processor,
RAM, harddisk, optical drive, monitor, video card, sound card, card
jaringan, mouse dan keyboard.
a. Bagaimana memilih Hardware (perangkat keras)
Dalam bagian ini kita bahas dengan jelas memilih jenis hardware dan
merknya. Bagaimana anda melakukannya? Pertama-tama Anda harus
memutuskan processor dan motherboard yang akan Anda pakai.
Sekarang ini, hanya Intel dan AMD yang membuat processor. Jika anda
sudah dapat memutuskan merk apa yang ingin anda gunakan, maka
waktunya anda memilih motherboard. Sebuah motherboard akan
menentukan komponen apa yang harus anda beli, seperti; spesifikasi
memori atau RAM, harddisk, dan semua card tambahan yang dapat
diterima/kompatibel. Apabila anda sudah menentukan processor dan
motherboard sesuai keinginan, maka anda dapat memilih semua
komponen berdasarkan kemampuan motherboard anda. Mudahkan!
b. Kesalahan yang biasa terjadi
Ketika merakit PC, anda harus berhati-hati. Semua komponen hardware
disertai stiker peringatan bahaya listrik statis. Sewaktu anda akan
memasang komponen, pastikan anda tidak berhubungan dengan listrik
statis. Kasus paling sering adalah ketika anda menyentuh benda yang
mempunyai arus lisrik statis. Jika anda tidak mengerti maksud saya,
peganglah plat besi kemudian sentuhkan kelantai atau tancapkan ke-
outlet listrik. Biasanya anda dapat memegang casing komputer. Selalu
pastikan semua komponen sudah terpasang dengan benar dan kencang
pada tempatnya. Untuk Video card, sound card, card jaringan anda
harus memastikan semua pin masuk kedalam slot pas pada tempatnya.
Jika tidak pas bisa menyebabkan hal yang fatal pada sistem. Jangan
pernah menghidupkan komputer tanpa fan cooling processor yang
harus terpasang pada processor anda. Processor modern mengharuskan
fan processor terpasang pada. Pastikan anda membaca buku manual
motherboard anda untuk memastikan anda mendapat segala sesuatunya
dengan benar. Untungnya, semua konektor hanya dapat dipasangkan
pada satu pasangan yang sejenis. Hal ini membantu anda terhindar dari
koneksi pada tempat yang salah dan dapat menyebabkan kerusakan
pada sistem anda. Pastikan anda untuk hal ini anda sudah melakukan
dengan benar, atau anda tidak akan dapat pernah menyalakan komputer
anda nantinya!
23
4. Filsafat Hardware
Ini lebih dari pada pemikiran yang abstrak, tetapi pertimbangkan sajalah.
Pembuat hardware ingin uang anda. Mereka akan selalu menjual komponen
terbaru mereka yang lebih baik dan efisien. Pada kebanyakan kasus ini,
mereka benar. Tetapi itu tidak berarti bahwa komponen yang baru sepadan
dengan harganya. Biasanya hardware akan melebihi pengembangan software
kurang lebih satu tahun, anda tidak ingin selalu mendapatkan pesan error
karena kurang efisiennya hardware untuk satu tahun. Selama 2 dan 3 tahun,
anda akan selalu mendapatkan pesan yang sama bahkan lebih lagi. Bukan
tidak mungkin masalah ini tidak akan pernah selesai.
Lagi pula pada tahun ke4 anda sudah harus mengganti semua part/komponen
yang ada. Jadi jika anda tetap berada selangkah dibelakang satu generasi
tetapi anda dapat menghemat uang anda. Untuk jelasnya,
generasi terbaru video card sekarang ini banyak keluaran ATI dan Nvidia
yang mengharuskan ekspansi slot PCI-Express. Feature ini hanya ada pada
motherboard yang terbaru yang mengsupport PCI-E. Jika anda ingin
membeli sebagai perbandingan sistem generasi sebelumnya, anda akan
mendapatkan harga yang jauh lebih murah. Terkecuali anda menginginkan
sistem tingkat tinggi sekarang, tidak ada ketidak harusan untuk membeli
generasi yang terbaik dan terbaru. Untuk lebih jelasnya lagi daripada
membeli ATI X800 XT dan motherborad yang punya slot PCI-express, yang
dimana dapat berlari dengan jutaan rupiah uang anda ketika debu telah
menempel, anda dapat membeli Ati Radeon 9800 pro dan motherboard yang
hanya punya slot AGP dan lebih murah.
F Latihan
1. Sebutkan contoh-contoh Input Unit minimal 4 buah!
2. Sebutkan contoh-contoh output unit minimal 4 buah!
3. Sebutkan 2 fungsi umum CPU!
4. Sebutkan minimal 4 buah tugas dari Control Unit!
5. Sebutkan dan jelaskan 3 buah tingkatan memori dalam komputer!
6. Sebutkan jenis-jenis Register (5 buah)!
7. Apakah fungsi Bus, dan sebutkan jenis bus yang ada!
8. Sebutkan 4 contoh memori eksternal!
9. Jelaskan tentang RAM dan ROM!
10. Apakah perbedaan antara memori utama (internal) dan memori eksternal?
G. Rangkuman
Struktur komputer didefinisikan sebagai cara-cara dari tiap komponen saling
terkait. Fungsi komputer didefinisikan sebagai operasi masing-masing komponen
sebagai bagian dari struktur. Adapun fungsi dari masing-masing komponen
dalam struktur komponen adalah sebagai berikut:
24
1. Input Unit (Alat Masukan)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk
memasukan data atau perintah ke dalam komputer.
