Docstoc

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga

Document Sample
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Powered By Docstoc
					Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah
Tangga
                                MUKADDIMAH

 1. Dinamika dan perkembangan yang berlangsung demikian pesat sekarang ini,
    langsung maupun tidak langsung telah membentuk dan mempengaruhi pelbagai
    lini kehidupan umat manusia. Di bidang sosial dan politik, kita dikejutkan oleh
    perkembangan yang semakin memprihatinkan. Berbagai kerusuhan sosial dan
    kebijakan politik beberapa negara maju, telah melahirkan banyak tragedi sosial
    dan kemanusiaan. Di Timur Tengah, Afghanistan, Asia, dan belahan dunia
    lainnya, terus mengalami tekanan-tekanan tak kecil akibat pelbagai kebijakan
    yang tak memihak pada kemanusiaan dan keadilan. Akibatnya kekerasan dan
    aksi-aksi radikal serta terorisme kian marak terjadi di mana-mana.



 2. Perkembangan ini berdampak pada pertumbuhan dan dinamika Islam sebagai
    agama yang dianut lebih dari 1,3 miliar manusia di dunia ini. Citra buruk sejak
    tragedi 11 September 2001, bom Bali pada Oktober 2002, dan beberapa
    kerusuhan sosial lainnya, langsung diarahkan pada pemeluk agama Islam sebagai
    pelaku. Dakwah Islam yang dilakukan banyak kalangan secara damai pun
    mengalami dampak serius dan imbas negatif dari pencitraan tersebut.



 3. Cita-cita mulia mewujudkan umat yang moderat atau Ummatan Washata juga
    terhambat akibat kebijakan salah kaprah sebagian negara, serta tindak kekerasan
    dan radikal sekelompok kecil umat Islam. Padahal, sejatinya risalah Islam
    diperuntukkan bagi terwujudnya tatanan sosial yang damai, ramah, toleran, dan
    menghargai nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.



 4. Untuk itu, kaum ulama dan tokoh agama sebagai bagian terpenting masyarakat
    mempunyai tugas tak kecil dalam mengembangkan dan menumbuhkan Islam
    yang ramah menuju Ummatan Washata. Kaum ulama dan tokoh agama juga
    berkewajiban memberikan pandangan-pandangan positif dan moderat guna
    membendung tumbuh-berkembangnya radikalisme. Di tengah konstelasi dunia
    yang kian tak menentu ini, sudah pasti yang dibutuhkan adalah Islam yang ramah,
    bukan Islam yang marah.
   5. Tugas-tugas seperti ini hanya dapat dicapai dengan maksimal bila terorganisir
      dengan baik. Untuk itulah diperlukan sebuah wadah/pusat kajian tentang Islam
      yang ramah dan damai yang diberi nama Center for Moderate Moslem (CMM).
      Lahirnya CMM sekaligus menunjukkan kepedulian dan keseriusan kolektif ormas
      NU, Muhammadiyah dan beberapa tokoh agama dari ASEAN dalam mewujudkan
      masyarakar beragama yang moderat, berkeadilan dan berkeadaban.



   6. Pendirian CMM sekaligus sebagai realisasi dari salah satu butir rekomendasi dari
      Jakarta International Conference (JIC) yang digelas pada 13-15 Oktober 2003,
      dan diikuti sekitar 120 orang para pimpinan pesantren se-Jawa dan perwakilan
      ulama dari 6 negara di Asean. Untuk membantu merealisasikan tugas-tugas
      tersebut, diperlukan acuan dan peraturan dalam bentuk Anggaran Dasar/Anggaran
      Rumah Tangga (AD/ART), sebagai berikut:

                                       BAB I

                NAMA , WAKTU, DAN TEMPAT KEDUDUKAN

                                       Pasal 1

                                       Nama

Pusat kajian dan penelitian ini bernama CENTER FOR MODERATE MOSLEM, atau
biasa disingkat CMM. Dengan Motto “Kegiatan bersama NU-Muhammadiyah jihad
melawan radikalisme dan yang mengancam kebersamaan, perdamaian, dan stabilitas
nasional.”

