Perang sipil yang terus terang dan blak-blakan lebih baik by xld14276

VIEWS: 325 PAGES: 50

More Info
									ISSUE NOMOR TIGA/JULI/DUA RIBU SEMBILAN




          “Perang sipil yang terus terang dan blak-blakan
            lebih baik ketimbang kedamaian yang busuk.”
                                     - M. Bakunin

                                                    issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 1
                                          Aku berjanji untuk berpikiran waras dan cerdik, panjang akal dan
                                          “
                                           berbahaya. Aku berjanji untuk bertindak sedemikian rupa hingga
                                            kamu tak bisa menenggelamkanku atau mengepungku dengan
                                          kebungkaman. Aku berjanji untuk melawanmu dengan cerdas dan
                                         waspada, dengan seksama dan tenang, agar bisa memukulmu den-
                                         gan halus dan dengan kuat, dimanapun aku bisa, sejauh aku punya
                                            cukup kekuatan, kalaupun tidak ada masa depan di dalamnya.”
                                                                          -Alexander brenner




                                         Kami tidak akan menulis tentang Pandemi global, omong kosong overproduksi yang mem-
                                         prediksikan kolapsnya kapitalisme, karena toh, bagi para penguasa, semua itu tidak lebih
                                         dari BISNIS SEPERTI BIASANYA. Editorial kami telah jenuh dengan segala macam berita
                                         bencana dan represi sosial. Bukan hanya itu, kami juga telah jenuh dengan segala kata-kata
                                         puitis mengenai pemberontakan yang hanya terperangkap di atas kertas--sebagaimana yang
                                         terjadi pada jurnal ini. Sebagian besar dari kita telah sadar, meski hanya tersimpan dalam
                                         hati, bahwa kita tidak punya waktu banyak. Bahwa untuk hidup sepenuh mungkin di luar
                                         kerangka ekonomi kapital dan hirarki, merupakan gairah dan impian yang harus terealisasi
                                         sekarang juga.
                                         Untuk itu, pada edisi ini, kami sungguh-sungguh bersukacita untuk dapat mewartakan
                                         perjuangan sosial yang memiliki karakter anti-politik--baik yang lokal maupun internasional.
                                         Kami juga mengangkat kepalan tangan dan solidaritas bagi para petani PATI yang masih
                                         mendekam di dalam penjara karena aksi langsung yang mereka lakukan--matahari dan langit
                                         biru menunggumu kawan. Para insurgen Papua Barat yang masih berjuang untuk kedaulatan
                                         hidupnya. Para pemberontak, pecundang, pemimpi, mereka yang berada di dalam penjara-
                                         penjara--yang fisik maupun tidak--serta mereka yang merasa terbuang dari masyarakat ini,
                                         inilah saatnya untuk merancang suatu pembalasan atas segala keburukan yang mereka
                                         timpakan pada kita dan sesama kita--agar kemudian, kita dapat menunjukan serta berbagi
                                         keindahan kita masing-masing sembari berdansa di atas puing-puing peradaban eksploitasi
                                         dan hirarki.
                                                                                                        Amor Fati. Cinta dan Anarki.


2 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
                                         Collective Authorship
                                         1     Salam dan redaksional

                                         Bom Surat
                                         4     Surat Terbuka dari Pegunungan Kendeng

                                         5     Kronologi Aksi & Penangkapan Petani Pati
                                         Definisi
                                         6     Memaknai kembali arti dari makna-makna
                                         Interview Theresa Kintz
                                         7     Salah satu editor jurnal Eart First! Journal di mana ia secara terbuka mendukung pembakaran
                                               Vail (sebuah proyek pembangunan resort peristirahatan di Colorado), yang merupakan seran
                                               gan terbesar dan sukses pertama dari grup ELF (Earth Liberation Front) di Amerika Serikat.
                                         Berita
                                         16    Pasir Tak Lagi Berbisik; Kabar dari Kulon Progo
                                         18    Riwayat ‘Pemakan’ Pasir
                                         22    Menjelang Insureksi; Wacana Di balik Tudingan Terorisme atas Tarnac 9

                                         Reviews
                                         21    Buku & Majalah

                                         46    Film: The International, Bourne Trilogy, dan The New Protocol

                                         47    Film: Battle In Seattle: Fiksi Pasifis Yang Menyedihkan

                                         Analisa
                                         24    Api Yunani; Dari Kerusuhan Menuju Pemberontakan Sosial

                                         Artikel
                                         33    Intelejensia Swarm*
                                         23    Kau Dapat Dipenjara
                        AMORFATI
          jurnalamorfati@gmail.com       34    Menakar Demokrasi: Sebuah Perspektif Anarkis

                   Kolektif Penulis:
                                         Otokritik
    Ernesto Setiawan. Rikki Rikardo.     36    M1 2007 - 2008: Otokritik Reklamasi May Day dan Hari Antikapitalisme
   Theresa KintZ. Crimetihinc & Void
     Network. Johan kaspar Schmidt.
                        Teks Negatif.
                Sariman Lawantiran.     Pembaca tersayang,
                                        Segala isi yang terdapat di dalam jurnal ini merupakan hasil dari suatu proses
           Tata Bahasa: Abu Bakkkar     kolektif--baik itu bajakan atau tidak, sebagaimana kami sama sekali tidak mengakui
                                        adanya kepemilikan “intelektual”. Meski demikian, secara dinamika internalnya, ke-
Desain/Layout: Painsugar aka Decay      inginan kami untuk membuat jurnal yang partisipatif dan horisontal masih jauh dari
         painsugar.deviantart.com       harapan. Namun kolaborasi serta dukungan yang berdasarkan atas asosiasi bebas
                                        dan sukarela antarkawan membuat segala proses serta keletihan menjadi cukup
           cyber kamerads :             berarti bagi kami sendiri.
www.amorfatum.wordpress.com
                                        Secara ideal Amor Fati ingin terbit dua kali dalam setahun, namun berbagai macam
                apokalips.org
                                        halangan--baik finansial dan non-finansial--membuatnya hanya memungkinkan,
        pustaka.otonomis.org
                                        setidaknya untuk saat ini, untuk terbit setahun sekali. Kami ingin senantiasa konsis-
                  infoshop.org          ten mewacanakan dan mempersembahkan sebuah jurnalisme pemberontakan yang
              indymedia.com             penuh gairah dan harapan. Oleh karena itu, wahai pembaca, kami mengundangmu
         katalis.blogspot.com           untuk dapat berpartisipasi secara aktif dalam berbagai cara. Baik dalam hal mem-
                                        buat Amor Fati menjadi lebih reguler, partisipatif dan berkualitas, atau pun dengan
      cover art courtesy of Ivan Brun   hanya sekadar membajak dan menyebarkannya. Kami mengundangmu untuk men-
                                        curi dan berbagi segala sesuatu, dan itu dimulai dari apa yang dimuat oleh jurnal
artworks on several pages courtesy of
                                        ini, agar segala sesuatu yang dimuat di dalam sini dapat menjadi suplemen yang
                    Packard Jennings
                                        berarti bagi pemberontakan menuju pembebasan total hidup harian di mana saja.




                                                                                                               issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 3
            SURAT TERBUKA BUAT SAUDARA
            Kritik dan Saran atas Gerakan Lingkungan Penyelamatan Pegunungan Kendeng dari
            Rencana Pembangunan Pabrik PT Semen Gresik




            Kepada saudaraku, sedulurku, para petani, pejuang keluarga dan lingkungan,                   juga tahu persis apa pelajarannya. Mendapat satu, mendidik
            Sekali kau kehilangan tempat dan lahan, tidak ada harga diri tersisa. Banyak pemodal         seribu.
            yang mengincar tempat dan lahanmu lantaran tempat itu sangat menguntungkannya.               Jangan menganggap remeh hal-hal kecil dan sepele. Orang-
            Untuk mempertahankannya kau harus tegas, berani, berkepala jernih, dan tak kenal             orang tersandung batu, bukan gunung. Maka pasanglah kerikil
            kompromi.                                                                                    dan batu di mana para korporat akan lewat.
            Hanya segelintir saja orang yang memiliki martabat. Lihatlah! Berapa banyak orang ter-       Berjuanglah lebih cerdik. Usahakan para musuhmu kebingungan
            gusur dari lahan, rumah dan pekarangan mereka, tapi mereka hanya pasrah dan mer-             dan menghabiskan waktu untukmu hingga mereka terjangkiti pe-
            atap.                                                                                        nyakit stress dan stroke kambuhan.
            Jikalau kau ingin berbuat baik, maka berbuatlah. Kau akan kecewa jika waktu telah ber-       Berkeliling dan kunjungilah saudara-saudaramu. Menyampaikan
            lalu dan kau belum sempat berbuat. Jika kau ingin melawan, maka melawanlah. Sebe-            pesan berita, sambil sesekali menyentil telinga musuh yang men-
            lum satu per satu apa yang kau miliki terampas. Adalah penting untuk menggunakan             guping di balik jendela. Suguhkanlah senyum manis pada saudara
            waktu dengan tepat.                                                                          dan musuh pada saat yang tepat.
            Engkau telah memilih tempat tinggal yang tepat, saudaraku. Udara di puncak pegu-             Bangunlah waktu. Jika kamu mengerjakan tugas, kerjakanlah
            nungan lebih hangat daripada yang diduga oleh orang-orang lembah, khususnya pada             segera dengan cepat. Jika korporat bangun pagi-pagi, kamu har-
            musim dingin.                                                                                us bangun lebih awal. Dia bisa menggusurmu saat kau terlelap.
            Petani berarti kehormatan dan solidaritas. Untuk mempertahankan itu, jagalah sawah           Dalam hal ini, kau musti selalu ingat, tentu saja.
            dan ladangmu. Pekerjaanmu adalah kekuatanmu, pendidikanmu, pengalaman beserta                Orang yang memiliki keberanian besar dan insting untuk gerakan
            kepribadianmu. Kebodohanmu adalah beprasangka bahwa memenangkan perang di                    yang tepat pada saat yang tepat pasti akan menang dan terhor-
            desa berarti memenangkan dunia.                                                              mat. Jika kau takut mengambil langkah besar itu berarti akan
            Ingatlah sendiri titik-titik dalam dirimu yang kau pandang lemah. Ingatlah hal itu, karena   tersingkir dan mati.
            hal itu hanya untuk kau sendiri. Siapkan dirimu untuk mengubah kelemahan-kelemahan           Hal yang terjadi pada setiap pertarungan besar dengan setiap
            ini menjadi keutamaan-keutamaan. Secara mandiri berusahalah melenyapkan kelema-              korporat adalah kau harus menghancurkan dia atau kau yang
            han-kelemahan itu.                                                                           dihancurkannya.
            Pelajarilah segala sesuatu tentang musuhmu. Beberapa orang bisa bersikap manis ka-           Waspadalah! Karena ketidakwaspadaan terhadap musuh akan
            lau perlu. Hal itu wajar, sebagaimana kucing liar bertingkah seperti kucing rumahan.         mengundang bencana.
            Selagi masih hidup, didiklah dirimu sendiri dan keluargamu dengan jalan mengamati            Kenalilah musuh-musuhmu di tempat yang tidak terduga. Jadi-
            dunia nyata. Bukalah matamu lebar-lebar. Pasang telingamu dan rekamlah semua apa             kanlah para korporat dan pemodal sebagai musuh bebuyutan,
            yang penting. Bentuklah dirimu sendiri dan lengkapi alat-alatmu. Lenyapkan sebanyak          kau akan tahu betul siapa dia.
            mungkin sifat yang menghalangi kemajuan pengetahuanmu.                                       Jangan sekali-kali meremehkan tiga hal berikut: 1) kemampuan
            Dia yang ingin merasakan manisnya kemenangan harus berjuang. Tidak ada kemenan-              musuh-musuhmu; 2) kelicikan musuh-musuhmu; dan 3) keser-
            gan tanpa perlawanan. Tidak ada kemerdekaan tanpa perjuangan.                                akahan musuh-musuhmu. Tetapi jangan pula memandangnya
            Bersabarlah untuk menang—bertahan hidup, mengatur rencana. Kau harus bisa meng-              kelewat tinggi.
            oreksi setiap langkah bodoh dan kesalahan-kesalahanmu.                                       Dalam menjaga ritme pertempuran, kipasilah api saudaramu.
            Amatilah musuhmu dari balik semak-semak dan bersiagalah. Bersiaplah mengebiri                Setiap hari ajarilah mereka mengipasi api; lalu biarlah mereka
            mereka sebagaimana mereka mengebiri kau, dan lakukan itu cepat sebelum mereka                mengipasi api mereka sendiri.
            bergerak.                                                                                    Bersiaplah menghadapi penghianatan dari siapa saja. Setiap
            Jadilah saudara bagi setiap orang, laki maupun perempuan seperjuanganmu.                     penghianatan harus dibalas dengan cepat dan sebaiknya secara
                                                                                                         terbuka, bersama.
            Perusahaan-perusahaan itu tidak mengatakan apa-apa kecuali dusta. Jika mereka men-
            gatakan kebenaran kepadamu, itu terjadi secara tidak sengaja.                                Satu lemparan batu perlawanan adalah lebih baik daripada satu
                                                                                                         truk kebijaksanaan. Ingat: tidak ada moralitas dalam mempertah-
            Kejatuhan para korporat tinggal menghitung hari, saat di mana kalian semua telah sadar       ankan hak kalian yang dirampas. Melawan bukan hanya kewa-
            dan bertindak nyata.                                                                         jiban, melainkan tanggung jawab.
            Makin banyak sekutu yang kau miliki semakin besar informasi yang kau dapat. Jika kau         Pelajarilah para pakar dusta: para negarawan, politisi dan polisi.
            tidak dapat menukar atau membelinya, kau bisa mencurinya—asal jangan tertangkap.             Anggaplah mereka semua pendusta. Tes untuk mengetahui
            Ingat! Segala macam hal bisa terjadi. Tetap waspada menghadapi sesuatu.                      apakah mereka berdusta atau tidak adalah siapa yang untung.
            Sikap busuk para korporat bisa diduga. Mereka tanggap akan sumber daya alam kalian           Hati-hati dengan tayangan di televisi dan berita koran. Gaya basi
            yang melimpah. Batu kapur, sumber mata air berikut flora faunanya, dll.. Mereka adalah       khas pengadu domba serta pemelintiran fakta demi pangkat dan
            orang-orang mapan dengan keserakahan yang menjijikkan.                                       gaji sudah bukan rahasia lagi.
            Para pengusaha adalah orang yang tulus dalam memalsukan kejujuran. Itulah sebab              Jika kamu berkompromi, kamu kalah. Masa depan dibeli dengan
            mengapa mereka kaya dan merasa ketakutan jika kekayaannya tidak berkembang. Mer-             masa kini. Demi perdamaian, bersiaplah untuk bertempur.
            eka menggauli para birokrat di pemerintahan. Itulah perselingkuhan antara modal dan          Cukup!
            kekuasaan.
                                                                                                         Pegunungan Kendeng Utara, 21 April 2009
            Terapkan prinsip-prinsip terluhur: kehormatan, pembalasan dendam dan solidaritas. Kau
            tidak akan mendapatkan keadilan kecuali kau menginginkannya. Karena dia yang men-            Dari Saudaramu,
            cari akan menemukan. Dia yang menginginkan akan mendapatkan.                                 Sariman Lawantiran (kramanbrandalan@yahoo.com)
            Jika kau mendapatkan bahan pelajaran, pastikan agar setiap saudara seperjuanganmu


4 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
                                                                      BEBASKAN SAUDARA
                                                                      PARA PETANI PEJUANG
                                                                      LINGKUNGAN!
                                                                                    muda hingga orangtua bersatupadu membalas kesewenang-
                                                                                    wenangan yang dilakukan. Hujan batu terjadi disertai den-
                                                                                    gan tembakan dari polisi. Tiga belas polisi luka-luka dan tiga
                                                                                    buah mobil milik PT Semen Gresik hancur. Puluhan warga,
                                                                                    laki-laki dan perempuan, menjadi korban tindakan brutal
                                                                                    aparat . Kamera video dan foto yang dibawa oleh kawan-
                                                                                    kawan rusak berat.
                                                                                    Tanpa cukup bukti kuat polisi lalu menangkap sembilan
                                                                                    warga. Mereka dijerat dengan tuduhan tindak kekerasan,
                                                                                    penghasutan, dan melakukan perbuatan tidak menyenang-
                                                                                    kan. Sembilan warga yang ditahan di antaranya adalah: Kamsi
                                                                                    (65), Sunarto (52), Sudarto (48), Sukarman (26), Sutikno
                                                                                    (26), Gunarto (25), Purwanto (22), Mualim (21) dan Zainul
                                                                                    (20).
                                                                                    Aksi brutal polisi terus berlanjut. Pasca penangkapan,
                                                                                    represifitas berbentuk penyiksaan mental hingga fisik kem-
                                                                                    bali dilakukan oleh polisi. dengan menghajar sembilan orang
                                                                                    warga. Luka memar di bagian kepala, pelipis robek, hingga
                                                                                    mata yang tidak bisa dipakai melek.


A     ncaman kehancuran lingkungan, sosial budaya dan ekonomi yang dilakukan
      oleh korporasi yang berselingkuh dengan negara ada di depan mata. Ren-
      cana pendirian pabrik semen di Pati, Jawa Tengah akhirnya banyak menim-
bulkan keresahan, ketegangan dan pertentangan. Hal tersebut timbul karena lokasi
rencana pembangunan pabrik semen di pegunungan Kendeng Utara itu terdapat
                                                                                    Saat ini ke sembilan petani pejuang lingkungan tersebut masih
                                                                                    mendekam dalam tahanan Mapolda Semarang, menunggu
                                                                                    sidang peradilan. Untuk itu, atas nama bumi tanah air dan
                                                                                    perjuangan rakyat melawan tirani, kami menyerukan dan
                                                                                    mengajak kawan-kawan seperjuangan di manapun berada
ratusan mata air yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.                        untuk berpartisipasi aktif bersolidaritas:
Penolakan proyek pabrik semen itu tidak hanya muncul dari para petani di Suko-      Bebaskan segera sembilan orang saudara dari penjara!
lilo, tetapi juga komunitas Sedulur Sikep atau biasa disebut dengan Wong Samin,
komunitas adat lokal yang dikenal dalam masyarakat Jawa sangat arif dan pencinta    Hentikan proyek PT. Semen Gresik di Jawa Tengah sekarang
lingkungan yang sederhana.                                                          juga!

Namun upaya penyelamatan dan pelestarian lingkungan itu kini mendapat hadan-
gan besar. Terkait dengan aksi penolakan rencana pembangunan pabrik semen
tersebut kini ada sembilan orang petani sekaligus aktivis lingkungan dan komuni-
tas adat yang ditahan.
Kronologis kejadiannya dimulai pada pagi hari Kamis, 22 Januari 2009 ketika warga
ingin berdialog menanyakan kejelasan kepada Kepala Desa terkait dengan kabar
penjualan tanah milik desa, yang setelah satu hari sebelumnya tak mendapat re-
spon dari Kepala Desa hingga akhirnya melakukan aksi penancapan poster di tanah
desa yang akan dijual dengan tulisan “Tanah Desa Adalah Milik Rakyat”. Karena
pada pagi itu pun tidak kunjung ditemui oleh Kepala Desa, massa yang kecewa
akhirnya melakukan pemblokadean pada empat buah mobil team survey PT Semen
yang datang. Aksi berlangsung damai. Namun hingga sepuluh jam berlalu sampai
malam hari tiba tuntutan dialog warga tak terpenuhi juga. Warga tetap duduk sabar
menunggu.
Situasi memanas saat sekitar 250 personel Brimob dan Samapta bergerak ke arah
warga yang duduk di sekitar mobil milik Semen Gresik. Mereka merangsek sambil
meneriakkan cacian dan menyingkirkan warga yang mengelilingi mobil. Para polisi
menendang, memukul,menginjak hingga melemparkan laki-laki dan perempuan
yang tetap bertahan. Jeritan perempuan dan anak-anak yang panik terdengar. Aksi
represifitas aparat tersebut akhirnya dilawan oleh warga. Anak-anak, ibu-ibu, pe-


                                                                                                                    issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 5
                                         Marxis Otonomis—Mungkin perbedaan kentara antara kaum          pengaruh terbesar (baca: pasar).
                                         anarkis dan marxis adalah sementara marxis cenderung me-
                                                                                                        Peradaban—suatu tindak dominasi dan kejahatan terhadap
                                         ngasosiasikan diri mereka dengan program seorang pemikir—
                                                                                                        alam.
                                         Lenin, Mao, Trotsky, Stalin, dan Marx sendiri—sedangkan
                                         anarkis berpendapat bahwa berpikir merupakan suatu proses      Sayap Kiri—menurut sejarah revisionis demokrasi perwaki-
                                         kolektif, menerima dengan mentah bahwa suatu analisa yang      lan, spektrum politik hanya mempunyai satu dimensi, yang
                                         baik tidak butuh pembenaran seorang teoritisi besar. Fokus     berjejer antara kaum Kanan—mereka yang menginginkan
                                         pada hak-milik intelektual dan kepemimpinan, yang tidak da-    negara agar membela kepentingan moral dan ekonomik dari
                                         pat diragukan lagi terkait dengan otoritarianisme menjangki-   para pemilik properti—dan kaum Kiri—mereka yang meng-
                                         ti, banyak mereka yang mengaku marxis; sama halnya dengan      inginkan hal yang sama, tapi dengan mengatasnamakan
                                         para marxis yang mengklaim bahwa marxisme mereka sesuai        “rakyat”.
                                         dengan konsep otonomi dan horisontalitas. Namun tak cu-
                                                                                                        Borjuis—tipe orang yang bangun di pagi hari dan langsung
                                         kup bagi mereka untuk menjagokan otonomi, horisontalitas,
                                                                                                        menyebabkan peperangan, kelaparan, polusi, dan pemban-
                                         dan pengambilalihan revolusioner alat produksi, yang mana
                                                                                                        taian.
                                         mereka harus senantiasa merujuk pada wewenang tertinggi
                                         dari komunisme, seperti halnya kaum Kristen merujuk pada       Amorfati—merupakan lawan dari ketundukkan dan fatalis-
                                         Injil sebagai legitimasi.                                      tik. Amorfati bukanlah sekadar kepercayaan akan takdir. Ia
                                                                                                        adalah rasa cinta pada takdir sebagai lawan yang layak, yang
                                         Teori—Tentu saja cukup penting untuk memoles hipotesa
                                                                                                        menggerakkan seseorang untuk bertindak lebih berani:
                                         kita dan belajar dari kesalahan masa lalu—namun bila setiap
                                                                                                        takdir diterima dan diatasi. Ia bersemi melalui keteguhan
                                         orang harus baca Hegel agar “sah” untuk memperjuangkan
                                                                                                        diri yang berkembang di dalam diri orang-orang yang mem-
                                         kebebasan mereka sendiri, mendingan enggak usah revolusi
                                                                                                        persembahkan semua hakikat mereka pada apa yang mereka
                                         aja!
                                                                                                        lakukan dan rasakan. Sampai tahap ini, kekecewaan meleleh
                                         Kapitalisme—seperti halnya monarki dimaknai sebagai pe-        di saat seseorang telah belajar untuk bertindak menurut
                                         merintahan para raja, dan komunisme berarti diatur oleh        keinginannya sendiri; kesalahan, kegagalan, dan kekalahan
                                         kaum komunis, maka kapitalisme berarti diatur oleh kapital     bukanlah akhir, melainkan suatu situasi di mana seseorang
                                         itu sendiri. Kaum kaya mensirkulasikan kekayaan ke dalam       terus belajar dan bergerak di dalam suatu tegangan berkelan-
                                         dan keluar kekuasaan, dan kekayaan itulah yang memegang        jutan menuju upaya melampaui setiap batasan-batasan.




6 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
                                                                                                  Gambar hanya Illustrasi di unduh
                                                                                                  dari Internet



             Interview: Theresa Kintz
             Theresa Kintz telah melakukan banyak      gan terhadap Vail Inc. Aku tak memi-       ku. Sang profesor meminta kami se-
             penggalian semenjak tahun 1980-an,        liki masalah saat melihat fasilitas me-    mua untuk menuliskan sebuah definisi
             melihat hasil kerjanya melalui sudut      reka dibakar habis. Ini adalah sebuah      dari kata ‘primitif ’. Ia lantas mengum-
             pandang anarkis dan memaparkan            perang.” Saat masih menjadi editor         pulkan dan membacakannya keras-
             pemahamannya yang berdasar pada           jurnal tersebut jugalah ia menjadi salah   keras serta kami mulai terlibat dalam
             fakta-fakta sejarah dan arkeologis yang   satu orang pertama yang melakukan          sebuah diskusi yang menarik tentang
             berhasil ia temukan, melalui publikasi    wawancara dengan Ted Kaczynski             arti kata tersebut. Kukira semenjak
             arkeologi-radikal bertitel The Under-     dan melempar walikota Eugene, Jim          hari tersebut, pada dasarnya aku beru-
             ground. Pada tahun 1998 ia menjadi        Torrey, dengan sebuah pie. Selama          saha mendefinisikan primitif dan juga
             salah satu editor jurnal Eart First!      itu pula ia masih menjabat sebagai staf    peradaban, serta mengomparasikan
             Journal di mana ia secara terbuka         pengajar di bidang antropologi Univer-     dan mengontraskan keduanya. Aku
             mendukung pembakaran Vail (sebuah         sitas Wilkes, Amerika Serikat. Ia juga     melakukan hal tersebut di semua kelas
             proyek pembangunan resort peristira-      menjadi pekerja dalam sebuah firma         yang kuajar, untuk menglarifikasi apa
             hatan di Colorado), yang merupakan        arkeolog, CRM (Cultural Resources          yang kami diskusikan saat kita menye-
             serangan terbesar dan sukses pertama      Management), yang telah banyak             but sesuatu sebagai ‘primitif ’.
             dari grup ELF (Earth Liberation Front)    melakukan penggalian arkeologis di         Definisiku tentang kata ‘primitif ’
             di Amerika Serikat. Dalam editorialnya,   berbagai belahan dunia.                    pada utamanya merujuk pada sebuah
             ia berkata, “Secara personal aku tak      Tentu saja, pendapatnya di bawah ini       tahap paling awal: orisinil, pertama
             memiliki masalah dengan penyeran-         masih dapat diperdebatkan. Tetapi          kali, hal dalam inkarnasi paling awal.
                                                       setidaknya ia berhasil memaparkan          Saat berbicara mengenai orang-orang
              Pertanyaan tentang                       beberapa fakta yang berhasil ia temu-      primitif, apa yang dimaksud oleh para
              peradaban       berarti                  kan dari kajian dan penelitian arkeolo-    antropolog dan arkeolog adalah orang-
                                                       gisnya, tentang realitas yang dihadapi     orang yang gaya hidupnya paling dekat
              juga mengajukan se-                      manusia saat ini.                          dengan gaya hidup pemburu-pengum-
buah kebutuhan akan pemahaman                                                                     pul, yang dianggap sebagai ‘manusia
disiplin ilmu yang lebih jauh dari                     Bagaimana anda menjadi terlibat
                                                                                                  pertama’. Terdapat juga perahu prim-
sekedar politik dan filsafat (dua hal                                                             itif, abjad primitif, senjata primitif, kom-
                                                       dalam bidang antropologi dan arke-         puter primitif... tentu saja terminologi
yang seringkali menjebak para ak-                      ologi?                                     tersebut membutuhkan klarifikasi
tivis untuk hanya berkutat terus                       Berbicara tentang akademis, tentu          semenjak apa yang dianggap sebagai
                                                       karena ada kesempatan. Seperti keban-      yang pertama, selalu dapat diperde-
menerus di dalamnya). Maka, da-                        yakan orang lainnya, saat pertama aku      batkan. Tetapi aku tidak melihat ter-
lam AF edisi ini dipaparkan sebuah                     masuk universitas aku tidak tahu apa       minologi primitif sebagai sesuatu yang
wawancara        dengan     seorang                    itu antropologi. Setelah membaca mata      peyoratif, primitif tidak sekedar berarti
anarkis yang juga seka-                                kuliah yang ditawarkan, aku mengam-        sederhana, kurang kompleks, mentah
                                                       bil dua kelas antropologi dan keduan-      atau naif. Aku melihat penggunaan
ligus adalah seorang                                   ya segera menjadi favoritku. Aku ingat     terminologi primitif sebagai sebuah
arkeolog.                                              saat hari pertama di kelas antropologi-    undangan untuk mengeksplorasi dan


                                                                                                             issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 7
                                         mendiskusikan sejarah.                                               antropologi kultural (studi tentang kultur-kultur yang masih
                                         Berbicara secara profesional, aku menjadi seorang arkeolog atas      hidup) dan linguistik (studi tentang bahasa). Di Inggris se-
                                         alasan-alasan praktis, aku ditawari pekerjaan. Hal itu terjadi di    mua hal tersebut diajarkan secara terpisah. Aku sendiri me-
                                         awal CRM (Cultural Resources Management) dan aku mulai               lihat antropologi dan arkeologi memiliki subyek penelitian
                                         bekerja di lapangan bagi sebuah firma arkeologis tepat sebe-         yang sama, studi kemanusiaan dalam segala perbedaannya,
                                         lum aku menyelesaikan jenjang S2. Aku menyukai pekerjaan             melalui historisnya masing-masing, di sepanjang dunia.
                                         tersebut—melewatkan hari-hariku dengan bekerja di alam luar,         Arkeologi biasa dikenal dan didefinisikan oleh aktivitasnya:
                                         terlibat dalam kerja fisik yang berat dengan sekelompok kecil        penggalian. Fokusnya adalah menemukan kembali obyek-
                                         orang yang berbagi pandangan yang sama, tentang bagaimana            obyek dan menganalisa tentang apa yang dikisahkan oleh
                                         seharusnya manusia hidup. Kombinasi stimulasi intelektual dan        obyek-obyek tersebut tentang gaya hidup orang-orang yang
                                         latihan fisik menjadikan arkeologi sebagai pekerjaan harian yang     menggunakannya. Dalam pengertian ini, engkau dapat ber-
                                         sangat memuaskan. Apabila seseorang harus bekerja, menjadi           argumen bahwa secara teknis, para antropolog mempelajari
                                         seorang penggali akan sangat menyenangkan, kupikir demikian.         kultur-kultur yang masih hidup, sementara para arkeologis
                                         Selama lebih dari 16 tahun aku telah bekerja di lebih dari seratus   mempelajari kultur-kultur di masa lampau melalui subyek-
                                         situs, di 14 daerah yang berbeda dan 3 negara. Rata-rata peng-       subyek yang masih ada, membicarakan mengenai ‘kultur’
                                         galian membutuhkan waktu sekitar enam minggu, sehingga se-           dalam konteks konstuksi-konstruksi kategoris: antara lain,
                                         lama bertahun-tahun aku hidup nomadik. Situs-situs itu sendiri       ekonomi, politik, organisasi sosial, strategi subsistensi,
                                         biasanya terdapat di daerah yang jauh di pedesaan pinggiran,         teknologi, dan lain sebagainya. Baik antropolog maupun
                                         bahkan kadang di tengah hutan, pinggir gunung; atau di kota-         arkeolog akan melihat pada elemen-elemen dasar yang sama
                                         kota yang dulu pernah dikolonisasi sepanjang sejarah Amerika.        dan berupaya untuk mendeskripsikan kultur-kultur yang
                                         Arkeolog banyak mengamati dunia yang sekarang kita huni.             mereka pelajari, di masa lampau ataupun di masa kini.
                                         Fokus esensialnya untuk memahami sejarah relasi antara               Bagiku antropologi tampak sebagai sebuah sosiologi eksotis.
                                         tanah dan manusia, berusaha untuk mengetahui apa yang                Tentu saja, disiplin ilmu ini baru muncul belakangan, sekitar
                                         telah terjadi selama 20.000 tahun terakhir yang membuat              akhir abad ke-19, dan secara langsung selalu diasosiasikan
                                         kita menjadi seperti ini. Karena bidang kerjaku sebagai se-          dengan Zaman Kekaisaran saat orang-orang Eropa untuk
                                         orang arkeolog aku mulai memahami sesuatu tentang rantai             pertama kalinya menemui dan menulis tentang ‘perbedaan
                                         kejadian yang telah membawa kita dari Zaman Batu hingga              suku pedalaman’. Pemikiran menarik, seseorang dapat men-
                                         Zaman Luar Angkasa. Kini saat aku melihat pada sebuah lan-           gajukan argumen bahwa antropologi ‘primitif ’ hadir di era
                                         skap, aku melihat sejarah tempat tersebut, evolusi dari gaya         Yunani Kuno dan Romawi yang mencatat tentang perilaku
                                         arsitektural, hadir dan menghilangnya industri, timbul dan           berbeda dari mereka yang dijumpai saat kekaisaran-keka-
                                         tenggelamnya kekuasaan politik, perubahan dalam teknolo-             isaran tersebut memperluas diri. Bahkan apabila catatan-
                                         gi, melenyapnya masyarakat, dan sebagainya.                          catatan tersebut lebih dianggap sebagai catatan perjalanan,
                                                                                                              deskripsi-deskripsi yang diberikan menjadi sumber literatur
                                         Sejauh ini aku melihat subyek yang berkaitan dengan an-
                                                                                                              antropologis.
                                         tropologi itu menarik... kupikir memang lebih kompleks.
                                         Sepintas aku dapat mengatakan bahwa ini adalah sebuah ket-           Di AS, para antropolog pertama menangkap secara literer
                                         ertarikan yang intens tentang dunia yang kuhidupi dan tentang        subyek-subyeknya, yaitu suku asli Amerika, dan begitulah
                                         mereka yang lain. Aku telah berada di sekitar orang-orang dari       bidang ilmu ini pertama kali dikembangkan di AS. Audiensi
                                         kultur ‘lain’. Aku teringat pergi mengunjungi rumah kawan-           utama bagi hasil kerja para antropolog dan donatur utama
                                         kawanku yang suku ‘asli’ dan Hispanik, kemudian kagum                mereka tentu saja pemerintah AS, Biro Urusan Indian dan ha-
                                         dengan betapa berbedanya hidup mereka dulu, jenis makanan            sil-hasil kerja mereka akan digunakan untuk mencari cara ter-
                                         yang mereka makan, bahasa yang digunakan orangtua mereka,            baik untuk menundukkan populasi indian. Menariknya, para
                                         cara mereka merayakan hari libur, dan sebagainya. Dan saat           antropolog awal tersebut seringkali menyayangkan hilangnya
                                         aku mulai belajar ini semua, aku tinggal dengan seorang Al-          perbedaan kultural akibat gerusan peradaban dan lantas
                                         jazair dan dikelilingi oleh kultur Arab. Aku mulai menyadari         menulis dengan penuh simpati atas subyek-subyek mereka,
                                         bahwa seluruh pandanganku adalah sebuah produk dari mani-            kehidupan liar dan bebas yang murni di tengah Eden. Me-
                                         festasi kultural dan temporal di mana aku dibesarkan, dan hal        mang, mereka tidak melakukan apapun untuk menghentikan
                                         tersebut memberiku sebuah perspektif yang baru. Pada esensi-         genosida kultural yang tengah mereka saksikan. Hal yang
                                         alnya, aku menemukan konsep relativisme kultural dan mulai           sama juga terjadi pada diri antropolog-antropolog awal Ero-
                                         membayangkan apakah benar ada yang disebut universalitas             pa seperti Levi Strauss dan Malinowski yang bekerja dalam
                                         dalam konteks pengalaman manusia, semenjak hal tersebut              koloni-koloni di Afrika, Asia dan Oseania.
                                         adalah aspek besar dari subyek yang dikaji oleh antropologi.         Arkeologi memiliki sedikit perbedaan historis. Bahkan saat
                                         Kukira aku terpanggil ke arah tersebut.                              ini saat aku mengatakan pada seseorang bahwa aku ada-
                                                                                                              lah seorang arkeolog, maka biasanya ia akan bertanya, “Di
                                                                                                              mana engkau menggali? Mesir? Roma? Yunani?” Pada awalnya
                                         Dapatkah anda mendeskripsikan perbedaan dalam dua                    arkeologi klasik memang memfokuskan diri untuk meneliti
                                         bidang ilmu tersebut dikaitkan dalam implikasi atas hasil            peradaban-peradaban besar yang pernah ada. Banyak orang
                                         kerjanya? Dapatkah anda memberikan sedikit pandangan                 masih berpikir bahwa arkeologi adalah penelitian reruntu-
                                         historis tentang perpecahan ini?                                     han besar yang seksi seperti piramida, berburu ‘harta karun’
                                         Di Amerika Serikat, arkeologi diajarkan sebagai salah satu           berupa emas dan perak, menemukan kembali seni-seni abad
                                         dari empat disiplin ilmu dalam antropologi; tiga yang lainnya        lampau. Pada awalnya memang arkeologi adalah sebauh per-
                                         adalah antropologi fisikal (studi tentang evolusi manusia),          buruan harta karun yang dilakukan oleh para akademisi yang