2. Output Unit (Alat Keluaran)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan
keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy
(kertas), soft-copy (monitor), USB, diskette ataupun berupa suara.
3. Processing
Processing terdiri dari dua komponen dasar, yaitu: 1) CPU yang merupakan
otak sistem komputer dan memiliki dua bagian fungsi operasional, yaitu:
ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan CU
(Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer. 2) Memori, yang terbagi
menjadi dua bagian yaitu memori internal dan memori eksternal. Memori
internal berupa RAM (Random Access Memory) yang berfungsi untuk
menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu, dan ROM (Read
Only Memory) yaitu memori yang hanya bisa dibaca dan berguna sebagai
penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan.
BAB III
PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)
Setelah mengikuti bab ini, peserta diharapkan mampu :
Memahami dan menjelaskan pengertian perangkat lunak
sistem komputer, jenis-jenis perangkat lunak yang
digunakan, serta penggunaan masing-masing jenis
perangkat lunak tersebut.
Seperti dijelaskan sebelumnya, suatu sistem komputer tidak akan bisa dioperasikan
jika tidak dilengkapi perangkat lunak (software). Komputer bekerja atas dasar
instruksi. Sekumpulan instruksi mengendalikan perangkat keras (hardware).
Sekumpulan instruksi inilah yang dikenal dengan sebutan program atau program
komputer. Program ini adalah sekumpulan instruksi-instruksi yang ditulis dalam
bahasa yang dikenal oleh komputer. Orang atau ahli pembuat program ini disebut
sebagai programmer. Secara lebih umum, program komputer inilah yang disebut
perangkat lunak.
Perangkat lunak biasanya dikelompokkan menjadi program sistem dan program
aplikasi. Window XP atau Linux termasuk dalam kelompok program sistem dan lebih
populer dengan sebutan operating sistem. Microsoft Word, Excel, dan power-point
adalah program aplikasi perkantoran yang banyak digunakan.
Program sistem (seringkali disebut perangkat lunak pendukung atau Support Sofware)
adalah program yang mengontrol sumber daya komputer, seperti CPU dan piranti
masukan/keluaran. Kedudukan program ini adalah sebagai perantara antara program
aplikasi dan perangkat keras komputer.
Program sistem dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok yaitu:
1. Sistem Operasi, merupakan perangkat lunak yang mengoperasikan komputer serta
menyediakan antarmuka dengan perangkat lunak lain atau dengan pengguna.
Contoh sistem operasi : MS DOS, MS Windows (dengan berbagai generasi),
Macintosh, OS/2, UNIX (dengan berbagai versi), LINUX (dengan berbagai
distribusi, contoh aplikasi berbasis Linux antara lain; Abi Word dan Modzila
Firefox), NetWare, dan lain-lain.
2. Program Utilitas, merupakan program khusus yang berfungsi sebagai perangkat
pemeliharaan komputer, seperti anti virus, partisi hardisk, manajemen hardisk,
dan lain-lain. Contoh produk program utilitas: Norton Utilities, PartitionMagic,
McAfee, dan lain-lain.
Program aplikasi (seringkali hanya disebut aplikasi saja) adalah program yang
ditujukan untuk melakukan tugas khusus. Program ini biasanya dikelompokkan
menjadi dua, yaitu program aplikasi dan paket program.
25
26
1. Program Aplikasi, merupakan program yang dikembangkan untuk memenuhi
kebutuhan yang spesifik. Contoh: aplikasi akuntansi, aplikasi perbankan, aplikasi
manufaktur, dan lain-lain.
2. Program Paket, merupakan program yang dikembangkan untuk kebutuhan umum,
seperti:
a. pengolah kata/editor naskah: Wordstar, MS Word, Word Perfect, AmiPro, dan
lain-lain;
b. pengolah angka/lembar kerja: Lotus123, MS Excell, QuattroPro, dan lain-
lain;
c. presentasi: MS PowerPoint, dan lain-lain;
d. Web browser: Internet Explorer, Netscape, dan lain-lain;
e. desain grafis: CorelDraw, PhotoShop, dan lain-lain;
f. Multimedia: macromedia flash;
g. SIG (Sistem Informasi Geografis): Mapinfo, ArcInfo, ArcView.
A. Bahasa Pemrograman
Dalam mengembangkan perangkat lunak (software) baik berupa program sistem
maupun program aplikasi digunakan bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman
dapat diklasifikasikan menjadi tingkat rendah, tingkat sedang, dan tingkat tinggi.
Pergeseran dari tingkat rendah ke tinggi menunjukkan kedekatan dengan ‘bahasa
manusia’. Bahasa tingkat rendah (atau biasa disebut bahasa assembly) merupakan
bahasa dengan pemetaan satu persatu terhadap instruksi komputer. Contoh
bahasa tingkat tinggi: Pascal, BASIC, Prolog, Java dan lain-lain. Contoh bahasa
tingkat menengah: Bahasa-C. Seperti perangkat lunak, bahasa pemrograman juga
memiliki pertumbuhan generasi. Generasi terakhir adalah bahasa pemrograman
visual, Visual Basic termasuk dalam kelompok ini. Akhir-akhir ini banyak
pengembang software menggunakan bahasa pemrograman VB.net, terutama
untuk aplikasi online.
