FILSAFAT DAN FILSAFAT FEMINIS

Document Sample
FILSAFAT DAN FILSAFAT FEMINIS Powered By Docstoc
					FILSAFAT DAN
FILSAFAT FEMINIS
  serta relevansinya dengan
  METODOLOGI PENELITIAN



         Kristi Poerwandari - Filsafat,   1
         Filsafat Feminis, Metodologi
FILSAFAT
 Yunani: philos (cinta); philia
 (persahabatan, tertarik pada); sophos
 (kebijaksanaan, pengetahuan, ketrampilan,
 pengalaman praktis, inteligensi)
 Philosophia: cinta akan kebijaksanaan
 Manusia tidak pernah sempurna dlm
 memiliki pengertian menyeluruh tentang
 segala sesuatu, tetapi terus menerus
 mengejar
 = Pengetahuan yg didasari rasio manusia
 untuk menembusi dasar2 terakhir segala
 sesuatu

              Kristi Poerwandari - Filsafat,   2
              Filsafat Feminis, Metodologi
FILSAFAT
 Upaya spekulatif menyajikan pandangan
 sistematis dan lengkap tentang seluruh
 realitas
 Upaya untuk menentukan batas2 dan
 jangkauan pengetahuan: sumber,
 hakikat, keabsahan, nilai
 Penyelidikan kritis atas pernyataan2 dan
 asumsi2 bidang pengetahuan
 Menggumuli seluruh realitas, tetapi
 terutama eksistensi dan tujuan manusia
             Kristi Poerwandari - Filsafat,   3
             Filsafat Feminis, Metodologi
METAFISIKA
 Metaphysica (Latin); meta ta physica
 (Yunani)
 Sesudah yang fisik
 Kajian menyeluruh ttg realitas
 (keberadaan, alam semesta) sbg
 keseluruhan, melampaui yg fisik-kelihatan
 Studi ttg yg ada, ciri2 alam semesta yg
 umum dan tetap
 Studi ttg realitas terakhir, dasar eksistensi
 segala sesuatu
 = Studi ttg hal pertama dan terakhir

               Kristi Poerwandari - Filsafat,    4
               Filsafat Feminis, Metodologi
ONTOLOGI
 On, ontos (Yunani)
 = ada; keberadaan; ilmu ttg Yang
 Ada
 Mempelajari hakikat Ada yg terakhir,
 Yang Satu, Yang Absolut, Bentuk
 Abadi Sempurna, menyelidiki status
 realitas
 Mis. Esensialisme vs.
 konstruktivisme?
            Kristi Poerwandari - Filsafat,   5
            Filsafat Feminis, Metodologi
RELEVANSI dng ISU
PEREMPUAN/GENDER
 Apakah scr                          Apakah dunia telah
 mendasar prmn                       tersedia bagi
 berbeda dng laki2?                  manusia; atau
 Apakah prmp dan                     dibangun manusia
 laki2 sesungguh-                    sendiri?
 nya satu atau dua?                  Siapa didefinisikan
 Apa peran/fungsi                    (mendefinisikan)
 kehadiran prmp                      diri mewakili
 dan laki2 dlm alam                  Tuhan, Yang
 semesta?                            Sempurna, Yang
                                     Paling Mengetahui?

              Kristi Poerwandari - Filsafat,           6
              Filsafat Feminis, Metodologi
LOGIKA
 Logica (Latin), logike, logikos (Yunani)
 Yang dimengerti, akal budi yg berfungsi
 baik, teratur, sistematis
 Teori mengenai syarat2 penalaran yg sah,
 sistem pikiran – bertolak dari premis2
 menuju kesimpulan
 Menjwb pertanyaan2 ttg aturan2 bagi
 penyimpulan yg sah; mis. ukuran bagi
 hipotesis/ definisi yg baik?

