Docstoc

KERAJAAN MATARAM

Document Sample
KERAJAAN MATARAM Powered By Docstoc
					                MAKALAH
SEJARAH INDONESIA ZAMAN PENGARUH ISLAM
                        Tentang
   Perlawanan/Perebutan Hegemoni Rakyat Mataram




                        OLEH


                 Nama     : …………….
                 NPM      : …………….
                Jurusan : …………….




                ………………………
                     ………….
                         2010
                               KATA PENGANTAR


       Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan kekuatan dan
kemampuan sehingga penulis dapat meyelesaikan tugas akhir semester tentang
Perlawanan/Perebutan Hegemoni Rakyat Mataram. Tugas ini diselesaikan sebagai syarat
kelulusan mata kuliah sejarah Indonesia zaman pengaruh islam.
       Dalam penulisan tugas ini, penulis banyak mendapat petunjuk dan bimbingan dari
berbagai pihak. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada ibu dosen
pembimbing Meldawati, S.Pd.
       Penulis menyadari bahwa tugas ini belumlah sempurna, oleh sebab itu penulis
mengharapkan saran dan kritikan yang sifatnya membangun.
       Akhirnya penulis semoga tugas ini bermanfaat bagi pembaca terutama bagi
penulis sendiri.




                                                                Padang, 12 Januari 2010




                                                                     ARIF INDRA
                                                                       Penulis
Latar Belakang Berdirinya Kerjaan Mataram


       Berdirinya kerajaan Mataram, tidak terlepas dari perang saudara di Pajang.
Karena setelah kematian Hadiwijaya (Jaka Tingkir) terjadilah perebutan kekuasaan antara
Pangeran Bonowo/Putra Hadiwijaya dengan Aryapangiring/keturunan sultan Trenggono.
Untuk menghadapi Arya Pangiring, Benowo meminta Sutawijaya mengatasi perebutan
kekusaan tersebut. Atas keberhasilan dan jasanya, pangeran Benowo menyerahkan tahta
Pajang kepada Sutawijaya, sehigga Sutawijaya mendirikan kerajaan mataram.


Sebab Perlawanan


       Pada awal kedatangan bangsa Belanda keindonesia dengan niat yang baik maka
ditrima baik pula oleh rakyat Indonesia. Rakyat Mataram mau saja berdagang dengan
orang asing asal saja orang asing itu tidak melakukan monopoli perdagangan dan tidak
melakukan expansi kekuasaan. Akan tetapi, hal itulah yang terjadi yang dilakukan oleh
orang-orang Belanda. Sehingga terjadi perlawanan
   Pernyebuan dibawah pimpinan Sultan Agung kekantor dagang VOC pada tanggal 18
    Agustus 1618. Sebelum penyerbuan ini, pimpinan dari kantor dagang yaitu Balthasar
    Van Eynthoven dan Cornelis Maseuck dipanggil oleh Raja Hulu balang dan
    kemudian ditahan karena perampokan yang dilakukan kapal-kapal Belanda terhadap
    jung-jung Japara.
   Kelakuan dan tindakan Balthasar Van Eythoven yang tidak senonoh.
   Janji-janji yang tidak ditepati terhadap mataram yang sudah berlangsung empat tahun.
    Dipihak lain Belanda yang mencoba-coba untuk menuntut raja supaya memenuhi
    janji-janji yang tekah disampaikan oleh utusan VOC pertama Van Surck. VOC juga
    mencoba-coba membatalkan janji-janji yang telah diberikan Van Surck kepada
    Mataram.
   Coen mengirim utusan Jacob Van Der Marct membeli beras, namun setelah itu
    menyerang kekantor Japara sebagai pembalasan dari penyerbuan Sultan Agung.
    Rumah-rumah dibakar dan banyak berjatuhan korban.
       Hal-hal ditas menyebabkan hubungan Mataram dengan VOC makin meruncing
    yang memicu terjadinya pergolakan.


Tokoh-Tokoh Kerajaan Mataram


   Amangkurat I (Pro Belanda)
       Sultan Agung wafat 1654 yang digantikan oleh putranya yang bergelar
    Amangkurat I yang lemah tetapi sangat keras terhadap lawan-lawannya didalam
    negeri.
       Pada tahun 1646, kompeni berhasil menandatangani suatu perjanjian dengan
    Amangkurat I yang menetapkan :
     Utusan Mataram keluar Negeri akan dibawa oleh kapal-kapal kompeni.
     Kompeni mengirim utuasan tiap tahun ke Mataram
     Kapal-kapal Mataram yang melewati selat Malaka harus ada izin dari kompeni.
       Perjanjian dengan kompeni menyebabkan perang.saat tidak senag rakyat terhadap
    Amangkurat I bertambah besar. Rakyat tidak senang terhadap kepemimpinan
    Amangkurat I, maka pemberontakan dating karena pemerintah Mataram bukan
    sebesar Sultan Agung lagi.
       Diam-diam     putra   mahkota     dan   berbagai   pangeran      bersekutu   dengan
    Terumanejaya untuk melawan kompeni,karena tidak bisa mengatasi masalah antara
    kompeni dengan pemberontakan, maka Amangkurat I melarikan diri.Karena usia
    yang sudah lanjut,Amangkurat I meninggal di Tegalarum. Sebelum meninggal, ia
    berpesan agar putranya meminta bantuan kepada Belanda. Yang mana pada masa itu
    menyebut dirinya sebagai Amangkurat I.


