SATUAN ACARA PENYULUHAN - DOC

Document Sample
SATUAN ACARA PENYULUHAN - DOC Powered By Docstoc
					                SATUAN ACARA PENYULUHAN
                          (ASI EKSKLUSIF)



A. IDENTITAS
   1. Topik / masalah      : Manajemen Laktasi
   2. Sub topik            : ASI Eksklusif
   3. Tempat               : Balai Desa
   4. Waktu                : 50 menit
   5. Sasaran              : Ibu hamil dan menyusui
   6. Petugas              : Bidan


B. TUJUAN INSTRUKSIONAL
   1. Umum
      Setelah dilakukan penyuluhan tentang ASI Eksklusif di harapkan audiens
      dapat memahami pentingnya pemberian ASI.


   2. Khusus
      Setelah dilakukan penyuluhan tentang ASI Eklsklusif di harapkan audiens
      memahami tentang
      a. ASI Eklsklusif
      b. Langkah-langkah pemberian ASI
      c. Keuntungan


C. MATERI ( Terlampir )
   1. Pengertian ASI Eksklusif
   2. Langkah-langkah pemberian ASI
   3. Manfaat pemberian ASI bagi ibu dan bayi
D. KEGIATAN PENYULUHAN


   KEGIATAN       PENYULUH       AUDIENCE      MEDIA       METODE
   Pembukaan   1.Mengucapkan     -Menjawab    Mikrofon     Ceramah
   10 menit     salam            salam
               2.Memperkenalkan -Mendengar-
                diri             kan
               3.Menjelaskan
                TIU dan TIK
               4.Menjelaskan
                cakupan materi
                yang akan di
                sampaikan
               5.Melakukan                    Mikrofon
                appersepsi                    Papan
               6.Menjelaskan                  tulis
                manfaat                       spidol
                relevansi mem-
                pelajari ASI
                Eksklusif



   Penyajian   1.Menjelaskan     -Menyimak    Flif Chart   Ceramah
   30 menit     pengertian ASI   dan men-     Mikrofon
                Eksklusif        dengarkan
               2.Menjelaskan
                Langkah-
                langkah
                pemberian ASI
                Eksklusif
3.Memberi           -Bertanya   Tanya
 kesempatan                     jawab
 audiens untuk
 bertanya
4.Menjawab          -menyimak   Ceramah
 pertanyaan         dan men-
 audiens            dengarkan
5.Menjelaskan       -Sumbang
 manfaat ASI        saran
 Eksklusif
 -Menggali          -Menang-
  pengetahuan       gapi
  audiens tentang
  ASI Eksklusif
 -Memberi           -Memperha
  kesempatan        tikan
  audiens lain
  untuk
  menambahkan
 -Menyimpulkan      -Bertanya
  pendapat
  audiens dan
  menjelaskan
  manfaat
  pemberian ASI
6. Memberi          -Memperha
  kesempatan pd     tikan
  audiens untuk
  menanyakan
  materi yang
  kurang jelas
                  7. Menjawab
                       pertanyaan
                       audiens


   Penutup        1.Menutup perte-         -Mendengar-    Mikrofon   Ceramah
   10 menit           muan dg              kan
                      menyimpulkan
                      materi yg telah
                      di bahas
                  2.Melakukan              -Menjawab
                      evaluasi dg
                      memberikan
                      pertanyaan pd
                      audiens
                  3.Memberi salam          -Menjawab
                      penutup              salam




E. EVALUASI
  1. Prosedur                    : Test akhir pertemuan
  2. Jenis soal                  : Lisan
  3. Instrumen test              : Terlampir


F. REFERENSI
                SATUAN ACARA PENYULUHAN
                        (ANEMIA IBU HAMIL)



A. IDENTITAS
   1. Topik / masalah       : Anemia
   2. Sub topik             : Anemia pada ibu hamil
   3. Tempat                : Mushola desa Mulyorejo
   4. Waktu                 : 50 menit
   5. Sasaran               : Ibu hamil yang menderita anemia
   6. Petugas               : Bidan


B. TUJUAN INSTRUKSIONAL
   1. Umum
      Setelah dilakukan penyuluhan tentang anemia pada ibu hamil di harapkan
      audiens dapat memahami anemia dengan baik.


   2. Khusus
      Setelah dilakukan penyuluhan tentang anemia pada ibu hamil di harapkan
      audiens memahami tentang
      a. Anemia ibu hamil
      b. Ciri-ciri ibu hamil dengan anemia
      c. Penatalaksanaan dan pencegahan anemia pada ibu hamil


C. MATERI ( Terlampir )
   1. Pengertian Anemia dan anemia pada ibu hamil
   2. Ciri-ciri ibu hamil dengan anemia
   3. Penatalaksanaan dan pencegahan anemia pada ibu hamil
D. KEGIATAN PENYULUHAN


   KEGIATAN       PENYULUH        AUDIENCE     MEDIA       METODE
   Pembukaan   1.Mengucapkan      -Menjawab   Mikrofon     Ceramah
   10 menit     salam             salam
               2.Memperkenalkan -Mendengar-
                diri              kan
               3.Menjelaskan
                TIU dan TIK
               4.Menjelaskan
                cakupan materi
                yang akan di
                sampaikan
               5.Melakukan                    Mikrofon
                appersepsi                    Papan
               6.Menjelaskan                  tulis
                manfaat                       spidol
                relevansi mem-
                pelajari Anemia
                ibu hamil




   Penyajian   1.Menjelaskan      -Menyimak   Flif Chart   Ceramah
   30 menit     pengertian        dan men-    Mikrofon
                anemia dan        dengarkan
                anemia ibu
                hamil.
               2.Menjelaskan
                ciri-ciri ibu
                hamil dengan
                anemia
3.Memberi           -Bertanya   Tanya
 kesempatan                     jawab
 audiens untuk
 bertanya
4.Menjawab          -menyimak   Ceramah
 pertanyaan         dan men-
 audiens            dengarkan
5.Menjelaskan       -Sumbang
 penatalaksanan     saran
 dan pencegahan
 anemia pada ibu
 hamil
 -Menggali          -Menang-
  pengetahuan       gapi
  audiens tentang
  anemia ibu
  hamil
 -Memberi           -Memperha
  kesempatan        tikan
  audiens lain
  untuk
  menambahkan
 -Menyimpulka       -Bertanya
  pendapat
  audiens dan
  menjelaskan
  penatalaksanan
  dan pencegahan
  anemia ibu
  hamil
                  6. Memberi               -Memperha
                       kesempatan pd       tikan
                       audiens untuk
                       menanyakan
                       materi yang
                       kurang jelas
                  7. Menjawab
                       pertanyaan
                       audiens
   Penutup        1.Menutup perte-         -Mendengar-    Mikrofon   Ceramah
   10 menit           muan dg              kan
                      menyimpulkan
                      materi yg telah
                      di bahas
                  2.Melakukan              -Menjawab
                      evaluasi dg
                      memberikan
                      pertanyaan pd
                      audiens
                  3.Memberi salam          -Menjawab
                      penutup              salam




E. EVALUASI
  1. Prosedur                    : Test akhir pertemuan
  2. Jenis soal                  : Lisan
  3. Instrumen test              : Terlampir


F. REFERENSI
               SATUAN ACARA PENYULUHAN
                           ( ROKOK )

A. IDENTITAS
  1. Topik / masalah    : Rokok
  2. Sub topik          : Bahaya rokok terhadap tubuh
  3. Tempat             : Balai Desa
  4. Waktu              : 50 menit
  5. Sasaran            : Pengguna rokok
  6. Petugas            : Bidan


B. TUJUAN INSTRUKSIONAL
  1. Umum
     Setelah dilakukan penyuluhan tentang bahaya rokok terhadap tubuh
     di harapkan audiens dapat memahami dampak menggunakan atau
     mengkonsumsi rokok.
   2. Khusus
     Setelah dilakukan penyuluhan tentang bahaya rokok terhadap tubuh
     di harapkan audiens memahami tentang
     a. Bahaya rokok bagi tubuh
     b. Mengerti kandungan atau racun yang terdaoat dalam rokok
     c. Berhenti mengkonsumsi rokok


C. MATERI ( Terlampir )
  1. Pengertian rokok
  2. Kandungan rokok
  3. Bahaya rokok
  4. Upaya pencegahan
D. KEGIATAN PENYULUHAN


  KEGIATAN      PENYULUH          AUDIENCE    MEDIA      METODE
  Pembukaan   1.Mengucapkan       -Menjawab   Mikrofon Ceramah
  10 menit     salam              salam
              2.Memperkenalkan -Mendeng-
               diri               arkan
              3.Menjelaskan
               TIU dan TIK
              4.Menjelaskan
               cakupan materi
               yang akan di
               sampaikan
              5.Melakukan                     Mikrofon
               appersepsi                     Papan
              6.Menjelaskan                   tulis
               manfaat                        spidol
               relevansi
               mempelajari
               bahaya rokok
               terhadap tubuh




  Penyajian   1.Menjelaskan       -Menyimak   Flif       Ceramah
  30 menit     pengertian rokok   dan men-    Chart
              2.Menjelaskan       dengarkan   Mikrofon
               kandungan
               rokok
3.Memberi           -Bertanya   Tanya
 kesempatan                     jawab
 audiens untuk
 bertanya
4.Menjawab          -menyimak   Ceramah
 pertanyaan         dan men-
 audiens            dengarkan
5.Menjelaskan       -Sumbang
 bahaya rokok       saran
 -Menggali          -Menang-
  pengetahuan       gapi
  audiens tentang
  bahaya rokok
 -Memberi           -Memperha
  kesempatan        tikan
  audiens lain
  untuk
  menambahkan
 -Menyimpulkan      -Bertanya
  pendapat
  audiens dan
  menjelaskan
  tentang upaya
  pencegahan
6. Memberi          -Memperha
  kesempatan pd     tikan
  audiens untuk
  menanyakan
                       materi yang
                       kurang jelas
                  7. Menjawab
                       pertanyaan
                       audiens


   Penutup        1.Menutup perte-          -Mendengar   Mikrofon Ceramah
   10 menit           muan dengan           kan
                      menyimpulkan
                      materi yg telah di
                      bahas
                  2.Melakukan               -Menjawab
                      evaluasi dg
                      memberikan
                      pertanyaan pd
                      audiens
                  3.Memberi salam           -Menjawab
                      penutup               salam




E. EVALUASI
  1. Prosedur                 : Test akhir pertemuan
  2. Jenis soal               : Lisan
  3. Instrumen test           : Terlampir


F. REFERENSI
               SATUAN ACARA PENYULUHAN
                    ( IMUNISASI DASAR )



A. DENTITAS
  1. Topik / masalah     : Kesehatan masyarakat
  2. Sub topik           : Imunisasi dasar
  3. Tempat              : Balai Desa
  4. Waktu               : 50 menit
  5. Sasaran             : Pengunjung posyandu
  6. Petugas             : Bidan


B. TUJUAN INSTRUKSIONAL
  1. Umum
     Setelah dilakukan penyuluhan tentang imunisasi dasar diharapkan
     audiens dapat memahami pentingnya imunisasi dasar.