                                       Pasal 2

                                       Waktu

Center for Moderate Moslem (CMM) ini didirikan di Jakarta pada tanggal 15 Oktober
2003 bertepatan dengan 19 Sya’ban 1424 H dan didirikan untuk kurun waktu yang tidak
ditentukan.

                                       Pasal 3

                                Tempat kedudukan

Center for Moderate Moslem (CMM) ini berkedudukan di Jakarta dan dapat mempunyai
cabang-cabang atau perwakilan-perwakilan di tempat lain yang di anggap perlu oleh
Dewan Pengurus CMM atas persetujuan Badan Pendiri.

                                       BAB II
                         AZAS, LANDASAN, DAN SIFAT

                                      Pasal 4

                                Azas dan landasan

Center for Moderate Moslem (CMM) berasaskan dan berlandaskan “Kemanusiaan,
Keadilan Sosial, dan Demokrasi.” Pasal 5 Sifat Center for Moderate Moslem (CMM)
merupakan organisasi sosial-keagamaan kebajikan yang bersifat independen.

                                     BAB III

                       VISI, MISI, TUJUAN, DAN FUNGSI

                                      Pasal 6

                                        Visi

Visi Center for Moderate Moslem (CMM) adalah membebaskan pemahaman keagamaan
masyarakat Muslim Indonesia yang sempit, ekslusif, menuju pemahaman keagamaan
yang terbuka dan moderat.

                                      Pasal 7

                                       Misi

Misi Center for Moderate Moslem (CMM) adalah memperkuat solidaritas, kebersamaan,
persatuan, dan kesatuan khususnya antara NU-Muhammadiyah, dan seluruh elemen
bangsa Indonesia pada umumnya. Selain itu, juga memupuk saling pengertian dan kerja
sama antar sesama lembaga yang memiliki kepedulian dan perhatian terhadap upaya
pembangunan dan pengembangan keberagamaan yang terbuka dan moderat.

                                      Pasal 8

                                      Tujuan

Tujuan Center for Moderate Moslem (CMM) adalah:

   1. Sebagai sarana komunikasi dan menumbuhkan ukhuwah di antara umat Islam,
      baik di Indonesia maupun di Negara-negara ASEAN.



   2. Untuk menumbuhkan dan mensosialisasikan pandangan dan sikap-sikap serta
      misi Islam yang moderat, ramah, dan modern di kalangan masyarakat, dan
      membendung upaya-upaya radikalisasi agama dan sosial.
   3. Mewujudkan dan menstimulus lahirnya kader-kader Islam yang berwawasan
      kedepan, progresif, inklusif, dan keberagamaan yang terbuka.



   4. Menumbuh-kembangkan risalah dakwah Islam yang ramah dan damai di
      kalangan masyarakat internasional.



   5. Terciptanya solidaritas, kebersamaan, kesatuan dan persatuan, saling membantu
      dan kerja sama antar sesama lembaga/yayasan dan semua pihak yang menaruh
      kepedulian terhadap masalah kehidupan keagamaan yang moderat dan terbuka,
      toleran serta inklusif.



                                      Pasal 9

                                      Fungsi

Fungsi Center for Moderate Moslem (CMM) adalah:

   1. Menyelenggarakan seminar dan workshop tentang masalah kehidupan dan
      pemahaman keagamaan yang moderat, terbuka, dan benar, pola pemahaman yang
      kaffah, konprehensif, dan tidak parsial (sepotong-potong).



   2. Menyelenggarakan sosialisasi tentang pentingnya hidup dan kerukunan beragama,
      serta saling memahami keberadaan agama-agama yang ada lainnya. Selain itu,
      juga melakukan kerjasama dengan kelompok agama-agama yang ada di
      Indonesia.