Dalam pengembangan sistem informasi tertentu seperti SIMPEG (Sistem
Informasi Pegawai) misalnya, pengembang software yang secara umum disebut
sebagai service provider akan memadukan bahasa pemrograman dengan paket
aplikasi database. Pemrograman menggunakan bahasa Visual Basic sering
dipadukan dengan paket aplikasi database Access, sementara pengembangan
sistem informasi online banyak menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan
database MySQL. Sistem Informasi yang menggunakan kombinasi VB (Visual
Basic) dengan Access adalah dalam lingkup sistem operasi Window. Sedangkan
Sistem Informasi yang dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP
dengan database MySQL dibawah operating sistem Linux.
Bahasa pemrograman dan paket aplikasi yang banyak digunakan oleh
pengembang software untuk aplikasi on line via internet diuraikan dibawah ini:
27
1. PHP (PHP Hypertext Processor)
PHP adalah singkatan untuk PHP: Hypertext Preprocessor, bahasa
interpreter yang mempunyai kemiripan dengan Bahasa-C dan Perl yang
mempunyai kesederhanaan dalam perintah namun memiliki kemampuan
yang memadai untuk menangani keamanan proses yang terjadi dalam suatu
website. Sebagian besar pengetahuan mengenai PHP telah dipelajari pada
mata kuliah Pemrograman Internet. PHP ini digunakan sebagai tools bahasa
pemrograman dalam mengembangkan aplikasi SMART. Alasan pertama
adalah untuk memenuhi kebutuhan user (user requirement), alasan kedua,
PHP secara universal sering digunakan oleh para pengembang aplikasi
berbasis web sehingga mudah mencari referensi apabila ditemukan
kelemahan atau bugs pada penggunaan PHP.
PHP memiliki fungsi-fungsi yang mendukung konektivitas dengan berbagai
DBMS seperti MySQL, MSSQL, dan lainnya. Berkaitan dengan MSSQl
maka dibutuhkan ekstensi MSSQL untuk diinstall ke sistem dimana file
executable PHP berada. Hal ini dilakukan dengan mengkopi file
ntwdblib.dan lain-lain ke direktori \winnt\system32. Kemudian ekstensi
MSSQL itu dapat diperbolehkan sistem apabila telah ditambahkan baris
berisi: extension=php_mssql.dan lain-lain ke dalam file php.ini.
2. Microsoft SQL Server 2000
Microsoft SQL Server 2000 merupakan sistem manajemen basis data yang
memakai perintah-perintah Transact-SQL untuk mengirim perintah dari
komputer client ke komputer server. Transact-SQL adalah bahasa SQL yang
dikembangkan Microsoft. Microsoft SQL (MSSQL) Server 2000 berisi
database, mesin database, dan aplikasi yang diperlukan untuk mengelola
data dan komponen-komponennya.
MSSQL Server 2000 mendukung sintaks standar SQL seperti SELECT,
INSERT, UPDATE, DELETE, operator JOIN, UNION, dan sebagainya.
Selain itu MSSQL Server 2000 juga mendukung pendefinisian VIEW,
TRIGGER, ROLLBACK dan LOCK transaksi, dan sebagainya. MSSQL
Server 2000 mendukung sekuritas protokol jaringan dengan menyediakan
utilitas Server Network Utility untuk mengaktifkan enkripsi data yang
dikirimkan client ke server. Selain itu disediakan GROUP dan ROLE untuk
pengelolaan hak-hak user, autentikasi dalam dua modus yakni Windows
Authentication dan SQL Server Authentication, dan penyataan autorisasi
untuk memberikan hak akses user ke sebuah tabel. Tipe backup yang
dimiliki SQL Server adalah: Backup Database, Backup Database
Differential, Backup File, Backup Transaction Log.
MS SQL Server 2000 digunakan sebagai dbms dalam mengembangkan
aplikasi SMART. Alasan pertama adalah DBMS ini dimiliki user secara
legal, alasan kedua, MSSQL memiliki kemampuan yang memadai untuk
pengelolaan data yang terkait dengan aplikasi SMART.
28
3. JavaScript
JavaScript merupakan bahasa script yang dikembangkan Netscape dimana
menyediakan fasilitas pemrograman untuk lingkungan browser web,
membuat web menjadi lebih dinamis dan atraktif, membuat aplikasi berbasis
web bereaksi terhadap suatu event dalam halaman web, berguna dalam
validasi data yang akan dikirimkan ke server.
Kode JavaScript dapat disisipkan ke dalam internal dokumen HTML atau
dalam file eksternal yang kemudian dipanggil oleh kode dalam dokumen
HTML. Apabila disisipkan ke dalam body dokumen HTML maka script
akan langsung dieksekusi oleh browser. Script tidak akan langsung
dieksekusi apabila ditempatkan pada bagian header dokumen HTML.
Tipe data yang didukung JavaScript adalah numerik (integer, float), string
(karakter, angka, dan tanda baca), dan boolean. Operator yang didukung
adalah operator aritmatika, assignment, pembandingan, logika, string,
kondisi, dan new.