  2. Khusus
     Setelah dilakukan penyuluhan tentang imunisasi dasar diharapkan
     audiens memahami tentang
     a. Pengertian imunisasi dasar
     b. Macam-macam dan jadwal pemberian imunisasi dasar
     c. Manfaat imunisasi dasar


C. MATERI ( Terlampir )
  1. Pengertian imunisasi dasar
  2. Macam-macam dan jadwal pemberian imunisasi dasar
  3. Manfaat imunisasi dasar
D. KEGIATAN PENYULUHAN


  KEGIATAN      PENYULUH         AUDIENCE    MEDIA      METODE
  Pembukaan   1.Mengucapkan      -Menjawab   Mikrofon Ceramah
  10 menit     salam             salam
              2.Memperkenalkan -Mendeng-
               diri              arkan
              3.Menjelaskan
               TIU dan TIK
              4.Menjelaskan
               cakupan materi
               yang akan di
               sampaikan
              5.Melakukan                    Mikrofon
               appersepsi                    Papan
              6.Menjelaskan                  tulis
               manfaat                       spidol
               relevansi mem-
               pelajari
               Imunisasi dasar


  Penyajian   1.Menjelaskan      -Menyimak   Flif       Ceramah
  30 menit     pengertian        dan men-    Chart
               imunisasi dasar   dengarkan   Mikrofon
              2.Menjelaskan
               macam-macam
               dan jadwal
               pemberian
 imunisasi dasar
3.Memberi           -Bertanya   Tanya
 kesempatan                     jawab
 audiens untuk
 bertanya
4.Menjawab          -menyimak   Ceramah
 pertanyaan         dan men-
 audiens            dengarkan
5.Menjelaskan       -Sumbang
 manfaat            saran
 Imunisasi dasar
 -Menggali          -Menang-
  pengetahuan       gapi
  audiens tentang
  imunisasi dasar
 -Memberi           -Memperha
  kesempatan        tikan
  audiens lain
  untuk
  menambahkan
 -Menyimpulkan      -Bertanya
  pendapat
  audiens dan
  menjelaskan
  manfaat
  imunisasi dasar
6. Memberi          -Memperha
  kesempatan pd     tikan
                       audiens untuk
                       menanyakan
                       materi yang
                       kurang jelas
                  7. Menjawab
                       pertanyaan
                       audiens


   Penutup        1.Menutup perte-          -Mendengar   Mikrofon Ceramah
   10 menit           muan dengan           kan
                      menyimpulkan
                      materi yg telah di
                      bahas
                  2.Melakukan               -Menjawab
                      evaluasi dg
                      memberikan
                      pertanyaan pd
                      audiens
                  3.Memberi salam           -Menjawab
                      penutup               salam




E. EVALUASI
  1. Prosedur                 : Test akhir pertemuan
  2. Jenis soal               : Lisan
  3. Instrumen test           : Terlampir


F. REFERENSI
               SATUAN ACARA PENYULUHAN
               ( KESEHATAN REPRODUKSI )




A. DENTITAS
  1. Topik / masalah       : Kesehatan Reproduksi
  2. Sub topik             : Remaja dan seks pranikah
  3. Tempat                : Balai Desa
  4. Waktu                 : 50 menit
  5. Sasaran               : Remaja
  6. Petugas               : Bidan


B. TUJUAN INSTRUKSIONAL
  1. Umum
     Setelah dilakukan penyuluhan tentang remaja dan seka pra nikah
     diharapkan audiens dapat mengetahui dan memahami tentang bahaya
     seks pra nikah.


  2. Khusus
     Setelah dilakukan penyuluhan tentang remaja dan seks pra nikah
     diharapkan audiens memahami tentang
     a. Pengertian remaja dan seks pra nikah
     b. Ciri-ciri remaja
     c. Faktor-faktor yang mendorong seks pra nikah
     d. Akibat seks pra nikah
C. MATERI ( Terlampir )
  1. Pengertian remaja dan seks pra nikah
  2. Ciri-ciri remaja
  3. Faktor-faktor yang mendorong seks pra nikah
  4. Akibat seks pra nikah


D. KEGIATAN PENYULUHAN


   KEGIATAN             PENYULUH      AUDIENCE     MEDIA      METODE
   Pembukaan      1.Mengucapkan       -Menjawab    Mikrofon Ceramah
   10 menit         salam              salam
                  2.Memperkenalkan -Mendeng-
                    diri               arkan
                  3.Menjelaskan
                    TIU dan TIK
                  4.Menjelaskan
                    cakupan materi
                    yang akan di
                    sampaikan
                  5.Melakukan                      Mikrofon
                    appersepsi                     Papan
                  6.Menjelaskan                    tulis
                    manfaat                        spidol
                    relevansi mem-
                    pelajari remaja
                    dan seks pra
                    nikah
Penyajian   1.Menjelaskan        -Menyimak   Flif       Ceramah
30 menit     pengertian          dan men-    Chart
             remaja dan seks     dengarkan   Mikrofon
             pra nikah
            2.Menjelaskan
             cirri-ciri remaja
            3.Menjelaskan
             factor-faktor
             yang mendorong
             seks pra nikah
            4.Memberi            -Bertanya              Tanya
             kesempatan                                 jawab
             audiens untuk
             bertanya
            5.Menjawab           -menyimak              Ceramah
             pertanyaan          dan men-
             audiens             dengarkan
            6.Menjelaskan
             akibat seks pra
             nikah
             -Menggali           -Sumbang
              pengetahuan        saran
              audiens
              mengenai
              remaja dan seks
              pra nikah
             -Memberi            -Menang-
              kesempatan         gapi
               audiens lain
               untuk
               menambahkan
              -Menyimpulkan        -Memperha
               pendapat            tikan
               audiens dan
               menjelaskan
               tentang akibat
               seks pra nikah
             6. Memberi            -Bertanya
               kesempatan pd
               audiens untuk
               menanyakan
               materi yang
               kurang jelas
             7. Menjawab           -Memperha
               pertanyaan          tikan
               audiens


Penutup 10   1.Menutup perte-      -Mendengar   Mikrofon Ceramah
menit         muan dengan          kan
              menyimpulkan
              materi yg telah di
              bahas
             2.Melakukan           -Menjawab
              evaluasi dg
              memberikan
              pertanyaan pd
                      audiens
                  3.Memberi salam        -Menjawab
                      penutup            salam




E. EVALUASI
  1. Prosedur              : Test akhir pertemuan
  2. Jenis soal            : Lisan
  3. Instrumen test        : Terlampir


F. REFERENSI
               SATUAN ACARA PENYULUHAN
           ( TABLET BESI BAGI IBU HAMIL )



A. DENTITAS
  1. Topik / masalah     : Penyuluhan ibu hamil
  2. Sub topik           : Tablet besi bagi ibu hamil
  3. Tempat              : Mushola desa Mulyorejo
  4. Waktu               : 50 menit
  5. Sasaran             : Ibu hamil
  6. Petugas             : Bidan


B. TUJUAN INSTRUKSIONAL
  1. Umum
     Setelah dilakukan penyuluhan tentang tablet besi bagi ibu hamil
     diharapkan audiens dapat mengetahui dan memahami pentingnya
     tablet besi selama kehamilan.


