Docstoc

pengembangan perangkat pembelajaran dengan peta konsep

Document Sample
pengembangan perangkat pembelajaran dengan peta konsep Powered By Docstoc
					     PENGGUNAAN PETA KONSEP MANDIRI DALAM
MEMBANGKITKAN MINAT DAN MENINGKATKAN PRESTASI
BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X.D SMA MUHAMMADIYAH 7
                    YOGYAKARTA


                         Skripsi
           untuk memenuhi sebagian persyaratan
               mencapai derajat Sarjana S-1


             Program Studi Pendidikan Fisika




                      diajukan oleh
                    M. Choirul Adib
                        04461132


                         Kepada
       PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
        FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
  UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA
                   YOGYAKARTA
                          2010
                       MOTTO




Memanfaatkan 5 hal, sebelum datangnya 5 hal, yaitu:

      1. Memanfaatkan kaya, sebelum datangnya miskin.

    2. Memanfaatkan senggang, sebelum datangnya sibuk.

      3. Memanfaatkan sehat, sebelum datangnya sakit.

       4. Memanfaatkan muda, sebelum datangnya tua.

      5. Memanfaatkan hidup, sebelum datangnya mati.



                         *****


 I should be “working” (monolog film Hollowman I).


                         *****




                           v
                             PERSEMBAHAN



Skripsi ini kupersembahkan kepada:

   1. Kedua orang tuaku tercinta, kakak-kakakku serta adik-adikku tersayang.

   2. Teman-teman senasib seperjuangan, khususnya Prodi Pendidikan Fisika

       angkatan 2004.

   3. Almamaterku tercinta Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Sains dan

       Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.




                                      vi
         PENGGUNAAN PETA KONSEP MANDIRI DALAM
    MEMBANGKITKAN MINAT DAN MENINGKATKAN PRESTASI
    BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X.D SMA MUHAMMADIYAH 7
                       YOGYAKARTA

                                      Oleh:
                                  M. Choirul Adib
                                  NIM: 04461132

                                   ABSTRAKSI

        Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran
dengan menggunakan peta konsep mandiri untuk membangkitkan minat dan
meningkatkan prestasi belajar fisika siswa.
        Penelitian ini merupakan developmental research model 4D, yang
meliputi proses define, design, develop dan disseminate dengan subjek penelitian
siswa kelas X.D SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta tahun ajaran 2009/2010
sebanyak 22 siswa. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan, dirancang pada
tahap design dengan mempertimbangkan perkiraan kebutuhan pada tahap define.
Perangkat pembelajaran kemudian diujicobakan dengan metode pembelajaran
peta konsep mandiri pada tahap develop. Pengembangan perangkat pembelajaran
menggunakan peta konsep mandiri bertujuan untuk mengetahui minat dan prestasi
belajar. Data minat belajar siswa diperoleh dari angket minat belajar, sedangkan
data prestasi belajar diperoleh dengan soal pre-test dan post-test. Hasil penelitian
yang berupa data minat belajar siswa kemudian dianalisis secara deskriptif dengan
teknik persentase keberhasilan dan data prestasi belajar siswa dengan
perbandingan nilai post-test uji coba I dengan post-test uji coba II dan post-test uji
coba III.
        Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran fisika dengan
mengembangkan perangkat pembelajaran menggunakan peta konsep mandiri
dapat membangkitkan minat belajar siswa yang ditandai dengan meningkatnya
minat belajar siswa di setiap uji coba dengan rata-rata sebesar 75,09% pada uji
coba I, 78,36% pada uji coba II, dan 80,09% pada uji coba III serta meningkatkan
prestasi belajar siswa kelas X.D SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta yang
ditandai dengan meningkatnya prestasi belajar siswa di setiap uji coba. Prestasi
belajar siswa meningkat dengan rata-rata 31,82%.


Kata kunci : pengembangan perangkat pembelajaran, model 4D, peta konsep,
            minat belajar siswa, prestasi belajar siswa.




                                         vii
                            KATA PENGANTAR

        Alhamdulillahirobbil’alamin, segala puji bagi Allah SWT. yang telah

melimpahkan rahmat, taufiq, dan hidayah-Nya, sehingga penyusun dapat

menyelesaikan tugas akhir atau skripsi ini. Sholawat serta salam semoga selalu

tercurah kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW. beserta keluarga

dan para sahabatnya, semoga kita mendapatkan syafa’atnya di akhir zaman kelak,

Amin.

        Pada kesempatan ini tidak lupa penyusun mengucapkan terima kasih

kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu penyusun dalam menyelesaikan

skripsi dengan judul: “Penggunaan Peta Konsep Mandiri dalam Membangkitkan

Minat dan Meningkatkan Prestasi Belajar Fisika Siswa Kelas X.D SMA

Muhammadiyah 7 Yogyakarta”. Ucapan terima kasih dengan tulus penyusun

sampaikan kepada:

1. Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang

   telah berkenan memberikan ijin penelitian.

2. Bapak Taqibul Fikri, M.Si., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Fisika

   Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

3. Bapak Drs. Murtono, M.Si., selaku pembimbing yang dengan sabar,

   membimbing, mengarahkan, dan memotivasi dalam menyelesaikan skripsi ini.

4. Bapak Agus Mulyanto, M.Kom., selaku Pembimbing Akademik yang telah

   memberikan sumbangan ilmu dan bimbingan selama kuliah.

5. Bapak dan Ibu dosen Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga

   Yogyakarta yang telah memberikan bekal ilmu pengetahuan kepada penyusun.




                                      viii
6. Bapak dan Ibu Staff Tata Usaha (TU) Fakultas Sains dan Teknologi UIN

   Sunan Kalijaga Yogyakarta yang telah membantu administrasi penyusun

   dalam menyelesaikan skripsi.

7. Bapak Drs. H. Abdul Quddus Zoher, M.Pd.I., selaku Kepala Sekolah SMA

   Muhammadiyah 7 Yogyakarta yang telah memberikan ijin kepada penyusun

   untuk mengadakan penelitian di sekolah tersebut.

8. Bapak Nugraha H.S., S.Pd., selaku guru fisika kelas X.D SMA

   Muhammadiyah 7 Yogyakarta yang telah berkenan membimbing selama

   penelitian berlangsung.

9. Orang tua penyusun Bapak Mustaqim, Ibu Siti Muslikhatun, yang senantiasa

   mencurahkan perhatiannya kepada penyusun.

10. Semua pihak yang telah banyak membantu dan mendukung dalam

   pelaksanaan penelitian dan penyusunan skripsi ini yang tidak sempat

   penyusun sebutkan.

      Semoga Allah SWT memberikan imbalan dan pahala yang berlipat ganda

kepada mereka dan menjadikan amalan mereka sebagai bekal di akhirat kelak.

Selanjutnya penyusun menyadari bahwa karya ini masih jauh dari kesempurnaan.

Oleh karena itu, besar harapan penyusun atas kritik dan saran yang sifatnya

membangun demi kesempurnaan penulisan-penulisan selanjutnya. Namun

demikian mudah-mudahan skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi dunia

pendidikan, Amin.

                                                  Yogyakarta, Februari 2010
                                                           Penyusun

                                                        M. Choirul Adib



                                      ix
                                                  DAFTAR ISI


Halaman Judul ..................................................................................................i

Halaman Pernyataan .......................................................................................ii

Halaman Persetujuan .....................................................................................iii

Halaman Motto ...............................................................................................iv

Halaman Persembahan ................................................................................... v

Abstraksi ..........................................................................................................vi

Kata Pengantar ..............................................................................................vii

Daftar Isi ..........................................................................................................ix

Daftar Gambar ...............................................................................................xii

Daftar Tabel ..................................................................................................xiii

Daftar Lampiran ...........................................................................................xiv

BAB I : PENDAHULUAN

     A. Latar Belakang Masalah ......................................................................... 1

     B. Identifikasi Masalah ............................................................................... 4

     C. Batasan Masalah ..................................................................................... 4

     D. Rumusan Masalah ................................................................................... 4

     E. Tujuan Penelitian .................................................................................... 5

     F. Manfaat Penelitian .................................................................................. 5

BAB II : LANDASAN TEORI

     A. Tinjauan Tentang Fisika ......................................................................... 6

     B. Pembelajaran .......................................................................................... 7

     C. Hakikat Pembelajaran Fisika .................................................................. 9



                                                            x
  D. Minat Belajar Fisika ............................................................................. 10

  E. Prestasi Belajar Fisika .......................................................................... 12

  F. Peta Konsep (Concept Mapping) .......................................................... 13

  G. Kajian Keilmuan ................................................................................... 18

  H. Penelitian yang Relevan ....................................................................... 23

BAB III : METODE PENELITIAN

  A. Desain Penelitian .................................................................................. 25

       1. Tahap Pendefinisian (Define) ......................................................... 26

       2. Tahap Perancangan (Design) .......................................................... 30

       3. Tahap Pengembangan (Develop)..................................................... 32

       4. Tahap Pendisseminasian (Disseminate) .......................................... 34

  B. Subyek Penelitian ................................................................................. 34

  C. Tempat dan Waktu Penelitian ............................................................... 34

  D. Instrumen Penelitian ............................................................................. 34

  E. Teknik Pengumpulan Data ................................................................... 36

  F. Teknik Analisis Data ............................................................................ 37

  G. Validitas dan Reliabilitas Instrumen...................................................... 39

  H. Indikator Keberhasilan .......................................................................... 40

BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

  A. Hasil Penelitian ..................................................................................... 41

       1. Tahap Pendefinisian (Define) ......................................................... 41

            a. Pra Survei .................................................................................. 41

            b. Analisis Latar (Setting Analyze) ................................................ 43




                                                      xi
         2. Tahap Perancangan (Design) .......................................................... 46

         3. Tahap Pengembangan (Develop)..................................................... 47

               a. Uji Coba I .................................................................................. 47

               b. Uji Coba II ................................................................................. 52

               c. Uji Coba III ............................................................................... 56

         4. Tahap Pendisseminasian (disseminate) .......................................... 60

    B. Pembahasan .......................................................................................... 60

         1. Proses Pembelajaran ....................................................................... 61

         2. Minat Belajar Siswa ....................................................................... 63

         3. Prestasi Belajar Siswa .................................................................... 65

BAB V : PENUTUP

    A. Simpulan ............................................................................................... 66

    B. Saran ..................................................................................................... 66

DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................... 67

LAMPIRAN .................................................................................................... 71

DAFTAR RIWAYAT HIDUP .................................................................... 135




                                                          xii
                                      DAFTAR GAMBAR


Gambar 2.1. Gerak Pada Satu Sumbu Koordinat.............................................. 18

Gambar 2.2. Grafik v - t untuk GLB ................................................................. 20

Gambar 2.3. Grafik s- t untuk GLB .................................................................. 21

Gambar 2.4. Tabel Hubungan Jarak (s) dan Waktu (t) pada GLB.................... 21

Gambar 2.5. Grafik v - t untuk GLBB Dipercepat............................................ 22

Gambar 3.1. Diagram Alur Pengembangan Perangkat Pembelajaran .............. 26

Gambar 3.2. Bagan Kategori Minat Belajar Siswa........................................... 38




                                                   xiii
                                         DAFTAR TABEL


Tabel 4.1. Persentase Kategori Minat Belajar Siswa pada Uji Coba I.............. 48

Tabel 4.2. Data Hasil Pre-test pada Uji Coba I ................................................ 49

Tabel 4.3. Data Hasil Post-test pada Uji Coba I ............................................... 50

Tabel 4.4. Data Hasil Pre-test dan Post-test pada Uji Coba I........................... 50

Tabel 4.5 Catatan dan Rencana Perbaikan Uji Coba I...................................... 51

Tabel 4.6. Persentase Kategori Minat Belajar Siswa pada Uji Coba II ............ 52

Tabel 4.7. Data Hasil Pre-test pada Uji Coba II ............................................... 53

Tabel 4.8. Data Hasil Post-test pada Uji Coba II.............................................. 54

Tabel 4.9. Data Hasil Pre-test dan Post-test pada Uji Coba II ......................... 55

Tabel 4.10 Catatan dan Rencana Perbaikan pada Uji Coba II .......................... 55

Tabel 4.11. Persentase Kategori Minat Belajar Siswa pada Uji Coba III ........ 56

Tabel 4.12. Data Hasil Pre-test pada Uji Coba III ........................................... 57

Tabel 4.13. Data Hasil Post-test pada Uji Coba III .......................................... 58

Tabel 4.14. Data Hasil Pre-test dan Post-test pada Uji Coba III ..................... 59

Tabel 4.15. Temuan Uji Coba III ..................................................................... 59

Tabel 4.16. Perkembangan Minat Belajar Selama Uji Coba ............................ 63

Tabel 4.17. Data Angka Keberhasilan (prestasi) Belajar Siswa ....................... 65




                                                   xiv
                                         DAFTAR LAMPIRAN


Lampiran 1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran............................................. 71

Lampiran 2. Lembar Kerja Siswa ..................................................................... 79

Lampiran 3. Kisi-kisi Instrumen ....................................................................... 85

Lampiran 4. Kuesioner Terbuka ...................................................................... 86

Lampiran 5. Angket Gaya Mengajar Guru dan Gaya Belajar Siswa (Tipe Manakah

                 Saya?)............................................................................................ 87

Lampiran 6. Angket Minat Belajar Fisika Siswa.............................................. 88

Lampiran 7. Soal Test ....................................................................................... 89

Lampiran 8. Hasil Lembar Kerja Siswa............................................................ 94

Lampiran 9. Hasil Angket Gaya Mengajar Guru dan Gaya Belajar Siswa (Tipe

                   Manakah Saya?)........................................................................ 100

Lampiran 10. Hasil Angket Minat Belajar Siswa .......................................... 102

Lampiran 11. Hasil Pre-test dan Post-test ...................................................... 109

Lampiran 12. Peta Konsep .............................................................................. 116

Lampiran 13. Hasil Uji Validitas dan Reabilitas ............................................ 117




                                                          xv
                                         BAB I

                                  PENDAHULUAN


A. Latar Belakang Masalah

            Pendidikan yang baik adalah usaha yang berhasil membawa peserta

    didik kepada tujuan serta apa yang diajarkan hendaknya dipahami sepenuhnya

    oleh semua peserta didik. Sedangkan fungsi pendidikan adalah untuk

    membimbing peserta didik ke arah tujuan yang dinilai “tinggi” 1 . Oleh sebab

    itu, pendidikan dituntut untuk senantiasa melakukan inovasi dalam

    pembelajaran pada berbagai aspek mulai dari visi, misi, tujuan, program,

    layanan, metode, teknologi, proses, sampai kepada evaluasi. Dan tujuan

    pembelajaran adalah agar bahan atau materi yang disampaikan pendidik

    dikuasai sepenuhnya oleh seluruh peserta didik. Bagi seorang guru pemilihan

    model pembelajaran hendaknya dilakukan secara cermat, agar pilihan tersebut

    relevan dengan berbagai aspek pembelajaran yang lain, efektif (tepat guna),

    efisien (hemat waktu) dan menarik.

            Potensi belajar fisika antara siswa satu dengan lainnya jelas berbeda

    sehingga prestasi belajar mereka dapat digambarkan dari yang terendah

    hingga yang tertinggi atau bertingkat. Perbedaan individual ini harus

    dipertimbangkan dalam strategi pembelajaran agar siswa dapat berkembang

    sepenuhnya serta menguasai materi pelajaran dengan maksimal. Dalam

    pembelajaran dengan pendekatan individual, siswa diharapkan dapat belajar


        1
         S. Nasution, Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar (Jakarta: PT. Bumi
Aksara, 2008), hlm. 35


                                            1
                                                                                 2




   mandiri tidak bergantung kepada orang lain (guru) dengan cara dan

   kemampuan masing-masing serta dengan pengaturan kelas yang fleksibel baik

   waktu maupun tempat sehingga meraka dapat mununtaskan materi yang

   diajarkan dengan baik. Model pembelajaran ini disebut juga sebagai belajar

   untuk penguasaan (learning for mastery) 2 . Sedangkan metode pembelajaran

   yang kiranya sesuai dengan pendekatan individual ini adalah metode peta

   konsep mandiri (individual concept map). Di mana dalam penyusunan peta

   konsep ini, siswa diharapkan mempunyai alur pikir yang sistematis dalam

   menyelesaikan soal fisika.