4. Macromedia Dreamweaver
Macromedia Dreamweaver adalah suatu aplikasi untuk membantu
programmer dalam membuat sistem antarmuka (interface) aplikasi berbasis
web. Tools ini memiliki parser library untuk mengenali bahasa html, php,
dan lain-lain sehingga membantu programmer dalam mengetik kode
program. Tools ini juga memiliki fitur-fitur yang mempermudah
perancangan antar muka pengguna dari aplikasi berbasis web. Tools ini
mendukung pembuatan CSS yang dapat digunakan untuk stylesheet dari
dokumen web yang dibangun.
B. Sumber Daya Manusia
Terdapat berbagai peran yang dapat dilakukan manusia dalam bagian sistem
komputer. Beberapa peran manusia dalam spesialis informasi antara lain :
1. Analis Sistem, berperan melakukan analisis terhadap permasalahan yang
dihadapi.
2. Perancang Sistem, berperan dalam merancang solusi pemecahan
permasalahan dalam bentuk program komputer.
3. Programmer, berperan menerjemahkan rancangan yang dibuat perancang
sistem kedalam bahasa pemprograman sehingga solusi dapat dijalankan oleh
komputer.
4. Ahli Jaringan, disebut juga sebagai adminiistrator jaringan yang bertugas
dalam instalasi, maintenance sistem jaringan.
5. Operator, bertugas menjalankan komputer berdasarkan instruksi yang
diberikan.
6. Teknisi, bertugas merakit atau memelihara perangkat keras komputer.
29
C. Latihan
1. Sebutkan 3 Sistem Operasi yang anda ketahui!
2. Jelaskan 2 jenis pengklasifikasian Program Sistem!
3. Apakah yang dimaksud dengan program utilitas?
4. Jelaskan tentang paket program aplikasi!
5. Sebutkan minimal 3 bahasa pemrograman tingkat tinggi yang anda ketahui!
6. Apakah singkatan PHP itu dan jelaskanlah mengenai PHP.
7. Jelaskanlah mengenai Javascript?
8. Apakah tugas programmer?
9. Sebutkan peran manusia dalam sistem komputer (minimal 4)!
10. Bagaimanakah caranya agar kesetaraan gender dapat diwujudkan dalam
pembinaan sumber daya manusia?
D. Rangkuman
Suatu sistem komputer tidak akan bisa dioperasikan jika tidak dilengkapi
perangkat lunak (software). Komputer bekerja atas dasar instruksi. Sekumpulan
instruksi mengendalikan perangkat keras (hardware). Sekumpulan instruksi
inilah yang dikenal dengan sebutan program atau program komputer.
Program merupakan sekumpulan instruksi-instruksi yang ditulis dalam bahasa
yang dikenal oleh komputer. Secara lebih umum, program komputer inilah yang
disebut perangkat lunak.
Perangkat lunak biasanya dikelompokkan menjadi program sistem dan program
aplikasi. Windows XP atau Linux termasuk dalam kelompok program sistem dan
lebih populer dengan sebutan operating sistem. Microsoft Word, Excell, dan
Power-point adalah program aplikasi perkantoran yang banyak digunakan.
Program sistem (Sering kali disebut perangkat lunak pendukung atau Support
Software) adalah program yang mengontrol sumber daya computer, seperti CPU
dan piranti masukan/keluaran. Kedudukan program ini adalah sebagai perantara
antara program aplikasi dan perangkat keras komputer.
BAB IV
SISTEM JARINGAN DAN KOMUNIKASI DATA
Setelah mengikuti bab ini, peserta diharapkan mampu:
1. Memahami dan menjelaskan tentang sistem jaringan
kumputer, fungsi dan manfaatnya.
2. Memahami dan menjelaskan sistem jaringan intranet,
fungsi dan manfaatnya.
3. Mampu menganalisa kelayakan sistem intranet diterapkan
sebagai sistem jaringan di daerah masing-masing setelah
melakukan diskusi dengan fasilitator.
A. Sejarah Jaringan
Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah
proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset
Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek
tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus
dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang
waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa
program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.
Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya
super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal (Lihat
Gambar 2). Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu
yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali
bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa
terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS
mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang
pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.
Gambar 2. Jaringan Komputer Model TSS
30
31
Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga
perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan
konsep proses distribusi (Distributed Processing). Seperti pada Gambar 3, dalam
proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara
paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap
host komputer. Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang
mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses
yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-
terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.
Gambar 3. Jaringan Komputer Model Distributed Processing
Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep
proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya
sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi
antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk
itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan
LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar
LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa
WAN.
B. Transmisi data
Dua bentuk transmisi data yaitu analog dan digital. Transmisi data analog dikirim
berupa gelombang yang kontinyu. Sistem telepon adalah contoh dari suatu sistem
yang dirancang untuk transmisi data analog. Transmisi data digital adalah
transmisi dari data dengan membedakan pertanyaan elektro yaitu on dan off
dengan bentuk digital 1 dan 0. Adapun komputer bekerja dengan bentuk data
digital. Proses konversi tanda digital ke tanda analog disebut modulasi.
Sedangkan demodulasi adalah proses konversi kembali dari tanda analog ke
tanda digital. Modem adalah peralatan yang membantu proses tersebut diatas.