  2. Khusus
     Setelah dilakukan penyuluhan tentang tablet besi bagi ibu hamil
     diharapkan audiens memahami tentang
        a. Pengertian tablet besi
        b. Manfaat tablet besi bagi ibu hamil
        c. Kebutuhan/dosis dan efek samping tablet besi
        d. Bahan-bahan makanan yang mengandung zat besi
C. MATERI ( Terlampir )
  1. Pengertian tablet besi
  2. Manfaat tablet besi bagi ibu hamil
  3. Kebutuhan/dosis dan efek samping tablet besi
  4. Bahan-bahan makanan yang mengandung zat besi


D. KEGIATAN PENYULUHAN


   KEGIATAN          PENYULUH             AUDIENCE    MEDIA      METODE
   Pembukaan      1.Mengucapkan           -Menjawab   Mikrofon Ceramah
   10 menit         salam                 salam
                  2.Memperkenalkan -Mendeng-
                    diri                  arkan
                  3.Menjelaskan
                    TIU dan TIK
                  4.Menjelaskan
                    cakupan materi
                    yang akan di
                    sampaikan
                  5.Melakukan                         Mikrofon
                    appersepsi                        Papan
                  6.Menjelaskan                       tulis
                    manfaat                           spidol
                    relevansi mem-
                    pelajari tablet
                    besi bagi ibu
                    hamil
Penyajian   1.Menjelaskan        -Menyimak   Flif       Ceramah
30 menit     pengertian tablet   dan men-    Chart
             besi                dengarkan   Mikrofon
            2.Menjelaskan
             manfaat tablet
             besi
            3.Menjelaskan
             kebutuhan/dosis
             dan efek
             samping tablet
             besi
            4.Memberi            -Bertanya              Tanya
             kesempatan                                 jawab
             audiens untuk
             bertanya
            5.Menjawab           -menyimak              Ceramah
             pertanyaan          dan men-
             audiens             dengarkan
            6.Menjelaskan
             bahan-bahan
             makanan yang
             mengandung zat
             besi
             -Menggali           -Sumbang
              pengetahuan        saran
              audiens
              mengenai tablet
              besi bagi ibu
             hamil
            -Memberi             -Menang-
             kesempatan          gapi
             audiens lain
             untuk
             menambahkan
            -Menyimpulkan        -Memperha
             pendapat            tikan
             audiens dan
             menjelaskan
             tentang bahan-
             bahan makanan
             yang
             mengandung zat
             besi
           6. Memberi            -Bertanya
             kesempatan pd
             audiens untuk
             menanyakan
             materi yang
             kurang jelas
           7. Menjawab           -Memperha
             pertanyaan           tikan
             audiens
Penutup    1.Menutup perte-      -Mendengar   Mikrofon Ceramah
10 menit    muan dengan          kan
            menyimpulkan
            materi yg telah di
                      bahas
                  2.Melakukan               -Menjawab
                      evaluasi dg
                      memberikan
                      pertanyaan pd
                      audiens
                  3.Memberi salam           -Menjawab
                      penutup               salam




E. EVALUASI
  1. Prosedur                 : Test akhir pertemuan
  2. Jenis soal               : Lisan
  3. Instrumen test           : Terlampir


F. REFERENSI
               SATUAN ACARA PENYULUHAN
       ( PERSALINAN TENAGA KESEHATAN )



A. DENTITAS
  1. Topik / masalah     : Penyuluhan ibu bersalin
  2. Sub topik           : Persalinan tenaga kesehatan
  3. Tempat              : Mushola desa Mulyorejo
  4. Waktu               : 50 menit
  5. Sasaran             : Ibu hamil
  6. Petugas             : Bidan


B. TUJUAN INSTRUKSIONAL
  1. Umum
     Setelah dilakukan penyuluhan tentang persalinan oleh tenaga
     kesehatan diharapkan audiens dapat mengetahui dan memahami
     pentingnya bersalin ke tenaga kesehatan..


  2. Khusus
     Setelah dilakukan penyuluhan tentang persalinan oleh tenaga
     kesehatan diharapkan audiens memahami tentang :
        a. Persiapan sebelum persalinan
        b. Persalinan di rumah
        c. Tanda-tanda persalinan
        d. Tanda-tanda bahaya pada ibu bersalin
C. MATERI ( Terlampir )
   1. Persiapan sebelum persalinan
   2. Persalinan di rumah
   3. Tanda-tanda persalinan
   4. Tanda-tanda bahaya pada ibu bersalin




D. KEGIATAN PENYULUHAN


   KEGIATAN          PENYULUH          AUDIENCE    MEDIA      METODE
   Pembukaan      1.Mengucapkan        -Menjawab   Mikrofon Ceramah
   10 menit        salam               salam
                  2.Memperkenalkan -Mendeng-
                   diri                arkan
                  3.Menjelaskan
                   TIU dan TIK
                  4.Menjelaskan
                   cakupan materi
                   yang akan di
                   sampaikan
                  5.Melakukan                      Mikrofon
                   appersepsi                      Papan
                  6.Menjelaskan                    tulis
                   manfaat relevansi               spidol
                   mempelajari
                   persalinan oleh
                   tenaga kesehatan
Penyajian   1.Menjelaskan        -Menyimak   Flif       Ceramah
30 menit     tentang persiapan   dan men-    Chart
             sebelum             dengarkan   Mikrofon
             persalinan
            2.Menjelaskan
             tentang
             persalinan di
             rumah
            3.Menjelaskan
             tentang tanda-
             tanda persalinan
            4.Memberi            -Bertanya              Tanya
             kesempatan                                 jawab
             audiens untuk
             bertanya
            5.Menjawab           -menyimak              Ceramah
             pertanyaan          dan men-
             audiens             dengarkan
            6.Menjelaskan
             tanda-tanda
             bahaya pada ibu
             bersalin
             -Menggali           -Sumbang
              pengetahuan        saran
              audiens
              mengenai
              persalinan oleh
              tenaga
             kesehatan
            -Memberi             -Menang-
             kesempatan          gapi
             audiens lain
             untuk
             menambahkan
            -Menyimpulkan        -Memperha
             pendapat            tikan
             audiens dan
             menjelaskan
             tentang tanda-
             tanda bahaya
             ibu bersalin
           6. Memberi            -Bertanya
             kesempatan pd
             audiens untuk
             menanyakan
             materi yang
             kurang jelas
           7. Menjawab           -Memperha
             pertanyaan           tikan
             audiens


Penutup    1.Menutup perte-      -Mendengar   Mikrofon Ceramah
10 menit    muan dengan          kan
            menyimpulkan
            materi yg telah di
            bahas
                  2.Melakukan             -Menjawab
                      evaluasi dg
                      memberikan
                      pertanyaan pd
                      audiens
                  3.Memberi salam         -Menjawab
                      penutup             salam




E. EVALUASI
  1. Prosedur               : Test akhir pertemuan
  2. Jenis soal             : Lisan
  3. Instrumen test         : Terlampir


F. REFERENSI
                   ANEMIA PADA IBU HAMIL



A.   PENGERTIAN ANEMIA
            Anemia adalah jumlah sel darah merah menurun atau kadar Hb
     menurun di bawah normal (normal wanita 12 gr%, pria 14 gr%).
     Wanita hamil dikatakan anemia apabila kadar Hb nya di bawah 10
     gr%. Untuk mengetahui secara pasti kadar Hb dilakukan tes darah.


B.   CIRI-CIRI IBU HAMIL DENGAN ANEMIA
        Pucat
        Lemah
        Letih
      Lesu
        Nafas terengah-engah
        Nyeri dada
        Ikterus
        Petechiae
            Biasanya ibu hamil dengan anemia mengeluhkan sebagian atau
     keseluruhan      ciri-ciri di atas, dan unutuk memastikannya harus
     dengan tes kadar Hb dalam darah.


C.   PENATALAKSANAAN              DAN     PENCEGAHAN          ANEMIA
     PADA IBU HAMIL
         Penatalaksanaan dan pencegahan yang umum dilakukan adalah
         dengan pemberian suplemen zat besi selama masa kehamilan
         dengan aturan tertentu sewaktu ANC
Pencegahan bisa dilakukan secara mandiri dengan mengkonsumsi
makanan yang mengandung gizi seimbang (4 sehat 5 sempurna)
dan memperbanyak konsumsi makan yang mengandung zat besi
seperti sayur mayur dan buah-buahan.
Periksakan sedini mungkin apabila disinyalir ada tanda-tanda
anemia, agar langkah-langkah antisipasi bisa segera dilakukan.
           BAHAYA ROKOK TERHADAP TUBUH



A. PENGERTIAN ROKOK
               Rokok merupakan salah satu zat adiktif yang bila digunakan
   mengakibatkan       bahaya   kesehatan   bagi   diri   sendiri   maupun
   masyarakat, oleh karena itu diperlukan berbagai kegiatan pengamanan
   rokok bagi kesehatan.         Rokok adalah hasil olahan tembakau
   terbungkus termasuk cerutu atau bentuk lainnya yang mengandung
   nikotin dan tar dengan atau tanpa bahan tambahan.


B. KANDUNGAN ROKOK
               Setiap batang rokok yang dinyalakan akan mengeluarkan
   lebih 4000 bahan kimia beracun yang membahayakan dan membawa
   maut. Dengan ini setiap sedutan itu menyerupai satu sedutan maut.


   Di antara kandungan asap rokok:
   -   Bahan radioaktif (polonium-201)
   -   Bahan-bahan yang digunakan di dalam cat (acetone)
   -   Pencuci lantai (ammonia)
   -   Racun serangga (DDT)
   -   Tar mengandung racun anai-anai (arsenic)
   - Gas beracun (hydrogen cyanide) yang digunakan di “kamar gas
       maut” bagi narapidana yang menjalani hukuman mati, dan banyak
       lagi.
            Bagaimanapun, racun paling penting adalah Tar, Nikotin dan
   karbon monoksida.       Sekurang-kurangnya 43 bahan kimia yang
   diketahui menjadi penyebab kanker (karsinogen).
            Nikotin turut menjadi puncak utama risiko serangan penyakit
   jantung dan strok. Hampir satu perempat penderita penyakit jantung
   adalah hasil puncak dari tabiat merokok. Karbon Monoksida adalah
   gas beracun yang biasanya dikeluarkan oleh kendaraan. Apabila racun
   rokok itu memasuki tubuh manusia ataupun hewan, yang akan
   membawa kerusakkan pada setiap organ, yaitu bermula dari hidung,
   mulut,   tenggorokan,     saluran   pernafasan,   paru-paru,   saluran
   pencernaan, aliran darah, jantung, organ reproduksi, ke saluran
   kencing dan kandung kencing, yaitu apabila sebagian dari racun-racun
   itu dikeluarkan dari tubuh.


C. BAHAYA ROKOK
  1. Efek racunnya terhadap perokok dibandingkan yang tidak merokok

           14x menderita kanker paru-paru, mulut, dan tenggorokan
           4x menderita kanker esophagus
           2x kanker kandung kemih
           2x serangan jantung

   2. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat
      bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan
      pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin
      tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat
      yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih
      berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.
3. Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karena
  rokok bersifat candu yang sulit dilepaskan dalam kondisi apapun.
  Seorang perokok berat akan memilih merokok daripada makan jika
  uang yang dimilikinya terbatas.