              Kristi Poerwandari - Filsafat,   7
              Filsafat Feminis, Metodologi
-- deduksi dan induksi
 Deduksi: kesimpulan dari premis2
 niscaya, menemukan aturan2 untuk
 menarik kesimpulan berupa
 keharusan
 (penyimp. dari atas ke bawah) Mis.
 - Makhluk hidup pada akhirnya akan
 mati
 - Manusia adalah makhluk hidup
 - Pada akhirnya manusia akan mati
            Kristi Poerwandari - Filsafat,   8
            Filsafat Feminis, Metodologi
-- deduksi dan induksi
  Induksi: kesimpulan dari premis2
  dengan derajat kemungkinan;
  berangkat dari fakta2 khusus menuju
  pernyataan umum; berangkat dari
  akibat menuju sebab2 penjelasan
  (penyimp. dari bawah ke atas) Mis.
 - Prmp2 yg ditemui ingin menikah
 - Kemungkinannya prmn2 lain (yg tidak
  langsung ditemui) ingin menikah
             Kristi Poerwandari - Filsafat,   9
             Filsafat Feminis, Metodologi
PREMIS
 Pernyataan yg kenyataannya benar;
 atau diandaikan benar
 Biasanya digunakan bersama sedikitnya
 satu premis lain, untuk mengambil
 kesimpulan
 Suatu pernyataan yg bertindak sbg
 dasar bagi suatu argumen atau
 kesimpulan
 Suatu pernyataan, yang darinya bisa
 ditarik pernyataan baru lagi
             Kristi Poerwandari - Filsafat,   10
             Filsafat Feminis, Metodologi
RELEVANSI dng ISU
PEREMPUAN/GENDER
 = analisis kritis pd                 Apakah logika
 proses logis                         dibangun berdsr
                                      premis yg mewakili
 Siapa membangun
                                      kehidupan prmp?
 premis, darimana
 premis dibangun?                     Sejauhmana deduk-
                                      si dpt dibangun
 (= adakah bias                       pada kehidupan
 dari peneliti, yg                    sosial manusia?
 membangun                            Bagaimana
 premis?)                             membangun logika
                                      tanpa/min. bias?
               Kristi Poerwandari - Filsafat,         11
               Filsafat Feminis, Metodologi
EPISTEMOLOGI
 Episteme (Yunani) = pengetahuan, ilmu
 pengetahuan
 Logos = pengetahuan, informasi
 = pengetahuan tentang pengetahuan, teori
 pengetahuan
 Menyelidiki asal mula, susunan, metode2,
 dan sahnya pengetahuan
 Pertanyaan2: Asal mula pengetahuan? Apa
 itu kebenaran? Bagaimana cara
 mengetahui? Beda ‘kenyataan yg benar’
 dan ‘pendapat’?

              Kristi Poerwandari - Filsafat,   12
              Filsafat Feminis, Metodologi
EPISTEMOLOGI
 Rasionalisme vs. empirisme
 Rasionalisme: teori koherensi ttg
 kebenaran; menekankan kriteria logis
 atau konsistensi
 R. Descartes: “saya berpikir maka
 saya ada” – yg menentukan adalah
 subjek yg sungguh2 berpikir, pikiran,
 yg logis dlm pikiran

            Kristi Poerwandari - Filsafat,   13
            Filsafat Feminis, Metodologi
EPISTEMOLOGI
 Empirisme: teori korespondensi ttg
 kebenaran; yang benar adalah yang
 kelihatan ada, dialami, yang dilihat,
 yang dirasakan ada; = (sepadan)
 dengan dunia (kenyataan)




             Kristi Poerwandari - Filsafat,   14
             Filsafat Feminis, Metodologi
EPISTEMOLOGI
 Dualisme vs. monisme
 Dualisme = ada garis jelas antara
 data inderawi dan objek yg diketahui

 Monisme = data identik dng objek yg
 diketahui



            Kristi Poerwandari - Filsafat,   15
            Filsafat Feminis, Metodologi
RELEVANSI dng ISU
PEREMPUAN/GENDER
 Siapa dianggap                      Pengalaman siapa
 memiliki otoritas                   dibungkam?
 pengetahuan, lebih                  Siapa berbicara
 benar?                              dan siapa dipaksa
 Sejauh mana                         mendengar?
 pengalaman prmp
 diterima sbg
 kebenaran dalam
 dirinya sendiri,
 valid, sah?

              Kristi Poerwandari - Filsafat,             16
              Filsafat Feminis, Metodologi
RELEVANSI dng ISU
PEREMPUAN/GENDER
 Siapa menentukan,                   Apa implikasinya
 mengambil                           pada kehidupan
 keputusan,                          perempuan dan
 menjadi standar                     laki2?
 bagi yg lain?                       Apa implikasinya
 Siapa didefinisikan                 pada ilmu
 (mendefinisikan                     pengetahuan dan
 diri) mewakili                      penelitian?
 Tuhan, Yang                         Bagaimana
 Sempurna, Yang                      meminimalkan bias
 Maha Mengetahui?                    ilmuwan/peneliti?
              Kristi Poerwandari - Filsafat,         17
              Filsafat Feminis, Metodologi
ETIKA
 Ethikos, ethos (Yunani) = adat, kebiasaan,
 praktek
 Mempelajari sistem2 sbg penuntun
 mengambil keputusan; hal baik dan buruk,
 benar dan salah
 ‘Kebaikan’ sbg kunci tingkahlaku etis –
 kepenuhan nilai, menekankan seperangkat
 kewajiban kepada pihak lain yang harus
 dihormati untuk mencapai kebaikan
 = aksiologis, menekankan tujuan terakhir

