Diklat Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi

W
Description

media-pembelajaran-berbasis-OS-linux pdf

Document Sample
scope of work template
							Modul 1
Sistim Komputer dan Sistem Jaringan



Diklat Teknis
Teknologi Informasi dan Komunikasi
(Information and Comunication Technology)




                      Eselon III
     SAMBUTAN DEPUTI BIDANG PEMBINAAN DIKLAT APARATUR
               LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA


       Selaku Instansi Pembina Diklat PNS, Lembaga Administrasi Negara
senantiasa melakukan penyempurnaan berbagai produk kebijakan Diklat
yang telah dikeluarkan sebagai tindak lanjut Peraturan Pemerintah Nomor
101 Tahun 2000 tentang Diklat Jabatan PNS. Wujud pembinaan yang
dilakukan di bidang diklat aparatur ini adalah penyusunan pedoman diklat,
bimbingan dalam pengembangan kurikulum diklat, bimbingan dalam
penyelenggaraan diklat, standarisasi, akreditasi Diklat dan Widyaiswara,
pengembangan sistem informasi Diklat, pengawasan terhadap program dan
penyelenggaraan Diklat, pemberian bantuan teknis melalui perkonsultasian,
bimbingan    di   tempat    kerja,    kerjasama   dalam   pengembangan,
penyelenggaraan dan evaluasi Diklat.

      Sejalan dengan hal tersebut, melalui kerjasama dengan Departemen
Dalam Negeri yang didukung program peningkatan kapasitas berkelanjutan
(SCBDP), telah disusun berbagai kebijakan guna lebih memberdayakan
daerah seperti peningkatan kapasitas institusi, pengelolaan dan peningkatan
SDM melalui penyelenggaraan Diklat teknis, pengembangan sistem
keuangan, perencanaan berkelanjutan dan sebagainya.

        Dalam hal kegiatan penyusunan kurikulum diklat teknis dan modul
diklatnya melalui program SCBDP telah disusun sebanyak 24 (dua puluh
empat) modul jenis diklat yang didasarkan kepada prinsip competency based
training. Penyusunan kurikulum dan modul diklat ini telah melewati proses
yang cukup panjang melalui dari penelaahan data dan informasi awal yang
diambil dari berbagai sumber seperti Capacity Building Action Plan (CBAP)
daerah yang menjadi percontohan kegiatan SCBDP, berbagai publikasi dari
berbagai media, bahan training yang telah dikembangkan baik oleh lembaga
donor, perguruan tinggi, NGO maupun saran dan masukan dari berbagai
pakar dan tenaga ahli dari berbagai bidang dan disiplin ilmu, khususnya yang
tergabung dalam anggota Technical Review Panel (TRP).

       Disamping itu untuk lebih memantapkan kurikulum dan modul diklat ini
telah pula dilakukan lokakarya dan uji coba/pilot testing yang dihadiri oleh
para pejabat daerah maupun para calon fasilitator/trainer.

       Dengan proses penyusunan kurukulum yang cukup panjang ini kami
percaya bahwa kurikulum, modul diklatnya berikut Panduan Fasilitator serta
Pedoman Umum Diklat Teknis ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan
pelatihan di daerah masing-masing.




                                     i
        Harapan kami melalui prosedur pembelajaran dengan menggunakan
modul diklat ini dan dibimbing oleh tenaga fasilitator yang berpengalaman dan
bersertifikat dari lembaga Diklat yang terakreditasi para peserta yang
merupakan para pejabat di daerah akan merasakan manfaat langsung dari
diklat yang diikutinya serta pada gilirannya nanti mereka dapat menunaikan
tugas dengan lebih baik lagi, lebih efektif dan efisien dalam mengelola
berbagai sumber daya di daerahnya masing-masing.

       Penyempurnaan selalu diperlukan mengingat dinamika yang
sedemikian cepat dalam penyelenggaraan pemerintahan negara. Dengan
dilakukannya evaluasi dan saran membangun dari berbagai pihak tentunya
akan lebih menyempurnakan modul dalam program peningkatan kapasitas
daerah secara berkelanjutan.

       Semoga dengan adanya modul atau bahan pelatihan ini tujuan
kebijakan nasional utamanya tentang pemberian layanan yang lebih baik
kepada masyarakat dapat terwujud secara nyata.




                                     ii
                      KATA PENGANTAR
             DIREKTUR JENDERAL OTONOMI DAERAH


Setelah diberlakukannya UU Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan
Daerah, yang kemudian diganti dengan UU Nomor 32 Tahun 2004, telah
terjadi perubahan paradigma dalam pemerintahan daerah, yang semula lebih
berorientasi sentralistik menjadi desentralistik dan menjalankan otonomi
seluas-luasnya. Salah satu aspek penting kebijakan otonomi daerah dan
desentralisasi adalah peningkatan pelayanan umum dalam rangka
mewujudkan kesejahteraan masyarakat, dan meningkatkan daya saing
daerah.

Berdasarkan pengalaman penyelenggaraan pemerintahan di banyak negara,
salah satu faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan otonomi daerah
adalah kapasitas atau kemampuan daerah dalam berbagai bidang yang
relevan. Dengan demikian, dalam rangka penyelenggaraan pelayanan kepada
masyarakat dan peningkatan daya saing daerah diperlukan kemampuan atau
kapasitas Pemerintah Daerah yang memadai.

Dalam rangka peningkatan kapasitas untuk mendukung pelaksanaan
desentralisasi dan otonomi daerah, pada tahun 2002 Pemerintah telah
menetapkan Kerangka Nasional Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas
Dalam Mendukung Desentralisasi melalui Keputusan Bersama Menteri Dalam
Negeri dan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala
Bappenas. Peningkatan kapasitas tersebut meliputi sistem, kelembagaan, dan
individu, yang dalam pelaksanaannya menganut prinsip-prinsip multi dimensi
dan berorientasi jangka panjang, menengah, dan pendek, serta mencakup
multistakeholder, bersifat demand driven yaitu berorientasi pada kebutuhan
masing-masing daerah, dan mengacu pada kebijakan nasional.

Dalam rangka pelaksanaan peningkatan kapasitas Pemerintah Daerah,
Departemen Dalam Negeri, dengan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah
sebagai Lembaga Pelaksana (Executing Agency) telah menginisiasi program
peningkatan kapasitas melalui Proyek Peningkatan Kapasitas yang
Berkelanjutan untuk Desentralisasi (Sustainable Capacity Building Project for
Decentralization/ SCBD Project) bagi 37 daerah di 10 Provinsi dengan
pembiayaan bersama dari Pemerintah Belanda, Bank Pembangunan Asia
(ADB), dan dari Pemerintah RI sendiri melalui Departemen Dalam Negeri dan
kontribusi masing-masing daerah. Proyek SCBD ini secara umum memiliki
tujuan untuk meningkatkan kapasitas Pemerintah Daerah dalam aspek
sistem, kelembagaan dan individu SDM aparatur Pemerintah Daerah melalui
penyusunan dan implementasi Rencana Tindak Peningkatan Kapasitas
(Capacity Building Action Plan/CBAP).



                                     iii
Salah satu komponen peningkatan kapasitas di daerah adalah Pengembangan
SDM atau Diklat bagi pejabat struktural di daerah. Dalam memenuhi
kurikulum serta materi diklat tersebut telah dikembangkan sejumlah modul-
modul diklat oleh Tim Konsultan yang secara khusus direkrut untuk keperluan
tersebut yang dalam pelaksanaannya disupervisi dan ditempatkan di Lembaga
Administrasi Negara (LAN) selaku Pembina Diklat PNS.

Dalam rangka memperoleh kurikulum dan materi diklat yang akuntabel dan
sesuai dengan kebutuhan daerah, dalam tahapan proses pengembangannya
telah memperoleh masukan dari para pejabat daerah dan telah diujicoba
(pilot  test),    juga melibatkan    pejabat  daerah,    agar  diperoleh
kesesuaian/ relevansi dengan kompetensi yang harus dimiliki oleh para
pejabat daerah itu sendiri. Pejabat daerah merupakan narasumber yang
penting dan strategis karena merupakan pemanfaat atau pengguna kurikulum
dan materi diklat tersebut dalam rangka memberikan pelayanan kepada
masyarakat.

Kurikulum dan meteri diklat yang dihasilkan melalui Proyek SCBD ini, selain
untuk digunakan di lingkungan Proyek SCBD sendiri, dapat juga digunakan di
daerah lainnya karena dalam pengembangannya telah memperhatikan aspek-
aspek yang berkaitan dengan pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah.
Selain itu juga dalam setiap tahapan proses pengembangannya telah
melibatkan pejabat daerah sebagai narasumber.

Dengan telah tersedianya kurikulum dan materi diklat, maka pelaksanaan
peningkatan kapasitas Pemerintah Daerah, khususnya untuk peningkatan
kapasitas individu SDM aparatur daerah, telah siap untuk dilaksanakan.
Diharapkan bahwa dengan terlatihnya para pejabat daerah maka kompetensi
mereka diharapkan semakin meningkat sehingga pelayanan kepada
masyarakat semakin meningkat pula, yang pada akhirnya kesejahteraan
masyarakat dapat segera tercapai dengan lebih baik lagi.




                                    iv
                                                      DAFTAR ISI




Sambutan Deputy IV - LAN ........................................................................................i
Kata Pengantar Dirjen Otonomi Daerah - Depdagri ..............................................iii
Daftar Isi ......................................................................................................................v


BAB I           PENDAHULUAN.......................................................................................1
                A.      Diskripsi Singkat .................................................................................1
                B.      Hasil Belajar ........................................................................................2
                C.      Indikator Hasil Belajar.........................................................................2
                D.      Pokok Bahasan ....................................................................................2


BAB II          PERANGKAT KERAS (HARDWARE) ...................................................4
                A.      Input Device......................................................................................... 5
                B.      Output Device ......................................................................................9
                C.      CPU (Central Processing Unit)..........................................................11
                D.      Storage/Memori Unit.........................................................................14
                E.      Pertimbangan Pemakai Memilih Komputer dan Membeli
                        Komputer ...........................................................................................19
                F       Latihan ...............................................................................................23
                G.      Rangkuman ........................................................................................23


BAB III         PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE) .................................................25
                A.      Bahasa Pemrograman ........................................................................26
                B.      Sumber Daya Manusia.......................................................................28
                C.      Latihan ...............................................................................................29
                D.      Rangkuman ........................................................................................29


BAB IV          SISTEM JARINGAN DAN KOMUNIKASI DATA ...........................30
                A.      Sejarah Jaringan.................................................................................30
                B.      Transmisi data....................................................................................31
                C.      Proses Data Terdistribusi dan Sistim Jaringan ..................................33
                D.      Lokal Area Network (LAN)............................................................... 34


                                                               v
         E.      Mengenal Tipe-Tipe Jaringan............................................................ 37
         F.      Penerapan Teknologi WAN Dengan Teknologi Intranet di
                 Kabupaten Gresik (Studi Kasus) .......................................................41
         G.      Latihan ...............................................................................................49
         H.      Rangkuman ........................................................................................50

Daftar Pustaka




                                                       vi
                                       BAB I
                                 PENDAHULUAN


A. Diskripsi Singkat

    Perkembangan teknologi di bidang elektronika memang sangat mengagumkan dan
    tentu saja hal ini memberi dampak pada pemanfaatan komputer. Pada awalnya
    komponen utama komputer menggunakan tabung-tabung hampa (vacuum tube)
    dan dengan sendirinya bentuk fisik komputer menjadi sangat besar. Setiap
    komputer harus ditempatkan di ruangan khusus dengan sistem pendingin yang juga
    khusus. Namun, sejak IC (Integrated Circuit) ditemukan pada tahun 1959, ukuran
    komputer secara dramatis berubah menjadi kecil. Tidak hanya dari segi fisik,
    kemampuan komputer juga meningkat pesat dari tahun ke tahun. Jika pada tahun
    1986 komputer XT mempunyai kecepatan 4,7 Megaherzt, pada tahun 2002
    Pentium 4 telah mencapai kecepatan mendekati 2 Gigaherzt (1 Gigaherzt = 1000
    Megaherzt). Peningkatan kecepatan ini membawa angin segar pada sistem
    informasi, karena pemrosesan data menjadi informasi dapat ditangani dengan
    cepat.

    Di dalam komputer, setiap jenis data disimpan dalam bentuk data digital. Sebuah
    bilangan akan disimpan dalam memori dengan nilai yang eksak atau melalui nilai
    pendekatan. Bilangan bulat dapat dinyatakan secara eksak, tetapi bilangan real
    disimpan pada memori dengan presisi tertentu, misalnya 16 bit. Kini, tak hanya
    bilangan atau teks yang dapat didigitalisasi, melainkan juga suara, gambar, dan
    video. Teknologi kamera digital telah merebak di pasaran, yang menunjukkan
    pengambilan gambar dengan mudah dapat ditransfer ke komputer. Sekarang ini
    bahkan sebuah handphone sudah digabung dengan teknologi kamera dan video,
    sehingga dalam genggaman kita bisa terdapat beberapa teknologi yang digabung
    menjadi satu yaitu sebagai alat komunikasi, kamera, video, dan games. Sistem ini
    sudah menggunakan sistem digital, bukan lagi sistem analog, seperti teknologi
    terdahulu. Tentu saja, perkembangan ini membawa pengaruh kepada sistem
    informasi yang berbasis multimedia.

    Kini, konektivitas (kemampuan untuk mengirimkan data di antara peralatan-
    peralatan komputer) tak hanya mencakup area lokal, tetapi juga bisa mencapai ke
    belahan bumi mana saja. Dengan menggunakan telepon genggam, pengaksesan
    terhadap surat-surat elektronis (e-mail) dapat dilakukan. Melalui video-konferensi,
    perbincangan jarak jauh yang disertai dengan wajah-wajah orang yang sedang
    bercakap-cakap juga telah dimungkinkan. Teknologi seperti ini dapat digunakan
    untuk melakukan pertemuan organisasi secara virtual yang membicarakan masalah
    bisnis yang nyata. Dengan demikian, pemerolehan informasi dapat dilakukan
    dimana saja.

