perhitungan pengujian by simaja91

VIEWS: 4,554 PAGES: 7

									Lampiran 2                                                                         54



                       UJI VALIDITAS INSTRUMEN PENELITIAN

Langkah-langkah perhitungannya adalah sebagai berikut :
1. Jawaban istrumen yang diberikan kepada responden diurutkan untuk masing-
   masing nomor item soal .
2. Selanjutnya menghitung nilai N, X, Y, (X)2, (Y)2, X2, Y2, XY.
   Contoh untuk item soal nomor 1 variabel X, diketahui :
   N = 35, X = 124, X2 = 452, (X)2 = 15376, Y =3638, Y2 =13194, (Y)2
   = 13235044, XY = 13017
3. Melakukan perhitungan uji validitas yaitu dengan menghitung rxy dengan
   menggunkan rumus :
                       NXY  (X)(Y)
    rxy 
             NX      2
                                   
                            (X) 2 NY 2  (Y) 2   
   Contoh untuk item soal nomor 1 Vaiabel X :
                 35  13017  (124  3638)
    r 
     xy {35  15376  15376){35  13194  (13235044)
          29,53
4. Mencari reliabilitas tiap nomor soal, dengan rumus :

         r n2
    t
            1 r2
   Contoh untuk itm soal nomor 1 variabel X :

         r n2             0.48 35  2
    t                                   0,64
            1 r   2
                             1  0,482
5. Membandingkan nilai thitung dengan ttabel pada derajat kepercayaan 80% dan
   derajat kebebasan dk = N – 2 = 35 – 2 = 32. Diperoleh nilai t(95%)(32) = 1,70.
   Kriteria pengujiannya adalah bila thitung > t(95%)(32) maka soal tersebut dikatakan
   valid, dan sebaliknya. Untuk contoh soal nomor 1 variabel X diatas, diperoleh
   thitung = 5,76 > t(95%)(32) = 1,70 sehingga soal tersebut dapat di katakan valid.
   Perhitungan untuk nomor item yang lainnya dan variabel lain, dapat dilihat
   pada lampiran Uji validitas dan reliabilitas instrumen.
                                                                               55
Lampiran 3



               UJI RELIABILITAS INSTRUMEN PENELITIAN

       Dalam melakukan uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakan rumus
Alpha, dengan langkah-langkah sebagai berikut :
1. Mencari varaians tiap item (), dengan rumus :
                      (X ) 2
            ΣX 2 
   δβ 2                N
                     N
                       (15376) 2
            Σ4522 
   δβ 2                  35
                       35
   
2. Mencari jumlah varians dari tiap item ()
3. Menghitung varians total (2) dengan rumus :
                  ( Y ) 2
            ΣY 2 
   δt 2             N
                 N
                          (1325044) 2
            Σ131942 
   δt 2                      35
                         35
   2 = -10427,15
4. Mencari reliabilitas dengan menggunakan rumus :
   Sebagai contoh, untuk data variabel X diperoleh :
    = 0,36  = -10427,15 sehingga :

          k  Σδβ               32          0,36 
                            2
   r11          1 
                              
                                          1         
          k  1     δτ 2       32  1  - 10427,15
        0,96
5. Nilai r11 variabel X yang telah diperoleh dibandingkan dengan tabel harga
   kritik r product moment, diperoleh r(0,97)(18) = 0.48. Hasilnya, instrumen yang
   dibuat dapat dikatakan memiliki reliabilitas tinggi pada derajat kepercayaan
   95%. Perhitungan ini berlaku juga untuk mencari reliabilitas instrumen pada
   variabel Y, dan secara lengkap dapat dilihat pada lampiran Uji validitas dan
   reliabilitas instrumen penelitian variabel Y.
Lampiran 4                                                                                56



              UJI LINIERITAS DAN KEBERARTIAN REGRESI

1. Penentuan Persamaan Regresi Linier antara X dan Y.
  Dari tabel skor yang diperoleh maka didapatkan harga-harga sebagai berikut :
              X         = 124                  Y         =   3638
              X2        = 452                  Y2        =   13194
                 X       = 15376                (Y)2      =   13235044
              )
               2

              N          = 35                   XY        =   13017


  Harga tersebut kemudian disubstitusikan kepada rumus a dan b sebagai berikut

       Y.  X    X. XY 
                      2
                                                              n. XY   X  Y 
   a                                                    b
           n  X   X                                        n. X 2   X 
                          2          2                                            2



       (3638  452 ) - (124  13017 )                        (35  1307 - (124  3638 )
   a                                                    b
            (35  452 ) - (15376)                               (35  452 ) - 15376
   a  29 ,53                                            b  0,64
  Jadi persamaan regresi linier Y atas X adalah :
  Y = 29,53 + 0,64 X

2. Uji Kelinieran Dan Keberartian Regresi.
  Langkah-langkah yang ditempuh adalah sebagai berikut :
  a. Menghitung jumlah kuadrat regresi a.
              ( Y) 2
     JK a                     325061
                 n
  b. Jumlah kuadrat regresi b terhadap a.
                 
