Docstoc

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI - DOC

Document Sample
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI - DOC Powered By Docstoc
					                     Mata Kuliah
           SISTEM INFORMASI AKUNTANSI II




                        Materi:

MENGELOLA SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM




                  Fakultas/Jurusan
                EKONOMI/AKUNTANSI




            SEMESTER GENAP 2007/2008




                 TATAP MUKA KE: 9




                     Penyusun:
                AMILIN, S.E., Ak., M.Si.
                                                Mengelola Siklus Hidup Pengembangan Sistem



  SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM



Pokok Bahasan
1. Strategi Sistem
2. Inisiasi Proyek
3. Pengembangan di dalam perusahaan
4. Partisipasi dalam pengembangan sistem
5. Strategi sistem
6. Menilai kebutuhan informasi strategis
7. Kebutuhan bisnis strategis
8. Analisis industri dan kompetensi
9. Mengembangkan deskripsi arsitektur
10. Menyiapkan proposal proyek formal
11. Balanced scorecard (BSC)
12. Laporan analisis sistem
13. Konseptualitas desain alternatif
14. Evaluasi dan pemilihan sistem
15. Melakukan studi kelayakan yang terperinci
16. Mengidentifikasi biaya
17. Peran akuntan dalam pengelolaan siklus hidup pengembangan sistem
18. Kesimpulan




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                      AMILIN, S.E., Ak., M.Si.
                                                         SISTEM INFORMASI AKUNTANSI II
                                                   Mengelola Siklus Hidup Pengembangan Sistem



  SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM




STRATEGI SISTEM
        Langkah pertama dalam SDLC adalah mengembangkan strategi sistem yang
memerlukan pemahaman mengenai kebutuhan bisnis strategis dari organisasi.Hal ini
bisa diperoleh dari misi perusahaan, analisis tekanan kompetitif terhadap perusahaan,
dan keadaan pasar saat ini.


INISIASI PROYEK
        Inisiasi proyek adalah proses penilaian proposal sistem untuk melihat
konsistennya dengan rencana sistem strategis dan dievaluasi kelayakannya dan biaya
manfaatnya. Alternatif desain konseptual dipertimbangkan dan yang dipilih kemudian
dimasukkan ke tahap konsturksi SDLC.


PENGEMBANGAN DI DALAM PERUSAHAAN
        Seperti yang disebutkan sebelumnya, beberapa perusahaan memiliki kebutuhan
informasi yang sangat unik, sehingga hanya bisa dipenuhi melalui pengembangan
internal.



PARTISIPASI DALAM PEMGEMBANGAN SISTEM
        Profesional sistem (system professional) adalah analis sistem, desainer sistem,
dan pemrogram. Orang – orang ini adalah yang menbangun sistem.
Pengguna akhir (end user) adalah orang-orang yang akan menggunakan sistem yang
dibangun. Ada banyak pengguna di berbagai tingkat di perusahaan. Termasuk manajer,
staf operasional, akuntan, dan auditor internal.




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                         AMILIN, S.E., Ak., M.Si.
                                                            SISTEM INFORMASI AKUNTANSI II
                                                       Mengelola Siklus Hidup Pengembangan Sistem


STRATEGI SISTEM
        Tujuan dari strategi sistem (system strategy) adalah untuk menghubungkan
proyek sistem individual denagan tujuan strategi dari perusahaan.                Strategi system
secara serius akan membentuk komisi pengarah (steering committee) untuk
memberikan bimbingan dan pengawasan terhadap proyek sistem


Figur 13-1 Siklus Hidup Pengembangan Sistem



                                       Strategi dan
                                       Kebutuhan Bisnis
                                                            Persyaratan
                                                            Bisnis
          Sistem                 1.Strategi Sistem
          Warisan                - Menilai Kebutuhan Informasi
                                   Startegis                              Umpan Balik :
                                 - Mengembangkan Rencana                  Permintaan Pengguna
                                   Sistem Strategis                       Mengenai Sistem
                                 - Membuat Rencana Tindakan               yang baru

                                                 Proposal-proposal
                                                 Berprioritas Tinggi
                                                 Dilanjutkan dengan Studi dan
                                                 Pengembangan Tambahan