4.Harga rokok yang mahal akan sangat memberatkan orang yang
  tergolong miskin, sehingga dana kesejahteraan dan kesehatan
  keluarganya sering dialihkan untuk membeli rokok. Rokok dengan
  merk terkenal biasanya dimiliki oleh perusahaan rokok asing yang
  berasal dari luar negeri, sehingga uang yang dibelanjakan perokok
  sebagaian akan lari ke luar negeri yang mengurangi devisa negara.
  Pabrik rokok yang mempekerjakan banyak buruh tidak akan
  mampu meningkatkan taraf hidup pegawainya, sehingga apabila
  pabrik rokok ditutup para buruh dapat dipekerjakan di tempat
  usaha lain yang lebih kreatif dan mendatangkan devisa.

5. Sebagian perokok biasanya akan mengajak orang lain yang belum
  merokok untuk merokok agar merasakan penderitaan yang sama
  dengannya, yaitu terjebak dalam ketagihan asap rokok yang jahat.
  Sebagian perokok juga ada yang secara sengaja merokok di tempat
  umum agar asap rokok yang dihembuskan dapat terhirup orang
  lain, sehingga orang lain akan terkena penyakit kanker.

6. Kegiatan yang merusak tubuh adalah perbuatan dosa, sehingga
  rokok dapat dikategorikan sebagai benda atau barang haram yang
  harus dihindari dan dijauhi sejauh mungkin. Ulama atau ahli agama
  yang merokok mungkin akan memiliki persepsi yang berbeda
  dalam hal ini.
D. UPAYA PENCEGAHAN
           Dalam upaya preventif, motivasi untuk menghentikan
   perilaku merokok penting untuk dipertimbangkan dan dikembangkan.
   Dengan menumbuhkan motivasi dalam diri untuk berhenti atau tidak
   mencoba untuk merokok, akan membuat mereka mampu untuk tidak
   terpengaruh oleh godaan merokok yang datang dari teman, media
   massa atau kebiasaan keluarga/orangtua.
           Suatu program kampanye anti merokok yang dilakukan dapat
   dijadikan contoh dalam melakukan upaya pencegahan agar tidak
   merokok, karena ternyata program tersebut membawa hasil yang
   menggembirakan. Kampanye anti merokok ini dilakukan dengan cara
   membuat berbagai poster, film dan diskusi-diskusi tentang berbagai
   aspek yang berhubungan dengan merokok. Lahan yang digunakan
   untuk kampanye ini adalah sekolah-sekolah, televisi atau radio. Pesan-
   pesan yang disampaikan meliputi:
        Meskipun orang tuamu merokok, kamu tidak perlu harus meniru,
        karena kamu mempunyai akal yang dapat kamu pakai untuk
        membuat keputusan sendiri.
        Iklan-iklan    merokok   sebenarnya    menjerumuskan      orang.
        Sebaiknya kamu mulai belajar untuk tidak terpengaruh oleh iklan
        seperti itu.
        Kamu tidak harus ikut merokok hanya karena teman-temanmu
        merokok. Kamu bisa menolak ajakan mereka untuk ikut
        merokok.
           Perilaku merokok akan memberikan dampak bagi kesehatan
   secara jangka pendek maupun jangka panjang yang nantinya akan
   ditanggung tidak saja oleh diri kamu sendiri tetapi juga akan dapat
   membebani orang lain (misal: orangtua)
             TABLET BESI SELAMA KEHAMILAN


A.   Pengertian tablet besi
            Zat besi adalah mineral yang dibutuhkan untuk membentuk
     sel darah merah (hemoglobin). Selain itu, mineral ini juga berperan
     sebagai komponen untuk membentuk mioglobin (protein yang
     membawa oksigen ke otot), kolagen (protein yang terdapat pada
     tulang, tulang rawan, dan jaringan penyambung), serta enzim. Zat
     besi juga berfungsi dalam sisten pertahanantubuh.
            Saat hamil, kebutuhan zat besi meningkat mencapai dua kali
     lipat dari kebutuhan sebelum hamil. Hal ini terjadi karena selama
     hamil volume darah meningkat hingga 50%, sehingga perlu lebih
     banyak zat besi untuk membentuk hemoglobin. Selain itu,
     pertumbuhan janin dan plasenta yang sangat pesat juga memerlukan
     zat besi.
            Dalam keadaan tidak hamil, kebutuhan zat besi biasanya
     dipengaruhi dari menu makan yang sehat dan seimbang. Tetapi
     dalam kehamilan, suplai zat besi dari makanan masih belum
     mencukupi sehingga diperlukan suplemen berupa tablet besi.

B.   Manfaat tablet besi bagi ibu hamil
            Tablet besi selama kehamilan sangat penting karena dapat
     membantu proses pembentukan sel darah merah sehingga dapat
     mencegah     terjadinya   anemia/    penyakit   kekurangan   darah.
     Kekurangan zat besi (anemia defisiensi zat besi) selama hamil dapat
     berdampak tidak baik bagi ibu maupun janin. Perdarahan yang
     banyak sewaktu melahirkan berefek lebih buruk pada ibu hamil yang
     anemia. Kekurangan zat besi juga mempengaruhi pertumbuhan janin
     sehingga saat lahir, berat badannya di bawah normal ( BBLR).
     Akibat lain dari anemia defisiensi besi selama hamil adalah bayi
     lahir premature.

C.   Kebutuhan / dosis zat besi selama kehamilan
           Tablet besi atau Tablet Tambah Darah (TTD) diberikan pada
     ibu hamil sebanyak satu tablet setiap hari berturut-turut selama 90
     hari selama masa kehamilan. TTD mengandung 200 mg ferro sulfat
     setara dengan 60 miligram besi elemental dan 0,25 mg asam folat.
     Penanggulan anemia pada balita diberikan preparat besi dalam
     bentuk sirup.

D.   Bahan-bahan makanan yang mengandung zat besi
           Sumber makanan yang banyak mengandung zat besi terdapat
     dalam bahan makanan hewani, kacang-kacangan dan sayuran
     berwarna hijau tua misalnya daging, ayam, ikan, kerang, telur,
     sereal, bayam dan lain-lain. Vitamin C dianggap dapat membantu
     penyerapan zat besi di usus terutama zat besi yang berasal dari
     tumbuhan. Sebaliknya teh, kopi dan kalsium dianggap dapat
     mengurangi penyerapan zat besi jika dikonsumsi dalam dua jam
     setelah makan makanan kaya zat besi.
           Kekurangan pemenuhan Fe oleh tubuh memang sering
     dialami karena rendahnya tingkat penyerapan Fe di dalam tubuh
     terutama dari sumber Fe nabati yang hanya diserap1-2%. Penyerapan
     Fe asal bahan makanan hewani dapat mencapai 10-20%. Fe bahan
     makanan hewani (heme) lebih mudah diserap daripada Fe nabati
     (non heme). Keanekaragaman konsumsi makanan sangat penting
     dalam membantu meningkatkan penyerapan Fe di dalam tubuh.
     Kehadiran protein hewani, vitamin C, vitamin A, zinc, asam folat,
zat gizi mikro lain dapat meningkatkan penyerapan zat besi dalam
tubuh. Manfaat lain mengkonsumsi makanan sumber zat besi adalah
terpenuhinya kecukupan vitamin A karena makanan sumber zat besi
umumnya adalah sumber vitamin A.
                        IMUNISASI DASAR

A.   Pengertian Imunisasi Dasar

     Imunisasi adalah membuat tubuh kebal terhadap penyakit tertentu.
     Imunisasi dasar adalah imunisasi yang diberikan pada bayi umur 0 –
     1 tahun.

B.   Macam-macam dan jadwal pemberian imunisasi dasar

        Imunisasi polio

        Bibit penyakit yang menyebabkan polio adalah virus. Pemberian
        imunisasi polio melalui mulut sebanyak 2 tetes langsung dari
        botol ke mulut bayi tanpa menyentuh mulut bayi. Imunisasi polio
        diberikan 4 kali.

        Imunisasi Campak

        Bibit penyakit yang menyebabkan penyakit campak adalah virus.
        Pemberian imunisasi campak melalui suntikan.

        Imunisasi BCG

        BCG melindungi anak terhadap penyakit tuberculosis. Diberikan
        secara suntikan.

        Imunisasi DPT

        DPT terdiri dari Difteri , Pertusis (Batuk rejan ), dan tetanus.
        DPT diberikan 3 kali yaitu DPT I, DPT 2 , DPT 3 . Diberikan
        secara suntikan.
        Imunisasi hepatitis B

        Hepatitis B1, Hepatitis B2, Hepatitis B3. diberikan secara
        suntikan

     Jadwal Pemberian Imunisasi

       Imunisasi      Pemberian         Selang waktu       Umur
                       Imunisasi          pemberian
         BCG               1x                    -       0 – 2 bulan
         DPT               3x                 4 minggu     2 bulan

                      (DPT 1,2,3)
        POLIO              4x                 4 minggu     2 bulan

                    ( Polio 1,2,3,4 )
      CAMPAK               1x                    -         9 bulan
     HEPATITIS      3 x ( HB1, HB2,      4 MINGGU          3 bulan
           B             HB3)




B.   Manfaat imunisasi dasar

      Menghindari terjadinya penyakit TBC
      Mencegah terjadinya penyakit difteri , pertusis ( batuk rejan )
        tetanus , campak dan poliomyelitis.
      Mencegah kecacatan dan kematian
                     ASI EKSKLUSIF




A. PENGERTIAN ASI EKSKLUSIF
         Air Susu Ibu adalah makanan terbaik dan alamiah untuk bayi.
  Asi Eksklusif adalah pemberian hanya ASI saja tanpa makanan dan
  minuman lain.