           Salah satu tujuan pembelajaran fisika di SMA adalah agar siswa

   memahami konsep-konsep fisika, memahami hubungan keterkaitan antar

   konsep tersebut hingga menjadi bermakna, dan mampu menggunakan metode

   ilmiah untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi sehingga lebih

   menyadari     kebenaran      dan   kekuasaan   penciptanya 3 .   Konsep-konsep

   merupakan dasar untuk berfikir, untuk belajar, aturan-aturan, dan akhirnya

   memecahkan masalah. Untuk meningkatkan pemahaman dan ketuntasan

   belajar fisika maka pembelajaran fisika diupayakan dengan menggunakan peta

   konsep mandiri, sehingga siswa dapat belajar lebih bermakna. Peta konsep

   merupakan suatu karya kreatif yang menarik dan unik, ia bersifat individual

   dan menggunakan sarana-sarana seni yang dapat memetakan pikiran sehingga

   dengan mudah membentuk konsep dalam ingatan siswa. Sebagaimana Shafiro

   dan Bettencort yang menyatakan bahwa ilmu tidak dapat dihafalkan, tetapi
       2
         E. Mulyasa, Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan
Menyenangka (Bandung: PT. Remaja Rosda Karya. 2008), hlm. 96-97
       3
         Nyoman Kertiasa, Fisika 1 (Jakarta: Balai Pustaka, 2004), hlm. xii
                                                                                    3




   harus dibangun di dalam kerangka berfikir (frame of thinking) menjadi

   konsep-konsep yang terstruktur dalam kerangka konsep (conceptual frame-

   work) 4 . Oleh karenanya, sebagian besar buku pelajaran fisika dan buku-buku

   pelajaran lainnya diberikan peta konsep di setiap awal bab. Namun, peta

   konsep yang ada tersebut belum dimanfaatkan secara optimal.

           SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta merupakan lembaga pendidikan

   di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Yogyakarta dan

   Departemen Pendidikan Nasional (depdiknas). Kurikulum KTSP yang

   dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 7 adalah dengan menerapkan moving

   class dengan mata pelajaran yang disesuaikan dengan rombongan belajar

   (rombel: yang selanjutnya dalam skripsi ini disebut kelas), sebab SMA

   Muhammadiyah 7 Yogyakarta merupakan rintisan Sekolah Kategori Mandiri

   (SKM).

           Berdasarkan kuesioner terbuka yang diisi oleh siswa kelas X.D SMA

   Muhammadiyah 7 Yogyakarta menyatakan bahwa 20 siswa, hanya 2 siswa

   yang menyukai pelajaran fisika. Sedangkan nilai hasil belajar pada bab

   pertama rata-rata 5,6. Maka peneliti mencoba mengembangkan perangkat

   pembelajaran menggunakan peta konsep mandiri dalam membelajarkan fisika

   di kelas tersebut. Dengan pengembangan ini, diharapkan konsep-konsep yang

   tertanam dalam kognisi siswa akan sulit dilupakan. Sehingga dapat

   membangkitkan minat dan meningkatkan prestasi belajar fisika siswa serta

   ketuntasan belajar fisika dapat tercapai dengan hasil yang lebih baik.

       4
         Hari Suderajat, Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah: Peningkatan Mutu
Pendidikan Melalui Implementasi KBK (Bandung: CV. Cipta Cekas Grafika. 2005), hlm. 9
                                                                           4




B. Identifikasi Masalah

          Dari latar belakang di atas, maka permasalahan yang ada dapat

   diidentifikasi sebagai berikut:

   1. Kurangnya minat belajar siswa terhadap mata pelajaran fisika.

   2. Nilai hasil (prestasi) belajar siswa masih kurang.

   3. Belum tercapainya ketuntasan belajar siswa.

   4. Masih banyak siswa yang menganggap bahwa fisika itu sulit dan

      membosankan.

   5. Belum optimalnya peta konsep yang sudah tersedia di awal bab pada

      buku-buku fisika SMA.


C. Batasan Masalah

          Agar penelitian lebih terarah, efektif dan efesien, maka diperlukan

   pembatasan. Adapun penelitian ini dibatasi pada:

   1. Pengembangan perangkat pembelajaran berupa RPP, dan LKS dengan

      menggunakan peta konsep mandiri pada sub pokok bahasan kinematika

      gerak lurus.

   2. Penelitian ini akan diadopsi sampai pada D yang ketiga, yakni hingga

      tahap develop (pengembangan) atau uji coba.


D. Rumusan Masalah

          Mengacu pada batasan masalah di atas, maka dapat dirumuskan

   permasalahan; mengetahui tingkat keberhasilan penggunaan peta konsep

   mandiri dalam membangkitkan minat dan meningkatkan prestasi belajar fisika
                                                                            5




   siswa kelas X.D SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta pada sub pokok bahasan

   kinematika gerak lurus.


E. Tujuan Penelitian

            Sejalan dengan rumusan masalah di atas, penelitian ini bertujuan

   untuk:

   1. Mengembangkan perangkat pembelajaran dengan menggunakan peta

      konsep mandiri pada sub pokok bahasan kinematika gerak lurus.

   2. Mengetahui perkembangan minat dan prestasi belajar siswa pada sub

      pokok bahasan kinematika gerak lurus.


F. Manfaat Penelitian

            Temuan-temuan yang diperoleh dari penelitian ini akan memberikan

  kontribusi sebagai berikut:

   1. Bagi siswa, dapat memberi pengalaman belajar yang lebih variatif

      sehingga diharapkan siswa lebih tertarik dan termotivasi dalam mengikuti

      proses pembelajaran fisika.

   2. Bagi guru, dapat menambah wawasan tentang model atau pun metode

      pembelajaran yang tepat dalam rangka untuk memperbaiki dan

      memudahkan proses pembelajaran fisika.
                                             BAB II

                                       DASAR TEORI


A. Tinjauan Tentang Fisika

            Fisika merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan alam (sains).

    Tobing memberikan pengertian bahwa isi dan organisasi materi serta pemaparan

    struktur dan pengertian-pengertian pokok dalam fisika adalah mempelajari hal-hal

    yang fundamental tentang zat dan energi 5 . Sedangkan Martin Kanginan

    mendefinisika fisika adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara zat

    dengan energi yang ada di dalamnya 6 . Sehingga dapatlah dikatakan bahwa fisika

    adalah ilmu yang mempelajari tentang gejala dan atau fenomena alam yang di

    dalamnya termasuk benda (zat) dan energi, serta hubungan timbal balik antara

    keduanya.

             Fisika penting untuk memahami salah satu segi lingkungan kita yaitu, segi

    zat dan energi. Kehidupan manusia semakin lama semakin bergantung pada

    teknologi. Semua hasil teknologi tersebut berasal dari sifat-sifat dasar zat dan

    energi yang banyak 7 . Pentingnya peranan fisika terhadap perkembangan ilmu

    pengetahuan dan teknologi perlu diimbangi dengan adanya usaha membangun

    karakter bangsa sejak dini atau sejak masih dalam bangku sekolah dengan

    menggunakan ilmu pengetahuan yang baik. Hal ini ditunjang dengan adanya


5
  D.L. Tobing, Fisika Dasar 1 (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 1996), hlm. xi
6
  Martin Kanginan, Fisika X . (Jakarta: Erlangga. 2004), hlm x
7
  Nyoman Kertiaa, Op., Cit., hlm. 2


                                                 6
                                                                                                7




    penyelenggaraan pendidikan yang baik pula sehingga dapat membangun sumber

    daya manusia yang handal dalam pemikiran, berkualitas dalam karya, dan

    bermoral dalam tindakan. Sehingga SDM yang terlahir dari proses pendidikan

    dapat menyumbangkan ilmunya dan bermanfaat bagi seluruhnya.


B. Pembelajaran

    1. Belajar

                  Menurut Muhammad Ali, secara umum belajar dapat diartikan sebagai

          proses perubahan perilaku, sebagai akibat dari terjadinya interaksi antara

          individu dengan lingkungan 8 . Dalam buku yang sama M. Ali mengutip dari

          Kimble dan Garmez bahwa perubahan sifat (perilaku) dalam belajar relatif

          permanen, yakni orang dapat melakukan sesuatu karena hasil proses belajar

          sehingga ia dapat melakukannya secara berulang-ulang dengan hasil yang

          sama. Kemudian interaksi individu dengan lingkungannya biasanya

          berlangsung secara disengaja dan kesengajaan itu tercermin dari adanya

          faktor-faktor sebagai berikut: 1) kesiapan (readiness) fisik maupun mental, 2)

          motivasi, dan 3) tujuan yang ingin dicapai 9 . Sedangkan ciri-ciri belajar

          meliputi lima macam, yaitu 10 :

          a. Belajar ditandai dengan adanya perubahan tingkah laku (change

               behavior);

          8
          M. Ali, Guru: Dalam Proses Belajar Mengajar (Bandung: Sinar Baru Algesindo. 2004),
hlm. 14
          9
          Ibid., hlm. 14-15
          10
           Oemar Hamalik, Psikologi Belajar dan Mengajar (Bandung: Sinar Baru. 1999), hlm. 76
                                                                           8




   b. Perubahan perilaku bersifat relative permanent;

   c. Perubahan perilaku tidak harus segera dapat diamati pada saat

        pembelajaran, sebab perubahan ini juga bersifat potensial;

   d. Perubahan perilaku terjadi karena latihan atau pengalaman;

   e. Pengalaman atau latihan dapat memberi penguatan sehingga memberikan

        dorongan untuk mengubah tingkah laku.

2. Mengajar

            Mengajar merupakan segala upaya yang disengaja dalam rangka

   memberi kemungkinan bagi siswa untuk terjadinya proses belajar sesuai

   dengan tujuan yang telah dirumuskan. Dalam buku yang sama Oemar

   mengutip pendapat William H. Burtoon bahwa mengajar adalah upaya dalam

   memberi perangsang (stimulus), bimbingan, pengarahan, dan dorongan

   kepada siswa agar terjadi proses belajar. Sedangkan Gagne dan Briggs

   memandang bahwa proses belajar siswa secara aktif dalam pembelajaran

   sangatlah penting, agar siswa dapat mempelajari bahan atau materi sesuai

   tujuan yang ditentukan. Aktivitas yang menonjol dalam pembelajaran ada

   pada siswa sedangkan guru bertindak sebagai pengarah dan pemberi fasilitas

   untuk terjadinya proses belajar 11 .

3. Pembelajaran

            Pembelajaran merupakan interaksi yang disengaja antara pendidik

   dengan peserta didik serta sumber belajar sebagai upaya perubahan perilaku
   11
     Ibid., hlm. 12-13
                                                                                                 9




          sesuai dengan tujuan yang telah dirumuskan. Meurut UU RI No. 20 tahun

          2003 tentang SISDIKNAS Bab I Pasal 1 ayat 20, ”pembelajaran adalah proses

          interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu

          lingkungan belajar” 12 . Dari pengertian tersebut dapat diketahui bahwa syarat

          utama berlangsungnya proses pembelajaran adalah adanya interaksi antara

          guru dengan siswa yang didukung dengan sumber belajar yang terdapat di

          lingkungan sekitar. Siswa tidak hanya menerima informasi yang diberikan

          guru, melainkan siswa juga menanamkan sikap dan nilai pada dirinya.


C. Hakekat Pembelajaran Fisika

               Fisika penting untuk dipelajari, sebab: (1) Fisika dipandang sebagai

   kumpulan pengetahuan tentang gejala dan prilaku alam yang dapat digunakan

   untuk membantu pengembangan bidang-bidang profesi seperti kedokteran,

   pertanian, rekayasa, teknik, dan sebagainya; (2) Fisika dipandang sebagai suatu

   disiplin kerja yang dapat menghasilkan sejumlah kemahiran untuk bekal bekerja

   di berbagai profesi yang lebih luas; dan (3) Fisika ditujukan bagi mereka yang

   menyenangi kegiatan menggali informasi baru yang dapat ditambahkan ke dalam

   ilmu fisika yang sudah ada 13 .




          12
            Hasbullah, Dasar-dasar Ilmu Pendidikan (Jakarta: P.T. Rajagrafindo Persada. 2005), hlm.
307-309
          13
          I Ketut Mahardika, Membekali Kemampuan Mahasiswa Fisika dalam Mengevaluasi
Kemampuan Belajar Siswa dengan Model Tes Bergambar Kartun Kejadian Fisika (Jember: Prog.
Pendidikan Fisika/PMIPA/FKIP/UNEJ. Tanpa tahun), hlm. 4
                                                                                        10




            Mempelajari fisika pada dasarnya untuk menguasai produk yang berupa

   kumpulan hukum, teori, prinsip, aturan, dan atau rumus-rumus yang terbangun

   oleh konsep-konsep sesuai proses pengkajiannya. Fisika dalam pembelajaran atau

   pelaksanaan pendidikan tidak cukup hanya memperhatikan dua aspek proses dan

   produk atau materi yang dikuasai siswa, tetapi lebih dari itu, dalam aspek proses

   diharapkan dapat memunculkan keterlibatan sikap ilmiah (scientific attitude) pada

   individu (pembelajar) 14 . Ini berarti bahwa, pembelajaran fisika dikatakan berhasil

   dengan baik apabila setelah mempelajari fisika siswa memiliki penguasaan fisika

   baik dari segi kognisi, afeksi, maupun psikomotonya.


D. Minat Belajar Fisika

            Apabila seseorang menaruh perhatian terhadap sesuatu, maka minat akan

   menjadi motif yang kuat untuk berhubungan secara lebih aktif dengan sesuatu

   yang menarik minatnya. Minat akan semakin bertambah jika disalurkan dalam

   suatu kegiatan. Keterikatan dengan kegiatan tersebut akan semakin menumbuh

   kembangkan minat. Minat dapat menjadi sebab terjadinya suatu kegiatan dan

   hasil yang akan diperoleh. Natawijaya menyatakan bahwa minat adalah suatu

   pemusatan perhatian secara tidak sengaja yang terlahir dengan penuh kemauan,

   rasa ketertarikan, keinginan, dan kesenangan. Minat dapat diartikan sebagai




       14
         Sutarto, Buku Ajar Fisika (BAF) dengan Tugas Analisis Foto Kejadian Fisika (AFKF)
sebagai    Alat    Bantu   Penguasaan     Konsep   Fisika    (Jember:   Prog.    Pendidikan
Fisika/PMIPA/FKIP/UNEJ), hlm. 6
                                                                                                11




    dorongan kuat bagi seseorang untuk melakukan segala sesuatu dalam

    mewujudkan tujuan dan keinginannya.

             Menurut Z. Aqib dan Ilham R. minat belajar merupakan pilihan

    kesenangan dalam melakukan kegiatan dan dapat membangkitkan gairah

    seseorang untuk memenuhi kesediaannya yang dapat diukur melalui kesukacitaan,

    ketertarikan, perhatian, dan keterlibatan 15 . Minat sangatlah besar pengaruhnya

    terhadap belajar. Sebab, apabila bahan belajar yang dipelajari tidak sesuai dengan

    minat siswa mereka tidak akan belajar dengan sebaik-baiknya, karena tidak ada

    daya tarik bagi siswa. Bahan pelajaran yang menarik minat siswa lebih mudah

    dipelajari dan disimpan karena secara umum minat menambah semangat siswa

    dalam kegiatan belajar. Mengutip ungkapan Enstein yang menyatakan bahwa

    bahwa ”motif paling penting bagi pekerjaan di sekolah dan kehidupan adalah

    menikmati pekerjaannya, menikmati hasilnya, dan mengetahui hasil kerja

    tersebut bagi masyarakat”.