    Pengoperasian komputer dari waktu ke waktu cenderung semakin mudah. Jika di
    masa lalu banyak yang takut menggunakan komputer (karena ada persepsi
    mengoperasikan komputer itu sulit), kini justru banyak orang yang sangat
    tergantung pada komputer. Dengan canggihnya antarmuka manusia dengan



                                          1
                                                                                2

    komputer, orang menjadi sangat mudah berinteraksi dengan komputer, tanpa perlu
    tahu seluk beluk bahasa komputer yang mendasari operasi komputer. Kemudahan
    antarmuka komputer dan manusia juga mengilhami pengimplementasian sistem
    informasi yang memberikan kebebasan pemakai untuk mengatur sendiri format
    informasi yang diperlukan. Penggunaan mouse adalah satu dari bentuk kemudahan
    ini.

    Kemudahan dan manfaat komputer dan atau teknologi komunikasi dan informasi
    ini berdampak sangat besar kepada kehidupan manusia. Komputer sudah
    merupakan bagian dari hidup kita, dan sebagai bagian dari hidup tentunya tidak
    ada salahnya kita mempelajari sistem komputer ini. Dalam bahan ajar ini akan
    diuraikan sistem komputer, komponen, dan fungsi dari masing-masing komponen
    tersebut.


B. Hasil Belajar

    Diharapkan mampu memahami sistem komputer dan sistem jaringan.

C. Indikator Hasil Belajar

    Setelah mengikuti Pelatihan ini, peserta diharapkan:
    1. Mampu menjelaskan bagian komputer
    2. Mampu menjelaskan fungsi masing-masing bagian
    3. Mampu menjelaskan tentang sistem hardware
    4. Mampu menjelaskan tentang sistem software
    5. Mengetahui alat-alat yang merupakan input device
    6. Mengetahui alat-alat yang merupakan output device
    7. Mengetahui tentang sistem jaringan
    8. Mengetahui beberapa bentuk sistem jaringan LAN, Internet dan Intranet


D. Pokok Bahasan

    Komputer diklarifikasi menjadi analog komputer yaitu komputer yang dapat
    mengukur sifat-sifat secara fisik dan digital komputer yaitu komputer yang
    mengukur tanda-tanda perhitungan diskrit. Komputer mempunyai fungsi antara
    lain melakukan perhitungan, membandingkan dan menyimpan. Supaya komputer
    dapat digunakan untuk mengolah data, maka harus berbentuk suatu sistem yang
    disebut dengan sistem komputer. Secara umum, sistem terdiri dari elemen-elemen
    yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu
    tujuan pokok dari sistem tersebut. Tujuan pokok dari sistem komputer adalah
    mengolah data untuk menghasilkan informasi sehingga perlu didukung oleh
    elemen-elemen yang terdiri dari perangkat keras (hardware), perangkat lunak
    (software), dan brainware.

    Perangkat keras adalah peralatan komputer itu sendiri, perangkat lunak adalah
    program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan proses tertentu, dan
    brainware adalah manusia yang terlibat di dalam mengoperasikan serta mengatur
                                                                              3

sistem komputer. Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling
berhubungan dan membentuk satu kesatuan. Perangkat keras tanpa perangkat
lunak tidak akan berarti apa-apa, hanya berupa benda mati. Kedua perangkat keras
dan lunak juga tidak dapat berfungsi jika tidak ada manusia yang
mengoperasikannya.

Proses data terdistribusi adalah suatu konsep penyebaran komputer dan peralatan,
perangkat lunak dan data yang dihubungkan dengan alat komunikasi dengan
perangkat yang ada pada lokasi lain. Proses data terdistribusi sudah menjadi
keharusan dengan kemajuan sistem komunikasi pada saat ini.

Berdasar uraian di atas, maka Pokok Bahasan Modul ini adalah:
1. Perangkat Keras (hardware). Pada bagian ini dikupas tentang berbagai macam
   perangkat keras dengan kegunaannya.
2. Perangkat Lunak (software) dan Brainware. Bagian ini menguraikan secara
   detail tentang berbagai Jenis pilihan perangkat lunak dan kegunaannya. Selain
   itu juga dibahas tentang Sumber daya manusia yang mengelola dan
   mengoperasikan hardware dan software.
3. Sistem jaringan dan Komunikasi Data. Bagian ini mengupas tentang Local
   Area Network, Intranet dan Internet.
                                       BAB II
                     PERANGKAT KERAS (HARDWARE)


              Setelah mengikuti bab ini, peserta diharapkan mampu :
              Menjelaskan fungsi dan sistem kerja bagian perangkat keras
              (hardware) pengertian dan pemahaman tersebut meliputi:
              perangkat Input, perangkat output, Central Processing Unit
              (CPU), dan Memory.



Komputer merupakan serangkaian peralatan elektronika yang terpadu dan bekerja
sama dengan koordinasi oleh suatu sistem operasi. Seperangkat alat-alat elektronika
yang berupa mesin/komponen yang secara lahiriah ada dan dapat dilihat disebut
perangkat keras (hardware).

Struktur komputer didefinisikan sebagai cara-cara dari tiap komponen saling terkait.
Struktur sebuah komputer secara sederhana, dapat digambarkan dalam diagram blok
pada Gambar 1.




                              Gambar 1. Struktur Komputer




                                          4
                                                                                     5

Sedangkan fungsi komputer didefinisikan sebagai operasi masing-masing komponen
sebagai bagian dari struktur. Adapun fungsi dari masing-masing komponen dalam
struktur gambar 1 di atas adalah sebagai berikut:


   A. Input Unit (Alat Masukan)
      Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk
      memasukan data atau perintah ke dalam komputer.
   B. Output Unit (Alat Keluaran)
      Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan
      keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy
      (kertas), soft-copy (monitor), USB, disket ataupun berupa suara.
   C. Processing
      1. CPU (Central Processing Unit)
            CPU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi
            operasional, yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat
            pengolah data, dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja
            komputer.
      2. Memori
            Memori terbagi menjadi dua bagian yaitu memori internal dan memori
            eksternal. Memori internal berupa RAM (Random Access Memory) yang
            berfungsi sebagai tempat untuk melakukan pengolahan data dan sifatnya
            untuk sementara waktu, dan ROM (Read Only Memory) yaitu memori
            yang hanya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada
            saat komputer pertama kali dinyalakan.


A. Input Device

    Input device adalah alat yang digunakan untuk memasukkan input dari luar
    sistem, dan dapat berupa signal input atau maintenance input. Di dalam sistem
    komputer, signal input berupa data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer,
    sedangkan maintenance input berupa program yang digunakan untuk mengolah
    data yang dimasukkan. Dengan demikian, alat input selain digunakan untuk
    memasukkan data juga untuk memasukkan program.

    Beberapa alat input mempunyai fungsi ganda, yaitu disamping sebagai alat input
    juga berfungsi sebagai alat output sekaligus. Alat yang demikian disebut sebagai
    terminal. Terminal dapat dihubungkan ke sistem komputer dengan menggunakan
    kabel langsung atau lewat alat komunikasi. Terminal dapat digolongkan menjadi
    non-intelligent terminal, smart terminal, dan intelligent terminal. Non-intelligent
    terminal hanya berfungsi sebagai alat memasukkan input dan penampil output,
    dan tidak bisa diprogram karena tidak mempunyai alat pemroses. Peralatan
    seperti ini juga disebut sebagai dumb terminal. Smart terminal mempunyai alat
    pemroses dan memori di dalamnya sehingga input yang terlanjur dimasukkan
    dapat dikoreksi kembali. Walaupun demikian, terminal jenis ini tidak dapat
    diprogram oleh pemakai, kecuali oleh pabrik pembuatnya. Sedangkan intelligent
    terminal dapat diprogram oleh pemakai.
                                                                                6



Peralatan yang hanya berfungsi sebagai alat input dapat digolongkan menjadi alat
input langsung dan tidak langsung. Alat input langsung yaitu input yang
dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses, sedangkan alat input tidak
langsung melalui media tertentu sebelum suatu input diproses oleh alat pemroses.

Alat input langsung dapat berupa papan ketik (keyboard), pointing device
(misalnya mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics tablet), scanner
(misalnya magnetic ink character recognition, optical data reader atau optical
character recognition reader), sensor (misalnya digitizing camera), voice
recognizer (misalnya microphone). Sedangkan alat input tidak langsung misalnya
keypunch yang dilakukan melalui media punched card (kartu plong), key-to-tape
yang merekam data ke media berbentuk pita (tape) sebelum diproses oleh alat
pemroses, dan key-to-disk yang merekam data ke media magnetic disk (misalnya
disket atau harddisk) sebelum diproses lebih lanjut. Beberapa alat input seperti
punched card sudah absolut, dan tidak digunakan lagi. Contoh beberapa alat
input diuraikan dibawah ini.

1.   Keyboard

                                  Penciptaan keyboard komputer diilhami oleh
                                  penciptaan   mesin    ketik  yang    dasar
                                  rancangannya dibuat dan dipatenkan oleh
                                  Christopher Latham pada tahun 1868 dan
                                  banyak dipasarkan pada tahun 1877 oleh
                                  Perusahaan Remington.

     Keyboard komputer pertama disesuaikan dari kartu pelubang (punch card)
     dan teknologi pengiriman tulisan jarak jauh (Teletype). Tahun 1946
     komputer ENIAC menggunakan pembaca kartu pembuat lubang (punched
     card reader) sebagai alat input dan output.

     Bila mendengar kata keyboard maka pikiran kita tidak lepas dari adanya
     sebuah komputer, karena keyboard merupakan sebuah papan yang terdiri
     dari tombol-tombol untuk mengetikkan kalimat dan simbol-simbol khusus
     lainnya pada komputer. Keyboard dalam bahasa Indonesia artinya papan
     tombol jari atau papan tuts.

     Pada keyboard terdapat tombol-tombol huruf (alphabet) A – Z, a – z, angka
     (numeric) 0 - 9, tombol dan karakter khusus seperti : ` ~ @ # $ % ^ & * ( ) _
     - + = < > / , . ? : ; “ ‘ \ |, tombol fungsi (F1 – F12), serta tombol-tombol
     khusus lainnya yang jumlah seluruhnya adalah 104 tuts. Sedangkan pada
     Mesin ketik jumlah tutsnya adalah 52 tuts. Bentuk keyboard umumnya
     persegi panjang, tetapi saat ini model keyboard sangat variatif.

     Dahulu orang banyak yang menggunakan mesin ketik baik yang biasa
     maupun mesin ketik listrik. Keyboard mempunyai kesamaan bentuk dan
     fungsi dengan mesin ketik. Perbedaannya terletak pada hasil output atau
                                                                               7

     tampilannya. Bila kita menggunakan mesin ketik, kita tidak dapat
     menghapus atau membatalkan apa-apa saja yang sudah diketikkan dan setiap
     satu huruf atau simbol kita ketikkan maka hasilnya langsung kita lihat pada
     kertas. Tidak demikian dengan keyboard. Apa yang kita ketikkan hasil atau
     keluarannya dapat kita lihat di layar monitor terlebih dahulu, kemudian kita
     dapat memodifikasi atau melakukan perubahan-perubahan bentuk tulisan,
     kesalahan ketikan dan yang lainnya. Keyboard dihubungkan ke komputer
     dengan sebuah kabel yang terdapat pada keyboard. Ujung kabel tersebut
     dimasukkan ke dalam port yang terdapat pada CPU komputer, lebih
     tepatnya slot yang terdapat pada motherboard komputer.

2.   Mouse

                                    Pada dasarnya, penunjuk (pointer) yang
                                    dikenal dengan sebutan Mouse dapat
                                    digerakkan kemana saja berdasarkan arah
                                    gerakan bola kecil yang terdapat dalam
                                    mouse. Jika kita membuka dan mengeluarkan
                                    bola kecil yang terdapat di belakang mouse,
                                    maka akan terlihat 2 pengendali gerak di
                                    dalamnya.

     Kedua pengendali gerak tersebut dapat bergerak bebas dan mengendalikan
     pergerakan penunjuk, yang satu searah horisontal (mendatar) dan satu lagi
     vertikal (atas dan bawah).

     Jika kita hanya menggerakkan pengendali horisontal maka penunjuk hanya
     akan bergerak secara horisontal saja pada layar monitor komputer. Dan
     sebaliknya jika penunjuk vertikal yang digerakkan, maka penunjuk (pointer)
     hanya bergerak secara vertikal saja dilayar monitor. Jika keduanya kita
     gerakkan maka gerakan penunjuk (pointer) akan menjadi diagonal. Jika bola
     kecil dimasukkan kembali, maka bola itu akan menyentuh dan
     menggerakkan kedua pengendali gerak tersebut sesuai dengan arah mouse
     yang kita gerakkan.

     Pada sebagian besar mouse terdapat tiga tombol, tetapi umumnya hanya dua
     tombol yang berfungsi, yaitu tombol paling kiri dan yang paling kanan.
     Pengaruh dari penekanan tombol atau yang di kenal dengan istilah “Click”
     ini tergantung pada obyek (daerah) yang kita tunjuk. Komputer akan
     mengabaikan penekanan tombol (click) bila tidak mengenai area atau obyek
     yang tidak penting.

