Aplikasi Mikroba Betari pada Padi by Yustedi

VIEWS: 532 PAGES: 2

More Info
									Aplikasi Betari pada Padi
Homepage : http://www.agrifloralestari.com Ketika kita melihat padi padi yang tumbuh kerdil dan menguning, menimbulkan pertanyaan, apakah mereka kekurangan pupuk? Nyatanya pupuk tetap diberikan sesuai dosis yang disarankan, bahkan sering berlebihan ..... Jawabnya ternyata, kerusakan padi tersebut dikarenakan hilangnya kesuburan tanah baik secara Fisik dan Kimia, akibat tidak adanya lagi keseimbangan dan kehidupan Biologi disana. Hilangnya kehidupan mikrorganisme merupakan titik awal ketidak seimbangan secara Fisik dan Kimia di sawah tersebut. Kehilangan lapisan subur (Top Soil) , dimana mikroorganisme tumbuh dan berkembang, ........ akibat erosi, polusi dan pemakaian bahan kimia yang berlebihan mempercepat proses degradasi tanah ..... Pemakaian Betari adalah konsep dimana mikroorganisme dikembalikan lagi kedalam tanah dalam keadaan hidup. Diharapkan bahwa pemakaian Betari dapat kembali mengembalikan kesuburan tanah secara fisik dan kimia melalui perbaikan biologi tanah, mengatasi masalah padi kerdil secara bertahap. Dari pengalaman di lapangan, pemakaian Betari dapat menurunkan pemakaian dosis pupuk menjadi 75 % dosis normal yang dipakai saat ini. Hal itu disebabkan karena effisiensi pemanfaatan pupuk dan kemampuan Mikroba untuk meningkatkan serapan makanan pada akar tanaman padi.

Dosis per musim tanam:
1. 2. Sawah rusak : 4 bungkus Betari 800 gr/Ha Sawah normal : 1 - 2 bungkus/Ha

Rehabilitasi sawah:
1. 2. Sebarkan 2 bungkus Betari pada saat pengolahan sawah Selanjutnya sebarkan lagi 2 bungkus Betari bersamaan dengan Pemupukan dasar

3. 4. 5.

Agar dapat disebarkan ke sawah secara merata, campurkan 2 bungkus Betari pada 100 - 150 Kg pupuk/kompos/kapur pertanian/tanah gembur Sebarkan ke sawah segera setelah pencampuran Usahakan agar kondisi air macak-macak

Sawah normal :
1. 2. Bila sawah telah kembali normal, dosis yang dibutuhkan hanya sekitar 1 -2 bungkus/Ha Betari diberikan bersamaan dengan pemberian pupuk dasar dan pemupukan selanjutnya


								
To top