Docstoc

laporan magang i LAPORAN PRAKTEK

Document Sample
laporan magang i LAPORAN PRAKTEK Powered By Docstoc
					                                           i




  LAPORAN PRAKTEK BENGKEL
                   DI
AHASS. TUNASJAYA MEKARARMADA
  Jl.Magelang KM 5,5. Sleman. Yogyakarta




              DISUSUN OLEH
           NURWIDHIYATNO
           NIM. PPTM/170/2008



PROGRAM DIPLOMA TEKNIK MESIN
         FAKULTAS TEKNIK
   UNIVERSITAS GADJAH MADA
                  2009
                                                  ii




           LEMBAR PENGESAHAN


        Laporan Praktek Kerja Lapangan ( PKL )
  Di Bengkel AHASS. TUNAS JAYA MEKAR ARMADA
        Jl.Magelang KM 5,5. Sleman. Yogyakarta




                      Disetujui,
Pimpinan Bengkel AHASS. TUNAS JAYA MEKAR ARMADA




                     Y. Agung. K




                  Dosen Pembimbing




                  Ir. FX Sukidjo, MT
                   NIP.:131626836




         Ketua Program Dipoma Teknik Mesin
                Fakultas Teknik UGM




                   Ir. Tarmono, MT
                   NIP. 131681961
                                                                               iii




                           Kata Pengantar

     Puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala
rahmat, nikmat serta karunianya, sehingga penulis mampu menyelesaikan laporan
praktek kerja lapangan ini dengan waktu dan kesempatan dengan sebaik-baiknya.

     Tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada PT TUNASJAYA
MEKARARMADA yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk
melakukan kegiatan praktek kerja lapangan selama 2 bulan terhitung sejak tanggal
20 April 2009 sampai dengan 20 juni 2009.           Sebagai syarat kelulusan dari
Program Pelatihan Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Dan
dalam penyusunan laporan ini kami Banyak sekali mendapat bantuan dan
bimbingan dari pihak-pihak perusahaan, kampus ataupun lingkungan. Oleh karena
itu penulis ingin mengucapkan terimaksih kepada :

     1. Ir. FX. Sukidjo, MT, selaku Ketua Program Diploma Teknik Mesin
          Universitas Gadjah Mada

     2. Kepada seluruh staff        dan karyawan di        AHASS    TUNASJAYA
          MEKARARMADA. khususnya pada area bengkel, yang telah membantu dan
          memberikan pengarahan, serta memberkan bimbingan kepada penulis selama
          praktek di AHASS TUNASJAYA MEKARARMADA

     3. Orang tua, beserta keluarga yang selalu memberi semangat serta doa kepada
          penulis

     4. Kepada teman-teman PPTM yang mau mendengar keluh kesah penulis selama
          praktek.

     5.   Serta kepada seluruh pihak yang memberikan bantuan baik tulisan,
          ucapan, bimbingan, dan arahan yang tidak dapat penulis sebutkan
          namanya satu-persatu

     Penulis menyadari bahwa dalam penulisan laporan Praktek Kerja lapangan
ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu penulis mengharapkan kepada
                                                                        iv




pembaca untuk memberikan kritik dan saran yang membangun untuk penulisan
laporan Praktek Kerja lapangan ini.

     Akhirnya penulis menghaturkan permohonan maaf atas segala kekurangan
penulis, semoga laporan Kerja Praktek ini dapat bermanfaat bagi orang yang
membacanya.