             Minat dapat dibangkitkan dengan cara membangkitkan suatu kebutuhan,

    menghubungkan dengan pengalaman yang lampau, memberikan kesempatan

    untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, dan menggunakan berbagai macam

    bentuk (metode) mengajar 16 . Pelajaran yang dapat merangsang timbulnya minat

    dan perhatian siswa harus memberikan kesempatan bagi peran sertanya bahkan


        15
           Z. Aqib dan Ilham R., Membangun Profesionalisme Guru dan Pengawas Sekolah
(Bandung: Yrama Widia. 2007), hlm. 103
        16
           Sardiman A.M, 1990, Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, edisi I cetakan 3 (Jakarta:
Rajawali), hlm. 76-94
                                                                                              12




    rasa keterlibatan bagi siswa. Persyaratan yang penting bagi timbulnya minat

    menurut Kurt Singer adalah sebagai berikut 17 :

    a. Pelajaran dikaitkan dengan tematik kehidupan.

    b. Pengajaran mempertimbangkan minat pribadi siswa. Setidaknya sekolahan

        harus dapat memberikan ruang gerak yang lebih luas demi kepentingan minat

        dan perhatian siswa.

    c. Siswa diberi kesempatan untuk giat sendiri yang memungkinkan mereka

        dapat meresapkan bahan pelajaran, sehingga pelajaran akan lebih menarik

        bagi siswa.

    d. Minat siswa akan bertambah jika ia dapat melihat dan mengalami dengan

        mencapai tujuan-tujuan tertentu, artinya siswa dapat segera menerapkan hal

        yang telah dipelajari.


E. Prestasi Belajar Fisika

             Kata “prestasi” berasal dari bahasa Belanda yaitu prestatie. Kemudian

    dalam bahasa Indonesia menjadi “prestasi” yang berarti “hasil usaha” 18 . Prestasi

    ialah bukti keberhasilan usaha yang telah dicapai. Oleh karena itu, prestasi dapat

    diartikan sebagai bukti nyata tentang tingkat pencapaian seseorang dalam

    usahanya yaitu setelah mempelajari atau mengerjakan sesuatu 19 . Menurut


        17
           Ibid.
        18
           Zainal Arifin, Evaluasi Instruksional Prinsip-Teknik-Prosedur (Bandung: Remaja Rosda
Karya. 1991), hlm. 1
        19
           W. S Winkel, Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar (Jakarta: Gramedia. 1983), hlm.
163
                                                                                         13




    Muhibbin Syah prestasi belajar merupakan suatu hasil penilaian terhadap

    pemahaman siswa terhadap materi yang dipelajari yang dapat diketahui dari

    evaluasi hasil belajar yang dinyatakan dalam bentuk skor 20 . Dari berbagai

    pengertian tentang prestasi di atas, dalam penelitian ini prestasi yang di maksud

    adalah nilai hasil evaluasi atau test obyektif berupa pilihan ganda yang dinyatakan

    dalam bentuk skor.

             Kemudian ada dua faktor yang mempengaruhi hasil belajar 21 , yakni:

    Pertama, faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam individu yang

    dapat mempengaruhi hasil belajar individu tersebut. Sehubungan dengan faktor

    internal, dapat dikemukakan berbagai tipe kecenderungan siswa dalam

    menanggapi materi pelajaran yang mempengaruhi mereka, yaitu: tipe visual,

    siswa menanggapi sesuatu dengan indera penglihatan; tipe audional, siswa

    menanggapi sesuatu dengan indera pendengaran; dan tipe motoris (kinestetis),

    siswa menanggapi sesuatu melalui indera motoris (indera gerak). Kedua, faktor

    eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri individu tersebut yaitu faktor

    lingkungan sosial dan nonsosial.


F. Peta Konsep (Concept Mapping)

             Joseph D. Novak mendefinisikan, peta konsep (concept mapping) adalah

    suatu gambaran skematis untuk mempresentasikan suatu rangkaian konsep dan

        20
            Muhibbin Syah, Psikologi Pendidikan Dalam Pendekatan Baru (Bandung: Remaja Rosda
Karya. 1997), hlm. 92
         21
            Burhanuddin Wahyuni, Teori Belajar dan Pembelajaran (Yogyakarta: Ar Ruzz Media,
2008), hlm. 19-28
                                                                                        14




   kaitan antar konsep yang ada. Peta konsep disusun secara hirarkis dan relasi antar

   konsep dihubungkan dengan anak panah 22 . Menurut R.W. Dahar peta konsep

   digunakan untuk menyatakan hubungan yang bermakna antara konsep-konsep

   dalam bentuk proposisi-proposisi (dua atau lebih konsep-konsep yang

   dihubungkan oleh kata dalam suatu unit semantik).

            Peta konsep dengan jelas menunjukkan konsep pokok dari suatu bahan

   atau topik dan bagaimana hubungan antar konsep yang ada. Untuk membuat suatu

   peta konsep siswa dilatih untuk mengidentifikasi ide-ide kunci yang berhubungan

   dengan suatu topik dan menyusun ide-ide tersebut dalam suatu pola logis.

   Terkadang peta konsep merupakan diagram hirarki namun ada juga peta konsep

   yang memfokus pada hubungan sebab akibat. Agar pemahaman terhadap peta

   konsep lebih jelas maka R.W. Dahar mengemukakan ciri-ciri peta konsep sebagai

   berikut 23 :

   1. Peta konsep (pemetaan konsep) adalah suatu cara untuk memperlihatkan

       konsep-konsep dan proposisi-proposisi suatu bidang studi, apakah itu bidang

       studi fisika, kimia, biologi, matematika dan lain-lain. Dengan membuat peta

       konsep sendiri, siswa “melihat” bidang studi itu lebih jelas dan mempelajari

       bidang studi itu lebih bermakna.

   2. Peta konsep merupakan suatu gambar dua dimensi dari suatu bidang studi

       atau suatu bagian dari bidang studi. Ciri inilah yang memperlihatkan

       22
            Joseph D. Novak, Introduction to Concept Mapping, University Parkway Pensacola,
Florida, hlm. 4
         23
            Ratna Wilis Dahar, Teori- Teori Belajar (Jakarta: Erlangga, 1996), hlm. 125
                                                                                15




   hubungan-hubungan proposisional antara konsep-konsep. Hal inilah yang

   membedakan belajar bermakna dari belajar dengan cara mencatat pelajaran

   tanpa memperlihatkan hubungan antara konsep-konsep.

3. Ciri yang ketiga adalah mengenai cara menyatakan hubungan antara konsep-

   konsep. Tidak semua konsep memiliki bobot yang sama. Ini berarti bahwa ada

   beberapa konsep yang lebih inklusif dari pada konsep-konsep lain.

4. Ciri keempat adalah hirarki. Bila dua atau lebih konsep digambarkan di bawah

   suatu konsep yang lebih inklusif, terbentuklah suatu hirarki pada peta konsep

   tersebut.

        Peta konsep dapat menunjukkan secara visual berbagai jalan yang dapat

ditempuh dalam menghubungkan pengertian konsep di dalam permasalahanya.

Peta konsep yang dibuat siswa dapat membantu guru untuk mengetahui

miskonsepsi yang terjadi pada siswa dan untuk memperkuat pemahaman

konseptual guru sendiri serta disiplin ilmunya. Selain itu, menurut Arends peta

konsep merupakan suatu cara yang baik bagi siswa untuk memahami dan

mengingat sejumlah informasi baru. Menurut R.W. Dahar peta konsep memegang

peranan penting dalam belajar bermakna. Oleh karena itu siswa hendaknya pandai

menyusun peta konsep untuk meyakinkan bahwa siswa telah belajar bermakna

dan tuntas.

        Langkah-langkah untuk menyusun peta konsep adalah sebagai berikut 24 :

1. Mengidentifikasi konsep dari suatu paragraf, laporan penelitian, dan lain-lain.
   24
     Joseph D. Novak, Op., Cit., hlm. 5
                                                                                     16




   2. Mengelompokkan (mengurutkan) konsep inklusif dan yang kurang inklusif.

   3. Menyusun dan menghubungkan konsep-konsep tersebut dalam suatu bagan,

       mulai dengan konsep yang paling inklusif di puncak ke konsep yang kurang

       inklusif (contoh-contoh di dasar peta konsep).

   4. Hubungan konsep-konsep dihubungkan dengan garis-garis penghubung

       disertai dengan kata-kata (penghubung).

            Manfaat membuat peta konsep dalam pembelajaran adalah sebagai

   berikut 25 :

   1. Menyelidiki apa yang telah diketahui oleh siswa,

   2. Dapat mempelajari cara belajar siswa,

   3. Dapat mengungkapkan konsep yang salah dari siswa,

   4. Sebagai alat maupu bahan evaluasi, yaitu: kesahihan hierarkhis, kaitan silang,

       dan contoh-contoh.

            Ada beberapa cara untuk mengajarkan bahan fisika dengan peta konsep,

   yaitu 26 :

   1. Guru menerangkan suatu bahan fisika dengan menggunakan peta konsep.

   2. Siswa yang membuat peta konsep dan guru membantu. Dalam cara ini siswa

       diminta oleh guru untuk membuat peta konsep dari bahan yang diajarkan

       secara bebas.

   3. Peta konsep digabungkan dengan metode yang lain.

       25
         R.W. Dahar, Op., Cit., hlm. 129
       26
         Paul Suparno, Metodologi Pembelajaran Fisika: Konstruktivistik dan Menyenangkan
(Yogyakarta: USD, 2007), hlm. 148-149
                                                                             17




       Berdasarkan cara membelajarkan fisika dengan peta konsep di atas, dalam

penelitian ini peneliti mencoba mengembangkan perangkat pembelajaran dengan

menggunakan cara yang kedua, yaitu siswa yang membuat peta konsep dari

materi pelajaran yang diajarkan secara mandiri sedangkan guru membantu dan

mengarahkan demi perbaikan peta konsep yang dibuat dan pemahaman konsep

dari siswa. Yang dimaksud peta konsep mandiri di sini adalah masing-masing

siswa membuat peta konsep sendiri (meskipun dalam satu kelompok) tanpa

bantuan dari guru.

       Sedangkan proses pelaksanaan pengembangan perangkat pembelajaran

fisika menggunakan peta konsep mandiri adalah sebagai berikut:

1. Guru menyiapkan perangkat pembelajaran fisika yang berupa lembar kerja

   dengan memberikan ruang kosong untuk membuat peta konsep.

2. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk mengerjakan lembar kerja.

3. Masing-masing siswa dalam kelompok diminta untuk membuat peta konsep

   dari materi yang diajarkan pada ruang yang telah disediakan.

4. Siswa diminta untuk menjelaskan hasil peta konsep yang telah dibuatnya.

5. Guru menanggapi dan memberikan perbaikan jika terjadi kekeliruan dalam

   pemahaman konsep.
                                                                                       18




G. Kajian Keilmuan

   1. Kinematika Partikel 27

             Kinematika partikel mempelajari gerak suatu partikel tanpa meninjau

   penyebab timbulnya gerak tersebut. Suatu benda dikatakan bergerak jika

   kedudukannya berubah terhadap titik acuannya. Titik-titik berurutan yang dilalui

   oleh suatu benda dinamakan lintasan.

   a. Jarak dan Perpindahan

                 Suatu benda dapat bergerak sekaligus diam tergantung acuan yang kita

      tentukan. Dalam fisika gerak bersifat relatif bergantung pada acuan yang

      dipilih. Sebagai contoh sebuah bola digulirkan pada sebuah bidang datar dan

      lurus. Posisi bola setiap saat diwakili oleh garis berskala yang disebut sumbu

      koordinat seperti pada gambar 2.1 berikut:




                                Gambar 2.1. Gerak pada satu sumbu koordinat

                 Andaikan ada sebuah bola digulirkan dari posisi O ke kanan menuju

      B, kemudian ke kiri menuju C melalui O. Di sini, perpindahan yang terjadi

      adalah O-C atau 3 satuan ke kiri sedangkan jarak yang ditempuh adalah O-B-

      O-C atau sama dengan 11 satuan. Jadi, panjang lintasan yang ditempuh

      disebut jarak, sedangkan perpindahan              diartikan sebagai perubahan posisi

      benda dari keadaan awal ke keadaan akhirnya.


      27
           D.L. Tobing, Op., Cit., hlm. 1-9
                                                                             19




b. Kelajuan Rata-rata dan Kecepatan Rata-rata

          Kelajuan rata-rata didefinisikan sebagai hasil bagi antara jarak total

   yang ditempuh dengan selang waktunya, secara matematis dirumuskan

   sebagai berikut:

                            jarak tempuh total
   Kelajuan rata - rata =                                                   (1)
                               selang waktu

          Sedangkan kecepatan rata-rata adalah hasil bagi perpindahan dan

   selang waktunya, secara matematis dirumuskan sebagai berikut:

                             parpindahan       r Δx x 2 − x1
   Kecepatan rata - rata =                atau v =    =                     (2)
                             selang waktu          Δt   t 2 − t1

   Keterangan:

   v = kecepatan rata-rata (m/s)

   Δ x = perpindahan (m)

   Δt = selang waktu (s)

c. Kelajuan Sesaat dan Kecepatan Sesaat

          Kecepatan sesaat adalah kecepatan benda pada saat tertentu(selang

   waktu mendekati nol) untuk gerak satu dimensi sepanjang sumbu-X,

   dinyatakan dengan:

   r         Δx dx
   v = lim      =                                                           (3)
       Δt →0 Δt   dt
                                                                                   20




2. Gerak Lurus Beraturan (GLB)

          Gerak lurus beraturan adalah gerak suatu benda dalam lintasan lurus

   dengan kecepatan tetap. Oleh karena kecepatan benda selalu tetap, maka besar

   perpindahan benda berbanding lurus dengan selang waktunya. Sebagaimana

   ditunjukkan grafik berikut:




                          Gambar 2.2. Grafik v - t untuk GLB.

          Dan      secara       matematis       dinyatakan v = v0 = kons tan ,   untuk

   mendapatkan sifat posisi adalah dengan mengintegralkan kecepatan tersebut,

   sehingga

           x = ∫ v dt = ∫ v0 dt = v0t + kons tan                                  (4)

   Kemudian persamaan posisi untuk kecepatan tetap adalah

           x = x0 + v0t                                                           (5)

          Di samping grafik v - t di atas, pada gerak lurus terdapat juga grafik s-

   t, yakni grafik yang menyatakan hubungan antara jarak tempuh (s) dan waktu

   tempuh (t) seperti pada gambar 2.3 berikut:
                                                                               21




                            Gambar 2.3. Grafik s- t untuk GLB

          Pada saat t = 0 s, jarak yang ditempuh oleh benda s = 0, pada saat t = 1

   s, jarak yang ditempuh oleh benda s = 2 m, pada saat t = 2 s, jarak s = 4 m,

   pada saat t = 3 s, jarak s = 6 s dan seterusnya. Berdasarkan hal ini dapat kita

   simpulkan bahwa benda yang diwakili oleh grafik s - t pada gambar di atas,

   bergerak dengan kecepatan tetap 2 m/s (Ingat, kecepatan adalah jarak dibagi

   waktu). Berdasarkan gambar 2.3 kita dapat meramalkan jarak yang ditempuh

   benda dalam waktu tertentu di luar waktu yang tertera pada grafik. Cobalah

   Anda lakukan hal itu dengan cara mengisi tabel di bawah ini!




              Gambar 2.4. Tabel Hubungan jarak (s) dan (t) pada GLB

   Kemudian untuk konversi satuan km/jam ke dalam m/s adalah: 1 km/jam =

   1000 m/3600 s.

3. Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

          Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak benda dalam

   lintasan garis lurus dengan percepatan tetap. Ciri utama GLBB adalah bahwa

   dari waktu ke waktu kecepatan benda berubah, semakin lama semakin cepat.
                                                                           22




Dengan kata lain gerak benda dipercepat. Namun demikian, GLBB juga dapat

berarti bahwa dari waktu ke waktu kecepatan benda berubah, semakin lambat

hingga akhirnya berhenti. Dalam hal ini benda mengalami perlambatan tetap.

