makalah pengantar software by wawan17

VIEWS: 9,149 PAGES: 20

berisi sejarah tentang jenis-jenis software

More Info
									       MAKALAH PENGANTAR SOFTWARE
          WAWAN AGUS SETIAWAN
            NIM : 109091000100




UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH
                  JAKARTA
                    2009
    MAKALAH ICT

    PENGANTAR PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)




        KATA PENGANTAR
Puji syukur ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya penulis dapat
meyelesaikan makalah ini. Salawat serta salam semoga selalu tercurahkan atas Nabi
Muhammad SAW beserta keluarga, para sahabat, dan kita sebagai umatnya semoga
selalu mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.

Dalam makalah ini penulis memaparkan sedikit banyak tentang software. Selain itu juga
dalam makalah ini penulis menyisipkan gambar untuk memperjelas uraian-uraian yang
dituliskan. Kemudian dituliskan pula macam-macam software dan fungsinya.

Tak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada Dosen ICT, Pak Sulfikar Sallu, M.Kom
yang telah memberikan banyak pelajaran kepada penulis. Terima kasih juga penulis
sampaikan kepada teman-teman kelas TI 1C yang selalu memotivasi penulis untug terus
membuat tulisan tentang hardware.

Harapan besar penulis tidak lain adalah makalah ini dapat menjadi bahan referensi bagi
pembaca. Namun, penulis menyadari bahwa dalam makalah ini masih jauh dari
kesempurnaan. Untuk itu kritik dan saran yang membangun penulis harapkan dari
pambaca.




2     Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
    MAKALAH ICT

    PENGANTAR PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)




                                          BAB I

                                     PENDAHULUAN




S
     aat ini hampir seluruh bidang kehiduan manusia telah melibatkan perangkat
     lunak. Hampir seluruh perangkat yang digunakan manusia dilengkai pemroses.
     Perangkat seperti handphone, televisi, mesin cuci, mesin AC, mobil mewah dan
sebagainya telah menjadi cerdas karena keberadaan program yang ditanam di
dalamnya. Manusia telah mempersiapkan perluasan perangkat lunak di semua
perangkat yang di pakai. Dengan lebar alamat 128 bit, cakupan Ipng (IP versi 6 next
generation) telah mencakup hampir seluruh titik di muka bumi. Berarti di titik itu dapat
di pasang perangkat yang berisi perangkat lunak (program) yang berkomunikasi
menggunakan protokol TCP/IP.

Pressman [PRE00] menyatakan perangkat lunak menjadi daya pendorong peradaban
modern. Perangkat lunak telah menjadi penuntun utama pengambilan keputusan bisnis,
menjadi basis bagi penemuan ilmiah dan pemecahan masalah rekayasa bidang-bidang
lain. Perangkat lunak telah menjadi pembeda produk dan layanan modern. Perangkat
lunak telah di tempelkan di berbagai macam perangkat di segala bidang : transportasi,
medis, telekomunikasi, militer, proses industri, hiburan, produk perkantoran, produk
rumah tangga, dan lain sebagainya. Perangkat lunak akan tetap menjadi penuntun untuk
peningkatan peradaban manusia dalam segala hal dari pendidikan dasar sampai ke
rekayasa genetik.




3     Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
    MAKALAH ICT

    PENGANTAR PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)




                                          BAB II

                                        PEMBAHASAN



1) Pengertian perangkat lunak

    Dalam arti sempit perangkat lunak adalah program yang dijalankan di suatu
    pemroses. Perangkat lunak dalam arti luas terdiri dari program-program yang
    dieksekusi komputer dalam beraneka ukuran dan arsitektur, dokumen-dokumen
    berupa hard copy dan bentuk-bentuk maya, dan data berupa angka-angka dan teks
    juga refresentasi informasi gambar, video, dan audio.

    Perangkat lunak seharusnya merupakan produk yang dirancang dan dibangun lewat
    aktivitas-aktivitas rekayasa perangkat lunak yang berdisiplin dan sistematis agar
    dapat dihkitalkan untuk mendukung aktivitas manusia sehari-hari. Perangkat lunak
    seharusnya bukan hasil kerajinan yang hasil akhirnya sulit diprediksi.