                                        Yogyakarta,   Juni 2009




                                              Penulis,
                                                                 v




                           Daftar Isi



Halaman judul …………………………………………………..................... i
Lembar pengesahan …………………………………………………............ ii
Kata pengantar ………………………………………………….................... iii
Daftar isi ………………………………………………….............................. v
Daftar gambar …………………………………………………..................... vii
BAB 1 PROFIL PERUSAHAAN
   1.1 Alamat Perusahaan………………………………………………...... 1
   1.2 Sejarah Singkat PT Tunasjaya Mekararmada……………..………... 1
BAB II MANAJEMEN BENGKEL
   2.1 Struktur Organisasi Bengkel AHASS TUNASJAYA
   MEKARARMADA ……………………………………………………. 6
   2.2 Service Record ……………………………………………………... 6
   2.3 Penanganan Sparepart……………………………………………... 6
   2.4 Pelayanan Pelanggan ……………………………………….............. 7
   2.5 Klaim………………………………………………………. ………. 7
   2.6 Pemasaran…………………………………………………………... 8
   2.7 Beban Mekanik atau Target………………………………………... 8
BAB III JENIS PEKERJAAN YANG DAPAT DILAYANI
   3.1 Service Berkala…………….……………………………………….. 9
   3.1.1 Service Lengkap…… …………………………………………….. 9
   3.1.2 Service Ringan ………….……………………………………....... 9
   3.1.3 Ganti Oli plus……..………………………………………………. 10
   3.2 Service Besar……………………………………………………….. 10
   3.2.1 Overhaul……………………………………………....................... 11
   3.3 Kelistrikan……..……..…………………………………….............. 11
   3.4 Chasis ………………………………………………………………. 11
   3.5 Sparepart. …………………………………………………………... 12
                                                  vi




  3.6 Peralatan Pendukung …………………..…………………………... 13
BAB IV PENUTUP
   4.1 KESIMPULAN ……………………………………………………. 14
   4.2 SARAN – SARAN ………………………………………………… 14
  Lampiran
                                                                    vii




                         Daftar Gambar


Gambar 2.1. Struktur organisasi bengkel…………………...……………... 6
Gambar 3.1. Karburator...…………………………………......................... 9
Gambar 3.2. Pengukuran oli………………..…………………................... 10
Gambar 3.3. Penggantian rantai timing…………………...……………….. 10
Gambar 3.4. Mesin ketika dioverhoul ………………...…………………... 11
                                                                           1




                                   BAB I
                      PROFILE PERUSAHAAN


1.1 Alamat Perusahaan
Nama Perusahaan      :PT.TUNASJAYA MEKARARMADA
Alamat               : Jl. Magelang Km. 5,5
                     Telp : (0274) 584977/9
                     Fax : (0274) 584977 - 9
                     Email :tunasjaya.sleman@gmail.com
Pendirian            : 10 Nopember 1995
Bidang Usaha         : Dealer Resmi Sepeda motor Honda
Produk Jasa          : Penjualan - H, Pemeliharaan H2, Suku Cadang-H3


1.2 Sejarah Singkat AHASS Tunasjaya Mekararmada
SELINTAS TUNASJAYA GROUP
         Pada Awalnya PT. Tunas Jaya Mekar Armada dan Armada Tunas Jaya
merupakan gabungan dari Tunas Jaya Honda Motor Group yang dikelola dalam
satu manajemen. Cikal bakal berdirinya perusahaan yang merupakan salah satu
dari Perusahaan Grup New Armada ini ialah berawal dari terbentuknya Perseroan
Komanditer CV Tunas Jaya, berdomisili di Kota Magelang, bergerak di bidang
Perdagangan Umum Otomotif, baik kendaraan roda empat maupun kendaraan
roda dua (baru dan bekas) dengan segala asesoris partnya, dengan akta notaris
Anggraini Widjaja, SH nomor 17 tanggal 14 April 1983 dan akta perubahannya
nomor 23 tanggal 22 Juni 1983. Berikutnya secara berturut-turut dilakukan
perubahan dengan akta notaris HLH. Verhoeven, SH nomor 8 tanggal 15 Januari
1991 yang ter-registrasi pada Kepaniteraan Pengadilan Negeri Magelang nomor
registrasi 6/ 1991 tanggal 23 Januari 1991. Kemudian dilakukan perubahan
kembali dengan akta nomor 28 tanggal 14 April 1992 yang ter-registrasi pada
Kepaniteraan Pengadilan Negeri Magelang nomor 15/ 1992 tanggal 20 April
1992. Dan dalam rangka mengikuti tuntutan perkembangan dunia otomotif, pada
                                                                            2