                                2.Inisiasi Proyek
                                - Analisis sistem
                                - Konseptualisasi                         Umpan Balik :
                                  Desain Alternatif                       Permintaan pengguna
                                - Evaluasi dan Seleksi Sistem             untuk Perbaikan dan
                                                                          Pendukun Sistem

                                      Proposal Sistem Terseleksi
                                      Dikembangkan ke Desain
                                      Yang Terperinci

                3.Pengembangan Sistem                  4.Paket Komersial
                  didalam Perusahaan                    - Tren dalam Paket
                 -Membangun Sistem                        Komersial
                 -Menerapkan Sistem                     - Pemilihan Paket

                                      Sistem yang baru
                                      dan telah direvisi
                                      Memasuki Produksi

                              5.Pemeliharaan dan Dukungan




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                                AMILIN, S.E., Ak., M.Si.
                                                                   SISTEM INFORMASI AKUNTANSI II
                                                 Mengelola Siklus Hidup Pengembangan Sistem


MENILAI KEBUTUHAN INFORMASI STRATEGIS
       Dibanyak perusahaan, input-input utama dalam mengembangkan strategi sistem
yang tepat mecakup kebutuhan bisnis strategis dari perusahaan., situasi sistem warisan,
dan umpan balik dari pengguna.


KEBUTUHAN BISNIS STRATEGIS
Visi dan Misi
       Pengembangan      strategi   bisnis   memerlukan     pemahamanmengenai          visi
manajemen atas, yang telah membentukstrategi bisinis organisasi. Banyak direktur
utama (CEO) yang mengkomunikasikan visi strategisnya melalui pernyataan misi formal.
Akan tetapi , dalam beberapa kasus, pandangan strategis dari manajemen atas tidak
diartukulasikan atau dirumuskan secara tepat.


ANALISIS INDUSTRI DAN KOMPETENSI
       Dua metodelogi perencanaan strategis yang digunakan untuk menangkap
informasi mengenai faktor – faktor bisnis , yaitu analisis         industri dan analisis
kompetensi.
       Analisis industri (industry analysis) memberikan analisis faktor – faktor
penggerak yang mempengaruhi industri dan kinerja organisasi. Analisis ini menawarkan
perspektif berbasis fakta mengenai tren yang penting dalam industri, risiko yang
signifikan, dan potensi peluang yang mungkian berdampak atas kinerja bisnis.
       Analisis kompetensi (competency analysis) memberikan gambaran yang
lengkap mengenai efektivitas organisasi, seperti yang terlihat dalam empat filter
strategis : sumber daya, infrastuktur, produk/jasa, dan pelanggan. Denagn menilai faktor
– faktor ini, organisasi dapat mengembangkan pandangan yang akurat mengenai
kekuatan, kelemahaan, dan kompetensi intinya. Analisis ini membantu pengembangan
pilihan strategis , yang didasari atas pemahaman mengenai lingkungan masa depan dan
kompetensi inti perusahaan.


MENGEMBANGKAN DESKRIPSI ARSITEKTUR
       Arsitektur sistem adalah struktur komponen, keterkaitannya, serta prinsip dan
petunjuk yang mengatur desain da evolusinya sepanjang waktu. Deskripsi arsitektur
(architecture description) adalah deskripsi formal dari sistem informasi, yang diatur



Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                       AMILIN, S.E., Ak., M.Si.
                                                          SISTEM INFORMASI AKUNTANSI II
                                                 Mengelola Siklus Hidup Pengembangan Sistem


dengan cara tertentu, sehingga dapat mengidefinisikan komponen atau blok bangunan
yang membentuk sistem informasi secara keseluruhan.


UMPAN BALIK PENGUNA
        Penilaian umpan balik pengguna mencakup identifikasi area – area kebutuhan
pengguna, persiapan proposal tertulis, evaluasi kelayakan proposal.
Tahap-tahap utama dari kegiatan ini adalah sebagai berikut :
1.Mengenali masalah
2.Mendifinisikan masalah
3.Menetapkan tujuan sistem
4.menentukan kelayakan proyek
5.Menyiapkan proposal proyek formal




Mengenali Masalah
        Titik tepat masalah itu dapat dikenali menjadipenting. Ini sering kali merupakan
fungsi filosofi dari pihak manajeman perusahaan. Filosofi manajemen yang reaktif
menandai posisi yang ekstrem berlawanan dengan filosofi ini adalah manajemen
proaktif.
Manajemen reaktif        (reactive management) menanggapi masalah hanya ketika
masalah tersebut mencapai status krisis dan tidak dapat lagi diabaikan. Pendekatan ini
mencapai tekanan yang besar untuk memecahlkan masalah dengan ceat ketika
masalah itu diketahui.
Manajemen proaktif (proactive management) tetap waspada terhadap tanda – tanda
yang tidak terlihat dari masalah, dan secara agresif mencari – cari cara untuk
memperbaiki sistem organisasi. Gaya manajemen ini sering kali mengenal gejala-gejala
ditahap awal, karenanya mengimplementasikan solusi yang lebih baik.