Jadi perlambatan sama dengan percepatan negatif.

            Contoh sehari-hari GLBB adalah peristiwa jatuh bebas. Benda jatuh

dari ketinggian tertentu di atas. Semakin lama benda bergerak semakin cepat.

Perhatikanlah gambar 2.5 di bawah yang menyatakan hubungan antara

kecepatan (v) dan dan waktu (t) sebuah benda yang bergerak lurus berubah

beraturan dipercepat. Sebagaimana ditunjukkan grafik berikut:




                         Gambar 2.5 Grafik v - t untuk GLBB dipercepat.

Kecepatan pada suatu saat dari benda yang melakukan GLBB dirumuskan :

dv = a dt
    v2         t2
∫v1
         dv = ∫ a dt
              t1

atau                                                                      (6)
v2 − v1 = a (t2 − t1 )
sehingga
v2 = v1 + a (t2 − t1 )

Hubungan pergeseran x dengan t:
                                                                                        23




                                                                1
        x2 = x1 + ∫ [v1 + a (t2 − t1 )]dt = x1 + v1 (t2 − t1 ) + a (t2 − t1 )
                    t2                                                       2
                                                                                       (7)
                   t1                                           2

                Apabila t1=0, t2=t, v1 menjadi v0, v2 menjadi v, x1 menjadi x0, dan x2

                                                      1
       menjadi x, maka: v = v0 + at dan x = x0 + v0t + at 2                            (8)
                                                      2

       Keterangan :

        v = kecepatan pada suatu saat (m/s)

        v0 = kecepatan awal (m/s)

                               2
       a = percepatan (m/s )

       t = selang waktu (t)


H. Penelitian yang Relevan

            Pengembangan perangkat pembelajaran dengan menggunakan metode

   peta konsep mandiri dalam pembelajaran fisika merupakan salah satu upaya untuk

   meningkatkan gairah atau membangkitkan minat belajar siswa dan untuk

   meningkatkan prestasi belajar siswa. Dalam artikel Joseph D. Novak yang

   berjudul ”Introduction to Concept Mapping”, dia menyatakan bahwa peta konsep

   bagus untuk membelajarkan IPA. Sebab peta konsep dapat membantu kita untuk

   mengidentifikasi, memahami, dan mengorganisasi konsep-konsep IPA dan peta

   konsep dapat membantu pengajar untuk membelajarkan materi pelajaran serta

   dapat membantu siswa untuk belajar lebih bermakna 28 . Selain itu, dalam artikel


       28
            Joseph D. Novak, Introduction to Concept Mapping, University Parkway Pensacola,
Florida, dalam rubrik pendidikan pada situs www.docstoc.com
                                                                                           24




    Nor Hayati bt. Hj. Alwi dari Universiti Putra Malaysia yang berjudul ”Peta

    Konsep Alat Menyusun Isi Kandungan Pengajaran Secara Bermakna”

    menyatakan bahwa peta konsep untuk mengeluarkan isi kandungan pengajaran

    daripada pelbagai sumber ilmu dan menyusunkannya kembali dengan susunan

    yang boleh difahami oleh pelajar 29 .

             Berdasarkan hasil penelitian Yustini Yusuf dan kawan-kawan dalam

    laporan PTK yang berjudul, ”Upaya Peningkatan Aktifitas dan Hasil Belajar

    Biologi melalui Penggunaan Peta Konsep pada Siswa Kelas II4 SMPN 2

    Pekanbaru TA 2004/2005” menyatakan bahwa peta konsep dapat meningkatkan

    hasil belajar (prestasi) siswa dan rata-rata ketuntasan belajar siswa mengalami

    peningkatan 30 . Selanjutnya, dari hasil penelitian Maksum yang berjudul

    "Implementasi Teori Ausubel dengan Peta Konsep pada Pokok Bahasan Gerak

    Lurus sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Fisika di SMA

    Kolombo". Penelitian ini untuk mengetahui minat siswa terhadap pelajaran fisika

    dan prestasi belajar fisika. Hasilnya menunjukkan bahwa pembelajaran fisika

    menggunakan peta konsep dapat meningkatkan prestasi belajar dan mendapat

    respon yang positif dari siswa 31 .


        29
            Nor Hayati bt. Hj. Alwi, Peta Konsep Alat Menyusun Isi Kandungan Pengajaran Secara
Bermakna, dalam Jurnal Pendidikan Jilid 27 pada rubrik Masalah Pendidikan. Universiti Putra
Malaysia.
         30
            Yustini Yusuf. dkk, Upaya Peningkatan Aktifitas dan Hasil Belajar Biologi melalui
Penggunaan Peta Konsep pada Siswa Kelas II4 SMPN 2 Pekanbaru TA 2004/2005. Jurnal Biogenesis
Vol. 2(2), 2006.
         31
            Maksum, Implementasi Teori Ausubel dengan Peta Konsep pada Pokok Bahasan Gerak
Lurus sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Fisika di SMA Kolombo, (UIN Sunan
Kalijaga, Yogyakarta. 2007)
                                            BAB III

                             METODOLOGI PENELITIAN


A. Desain Penelitian

             Penelitian ini berjudul “Penggunaan Peta Konsep Mandiri dalam

    Membangkitkan Minat dan Meningkatkan Prestasi Belajar Fisika Siswa Kelas

    X.D SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta” merupakan penelitian pengembangan

    (development research) dengan mengembangkan model instruksional (perangkat)

    pembelajaran. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 4D

    (Four–D Models). Model 4D ini terdiri dari tahap pendefinisian (difine), tahap

    perancangan       (design),     tahap     pengembangan         (develop)      dan     tahap

    pendisseminasian (disseminate) 32 . Setiap tahapan dalam model 4D tersebut

    mengacu pada model desain pengembangan instruksional menurut IDI

    (Instructional    Development       Institute).   Keempat      tahapan     tersebut   dapat

    diperlihatkan dalam bagan berikut 33 :




        32
            Savasailam Thiagarajan, Doroty S. Semmel, Melvyn I Semmel, Instructional Development
for Training Teachers of Exceptional Children, (Indiana University, Minnepolis, 1974), hlm. 5
         33
            Harjanto, Perencanaan Pengajaran (Jakarta: Rineka Cipta, 1997), hlm. 131


                                               25
                                                                                         26




                                      Tahap Pendefinisian
                                           (define)



                                       Tahap Perancangan
                                            (design)



                                      Tahap Pengembangan
                                           (develop)




              Uji Coba I                    Uji Coba II                   Uji Coba III


               Evaluasi                      Evaluasi                       Evaluasi



                                     Hasil yang dilaporkan


                 Gambar 3.1. Diagram Alur Pengembangan Perangkat Pembelajaran 34 ...

Deskripsi tiap tahap pengembangan adalah sebagai berikut:

1. Tahap Pendefinisian (Define)

   a. Pra Survei

                   Tujuan dari tahap pendefinisian ini adalah menetapkan dan

          mendefinisikan kebutuhan-kebutuhan dalam penelitian yang dilakukan

          melalui tahap pengungkapan need assessment (perkiraan kebutuhan)

          dengan kondisi awal yang sudah ada. Pengungkapan perkiraan kebutuhan

   34
        Ibid, hlm. 131
                                                                         27




dalam pengembangan metode peta konsep mandiri mata pelajaran fisika

diperoleh melalui:

1) Hasil angket tentang gaya belajar siswa dan gaya mengajar guru fisika

   kelas X.D di SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta.

2) Hasil angket terbuka tentang asal sekolah, pelajaran yang disukai, dan

   nilai ujian IPA.

3) Dokumen nilai ulangan harian siswa kelas X.D SMA Muhammadiyah

   7 Yogyakarta sebelum diimplikasikannya penggunaan peta konsep

   mandiri.

4) Observasi terhadap guru dan minat belajar siswa di kelas X.D SMA

   Muhammadiyah 7 Yogyakarta.

       Berdasarkan pengungkapan perkiraan kebutuhan di atas, tahap

pendefinisian menetapkan bahwa:

1) Keadaan pembelajaran yang diharapkan melalui penelitian ini adalah

   bangkitnya minat belajar fisika dan meningkatnya prestasi belajar

   siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan peta konsep mandiri

   pada    mata      pelajaran   fisika   (pokok   bahasan   gerak   lurus).

   Pengembangan perangkat pembelajaran ini, diharapkan dapat memberi

   masukan perbaikan (review) bagi guru dalam proses pembelajaran di

   dalam kelas.
                                                                    28




2) Keadaan pembelajaran yang nyata terjadi di lapangan menunjukkan

   bahwa dalam pembelajaran guru menyampaikan materi dengan

   ceramah dan belum mengkolaborasikan dengan metode yang lain serta

   belum memvisualisasikan materi dalam bentuk bagan yang mudah

   diingat oleh siswa. Siswa hanya menyimak, mencatat, dan belum

   dilatih untuk mengerjakan latihan soal serta siswa banyak yang belum

   bisa menangkap inti penjelasan materi fisika dari guru. Pembelajaran

   fisika semacam ini secara umum membuat siswa merasa bosan dan

   fisika terasa sulit.

3) Perbedaan dari kedua keadaan di atas adalah terletak pada aspek

   ketertarikan (minat) siswa dalam belajar fisika dan penggunaan

   metode pembelajaran guru dalam proses pembelajaran yang kurang

   variatif. Sehingga prioritas kebutuhan yang diperlukan dalam

   penelitian ini adalah mengembangkan perangkat pembelajaran

   menggunakan peta konsep mandiri di kelas dengan memperhatikan

   aspek minat dan hasil belajar (prestasi) siswa.

4) Kemudian, munculah suatu masalah untuk memenuhi prioritas

   kebutuhan di atas, yaitu bagaimanakah pengembangan perangkat

   pembelajaran       menggunakan     peta    konsep   mandiri   dalam

   membangkitkan minat dan meningkatkan prestasi belajar fisika siswa?

   Berdasarkan proses pengembangan ini nantinya diharapkan dapat
                                                                                29




           digunakan sebagai masukan (evaluasi) setelah diimplikasikannya

           metode tersebut.

b. Analisis Latar (Setting Analyze)

       Ada 3 hal yang perlu diperhitungkan pada langkah ini, yaitu 35 :

       1) Karakteristik Siswa

                      Tujuan   mengetahui    karakteristik   siswa   adalah   untuk

           mengetahui apakah siswa akan mampu mencapai ketuntasan

           belajarnya atau tidak dan untuk mengetahui hal-hal yang dapat

           mendukung dan menghambat bangkitnya minat dan prestasi

           belajarnya. Hal-hal yang perlu diketahui karakteristiknya adalah

           sebagai berikut:

           a) Faktor-faktor Akademis

           b) Faktor-faktor Sosial

       2) Kondisi

                      Kondisi yang perlu diidentifikasikan adalah berkaitan dengan

           kondisi pembelajaran, mengenai segala kondisi yang mungkin

           menghambat dan hendaknya ditanggulangi pada pembelajaran.

           Menurut pendapat Dunn, kondisi pembelajaran yang perlu di ungkap

           antara lain:

           a) Lingkungan Fisik (Physical Environment)

           b) Lingkungan Emosional (Emotional Environment)
35
     Ibid, hlm. 133
                                                                         30




         c) Lingkungan Sosiologis (Sociological Environment)

         d) Kondisi Fisiologis Siswa (Student’s Own Physiological Make-Up)

      3) Sumber-sumber maupun perangkat yang relevan

                Sumber-sumber yang ada dapat diidentifikasikan baik bersifat

         human maupun non human.

         1) Sumber Human (siswa)

                    Dalam penelitian ini, digunakan metode peta konsep

             mandiri. Diharapkan dengan metode ini dapat membangkitkan

             minat siswa dalam mememahami materi pelajaran fisika bab gerak

             lurus serta mempermudah siswa dalam belajar. Sehingga prestasi

             yang diharapkan dapat tercapai dengan baik.

         2) Sumber Non Human (perangkat pembelajaran)

                    Siswa dalam pembelajaran fisika ini menggunakan buku

             paket, LKS, dan buku penunjang lain serta penggunaan media

             pembelajaran untuk memperjelas penyampaian materi pelajaran

             dan sebagai pendukung terlaksananya penggunaan metode peta

             konsep mandiri.


2. Tahap Perencanaan (Design)

         Tujuan pada tahap ini adalah untuk mendapatkan suatu bentuk

   perangkat pembelajaran yang sesuai. Tahap ini di awali dengan disusunnya
                                                                            31




serangkaian indikator yang hendak dicapai terlebih dahulu. Dan beberapa hal

yang dilakukan dalam tahap perancangan adalah:

a. Menentukan materi pembelajaran.

b. Memilih media yang tepat untuk menyampaikan isi serta tujuan

    pembelajaran dengan pemilihan metode serta media yang disesuaikan

    dengan isi pembelajaran dan faktor kemudahan di dalam penyediaan

    peralatan yang diperlukan.

 c. Langkah selanjutnya adalah penentuan metode yang sesuai dengan materi

    pembelajaran yaitu penggunaan peta konsep mandiri dengan langkah-

    langkah sebagai berikut:

    1) Guru menjelaskan metode pembelajaran yang digunakan dalam

       mempelajari materi gerak lurus yaitu metode peta konsep mandiri.

    2) Guru   memberikan       penjelasan   tentang      gerak   lurus   dengan

        menggunakan peta konsep.

    3) Guru memberikan contoh soal sebagai latihan untuk siswa.

    4) Guru meminta setiap kelompok untuk melakukan diskusi dalam

        mengerjakan LKS yang telah terbagi dalam 4 kelompok.

    5) Guru dan siswa membahas hasil diskusi.

    6) Siswa merangkum materi disertai dengan membuat peta konsep.

           Rencana    pembelajaran     yang     dibuat     disesuaikan   antara

    penggunaan metode peta konsep mandiri dengan materi pelajaran gerak
                                                                               32




       lurus yaitu 3 kali pertemuan dengan setiap pertemuan adalah 2 x 45

       menit.

   d. Langkah terakhir dari tahap ini adalah diperoleh suatu rancangan proses

       awal. Proses perancangan awal dilakukan dengan pembuatan rancangan

       format perangkat pembelajaran yang di inginkan disertai konsultasi yang

       intensif dengan dosen pembimbing.


3. Tahap Pengembangan (Develop)

          Langkah-langkah yang dilalui pada tahap pengembangan ini meliputi:

   a. Identifikasi Kompetensi Dasar dan Indikator Hasil Belajar

                Kompetensi dasar dan indikator hasil belajar merupakan unsur-

      unsur yang terdapat pada rencana pelaksanaan pembelajaran. Kompetensi

      dasar merupakan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai oleh suatu

      mata pelajaran, dimana ketuntasan belajarnya dapat diukur dari

      ketercapaian indikator hasil belajar yang telah ditentukan sebelumnya.

   b. Menentukan Metode Pembelajaran

                Kualitas kompetensi yang tinggi perlu mempertimbangkan

      keselarasan     metode,   strategi,   dan   teknik   pembelajaran.   Untuk

      mencapainya perlu menekankan proses pembelajaran yang memusatkan

      pada siswa. Metode peta konsep mandiri merupakan metode pembelajaran

      yang kiranya dapat membuat siswa dapat menemukan konsep yang

      dipelajari dengan variasi metode yang dikemas secara menarik.
                                                                          33




c. Membuat Perangkat Pembelajaran

           Metode pembelajaran sangat mempengaruhi kinerja guru dan

   siswa untuk mencapai indikator keberhasilan belajar. Penyusunan

   peangkat pembelajaran berupa rencana pelaksanaan pembelajaran dan

   lembar kerja siswa disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku di

   sekolah. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan metode

   peta konsep mandiri ini menyesuaikan materi pelajaran dari uji coba I, II,

   dan III, di mana metode tersebut disusun dalam rencana pembelajaran.