tanggal 26 Juni 1992, CV Tunas Jaya mengembangkan sayap usahanya ke
wilayah Yogyakarta dengan dibentuknya cabang baru CV Tunas Jaya yang
berdomisili Jl. Laksda Adi Sucipto No. 63 Yogyakarta, dengan akta notaris HLH.
Verhoeven, SH tanggal 26 Juni 1992. Kemudian disahkan dengan Surat
Keputusan Kantor Departemen Perdagangan Kota Yogyakarta pada tanggal 02
Maret 1993. Sekalipun tetap dalam satu bendera perusahaan, yaitu CV Tunas
Jaya, guna mengoptimalkan pengelolaan bidang usaha yang ada, dilakukan
pemisahan asset antara otomotif roda dua dengan otomotif roda empat. Untuk
roda empat manajemen dikelola oleh PT Armada International Motor (Mewakili
Grup Otomotif Roda Empat), sedangkan untuk roda dua tetap dikelola secara
independen. Sehubungan dengan adanya perubahan kebijakan pemerintah
mengenai bentuk usaha, yaitu dengan berlakunya UU – RI No. 1 tahun 1995
tentang Perseroan Terbatas dan sekaligus guna mengoptimalkan pengelolaan
CV Tunas Jaya yang berada di wilayah Yogyakarta, maka pada tanggal 10
Nopember 1995 diadakan perubahan bentuk usaha menjadi bentuk Perseroan
Terbatas (PT), sekaligus dilakukan pemisahan asset kedua wilayah. Untuk
wilayah Kedu (Magelang dan sekitarnya) dengan akta Notaris HLH. Verhoeven,
SH nomor 18 tanggal 10 Nopember 1995, diberi nama PT Armada Tunasjaya
(Pengesahan Menteri Kehakiman RI nomor C2-5356.HT.01.01.TH.96 tanggal 6
Maret 1996). Sedangkan wilayah Yogyakarta dengan akta Notaris HLH.
Verhoeven, SH nomor 19 tanggal 10 Nopember 1995, diberi nama PT Tunasjaya
Mekararmada     (Pengesahan     Menteri    Kehakiman      RI    nomor      C2-
5355.HT.01.01.TH.96 tanggal 6 Maret 1996). Adapun perubahan aktanya, untuk
PT Armada Tunasjaya dengan akta perubahan nomor 2 tanggal 1 Desember 1997
(Pengesahan Menteri Kehakiman RI nomor C2-8474 HT.01.04.Th.98 tanggal 10
Juli 1998). Untuk PT Tunasjaya Mekararmada dengan akta perubahan nomor 18
tanggal 5 Maret 1998 dengan pengesahan Menteri Kehakiman RI nomor C-10497
HT.01.04.Th.99 tanggal 3 Juni 1999. Guna menyesuaikan dengan kebijakan
PT Astra International Tbk – Honda selaku Main Dealer bahwa setiap perusahaan
yang ditunjuk sebagai Dealer Resmi harus memfokuskan pada perdagangan unit
kendaraan / Sepeda Motor Honda, maka pada tanggal 02 Januari 1996, dengan
                                                                           3




ditandatanganinya Perjanjian Kedealeran (untuk yang pertama kali) antara
PT Astra International Tbk – Honda Sales Operation dengan PT Armada
Tunasjaya dan PT Tunasjaya Mekararmada, dengan demikian kedua Perseroan
Terbatas tersebut resmi menjadi Dealer Resmi Sepeda Motor Honda.
Dalam rangka tuntutan pemekaran wilayah pemasaran Dealer Tunasjaya guna
mengikuti laju perkembangan dunia otomotif, secara berturut-turut dilakukan
pembukaan cabang baik di wilayah Kedu maupun wilayah Yogyakarta :
Tanggal 9 Pebruari 1996, dengan akta notaris HLH. Verhoeven, SH nomor 19
dilakukan pembukaan Cabang PT Armada Tunasjaya, berdomisili di Kec.
Kutoarjo, Kabupaten Purworejo. Tanggal 29 Oktober 1998, dengan akta notaris
HLH. Verhoeven, SH nomor 38 dilakukan pembukaan Cabang PT Armada
Tunasjaya, berdomisili di Kabupeten Temanggung. Tanggal 20 Mei 1999, dengan
akta notaris HLH. Verhoeven, SH nomor 13 dilakukan pembukaan Cabang
PT Armada Tunasjaya, berdomisili di Kec. Muntilan, Kabupeten Magelang.
Adapun untuk wilayah Yogyakarta, mengingat luasnya Wilayah/ Daerah yang
meliputi 5 wilayah (Yogyakarta, Sleman, Bantul, Gunung Kidul dan Kulon
Progo), maka untuk mengoptimalkan pangsa pasar Tunasjaya sehingga bisa
mengcover ke seluruh Wilayah/ Daerah Istimewa Yogyakarta, pada tanggal 23
Juni 1998 dibentuk cabang baru PT Tunasjaya Mekararmada yang berdomisili
hukum di Jl. Magelang Km. 5,5 – Sleman. Dalam rangka memantapkan
manajemen atau pengelolaan di seluruh Dealer Resmi Sepeda Motor Honda yang
tergabung dalam New Armada Group yang meliputi 6 Cabang yang tersebar di
wilayah Yogyakarta dan Kedu, pada tanggal 1 September 2003, segenap dewan
direksi Holding New Armada Group beserta jajaran manajemen memutuskan
peng-konsolidasian manajemen antara PT Tunasjaya Mekararmada (baik induk
maupun cabangnya yang berdomisili di wilayah Yogyakarta) dengan PT Armada
Tunasjaya (baik induk maupun cabangnya yang berdomisili di wilayah Kedu),
dengan memunculkan group konsolidasi baru yang disepakati dengan nama
TUNASJAYA HONDA MOTOR GROUP yang berkantor pusat (Holding) di
Kota Magelang.
                                                                               4