     Kemudian dalam penggunaan mouse juga kita kenal istilah "Drag" yang
     artinya menggeser atau menarik. Apabila kita menekan tombol paling kiri
     tanpa melepaskannya dan sambil menggesernya, salah satu akibatnya obyek
     tersebut berpindah atau menjadi pindah (tersalin) ke obyek lain dan terdapat
     kemungkinan lainnya. Kemungkinan-kemungkinan ini tergantung pada jenis
     program aplikasi apa yang kita jalankan. Mouse terhubung dengan komputer
                                                                              8

     dengan sebuah kabel yang terdapat pada mouse. Ujung kabel tersebut
     dimasukkan dalam port yang terdapat di CPU komputer.

3.   Scanner

                                Scanner adalah suatu alat elektronik yang
                                fungsinya mirip dengan mesin fotokopi. Mesin
                                fotokopi hasilnya dapat langsung dilihat pada
                                kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan
                                pada layar monitor komputer dahulu kemudian
                                baru dapat dirubah dan dimodifikasi sehingga
                                tampilan dan hasilnya menjadi bagus yang
                                kemudian dapat disimpan sebagai file text,
                                dokumen dan gambar.

     Bentuk dan ukuran scanner bermacam-macam, ada yang besarnya seukuran
     kertas folio ada juga yang seukuran postcard, bahkan yang terbaru,
     berbentuk pena yang diluncurkan oleh perusahaan WizCom Technologies
     Inc. Scanner berukuran pena tersebut bisa menyimpan hingga 1.000
     halaman teks cetak dan kemudian mentransfernya ke sebuah komputer
     pribadi (PC).

     Scanner berukuran pena tersebut dinamakan Quicklink. Pena scanner itu
     berukuran panjang enam inci dan beratnya sekitar tiga ons. Scanner tersebut
     menurut WizCom dapat melakukan pekerjaannya secara acak lebih cepat
     dari scanner yang berbentuk datar. Data yang telah diambil dengan scanner
     itu, bisa dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi komputer yang
     mengenali teks ASCII. Perbedaan tiap scanner dari berbagai merek terletak
     pada pemakaian teknologi dan resolusinya. Pemakaian teknologi misalnya
     penggunaan tombol-tombol digital dan teknik pencahayaan.

     Cara kerja Scanner :
     Ketika kita menekan tombol mouse untuk memulai scanning, yang terjadi
     adalah:
     a. Penekanan tombol mouse dari komputer menggerakkan pengendali
        kecepatan pada mesin scanner. Mesin yang terletak dalam scanner
        tersebut mengendalikan proses pengiriman ke unit scanning.
     b. Kemudian unit scanning menempatkan proses pengiriman ke tempat atau
        jalur yang sesuai untuk langsung memulai scanning.
     c. Nyala lampu yang terlihat pada Scanner menandakan bahwa kegiatan
        scanning sudah mulai dilakukan.
     d. Setelah nyala lampu sudah tidak ada, berarti proses scan sudah selesai
        dan hasilnya dapat dilihat pada layar monitor.
     e. Apabila hasil atau tampilan teks/gambar ingin dirubah, kita dapat
        merubahnya dengan menggunakan software-software aplikasi yang ada.
        Misalnya dengan photoshop, Adobe dan lain-lain.
                                                                                9

        Ada dua macam perbedaan scanner dalam memeriksa gambar yang
        berwarna yaitu:
        a. Scanner yang hanya bisa satu kali men-scan warna dan menyimpan
           semua warna pada saat itu saja.
        b. Scanner yang langsung bisa tiga kali digunakan untuk menyimpan
           beberapa warna. Warna-warna tersebut adalah merah, hijau dan biru.

        Scanner yang disebut pertama lebih cepat dibandingkan dengan yang kedua,
        tetapi menjadi kurang bagus jika digunakan untuk reproduksi warna.
        Kebanyakan scanner dijalankan pada 1-bit (binary digit/angka biner), 8-bit
        (256 warna), dan 24 bit (lebih dari 16 juta warna). Nah, bila kita
        membutuhkan hasil yang sangat baik maka dianjurkan menggunakan
        scanner dengan bit yang besar agar resolusi warna lebih banyak dan bagus.

   4.   Kamera Digital

                           Salah satu input device yang sedang marak belakangan
                           ini adalah kamera digital. Dengan adanya alat ini, kita
                           dapat lebih mudah memasukan data berupa gambar apa
                           saja, dengan ukuran yang relatif cukup besar, ke dalam
                           komputer kita. Kameran digital yang beredar di pasaran
                           saat ini ada berbagai macam jenis, mulai dari jenis
                           kamera untuk mengambil gambar statis, sampai dengan
                           kamera yang dapat merekam gambar dinamis seperti
                           video.

   5.   MIC (Microphone)

                           Kalau kamera digunakan untuk memasukkan input
                           berupa gambar (dan suara), maka mic digunakan hanya
                           untuk memasukkan input berupa suara. Penggunaan
                           mic tentu saja memerlukan perangkat keras tambahan
                           untuk menerima input suara tersebut yaitu sound card,
                           dan speaker untuk mendengarkan hasil rekaman suara.


B. Output Device

   Output yang dihasilkan dari pemroses dapat digolongkan menjadi empat bentuk,
   yaitu tulisan (huruf, angka, simbol khusus), image (dalam bentuk grafik atau
   gambar), suara, dan bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable
   form). Tiga golongan pertama adalah output yang dapat digunakan langsung oleh
   manusia, sedangkan golongan terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk
   proses selanjutnya dari komputer.

   Peralatan output dapat berupa:
   1. Hard-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk mencetak tulisan dan
      image pada media keras seperti kertas atau film.
                                                                              10

2. Soft-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan dan
   image pada media lunak yang berupa sinyal elektronik.
3. Drive device atau driver, yaitu alat yang digunakan untuk merekam simbol
   dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin pada media seperti
   magnetic disk atau magnetic tape. Alat ini berfungsi ganda, sebagai alat
   output dan juga sebagai alat input. Disket dan flash disk dapat dikatagorikan
   sebagai alat yang dapat berfungsi sebagai input device dan output device.

Output bentuk pertama sifatnya adalah permanen dan lebih portable (dapat
dilepas dari alat outputnya dan dapat dibawa ke mana-mana). Alat yang umum
digunakan untuk ini adalah printer, plotter, dan alat microfilm. Sedangkan output
bentuk kedua dapat berupa video display, flat panel, dan speaker. Dan alat output
bentuk ketiga yang menggunakan media magnetic disk adalah disk drive, dan
yang menggunakan media magnetic tape adalah tape drive.

1.   Printer dan Plotter


                            Printer dan Plotter adalah jenis hard-copy device,
                            karena keluaran hasil proses dicetak di atas kertas.
                            Printer memiliki berbagai macam bentuk dan
                            ukuran, serta ketajaman hasil cetak. Ukuran kertas
                            yang dapat digunakan pun beragam.
            Printer


                            Tetapi, untuk mencetak di atas kertas dengan ukuran
                            yang sangat besar, digunakanlah plotter.



            Plotter


2.   Monitor

                            Monitor adalah salah satu jenis soft-copy device,
                            karena keluarannya adalah berupa signal elektronik,
                            dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar
                            monitor. Gambar yang tampil adalah hasil
                            pemrosesan data ataupun informasi masukan.
                            Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti
                            layaknya sebuah televisi. Tiap merek dan ukuran
                            monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda.

     Resolusi ini-lah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat
     ditampilkan pada layar monitor. Jenis-jenis monitor saat ini sudah sangat
     beragam, mulai dari bentuk yang besar dengan layar cembung, sampai
     dengan bentuk yang tipis dengan layar datar (flat).
                                                                                  11


    3.   LCD (Liquid Crystal Display)

                                 LCD (Liquid Crystal Display) hampir sama dengan
                                 monitor. Fungsinya adalah untuk menampilkan
                                 gambar/visual hasil pemrosesan data. Hanya saja,
                                 memerlukan obyek lain sebagai media penerima
                                 pancaran signal-signal gambar yang dipancarkan.

                                 Media penerima tersebut sebaiknya memiliki
                                 permukaan datar dan berwarna putih (terang).
                                 Biasanya yang digunakan adalah dinding putih,
                                 whiteboard, ataupun kain/layar putih yang
                                 dibentangkan.

            Media Penerima LCD


C. CPU (Central Processing Unit)

                                 CPU merupakan tempat pemroses instruksi-
                                 instruksi program, yang pada komputer mikro
                                 disebut dengan micro-processor (pemroses mikro).
                                 Pemroses ini berupa chip yang terdiri dari ribuan
                                 hingga jutaan IC. Alat pemroses ini diberi nama
                                 sesuai dengan keinginan perusahaan pembuatnya
                                 dan umumnya ditambah dengan nomor seri,
                                 misalnya dikenal pemroses Intel 80486 DX2-400
                                 (buatan Intel dengan seri 80486 DX2-400 yang
                                 dikenal dengan komputer 486 DX2), Intel Pentium
                                 100 (dikenal dengan komputer Pentium I), Intel
                                 Pentium II-350, Intel Pentium III-450, Intel Celeron
                                 333, AMD K-II, dan sebagainya. Masing-masing
           Motherboard           produk ini mempunyai kelebihan dan kekurangan
                                 masing-masing.

    Nadi utama bagi sesebuah PC yang akan menjalankan sistem PC tersebut dan
    kelajuan sesebuah PC bergantung kepada jenis CPU yang digunakan yang mana
    tercatit kelajuan di dalam MHz (MegaHertz). Anda pasti pernah terlintas
    perkataan seperti PENTIUM III 500 MHz, PENTIUM II 350 Mhz dsbnya.AMD
    pula akan mengeluarkan PC yang disebutkan sebagai AMK K6 II 350 MHz
    ataupun AMD Athlon 750 MHz. Dua perkataan dihadapan cuma bermakna
    model CPU tersebut dan nombor yang terakhir memberitahu anda kelajuan
    processor tersebut. Pendekata CPU ini merupakan kuasa kuda (c.c) sesebuah PC.
    CPU terdiri dari dua bagian utama yaitu unit kendali (control unit) dan unit
    aritmatika dan logika (ALU). Disamping itu, CPU mempunyai beberapa alat
    penyimpan yang berukuran kecil yang disebut dengan register.
                                                                              12


1.   CU (Control Unit)/Unit Kendali

     Unit ini bertugas mengatur dan mengendalikan semua peralatan yang ada
     pada sistem komputer. Unit kendali akan mengatur kapan alat input
     menerima data dan kapan data diolah serta kapan ditampilkan pada alat
     output. Unit ini juga mengartikan instruksi-instruksi dari program komputer,
     membawa data dari alat input ke memori utama, dan mengambil data dari
     memori utama untuk diolah. Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmatika
     atau perbandingan logika, maka unit kendali akan mengirim instruksi
     tersebut ke ALU. Hasil dari pengolahan data dibawa oleh unit kendali ke
     memori utama lagi untuk disimpan, dan pada saatnya akan disajikan ke alat
     output. Dengan demikian tugas dari unit kendali ini adalah:
     a. Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output.
     b. Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama.
     c. Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses.
     d. Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau
         perbandingan logika serta mengawasi kerja dari ALU.
     e. Menyimpan hasil proses ke memori utama.

2.   Aritmatik Logic Unit (ALU)

     Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatika
     (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan
     semua operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit
     elektronik yang digunakan disebut juga adder.

     Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari suatu operasi logika
     sesuai dengan instruksi program. Operasi logika meliputi perbandingan dua
     operand dengan menggunakan operator logika tertentu, yaitu sama dengan,
     tidak sama dengan, kurang dari (<), dimana nilai dari operasi logika ini ada
     dua yaitu: kondisi benar (true) atau salah (false).

3.   Register

     Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan
     akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan instruksi
     yang sedang diproses sementara data dan instruksi lainnya yang menunggu
     giliran untuk diproses masih disimpan di dalam memori utama. Secara
     analogi, register ini dapat diibaratkan sebagai ingatan di otak bila kita
     melakukan pengolahan data secara manual, sehingga otak dapat diibaratkan
     sebagai CPU, yang berisi ingatan-ingatan, satuan kendali yang mengatur
     seluruh kegiatan tubuh dan mempunyai tempat untuk melakukan
     perhitungan dan perbandingan logika.

     Program yang berisi kumpulan dari instruksi-instruksi dan data diletakkan di
     memori utama yang diibaratkan sebagai sebuah meja. Kita mengerjakan
     program tersebut dengan memproses satu per satu instruksi-instruksi yang
     ada di dalamnya, dimulai dari instruksi yang pertama dan berurutan hingga
                                                                          13

yang terakhir. Instruksi ini dibaca dan diingat (instruksi yang sedang
diproses disimpan di register).

Misalnya instruksi berbunyi HITUNG C = A + B, maka kita membutuhkan
data untuk nilai A dan B yang masih ada di meja (tersimpan di memori
utama). Data ini dibaca dan masuk ingatan kita (data yang sedang diproses
disimpan di register), yaitu misalnya A bernilai 2 dan B bernilai 3. Saat ini
ingatan otak kita telah tersimpan suatu instruksi, nilai A, dan nilai B,
sehingga nilai C dapat dihitung yaitu sebesar 5 (proses perhitungan ini
dilakukan di ALU).

Hasil dari perhitungan ini perlu dituliskan kembali ke meja (hasil
pengolahan disimpan kembali ke memori utama). Setelah semua selesai,
kemungkinan data, program, dan hasilnya disimpan secara permanen untuk
keperluan di lain hari sehingga perlu disimpan di dalam memori sekunder.

Dengan demikian, ada tiga macam memori yang dipergunakan di dalam
sistem komputer, yaitu:
a. Register, digunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang sedang
    diproses.
b. Main memory, dipergunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang
    akan diproses dan hasil pengolahan.
c. Secondary storage, dipergunakan untuk menyimpan program dan data
    secara permanen.