   Adapun metode yang digunakan dalam setiap uji coba adalah metode peta

   konsep mandiri.

d. Uji coba perangkat

           Tahap ini bertujuan mengujicobakan perangkat pembelajaran pada

   subyek penelitian. Tujuan dari uji coba ini adalah untuk mendapatkan

   data-data yang diperlukan untuk memperbaiki proses pembelajaran

   dengan mengembangkan metode peta konsep mandiri dan untuk

   memperoleh masukan perbaikan perangkat pembelajaran atau evaluasi.

e. Analisis hasil

           Berdasarkan pengamatan terhadap masing-masing pelaksanaan uji

   coba, diperoleh data tentang hasil pengamatan berupa catatan-catatan dan

   lembar angket minat belajar siswa. Data-data tersebut selanjutnya

   dianalisis secara tringulasi.
                                                                                      34




   4. Tahap penyebarluasan (Disseminate)

             Pada tahap penyebarluasan (disseminate) adalah mengujicobakan

      perangkat penelitian ke subyek yang lebih luas. Akan tetapi dalam penelitian

      ini tidak dilakukan karena mengacu pada batasan masalah dalam penelitian ini

      dan agar penelitian lebih efektif dan efisian.


B. Subyek Penelitian

         Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X.D di SMA Muhammadiyah 7

   Yogyakarta sebanyak 22 siswa.


C. Tempat dan Waktu Penelitian

         Penelitian ini dilaksanakan di kampus II SMA Muhammadiyah 7

   Yogyakarta yang beralamat di Jl. Kapten Piere Tendean no. 41 tepatnya di Gg.

   Ontoseno. Serta penelitian ini dilaksanakan pada semester gasal tahun ajaran

   2009/2010.


D. Instrumen Penelitian

   1. Perangkat Pembelajaran

             Perangkat     pembelajaran    dalam       penelitian   ini   yakni   rencana

      pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan lembar kerja siswa (LKS). Pembuatan

      rencana pelaksanaan pembelajaran dimaksudkan untuk membuat acuan

      persiapan atau sebagai panduan guru dalam mengajar di kelas agar lebih

      optimal, efektif dan efisien. Dalam RPP terdapat beberapa komponen yaitu
                                                                                            35




        standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator pencapaian, media

        pembelajaran, dan skenario pembelajaran. Sedangkan dalam LKS berisikan

        sedikit latihan soal dan peta konsep kosong yang nantinya untuk diisi oleh

        siswa.

    2. Lembar Angket

                 Angket atau kuisioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang

        digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam artian laporan

        tentang pribadinya atau hal-hal yang ia ketahui 36 . Angket atau kuisioner

        (questionaire) merupakan suatu teknik atau cara pengumpulan data secara

        tidak    langsung    (penelitian    tidak   langsung     bertanya    jawab     dengan

        responden) 37 . Melainkan angket yang dimaksud adalah jenis inventori yakni

        responden memberi jawaban dengan memberi tanda check (√), lingkaran atau

        tanda lain yang berupa jawaban-jawaban singkat.

    3. Lembar saol pre-test dan post-test

                 Test ini dilakukan di awal dan di akhir pembelajaran yang dibuat oleh

        peneliti yang disesuaikan dengan indikator yang telah ditentukan. Test ini

        dilakukan untuk mengetahui hasil belajar siswa di lihat dari segi kognitif

        siswa     terhadap konsep yang dipelajari. Aspek yang diukur meliputi:

        pengetahuan (C1), pemahaman (C2), dan penerapan (C3).


        36
            Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan:Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D
(Bandung: Alfabeta. 2008), hlm. 142
         37
            Nana Syaodih Sukmadinata, Metode Penelitian Pendidikan( Bandung: Rosdakarya. 2007),
hlm. 219
                                                                                                36




E. Teknik Pengumpulan Data

                 Pengumpulan data merupakan suatu keniscayaan dalam penelitian.

    Sementara         penelitian   dilakukan   pengumpulan        data    pun    dilaksanakan.

    Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui:

    1. Pre-test dan post-test

                    Test dilakukan untuk memperoleh data tentang hasil belajar (prestasi)

        siswa. Teknik ini dilakukan di awal dan di akhir uji coba (pembelajaran). Test

        ini digunakan untuk mengetahui hasil belajar kognitif siswa terhadap konsep

        yang telah dipelajari. Aspek yang diukur meliputi: pengetahuan (C1),

        pemahaman (C2), dan penerapan (C3).

    2. Angket (inventori) minat belajar fisika siswa

                    Angket digunakan untuk mengetahui ketertarikan (minat belajar)

        siswa dalam mengikuti pembelajaran fisika. Adapun instrumen pengumpulan

        data dilakukan dengan menggunakan angket (inventori atau check list) dengan

        skala Likert dalam bentuk checklist 38 , di mana responden memberikan tanda

        checklist (√) ke dalam kolom jawaban yang disediakan. Sedangkan alternatif

        jawaban yang disediakan terdiri dari skor:

             1    = apabila tidak setuju

             2    = apabila kurang setuju

             3    = apabila ragu-ragu


        38
         Suharsimi Arikunto, Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, cetakan VIII (Jakarta: P.T Bumi
Aksara. 2008), hlm. 108
                                                                                                 37




               4    = apabila setuju

               5 = apabila sangat setuju


F. Teknik Analisis Data

                   Dari data-data yang diperoleh, selanjutnya dianalisis secara kualitatif dan

    kuantitatif.

    1. Hasil angket minat belajar siswa

                      Teknik ini digunakan untuk menganalisis hasil angket minat belajar

          siswa setelah dilakukan perhitungan dengan rumus distribusi frekuensi relatif

          berikut 39 :

                            f
                       P=     × 100%
                            N

                      Dengan:

                      f       = frekuensi nilai yang sedang dicari persentasenya;

                      N       = Number of Case (jumlah frekuensi/banyaknya individu);

                      P       = angka persentase.

                      Instrumen terdiri atas 20 butir pernyataan, di mana tiap butir disiapkan

          5 interval jawaban. Jawaban terendah diberi skor 1 dan jawaban tertinggi

          diberi 5, maka akan diperoleh jumlah skor untuk tiap jawaban serendah-

          rendahnya 20 dan setinggi-tingginya 100 40 . Dalam mengidentifikasi


          39
            Anas Sudjono, Pengantar Statistik Pendidikan (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. 2006),
hlm. 43
          40
          Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek, (Jakarta: Rineka
Cipta, 1993), hlm. 139
                                                                                               38




           kecenderungan minat belajar fisika siswa kelas X.D SMA Muhammadiyah 7

           Yogyakarta, peneliti menggunakan 4 kategori minat belajar fisika yaitu: minat

           belajar rendah, minat belajar kurang, minat belajar cukup, dan minat belajar

           tinggi 41 . Sebagaimana yang ditunjukkan dalam bagan berikut:


                rendah              kurang                 cukup                   tinggi



 20                      40                     60                     80                   100

                                  Gambar 3.2. Bagan kategori minat belajar siswa

           Keterangan :

           81 – 100           = minat belajar siswa tinggi;

           61 – 80            = minat belajar siswa cukup tinggi;

           41 – 60            = minat belajar siswa kurang;

           20 – 40            = minat belajar siswa rendah.

      2. Hasil pre-test dan post-test

                     Penilaian hasil belajar (prestasi) siswa diketahui dari hasil pre-test dan

           post-test. Peningkatannya dilihat dari perbedaan atau selisih antara rerata post-

           test uji coba II lebih besar dari rerata post-test uji coba I dan antara rerata

           post-test uji coba III lebih besar dari rerata post-test uji coba II. Kemudian

           prestasi belajar siswa pada uji coba I, uji coba II, dan uji coba III

           dibandingkan.


           41
             Nana Sudjana dan Ibrahim, Penilaian Pendidikan, (Bandung: Sinar Baru Algesindo, 2007)
hlm. 106
                                                                                        39




G. Validitas dan Reliabilitas Instrumen

            Instrumen penelitian yang baik harus memenuhi dua persyaratan penting

   yaitu sahih (valid) dan handal (reliabel), sehingga instrumen tersebut dapat

   digunakan untuk memperoleh data yang tepat dan dapat dipercaya. Oleh karena

   itu, perlu dilakukan uji kesahihan (validitas) dan kehandalan (reliabilitas)

   instrumen.

       a. Uji Validitas Instrumen

                Uji validitas dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan

       bantuan tenaga ahli dan software SPSS 13. Bantuan ahli, yakni dosen

       pembimbing, diperlukan untuk melihat validitas isi dari materi pembelajaran.

       Seluruh instrumen dilihat valid atau tidaknya sebagai alat penilaian hasil

       belajar siswa. Selain validitas isi, validitas item juga harus diketahui. Sebuah

       item memiliki validitas yang tinggi jika skor pada item mempunyai

       kesejajaran dengan skor total.

       b. Uji Reliabilitas Instrumen

                Suatu instrumen dikatakan mempunyai taraf kehandalan atau

       kepercayaan (reliabilitas) yang tinggi jika test tersebut dapat memberikan

       hasil yang tetap. Pengujian reabilitas instrumen dilakukan dengan teknik

       belah dua (split-half method) dengan rumus Spearman-Brown sebagai

       berikut 42 :


       42
         Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan:Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D
(Bandung: Alfabeta. 2008), hlm. 131
                                                                                 40




                    2r b
           ri =
                  (1 + rb )

      ri      = reliabilitas instrument secara keseluruhan;

      rb      =      = korelasi produck moment antara separoh test belahan I dengan

      separoh test belahan II dari test tersebut.

              Langkah selanjutnya adalah mengkonsultasikan harga tersebut dengan

      tabel r product moment. Dari tabel diketahui bahwa dengan N = 10 , harga

      rt(5%) = 0,632 dan rt(1%) = 0,765.


H. Indikator Keberhasilan

   1. Bangkitnya (meningkatnya) minat belajar siswa pada akhir pembelajaran yang

     ditandai dengan adanya peningkatan hasil penilaian angket di setiap uji coba

     dan dibandingkan dengan hasil pra survey.

   2. Meningkatnya prestasi belajar siswa yang ditandai dengan meningkatnya hasil

     pre-test dan post-test di setiap uji coba serta dibandingkan dengan nilai

     ulangan bab sebelumnya.

   3. Adanya selisih (peningkatan) dari post-test uji coba 1 ke post-test uji coba 2

     dan dari post-test uji coba 2 ke post-test uji coba 3.
                                    BAB IV

               HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN


A. Hasil Penelitian

   1. Tahap Pendefinisian (define)

      a. Pra Survei

                 Data pra survey diperoleh dari hasil angket gaya belajar siswa

          kelas X.D serta gaya mengajar guru fisika kelas X SMA

          Muhammadiyah 7 Yogyakarta pada semester gasal TA. 2009/2010,

          angket terbuka untuk mengetahui minat siswa terhadap pelajaran

          fisika, dan pengamatan terhadap minat belajar fisika siswa serta

          pengamatan terhadap berbagai ketrampilan guru dalam membelajarkan

          fisika di kelas X.D SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta. Selain data

          pra survei di atas, terdapat data nilai ulangan harian fisika yang

          diperoleh dari data sebelum diimplikasikannya penggunaan peta

          konsep mandiri.

                 Gambaran umum tentang kondisi pembelajaran fisika di kelas

          X.D SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta pada semester gasal TA.

          2009/2010 adalah sebagai berikut :

          1) Perangkat Pembelajaran

                      Perangkat pembelajaran yang digunakan adalah silabus

             serta rencana pelaksanaan pembelajaran dengan menyesuaikan

             kurikulum      yang   telah    disusun   oleh   tim   guru   di   SMA

             Muhammadiyah 7 Yogyakarta. Perangkat pembelajaran ini telah


                                       41
                                                                         42




   disyahkan oleh Kepala Sekolah               SMA      Muhammadiyah      7

   Yogyakarta.

2) Proses Pembelajaran

          Data       hasil   pra    survei   proses    pembelajaran   fisika

   dijabarkankan sebagai berikut :

   -   Hasil angket tentang gaya belajar siswa dan gaya mengajar

       guru fisika

              Dari angket yang terdiri dari 3 poin yakni pernyataan

       visual 10 pernyataan, pernyataan audio 10 pernyataan, dan

       pernyataan kinestetik 10 pernyataan diperoleh bahwa, gaya

       belajar siswa dan gaya mengajar guru adalah visual.

   -   Hasil angket terbuka tentang pelajaran yang disukai

              Hasil angket terbuka ini menyatakan bahwa dari 20

       siswa pengisi angket, hanya 2 anak atau hanya 10% yang

       menyukai pelajaran fisika. Ini berarti minat belajar fisika siswa

       kelas X.D SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta masih termasuk

       dalam kategori rendah.

   -   Dokumen          nilai      ulangan    harian      siswa   sebelum

       diimplikasikannya penggunaan peta konsep mandiri

              Nilai rata-rata siswa untuk ulangan fisika bab 1

       (sebelum diimplikasikannya penggunaan peta konsep mandiri)

       adalah 5,6 dengan rincian sebagai berikut: siswa yang

       mendapat nilai 7,0 (2 siswa) adalah nilai tertinggi, 6,5 (3
                                                                           43




           siswa), 6,0 (6 siswa), 5,5 (3 siswa), 5,0 (6 siswa), 4,5 (1 siswa)

           dan nilai terendah 4,0 (2 siswa) adalah nilai terendah siswa.

b. Analisis Latar (Setting Analyze)

  1) Karakteristik Siswa

              Karakteristik siswa kelas X.D SMA Muhammadiyah 7

      Yogyakarta TA. 2009/2010 dapat dijabarkankan sebagai berikut:

      a) Faktor-faktor Akademis

      No.                      Keadaan Siswa Kelas X.D

      1.     Jumlah siswa terdiri dari 22 siswa.

      2.     Rata-rata siswa berasal dari SMP (Sekolah Menengah

             Pertama).

      3.     Nilai rata-rata ulangan fisika bab 1 adalah 5,6 dengan

             rincian sebagai berikut: siswa yang mendapat nilai 7,0 (2

             siswa) adalah nilai tertinggi, 6,5 (3 siswa), 6,0 (6 siswa),

             5,5 (3 siswa), 5,0 (6 siswa), 4,5 (1 siswa) dan nilai terendah

             4,0 (2 siswa) adalah nilai terendah.



      b) Faktor-faktor Sosial

      No.                      Keadaan Siswa Kelas X.D

      1.      Secara fisik tidak ada yang memiliki cacat, namun jika

              dilihat secara mental terdapat satu siswa yang terlihat

              kurang.
                                                                     44




   2.     Hubungan antar siswa tergolong cukup baik terlihat

          keakraban yang terlihat dan tidak membeda-bedakan

          teman.

   3.     Minat siswa masih rendah, hal ini dapat diketahui dari hasil

          angket terbuka pada pra survei serta terlihat dalam proses

          pembelajaran banyak siswa yang kurang memperhatikan

          penjelasan guru dan sebagian kecil saja yang mencatat.



2) Kondisi Siswa

           Kondisi pembelajaran yang terungkap pada saat penelitian

   adalah sebagai berikut:

   a) Lingkungan Fisik (Physical Environment)

        Suasana di kelas X.D memiliki lingkungan fisik yang cukup

        bagus karena ruang kelas terletak di lantai 2 dalam gedung

        yang nyaman, lebar, cukup cahaya dan sirkulasi udara

        tergolong bagus. Serta penataan tempat duduk sudah bagus

        sebab   siswa   dapat   dikelompokkan     dengan   tertib   saat

        pembelajaran berlangsung.

   b) Lingkungan Emosional (Emotional Environment)

        Lingkungan emosional yang teramati dalam penelitian adalah

        kurangnya perhatian (ketertarikan) siswa terhadap proses

        (kegiatan) pembelajaran fisika. Hal ini mengindikasikan minat

        terhadap pelajaran fisika masih rendah.
                                                                 45




   c) Lingkungan Sosiologis (Sociological Environment)

      Lingkungan sosiologis kelas X.D menunjukkan kebiasaan

      belajar fisika yang kurang mandiri. Sebagian besar siswa masih

      tergantung kepada guru namun ada siswa tertentu yang lebih

      pandai dan cepat tanggap.

   d) Kondisi Fisiologis Siswa (Student’s Own Physiological Make-

      Up)

      Mobilitas siswa cenderung menunjukkan kurang tertarik dalam

      belajar fisika, hanya beberapa siswa yang menunjukkan

      ketertarikan dalam pembelajaran. Kebanyakan siswa lebih

      memilih diam atau bahkan mengobrol dengan teman yang lain

      dan tidak mengajukan pertanyaan, padahal kebanyakan dari

      mereka belum paham.