   3. Menyelenggarakan bimbingan dan pelatihan untuk kelompok-kelompok dakwah
      dan da’i khususnya yang akan dikirim ke daerah-daerah pedalaman di Tanah Air.
      Selain itu, juga melakukan kerjasama dengan organisasi Islam di Asean guna
      menciptakan tipologi Islam Asia Tenggara yang ramah dan toleran.
   4. Membantu mengembangkan kebijakan pemerintah untuk mewujudkan kehidupan
      beragama yang damai dan toleran, mencegah radikalisme dan terorisme dalam
      bentuk apapun, khususnya radikalisme dan terorisme yang mengatasnamakan
      agama Islam, atau agama lainnya.



   5. Menerbitkan buletin, jurnal dan buku, serta karya-karya lainnya yang berkaitan
      dengan pentingnya hidup beragama yang damai, penciptaan tatanan sosial yang
      toleran, serta publikasi lainnya yang sesuai dengan misi, visi, dan tujuan
      didirikannya CMM.

                                      BAB IV

                          KEGIATAN DAN KEKAYAAN

                                      Pasal 10

                                      Kegiatan

Untuk mewujudkan visi, misi, tujuan, dan fungsi diatas, Center for Moderate Moslem
(CMM). melaksanakan berbagai usaha yang halal dan sah dengan mengikutsertakan
secara aktif organisasi yang berbasis keagamaan, antara lain:

   1. Mengadakan seminar, diskusi dan workshop di kalangan da’i, birokrat, dan
      kalangan umum tentang Islam sebagai agama yang damai, ramah, terbuka, dan
      toleran. Ini penting komponen-komponen tersebut tidak salah dalam memahami
      Islam yang sejak tragedi 11 September 2001 dinilai sebagai agama yang suka
      dengan kekerasan dan radikal.



   2. Mengembangkan sistim informasi untuk memberikan layanan informasi tentang
      pentingnya beragama yang toleran dan moderat, serta bahaya dari radikalisme dan
      fundamentalisme, terutama sekali yang mengatasnamakan agama tertentu.



   3. Memfasilitasi pemberian bimbingan dan pelatihan untuk penanggulangan
      radikalisme dan fundamentalisme, serta terorisme.



   4. Mengembangkan konsep, model, dan modul program yang dikhususkan untuk
      penanggulangan masalah kekerasan agama, radikalisme, dan fundamentalisme.
   Membangun network penanggulangan radikalisme dan fundamentalisme baik di
   Indonesia maupun di negara-negara di Asia Tenggara.



                                     Pasal 11

                                    Kekayaan

1. Kekayaan Center for Moderate Moslem (CMM) terdiri atas:



       a. Modal pokok Koalisi Nasional sebesar Rp 10.000.000.- (Sepuluh juta
          rupiah).



       b. Dana-dana yang terhimpun dari sadaqah, wakaf dan sumbangan lain dari
          kalangan masyarakat.



       c. Penghasilan dari kegiatan usaha CMM.



       d. Bantuan dari lembaga dan/atau badan lain, baik dalam maupun luar negeri
          yang halal, sah, dan tidak mengikat.



2. Segala kekayaan Center for Moderate Moslem (CMM), baik berupa benda
   bergerak maupun tidak bergerak serta kekayaan tak berwujud lainnya, dikelola
   oleh dan menjadi tanggung jawab Dewan Pengurus.

                                     BAB V

                            PENGORGANISASIAN

                                     Pasal 11

                               Struktur organisasi

1. Struktur organisasi Koalisi Nasional terdiri atas
      a. Badan Pendiri.



      b. Dewan Pengawas.



      c. Dewan Pembina.



      d. Dewan Pengurus.



2. Untuk membantu melaksanakan tugas sehari-hari, Dewan Pengurus Center for
   Moderate Moslem (CMM) dapat membentuk Pelaksana Harian.


