INV. - BETA SEKURITAS

Document Sample
INV. - BETA SEKURITAS Powered By Docstoc
					                         BETA SEKURITAS

Konsep BETA
• Beta mrpk pengukur volatilitas return suatu sekuritas atau return
          portofolio terhadap return pasar.
• Beta sekuritas saham-i mengukur volatilitas return saham-i dengan
          return pasar.
• Beta portofolio mengukur volatilitas return portofolio dengan return
          pasar.
• Jadi BETA merpk pengukur risiko sistematik (systematic risk) dari
          suatu sekuritas atau portofolio terhadap risiko pasar.
• Volatilitas mrpk fluktuasi dari return-return suatu sekuritas atau
          portofolio dalam suatu periode waktu tertentu.
• Jika fluktuasi return-return sekuritas atau portofolio secara statistik
mengikuti fluktuasi return-return pasar, maka BETA dari sekuritas atau
portofolio tersebut bernilai 1. Artinya risiko sistematik dari sekuritas atau
portofolio = risiko pasar.
                                                                            1
BETA PASAR
Beta Pasar mrpk beta yang diestimasi berdasarkan data historis return
        sekuritas dan return pasar selama periode tertentu.

Berdasarkan model indeks tunggal, maka BETA dpt dihitung:
        Ri = i + i . RM + ei  lihat contoh terdahulu
                 Excel: Data Dikti Narto – Portofolio
                 SPSS: Data Investasi Indeks tunggal
                 SPSS: Output Investasi Indeks tunggal
Contoh: Beta Pasar dari Saham Humpuss = 1,170 dan alpha sebesar =
        3,616 dengan signifikansi 0,002 artinya koefisien variabel Pasar
        adalah 1,170 dan koefisien variabel saham Humpuss sebesar
        3,616 dan koefisien variabel tsb adalah signifikan pada level
        kurang dari 1% (0,002). Persamaan regresinya:
        Ret Hump = 3,616 + 1,170 RM; dan
        R-square = 0,253; Adjusted R-square = 0,231

                                                                           2
Beta Pasar juga dapat dihitung dengan model CAPM yg dihitung:
        Ri = RFR +  i . (RM – RFR), atau
    Ri – RFR =  i . (RM – RFR)
        Ri = Return Saham – i
         RFR = Return bebas risiko
         RM = Return Portofolio Pasar
          i = Beta Saham – i
Disamping dengan regresi, Beta dalam model CAPM juga dapat dihitung:
               iM
       i = ———
               2M
                      ___            ___
              (Rit – Rit ) . (RMt – RMt )
      i = ————————————
                           ___
                 (RMt – RMt )2

                                                                   3
Beta Akuntansi
        Data akuntansi (terutama laba akuntansi) dapat juga digunakan
        untuk mengestimasi Beta. Perhitungannya sama dengan Beta Pasar,
        hanya saja data return diganti dengan data laba akuntansi.
        Jadi Beta akuntansi dihitung:
               laba iM
        i = ————
               2 laba M

       i = Beta Akuntansi Saham – i
        laba iM = kovarian antara laba perusahaan – i dengan indek laba pasar
        2laba M = Varian dari indeks laba pasar

Beta akuntansi juga dapat dihitung dengan estimasi regresi sebagai berikut:
        Ei.t = i + i . EMT + ei,t
       Ei.t = perubahan laba akuntansi perush – i pada periode – t,
        EMT = perubahan indeks laba pasar untuk periode – t.

                                                                              4
Beta Fundamental
        Beberapa variabel yang dipilih dan dikembangkan oleh Beaver,
        Kettler dan Scholes (1970) dalam perhitungan Beta Pasar
        menggunakan 7 variabel fundamental yaitu: DPR, Asset Growth,
        Leverage, Liquidity, Assets Size, earning variability, dan beta
        akuntansi.

Jadi Beta fundamental dihitung:
 i = a0 = a1 DPR + a2 GROWTH + a3 LEV + a4 LIKUI + a5 SIZE
          + a6 EVAR + a7 ABETA + ei

Namun dari 7 variabel fundamental tersebut setelah diuji oleh Beaver,
       Kettler dan Scholes (1970) hanya 4 variabel yang signifikan
       berhubungan dengan Beta Pasar, yaitu variabel DPR, Leverage,
       Earning Variability, dan Accounting Beta; sedangkan 3 variabel
       lainnya tidak signifikan.
Bagaimana dengan perusahaan di BEJ? Mari kita uji bersama!!!

                                                                        5

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:317
posted:4/20/2010
language:Indonesian
pages:5