8 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
kaya, memiliki tim privat, dan kolektor benda antik, yang leb-               Arkeolog banyak mengamati dun-
ih mirip sebagai peneliti sejarah seni dibanding antropolo-
gi. Museum-museum awal adalah berupa ‘pajangan yang
                                                                             ia yang sekarang kita huni. Fokus
menimbulkan keingintahuan’ di mana kapak Zaman Batu                          esensialnya untuk memahami se-
akan dipajang bersanding dengan gading gajah dan tengko-          jarah relasi antara tanah dan manusia, beru-
rak kepala yang disusutkan. Penggalian yang sistematis baru       saha untuk mengetahui apa yang telah terjadi
hadir belakangan, satu dari yang awal dilakukan di AS adalah
laporan tertulis yang dilakukan oleh Thomas Jefferson yang        selama 20.000 tahun terakhir yang
‘menggali’ kuburan suku asli Amerika di lahan yang menjadi        membuat kita menjadi seperti ini.
propertinya di Virginia di akhir tahun 1700-an.
Aku bisa mengatakan bahwa penerimaan yang luas atas teori        tentang dampak pembangunan tersebut. Bersamaan dengan
evolusilah yang mengirimkan arkeologi ke dalam jalur yang        dampak potensial proyek tersebut atas sumberdaya alam,
berbeda. Sekali saja diterima bahwa manusia berevolusi dari      mereka juga harus menyertakan laporan tentang dampaknya
nenek moyangnya yang primata, maka penelusuran kronolo-          pada ‘sumberdaya’ kultural—situs-situs arkeologis. Maka kini
gi even-even tersebut langsung dimulai. Dalam poin ini, ma-      berbatalyon-batalyon arkeolog dikirim oleh proyek-proyek
nusia menjadi sekedar binatang lain yang evolusinya dapat        para developer untuk menemukan, mencatat, dan sering-
dipahami melalui riset ilmiah di mana artefak-artefak akan       kali menggali situs-situs yang akan dihancurkan oleh mereka.
dipandang sebagai catatan fosil dari kultur-kultur masa lam-     Jelas, para arkeolog adalah agen-agen penguasa, kami mem-
pau. Semenjak itu kisah tentang kemanusiaan dibuka oleh          fasilitasi proyek-proyek pembangunan, membersihkan jalan
para antropologis fisikal dan arkeolog.                          bagi para developer. Kami telah dibeli, kami bekerja untuk
Implikasi dari hegemoni paradigma ilmiah tersebut dan            mereka, bisnis kami datang sebelum buldozer-buldozer da-
peran para arkeolog sebagai pengisah kemanusiaan men-            tang. Telah bertahun-tahun lamanya aku telah mengajukan
jadi sedemikian luas. Para arkeolog berkisah tentang masa        pendapat bahwa hal seperti ini telah mengompromikan in-
lampau, jenis-jenis pertanyaan yang kita tanyakan dan jenis-     tegritas intelektual kami.
jenis jawaban yang kita dapatkan sepenuhnya terpengaruh          Para arkeolog dapat juga sangat kritis terhadap perkemban-
oleh kultur masa kini. Inilah satu hal yang melalui perspektif   gan yang tak berkelanjutan dewasa ini, John Zerzan telah
anarko-primitivis (AP) tentang pra-peradaban diilustrasikan      menggunakan bukti-bukti arkeologis dengan sangat efektif.
dengan baik. Ambil fakta-fakta dasar evolusi manusia dan kita    Kami dapat mengajukan argumen bahwa apa yang kita lihat
akan sampai pada kesimpulan bahwa kita hidup di tengah           sekarang ini dalam konteks ekspansi global dari peradaban
dunia terbaik yang mungkin terjadi, tetapi beberapa juga ber-    adalah sesuatu yang sangat merusak bagi manusia dan set-
pendapat bahwa kita hidup di tengah dunia yang terburuk          iap makhluk hidup yang ada di atas planet ini. Kami tahu,
yang pernah terjadi.                                             misalnya, ekploitasi berlebihan atas sumberdaya alam yang
                                                                 terdapat di sekeliling habitat manusia, meningkatkan kom-
Arkeologi dan antropologi secara alamiah telah berkem-           pleksitas dalam kultur material dan teknologi, meningkat-
bang dari peradaban yang sedang kita usahakan untuk              kan jenjang sosial, dsb. yang selalu menjadi ide buruk, dan
hancurkan. Keduanya adalah bagian dari ilmu penge-               merusak bagi lingkungan sosial maupun alam. Kami telah
tahuan ilmiah, yang sebagaimana bidang ilmu lainnya,             mempelajari kemunculan dan keruntuhan berbagai perada-
telah digunakan untuk membenarkan eksploitasi dan                ban, kami paham beberapa fitur kunci yang menghadirkan
penghancuran demi ekspansi kekaisaran-kekaisaran. Bi-            penderitaan, penundukan, perusakan lingkungan, tetapi
dang-bidang ilmu tersebut juga masih memroduksi sejum-           para arkeolog tidak pernah mencantumkan analisa seperti
                                                                 itu dalam laporan-laporan mereka. Para arkeolog sendiri
lah informasi yang menunjuk ‘sesuatu yang berdampingan
                                                                 tidak akan mengontradiksikan tujuan para developer, yang
dengan sisi alamiah’ sebagai sesuatu yang peyoratif. Lan-
                                                                 berarti akan menggigit tangan yang memberi makan mereka.
tas apakah anda merasa bidang ilmu seperti sejarah akan          Maka kebanyakan berusaha untuk merasa cukup puas den-
mampu secara valid memroduksi sebuah alternatif? Atau            gan sekedar menggali dan menulis laporan-laporan super-
mungkin seperti layaknya instrumen peradaban lainnya,            fisial yang mengompromikan deretan artefak yang berhasil
bidang-bidang tersebut hanya memroduksi apapun yang              ditemukan tanpa melihat hal tersebut dalam kerangka besar
diinginkan para ‘ilmuwan’?                                       peradaban.
Tidak diragukan lagi bahwa arkeologi telah dan masih men-        Arkeologi dan antropologi adalah disiplin ilmu yang saling
jadi sebuah upaya dari pemapanan dan hasil kerja dari ke-        bersinggungan, eksis sebagaimana mereka selalu berada di
banyakan arkeolog tidak pernah menantang sosiopolitik            persimpangan antara ilmu pengetahuan ilmiah yang kaku dan
status-quo. Ini adalah satu hal yang paling kulihat dengan       kemanusiaan. Arkeologi benar-benar ingin menjadi sebuah
kritis dari penulisan-penulisan arkeologis. Ambil contoh         disiplin ilmiah, dan beberapa di antaranya berusaha mem-
profesi CRM. CRM eksis sebagai sebuah hasil dari legislasi       buat klaim-klaim akan obyektivitas. Saat para arkeolog men-
pemerintah. Di awal tahun ’80-an sebuah undang-undang            deskripsikan fenomena peradaban, mereka berusaha tampak
disahkan, berada di bawah Hukum Perlindungan Lingkun-            deskriptif, sebagaimana teori-teori seharusnya, seperti se-
gan, yang berkata bahwa sebelum setiap proyek konstuksi          luruh teori-teori ilmiah, menampilkan nilai netralitas. Para
dilakukan oleh sebuah agensi federal, misalnya Departemen        arkeolog berkata bahwa mereka menulis tentang “bagaimana
Pertahanan membangun bendungan, Departemen Transpor-             dulu terjadi” dan bukan “bagaimana seharusnya”. Refleksi
tasi membangun jalan, atau industri yang diregulasi negara—      kritis dilihat sebagai sesuatu yang politis dan tidak menjadi
seperti pipa gas yang merupakan bisnis besar bagi arkeolog—      ruang lingkup riset arkeologis di banyak lingkar-lingkar arke-
para developer harus mempersiapkan dulu sebuah laporan

                                                                                                                       issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 9
                                         olog. Pengecualian dari jenis arkeologi tersebut adalah apa      sebuah kelas, orang-orang dapat mencari pengetahuan ini
                                         yang aku lakukan, ‘arkeologi radikal’, sebuah pengembangan       sendiri. Apa yang kita butuhkan sesungguhnya adalah rasa
                                         yang hadir relatif belakangan ini yang mengoneksikan den-        keingintahuan dan sebuah hasrat untuk memahami dunia
                                         gan feminis kontemporer dan perspektif-perspektif arkeologi      yang kita tinggali saat ini dan bagaimana dunia bisa menjadi
                                         Marxis. Para arkeolog radikal secara berhati-hati memilih        seperti sekarang ini.
                                         pertanyaan-pertanyaan bagi riset yang didesain untuk men-        Saat aku mulai bekerja dengan Earth First! (EF!), aku cukup
                                         demonstrasikan, sebagai contohnya, sejarah ketidaksetaraan       terkejut saat menemukan bahwa di antara kolektif para edi-
                                         sosial atau sejarah penundukan perempuan. Tentu saja,            tor dan lingkar kecil orang-orang di sekelilingnya, mayoritas-
                                         mengajukan pertanyaan-pertanyaan tersebut melalui data           nya adalah mereka yang mendapat titel kesarjanaan di bidang
                                         arkeologis akan berakhir dengan penelitian politis dan para      antropologi. Aku berkata pada diriku sendiri bahwa aktivitas
                                         arkeolog tradisional sangat kritis terhadap trend seperti itu,   belajar-mengajar dapat menjadi sesuatu yang subversif, hal
                                         berargumen bahwa para arkeolog radikal sama sekali tidak         tersebut memiliki potensi revolusioner. Anak-anak didikku
                                         obyektif, yang tentu saja itu adalah omong kosong semenjak       akan membaca Species Traitor, Jerry Mander, John Zerzan
                                         memang tak ada riset arkeologis yang netral.                     dan berbagai pemikiran AP serta apapun yang kita pikir akan
                                         Cukup menggelikan, setelah bertahun-tahun berbicara men-         membuka perspektif-perspektif tersebut. Mereka secara se-
                                         genai perspektif AP pada kolega-kolega arkeologku, keban-        rius mendalami apa yang ditulis oleh para penulis tersebut.
                                         yakan setuju dengan argumen-argumen fundamental yang             Aku mendorong juga agar anak-anak didikku mampu ber-
                                         diajukan AP. Masalah yang ada adalah bahwa tampaknya             pikir menurut diri mereka sendiri, untuk mempertanyakan
                                         orang-orang merasa tak berdaya untuk mengubah sesuatu.           otoritas—termasuk diriku—dan memahami banyak cara yang
                                         Mereka dapat menyetujui sepenuhnya dengan analisa per-           berbeda untuk melihat dunia, hal terpentingnya adalah un-
                                         adaban yang ditawarkan oleh seseorang seperti John Zerzan,       tuk mampu melihat, bukan berpura-pura tak tahu hingga lan-
                                         tetapi saat ditanyakan apakah akan mampu melakukan ses-          tas membiarkan bisnis-bisnis besar dan para pembuat hukum
                                         uatu untuk mengubah perjalanan peradaban, mereka ber-            menjalankan dunia. Beraksilah atas apa yang kita yakini.
                                         kata bahwa itu tak mungkin. Bahkan apabila para arkeolog         Maka iya, aku yakin bahwa penelitian akan masa lampau,
                                         menjadi semakin termotivasi secara politis dan menunjuk-         melalui arkeologi, memiliki potensi untuk mencerahkan dan
                                         kan bahaya peradaban, tak seorangpun yang akan menden-           memrovokasi pemikiran, bahkan aksi, dan kutekankan sekali
                                         garkan kami. Kami hanya menunjukkan ‘fakta’ di luar sana.        lagi, bahwa ini tidak membutuhkan sebuah latar belakang ak-
                                         Ini bukanlah tempat bagi para arkeolog untuk membuat             ademik. Ini adalah ide inti tentang belajar semampu kita ten-
                                         sebuah keputusan yang bernilai tentang apakah peradaban          tang dunia yang kita tinggali, itulah poin utama yang harus
                                         ini adalah sesuatu yang baik ataukah buruk, kami hanya men-      diajukan. Tentu saja, para pelajar dan mahasiswa akan harus
                                         deskripsikan evolusi. Jelas hal seperti ini yang melemahkan      melalui sekian banyak omong kosong dan kebiasaan dunia
                                         dan membuat para arkeolog menjadi bagian dari masalah,           akademik, tapi jangan pernah percaya begitu saja pada para
                                         bukannya bagian dari solusi.                                     ‘ahli’, berpikirlah sendiri, pelajarilah sendiri apabila memang
                                         Aku merasa bahwa sebuah pemahaman akan masa lalu ada-            kita tak mau memasuki sebuah institusi. Ini adalah hal ter-
                                         lah sebuah instrumen penting bagi para aktivis. Mempelajari      penting bagi para revolusioner untuk juga mempersenjatai
                                         arkeologi dan antropologi membuka pikiran seseorang. Hal         diri dengan pengetahuan.
                                         tersebut membuat kita menyadari bahwa banyak hal tidaklah        Sejauh ini, sebuah perspektif revolusioner telah menawarkan
                                         seperti apa kelihatannya sekarang ini dan ada sebuah alter-      pada arkeologi sebuah makna. Ini bukan sekedar pembicar-
                                         natif lain bagi peradaban. Ini bukan sekedar sebuah teori        aan antara para elit intelektual. Para arkeolog radikal kini
                                         politis yang abstrak, kita tahu bahwa manusia telah mampu        telah mendorong disiplin untuk memahami peran yang di-
                                         hidup dengan baik selama ribuan tahun tanpa mobil, pendin-       mainkan secara naratif di tengah masyarakat kita, menggar-
                                         gin ruangan, komputer, telefon, dan lain sebagainya. Kita da-    isbawahi peran di masa lampau, politik di masa lampau, dan
                                         pat memperbandingkan dan mengontraskan harga keseluru-           juga di masa kini. Aku selalu heran dengan kekurangpekaan
                                         han yang harus dibayar dan keuntungannya bagi peradaban          dunia arkeologi kebanyakan, yang melihatku sebagai seorang
                                         apabila kita tahu banyak mengenai seperti apa hidup di masa      anarkis ekologis radikal, seseorang yang berkecimpung di
                                         lampau dan bagaimana di masa depan. Pengetahuan ini tidak        dunia arkeologi dengan membawa sebuah agenda politis,
                                         membutuhkan gelar kesarjanaan atau bahkan kehadiran di           seorang asing yang menginfiltrasi menara gading intelektual,
                                                                                                          sungguh itulah yang terjadi padaku. Di sisi lain, karena aku
                                                                                                          mempelajari dan bekerja dalam profesiku, banyak kamerad-
                                                                                                          kamerad radikalku yang seringkali melihatku sebagai bagian
                                                                                                          dari sebuah dunia akdemik mapan yang mempertahankan
                                                                                                          status-quo, seperti orang asing juga di sini. Aku berusaha
                                                                                                          untuk membuat jalan agar kedua kubu ini dapat saling mem-
                                                                                                          bantu, bahkan apabila aku harus mendapatkan serangan dari
                                                                                                          kedua pihak.


                                                                                                          Apakah anda merasa bahwa antropologi dan arkeologi
                                                                                                          adalah proses obyektif? Apa yang benar-benar mampu di-
                                                                                                          hasilkan melalui informasi yang hadir dari metodologi
                                                                                                          demikian?



10 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
Arkeologi bukanlah sebuah proses yang obyektif. Ia berusaha      Para arkeolog cenderung melihat manusia sebagai mamalia
mencari obyektivitas tetapi melalui subyektivitas. Jenis-jenis   lain yang hidup dalam lingkar ekologis. Subyek manusia
jawaban yang kita dapatkan sangat tergantung pada jenis-         dipelajari dengan cara yang sama saat engkau mempelajari
jenis pertanyaan yang kita ajukan. Misalnya, para arkeolog       evolusi spesies serigala atau mamalia sosial lainnya. Di satu
Marxis di Uni Soviet dulu akan menginkorporasikan sebuah         cara aku melihat hal ini sesuatu yang baik, karena kita terus
agenda Marxis ke dalam riset arkeologis mereka. Ideologi         mengingat bahwa bagaimanapun juga kita adalah binatang.
dominan di AS dan Eropa adalah kapitalisme dan arkeologi         Tujuan risetnya adalah untuk memahami adaptasi manusia
kita akan membantu melegimitasi dan membenarkan hal              pada lingkungan yang spesifik, dan kultur dilihat sebagai
tersebut. Sebagai contohnya, penasihat akademisku di Ing-        sebuah alat adaptasinya.
gris akhir-akhir ini menulis sebuah artikel yang mengritisi      Para arkeolog itu seperti jurnalis, mereka bertanya tentang
satu dari arkeolog dunia terkenal yang membiarkan Shell Oil      siapa, apa, di mana, kapan, mengapa, bagaimana. Peneka-
dan Visa untuk menjadi sponsor korporat dari penggalian-         nannya adalah pada ‘proses’ di mana organisasi sosial dan
nya di Turki. Profesor dari Cambridge, arkeolog lapangan,        kultur material atau teknologi berubah, apa penyebab pe-
Ian Hodder, tampil di sebuah foto majalah mengenakan topi        rubahannya dengan mencari pada tampilan, signifikansi dan
baseball berlogo Visa dan berkata, “obsidian adalah kartu        dampak-dampak yang diakibatkan. Pertanyaan ‘mengapa’,
kredit pertama,” yang secara esensial berkata bahwa kapital-     antara lain seperti mengapa peralatan berburu berubah?
isme memiliki sebuah sejarah yang panjang, tak terelakkan        Mengapa orang-orang mulai menanam? Mengapa mereka
dan sebuah bagian alamiah atas kondisi manusia saat ini—         mulai mengonstruksi perahu dan menjelajah jarak jauh?
mengerikan.                                                      Terdapat banyak hal yang dapat diperdebatkan—dan masih
Seluruh arkeologi memiliki politik dan situsnya sendiri,         banyak lagi yang lebih menarik untuk ditemukan. Kita tak
fisikal aktual yang masih tersisa dari masa lampau, yang ser-    pernah tahu pasti, selain menelurkan hipotesa, menawarkan
ingkali merupakan batu bernilai tinggi secara kultural dan       jawaban-jawaban yang mungkin. Kurasa di sini komunikasi
politis. Pikirkan saja soal even belum lama ini yang melet-      inilah yang penting.
upkan intifada kedua di Palestina. Itu dikarenakan kunjun-       Untuk satu hal, kita tahu tanpa ragu bahwa manusia beru-
gan Sharon ke sebuah situs arkeologis di Yerusalem. Taliban      saha menyelesaikan nyaris segala sesuatu yang dibutuhkan
meledakkan patung Buddha raksasa abad lampau karena              di kehidupan harian menggunakan hanya batu, tulang, per-
obyek-obyek tersebut merepresentasikan kejayaan non-Islam        alatan sederhana dalam sebagian besar eksistensi manusia.
masa lalu yang mengancam kekuasaan rezimnya. Di Inggris,         Bagiku ini adalah fakta. Hal ini membuktikan bahwa apapun
pembubaran sebuah keuskupan berlanjut dengan peng-               yang kita pikir kita butuhkan dewasa ini justru apa yang
hancuran secara fisik katedral-katedral tua dan ikon-ikon di     tidak kita butuhkan. Bukan niatku untuk mengatakan bahwa
dalamnya sehingga kekuasaan keuskupan tersebut dapat di-         hidup sebelum peradaban adalah sebuah fridaus yang bebas
tundukkan di bawah kekuasaan monarki. Contoh lain adalah         dari kecemasan dan tak membutuhkan keuletan fisik. Tetapi
penggunaan arkeologi untuk memromosikan nasionalisme.                                                                                Konsep kesa-
                                                                 secara keseluruhan aku akan berargumen bahwa arkeologi
Bangsa membenarkan eksistensi dan identitas nasional me-         dapat membuktikan bahwa peradaban telah meningkatkan                maan masa
reka dengan memersatukan orang-orang menggunakan kesa-           penderitaan bukannya menguranginya. Dan apabila semua               lalu orang-
maan historis, kultur dan bahasa. Di Jerman, para fasis Nazi     dapat berbicara, maka pohon, sungai dan beruang apabila             orang adalah
berusaha memersatukan orang-orang dengan menggunakan             ditanya, mereka akan berkata bahwa dunia adalah tempat
ide kultur superior dan Mussolini juga demikian, mengobar-                                                                           sebuah
                                                                 yang lebih baik sebelum peradaban muncul. Antropologi
kan superioritas kultur Romawi. Argumen para Zionis atas         dan arkeologi adalah sebuah disiplin yang antroposentris,           instrumen
pendudukan Palestina berdasarkan pada interpretasi historis      bahkan saat kita menjelaskan bahwa manusia adalah juga bi-          ideologi pal-
daerah tersebut di masa lampau.                                  natang. Menurutku adalah sesuatu yang keliru saat memisah-          ing kuat, ide
Konsep kesamaan masa lalu orang-orang adalah sebuah in-          kan sejarah manusia dengan sejarah seluruh makhluk hidup
strumen ideologi paling kuat, ide tentang ‘kami’ (yang be-       dalam sebuah ekosistem yang kita tempati. Amatlah penting           tentang ‘kami’
nar) dan ‘mereka’ (yang salah). Konstruksi identitas nasional    untuk memahami keterikatan antara semua makhluk hidup.              (yang benar)
memang sangat kompleks. Beberapa elemen utamanya akan            Aku berusaha menjelaskan hal ini dalam hasil-hasil kerjaku.         dan ‘mereka’
menjadi sejarah teritorial, bahasa, agama, organisasi ekonomi    Kebanyakan pengalamanku di situs-situs prasejarah di Amer-
politik, bahkan kesamaan sumber makanan. Apa yang mem-                                                                               (yang salah).
                                                                 ika Utara, kebanyakan di regional Appalachian. Dan inilah
buat orang Amerika itu Amerika, atau seorang Palestina itu       fakta dasar yang aku yakini sebagai hasil dari pengalaman           Konstruksi
Palestina, apa artinya menjadi Timur, atau Barat? Mengapa        personalku dalam arkeologi. Orang-orang hidup di sini se-           identitas
juga kita menggunakan terminologi seperti itu? Mendefinisi-      lama 14.000 tahun dan hanya meninggalkan fitur-fitur yang           nasional me-
kan siapa ‘kami’ dan siapa ‘mereka’ sangat berkaitan erat        tersebar dalam batu-batu, yang menjelaskan betapa mereka
dengan sejarah, inilah yang penting untuk dipahami.                                                                                  mang sangat
                                                                 sedemikian dekat dengan alam. Tetapi apa yang kulihat pada
Perspektif teoritis yang direngkuh para arkeolog dalam riset     lanskap yang sama saat ini, setelah digerus peradaban se-           kompleks.
mereka secara konstan berubah dan berbeda di Eropa dan           lama hanya beberapa ratus tahun? Bendungan, penebangan
Amerika. Dalam konteks lingkar radikal, arkeolog Marxis dan      hutan, polusi limbah, reaktor nuklir, kota-kota seperti New
feminis terdapat prosesual, pascaprosesual, strukturalisme,      York, sungai yang dialiri limbah asam beracun. Kontras yang
pascastrukturalisme, hermenetik, evolusioner, behavioral,        sangat kentara. Tentu, manusia selalu mengubah alam di
seluruh mazhab pemikiran yang berbedalah yang mengu-             sekelilingnya, tetapi skala perubahan yang dialami di bawah
rung pertanyaan-pertanyaan riset dan interpretasi data dari      peradaban telah terlalu jauh, dengan plastik dan besi dan se-
para arkeolog. Di AS semenjak tahun 1970-an, arkeologi           luruh limbah yang dihasilkan untuk memroduksinya, tingkat
prosesual yang baru telah mendominasi bidang tersebut.           kerusakannya meningkat sangat jauh. Ini kita semua tahu,


                                                                                                                      issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 11
                                         tak perlu seorang arkeolog.                                       dan kolonial. Pandangan kita atas dunia tereduksi pada
                                         Kembali pada praktik metodologi. Saat ada beberapa cara           sesuatu yang tak memberi ruang pemahaman siklikal atas
                                         untuk mengaplikasikan riset arkeologi dalam konteks teori,        diri dan kemenjadian. Tampaknya antropologi dan arke-
                                         sekrup dan mur praktik arkeologi cukup standar di mana-           ologi membadani gerakan seperti ini, mencari fakta dari
                                         mana. Menggali dan mencatat—idealnya memang segala se-            masa lampau yang secara ilmiah telah dikonfirmasi, dan
                                         suatunya. Kami menggali di tempat yang diperkirakan men-          bukannya berusaha memahami apa yang diwariskan se-
                                         jadi lokasi sebuah situs, dalam upaya untuk mendapatkan           cara turun temurun. Atas alasan ini kita sering menemui
                                         artefak. Idealnya memang agar mampu menuliskan kisah              sejumlah masyarakat primitif yang harus berurusan den-
                                         tentang seperti apa situs tersebut dan bagaimana manusia          gan para antropolog dan arkeolog yang seakan ‘mengetahui
                                         tinggal di tempat tersebut. Di mana terdapat rumah, seperti       kebenaran’. Apakah ada jalan tengah yang dapat ditempuh
                                         apa bentuknya, dari apa ia dibangun, di mana pusat aktivitas-     untuk menjembatani dua perbedaan ini, atau apakah ada
                                         nya, di mana mereka membuang sampah, bagaimana dan di             batasan-batasan yang perlu dibangun di antara mereka?
                                         mana mereka membuat peralatan dari batu, dari mana mer-
                                         eka mendapatkan batu, di mana mereka memasak, di mana             Paradigma ilmiah, yang berakar pada pola pikir Pencerahan,
                                         mereka menyimpan binatang peliharaan apabila memang               telah menggantikan segala jenis pandangan dunia dalam up-
                                         ada, di mana mereka menyembelih binatang, tanaman apa             aya memahami kebenaran. Amatlah sulit saat ini untuk meya-
                                         yang mereka makan, apakah mereka menguburkan mereka               kini bahwa dunia ini sebenarnya diusung di atas tempurung
                                         yang mati, di mana dan dengan apa.                                kura-kura, atau bahwa manusia hadir dari sebuah alam mim-
                                         Semua hal tersebut diinvestigasi menggunakan teknik-teknik        pi, misalnya. Peradaban kita kini menemukan jawaban atas
                   Apa yang              ilmiah seperti radio karbon agar dapat menentukan usia situs      pertanyaan-pertanyaan nilai alamiah dari eksistensi melalui
              terjadi dalam              tersebut, analisa kimiawi untuk memahami area-area aktivitas      molekul-molekul dan persamaan matematis. Bidang biologi,
                                         mereka, analisa pollen untuk mendapatkan data soal tana-          fisika, kimia, astronomi, matematika, mesin dan ekonomi
               praktik arke-
                                         man yang tersisa, analisa lithic untuk mendapatkan teknik         kini diajarkan di semua institusi di seluruh dunia.
            ologi memang                 reduksi peralatan batu mereka dan sumberdaya mentahnya.           Toh bagaimanapun juga, aku masih yakin bahwa mitologi-
            biasanya jauh                Semua ini adalah deskripsi, tidak terlalu teoritis dan kontro-    mitologi tradisional atau sejarah lisan jauh lebih resistan
                                         versialm sekedar memaparkan keberadaan dan ketiadaan              terhadap manipulasi ideologi. Kosmologi dari bangsa Meso-
                   dari ideal.
                                         material, data standar arkeologi. Hal ini yang spesialitas pal-   potamia atau bangsa Maya harus tampak ‘beralasan’ bagi kita
                   Kita terus            ing umum dalam riset arkeologi, dan hal paling tidak intelek-     para pengamat. Dan apakah arti ilmu pengetahuan ‘primitif ’?
                    menerus              tual yang bisa dilakukan, seluruh kerja-kerja laboratorium,       Metalurgi pertama di Zaman Besi membutuhkan pemahaman
                dikejar oleh             menimbang berat batu, dan sebagainya. Kebanyakan merasa           sederhana ilmu kimia dan fisika. Astronomi adalah juga ilmu
                                         cukup mengaplikasikan arkeologi tanpa konten teoritis.            yang dipraktekkan oleh nenek moyang kita, dan domestikasi
                 para deve-              Menghabiskan waktu 7 tahun sebagai seorang pascasarjana           pertama pada esensinya adalah biologi serapan primitif,
                loper untuk              menulis 80.000 kata disertasi yang mendeskripsikan ujung          manipulasi genetik atas tumbuhan dan binatang yang pal-
               menyelesai-               tombak dari batu yang didapat dari sebuah situs, apakah ini       ing pertama kali. Dan sebagaimana beberapa dari kita akan
                                         hasil dari sebuah riset besar? Manusia zaman dulu menda-          menolak perubahan-perubahan yang merusak masyarakat
            kan pekerjaan
                                         patkan batu dari sumber lokal dan penggunanya bukan kidal.        kita seperti dalam soalan teknologi, relasi kekuasaan, dewasa
              kita secepat-              Siapa peduli?                                                     ini; aku juga yakin bahwa ada juga mereka yang menolak
                            nya.         Apa yang terjadi dalam praktik arkeologi memang biasanya          ‘kemajuan’ sepanjang sejarah manusia.
                                         jauh dari ideal. Kita terus menerus dikejar oleh para deve-       Kukira engkau mengajukan sebuah poin yang sangat pen-
                                         loper untuk menyelesaikan pekerjaan kita secepatnya. Me-          ting di sini. Ilmu pengetahuan menyediakan kita mitos kreasi
                                         nyewa 30 arkeolog untuk bekerja di satu lahan situs selama        modern dalam bentuk DNA, teori Ledakan Besar (Big Bang),
                                         beberapa bulan jelas sangat mahal bagi mereka, terutama           dan lain sebagainya—walaupun banyak yang berpendapat
                                         apabila nantinya hasil penelitian tersebut justru menghambat      bahwa hal tersebut tak lebih dari sebuah mitos, bahwa ide-
                                         rencana mereka. Maka dengan demikian, informasi lenyap.           ide kontemporer kita tentang dunia merefleksikan kenyataan
                                         Sebagai satu contohnya, saat aku bekerja di sebuah situs di       jauh lebih banyak daripada sebelumnya. Hal ini arogan dan
                                         London, kontrak yang dibuat dengan developer memastikan           bodoh. Aku suka membaca buku-buku tua tentang sosiologi,
                                         bahwa kita hanya akan mencari situs yang berisi komponen          psikologi, biologi dan lain sebagainya. Apa yang kita demon-
                                         peninggalan Romawi, maka kami menggali apapun dengan              strasikan sebagai sebuah ‘kebenaran’ yang telah terbukti se-
                                         tanpa benar-benar mencarinya. Apabila yang kami temukan           cara ilmiah, suatu saat pasti saja dianggap aneh dan tak sesuai
                                         ternyata artefak dari bangsa Celtik, maka hal itu tidak akan      dengan kenyataan. Aku hidup dengan keyakinan bahwa tak
                                         dianggap berharga.                                                ada kebenaran yang hakiki di luar sana yang dapat ditelusuri
                                                                                                           dengan ilmu pengetahuan ilmiah, yang ada hanyalah inter-
                                                                                                           pretasi yang cair atas kenyataan yang sedang kita hadapi. Tapi
                                         Tampaknya masyarakat beradab, dengan memegang erat
                                                                                                           dengan tak adanya kebenaran sejati, bukan artinya lantas kita
                                         Alasan dan Ilmu Pengetahuan, membawa imperialisme
                                                                                                           bisa berpura-pura tak mau berdiri atas sesuatu.
                                         ‘Kebenaran’ dan ‘Obyektivitas’ untuk membenarkan ke-
                                         hancuran yang mereka lakukan demi ‘Kemajuan’. Dengan              Dan ini juga poin penting lain yang digambarkan dalam an-
                                         terjebak dalam mentalitas seperti itu, saat mencari ‘fakta’,      tropologi dan arkeologi—apa arti sesungguhnya dari konsep
                                         kita sering menganggap sepele sesuatu yang penting secara         penerimaan relativisme kultural dalam konteks bagaimana
                                         sosio-kultural, seperti mitos. Dan menggantinya dengan se-        seseorang hidup sehari-hari? Terdapat banyak perspektif
                                         jarah yang terdokumentasikan: permainan para penakluk             yang berbeda tentang elemen-elemen paling mendasar dari
                                                                                                           hidup—tentang membesarkan anak, tentang relasi antar jenis