                                  Pasal 12

                              Badan Pendiri

1. Badan Pendiri Center for Moderate Moslem (CMM) adalah pemegang kekuasaan
   tertinggi dalam lembaga CMM.



2. Badan Pendiri yang pertama kali adalah mereka yang namanya tercantum dalam
   Akta Pendirian Center for Moderate Moslem (CMM) sebagai Badan Pendiri.



3. Keanggotaan Badan Pendiri berakhir karena:



      a. Meninggal dunia.



      b. Mengundurkan diri atas permintaan sendiri.
       c. Ditaruh di bawah pengampuan.



       d. Berhalangan yang bersifat tetap.



       e. Diberhentikan atas usul sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang anggota Badan
          Pendiri, karena melanggar ketentuan-ketentuan Center for Moderate
          Moslem (CMM).



4. Apabila jumlah anggota Badan Pendiri berkurang, harus diangkat anggota Badan
   Pendiri Pengganti yang diusulkan oleh sekurang-kurangnya 2 (dua) anggota
   Badan Pendiri, sehingga jumlah anggota Badan Pendiri tetap sama dengan yang
   tercantum dalam Akta Pendirian Center for Moderate Moslem (CMM).



5. Anggota Badan Pendiri Pengganti:



       a. Pengangkatan anggota Badan Pendiri Pengganti harus disetujui secara
          tertulis oleh Ketua Badan Pendiri dan sekurang-kurangnya setengah plus 1
          dari jumlah anggota Badan Pendiri.



       b. Yang dapat diangkat menjadi anggota Badan Pendiri Pengganti adalah
          mereka yang pernah menjabat sebagai Pengurus aktif Center for Moderate
          Moslem (CMM), termasuk dari kalangan dewan direktur CMM, serta
          anggota masyarakat yang telah berjasa secara nasional.



6. Para anggota Badan Pendiri memilih dari mereka untuk diangkat sebagai Ketua
   dan Wakil Ketua.


                                   Pasal 13
                  Kewajiban dan Kekuasaan Badan Pendiri

1. Membentuk dan men-sah-kan Dewan Pengurus dan Dewan Pengawas.



2. Mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan Pengurus dan Dewan
   Pengawas.



3. Menetapkan kebijakan umum pengelolaan Center for Moderate Moslem (CMM).



4. Menetapkan dan men-sah-kan perubahan Anggaran Dasar CMM.



5. Mengesahkan Anggaran Rumah Tangga beserta perubahannya.



6. Mengesahkan pembukuan/neraca dan perhitungan hasil operasional CMM.
7. Dalam batas kewenangannya dapat menentukan dan mengkoordinasikan sumber
   daya nasional yang dapat digunakan untuk kepentingan CMM.

                                   Pasal 14

                             Rapat Badan Pendiri

1. Badan Pendiri mengadakan rapat sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam satu
   bulan atau sesuai dengan kebutuhan.



2. Rapat di pimpin oleh Ketua atau Wakil Ketua dan apabila keduanya tidak dapat
   hadir, di tunjuk seorang dari anggota Badan Pendiri yang hadir untuk memimpin
   rapat.



3. Rapat Badan Pendiri hanya sah apabila dihadiri oleh 2/3 (dua per-tiga) dari
   jumlah anggota Badan Pendiri. Keputusan diambil dengan cara musyawarah
   untuk mufakat. Dan apabila mufakat tidak tercapai, maka keputusan sah bila
   disetujui oleh 2/3 (dua per-tiga) dari jumlah anggota Badan Pendiri yang hadir
   dalam rapat.



4. Anggota Badan Pendiri yang tidak hadir dapat memberi kuasa kepada anggota
   Badan Pendiri lainnya untuk bertindak dan mewakili atas nama dirinya dalam
   Rapat Badan Pendiri.



5. Undangan rapat dilakukan dengan surat yang sudah harus diterima oleh anggota
   Badan Pendiri sekurang-kurangnya 7 (tujuh) hari sebelum dapat diadakan.