2) Kategori perangkat lunak

    Menurut Presman :

    Perangkat lunak terbagi menjadi :

    Perangkat lunak sistem, kumpulan program untuk melayani program-program lain.
    Perangkat lunak ini dicirikan dengan interaksi tinggi dengan perangkat keras.
    Contohnya sistem operasi, kompiler, text editor, utilitas pengelolaan file, device
    driver, pemrosesan telekomunikasi.

    Perangkat lunak waktu nyata, perangkat lunak yang memonitor / menganalisis /
    mengendalikan kejadian dunia nyata di saat terjadinya. Komponen perangkat lunak
    waktu nyata antara lain komponen yang mengumpulkan informasi dari lingkungan
    external, komponen analisis yang mentranformasikan ke format yang diperlukan
    aplikasi dan komponen pemantauan (monitoring) yang mengkoordinasi semua
    komponen lain sehingga dapat memberi tanggapan secara waktu nyata.

    Perangkat lunak rekayasa dan sains, perangkat lunak untuk menyelesaikan persoalan
    rekayasa dan sains. Contohnya perangkat lunak astronomi, volkanologi, biologi
    molekuler sampai manufaktur, CAD, simulasi sistem dan sebagainya.

    Perangkat lunak tempelan (embedded software), perangkat lunak ini di ROM (Read
    Only Memory) untuk mengendalikan produk-produk konsumer dan sistem industri.
    Produk intelejen telah menjadi produk konsumer. Perangkat lunak ini melakukan
    fungsi sangat terbatas dan esotrik (seperti kendali keypad di oven microwave) atau
    menyediakan fungsi signifikan dan kemampuan kendali (seperti fungsi kendali digital


4     Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
    MAKALAH ICT

    PENGANTAR PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)




    di mobil seperti kendali bahan bakar, tampilan disboard, dan pengereman, injeksi
    bahan bakar dan sebagainya).

    Perangkat lunak berbasis web, perangkat lunak yang bekerjasama (berisi) dengan
    intruksi-intruksi yang dapat dieksekusi (misalnya CGI, HTML, Pearl atau Java) dan
    data (seperti hypertext dan dengan format visual dan audio) menghasilkan halaman
    web yang akan ditampilkan di browser. Jaringan menjadi komputer masif yang
    menyediakan sumber daya perangkat lunak hampir tak terbatas dapat diakses
    siapapun melalui jaringan.

    Perangkat lunak intelejensi buatan, perangkat lunak (AI-Artificial Intelegence)
    menggunakan algoritma non-numerik untuk menyelesaikan persoalan pola (citra dan
    suara), jaringan syaraf tiruan, pembuktian teorema, dan game playing adalah
    representasi aplikasi dalam kategori ini.

    Penerapan sistem berbasis komputer telah sangat sukses di berbagai bidang antara
    lain pada aplikasi sistem kendali lalu lintas udara (air traffic control), animasi
    (animation), sistem kendali penerbangan (avionics), perbankan dan asuransi,
    pengelolaan data bisnis, sistem kendali proses kimia, sistem perintah dan kendali
    militer, sistem perancangan dibantu komputer, sistem pendidikan dibantu komputer,
    manufakturing terpadu, basisdata, penyiapan dokumen, sistem pakar, hipermedia,
    pengenalan citra, analisis matematika, eletronika kedokteran, komposisi musik,
    sistem operasi, rekayasa perminyakan, komponen perangkat lunak guna ulang,
    robotika, lingkungan pengembangna perangkat lunak, perangkar lunak stasiun
    angkasa luar, telekomunikasi, sistem telemetri, perancangan antarmuka pemakai,
    perancangan VLSI, dan banyak lagi.

3) Perangkat lunak semakin kompleks

    Peningkatan kemampuan perangkat keras komputer menghendaki keberadaan
    perangkat lunak yang semakin kompleks.

    Dijskstra menyatakan “selama tidak ada komputer maka tidak akan persoalan
    mengenai pemprograman. Ketika komputer masih lemah maka pemrograman adalah
    persoalan sepele, dan saat sekarang ini komputer memiliki kemampuan rekayasa,
    maka pemrograman menjadi serupa rekayasa”

    Pemrograman sistem perangkat lunak yang kompleks sangat sulit. Sistem perangkat
    lunak besar merupakan salah satu di antara sistem-sistem paling kompleks yang
    pernah dibangun manusia. Persoalannya ditambah harapan pemakai terhadap
    perangkat lunak bersifat lunak, dalam arti fleksibel untuk memberi perubahan
    sewaktu-waktu, sekaligus diminta mengatasi cacat-cacat bawaan dari pembeli
    (misalnya pembeli yang tidak/belum memahami apa yang diinginkan), cacat-cacat
    bawaan rekayasawan (rekayasa yang masih yunior), cacat-cacat bawaan lingkungan


5     Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
    MAKALAH ICT

    PENGANTAR PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)




    operasi dan cacat-cacat bawaan perangkat lunak lain yang berinteraksi.
    Pengembangan sistem perangkat lunak sekaligus harus mengatasi kompleksitas
    persoalan dan kemungkinan perubahan.