12 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
kelamin, tentang cara memerlakukan binatang dan legitimasi       jahat. Ini alasannya mengapa mempelajari antropologi di satu
kekuasaan. Apa yang perlu dilakukan adalah memahami opi-         sisi membingungkan tetapi di sisi lain mencerahkan. Saat tiba
ni-opini yang berbeda antarkultur, bahkan juga antarindividu     waktunya bagi kita untuk membuat penilaian tentang suatu
dalam kultur, masa lalu dan masa kini yang berkaitan dan         praktik kultural, tradisi, mitos, di mana poin yang akan men-
kita akan melihat bahwa dunia senantiasa berubah—apa yang        jadi pijakan awalmu apabila tak ada fondasi obyektif untuk
tampaknya sesuatu yang ‘rasional’ di beberapa hal akan tam-      adanya kritik?
pak menjadi konyol di masa lain. Bahkan sistem kepercayaan       Saat aku melihat pengetahuan ilmiah sebagai satu dari sekian
tradisional juga senantiasa berubah, sama sekali tidak statis.   banyak sudut pandang akan dunia, aku juga berpikir bahwa
Apa yang menarik bagiku adalah tentang apa katalis yang ter-     kadang tak dapat dipungkiri kala pemikiran tersebut hadir
jadi dari perubahan-perubahan tersebut dan apa dampaknya         sejak awal. Lebih dari sekitar 10.000 tahun terakhirlah kelom-
bagi dunia yang kita tinggali ini.                               pok-kelompok kultural dapat hidup secara relatif terisolasi.
Sistem kepercayaan tradisional mana yang perlu dipertah-         Saat kultur-kultur saling bertemu, hanya terjadi sedikit hasil
ankan? Merunut pada sistem kepercayaan tradisional di ba-        akhirnya. Kultur-kultur tersebut dapat saling beradaptasi dan
rat selama kurang lebih seratus tahun lalu, sebagai seorang      mengadopsi berbagai macam keyakinan dan kebiasaan yang
perempuan, aku merasa tak mampu mendiskusikan hal ini            diambil dari masing-masingnya, atau dapat juga tetap terpi-
denganmu. Aku tak akan mampu mendapatkan pendidikan              sah. Dan saat mereka saling terpengaruhi satu sama lainnya,
dan kebingungan filsafatku tak akan mampu menemukan              khususnya dalam konteks perubahan kultur material dan
jalan keluarnya. Sebagai seorang mahasiswi ilmu politik aku      teknologi; sistem keyakinan mencakup asal muasal dan sifat
                                                                                                                                       Aku tidak
mempelajari sejarah pemikiran politis dari Plato dan Socrates    kemanusiaan, legitimasi kekuasaan dan cara berelasi secara
hingga Machiavelli, Hobbes dan Locke. Tak ada suara perem-       sosial, cara berpikirnya, tetap berbeda, beragam.                     menyukai
puan di antara mereka hingga di akhir abad ke-19, setidaknya     Kita semua kini tiba pada saat di mana nyaris semua orang             sikap mekanis
dalam konteks pelajaran yang diberikan di universitas. Apak-     hidup beriringan dengan media massa, TV dan lainnya, se-              dari penge-
ah itu artinya para perempuan di Barat tidak mampu berpikir      hingga saling mengetahui eksistensi yang lain. Kita telah
tentang politik sebelumnya? Apa yang berubah, apa yang                                                                                 tahuan ilmiah,
                                                                 menghadapi kenyataan bahwa terdapat sejumlah besar sudut
membuatku kini terlibat dalam aktivitas ini? Dalam beberapa      pandang akan dunia yang dianut sepanjang waktu oleh                   dan jelas tak
kultur tradisional, perempuan masih tidak bisa melakukan-        orang-orang di ranah geografis yang berbeda, dan karenanya            ada etika
nya. Apakah ini salah? Bagaimana pendapatmu?                     kita harus menerima implikasi dari fakta tersebut yang be-            atau moral
Hal in mengilustrasikan sebuah dilema menarik. Apakah satu       rarti bahwa tak hanya terdapat satu cara dalam melihat dan
                                                                                                                                       yang koheren
periode waktu atau sebuah sistem kepercayaan kultural, tra-      melakukan sesuatu. Walaupun demikian, beragam orang di
disional, mitologi, pandangan atas dunia, lebih baik, lebih      seluruh dunia dipaksa untuk menyatu. Ini adalah sebuah                untuk me-
benar, lebih rasional atau tercerahkan dibandingkan yang         perkembangan yang bertautan erat dengan bangkitnya para-              nyetujui atau
lainnya? Apa aspek-aspek dari sebuah tradisi yang buruk dan      digma ilmiah. Pengetahuan ilmiah mengajukan klaim bahwa
                                                                                                                                       tak menyetu-
mana yang baik, dan atas dasar apa engkau menempatkan            ialah cara obyektif di mana orang-orang yang beragam dapat
penilaian tersebut saat kita semua adalah tawanan dari ma-       berinteraksi satu sama lain dalam ranah yang sama, meng-              jui hal terse-
nipulasi ideologis yang tak dapat kita hindari, sehingga tak     gunakan bahasa, ‘alasan’, metoda ilmiah yang sama, untuk              but, dengan
ada lagi yang dapat dinamakan obyektif? Fitur-fitur mana         mencapai satu kesepakatan akan hal-hal yang sangat funda-             pengecual-
dari kultur tradisionalku yang kupilih untuk kuberi respek       mental. Maka kini hadir kultur global, dan sudut pandang
dan mana yang kupilih untuk kutinggalkan? Aku tak memi-          akan dunia global barunya adalah paradigma ilmiah.                    ian bahwa
liki masalah saat meninggalkan mitologi Kristen yang mana        Pengetahuan ilmiah diajarkan dengan relatif sama di uni-              pemikiran
aku dibesarkan dengannya. Aku membaca filsuf seperti Ber-        versitas-universitas di Zaire, New Guinea, Guatemala, Cina,           yang diang-
trand Russel dan berbagai argumen lain melawan Kristianitas      Saudi Arabia—inilah bahasa universal yang diterima keban-             gap terbela-
saat aku muda dan memromosikan beberapa ide tersebut             yakan. Engkau perlu tahu soalan mesin, kimia dan fisika
dengan terang-terangan saat melakukan makan malam ber-                                                                                 kanglah yang
                                                                 untuk membangun sebuah pertambangan minyak atau bom
sama keluarga Katolikku. Tetapi aku kesulitan saat harus         nuklir, biologi untuk mematikan penyakit-penyakit yang te-            akan me-
mendekonstruksi, untuk contohnya, sebuah tradisi Amerika         lah diketahui, matematika untuk memahami ekonomi yang                 nentang inti
asli dan tradisi Tao di mana aku melihatnya sebagai sesuatu      kompleks, dan lain sebagainya. Pada faktanya masih terda-
yang memiliki hak untuk meyakini bahwa dunia ini cukup                                                                                 “kemajuan”
                                                                 pat keragaman saat menjelaskan mengenai apa itu manusia,
berbeda dari yang dipaparkan secara ilmiah.                      bagaimana dunia terbentuk, yang kucemaskan, kini nyaris               yang sebe-
Cara terbaik adalah dengan menolak kecenderungan univer-         punah. Tak ada alternatif memadai yang ditawarkan, selain             lumnya selalu
salitas dan memberi respek pada keberagaman opini yang           sistem keyakinan agama yang telah berusia berabad-abad dan            menempatkan
eksis dan dengan demikian aku juga memiliki pendapat             menjadi seringkali berbenturan dengan penerus-penerus da-
yang sama atas Katolik, bahwa mereka memiliki sebuah hak         lam generasi barunya.                                                 diri sebagai
untuk tetap terikat pada mitologi tradisionalnya walaupun        Apakah sudut pandang ilmiah akan dunia ini hal yang baik              sesuatu yang
tampaknya sangat irasional, ilu pengetahuan memaparkan           atau buruk? Aku tidak menyukai sudut pandang Kristens. Aku            netral.
bukti-bukti bahwa mereka salah di banyak segi. Tetapi apa        tidak menyukai sikap mekanis dari pengetahuan ilmiah, dan
kerusakan yang dilakukan apabila kita tidak mengontradiksi-      jelas tak ada etika atau moral yang koheren untuk menyetu-
kan beberapa hal lain dari sebuah tradisi yang berkata, seba-    jui atau tak menyetujui hal tersebut, dengan pengecualian
gai contohnya, perempuan harus taat pada lelaki, atau bahwa      bahwa pemikiran yang dianggap terbelakanglah yang akan
manusia adalah pemegang kekuasaan atas semua makhluk             menentang inti “kemajuan” yang sebelumnya selalu menem-
hidup. Mungkin kultur itu seperti individus, tak seorangpun      patkan diri sebagai sesuatu yang netral. Apa yang dimiliki
yang sepenuhnya baik dan tak seorangpun yang sepenuhnya          oleh pengetahuan ilmiah adalah keyakinan arogannya akan


                                                                                                                       issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 13
                                          kemampuan superiornya dalam menyediakan berbagai pen-             aturan mereka, seperti juga yang ditunjukkan oleh John Zer-
                                          jelasan akan kenyataan, ia juga menjadi otoritas final, kupikir   zan, sesegera penggunaan bahasa menjadi metoda dominan
                                          dalam soalan tersebutlah pengetahuan ilmiah harus diper-          dari relasi sosial kita kita telah membuka jalan menuju dunia
                                          tanyakan. Tetapi aku masih bingung dalam beberapa soalan,         simbolik, yang jelas berlawanan dengan otentisitas dan aso-
                                          aku merasa harus mengambil dan memilih elemen-elemen              siasi. Aku yakin bahwa terdapat sebuah pertempuran yang
                                          mana dari sekian banyak sistem keyakinan yang kutemui,            konstan terjadi dalam pikiran dan tubuh kita antara rasionali-
                                          yang dapat diadaptasikan dalam sistem keyakinanku sendiri.        tas, yang secara konstan mengintelektualisasikan eksistensi
                                                                                                            yang hadir dalam alam bahasa, dengan pengalaman nyata,
                                                                                                            otentik dan sensual dari sesama dan dunia di sekeliling kita.
                                          Secara konstan kita menghadapi masalah saat menjelaskan
                                                                                                            Aku tahu bahwa hal ini juga terjadi dalam diriku, dan aku
                                          argumen rasional yang menentang peradaban. Tetapi apa
                                                                                                            juga paham pada frustrasi yang engkau rasakan, yang ser-
                                          yang kita dapatkan dari data arkeologis atau kembali be-
                                                                                                            ingkali berakhir dengan sikap bahwa yang terpenting adalah
                                          relasi dengan keliaran di setiap tingkat pola hidup kita se-
                                                                                                            melakukan aksi dan baru setelahnyalah pertanyaan-pertan-
                                          bagai sesuatu yang melampaui dikotomi rasional-irasional.
                                                                                                            yaan diajukan. Aku tahu bahwa isnpirasiku untuk beraksi
                                          Mereka yang mendapatkan keuntungan dari peradaban ini
                                                                                                            hadir lebih banyak dari keberanianku daripada pikiranku,
                                          juga mendapatkan keuntungan dari kita yang selalu ber-
                                                                                                            aku berusaha untuk membuat diriku yakin akan diriku se-
                                          main dalam konteks yang mereka terapkan. Jadi tampak
                                                                                                            penuhnya, secara lengkap.
                                          bahwa ada poin-poin dari argumen rasional yang memang
                                          tak dapat menjelaskannya. Apakah anda merasa bahwa                Dalam momen-momen sinis aku cemas bahwa hasil-hasil ker-
                                          ada batasan-batasan dari ilmu pengetahuan ataupun me-             jaku, tulisan-tulisanku akan menjadi tak lebih dari sekedar bla
                                          toda? Atau apakah arkeologi, sebagai sebuah pengetahuan           bla bla. Bahwa walaupun memiliki pengetahuan akan sejarah
                                          ilmiah, memiliki batasan atas ketergantungannya?                  peradaban ini, harga dan konsekuensi yang harus dibayar,
                                                                                                            menawarkan argumen-argumen tak terbantah atasnya, meng-
                                          Aku menangkap poinmu soal rasionalitas. Anggap seluruh
                                                                                                            hasilkan bukti-bukti arkeologis untuk mendukung kesimpu-
                                          bukti tentang kehancuran lingkungan yang meluas adalah
                    Aku yakin                                                                               lanku, itu semua hanyalah ucapan dan berpikir apakah kata-
                                          sebuah hasil dari proyek bernama peradaban. Para ilmuwan
                                                                                                            kata memiliki kekuatan untuk mengubah sesuatu? Seperti
               bahwa ter-                 dapat memperlihatkan fakta untuk membuktikan bahwa
                                                                                                            semua seniman dan penulis, aku bayangkan, aku berjuang
                                          pada dasarnya kita ada dalam sebuah era penghancuran diri
            dapat sebuah                                                                                    dengan berusaha untuk menemukan cara terbaik untuk
                                          seisi planet. Mendeskripsikan efek-efek pemanasan global,
              pertempuran                                                                                   mengatakan sesuatu, tanpa berkeinginan untuk menghasil-
                                          polusi udara, penghancuran habitat, pencemaran limbah
                                                                                                            kan sebuah ideologi atau sesuatu yang terdengar dogmatis.
                  yang kon-               nuklir, over-populasi, dan lain sebagainya, telah menawarkan
                                                                                                            Tentu saja, kuasa rasional, argumen-argumen rasional yang
                stan terjadi              landasan rasional untuk kemudian mengajukan argumen ten-
                                                                                                            melawan peradaban sangat terbatas, pengetahuan itu sendiri
                                          tang perlunya perubahan praktik kultural yang memroduksi
             dalam pikiran                                                                                  jelas tidak cukup untuk menghasilkan sebuah dampak yang
                                          efek-efek tersebut. Tetapi selain daripada sekedar menyarank-
                                                                                                            menggairahkan, yaitu penghancuran peradaban, atau apap-
                  dan tubuh               an, kita juga harus memikirkan kembali proyek peradaban
                                                                                                            un yang dapat terjadi saat ini. Dibutuhkan sesuatu yang lebih
                  kita antara             ini tentang dampaknya terhadap relasi kita dengan dunia
                                                                                                            daripada sekedar kata-kata, dibutuhkan aksi atau apapun
                                          alamiah untuk kemudian membuat perubahan-perubahan
                rasionalitas,                                                                               yang dapat menginspirasi orang-orang untuk beraksi dan
                                          yang fundamental terhadap isu-isu fundamental tersebut.
              yang secara                                                                                   memiliki alasan logis dan rasional di balik aksinya. Aku tak
                                          Sementara biasanya kita masih terus terjebak dalam harapan
                                                                                                            keberatan saat dikatakan bahwa hasratku untuk melihat
                      konstan             yang keliru bahwa lebih banyak lagi pengetahuan ilmiah dan
                                                                                                            peradaban ini runtuh sebagai sesuatu yang irasional, tetapi
              mengintelek-                teknologi yang diharapkan akan mampu membetulkan apa
                                                                                                            aspek-aspek rasional dari motifku merepresentasikan komit-
                                          yang diciptakan oleh pengetahuan ilmiah dan teknologi. Hal
                tualisasikan                                                                                menku. Penelitianku dengan arkeologi memang berupa
                                          ini menggambarkan batasan-batasan dan arogansi paradigma
                                                                                                            ketergantungan, sebanyak pemahaman bahwa proses yang
                   eksistensi             ilmiah. Bahwa walaupun jelas terdapat argumen-argumen
                                                                                                            sedang berlangsung sekarang untuk mendapatkan makanan
                 yang hadir               rasional yang menjelaskan bahwa peradaban ini busuk, da-
                                                                                                            bagi pikiran kita adalah juga sebuah ketergantungan yang
                                          lam paradigma tersebut terdapat keyakinan bahwa dalam
                 dalam alam                                                                                 sama pada sistem ini.
                                          peradaban ini jugalah terdapat obatnya. Apakah hal seperti
                       bahasa,            ini termasuk rasional ataukah irasional?                          Sebagaimana yang pernah kukatakan, aku tidak melihat
                                                                                                            arkeologi sebagai sebuah upaya yang secara eksklusif bersi-
                       dengan             Apakah sebuah ide tersebut rasional atau tidak tampaknya
                                                                                                            fat ilmiah. Aku menemukan aspek-aspek politis atau bahkan
               pengalaman                 jauh lebih terkait dengan kekuasaan daripada konsistensi
                                                                                                            puitis dalam proyek-proyek pemaparan kisah tentang ke-
                                          logis dari argumen yang ditawarkan untuk mendukung satu
             nyata, otentik                                                                                 manusiaan. Aku juga merasa perlu untuk selalu melibatkan
                                          atau lain posisi. Bergerak di bawah sistem oligarki seperti ini
               dan sensual                                                                                  kolega-kolegaku dalam perdebatan tentang dampak atas
                                          kita membutuhkan sebuah pragmatis, strategi Machiavellian.
                                                                                                            kisah-kisah yang kami produksi; apakah mereka mendukung
               dari sesama                Mereka yang berada di puncak kekuasaan akan memromosi-
                                                                                                            status-quo, atau ide-ide bahwa peradaban ini adalah sesuatu
                                          kan pengetahuan ilmiah untuk melayani tujuan-tujuan mer-
               dan dunia di                                                                                 yang bagus? Atau apakah pengetahuan yang kami produksi
                                          eka dan menyerang pengetahuan ilmiah yang merontokkan
             sekeliling kita.             kekuasaan mereka. Dengan melihat dari sudut pandang ini           dapat menawarkan jalan yang paling mungkin untuk meny-
                                          kita akan mampu melihat bagaimana sesungguhnya aktualitas         erang peradaban? Aku terus bekerja karena aku berusaha me-
                                          pengetahuan ilmiah berada di tangan mereka yang berkuasa.         nemukan teori arkeologis dan data-data yang akan menyedia-
                                          Perlawanan dipaksa untuk menyerang balik di semua front           kan sebuah landasan di mana kita akan dapat mengonstruksi
                                          perjuangan. Aku melihat kerja-kerjaku berada dalam salah          sebuah kritik yang mendasar yang selanjutnya dapat menjadi
                                          satu ranah perjuangan ini.                                        sebuah landasan untuk beraksi.
                                          Engkau benar saat berkata bahwa kita bermain di bawah             Tak dapat disangkal lagi bahwa aktivitas arkeologi adalah


14 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
penggalian masa lalu manusia. Sebuah kontroversi besar
juga muncul seperti yang sering terjadi di mana para arke-
olog menggali situs-situs makam dan memporak-poranda-
kan situs-situs yang dianggap keramat oleh penduduk lokal.
Di mana batas yang harus digariskan dalam soalan ini?
Aku akan selalu berusaha berpihak pada masyarakat adat dalam
memilih soal apa yang harus dilakukan terhadap situs-situs arke-
ologis, sebagai sebuah hal yang prinsipil. Tapi jujur, hal tersebut
bukanlah sebuah sentimen yang dipegang para arkeolog se-
cara keseluruhan, sebagaimana kita semua tahu bahwa apabila           kontrol, yang merupakan antitesa dari anarki, dibutuhkan
sebuah jalan atau bangunan penjara baru akan dibangun, tak            juga kontrol atas sebuah jaringan yang kompleks dari relasi
ada yang dapat menghentikan penggalian yang dilakukan para            sosial untuk memroduksi, mendistribusikan dan merawat se-
arkeolog demi terlaksananya pembangunan tersebut.                     muanya. Seseorang harus bekerja di ban berjalan, menjual
                                                                      sesuatu pada orang lain, mengemudikan truk, membersi-
                                                                      hkan sampahnya, dan juga, mengatur semuanya. Sebuah
Apa pengetahuan yang bisa didapatkan dari artefak? Ba-                masyarakat anarkis yang bebas jelas tak mungkin mampu di-
gaimana hal tersebut dapat membantu kita?                             realisasikan dalam sebuah masyarakat industrial. Hal ini jelas
Langdon Winner, seorang filsuf yang menulis sesuatu tentang           bagiku. Selama kita masih terjebak dalam ide-ide yang keliru
teknologi, berkata, “Semua artefak memiliki politik.” Kupikir         di mana kita membutuhkan semua artefak-artefak tersebut,
poin ini tak cukup ditekankan. Memilih untuk mengguna-                kita akan akan terus menjalani jalur kehancuran peradaban
kan sebuah bentuk khusus dari teknologi adalah berarti juga           yang merusak sosial dan lingkungan.
memilih sebuah bentuk khusus dari kehidupan sosial politik.           Para arkeolog telah mendemonstrasikan betapa kita tak mem-
Ambil contoh adaptasi teknologis atas domestikasi. Hal terse-         butuhkan peradaban, tapi mengapa orang-orang masih juga
but sepenuhnya mengubah masyarakat yang “memilihnya”.                 menjalani hal ini? Bagiku ini adalah sebuah pertanyaan pent-
Bukannya orang-orang mendapatkan kebutuhan hariannya                  ing yang harus terus dieksplorasi. Bagaimana orang-orang
seperti makanan, pakaian dan rumah secara langsung berin-             begitu teryakinkan bahwa kita membutuhkan ini semua un-
teraksi dengan lingkungan alami seperti yang dilakukan dalam          tuk bertahan hidup, menjadi bahagia, menjalani hidup yang
masyarakat pemburu-peramu, kini mendapatkan kebutuhan-                penuh arti saat apa yang jelas berlawanan dengan itu semua
kebutuhan tersebut dimediasi oleh relasi sosial, yang membuat         adalah sesuatu yang memang benar-benar nyata? Harapanku
seseorang mendapat kuasa atas hidup seseorang lainnya. Asal           adalah bahwa kerja-kerja para arkeolog, pengetahuan kami
muasal ketimpangan sosial dan asal muasal domestikasi sep-            tentang bagaimana seluruh artefak memiliki politik di ba-
enuhnya saling berkaitan. Lihat bagaimana hal-hal berubah             liknya, bagaimana teknologi mempengaruhi masyarakat,
semenjak ditemukannya roda dan alat cetak. Di waktu belakan-          akan mendekonstruksi aspek-aspek fundamental dari apa
gan ini, televisi, otomobil, komputer—artefak-artefak tersebut        yang diberikan oleh peradaban selama ini.
mengubah masyarakat sepenuhnya. Hal-hal tersebut kini yang
duduk di atas pelana dan menunggangi kita.
                                                                      Komentar penutup?
Pengetahuan tentang bagaimana kultur material memengar-
uhi masyarakat membutuhkan layar pemahaman lain. arte-                Apabila penelitian arkeologiku adalah sebuah upaya untuk
fak-artefak merepresentasikan keberlangsungan fisikal dalam           memahami realitas yang lantas diharapkan akan mampu
proses di mana kultur berubah. Aku ingat saat pertama kali            membuat sebuah dampak bagi perubahan dunia di mana aku
membaca Masyarakat Industrial dan Masa Depannya. Kupikir              hidup, maka sejauh ini hasilnya masih cukup mengecewakan.
tulisan tersebut brilian dalam isu tentang seberapa banyak            Tetapi kurasa, para aktivis juga merasa bahwa usaha mereka
teknologi memengaruhi masyarakat. Ada banyak lainnya                  belum cukup, selalu mencari cara yang lebih efektif untuk
yang menulis soal hal ini, Zerzan tentu saja, juga Mumford            berjuang. Apa aksi yang dapat kulakukan untuk membuat
dan filsuf Mazhab Frankfurt seperti Adorno, Horkheim-                 sebuah perubahan? Satu hal yang selalu dilancarkan oleh
er dan Marcuse. Para arkeolog sesungguhnya mawas soal                 para oponen antagonistikku adalah kalimat klise, “Apabila
perubahan-perubahan teknologis. Dalam catatan-catatan                 engkau benar-benar yakin bahwa manusia harus hidup den-
arkeologis, tertulis bagaimana relasi masyarakat berubah dan          gan cara demikian, maka mengapa tidak dirimu kini?” Jawa-
juga relasinya dengan dunia alamiah. Mereka menulis ten-              banku tetap selalu sama, bahwa aku ingin, aku akan lakukan,
tang kehidupan sosial dari benda-benda, bagaimana artefak-            suatu saat nanti. Tetapi saat ini aku harus berada di sini un-
artefak itu sendiri yang membuat arti sosialnya sendiri.              tuk terus berjuang. Aku merasa bahwa pelarian diriku sendiri
                                                                      dari peradaban hanyalah sebuah tindakan tak bertanggung
Anarkisme dominan, sangat kurang pemahamannya akan                    jawab—lagipula bukankah peradaban telah melebarkan say-
bagaimana peran kultur material dalam menentukan relasi               apnya di mana-mana hingga ke ujung dunia yang paling tak
sosial sebagai sebuah degradasi. Sejalan dengan Zerzan, kita          terjamah? Maka aku masih menulis, meletupkan kekacauan,
melihat betapa para anarkis sering berargumen melawan                 mengajar, belajar, berdiskusi mengenai filsafat dan politik
perspektif AP dan malahan mendukung artefak-artefak dari              dengan kawan-kawan dan juga musuhku. Aku melempari
peradaban ini—menekankan bahwa kita semua bisa mendap-                kue pie pada figur-figur otoritas dan berusaha mendukung
atkan listrik, otomobil dan komputer sekaligus membangun              kawan-kawanku. Aku menunggu dan mencari tanda-tanda di
masyarakat anarkis. Hal ini tidak benar, kedua hal tersebut           mana peradaban meruntuh dan berharap, dalam beberapa
tak dapat beriringan. Seluruh artefak yang mengelilingi kita          cara sederhana, aku dapat memberikan sedikit dorongan.
dalam peradaban hari ini membutuhkan divisi kerja dan


                                                                                                                            issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 15
berita dari garis depan




               PASiR TAK LAGi BERBiSiK
               Perjuangan Petani Kulon Progo Melawan Hegemoni Sultan dan Tambang

                      Engkau seorang petani,                      Telah bertahun-tahun kau dan komunitasmu hidup dalam            nah tersebut. Satu-satunya faktor yang
                   sebagaimana tetanggamu                         kondisi pasar dan perpolitikan penguasa yang tak menentu        menghalangi hanyalah kekuatan modal
                                                                  dan tetap dapat bertahan. Tanpa harus, pada akhirnya, men-      dan klaim feodal atas tanah-tanah yang
               dan komunitas lokalmu, yang
                                                                  jual tanah dan pindah ke kota untuk mencari impian semu         konon milik Paku Alaman.
                   selama beberapa dekade                         konsumerisme dan kondisi industrial yang sedemikian sum-
                   telah menyuburkan suatu                                                                                        Menanggapi kasus ini, saya menjadi
                                                                  pek dan semrawut. Kau berkata dalam hati bahwa hidup
                                                                                                                                  teringat pengalaman sewaktu bek-
                  lahan kritis menjadi subur.                     sebagai petani tidak selalu menyenangkan dan memenuh-
                                                                                                                                  erja di salah satu instansi yang diwe-
                   Kau dan komunitasmu se-                        kan. Tapi, cara tersebut sekurang-kurangnya membuatmu
                                                                                                                                  wenangi oleh Sultan, Jogja National
                                                                  percaya diri bahwa esok masih ada harapan; bahwa generasi
                     cara mandiri telah men-                                                                                      Museum. Di tempat tersebut banyak
                                                                  setelahmu dapat membuat lingkungan sekitarmu menjadi
                    emukan dan membangun                                                                                          bernaung seniman-seniman lokal, be-
                                                                  lebih hijau dan mungkin lebih sejahtera serta harmonis,
               infrastruktur komunitas yang                                                                                       berapa di antaranya telah kukenal.
                                                                  baik secara ekonomi maupun sosial. Dan tiba-tiba, seorang
                                                                                                                                  Museum tersebut pun khusyuk den-
                dapat saling menunjang se-                        atau dua orang atau bahkan satu dinasti atau kerajaan dan
                                                                                                                                  gan even-even untuk menyemarak-
                    cara ekonomi dan sosial.                      pemerintahan mengklaim bahwa itu adalah tanah mereka
                                                                                                                                  kan dan merayakan komodifikasi seni
                                                                  dan kali ini kau harus angkat kaki. Karena tanah itu akan di-
                                                                                                                                  sebagai komoditas yang menjanjikan
                                                                  jadikan pabrik, pasirnya akan digali untuk mencari biji-besi,
                                                                                                                                  di pasar. Meski singkat berada di tem-
                                                                  jalan-jalan mahabesar akan dibangun di situ, demikian juga
                                                                                                                                  pat itu, aku cukup sadar akan infiltrasi
                                                                  bandara. Lahan kritis yang telah kau dan komunitasmu su-
                                                                                                                                  terang-terangan atas “komunitas seni”
                                                                  burkan untuk menunjang penghidupan selama lebih dari
                                                                                                                                  Jogjakarta oleh Sultan. Kepala yayasan
                                                                  satu dekade, sekarang, akan diambil darimu. Apa yang akan
                          Klaim feodal Kesultanan Jogjakarta                                                                      institusi tersebut merupakan menantu
                                  merupakan salah satu kasus      kau lakukan?
                                                                                                                                  dari Sultan, suami dari Pembayun, yang
                                 bagaimana hukum demokrasi
                                                                                                                                  notabene adalah majikanku sewaktu
                              dapat dipermainkan seenaknya        Mengusik Apa Yang Tidak Terusik:                                bekerja di sana.
                                 ketika kapan saja kekuasaan
                              membutuhkan klaim. Bila dilihat     Introduksi Nonlinear mengenai Sanggama antara Feo-
                           dari sisi kepemilikan tanah, secara                                                                    Hiruk-pikuk dunia seni memang tidak
                                                                  dalisme dan Seni di Jogjakarta
                                hukum tertulis cukup sulit bagi                                                                   pernah aku pahami. Di antara tiap Red
                                  Kesultanan untuk mengklaim      Kasus petani Kulon Progo (Paguyuban Petani Lahan Pasir)         Wine yang tertuang di tiap gelas sang
                               kepemilikan tanah. Kesultanan
                                 hanya memanfaatkan daerah        melawan perusahaan tambang besi Jogjakarta Magasa Iron,         seniman, kolektor, dan kurator, aku
                           keistimewaan Jogjakarta, di mana       yang mana salah satu pemiliknya adalah GKR Pembayun (Pu-        merasakan kejijikan. Entah kenapa.
                              feodalisme Kesultanan memiliki      tri Sultan), jelas merupakan kasus yang memiliki implikasi      Barangkali sentimen kelas. Atau mung-
                          hegemoni yang kuat secara sosial,
                                          politis, dan ekonomi.
                                                                  feodalisme yang kuat. Betapa tidak, secara legalitas, petani    kin karena aku tidak merasa menjadi
                                                                  memiliki hampir semua prasyarat untuk mengklaim bahwa           bagian dari “kelas kreatif ” semacam
                                                                  mereka berhak berada, bercocok tanam, dan tinggal di ta-        seniman. Diriku merasa kerdil di


16 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
                                                                                                                                                        berita dari garis depan




antara golongan kelas yang lebih supe-      memang bisa dibenarkan bahwa para seniman tersebut diberi-
rior dari diriku. Sementara itu, di tem-    kan privilise tertentu. Apakah suatu kebetulan jika mereka me-
pat kerja tersebut aku senantiasa ber-      mang bungkam. Kulon Progo bukanlah daerah yang kelewat
hadapan dengan para teknisi, satpam,        jauh untuk tidak dapat terdengar oleh mereka. Apalagi liputan
dan pekerja lapangan lainnya dengan         setiap aksi petani selalu mendapat perhatian besar sehingga
keluh-kesah mereka. Sementara para          tambang harus tertunda. Belum lagi para seniman selatan yang
seniman berpesta, merayakan, dan            terkenal menghasilkan karya-karya realisme-sosialis dan sering
mengglorifikasikan komodifikasi seni.       membanggakan label mereka sebagai “seniman kerakyatan”.
                                            Aku tidak akan menodai tulisan ini dengan keluhan kaum kiri,
Aku merasakan kejanggalan ketika
                                            “kamu seharusnya lebih prorakyat”. Sama sekali tidak! Aku
mengingat fakta bahwa gedung yang
                                            juga tidak menuntut mereka konsisten dengan aliran seni mer-
sekarang dijadikan ruang seni mahabe-
                                            eka, lantaran aku juga tidak percaya dengan “seni”}. Petani
sar tersebut dulunya adalah squat. Squat
                                            Kulon Progo layak diberikan solidaritas bukan karena mereka      } Tujuan artikel
merupakan istilah gedung kosong yang                                                                         ini bukanlah untuk
                                            rakyat kecil tapi karena mereka telah menunjukan keberanian      “merevitalisasi seni
ditempati secara ilegal oleh para aktivis
                                            dan harga diri mereka secara mengagumkan. Itulah salah satu      realisme-sosialis”
prodem dan “anarkis”. Setahuku, me-                                                                          dengan menghimbau
                                            alasanku kenapa membangun solidaritas, bukan atas dasar rasa     para seniman
mang banyak anarkis luar negeri yang
                                            kasihan atau filantropi palsu kelas menengah.                    melalui kritik. Akan
mondar-mandir di sana ketika tem-                                                                            tetapi, merupakan
pat itu masih menjadi squat. Seorang        Sampai di sini, dimanakah konteks kesadaran kelas dalam ka-      suatu refleksi, atas
                                                                                                             bagaimana hegemoni
kawan, bertahun-tahun lalu, pernah          sus ini? Apakah Sultan cukup berhasil melakukan hegemoni         dapat menjadi sesubtil
bertandang ke squat itu dan pergi den-      secara sosial, kultural, dan politis, bahkan di suatu kalangan   dan bersembunyi di
                                                                                                             balik “ruang bebas
gan kecewa ketika “sang senior” tempat      kelas yang digolongkan “memiliki kesadaran politis”. Ataukah     berekspresi” yang
tersebut tidak menyetujui ia dan pacar-     kesadaran tersebut juga hanya menjadi imaji, sesuatu yang        pada kenyataannya
                                                                                                             mengutamakan
nya tidur bersama di satu ruangan. Suatu    hanya hip dalam lirik lagu dan di atas kanvas. Argumen basi,     kebungkaman serta
moralitas aneh bagi tempat yang sering      memang. Tetapi dengan melihatnya begitu dekat, tampaknya         konformisme yang
                                                                                                             abadi.
dinaungi oleh mereka yang menyebut          memang terlalu vulgar untuk diacuhkan. Seorang kawan
dirinya sebagai anarkis atau label-label    yang berasal dari kalangan tersebut, ketika ditanya posisinya
radikal lainnya. Squat tersebut bubar       mengenai isu tersebut menyatakan ketidakberdayaannya
setelah beberapa kali direpresi hebat       bila harus berhadapan langsung melawan hegemoni feodal
dan pada akhirnya gedung tersebut di-       Sultan. Feodal namun juga sangat posmodern (bagi mereka
ambil alih oleh Sultan.                     yang suka sok-sok menihilkan semuanya!). Haruskah mereka
                                            membuat serikat pekerja seni untuk menyatakan aspirasi
Baru sekitar dua bulan bekerja aku
                                            mereka? Sepertinya tidak. Cukup aneh bagi kalangan seperti
segera keluar. Lantaran tidak tahan
dengan dunia kerja. Kemonotonan             itu untuk mengemis hak mereka di mana dunia yang penuh
hari kerja. Ditambah dengan satu            privilise berada di sekitar mereka.
pernyataan yang membuatku benar-            Di era Stalinis realisme-sosialis pernah digunakan rezim ko-
benar gusar, “Besok, bilang ke panitia      munis untuk menindas setiap interpretasi seni yang tidak
Biennale, waktu menyambut Sultan,           melayani kepentingan ideologi komunis. Jogja National
jangan bilang Gubernur Jogja, tapi Raja     Museum juga adalah ruang bagi banyak “subkultur anak
Jogja....” Tapi aku tidak serta-merta       muda” yang memanfaatkan tempat tersebut sebagai wadah
marah. Barangkali residu patuh selama
                                            “berkesenian”. Dalam hal ini mereka tidak terlihat melayani
dua bulan karena menjual harga diriku
                                            sesuatu ideologi apa pun. Ada kebebasan berekspresi dan
sebagai pekerja membuatku menjadi
seperti itu. Aku masih butuh sekitar 15     berkesenian. Paling tidak, itulah yang aku lihat dari wacana
menit sambil menuruni tangga tatkala        yang hendak dikomunikasikan oleh ruang tersebut. Namun
aku mulai merefleksikan kata-katanya        relasi hierarkis tidak terusik. Tidak ada vulgaritas melawan     a Maksudnya,
                                                                                                             bukanlah kawan kami
dan semua yang aku alami selama be-         kekuasaan nyata yang dominan, selain hanya vulgaritas sang-      ini tidak punya inisiatif
kerja di situ. Tanpa berpikir panjang—      gama antara seni perlawanan dengan kekuasaan. Bayangkan,         atau kesadaran politis,
                                                                                                             atau bahkan keberanian
meski hari itu ada beberapa acara yang      seorang Johnny Rotten menyanyikan God Save the Quuen             politis. Kenyataannya
masih harus diatur—aku langsung             di pekarangan Istana Buckhingham dengan dijaga ketat             Kesultanan Jogjakarta
                                                                                                             sangat mengakomodir
menuju garasi, menjemput motor, dan         oleh pasukan kerajaan. Ratu Elizabeth menonton dengan            setiap potensi
tancap gas dengan senyuman lebar.           senyuman dari balkon. Semuanya sudah difasilitasi, untuk         seni, budaya, dan
                                                                                                             intelektualisme yang
                                            apa berontak? Dengan demikian, seperti halnya tong yang          menjadi daya tarik
Selang setahun, ketika gejolak petani
                                            kosong, nihilisme itu seperti nihil yang berarti “kosong atau    khusus kota ini.
Kulon Progo makin kuat dalam pe-                                                                             Oleh karena kondisi
                                            tidak ada apa-apa”, yang tentunya sangat mudah untuk diisi.      hegemonik ini, membuat
nentangan mereka terhadap tambang
                                            Di Jogja National Museum kalian bisa melihat pagelaran seni      banyak sekali kawan
besi dan klaim feodal Sultan atas tanah                                                                      atau bahkan para
                                            realisme-sosialis dan “seni untuk seni” campur aduk dalam        “akademisi radikal”
petani, aku sama sekali tak pernah men-
                                            satu ruang. Ruang tersebut sesungguhnya menghamba pada           tidak cukup vokal untuk
dengar adanya sikap seniman Jogja ten-                                                                       menyatakan sikap. Dan
                                            satu ideologi. Ideologi yang menghendaki petani Kulon            bagaimana pernyataan
tang masalah ini. Perlu dicatat bahwa ru-
                                            Progo hengkang dari tempat tinggal dan sumber penghidu-          di atas juga menyiratkan
ang seni tersebut dinaungi atau bahkan                                                                       hegemoni Kesultanan
                                            pan mereka. Ideologi yang menghendaki penumpasan alam.           dalam sekali tangkap.
didominasi oleh para eks-squatternya
                                            Ideologi, yang menghendaki seorang kawan kami berkata,
yang dulu. Sehingga, secara sepintas
                                            “Wah aku nggak ikut-ikut kalo soal itu” a


                                                                                                                          issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 17
berita dari garis depan




               Riwayat ‘Pemakan’ Pasir
               Pasir adalah riwayat hidup warga pesisir pantai selatan Kulon Progo. Ribuan jiwa di kawasan pantai selatan kabupaten
               Kulon Progo, Provinsi Yogyakarta ‘makan’ dari pasir. Sampai hari ini mereka masih hidup dari pasir. Sebelum tahun 1942
               warga pesisir sudah berusaha ‘makan’ dari pasir. Menurut catatan dari sejarah lisan Bapak Arjo Dimejo , warga desa
               Karang Sewu, sebelum tahun 1942 sebagian warga Karang Sewu bertahan hidup dengan merusaha menanam Padi, Ubi
               Jalar, Kentang dan Kacang di tanah pasir pesisir.