6. Badan Pendiri adalah juga Dewan Pembina.


                                   Pasal 15

                               Dewan Pembina

1. Dewan Pembina terdiri dari anggota Badan Pendiri dan/atau mereka diluar Badan
   Pendiri yang dinilai mempunyai dedikasi tinggi untuk mencapai maksud dan
   tujuan Lembaga CMM.



2. Keanggotaan Dewan Pembina dari mereka yang bukan berasal dari anggota
   Badan Pendiri diputuskan oleh rapat anggota Dewan Pembina yang berasal dari
   Badan Pendiri.



3. Dalam hal Center for Moderate Moslem (CMM) karena sebab apapun tidak lagi
   mempunyai Dewan Pembina, paling lambat dalm waktu 30 (tiga puluh) hari
   terhitung sejak tanggal kekosongan, anggota Dewan Pengurus dan anggota
   Dewan Pengawas wajib mengadakan rapat gabungan untuk mengangkat anggota
   Dewan Pembina.

                                   Pasal 16

                               Dewan Pengurus
1. Center for Moderate Moslem (CMM) dikelola oleh suatu Dewan Pengurus, yang
   diangkat oleh Badan Pendiri untuk kurun waktu 5 (lima) tahun, sekurang-
   kurangnya terdiri atas:



      a. Ketua Umum (Ketua Dewan Direktur).



      b. Ketua Harian (Direktur Eksekutif).



      c. Wakil Ketua Harian (Deputi Direktur Eksekutif).



      d. Sekretaris I dan Sekretaris II.



      e. Bendahara I dan Bendahara II.



      f. Kelompok-kelompok kerja:



      o   Kajian dan Penelitian.



      o   Pendidikan dan latihan penanggulangan radikalisme, fundamentalisme,
          terorisme.



      o   Publikasi.



      o   Sosialisasi.
2. Keanggotaan Dewan Pengurus berakhir, karena:




       .   Meninggal dunia.



      a. Mengundurkan diri atas permintaan sendiri.



      b. Ditaruh dibawah pengampuan.



      c. Diberhentikan oleh Badan Pendiri atas usul Dewan Pengurus, karena
         melanggar ketentuan-ketentuan Lembaga Center for Moderate Moslem
         (CMM).



3. Dewan Pengurus melaksanakan rapat Pleno sekurang-kurangnya satu kali dalam
   sebulan dan/atau sesuai dengan kebutuhan dan keperluan, dipimpin oleh Ketua
   Umum atau Ketua Harian atau anggota Dewan Pengurus yang ditunjuk.


                                  Pasal 17

                Kewajiban dan kekuasaan Dewan Pengurus

1. Menyusun dan menyiapkan program kerja Center for Moderate Moslem (CMM)
   sesuai dengan kebijaksanaan yang ditentukan oleh Badan Pendiri.



2. Merumuskan dan menyiapkan ketentuan pelaksanaan program kerja



3. Memimpin dan mengendalikan pelaksanaan program kerja organisasi.



4. Memimpin dan mengkoordinasikan kegiatan kelompok-kelompok kerja.
5. Ketua Umum berhak mewakili Lembaga CMM dan apabila berhalangan maka
   Ketua Harian/wakilnya bersama-sama seorang Sekretaris dan/atau Bendahara
   berhak mewakili CMM, baik di dalam maupun di luar pengadilan dan berhak
   untuk dan atas nama Lembaga CMM melakukan segala perbuatan pemilikan,
   dengan ketentuan untuk melakukan hal-hal tersebut diperlukan persetujuan
   tertulis dari Ketua Badan Pendiri,



       a. Memperoleh dan melepaskan harta tetap, baik yang bergerak maupun
          tidak bergerak.
       b. Meminjam dan meminjamkan uang atas nama Center for Moderate
          Moslem (CMM).
       c. Menggadaikan atau mengagunkan dengan cara lain kekayaan Lembaga
          CMM.
       d. Mengikat Center for Moderate Moslem (CMM) sebagai penjamin.
          Menginvestasikan dana dalam bentuk penyertaan modal dan/atau
          pembelian surat berharga.