Beberapa penghubung komunikasi terbagi atas 3 tipe yaitu:
1. wire cable misalnya telepon, telegram
2. microwave misalnya satelit (nirkabel), VSAT
3. fiber optic.
32
VSAT
Teknologi VSAT (Very Small Aperture Terminal) adalah teknologi yang
menggunakan teknologi nirkabel untuk akses internet. Sistem jaringan yang
digunakan berbentuk dedicated, yaitu khusus digunakan oleh suatu organisasi
dengan frekwensi broadband (pita lebar) tertentu. Besarnya Dish antena-nya
sekitar 3 meter yang dapat berkomunikasi melalui satelit. Komunikasi ini dapat
berjalan dalam dua arah. Banyak perusahan di Indonsia yang melayani
penggunaan teknologi VSAT ini.
Pada dasarnya, jasa IP melalui VSAT yang digunakan bersama, seperti misalnya
jasa DVB (Digital Video Broadcasting) nampaknya merupakan solusi murah
yang menjadi favorit sebagai tulang punggung IP pita lebar melalui satelit,
dibandingkan dengan pemecahan SCPC (Single Carrier Per Channel) yang
biayanya lebih tinggi.
Gambar 4. Dish antene VSAT
Bentuk sistem jaringan dengan sistem transmisi data wireless (microwave)
diberikan pada gambar berikut:
W IR E L E S S M U L T I & S IN G L E P O IN T
Gambar 5. Wireless Multi & Singlepoint
33
C. Proses Data Terdistribusi dan Sistim Jaringan
Sistim jaringan komputer diciptakan dengan adanya kebutuhan menghubungkan
data komunikasi ke beberapa komputer atau peralatan lainnya. Seperti printer
dan secondary storage. Dua tipe dasar dari sistim jaringan adalah:
1. Local Area Network (LAN) misalnya ETHERNET, Ether Link, StarLan.
2. Wide Area Network (WAN) misalnya satelit, Telepon.
Tipe sistim jaringan lainnya adalah :
Proses data terdistribusi adalah suatu konsep dari penyebaran komputer,
peralatan, perangkat lunak data yang dihubungkan dengan alat komunikasi pada
suatu daerah yang digunakan. Proses ini berlawanan dengan sistem terpusat
dimana semua sumber data yang diproses berada dalam satu lokasi. Hal ini
dimungkinkan dengan sistem manajemen database.
Sistem jaringan yang banyak diterapkan oleh perusahaan adalah dalam bentuk
gabungan LAN, WAN, dan Internet. Jadi merupkan gabungan dari semua
teknologi sistem jaringan. Contoh sistem jaringan tersebut diberikan pada gambar
berikut:
Gambar 6. Suggested Network Conviguration
34
D. Lokal Area Network (LAN)
Intranet sebenarnya adalah sebuah jaringan komputer lokal (LAN) yang
diberikan teknologi intranet atau World Wide Web. Jadi dari ini kita ketahui
bahwa untuk menggunakan suatu intranet pada sebuah organisasi, organisasi
tersebut haruslah memiliki sebuah jaringan lokal (LAN) terlebih dahulu.
LAN (Local Area Network) atau jaringan komputer lokal adalah beberapa
komputer yang saling terhubung didalam satu lokasi. Semua komputer didalam
LAN dapat saling berhubungan dan mengakses sumber-sumber daya yang ada
pada komputer yang lain. Sumber daya (resource) yang dimaksud disini bisa
berupa data server, data komputer lain, printer, peripheral lain, dan sebagainya.
1. Client-Server
Teknologi Client-Server yang digunakan di dalam Intranet. Komputer pusat
yang memberikan suatu dokumen disebut Server, sedangkan komputer yang
meminta dokomen atau yang dilayani disebut Client. Komputer client
biasanya berupa PC biasa, digunakan oleh pemakai atau pegawai perusahaan
untuk meminta informasi dari server, sedang komputer server digunakan
untuk menyimpan data dan program serta menyediakan pelayanan network
kepada client. Jika kedua komputer ini disatukan, maka akan didapat sebuah
model jaringan komputer client server.
Perbedaan antara client-server ini dengan LAN yang konvensional adalah
pada sistem client-server menggunakan pendekatan Distributed Processing
atau pemrosesan terdistribusi, artinya tugas pemrosesan tidak hanya
dilakukan oleh komputer pusat (server) saja tetapi dibagi-bagi juga pada
komputer pemakai (client). Pada networking konvensional, tugas
pemrosesan seluruhnya akan dilakukan oleh server sehingga beban
pemrosesan dan lalu lintas network terpusat pada server tersebut. Cara ini
dapat dilakukan apabila lalu lintas data tidak terlalu padat dan server mampu
menangani seluruh tugas pemrosesan yang diminta oleh setiap client
(Workstation). Tetapi semakin hari kebutuhan networking semakin
berkembang. Jika dulu mungkin Workstationnya berjumlah ratusan kini
mungkin sudah mencapai ribuan, bahkan tersebar bukan hanya dalam satu
lingkungan saja melainkan sudah kebelahan dunia yang lain. Jika hal ini
terjadi, maka beban server semakin bertambah dan server akan kewalahan
menangani permintaan pemrosesan dari setiap Workstation. Pemakai juga
akan kesal dengan lamanya waktu respon yang diberikan oleh server.