    Kemampuan intelektual kita tidak mampu menghadapi kompleksitas secara
    langsung. kita harus menggunakan kakas-kakas intelektual untuk meningkatkan
    kemampuan intelektual menghadapi kompleksitas. Kakas-kakas intelektual ini berupa
    teknik-teknik rekayasa perangkat lunak dibantu kakas otomasi untuk rekayasa
    perangkat lunak, CASE (computer aided software engineering).

4) Kualitas perangkat lunak

    Perangkat lunak merupakan entitas abstrak/intelektual sehingga lebih sulit diukur
    dibandingkan entitas fisik karya direkayasa sipil, elektro, mekanik dan sebagainya.
    Pengukuran kualitas di rekayasa perangkat lunak meliputi :

           Kualitas rancangan, pada pengembangan perangkat lunak, kualitas
            rancangan meliputi spesifikasi kebutuhan, analisis dan rancangan sistem.
           Kualitas pemenuhan rancangan. Kualitas ini menyangkut implementasi. Jika
            implementasi mengikuti rancangan dan menghasilkan sistem yang
            memenuhi kebutuhan dan kinerja yang dikehendaki berarti kualitas
            pemenuhan kebutuhan yang dicapai adalah tinggi.

        Properti kualitas McCall

        McCall memberikan properti kualitas perangkat lunak sebagai berikut :

           Operasi produk
           Correctness, memenuhi kebutuhan pemakai
           Reability, melakukan fungsi dengan hasil yang benar dan konsisten
           Efficience, melakukan fungsi dengan waktu dan memori minimal.
           Integrity, penggunaan dan perubahan yang terkedali
           Usability, kemudahan mempelajari dan menggunakan
           Revisi produk
           Mantainability, pembenaran yang mudah bila ditemukan kesalahan
           Flekibility, pembenaran yang mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan
            yang baru dan penambahan fungsi yang baru
           Testability, pengujian yang mudah dan dapat dilakukan dengan lengkap
           Transisi produk
           Portability, mudah untuk dikonverensi agar beroprasi di platform berbeda.
           Reusability, penggunaan komponen-komponen hasil untuk aplikasi lain.
           Interoperability, pertukaran informasi dengan perangkat lunak lain.

    Faktor eksternal kualitas Bertrand Meyer


6     Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
    MAKALAH ICT

    PENGANTAR PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)




    Menurut Meyer (1997), penilaian kualitas perangkat lunak dan dapat dibagi menjadi
    dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah faktor di
    dalam perangkat lunak. Faktor eksternal adalah faktor tampak yang diberikan
    perangkat lunak. Meski faktor internal menentukan kemunculan faktor eksternal tapi
    pengembang harus menyadari mengenai faktor eksternal yang tampak oleh
    stakeholders.

    Faktor eksternal meliputi : kebenaran (correctness), ketangguhan (robustness),
    perluasan (extenbility), guna ulang (reusability), kompatibilitas (compatibility),
    portabiitas (potability), kemudahan penggunaan, fungsionalitas (functionality),
    perwaktuan (timeliness), dan faktor lain.

          Kebenaran (correctness)

           Kebenaran adalah perangkat lunak melakukan tugas seperti didefinisi spesifikasi.
           Kebenaran merupakan kualitas utama. Terdapat kesulitan dalam mengukur
           properti kebenaran, yaitu :

           Spesifikasi seharusnya berorientasi katakteristik produk yang diinginkan
           pemakai. Tapi pengembang juga mempunyai kepentingan / kebutuhan (yaitu
           kemudahan dirawat, fleksibel, mudah dibaca) yang tidak termasuk spesifikasi
           oleh pemakai.

           kita tidak mengetahui cara menspesfikasi yang tidak ambigu, contohnya
           mengenai cara menspesifikasi kerawatan (maintability)

           Spesifikasi perangkat lunak biasanya tidak lengkap. Faktor ini menjadi hal yang
           sulit. Sampai saat ini, spesifikasi perangkat lunak terus dikembangkan.