Ada banyak register yang terdapat pada CPU dan masing-masing sesuai
dengan fungsinya. Di bawah ini akan diberikan penjelasan secara garis besar
dari masing-masing register:
a. Instruction Register (IR) digunakan untuk menyimpan instruksi yang
    sedang diproses.
b. Program Counter (PC) adalah register yang digunakan untuk
    menyimpan alamat lokasi dari memori utama yang berisi instruksi yang
    sedang diproses. Selama pemrosesan instruksi oleh CPU, isi dari PC
    diubah menjadi alamat dari memori utama yang berisi instruksi
    berikutnya yang mendapat giliran akan diproses, sehingga bila
    pemrosesan sebuah instruksi selesai maka jejak instruksi selanjutnya di
    memori utama dapat dengan mudah didapatkan.
c. General Purpose Register, yaitu register yang mempunyai kegunaan
    umum yang berhubungan dengan data yang sedang diproses. Sebagai
    contoh, register jenis ini yang digunakan untuk menampung data yang
    sedang diolah disebut dengan operand register, sedang untuk
    menampung hasil pengolahan disebut accumulator.
d. Memory Data Register (MDR) digunakan untuk menampung data atau
    instruksi hasil pengiriman dari memori utama ke CPU atau menampung
    data yang akan direkam ke memori utama dari hasil pengolahan oleh
    CPU.
                                                                                  14

        e. Memory Address Register (MAR) digunakan untuk menampung alamat
           data atau instruksi pada memori utama yang akan diambil atau yang
           akan diletakkan.

        Sebagai tambahan dari register, beberapa CPU menggunakan suatu cache
        memory yang mempunyai kecepatan sangat tinggi dengan tujuan agar kerja
        dari CPU lebih efisien dan mengurangi waktu yang terbuang. Tanpa cache
        memory, CPU akan menunggu sampai data atau instruksi diterima dari
        memori utama, atau menunggu hasil pengolahan selesai dikirim ke memori
        utama baru proses selanjutnya bisa dilakukan. Padahal proses dari memori
        utama lebih lambat dibanding kecepatan register sehingga akan banyak
        waktu terbuang. Dengan adanya cache memory, sejumlah blok informasi
        pada memori utama dipindahkan ke cache memory dan selanjutnya CPU
        akan selalu berhubungan dengan cache memory.

   4.   Array Processor

        Bila sejumlah besar dari perhitungan harus dilakukan, maka untuk
        mempercepat proses biasanya dipergunakan unit tambahan yang disebut
        dengan array processor atau co-processor. Unit ini terpisah dari unit lainnya
        yang dapat ditambahkan pada pemroses utamanya. Dengan perkembangan
        teknologi sekarang, unit pemroses tambahan ini sudah tidak diperlukan lagi
        karena pemroses mikro yang ada sudah mampu menangani perhitungan
        dengan kemampuan dan kecepatan yang sangat tinggi. Teknologi pemroses
        tambahan ini diperlukan untuk komputer-komputer mikro lama, misalnya
        yang masih menggunakan pemroses utama seri 8088 hingga 80486.


D. Storage/Memori Unit

   CPU hanya dapat menyimpan data dan instruksi di register yang berukuran kecil
   sehingga tidak dapat menyimpan semua informasi yang dibutuhkan untuk
   keseluruhan proses program. Untuk mengatasi hal ini, maka CPU harus
   dilengkapi dengan alat penyimpan yang berkapasitas lebih besar yaitu memori
   utama. Unit ini dapat dibayangkan sebagai sekumpulan kotak-kotak yang
   masing-masing dapat menyimpan sepenggal informasi baik berupa data maupun
   instruksi. Tiap-tiap lokasi dari kotak ditunjukkan oleh suatu alamat (address),
   yaitu berupa nomor yang menunjukkan lokasi tertentu dari kotak memori.

   Ukuran memori ditunjukkan oleh satuan byte, misalnya 1 Mb, 4 Mb, 8 Mb, atau
   bahkan ada yang sampai 512 Mb. Definisi awal 1 byte memori dipresentasikan
   oleh 8 bit (binary digit), yaitu banyaknya digit biner (0 atau 1) yang mampu
   disimpan dalam satu kotak memori. Perkembangan selanjutnya panjang binari
   digit (word length) mencapai 32 bit bahkan sampai 64 bit.
                                                                               15


1.   Random Access Memory (RAM)

                           Semua data dan program yang dimasukkan melalui alat
                           input akan disimpan terlebih dahulu di memori utama,
                           khususnya RAM, yang dapat diakses secara acak (dapat
                           diisi/ditulis, diambil, atau dihapus isinya) oleh
            RAM            pemrogram. Struktur RAM terbagi menjadi empat
                           bagian utama, yaitu:
     a.   Input storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan
          melalui alat input.
     b.   Program storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksi-instruksi
          program yang akan diakses.
     c.   Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah
          dan hasil pengolahan.
     d.   Output storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari
          pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.

     Input yang dimasukkan melalui alat input akan ditampung terlebih dahulu di
     input storage. Bila input tersebut berupa program maka akan dipindahkan ke
     program storage, dan bila berbentuk data maka akan dipindahkan ke
     working storage. Hasil dari pengolahan juga ditampung terlebih dahulu di
     working storage dan bila akan ditampilkan ke alat output maka hasil tersebut
     dipindahkan ke output storage.

     Kemampuan RAM ditunjukkan didalam satuan memory (untuk saat ini)
     Megabyte (MB). Untuk PC sekarang memerlukan sekurang-kurangnya
     RAM sebesar 32 MB. RAM dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan. Jenis
     RAM yang umum dipakai sekarang adalag jenis SDRAM 100Mhz atau 133
     Mhz.

2.   Read Only Memory (ROM)

     Dari namanya, ROM hanya dapat dibaca sehingga pemrogram tidak bisa
     mengisi sesuatu ke dalam ROM. ROM sudah diisi oleh pabrik pembuatnya
     berupa sistem operasi yang terdiri dari program-program pokok yang
     diperlukan oleh sistem komputer, seperti misalnya program untuk mengatur
     penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci papan ketik untuk
     keperluan kontrol tertentu, dan program bootstrap. Program bootstrap
     diperlukan pada saat pertama kali sistem komputer diaktifkan. Proses
     mengaktifkan komputer pertama kali ini disebut dengan booting, yang dapat
     berupa cold booting atau warm booting.

     Cold booting merupakan proses mengaktifkan sistem komputer pertama kali
     untuk mengambil program bootstrap dari keadaan listrik komputer mati (off)
     menjadi hidup (on). Sedangkan warm booting merupakan proses
     pengulangan pengambilan program bootstrap pada saat komputer masih
     hidup dengan cara menekan tiga tombol pada papan ketik sekaligus, yaitu
     Ctrl, Alt, dan Del. Proses ini biasanya dilakukan bila sistem komputer macet,
                                                                               16

     daripada harus mematikan aliran listrik komputer dan menghidupkannya
     kembali.

     Instruksi-instruksi yang tersimpan di ROM disebut dengan microinstruction
     atau firmware karena hardware dan software dijadikan satu oleh pabrik
     pembuatnya. Isi dari ROM ini tidak boleh hilang atau rusak karena bila
     terjadi demikian, maka sistem komputer tidak akan bisa berfungsi. Oleh
     karena itu, untuk mencegahnya maka pabrik pembuatnya merancang ROM
     sedemikian rupa sehingga hanya bisa dibaca, tidak dapat diubah-ubah isinya
     oleh orang lain. Selain itu, ROM bersifat non volatile supaya isinya tidak
     hilang bila listrik komputer dimatikan.

     Pada kasus yang lain memungkinkan untuk merubah isi ROM, yaitu dengan
     cara memprogram kembali instruksi-instruksi yang ada di dalamnya. ROM
     jenis ini berbentuk chip yang ditempatkan pada rumahnya yang mempunyai
     jendela di atasnya. ROM yang dapat diprogram kembali adalah PROM
     (Programmable Read Only Memory), yang hanya dapat diprogram satu kali
     dan selanjutnya tidak dapat diubah kembali. Jenis lain adalah EPROM
     (Erasable Programmable Read Only Memory) yang dapat dihapus dengan
     sinar ultraviolet serta dapat diprogram kembali berulang-ulang. Disamping
     itu, ada juga EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only
     Memory) yang dapat dihapus secara elektronik dan dapat diprogram
     kembali.

3.   BUS

     Hubungan antara CPU dengan memori utama ataupun dengan alat-alat
     input/output (I/O) dilakukan melalui suatu jalur yang disebut dengan bus.
     Hubungan antara CPU dengan memori utama melalui jalur bus yang
     dilekatkan pada MDR, MAR, dan unit kendali dalam CPU. Sedangkan bus
     yang menghubungkan CPU dengan alat-alat I/O tidak dilekatkan langsung
     ke alat-alat I/O, tetapi dapat dilakukan melalui suatu alat I/O port atau DMA
     controller atau I/O channel.

     Bus merupakan suatu sirkuit yang merupakan jalur transportasi informasi
     antara dua atau alat-alat dalam sistem komputer. Bus yang menghubungkan
     antara CPU dengan memori utama disebut dengan internal bus, sedang yang
     menghubungkan CPU dengan alat-alat I/O disebut external bus. Di dalam
     internal bus, hubungan antara CPU dengan memori utama dilakukan
     melalui:
     a. Data bus yang dihubungkan dengan MDR (Memory Data Register)
     b. Address bus yang dihubungkan dengan MAR (Memory Adress Register)
     c. Control bus yang dihubungkan dengan control unit.

4.   Pemrosesan Instruksi

     Jika pemrogram menginginkan CPU untuk mengerjakan sesuatu, maka
     harus ditulis suatu instruksi yang dapat dipahami oleh CPU. Kumpulan dari
                                                                             17

     instruksi inilah yang disebut dengan program. Program yang akan diproses
     dan data yang akan diolah oleh CPU harus diletakkan terlebih dahulu di
     memori utama. Proses ini yang biasa kita lakukan dengan mengetikkan
     nama program pada prompt DOS, atau meng-klik ikon pada sistem operasi
     Windows. Instruksi-instruksi yang dapat diproses oleh CPU adalah instruksi-
     instruksi yang sudah dalam bentuk bahasa mesin.

     Tahap pertama dari pemrosesan suatu instruksi oleh CPU disebut dengan
     instruction fetch, yaitu proses CPU mengambil atau membawa instruksi dari
     memori utama ke CPU. Tahap selanjutnya (kedua) disebut instruction
     execute, yaitu proses dari CPU untuk mengerjakan instruksi yang sudah
     diambil dari memori utama dan sudah berada di IR (Instruction Register).

     Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tahap pertama disebut waktu
     instruksi (instruction time), dan waktu yang dibutuhkan untuk
     menyelesaikan tahap kedua disebut waktu eksekusi (execution time).
     Sedangkan total waktu yang dibutuhkan untuk kedua tahap tersebut
     dinamakan waktu siklus (cycle time).

     Beberapa pabrik komputer mengukur kecepatan CPU berdasarkan lamanya
     melakukan satu siklus mesin yang diukur dengan satuan megahertz (Mhz),
     dimana satu Mhz berarti dapat diselesaikan satu juta siklus per detiknya.
     Suatu pengukur waktu yang disebut dengan clock akan berdetak untuk tiap-
     tiap siklus yang dilakukan. Misalnya suatu pemroses 16 Mhz berarti clock
     akan berdetak sebanyak 16 juta kali tiap detiknya.

5.   Memori Eksternal (Memori Sekunder)

     Memori eksternal adalah perangkat keras untuk melakukan operasi
     penulisan, pembacaan dan penyimpanan data, di luar komponen utama yang
     telah disebutkan di atas. Contoh dari memori eksternal adalah floppy disk,
     harddisk, cd-rom, dvd, dan flash disk.

     Dibandingkan dengan memori utama, memori sekunder mempunyai daya
     simpan yang sangat besar. Sifat penyimpanan adalah permanen, data tidak
     hilang jika listrik mati. Penghapusan isi memori hanya dapat dilakukan jika
     pemakai memang ingin menghapusnya. Suatu program komputer yang
     disebut virus dapat menghapus isi memori tanpa dikehendaki oleh pemakai.

6.   Floppy Disk

                         Floppy disk drive yang menjadi standar pemakaian
                         terdiri dari 2 ukuran yaitu 5.25” dan 3.5” yang masing-
                         masing memiliki 2 tipe kapasitas Double Density (DD)
                         dan High Density (HD). Floppy disk 5.25” kapasitasnya
                         adalah 360 Kbytes (untuk DD) dan 1.2 Mbytes (untuk
                         HD). Floppy Disk ukuran 5.25” saat ini sudah obsolete,
                         dan tidak digunakan lagi. Sedangkan floppy disk 3.5”
                                                                            18

                        kapasitasnya 720 Kbytes (untuk DD) dan 1.44 Mbytes
                        untuk HD).

     Kapasitas yang dapat ditampung oleh floppy disk memang cenderung kecil,
     apalagi jika dibandingkan dengan kebutuhan transfer dan penyimpanan data
     yang makin lama makin besar.

     Saat ini sudah muncul teknologi baru bukan dalam bentuk floppy atau
     silender tetapi dalam bentuk stik dengan komponen berupa sirkuit
     elektronik. Alat penyimpan data yang mempunyai ukuran kecil ini disebut
     flash disk mempunyai daya simpan 128 Mbytes, 256 Mbytes, dan bahkan
     dalam gigabytes.

7.   Harddisk

                        Hard disk mempunyai kemampuan menyimpan data
                        dalam ukuran Gbytes. Ukuran kapasitas yang sangat
                        besar ini menguntungkan dalam hal penyimpanan data.
                        Seperti halnya floppy disk, hard disk juga dapat
                        menangani penulisan berulang kali dengan kecepatan
                        yang relatif jauh lebih cepat dibandingkan floppy disk.