Dengan sistem client-server, tugas dan beban pemrosesan dibagi-bagi antara
komputer server dan komputer client. Sebagai contoh jika ada client yang
meminta suatu pengurutan database kepada server, server tidak akan
melakukan proses pengurutan database tersebut. Cara ini sangat efektif
untuk mengurangi beban kerja pada server. Tetapi masalahnya kini timbul
pada komputer client; komputer client selain menjalankan program masing-
35
masing, juga harus menangani pemrosesan data dari server, sehingga beban
PC-PC client yang terhubung pada network akan meningkat.
2. Komponen LAN
Bagi anda yang sudah mengenal dunia networking, tentunya sudah mengenal
apa saja komponen perangkat keras yang dibutuhkan untuk membentuk
suatu jaringan komputer, yaitu:
a. Komputer Server
b. Komputer Workstation
c. Adapter Network atau Interface Card
d. Kabel
e. Komponen pendukung LAN.
3. Server
Server adalah komputer yang mengendalikan seluruh aktivitas jaringan
komputer. Server berfungsi mengatur network juga digunakan sebagai pusat
penyimpanan semua data atau program yang diakses oleh komputer client.
Server dapat berupa PC biasa atau komputer yang khusus dirancang sebagai
server. Untuk network yang berskala kecil, Anda bisa menggunakan PC
biasa dengan konfigurasi yang tinggi untuk melayani permintaan dari
komputer-komputer client.
Pada network berskala kecil (dengan komputer sekitar 10-50 buah), anda
bisa menggunakan satu buah server saja. Tetapi pada network bersklala
besar (dengan ratusan atau bahkan ribuan komputer), terkadang memerlukan
dua atau lebih server yang digabung untuk membagi pemrosesan. Biasanya
penggunaan server ganda ini disebar pada departemen-departemen yang
terpisah.
4. Workstation
Bagi anda yang berkecimpung di dunia networking, tentunya telah mengenal
Workstation. Workstation adalah komputer yang digunakan oleh setiap
orang untuk mengakses komputer pusat, tetapi pada lingkungan networking
yang ada sekarang ini, istilah Workstation juga sering dipertukarkan dengan
istilah client yang lebih cocok dengan model networking client-server.
Pada umumnya, Workstation adalah komputer PC biasa yang dapat terdiri
dari berbagai jenis, mulai komputer berprosesor 286 sampai kepada yang
berprosesor Pentium terbaru. Pada networking konvensional, Anda bisa
menggunakan komputer “kelas rendahan” sebagai Workstation (misalnya
komputer 286 dengan memory 4 MB tanpa hardisk), karena pemrosesan dan
penyimpanan data semuanya dilakukan secara terpusat pada server. Tetapi
pada model networking client-server, komputer Workstation (client) dituntut
36
untuk memiliki konfigurasi yang agak lebih tinggi. Model client-server
menggunakan teknik pemrosesan terdistribusi sehingga beban pemrosesan
dibagi-bagi antara komputer server dengan client. Jika komputer client
konfigurasinya pas-pasan saja, ia akan lambat menampilkan informasi yang
dimintanya (bahkan walaupun servernya memiliki kualitas dan kecepatan
yang tinggi).
Dapat dilihat disini, selain server saat ini komputer client juga memegang
peranan penting dalam dunia networking. Sistem client-server sudah
semakin banyak digunakan pada sistem operasi network yang baru (seperti
misalnya Windows NT) dan pada program-program pembangun aplikasi
untuk network (seperti misalnya SQL Server, Visual Basic, Fox Pro, dan
sebagainya). Jadi untuk worstation, pilihlah PC yang berkualitas baik
dengan konfigurasi yang cukup; misalnya komputer Pentium dengan RAM
minimal 16 MB dan harddisk 500 MB.
5. NIC (Network Interface Card)
Network Interface Card (NIC) atau sering juga disebut dengan Adapter Card
adalah sebuah kartu elektronik yang dipasang pada semua komputer yang
ingin dihubungkan pada suatu network (termasuk komputer server dan
client). Kartu NIC inilah yang berfungsi menghubungkan komputer-
komputer pada suatu LAN dan mengizinkan semua komputer tersebut dapat
saling berkomunikasi.
6. Kabel Network
Kabel disini berfungsi menghubungkan antara NIC-NIC yang dipasang pada
setiap komputer. Kabel yang dapat digunakan untuk menghubungkan
network ada bermacam-macam, bergantung pada kebutuhan dan kecepatan
yang anda inginkan.
Jenis-jenis kabel yang digunakan pada network di antaranya adalah:
a. Kabel twisted pair: yaitu kabel yang dibuat dari dua sampai empat
pasang kawat yang dipilin pada sepanjang kabel untuk mengurangi derau
RF. Kabel twisted pair ini terbagi lagi kedalam dua jenis: shielded
twisted pair (STP) dan unsheilded twisted pair (UTP). Bagi anda yang
awam, kabel ini serupa dengan kabel telepon, dan merupakan pilihan
yang baik untuk semua network sekala kecil hingga menegah.
b. Kabel koaksial: kabel ini sering juga digunakan sebagai kabel antene
TV, dan disebut juga kabel BNC (Bayonet Nour Connector). Kabel
koaksial ini adalah kabel yang paling banyak dipakai pada network
karena memiliki pelindungan derau yang lebih tinggi, murah dan mampu
mengirimkan data dengan kecepatan standar.
c. Kabel serat optik: seperti namanya, kabel ini menggunakan sinyal
cahaya (fotonik) untuk mengirimkan data. Kelebihan yang utama dari
37
kabel serat optik adalah kecepatannya (cahaya jauh lebih cepat
menghantarkan) dan kabel ini juga hampir tidak memiliki masalah
gangguan (karena cahaya tidak dipengaruhi oleh gelombang elektronik).