Perkembangan Tunasjaya Group
       Perkembangan Tunasjaya Honda Motor Group setelah dilakukan
konsolidasi pada tanggal 1 September 2003 tahap demi tahap menunjukkan
prestasi yang cukup mengembirakan. Dimana fokus pengembangan pemasaran
unit bisnis penjualan SMH (H1) dilakukan perluasan dengan dibentuknya divisi
baru, meliputi Group Customer Sales (GCS), Arisan, Built Up, Marketing Spare
Part. Group Customer Sales adalah salah satu divisi penjulan yang orientasi
bisnisnya adalah menjaring customer di lingkungan atau instansi baik
pemerintahan maupun swasta yang area pemasarannya meliputi wilayah Jawa
Tengah dan DIY. Arisan adalah sebagai salah satu divisi alternatif hasil
pengembangan sistem penjualan yang mengadopsi sistem kelompok arisan di
masyarakat. Dimana respon masyarakat terhadap model penjualan ini cukup
banyak, dan berhasil menjaring masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Secara
lebih rinci perkembangan divisi arisan sebagai berikut : Yaitu dimulai pada bulan
Oktober 2004, Arisan Tunasjaya membuka 2 gelombang dengan sistem lelang
tertutup. Dan sebagai pengembangan sistem arisan, pada tanggal 1 Juli 2005
dibuka kembali arisan dengan model sistem gugur. Sistem ini terbukti lebih
banyak diminati masyarakat dengan anggota kepesertaan mencapai 1500 orang
(dua gelombang wilayah Kedu & DIY). Built Up adalah salah satu divisi
penjualan yang orientasi bisnisnya adalah memasarkan produk Sepeda Motor
Honda Built Up yang dikembangkan dari hasil kerja sama antara Tunasjaya
dengan Honda Racing Club (HRC) Surabaya. Pangsa pasarnya ialah masyarakat
menengah ke atas. Marketing Spare Part adalah salah satu divisi baru hasil
pengembangan sistem penjualan Spare Part (Suku Cadang) Sepeda Motor Honda.
Dimana sebelumnya sistem penjualan dilakukan hanya secara pasif, yaitu
mengandalkan melalui Counter Spare Part (H3) yang dalam aktivitas
penjualannya mendampingi Bengkel (H2). Adapun konsep Marketing Spare Part,
orientasi bisnisnya dikembangkan dengan sistem penjualan secara aktif, yaitu
dengan membentuk Sales Force Kanvas H3 sebagai tenaga pemasarnya
melakukan penawaran ke Bengkel-bengkel dan Part Shop di wilayah Kedu &
                                                                      5




DIY.even, SH nomor 18 & 19 tanggal 10 Nopember 1995; Akta Notaris H.V.H.
Verhoeven, SH.
                                                                           6




                                    BAB II
                        MANAJEMEN BENGKEL


2.1 Struktur Organisasi Bengkel AHASS TUNASJAYA MEKARARMADA

                           Claim Prosesor                 Mekanik
                            Y. Agung. K                    Istadi

                           Final Inspection               Mekanik
                            Y. Agung. K                  Supriyono

                           Kepala Mekanik                 Mekanik
 Kepala Bengkel              Y. Agung. K                Abdurrohma
  Y. Agung. K                                               n
                            Service Advisor               Mekanik
                            Andreas Andi                  Arta G.