3) Sumber maupun perangkat yang relevan

   a) Sumber Human (siswa)

      Dalam penelitian ini, siswa kelas X.D SMA Muhammadiyah 7

      Yogyakarta adalah sebagai subyek penelitian.

   b) Sumber Non Human (perangkat pembelajaran)

      Siswa dalam pembelajaran fisika ini menggunakan buku paket,

      LKS, dan buku penunjang lain serta penggunaan media

      pembelajaran    untuk   memperjelas    penyampaian     materi

      pelajaran dan sebagai pendukung terlaksananya pembelajaran

      menggunakan peta konsep mandiri.
                                                                         46




1. Tahap Perancangan (design)

         Setelah mengungkapkan perkiraan kebutuhan di atas, selanjutnya

   dilakukan perancangan. Secara garis besar tahapan ini dilakukan dengan

   cara mengkaji beberapa sumber pustaka yang terkait dengan petunjuk

   teknis dan petunjuk pelaksanaan pengembangan perangkat pembelajaran.

   Perancangan pegembangan perangkat pembelajaran meliputi:

   a. Menentukan Materi Pembelajaran

      Setelah melakukan diskusi dan koordinasi dengan guru mata pelajaran,

      disepakati bahwa materi yang akan disampaikan dengan menggunakan

      peta konsep mandiri adalah sub pokok bahasan kinematika gerak lurus.

      Materi ini dipilih berdasarkan pertimbangan waktu, perancangan dan

      jadwal pelajaran di sekolah.

   b. Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

      Langkah pertama dalam menyusun RPP adalah menggali informasi

      dari silabus. Tujuannya adalah untuk mengetahui standar kompetensi,

      kompetensi dasar dan indikator keberhasilan pembelajaran, serta

      beberapa hal penting lain yang terkait dengan pembelajaran. Proses

      selanjutnya adalah mengembangkan indikator keberhasilan. Indikator

      dibuat   lebih   sespesifik    yang   bertujuan   untuk   mempermudah

      pencapaian target. Setelah pengembangan indikator selesai, kemudian

      membuat instrumen evaluasi pembelajaran yaitu berupa soal (test).

      Soal dibuat dengan mengacu pada kisi-kisi soal yang telah dibuat

      sebelumnya.
                                                                          47




   c. Membuat Lembar Kerja Siswa

      LKS berfungsi untuk memperdalam pemahaman materi. Di dalamnya

      memuat bahan diskusi berupa soal latihan dan peta konsep yang

      berupa bagan kosong. LKS pada setiap uji coba dibuat berbeda

      mengingat dalam setiap uji coba memiliki indikator pembelajaran yang

      berbeda.

   d. Membuat dan Menyiapkan Lembar Angket

      Lembar angket dibuat untuk memperoleh data perkembangan minat

      belajar fisika siswa selama uji coba dilaksanakan. Lembar angket ini

      mengacu pada metode pembelajaran yang diujicobakan.


2. Tahap Pengembangan (develop)

   a. Hasil uji coba I

      1) Angket minat belajar siswa

                 Data hasil penyebaran angket minat belajar fisika siswa

          setelah proses pembelajaran dengan mengembangkan perangkat

          pembelajaran menggunakan peta konsep mandiri pada uji coba I

          dapat dilihat pada lampiran. Dari data tersebut diperlihatkan bahwa

          skor minat belajar terendah adalah 52 (kategori rendah) sebanyak 1

          siswa dan skor tertinggi adalah 93 (kategori tinggi) sebanyak 1

          siswa dari 22 siswa yang mengikuti pembelajaran. Dari

          perhitungan diperoleh rerata skor sebesar 75,09 yang masuk dalam

          kategori cukup berminat.
                                                                     48




   Tabel 4.1. Persentase kategori minat belajar siswa pada uji coba I

    No.   Skor      Kategori Minat     Frekuensi Persentase (%)
    1     81 - 100 Tinggi                     8           36.36
    2     61 - 80 Cukup                      13           59.09
    3     41 - 60 Kurang                      1             4.55
    4     20 - 40 Rendah                      0                0
                 Jumlah                      22              100


           Tabel 4.1 tersebut memperlihatkan bahwa persentase siswa

   kategori minat belajar kurang sebesar 4,55% (1 siswa), kategori

   minat belajar cukup sebesar 59,09% (13 siswa), dan untuk kategori

   minat belajar tinggi sebesar 36,36% (8 siswa). Hal ini dapat

   disimpulkan bahwa hasil angket minat belajar siswa pada uji coba I

   sudah masuk pada kategori cukup berminat.

2) Prestasi belajar siswa

           Hasil evaluasi pembelajaran dapat dilihat dari hasil post-

   test untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan dan pemahaman

   siswa tentang materi pelajaran yang telah dipelajari. Hasil post-test

   dibandingkan dengan hasil pre-test. Mengacu pada nilai standar

   sekolah, bahwa nilai 6 adalah angka keberhasilan pembelajaran.

   Maka jika siswa mendapat nilai 6, siswa dianggap telah mencapai

   keberhasilan pembelajaran.

   a) Hasil pre-test

               Hasil pre-test uji coba I yang ditunjukkan dengan angka

       persentase keberhasilan pembelajaran pada uji coba I disajikan

       dalam tabel berikut:
                                                             49




   Tabel 4.2. Data hasil pre-test pada uji coba I

    No. Nilai (x) Frekuensi(f) fx   Persentase (%)
    1           4            9   36          40.91
    2           5            9   45          40.91
    3           6            3   18          13.64
    4           7            1    7           4.54
    Jumlah                 22 106              100


           Tabel tersebut memperlihatkan bahwa siswa yang

   mendapat nilai 4 sebesar 40,91% (9 siswa) yang merupakan

   nilai terendah, 5 sebesar 40,91% (9 siswa), 6 sebesar 13,64%

   (3 siswa), dan 7 sebesar 4,54% (1 siswa) yang merupakan nilai

   tertinggi. Persentase keberhasilan pembelajaran siswa sebesar

   18,18% (4 siswa yang memperoleh nilai 6 ke atas), ini

   menunjukkan bahwa prestasi siswa masih rendah. Hal tersebut

   mungkin disebabkan karena siswa belum melakukan persiapan

   pembelajaran yang cukup. Kemudian hasil pre-test ini

   dijadikan sebagai acuan dalam mengembangkan perangkat

   pembelajaran dengan menggunakan peta konsep mandiri.

b) Hasil post-test

           Untuk soal pre-test dan post-test dibuat sama. Hasil

   post-test ditunjukkan dengan angka persentase keberhasilan

   pembelajaran pada uji coba I yang disajikan dalam tabel

   sebagai berikut:
                                                               50




Tabel 4.3. Data hasil post-test pada uji coba I

 No. Nilai (x) Frekuensi(f) fx   Persentase (%)
 1           5            8   40          36.36
 2           6            7   42          31.82
 3           7            4   28          18.18
 4           8            3   24          13.64
 Jumlah                 22 134              100


       Tabel 4.3 tersebut memperlihatkan bahwa siswa yang

mendapatkan nilai 5 sebesar 36,36% (8 siswa) yang merupakan

nilai terendah, 6 sebesar 31,82% (7 siswa), 7 sebesar 18,18% (4

siswa), dan 8 sebesar 13,64% (3 siswa). Ini berarti bahwa

keberhasilan pembelajaran pada uji coba I sebesar 63,64% (14

siswa yang memperoleh nilai 6 ke atas). Angka persentase

keberhasilan ini memperlihatkan bahwa kemampuan siswa

dalam memahami materi sudah baik. Selanjutnya dilaksanakan

uji coba II untuk melihat perkembangan hasil belajar

pembelajaran berikutnya.

       Sedangkan peningkatan hasil belajar dari pre-test ke

post-test pada uji coba I dapat diperlihatkan dalam tabel.

berikut:

Tabel 4.4. Data hasil pre-test dan post-test pada uji coba I

 No.   Nilai       Pre-test Post-test
 1     Minimal            4         5
 2     Maksimal           7         8
 3     Rerata         4.82       6.09
 4     Peningkatan         1.27
                                                                  51




3) Temuan dan evaluasi

          Uji coba I telah dilaksanakan, akan tetapi ada beberapa hal

   yang perlu diperbaiki. Berdasarkan hasil pre-test, post-test, dan

   angket minat belajar siswa, ditemukan sejumlah kekurangan.

   Kekurangan ini perlu segera mendapat perhatian dan pembenahan,

   agar proses pembelajaran pada uji coba berikutnya menjadi lebih

   baik. Temuan dan evaluasi dalam uji coba I diperlihatkan dalam

   tabel berikut:

   Tabel 4.5. Catatan dan rencana perbaikan pada uji coba I

    Catatan                         Rencana Perbaikan

    Siswa kurang persiapan untuk    Guru memberikan instruksi agar

    mengikuti pelajaran.            dalam pertemuan selanjutnya

                                    siswa lebih mempersiapkan diri.

    Sebagian siswa masih berbuat    Guru memberikan perhatian

    gaduh dan kurang                dengan cara mendekati dan

    memperhatikan pelajaran         memperhatikan siswa yang

                                    gaduh dengan memberikan

                                    pertanyaaan.

    Penugasan LKS memakan           Mengurangi soal pada LKS dan

    waktu yang lama                 memberikan tugas secukupnya.
                                                                        52




b. Hasil uji coba II

   1) Angket minat belajar siswa

              Data hasil penyebaran angket minat belajar fisika siswa

       setelah proses pembelajaran dengan mengembangkan perangkat

       pembelajaran menggunakan peta konsep mandiri pada uji coba II

       dapat dilihat pada lampiran. Dari data tersebut diperlihatkan bahwa

       skor minat belajar terendah adalah 54 (kategori rendah) sebanyak 1

       siswa dan skor tertinggi adalah 93 (kategori tinggi) sebanyak 1

       siswa dari 22 siswa yang mengikuti pembelajaran. Dari

       perhitungan diperoleh rerata skor 78,36 dan masuk dalam kategori

       cukup berminat. Jika dibandingkan dengan rerata skor pada uji

       coba I, rerata skor minat belajar siswa pada uji coba II mengalami

       kenaikan sebesar 3,27 poin.

       Tabel 4.6. Persentase kategori minat belajar siswa pada uji coba II

        No.   Skor      Kategori Minat Frekuensi Persentase (%)
        1     81 - 100 Tinggi                11               50
        2     61 - 80 Cukup                  10           45.45
        3     41 - 60 Kurang                  1             4.55
        4     20 - 40 Rendah                  0                0
                     Jumlah                  22              100


              Tabel 4.6 tersebut memperlihatkan bahwa persentase siswa

       kategori minat belajar kurang sebesar 4,55% (1 siswa), pada

       kategori minat belajar cukup sebesar 45,45% (10 siswa), dan untuk

       kategori minat belajar tinggi sebesar 50% (11 siswa). Hal ini dapat
                                                                   53




   disimpulkan bahwa hasil angket minat belajar siswa pada uji coba

   II masuk pada kategori cukup berminat.

2) Prestasi belajar siswa

   a) Hasil pre-test

               Hasil pre-test uji coba II menunjukkan telah terjadi

       peningkatan prestasi siswa. Angka persentase keberhasilan

       pembelajaran pada uji coba II selengkapnya diperlihatkan pada

       tabel berikut:

       Tabel 4.7. Data hasil pre-test pada uji coba II

        No. Nilai (x) Frekuensi(f) fx    Persentase (%)
        1            5           9    45          40.91
        2            6         10     60          45.46
        3            7           2    14            9.09
        4            8           1     8            4.54
           Jumlah              22 127               100


               Tabel 4.7 tersebut memperlihatkan bahwa siswa yang

       mendapatkan nilai 5 sebesar 40,91% (9 siswa) yang merupakan

       nilai terendah, 6 sebesar 45,46% (10 siswa), 7 sebesar 9,09% (2

       siswa), dan 8 sebesar 4,54% (1 siswa) yang merupakan nilai

       tertinggi. Persentase nilai pre-test sebesar 59,09% ini

       menunjukkan bahwa siswa mampu memahami materi dengan

       cukup baik. Angka persentase ini juga memperlihatkan bahwa

       siswa   cukup    melakukan     persiapan   untuk   pembelajaran

       selanjutnya.
                                                              54




b) Hasil post-test

          Angka persentase keberhasilan pembelajaran dilihat

   dari nilai post-test pada uji coba II diperlihatkan pada tabel

   berikut:

   Tabel 4.8. Hasil post-test pada uji coba II

    No. Nilai (x) Frekuensi(f) fx    Persentase (%)
    1            5           4    20          18.18
    2            6           7    42          31.82
    3            7           7    49          31.82
    4            8           3    24          13.64
    5            9           1     9            4.54
    Jumlah                 22 144                100


          Tabel 4.8. tersebut memperlihatkan bahwa persentase

   siswa yang memperoleh nilai 5 sebesar 18.18% (4 siswa), 6

   sebesar 31.82% (7 siswa), 7 sebesar 31.82% (7 siswa), 8

   sebesar 13.64% (3 siswa), dan 9 sebesar 4.54% (1 siswa). Ini

   berarti bahwa keberhasilan pembelajaran juga tercapai pada uji

   coba II sebesar 81,82% (18 siswa yang memperoleh nilai 6 ke

   atas). Angka persentase keberhasilan ini memperlihatkan

   bahwa kemampuan siswa dalam memahami materi sudah

   bagus. Selanjutnya dilaksanakan uji coba III untuk melihat

   perkembangan pembelajaran berikutnya.

          Sedangkan data peningkatan hasil belajar dari pre-test

   ke post-test pada uji coba II dapat diperlihatkan dalam tabel

   berikut:
                                                                        55




      Tabel 4.9. Data hasil pre-test dan post-test pada uji coba II

        No.      Nilai       Pre-test Post-test
        1        Minimal            5         5
        2        Maksimal           8         9
        3        Rerata         5.77      6.55
        4        Peningkatan         0.78


3) Temuan dan evaluasi

              Situasi dalam uji coba II ini sedikit lebih baik dibandingkan

   dengan situasi saat uji coba I. Terdapat beberapa kemajuan yang

   cukup baik, akan tetapi masih ada beberapa kekurangan.

   Kekurangan itu menjadi catatan penting bagi peneliti dan guru

   untuk perbaikan pada uji coba berikutnya. Hasil temuan uji coba II

   disajikan dalam tabel berikut:

   Tabel 4.10. Catatan dan rencana perbaikan pada uji coba II

    Catatan                            Rencana Perbaikan

    Setelah dilakukan evaluasi         Guru memberikan reward

    pembelajaran diperoleh hasil       kepada siswa dan membantu

    belajar yang cukup baik.           siswa yang masih kesulitan

                                       dalam belajar.

    Banyak siswa masih malu            Guru mencoba mengakrabkan

    untuk mengekspresikan              diri dengan siswa dan

    potensi terhadap pelajaran         memotivasi siswa bahwa

    fisika.                            mereka mempunyai minat dan

                                       potensi dalam belajar fisika.
                                                                          56




        Siswa cukup antusias dalam      Guru memberikan reward

        membahas LKS yang               kepada siswa dan membantu

        diberikan.                      siswa yang masih kesulitan

                                        dalam belajar.



c. Hasil uji coba III

   1) Angket minat belajar siswa

              Hasil angket minat belajar fisika siswa setelah proses

       pembelajaran dengan menggunakan peta konsep mandiri pada uji

       coba III diperlihatkan pada lampiran. Dari data tersebut

       diperlihatkan bahwa skor minat belajar terendah adalah 57

       (kategori rendah) sebanyak 1 siswa dan skor tertinggi adalah 97

       (kategori tinggi) sebanyak 1 siswa dari 22 siswa yang mengikuti

       pembelajaran. Dari perhitungan diperoleh rerata skor 80,09 yang

       juga masuk dalam kategori cukup berminat. Jika dibandingkan

       dengan rerata skor pada uji coba II, rerata skor minat belajar siswa

       pada uji coba III mengalami kenaikan sebesar 1,73 poin.