B. LANGKAH-LANGKAH PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF

  1. Sebelum menyusui ASI dikeluarkan sedikit kemudian dioleskan
     pada puting susu dan areola sekitarnya.

  2. Bayi diletakkan menghadap perut ibu / payudara. Ibu duduk atau
     berbaring santai. Bila duduk lebihbaik menggunakan kursi yang
     rendah agar kaki ibu tidak tergantung dan punggung ibu
     bersandar pada sandaran kursi.

  3. Bayi dipegang dengan satu lengan, kepala bayi terletak pada
     lengkung siku ibu dan bokong bayiterletak pada lengan . kepala
     bayi tidak boleh tertengadah dan bokong bayi ditahan dengan
     telapak tangan ibu.

  4. Satu tangan bayi diletakkan di belakang badan ibu dan yang satu
     di depan.

  5. Perut bayi menempel pada ibu, kepala bayi menghadap pada
     payudara.

  6. Telinga dan lengan bayi terletak pada satu garis lurus
  7. Ibu menatap bayi dengan rasa kasih sayang

  8. Payudara di pegang dengan ibu jari di atas dan ibu jari yang lain
     menopang di bawah.

  9. Bayi diberi rangsangan untuk membuka mulut dengan cara
     menyentuh pipi dengan puting susu atau menyentuh sisi mulut
     bayi.

  10.Setelah bayi membuka mulut, dengan cepat kepala bayi
     didekatkan ke payudara dan puting serta areola dimasukkan ke
     mulut bayi, setelah bayi mulai menghisap payudara tidak perlu
     ditopang lagi.

C. MANFAAT PEMBERIAN ASI BAGI IBU DAN BAYI

  1. Manfaat pemberian ASI bagi Ibu
     1. Merangsang kembalinya kandungan ke bentuk dan ukuran
        semula,       sehingga   mengurangi      perdarahan   sesudah
        melahirkan.
     2. Menjarangkan kelahiran, karena pada ibu yang menyusui
        secara eksklusif, ASI menekan kesuburan.
     3. Tidak perlu mengeluarkan biaya.
     4. Mempunyai keuntungan psikologis, karena menimbulkan rasa
        bangga dan diperlukan.
     5. Mengurangi kejadian kanker payudara.



  2. Manfaat pemberian ASI bagi bayi

     a. Mengandung zat gizi (protein, lemak, karbohidrat, garam dan
        mineral serta vitamin) yang cukup dan sesuai untuk bayi.
b. Mengandung zat pelindung terhadap infeksi oleh berbagai
   kuman penyakit.
c. Bayi tidak mudah menderita diare
d. Tidak menimbulkan alergi.
e. Mengurangi kejadian gigi keropos
f. Mengurangi kejadian pertumbuhan gigi yang kurang baik
g. Memberikan keuntungan psikologis, karena bayi
   berhubungan erat dengan ibu sehingga timbul rasa aman dan
   kepercayaan pada bayi.
             REMAJA DAN SEKS PRA NIKAH


A.   Pengertian Remaja dan Seks Pra nikah
     Pengertian Remaja :
     1. Kelompok 10-19 tahun, belum menikah
     2. Masa peralihan dari masa kanak-kanak menjelang dewasa
     3. Masa rawan dan kritis karena perkembangan emosi dan perilaku
       Masih belum stabil.


     Pengertian Seks Pra Nikah :
     Seks pranikah adalah hubungan seksual yang dilakukan remaja
     semelum menikah


B.   Ciri-ciri remaja
     Ciri-ciri psikis:
      1. Cenderung ingin bebas
      2. Ingin coba-coba
      3. Lebih suka berkelompok
      4. Mudah terpengaruhi


     Ciri-ciri fisik :
      1. Pada remaja putri : Payudara membesar, Panggul melebar,
      2. Mengalami menstruasi
      3. Pada remaja putra : Suara berubah, Jakun membesar, mimpi
        Basah.
C.   Faktor-faktor yang mendorong seks pra nikah
        Dorongan seksual adalah normal, juga dialami remaja
        Factor-faktor yang mempengaruhi dorongan seksual :
        • Menonton gambar porno
        • Melihat gambar porno
        • Mendengar cerita porno
        • Berduaan ditempat sepi
        • Berkhayal tentang seksual
        • Menggunakan zat perangsang (narkoba)


D.   Akibat seks pra nikah
     - Kehilangan keperawanan dan keperjakaan
     - Tertular Penyalit Menular Seksual (PMS)
     - Kehamilan tidak diinginkan
     - Kawin paksa
         PERSALINAN TENAGA KESEHATAN



A.   PERSIAPAN SEBELUM PERSALINAN

     1. Sejak awal ibu hamil dan suami harus menentukan persalinan ini
        ditolong oleh bidan atau dokter.
     2. Suami/keluarga perlu menabung untuk biaya persalinan
     3. Siapkan donor darah, jika sewaktu-waktu diperlukan ibu.
     4. Ibu dan suami menanyakan ke bidan/dokter kapan perkiraan
        tanggal persalinan.
     5. Ibu dan suami minta penjelasan Inisiasi Menyusui Dini ( IMD )
        dan pemberian ASI eksklusif.

C.   PERSALINAN DI RUMAH

     Jika bersalin di rumah suami atau keluarga perlu menyiapkan :

     1. Ruangan yang terang, tempat tidur dengan alas kain yang bersih
     2. Air bersih dan sabun untuk cuci tangan
     3. Kain, handuk dan pakaian bayi yang bersih serta kering
     4. Kain dan pakaian ganti yang bersih dan kering bagi ibu setelah
        melahirkan

C.   TANDA-TANDA PERSALINAN

     1. mulas-mulas yang teratur timbul semakin sering dan semakin
        lama.
     2. Keluar lender bercampur darah dari jalan lahir.
     3. Keluar cairan ketuban dari jalan lahir akibat pecahnya selaput
        ketuban.
D.   TANDA-TANDA BAHAYA PADA IBU BERSALIN

     1. Bayi tidak lahir dalam 12 jam sejak terasa mulas.
     2. Pendarahan lewat jalan lahir
     3. Tali pusat atau tangan bayi keluar dari jalan lahir
     4. Ibu tidak kuat mengejan atau mengalami kejang
     5. Air ketuban keruh atau berbau
     6. Setelah bayi lahir, ari-ari tidak keluar
     7. Ibu gelisah atau mengalami kesakitan yang hebat.
           (PRILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT)



A. PENGERTIAN PHBS

           PHBS adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang, kelompok
  atau masyarakat yang sesuai dengan norma-norma kesehatan, untuk
  memperoleh derajat kesehatan yang optimal, menolong dirinya sendiri,
  dan berperan secara aktif dalam pembangunan di bidang kesehatan.

B. TUJUAN PENINGKATAN PHBS

           Meningkatkan    pengetahuan,   kesadaran,     kemauan,    dan
  kemampuan masyarakat untuk hidup bersih dan sehat.

C. LIMA PROGRAM PRIORITAS PHBS
  • Kesehatan ibu dan anak ( KIA )
  • Kesehatan lingkungan
  • Gizi
  • Gaya hidup sehat
  • Upaya kesehatan

D. LINGKUNGAN BERSIH MENCIPTAKAN HIDUP SEHAT

  • Menggunakan air bersih untuk keperluan sehari-hari

  • Mencuci tangan dengan sabun

  • Menggunakan jamban untuk menghindari terjangkitnya berbagai

   macam penyakit dan menjaga kebersihan lingkungan

  • Mengelola sampah yang sesuai dengan syarat kesehatan
E. INDIKATOR PHBS
  Untuk mencapai tujuan yang diharapkan maka dipergunakan indikator,
  yaitu :
  • Pemeriksaan kehamilan oleh petugas kesehatan
  • Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan
  • Menjadi peserta KB
  • Balita ditimbang setiap bulannya
  • Pemberian imunisasi pada bayi
  • Penggunaan jamban
  • Penggunaan air bersih
  • Penampungan air bersih dan bebas jentik nyamuk
  • Rumah dan halaman bersih
  • Makan dengan menu seimbang
  • Menggunakan garam beryodium
  • Kebersihan kuku selalu terjaga
  • Semua anggota keluarga tidak merokok
  • Pernah mendengar informasi tentang AIDS
  • Memanfaatkan sarana pelayanan kesehatan
  • Menjadi peserta dana sehat ( JPKM )
                   KELUARGA BERENCANA

                ( METODE KONTRASEPSI )



A.   Pengertian KB

     Keluarga berencana adalah ditujukan kepada ibu untuk mengatur
     jumlah dan jarak antar kelahiran anak yang di inginkan.

B.   Pengertian Kontrasepsi

     • Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan

     • Alat kontrasepsi adalah alat/obat-obatan untuk mencegah
       kehamilan

C.   Jenis-Jenis Alat Konrasepsi

     a.    METODE SEDERHANA

           1.      Tanpa alat/obat

                   • Senggama terputus
                   • Pantang berkala
                   • Amennorhe sekunder

           2.      Dengan alat/obat

                   • Kondom
                   • Diafragma/kap
                   • Cream,jelly dan cairan berbusa
                   • Tablet berbusa (vaginal tablet)
                   • Intravag (tisu KB)
     b.   METODE EFEKTIF

          1. Pil KB
          2. AKDR
          3. Suntikan KB
          4. Susuk KB

     c.   METODE MANTAP

          1. MOW (Tubektomi)
          2. MOP (Vasektomi)



D.   Macam-Macam Kontrasepsi :

         SENGGAMA TERPUTUS

          Senggama dijalankan sebagaimana biasa tetapi pada puncak
          senggama, kemaluan pria (zakar) dikeluarkan dari vagina,
          sehingga mani keluar dari vagina.