                              Front Desk                  Mekanik
                             Maria Ulfa                   Sunarlin

                              Part Man                    Mekanik
                           Selamet Riyadi                 Fahrudin


                     Gambar 2.1. Struktur Organisasi Bengkel


2.2 Service Record
       Service record di divisi bengkel AHASS Tunasjaya adalah service ringan
   (tune up), yang dilakukan terhadap kendaraan sepeda motor merk Honda.


2.3 Penanganan Sparepart
       Dalam penanganan sparepart AHASS Tunasjaya menganalisa dari
   keluhan konsumen ataupun dari service advisor (S.A). Setelah diketahui,
   maka part man akan memberikan sparepart yang dibutuhkan sesuai analisa
   S.A. ataupun permintaan dari konsumen yang hanya membutuhkan sparepart
   saja.
                                                                               7




2.4 Pelayanan Pelanggan
      Dalam proses pelayanan service, AHASS Tunasjaya mempunyai alur
   penerimaan konsumen sebagai berikut :
      1. Konsumen masuk parkir ditempat parkir kendaraan yang belum di
            service.
      2. Service advisor (S.A) datang kemudian menanyakan keluhan dan
            pekerjaan, menganalisa kerusakan dan mengestimasi waktu selesai
            berikut biaya.
      3. Konsumen menunggu di ruang tunggu yang dilengkapi dengan : TV,
            DVD Player, ruang ber-AC, trainer ride,        majalah, dan minuman
            ringan .
      4. Front desk menginput form S.A ke komputer.
      5. Mekanik mengambil work order (W.O) dan motor untuk dikerjakan
            sesuai dengan pekerjaan.
      6. Setelah pekerjaan selesai, W.O diserahkan ke front desk untuk dibuat
            nota.
      7. Setelah selesai dikerjakan, motor di final inspection (F.I) oleh petugas
            F.I.
      8. Motor di tempatkan di tempat parkir, kunci motor diberikan kepada
            petugas front desk.
      9. Konsumen mengambil kunci dan melakukan pembayaran kepada
            petugas front desk.
      10. Setelah melakukan pembayaran, konsumen dijelaskan mengenai
            jadwal service beserta ganti oli berikutnya dengan menempelkan stiker
            remanding oleh petugas service advisor


2.5 Klaim
   Proses klaim dapat dilakukan oleh konsumen seperti berikut ini :
   1. Konsumen datang, dan komplain kemudian dianalisa kerusakannya oleh
       petugas service advisor (S.A) atau chief mekanik.
                                                                              8




   2. Setelah dianalisa, dan masuk kriterian klaim kemudian dilakukan
       perbaikan pada komponen tersebut. dan jika diperlukan penggantian part,
       maka akan dilakukan pergantian. misal : piston, maka akan diganti berikut
       ring piston, oli dan part terkait.
   klaim berlaku jika kendaraan masih dalam garansi resmi, untuk mesin 30.000
   KM atau 3 tahun dan untuk rangka 10.000 KM atau 1 tahun. Sedangkan untuk
   garansi service berlaku selama 7 hari setelah service di lakukan.


2.6 Pemasaran
      Untuk pemasaran di bidang service, AHASS Tunasjaya mengadakan
   smart card yang berguna sebagai pengikat konsumen dengan pihak AHASS,
   yang mempunyai hak khusus berupa diskon service 10% dan sparepart 5%
   dengan ketentuan harga sparepart di atas Rp.10.000.