       Sedangkan jika dibandingkan dengan rerata uji coba I, rerata skor

       pada uji coba III mengalami kenaikan sebesar 5 poin.

       Tabel 4.11. Persentase kategori minat belajar siswa uji coba III

                         Kategori
        No.   Skor       Minat           Frekuensi Persentase (%)
        1     81 - 100   Tinggi                10           45.45
        2     61 - 80    Cukup                 11              50
        3     41 - 60    Kurang                 1            4.55
                                                                        57




    4      20 - 40 Rendah                        0                0
                  Total                         22              100


           Tabel 4.11 tersebut memperlihatkan bahwa persentase

   siswa kategori minat belajar kurang sebesar 4,55% (1 siswa),

   kategori minat belajar cukup sebesar 50% (11 siswa), dan untuk

   kategori minat belajar tinggi sebesar 45,45% (10 siswa). Hal ini

   dapat disimpulkan bahwa hasil angket minat belajar siswa pada uji

   coba III masuk pada kategori cukup berminat.

2) Prestasi belajar siswa

   a) Hasil pre-test

               Hasil       pre-test   yang   ditunjukkan    dengan    angka

        keberhasilan pembelajaran pada uji coba III diperlihatkan pada

        tabel berikut:

        Tabel 4.12. Data hasil pre-test pada uji coba III

              Nilai
         No. (x)            Frekuensi(f) fx   Persentase (%)
         1             4               5   20          22.73
         2             5               8   40          36.36
         3             6               6   36          27.27
         4             7               3   21          13.64
         Jumlah                      22 117               100


               Tabel 4.12 tersebut memperlihatkan bahwa angka

        persentase keberhasilan pembelajaran 40,91% (9 siswa yang

        memperoleh nilai 6 ke atas). Sehingga dapat ditafsirkan bahwa

        kemampuan siswa memahami materi sebelum dilaksanakan

        pembelajaran masih cukup baik. Selain itu diperkirakan siswa
                                                                   58




   kurang melakukan persiapan sebelum pembelajaran pada uji

   coba III ini.

b) Hasil post-test

           Angka persentase keberhasilan pembelajaran pada uji

   coba III dapat dilihat dari hasil nilai post-test pada uji coba III

   yang diperlihatkan dalam tabel berikut:

   Tabel 4.13. Data hasil post-test uji coba III

         Nilai
    No. (x)            Frekuensi(f) fx   Persentase (%)
    1              5              7   35          31.82
    2              6              6   36          27.27
    3              7              2   14            9.09
    4              8              3   24          13.64
    5              9              4   36          18.18
    Jumlah                      22 145               100


           Tabel 4.13 tersebut memperlihatkan bahwa angka

   persentase       keberhasilan   pembelajaran     sebesar    68,18%.

   Sehingga        dapat   ditafsirkan   bahwa     kemampuan     siswa

   memahami materi sudah baik. Hasil dari post-test ini

   mengalami peningkatan secara signifikan dari nilai pre-testnya.

           Uji coba III ini merupakan pelaksanaan penelitian yang

   terakhir, sebab mulai dari pelaksanaan uji coba I sampai

   dengan uji coba III memperlihatkan bahwa nilai yang diperoleh

   siswa sudah melebihi nilai standar keberhasilan pembelajaran

   yang ditetapkan sekolah.
                                                                          59




               Dan data peningkatan hasil belajar dari pre-test ke post-

     test pada uji coba III dapat diperlihatkan dalam tabel berikut:

     Tabel 4.14. Data hasil pre-test dan post-test pada uji coba II

       No.     Nilai       Pre-test Post-test
       1       Minimal            4           5
       2       Maksimal           7           9
       3       Rerata         5.32       6.59
       4       Peningkatan         1.27


3) Temuan

         Situasi pembelajaran pada uji coba III semakin membaik.

  Kelas terkondisikan dengan baik dan siswa semakin antusias

  mengikuti pembelajaran. Kekurangan-kekurangan sebelumya telah

  tereduksi    dengan    signifikan.    Hasil    temuan      uji   coba   III

  diperlihatkan dalam tabel sebagai berikut:

  Tabel 4.15. Temuan dan catatan uji coba III

   Temuan                              Catatan

   Siswa sudah siap mengikuti          Guru memberikan apresiasi

   pelajaran                           lebih kepada siswa.

   Siswa sudah cukup antusias          Siswa yang kurang antusias

   dalam mengikuti pelajaran.          lebih diperhatikanan.

   Dalam mengerjakan LKS               Guru agar lebih

   siswa lebih bersemangat dan         mengembangkan metode ini.

   lebih antusias.
                                                                              60




  3. Tahap Pendiseminasian (disseminate)

             Mengingat batasan masalah dan agar penelitian ini optimal, tahap

     pendiseminasian tidak dilaksanakan. Selain memerlukan waktu yang lama,

     juga membutuhkan dana yang besar serta keterbatasan peneliti, dan pihak

     yang terkait.


B. Pembahasan

         Penelitian       ini   bertujuan   untuk   mengembangkan      perangkat

  pembelajaran berupa RPP dan LKS dengan menggunakan peta konsep

  mandiri dalam upaya membangkitkan minat dan meningkatkan prestasi belajar

  fisika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan

  model 4D. Materi pelajaran yang disampaikan pada penelitian ini adalah sub

  pokok bahasan kinematika gerak lurus. Materi tersebut terdiri dari beberapa

  pembahasan, di antaranya adalah pada uji coba I: pengertian gerak, jarak dan

  perpindahan; serta kelajuan dan kecepatan; uji coba II: pengertian gerak lurus

  beraturan, kelajuan rata-rata dan kecepatan rata-rata; dan uji coba III: grafik

  gerak lurus beraturan, gerak lurus berubah beraturan, serta percepatan dan

  percepatan rata-rata.

         Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar test dan

  lembar angket. Dalam setiap uji coba di awal pembelajaran dilakukan pre-test

  untuk mengetahui kemampuan atau pengetahuan awal siswa tentang materi

  pelajaran yang akan disampaikan. Kemudian di akhir pembelajaran diberikan

  post-test untuk mengetahui keberhasilan siswa dalam memahami materi

  pelajaran yang telah diajarkan dengan menggunakan metode pembelajaran ini.
                                                                                61




Kemudian untuk pengisian angket minat belajar dilakukan pada setiap akhir

pembelajaran pada setiap uji coba pelaksanaan pengembangan perangkat

pembelajaran dengan menggunakan peta konsep mandiri ini. Pembahasan

tentang hasil penelitian disajikan sebagai berikut:

1. Proses Pembelajaran

            Sebelum proses pembelajaran berlangsung guru menyusun rencana

   pelaksanaan pembelajaran (RPP) secara lengkap dan sistematis agar

   pembelajaran berlangsung secara interaktif, menyenangkan, menantang,

   memotivasi siswa untuk berpartisipasi, dan mampu memberikan ruang

   bagi kreativitas serta kemandirian sesuai dengan minat siswa. Perencanaan

   proses    pembelajaran     meliputi   silabus      dan   rencana     pelaksanaan

   pembelajaran (RPP) yang memuat identitas mata pelajaran, standar

   kompetensi      (SK),   kompetensi    dasar     (KD),    indikator   pencapaian

   kompetensi, materi pelajaran, metode pembelajaran, media atau alat

   pembelajaran, strategi atau kegiatan pembelajaran, alokasi waktu,

   penilaian hasil belajar, dan sumber belajar.

            Kemudian hasil temuan dalam proses pembelajaran dijabarkan

   sebagai berikut:

   a. Uji coba I

               Pada uji coba I siswa masih kurang persiapan untuk mengikuti

       pelajaran. Keadaan ini lebih disebabkan karena pada saat uji coba I

       adalah merupakan pertemuan pertama setelah ujian tengah semester.

       Kondisi seperti ini membuat siswa menjadi kurang perhatian terhadap
                                                                      62




   pelajaran yang disampaikan oleh guru. Kemudian dalam membuat peta

   konsep secara madiri oleh siswa masih membutuhkan waktu yang

   relatif lama. Sebab, kurangnya perhatian mereka terhadap penjelasan

   dari guru sehingga pemahaman mereka masih kurang. Namun, hasil

   pemahaman materi yang ditunjukkan dengan peta konsep yang dibuat

   siswa sudah cukup baik.

b. Uji coba II

          Berbeda dengan situasi pada uji coba I, pada uji coba II siswa

   cukup mempersiapkan diri untuk mengikuti pembelajaran. Terlihat

   bahwa di samping siswa cukup tertarik dalam pembelajaran, hasil

   belajar siswa pun meningkat. Hal ini diperlihatkan dengan hasil

   evaluasi dan dalam pembuatan peta konsep, apa yang ada dalam

   pikiran siswa sudah lebih terarah dibandingkan dengan uji coba I.

   Namun, masih banyak siswa yang masih belum percaya diri untuk

   mengekspresikan kemampuannya.

c. Uji coba III

          Jika dilihat dari kesiapan siswa pada uji coba III, siswa lebih

   siap dari uji coba I dan II. Oleh karenanya, dalam mengikuti pelajaran

   siswa lebih bersemangat dan lebih partisipatif. Hal ini sangat

   mempengaruhi hasil belajar siswa sendiri yang cenderung meningkat

   dari uji coba I dan II. Selanjutnya, dalam pembuatan peta konsep pun,

   meraka lebih memahami konsep dengan baik. Kondisi seperti ini perlu

   mendapat perhatian lebih dengan mengembangkan metode ini.
                                                                         63




2. Minat Belajar Siswa

          Penelitian dengan mengembangkan perangkat pembelajaran

   menggunakan peta konsep mandiri bertujuan untuk membangkitkan minat

   belajar fisika siswa. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa

   pengembangan perangkat pembelajaran dengan menggunakan peta konsep

   mandiri dapat membangkitkan minat belajar fisika siswa yang ditandai

   dengan rata-rata peningkatan minat belajar selama tiga kali uji coba.

   Sebagaimana diperlihatkan dalam tabel berikut:

   Tabel 4.16. Perkembangan Minat Belajar Selama Uji Coba

           Kategori            Perkembangan Minat Belajar Uji Coba
    No.
            Minat        I (%)    Frek.  II (%) Frek. III (%) Frek.
    1    Tinggi            36.36      8        50    11      45.45     10
    2    Cukup             59.09     13    45.45     10          50    11
    3    Kurang             4.55      1      4.55     1        4.55     1
    4    Rendah                0      0         0     0           0     0
    Jumlah                   100     22       100    22         100    22
    Skor Terendah                    52              54                57
    Skor Tertinggi                   93              93                97
    Rerata                        75,09           78,36             80,09


          Dari tabel 4.16 dapat diketahui bahwa pada:

   a. Uji coba I

             Persentase hasil angket minat belajar siswa menyatakan bahwa

      minat belajar siswa kategori rendah adalah tidak ada, kategori kurang

      berminat 4,55% sebanyak 1 siswa, kategori cukup berminat 59,09%

      sebanyak 13 siswa, dan kategori minat belajar tinggi 36,36% sebanyak

      8 siswa. Sehingga rata-rata minat belajar siswa pada uji coba I adalah

      cukup berminat. Kemudian jika dilihat dari perolehan skor kategori
                                                                        64




   minat belajar, skor terendah adalah 52 dan skor tertinggi adalah 93

   dengan rerata sebesar 75,09 yang juga masuk dalam kategori siswa

   cukup berminat dalam belajar fisika.

b. Uji coba II

          Persentase hasil angket minat belajar siswa menyatakan bahwa

   minat belajar siswa kategori rendah adalah tidak ada, kategori kurang

   berminat 4,55% sebanyak 1 siswa, kategori cukup berminat 45,45%

   sebanyak 10 siswa, dan kategori minat belajar tinggi 50% sebanyak 11

   siswa. Sehingga rata-rata minat belajar siswa pada uji coba II adalah

   minat tinggi. Dan jika dilihat dari perolehan skor kategori minat

   belajar, skor terendah adalah 54 dan skor tertinggi adalah 93 dengan

   rerata sebesar 78,36 meningkat dibanding uji coba I.

c. Uji coba III

          Persentase hasil angket minat belajar siswa pada uji coba III ini

   tidak jauh beda dan bahkan dapat dikatakan sama dengan uji coba II,

   namun jika dilihat dari skor mengalami peningkatan dibanding uji

   coba II yakni dengan skor terendah adalah 57 dan skor tertinggi adalah

   97, sedangkan reratanya sebesar 80,09.

       Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran

fisika dengan menggunakan peta konsep mandiri dapat membangkitkan

minat belajar siswa yang ditandai dengan terjadinya peningkatan skor

angket sejak uji coba I sampai pada uji coba III dalam pembelajaran. Hal
                                                                             65




   ini sesuai dengan kriteria keberhasilan proses yang telah ditetapkan

   sebelumnya.

3. Prestasi Belajar Siswa

           Peningkatan prestasi belajar siswa dapat dilihat dari hasil test yang

   telah dilakukan pada setiap uji coba. Peningkatan atau penurunan prestasi

   dapat dilihat dari persentase keberhasilan pembelajaran. Persentase

   dihitung    berdasarkan    nilai   standar   sekolah.   Angka   keberhasilan

   pembelajaran atau prestasi (hasil) belajar siswa dari soal test pada uji coba

   I, II, dan III diperlihatkan pada tabel berikut:

   Tabel 4.17. Data angka keberhasilan prestasi siswa

    No.    Uji coba Pre-test (%) Post-test (%) Peningkatan (%)
    1      I               18.18         63.64            45.46
    2      II              59.09         81.82            22.73
    3      III             40.91         68.18            27.27
          Rerata           39.39         71.21            31.82


           Berdasarkan tabel 4.17 tersebut dapat diketahui bahwa sebelum

   pembelajaran, prestasi siswa masih rendah. Ini ditunjukkan dari hasil pre-

   test yang masih di bawah nilai standar keberhasilan. Kemudian setelah

   dilakukan pengembangan perangkat pembelajaran, hasil belajar siswa

   meningkat rata-rata sebesar 31,82%. Kemudian                 hasil post-test

   memperlihatkan bahwa keberhasilan penelitian mengalami kenaikan yang

   signifikan pada uji coba II. Hasil penelitian juga memperlihatkan bahwa

   prestasi (hasil) belajar siswa pada mata pelajaran fisika kelas X.D SMA

   Muhammadiyah 7 Yogyakarta pada pokok bahasan gerak lurus dapat

   ditingkatkan dengan menggunakan peta konsep mandiri.
                                                                      66




      Berdasarkan pembahasan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan

bahwa pembelajaran dengan mengembangkan perangkat pembelajaran

menggunakan peta konsep mandiri mampu meningkatkan kualitas

pembelajaran, dengan indikasi meningkatnya minat belajar siswa serta

angka keberhasilan pembelajaran. Perlu dipahami bersama bahwa metode

pembelajaran ini tidak mutlak menjadi metode pembelajaran yang selalu

mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Melainkan metode ini hanya

sebagian usaha pengembangan perangkat pembelajaran agar pembelajaran

berlangsung secara kondusif, dinamis, interaktif, dan menyenangkan.
                                  BAB V

                                PENUTUP


A. Simpulan

           Berdasarkan hasil penelitian pengembangan perangkat pembelajaran

  yang telah dilaksanakan di kelas X.D SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta

  pada sub pokok bahasan kinematika gerak lurus dengan menggunakan peta

  konsep mandiri dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

  1. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan peta konsep

     mandiri dapat membangkitkan minat belajar fisika siswa kelas X.D SMA

     Muhammadiyah 7 Yogyakarta.