Mengidentifikasikan Masalah
        Manajer harus cukup belajar tentang masalah agar dapat mencapai solusi
secara cerdas.Tiga tahap berikut dalam tahap perencanaan menentukan tujuan sistem,
menentukan kelayakan proyek, dan menyiapkan sebuah proposal proyek formal
mewakili usaha-usaha kerja sama manajer dan porfesional sistem.



Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                       AMILIN, S.E., Ak., M.Si.
                                                          SISTEM INFORMASI AKUNTANSI II
                                                Mengelola Siklus Hidup Pengembangan Sistem




Kelayakan Proyek Pendahuluan
Studi pendahuluan kelayakan proyek (project feasibility) dilakukan ditahap awal untuk
menentukan apakah sebuah proyek baik untuk diteruskan atau tidak. Dengan menilai
batasan – batasan pada sistem yang diusulkan, pihak manajemen dapat mengevaluasi
kelayakan proyek.
Masing – masing aspek tersebut yaitu :
   1. Kelayakan teknis (technical feasibility) berkaitan dengan apakah sistem
       tersebut dapat dikembangkan dengan teknologi yang ada saat ini atau apakah
       diperlukan teknologi baru.
   2. Kelayakan ekonomi (economic feasibility) berkaitan dengan ketersediaan
       dana untuk menyelesaikan proyek.
   3. Kelayakan hukum ( legal feasibility) mengidentifikasikan setiap konfilk antara
       proposal yang diusulkan dan kemapuan perusahaan untuk bebas dari tangung
       jawab hukumnya
   4. Kelayakan      operasional    (operational   feasibility)   menujukkan      tingkat
       kecocokan antara prosedur-prosedur perusahaan yang ada saat ini serta
       keahlian personel dan persyaratan operasional dari sistem yang baru.
   5. Kelayakan jadwal (schedule feasibility) berkaitan dengan kemampuan
       perusahaan untuk mengimplementaskan proyek dalam keranngka waktu yang
       dapat diterima. Faktor – faktor kelayakan ini mempengaruhi ruang lingkup
       proyek, dan apakah itu akan dikembangkan di dalam perusahaan atau dibeli dari
       pemasok peranti lunak.




Menyiapkan Proposal Proyek Formal
       Proposal proyek formal sistem (system project proposal) memberikan dasar bagi
manajeman untuk memutuskan apakah akan meneruskan sebuah proyek atau tidak.
Proposal formal memiliki dua tujuan. Pertama, proposal merangkum temuan penelitian
sampai saat ini kedalam rekomendasi umum sebuah sistem baru atau modifikasi.
Kedua,proposal menjelaskan hubungan anatara tujuan dari sistem yang diusulkan dan
tujuan bisnis perusahaan




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                      AMILIN, S.E., Ak., M.Si.
                                                         SISTEM INFORMASI AKUNTANSI II
                                                                                                  Mengelola Siklus Hidup Pengembangan Sistem


Mengembangkan Rencana Sistem Strategis
        Mengumpulkan dan mendokumentasikan Input dari rencana bisnis dan umpan
balik pengguna,para anggota komisi pengarah dan professional sistem mengevaluasi
pro dan kontra dari masing-masing proposal, yang mencakup penilaian manfaat, biaya,
dan implikasi strategisdari masing-masing proyek organisasi.



BALANCED SCORECARD ( BSC )
        Sistem manajemen yang memungkinkan organisasi untuk mengklarifikasi visi
dan strategi dan menerjemahkan kedalam tindakan. BSC menyediakan umpan balik
untuk proses bisnis internal dan hasil eksternal untuk secara kontinyu memperbaiki
kinerja strategis.