      e. Untuk mengambil uang Center for Moderate Moslem (CMM) yang
          disimpan pada Bank-bank atau tempat lain tidak diperlukan persetujuan
          Badan Pendiri.
6. Menyelenggarakan koordinasi dan kerjasama, baik di dalam maupun di luar
   organisasi untuk kepentingan pelaksanaan tugasnya.



7. Menyampaikan laporan pelaksanaan tugas kepada Badan Pendiri secara berkala.


                                   Pasal 18

                              Dewan Pengawas



1. Dewan Pengawas adalah Organ Center for Moderate Moslem (CMM) yang
   bertugas melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas Dewan Pengurus.
2. Anggota Dewan pengawas diangkat dan diberhentikan oleh Badan Pendiri sesuai
   dengan ketentuan Center for Moderate Moslem (CMM).



3. Anggota Dewan Pengawas tidak boleh merangkap sebagai anggota Dewan
   Pembina atau Dewan Pengurus.


                                   BAB VI

                                KEUANGAN

                                   Pasal 19



1. Keuangan Center for Moderate Moslem (CMM) dikelola oleh Dewan Pengurus
   dan disimpan dalam Kas Lembaga CMM dan/atau Bank yang diatur dan
   dipertanggung jawabkan oleh Bendahara pada Rapat Dewan Pengurus.



2. Keuangan dan kekayaan Center for Moderate Moslem (CMM) dibukukan sesuai
   dengan standar akuntasi keuangan Indonesia.



3. Tahun keuangan Center for Moderate Moslem (CMM) dimulai pada tanggal 1
   Januari sampai dengan 31 Desember tiap tahun (tahun kalender) dan untuk
   pertama kalinya tahun Buku Center for Moderate Moslem (CMM) berakhir pada
   tanggal 31 Desember 2004.



4. Laporan keuangan yang disusun Bendahara dan disetujui Dewan Pengurus
   diserahkan kepada Badan Pendiri setelah diaudit oleh Akuntan Publik untuk
   disahkan.



5. Laporan kegiatan dan keuangan harus disahkan oleh Rapat Badan Pendiri dan
   dengan pengesahan itu berarti pelunasan dan pembebasan tanggung jawab Dewan
   Pengurus terhadap segala kegiatan dan pengelolaan Center for Moderate Moslem
   (CMM).
                                  BAB VII

                     ANGGARAN RUMAH TANGGA

                                   Pasal 20

1. Dewan Pengurus membuat dan menyusun Anggaran Rumah Tangga dan
   peraturan-peraturan lain yang tidak atau belum cukup diatur dalam Anggaran
   Dasar Center for Moderate Moslem (CMM).



2. Hal-hal yang belum atau belum cukup diatur dalam Anggaran Dasar Center for
   Moderate Moslem (CMM), harus diatur dalam Anggaran Rumah Tangga dengan
   merujuk kepada Anggaran Dasar.



3. Anggaran Rumah Tangga dan peraturan-peraturan lainnya tidak boleh
   bertentangan dengan Anggaran Dasar Center for Moderate Moslem (CMM).

                                  BAB VIII

                    PERUBAHAN ANGGARAN DASAR

                                   Pasal 21

1. Perubahan Anggaran Dasar hanya sah apabila disetujui oleh Rapat Badan Pendiri.



2. Rapat Badan Pendiri untuk perubahan Anggaran Dasar hanya sah apabila dihadiri
   oleh ¾ (tiga per empat) dari jumlah anggota Badan Pendiri yang hadir dalam
   rapat.