     Tapi sayangnya, terdapat kendala dalam segi mobilitas, karena memindah-
     mindahkan harddisk yang tersimpan di dalam Casing. Ternyata, kendala ini
     telah dapat diatasi dengan adanya konsep Removable Harddisk. Harddisk
     dibentuk berupa cartridge, yang dipasang pada removable rack yang
     tersambung pada power supplay dan kabel data IDE Interface-nya.

8.   CD-ROM

     Mulai tahun 1983 sistem penyimpanan data di optical disc mulai
     diperkenalkan dengan diluncurkannya Digital Audio Compact Disc. Sejak
     saat itu mulai berkembanglah teknologi penyimpanan pada optical disc. CD-
     ROM terbuat dari resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan yang sangat
     reflektif seperti alumunium. Informasi direkam secara digital sebagai
     lubang-lubang mikroskopis pada permukaan yang reflektif. Proses ini
     dilakukan degan menggunakan laser yang berintensitas tinggi. Permukaan
     yang berlubang ini kemudian dilapisi oleh lapisan bening. Informasi dibaca
     dengan menggunakan laser berintensitas rendah yang menyinari lapisan
     bening tersebut, sementara motor memutar disk. Intensitas laser berubah
     setelah mengenai lubang-lubang tersebut kemudian terefleksikan dan
     dideteksi oleh foto sensor yang kemudian dikonversi menjadi data digital.

     Penulisan data pada CD-ROM hanya dapat dilakukan sekali saja. Walaupun
     demikian, optical disk ini memiliki keunggulan dari segi mobilitas.
     Bentuknya yang kecil dan tipis memudahkannya untuk dibawa-bawa.
     Kapasitas penyimpanannya pun cukup besar, yaitu 650 Mbytes. Sehingga
     media ini biasanya digunakan untuk menyimpan data-data sekali tulis saja,
                                                                               19

        seperti installer, file lagu (mp3), ataupun data statik lainnya. Walaupun
        banyak jenama CD ROM drive menunjukkan kelajuan sehingga mencecah
        50X , kelajuan sebenar drive tersebut hanyalah lebih kurang 22 X.


   9.   DVD (Digital Versatile Disc)

        DVD adalah generasi lanjutan dari teknologi penyimpanan dengan
        menggunakan media optical disc. DVD memiliki kapastias yang jauh lebih
        besar daripada CD-ROM biasa, yaitu mencapai 9 Gbytes. Teknologi DVD
        ini sekarang banyak dimanfaatkan secara luas oleh perusahaan musik dan
        film besar, sehingga menjadikannya sebagai produk elektronik yang paling
        diminati dalam kurun waktu 3 tahun sejak diperkenalkan pertama kali.


E. Pertimbangan Pemakai Memilih dan Membeli Komputer

   1.   Kiat Membeli Komputer

        Mungkin anda masih belum mempunyai PC sendiri dan hanya sekadar
        menggunakan komputer di Cyber Cafe atau ke rumah kawan yang punya
        komputer saja. Manalah tahu, satu hari nanti mungkin anda mampu untuk
        membeli komputer sendiri. Jadi disini, adalah sedikit rahasia cara membeli
        komputer kalau tak mau ditipu penjual. Ini adalah berdasarkan pengalaman,
        atas dasar nasihat dan bukan sebagai rujukan professional. Pengalaman ini
        ditujukan kepada siapa saja pendatang baru dibidang komputer dan bukan
        sebagai expert. Kiat ini disampaikan untuk membantu anda supaya tak
        tertipu.




        Untuk mendapatkan PC yang diinginkan, pertimbangan di bawah harus
        diperhatikan, yaitu :

        TUJUAN PC

        Sekiranya anda hendak membeli PC untuk membantu pekerjaan dengan
        hanya menggunakan Microsoft Word, Excell, Powerpoint dan Access, anda
        tak perlu komputer yang terlalu canggih. Sebuah PC yang biasa saja sudah
        cukup untuk keperluan tersebut, tidak perlu yang berbasis multimedia.
                                                                                                          20

                  Kalau anda perlukan PC untuk main games selain daripada tugas-tugas
                  tersebut di atas, anda dapat menggunakan PC dengan prosesor CELERON,
                  AMD dan PENTIUM yang memiliki kecepatan proses di atas 450 MHz
                  dengan penambahan card-card tertentu. Satu card untuk sistem bunyi (bagi
                  bunyi yang realistik) yang diberi nama Sound Card, dan satu card lagi untuk
                  grafik atau lebih dikenali sebagai Graphic Card atau Graphic Accelerators.
                  Banyak PC games sekarang menggunakan CD yang memainkan games yang
                  realistik. Tanpa card-card grafik ini, mungkin games tersebut prosesnya
                  akan lambat.

                  ANGGARAN PEMBELIAN ANDA

                  Berapa anggaran anda? Harga PC sekarang sudah murah, lihat Spesifikasi
                  Komputer dan Daftar Harga. Anda dapat memilih PC sesuai anggaran yang
                  ada. Semakin lengkap dan baik spesifikasi yang ada, maka semakin mahal
                  harga PC tersebut.

               Contoh : Spesifikasi Komputer dan Daftar Harga

                      ASUS P5PE-VM                                       ASROCK 775Dual-Vista
                                                        As Rock 775Dual-Vista (via PT880.D1/D2,Agp,Pcx)
                               MAINBOARD ASUS P5PE-VM   MEMORY DDR2 V-GEN 512Mb PC 4200
                                                        HARD DISK SEAGATE 80Gb SATA-II
MEMORY DDR 512MB PC 3200 V-GEN                          NVIDIA 7100GS 128Mb-512Mb
HARD DISK 80G SATAII SEAGATE


                                                        FLOPPY DRIVE 1.44 MB PANASONIC
FLOPPY DRIVE 1.44 MB PANASONIC
                                                        CASING ATX FOR P4
CASING ATX FOR P4                                       DVD-ROM SAMSUNG
DVD ROM SAMSUNG 52X                                     VGA +SOUND+LAN ONBOARD
VGA ONBOARD + SOUND + LAN                               KEYBOARD+MOUSE OPTICAL
KEYBOARD + MOUSE OPTICAL                                MONITOR 15” ADVANCE
MONITOR 15” ADVANCE
                                                        INTEL CELERON 3.0 D GHZ = RP. 3.084.000
INTEL CELERON 3.0 D GHZ = RP. 2.669.000                 INTEL PENTIUM4 3.0 GHZ LGA = RP. 3.268.000.-
INTEL PENTIUM4 3.0 GHZ LGA = RP2.855.000.-              INTEL PENTIUM4 3.2GHZ LGA = RP. 3.325.000.-
INTEL PENTIUM4 3.2GHZ LGA = RP. 2.910.000.-             INTEL PENTIUM D820 2.8 [Dual core] Rp.3.510.000
INTEL PENTIUM D 820 2.8 [Dual core] = RP. 3.100.000.-   INTEL PENTIUM D925 3.0[Dual core] Rp.3.785.000
INTEL PENTIUM D 925 3.0[Dual core] = RP. 3.370.000.-    INTEL PENTIUM D945 3.4[Dual Core] Rp.4.210.000
INTEL PENTIUM D945 3.4[Dual Core] = RP.3.795.000.-

                   PCPARTNER A55E-3C                                         MSI RC410M2-L
                                                                                                     21

PCPARTNER A55E-3C
MEMORY DDR2 V-GEN 512Mb PC 4200 X 2 = 1GB PC 4200      MSI RC410M2-L (Ati RC410,1066,D2,PCX,V)
HARD DISK SEAGATE 80Gb SATA-II                         MEMORY DDR2 V-GEN 512Mb PC 4200
                                                       HARD DISK SEAGATE 80Gb SATA-II
                                                       FLOPPY DRIVE 1.44 MB PANASONIC
FLOPPY DRIVE 1.44 MB PANASONIC
                                                       CASING ATX FOR P4
CASING ATX FOR P4                                      DVD-ROM SAMSUNG
DVD-ROM SAMSUNG                                        VGA +SOUND+LAN ONBOARD
VGA +SOUND+LAN ONBOARD
                                                       KEYBOARD+ MOUSE OPTICAL
KEYBOARD+MOUSE OPTICAL
                                                       MONITOR 15” ADVANCE
MONITOR 15” ADVANCE
                                                       INTEL PENTIUM4 3.0 GHZ LGA 624.000
INTEL PENTIUM4 3.0 GHZ LGA RP. 3.350.000.-
                                                       = RP. 3.050.000.-
INTEL PENTIUM4 3.2GHZ LGA RP. 3.400.000.-
                                                       INTEL PENTIUM4 3.2GHZ LGA 679
INTEL PENTIUM D 805 2.66 [Dual core] RP. 3.450.000
                                                       RP. 3.100.000
INTEL PENTIUM D 820 2.8 [Dual core] RP. 3.550.000.-
                                                       INTEL PENTIUM D 820 2.8 [Dual core] Rp.3.285.000
INTEL PENTIUM D 925 3.0[Dual core] RP. 3.890.000.-
                                                       INTEL PENTIUM D 925 3.0[Dual core] Rp.3.560.000
INTEL PENTIUM D945 3.4[Dual Core] RP.4.200.000.-
                                                       INTEL PENTIUM D945 3.4[Dual Core] Rp.3.984.000
INTEL CORE2DUO E 4300 1.8GhZ         RP. 4.300.000.-   INTEL CORE2DUO E 4300 1.8GhZ        Rp.4.050.000



            2.    Teknik Membeli PC

                  Sebagai langkah awal dapatkan daftar harga PC sebagai pembanding
                  sebelum transaksi pembelian. Selanjutnya cek dan tanyakan tentang after-
                  sales servis-nya. Berapa lama garansi/jaminan yang diberikan?

                  Anda dapat memilih spesifikasi PC yang diinginkan. Untuk itu, anda harus
                  mencari informasi harga baik melalui brosur, Koran, internet atau teman.
                  Juga ada dan tidaknya garansi yang diberikan terhadap barang yang dibeli.

                  APA YANG PERLU DIPERIKSA BILA MEMBELI PC

                     a. Pastikan PC yang anda beli itu mempunyai kecepatan seperti yang
                        dinyatakan oleh penjual. Minta penjual tersebut menunjukkan speed
                        PC dengan melakukan booting.
                     b. Pastikan RAM anda sesuai permintaan. Ini dapat ditunjukkan didalam
                        system information PC. Minta penjual anda menunjukkan kepada anda
                        kapasitas RAM PC tersebut.
                     c. Umumnya pembelian PC dilengkapi dengan manual serta beberapa
                        disket/CD driver dan system configuration yang diperlukan oleh PC.
                        Tanyakan dan minta kelengkapan semua itu.
                     d. Minta penjual membuka casing PC dan menunjukkan kepada anda
                        semua penambahan card jika ada dan pastikan juga semua komponen
                        adalah yang asli. Tidak PC yang baik menggunakan komponen
                        tiruan.
                     e. Pastikan pembelian disertakan dengan manual motherboard dan CD
                        Driver-nya. Manual ini sangat penting pada saat terjadi kerusakan,
                        atau upgrade komponen PC.
                                                                            22


3.   Merancang/Merakit Sendiri PC

     Mimpi setiap pengemar komputer adalah hardware yang terbaru dan terkini.
     Salah satu hal yang terbaik tentang PC adalah kemampuannya untuk
     ditingkatkan/di Up grade nantinya. Anda dapat menggabungkan begitu
     banyak komponen sehingga tidak ada dua yang sama persis.
     Pada bagian ini , kita akan meneruskan diskusi yang spesifik untuk setiap
     komponen komputer. Kita akan membahas tentang; motherboard, processor,
     RAM, harddisk, optical drive, monitor, video card, sound card, card
     jaringan, mouse dan keyboard.
     a.   Bagaimana memilih Hardware (perangkat keras)
          Dalam bagian ini kita bahas dengan jelas memilih jenis hardware dan
          merknya. Bagaimana anda melakukannya? Pertama-tama Anda harus
          memutuskan processor dan motherboard yang akan Anda pakai.
          Sekarang ini, hanya Intel dan AMD yang membuat processor. Jika anda
          sudah dapat memutuskan merk apa yang ingin anda gunakan, maka
          waktunya anda memilih motherboard. Sebuah motherboard akan
          menentukan komponen apa yang harus anda beli, seperti; spesifikasi
          memori atau RAM, harddisk, dan semua card tambahan yang dapat
          diterima/kompatibel. Apabila anda sudah menentukan processor dan
          motherboard sesuai keinginan, maka anda dapat memilih semua
          komponen berdasarkan kemampuan motherboard anda. Mudahkan!
     b.   Kesalahan yang biasa terjadi
          Ketika merakit PC, anda harus berhati-hati. Semua komponen hardware
          disertai stiker peringatan bahaya listrik statis. Sewaktu anda akan
          memasang komponen, pastikan anda tidak berhubungan dengan listrik
          statis. Kasus paling sering adalah ketika anda menyentuh benda yang
          mempunyai arus lisrik statis. Jika anda tidak mengerti maksud saya,
          peganglah plat besi kemudian sentuhkan kelantai atau tancapkan ke-
          outlet listrik. Biasanya anda dapat memegang casing komputer. Selalu
          pastikan semua komponen sudah terpasang dengan benar dan kencang
          pada tempatnya. Untuk Video card, sound card, card jaringan anda
          harus memastikan semua pin masuk kedalam slot pas pada tempatnya.
          Jika tidak pas bisa menyebabkan hal yang fatal pada sistem. Jangan
          pernah menghidupkan komputer tanpa fan cooling processor yang
          harus terpasang pada processor anda. Processor modern mengharuskan
          fan processor terpasang pada. Pastikan anda membaca buku manual
          motherboard anda untuk memastikan anda mendapat segala sesuatunya
          dengan benar. Untungnya, semua konektor hanya dapat dipasangkan
          pada satu pasangan yang sejenis. Hal ini membantu anda terhindar dari
          koneksi pada tempat yang salah dan dapat menyebabkan kerusakan
          pada sistem anda. Pastikan anda untuk hal ini anda sudah melakukan
          dengan benar, atau anda tidak akan dapat pernah menyalakan komputer
          anda nantinya!
                                                                                23


    4. Filsafat Hardware

       Ini lebih dari pada pemikiran yang abstrak, tetapi pertimbangkan sajalah.
       Pembuat hardware ingin uang anda. Mereka akan selalu menjual komponen
       terbaru mereka yang lebih baik dan efisien. Pada kebanyakan kasus ini,
       mereka benar. Tetapi itu tidak berarti bahwa komponen yang baru sepadan
       dengan harganya. Biasanya hardware akan melebihi pengembangan software
       kurang lebih satu tahun, anda tidak ingin selalu mendapatkan pesan error
       karena kurang efisiennya hardware untuk satu tahun. Selama 2 dan 3 tahun,
       anda akan selalu mendapatkan pesan yang sama bahkan lebih lagi. Bukan
       tidak mungkin masalah ini tidak akan pernah selesai.