                                         T      api ketika Jepang datang menjajah, warga tersebut dila-
                                                rang menjadikan pasir sebagai lahan pertanian. Jepang
                                                mencurigai warga penggarap sedang diam-diam mem-
                                         buat garam laut. Setelah Indonesia memploklamirkan seba-
                                         gai negara merdeka, saat Jepang sudah tidak lagi berdiri di
                                                                                                          yang secara sadar baik langsung maupun tidak langsung. Saat
                                                                                                          warga bertemu di waktu malam adalah saat mereka melahir-
                                                                                                          kan gerak yang tidak lagi sendirian. Detik-detik seperti ini-
                                                                                                          lah embrio yang menggerakkan petani pesisir Kulon Progo
                                                                                                          bertahan dan menggerakkan hidupnya. Endong-endongan
                                         atas tanah pesisir, beberapa warga kembali bertahan ‘makan’      ini bersifat pertemuan pertemanan, cenderung non-hirarkis,
                                         dari pasir. Menurut penuturan Bapak Arjo Dimejo, Soekarno        spontan dan terbiasa setiap malam. Saat itulah warga mem-
                                         pernah berkunjung tahun 1948 melihat lahan pesisir, dia          pertemukan hati dan gagasan.
                                         mempersilahkan warga memanfaatkan lahan. Setelah keda-
                                                                                                          “Dari segi positip pertemuan hati kehati yang didukung oleh
                                         tangannya, warga yang mayoritas petani berbondong-bon-
                                                                                                          pengalaman-pengalaman, timbulah gagasan dari 3 orang
                                         dong menggarap lahan pesisir pantai yang tanahnya hanya
                                                                                                          (Iman Rejo, Pardiman, Musdiwiyono) warga Dusun untuk
                                         berisi pasir. Seketika, tahun 1970an terjadi angin badai yang
                                                                                                          mencoba memanfaatkan lahan pasir yang sangat kritis terse-
                                         memporak-porandakan lahan pertanian dan rumah-rumah
                                                                                                          but dengan berbagai cara dan sistim.”2
                                         warga. Dalam kondisi buruk ini mereka masih saja bertahan,
                                         mereka masih saja ingin ‘makan’ dari pasir.                      Pertemuan malam endong-endongan itu di berbagai ru-
                                                                                                          mah warga menciptakan relasi kepercayaan individu satu
                                         Mereka yang hidup di pesisir selatan adalah orang cubung.
                                                                                                          sama lainnya di desa yang kondisinya kritis. Mereka mulai
                                         Sterotype bernada ejekan yang ditujukan ke warga yang
                                                                                                          membicarakan masalah secara bersama-sama dan menemu-
                                         hidup di pesisir oleh warga lain. Orang cubung bermakna
                                                                                                          kan cara penyelesaian bersama. Awalnya perlakuan mereka
                                         orang kampung yang tertinggal atau inferior dan kondisinya
                                                                                                          menanam di lahan kritis adalah dengan penanganan sendiri-
                                         penyakitan. Puluhan tahun lalu pasir pantai yang dibarengi
                                                                                                          sendiri, tapi kemudian beralih menjadi kebutuhan bersama
                                         panasnya matahari dan kencangnya tiupan angin laut lebih
                                                                                                          untuk menemukan cara penanganan. Pengalaman mereka di
                                         banyak membuat warga mengalami penyakit kulit dan perna-
                                                                                                          tempat lain saat menjadi buruh tani maupun buruh tukang
                                         fasan, perut dan mata.
                                                                                                          ternyata memberi mereka ingatan untuk layak dibagikan dan
                                         Warga pesisir ini bertani dengan cara memanfaatkan lahan         didiskusikan.
                                         yang bukan berisi tanah, tapi pasir, berharap tanaman subur
                                                                                                          Berbagai gagasan pun yang lahir dari pertemuan individu
                                         dari air hujan yang turun secara gratis ke atas bumi dan se-
                                                                                                          dan kelompok di pesisir demi menyiasati alam dan bertahan.
                                         mua dalam kondisi hidup yang kritis. Sampai tahun 1980an
                                                                                                          Tahun 1984 kelompok warga bergotong-royong mulai mem-
                                         pesisir pantai adalah tanah pasir yang sangat kritis. Di tanah
                                                                                                          buat sumur ladang sederhana. Karena tanah pasir mudah
                                         pasir yang bisa tumbuh hanyalah tanaman berupa Gulungan
                                                                                                          bergerak, mereka membuat lubang yang sangat lebar, sam-
                                         pada saat musim penghujan,lalu ketika kemarau semuanya
                                                                                                          pai berdiameter 5 meter-an dan dengan kedalaman 5-8 m,
                                         mati. Kemarau membuat banyak petani beralih menjadi bu-
                                                                                                          kemudian diberi srumbung yang dibuat dari bambu. Sumur
                                         ruh di tempat lain, bahkan sampai pergi ke luar pulau jawa,
                                                                                                          ladang pun masih menggunakan kerekan dari bambu. Set-
                                         mereka biasanya kembali 6 sampai 12 bulan kemudian. Sam-
                                                                                                          elah masing-masing sumur selesai dengan sistem bergantian
                                         pai tahun 1980an pun sebutan orang cubung itu masih kerap
                                                                                                          warga melaksanakan pengolahan tanah dengan mencangkul,
                                         ditujukan. Tapi saat tahun-tahun itulah warga pesisir semakin
                                                                                                          membuat bendengan, kemudian memberi pupuk kandang,
                                         keras berusaha menemukan berbagai cara bertahan melalui
                                                                                                          lalu menanam. Teknologi dan pengolahan lahan ini mereka
                                         alam dengan ‘makan’ dari pasir, meski sambil menghirup pa-
                                                                                                          lakukan secara bergotong royong.
                                         sir demi mempertahankan hidup.
                                                                                                          Eksperimentasi warga petani yang selalu mengamati alam
                                         Endong-endongan Melahirkan                                       terus berlanjut. Mereka mencoba menanam jagung dengan
                                                                                                          pola penyiraman tertentu, mencoba menanam tanaman
                                         Pengetahuan Kolektif                                             keras Acasia dengan wilayah dan cara tertentu juga. Semua
                                         Orang yang diejek sebagai orang cubung ini hampir setiap         percobaan jeli itu mereka lakukan dengan mengamati alam.
                                         malam suka sekali Endong-endongan. Adat kebiasan warga           Sampai suatu ketika, saat seorang warga berjalan ke ladang
                                         desa berkunjung ke rumah antar tetangga, berkumpul, ber-         menemukan sebatang cabe dapat tumbuh dengan baik dekat
                                         cerita pengalaman mereka satu sama lain1. Menurut Iman           dengan pohon kelapa. Petani pun mulai menanam dan mera-
                                         Rejo seorang warga desa Bugel, hal ini adalah tuntutan pe-       wat cabe dengan pola penemuan pengalaman mereka. Sam-
                                         menuhan kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani               pai akhirnya banyak pengetahuan pertanian yang mereka
                                         1 Iman Rejo,                                                     2 Iman Rejo,



18 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
                                                                                                                                                     berita dari garis depan




temukan sendiri tanpa pernah berguru pada siapapun. Ini-         pasir pantai melalui tangan dan perawatan bersama hidup
siatif mereka untuk mengadakan kelompok tani adalah yang         mereka. Di atas pasir itu ragam tumbuhan holitikultura mam-
mendorong hal ini. Sekarang jumlah kelompok tani di pesisir      pu ditanam sepanjang musim hujan maupun kemarau. Mulai
Kulon Progo sangat banyak sekali, mencapai puluhan.              dari cabe, terong, pari, jarak, kancang panjang, padi, jagung,
                                                                 semangka dan banyak lagi jenis sayuran ada di lahan pesi-
Petani berhasil menyiasati kebutuhan air dengan membuat
                                                                 sir pantai bertanah pasir sepanjang 25 KM, melalui tangan
sumur ladang. Tadinya sumur ini dibuat secara derhana,
                                                                 petani telah menghijaukan bumi. Mereka menanam dengan
dengan melubangi tanah pasir dengan lebar 5 meter dan
                                                                 pengetahuan kolektif, baik melalui pengalaman mengenal
menahannya dengan bambu. Kemudian bambu mereka
                                                                 teknologi modern dan juga kearifan lokal saat menentukan
ganti dengan semen dan akhirnya sekarang dengan beton.
                                                                 musim tanam, merawat hidup tumbuhan sampai memanen
Masing-masing sumur ini pun awalnya digali sangat dalam
                                                                 lahan.
dan hanya ditimba untuk menyiram. Namun petani merasa
cara tersebut tidak efektif. Sampai kemudian petani mencoba      Secara umum tanaman yang jadi komoditas utama petani
cara membuat sumur induk dengan menggunakan pompa                ini adalah cabe. Namun mereka juga menanam yang lain-
air, menyambungkannya secara parallel dengan bambu ke            nya secara musim berkala. Sampai hari ini setiap kelompok
bak-bak penampung dari bis beton. Masih merasa kurang,           tani masih mendiskusikan kapan musim tanaman tertentu
bambu penyalur antar bak diganti dengan memanfaatkan             akan diawali dan dilanjutkan dengan tanaman lainnya. Se-
pipa paralon. Mereka memanfaatkan produk modern tapi             tiap tahun para petani di masing-masing kelompok tani
dengan memahami karakter alam di lahan pesisir pantai.           mendiskusikan musim tanam. Mereka berdebat berangkat
                                                                 dari berbagai perspektif, mulai dari kepercayaan terhadap
Petani menyiasati angin kencang dengan membuat tanaman
                                                                 sistem tanggalan jawa, keadaan alam baik tanah, laut dan
pemecah angin di sekeliling petak lahan garapan, seperti
                                                                 langit, sampai kemungkinan bentrokan penumpukan panen
tanaman jarak, sayur pari dan terong. Mereka juga menanam
                                                                 dengan daerah lain. Berbagi pengetahuan dan menentukan
kelapa di sekitaran lahan agar turut memecahkan angin dan
                                                                 hidup dari pasir tidak dilakukan sendiri, tapi berdasar diskusi
tidak lagi menerbangkan tanaman hingga kemudian mati.
                                                                 setiap kelompok-kelompok tani yang mandiri satu sama lain.
Dulu pun, lahan pasir berupa gumuk pasir berundak-undak
                                                                 Melalui kelompok tani mandiri inilah banyak hal mulai diten-
layaknya bukit-bukit padang gurun yang ditumbuhi semak
                                                                 tukan secara bersama-sama.
belukar dan sering berpindah-pindah karena dorongan om-
bak. Tapi kondisi alam ini mampu dikelola warga dengan
mengolah rata tanah pasir dan belukar secara gotong-royong,      Pasir Ingin ‘dimakan’
sambil menyisakan bukit gumuk pasir antara pantai dan la-        Pengusaha dan Tuan Tanah
han pertanian.                                                   Tahun 1964 pernah dilakukan penelitian penyelidikan kand-
Ada banyak hal pengalaman mereka menemukan pengeta-              ungan pasir dari Jurusan Geologi Univerisatas ITB. Penelitian
huan yang penting dicatat, meski tidak harus disebutkan satu     yang dipimpin oleh Ir. Junus ini menyelidiki kandungan pasir
persatu. Pastinya para petani ini mengalami proses panjang       besi dan air tanah di dalamnya. Saat itu mereka mengebor
yang sangat dinamis saat mempertahankan hidup yang sering        tanah sampai kedalaman 4-7 m. Ketika itu beberapa warga
terpuruk. Mereka pernah dilarang bertani, mereka dihantam        yang diminta membantu bekerja sebagai tenaga kasar dari
angin setiap hari, mereka juga pernah dihantam badai, gu-        daerah setempat menyimpan ingatan bahwa tanah pasir ini
muk pasir mendominasi jadi lahan dengan kondisi sangat           di dalamnya ada besi dan air.3
kritis dan rawan penyakit. Tapi dengan kebiasaan bertemu         Ingatan itu adalah awal yang dipakai masyarakat sekitar un-
satu sama lain, berbagi, berdiskusi, dan menemukan strategi      tuk memulai mengambil alih hidup mereka setelah 20 tahun
menggerakkan hidup, mereka yang selalu terpuruk dengan           kemudian, semacam mencuri pengetahuan dari pihak lain.
cara bertahan dan berbagi kekuatan bersama setiap hari.          Iman Rejo, Pardiman dan Musdiwiyono berinisiatif mengajak
Petani pesisir sejak dulu selalu mengalami kesulitan, tapi se-   warga bersama mencoba membuat sumur sebagai sumber
lalu saja mampu menyelesaikan masalahnya secara mandiri          hidup. Mereka menemukan air di dalam tanah, air tawar yang
dan otonom, tanpa bantuan pihak luar apalagi pemerintah.         jelas tidak asin, bahkan sekalipun berada sekian meter dari
Bahkan jalan menuju lahan pun yang dulunya sulit ditem-          bibir pantai selatan. Melalui sumur buatan, ditangan warga
puh, petani meratakan sendiri. Sejak dari hanya membuat          dusun lahan kritis dan mati tadi menjadi hidup.
jalan sederhana yang ditanami batu-batu sampai akhirnya          Ingatan itu tapi menjadi berbeda ketika telah dicatatkan di
mereka aspal dengan tangan sendiri adalah hasil gotong-          dalam naskah akademis, kemudian dibaca oleh tuan tanah
royong dengan dana swadaya warga, tanpa bantuan pemerin-         dan diketahui oleh pengusaha. Saat tanah itu mulai subur,
tah. Begitulah pengakuan semua petani pesisir ketika ditan-      memberi makan bahkan mencetak anak petani bersekolah di
yakan peran pemerintah. Petani pun tidak pernah mengalami        perguruan tinggi, saat itu juga pencerahan meloncat tiba-tiba
konflik tanah garapan. Petani tahu mana yang menjadi hak         di benak pengusaha dan pengklaim otoritas tanah di Kulon
garapnya satu sama lain dan tidak pernah mengalami konflik       Progo. Persekutuan pengusaha dan pengklaim otoritas tanah
status tanah, karena petani yang mengatur sendiri. Keper-        ini juga ingin ‘makan’ pasir. Persekutuan mereka dalam kor-
cayaan mereka antar setiap orang dan komunitas kelompok          porasi bernama PT.JMM ( Jogja Magasa Mining).
tani melampaui kepercayaan relasi para pebisnis yang yakin
setelah disucikan di atas kontrak hukum bermaterai.              Pada hari kamis, 6 Oktober 2005, pukul 20.15 WIB terdengar
                                                                 suara imajiner dalam mimpi petani. “Di dalam rahim kand-
Saat ini lahan kritis itu sudah sangat subur dengan jerih 40     ungan pasir pesisir ada besi, sudah seharusnya dikeluarkan,
puluh tahun lebih. Tumbuhan apapun mungkin hidup di atas
                                                                 3. Imam Rejo



                                                                                                                       issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 19
berita dari garis depan




               dieksploitasi, dinikmati bukan saja oleh para petani, tapi oleh kita, tinggal kita bi-            Malam itu juga para petani merancang strategi perjuangan
               lang ini demi masyarakat luas, demi bangsa dan negara”, begitu kira-kira suara                    penggagalan tambang besi. Pertama yang mereka lakukan
               dari ruang rapat imajiner dalam mimpi petani, saat detik sebelum penandatangan                    adalah membentuk wadah bersama. Wadah ini bernama PPLP
               sebuah akta notaris PT Jogja Magasa Mining.                                                       (Paguyuban Petani Lahan Pantai). Mereka mengorganisasikan
                                                                                                                 diri dengan struktur tidak biasa. Selain ada ketua, sekretaris
               Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas perseroan dapat melaksanakan
                                                                                                                 dan bendahara serta wakil-wakilnya, mereka juga menetap-
               kegiata usaha sebagai berikut : a. menjalankan usaha dalam bidang pertambangan
                                                                                                                 kan para petani tua sebagai penasehat. Disamping itu ada
               umum, termasuk pertambangan pasir besi, biji besi, pasir laut dan batu bara.
                                                                                                                 juga yang menjadi koordinator lapangan dari setiap desa,
               b. melakukan perdagangan, termasuk dagang impor, ekspor dan antar pulau (in-                      semacam delegasi, uniknya koordinator ini tidak lebih dari
               terinsulair), bertindak selaku agen perwakilan, agen tunggal, grosir, leveransir,                 1 orang saja, dan orangnya sering berganti dengan sangat
               distributor dan supplier(penyalur) dari hasil-hasil pertambagan seperti pasir besi,               fleksibel. Setiap desa juga memiliki unit-unit PPLP otonom
               biji besi, pasir laut dan batu bara, baik untuk perhitungan sendiri maupun untuk                  sendiri dengan struturnya masing-masing. Yang jelas satu
               perhitungan pihak lain atas dasar komisi                                                          hal, tidak ada pemegang otoritas tunggal di struktur PPLP.
                                                                                                                 Seluruh masyarakat pesisir adalah anggota PPLP dan sikap
               c. mendirikan industry pengolahan dan pemrosesan hasil-hasil petambangan sep-
                                                                                                                 atas berbagai informasi soal penambangan selalu berdasar
               erti pasir besi, biji besi, apsir laut dan batubara
                                                                                                                 atas rapat yang berangkat dari rapat unit sampai induk PPLP.
               d. menyediakan jasa dan pelayanan dalam bidang pertambangan                                       Unikny nya lagi tidak akan ditemukan dimana markas PPLP
                                                                                                                 dan sekretariat induk ataupun unit PPLP, karena setap rumah
               e. menyelenggarakan transportasi dan pengangkutan untuk hasil-hasil pertamban-                    di pesisir adalah tempat mereka untuk berkoordinasi.
               gan di darat dengan menggunakan truk4
                                                                                                                 PPLP selanjutnya mulai melancarkan banyak aksi. Awalnya
               Berdasar bunyi akta notaris ini maka PT. JMM ini memiliki kuasa hukum yang di-                    mereka melakukan perlawanan tradisional melibatkan tetua
               catatkan kepada Negara untuk melakukan eksploitasi total atas usaha pertamban-                    dan pemuda dalam tradisi lokal seperti mujahadah, penga-
               gan. Perusahaan PT.JMM ini memang baru terbentuk dan usaha mereka di bidang                       jian, ritual tanam petani dan tidur menjaga lahan pesisir. Up-
               pertambangan memang belum pernah ada. Ada kebutuhan pengalaman eksploitasi                        aya dialogis dan gerakan mereka mendeklarasikan penolakan
               tambang dan kebutuhan tambahan modal5, maka korporasi ini lantas penting men-                     tambang besi tidak ditanggapi santun oleh pihak korporasi
               gandeng perusahan lain sebagai kerabat bisnisnya. Berdasar wawancara dengan                       dan juga pemerintah daerah yang memiliki kepentingan atas
               Lutfi Hayder6 (Komisaris Jogja Magasa Iron), Indo Mines Limited7 ikut bergabung                   Pendapatan Anggaran Daerah. Diam-diam wilayah desa dipe-
               dan korporasi Australia Kimberly Diamond juga turut menanamkan modalnya ber-                      sisir disusupi intel dan preman-preman bayaran untuk meng-
               sama investor lainnya. Kolaborasi korporasi PT.Jogja Magasa Mining, Indo Mines                    gertak masyarakat.
               Limited dan investor lain disebut JMI ( Jogja Magasa Iron)8, tapi kemudian baru-
               baru ini nama itu berubah lagi menjadi JMI ( Jogja Magasa International).                         Sebelum puasa ramadhan, 24 Agustus 2007, petani ber-
                                                                                                                 sepakat mengepung para otoritas daerah Kulon Progo. Petani
               Langkah persekutuan pengusaha dan pengklaim otoritas tanah Kulon Progo ini                        mulai menggangu eksistensi simbol otoritas di daerah yang
               untuk mensukseskan eksploitasi tambang besi sudah sangat tersistematis. Menurut                   tidak pernah adil dan memahami aspirasi rakyat. Hari itu aksi
               pengakuan Lutfi Hayder selaku Komisaris Jogja Magasa Iron mereka sudah men-                       petani sempat bentrok fisik dengan polisi dan ribuan orang
               gumpulkan penggalangan dana yang besar, meski dunia saat ini sedang terkena                       itu berhasil masuk ke wilayah simbol kekuasaan kantor Pem-
               resesi krisis ekonomi. Dana untuk melakukan studi kelayakan pun sudah tersedia,                   kab Kulon Progo. Petani merobohkan pagar dan memaksa
               ada anggaran dana yang diperkirakan untuk 12-18 bulan.                                            polisi untuk meminggir dari aksi maksa. Hari itu, tidak satu-
                                                                                                                 pun pejabat teras daerah, apalagi Bupati menemui petani.
               Perlawanan Petani VS Korporasi                                                                    Petani dengan organisasi PPLP mengancam bupati 5X24 Jam
               Awal tahun 2009 warga pesisir mulai resah dengan rencana proyek penambangan                       untuk mengeluarkan pernyataan menggagalkan rencana pe-
               ini. Kegelisahan ini segera menyebar karena para petani menjadi cemas kehilangan                  nambangan.
               alam yang selama ini mereka hidupkan. Mereka berbagi cerita dari orang perorang                   Aksi-aksi demontrasi petani terus berlangsung hingga saat
               dan juga di kelompok tani. Sampai akhirnya kelompok-kelompok petani mandiri                       ini. Mereka merancang strategi dan taktik demi menggagal-
               dari berbagai desa sepanjang pesisir berkumpul untuk berdiskusi. Suatu malam di                   kan penambangan besi di tanah pasir pesisir Kulon Progo.
               bulan april, ratusan petani menjadi delegasi dari wilayah dan kelompok berkumpul                  Kasus perjuangan petani Kulon Progo merupakan salah satu
               untuk menentukan sikap. Malam itu para petani saling memberi pendapat dan                         contoh otentik perlawanan terhadap kekuasaan yang bersifat
               menganalisa kegelisahan mereka tentang kabar-kabar rencana penambangan itu.                       anti-politik, otonom, dan swakelola. Dipangkasnya keterli-
               Informasi bukti valid soal rencana penambangan pasir besi di atas tanha hidup                     batan para politisi dan lsm yang ingin masuk, telah menjadi
               mereka diungkap malam itu.                                                                        semacam kesepakatan bersama bahwa perjuangan petani
               Diskusi mengerucut pada 3 opsi sikap. Pertama, petani menerima mutlak rencana                     tidak boleh menggantungkan diri pada siapapun. Antara
               penambangan itu. Kedua, petani menerima dengan syarat dan ketentuan tertentu.                     pasir dan besi yang terkandung di dalamnya, ada sebuah
               Ketiga, petani menolak mutlak rencana pembangan itu. Ternyata tak satu orang                      gejolak, sebuah gejolak yang takkan surut untuk berjuang
               pun memilih opsi pilihan pertama dan tak satu orang pun memilih opsi kedua.                       melawan setiap bentuk eksploitasi dan dehumanisasi.
               Seluruh petani malam itu menyatakan penolakan secara mutlak rencana berdirinya
               penambangan pasir besi di tanah hidup mereka.
               4. Akta Pendirian Perseroan Terbatas PT. Jogja Magasa Mining No.40. Buntario Tigris Darmawa NG,
               SH, SE.
               5. Dalam akta notaris dicatat jumlah total modal awal adalah Rp 600.000.000,-
               6. Wawancara Tanggal 12 Maret 2009
               7. Application For Contract of Works From Government of the Republic of Indonesia
               8. Rencana Kerja 2009 JMI, Jogjakarta 12 Maret 2009



20 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
                              S A B A T E :
                              G u e r r i l a
                              Extraordinary
                              Antonio Tellez
                              Elephant     Edition/
                              AKPRESS
                              208 Halaman

                                                       teroris, sementara sang teroris yang juga
                                 Ini adalah sebuah     merupakan ideolog pasifitas dan massanya yang
                               buku        biografis   terinspirasi oleh teror berusaha menjauhi bahaya
                               tentang     seorang     sebisa mereka dan secara bersamaan menyoraki
gerilyawan anarkis, Fransisco Sabate Llopard,          para pejuang yang terisolir ini, namun tak pernah
atau yang akrab dipanggil El Quico—oleh musuh          mempersiapkan diri mereka sendiri, yang malu
dan sahabat-sahabatnya—yang memutuskan                 dan penuh keengganan, untuk mengambil bagian
untuk tetap memerangi fasisme Franco di Spanyol        secara langsung di dalam perjuangan.”
pasca perang sipil. Buku ini penuh dengan                Dan yang diberitakan oleh Radio Belgrade pada
kisah petualangan Sabate melintasi perbatasan          14 Januari 1960:
Spanyol-Perancis selama bertahun-tahun untuk
mengkonsolidasikan gerakan gerilya melawan               “Wahai pada pendengar: koresponden kami
fasisme. Sepanjang hidupnya Sabate merupakan           Rade Nikolic akan memberikan pemberitahuan
seorang militan dari gerakan anarko-sindikalis CNT.    pendek tentang Fransisco Sabate, revolusioner
Dari era sebelum perang sipil Spanyol hingga ketika    Katalan yang terbunuh oleh polisi minggu lalu…
CNT dan berbagai organisasi besar anarkis harus
                                                         Fransisco Sabate, dikenal sebagai El Quico,
mengasingkan diri ke Perancis, Sabate, senantiasa
                                                       militan dari CNT dan pejuang paling menakjubkan
mengemban bendera hitam, merampok bank,
                                                       dari tujuan-tujuan demokratik dan republikan
terlibat baku tembak dengan polisi fasis, semua
                                                       masyarakat Spanyol…
itu ia lakukan untuk menyuntikan kehidupan
dan keberanian di tengah atmosfir fasisme                Ini bukanlah saat yang tepat untuk membahas
yang melumpuhkan setiap nyali perjuangan               perbedaan metode perjuangan, juga bukan saat
pembebasan sosial. Pahitnya, CNT sebagai tonggak       yang tepat untuk menyoraki maupun mengutuki
organisasional dari gerakan anarkisa Spanyol pada      bentuk-bentuk aksi revolusioner. Apa yang
waktu itu, tidak selalu mendukung perjuangan           terpenting adalah musuh dari masyarakat tidak
insureksional Sabate. Bahkan ketika Sabate wafat,      seharusnya diperkenankan untuk menodai ingatan
CNT, sebagai wadah yang sekurang-kurangnya             dari seorang revolusioner yang, dalam kata-
dapat membersihkan nama sang El Quico yang             katanya sendiri, merasa malu untuk hidup ketika
dijelek-jelekkan oleh media borjuis, menolak untuk     saudara-saudaranya dan kawan-kawannya telah
melakukannya. Justru media-media non-anarkis           terbunuh…”
yang memberikan respek pada El Quico, ketika
sang legenda rakyat ini menemui ajalnya di tengah
pertempuran hadap-hadapan dengan kepolisian
khusus Spanyol. Seperti yang disebut di epilog
buku ini, mungkin, obituari terbaik untuk Sabate
yang ditulis oleh CNT diwakilkan oleh Felipe Alaiz
de Pablo yang terbit di koran Solidaridad Obrera
delapan tahun sebelum kematian Sabate:
  “Mereka yang teguh hati dihabisi oleh negara         Terbanglah ke halaman 45


                                                                                                 issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 21
kolom dan analisa




                                         Belakangan sejumlah teks          Terrible Community, This is              Perancis telah menuduh para penulis-
                                         telah menghantui negara           Not a Program, dan How Is It             nya melakukan “konspirasi terorisme”
                                         Perancis. Teks-teks ini hadir     to Be Done?                              terkait dengan sabotase-sabotase jalur
                                         antara 1999 dan 2007: mem-                                                 kereta di Perancis baru-baru ini.
                                         bongkar secara efektif setiap     Selanjutnya, sebuah pamplet anonimus
                                                                           berjudul Call muncul ke permukaan        Mungkin, sebelum menyeret diri kita
                                         kritik-kritik politik yang dan-
                                                                           sebagai respon atas provokasi Tiqqun,    ke dalam thoughtcrime (kejahatan
                                         gkal. Dikemas di dalam dua
                                                                           yang menerjemahkannya secara lebih       pikiran) semacam ini, ada baiknya un-
                                         isu jurnal bertitel Tiqqun—
                                         yang disebut-sebut sebagai        gamblang tentang bagaimana harus         tuk memeriksa teks-teks tersebut secara
                                         Organ Sadar Partai Imajiner.      melakukannya. Dan puncaknya pada         mendalam. Meski di satu sisi pemerin-
                                         Tiqqun merupakan lum-             2007 hadir pamplet The Coming In-        tah Perancis bisa saja keliru menuding
                                         bung ide yang sukar dicerna       surrection (Menjelang Insureksi),        mereka sebagai teroris hanya karena
                                         dan diterjemahkan, antara         beratasnamakan “Komite Bayangan”         teks-teks yang mereka hasilkan, namun
                                         lain: Theory of Bloom, The-       yang baru-baru ini diklaim oleh pemer-   mereka patut khawatir pada ide-ide
                                         ses on Imaginary Party, Man-      intah Perancis sebagai sebuah “manual    yang dikomunikasikan oleh teks-teks
                                         Machine: Direction for Use,       insureksi”. Dengan menggunakannya        tersebut. Bila disimpulkan secara sing-
                                         First Materials for a Theory of   sebagai satu-satunya bukti—untuk me-     kat, apa yang mereka paparkan di se-
                                         the Young Girl, Introduction      nangkap sembilan muda-mudi yang          jumlah teks tersebut merupakan suatu
                                         to Civil War, The Cybernetic      menetap di Desa Tarnac yang berprofesi   keinginan untuk membubarkan apa
                                         Hypothesis, Theses on the         sebagai petani—Menteri Dalam Negeri      yang disebut sebagai dunia modern.


22 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
                                                                                                                                                             kolom dan analisa




...Secara puitik menandakan kebutuhan etis untuk menjadi anonimus,
dengan menjauhkan diri dari segala klasifikasi politis. Untuk memahami
ini secara menyeluruh, kita harus menyelam melalui arus yang tak
terdeteksi dari PEMOGOKAN MANUSIA, bahwa bentuk-bentuk tindakan di
mana ketidakberfungsian menjadi sinonim dengan kemungkinan

Bila kalian termasuk sebagai orang-           satu sama lain itu, terdapat dua          manusia:
orang yang menginginkan sebuah dun-           momen: dua kemungkinan aksi yang
                                                                                        “Imperium berarti bahwa dalam se-
ia yang berbeda dari sekarang, dunia          bertemu dan berkesinambungan yang
                                                                                        gala hal momen politis mendominasi
yang mana kita dapat bebas mengaktu-          diartikulasikan melalui perluasan zona
                                                                                        momen ekonomik. Suatu pemogokan
alisasi hasrat kita tanpa ada kekangan        yang disebut komune. Dua momen ini,
                                                                                        umum tak berdaya melawan hal
negara, kapitalis, atau “masyarakat”,         meski secara empirik tidak dapat dibe-
                                                                                        yang demikian. Apa yang menjadi
maka, teks-teks yang akan dibahas             dakan, secara logis memiliki cirinya      lawan dari imperium adalah sebuah
berikut bukanlah sesuatu yang patut           sendiri; mereka menandakan dua sisi       pemogokan manusia. Yang tidak
kita khawatirkan. Teks-teks yang akan         dari pengkomunisasian. Yaitu, pada        hanya menyerang relasi produksi tapi
dibahas berikut adalah Introduction           satu sisi, suatu dekomposisi subyektif    juga simpul ikatan yang menopang
to Civil War, How Is It to Be Done?,          hadir melalui SINGULARITAS APAPUN         mereka. Yang meruntuhkan gairah
Call, dan The Coming Insurrection—            di dalam pemogokan manusia; dan di        ekonomi yang memalukan dari im-
yang diharapkan dapat membimbing              sisi satunya, suatu rekonstitusi kolek-   perium, membawa kembali elemen
Saudara ke dalam pemahaman-pema-              tif melalui membentuk dan menga-          etis—tentang bagaimana—yang ter-
haman yang terkandung di dalamnya.            lami suatu konsistensi yang intens atas   belenggu antara setiap tubuh-tubuh
Introduction of Civil War memapar-            strategi-strategi seperti berbagi, mem-   yang dinetralisir (How?).”
kan horison biopolitik di mana kehidu-        blokade, dan membebaskan teritori.
pan modern kita terletak. Horison ini         Seperti halnya möbius strip, bagian
dipahami sebagai suatu “perang-sipil”         dalam mengepak keluar di jantung          Apa yang diciptakan oleh pemogokan
global antara setiap bentuk kehidupan.        politik-tanpa-nama ini. Contohnya,        manusia adalah kemungkinan akan
How Is It to Be Done? Secara puitik           untuk menjelaskan politik-politik dari    dunia-dunia yang diperuntukkan
menandakan kebutuhan etis untuk               singularitas apapun, tertulis,            untuk berbagi: komunikasi yang ber-
menjadi anonimus, dengan menjauhkan                                                     jalan tanpa paksaan hadir berdasarkan
diri dari segala klasifikasi politis. Untuk                                             kebutuhan-kebutuhan mereka. Dunia
memahami ini secara menyeluruh, kita          “…menjadi apapun lebih revolusion-        untuk berbagi ini mengonstitusikan
harus menyelam melalui arus yang tak          er daripada apapun yang kini ada.         komune-komune. “Komune adalah
terdeteksi dari PEMOGOKAN MANUSIA,            Membebaskan ruang-ruang seratus           unit dasar kehidupan perlawanan.
bahwa bentuk-bentuk tindakan di mana          kali lebih membebaskan diband-            Gelora insureksi mungkin hanyalah
ketidakberfungsian menjadi sinonim            ing “ruang-ruang bebas” manapun.          multiplikasi dari komune-komune, ar-
dengan kemungkinan. Di dalam tujuh            Melebihi dari aktivitas melakukan         tikulasi serta saling keberkaitan mereka
proposisi, Call mengkritik aktivisme          tindakan, aku menikmati sirkulasi         (Insurrection).”
kontemporer sebagai tidak hanya tidak         dari potensi-potensiku. Politik-politik
relevan tapi juga reaksioner.                 singularitas apapun terletak pada         Pada satu sisi komune terdapat suatu
                                              ofensif (How?).”                          garis pembubaran-diri, sebuah proses
Ketika ini dipahami, maka desersi                                                       pada identitas-identitas seperti aktivis,
dari aktivisme dapat dimulai, di mana                                                   squatter, environmentalis, dll., menjadi
komunisme hidup dan penyebaran                Dalam tatanan imperium kontempo-          makna yang kosong. Ketimbang men-
anarki mengonstitusikan dua sisi dari         rer—tempat hidup itu sendiri adalah       erima kemenangan dari “liberalisme
struktur pemberontakan. The Coming            obyek serta lahan bagi kekuasaan poli-    eksistensial” (Call) dan penekanan-
Insurrection, setelah menggarisbawa-                                                    nya pada pilihan individual, hak milik
                                              tis—kemampuan untuk menghindari
hi ketujuh lingkaran neraka di mana                                                     khusus, kontrak-kontrak sosial, dan
                                              penangkapan sama halnya dengan ke-
politik Perancis bernaung, membuka                                                      manajemen benda-benda, kita sehar-
                                              mampuan melawan kekuasaan—tem-
strategi perlawanan yang berpusat                                                       usnya menciptakan dunia-dunia yang
                                              pat kekuasaan tercangkok ke dalam
pada multiplikasi komune-komune.                                                        berasal dari keinginan dan gairah kita
                                              arsitektur kontrol yang butuh sedikit
Komune yang dimaksud adalah kerja-                                                      bersama. Bila kita hidup di sebuah
                                              identifikasi, sebelum pada akhirnya
kerja yang mengusahakan kemandirian                                                     dunia ketika politik hanyalah suatu
                                              menetralisasikannya. “Sekarang ini,
bersama dan blokade, pembebasan,                                                        konsumsi atas identitas-identitas per-
                                              dipahami sama halnya dengan dikalah-
dan titik-titik konfrontasi yang akan                                                   lawanan, cara mengalahkannya adalah
                                              kan (How?).” Menjadi anonimus dan
menggenangi dan meretakkan metrop-                                                      dengan mengenyahkan semua identi-
                                              tetap singular merupakan suatu tugas
olis. Apa alasan dari semua ini? Untuk
                                              corakren perlawanan hari ini, suatu tu-   tas. Menjadikan diri kita tak terlihat di
dapat bertahan hidup dengan riang.
                                              gas yang ofensif namun juga defensif.     mata para pengelola imperium, artinya
Di dalam teks-teks yang saling berkaitan      Inilah dasar bentuk dari pemogokan        kita juga harus mengurangi pengama-


                                                                                                                        issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 23
kolom dan analisa




                    Aku harus menjadi anonimus agar aku dapat hadir. Semakin aku anoni-
                        mus, semakin aku terlihat. Aku butuh zona-zona yang tak jelas untuk
                      menggapai apa yang disebut BERSAMA. Untuk tidak lagi mengenali di-
                     riku dengan namaku. Untuk tidak lagi mendengar apapun atas namaku
                                                           selain apa yang memanggilnya....