                                   BAB IX

     PEMBUBARAN CENTER FOR MODERATE MOSLEM (CMM)

                                   Pasal 22

1. Center for Moderate Moslem (CMM) ini hanya dapat dibubarkan atas kekuatan
   keputusan Rapat Badan Pendiri yang diadakan untuk maksud itu dan rapat
   dihadiri oleh sekurang-kurangnya ¾ (tiga per empat) dari jumlah anggota Badan
   Pendiri.
2. Keputusan untuk pembubaran Center for Moderate Moslem (CMM) hanya sah
   apabila disetujui oleh ¾ (tiga per empat) dari anggota Badan Pendiri yang hadir
   dalam rapat.



3. Jika rapat tidak dihadiri oleh sejumlah anggota yang dimaksud dalam ajat (1)
   Pasal ini , maka Ketua Rapat mengundang untuk mengadakan rapat kembali
   secepat-cepatnya dalam 1 (satu) minggu dan selambat-lambatnya 1 (satu) bulan
   setelah rapat itu. Apabila qorum tetap tidak tercapai maka rapat dapat diteruskan
   dan keputusan diambil dengan suara terbanyak tanpa mengindahkan qorum rapat.



4. Dengan tidak mengurangi ketentuan ayat (1) Pasal ini, keputusan pembubaran
   Center for Moderate Moslem (CMM) hanya dapat diambil jika CMM ini ternyata
   tidak dapat berlangsung terus atau jika kekayaannya tidak ada lagi atau berkurang
   sedemikian banyaknya, sehingga menurut pertimbangan Dewan Pengurus tidak
   cukup lagi untuk mewujudkan visi, misi, tujuan, dan fungsi Center for Moderate
   Moslem (CMM).



5. Bilamana Center for Moderate Moslem (CMM) dibubarkan, maka likuidasinya
   dilakukan oleh Dewan Pengurus di bawah pengawasan Badan Pendiri dan sisa
   kekayaan Center for Moderate Moslem (CMM) setelah dikurangi dengan segala
   kewajibannya, diserahkan kepada Center for Moderate Moslem (CMM) lain atau
   perkumpulan lain yang mempunyai visi, misi, tujuan, dan fungsi yang sama
   dengan Center for Moderate Moslem (CMM).

                                    BAB X

                                  PENUTUP

                                    Pasal 23

1. Anggaran Dasar ini berlaku sejak ditetapkan dan hal-hal lainnya yang belum
   diatur akan ditentukan dalam Anggaran Rumah Tangga dan Peraturan Center for
   Moderate Moslem (CMM).



2. Segala hal yang tidak atau tidak cukup diatur dalam Anggaran Dasar ini, atau
   tidak dalam anggaran lainnya diputuskan oleh Rapat Badan Pendiri.
   3. Menyimpang dari ketentuan yang ditentukan dalam pasal diatas mengenai
      pengangkatan anggota Dewan Pengurus pertama kalinya diangkat sebagai berikut:



      Ketua Umum (Ketua Dewan Direktur) : Dr dr KH Tarmizi Taher, M.D Ketua
       Harian



      (Direktur Eksekutif) : Tabrani Syabirin, MA



      Wkl Ket Harian(Deputi Dir. Eksekutif) : Hery Sucipto, Lc



      Sekretaris/Bendahara : Eva Dhela, S.Ag



      Ketua Program : M Hilaly Basya, S.Ag



      Staf Program : M Rahimi, SE, David K. Krisna, S.Ag


Selain pengurus harian, CMM juga menerapkan sistem associate reseacher (Peneliti
lepas) untuk mendukung pelaksanaan program CMM. Ada lima associate reseacher
CMM baik yang berkedudukan di Jakarta maupun di luar Jakarta. Mereka adalah:

   1. Zuly Qodir, M.hum



   2. Aunur Rafiq Mazni, M.Ag



   3. Sufiyanto, S.Ag
   4. Drs. Saefudin Simon



   5. A. Fuad Fanani, S.Ag


Jakarta, 6 Januari 2004

				
DOCUMENT INFO