          Ketangguhan (robustness)

           Ketangguhan adalah kemampuan sistem perangkat lunak bereaksi secara tepat
           menghadapi kondisi abnormal. Ketangguhan merupakan pelengkap faktor
           kebenaran. Kebenaran ditujukan perilaku sistem dalam kasus yang dicakup
           dispesifikasi sementara ketangguhan merupakan tanggapan terhadap kejadian
           di luar spesifikasi.

           Dalam lingkungan operasi/produksi selalu terdapat kasus yang tidak tercakup di
           spesifikasi secara eksplisit. Peran ketangguhan menjamin bila kejadian abnormal
           muncul, sistem tidak menyebabkan semestinya dan kemudian mengakhiri
           sistem secara halus serta dapat diterima. Perilaku ini disebut “graceful
           degradation mode”.

          Perluasan (extendibility)



7        Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
    MAKALAH ICT

    PENGANTAR PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)




           Perluasan adalah kemudahan mengadaptasi perangkat lunak terhadap
           perubahan spesifikasi. Pada sistem besar, perubahan tidaklah mudah.
           Perubahan dapat memberi efek “domino” dimana satu perubahan di satu
           bagian menyebabkan perubahan di bagian-bagian lain secara terus-menerus.

           Terdapat dua prinsip penting untuk meningkatkan faktor perluasan, yaitu :

           Kesederhanaan rancangan : arsitektur sederhana selalu lebih mudah
           beradaptasi terhadap perubahan dibanding arsitektur kompleks.

           Desentralisasi : modul-modul oktonom memungkinkan perubahan hanya di satu
           modul, tidak terjadi propagasi perubahan ke modul-modul lain.

          Guna ulang (reusability)

           Guna ulang adalah kemampuan elemen dapat digunakan pada pengembangan
           aplikasi berbeda. Guna ulang mempengaruhi aspek kualitas lain karena elemen-
           elemen lain yang dipakai ulang umumnya telah teruji sehingga pemakaian
           komponen guna ulang meningkatkan aspek kebenaran dan ketangguhan,
           mengefesiensikan masa pembangunan sistem baru (pewaktuan).

          Kompatibilitas (compatibility)

           Kompabilitas adalah mudahnya perangkat lunak digabungkan dengan elemen-
           elemen perangkat lunak lain. Kompatibilitas penting karena perangkat lunak
           umumnya harus dipasang di lingkungan yang telah ada elemen-elemen
           perangkat lunak sebelumnya. Kunci kompabilitas adalah berada pada
           pemenuhan stkitar terutama komunikasi antarprogram.

           Solusi umum meningkatkan kompabilitas adalah dengan memenuhi protokol
           pengaksesan stkitar di semua entitas perangkat lunak penting. Gagasan ini
           berlangsung pada orientasi objek, diwujudkan stkitar protokol COBRA, Microsoft
           DCOM, dan Enterprise Java Beans.

          Efisiensi (efficiency)

           Efisiensi adalah kemampuan menggunakan sumber daya sedikit mungkin
           misalnya perangkat keras seperti pemroses, ruang penyimpan memori internal
           dan eksternal, bandwith perangkat komunikasi. Efisiensi harus diseimbangkan
           dengan tujuan lain seperti perluasan dan guna ulang. Optimasi terhadap
           efisiensi ekstrim dapat membuat perangkat lunak begitu terspesialisasi sehingga
           sulit diubah dan diguna ulang.

          Portabilitas (portability)




8        Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
    MAKALAH ICT

    PENGANTAR PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)




           Portabilitas adalah kemudahan mentransfer perangkat lunak untuk beragam
           lingkungan perangkat keras dan perangkat lunak.

          Kemudahan penggunaan

    Kemudahan penggunaan adalah kemudahan orang beragam latar belakang dan
    kualifikasi belajar dan menggunakan dan menerapkan perangkat lunak untuk
    menyelesaikan masalah. Kemudahan meliputi instalasi, operasi dan monitoring.