                                         tan mereka terhadap kita. Dengan de-         satu-satunya akhir dari permainan          semacam itu dapat hadir. Dengan
                                         mikian,                                      ini adalah akhir fisik dari dunia          membuka proses biopolitik desub-
                                                                                      yang tak ada seorangpun yang berani        yektifikasi pada satu sisi komune, kita
                                                                                      mendeklarasikannya ( War).”                menemukan diri kita suatu resubyekti-
                                         “Pengalaman dari desubyektifikasiku                                                     fikasi insurgen di sisi lainnya. Dengan
                                         sendiri. Aku menjadi singularitas                                                       demikian kita bergerak, dalam suatu
                                         apapun.                                      Perang sipil dunia merupakan general-      pemilinan kemenjadian, melalui logika
                                                                                      isasi situasi yang demikian di seluruh     pemogokan manusia menuju strategi
                                         Kehadiranku mulai membanjiri ke-
                                                                                      planet. Dalam situasi ini, musuh bu-       komunisasi.
                                         seluruhan aparatus kualitas yang
                                                                                      kanlah sesuatu yang kita tolak, namun
                                         tadinya terasosiasikan dengan diriku                                                    “Dengan demikian strategi kita adalah
                                                                                      kalangan yang harus kita musuhi.
                                         (How?).”                                                                                sebagai berikut,” tutur Call, “untuk
                                                                                      Bila bentuk kehidupan kita adalah          segera membuat suatu seri desersi,
                                                                                      bagian dari kelompok-kelompok dalam        pemisahan kutub-kutub, tempat-
                                         Menghindar dari “polisi imperial kual-       perang sipil dunia, lalu bagaimana mer-    tempat bertemu. Bagi mereka para
                                         itas-kualitas,” pelepasan identifikasi ini   eka harus berkomunikasi tanpa harus        pelarian. Bagi mereka yang mening-
                                         membuka ruang baru bagi eksistensi           menjadi identitas, tanpa harus meniru      galkan. Suatu tempat berlindung dari
                                         singular yang nyata agar dapat hadir.        bentuk negara? Di sinilah terletak pent-   kontrol sebuah peradaban yang me-
                                                                                      ingnya apa yang disebut partai imajiner    langkah menuju jurang” (Call). De-
                                         Segala sesuatu yang mengisolasikan                                                      sersi semacam ini tidak diberikan atau
                                                                                      dan komite bayangan. Dalam pen-
                                         diriku sebagai sebuah subyek, sebagai                                                   diciptakan; mereka terbangun dari dan
                                                                                      cairan kolektif untuk kualitas-kualitas
                                         tubuh yang dilekati dengan atribut-                                                     melalui apa yang telah hadir. Mereka
                                                                                      seseorang, ZONA-ZONA BURAM hadir
                                         atribut konfigurasi publik, aku merasa                                                  adalah mutasi-mutasi topologis dari
                                                                                      tanpa predikat-predikat, yang secara
                                         cair. Tubuh-tubuh tiba pada puncak                                                      bentuk-bentuk yang telah dihadirkan
                                                                                      efektif menghadirkan apa yang disebut
                                         jenuhnya. Pada puncaknya itu, ia men-                                                   kepada kita. Pengalaman semacam itu
                                                                                      BERSAMA. Menyumbang ketidakber-
                                         jadi tidak jelas. (How?)                                                                tidak mempunyai nama bagi corak-
                                                                                      fungsian seseorang ke yang lain—yaitu,
                                         Eksistensi semacam ini, meski anoni-         ikutserta dalam pemogokan manusia—         corak relasi kita dengan mereka, kec-
                                         mus, tapi hadir secara materil. Inilah       menghadirkan komunikasi antartubuh         uali melalui hubungan antara berbagi
                                         yang dinamakan sebagai BENTUK KE-            tanpa memiliki nama-nama.                  dan kebutuhan. “Komunisme dimulai
                                         HIDUPAN. “Keterpaduan elementer                                                         dari pengalaman berbagi. Dan perta-
                                                                                      Aku harus menjadi anonimus agar
                                         manusia bukanlah tubuh—individual—                                                      ma, melalui saling berbagi kebutuhan
                                                                                      aku dapat hadir. Semakin aku anoni-
                                         tapi bentuk kehidupan” ( War). Dengan                                                   kita.” Disini “kebutuhan” tertuju pada
                                                                                      mus, semakin aku terlihat. Aku butuh
                                         mengekspresikan kehidupan yang                                                          “hubungan ketika hidupan tertentu
                                                                                      zona-zona yang tak jelas untuk meng-
                                         bagaimana dan bukan yang apa, pen-                                                      yang bernalar memberi makna pada el-
                                                                                      gapai apa yang disebut BERSAMA.
                                         garuh ini menciptakan tubuh-tubuh                                                       emen ini dan itu dari dunianya (Call).
                                                                                      Untuk tidak lagi mengenali diriku
                                         individual yang saling melintang, entah                                                 Melalui pandangan ini, komunisme
                                                                                      dengan namaku. Untuk tidak lagi
                                         bergabung dengan yang sesuai (persa-                                                    adalah kata lain dari “membagi-bagikan
                                                                                      mendengar apapun atas namaku se-
                                         habatan) atau melawan yang tidak se-                                                    nalar,”     praktik mengoordinasikan
                                                                                      lain apa yang memanggilnya. Untuk
                                         suai (permusuhan). Permainan bebas                                                      dunia-dunia makna melintasi jurang
                                                                                      memberi hakikat pada bagaimanan-
                                         antarbentuk kehidupan ini dinamakan                                                     dari hidup yang kosong.
                                                                                      ya kemenjadian, dan bukan pada
                                         perang sipil.                                                                           Melakukan rekonstitusi pelbagai dunia
                                                                                      apa mereka itu, tapi pada bagaimana
                                                                                      mereka menjadi seperti itu: bentuk         berbagi pengalaman “hanya dapat di-
                                                                                      kehidupan mereka. Aku butuh zona-          lakukan dengan bentuk suatu koleksi
                                         “Oleh karena itu, perang sipil, karena       zona buram di mana atribut krimi-          tindakan komunisasi, dengan mem-
                                         tidak tertarik dengan separasi antara        nal atau brilian sekalipun tidak lagi      bangun ruang berbagi ini dan itu,
                                         perempuan dan pria, eksistensi politis       memisahkan tubuh-tubuh.” (How)             mesin ini dan itu, pengetahuan ini dan
                                         dan hidup yang biasa, sipil dan mi-                                                     itu. Dengan kata lain, elaborasi dari
                                         liter; karena menjadi netral berarti         Dalam kata lain, “pembentukan strategi
                                                                                                                                 cara berbagi yang melekat di mereka”
                                         membuat sisi di dalam permainan              secara kolektif adalah satu-satunya cara
                                                                                                                                 (Call). Berbagi di sini bukanlah tin-
                                         bebas dari bentuk kehidupan; kar-            untuk jatuh kembali ke dalam iden-
                                                                                                                                 dakan berbagi antarindividual secara
                                         ena permainan antara setiap bentuk           titas” (Call). Di zona-zona tak dikenal
                                                                                                                                 serampangan, melainkan suatu cara
                                         kehidupan ini tak ada akhir ataupun          ini, yang lahir dari pemogokan manu-
                                                                                                                                 bertahan hidup antara tubuh-tubuh
                                         awal yang dapat dideklarasikan,              sia, ada kemungkinan bahwa strategi


24 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
                                                                                                                                                             kolom dan analisa




pemberontakan yang sejati bagi kami adalah yang dapat memangkas
setiap rekuperasi, kooptasi, dan pengembalian pada normalitas—yang
mana kami lihat mendapatkan banyak koherensi geraknya di dalam
teori dan praksis insureksioner: suatu cara untuk menyingkap abstrak-
si-abstraksi palsu dengan memosisikan diri dan musuh dalam garis
batas yang tidak tanggung-tanggung.
dan ruang-ruang dalam suatu seri yang       komune-komune yang berbeda” (In-            sabotase sebagai terorisme, jelas da-
konsisten dari kejadian-kejadian yang       surrection). Dalam kata lain, blokade-      pat tercium rasa takut yang hebat dari
saling berkaitan. Mengkomunisasi-           blokade harus mengontribusikan muti-        pemerintah Perancis. Kendatipun,
kan ruang, pengetahuan atau obyek           lasi ekstensif dari bentuk metropolitan     mereka tetap kebingungan ketika ak-
tidaklah merubah relasi produksi, tapi      serta sirkulasi intesif pengetahuan, pen-   tivitas sabotase sama sekali tak terhenti
menghapuskan relasi tersebut, mem-          garuh yang terus bergerak. Mungkin,         ketika para “pimpinan” tertangkap.
buat mereka secara struktur tak ber-        bila seseorang menjaga kedisiplinan,        Inilah salah satu karakter rizoma anti-
makna, tidak dapat dideterminasikan.        bertaruh atas keseluruhan eksistensi        kontrol yang sepatutnya dipahami. Ke-
“Mengkomunisasikan suatu tempat             mereka, maka mungkin saja tergapai          tika “pusat-pusat” telah dihancurkan,
bermakna; membuatnya bebas diguna-          suatu gol yang belum pernah tercapai        “pinggiran-pinggiran” akan membuat
kan, dan dalam basis pembebasan ini         dari setiap insureksi: dimana tidak ada     “pusatnya” masing-masing.
bereksperimen dengan relasi yang ter-       lagi titik kembali. (Insurrection)
                                                                                        Mungkin saja, bila membandingkan
saring, intens, dan rumit” (Call).
                                                                                        praksis dan teori anarki-insureksioner,
Mengkomunisasikan tanpa men-                                                            apa yang diwacanakan dan dipraktikan
ganarkisasi itu sia-sia, karena seseorang
                                            Poskrip                                     oleh pegiat Tiqqun sama sekali bukan
harus membuat suatu ancaman bila            Sejak Desember lalu, gema Yunani dan        sesuatu yang baru. Menciptakan ru-
ingin komunisme menjadi lebih dari          rangkaian aksi sabotase di Perancis,        ang bersama, membebaskan ruang-
suatu skandal yang terisolir. Logika        telah membuat Menteri Dalam Negeri          ruang—multiplikasi komune—seraya
anarki yang terkandung di sini adalah       Perancis mengeluarkan pernyataan            menyerang titik-titik akut metropolis,
tugas untuk menyebabkan kebingun-           akan bahaya “terorisme anarkis inter-       melumpuhkannya, jelas telah menjadi
gan tak terduga dan kerusakan pada          nasional.” Sejak berbagai protes sum-       karakteristik gerak kaum anarkis Eropa
musuh, yang secara berkesinambungan         mit yang berakhir dengan eskalasi           yang berpegang pada metodologi in-
memperluas kekuatan swaorganisasi           kekerasan terhadap otoritas di Eropa,       sureksioner.
seseorang dengan kawan-kawannya.            kerusuhan-kerusuhan di Perancis, dan
                                                                                        Sampai disini, kami para editor bukan-
Tiga catatan untuk melakukan hal ini        berbagai aksi sabotase serta perusak-
                                                                                        lah kaum penggila kerusuhan serta
tersisih di dalam The Insurrection to       kan properti, wajar bila penguasa-
                                                                                        ekstrimisme-ekstrimisme gaya baru,
Come. Pertama, hembuskan api dari           penguasa Eropa menjadi semakin
                                                                                        melainkan—seperti yang telah ditoreh-
setiap krisis. Kenapa? Karena interupsi     waspada. Kami tidak sedang berkata
                                                                                        kan di atas—pemberontakan yang sejati
atas alur komoditas, penundaan nor-         bahwa rangkaian serangan terhadap
                                                                                        bagi kami adalah yang dapat memang-
malitas dan kontrol polisi melepaskan       kekuasaan tersebut memiliki identitas
                                                                                        kas setiap rekuperasi, kooptasi, dan
suatu potensi swaorganisasi yang tak        yang sama, meski karakteristik dari
                                                                                        pengembalian pada normalitas—yang
terduga dari keadaan-keadaan normal.        berbagai pemberontakan antisistemik
                                                                                        mana kami lihat mendapatkan banyak
Kedua, bebaskan teritori dari pendudu-      ini jelas banyak memiliki kesamaan: ke-
                                                                                        koherensi geraknya di dalam teori
kan polisi; jauhi konfrontasi langsung      jengahan atas kontrol, politik mediasi,
                                                                                        dan praksis insureksioner: suatu cara
sebisa mungkin. Telanjangi polisi seba-     dan bentuknya yang cenderung anoni-
                                                                                        untuk menyingkap abstraksi-abstraksi
gaimana rupa mereka: parasit tak tahu       mus dan “tak-teridentifikasi”. Di Eropa
                                                                                        palsu dengan memosisikan diri dan
malu yang mengambil keuntungan dari         , secara umum, berbagai peraturan
                                                                                        musuh dalam garis batas yang tidak
rasa takut masyarakat. Jangan meng-         perbatasan serta undang-undang anti-
                                                                                        tanggung-tanggung.
glorifikasikan konfrontasi polisi, me-      anarkis telah mulai diimplementasikan
lainkan konfrontasikan pemberhalaan         untuk mengekang gairah-gairah kaum          Tapi, bagaimana dengan di Indonesia?
atas polisi. Dan akhirnya, BLOKADE          barbarian baru ini mendapatkan sim-         Di suatu wilayah ketika kata anarkis
SEMUANYA. Di sebuah “dunia ketika           pati yang lebih luas. Identifikasi pun      sendiri hanya sebatas wacana mengam-
kekuasaan adalah organisasinya sendiri      telah dilancarkan secara serampangan        bang, apakah ia akan senantiasa ter-
di dalam metropolis,” ketika hidup di-      untuk mencoba mengukur kapasitas            perangkap di dalam metodologi kiri
tunda agar kapital dapat bebas, setiap      dan mengontrol “api insureksional”          dan marxisme setengah hati yang lib-
dan segala interupsi mempunyai ke-          untuk menyebar. Kasus Tarnac 9 adalah       ertarian? Dapatkah kita menemukan
mungkinan untuk membuka kehidu-             sekian contoh dari tindakan-tindakan        konteks perjuangan yang sama, apalagi
pan kembali. Namun blokade hanya            pencegahan tersebut. Dengan menang-         keberanian yang sama? Bila dicermati
dapat bergerak sejauh kapasitas para        kap “sekumpulan pimpinan” gerakan           dari wacana di atas, perang sipil yang
insurgen untuk memenuhi kebutuhan           atau memberinya identitas “anarcho-         dimaksud jelas tidak terisolasi pada
mereka dan untuk berkomunikasi,             autonomous” dan memanipulasi opini          Eropa atau bahkan Perancis saja, perang
sejauh keefektivan swaorganisasi dari       publik dengan menyamakan aktivitas          sipil antara bentuk kehidupan terjadi


                                                                                                                        issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 25
kolom dan analisa




                                         setiap harinya dimana-mana. Perang         tuk senantiasa menjadi tebal. Hingga     konteks yang diberikan kekuasaan
                                         sipil tersebut bergerak dalam lingkup      ke titik di mana pengembalian kepada     pada kita. Banyak yang harus dipela-
                                         imperium yang berdiri seolah-olah se-      normalitas tidak lagi diinginkan atau    jari, banyak yang harus didebatkan,
                                         bagai bentuk kehidupan yang tunggal        bahkan diimpikan.                        tapi gairah untuk bebas tak dapat
                                         yang mendominasi dunia. Kedudukan                                                   menunggu. “PERANG SIPIL” dari “BEN-
                                                                                    Bila gema Yunani dapat merangsang
                                         kita tidaklah jauh berbeda dengan                                                   TUK-KEHIDUPAN” harus menyebar.
                                                                                    anarkis di tempat lain untuk menjadi
                                         mereka. Perbedaan kondisi materil dan
                                                                                    lebih radikal dalam praksisnya den-
                                         historis justru menjadi celah kemung-
                                                                                    gan ritme yang berbeda, maka tidak
                                         kinan yang besar, di mana kita harus                                                “Bagi siapapun dan dimanapun kalian,
                                                                                    menutup kemungkinan bagi metod-
                                         menemukan ritme perjuangan kita                                                     bertempurlah dan jangan menyerah.
                                                                                    ologi insureksional untuk menyebar
                                         sendiri. Perang sipil ini jelas bukanlah                                            Bagi mereka yang tidak tercekik da-
                                                                                    dengan bentuk-bentuknya sendiri
                                         suatu impian akan menggerakan massa                                                 lam kemarahan, dan memberi keria-
                                                                                    ke seluruh dunia, termasuk di Indo-
                                         sebesar-besarnya, melainkan suatu                                                   ngan pada garis ofensif mereka. Bagi
                                                                                    nesia. Tinggal bersama dalam suatu
                                         pencarian akan gairah BERSAMA untuk                                                 kawan-kawan kami, anak-anak kami,
                                                                                    kolektif, membangun infrastruktur
                                         mengonstitusikan apa yang disebut                                                   saudara-saudari kami, dan komite
                                                                                    pangan yang subsisten bagi komuni-
                                         BENTUK KEHIDUPAN yang serta-merta                                                   pendukung. Janganlah takut, jangan
                                                                                    tas lokal, dan memperluas zona terse-
                                         akan mengonfrontasikannya dengan                                                    menyesal. Kami bukanlah pahlawan,
                                                                                    but seraya melumpuhkan “zona-zona
                                         bentuk kehidupan yang lain.                                                         kami bukan martir. Karena skandal
                                                                                    politis” lain yang akan menghalangi
                                         Kondisi historis dan materil di Yunani     mekarnya pemberontakan, jelas bu-        ini tidak punya basis legal sama sekali
                                         ataupun Perancis jelas berbeda dras-       kanlah sesuatu yang kelampau asing.      maka kita perlu membawa perang ke
                                         tis dengan Indonesia atau di tempat-       Untuk terburu-buru berpikir tentang      dalam relung perpolitikan. Tingkatan
                                         tempat lain, semua orang tahu itu.         kegagalan karena suatu alasan estetis    penyerangan yang semakin meningkat
                                         Tapi justru di situlah titik krusialnya.   atau “sistematis”, merupakan kefata-     terhadap kami oleh kekuasaan politik
                                         Suatu gerakan revolusioner tidak terse-    lan. Dalam sejarah, insureksi manapun    yang absurd memanggil sebuah praktik
                                         bar melalui kontaminasi, tapi dengan       telah menemui kegagalan, dan dalam       umum kolektif untuk membela diri di-
                                         resonansi. Sesuatu yang mengonsitusi-      konteks tertentu juga telah mencapai     manapun dibutuhkan.
                                         kan dirinya di sini menggema dengan        kemenangannya sendiri. Memang cu-
                                         gelombang kejutan yang dipancarkan         kup baik untuk bisa menyusun strategi
                                         oleh sesuatu yang terkonstitusi di sana.   ke depan serta mempunyai pemikiran       Tak ada sembilan orang yang harus di-
                                         Tubuh menggema bersama tindakan            yang sistematis akan suatu rancangan     selamatkan. Tapi ada rejim yang harus
                                         menurut coraknya sendiri. Suatu in-        perjuangan. Meski demikian, rancan-      diruntuhkan.”
                                         sureksi bukanlah perluasan suatu wa-       gan terbaik pun akan ditantang kebe-
                                         bah atau kebakaran hutan, suatu pros-      narannya di ranah praksis, oleh karena
                                         es yang linear yang timbul oleh pemicu     itu kegagalan bukanlah sesuatu yang      --Aria, Benjamin, Bertrand, Elsa,
                                         awal. Tapi, suatu insureksi adalah         patut dikhawatirkan. Apa yang justru     Gabrielle, Manon, Matthieu, Yldune
                                         sesuatu yang mengambil bentuk sep-         patut kita khawatirkan adalah panop-     are, Julien Coupat TARNAC 9
                                         erti musik, di mana sumber api—meski       tikon dan polisi di dalam kepala kita
                                         tersebar dalam ruang dan waktu—            sendiri, yang mana kita sering tidak
                                         mengelola getar ritmenya sendiri. Un-      sadar bahwa kita masih berpikir dalam


26 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
                                                                                                                                                       artikel




Kau bisa dipenjara untuk sesuatu yang      bantu musuhmu atau ‘menjual’ temanmu. Kau bisa masuk
kau lakukan, atau sesuatu yang telah       penjara untuk alasan yang kamu yakini atau tanpa alasan
lama kau lakukan. Kau bisa dijebak         sedikitpun. Tanpa pernah bisa membela dirimu sendiri atau
dan menjadi tertuduh untuk suatu           bahkan orang lain.
hal yang samasekali tidak kau lakukan.
                                           Ya, kau akan masuk penjara. Saat hal ini teramat kau sadari
Meskipun kau tidak pernah menyalahi
                                           maka saat ini juga kau bebas. Kau dapat masuk penjara ka-
hukum, kau tetap saja dapat dipenjara-
                                           panpun dan dengan alasan apapun yang kau mau, berbuat
-atau hanya dengan membaca kalimat-
                                           apapun yang kau yakini kebenarannya.
kalimat di jurnal ini kau bisa saja men-
jadi tersangka. Semakin banyak orang       Ya, Jikalau kau berhati-hati, kau tidak akan masuk penjara
menghabiskan hidupnya dalam ke-            untuk waktu yang lama.
patuhan layaknya budak maka semakin
                                           Jika cukup banyak orang menyadari dan memahami hal ini
mudah bagi pemerintah untk memen-
                                           maka suatu hari tak akan ada penjara. Saat kau sadari akan
jarakan siapapun yang mereka pilih.
                                           ada orang yang akan memenjarakanmu, kau mengerti, kau
Lihatlah para tokoh sejarah yang kau       tidak akan mau hari itu datang lebih cepat, bukan?!.
kagumi atau bahkan teman-temanmu.
Jika kamu mengikuti jalan yang sama
kemungkinan besar kaupun akan me-
ngalami hal yang sama; masuk penjara,
apa yang akan kamu lakukan, bagaima-
na kamu menghadapinya.
Kau bisa masuk dengan harga diri atau-
pun sebagai pengecut, dengan mem-



    DAPATKAN SeGeRA !!


                                                        PERANG MELAWAN NEGARA
                                                        Anarkisme dalam Pemikiran Gilles Deleuze & Max
                                                        Stirner
                                                        oleh : Saul Newman

                                                        Penulis : Saul Newman
                                                        Penerjemah : Tim Media Kontinum
                                                        Penerbit : Kontinum
                                                        Cetakan : Pertama Maret, 2009
                                                        Tebal : xvi + 61 halaman
                                                        Sampul : colour 120 g
                                                        Harga : Rp.10.000




    inilah analisa non-ekonomi atas negara, sebuah pemikiran memikat yang merangkai penolakan atas negara dan semua
    struktur otoritaran.
    Saul Newman merunut pertemuan pemikiran Max Stirner, seorang radikal abad 19 yang tidak terlalu dikenal dalam literatur-
    literatur formal, dan Gilles Deleuze yang merupakan filsuf besar abad 20. Keduanya menolak pendekatan moralistik dan ra-
    sionalis seperti yang sering diajukan para anarkis klasik, juga melampaui argumen-argumen standar para penyokong Negara
    dan pengafirmasi kekuasaan.
    Baik Stirner dan Deleuze, tidak saja memberikan basis pemikiran yang sangat radikal, namun tentu saja melengkapi dan
    bahkan memperbaharaui argumen anarkis tentang struktur sosial yang otoritarian sekaligus menawarkan alternatifnya.
    Mungkinkan menganalisa negara dengan melepaskannya dari sudut pandang ekonomi? Bagaimana cara kerja negara hingga
    setiap individu tidak lagi merasa dan bahkan butuh untuk dikuasai? Dimana potensi revolusioner hasrat -energi kekal yang tak
    terprediksi? Mari berjalan-jalan di taman yang penuh bunga; dari politik radikal ke psikoanalisa, dari postruktralisme hingga
    imajinasi...


    oRDeR lewAT: KoNTiNuM@yAHoo.CoM


                                                                                                         issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 27
kolom dan analisa




                                         Kebangkitan terkini di Yunani tampaknya            Mereka bahkan hingga memutuskan untuk membatalkan
                                                                                            sebuah rencana untuk mereformasi pendidikan sekolah me-
                                         hadir di bawah tanda api, sesuatu yang di-         nengah Perancis, mengungkapkan ketakutan akan adanya
                                         picu oleh pembunuhan seorang remaja oleh           sebuah kemungkinan hal tersebut menjadi alasan untuk
                                         polisi di Athena beberapa saat lalu. Tetapi        melakukan event-event Yunani di Perancis. Terdapat protes-
                                         apa yang dimulai sebagai sebuah kemarahan          protes solidaritas di sejumlah negara, termasuk aksi-aksi para
                                         yang terkonsentrasi pada polisi telah melebar      anarkis Turki yang memperlihatkan simpati mereka terhadap
                                         ke dalam dimensi sebuah pemberontakan              kawan-kawan mereka di Yunani.
                                         sosial, bergerak melampaui aksi-aksi sebuah        Apabila reaksi terhadap pembunuhan yang dilakukan oleh
                                         “kekerasan kaum pinggiran” hingga melibat-         polisi hanya terbatas menjadi pertikaian antara polisi dan
                                         kan sejumlah besar anak-anak muda. Saat tak        sekeompok anarkis, bagaimanapun juga, even-even di Yu-
                                         diragukan lagi memiliki karakteristik-karak-       nani secara literer akan berakhir hanya dalam beberapa
                                         teristik Yunani yang spesifik, gerakan ini telah   hari. Apa yang menarik tentang situasi terkini lebih tepatnya
                                         menarik perhatian di mana-mana. Pemerintah         adalah bagaimana hal tersebut berkembang menjadi sesuatu
                                         Perancis juga telah mengekspresikan kece-          yang lebih besar, menyebar dari pertempuran-pertempuran
                                         masan akan kemungkinan adanya “penularan”          jalanan hingga pendudukan sekolah-sekolah menengah
                                                                                            dan fakultas-fakultas universitas, serta memperlihatkan
                                         pada anak-anak muda di negeri mereka.              bahwa tidak hanya semangat bertempur tetapi juga inisiatif


28 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
                                                                                                                                                           kolom dan analisa




“Berhenti menonton telesisi. Turun ke jalan.” Sehari kemudian, para
pemrotes memasang sebuah spanduk besar di Parthenon, mentrans-
formasikan sebuah situs wisata menjadi sebuah forum yang menyeru-
kan agar dilakukan aksi solidaritas Eropa pada 18 Desember.


dan imajinasi, sebagaimana perebutan televisi dan stasiun      wan serangan umum yang kita semua terima. Penciptaan
radio yang berlangsung dramatis oleh para pemrotes yang        perlawanan-perlawanan kolektif akar rumput menjadi satu-
lantas mengambil alih kontrol atas mikrofon dan kamera.        satunya cara.” (Komunike Dewan Umum Insurgensi Pekerja,
Para pemirsa saluran televisi nasional Yunani, NET, pada 16    Athena, 17 Desember 2008)
Desember melihat sebuah siaran pidato perdana menteri Yu-
                                                               Mereka yang merespon pemberontakan adalah kekuatan
nani diinterupsi oleh sebuah tayangan yang memperlihatkan
                                                               negara Yunani, dilakukan di beberapa tempat dengan pre-
para pemrotes di jalanan membawa spanduk bertuliskan,
                                                               man-preman di bawah organisasi Golden Dawn. Selain itu,
“Berhenti menonton telesisi. Turun ke jalan.” Sehari kemu-
                                                               yang juga mengambil peran dalam kontra-insurgensi adalah
dian, para pemrotes memasang sebuah spanduk besar di
                                                               partai-partai politik, termasuk kaum Kiri di KKE (Partai Ko-
Parthenon, mentransformasikan sebuah situs wisata menjadi
                                                               munis Yunani), yang justru menyatakan bahwa mereka yang
sebuah forum yang menyerukan agar dilakukan aksi solidari-
                                                               melawan polisi di jalanan dengan kekerasan adalah kriminal.
tas Eropa pada 18 Desember. Pada 18 Desember sendiri, para
                                                               Sementara partai Kiri Baru, Syriza (Koalisi Kiri dan Progresif )
demonstran-demonstran muda di Athena mengenakan bar-
                                                               mengambil posisinya sendiri–yang mendukung gerakan
code besar untuk menyimbolkan penolakan mereka untuk
                                                               protes secara kritis–tetapi semuanya hanya berakhir untuk
diperlakukan sebagai benda, sebagai komoditi. Sikap-sikap
                                                               dapat mengkooptasi para insurgen agar selanjutnya menjadi
tersebut selain puitis, juga langsung ke pokok masalah, men-
                                                               pendukung mereka dalam pemilu.
gajukan kritik terhadap sistem saat ini.
                                                               Apabila gerakan pendudukan di Yunani menjadi semakin
Sebagai sebuah serangan balasan terhadap polisi yang me-
                                                               meluas, maka pemberontakan tersebut dapat menjadi ke-
lebar menjadi sebuah kerusuhan yang hadir di minggu perta-
                                                               bangkitan yang paling signifikan di Eropa di awal abad ini,
ma bentrokan, minoritas revolusioner yang berada di tengah
                                                               bahkan akan mampu melebihi gelombang protes yang me-
pemberontakan–yang mana pemerintah Yunani dan media
                                                               landa Perancis dalam dekade ini. Apa yang juga membuat
selalu berusaha isolasikan dan dilabeli sebagai ‘kriminal’–
                                                               kebangkitan Yunani ini secara khusus menarik adalah karak-
menyadari bahwa pesan anti-negara dan anti-kapitalisme
                                                               ternya yang cair dan fleksibel. Sebagiannya adalah insureksi,
telah bergaung dalam sebuah generasi yang menghadapi
                                                               sebagiannya demonstrasi, sebagiannya pendudukan, tapi
berantakannya berbagai prospek ekonomi. Lebih jauh lagi,
                                                               juga tanpa dapat dikotak-kotakkan dalam kategori tung-
sebagaimana yang lain–mayoritas, walaupun bukan semuan-
                                                               gal. Bagaimanapun juga, kebangkitan ini akan berkembang
ya, pelajar–mulai melibatkan diri, pemberontakan tidak lagi
                                                               lebih jauh hanya apabila ia mampu memperlebar dan mem-
menjadi ‘milik’ para anarkis, walaupun memang selama ini
                                                               perdalam “pembukaan sosial” yang dikutip dari komunike
para anarkis tersebut tidak pernah mengklaim kepemilikan
                                                               para insurgen pekerja tadi, sehingga dapat menjadi sebuah
atas pemberontakan tersebut. Bahasa-bahasa yang dalam
                                                               fenomena sosial secara luas dan tak lagi hanya menjadi uru-
beberapa minggu sebelumnya dianggap ekstrim kini mulai
                                                               san anak-anak muda radikal saja. Memang terdapat indikasi-
memasuki diskursus publik di mana banyak suara yang dapat
                                                               indikasi yang menguatkan kemungkinan tersebut, tetapi hal
mengekspresikan diri mereka sendiri. Di tengah kerusuhan,
                                                               tersebut juga hanya dapat terjadi apabila pemberontakan
dialektika, argumentasi dalam bahasa Yunani kembali di-
                                                               tersebut dapat bergerak melampaui negasi dan afirmasi,
praktekkan di jalan-jalan dan gedung-gedung yang diduduki.
                                                               melampaui penolakan dan penghancuran hingga ke dalam
Kebangkitan ini juga bukan lagi sekedar urusan orang-orang
                                                               visi pembangunan dunia baru. Apabila hal ini tidak terjadi,
Yunani, sejumlah besar imigran-imigran muda–yang memi-
                                                               maka kebangkitan tersebut akan menyurut ke dalam sesuatu
liki sejarah panjang yang memilukan atas perilaku-perilaku
                                                               yang telah terprediksikan selama ini, walaupun memang
polisi–bergabung. Terdapat juga sejumlah indikasi bahwa
                                                               tetap menarik, yaitu sekedar teater jalanan radikal. Salah satu
para pekerja bergabung dalam pemberontakan. Indikasi ini
                                                               slogan terkenal di tengah insureksi, yang disemprotkan den-
dibuktikan saat pada 17 Desember, sekelompok “insurgen
                                                               gan cat di dinding-dinding dalam bahasa Inggris, adalah “No
pekerja” menduduki markas besar federasi serikat pekerja
                                                               Control” (Tanpa kontrol). Di sini, terdengar sebuah gaung
Yunani. Para pekerja tersebut memproklamirkan sebuah de-
                                                               dari pemberontakan anak muda Inggris setelah peristiwa Mei
klarasi yang di antara beberapa hal lain, menyatakan tujuan
                                                               1968 Perancis melalui punk, “No Future” (Tanpa masa de-
dari perebutan gedung tersebut oleh mereka:
                                                               pan); tapi juga sebuah alur yang mengarah pada kelompok
Untuk membuka ruang ini untuk pertama kalinya–sebagai          anarkis paling radikal di era perang sipil Spanyol yang den-
sebuah kelanjutan dari pembukaan sosial yang diciptakan        gan bangga menyebut diri mereka los incontrolados ( Yang
oleh insureksi ini sendiri–sebuah ruang yang telah dibangun    tak dapat dikontrol). Dan mana yang lebih dominan memang
atas kontribusi kami, sebuah ruang di mana justru kami tak     krusial: apakah Yunani akan mengarah pada revolusi sosial
pernah dipedulikan. [...] Kami telah merebut suara kami, un-   seperti di era perang sipil Spanyol ataukah hanya berakhir
tuk bertemu, berbicara, memutuskan dan bertindak. Mela-        pada nihilisme konsumtif seperti punk.