                 
     JK (b/a)  b XY 
                          X. Y                
                                                
                                                 2306,38
                 
                           n                   
                                                
  c. Menghitung jumlah kuadrat residu.
     JK( r )  (Y) 2  JK(a )  JK( b / a )

     JK(r) = 2297,79
  d. Menghitung jumlah kuadrat kekeliruan.
                                                                                         57



                        ( Y ) 
                               2
                                
   JK kk     ( Y ) 
                    2
                                 
               
               
                           n 
                                 
  didapatkan :
  JKkk = 12992
e. Menghitung jumlah kuadrat ketidakcocokan.
  JKtc = JKr – JKkk = -35984,21
f. Menghitung derajat kebebasan kekeliruan.
  dKkk = n – k = 35 – 32 = 3           (penyebut)
g. Menghitung derajat kebebasan ketidakcocokan.
  dKtc = k – 2 = 32 – 2 = 30           (pembilang)
h. Menghitung rata-rata kuadrat kekeliruan.
  KTkk = JKkk : dBkk = 12760,67
i. Menghitung rata-rata kuadrat ketidakcocokan.
  KTtc = JKtc : dBtc = -1199,47
j. Menghitung rata-rata kuadrat residu
  KTr = JKr : (n – 2) = 69,63
k. Menghitung nilai F untuk uji kelinieran regresi
  F = KTtc : KTkk = 0,02
k. Menghitung nilai F untuk uji keberartian regresi
  F(hitung) = KT(b/a)/KTr
  Dimana KT(b/a) = JK(b/a) = 2934,02
  Fhitung = 33,12
l. Menghitung nilai F dari daftar untuk uji linieritas dan keberartian regresi
  F(0.05)(dB/n-2) = F(0.05)(1/28) = 9,62 (untuk keberartian)
  F(0.05)(dBtc/dBkk) = F(0.05)(17/11) = 0,334 (untuk linieritas)
m. Pemeriksaan keberartian dan linieritas regresi regresi
  F(hitung)(keberartian) = 49,62 lebih besar dari F(tabel)(keberartian) = 0,344 maka regresi
  tersebut dikatakan signifikan/ berarti karena hal ini sesuai dengan kriteria
  uji keberartian regresi yaitu jika F(hitung) > F(tabel) maka regresi dikatakan
  signifikan atau berarti. Sementara F(hitung)(linieritas) = -10,64 lebih kecil dari
                                                                                58



 F(tabel)(linieritas) = 0,334 maka regresi tersebut dikatakan linier karena hal ini
 sesuai dengan kriteria uji linieritas regresi yaitu jika F(hitung) < F(tabel) maka
 regresi dikatakan linier.


n. Membuat tabel ringkasan Anava untuk analisis linieritas regresi.
           ANALISIS VARIAN UNTUK Y = 29,53 + 0,64 X
  Sumber Variasi       DK        JK       KT        F hitung
      Total            35     329665
    Koefisien a         1    325060.83 325060.83
   Koefisien b/a        1     2306.38   2306.38       33.12
     Residu            33     2297.79    69.63
   Tuna Cocok          30    -35984.21 -1199.47      -10.64
    Kekeliruan          3      38282.00 12760.67
                                                                             59




Lampiran 5



                        PENGUJIAN HIPOTESIS

Untuk menguji hipotesis, dilakukan dengan menggunakan rumus koefisien
korelasi product momen :
                  NXY  (X)( Y)
r 
 xy
         {NX 2  (X) 2 }{ NY 2  (Y) 2

diketahui :
          X      = 124             Y       =   3638
          X2     = 452             Y2      =   13194
             X    = 15376           (Y)2    =   13235044
          )
           2

          N       = 35              XY      =   13017

Maka :
             35  13017  (124  3638)
r 
 xy {35  15376  15376){35  13194  (13235044)
     29,53
Dengan menggunakan pedoman interpretasi koefisien korelasi, maka harga rxy
diatas dapat memberikan arti bahwa antara variabel X dan variabel Y
mempunyai tingkat korelasi tinggi.
Agar harga rxy yang diperoleh dari         perhitungan    dapat   memberikan
kesimpulan, maka harga r tersebut harus diuji dengan menggunakan rumus:
              ANALISIS VARIAN UNTUK Y = 29,53 + 0,64 X

   Sumber Variasi            DK          JK       KT              F hitung
       Total                 35        329665
     Koefisien a              1      325060.83 325060.83
    Koefisien b/a             1        2306.38  2306.38            33.12
      Residu                 33        2297.79   69.63
    Tuna Cocok               30      -35984.21 -1199.47            -10.64
     Kekeliruan               3       38282.00 12760.67
                                                                                60



Untuk pengujian keberartian koefisien korelasi ini dilakukan dengan uji t
(perhitungan di atas) , dengan thitung yang diperoleh adalah 33,12 kemudian
dibandingkan dengan ttabel atau t(0.53)(n-2), didapatkan t(0.53)(35) = 1,70, dengan
hasil ini maka thitung > ttabel, artinya koefisien korelasi yang diperoleh adalah
signifikan, hal ini membuktikan bahwa hipotesis penelitian di terima.
Untuk mencari besarnya kontribusi variabel X terhadap vaiabel Y digunakan
rumus koefisien determinasi KD, yaitu :


  KD        = r2 x 100 %
            = (0,48)2 x 100 %
            = 50,09 %

								
To top