   Amangkurat II (Pro Belanda)
       Pada tahun 1677 Adipati Anom anak dari Amangkurat I berganti gelar menjadi
    Amangkurat II menandatangani perjanjian yang berisi antara lain :
     Semua pelabuhan di Pesisir Utara dari krawang sampai tempat terjauh disebelah
       timur akan digadaikan pada kompeni sampai hutang sunan terbayar lunas dari
       penghasilan pelabuhan itu.
     Hanya kompeni yang boleh memasuki dan menjual kain-kain dari Persia dan
       hindia belanda diseluruh pelabuhan.
       Pada tahun 1680, Amangkurat II beserta tentara memasuki Plered Amangkurat II
       tidak dapat menjalankan isi perjanjian, ia merasa terlalu berat sehigga ia berselisih
       dengan kompeni pada saat perselisihan itu datanglah seorang pemberontak
       bernama Untung Surapati.
       Pada tahun 1703, Amangkurat II wafat ia digantikan Adipati Anom yang disebut
       juga Sunan Mas atau Amangkurat III.


   Amangkurat III (Kontra Belanda)
       Amangkurat      III    lebih    tegas    dan     menggabungkan    dirinya      dengan
    Surapati.Amangkurat III membangun pertahanan di ungaran dipimpin oleh pangeran
    Arya   Mataram.Pamannya       pangeran      Puges    diam-diam   ternyata   mendukung
    Pakubuwono.     Arya     Mataram      berhasil    membujuk   Amangkurat     III   supaya
    meninggalkan Kertasura. Ia sendiri kemudian bergabung dengan Pakubuwona yang
    tidak lain adalah kakaknya sendiri.
       Rombongan Amangkurat III melarikan diri ke Ponorogo sambil membawa pusaka
    keratin. Di kota ia menyiksa Adipati Martowongso hanya karena salah paham.
    Melihat Bupatinya disakiti, rakyat Ponorogo memberontak. Amangkurat III pun lari
    ke Madium, dari sana kemudian ia pindah ke Kediri. Untung Surapati yang nanti
    VOC. Madura dan Surabaya bergerak menyerbu Pasuruan tahun 1706 dalam
    pertempuran didesa Surabangil Untung Surapati tewas.
       Putra-putranya kemudian bergabung dengan Amangkurat III di Malang sepanjang
    tahun 1707. Amangkurat III mengalami penderitaan karena diburu pasukan
    Pakubuwono dari Malang ke Blitar kemudian ke Kediri akhirnya memutuskan
    menyerahkan diri di Surabaya tahun 1708.
Akibat


   Akibat dari semua ini sangat dirasakan oleh rakyat Mataram. Situasi menjadi tidak
aman dan sarat akan gangguan dan bahaya dari VOC. Rakyat Mataram banyak yang
menderita dan kelaparan.Banyak bangunan yang dihancurkan dan dibakar oleh VOC.
Kapal-kapal ditahan dan pasukan ditawan disiksa dan dibunuh secara keji dan dalam
pertempuran banyak sekali menelan korban.
   Selain itu, Mataram juga harus kehilangan beberapa daerah kekuasaannya karena
adanya perjanjian Gianti dan Salatiga. Dimana, daerah Yogjakarta diserahkan ke
Hamengkubuwono dan kesusanan Surakarta diperintah oleh Pakubuwono. Adipati
Aryamangkunegoro diberikan daerah Mangkunegoro dan kesultanan Yogjakarta
diberikan kepada Pakualam, yang kesmuanya pro Belanda.
Sumber
    1. Marwati, Djoned Poesponegoro Nugroho Notosusantu. 1984.
         Sejarah Nasional Indonesia III. diterbitkan oleh Depertemen Pendidikan dan
         Kebudayaan.
    2. Perang sukseri Jawa III (1747-1757) antara Pakubuwono II dilanjutkan
         Pakubuwono III melawan Hamengkubuwono dan Mangkunegara.
    3. Dra.Fatimah. 1981. Sejarah Indonesia sampai tahun 1900.
         Diterbitkan oleh Jurusan ilmu pengetahuan Sosial budaya, Fakultas Keguruan
         Pengetahuan IKIP Padang.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:5090
posted:3/31/2010
language:Malay
pages:7