                                                                                                                      issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 29
kolom dan analisa




                                         Dengan menyerang negara sekaligus kapital, para insurgen         apalagi setelah ada alasan pemadaman pemberontakan.
                                         Yunani telah memperlihatkan bahwa dua hal tersebut tak
                                                                                                          Dalam upaya mengakumulasi semangat insureksi Yunani
                                         dapat dipisahkan seperti dua sisi dari sebuah keping mata
                                                                                                          dibutuhkan sedikit, walaupun juga tetap cukup besar: bukan
                                         uang. Para insurgen tidak berusaha mencari pemerintah yang
                                                                                                          sekedar keinginan dan harapan, kemarahan, melainkan juga
                                         berbeda, melainkan bentuk masyarakat yang berbeda. Pem-
                                                                                                          kreativitas dan intelegensi.
                                         berontakan mereka juga merupakan pengingat bahwa trans-
                                         formasi radikal dunia tidak selalu berjalan sesuai dengan        Catatan sejarah insureksi Yunani ini hingga kini masih belum
                                         determinisme sejarah. Siapa yang pernah menyangka bahwa          ditutup, sehingga tulisan ini adalah sebuah teks yang jelas
                                         sebuah pembunuhan oleh polisi dapat meletupkan sebuah            belum selesai. Sesuatu yang diharapkan akan terus berlanjut,
                                         gelombang insureksi?                                             hingga api yang dibawanya dapat menjadi pilar awal yang
                                                                                                          menerangi dunia.
                                         Dalam era Byzantin, Api Yunani adalah sebuah istilah untuk
                                         menyebut sebuah senjata pemusnah hebat yang terdiri dari
                                         elemen-elemen berbeda yang dikomposisikan secara tepat.
                                         Insureksi di Yunani akhir tahun 2008, merepresentasikan
                                         sebuah penggabungan api-api yang ada, di mana bahan              Catatan:
                                         bakarnya diambil dari berbagai kondisi sosial yang eksis di
                                         mana-mana. Panasnya api telah berhasil melubangi tabir-tabir     Berikut ini sedikit link yang bisa digunakan untuk memahami
                                         yang menutupi kondisi sosial yang makin hari semakin mem-        lebih jauh soal insureksi di Yunani, silahkan tambahkan link
                                         buruk. Di tengah kondisi yang semakin tanpa harapan dan          lain apabila dirasa kurang lengkap.
                                         frustratif, insureksi telah menawarkan pilihan lain: membawa     Sejarah anarkisme di Yunani yang tidak lengkap, untuk cukup
                                         penerangan pada dunia.                                           membantu untuk melihat dan lebih memahami bagaimana
                                         Imitasi adalah bentuk paling jujur dari sebuah penghargaan,      Yunani dapat menjadi seperti sekarang:
                                         tetapi pada akhirnya hal tersebut tetap sekedar imitasi. Beru-   http://en.wikipedia.org/wiki/Anarchism_in_Greece
                                         saha secara buta mereplikasi skenario Yunani di tempat lain
                                         jelas akan dikutuk menemui kegagalan, seperti apa yang           Update soal insureksi Yunani:
                                         terjadi di Amerika Serikat, di mana kondisi-kondisi sosialnya    http://www.occupiedlondon.org/blog/
                                         berbeda. Awal tahun ini di Oakland, Amerika Serikat, kerusu-
                                         han serupa juga berusaha diletupkan oleh anak-anak muda          http://greeceriots.blogspot.com/
                                         atas penembakan oleh polisi, tapi apa yang tidak diperhati-      http://openanthropolog y.wordpress.com/2008/12/20/stay-
                                         kan adalah bahwa aturan polisi di Oakland berbeda dengan         in-touch-with-the-greek-riots-and-international-solidarity-
                                         aturan polisi di Yunani. Di Oakland, polisi kini diperbolehkan   actions/
                                         menembak apabila molotov dilemparkan (di Yunani sekedar
                                         lemparan molotov tidak diperbolehkan untuk menjadi ala-          Zine kecil berisi reportase dari tengah-tengah insurgensi
                                         san bagi polisi untuk mulai menembak); lalu di Yunani uni-       di Yunani:
                                         versitas secara hukum tetap menjadi sebuah area di mana          http://zinelibrary.info/files/howtoorganizeaninsurrection.
                                         polisi tidak diperkenankan masuk sementara di Oakland, tak       pdf
                                         ada area yang dilarang secara hukum untuk dimasuki polisi


30 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
                                                                                                                                                           kolom dan analisa




Wawancara di bawah ini merupakan hasil alih-                    e.) . . .Dan juga federasi yang berpengaruh diorganisir
bahasa dari wawancara yang dilakukan Crime-                     oleh teman-teman Alexis yang mengorganisir pelajar untuk
thinc.Collective dengan seorang partisipan                      melakukan demonstrasi dan aksi, pendudukan sekolah-seko-
dari Void Network tentang situasi Yunani dan                    lah, dan melakukan pemberitahuan dari perjuangan pelajar.
peranan gerakan anarkis di sana.                                Apakah ada struktur-struktur yang sudah ada yang di-
                                                                pakai oleh orang-orang untuk mengorganisir?
Bagaimana aksi dikoordinasikan di dalam kota? Antar             Bagi para pelajar yang baru pertama kali berada di jalanan,
kota?                                                           dan juga para imigran yang berpartisipasi, telepon sangatlah
                                                                cukup; hal ini menghasilkan elemen yang rusuh dan tak ter-
Ada ratusan kelompok affiniti yang kecil dan sangat dekat—      duga dari situasi-situasi. Di sisi lain, bagi kaum anarkis dan
kelompok-kelompok yang berdasarkan persahabatan yang            antiotoritarian, Dewan Umum merupakan alat pengorgani-
sudah lama yang disertai dengan 100 persen kepercayaan—         siran yang telah digunakan selama 30 tahun di dalam setiap
dan kelompok-kelompok yang lebih besar, seperti orang-          gerakan. Setiap kelompok affiniti, squat, pusat sosial, univer-
orang yang berasal dari tiga squat besar di Athena dan tiga     sitas yang diduduki, dan organisasi lainnya mempunyai De-
dari Thessaloniki. Ada lebih dari 50 social centre (pusat       wan Umum mereka sendiri juga. Partisipan-partisipan lain-
sosial), dan ruang-ruang anarkis di universitas-universitas;    nya termasuk organisasi kiri dan ruang-ruang politis anarkis
juga, Antiauthoritarian Movement (Pergerakan Antiotoritar-      di universitas. Selama terjadinya pertempuran, banyak blog
ian) mempunyai grup di setiap kota besar, dan ada jejaring      baru muncul, dan jejaring koordinasi antar pelajar Smu.
affiniti blok hitam yang aktif di setiap kota di Yunani, yang
berdasarkan relasi personal dan berkomunikasi via surat dan     Orang-orang dari latarbelakang apasaja yang berpartisi-
telepon. Bagi mereka semua, Indymedia sangatlah penting         pasi di dalam aksi?
sebagai titik strategis untuk mengumpulkan dan berbagi in-
formasi yang berharga—di tempat terjadi konflik, di tempat      Mayoritasnya adalah anarkis, setengahnya orang-orang tua,
polisi berada, di mana para polisi rahasia sedang melakukan     beberapa dari mereka beresiko dipenjara akibat aksi-aksi
penangkapan, apa yang sedang terjadi dimana saja tiap me-       mereka terdahulu. Di samping mereka terdapat ribuan anak
nit; juga berguna di level politis, untuk mempublikasikan       sekolah yang berumur dari 16-18 tahun. Bersebelahan den-
pengumuman dan ajakan untuk melakukan demonstrasi dan           gan mereka adalah kelompok imigran, ribuan mahasiswa,
aksi.                                                           banyak dari anak-anak kaum gipsi melakukan balas dendam
                                                                atas represi sosial dan rasisme terhadap mereka, juga kaum
Tentu, kita tidak dapat melupakan bahwa di dalam prak-          revolusioner tua yang berasal dari perjuangan-perjuangan
tiknya, koordinasi banyak dilakukan melalui kontak antar te-    sebelumnya.
man via telepon genggam; itu juga yang banyak dipakai oleh
pelajar untuk mengkoordinasikan inisiatif, demonstrasi, dan     Bentuk-bentuk berbeda macam apa yang dilakukan se-
aksi langsung.                                                  lama aksi?

Struktur-struktur macam apa yang tampak?                        a.) Menghantam kaca, menjarah, dan membakar merupakan
                                                                aksi utama yang banyak digunakan oleh orang-orang. Mereka
a.) Setiap jenis kelompok kecil yang berupa relasi pertem-      sering menyerang distrik pusat perbelanjaan mewah, mem-
anan membuat keputusan-keputusan spontan di jalan-jalan,        buka toko-toko mewah, mengambil segala sesuatu dari da-
merencanakan aksi dan melakukannya sendiri dalam atmosfir       lamnya, dan membakarnya guna melakukan tindakan kontra
yang rusuh dan tidak terkontrol; ribuan aksi terjadi di waktu   terhadap lemparan gas air mata. Banyak yang membalikkan
yang bersamaan dimana saja di seluruh negeri…                   mobil untuk dijadikan barikade, menjaga agar polisi berada
                                                                di jarak yang cukup jauh hingga kemudian menciptakan area-
b) Setiap sore ada Dewan Umum (General Assembly) di             area yang terbebaskan. Polisi menggunakan lebih dari 4600
setiap sekolah-sekolah yang diduduki, gedung-gedung yang        bom gas air mata—hampir sebanyak 4 ton—namun orang-
diduduki, dan universitas yang diduduki…                        orang membuat banyak aksi membakar, cukup untuk men-
c.) Indymedia digunakan untuk mengkoordinasikan aksi dan        jaga area-area agar dapat bernafas di tengah negara yang se-
melakukan pemberitahuan . . .                                   dang melancarkan peperangan kimia terhadap masyarakat.
d.) Partai-partai komunis juga mengorganisir konfederasi        Ketika ribuan orang sadar kalau asap hitam dapat menetral-
pelajar mereka . . .                                            kan asap putih dari gas air mata, mereka menggunakan taktik


                                                                                                                      issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 31
kolom dan analisa




                     Ketika ribuan orang sadar kalau asap hitam dapat menetralkan asap
                      putih dari gas air mata, mereka menggunakan taktik membakar apa
                                             saja sebagai perlindungan atas gas air mata



                                         membakar apa saja sebagai perlindungan atas gas air mata.       ketika terjadi pembakaran dari hampir 25 persen area alami
                                         Taktik lainnya termasuk membongkar bata dari jalanan den-       di Yunani selama musim panas 2007. Kami memperkirakan
                                         gan palu, untuk menghasilkan ribuan batu bagi masyarakat        ada sekitar 30 persen orang yang baru pertama kali melaku-
                                         sebagai bahan untuk dilempar; dan tentunya, inisiatif per-      kan kerusuhan.
                                         sonal untuk menghasilkan dan melempar bom molotov.
                                         Taktik terakhir ini biasanya digunakan untuk memaksa agar       Tak-tik macam apa yang digunakan ketika aksi sebelum-
                                         polisi anti huru-hara takut dan menghargai para demonstran,     nya di Yunani? Apakah taktik semacam ini berjalan seha-
                                         dan juga sebagai cara untuk mengkontrol ruang dan waktu         luan dengan pemberontakan ini? Jika benar, bagaimana
                                         untuk menyerang dan melarikan diri.                             itu bisa terjadi?
                                                                                                         Banyak taktik yang digunakan dalam perjuangan ini telah di-
                                                                                                         gunakan sejak lama di Yunani. Apa yang paling penting dari
                                         b.) Menyerang dengan menggunakan tongkat, batu dan              kebaharuan karakteristik dari perjuangan ini merupakan ak-
                                         molotov dilancarkan terhadap banyak bank, kantor polisi,        si-aksi yang muncul dengan tiba-tiba di seluruh negeri. Pem-
                                         dan mobil-mobil polisi di seantero negeri. Di kota-kota yang    bunuhan seorang anak muda di area terpenting bagi aktivitas
                                         lebih kecil, bank-bank dan polisi merupakan target utama,       anarkis memprovokasikan reaksi yang cepat; selang lima
                                         sebagaimana masyarakat yang tidak terlalu besar dan hubun-      menit kematiannya, sel-sel kaum anarkis di berbagai penjuru
                                         gan langsung melarang untuk menyerang toko-toko, dengan         diaktifkan. Dalam beberapa kasus, para polisi terlambat tahu
                                         pengecualian beberapa franchise-nya perusahaan multina-         dari kaum anarkis perihal alasan kenapa mereka menghadapi
                                         sional.                                                         serangan dari orang-orang. Bagi masyarakat Yunani, meru-
                                                                                                         pakan suatu kejutan bahwa mayoritas anak muda di negeri
                                         c.) Ratusan pendudukan simbolis dilakukan di berbagai ban-      ini mengadopsi taktik “kekerasan anarkis, memecahkan dan
                                         gunan publik, kantor-kantor pemerintahan, kantor layanan        membakar,” namun ini merupakan hasil dari pengaruh aksi
                                         publik, teater-teater, stasiun tv, radio, dan bangunan-bangu-   dan ide anarkis yang telah ditunjukan kepada masyarakat Yu-
                                         nan lainnya yang dilakukan oleh 50-70 orang. Juga terjadi       nani selama empat tahun terakhir.
                                         banyak aksi sabotase simbolis dan blokade jalanan, jalan tol,
                                         kantor-kantor, stasiun metro, dan seterusnya, biasanya dite-    Apakah terjadi konflik antara partisipan aksi?
                                         mani oleh distribusi ribuan pamplet untuk masyarakat di
                                         sekitar area tersebut.                                          Partai Komunis memisahkan diri dari para anarkis dan kaum
                                                                                                         kiri, dan mengorganisir demonstrasi yang terpisah. Juga,
                                         d.) Setiap harinya ada protes-protes diam, art-happening, dan   pengumuman yang dilakukan oleh Partai Komunis di media
                                         aksi-aksi nonkekerasan di depan parlemen dan setiap kota.       koporat, pidato mereka di parlemen, propaganda negatif
                                         Banyak dari aksi ini diserang secara brutal oleh polisi, yang   mereka terhadap setiap organisasi kiri membuktikan bahwa
                                         menggunakan gas air mata dan menangkap orang-orang.             mereka merupakan musuh dari setiap usaha untuk peruba-
                                                                                                         han sosial.
                                         e.) Kaum kiri mengorganisir konser di ruang-ruang publik
                                         dengan partisipasi band-band bawah tanah juga beberapa          Apa opini dari “masyarakat umum” mengenai aksi ini?
                                         bintang pop yang memiliki kesadaran politis. Yang terbesar
                                         di Athena melibatkan lebih dari 40 artis dan menarik seban-     Apa yang disebut sebagai “masyarakat umum” selama suatu
                                         yak 10.000 orang.                                               periode tele-demokrasi merupakan sesuatu yang butuh ban-
                                                                                                         yak didiskusikan.
                                         f.) Demonstrasi pelajar yang terkontrol diorganisir oleh Par-
                                         tai Komunis. Banyak dari demonstrasi ini tidak terlalu me-      Secara umum, bila berbicara, “masyarakat umum” ketakutan
                                         narik partisipasi dibanding dengan demonstrasi-demonstrasi      ketika TV berkata bahwa kami “membakar toko-toko orang
                                         pelajar yang rusuh dan spontan.                                 miskin,” tapi orang-orang juga tahu toko-toko macam apa
                                                                                                         yang berdiri di distrik-distrik mahal tempat terjadi kerusu-
                                         Berapa banyak partisipan di dalam aksi ini yang terlibat        han; mereka ketakutan ketika TV berkata bahwa kaum imi-
                                         dalam aksi-aksi serupa sebelumnya? Seberapa banyak              gran yang marah turun ke jalan dan menjarah, tapi mereka
                                         menurutmu aksi ini merupakan yang pertama bagi mer-             juga tahu kalau imigran itu kaum yang miskin dan putus-asa,
                                         eka?                                                            dan juga bahwa hanya sebagian kecil dari mereka yang turun
                                                                                                         ke jalan. Banyak seniman (artis), teoritisi, sosiolog, dan to-
                                         Ribuan orang yang terlibat merupakan anarkis-insureksionis,     koh-tokoh publik lainnya yang menawarkan penjelasan men-
                                         antiotoritarian, dan otonomis libertarian; setengah dari me-    genai pemberontakan yang terjadi, dan banyak dari mereka
                                         reka merupakan kaum anarkis yang lebih tua yang hanya tu-       cukup bermanfaat bagi tujuan kami; beberapa diantara mer-
                                         run ke jalan bila terjadi perjuangan yang penting; sebagaima-   eka barangkali terjebak oleh keinginan mereka untuk ber-
                                         na banyak dari mereka sudah pernah dikenai hukuman. Juga        partisipasi dalam semangat jaman, sementara yang lainnya
                                         ada ribuan anak muda yang teradikalisasi selang tiga tahun      memanfaatkan situasi untuk secara jujur menyatakan ide-ide
                                         terakhir dalam perjuangan-perjuangan sosial seperti tuntu-      mereka. “Masyarakat umum” marah terhadap pembunuhan
                                         tan untuk Jaminan Sosial dan perjuangan menentang privati-      atas seorang anak muda berumur 15 tahun oleh polisi, dan
                                         sasi pendidikan, dan juga demonstrasi spontan besar-besaran     mereka semakin membenci polisi, tak ada seorangpun yang


32 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
“Jika sesuatu membuat kita takut, maka itu adalah kembali pada normalitas.
Karena di setiap jalan-jalan yang telah dirusak dan dihancurkan dari kota
kita yang terbakar kita tidak hanya melihat hasil yang lumrah dari kemara-
han kita, tapi kemungkinan untuk memulai hidup. Kita tak lagi punya sesuatu
yang harus dilakukan selain membuat diri kita berada di dalam kemungkinan
ini dan merubahnya menjadi suatu pengalaman yang hidup: dengan berpijak
pada keseharian hidup, kreativitas kita, kekuatan kita untuk mematerialisasi
keinginan kita, kekuatan kita untuk tidak berpikir tapi untuk mengkonstruksi-
kan yang nyata. Inilah ruang vital kita. Sisanya adalah kematian. “
~Pernyataan dari pendudukan Sekolah Ekonomi dan Bisnis Athena




                                                 issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 33
kolom dan analisa




                                         menyukai polisi. Mayoritas orang “normal” Yunani tidak           yang rusuh tersebut.
                                         mempercayai pemerintahan sayap kanan sekarang ini atau
                                         pemerintahan sosialis yang kemarin (dan mungkin masa de-         Bahkan kaum kiri yang berasal dari generasi Mei 68’, ketika
                                         pan), dan mereka tidak menyukai polisi, toko-toko mahal,         mereka berbicara pada media, mereka berkata bahwa kerusu-
                                         atau bank. Sekarang opini publik yang baru hadir menawar-        han dan perusakkan tersebut bukanlah ekspresi politis dari
                                         kan setiap justifikasi etis maupun sosial dari pemberontakan.    kebutuhan dan harapan masyarakat—bahwa kaum anarkis
                                         Bila kemarin cukup sulit untuk memerintah Yunani, sekarang       dan anak muda tidak punya kemampuan untuk mengek-
                                         akan semakin sulit.                                              spresikan agenda politis, dan masyarakat butuh perwakilan
                                                                                                          politis yang lain. Sudah tentu, semua itu tidak mempunyai
                                         Seberapa penting konteks kejadian ini dengan kenangan            pengaruh kuat terhadap anak muda yang akan berpartisipasi
                                         kediktatoran yang pernah terjadi di Yunani? Bagaimana            di dalam perjuangan sosial ke depan, sebagaimana setelah
                                         hal tersebut memengaruhi opini masyarakat luas dan               perjuangan ini eksis tegangan yang tinggi dan jarak yang
                                         aksi dalam kasus ini?                                            begitu hebat antara anak muda dan setiap jenis otoritas
                                                                                                          kepemimpinan politis.
                                         Di 1973, anak muda merupakan satu-satunya yang mengam-
                                         bil resiko untuk memberontak melawan kediktatoran yang           Motivasi-motivasi apa, selain kemarahan terhadap polisi
                                         telah berjalan selama tujuh tahun; meski ini bukan merupa-       dan ekonomi, menurutmu yang membuat masyarakat
                                         kan satu-satunya perjuangan untuk mengakhiri kediktatoran,       berpartisipasi?
                                         hal ini menjadi ingatan bersama bahwa pelajar menyelamat-
                                         kan Yunani dari kediktatoran dan dominasi Amerika Serikat.       Kebutuhan personal dan kolektif akan petualangan; kebu-
                                         Merupakan suatu kepercayaan umum bahwa anak muda                 tuhan untuk berpartisipasi membuat sejarah; kekisruhan
                                         akan mengambil resiko bagi manfaat semuanya, dan hal ini         negasi dari setiap bentuk politik, partai politik, dan ide-ide
                                         menghasilkan suatu harapan dan toleransi terhadap aksi-aksi      politik yang “serius”; gap kultural untuk membenci setiap
                                         pelajar. Sudah tentu, cerita ini sekarang sudah menjadi cerita   jenis bintang TV, sosiolog, atau ahli yang mengklaim men-
                                         usang dan meski telah menginspirasikan latarbelakang per-        ganalisamu sebagai suatu fenomena sosial, kebutuhan untuk
                                         tempuran, hal tersebut tidak disebut sebagai titik acuan dari    eksis dan didengar sebagai dirimu sendiri; antusiasme meng-
                                         konflik ini.                                                     hantam otoritas dan memperolok para polisi anti huru-hara,
                                                                                                          kekuatan di dalam hatimu dan api di genggaman tanganmu,
                                         Pengaruh lainnya datang dari perjuangan pelajar 1991 dan         pengalaman hebat dari pelemparan molotov dan batu ke-
                                         1995 yang menentang privatisasi pendidikan, yang sukses da-      pada polisi di depan parlemen, di tempat-tempat perbelan-
                                         lam merubah rencana pemerintah dan menyelamatkan pen-            jaan mewah, atau di kota kecilmu yang tenang, di desamu, di
                                         didikan publik sampai sekarang ini. Juga, pemberontakan ta-      lapangan kampungmu.
                                         hun 2007 barangkali merupakan puncak dari gerakan anarkis
                                         di Yunani sampai sekarang, sebagaimana itu menghadirkan-         Motivasi-motivasi lainnya termasuk hasrat kolektif untuk
                                         nya ke seluruh negeri dan dengan pengaruh yang besar bagi        merancang aksi dengan teman-teman baikmu, membuatnya
                                         aksi-aksi dan slogan serta ide-ide dari mayoritas masyarakat;    menjadi nyata, dan selanjutnya mendengar orang-orang yang
                                         namun perjuangan pelajar sebelumnya, khususnya di Athena         menuturkan aksi tersebut selayaknya cerita yang hebat yang
                                         1991 menunjukannya lebih tampak dan umum.                        mereka dengar dari orang lain; antusiasme dari membaca
                                                                                                          aksi-aksi yang kau lakukan bersama temanmu di koran atau
                                         Apa menurutmu kemerosotan ekonomi merupakan fak-                 program TV dari sisi planet lainnya; rasa bertanggung jawab
                                         tor yang penting dari kejadian ini sebagaimana yang              yang kau miliki untuk menghasilkan cerita-cerita, aksi-aksi,
                                         didengungkan oleh media korporat?                                dan perencanaan yang akan menjadi contoh global bagi per-
                                                                                                          juangan di masa datang. Juga sensasi berpesta dengan meru-
                                         Anak-anak muda dari area-area kaya di Athena juga meny-          sakkan toko-toko, mengambil produknya dan membakarnya,
                                         erang stasiun polisi di area mereka, sehingga bahkan kaum        melihat janji palsu dan impian kapitalisme terbakar di jalan-
                                         perang kelas (class war) Marxis memiliki kesulitan yang          an; kebencian terhadap setiap bentuk otoritas; kebutuhan
                                         serius untuk menjelaskan apa yang terjadi: separasi antara       untuk mengambil bagian dalam seremoni pembalasan den-
                                         yang kaya dan miskin tidak terlalu menjadi pengaruh selama       dam kolektif atas kematian Alexis di seluruh negeri; kebutu-
                                         solidaritas yang sudah ada sejak lama dan partisipasi dalam      han untuk membuat pesan yang kuat terhadap pemerintah
                                         perjuangan akan kesetaran dan keadilan sosial.                   bahwa bila kekerasan polisi meningkat, kita memiliki kekua-
                                         Di sisi lain, orang Yunani antara umur 25 dan 35 tidak dapat     tan untuk melawan balik dan masyarakat akan meledak—
                                         memiliki anak dan keluarga, karena ekonomi. Yunani meru-         kebutuhan untuk mengirim pesan langsung pada masyarakat
                                         pakan negara yang berpenduduk jarang di seantero Eropa.          bahwa segala sesuatu harus bangun, dan sebuah pesan pada
                                         Namun kita tidak membicarakannya di sini sebagai penyebab        otoritas bahwa mereka harus menganggap kami dengan se-
                                         pemberontakan. Anak muda marah dan mereka membenci               rius karena kami ada di mana-mana dan kami datang untuk
                                         polisi, sinisme kapitalis, dan pemerintahan dalam cara yang      mengubah semuanya.
                                         alamiah serta instingtual yang tidak perlu penjelasan mau-       Apakah partai-partai politik sukses dalam mengkooptasi
                                         pun agenda politis. Media lokal berusaha tidak mendiskusi-       energi dari pemberontakan?
                                         kan kondisi sosialnya lebih dalam tidak seperti yang diberi-
                                         takan oleh media-media Inggris, Perancis, atau Amerika.          Dalam angka yang “sebenarnya”, kaum sosialis suporternya
                                         Stasiun tv lokal berusaha membuat kebohongan mengenai            meningkat di atas pemerintahan sayap kanan, memperoleh
                                         “pemakai topeng” tukang rusuh yang tidak punya ide mau-          delapan persen; “kaum komunis Forum Sosial Eropa” kehil-
                                         pun identitas sosial, disebabkan oleh pengaruh moral kaum        angan satu persen meski mereka menolong pemberontakan,
                                         anarkis yang sangat kuat di masyarakat ini dan bila mereka       namun mereka masih berada di posisi ketiga dengan suara
                                         mulai untuk berbicara serius mengenai ide kami di televisi,      12 persen; Partai Komunis 8 persen, neo-fasis Nasionalis 4.5
                                         masyarakat dapat meledak. Terkecuali beberapa program TV         persen, dan Partai Hijau stabil dengan 3.5 persen suara.
                                         dan surat kabar-surat kabar, kebanyakan media massa beru-
                                         saha untuk memisahkan isu ekonomi dari pemberontakan             Menarik bila mengamati bahwa para pemimpin Sosialis seka-
                                                                                                          rang tampaknya menjadi yang pertama dalam “kemampuan-


34 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
                                                                                                                                                           kolom dan analisa




nya untuk memerintah negeri” setelah bertahun-tahun kalah         Seberapa tampak kaum anarkis di Yunani secara um-
populer dari perdana menteri sayap kanan. Kerusuhan telah         umnya? Seberapa serius anarkisme diperlakukan oleh
mempengaruhi kancah perpolitikan: partai-partai politik           mayoritas masyarakat Yunani?
tampaknya susah untuk menjelaskan atau bereaksi pada kek-
erasan yang masif dan partisipasi dari setiap level masyarakat.   Kamu bisa bilang kalau baru tiga atau empat tahun sampai
Pengumuman-pengumuman mereka tampak tidak relevan                 sekarang sejak kaum anarkis mulai memperlakukan diri
dari apa yang telah terjadi. Popularitas mereka menurun se-       mereka “secara serius” agar kita dapat dilihat serupa oleh
cara dramatis bagi generasi muda, yang tidak melihat logika       masyarakat luas. Hanya sekitar beberapa tahun kami sukses
dan politik dari partai politik dan tidak merasa direpresenta-    memperluas melampaui batas-batas strategi anti-polisi yang
sikan oleh mereka.                                                telah mengkarakteristikan usaha kami selama 25 tahun.
                                                                  Menurut strategi tersebut, kami menyerang polisi, mereka
Bagian apa yang dipegang oleh kaum anarkis di dalam               menahan orang-orang, dan kami melakukan aksi solidaritas,
memulai dan melanjutkan aksi? Seberapa jelas partisi-             dan selalu seperti itu. kami butuh 25 tahun untuk bisa lepas
pasi mereka dilihat oleh masyarakat?                              dari rutinitas tersebut. Sudah tentu, serangan-serangan anti-
                                                                  polisi dan pertempuran berlanjut, dan solidaritas bagi tah-
Selang beberapa tahun terakhir, kaum anarkis telah men-           anan semakin kuat dari sebelumnya, dan elemen anti-sosial
ciptakan sebuah jejaring komunitas, grup, organisasi, squat,      dalam gerakan anarkis berada dalam kontrol diri dan kami
dan pusat sosial di hampir seluruh kota-kota besar di Yunani.     dapat berbicara, peduli, dan beraksi untuk manfaat seluruh
Banyak yang tidak menyukai satu sama lain, sebagaimana            masyarakat sekarang, melakukan aksi dan perencanaan yang
banyak sekali perbedaan yang ada antar tiap grup dan in-          dapat dipahami lebih jelas oleh setidaknya sebagian dari
dividu. Meskipun begitu semua perbedaan tersebut mem-             masyarakat.
bantu pergerakan, sebagaimana sekarang ini gerakan telah
meliputi banyak subyek. Berbagai jenis orang menemukan            Banyak aksi-aksi, seperti penyerangan terhadap supermar-
kamerad-kamerad mereka di gerakan-gerakan anarkis yang            ket dan distribusi dari produk-produk yang dicuri kepada
berbeda dan semuanya saling mendorong—dalam cara yang             masyarakat, menjadi populer dan diterima. Penyerangan
positif, kadang antagonistik—untuk berkomunikasi dengan           terhadap bank-bank, apalagi sekarang yang disertai krisis
masyarakat. Komunikasi ini termasuk dengan menciptakan            ekonomi, juga diterima, dan serangan terhadap kantor polisi
dewan-dewan kampung, berpartisipasi dalam perjuangan so-          telah diadaptasi dan digunakan oleh pelajar smu di seluruh
sial, dan merancang aksi yang memiliki arti bagi masyarakat       negeri. Satu sisi, kami telah menjadi subyek berita 15 hari
luas. Setelah 30 tahun anarkisme anti-sosial, gerakan anarkis     terakhir. Berbicara secara umum, dengan partisipasi dari per-
di Yunani sekarang ini, dengan segala problem, batasan, dan       juangan pelajar dan pekerja dan juga perjuangan ekologis,
konflik internalnya, mempunyai kemampuan untuk melihat            setiap minggu aksi yang dilancarkan kaum anarkis menarik
keluar dari mikrokosmos anarkis dan mengambil tindakan            perhatian dan menawarkan visibilitas pada gerakan anarkis.
yang merubah masyarakat secara besar dengan cara-cara
yang telah hadir. Sudah tentu, butuh banyak usaha untuk           Ini bukan berarti anarkisme telah dipahami dengan serius
membuat hal ini menjadi umum, namun hari demi hari tak            oleh mayoritas masyarakat Yunani, sebagaimana masih ban-
ada seorang pun yang bisa mengacuhkannya.                         yak orang percaya pada kebohongan televisi yang menggam-
                                                                  barkan kami sebagai “pemakai topeng” dan kriminal, dan
Untuk peran dari kaum anarkis di dalam memulai dan melan-         juga mayoritas ini tidak memiliki pemahaman bagaimana
jutkan aksi…khususnya pada awalnya—Sabtu dan Minggu,              masyarakat anarkis dapat berfungsi—termasuk banyak anar-
6 dan 7 Desember—dan juga kelanjutannya setelah rabu 10           kis, juga, yang menolak untuk berbicara tentang hal ini!
Desember, kaum anarkis merupakan mayoritas yang melan-            Namun aksi, kritik, dan ide kami memiliki pengaruh yang
carkan aksi. Di hari-hari pertengahan, terutama hari senin        kuat sekarang pada orang-orang progresif dan kiri. Tidak lagi
ketika Armageddon destruktif mengambil tempat, pelajar            mungkin untuk mengatakan bahwa kami tidak eksis dan ek-
dan imigran memainkan peranan penting. Namun mayori-              sistensi kami meradikalisasi mayoritas generasi muda.
tas pelajar mendapatkan momen yang gampang setelah satu,
dua, atau tiga hari perusakkan, dan kemudian pulang rumah         Apa peranan grup-grup subkultur—seperti punk, squat-
atau menghadiri demonstrasi yang atmosfirnya lebih pasifis.       ting, dan sebagainya—dalam membuat pemberontakan
Seperti biasa, kaum imigran harus menghadapi efek balik           menjadi mungkin?
dari masyarakat lokal, dan mereka takut untuk kembali ke          Setelah tahun 93 kami punya kecenderungan yang kuat da-
jalanan.                                                          lam gerakan anarkis Yunani—yang disertai dengan perkela-
Jadi 20,000 anarkis di Yunani yang memulainya, dan melan-         hian internal yang serius—yang mengeliminasi pengaruh
jutkannya ketika setiap orang kembali ke normalitas. Dan          gaya-gaya subkultur di dalam gerakan. Ini berarti tak ada
kami harus memberitahu bahwa rasa takut untuk kembali             punk, rock, metal, atau apapun identitas anarkis di dalam
menuju normalitas telah membantu kami untuk memper-               gerakan anarkis Yunani—kamu bisa menjadi apa saja yang
panjang pertempuran hingga sepuluh hari lebih, menaruh            kau inginkan, kau bisa mendengar musik apapun yang kau
diri kami dalam bahaya yang hebat sebagaimana aksi pem-           suka, namun itu bukanlah identitas politis.
balasan dendam dari pembunuhan sahabat kami berubah,              Dalam pertempuran bulan ini, banyak “anak emo” berpar-
di dalam fantasi kami, menjadi persiapan untuk pemogokan          tisipasi, dengan kaum hippie dan anak rave, banyak punk,
umum. Sekarang masyarakat Eropa tahu sekarang bagaimana           heavy metal, dan juga anak-anak trendy dan pelajar yang
wajah dari insureksi sosial, dan bukanlah hal yang sulit untuk    menyukai musik Yunani atau apa saja. Itu harus merupakan
merubah dunia dalam beberapa bulan.                               suatu kesadaran sosial dan politis, kritik sosial dan pemaha-
Namun kamu butuh orang-orang untuk berpartisipasi dan             man kolektif yang membawamu untuk berpartisipasi dalam
memainkan peranan mereka. Kaum muda di Yunani men-                gerakan anarkis, dan bukan fesyen. Tentu, sejak 19 tahun
girim pesan untuk seluruh masyarakat Eropa. Kami menanti          terakhir Void Network dan kolektif-kolektif serupa telah
respon mereka sekarang.                                           memainkan peranan dalam menawarkan introduksi kultural
                                                                  pada ruang-ruang politis radikal. Grup-grup seperti ini men-


                                                                                                                      issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 35
kolom dan analisa




                                         gorganisir even-even politis/kultural, pesta setiap tahun dan   tuk demonstrasi dan partisipasi dalam perjuangan sosial;
                                         memiliki kekuatan untuk menarik ribuan orang dari kultur        butuh lebih banyak jasa layanan publik yang gratis di sektor-
                                         underground. Meski begitu, Void Network sendiri tidak           sektor yang tidak disediakan pemerintah—doktor-doktor
                                         menciptakan identitas-identitas subkultur, tidak memisah-       dan guru anarkis gratis, makanan gratis, akomodasi gratis,
                                         kan subkultur-subkultur yang berbeda, dan berusaha untuk        informasi, budaya underground, dan seterusnya—yang dapat
                                         mengorganisir acara-acara yang meliputi hampir semua kul-       membawa orang lebih dekat kepada ide kami. Juga butuh
                                         tur underground. Memang benar bahwa mayoritas orang di          lebih banyak squat dan pusat sosial. Jika kamu bisa membuat
                                         scene menghadiri dan berpartisipasi dalam acara-acara d.i.y.    squat, maka itu lebih baik, bahkan bila itu tidak memung-
                                         budaya underground; banyak acara diorganisir setiap bulan       kinkan di kotamu, sewalah gedung dengan teman-temanmu,
                                         di ruang-ruang yang dibebaskan.                                 atasi masalah birokrasi, bangun kolektif, mulai membentuk
                                                                                                         dewan, dan taruh bendera merah-hitam atau hitam di pintu
                                         Apa yang membuat gerakan anarkis sehat di Yunani?               masuk. Mulai tawarkan pada orang-orang di kotamu suatu
                                         Pemisahan identitas politis subkultur membuat orang             contoh hidup dari sebuah dunia tanpa rasisme, patriarki,
                                         mengerti bahwa kamu memanggil dirimu seorang anarkis            atau homofobia, suatu rasa akan kesetaraan, kebebasan, dan
                                         butuh partisipasi, perencanaan, kreativitas, dan tindakan       respek terhadap perbedaan, sebuah dunia dengan kasih dan
                                         yang lebih serius daripada sekadar memakai baju antikris        saling berbagi. Kami butuh lebih “Autonomia” di dalam in-
                                         dan nongkrong di acara-acara punk minum bir dan meng-           sureksionisme gerakan anarkis Yunani, untuk membuatnya
                                         konsumsi pil-pil hipnotik. Sekarang ada pemahaman bahwa         bersinar seperti suatu paradigma gelombang baru kehidupan
                                         kamu memanggil dirimu anarkis maka kamu harus datang ke         sosial dan memperlihatkan metodologi bertahan hidup yang
                                         demonstrasi, turun ke jalan dengan bendera hitam dan mer-       baik di metropolis ini.
                                         ah-hitam, bersama-sama meneriakan slogan dan memanifes-         Seberapa efektif represi polisi di dalam menghentikan
                                         tasikan kehadiran anarkis. Juga, kamu harus berpartisipasi      gerakan anarkis? Bagaimana orang-orang melawannya?
                                         dalam dewan-dewan yang berbeda-beda dengan orang-orang
                                         untuk merancang aksi-aksi, perencanaan, atau perjuangan         Impian dan rencana dari kaum insureksionis telah terkabul:
                                         yang berbeda untuk dapat memanggil dirimu anarkis. Kamu         suatu gelombang partisipasi telah “melampaui” kaum anar-
                                         harus berteman dengan orang-orang yang kamu percaya             kis, dan untuk hari-hari yang rusuh orang-orang telah ber-
                                         100 persen untuk merancang sesuatu yang berbahaya, kamu         jalan dan bertempur di kota tidak seperti yang sudah-sudah,
                                         harus sadar akan apa yang terjadi di dunia agar dapat me-       dalam suatu eksistensi ruang dan waktu yang tidak terduga.
                                         mutuskan tindakan tepat apa yang harus dilancarkan, kamu
                                         harus antusias dan gila, untuk merasakan bahwa kamu dapat       Di hari-hari yang sama, tentunya, mereka akan berhadapan
                                         melakukan hal-hal yang menakjubkan—kamu harus bersedia          dengan batasan-batasan dari insureksi. Sekarang ini banyak
                                         memberikan hidupmu, waktumu, tahun-tahunmu dalam                yang terlibat diskusi panjang dalam memperluas pemaha-
                                         perjuangan yang takkan pernah berakhir. Cukup sehat bila        man popular dan menciptakan praktik-praktek, aksi-aksi,
                                         kamu tidak punya ekspektasi, karena kamu takkan menjadi         dan metode-metode yang akan mencukupi dan memperkaya
                                         kecewa. Kamu tidak berharap untuk menang. Kamu biasa un-        perjuangan. Represi polisi tidak memainkan peranan pent-
                                         tuk hadir, bertempur, lalu menghilang lagi; kamu mengerti       ing dalam kesimpulan kerusuhan melainkan hanya kelelahan
                                         bagaimana menjadi orang yang tak terlihat dan terlihat se-      fisik. Semua dari kami berbagi suatu rasa penyelesaian dan
                                         bagai kekuatan kolektif; kamu tahu bahwa kamu bukanlah          permulaan, dan inilah perasaan yang tak dapat disentuh oleh
                                         pusat alam semesta; namun kapansaja kamu dapat menjadi          polisi.
                                         pusat dari masyarakatmu.                                        Menurutmu apa hasil dari kejadian Desember ini?
                                         Dalam cara bagaimana menurutmu gerakan anarkis di               Perjuangan yang terus berlanjut! Pertempuran demi kes-
                                         Yunani dapat menjadi lebih baik dan lebih kuat?                 etaran politis, sosial dan ekonomi yang takkan pernah sele-
                                         Kami butuh cara-cara yang lebih bagus untuk menjelaskan         sai! Ekspansi konstan dari kebebasan!
                                         ide-ide kami kepada masyarakat. Kami butuh teknik komu-         Ke depan nanti, pemerintah neoliberal Yunani dan seluruh
                                         nikasi politis pada seluruh masyarakat, cara-cara yang lebih    Eropa akan berpikir dua kali sebelum mengimplementasi-
                                         baik dan kuat untuk membuat “terjemahan politis” dari aksi      kan setiap jenis perubahan ekonomi dan sosial. Kerusuhan
                                         kami dan menaruh seluruh perjuangan dalam konteks sosial.       di Athena dan krisis ekonomi mengakhiri sinisme otoritas,
                                         Dalam tele-demokrasi, di mana politisi tidak lebih dari bin-    bank, dan korporasi, hingga meradikalisasi sebuah generasi
                                         tang televisi, penolakan kami untuk berkomunikasi melalui       baru di Yunani, dan memberikan masyarakat kami suatu kes-
                                         media massa merupakan sesuatu yang sehat, namun kami            empatan untuk membuka dialog tentang perjuangan sosial
                                         perlu cara-cara untuk melampaui “realitas konsensus” ini,       masif di waktu depan nanti.
                                         propaganda media terhadap kami, dan menemukan cara
                                         untuk menjelaskan tujuan-tujuan aksi kami pada masyarakat.
                                         Selama acara-acara TV “eksis” dan apasaja yang tidak hadir
                                         dalam TV “tidak eksis”, kami akan senantiasa berada disitu
                                         dengan ide-ide gila kami, dan aksi-aksi berbahaya dan per-
                                         tempuran jalanan untuk menghancurkan normalitas program
                                         TV, kami akan menggunakan iklan negatif dari aksi kami un-
                                         tuk menculik setiap fantasi dan impian dari masyarakat. Tapi
                                         bagaimana kami menjelaskan ide-ide positif ke semua orang?
                                         Bagaimana kami membantu orang-orang untuk tidak mem-
                                         percayai media? Bagaimana kami melakukan kontak dengan
                                         jutaan orang?
                                         Butuh jutaan poster dan pamplet gratis, yang disodorkan
                                         tangan ke tangan di jalan-jalan; butuh jutaan undangan un-


36 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
                                                                                                                                                          kolom dan analisa




Bagaimana aksi individual berpengaruh pada perilaku yang kompleks dari sebuah kelompok? Bagaimana
ratusan lebah madu membuat keputusan tentang sarang mereka apabila sebagian dari mereka tak sepakat?