       Lagi pula pada tahun ke4 anda sudah harus mengganti semua part/komponen
       yang ada. Jadi jika anda tetap berada selangkah dibelakang satu generasi
       tetapi anda dapat menghemat uang anda. Untuk jelasnya,

       generasi terbaru video card sekarang ini banyak keluaran ATI dan Nvidia
       yang mengharuskan ekspansi slot PCI-Express. Feature ini hanya ada pada
       motherboard yang terbaru yang mengsupport PCI-E. Jika anda ingin
       membeli sebagai perbandingan sistem generasi sebelumnya, anda akan
       mendapatkan harga yang jauh lebih murah. Terkecuali anda menginginkan
       sistem tingkat tinggi sekarang, tidak ada ketidak harusan untuk membeli
       generasi yang terbaik dan terbaru. Untuk lebih jelasnya lagi daripada
       membeli ATI X800 XT dan motherborad yang punya slot PCI-express, yang
       dimana dapat berlari dengan jutaan rupiah uang anda ketika debu telah
       menempel, anda dapat membeli Ati Radeon 9800 pro dan motherboard yang
       hanya punya slot AGP dan lebih murah.


F   Latihan

    1. Sebutkan contoh-contoh Input Unit minimal 4 buah!
    2. Sebutkan contoh-contoh output unit minimal 4 buah!
    3. Sebutkan 2 fungsi umum CPU!
    4. Sebutkan minimal 4 buah tugas dari Control Unit!
    5. Sebutkan dan jelaskan 3 buah tingkatan memori dalam komputer!
    6. Sebutkan jenis-jenis Register (5 buah)!
    7. Apakah fungsi Bus, dan sebutkan jenis bus yang ada!
    8. Sebutkan 4 contoh memori eksternal!
    9. Jelaskan tentang RAM dan ROM!
    10. Apakah perbedaan antara memori utama (internal) dan memori eksternal?


G. Rangkuman

    Struktur komputer didefinisikan sebagai cara-cara dari tiap komponen saling
    terkait. Fungsi komputer didefinisikan sebagai operasi masing-masing komponen
    sebagai bagian dari struktur. Adapun fungsi dari masing-masing komponen
    dalam struktur komponen adalah sebagai berikut:
                                                                         24


1. Input Unit (Alat Masukan)
   Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk
   memasukan data atau perintah ke dalam komputer.

2. Output Unit (Alat Keluaran)
   Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan
   keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy
   (kertas), soft-copy (monitor), USB, diskette ataupun berupa suara.

3. Processing
   Processing terdiri dari dua komponen dasar, yaitu: 1) CPU yang merupakan
   otak sistem komputer dan memiliki dua bagian fungsi operasional, yaitu:
   ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan CU
   (Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer. 2) Memori, yang terbagi
   menjadi dua bagian yaitu memori internal dan memori eksternal. Memori
   internal berupa RAM (Random Access Memory) yang berfungsi untuk
   menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu, dan ROM (Read
   Only Memory) yaitu memori yang hanya bisa dibaca dan berguna sebagai
   penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan.
                                        BAB III
                      PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)



                  Setelah mengikuti bab ini, peserta diharapkan mampu :
                  Memahami dan menjelaskan pengertian perangkat lunak
                  sistem komputer, jenis-jenis perangkat lunak yang
                  digunakan, serta penggunaan masing-masing jenis
                  perangkat lunak tersebut.




Seperti dijelaskan sebelumnya, suatu sistem komputer tidak akan bisa dioperasikan
jika tidak dilengkapi perangkat lunak (software). Komputer bekerja atas dasar
instruksi. Sekumpulan instruksi mengendalikan perangkat keras (hardware).
Sekumpulan instruksi inilah yang dikenal dengan sebutan program atau program
komputer. Program ini adalah sekumpulan instruksi-instruksi yang ditulis dalam
bahasa yang dikenal oleh komputer. Orang atau ahli pembuat program ini disebut
sebagai programmer. Secara lebih umum, program komputer inilah yang disebut
perangkat lunak.

Perangkat lunak biasanya dikelompokkan menjadi program sistem dan program
aplikasi. Window XP atau Linux termasuk dalam kelompok program sistem dan lebih
populer dengan sebutan operating sistem. Microsoft Word, Excel, dan power-point
adalah program aplikasi perkantoran yang banyak digunakan.

Program sistem (seringkali disebut perangkat lunak pendukung atau Support Sofware)
adalah program yang mengontrol sumber daya komputer, seperti CPU dan piranti
masukan/keluaran. Kedudukan program ini adalah sebagai perantara antara program
aplikasi dan perangkat keras komputer.

Program sistem dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok yaitu:
1. Sistem Operasi, merupakan perangkat lunak yang mengoperasikan komputer serta
   menyediakan antarmuka dengan perangkat lunak lain atau dengan pengguna.
   Contoh sistem operasi : MS DOS, MS Windows (dengan berbagai generasi),
   Macintosh, OS/2, UNIX (dengan berbagai versi), LINUX (dengan berbagai
   distribusi, contoh aplikasi berbasis Linux antara lain; Abi Word dan Modzila
   Firefox), NetWare, dan lain-lain.

2. Program Utilitas, merupakan program khusus yang berfungsi sebagai perangkat
   pemeliharaan komputer, seperti anti virus, partisi hardisk, manajemen hardisk,
   dan lain-lain. Contoh produk program utilitas: Norton Utilities, PartitionMagic,
   McAfee, dan lain-lain.

Program aplikasi (seringkali hanya disebut aplikasi saja) adalah program yang
ditujukan untuk melakukan tugas khusus. Program ini biasanya dikelompokkan
menjadi dua, yaitu program aplikasi dan paket program.




                                           25
                                                                                   26

1. Program Aplikasi, merupakan program yang dikembangkan untuk memenuhi
   kebutuhan yang spesifik. Contoh: aplikasi akuntansi, aplikasi perbankan, aplikasi
   manufaktur, dan lain-lain.
2. Program Paket, merupakan program yang dikembangkan untuk kebutuhan umum,
   seperti:
   a. pengolah kata/editor naskah: Wordstar, MS Word, Word Perfect, AmiPro, dan
       lain-lain;
   b. pengolah angka/lembar kerja: Lotus123, MS Excell, QuattroPro, dan lain-
       lain;
   c. presentasi: MS PowerPoint, dan lain-lain;
   d. Web browser: Internet Explorer, Netscape, dan lain-lain;
   e. desain grafis: CorelDraw, PhotoShop, dan lain-lain;
   f. Multimedia: macromedia flash;
   g. SIG (Sistem Informasi Geografis): Mapinfo, ArcInfo, ArcView.


A. Bahasa Pemrograman

    Dalam mengembangkan perangkat lunak (software) baik berupa program sistem
    maupun program aplikasi digunakan bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman
    dapat diklasifikasikan menjadi tingkat rendah, tingkat sedang, dan tingkat tinggi.
    Pergeseran dari tingkat rendah ke tinggi menunjukkan kedekatan dengan ‘bahasa
    manusia’. Bahasa tingkat rendah (atau biasa disebut bahasa assembly) merupakan
    bahasa dengan pemetaan satu persatu terhadap instruksi komputer. Contoh
    bahasa tingkat tinggi: Pascal, BASIC, Prolog, Java dan lain-lain. Contoh bahasa
    tingkat menengah: Bahasa-C. Seperti perangkat lunak, bahasa pemrograman juga
    memiliki pertumbuhan generasi. Generasi terakhir adalah bahasa pemrograman
    visual, Visual Basic termasuk dalam kelompok ini. Akhir-akhir ini banyak
    pengembang software menggunakan bahasa pemrograman VB.net, terutama
    untuk aplikasi online.

    Dalam pengembangan sistem informasi tertentu seperti SIMPEG (Sistem
    Informasi Pegawai) misalnya, pengembang software yang secara umum disebut
    sebagai service provider akan memadukan bahasa pemrograman dengan paket
    aplikasi database. Pemrograman menggunakan bahasa Visual Basic sering
    dipadukan dengan paket aplikasi database Access, sementara pengembangan
    sistem informasi online banyak menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan
    database MySQL. Sistem Informasi yang menggunakan kombinasi VB (Visual
    Basic) dengan Access adalah dalam lingkup sistem operasi Window. Sedangkan
    Sistem Informasi yang dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP
    dengan database MySQL dibawah operating sistem Linux.

    Bahasa pemrograman dan paket aplikasi yang banyak digunakan oleh
    pengembang software untuk aplikasi on line via internet diuraikan dibawah ini:
                                                                          27


1.   PHP (PHP Hypertext Processor)

     PHP adalah singkatan untuk PHP: Hypertext Preprocessor, bahasa
     interpreter yang mempunyai kemiripan dengan Bahasa-C dan Perl yang
     mempunyai kesederhanaan dalam perintah namun memiliki kemampuan
     yang memadai untuk menangani keamanan proses yang terjadi dalam suatu
     website. Sebagian besar pengetahuan mengenai PHP telah dipelajari pada
     mata kuliah Pemrograman Internet. PHP ini digunakan sebagai tools bahasa
     pemrograman dalam mengembangkan aplikasi SMART. Alasan pertama
     adalah untuk memenuhi kebutuhan user (user requirement), alasan kedua,
     PHP secara universal sering digunakan oleh para pengembang aplikasi
     berbasis web sehingga mudah mencari referensi apabila ditemukan
     kelemahan atau bugs pada penggunaan PHP.

     PHP memiliki fungsi-fungsi yang mendukung konektivitas dengan berbagai
     DBMS seperti MySQL, MSSQL, dan lainnya. Berkaitan dengan MSSQl
     maka dibutuhkan ekstensi MSSQL untuk diinstall ke sistem dimana file
     executable PHP berada. Hal ini dilakukan dengan mengkopi file
     ntwdblib.dan lain-lain ke direktori \winnt\system32. Kemudian ekstensi
     MSSQL itu dapat diperbolehkan sistem apabila telah ditambahkan baris
     berisi: extension=php_mssql.dan lain-lain ke dalam file php.ini.

2.   Microsoft SQL Server 2000

     Microsoft SQL Server 2000 merupakan sistem manajemen basis data yang
     memakai perintah-perintah Transact-SQL untuk mengirim perintah dari
     komputer client ke komputer server. Transact-SQL adalah bahasa SQL yang
     dikembangkan Microsoft. Microsoft SQL (MSSQL) Server 2000 berisi
     database, mesin database, dan aplikasi yang diperlukan untuk mengelola
     data dan komponen-komponennya.

     MSSQL Server 2000 mendukung sintaks standar SQL seperti SELECT,
     INSERT, UPDATE, DELETE, operator JOIN, UNION, dan sebagainya.
     Selain itu MSSQL Server 2000 juga mendukung pendefinisian VIEW,
     TRIGGER, ROLLBACK dan LOCK transaksi, dan sebagainya. MSSQL
     Server 2000 mendukung sekuritas protokol jaringan dengan menyediakan
     utilitas Server Network Utility untuk mengaktifkan enkripsi data yang
     dikirimkan client ke server. Selain itu disediakan GROUP dan ROLE untuk
     pengelolaan hak-hak user, autentikasi dalam dua modus yakni Windows
     Authentication dan SQL Server Authentication, dan penyataan autorisasi
     untuk memberikan hak akses user ke sebuah tabel. Tipe backup yang
     dimiliki SQL Server adalah: Backup Database, Backup Database
     Differential, Backup File, Backup Transaction Log.

     MS SQL Server 2000 digunakan sebagai dbms dalam mengembangkan
     aplikasi SMART. Alasan pertama adalah DBMS ini dimiliki user secara
     legal, alasan kedua, MSSQL memiliki kemampuan yang memadai untuk
     pengelolaan data yang terkait dengan aplikasi SMART.
                                                                               28


   3.   JavaScript

        JavaScript merupakan bahasa script yang dikembangkan Netscape dimana
        menyediakan fasilitas pemrograman untuk lingkungan browser web,
        membuat web menjadi lebih dinamis dan atraktif, membuat aplikasi berbasis
        web bereaksi terhadap suatu event dalam halaman web, berguna dalam
        validasi data yang akan dikirimkan ke server.

        Kode JavaScript dapat disisipkan ke dalam internal dokumen HTML atau
        dalam file eksternal yang kemudian dipanggil oleh kode dalam dokumen
        HTML. Apabila disisipkan ke dalam body dokumen HTML maka script
        akan langsung dieksekusi oleh browser. Script tidak akan langsung
        dieksekusi apabila ditempatkan pada bagian header dokumen HTML.

        Tipe data yang didukung JavaScript adalah numerik (integer, float), string
        (karakter, angka, dan tanda baca), dan boolean. Operator yang didukung
        adalah operator aritmatika, assignment, pembandingan, logika, string,
        kondisi, dan new.