              Kristi Poerwandari - Filsafat,   18
              Filsafat Feminis, Metodologi
ETIKA
 ‘Kebenaran’ sbg kunci perilaku etis;
 etika yg berkiblat pada kewajiban, tugas,
 prinsip; tidak memperhatikan
 konsekuensi;
 = deontologis (menekankan kewajiban);
 formalistis (menekankan prinsip)




              Kristi Poerwandari - Filsafat,   19
              Filsafat Feminis, Metodologi
ETIKA – ‘KEBAIKAN’
 Nilai, aksiologi = ilmu tentang nilai
 Yang dapat menyempurnakan sesuatu,
 pantas diperjuangkan
 Mengandung ciri2 positif dan ‘terpuji’
 seperti keunggulan, kepatutan, luhur,
 kesejatian
 “Kebaikan tertinggi”: cita-cita (sasaran,
 tujuan, maksud, nilai) paling tinggi dari
 kehidupan manusia; Yg pantas dinilai
 sebagai yg sangat berharga

               Kristi Poerwandari - Filsafat,   20
               Filsafat Feminis, Metodologi
ETIKA – ‘KEBAIKAN’
 Kebaikan                             Ibu rumahtangga
 ekstrinsik: yg                       yg mengutamakan
 diinginkan atau                      suami dan anak?
 bernilai tidak demi                  “Bersakit-sakit
 kepentingan                          dahulu, bersenang-
 sendiri tetapi demi                  senang kemudian”
 kepentingan suatu
 lainnya, ada
 konsekuensi2
 bermanfaat yg
 dibawa hal itu

               Kristi Poerwandari - Filsafat,         21
               Filsafat Feminis, Metodologi
ETIKA – ‘KEBAIKAN’
 Kebaikan inheren:                    Membunuh pada
 kualitas yg me-                      dasarnya tidak
 nyediakan dasar,                     baik, memperta-
 kualitas ideal yg                    hankan hidup itu
 umum bagi semua                      lebih baik
 hak
 Kebaikan intrinsik:                  Karena individu
 suatu tujuan yg                      merasa senang dan
 diupayakan,                          perlu melakukan-
 karena bernilai                      nya, mis. bersantai
 bagi dirinya sendiri                 di hari minggu
               Kristi Poerwandari - Filsafat,            22
               Filsafat Feminis, Metodologi
ETIKA – ‘KEBAIKAN’
 Kebaikan                           Mempunyai uang
 instrumental:                      atau kekuasaan
 sesuatu bernilai
 sebagai sarana
 mencapai hal lain
                                    Bersedia menjadi
 Kebaikan                           pemimpin karena
 kontributoris:                     merasa dpt
 sesuatu bernilai                   berperan lebih
 karena peranan yg                  besar? Terlibat dlm
 dimainkan                          kerja sosial?

             Kristi Poerwandari - Filsafat,           23
             Filsafat Feminis, Metodologi
ETIKA – ‘KEBENARAN’
 Teori                             Bagaimana
 korespondensi:                    kenyataan hidup
 kebenaran ber-                    menampilkan
 korespondensi                     dirinya?
 atau sepadan
 dengan kenyataan
 Teori koherensi:                  Bagaimana dlm
 kebenaran adalah                  agama dinyatakan
 sistem ide                        scr koheren posisi
 koheren                           laki-prmn dan
                                   posisi agama lain?
            Kristi Poerwandari - Filsafat,           24
            Filsafat Feminis, Metodologi
ETIKA – ‘KEBENARAN’
 Teori pragmatis:                      Bila hal itu baik bagi
 kebenaran adalah                      saya, (bagi peme-
 pemecahan                             cahan masalah
 memuaskan/                            saya), berarti itu
 praktis atas situasi                  baik
 problematis
 Teori semantik:                       (memiliki kesamaan
 pernyataan2 ttg                       dng teori ‘koheren’?
 kebenaran berada                      – pernyataan yg
 dlm suatu meta-                       satu sama lain
 bahasa; mengena                       koheren dlm sistem
 u/ konteks di                         bahasa)
 bawahnya

                Kristi Poerwandari - Filsafat,             25
                Filsafat Feminis, Metodologi
RELEVANSI dng ISU
PEREMPUAN/GENDER
 Apa yang ‘benar’ bagi perempuan?
 Apa yang ‘baik’ bagi perempuan?
 Apa yang ‘baik’ dan ‘benar’ bagi laki2?
 Apa yg dianggap baik dan benar oleh
 laki2?
 Apa yg dianggap baik dan benar oleh
 prmp?
 Apa yg harus bagi laki2? Bagi prmp?
 Menurut pandangan siapa? Mengapa?