       Membuat Rencana Tindakan
          FIGUR 13-3 Hubungan antara Prioritas, Biaya, dan Dampak Strategis




          manfaat                  SDM

                                                             organisasi SI/TI
          prioritas tinggi

                                                                                  paket ERP
          prioritas sedang




          prioritas rendah   Trans penumpang    Real Estat

                                                                                perkiraan biaya




4 Perspektif Balancescorecard :
    1. Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan
        Perspektif ini mencakup pelatihan karyawan dan sikap budaya perusahaan
        terkait dengan individu. Sehingga dapat menghasilkan karyawan yang
        berkualitas dalam pekerjaannya dan memberikan manfaat besar dalam
        perusahaan.
    2. Perspektif Proses Bisnis Internal
        Dalam perspektif ini para manajer mencari cara mengetahui apakah bisnis
        mereka sesuai dengan permintaan pelanggan.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                                                                        AMILIN, S.E., Ak., M.Si.
                                                                                                           SISTEM INFORMASI AKUNTANSI II
                                                 Mengelola Siklus Hidup Pengembangan Sistem


   3. Perspektif Pelanggan
       Dalam bisnis kita harus mengetahui realisasi kepuasan pelanggan. Disini kita
       harus mencari tahu indikator kenapa pelanggan tidak puas dengan kinerja kita.
   4. Perspektif Keuangan
       Segala yang terkait dengan bisnis pastinya mencakup profitabilitas atas
       penjualan. Kinerja keuangan dalam membuat keputusan jangka panjang bisa
       dilakukan dengan balancescorecard.


Mengumpulkan Fakta
   •   Sumber Data yaitu entitas internal dan eksternal
   •   Pengguna yaitu manajer dan operasional pengguna
   •   Tempat Penyimpan Data yaitu basis data, akun, dokumen sumber
       Proses dimana adanya kegiatan operasional yang digerakan oleh informasi
       Arus Data yang digerakan oleh berbagai dokumen dan laporan diantara
       pengguna,sumber data,tempat penyimpanan data.
   •   Pengendalian dalam prosedur manual maupun komputer.
   •   Volume transaksi memahami tingkat pertumbuhan elemen penting dalam
       kapasitas sistem baru
   •   Tingkat Kesalahan adanya sistem yang tidak sempurna
   •   Biaya Sumber Daya sistem yang digunakan seperti waktu, tenaga kerja,foh,
   •   Kemacetan dan Redundansi Operasi seperti kegiatan operasional yang berlebih




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                       AMILIN, S.E., Ak., M.Si.
                                                          SISTEM INFORMASI AKUNTANSI II
                                                               Mengelola Siklus Hidup Pengembangan Sistem




       Figur 13-4 Bsc untuk Sistem Perbankan
                       Online
                                            Pelanggan
                                        Kepuasan dengan
                                      Layanan yang nyaman
                                    Jml keluhan per 1.000 trans

               Internal               Strategis
                                      Menurunkan by operasional      Pembelajaran
        Waktu utk memproses
                                          & meningkatkan            Implementasikan
        Aplikasi rekening baru            profitabilitas             Teknologi baru
         Waktu yg digunakan           Rekening bank ritel dengan
                                          memindahkan                 Memberikan
       Utk proses transaksi ritel
                                          nasabahke perbankan      Pelatihan dukungan
        Waktu utk mengatasi               elektronik
                                                                     Nasabah online
          Masalah nasabah

                                             Keuangan
                                        Jml rekening yg di
                                       Tangani tiap karywn
                                            Penuh waktu
                                     Profitabilitas per rekening




Teknik Pengumpulan Fakta
   •   Observasi berarti mengamati prosedur fisik dan menganalisis siapa, kapan,
       melakukan pekerjaan,bagaimana,mengapa mengerjakan, berapa lama dilakukan
   •   Partisipasi Pekerjaan analisis menentukan dokumen yang digunakan dan waktu
       yang tersedia serta prosedurnya.
   •   Wawancara personel yaitu fakta tentang sistem yang ada saat ini dan persepsi
       pengguna
   •   Peninjauan Dokumen Utama




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                                     AMILIN, S.E., Ak., M.Si.
                                                                        SISTEM INFORMASI AKUNTANSI II
                                                Mengelola Siklus Hidup Pengembangan Sistem


Wawancara Personel merupakan sebuah metode untuk mendapatkan fakta tentang
sistem yang ada saat ini dan persepsi penggunaan tentang hal-hal yang dibutuhkan oleh
sistem baru .