          Keuntungan

          Merupakan kontrasepsi yang paling praktis

          Kerugian

           Memerlukan penguasaan diri yang kuat
           Kemungkinan ada sedikit cairan yang mengandung
             spermatozoa

         KONDOM

          Adalah suatu karet tipis yang dipakai menutupi zakar sebelum
          dimasukkan ke dalam vagina untuk mencegah terjadinya
          pembuahan.
    Cara kerja:
    Mencegah spermatozoa bertemu dengan ovum/sel telur pada
    waktu senggama karena sperma tertampung dalam kondom.

    Keuntungan:
    • Murah, mudah didapat
    • Mudah dipakai sendiri
    • Dapat mencegah penyakit kelamin
    • Efek samping hampir tidak ada

    Kerugian:
    • Menunggu kenyamanan bersenggama
    • Harus ada persediaan
    • Dapat sobek bila tergesa-gesa

    Efek samping
    • Alergi terhadap karet kondom, segera hentikan pemakaian
    kondom.
    • Lecet-lecet karena kurang licin, sebaiknya gunakn kondom
    yang ada pelicinya, dan jangan terburu-buru.



   PIL KB

    Cara kerja:
    • Menekan ovulasi yang akan mencegah lepasnya sel telur
    dari ovarium.
    • Mengendalikan lender mulut rahim sehingga sel mani tidak
    dapat masuk ke dalam rahim.
    • Menipiskan lapisan endometrium.
    Keuntungan:
    • Mudah menggunakanya
    • Mencegah anemia defisiensi besi
    • Cocok untuk menunda kehamilan pertama pada dari PUS
    muda

    Kerugian:
    • Harus disiplin
    • Dapat mengurangi ASI

    Macam-macam pil KB:
    1. Pil dosis tinggi berisi 50 mg
    Mengandung estrogen 50-150 mg dan progesterone 1-10 mg
    2. Pil dosis rendah (low dose)
    Mengandung estrogen dan progesterone dengan dosis lebih
    rendah
    3. Pil mini
    Pil yang mengandung hormone progesterone

    Efek samping
    • Perdarahan di luar haid (spoting)
    • Rasa mual
    • Timbul flek-flek hitam
    • Nyeri kepala
    • Penambahan BB
    • Hipertensi

   SUNTIK

    Cara kerja:
     • Mencegah lepasnya sel telur dari indung telur wanita.
     • Mengentalkan lender mulut rahim, sehingga sel mani tidak
     dapat masuk dalam rahim.
     • Menipiskan endometrium rahim.

    Macam-macam suntik KB
     • Depoprovera dosis 150 mg/3cc
     • Notisterat dengan dosis 200 mg/1cc

    Keuntungan:
     • Sangat efektif dengan kegagalan kurang dari 1%
     • Tidak mempengaruhi produksi ASI

    Kerugian:
     Menyebabkan efek samping antara lain:
     • Gangguan haid seperti amenorhea
     • Pusing
     • Mual
     • Kenaikan BB



   ALAT KONTRASEPSI BAWAH KULIT / IMPLANT /

    SUSUK

    Susuk KB ini berisi levonorgestrel, terdiri dari 3 kapsul yang
    diinsersikan di bawah kulit lengan atas bagian dalam kurang
    lebih 6-10 cm dari lipat siku.

    Cara kerja:
    Norplant yang telah dimasukkan akan mencegah kehamilan
    selama tetap berada di tempat tersebut.
    Kelebihan:
    • Praktis, efektif
    • Tidak ada faktor lupa
    • Tidak menekan produksi ASI
    • Masa pakai jangka panjang (5 tahun)

    Kekurangan:
    • Harus dipasang dan diangkat oleh petugas kesehatan yang
    terlatih.
    • Lebih mahal daripada KB yang pendek.
    • Implant sering mengubah pola haid.

    Efek samping:
    • Gangguan haid seperti amenorhea
    • Jerawat
    • Perubahan BB
    • Nyeri
    • Hematoma pada daerah pemasangan atau pencabutan



   ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR/IUD)

    Adalah alat kontrasepsi yang dimasukkan ke dalam rahim
    yang bentuknya bermacam-macam, terdiri dari plastik.

    Cara kerja:
    Dengan adanya alat ini, maka terjadi perubahan pada
    endometrium yang mengakibatkan kerusakan (lysis) pada
    sperma yang masuk. Tembaga pada AKDR akan menghalangi
    mobilitas     atau   pergerakan   sperma,   mematikan   hasil
    pembuahan.
   DIAFRAGMA/CAP

    Terbuat dari karet yang berbentuk mangkok dipakai untuk
    menutupi servik.

    Cara kerja :
    Mencegah masuknya mani ke dalam servik sehingga
    pembuahan tidak terjadi. Besarnya disesuaikan.

   INTRAVAG (tisu KB)

    Adalah alat kontrasepsi wanita yang digunakan dalam vagina
    sebelum bersenggama yang berbentuk keras, tipis dan
    mengandung obat spermisida.

    Cara kerja:
    Alkil fenoksi politoksi ethanol yang bekerja sebagai
    spermatisida (mematikan sperma).

    Efek samping:
    1. Gatal-gatal
    2. Meningkatnya pengeluaran cairan vagina
    3. Iritasi dinding vagina
    4. Perdarahan
    5. Keputihan
    6. Nyeri

   VASEKTOMI

    Adalah tindakan memotong dan menutup saluran mani yang
    menyalurkan sel mani keluar dari pusat produksinya di testis.
    Mekanisme kerja:
    Penutupan vas deferens dengan cara diikat (ligasi) dengan
    menggunakan klip, cincin untuk mencegah pengeluaran
    sperma.

   TUBEKTOMI

    Adalah tindakan pembedahan untuk mengakhiri kesuburan.
    Mekanisme kerja:
    Dengan memotong atau mengikat tuba sehingga ovum tidak
    bertemu dengan sperma.

    Keuntungan:
    Masa klimakterium dalam suasana alami

    Kerugian:
    Membutuhkan waktu operasi lebih panjang/lama
               SATUAN ACARA PENYULUHAN
       (PRILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT)


A. IDENTITAS
  1. Topik / masalah    : Prilaku Hidup Bersih dan Sehat
  2. Sub topik          : Kebersihan Lingkungan
  3. Tempat             : Balai Desa
  4. Waktu              : 50 menit
  5. Sasaran            : Masyarakat Desa
  6. Petugas            : Bidan


B. TUJUAN INSTRUKSIONAL
  1. Umum
     Setelah dilakukan penyuluhan tentang Perilaku Hidup Bersih dan
     Sehat di harapkan audiens dapat memahami pentingnya kebersihan
     lingkungan
  2. Khusus
     Setelah dilakukan penyuluhan tentang Perilaku Hidup Bersih dan
     Sehat di harapkan audiens memahami tentang :
     a. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS )
     b. Tujuan PHBS
     c. Pentingnya PHBS


C. MATERI ( Terlampir )
  1. Pengertian PHBS
  2. Tujuan PHBS
  3. Pentingnya PHBS
D. KEGIATAN PENYULUHAN
 KEGIATAN      PENYULUH         AUDIENCE    MEDIA      METODE
 Pembukaan   1.Mengucapkan      -Menjawab   Mikrofon Ceramah
 10 menit     salam             salam
             2.Memperkenalkan   Mendengar
              diri              -kan
             3.Menjelaskan
              TIU dan TIK
             4.Menjelaskan
              cakupan materi
              yang akan di
              sampaikan
             5.Melakukan                    Mikrofon
              appersepsi                    Papan
             6.Menjelaskan                  tulis
              manfaat                       spidol
              relevansi mem-
              pelajari PHBS




 Penyajian   1.Menjelaskan      -Menyimak   Flif       Ceramah
 30 menit     pengertian PHBS   dan men-    Chart
             2.Menjelaskan      dengarkan   Mikrofon
              Tujuan PHBS
             3.Memberi          -Bertanya              Tanya
              kesempatan                               jawab
              audiens untuk
              bertanya
4.Menjawab          -menyimak   Ceramah
 pertanyaan         dan men-
 audiens            dengarkan
5.Menjelaskan       -Sumbang
 pentingnya         saran
 PHBS
 -Menggali          -Menang-
  pengetahuan       gapi
  audiens tentang
  PHBS
 -Memberi           -Memperha
  kesempatan        tikan
  audiens lain
  untuk
  menambahkan
 -Menyimpulkan      -Bertanya
  pendapat
  audiens dan
  menjelaskan
  tujuan PHBS
6. Memberi          -Memperha
  kesempatan pd     tikan
  audiens untuk
  menanyakan
  materi yang
  kurang jelas
7. Menjawab
  pertanyaan
                      audiens


 Penutup          1.Menutup perte-      Mendengar-    Mikrofon Ceramah
 10 menit          muan dg                 kan
                   menyimpulkan
                   materi yg telah di
                   bahas
                  2.Melakukan           -Menjawab
                   evaluasi dg
                   memberikan
                   pertanyaan pd
                   audiens
                  3.Memberi salam       -Menjawab
                   penutup                 salam




E. EVALUASI
  1. Prosedur                : Test akhir pertemuan
  2. Jenis soal              : Lisan
  3. Instrumen test          : Terlampir


F. REFERENSI
               SATUAN ACARA PENYULUHAN
                  (METODE KONTRASEPSI)


A. IDENTITAS
  1. Topik / masalah     : Keluarga Berencana
  2. Sub topik           : Metode Kontrasepsi
  3. Tempat              : Balai Desa
  4. Waktu               : 50 menit
  5. Sasaran             : Pasangan Usia Subur
  6. Petugas             : Bidan


B. TUJUAN INSTRUKSIONAL
  1. Umum
     Setelah dilakukan penyuluhan tentang Keluarga berencana di
     harapkan audiens dapat memahami tentang metode kontrasepsi
  2. Khusus
     Setelah dilakukan penyuluhan tentang metode kontrasepsi di
     harapkan :
     a. Ibu mengetahui alat-alat kontrasepsi
     b. Ibu mengetahui efek samping/komplikasi dari kontrasepsi
     c. Ibu mengetahui keuntungan dan kerugian dari kontrasepsi