          Fungsionalitas (functionality)

           Fungsionalitas adalah kemampuan /fitur sistem. Salah satu masalah terpenting
           adalah seberapa fungsionalitas yang perlu di sistem sehingga disebut cukup.

          Pewaktuan (timeliness)

           Pewaktuan adalah dirilis saat atau sebelum pemakai menginginkan.

          Kualitas lain

           Masih terdapat kualitas lain veriability, integrity, repairability, dan economy.



5) Peran perangkat lunak

    Komputer hanyalah sekedar mesin yang tak dapat melakukan tugas yang dapat
    dikehendaki pemakai sekiranya tidak didukung oleh perangkat lunak (software).
    Sebagai contoh, kita tidak bisa bermain catur melawan komputer jika belum
    menginstall perangkat lunak permainan catur pada komputer kita.

    Perangkat lunak sesungguhnya adalah program. Sebagaimana telah kita ketahui,
    program adalah deretan intruksi yang digunakan untuk mengendalikan komputer
    sehingga komputer dapat melakukan tindakan sesuai yang dikehendaki pembuatnya.
    Dalam hal ini pembuatnya telah mengatur komputer sehingga komputer memenuhi
    kebutuhan pemakai. Program umumnya dibuat oleh vendor perangkat lunak
    (Misalnya Microsoft) ataupun perseorangan. Tentu saja, jika kita menguasai salah
    satu bahasa pemprograman, kita bisa membuat program yang kita kehendaki.




6) Pengelompokan perangkat lunak




9        Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
 MAKALAH ICT

 PENGANTAR PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)




     Berdasarkan fungsinya, perangkat lunak dibagi menjadi dua golongan, yaitu
     perangkat lunak sistem dan perangkat lunak aplikasi.

     Perangkat lunak sistem (sistem software), kadangkala disebut sebagai perangkat
     lunak pendukung atau support software. Perangkat lunak sistem disebut juga sebagai
     penghubung antara komputer dengan pemakai (user). Program ini adalah program
     yang digunakan untuk mengontrol sumber daya komputer, seperti CPU dan peranti
     masukan/keluaran. Kedudukan program ini adalah sebagai perantara antara program
     aplikasi dan perangkat keras komputer. Contoh perangkat sistem yaitu sistem operasi
     misalnya Windows dan Linux.

     Perangkat lunak aplikasi (application software) adalah program yang biasa dipakai
     oleh pemakai untuk melakukan tugas-tugas yang spesifik, misalnya untuk membuat
     dokumen, memanipulasi foto, atau membuat laporan keuangan.

     Berdasarkan cara mendapatkan perangkat lunak dan hak pemakaian, perangkat
     lunak dapat digolongkan menjadi :

     Lisensi Commercial

     Adalah jenis lisensi yang biasa ditemui pada perangkat lunak seperti Microsoft
     dengan Windows dan Officenya, Lotus, Oracle dan lain sebagainya. Software yang
     diciptakan dengan lisensi ini memang dibuat untuk kepentingan komersial sehingga
     user yang ingin menggunakannya harus membeli atau mendapatkan izin penggunaan
     dari pemegang hak cipta.

     Lisensi Trial Software

     Adalah jenis lisensi yang biasa ditemui pada software untuk keperluan demo dari
     sebuah software sebelum diluncurkan ke masyarakat atau biasanya sudah
     diluncurkan tetapi memiliki batas masa aktif. Lisensi ini mengizinkan pengguna untuk
     menggunakan, menyalin atau menggandakan software tersebut secara bebas.
     Namun karena bersifat demo, seringkali software dengan lisensi ini tidak memiliki
     fungsi dan fasilitas selengkap versi komersialnya. Dan biasanya dibatasi oleh masa
     aktif tertentu.

     Lisensi Non Commercial Use

     Biasanya diperuntukkan untuk kalangan pendidikan atau yayasan tertentu dibidang
     sosial. Sifatnya yang tidak komersial, biasanya gratis tetapi dengan batasan
     penggunaan tertentu.

     Lisensi Shareware

     Mengizinkan pemakainya untuk menggunakan, menyalin atau menggandakan tanpa
     harus meminta izin pemegang hak cipta. Berbeda dengan Trial Software, lisensi ini


10     Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  MAKALAH ICT

  PENGANTAR PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)




     tidak dibatasi oleh batas waktu masa aktif dan memiliki fitur yang lengkap. Lisensi
     jenis ini biasanya ditemui pada software perusahaan kecil.

