Kasus Korupsi

Document Sample
scope of work template
							Kasus Korupsi
Dua Karyawan BRR Aceh-Nias Terancam Dipecat
Banda Aceh, 19 September 2006 14:40

Dua karyawan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias yang telah
ditetapkan kejaksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan buku
BRR, terancam dipecat.

"Kalau statusnya sudah dinyatakan bersalah dan mendapat vonis majelis hakim di
pengadilan maka kedua karyawan tersebut akan dipecat, namun untuk sementara
status keduanya masih non aktif," kata Sekretaris BRR Aceh-Nias, Kamaruzzaman SH
di Banda Aceh, Selasa.

Kejaksaan Tinggi Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) menetapkan
Achyarmansyah Lubis dan Hendrawan Diandi sebagai tersangka dalam kasus
pengadaan buku berjudul "Membangun Tanah Harapan", dengan kerugian negara
diperkirakan mencapai Rp480,5 juta.

Lebih lanjut Kamaruzzaman menjelaskan, status non aktif kedua staf BRR tersebut
terhitung mulai 18 September 2006.

"Meski secara resmi Kejaksaan Tinggi NAD belum melayangkan surat kepada kami,
namun BRR telah memutuskan untuk menonaktifkan keduanya," tambahnya.

Kendati demikian, BRR tetap akan mengikuti perkembangan proses hukum terhadap
keduanya yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kejaksaan.

Dia mengatakan, BRR juga akan memberi perlindungan hukum kepada karyawannya
sepanjang belum adanya penetapan vonis di Pengadilan Negeri (PN) setempat.

BRR tetap bertekad bahwa dalam upaya penegakan hukum tidak akan memberi
toleransi kepada karyawan tanpa terkecuali termasuk pimpinan yang dinyatakan terbukti
melakukan kesalahan, seperti korupsi dan kolusi serta nepotisme (KKN).

"Kami tetap komit untuk membangun Aceh dan Nias tanpa korupsi. Tidak perlu ada
keraguan dalam penegakan hukum di BRR," katanya.

BRR tidak akan mengintervensi lembaga peradilan yang sedang melakukan pengusutan
berbagai kasus penyimpangan dalam membangun kembali Aceh pasca musibah gempa
yang disertai tsunami dan telah meluluhlantakkan berbagai infrastruktur publik dan
rumah penduduk.

Selain itu, bencana alam gempa bumi dan tsunami akhir tahun 2004 itu juga
mengakibatkan lebih 200.000 jiwa penduduk meninggal dunia dan hilang di Aceh dan
Nias, jelas dia.

"BRR hadir untuk membangun kembali Aceh pasca-bencana alam. Jadi kita berharap
dana negara donor dan Pemerintah itu bisa langsung menyentuh kepentingan
masyarakat banyak, bukan untuk karyawan BRR," kata Kamaruzzaman. [TMA, Ant]

						
Related docs
Other docs by pqp12144
Growing Bean Microsoft Excel
Views: 1  |  Downloads: 0
Exploring Microsoft Excel 2000
Views: 11  |  Downloads: 0
B4-0653-1 Microsoft Excel (Spreadsheet)
Views: 19  |  Downloads: 0
Rocker Arm Stud Conversion Kits
Views: 86  |  Downloads: 0