   4.   Macromedia Dreamweaver

        Macromedia Dreamweaver adalah suatu aplikasi untuk membantu
        programmer dalam membuat sistem antarmuka (interface) aplikasi berbasis
        web. Tools ini memiliki parser library untuk mengenali bahasa html, php,
        dan lain-lain sehingga membantu programmer dalam mengetik kode
        program. Tools ini juga memiliki fitur-fitur yang mempermudah
        perancangan antar muka pengguna dari aplikasi berbasis web. Tools ini
        mendukung pembuatan CSS yang dapat digunakan untuk stylesheet dari
        dokumen web yang dibangun.


B. Sumber Daya Manusia

   Terdapat berbagai peran yang dapat dilakukan manusia dalam bagian sistem
   komputer. Beberapa peran manusia dalam spesialis informasi antara lain :
   1. Analis Sistem, berperan melakukan analisis terhadap permasalahan yang
      dihadapi.
   2. Perancang Sistem, berperan dalam merancang solusi pemecahan
      permasalahan dalam bentuk program komputer.
   3. Programmer, berperan menerjemahkan rancangan yang dibuat perancang
      sistem kedalam bahasa pemprograman sehingga solusi dapat dijalankan oleh
      komputer.
   4. Ahli Jaringan, disebut juga sebagai adminiistrator jaringan yang bertugas
      dalam instalasi, maintenance sistem jaringan.
   5. Operator, bertugas menjalankan komputer berdasarkan instruksi yang
      diberikan.
   6. Teknisi, bertugas merakit atau memelihara perangkat keras komputer.
                                                                             29


C. Latihan

   1. Sebutkan 3 Sistem Operasi yang anda ketahui!
   2. Jelaskan 2 jenis pengklasifikasian Program Sistem!
   3. Apakah yang dimaksud dengan program utilitas?
   4. Jelaskan tentang paket program aplikasi!
   5. Sebutkan minimal 3 bahasa pemrograman tingkat tinggi yang anda ketahui!
   6. Apakah singkatan PHP itu dan jelaskanlah mengenai PHP.
   7. Jelaskanlah mengenai Javascript?
   8. Apakah tugas programmer?
   9. Sebutkan peran manusia dalam sistem komputer (minimal 4)!
   10. Bagaimanakah caranya agar kesetaraan gender dapat diwujudkan dalam
       pembinaan sumber daya manusia?


D. Rangkuman

   Suatu sistem komputer tidak akan bisa dioperasikan jika tidak dilengkapi
   perangkat lunak (software). Komputer bekerja atas dasar instruksi. Sekumpulan
   instruksi mengendalikan perangkat keras (hardware). Sekumpulan instruksi
   inilah yang dikenal dengan sebutan program atau program komputer.

   Program merupakan sekumpulan instruksi-instruksi yang ditulis dalam bahasa
   yang dikenal oleh komputer. Secara lebih umum, program komputer inilah yang
   disebut perangkat lunak.

   Perangkat lunak biasanya dikelompokkan menjadi program sistem dan program
   aplikasi. Windows XP atau Linux termasuk dalam kelompok program sistem dan
   lebih populer dengan sebutan operating sistem. Microsoft Word, Excell, dan
   Power-point adalah program aplikasi perkantoran yang banyak digunakan.

   Program sistem (Sering kali disebut perangkat lunak pendukung atau Support
   Software) adalah program yang mengontrol sumber daya computer, seperti CPU
   dan piranti masukan/keluaran. Kedudukan program ini adalah sebagai perantara
   antara program aplikasi dan perangkat keras komputer.
                                      BAB IV
             SISTEM JARINGAN DAN KOMUNIKASI DATA



              Setelah mengikuti bab ini, peserta diharapkan mampu:
              1. Memahami dan menjelaskan tentang sistem jaringan
                 kumputer, fungsi dan manfaatnya.
              2. Memahami dan menjelaskan sistem jaringan intranet,
                 fungsi dan manfaatnya.
              3. Mampu menganalisa kelayakan sistem intranet diterapkan
                 sebagai sistem jaringan di daerah masing-masing setelah
                 melakukan diskusi dengan fasilitator.




A. Sejarah Jaringan

   Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah
   proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset
   Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek
   tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus
   dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang
   waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa
   program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.

   Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya
   super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal (Lihat
   Gambar 2). Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu
   yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali
   bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa
   terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS
   mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang
   pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.




                      Gambar 2. Jaringan Komputer Model TSS




                                         30
                                                                                 31

   Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga
   perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan
   konsep proses distribusi (Distributed Processing). Seperti pada Gambar 3, dalam
   proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara
   paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap
   host komputer. Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang
   mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses
   yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-
   terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.




            Gambar 3. Jaringan Komputer Model Distributed Processing

   Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep
   proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya
   sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi
   antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk
   itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan
   LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar
   LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa
   WAN.


B. Transmisi data

   Dua bentuk transmisi data yaitu analog dan digital. Transmisi data analog dikirim
   berupa gelombang yang kontinyu. Sistem telepon adalah contoh dari suatu sistem
   yang dirancang untuk transmisi data analog. Transmisi data digital adalah
   transmisi dari data dengan membedakan pertanyaan elektro yaitu on dan off
   dengan bentuk digital 1 dan 0. Adapun komputer bekerja dengan bentuk data
   digital. Proses konversi tanda digital ke tanda analog disebut modulasi.
   Sedangkan demodulasi adalah proses konversi kembali dari tanda analog ke
   tanda digital. Modem adalah peralatan yang membantu proses tersebut diatas.
   Beberapa penghubung komunikasi terbagi atas 3 tipe yaitu:
   1. wire cable misalnya telepon, telegram
   2. microwave misalnya satelit (nirkabel), VSAT
   3. fiber optic.
                                                                           32



VSAT

Teknologi VSAT (Very Small Aperture Terminal) adalah teknologi yang
menggunakan teknologi nirkabel untuk akses internet. Sistem jaringan yang
digunakan berbentuk dedicated, yaitu khusus digunakan oleh suatu organisasi
dengan frekwensi broadband (pita lebar) tertentu. Besarnya Dish antena-nya
sekitar 3 meter yang dapat berkomunikasi melalui satelit. Komunikasi ini dapat
berjalan dalam dua arah. Banyak perusahan di Indonsia yang melayani
penggunaan teknologi VSAT ini.

Pada dasarnya, jasa IP melalui VSAT yang digunakan bersama, seperti misalnya
jasa DVB (Digital Video Broadcasting) nampaknya merupakan solusi murah
yang menjadi favorit sebagai tulang punggung IP pita lebar melalui satelit,
dibandingkan dengan pemecahan SCPC (Single Carrier Per Channel) yang
biayanya lebih tinggi.




                        Gambar 4. Dish antene VSAT

Bentuk sistem jaringan dengan sistem transmisi data wireless (microwave)
diberikan pada gambar berikut:


                      W IR E L E S S M U L T I & S IN G L E P O IN T




                   Gambar 5. Wireless Multi & Singlepoint
                                                                                 33


C. Proses Data Terdistribusi dan Sistim Jaringan

    Sistim jaringan komputer diciptakan dengan adanya kebutuhan menghubungkan
    data komunikasi ke beberapa komputer atau peralatan lainnya. Seperti printer
    dan secondary storage. Dua tipe dasar dari sistim jaringan adalah:
    1. Local Area Network (LAN) misalnya ETHERNET, Ether Link, StarLan.
    2. Wide Area Network (WAN) misalnya satelit, Telepon.

    Tipe sistim jaringan lainnya adalah :
    Proses data terdistribusi adalah suatu konsep dari penyebaran komputer,
    peralatan, perangkat lunak data yang dihubungkan dengan alat komunikasi pada
    suatu daerah yang digunakan. Proses ini berlawanan dengan sistem terpusat
    dimana semua sumber data yang diproses berada dalam satu lokasi. Hal ini
    dimungkinkan dengan sistem manajemen database.

    Sistem jaringan yang banyak diterapkan oleh perusahaan adalah dalam bentuk
    gabungan LAN, WAN, dan Internet. Jadi merupkan gabungan dari semua
    teknologi sistem jaringan. Contoh sistem jaringan tersebut diberikan pada gambar
    berikut:




                     Gambar 6. Suggested Network Conviguration
                                                                                  34


D. Lokal Area Network (LAN)

   Intranet sebenarnya adalah sebuah jaringan komputer lokal (LAN) yang
   diberikan teknologi intranet atau World Wide Web. Jadi dari ini kita ketahui
   bahwa untuk menggunakan suatu intranet pada sebuah organisasi, organisasi
   tersebut haruslah memiliki sebuah jaringan lokal (LAN) terlebih dahulu.

   LAN (Local Area Network) atau jaringan komputer lokal adalah beberapa
   komputer yang saling terhubung didalam satu lokasi. Semua komputer didalam
   LAN dapat saling berhubungan dan mengakses sumber-sumber daya yang ada
   pada komputer yang lain. Sumber daya (resource) yang dimaksud disini bisa
   berupa data server, data komputer lain, printer, peripheral lain, dan sebagainya.

   1.   Client-Server

        Teknologi Client-Server yang digunakan di dalam Intranet. Komputer pusat
        yang memberikan suatu dokumen disebut Server, sedangkan komputer yang
        meminta dokomen atau yang dilayani disebut Client. Komputer client
        biasanya berupa PC biasa, digunakan oleh pemakai atau pegawai perusahaan
        untuk meminta informasi dari server, sedang komputer server digunakan
        untuk menyimpan data dan program serta menyediakan pelayanan network
        kepada client. Jika kedua komputer ini disatukan, maka akan didapat sebuah
        model jaringan komputer client server.

        Perbedaan antara client-server ini dengan LAN yang konvensional adalah
        pada sistem client-server menggunakan pendekatan Distributed Processing
        atau pemrosesan terdistribusi, artinya tugas pemrosesan tidak hanya
        dilakukan oleh komputer pusat (server) saja tetapi dibagi-bagi juga pada
        komputer pemakai (client). Pada networking konvensional, tugas
        pemrosesan seluruhnya akan dilakukan oleh server sehingga beban
        pemrosesan dan lalu lintas network terpusat pada server tersebut. Cara ini
        dapat dilakukan apabila lalu lintas data tidak terlalu padat dan server mampu
        menangani seluruh tugas pemrosesan yang diminta oleh setiap client
        (Workstation). Tetapi semakin hari kebutuhan networking semakin
        berkembang. Jika dulu mungkin Workstationnya berjumlah ratusan kini
        mungkin sudah mencapai ribuan, bahkan tersebar bukan hanya dalam satu
        lingkungan saja melainkan sudah kebelahan dunia yang lain. Jika hal ini
        terjadi, maka beban server semakin bertambah dan server akan kewalahan
        menangani permintaan pemrosesan dari setiap Workstation. Pemakai juga
        akan kesal dengan lamanya waktu respon yang diberikan oleh server.

        Dengan sistem client-server, tugas dan beban pemrosesan dibagi-bagi antara
        komputer server dan komputer client. Sebagai contoh jika ada client yang
        meminta suatu pengurutan database kepada server, server tidak akan
        melakukan proses pengurutan database tersebut. Cara ini sangat efektif
        untuk mengurangi beban kerja pada server. Tetapi masalahnya kini timbul
        pada komputer client; komputer client selain menjalankan program masing-
                                                                             35

     masing, juga harus menangani pemrosesan data dari server, sehingga beban
     PC-PC client yang terhubung pada network akan meningkat.

2.   Komponen LAN

     Bagi anda yang sudah mengenal dunia networking, tentunya sudah mengenal
     apa saja komponen perangkat keras yang dibutuhkan untuk membentuk
     suatu jaringan komputer, yaitu:
     a. Komputer Server
     b. Komputer Workstation
     c. Adapter Network atau Interface Card
     d. Kabel
     e. Komponen pendukung LAN.

3.   Server

     Server adalah komputer yang mengendalikan seluruh aktivitas jaringan
     komputer. Server berfungsi mengatur network juga digunakan sebagai pusat
     penyimpanan semua data atau program yang diakses oleh komputer client.

     Server dapat berupa PC biasa atau komputer yang khusus dirancang sebagai
     server. Untuk network yang berskala kecil, Anda bisa menggunakan PC
     biasa dengan konfigurasi yang tinggi untuk melayani permintaan dari
     komputer-komputer client.

     Pada network berskala kecil (dengan komputer sekitar 10-50 buah), anda
     bisa menggunakan satu buah server saja. Tetapi pada network bersklala
     besar (dengan ratusan atau bahkan ribuan komputer), terkadang memerlukan
     dua atau lebih server yang digabung untuk membagi pemrosesan. Biasanya
     penggunaan server ganda ini disebar pada departemen-departemen yang
     terpisah.

4.   Workstation

     Bagi anda yang berkecimpung di dunia networking, tentunya telah mengenal
     Workstation. Workstation adalah komputer yang digunakan oleh setiap
     orang untuk mengakses komputer pusat, tetapi pada lingkungan networking
     yang ada sekarang ini, istilah Workstation juga sering dipertukarkan dengan
     istilah client yang lebih cocok dengan model networking client-server.

     Pada umumnya, Workstation adalah komputer PC biasa yang dapat terdiri
     dari berbagai jenis, mulai komputer berprosesor 286 sampai kepada yang
     berprosesor Pentium terbaru. Pada networking konvensional, Anda bisa
     menggunakan komputer “kelas rendahan” sebagai Workstation (misalnya
     komputer 286 dengan memory 4 MB tanpa hardisk), karena pemrosesan dan
     penyimpanan data semuanya dilakukan secara terpusat pada server. Tetapi
     pada model networking client-server, komputer Workstation (client) dituntut
                                                                            36

     untuk memiliki konfigurasi yang agak lebih tinggi. Model client-server
     menggunakan teknik pemrosesan terdistribusi sehingga beban pemrosesan
     dibagi-bagi antara komputer server dengan client. Jika komputer client
     konfigurasinya pas-pasan saja, ia akan lambat menampilkan informasi yang
     dimintanya (bahkan walaupun servernya memiliki kualitas dan kecepatan
     yang tinggi).