     Lisensi Freeware

     Biasanya ditemui pada software yang bersifat mendukung, memberikan fasilitas
     tambahan atau memang free/gratis. Contoh yang bersifat mendukung antara lain
     adalah plug in tambahan yang biasanya menempel pada software induk seperti Eye
     Candy yang menempel pada Adobe Photoshop.

     Lisensi Royalty-Free Binaries

     Serupa dengan lisensi freeware, hanya saja produk yang ditawarkan adalah library
     yang berfungsi melengkapi software yang sudah ada dan bukan merupakan suatu
     software yang berdiri sendiri.

     Lisensi Open Source

     MSembebaskan usernya untuk menjalankan, menggandakan, menyebarluaskan,
     mempelajari, mengubah, dan meningkatkan kinerja software. Berbagai jenis lisensi
     open source berkembang sesuai dengan kebutuhan, misalnya GNU/GPL, The
     FreeBSD, The MPL. Jenis-jenis software yang memakai lisensi ini misalnya Linux,
     sendmail, apache dan FreeBSD.



7) Istilah versi dan rilis

     Pada perangkat lunak dikenal dengan istilah versi (version) dan rilis (release). Versi
     menyatakan perubahan pada perangkat lunak. Umumnya, versi dinyatakan dengan
     bilangan semacam berikut: 2.0, 3.0, 4.0, 5.0, 6.0 dan sebagainya. Terkadang notasi
     yang lain digunakan. Sebagai contoh Microsoft Office menggunakan kode tahun
     untuk menyatakan versi, sehingga terdapat Office 97, Office 2000, 2003, dan 2007.

     Rilis menyatakan perubahan kecil terhadap versi yang sama. Rilis biasanya
     dinyatakan dengan angka dibelakang tanda titik. Contoh versi 4.0 bisa menjadi 4.1,
     4.11, dan 4.12.

8) Antarmuka pemakai

     Banyak interaksi antara pemakai dan komputer atau disebut antarmuka pemakai
     pada komputer di masa lalu dan masa pada masa sekarang telah mengalami
     perubahan secara total. Pada masa generasi awal. PC menggunakan antarmuka yang
     dinamakan command-driven. Pada antarmuka ini, pemakai disuguhi dengan prompt
     shell dan pemakai perlu mengentikkan sendiri perintah yang dikehendaki agar dapat
     komputer melaksanakan tugasnya.



11     Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
 MAKALAH ICT

 PENGANTAR PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)




     Untuk dapat memudahkan pemakai, dibuatlah jenis antarmuka lain yang dikenal
     dengan sebutan GUI (Graphical User Interface). GUI mengandalkan peranti yang
     disebut mouse untuk melaksanakan pemilihan perintah yang dikemas dalam bentuk
     menu dan ikon. Klik, klik ganda (double click), tarik dan lepas (drag and drop), klik
     kanan merupakan istilah-istilah yang diakrabi oleh pemakai GUI.

9) Perangkat lunak aplikasi

     Perangkat lunak biasa digunakan oleh pemakai untuk melakukan tugas-tugas spesifik
     seperti mengetik dokumnen memanipulasi foto dan merancang rumah. Perangkat
     lunak aplikasi dapat digolongkan menjadi:

     A) Word Processing

        Yaitu perangkat lunak aplikasi yang berguna dalam pembuatan dokumen-
        dokumen. Aplikasi pengolah kata ini sering dipakai untuk menyelesaikan masalah
        perkantoran maupun perorangan dalam hal olah-mengolah kata. Contoh word
        processing ini yaitu, Microsoft Office Word, WordStar dan Open Office.




12     Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
 MAKALAH ICT

 PENGANTAR PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)




     B) Program Spreadsheet

       Yaitu perangkat lunak yang digunakan dalam hal pengolah angka, perangkat lunak
       aplikasi ini juga biasanya digunakan dalam dunia perkantoran untuk melakukan
       hitung-menghitung. Contoh dari aplikasi spreadsheet yaitu, Microsoft Excel dan
       Lotus.




13     Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
 MAKALAH ICT

 PENGANTAR PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)




     C) Aplikasi Database, contoh dari aplikasi database ini yaitu, Microsoft Access.