2.7 Beban Mekanik atau Target
      Perusahaan memberikan beban atau target kepada mekanik sebesar
   Rp. 260.000 setiap harinya atau sama dengan 7-8 motor setiap harinya. Dalam
   mengerjakan satu sepeda motor, mekanik diberi waktu 45 menit untuk
   melaksanakan service ringan.
                                                                               9




                                    BAB III
                   JENIS PEKERJAAN YANG DAPAT DILAYANI


       Pada bab ini saya akan membahas tentang perawatan berkala, service
   besar, dan peralatan pendukung untuk melakukan perbaikan dan perawatan
   pada motor tipe cub / sport.


3.1 Service Berkala
   Service ini biasa dilakukan pada setiap 2000 KM / 2 Bulan.
   Jenis-jenis service berkala adalah sebagai berikut :


3.1.1 Service Lengkap
       Service ini Meliputi pembersihan dan penyetelan karburator, pemeriksaan
   saringan udara pemeriksaan oli, pemeriksaan dan pembersihan busi, periksa
   kemudian stel dan lumasi rantai roda, periksa dan stel rem depan maupun rem
   belakang, periksa dan tambah air aki, periksa lampu dan klakson, stel dan
   lumasi kabel gas, periksa dan stel kemudi, periksa dan kencangkan mur serta
   baut, periksa roda beserta ban, kemudian tekanan angin, stel klep, periksa dan
   stel kopling.


3.1.2 Service Ringan




                             Gambar 3.1. Karburator
                                                                                10




       Service ringan meliputi, pembersihan dan penyetelan karburator,
   pemeriksaan saringan udara, pemeriksaa dan ganti oli, periksa dan bersihkan
   busi, periksa kemudian stel dan lumasi rantai roda, periksa kemudian stel rem
   depan maupun rem belakang, periksa dan tambah air aki, periksa lampu dan
   klakson.


3.1.3 Ganti Oli Plus




                           Gambar 3.2. Pengukuran oli
       Service ini meliputi, ganti oli mesin, stel dan lumasi rantai roda, stel rem
   depan dan rem belakang, periksa tekanan angin ban, periksa lampu dan
   klakson.


3.2 Service Besar




                       Gambar 3.3. Penggantian rantai timing
       Service besar adalah service yang dilakukan dengan tujuan untuk
   mengembalikan kondisi mesin seperti semula. Misal penggantian rantai timing
                                                                              11




   yang sudah aus atau memanjang, sekur klep, over size apabila terjadi keausan
   maupun goresan pada dinding cilinder, ring piston, piston dan kebocoran pada
   dinding katup. Dan sebagainya.


3.2.1 Overhaul




                       Gambar 3.4. Mesin ketika di overhaul


       Overhaul adalah membongkar seluruh bagian mesin, di AHASS
   Tunasjaya tidak sering melakukan overhaul, biasanya overhaul dilakukan
   apabila terjadi keretakan pada right cover dan left cover, penggantian packing
   mesin, penggantian kick starter.


3.3 kelistrikan
       Masalah kelistrikan yang sering terjadi jika ada pelanggan AHASS
   Tunasjaya yang datang adalah masalah lampu yang putus, kabel yang putus,
   konslet karna kabel terkelupas, aki yang sudah tidak mampu untuk
   menyimpan daya.


3.4 Chasis
       Pada bagian chasis, AHASS Tunasjaya sering melakukan penggntian part
   yang sudah aus seperti kampas rem, gear dan rantai, komster, per shokbreker,
                                                                               12




   minyak shockbreaker, penggantian bearing roda, penggantian kabel rem, gas,
   spedometer, dsb