Peninjauan Dokumen Utama. Dokumen preusan merupakn sumber lain dari falta
tentang sistem yang sedang disurvei. Contohnya adalah :


      Bagan Organisasi
      Deskripsi Pekerjaan
      Catatan Akuntansi
      Daftar Akun
      Pernyataan Kebijakan
      Deskripsi Prosedur
      Laporan Keuangan
      Laboran Kinerja
      Diagram Arus Sistem
      Dokumen Sumber
      Daftar Transaksi
      Peramalan
      Pernyataan Misi




LAPORAN ANALISIS SISTEM
       Tujuan utama melakukan analsis system adalah untuk mengidentifikasi
kebutuhan penggunaan dan menentukan kebutuhan sitem baru .
Laporan analisis system tidak menspesifikasi desain sitem yang disusulkan secara
terperinci. Misalnya, system ini tidak menspesifikasikan metode-metode pemrosesan,
media penyimpanan , struktur record , dan perincian lainnya yang diperlukan untuk
merancang system fisik.




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                       AMILIN, S.E., Ak., M.Si.
                                                          SISTEM INFORMASI AKUNTANSI II
                                                    Mengelola Siklus Hidup Pengembangan Sistem


KONSEPTUALITAS DESAIN ALTERNATIF
        Tujuan dari tahap konseptualitas adalah untuk menghasilkan beberapa solusi
konseptual alternative yang dapat memenuhi permintaan system yang diidentifikasi
pada saat analis system.




FIGUR 13-5
Hubungan antara Siklus – siklus Transaksi



                                       Laporan Analisis Sistem

   I.   Alasan untuk analisis sitem
            A. Alasan yang terspesifikasi dalam proposal proyek sistem
            B. Perubahan dalam alas an sejak analisi dimulai
            C. Alasan tambahan

   II. Cakupan Pembelanjaan
          A. Cakupan Seperti yang sispesifikasi oleh proposal proyek
          B. Perubahan dalm cakupan

   III. Permasalahan yang teridentifikasi dalam system terbaru
           A. Teknik dalam pengumpulan fakta
           B. Permasalahan yang timbul dalam proses pengumpulan fakta
           C. Analisis fakta

   IV. Pernyataan dari permintaan pengguna
          A. Kebutuhan pengguna spesifik dalam area kunci , seperti ;
                   1. Permintaan Output
                   2. Volume transaksi
                   3. Waktu respons
          B. Ketentuan nonteknis bagi pengunjung luas , termasuk ;
                   1. Pengguna akhir
                   2. Manajemen pengguna
                   3. Manajemen sitem
                   4. Komite pengarah

   V. Implikasi Sumber Daya
          A. Penilaian awal dari efek ekonomi
          B. Apakah kelayakan ekonomi seperti yang dinyatakn dalam proposal masuk akal ?

   VI. Rekomendasi
         A. Haruskah proyek berlanjut ?
         B. Apakah analisis merubah kelayakan , dampak strategis , atau prioritas proyek ?




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                           AMILIN, S.E., Ak., M.Si.
                                                              SISTEM INFORMASI AKUNTANSI II
                                               Mengelola Siklus Hidup Pengembangan Sistem


FIGUR 13-6
Desain Konseptual Alternatif untuk Sistem Pembelian




       Figur 13-6 Menunjukan dua desain konseptual alterantif untuk system pembelian
. Desain ini kurang memiliki perincian yang diperlukan untuk mengimplementasikan
system . Misalnya , desain tersebut tidak memasukkan komponen – komponen yang
diperlukan seperti :
      Struktur record basis data
      Perincian Pemrosesan
      Teknik Pengendalian Tertentu
      Format untuk Layar Input dan Dokumen Sumber
      Format Laporan Output




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                     AMILIN, S.E., Ak., M.Si.
                                                        SISTEM INFORMASI AKUNTANSI II
                                                 Mengelola Siklus Hidup Pengembangan Sistem


EVALUASI DAN PEMILIHAN SISTEM
       Tujuan prosedur evaluasi dan pemilihan formal adalah untuk menstruktur proses
pengambilan keputusan dan karenanya mengurangi ketidakpastian dan resiko dari
keputusan yang buruk.