14     Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
 MAKALAH ICT

 PENGANTAR PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)




     D) Aplikasi antivirus

        Aplikasi antivirus ini hampir digunakan di semua komputer, hal ini digunakan
        untuk mencegah virus-virus yang dapat merusak program-program komputer
        yang ada di dalamnya. Berikut contoh dari antivirus SMADAV versi r.ilis 7.1




     E) Desktop Publishing

        Aplikasi ini digunakan untuk mempublikasikan sesuatu, ataupun membuplikasikan
        halaman situs kita, memasang iklan dan sebagainya. Contohnya Ms. Publisher




15     Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
 MAKALAH ICT

 PENGANTAR PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)




     F) Aplikasi Graphic

        Aplikasi ini digunakan dalam proses pembuatan gambar, desain dan sebagainya.
        Contohnya Adobe Photoshop.




16     Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
 MAKALAH ICT

 PENGANTAR PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)




     G) Multimedia

        Aplikasi ini biasanya digunakan untuk menampilkan gambar, suara, video dan
        sebagainya. Contoh dari aplikasi multimedia ini yaitu, Windows Media Player,
        Winamp, WMP Clasic dan lain sebagainya.




        Selain apilkasi yang disebutkan di atas tadi masih banyak aplikasi yang ada di
        dunia TI ini.

     H) Utilitas

        Utilitas adalah program yang bermanfaat untuk melakukan kegiata yang
        berhubungan dengan sumber daya sistem, misalnya untuk memformat disket. Di
        lingkungan windows, program-program seperti Scandisk, Disclean UP dan disk
        defragmenter, secara otomatis di sertakan dalam komputer ketika program
        Windows diistall.


17     Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
 MAKALAH ICT

 PENGANTAR PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)




10)     Perangkat lunak sistem

Perangkat lunak sitem yaitu perangkat lunak yang digunakan dalam operasi komputer,
artinnya adalah penghubung antara komputer dengan user (brainware), contoh dari
sitem operasi adalah Windows, Linux, Unix, Mac OS X dan sebagainya.




18    Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
 MAKALAH ICT

 PENGANTAR PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)




                                           BAB II

                                       KESIMPULAN



     Dalam arti sempit perangkat lunak adalah program yang dijalankan di suatu
     pemroses. Perangkat lunak dalam arti luas terdiri dari program-program yang
     dieksekusi komputer dalam beraneka ukuran dan arsitektur, dokumen-dokumen
     berupa hard copy dan bentuk-bentuk maya, dan data berupa angka-angka dan teks
     juga refresentasi informasi gambar, video, dan audio.

     Komputer hanyalah sekedar mesin yang tak dapat melakukan tugas yang dapat
     dikehendaki pemakai sekiranya tidak didukung oleh perangkat lunak (software).
     Sebagai contoh, kita tidak bisa bermain catur melawan komputer jika belum
     menginstall perangkat lunak permainan catur pada komputer kita.

     Perangkat lunak sesungguhnya adalah program. Sebagaimana telah kita ketahui,
     program adalah deretan intruksi yang digunakan untuk mengendalikan komputer
     sehingga komputer dapat melakukan tindakan sesuai yang dikehendaki pembuatnya.
     Dalam hal ini pembuatnya telah mengatur komputer sehingga komputer memenuhi
     kebutuhan pemakai. Program umumnya dibuat oleh vendor perangkat lunak
     (Misalnya Microsoft) ataupun perseorangan. Tentu saja, jika kita menguasai salah
     satu bahasa pemprograman, kita bisa membuat program yang kita kehendaki.

     Berdsasarkan jenisnya software terbagi menjadi beberapa bagian yaitu: Sistem
     Operasi, Program Bantu (Utility), Bahasa Komputer (Pemrograman), Program
     Aplikasi. Program aplikasi dibagi lagi menjadi beberapa macam aplikasi seperti,
     aplikasi pengolah kata, pengolah angka, pengolah gambar, pengolah video, dan lain
     sebagainya.




19     Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
 MAKALAH ICT

 PENGANTAR PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)




DAFTAR PUSTAKA

Hariyanto, Bambang. 2008. Dasar Informatika dan Ilmu Komputer. Yogyakarta : Graha
       Ilmu.

Jogiyanto. 2006. Pengenalan Komputer. Pengenalan Komputer. Yogyakarta : Andi.

Kadir, Abdul dan Terra CH. Triwayuni. 2005. Pengenalan Teknologi Informasi. Yogyakarta
        : Andi.




20   Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

								
To top