              Kristi Poerwandari - Filsafat,   26
              Filsafat Feminis, Metodologi
ESTETIKA
 Membicarakan definisi, susunan dan
 peranan keindahan, khususnya dlm
 seni
 Apakah keindahan itu?
 Adakah hubungan antara yang indah
 dengan yang benar dan baik?
 Adakah ukuran objektif tentang
 keindahan?
 Apa fungsi keindahan?
            Kristi Poerwandari - Filsafat,   27
            Filsafat Feminis, Metodologi
ESTETIKA
 Apakah seni sekadar reproduksi alam,
 ungkapan perasaan, atau bentuk
 penglihatan ke dalam kenyataan
 terdalam?
 Relevansi dng isu perempuan/gender:
 indah menurut siapa, untuk
 kepentingan siapa, dengan implikasi
 apa?

            Kristi Poerwandari - Filsafat,   28
            Filsafat Feminis, Metodologi
IMPLIKASI METODOLOGIS –
EPISTEMOLOGI, METODOLOGI
 Kesadaran akan                       Paradigma
 realitas majemuk;                    positivistik kritis
 prmp kemungkinan                     Metode kualitatif
 tertutup                             Metode kuantitatif
 realitasnya;                         kritis
 berdampak pd
 pertanyaan penel,                    Ragam metode yg
 pilihan metode,                      baru/tidak biasa; yg
 subjek dan analisis                  memungkinkan
 Paradigma kritikal                   pengungkapan
                                      suara prmp/klp
 Paradigma                            marjinal
 interpretif kritis                   Gabungan metode
                                      kualitatif-kuanti
               Kristi Poerwandari - Filsafat,           29
               Filsafat Feminis, Metodologi
IMPLIKASI METODOLOGIS –
PERTANYAAN/FOKUS PENELITIAN
 Pengalaman yg                         Pengalaman prmp
 hanya terjadi pd                      yang ‘outstanding’
 prmp: menstruasi,                     Penyusunan sejarah
 hamil, melahirkan,                    prmp (mis: prmp di
 menyusui, aborsi,                     ‘belakang layar’;
 menopause,                            prmp biasa2, prmp
 seksualitas khas                      ‘berbeda’)
 prmp                                  Pembongkaran
 Yang sering/khas                      mitos, ilusi (kajian
 terjadi pd prmn:                      teks agama, kajian
 kekerasan, konflik                    teks budaya)
 peran, penghayatan
 ketubuhan, menjadi
 ibu, nikah sirri, dll
                Kristi Poerwandari - Filsafat,           30
                Filsafat Feminis, Metodologi
IMPLIKASI METODOLOGIS –
PERTANYAAN/FOKUS PENELITIAN
 Pengungkapan                        Pengungkapan
 suara/wacana prmp                   prmp marjinal, etnis
 (kajian teks yang                   minoritas, yang
 dikonstruksi prmp)                  mendapat stigma
 Untuk kepentingan                   dll
 prmp (mis.                          PENELITIAN DASAR,
 pengembangan                        TERAPAN,
 pengetahuan                         GABUNGAN
 konseptual untuk
 intervensi
 psikologis)



              Kristi Poerwandari - Filsafat,           31
              Filsafat Feminis, Metodologi
WALLACE (1973) – RODA
PENELITIAN (‘konvensional’)
                      TEORI



GENERALISASI                              HIPOTESA
 EMPIRIS



            OBSERVASI
         (pengambilan data)
         Kristi Poerwandari - Filsafat,          32
         Filsafat Feminis, Metodologi
PROSES PENELITIAN
               Memilih topik
Memberi tahu publik
(melaporkan)             Merumuskan per-
                         tanyaan penelitian
Menginter-   PEMAHAMAN
pretasi data KONSEPTUAL Menyusun
  desain

Analisis                                       Mengumpulkan
  data                                               data
              Kristi Poerwandari - Filsafat,             33
              Filsafat Feminis, Metodologi

				
DOCUMENT INFO
Description: filosofi-dan-metode-penelitian-sosial pdf