C. MATERI ( Terlampir )
  1. Macam-macam alat kontrasepsi
  2. Efek samping/komplikasi dari kontrasepsi
  3. Keuntungan dan kerugian dari kontrasepsi
D. KEGIATAN PENYULUHAN
KEGIATAN       PENYULUH          AUDIENCE    MEDIA      METODE
Pembukaan   1.Mengucapkan        -Menjawab   Mikrofon Ceramah
10 menit     salam               salam
            2.Memperkenalkan     Mendengar
             diri                -kan
            3.Menjelaskan TIU
             dan TIK
            4.Menjelaskan
             cakupan materi
             yang akan di
             sampaikan
            5.Melakukan                      Mikrofon
             appersepsi                      Papan
            6.Menjelaskan                    tulis
             manfaat relevansi               spidol
             mem-pelajari
             kontrasepsi




Penyajian   1.Menjelaskan        -Menyimak   Flif       Ceramah
30 menit     tentang macam2      dan men-    Chart
             alat kontrasepsi    dengarkan   Mikrofon
            2.Menjelaskan efek
             samping/komplik
             asi kontrasepsi
            3.Memberi            -Bertanya              Tanya
             kesempatan                                 jawab
 audiens untuk
 bertanya
4.Menjawab           -menyimak   Ceramah
 pertanyaan          dan men-
 audiens             dengarkan
5.Menjelaskan        -Sumbang
 kentungan dan       saran
 kerugian
 kontrasepsi
 -Menggali           -Menang-
  pengetahuan        gapi
  audiens tentang
  kontrasepsi
 -Memberi            -Memperha
  kesempatan         tikan
  audiens lain
  untuk
  menambahkan
 -Menyimpulkan       -Bertanya
  pendapat audiens
  dan menjelaskan
  keuntungan dan
  kerugian
  kontrasepsi
6. Memberi           -Memperha
  kesempatan pd      tikan
  audiens untuk
  menanyakan
                    materi yang
                    kurang jelas
                  7. Menjawab
                    pertanyaan
                    audiens


Penutup           1.Menutup perte-       Mendengar-    Mikrofon Ceramah
10 menit           muan dg                  kan
                   menyimpulkan
                   materi yg telah di
                   bahas
                  2.Melakukan            -Menjawab
                   evaluasi dg
                   memberikan
                   pertanyaan pd
                   audiens
                  3.Memberi salam        -Menjawab
                   penutup                  salam




E. EVALUASI
  1. Prosedur                 : Test akhir pertemuan
  2. Jenis soal               : Lisan
  3. Instrumen test           : Terlampir


F. REFERENSI
               SATUAN ACARA PENYULUHAN
     (PEMBINAAN KESEHATAN PADA LANSIA)


A. IDENTITAS
  1. Topik / masalah      : Lansia
  2. Sub topik            : Pembinaan Kesehatan Pada Lansia
  3. Tempat               : Balai Desa
  4. Waktu                : 50 menit
  5. Sasaran              : Lansia
  6. Petugas              : Bidan


B. TUJUAN INSTRUKSIONAL
  1. Umum
     Setelah dilakukan penyuluhan tentang lansia di harapkan audiens
     dapat memahami tentang kesehatan lansia
  2. Khusus
     Setelah dilakukan penyuluhan tentang lansia di harapkan audiens
     mengerti tentang :
     a. Gizi seimbang untuk lansia
     b. Olahraga bagi lansia
     c. Pemeliharaan kebersihan diri, keseimbangan istirahat, keamanan
        dan keselamatan


  C. MATERI ( Terlampir )
     a. Gizi seimbang untuk lansia
     b. Olahraga bagi lansia
     c. Pemeliharaan kebersihan diri, keseimbangan istirahat, keamanan
           dan keselamatan


D. KEGIATAN PENYULUHAN
KEGIATAN            PENYULUH          AUDIENCE    MEDIA      METODE
Pembukaan        1.Mengucapkan        -Menjawab   Mikrofon Ceramah
10 menit          salam               salam
                 2.Memperkenalkan     Mendengar
                  diri                -kan
                 3.Menjelaskan TIU
                  dan TIK
                 4.Menjelaskan
                  cakupan materi
                  yang akan di
                  sampaikan
                 5.Melakukan                      Mikrofon
                  appersepsi                      Papan
                 6.Menjelaskan                    tulis
                  manfaat relevansi               spidol
                  mempelajari
                  lansia




Penyajian        1.Menjelaskan        -Menyimak   Flif       Ceramah
30 menit          tentang gizi        dan men-    Chart
                  seimbang untuk      dengarkan   Mikrofon
                  lansia
2.Menjelaskan
 olahraga bagi
 lansia
3.Memberi           -Bertanya   Tanya
 kesempatan                     jawab
 audiens untuk
 bertanya
4.Menjawab          -menyimak   Ceramah
 pertanyaan         dan men-
 audiens            dengarkan
5.Menjelaskan       -Sumbang
 pemeliharaan       saran
 kebersihan diri,
 keseimbangan
 istirahat,
 keamanan dan
 keselamatan
 lansia
 -Menggali          -Menang-
  pengetahuan       gapi
  audiens tentang
  lansia
 -Memberi           -Memperha
  kesempatan        tikan
  audiens lain
  untuk
  menambahkan
            -Menyimpulkan        -Bertanya
             pendapat
             audiens dan
             menjelaskan
             tentang
             pemeliharaan
             kebersihan diri,    -Memperha
             keseimbangan        tikan
             istirahat,
             keamanan dan
             keselamatan
           6. Memberi
             kesempatan pd
             audiens untuk
             menanyakan
             materi yang
             kurang jelas
           7. Menjawab
             pertanyaan
             audiens


Penutup    1.Menutup perte-      Mendengar-   Mikrofon Ceramah
10 menit    muan dg              kan
            menyimpulkan
            materi yg telah di
            bahas
           2.Melakukan           -Menjawab
            evaluasi dg
                   memberikan
                   pertanyaan pd
                   audiens
                  3.Memberi salam       -Menjawab
                   penutup                 salam




E. EVALUASI
  1. Prosedur                : Test akhir pertemuan
  2. Jenis soal              : Lisan
  3. Instrumen test          : Terlampir


F. REFERENSI
                  SATUAN ACARA PENYULUHAN
        PEMBINAAN KESEHATAN PADA LANSIA




A. Gizi Seimbang Untuk Lansia
   Makanan yang baik untuk lansia, harus memenuhi gizi seimbang paling
   tidak kandungan dalam makanan yang dikonsumsi harus terdiri dari
   makanan yang mengandung sumber energi ( nasi, ketela pohon,
   sagu,roti ), protein (tahu, tempe, daging-dagingan, telur ), dan lemak.

B. Olahraga Bagi Lansia
   Lansia perlu berolahraga agar tubuh tetap dalam keadaan sehat, kuat dan
   segar. Setiap lansia perlu melakukan olahraga secara teratur sesuai
   dengan keadaan dan kesehatan tubuhnya olahraga perlu dilakukan,
   karena lansia umumnya kurang aktivitas, jenis olahraga yang disarankan
   bagi lansia adalah olahraga ringan seperti senam ringan dan jalan kaki
   setiap pagi.

C. Pemeliharaan Kebersihan Diri
   Kebersihan diri sangat penting bagi lansia karena dengan memelihara
   kebersihan diri secara teratur dapat mengurangi kemungkinan terjadinya
   gangguan pada kulit dan anggota tubuh lain, serta badan terasa bersih
   dan segar.

D. Pemeliharaan Keseimbangan Istirahat atau Tidur
   Istirahat atau tidur cukup akan memberikan kesegaran fisik pada lansia.
   Pemeliharaan keseimbangan istirahat / tidur bagi lansia karena lansia
   sering mengalami gangguan pola tidur yang disebabkan menurunnya
   fungsi tubuh.
E. Pemeliharaan Keamanan dan Keselamatan
  Menurunnya fungsi fisik mengakibatkan lansia beresiko besar
  mengalami kecelakaan. Upaya peningkatan keamanan dan keselamatan
  pada lansia meliputi :


  -   Anjurkan lansia menggunakan alat bantu jika mengalami kesulitan

      berjalan

  -   Upayakan     lantai   tidak   licin,   rata,   dan   tidak   basah.
  -   Apabila memungkinkan, pasang pegangan di kamar mandi / WC.
  -   Gunakan sandal / sepatu yang beralas karet.

F. Pemeriksaan Kesehatan Bagi Lansia

  Dengan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, lansia mendapatkan
  bimbingan atau tindakan pengobatan secara dini.