MELAKUKAN STUDI KELAYAKAN YANG TERPERINCI
KELAYAKAN TEKNIS
       Dalam mengevaluasi kelayakan teknis , teknologi yang sudah mapan dan
dipahami , memiliki risiko yang lebih kecil dibandingkan dengan teknologi yang belum
dikenal sama sekali.


KELAYAKAN HUKUM
       Dalam system pemrosesan transaksi keuangan, legalitas sitem selalu menjadi
masalah . namun demikian , legalitas juga merupakan isu bagi sitem non keuangan
yang memproses data-data.


KELAYAKAN OPERASIONAL
system yang terlatih dengan baik , memiliki motivasi , dan berpengalaman merupakan
masalah penting dalam mengevaluasi kelayakan operasional suatu desain .


KELAYAKAN JADWAL
Proses desain , penilian sitem berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengukur
kemungkinan bahwa system akan diselesaikan sesuai dengan jadwal.


KELAYAKAN EKONOMI
kelayakan ekonomi dibatasi menilai komitmen keuangan manajemen terhadap
keseluruhan proyek .


MELAKUKAN ANALISIS BIAYA – MANFAAT
       Ada tiga langkah yang harus ditempuh untuk menerapkan analisis biaya –
manfaat   :   mengidentifikasikan   biaya   ,   mengidentifikasikan    manfaat     ,   dan
membandingkan biaya dan manfaat .




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                       AMILIN, S.E., Ak., M.Si.
                                                          SISTEM INFORMASI AKUNTANSI II
                                                   Mengelola Siklus Hidup Pengembangan Sistem


MENGIDENTIFIKASIKAN BIAYA
          Salah satu metode untuk menetukan biaya adalah membagikan dalam dua
kategori : biaya waktu ( one-time cost ) dan biaya berulang ( Recurring cost ) .
Termasuk dalam biaya satu waktu adalah investasi awal untuk mengembangkan dan
mengimplementasikan system . Biaya berulang adalah biaya-biaya operasi dan
pemeliharaan yang terus terjadi selama masa hidup system.


Tabel 13-12 Biaya Satu Waktu Dan Biaya Berulang
 Biaya Satu Waktu


                 Persiapan Lokasi
                 Akuisisi peranti lunak
                 Desain Sistem
                 Pemograman dan pengujian
                 Konversi data dari sistem lama ke sistem baru
                 Personel pelatihan


 Biaya Berulang
                 Pemeliharaan peranti keras
                 Kontrak pemeliharaan peranti keras
                 Asuransi
                 Perlengkapan
                 Personel




Akuisisi Peranti Lunak
Biaya- biaya ini yang timbul dari semua peranti lunak yang dibeli untuk sistem yang
diusulkan , termasuk peranti lunak sistem operasi ( jira tidak digabung dengan peranti
keras )




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                         AMILIN, S.E., Ak., M.Si.
                                                            SISTEM INFORMASI AKUNTANSI II
                                                 Mengelola Siklus Hidup Pengembangan Sistem


Desain Sistem
Adalah biaya yang ditimbulkan oleh profesional sistem yang melakukan perencanaan ,
analisis , dan fungsi desain .


Pemograman dan Pengujian
Biaya pemograman didasar kan pada estimasi jam verja personel yang diperlukan untuk
menulis program baru dan memodifikasi program yang suda hada untuk sistem yang
disusulkan.


Konversi Data
Biaya ini terjadi dalam proses transfer data dari satu media penyimpanan kemedia
lainnya.


Pelatihan
Biaya-biaya untuk ini adalah untuk memberikan pendidikan lepada para pengguna yang
akan mengoperasikan sistem baru


Biaya Berulang
Pemeliharaan peranti keras . termasuk dalam biaya ini adalah biaya pemuktahiran
komputer ( menambah memorinya ) , juga memelihara preventif dan perbaikan
komputer serta perlengkapannnya .


Pemeliharaan Peranti Lunak
Termasuk dalam biaya ini adalah biaya pemuktahiran dan perbaikan sistem operasi,
pembelian aplikasi , dan pengembangan aplikasi didalam preusan .


Asuransi
Termasuk dalam biaya ini adalah kerusakan resiko , seperti kebakaran kegagalan
peranti lunak , vandalism, dan kerusakan oleh karyawan yang merasa tidak puas.