                                                                                      aplikasikan dalam momen kerusuhan.
                                                                                      Apabila kita terbiasa bergerak sebagai
                                                                                      sebuah kelompok yang terdiri dari
                                                                                      individu-individu dan bukan sekedar
                                                                                      massa, maka kekuatan itulah yang juga
                                                                                      akan mendefinisikan kelompok kita.
                                                                                      Sebuah kelompok binatang, mampu
                                                                                      melakukan hal-hal menakjubkan,
                                                                                      dari membangun tempat tinggal yang
                                                                                      kompleks, hingga menghindari preda-
                                                                                      tor yang dapat bergerak cepat dalam
                                                                                      momen-momen yang tepat. Mereka
                                                                                      melakukannya dengan bergantung
                                                                                      pada sensitivitas masing-masingnya
                                                                                      atas informasi lokal, pola komunikasi
Apa yang membuat sekelompok besar ikan herring mengoordinasikan gerakan               langsung yang dapat diandalkan dan
mereka dengan tepat sehingga mampu mendadak bersamaan berkelok hanya                  kemampuan individu-individu di
dalam waktu sepersekian detik, seakan kelompok tersebut hanyalah sebuah or-           dalamnya dalam merespon secara si-
ganisme tunggal? Kemampuan kolektif beberapa binatang–tampak menakjubkan              multan terhadap apapun yang berpen-
bahkan bagi para ahli biologi yang lebih dekat mengenal mereka.                       garuh pada kepentingan kelompoknya
Perilaku individu yang bergerak bersamaan dalam jumlah banyak tapi tanpa koor-        tapi dengan tetap menjaga perilaku
dinasi terpusat (swarm) adalah sebuah topik yang sedang menjadi hip saat para         universal kelompoknya tersebut. Be-
pengamat berusaha untuk memahami gerakan para perusuh di Perancis dalam               berapa strategi tampaknya memang
dekade terakhir ini. Penggunaan SMS misalnya, salah satu inovasi teknologi yang       sederhana dan jelas (hingga tak pelak
mengarah pada berkembangnya “gerombolan yang pintar” yang diaplikasikan oleh          lagi beberapa individu akan berkata,
para perusuh.                                                                         “Memang ini yang selama ini kami laku-
                                                                                      kan kok!”), tapi hasilnya jelas kompleks
Tetapi intelijensi swarm, tidak hanya sebuah cara untuk mengoordinasikan pertem-      dan sangat efektif. Intelijensi swarm
puran jalanan, adalah sebuah topik penelitian yang kaya yang sebaiknya didalami       tidak membutuhkan semua individu
oleh para anarkis. Poin pentingnya, adalah karena gerak yang terdiri dari beberapa    untuk berpikir serupa atau bahkan
atau banyak proyek yang begitu kompleks dapat berkoordinasi tanpa memerlu-            sama, intelijensi ini justru merupakan
kan otoritas sentral. Hal tersebut juga merupakan sesuatu yang didambakan oleh        sebuah fakta tentang pola pengambilan
para anarkis. Peter Kropotkin, seorang anarkis jaman lalu, telah memulai penelitian   keputusan yang memang tak biasa kita
mengenai perilaku tersebut tentang peran mutual-aid dalam proses evolusi.             kenal. Mengadopsi strategi tersebut
Kini, para ahli biologi dan ilmuwan komputer (termasuk militer) juga tertarik pada    jelas akan sangat menguntungkan bagi
intelijensi swarm ini, dan riset mereka membantu menjelaskan bagaimana kepu-          sebuah kelompok desentral, baik bagi
tusan-keputusan penting yang dibuat oleh sekelompok binatang yang berjumlah           binatang, atau bahkan apabila mampu,
ribuan, bahkan saat beberapa dari mereka tak sepakat. Itulah keindahan intelijensi    bagi kita manusia.
swarm. Baik kita berbicara mengenai semut, lebah, bebek, manusia, komposisi pe-
rilaku kelompok yang cerdas–kontrol desentral, respon terhadap informasi lokal,
                                                                                      Catatan:
aturan simpel–berperan penting dalam penentuan strategi untuk berurusan den-
gan sesuatu yang teramat kompleks.                                                    [*] Swarm: (bahasa Inggris) gerakan sekelompok besar indi-
                                                                                      vidu (baik itu binatang ataupun manusia), bergerak dengan
Riset-riset yang ada, kini mengarah pada kesimpulan lain: kerumunan cenderung         cepat dan dalam jumlah besar.
menjadi bijak hanya apabila individu-individu di dalamnya beraksi dengan respon-      Referensi:
sif dan mampu membuat keputusannya sendiri. Sebuah kelompok tidak akan                1. Anti-Massa: Metoda-Metoda Berorganisasi Bagi Kolektif-
pernah menjadi kuat dan pintar apabila tiap anggota kelompoknya hanya saling          Kolektif
mengimitasi, hanya mampu mentaati perintah, atau menunggu seseorang menyu-            2. Penelitian yang dilaporkan oleh New York
ruh mereka melakukan sesuatu. Saat sebuah kelompok menjadi kuat dan cerdas,           http://www.nytimes.com/2007/11/13/science/13traff.
entah itu kelompok semut ataupun kelompok manusia, kelompok tersebut ber-             html?pagewanted=2&_r=
gantung pada tiap-tiap anggotanya untuk mampu melakukan bagiannya dengan              3. Tentang penelitian yang dilakukan oleh Kropotin
tepat. Dengan demikian jelas bahwa kesimpulan tersebut tidak hanya dapat di-          http://info.interactivist.net/node/1121


                                                                                                                     issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 37
kolom dan analisa




                                         Belakangan terjadi kesalahpahaman mendasar                       menjadi kekuatan yang nyata di dalam hidup. Dalam kondisi
                                                                                                          alienasi, bagaimanapun, kedua hal tersebut terkekang oleh
                                         perihal bagaimana kaum anarkis memahami                          kondisi bahwa eksistensi hidup seseorang tidak berada di
                                         demokrasi. Secara tegas, kaum anarkis bukan-                     dalam kontrol dirinya sendiri. Jika demikian, maka impian
                                         lah prodemokrasi atau sekadar penyokong                          hanyalah diperuntukkan bagi para pemimpi, lantaran hasrat
                                                                                                          seseorang tidak berada dalam situasi yang memungkinkan
                                         demokrasi-langsung maupun jenis demokrasi                        orang tersebut untuk melakukan tindakan. Dalam kondisi
                                         radikal lainnya. Demokrasi sebagai suatu kon-                    ini, ketika seseorang kehilangan koneksi antara gairah dan
                                                                                                          hasrat yang menggerakannya, cukup tidak mungkin untuk
                                         sep modern mengenai pemerintahan politik,                        melakukan tindakan mengambilalih kontrol hidupnya dan
                                         yang mendasari konsepnya melalui “aspirasi                       orang tersebut pun terjebak dalam pasifitas. Sehingga ke-
                                         kekuasaan politik mayoritas”, bukanlah se-                       inginan untuk merubah kondisi material yang menyebabkan
                                                                                                          alienasi tersebut terjebak dalam keputusasaan dan ketidak-
                                         suatu yang anarkis. Dengan diiringi riuhnya                      berdayaan.
                                         ajang Pesta Demokrasi 2009, banyak kaum                          Dengan demikian, masyarakat terbagi menjadi dua bagian.
                                         radikal terbelit gaung kaum kiri nasional un-                    Pertama, mereka yang teralienasi, yang kapasitas untuk
                                         tuk bepartisipasi bersama elit-elit politik, un-                 mengkreasikan hidup sesuai keinginan mereka sendiri te-
                                                                                                          lah direnggut. Kedua, mereka yang memegang kontrol atas
                                         tuk “merayakan demokrasi”, bahkan beber-                         segala proses alienasi, yaitu mereka yang mengambil keun-
                                         apa kaum anarkis menganggap diri mereka                          tungan dari pemisahan tersebut dengan mengakumulasi dan
                                                                                                          mengontrol energi-energi yang teralienasi untuk memper-
                                         sebagai aktivis prodemokrasi. Dalam situasi                      tahankan tatanan dan peranan mereka sebagai penguasanya.
                                         demikian, penting bagi kami untuk menyisip-                      Sebagian besar individu maupun kelompok berasal dari
                                                                                                          masyarakat kategori pertama. Sementara itu, para tuan tanah,
                                         kan tulisan ini sebagai suatu kritik total atas                  majikan, dan politisi berada pada kategori kedua.
                                         demokrasi—dalam bentuknya yang langsung
                                                                                                          Jadi, singkat kata, para anarkis menentang demokrasi. Kar-
                                         maupun yang terwakilkan.                                         ena eksistensi demokrasi mempertahankan pemisahan
                                                                                                          yang hendak dihapuskan oleh kalangan anarkis. Demokrasi
                                                                                                          hanya berguna untuk mempertahankan eksistensi kekua-
                                                                                                          saan yang teralienasi. Demokrasi membutuhkan kondisi di
                                                                                                          mana keinginan dan kekuatan orang-orang menjadi terpi-
                                         Definisi Demokrasi                                               sah. Hal tersebut tidak berbeda dengan pengandaian bahwa
                                         Demokrasi merupakan sebuah teori pemerintahan di mana            seseorang mentransfer kedaulatan bebasnya pada aparatus
                                         hukum, dalam pengertian luasnya, merefleksikan keingi-           negara terpilih atau pun “mayoritas”. Hal ini terjadi lantaran
                                         nan mayoritas yang ditentukan melalui pemilihan langsung         dalam kondisi alienatif semacam itu, kapasitas seseorang
                                         maupun melalui perwakilan. Secara umum, demokrasi ter-           untuk menentukan kondisi hidupnya sendiri, dalam relasi
                                         legitimasi melalui pengadopsian suatu konstitusi, yang me-       dan kerjasama yang bebas dengan orang-orang di sekitarnya,
                                         legalisasikan aturan-aturan mendasar, prinsip, tugas, dan        menjadi dikekang.
                                         kekuasaan dari pemerintah serta aturan dan hak individual
                                                                                                          Ada pembedaan penting di sini. Partai memiliki kepentingan
                                         terhadap pemerintah. Aturan yang disebut terakhir diada-
                                                                                                          politik dalam klaim mereka untuk mewakilkan kepentingan
                                         kan untuk melindungi individu dari kekangan mayoritas
                                                                                                          orang banyak. Pada dasarnya orang banyak tersebut adalah
                                         “demokratis”, sebuah konsep yang dikembangkan oleh re-
                                                                                                          yang liyan (the others). Ini merupakan klaim atas kekuasaan
                                         publikanisme selama digulingkannya monarkisme.
                                                                                                          yang teralienasi. Jika seseorang mengklaim kekuasaan untuk
                                                                                                          mewakilkan orang banyak, maka orang yang diwakili terse-
                                                                                                          but telah terpisah dari kebebasannya untuk bertindak. Da-
                                         Alienasi                                                         lam pengertian ini, kaum anarkis besikap antipolitik. Anarkis
                                         Cukup penting untuk mengangkat masalah alienasi bila hen-        tidak tertarik dengan klaim-klaim berbeda dari kekuasaan
                                         dak mengkritik demokrasi. Pertama-tama, mari pahami kritik       yang teralienasi. Baik itu dalam bentuk kepemimpinan yang
                                         umum anarkis terhadap alienasi.                                  beda atau perwakilan yang sekadar memutarbalikan dan me-
                                                                                                          rias kekuasaan yang teralienasi. Ketika seseorang mengklaim
                                         Kaum anarkis membedakan kritiknya mengenai persoalan
                                         alienasi dengan cara menekankan pada suatu hubungan yang         memiliki kekuasaan atas diri orang banyak atau menjadi
                                         tidak terpisahkan dari pikiran dan tindakan, antara gairah dan   pembebas orang banyak, segera kondisi alienatif tercipta. Hal
                                         pemenuhan bebas. Kalangan anarkis menolak setiap proses          seperti ini ditolak para anarkis. Para anarkis berprinsip anti-
                                         kemasyarakatan yang memisahkan keterkaitan-keterkaitan           politik karena tertarik dengan swaorganisasi dari setiap indi-
                                         tersebut, seperti konsep kepemilikan pribadi, perdagangan,       vidu. Keteguhan dari swaorganisasi ini samasekali bertentan-
                                         divisi kerja, dan demokrasi.                                     gan dengan demokrasi dalam berbagai macam bentuknya.
                                         Gairah dan hasrat hanya dapat terpenuhkan ketika keduanya        ***


38 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
                                                                                                                                                         kolom dan analisa




                                                                                         Pilihan-pilihan ini pun menjadi
                                                                                         suatu ajang permainan kom-
                                                                                         petitif, dan pada akhirnya “peme-
                                                                                         nang” dan “yang kalah” ditetap-
                                                                                         kan. Logika polarisasi semacam
                                                                                         inilah yang lumrah terjadi dalam
                                                                                         demokrasi. Masyarakat yang ter-
                                                                                         libat sebagai penonton maupun
                                                                                         para “pengorganisirnya” saling
                                                                                         mendebatkan argumen mereka
                                                                                         perihal pemimpin atau partai
                                                                                         yang paling prorakyat. Bahkan,
                                                                                         jika ditinjau melalui bagaimana
                                                                                         seharusnya demokrasi terwakil-
                                                                                         kan berjalan, polarisasi mencip-
                                                                                         takan logika menang/kalah. Pada
                                                                                         akhirnya, keputusan-keputusan
                                                                                         lain—yang bisa saja berujung
                                                                                         kompromi atas isu yang diper-
                                                                                         debatkan—menjadi          sesuatu
                                                                                         yang janggal. Atau singkatnya,
Dekontekstualisasi               Sebagai          Suatu        dengan polarisasi pemikiran semacam ini, cukup sulit bagi
Bentuk Alienasi                                                masyarakat untuk berpikir di luar dari kotak pemilihan dan
Kritik anarkis terhadap alienasi berkaitan dengan masalah      memahami isu yang sebenarnya mereka hadapi.
dekontekstualisasi. Dalam demokrasi keputusan men-             Mayoritas
jadi sesuatu yang asing dari konteks yang mengangkatnya.
Demokrasi membutuhkan hukum, aturan, dan keputusan             Terlepas dari berbagai masalah di atas, demokrasi juga memi-
yang dibuat terpisah dari keadaannya yang nyata. Hal terse-    liki kekurangan mendasar, khususnya pada konsep “may-
but mengandaikan pemaksaan individu ke dalam peranan-          oritas”. Dengan senantiasa menerima “aspirasi mayoritas”,
peranan yang telah ditentukan sedemikian rupa, dan bukan-      demokrasi memperkenankan tirani mayoritas atas segala se-
nya mempersilakan mereka menentukan secara bebas dalam         suatu. Ini berarti, dalam konteks demokrasi, pemenang yang
berbagai konteks yang sesuai bagi mereka.                      memutuskan semuanya. Kaum minoritas, atau pihak kalah,
                                                               tidak punya hak untuk membuat pengaruh atas setiap kepu-
Permasalahan yang dialami berbagai masyarakat dan individu     tusan. Jika dianalisa secara mendalam, kenyataannya menjadi
menjadi isu-isu yang kehilangan konteksnya, karena isu-isu     berbeda. Mayoritas yang ada bukanlah mayoritas sebenarnya
tersebut pun harus mengikuti aturan demokrasi. Sehingga,       dari suatu populasi, melainkan hanya bagian dari kelompok
pelbagai permasalahan menjadi urusan hitam-putih, benar-       terbesar dari banyaknya minoritas.
salah, dan bukan dipahami melalui konteks kemunculan
masalah tersebut.                                              Dengan menyediakan ilusi mengenai partisipasi semua
                                                               orang, demokrasi memperkenankan mayoritas untuk mem-
                                                               benarkan tindakan mereka, tidak terkecuali tindakan terse-
Polarisasi                                                     but sangat menindas. Semenjak demokrasi membawa klaim
                                                               bahwa semua orang dapat berpartisipasi dalam proses poli-
Demokrasi juga menuntut pentingnya “opini-opini” tung-         tis, memberi suara pada minoritas bukanlah sesuatu yang
gal. Pemilih hanya menjadi penonton di dalam suatu proses      membahayakan. Ketika minoritas tersebut kalah suara, maka
demokrasi. Mereka telah disajikan berbagai opini untuk dipi-   akan membuat mayoritas yang menang lebih mempunyai
lih. Semua proses demokrasi yang ada merupakan skenario        legitimasi untuk bertindak semaunya. Sama halnya ketika
dari pihak-pihak yang memiliki (akses kepada) kekuasaan.       individu menjadi golput, setiap tindakan mereka pun masih
Hal ini bisa dilihat dari slogan dan reduksionisme yang mun-   bisa diinterpretasi sebagai suatu persetujuan dari aspirasi
cul setiap kali seorang calon politisi atau orator mereduksi   mayoritas. Karena, individu-individu telah diberi hak untuk
ide menjadi sekadar enak didengar.                             memilih namun tidak menggunakannya. Tak ada jalan keluar
Tindak memilih dalam demokrasi sangat menyerupai sistem        lain. Lingkaran setan!
ekonomi kapitalis. Keduanya, demokrasi dan kapitalisme,        Dengan       cara      demikian       logika        mayoritas
senantiasa berjalan berdampingan. Ada produser yang            tidak dapat digunakan untuk menghancurkan status quo.
mendikte agenda, dan ada konsumen sebagai penontonnya—         Dalam kata-kata Enrico Malatesta, anarkis Italia dari abad 19.
yang memilih opini dari pasar ide yang telah ditentukan.



                                                                                                                    issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 39
kolom dan analisa




                                                                                                         hinggap dalam impian para anarkis. Bagi para anarkis, semua
                                                                                                         itu hanyalah tirani politik manipulasi. Demokrasi hanya mem-
                                                                                                         beri seseorang satu pilihan melegakan, yaitu untuk menjadi
                                                                                                         pihak yang telah menindas diri orang tersebut.
                                                                                                         Tidak perlu naif, korupsi takkan bisa disembuhkan dengan me-
                                                                                                         menjarakan koruptor, karena sistem politiknya sendiri adalah
                                                                                                         akar dari korupsi. Dalam kata-kata diktator komunis, Stalin,
                                                                                                         “Mereka yang memilih tidak memutuskan apa-apa. Mereka
                                                                                                         yang menghitung hasil pilihan memutuskan semuanya.”


                                                                                                         Reproduksi Demokrasi
                                                                                                         Tanpa disadari demokrasi telah menjadi semacam sistem
                                                                                                         politik yang dianggap paling mulia, meski sedikit sekali pen-
                                                                                                         jelasan mengapa ia bisa menjadi demikian. Umat manusia
                                                                                                         sekarang ini hidup dalam demokrasi atau di dalam negara-
                                                                                                         negara yang dominasi secara ekonomi dan militer oleh neg-
                                                                                                         ara-negara demokratis. Di Indonesia, indoktrinasi mengenai
                                                                                                         demokrasi dimulai dari voting di sekolah, upacara bendera,
                                                                                                         dan lagu-lagu kebangsaan. Itulah alasan mengapa sebagian
                                                                                                         besar gerakan sosial untuk perubahan di Indonesia selalu
                                                                                                         menggunakan demokrasi sebagai pembanding atas kese-
                                                                                                         wenang-wenangan—contohnya, Liga Mahasiswa Nasional un-
                                                                                                         tuk Demokrasi (LMND), atau Kelompok Diskusi Demokratik.
                                         “Fakta bahwa memiliki mayoritas pada satu sisi bukanlah
                                                                                                         Apalagi, di negara seperti Indonesia, yang dielu-elukan ada-
                                         tolak ukur bahwa seseorang itu benar. Malahan, kema-
                                                                                                         gium Bhinneka Tunggal Ikanya, terdapat kebanggaan akan
                                         nusiaan selalu berkembang melalui inisiatif dan usaha
                                                                                                         keragaman yang dapat bersatu di dalam demokrasi! Memang
                                         individu-individu serta minoritas, yang mana mayoritas,
                                                                                                         tidak banyak orang mampu melihat dan menyadari kelakuan
                                         lumrahnya lamban, konservatif, dan patuh pada kekuatan
                                                                                                         negara yang demokratis itu ketika mengutus tentaranya un-
                                         yang lebih tinggi dan untuk memapankan keistimewaan-
                                                                                                         tuk membantai masyarakat sipil di Aceh, Papua Barat, dan di
                                         keistimewaan.”
                                                                                                         banyak tempat atas nama demokrasi. Bila seorang pemimpin
                                                                                                         tertangkap basah melakukan kebijakan yang serupa, maka ia
                                                                                                         akan dicap sebagai pemimpin yang tidak demokratis!
                                         Kritik imanen
                                                                                                         Ketika demokrasi menutup pemikiran orang dan me-
                                         Perlunya kritik imanen untuk memahami betapa rentannya          maksa orang tersebut untuk membahasnya dalam konteks
                                         demokrasi terhadap demagogi, lobi-lobi, dan korupsi.            demokrasi, semua tindakan untuk merubah lingkungannya
                                         Demagogi merupakan strategi politik untuk meraih kekua-         secara sosial dan politis harus dilakukan melalui cara-cara
                                         saan dengan menggunakan retorika dan proganda agar dapat        “demokratis”. Dengan demikian, kelas berkuasa tak perlu
                                         menangkap impuls reaksioner dari suatu populasi. Hampir         susah-payah untuk mereproduksi demokrasi. Ilusi sistem
                                         setiap bentuk demokrasi berakhir menggunakan cara ini un-       demokrasi adalah “kekuasaan mayoritas”. Hal itu membuat
                                         tuk mengambil kesempatan meraih persetujuan mayoritas.          banyak orang terilusi bahwa mereka memiliki kontrol atau
                                         Hal ini pada akhirnya menciptakan persetujuan melalui rasa      dapat memiliki kontrol bila saja mereka memperjuangkannya
                                         takut, harapan, amarah, dan kebingungan publik.                 dengan benar. Kendati kekuasaan yang sebenarnya tetap be-
                                                                                                         rada di tangan pemodal dan elit politik. Silakan tengok ilusi
                                         Lobi-lobi merupakan sesuatu yang sangat rentan di dalam         yang ditawarkan pemilu baru-baru ini. Banyak calon legislatif
                                         demokrasi representatif. Kelompok-kelompok ekonomi elit         yang berasal dari “kelas bawah” mencoba berlomba-lomba
                                         biasanya punya pengaruh besar di dalam membujuk, men-           menjadi bagian dari kelas elit dengan mengatasnamakan ko-
                                         gancam, atau menyuap para “perwakilan politik” untuk me-        munitasnya. Tidak mengherankan jika para akademisi serta
                                         lindungi kepentingan-kepentingan mereka. Oleh karena itu,       organisasi yang merasa paling “radikal” pun berlomba-lomba
                                         orang dapat melihat bagaimana menteri maupun anggota            membangun citra dan diskursus yang paling demokratis.
                                         DPR adalah juga kaum pemodal. Dalam demokrasi repre-            Hampir tidak ada, sekalipun sebatas wacana di atas kertas,
                                         sentatif, di mana partai yang terkuat dipahami sebagai partai   yang mengkritik logika mendasar dari demokrasi. Dengan
                                         yang memiliki banyak modal, bukanlah aspirasi mayoritas         menyatakannya sebagai yang a priori atau prinsip tunggal
                                         yang diperhitungkan, tapi aspirasi modal terbanyak. Dengan      dari kemerdekaan individu dan sosial, demokrasi senantiasa
                                         demikian, bukanlah sesuatu yang mengherankan bila lobi-lo-      tampil sebagai sumber yang toleran dan pro pada kebaikan
                                         bi pengusaha yang segelintir itu lebih kuat daripada keluhan    publik tanpa cacat sedikitpun.
                                         beberapa ratusan juta orang dalam memengaruhi kebijakan.
                                                                                                         Sementara itu, ungkapan “kuasa mayoritas” mengimplikasi-
                                         Meski telah mengetahui masalah-masalah barusan, para anar-      kan bahwa masyarakat atau rakyatlah yang memiliki kekua-
                                         kis tidak tertarik dalam mengajukan perbaikan atau reformasi    saan, meski bukti yang ada selalu berkata sebaliknya. Secara
                                         dalam sistem demokrasi. Tidak ada jalan perubahan dengan        logis, ketika “masyarakat” bukanlah elemen yang akan me-
                                         hanya menjadikan diri kita atau orang lain menjadi politisi     mengaruhi perubahan di dalam sistem, maka masyarakat
                                         prorakyat maupun pengusaha yang lebih filantropis. Segala       tidak dapat mengubahnya. Secara hipotesa, demokrasi eksis
                                         sesuatu yang berkaitan dengan mengganti ataupun membe-          karena masyarakat percaya akan keadilan dan kebebasan.
                                         nahi pemimpin dan sistem kepemimpinan, sama sekali tidak        Jika tidak demikian, maka itu bukanlah demokrasi. Oleh


40 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
                                                                                                                                                           kolom dan analisa




karena itu, masyarakat juga mempercayai hukum dan kebi-           dan sedikit merubah kondisi kerja. Meski demikian, antara
jakan yang berdasarkan atas prinsip demokrasi. Jika semua         pekerja dan majikan, keduanya tidak berada dalam level yang
itu tidak berubah maka tidak ada orang yang akan tertindas.       setara. Satunya majikan, yang lainnya pekerja—pemilu tidak
Cukup jelas bahwa cara berpikir seperti ini tidak akan mem-       akan merubah divisi tersebut.
bawa kita pada suatu masyarakat yang setara dan bebas.
                                                                  Demokrasi hanyalah satu bagian dari pengalaman kita. Bila
Apologi para penganjur demokrasi dari berbagai jenis ketika       dikawinkan dengan sistem ekonomi kapitalistik, maka kita
sistem demokrasi tidak mampu mewujudkan cita-citanya, se-         akan menemui kesulitan lainnya. Di atas telah dijelaskan
lalu mengatakan bahwa “masyarakat terlalu apatis, tidak sa-       bagaimana demokrasi telah memediasi tindakan-tindakan
dar, atau terlalu bodoh.” Kalangan progresif ini akan berkata     individual, sama halnya bila para birokrat negara gagal da-
bahwa bila saja mereka dapat memobilisasi dan mendidik            lam melaksanakan “iktikad baik” mereka. Pada kenyataannya,
publik, maka segala sesuatu pasti akan berbeda. Dan pada          kelas kapitalislah yang mengontrol setiap proses demokrasi.
akhirnya, kalangan progresif ini selalu berusaha berjuang         Ironisnya, hal tersebut tetap disebut sebagai bagian dari
untuk mereformasi sistem agar lebih demokratis. Misalnya,         proses demokrasi. Inilah yang membuat rancangan-rancan-
seruan untuk mengganti pemimpin, mengajak publik untuk            gan “progresif ” menjadi sulit. Dikarenakan biasanya rancan-
melakukan negosiasi pada pemimpin dan pengusaha, serta,           gan semacam itu justru merugikan kelas kapitalis, dan akan
konsekuensinya, memberikan celah pada penguasa untuk              memengaruhi sektor ekonomi. Hal semacam ini berulang
memperbaiki citra mereka pada publik. Kelas penguasa se-          kali terjadi di setiap negara-negara demokratis. Dalam kata-
lalu dapat bersantai selama masyarakat menyalahkan dirinya        kata Jacques Camatte, “Para spesialis telah menjadi burung
sendiri dengan berkata bahwa kita tidak cukup “partisipatif ”     pemangsa, sementara para birokrat adalah penjilat yang me-
dan bukan menyerang pada kekuasaan yang membuat                   nyedihkan.”
masyarakat teralienasi.
Masyarakat mereproduksi demokrasi dengan bepartisipasi
pada pemilu serta pada kepatuhan dalam kehidupan sehari-          Demokrasi Langsung Bukanlah Anarki!
harinya. Bila Anda paham bahwa demokrasi tidak akan mem-          Sampai di sini kami telah menunjukkan bahwa mayoritari-
biarkan diri Anda bertindak di luar parameter sempitnya dan       anisme dalam berbagai bentuknya mengindikasikan pem-
Anda menerima kritik akan aturan mayoritas, maka bagi para        batasan terhadap kemerdekaan individual dan pencegahan
anarkis pemilu hanya berguna untuk melestarikan dan me-           akan setiap tindakan langsung. Untuk itu, bila kalian mend-
legitimasikan kekuataan negara. Dalam memilih, masyarakat         engar bahwa kaum anarkis menghasratkan demokrasi lang-
mungkin bisa mengubah atau meniadakan salah seorang               sung, itu jelas merupakan sesuatu yang keliru.
pemimpin dan suatu kebijakan, tapi sistemnya tetap tidak
berubah. Untuk alasan itulah mengapa pemerintah dan pe-           Kaum anarkis percaya akan relasi yang tidak termediasi antara
modal menyokong demokrasi, karena mereka dapat dengan             individu-individu yang bebas, absennya setiap kekuatan yang
mudah merias wajah mereka di depan publik. Di Amerika             koersif maupun alienatif di dalam masyarakat, serta hak uni-
Serikat, dengan digantinya George Bush, Jr. oleh Barack           versal untuk menentukan nasib sendiri. Cukup masuk akal
Obama, wajah negara adidaya tersebut berubah menjadi              bila kaum anarkis menggunakan beberapa bentuk demokrasi
lebih demokratis, multirasial, dan lebih “baik”, meski tidak      langsung untuk menyelesaikan beberapa masalah dalam
ada perubahan yang signifikan sejak Bush turun dari pang-         konteks tertentu. Tapi demokrasi langsung tetaplah sekadar
gung kepresidenan.                                                sebuah “cara” yang digunakan. Ia bukanlah model baku atau
                                                                  formal dari pengorganisiran anarkis. Demokrasi langsung
Ketika masyarakat menerima pancingan pemerintah dengan            juga telah memperlihatkan bagaimana individu dapat ter-
berpartisipasi memilih, masyarakat telah menyerahkan set-         subordinasi oleh hierarki kelompok. Demokrasi, pada ke-
iap potensi dirinya untuk mengambil kontrol atas hidupnya         nyataannya, menghalangi individu atau masyarakat untuk
sendiri. Pemilihan cenderung membuat orang-orang menjadi          melakukan tindakan langsung.
pasif, menyandarkan semuanya pada “kebijaksanaan” mayori-
tas daripada melalui aksi yang bersifat langsung. Divisi antara
pimpinan dan pengikut tercipta ketika para pemilih duduk          Kesimpulan
sebagai penonton atas pemerintah mereka, dan bukannya se-
bagai pelaku. Hampir setiap jenis sistem politik mengesamp-       Demokrasi yang digemakan sebagai suatu hal ideal dan final
ingkan aksi langsung, namun demokrasi mereproduksi di-            dalam kehidupan masyarakat, seperti yang disebut oleh para
rinya sendiri dengan cara yang lebih subtil. Demokrasi pada       pakar sebagai The End of Ideology atau The End of History,
kenyataannya merupakan sistem yang restriktif. Sementara          merupakan penghalang kebebasan dan aktualisasi diri dari
itu di sisi lain, demokrasi juga punya wajah di mana ia seolah-   masyarakat itu sendiri. Demokrasi mengalienasi masyarakat
olah menjagokan kebebasan. Retorika demokrasi semacam             dari putusan-putusan langsung mengenai hidupnya sendiri.
ini membuat karakter tiraniknya lebih terselubung.
                                                                  Sebagaimana yang telah dibahas di atas mengenai bagaimana
                                                                  demokrasi justru menciptakan keterasingan, mereduksi ide-
                                                                  ide ke dalam opini-opini, pengambilan keputusan yang di
Demokrasi Hanyalah Salah Satu                                     luar konteks, kuasa mayoritasnya yang absurd, rentannya
Komponen Hidup Kita                                               sistem tersebut dengan demagogi dan korupsi, bisa ditarik
Organisasi politik formal hanya menangani beberapa aspek          suatu kesimpulan bahwa relasi demokrasi dengan kebebasan
dari kenyataan material. Demokrasi tidaklah sepenuhnya            sangatlah jauh. Ini bukanlah masalah bagaimana demokrasi
memengaruhi hak masyarakat untuk menentukan nasibnya              itu seharusnya diimplementasikan, melainkan demokrasi itu
sendiri. Sebagai contoh, kebebasan masyarakat yang dira-          sendiri niscaya akan selalu menjadi demikian: menghalangi
sakan di jalanan di bawah pemerintahan demokratis tidak-          kebebasan masyarakat dan menciptakan kondisi alienasi da-
lah meluas ke tempat kerja. Melakukan aksi langsung dan           lam kehidupan masyarakat. []
kampanye-kampanye akar rumput bisa saja memperbaiki