G. Peran Keluarga Dalam Pembinaan Lansia

  Dukungan dan perhatian dari keluarga sangat berarti bagi lansia karena
  lansia akan merasa diperhatikan dan dibutuhkan, dan itu sangat berarti
  bagi lansia.
               SATUAN ACARA PENYULUHAN
                   GIZI PADA IBU HAMIL




A. IDENTITAS
  1. Topik / masalah     : Ibu hamil
  2. Sub topik           : Gizi ibu hamil
  3. Tempat              : Balai Desa
  4. Waktu               : 50 menit
  5. Sasaran             : Pengunjung posyandu
  6. Petugas             : Bidan
B. TUJUAN INSTRUKSIONAL
  1. Umum
     Setelah dilakukan penyuluhan tentang gizi ibu hamil di harapkan
     audiens dapat memahami tentang pentingnya gizi ibu hamil
  2. Khusus
     Setelah dilakukan penyuluhan tentang gizi ibu hamil di harapkan
     audiens mengerti tentang :
     a. Pengertian makanan bergizi
     b. Manfaat makanan bergizi bagi ibu hamil
     c. Zat-zat yang penting bagi ibu hamil
     d. Kebutuhan gizi ibu hamil
  C. MATERI ( Terlampir )
     a. Pengertian makanan bergizi
     b. Manfaat makanan bergizi bagi ibu hamil
     c. Zat-zat yang penting bagi ibu hamil
     d. Kebutuhan gizi ibu hamil
D. KEGIATAN PENYULUHAN
KEGIATAN      PENYULUH           AUDIENCE    MEDIA      METODE
Pembukaan   1.Mengucapkan        -Menjawab   Mikrofon Ceramah
10 menit     salam               salam
            2.Memperkenalkan     Mendengar
             diri                -kan
            3.Menjelaskan TIU
             dan TIK
            4.Menjelaskan
             cakupan materi
             yang akan di
             sampaikan
            5.Melakukan                      Mikrofon
             appersepsi                      Papan
            6.Menjelaskan                    tulis
             manfaat relevansi               spidol
             mempelajari gizi
             ibu hamil




Penyajian   1.Menjelaskan        -Menyimak   Flif       Ceramah
30 menit     tentang             dan men-    Chart
             pengertian          dengarkan   Mikrofon
             makanan bergizi
            2.Menjelaskan
             manfaat makanan
             bergizi bagi ibu
             hamil
3.Memberi            -Bertanya   Tanya
 kesempatan                      jawab
 audiens untuk
 bertanya
4.Menjawab           -menyimak   Ceramah
 pertanyaan          dan men-
 audiens             dengarkan
5.Menjelaskan zat-   -Sumbang
 zat yang penting    saran
 bagi ibu hamil
 -Menggali
  pengetahuan
  audiens tentang
  gizi ibu hamil
 -Memberi            -Menang-
  kesempatan         gapi
  audiens lain
  untuk
  menambahkan
 -Menyimpulkan       -Memperha
  pendapat           tikan
  audiens dan
  menjelaskan
  tentang
  kebutuhan gizi
  ibu hamil
6. Memberi           -Bertanya
  kesempatan pd
                    audiens untuk
                    menanyakan
                    materi yang
                    kurang jelas
                  7. Menjawab           -Memperha
                    pertanyaan             tikan
                    audiens


Penutup           1.Menutup perte-      Mendengar-    Mikrofon Ceramah
10 menit           muan dg                 kan
                   menyimpulkan
                   materi yg telah di
                   bahas
                  2.Melakukan           -Menjawab
                   evaluasi dg
                   memberikan
                   pertanyaan pd
                   audiens
                  3.Memberi salam       -Menjawab
                   penutup                 salam




E. EVALUASI
  1. Prosedur                : Test akhir pertemuan
  2. Jenis soal              : Lisan
  3. Instrumen test          : Terlampir


F. REFERENSI
              SATUAN ACARA PENYULUHAN
                     GIZI PADA IBU HAMIL




A. Pengertian makanan bergizi
   Yaitu makanan yang mengandung :
   • Zat tenaga
   • Zat pembangun
   • Zat pengatur
   dalam susunan yang seimbang dan jumlah yg sesuai dengan kebutuhan
   gizi.


B. Manfaat makanan bergizi bagi ibu hamil
   1. Menjaga kesehatan ibu hamil
   2. Untuk kesehatan janin yang dikandung
   3. Meningkatkan produksi ASI
   4. Mengurangi resiko dan komplikasi pada ibu
   5. Menjamin pertumbuhan jaringan sehingga bayi baru lahir
   memiliki berat badan optimal


C. Zat-zat yang penting bagi ibu hamil
   a. Karbohidrat
      •      Karboidrat berfungsi sebagai sumber energi
      •      Karbohidrat yang dibutuhkan pada bumil sekitar 1500 kalori
      •      Bahan makanan yang merupakan sumber karbohidrat adalah
      padi-padian dan produk olahannya, jagung serta gula murni.
b. Protein

   •       Protein berfungsi untuk pertumbuhan dan perkembangan
           janin diantaranya untuk pembentukan jaringan yang telah ada
           termasuk pembentukan jaringan otak, kulit, rambut, kuku dan
           semua bahan pengatur seperti hormon dan enzim-enzim ibu
           dan janin.

   •       Untuk ibu hamil memerlukan protein 10 gram/hari dari
           kebutuhan sebelum hamil yaitu 60 gram/hari

   •       Bahan makanan sumber protein hewan adalah daging sapi,
           unggas, ikan, telur, susu dan produk olahan susu seperti
           yoghurt dan keju, sedangkan bahan makanan protein nabati
           adalah kacang-kacangan dan produk olahan seperti tahu,
           tempe, oncom dan selai kacang

c. Serat

   •       Serat berfungsi memberi rasa kenyang lebih lama. Hal ini
           mencegah ibu hamil makan secara berlebihan, selain itu juga
           membantu     memperlancar      sistem   pencernaan   sehingga
           mencegah terjadinya sembelit

   •       Bahan makanan kaya serat adalah buah-buahan, sayur-
           sayuran, serelia atau padi-padian, kacang-kacangan dan biji-
           bijian, gandum, beras dan olahannya.

   .•      Ibu hamil membutuhkan asupan serat setiap hari 25-30 gram.
d. Vitamin

   •       Vitamin diperlukan tubuh untuk mempertahankan kesehatan,
           untuk perkembangan janin termasuk kekebalan tubuh dan
           produksi sel darah merah serta sistem sarafnya.

   •       Vitamin yang diperlukan adalah vitamin A, B, C

e. Lemak

   •       Lemak dibutuhkan terutama untuk membentuk energi dan
           juga membangun sel-sel baru, serta perkembangan sistem
           saraf janin.

   •       Lemak bisa didapat dari asam lemak jenuh yang umumnya
           berasal dari sumber hewani dan asam lemak tak jenuh yang
           umumnya berasal dari sumber nabati. Sumber lemak hewani
           yaitu daging sapi, kambing, ayam, telur, ikan, susu, dan
           produk olahanya (mentega,better, keju), sedangkan sumber
           lemak nabati adalah minyak zaitun, minyak kelapa sawit dan
           minyak jagung.

f. Mineral

   •       Mineral sangat penting bagi tubuh ibu dan tumbuh kembang
           janin, selain itu juga membantu proses metabolism.

   •       Yang termasuk mineral diantaranya adalah zat besi, kalsium,
           seng,   magnesium     dan    fosfor.   Adapun     kegunaanya:
           Kalsium (Ca) : pembentukan tulang dan bakal gigi janin
           Besi (Fe) : pembentukan dan mempertahankan sel darah
           merah Seng (Zn) : pertumbuhan janin, meningkatkan
            metabolism enzim, dan hormon, sintesis protein, pengaturan
            kekebalan tubuh. Iodium : mencegah kretinisme

   g. Suplemen multivitamin

      •     Suplemen multivitamin dibutukan sebagai tambahan zat gizi
            misalnya ibu hamil yang sedang sakit ibu hamil yang masih
            muda (umur < 20 tahun ), ibu hamil yang kurang gizi dan
            lain-lain

      •     Suplemen yang dapat diberikan adalah vitamin B, C, D, E,
            polio acid dan panthotemic acid

      •     Konsumsi suplemen tidak boleh dilakukan sembarangan
            mengingat efek samping sembelit, ketidak seimbangan
            dengan elemen yang lain. Jika ibu hamil minum tablet
            tersebut, sebaiknya diimbangi dengan minum (sedikitnya 8
            gelas/hari) dan makan makanan tinggi serat, pemberian Co
            dan Mg pada saat perut kosong dan menurunkan absorbsi
            suplemen dari zat besi.



D. Kebutuhan gizi pada ibu hamil

   a. Kehamilan TM 1
      Pada kehamilan TM 1 biasanya nafsu makan ibu berkurang dan
      sering mual dan rasa ingin muntah, namun makanan ibu hamil masih
      diberikan seperti biasa. Berikan makanan dalam porsi kecil tapi
      sering seperti susu, telur, buah-buahan, asinan, sup dan lain-lain.
      Dan makanan ringan lainya seperti biscuit, cracers, dan sebagainya
      sesuai dengan selera ibu masing-masing.
     b. Kehamilan TM 2
       Pada kehamilan TM 2 nafsu makan ibu biasanya sudah meningkat.
       Kebutuhan akan zat gizi tenaga seperti nasi, roti, singkong, gula,
       minyak, santan, dan lain-lain lebih banyak diperlukan dibandingkan
       kebutuhan saat tidak hamil, demikian juga kebutuhan zat pembangun
       dan pengatur seperti lauk pauk, sayuran, dan buah-buahan berwarna,
       tambahan kalori dan protein adalah 3,85 kalori dan protein 12 gram
       terdiri dari:

       • Nasi: ½ piring
       • Ikan: ½ potong
       • Tempe: 1 potong
       • Sayuran: 1 ½ mangkok
       • Minyak: ½ sendok makan

c.     Kehamilan TM 3
       Pada saat ini janin mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang
       sangat pesat. Umumnya nafsu makan ibu sering lapar jangan makan
       yang berlebihan sehingga BB tidak naik terlalu banyak. Bahan
       makanan yang banyak mengandung lemak dan hidrat arang seperti
       makanan yang manis-manis dan gorengan dikurangi.
       Bahan makanan sumber zat pengatur dan pembangun perlu diberikan
       lebih banyak dibanding pada kehamilan TM 2 karena selain untuk
       pertumbuhan janin sangat diperlukan ibu untuk proses persalinan.
       Pada masa ini lambung menjadi sedikit terdesak, dan ibu merasa
       kepenuhan karena itu berikan makanan dalam porsi kecil asal sering
       agar gizi yang diperlukan ibu dapat terpenuhi.

				
DOCUMENT INFO
Tags:
Stats:
views:49244
posted:5/5/2010
language:Indonesian
pages:84