3.5 Sparepart
       AHASS Tunasjaya melayani penjualan sparepart sepeda motor Honda
   dengan standar HGP ( Honda Genuine Parts ) Internasional yang kualitas
   maupun kuantitasnya di jamin lebih awet dan harganya sesuai dengan
   kebutuhan konsumen. Berikut beberapa sparepart yang dijual di AHASS
   Tunasjaya berikut dengan keterangannya :
       1. AHM OIL
                AHM oil merupakan minyak pelumas yang diformulasikan khusus
       oleh Honda Japan untuk teknologi mesin sepeda motor Honda tipe kopling
       kering / automatic tranmision scooter, AHM OIL memiliki keunggulan
       diantaraya dapat memaksimalkan kinerja mesin, Menghemat konsumsi
       bahan bakar, menghemat biaya perawatan, usia pemakaian oil yang lebih
       lama.
       2. TUBE
                Butyl (karet sintetis) merupakan bahan dasar untuk pembuatan ban
       dalam Honda tire dimana butyl merupakan karet sintetis yang sangat ideal
       untuk bahan dasar pembuatan ban dalam.
       3. COOLANT
                Radiator (pendingin mesin) berfungsi menjaga suhu kerja mesin
       supaya tetap ideal dan tidak terjadi overheating (kepanasan) pada mesin.
       oleh karena itu, radiator harus diperiksa dan dirawat secara berkala. Honda
       Genuine Parts mengeluarkan cairan pendingin radiator "Honda Genuine
       Coolant" yang merupakan formula khusus untuk melindungi mesin sepeda
       motor anda.
       4. BRAKE SHOE
                Bahan body brake shoe terbuat dari alumunium alloy, yang mana
       mempunyai spesifikasi terhandal karena sesuai standar bahan Linning
       (kampas) terdiri dari campuran bahan-bahan berkualitas dan ramah
                                                                                13




      lingkungan (bebas asbes) yang merupakan produk lokal terbaik untuk
      pembuatan linning.
      5. CHAIN
              Terbuat       dari   baja   khusus,   paduan   antara   CHROM      &
      MOLIBDENUM dalam proses yang canggih, sehingga menghasilkan
      tegangan tarik yang sangat kuat, yaitu mencapai 2 ton. Untuk memberikan
      kenyamanan dan keamanan, Honda chain dibuat dengan tingkat presisi
      0,001 mm sehingga menghasilkan masa pakai yang lebih panjang , lebih
      tahan lama, suara yang lebih halus dan keselarasan putaran mesin dengan
      roda.
      6. PLASTIC PARTS
              Melalui suatu penelitian serta proses yang mutakhir, hingga dapat
      menghasilkan produk yang presisi, Honda plastic part dibuat dengan
      bahan khusus yang tahan akan segala cuaca serta material cat yang
      digunakan berkualitas tinggi, telah melewati serangkaian pengujian di
      laboratorium. test seperti hardness, glossiness, impact, adhesive, salt spray
      test, chipping test


3.6 Peralatan Pendukung
      Alat pendukung perawatan kendaraan yang terdapat di AHASS Tunasjaya
   adalah tool box yang berisi peralatan untuk melakukan service ringan, back
   Lift untuk mengatur ketinggian posisi sepeda motor, special tool yang
   digunakan pada bagian tertentu, semisal tracker magnet yang hanya bisa untuk
   membuka magnet saja.
                                 BAB IV
                               PENUTUP


4.1 KESIMPULAN
   1. Praktek kerja lapangan (PKL) sangat pentig bagi mahasiswa
   2. Praktek kerja lapangan (PKL) akan berjalan dengan baik apabila ada
      kerja sama yang baik, antara semua pihak yang terkait, baik dengan pihak
      bengkel (staf maupun mekaik di tempat praktek) maupun dengan pihak
      institusi (dosen pembimbing maupun dengan dosen – dosen lain).
   3. Kesiapan mahasiswa praktek, dalam menempuh program ini sangat
      berpengaruh dalam menunjang kelancaran praktek, baik dalam
      manajemen bengkel maupun skill individu.
   4. Melalui praktek kerja lapangan (PKL), mahasiswa praktikan dituntut
      untuk mengembangkan tiga aspek kemampun meliputi : profesi dalam
      bidang permesinan, personal dalam menyelesaikan masalah atau trouble
      shooting, sosial dalam mewujudkan kerja sama antar individu.


4.2 SARAN – SARAN
       1. Bagi UGM Yogyakarta
          Perlu adanya koordinasi yang lebih baik dalam penanganan kegiatan
          praktek kerja lapangan.
       2. Bagi Tunasjaya Mekararmada
          Perlu membuat aturan tertulis tentag tata tertib yang harus dijalankan
       oleh praktikan yang melaksanakan praktek kerja lapangan (PKL)
       3. Bagi Rekan Praktikan
              a. Sebelum melaksaakan praktek, pekerjaan yang akan
                 dilaksanakan harus benar-benar dipahami
              b. Menjaga nama baik almamater dan berkepribadian baik.




                                                                             14

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:7593
posted:5/6/2010
language:Indonesian
pages:21