Sebaliknya, kelemahan yang masih dimiliki oleh kabel ini adalah
masalah harga. Harga serat opatik jauh lebih mahal dari pada kabel
elektronik lainnya.
d. Network antar kabel: saat ini juga sudah mulai digunakan network tanpa
kabel (wireless network). Network ini biasanya menggunakan sinar infra
merah atau gelombang mikro untuk menghantarkan data. Walaupun
kedengarannya praktis, tetapi Network semacam ini masih jarang
digunakan karena kendala yang dimiliki oleh media tanpa kabel seperti
jarak, bandwidth, dan yang terutama biaya.
E. Mengenal Tipe-Tipe Jaringan
1. Topologi LAN
Cara dan bentuk hubungan antar komputer lazimnya dikenal dengan
topologi. Topologi dapat juga diartikan skema fisik jaringan yang
menghubungkan satu simpul (node) dengan simpul (node) lainnya.
Terdapat 4 (empat) macam topologi, antara lain :
a. Topologi Star
Secara skema topologi star dapat digambarkan seperti bintang, dimana
setiap node dihubungkan ke satu node pusat. Medium transmisi yang
digunakan dalam tipe ini membentuk jalur tertutup (closed loop) dan
setiap Workstation mempunyai hubungan langsung dengan server.
38
Gambar 7. Topologi Star
b. Topologi Ring
Dalam topologi ring, jika satu node tidak berfungsi atau rusak, maka
tidak akan mempengaruhi komunikasi node lainnya karena terpisah dari
jalur data.
Gambar 8. Topologi Ring
c. Topologi Bus
Bentuk ini menghubungkan beberapa node dalam jalur data (bus).
Masing-masing node dapat melakukan tugas-tugas operasi yang berbeda-
beda. Semua node mempunyai status yang sama.
Gambar 9. Topologi Bus
39
d. Topologi Tree
Topologi ini berbentuk seperti pohon yang bercabang, yang teridiri dari
central node dihubungkan dengan node yang lain secara berjenjang.
Central node adalah host yang memilikin jenjang tertinggi yang bertugas
mengkoordinasikan dan mengendalikan node jenjang dibawahnya.
Gambar 10. Topologi Tree
2. Tipe Jaringan
a. Jaringan Hierarki
Jaringan yang pertama adalah jaringan hierarki. Dalam skema, seperti
terlihat dalam gambar 11 aktifitas komputing terpusat pada lokasi CPU,
yang disebut unit hardware host. Host biasanya berbentuk komputer
mainframe atau komputer mini. User mengakses host melalui terminal
yang seringkali disebut sebagai terminal dumb, karena tidak dapat
melakukan proses sendiri. Fungsi dasar terminal dumb adalah sebagai
antar-muka antara user dengan host.
40
Gambar 11. Jaringan Hierarki
Jaringan hierarki menyediakan fasilitas computing terpusat, tetapi
jaringan ini dibatasi oleh beberapa hal tertentu. User prosesor pusat
terbatas pada penggunaan aplikasi yang ada dalam komputer host. Oleh
karena itu, kemampuan user untuk melakukan analisis menjadi terbatas,
karena mengubah program-program di host seringkali membutuhkan
biaya dan waktu yang besar, serta program-program di host harus
memenuhi semua kebutuhan user yang terhubung dalam jaringan.
b. Jaringan Peer
Merupakan bentuk yang masing-masing node dalam network dapat
berhubungan dengan node lainnya melalui beberapa link.
Gambar 12. Jaringan Peer
c. Jaringan ARCNET
ARCnet diciptakan oleh Datapoint Corporation, merupakan salah satu
sistem LAN yang populer saat ini.
41
Gambar 12. Jaringan ARCnet
F. Penerapan Teknologi WAN Dengan Teknologi Intranet di Kabupaten
Gresik (Studi Kasus)
Pemakaian Teknologi Komunikasi dan Informasi pada Pemda kabupaten Gresik
dapat dikatakan lebih maju dibanding kabupaten lain peserta proyek SCBD,
terutama dari sisi teknologi intranet dan internet. Sistem jaringan WAN
kabupaten Gresik telah menghubungkan beberapa kantor/gedung yang tersebar di
wilayah Gresik. Teknologi WAN yang digunakan menggunakan jaringan
wireless menggunakan BTS sewaan dari service provider. Kantor dan dinas yang
terhubung dalam jaringan WAN dapat melakukan akses internet. Komunikasi
antar karyawan maupun pimpinan dalam bentuk e-mail dan teleconference dapat
dilakukan melalui jaringan intranet/situs intranet Kabupaten Gresik.