                                                                                                                       issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 41
            M1 2007 - 2008:
            Otokritik Reklamasi May Day dan Hari Antikapitalisme
                                         Beberapa tahun terakhir, terjadi inten-                       mewacanakan praksis dan teori yang kita inginkan. Ditim-
                                         sitas kecil dalam lingkar antiotoritarian,                    bang dari segi wacana sendiri, lingkup antiotoritarian masih
                                                                                                       terlalu marjinal secara teori maupun praksis untuk dapat
                                         khususnya Jaringan Antiotoritarian—                           memberi pengaruh pada elemen masyarakat. Dalam hal
                                         yang tampaknya sekarang sudah bubar                           ini, redefinisi itu sendiri menjadi kurang relevan. Hal itu dika­
                                                                                                       renakan, jika targetnya memang untuk membawa wacana
                                         atau vakum—dalam mewacanakan prak-                            Hari Buruh menjadi hari bagi setiap proletar, maka secara
                                         sis maupun teorinya ke kancah publik.                         substansial targetnya samasekali tidak kena. Jika keingi-
                                         Tulisan ini akan menyorot gerakan anti-                       nan utama kita adalah untuk melampaui pola gerakan per-
                                                                                                       lawanan ala pekerjaisme, untuk apa kita membuang energi
                                         otoritarian dalam konteks reklamasi May                       banyak hanya untuk satu hari perayaan yang berlangsung
                                         Day pada 2007 dan 2008.                                       sekali dalam setahun? Bukankah lebih baik melakukan uji
                                                                                                       kasus yang lebih ambisius di ranah akar rumput?
                                                                                                       Meski pada satu sisi terdapat hal positif, yakni berlang-
                                         Silang Sengkarut dalam Jaringan                               sung pereratan relasi antarkolektif dan individu dalam
                                         Antiotoritarian                                               proses mengorganisir karnaval: pembuatan blog bersama,
                                         Kampanye reklamasi Satu Mei (M1) merupakan usaha              pertemuan-pertemuan, dan momen-momen interpersonal.
                                         reklamasi yang mencakup redefinisi atas Hari Buruh.           Pada sisi lain, yang menjadi masalah utama ialah pemaha-
                                         Ia merupakan upaya dan juga kritik terhadap ideologi          man wacana bersama dan metodologi belum benar-benar
                                         pekerja—yang kami sebut pekerjaisme (workerism)—serta         tecerna. Hal tersebut membawa kita pada pertanyaan
                                         upaya memperlebar semangat karnaval tahunan terse-            apakah kita sebenarnya butuh pemahaman bersama da-
                                         but sebagai ajang perayaan bersama bagi setiap elemen         lam hal bergerak dan wacana?
                                         masyarakat yang hidupnya teproletarisasi oleh kapitalisme     Kurangnya kesiapan dalam berjejaring merupakan salah
                                         dan negara—atau apa yang kami sebut sebagai redefinisi        satu sebab mengapa ketika pra dan pascaaksi Hari Anti-
                                         proletariat. Dan sejak 2007 hingga 2008, aktifitas tersebut   kapitalisme 2008 lalu terjadi konflik internal. Di satu sisi,
                                         berujung pada ketidakrelevansian dan konflik internal. Pada   metode pengoordinasian antarkolektif memiliki banyak
                                         akhirnya, sebagian besar dari kami yang terlibat malah me-    kelemahan bila harus dikawinkan dengan pola pengorga-
                                         nelan ludah.                                                  nisiran yang masih memakai logika “perwakilan”. Seperti,
                                         Semua itu terkait dengan kurangnya pemahaman bersama.         pertemuan antarkota yang hanya didatangi oleh satu atau
                                         Dalam banyak hal, permasalahan tersebut dikarenakan           dua orang delegasi kolektif, misalnya. Permasalahan yang
                                         tendensi logika massa yang mengerudungi logika kawan-         muncul dari karakteristik “perwakilan” seperti ini ialah terle-
                                         kawan yang terlibat. Hal ini terlihat dari kecenderungan      tak pada pembacaan dinamika kekuasaan internal kolek-
                                         mengenyampingkan semua masalah penting. Misalnya,             tif yang sulit untuk dibaca. Berbeda bila delegasi tersebut
                                         wacana bersama dan substansi target. Oleh karena itu,         mewakili dirinya sendiri. Melulu menyandarkan pada kepu-
                                         aksi pertama pada 2007, selain aktivitas corat-coret, aksi    tusan bahwa sang delegasi sekadar menyampaikan dan
                                         pada hari tersebut hanyalah suatu karnaval biasa dalam        menyetujui poin-poin yang telah diputuskan oleh kolektif-


42 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
nya sendiri merupakan suatu hal yang tidak memadai. Per-       Hari Antikapitalisme (HAK), masih menggunakan para ko-
temuan secara konsensus butuh diskusi intens yang boleh        rlap (koordinator lapangan) untuk mengontrol dan mem-
jadi merombak banyak keputusan sebelumnya. Barangkali,         bimbing massa aksi. Ini jelas menjadi masalah utama bila
metode tersebut bisa saja berguna bila pertemuan hanya         mempertimbangkan pengorganisiran aksi antiotoritarian.
dilakukan untuk membuat keputusan-keputusan utama.             Kesalahan awal terletak pada basis pengorganisiran yang
Misalnya, tempat dan tanggal diadakannya aksi, tema be-        condong pada “massa aksi”. Keinginan untuk menumpuk
sar aksi, sampai ke solidaritas pascaaksi. Sehingga, pembi-    jumlah massa aksi mengompas semua karakter otonomi
caraan seputar bagaimana aksi dan detail-detailnya hanya       dan inisiatif individual. Dalam pengorganisiran aksi anar-
akan dibahas di lingkar-lingkar kolektif atau antarindividu    kis karakter otonom dan inisiatif individual merupakan hal
yang berniat melakukan aksi bersama pada hari itu.             terpenting. Saya bukan hendak berkata bahwa mobilisasi
                                                               itu tidak diperlukan, melainkan seharusnya mobilisasi itu
Dinamika berjejaring merupakan sesuatu yang sering             pun juga dibarengi dengan metode pengorganisiran yang
menjebak. Hal ini berkaitan dengan isu penyeragaman.           berkarakter antiotoritarian. Tidak cukup hanya untuk me-
Jaringan yang memiliki wacana dan metode seragam akan          nyandarkan kesadaran para partisipan, sang mobilisator
sangat mungkin terjerat pada birokratisasi dan kekakuan        hendaknya menunjukan beberapa kejelasan yang diper-
dalam bergerak. Jaringan Antiotoritarian yang diinisiatifkan   lukan. Misalnya, perihal pengambilalihan tanggung jawab
secara mendadak oleh beberapa individu dan kolektif, jelas     atas diri sendiri dalam aksi, sehingga mentalitas “saya
masih sangat jauh untuk bisa dibilang sebagai jaringan         korban pengorganisiran” dapat teratasi. Dan bila memang
sebenarnya. Pertama, konsep jejaring sebenarnya lahir dari     aksi tersebut mempunyai tujuan dan target yang “eksklusif”,
kebutuhan untuk mengorganisir aksi bersama, dalam hal ini      tidak seharusnya mobilisasi dilakukan pada mereka yang
M1. Kedua, dengan demikian, jaringan tersebut hanyalah         tidak mengindentifikasikan diri atau samasekali tidak tahu
sebatas jaringan aksi. Kendati setelah parade M1 2007 ter-     menahu perihal hal tersebut.
dapat pembahasan perihal pembuatan jaringan bersama
yang akan membahas banyak hal melampaui M1. Per-               Terlepas dari pengorganisiran yang masih berlogika
temuan itu juga telah direalisasikan dengan beberapa capa-     massa, aksi HAK kemarin memang banyak kelemahan
ian-capaian abstrak yang kurang mengena pada dinamika          dan kesalahan koordinasi. Peran korlap yang memandu
kekuasaan antarkolektif dan individu serta agenda-agenda       massa “anarkis blok-hitam” (Black-Bloc) memang sung-
yang ingin dijalankan. Dan karena masalah-masalah yang         guh menyedihkan, karena masih saja dilakukan oleh kita.
datang di kemudian hari berasal dari kurangnya komitmen        Sehingga, strategi “blok-hitam” itu sendiri menjadi taktik
dan keseriusan para partisipan dalam menyikapi agenda          aksi yang keliru dan hanya sekadar menampilkan fesyen
jaringan. Maka, terlihat jelas bahwa jejaring seharusnya       atau citra karnaval ala “blok-hitam”. Meski ada beberapa
memang hanya dilakukan oleh mereka yang benar-benar            partisipan yang menerapkan taktik tersebut. Secara garis
berkomitmen melakukannya, bukan atas dasar ingin mem-          besar, mobilisasi bersama malah menjadi masalah. Banyak
bangun organisasi atau jaringan formal lintasdaerah. De-       partisipan aksi yang tidak tahu-menahu samasekali tinda-
ngan kata lain, kawan, bicarakanlah dengan mereka yang         kan yang akan dilakukan dan kurangnya inisiatif individual
benar-benar punya perhatian khusus tentang apa yang            pada partisipan aksi. Ketika para polisi melakukan tindakan
ingin kau/kalian agendakan, jangan berharap pada unda-         represif untuk menghentikan aktivitas tersebut, terlihat para
ngan formal. Dalam hal ini, prinsip asosiasi bebas antar-      partisipan lemah dan panik—terkecuali beberapa kelompok
anarkis memang cukup relevan untuk ditengok kembali.           affiniti dan sel aksi baru yang siap merespon situasi.
Karnaval Antikapitalisme: Mobilisasi                           Masalah yang lain adalah kekurangsiapan membaca lokasi
Massa?                                                         aksi. Jauhnya jarak antara Wisma Bakrie dan Bundaran HI
                                                               dengan banyaknya rencana yang akan dilakukan dalam
Mengulang kesalahan pengorganisiran M1 2007, karnaval          aksi jelas merupakan persoalan salah rancang. Apa target


                                                                                                                   issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 43
                                         dari long-march sejauh itu? Jelas tidak ada. Bila memang          kan langkah-langkah ke depan dengan lebih siap.
                                         Wisma Bakrie merupakan sasaran, seharusnya di titik itu
                                         juga sudah dipersiapkan ancang-ancang pembubaran dan              Pasca penangkapan tersebut terjadi “konflik internal” antar-
                                         penyelamatan diri. Polisi takkan menolerir—dan jangan per-        beberapa individu—tak jelas apa sebenarnya ini menjadi
                                         nah berpikir mereka akan menolerir!—tindakan pelecehan            permasalahan antarkolektif atau bukan—yang terjadi via
                                         terhadap kekuasaan. Kita harus siap mengantisipasi setiap         milis. Setelah dicermati ternyata permasalahan terkait den-
                                         keadaan. Dan sampai tahap ini, serangkaian acara karnaval         gan pemakaian nama Jaringan Antiotoritarian dalam aksi
                                         dengan target yang dituju memang menunjukan kontradiksi           tersebut—terdapat satu kolektif dalam Jaringan Antiotori-
                                         mendasar. Jika kita memang hanya ingin bekarnaval, kenapa         tarian yang menyatakan tidak ikut serta. Sehingga, menu-
                                         harus bergaya sok militan dan merencanakan beberapa aksi          rut mereka, pemakaian Jaringan Antiotoritarian itu sendiri
                                         ofensif, kenapa tidak “aksi baik-baik saja”?                      sebagai identitas jaringan aksi pada HAK 2008 semacam
                                                                                                           tidak “terlegitimasi”. Bila dinilai secara kasar memang
                                         Bila membaca situasi di atas kita bisa memahami bahwa             demikian. Dan disitulah letak dari kelemahan jaringan itu
                                         pengorganisiran aksi secara massa bisa menjadi bumerang           sendiri. Masalah yang sekilas tampak “sepele” tersebut
                                         pada ide dan diri kita sendiri. Tidak ada gunanya meniru          bisa menjadi persoalan. Dibutuhkannya citra bersama, atau
                                         dan berefleksi atas mengapa organisasi kiri kebanyakan            keamanan bersama, dalam menjaga nama “jaringan”, me-
                                         berhasil merekrut massa yang banyak. Pada kenyataannya            mang sangat menggelikan. Kritik insureksioner akan baha-
                                         massa itu sendiri adalah tong kosong yang besar. Cukup            ya organisasi formal menjadi relevan untuk dipertimbang-
                                         menyedihkan bila beberapa kawan masih saja mengatakan             kan, bahwa organisasi dapat menjadi lebih dari sekadar
                                         bahwa “kita perlu belajar dari cara organ kiri mengorgani-        wadah bagi individu-individu di dalamnya. Organisasi dapat
                                         sir”. Residu logika kiri itu sendiri masih tertanam di dalam      betransformasi menjadi suatu abstraksi atau nilai yang per-
                                         logika kebanyakan dari kita. Bila kita benar-benar ambisius       lu kita jaga dan perjuangkan melebihi diri kita sendiri.
                                         dalam mewacanakan dan mempraktikkan apa yang kita
                                         sebut sebagai otonomi, realisasi individual, kolektifitas, dan
                                         kesetaraan, ada banyak cara yang belum kita eksplorasi            Penutup: Pertempuran                         Asimetris
                                         daripada meniru yang sudah-sudah. Pengorganisiran ber-            dan intervensi Anarkis
                                         basis kolektif/affiniti merupakan salah satu cara efektif un-
                                         tuk mengorganisir aksi anarkis. Permasalahan lanjut yang          Pembaca yang baik, di sini sang penulis sama sekali tidak
                                         akan dihadapi adalah bagaimana menemukan formulasi                memosisikan diri sebagai seseorang yang liyan (the other)
                                         koordinasi antarkolektif/individu tanpa harus terlalu mem-        dari semua yang dibahas di atas. Justru sebaliknya, kritik
                                         batasi ruang gerak, dan di saat sama tetap menjaring tali         ini merupakan hasil dari retrospeksi diri sebagai partisipan.
                                         solidaritas di antara keragaman taktik implementatif.             Sayangnya, saya baru bisa memikirkan semua itu setelah
                                                                                                           semua “kesalahan” tersebut terjadi dan bukannya sebelum
                                         irelevansi-irelevansi                                             semua itu terjadi.
                                         Pada aksi HAK 2008 kemarin, ± 200 kawan tertangkap. Se-           Betapapun, seberapa “memalukannya”—seperti yang di-
                                         jumlah selebaran, jurnal, dan materi-materi lainnya, disita       tuduh oleh seorang kawan—aksi yang kita lakukan, jelas itu
                                         oleh polisi. Termasuk terdaftarnya nama Jaringan Antioto-         bukanlah kegagalan. Pengalaman kemarin telah membuat
                                         ritarian sebagai jaringan yang bertanggung jawab melaku-          kita belajar betapa naifnya kita dalam melancarkan seran-
                                         kan aksi vandalisme di Wisma Bakrie. Tak selang satu              gan prematur terhadap kekuasaan. Melawan kekuasaan
                                         malam, kami semua keluar. Bila dilihat dari penanganan            senantiasa menjadi perlawanan yang bersifat asimetris.
                                         polisi, aksi pada hari itu hanya dianggap aksi “kenakalan”        Melalui kesalahan kemarin kita telah mengetahui kelema-
                                         biasa oleh pihak kepolisian. Ada beberapa alasan untuk hal        han kita. Kini saatnya untuk memahami potensi yang kita
                                         itu. Pertama, aksi tersebut dilakukan pada 1 Mei (semacam         miliki bersama.
                                         hari legal untuk mengadakan demonstrasi?). Kedua, polisi
                                         terlihat sangat malas untuk mendata kami, karena seharus-         Aksi kemarin bisa saja sukses bila kita fokus pada target
                                         nya sebagian besar dari mereka libur pada hari itu. Ketiga,       yang tepat dan tidak setengah-setengah dalam melancar-
                                         menurut seorang kawan yang “berpengalaman”, aksi kami             kannya. Beberapa kawan mengatakan bahwa M1 telah
                                         samasekali bukanlah apa-apa. Bila menimbang tindak lan-           menjadi rutinitas tahunan yang tidak relevan. Jawabannya
                                         jut yang dilanjutkan kepolisian, memang demikian adanya,          bisa iya dan tidak. Jelas, bagi saya konsep reklamasi M1
                                         bahwa tidak ada tindak lanjut serius, setidaknya sampai           2007 dengan wacananya merupakan target yang tidak
                                         sekarang. Pascapenangkapan, terjadi beberapa misinfor-            memadai—apalagi bila reklamasi tersebut hanya menjadi
                                         masi dan iklim parno (paranoid) yang saya yakini diciptakan       karnaval adem-ayem tahunan. Ke depannya bila kita akan
                                         oleh kawan-kawan sendiri. Banyak isu-isu tak jelas tersebar       melanjutkan suatu rutinitas, hendaklah aksi-aksi “rutinitas”
                                         tanpa samasekali disaring dan dikonfirmasi kebenarannya.          kita bisa menjadi sesuatu yang mengejutkan. Aktivitas yang
                                         Bila dinilai, kita sangat mudah dipecah-belah—bila me-            melampaui aksi-aksi rutin organisasi politis manapun. Tentu,
                                         mang ada yang berniat—lewat isu-isu serupa yang santer            dengan semangat otonomi dan horisontalitas, serta pene-
                                         terdengar pascapenangkapan HAK 2008. Meski tidak ber-             kanan terhadap inisiatif individual. Dengan mengembang-
                                         langsung lama, saya kira pengalaman tersebut harus men-           kan strategi pertempuran jalanan asimetris—seperti yang
                                         jadi pelajaran penting bagi kawan-kawan dalam menyikapi           ramai digunakan oleh anarkis Eropa—momen-momen baru
                                         situasi panik. Dalam banyak hal, menurut pengamatan ke-           yang menyegarkan dapat berkembang dan dapat menjadi
                                         marin, baik dari korban panik sampai pada para pemberi in-        inspirasi yang lebih signifikan bagi gelombang perlawanan
                                         formasi keliru, terlalu latah dan tidak berpikir dua kali untuk   di manapun. Dengan merutinkan pertempuran asimetris
                                         setidaknya dapat membaca keadaan sebelum melontarkan              melawan kekuasaan, kita membuka celah kemungkinan
                                         informasi “penting”. Meski, misalnya, situasi yang dihadapi       bagi pemberontakan sosial yang lebih besar ketimbang
                                         memang membutuhkan “keseriusan”, kepanikan berlebihan             menyandarkannya pada wacana teoritik semata—seana-
                                         tidak membawa kita ke mana-mana. Pada saat seperti itu            litik apa pun itu. []
                                         akan lebih berguna untuk berpikir tenang dan mempersiap-


44 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
                               Demokrasi                                         ditelanjangi. Banyak yang
                                                                                 menarik untuk disimak
                               Kesukuan:                                         di sini, dari kebangkitan
                               Gagasan Sistem                                    nalar, ilmu-ilmu sains
                               Pemerintahan                                      modern, hingga ke era
                               Masyarakat                                        Leviathan Hobbes, di
                                                                                 mana konstitusi negara
                               Adat di Era                                       modern mulai diasah.
                               Globalisasi                                       Kartun sejarah Larry
                                                                                 Gonick ini memang tidak
                                                                                 perlu dipaparkan panjang
                               Sem Karoba                                        lebar, karena isi dan
                               Paradise Press          muatannya senantiasa nyambung dengan bukti-
                                                       bukti ilmiah, antropologi, dan data sejarah—yang
                               272 Halaman             jelas bukan dari Alkitab atau Al-quran.
  Pertanyaan soal modernitas dan konsep-konsep
politik milik era pencerahan borjuis banyak                                   Rolling Thunder
dipertanyakan di sini, bahkan beberapa kali ditolak.                          Edisi 5 ‘An Anarchist
Namun, kenapa—terlepas dari penyusunan yang
kurang komprehensif dan pengeditan yang terkesan                              Journal of Dangerous
belum selesai—buku yang diharapkan dapat                                      Living’
menjadi kajian awal ‘rancangan swaorganisasi                                    CrimeThinc. Collective
masyarakat adat papua’ ini benar-benar kurang
memuaskan buat saya. Melalui kacamata                                            Jurnal kolektif Crimethinc
non-subyektif pun ada yang terkesan belum                                      edisi ini meliputi berbagai
selesai dari totalitas pemahaman sang penulis                                  reportase      aksi     dari
mengenai permasalahan “masyarakat Papua                                        pertahanan Rumah Anak
Barat” perihal mengaktualisasikan kedaulatan           Muda (Ungdomshushet) di Denmark dan aksi
mereka sendiri. Manakah sistem pemerintahan            penentangan pertemuan G8 di Rostock, Jerman.
yang akan diadopsi? Dan kenapa pertanyaannya           Artikel fiturnya ditulis oleh David Graeber yang
harus merujuk ke sana, serta-merta demokrasi           bertajuk The Shock of Victory, sebuah artikel
kesukuan sebagai konsep yang juga masih sangat         yang ditulis dengan bahasa yang sangat lugas
abstrak, diajukan. Membayangkan ‘pemerintahan’         dan memaparkannya dengan gaya yang kritis dan
masyarakat Papua Barat secara politik memang           simpatik tentang kemenangan dan kekalahan
merupakan sesuatu yang masih buram, namun              gerakan anarkis di Amerika Utara. Ada review serta
Papua Barat sendiri telah memiliki tradisi ‘setua      reportase scene dan artikel penyelidikan lapangan
bumi’ mengenai sistem kesukuan yang bersifat           horor kondisi para sukarelawan ketika menjadi
kecil dan informal. Apa yang justru lebih menarik      uji-coba medis di artikel Blood Money. Apa lagi
dan penting menurut saya adalah kajian mengenai        yang harus dikata, saya pikir sudah terlalu banyak
bagaimana cara masing-masing suku memilah              komentar bagus soal terbitan-terbitan dari kolektif
kekuatan dan kekuasaannya serta bagaimana              satu ini.
mereka dapat berkompromi untuk hidup bersama
secara setara, ketimbang merujuka atau                 325 ‘An Insurgent Anti-Prison Zine of
membandinga-bandingkannyaa pada gagasan-               Social War and Anarchy’
gagasan politik modern—apa lagi merefleksikan
                                                         325 Collective
gaya konstitusional demokrasi modern, sains, dan
teknologi tanpa sama sekali melihatnya sebagai            Edisi Januari 2009. Zine ini berkomitmen untuk
akar dari hirarki dan eksploitasi.                     fokus pada perjuangan anti-penjara, solidaritas
                                                       bagi para tahanan anarkis di seluruh dunia,
Kartun Riwayat: Peradaban Modern                       serta reportase aktivitas-aktivitas insureksioner
                                                       sampai pada penangkapan para militan. Beberapa
Jilid 1 Dari Kolombus Hingga Konstitusi                Highlights antara lain International Anti-Prison
Amerika Serikat                                        Gathering, yang berisi transkip pembicaraan di
Larry Gonick                                           pertemuan tersebut. Surat-surat dari tahanan
                                                       politik di Chili dan Eropa. Kerusuhan di Berlin.
259 Halaman
                                                       Tulisan anarkis jadul Emile Armand tentang
  Larry Gonick kembali membawa kita pada               Ilegalitas. Zine ini tergolong penting bagi wacana
pelajaran sejarah perkembangan manusia dengan          dan informasi gerakan insureksioner dunia.
kocak dan penuh sentilan. Kali ini, hampir semua
mitos politis sejarah modern diungkap dan


                                                                                                   issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 45
            The International, Bourne Trilogy, dan The New Protocol




                                                             Apa yang menjadi benang          Sementara The New Protocol memetaforakan
                                                            merah dari tiga film action-      kengerian dunia teknologis, di mana uji-uji coba
                                                            thriller ini—The International,   medis menjadi wajah sebuah masyarakat sakit
                                                             Bourne Trilogy, dan The          yang tak berdaya di hadapan para ilmuwan-
                                                             New           Protocol—adalah    ilmuwan (upahan korporat) dan korporasi obat-
                                                              ketiga-tiganya      mencoba     obatan dunia.
                                                              mengukuradan menyingkap
                                                                                                Sejak awal ketiga film ini mencoba mengatakan
                                                  kekuatan serta kelemahan dari kekuatan
                                                                                              bahwa mereka, para ‘penjahat’, yang hidup
                                         para penguasa global. Genre film politis yang
                                                                                              sebagai sang arsitek di bangunan-bangunan
                                         bertema anti-imperium memang menjadi semacam
                                                                                              yang terbuat dari kaca dan besi, mengoperasikan
                                         tren dari perfilman Hollywood pasca runtuhnya
                                                                                              suatu kekuasaan tak terlihat. Mereka mengontrol,
                                         gedung kembar WTC. Maraknya tema-tema yang
                                                                                              mengawasi, dan dapat berlaku sesuka hati
                                         mengkritisi kebijakan luar negeri Amerika Serikat,
                                                                                              mereka untuk merusak hidup seseorang, apalagi
                                         perang, dan globalisasi kapital melalui kacamata
                                                                                              ketika mereka mengetahui bahwa seseorang
                                         politis.
                                                                                              tersebut berada menjadi ancaman bagi mereka.
                                            Bila Bourne Trilogy mempersembahkan aksi          Kekuasaan tak terlihat ini tidak pernah beristirahat.
                                         laga tiada henti seorang mantan pembunuh CIA         Mereka adalah The International, yang dalam
                                         yang mencoba merengkuh kembali “jati dirinya”        terjemahan populer para aktivis anti-globalisasi
                                         dari bayang-bayang kekuasaan, The International      disebut sebagai korporasi multinasional: ‘Mereka
                                         mengisahkan cerita kelu dan kenaifan seorang agen    mengontrolmu uangmu. Mereka mengontrol
                                         Interpol idealis yang berusaha menjerembabkan        pemerintahmu. Mereka mengontrol hidupmu. Dan
                                         sebuah bank yang korup ke dalam jerat hukum.

46 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
                                                                               laga dan konspiratif seperti
                                                                               ketiga film di atas memang
                                                                               cukup menarik untuk ditonton
                                                                               sebagai hiburan, meski mereka
                                                                               memiliki pesannya masing-
                                                                               masing. Ketiga film itu pun
                                                                               tidak lebih dari sebuah produk
                                                                               atau komoditi yang sebenarnya
                                                                               menjadi fondasi dari “kekuasaan
                                                                               tak terlihat” yang berperan
                                                                               sebagai penengah dari kondisi
                                                                               bertahan hidup keseharian.
                                                                               Kendatipun, apa yang menarik
                                                                               dari film-film di atas adalah,
                                                                               bila di dunia nyata perjuangan
                                                                               melawan       keadilan    terjadi
                                                                               melalui obrolan demokratik
                                                                               antara para aktivis lsm dunia
                                                                               dengan para korporat di ajang-
                                                                               ajang internasional seperti
                                                                               yang terjadi di Davos dan World
                                                                               Social Forum, maka ketiga film
                                                                               di atas malah membuat pintu
                                                                               masuk mereka sendiri. Tak ada
                                                                               negosiasi.
                                                                                  The Bourne Trilogy, The
                                                                               International, dan The New
                                                                               Protocol, menepis semua
                                                                               solusi abstrak ‘demokratisasi’
                                                                               dan penyelesaian masalah
                                                                               melalui hukum. Beberapa kali,
                                                                               mereka para “penegak hukum”
                                                                               itu sendiri justru digambarkan
                                                                               menjadi korban dari kekuasaan
                                                                               yang mereka layani. Dalam
                                                                               hidup sehari-hari, bukanlah
                                                                               sebuah fiksi bila melihat korban-
                                                                               korban malpraktik rumah sakit
                                                                               hanya karena para pasien
                                                                               berasal dari keluarga miskin
                                                                               dan tidak punya asuransi.
                                                                               Bukanlah fiksi melihat ujicoba
semua orang yang bayar”—sahut pelengkap judul                                  medis yang menyebabkan
The International.                                 kerugian kesehatan pada hidup seseorang. Bukanlah fiksi
   Jason Bourne, tokoh utama Bourne Trilogy,       melihat berapa banyak tentara yang diindokrinasi dengan
mengidap amnesia setelah menjalani misi            nasionalisme dan ditugaskan untuk membantai orang
pembunuhan yang abortif. Segera setelah sadar,     Papua Barat dan Aceh. Pembantaian dan horor keseharian
keinginan Bourne untuk merengkuh kembali jati-     yang disebabkan oleh para penguasa dunia bukanlah
dirinya menjadi ancaman bagi CIA. Ia pun menjadi   sebuah fiksi. Mereka itu senyata kanker yang berada dalam
bumerang bagi CIA. Semua hitungan matematis        tubuh kita. Mungkin tidak akan ada yang namanya Jason
sampai taktis ia kuasai dan ia gunakan untuk       Bourne, tapi ketimbang mengharapkan seseorang untuk
menghajar sebuah momok yang dulunya ia sembah      mengenyahkan semua horor hidup keseharian, kita semua
dan layani.                                        bisa melakukan satu hal, yang dilakukan oleh Bourne
                                                   berkali-kali: yaitu dengan melakukan aksi langsung. Seperti
  Dalam dunia nyata, hanya film laga yang          yang diucapkan oleh seorang perempuan insureksionis:
berakhir demikian. Setiap niatan untuk memporak-
porandakan kekuasaan seringkali terjadi melalui      “Sehari-hari kita hidup dalam horor keseharian bertahan
insureksi popular dan bukan oleh individu-         hidup, mari kita buat orang kaya yang bergidik di malam
individu pemberani yang memiliki tenaga super,     hari!”
seperti halnya dalam film Bourne. Fiksi-fiksi


                                                                                                issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 47
            Battle In Seattle: Fiksi Pasifis Yang Menyedihkan


                                                                        Breaking The              Battle In Seattle tidak berusaha netral dalam
                                                                     Spell—sebagai             hal politis. Sejak awal film, penjelasan tentang
                                                                     dokumenter terbaik        WTO dan kapitalisme global juga menjadi bagian
                                                                     tentang aksi anti-        yang penting untuk memahami keseluruhan film.
                                                                     WTO 1999 di               Belum lagi di website resmi mereka terhubung
                                                                     Seattle—tentu tidak       pada berbagai situs-situs organisasi/kolektif
                                                                     sepadan untuk             anti-globalisasi dan anarkis. Namun ironisnya,
                                                                     dibandingkan dengan       penggambaran bahwa polisi juga korban atau
                                                                     Battle In Seattle karya   “mereka hanya melaksanakan perintah” sungguh-
                                                                     sineas Hollywood,         sungguh mengecewakan. Inilah jadinya bila
                                                                     Stuart Townsend.          seorang Demokrat berusaha membuat film
                                                                     Selain yang disebut       tentang anarkis, yang mana pada satu bagian,
                                                                     awal merupakan            seorang anarkis yang sedang menghancurkan
                                                                     dokumenter yang           properti diprotes oleh sang protagonis, yang
                                                                     dibuat oleh para          dicitrakan sebagai pasifis dan berkata: “Kau
                                                                     anarkis sendiri, Battle   bilang ini Anarki, ini bukan anarki!” Bagian ini
                                                                     in Seattle berakhir       adalah yang paling menyebalkan. Bila mengamati
                                                                     menjadi fiksi pasifis     dinamika gerakan anti-globalisasi, terutama
                                                                     ala Hollywood.            sekarang ini, terdapat suatu pemahaman
                                                                     Menyebalkan? Tentu        bersama antar lingkar aktivis, bahwa sejak Genoa
                                                                     saja. Hampir tidak        hingga Rostock, keberagaman taktik merupakan
                                                                     ada satu pun film         cara yang seringkali berhasil dalam menggagalkan
                                                                     Hollywood yang tidak      pertemuan penguasa global. Belum lagi,
                                                                     mendistorsi apapun        penggambaran sensasional sebuah kelompok
                                                                     yang berkaitan            kecil anarkis yang seolah-olah menginterupsi
                                                                     dengan anarkisme.         entah dari mana. Siapapun yang familiar dan
                                         Contoh yang paling menyedihkan adalah film            mengikuti dokumentasi, baik visual maupun
                                         indie “The Anarchist Cookbook”, sebuah distorsi       tertulis, mengenai aksi di Seattle tersebut, paham
                                         dan representasi paling ngawur dan lebih cocok        mengenai keberagaman strategi dan peranan
                                         disandingkan dengan film-film ABG LABIL atau          aktif berbagai kelompok anarkis di sana.
                                         Teen-Movie. Sedangkan V for Vendetta, yang
                                                                                                  Stuart Townsend memang punya niat baik.
                                         digawein sama Wachowski Brothers, malah
                                                                                               Melalui film ini ia juga ingin berkampanye seperti
                                         menjadi sangat menyedihkan. Di film itu tak ada
                                                                                               halnya seorang aktivis anti-globalisasi. Pada
                                         satupun advokasi tentang anarki, seperti di dalam
                                                                                               penghujung film ditampilkan cuplikan beserta
                                         komik aslinya. Tidak heran bila Alan Moore, sang
                                                                                               caption perjuangan-perjuangan global yang
                                         penulis komik, gusar.
                                                                                               dramatis melawan kapitalisme. Di situ pun ia
                                            Dalam permulaan Battle in Seattle, para            berusaha menambahkan beberapa penjelasan
                                         anarko-pasifis sedang menggantungkan                  yang, sayangnya, mengglorifikasikan sebuah
                                         sebuah banner bertuliskan bahwa Demokrasi             momentum kemenangan melawan globalisasi
                                         dan WTO itu berlawanan, what the fuck? Apa            kapital melalui pencapaian-pencapaian
                                         yang ingin direpresentasikan oleh Townsend            demokratik ala para aktivis World Social Forum.
                                         di sini? Bahwa kaum anarkis itu sekadar               Kita semua tahu, pada kenyataannya, itu semua
                                         menghendaki demokratisasi? Keterlibatan kolektif      hanyalah kemenangan para aktivis LSM yang
                                         TheRealBattleinSeattle dan individu seperti David     duduk di kantor ber-ac yang menerima funding-
                                         Solnit, sebagai salah satu partisipan aktif dalam     funding besar. Film ini tidak terlalu menghibur,
                                         mengorganisir protes anti-WTO, telah berusaha         dramanya juga nggak nyampe, overall, ini adalah
                                         mengintervensi secara langsung ke dalam               film tentang kemenangan pasifis melawan
                                         pembuatan film. Namun, tampaknya, hasilnya pun        kekuasaan, yang, tentu saja, hanyalah fiksi
                                         tetap tidak memuaskan.                                belaka.


48 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan
Apa gunanya bertindak bila kau sama sekali tidak mempu-
nyai impian? Bertindak atas alasan militansi yang paling menyedih-
kan? Lantas apa gunanya punya impian bila kau tidak serta mer-
ta bertindak? Hanya karena alasan estetis yang kosong?
                                                     issue tiga/juni/dua ribu sembilan/a m o r fa t i 49
                       bih CEPAT
           LA RIRAH le
                      RAD...
            W HAI KAME DI BELAKANGMU!!
             A
                        DA
            DUNIA TUA A




                                                              AMORFATI
                                                        jurnalamorfati@gmail.com

50 a m o r fa t i / issue tiga/juni/dua ribu sembilan

								
To top