     Dapat dilihat disini, selain server saat ini komputer client juga memegang
     peranan penting dalam dunia networking. Sistem client-server sudah
     semakin banyak digunakan pada sistem operasi network yang baru (seperti
     misalnya Windows NT) dan pada program-program pembangun aplikasi
     untuk network (seperti misalnya SQL Server, Visual Basic, Fox Pro, dan
     sebagainya). Jadi untuk worstation, pilihlah PC yang berkualitas baik
     dengan konfigurasi yang cukup; misalnya komputer Pentium dengan RAM
     minimal 16 MB dan harddisk 500 MB.

5.   NIC (Network Interface Card)

     Network Interface Card (NIC) atau sering juga disebut dengan Adapter Card
     adalah sebuah kartu elektronik yang dipasang pada semua komputer yang
     ingin dihubungkan pada suatu network (termasuk komputer server dan
     client). Kartu NIC inilah yang berfungsi menghubungkan komputer-
     komputer pada suatu LAN dan mengizinkan semua komputer tersebut dapat
     saling berkomunikasi.

6.   Kabel Network

     Kabel disini berfungsi menghubungkan antara NIC-NIC yang dipasang pada
     setiap komputer. Kabel yang dapat digunakan untuk menghubungkan
     network ada bermacam-macam, bergantung pada kebutuhan dan kecepatan
     yang anda inginkan.

     Jenis-jenis kabel yang digunakan pada network di antaranya adalah:
     a. Kabel twisted pair: yaitu kabel yang dibuat dari dua sampai empat
         pasang kawat yang dipilin pada sepanjang kabel untuk mengurangi derau
         RF. Kabel twisted pair ini terbagi lagi kedalam dua jenis: shielded
         twisted pair (STP) dan unsheilded twisted pair (UTP). Bagi anda yang
         awam, kabel ini serupa dengan kabel telepon, dan merupakan pilihan
         yang baik untuk semua network sekala kecil hingga menegah.

     b. Kabel koaksial: kabel ini sering juga digunakan sebagai kabel antene
        TV, dan disebut juga kabel BNC (Bayonet Nour Connector). Kabel
        koaksial ini adalah kabel yang paling banyak dipakai pada network
        karena memiliki pelindungan derau yang lebih tinggi, murah dan mampu
        mengirimkan data dengan kecepatan standar.

     c. Kabel serat optik: seperti namanya, kabel ini menggunakan sinyal
        cahaya (fotonik) untuk mengirimkan data. Kelebihan yang utama dari
                                                                               37

             kabel serat optik adalah kecepatannya (cahaya jauh lebih cepat
             menghantarkan) dan kabel ini juga hampir tidak memiliki masalah
             gangguan (karena cahaya tidak dipengaruhi oleh gelombang elektronik).
             Sebaliknya, kelemahan yang masih dimiliki oleh kabel ini adalah
             masalah harga. Harga serat opatik jauh lebih mahal dari pada kabel
             elektronik lainnya.

        d. Network antar kabel: saat ini juga sudah mulai digunakan network tanpa
           kabel (wireless network). Network ini biasanya menggunakan sinar infra
           merah atau gelombang mikro untuk menghantarkan data. Walaupun
           kedengarannya praktis, tetapi Network semacam ini masih jarang
           digunakan karena kendala yang dimiliki oleh media tanpa kabel seperti
           jarak, bandwidth, dan yang terutama biaya.


E. Mengenal Tipe-Tipe Jaringan

   1.   Topologi LAN

        Cara dan bentuk hubungan antar komputer lazimnya dikenal dengan
        topologi. Topologi dapat juga diartikan skema fisik jaringan yang
        menghubungkan satu simpul (node) dengan simpul (node) lainnya.

        Terdapat 4 (empat) macam topologi, antara lain :

        a.    Topologi Star

             Secara skema topologi star dapat digambarkan seperti bintang, dimana
             setiap node dihubungkan ke satu node pusat. Medium transmisi yang
             digunakan dalam tipe ini membentuk jalur tertutup (closed loop) dan
             setiap Workstation mempunyai hubungan langsung dengan server.
                                                                      38

                       Gambar 7. Topologi Star


b.    Topologi Ring

     Dalam topologi ring, jika satu node tidak berfungsi atau rusak, maka
     tidak akan mempengaruhi komunikasi node lainnya karena terpisah dari
     jalur data.




                       Gambar 8. Topologi Ring


c.    Topologi Bus

     Bentuk ini menghubungkan beberapa node dalam jalur data (bus).
     Masing-masing node dapat melakukan tugas-tugas operasi yang berbeda-
     beda. Semua node mempunyai status yang sama.




                       Gambar 9. Topologi Bus
                                                                              39




     d.    Topologi Tree

          Topologi ini berbentuk seperti pohon yang bercabang, yang teridiri dari
          central node dihubungkan dengan node yang lain secara berjenjang.
          Central node adalah host yang memilikin jenjang tertinggi yang bertugas
          mengkoordinasikan dan mengendalikan node jenjang dibawahnya.




                            Gambar 10. Topologi Tree

2.   Tipe Jaringan

     a.    Jaringan Hierarki

          Jaringan yang pertama adalah jaringan hierarki. Dalam skema, seperti
          terlihat dalam gambar 11 aktifitas komputing terpusat pada lokasi CPU,
          yang disebut unit hardware host. Host biasanya berbentuk komputer
          mainframe atau komputer mini. User mengakses host melalui terminal
          yang seringkali disebut sebagai terminal dumb, karena tidak dapat
          melakukan proses sendiri. Fungsi dasar terminal dumb adalah sebagai
          antar-muka antara user dengan host.
                                                                       40

                      Gambar 11. Jaringan Hierarki

     Jaringan hierarki menyediakan fasilitas computing terpusat, tetapi
     jaringan ini dibatasi oleh beberapa hal tertentu. User prosesor pusat
     terbatas pada penggunaan aplikasi yang ada dalam komputer host. Oleh
     karena itu, kemampuan user untuk melakukan analisis menjadi terbatas,
     karena mengubah program-program di host seringkali membutuhkan
     biaya dan waktu yang besar, serta program-program di host harus
     memenuhi semua kebutuhan user yang terhubung dalam jaringan.

b.    Jaringan Peer

     Merupakan bentuk yang masing-masing node dalam network dapat
     berhubungan dengan node lainnya melalui beberapa link.




                       Gambar 12. Jaringan Peer

c.    Jaringan ARCNET

     ARCnet diciptakan oleh Datapoint Corporation, merupakan salah satu
     sistem LAN yang populer saat ini.
                                                                              41




                             Gambar 12. Jaringan ARCnet


F.   Penerapan Teknologi WAN Dengan Teknologi Intranet di Kabupaten
     Gresik (Studi Kasus)

     Pemakaian Teknologi Komunikasi dan Informasi pada Pemda kabupaten Gresik
     dapat dikatakan lebih maju dibanding kabupaten lain peserta proyek SCBD,
     terutama dari sisi teknologi intranet dan internet. Sistem jaringan WAN
     kabupaten Gresik telah menghubungkan beberapa kantor/gedung yang tersebar di
     wilayah Gresik. Teknologi WAN yang digunakan menggunakan jaringan
     wireless menggunakan BTS sewaan dari service provider. Kantor dan dinas yang
     terhubung dalam jaringan WAN dapat melakukan akses internet. Komunikasi
     antar karyawan maupun pimpinan dalam bentuk e-mail dan teleconference dapat
     dilakukan melalui jaringan intranet/situs intranet Kabupaten Gresik.

     Penerapan teknologi Informasi yang juga merupakan bentuk peningkatan
     Capacity building sudah dilaksanakan kabupaten Gresik dalam bentuk
     Komunikasi/situs Intranet dan Jaringan komunikasi WAN. Tampilan halaman
     web intranet dan sistem jaringan pada kabupaten gresik diperlihatkan pada
     gambar 13, 14 dan 15.
                                                                         42




                 Gambar 13. Halaman WEB Intranet Gresik I

Dengan keberadaan/perkembangan teknologi ICT pada kabupaten Gresik ini,
dapat menjadi bahan masukan bagi kabupaten lain yang termasuk dalam proyek
SCBD. Pembahasan oleh fasilitator dengan tujuan memberikan gambaran tentang
manfaat yang dapat diambil dengan penerapan teknologi ini akan sangat
membantu peserta training untuk mengimplementasikan teknologi intranet pada
kabupaten mereka. Fasilitator dapat membahas topik ini dalam bentuk diskusi.
Dimana dalam diskusi tersebut dapat dibahas tentang system intranet apa saja
yang bisa dilakukan oleh setiap kabupaten/kota dalam rangka peningkatan
administrasi, peningkatan pelayanan, dan manfaat lainnya.
                                                                 43




             Gambar 14. Halaman WEB Intranet Gresik II




Gambar 15. Halaman WEB Intranet Gambaran Umum PemKab Gresik II
                                                         44




Gambar 15. Arsitektur Jaringan Intranet di Kab. Gresik
                                                           45




  Gambar 16. Arsitektur Jaringan Intranet di Kota Gresik




Gambar 17. Konfigurasi & Diagram Backbone di Bukit Giri
                                                                         46




Gambar 18. Konfigurasi Perangkat yang terpasang di Sekolah, Kecamatan,
                          Dinas dan DPRD
                                                                      47




Gambar 19. Konfigurasi Perangkat dengan VDSL antara Dinas Pertanian dan
                          Dinas Tenaga Kerja
                                                           48




Gambar 20. Konfigurasi Perangkat di Kantor Bupati Gresik
                                                                          49




               Gambar 21. Foto Peralatan Atena di Tower Bukit Giri



G. Latihan

   1.  Apakah perbedaan antara transmisi analog dengan digital?
   2.  Sebutkan Tipe dasar dari sistem jaringan beserta contohnya!
   3.  Apakah perbedaan internet dan intranet?
   4.  Jelaskan mengenai TCP/IP!
   5.  Apakah manfaat intranet bagi sebuah perusahaan?
   6.  Sebutkan isi yang dapat di temui dalam Web page intranet sebuah
       perusahaan!
   7. Apakah LAN itu dan jelaskanlah fungsinya?
   8. Sebutkan jenis-jenis pengunaan intranet dalam perusahaan!
   9. Sebutkan manfaat intranet bagi karyawan!
   10. Apakah Client dan Server itu, dan jelaskan hubungan antara keduanya?
   11. Sebutkan Kelebihan TCp/IP dibandingkan protokol lain!
   12. Diskusikan tentang teknologi Intranet di Kabupaten Gresik dan strategi
       penerapannya di kabupaten masing-masing.
                                                                                  50




H. Rangkuman

   Karena namanya yang hampir mirip, dan keduanya muncul tidak terlalu jauh
   tenggang waktunya, orang-orang banyak yang merancukan istilah intranet
   dengan internet. Mereka mengira bahwa intranet adalah perkembangan baru dari
   internet, atau intranet adalah bagian dari internet, dan bahkan ada yang mengira
   bahwa intranet adalah saingan dari internet.

   Internet adalah sebuah jaringan komputer global, yang menghubungkan
   komputer-komputer yang terdapat di seluruh dunia. Internet bisa diumpamakan
   seperti kumpulan-kumpulan network yang saling berhubungan dan
   berkomunikasi dengan menggunakan standar atau bahasa yang umum. Internet
   bukanlah suatu lembaga dan tidak dimiliki oleh seseorang, tetapi hanyalah suatu
   sistem jaringan yang mendunia, sehingga internet juga bisa dikatakan sebuah
   network yang berskala raksasa.

   Jadi sebenarnya perbedaan antara internet dan intranet sangat jelas. Jika internet
   jaringan global, dimana komputer yang berada pada suatu daerah (atau negara)
   lain, maka intranet adalah jaringan lokal, dimana komputer-komputer dapat
   saling berhubungan hanya pada satu lokasi yang sama. Setiap komputer didalam
   jaringan lokal ini tidak bisa “keluar” atau mengakses komputer yang ada
   ditempat lain (di luar perusahaan, misalnya), kecuali jika ia memiliki akses ke
   internet.
                              DAFTAR PUSTAKA


Brahmawong, Chaiyong. Training Modules: Unit II System Approach in Competency
     Based Training System. Agency Agricultural Education, Training and Extension
     and UNDP/OPE, Development Training and Communication Planning, Jakarta,
     1987

Mcleod, Raymond. Management Information System, SeventhEdition, 1998.

Shore, Barry. Instruction to Computere Information Systems, 1995.

http://www.ilmukomputer.com

http://www.pera.net

http://www.kominfo.go.id

Jogiyanto HM, Pengenalan Komputer, 1992

Jogiyanto HM, Analisis & Disain Sistem Informasi, 1999

Krongsti, John. Integrating Enterprise and its Development using model driven
approach.
This document was created with Win2PDF available at http://www.daneprairie.com.
The unregistered version of Win2PDF is for evaluation or non-commercial use only.

						
Related docs
Other docs by xuy20978
DUKUNGAN
Views: 246  |  Downloads: 2
Essential Elements for Any Successful Project
Views: 33  |  Downloads: 0
Borang cover1
Views: 129  |  Downloads: 0
Jadual TKJ Ganjil 09-10 Angk. 2007 versi P.Heru
Views: 384  |  Downloads: 7
RISK MANAGEMENT AT NIH
Views: 16  |  Downloads: 0
Dating of the Independent Auditors Report
Views: 196  |  Downloads: 0
PERATURAN MENTERI KEHUTANAN this file is
Views: 743  |  Downloads: 3