Perlengkapan
Termasuk dalam biaya ini adalah penggunaan rutin untuk item-item . seperti pita printer
dan kertas , disket kerja , pita magnetis , dan perlengkapan kantor umum.



Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                       AMILIN, S.E., Ak., M.Si.
                                                          SISTEM INFORMASI AKUNTANSI II
                                                   Mengelola Siklus Hidup Pengembangan Sistem


Personel
Termasuk dalam biaya ini adalah gaji individual yang merupakan bagian dari system
informasi.




MENGIDENTIFIKASI MANFAAT
Manfaat dibagi dua:
1. Manfaat berwujud (tangible benefit), yaitu manfaat yang dapat diukur dan dinyatakan
   dalam istilah-istilah keuangan.
   Manfaat berwujud mempunyai dua kategori yaitu:
   a. Manfaat yang meningkatkan biaya
   b. Manfaat yang mengurangi biaya
2. Manfaat tidak berwujud (intangible benefit), yaitu manfaat yang sulit untuk diukur
   karena seringkali bersifat sangat subyektif.
   Misalnya:
   -     meningkatnya kepuasan pelanggan
   -     meningkatnya kepuasan karyawan
   -     membaiknya pengambilan keputusan




MEMBANDINGKAN BIAYA DAN MANFAAT
Dua metode yang paling umum digunakan untuk mengevaluasi system informasi
adalah:
1. Metode Nilai Sekarang Bersih (Net Present Value/NPV)
       NPV = (nilai biaya-biaya sekarang) – (nilai sekarang dari manfaat masa hidup sistem)


2. Metode Pembayaran Kembali (payback method)
   Merupakan variasi dari analisis titik impas, dimana titik impas dicapai ketika total
   biaya sama dengan total manfaat.




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                         AMILIN, S.E., Ak., M.Si.
                                                            SISTEM INFORMASI AKUNTANSI II
                                                    Mengelola Siklus Hidup Pengembangan Sistem


PERAN AKUNTAN DALAM PENGELOLAAN SDLC
Akuntan terlibat dalam pengembangan system dalam tiga cara:
1. Akuntan adalah pengguna
2. Akuntan berpartisipasi dalam pengembangan system sebagai anggota tim
   pengembangan
3. Akuntan terlibat dalam pengembangan system sebagai auditor


       Peran Akuntan dalam strategi system adalah dapat mengurangi resiko
terjadinya system yang tidak dibutuhkan/diinginkan, tidak efisien, dan tidak efeltif.
Kelayakan ekonomi yang diusulkan oleh Akuntan secara khusus harus memastikan
beberapa hal:
1. Hanya biaya yang bisa dihindari yang digunakan dalam perhitungan manfaat
   penghematan biaya
2. Tingkat bunga yang masuk akal digunakan untuk mengukur nilai sekarang dari arus
   kas.
3. Biaya satu kali dan biaya berulang dilaporkan dengan lengkap dan akurat.
4. Umur ekonomis yang realistis dugunakan dalam membandingkan beberapa proyek.
5. Manfaat yang tidak berwujud diberikan nilai yang masuk akal.




                              KESIMPULAN

       Di dalam mengikuti perkembangan jaman dan kebutuhan akan system informasi
yang kita butuhkan disini kita diberitahu bahwa setiap data yang kita dapat adalah
informasi yang sangat dibutuhkan oleh seluruh pengguna                yang hasilnya dapat
membuat para end user mengambil keputusan yang harus dilakukan dalam bisnis
perusahaannya agar tetap melangsungkan usahanya.




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                          AMILIN, S.E., Ak., M.Si.
                                                             SISTEM INFORMASI AKUNTANSI II
                                                Mengelola Siklus Hidup Pengembangan Sistem




                               DAFTAR REFERENSI:


Hall, James A. Accounting Information Systems, 3rd, 2001, South Western Publishing,
       USA.


Romney, Marshal B., Paul John Steinbart. Accounting Information Systems, 9th edition,
       New Jersey. Pearson_Prentice Hall.




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB                      AMILIN, S.E., Ak., M.Si.
                                                         SISTEM INFORMASI AKUNTANSI II

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:9896
posted:4/21/2010
language:Indonesian
pages:19
Description: SISTEM INFORMASI AKUNTANSI