Penerapan teknologi Informasi yang juga merupakan bentuk peningkatan
Capacity building sudah dilaksanakan kabupaten Gresik dalam bentuk
Komunikasi/situs Intranet dan Jaringan komunikasi WAN. Tampilan halaman
web intranet dan sistem jaringan pada kabupaten gresik diperlihatkan pada
gambar 13, 14 dan 15.
42
Gambar 13. Halaman WEB Intranet Gresik I
Dengan keberadaan/perkembangan teknologi ICT pada kabupaten Gresik ini,
dapat menjadi bahan masukan bagi kabupaten lain yang termasuk dalam proyek
SCBD. Pembahasan oleh fasilitator dengan tujuan memberikan gambaran tentang
manfaat yang dapat diambil dengan penerapan teknologi ini akan sangat
membantu peserta training untuk mengimplementasikan teknologi intranet pada
kabupaten mereka. Fasilitator dapat membahas topik ini dalam bentuk diskusi.
Dimana dalam diskusi tersebut dapat dibahas tentang system intranet apa saja
yang bisa dilakukan oleh setiap kabupaten/kota dalam rangka peningkatan
administrasi, peningkatan pelayanan, dan manfaat lainnya.
43
Gambar 14. Halaman WEB Intranet Gresik II
Gambar 15. Halaman WEB Intranet Gambaran Umum PemKab Gresik II
44
Gambar 15. Arsitektur Jaringan Intranet di Kab. Gresik
45
Gambar 16. Arsitektur Jaringan Intranet di Kota Gresik
Gambar 17. Konfigurasi & Diagram Backbone di Bukit Giri
46
Gambar 18. Konfigurasi Perangkat yang terpasang di Sekolah, Kecamatan,
Dinas dan DPRD
47
Gambar 19. Konfigurasi Perangkat dengan VDSL antara Dinas Pertanian dan
Dinas Tenaga Kerja
48
Gambar 20. Konfigurasi Perangkat di Kantor Bupati Gresik
49
Gambar 21. Foto Peralatan Atena di Tower Bukit Giri
G. Latihan
1. Apakah perbedaan antara transmisi analog dengan digital?
2. Sebutkan Tipe dasar dari sistem jaringan beserta contohnya!
3. Apakah perbedaan internet dan intranet?
4. Jelaskan mengenai TCP/IP!
5. Apakah manfaat intranet bagi sebuah perusahaan?
6. Sebutkan isi yang dapat di temui dalam Web page intranet sebuah
perusahaan!
7. Apakah LAN itu dan jelaskanlah fungsinya?
8. Sebutkan jenis-jenis pengunaan intranet dalam perusahaan!
9. Sebutkan manfaat intranet bagi karyawan!
10. Apakah Client dan Server itu, dan jelaskan hubungan antara keduanya?
11. Sebutkan Kelebihan TCp/IP dibandingkan protokol lain!
12. Diskusikan tentang teknologi Intranet di Kabupaten Gresik dan strategi
penerapannya di kabupaten masing-masing.
50
H. Rangkuman
Karena namanya yang hampir mirip, dan keduanya muncul tidak terlalu jauh
tenggang waktunya, orang-orang banyak yang merancukan istilah intranet
dengan internet. Mereka mengira bahwa intranet adalah perkembangan baru dari
internet, atau intranet adalah bagian dari internet, dan bahkan ada yang mengira
bahwa intranet adalah saingan dari internet.
Internet adalah sebuah jaringan komputer global, yang menghubungkan
komputer-komputer yang terdapat di seluruh dunia. Internet bisa diumpamakan
seperti kumpulan-kumpulan network yang saling berhubungan dan
berkomunikasi dengan menggunakan standar atau bahasa yang umum. Internet
bukanlah suatu lembaga dan tidak dimiliki oleh seseorang, tetapi hanyalah suatu
sistem jaringan yang mendunia, sehingga internet juga bisa dikatakan sebuah
network yang berskala raksasa.
Jadi sebenarnya perbedaan antara internet dan intranet sangat jelas. Jika internet
jaringan global, dimana komputer yang berada pada suatu daerah (atau negara)
lain, maka intranet adalah jaringan lokal, dimana komputer-komputer dapat
saling berhubungan hanya pada satu lokasi yang sama. Setiap komputer didalam
jaringan lokal ini tidak bisa “keluar” atau mengakses komputer yang ada
ditempat lain (di luar perusahaan, misalnya), kecuali jika ia memiliki akses ke
internet.
DAFTAR PUSTAKA
Brahmawong, Chaiyong. Training Modules: Unit II System Approach in Competency
Based Training System. Agency Agricultural Education, Training and Extension
and UNDP/OPE, Development Training and Communication Planning, Jakarta,
1987
Mcleod, Raymond. Management Information System, SeventhEdition, 1998.
Shore, Barry. Instruction to Computere Information Systems, 1995.
http://www.ilmukomputer.com
http://www.pera.net
http://www.kominfo.go.id
Jogiyanto HM, Pengenalan Komputer, 1992
Jogiyanto HM, Analisis & Disain Sistem Informasi, 1999
Krongsti, John. Integrating Enterprise and its Development using model driven
approach.
This document was created with Win2PDF available at http://www.daneprairie.com.
The unregistered version of Win2PDF is for evaluation or non-commercial use only.
Get documents about "