  2. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan peta konsep

     mandiri dapat meningkatkan prestasi belajar fisika siswa kelas X.D SMA

     Muhammadiyah 7 Yogyakarta.


B. Saran

  1. Penelitian pengembangan perangkat pembelajaran dengan menggunakan

     peta konsep mandiri dapat membangkitkan minat dan meningkatkan

     prestasi belajar siswa pada sub pokok bahasan kinematika gerak lurus,

     sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut pada materi yang berbeda.

  2. Guru hendaknya dapat menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman

     agar siswa dapat memusatkan perhatiannya terhadap pembelajaran secara

     baik dan suasana pembelajaran yang menyenangkan.




                                     67
                                                                            68




                             DAFTAR PUSTAKA

      Ali, M. 2004. Guru: Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar
Baru Algesindo

       A.M, Sardiman. 1990. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, edisi I
cetakan 3. Jakarta: Rajawali

      Arifin, Zainal. 1991. Evaluasi Instruksional Prinsip-Teknik-Prosedur.
Bandung: Remaja Rosdakarya

       Arikunto, Suharsimi. 1993. Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan
Praktek. Jakarta: Rineka Cipta

        _________________. 2008. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, Edisi
Revisi. Jakarta: PT. Bumi Aksara

      Aqib, Z dan R, Ilham. 2007. Membangun Profesionalisme Guru dan
Pengawas Sekolah. Bandung: Yrama Widia

      Azwar, Saifuddin. 2005. Tes Prestasi: Fungsi dan Pengembangan
Pengukuran Prestasi Belajar, Cetakan VIII. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

       Hamalik, Oemar. 1999. Psikologi Belajar dan Mengajar. Bandung: Sinar
Baru

       Harjanto.1997. Perencanaan Pengajaran. Jakarta : Rineka Cipta

       Hasbullah. 2005. Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT. Rajagrafindo
Persada

        Hayati, Nor. bt. Hj. Alwi, Peta Konsep Alat Menyusun Isi Kandungan
Pengajaran Secara Bermakna, dalam Jurnal Pendidikan pada rubrik Masalah
Pendidikan jilid 27. Universiti Putra Malaysia. Diakses pada bulan Agustus 2009
dari situs www.docstoc.com

        Holil, Anwar. 2008. Peta Konsep untuk mempermudah Konsep Sulit
dalam Pembelajaran. Diakses pada kamis, 08 Januari 2009 dari blog
http://pkab.wordpress.com/

       Kanginan, Martin. 2004. Fisika X . Jakarta: Erlangga.

       Kertiasa, Nyoman. 2004. Fisika 1. Jakarta: Balai Pustaka

       Mahardika, I Ketut. Tanpa tahun. Membekali Kemampuan Mahasiswa
Fisika dalam Mengevaluasi Kemampuan Belajar Siswa dengan Model Tes
                                                                          69




Bergambar Kartun Kejadian Fisika. Jember: Program Pendidikan
Fisika/PMIPA/FKIP/UNEJ
       Maksum. 2007. Implementasi Teori Ausubel dengan Peta Konsep pada
Pokok Bahasan Gerak Lurus sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran
Fisika di SMA Kolombo. Skripsi. Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga
Yogyakarta

        Mulyasa, E. 2008. Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran
Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya

      Nashar. 2004. Peranan dan Kemampuan Awal: Dalam Kegiatan
Pembelajaran. Jakarta: Delia Press

        Nasution, S. 2008. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar
(Jakarta: PT. Bumi Aksara

       Novak, Joseph D. Introduction to Concept Mapping, University Parkway
Pensacola, Florida. Diakses pada bulan Agustus 2009 dari rubrik pendidikan
dalam situs www.docstoc.com


     Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Depdiknas RI. 2004.
Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dan Pedoman
Umum Pembentukan Istilah. Cetakan V. Bandung: CV. Yrama Widya

        Qym, Metode Pengukuran Minat, diakses pada bulan september 2009 dari
blog http://qym7882.blogspot.com/search/label/minat.dan.motivasi

      Suderajat, Hari. 2005. Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah:
Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Implementasi KBK. Bandung: CV. Cipta
Cekas Grafika

       Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Pendidikan : Pendekatan Kuantitatif,
Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta

      Sudjana, Nana dan Ibrahim. 2007. Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar
Baru Algesindo

       Sudjono, Anas. 2006. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT. Raja
grafindo Persada

      Suparno, Paul. 2007. Metodologi Pembelajaran Fisika: Konstruktivistik
dan Menyenangkan. Yogyakarta: USD
                                                                            70




       Sutarto. Tanpa tahun. Buku Ajar Fisika (BAF) dengan Tugas Analisis Foto
Kejadian Fisika (AFKF) sebagai Alat Bantu Penguasaan Konsep Fisika. Jember:
Prog. Pendidikan Fisika/PMIPA/FKIP/UNEJ

      Syah, Muhibbin. 1997. Psikologi Pendidikan Dalam Pendekatan Baru.
Bandung: Remaja Rosda Karya

      Sukmadinata, Nana Syaodih. 2007. Metode Penelitian Pendidikan.
Bandung: Rosdakarya

        Savasailam Thiagarajan, Doroty S. Semmel, Melvyn I Semmel. 1974.
Instructional Development for Training Teachers of Exceptional Children,
Minnepolis: Indiana University

       Tobing, D.L. 1996. Fisika Dasar I. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

      Wahyuni, Burhanuddin.        2008.   Teori   Belajar   dan   Pembelajaran
Yogyakarta: Ar Ruzz Media

       Wilis Dahar, Ratna.1996. Teori- Teori Belajar. Jakarta: Erlangga

      Winkel, W.S. 1983. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta:
Gramedia

       Yusuf, Yustini, dkk. 2006. Upaya Peningkatan Aktifitas dan Hasil Belajar
Biologi Melalui Penggunaan Peta Konsep pada Siswa Kelas II-4 SMP Negeri
Pekanbaru Tahun Ajaran 2004/2005. Jurnal Biogenesis, Vol. 2(2)
                                                                                      71


               RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) I

I. Identitas Mata Pelajaran
    Satuan Pendidikan         : SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta
    Mata Pelajaran            : Fisika
    Materi Pokok              : Gerak
    Kelas/Semester            : X/Gasal
    Pertemuan ke-             :1
    Waktu                     : 2 x 45 menit
    Standar Kompetensi        : Siswa mampu menerapkan konsep dan prinsip dasar
                                kinematika dan dinamika benda titik.
II. Kemampuan Dasar
    A. Kompetensi Dasar
       Siswa mampu menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan
       konstan.
    B. Indikator
       Siswa mampu:
           1. Mendefinikan pengertian gerak.
           2. Membedakan pengertian jarak dan perpindahan.
           3. Membedakan pengertian kelajuan dan kecepatan.
           4. Menghitung kelajuan, kecepatan, kecepatan sesaat, dan waktu.
III. Materi Pembelajaran
    A. Sub Materi Pokok
       1. Jarak dan perpindahan
       2. Kelajuan dan kecepatan
    B. Uraian Sub Materi Pokok
       Gerak
              Suatu benda dikatakan bergerak jika kedudukannya berubah terhadap titik
       acuannya. Titik-titik berurutan yang dilalui oleh suatu benda dinamakan lintasan.
       Kedudukan suatu benda dinyatakan terhadap titik acuannya.

      a. Jarak dan perpindahan
             Jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh suatu benda. Sedangkan
      perpindahan adalah perubahan kedudukan suatu benda.

       b. Kelajuan sesaat dan kecepatan sesaat
              Kelajuan sesaat adalah kelajuan benda pada saat tertentu (selang waktu
       mendekati nol). Dirumuskan:
       v = lim Δs/Δt = ds/dt
       Δt→0
              Kecepatan sesaat adalah kecepatan benda pada saat tertentu. Dirumuskan:
       v = lim Δs/Δt = ds/dt
       Δt→0
IV. Metode Pembelajaran
    A. Peta Konsep
    B. Ceramah
    C. Drill
    D. Diskusi
V. Media/Alat Pembelajaran
    A. Papan tulis, spidol, kapur tulis, dan penghapus
    B. Buku bacaan fisika kelas X 1A
                                                                                             72


    C. Lembar angket
    D. LKS
    E. Lembar soal (pre-test dan post-test)
VI. Strategi/Tahapan Pembelajaran
 A. Kegiatan awal
 No.                        Kegiatan                             Media            Waktu
 1.    Guru bersama siswa membuka pembelajaran             -
       dengan salam dan membaca basmalah.
 2.    Guru menyampaikan judul serta melakukan             -
                                                                                  15 menit
       apersepsi materi secara singkat.
 3.    Guru memberikan pretes dan siswa mengerjakan        Lembar soal
       soal.
 B. Kegiatan inti
 No.                        Kegiatan                              Media           Waktu
 1.    Guru sedikit mengulang kembali pelajaran            Papan tulis, spidol,
       sebelumnya untuk mengingat materi.                  dan penghapus.
 2.    Guru memberikan penjelasan tentang gerak, jarak,    Papan tulis, spidol,
       perpindahan, kelajuan, dan kecepatan.               dan penghapus
                                                           serta buku fisika
                                                           kelas X 1a.
 3.      Guru memberikan contoh soal sebagai latihan       Buku fisika kelas
                                                                                  60 menit
         untuk siswa.                                      X 1a
 4.      Guru membagi siswa menjadi 4 kelompok untuk       Buku fisika kelas
         melakukan diskusi dalam mengerjakan LKS           X 1a dan LKS.
 5.      Guru dan siswa membahas hasil diskusi.            Buku fisika kelas
                                                           X 1a dan LKS.
 6.     Siswa merangkum materi disertai dengan membuat     Buku fisika kelas
        peta konsep.                                       X 1a dan LKS.
 C. Kegiatan penutup
 No.                        Kegiatan                            Media             Waktu
 1.     Guru memberikan postes dan siswa mengerjakan      Lembar soal
        soal.
 2.     Guru menyebar angket dan siswa mengisi angket.    Lembar angket          15 menit
 3.     Guru bersama siswa menutup pembelajaran dengan -
        membaca hamdalah dan salam.
VII. Penilaian
     - Jenis tagihan         : tugas individual
     - Bentuk instrumen      : obyektif berupa lembar soal (pre-test dan post-test) pilihan
          ganda
VIII. Sumber Bacaan
      - Kanginan, Martin. 2004. Fisika Untuk SMA Kelas X Semester I. Jakarta: Erlangga
      - Arifin, Zaenul. Modul Fisika Kelas X SMA Batik 1

                                                          Yogyakarta, 22 Oktober 2009
      Guru Pembimbing                                     Mahasiswa Peneliti



      Nugroho Hadi S.,S.Pd                                M. Choirul Adib
                                                          NIM. 04461132
                                                                                        73


                 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) II

I. Identitas Mata Pelajaran
    Satuan Pendidikan           : SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta
    Mata Pelajaran              : Fisika
    Materi Pokok                : Gerak Lurus
    Kelas/Semester              : X/Gasal
    Pertemuan ke-               :2
    Waktu                       : 2 x 45 menit
    Standar Kompetensi          : Siswa mampu menerapkan konsep dan prinsip dasar
                                  kinematika dan dinamika benda titik.

II. Kemampuan Dasar
    A. Kompetensi Dasar
       Siswa mampu menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan
       konstan.
    B. Indikator
       Siswa mampu :
          1. Memahami gerak lurus beraturan;
          2. Memahami dan menghitung jarak rata-rata dan perpindahan rata-rata suatu benda;
          3. Memahami dan menghitung kelajuan rata-rata dan kecepatan rata-rata suatu
             benda;
          4. Menghitung v, t dan s melalui grafik v-t dan s-t.
III. Materi Pembelajaran
    A. Sub Materi Pokok
       1. Gerak lurus beraturan;
       2. Kelajuan dan kecepatan rata-rata;
    B. Uraian Sub Materi Pokok
       Gerak Lurus Beraturan (GLB)
              Gerak lurus beraturan adalah gerak suatu benda dalam lintasan lurus dengan
       kecepatan tetap. Maksud kecepatan tetap adalah benda menempuh jarak yang sama
       dalam waktu yang sama. Oleh karena kecepatan benda selalu tetap, maka besar
       perpindahan benda berbanding lurus dengan selang waktunya.




       Gambar B.1: Grafik v - t untuk GLB.




       Gambar B.2: Menentukan jarak dengan menghitung luas di bawah kurva.
       Jarak yang ditempuh = luas daerah yang diarsir pada grafik v – t
       Cara lain menghitung jarak tempuh adalah dengan menggunakan persamaan GLB.
       Secara matematis dirumuskan:
       s = v.t atau v = s/t
                                                                                               74


       Konversi satuan km/jam ke dalam m/s adalah : 1 km/jam = 1000 m/3600 s
               Persamaan GLB di atas, berlaku bila gerak benda memenuhi grafik seperti pada
       gambar. Pada grafik tersebut terlihat bahwa pada saat t = 0 s, maka v = 0. Artinya, pada
       mulanya benda diam, baru kemudian bergerak dengan kecepatan 5 m/s. Padahal dapat
       saja terjadi bahwa saat awal kita amati benda sudah dalam keadaan bergerak, sehingga
       benda telah memiliki posisi awal s0. Untuk keadaan ini, maka persamaan GLB sedikit
       mengalami perubahan menjadi,
       s = so + v t -----    Persamaan GLB untuk benda yang sudah bergerak sejak awal
       pengamatan.
               Dengan s0 menyatakan posisi awal benda dalam satuan meter. Kita akan kembali
       ke sini setelah Anda ikuti uraian berikut.
       Di samping grafik v - t di atas, pada gerak lurus terdapat juga grafik s-t, yakni grafik
       yang menyatakan hubungan antara jarak tempuh (s) dan waktu tempuh (t) seperti pada
       gambar B.3 di bawah:




       Gambar B.3: Grafik s- t untuk GLB
       Bagaimanakah cara membaca grafik ini?
                  Perhatikan gambar 1.9 di atas. Pada saat t = 0 s, jarak yang ditempuh oleh benda
       s = 0, pada saat t = 1 s, jarak yang ditempuh oleh benda s = 2 m, pada saat t = 2 s, jarak
       s= 4 m, pada saat t = 3 s, jarak s = 6 s dan seterusnya. Berdasarkan hal ini dapat kita
       simpulkan bahwa benda yang diwakili oleh grafik s - t pada gambar B.3 di atas,
       bergerak dengan kecepatan tetap 2 m/s.
       Kelajuan dan Kecepatan Rata-rata
                  Fisika membedakan pengertian kelajuan dan kecepatan. Kelajuan merupakan
       besaran skalar, sedangkan kecepatan adalah vektor. Kelajuan adalah jarak yang
       ditempuh suatu benda dibagi selang waktu atau waktu untuk menempuh jarak itu,
       sedangkan kecepatan adalah perpindahan suatu benda dibagi selang waktu untuk
       menempuhnya. Dalam bentuk persamaan, keduanya dapat dituliskan:
       Vrata-rata= ∑s/∑t ----- Persamaan kelajuan rata-rata
       Vrata – rata= Δs/ Δt ----- Persamaan kecepatan rata-rata
       Keterangan:
       V= kelajuan rata-rata benda (m/s)
       V= kecepatan rata-rata benda (m/s)
       s = jarak yang ditempuh benda (m)
       Δs = perpindahan benda (m)
       Δt = waktu tempuh (s)
IV. Metode Pembelajaran
    A. Peta konsep
    B. Ceramah
    C. Drill
    D. Diskusi
V. Media/Alat Pembelajaran
    A. Papan tulis, spidol, dan penghapus
                                                                                               75


    B. Buku bacaan fisika kelas X 1A
    C. Lembar angket
    D. LKS
    E. Lembar soal (pre-test dan post-test)
VI. Strategi/Tahapan Pembelajaran
     A. Kegiatan awal
 No.                        Kegiatan                               Media            Waktu
 1.    Guru bersama siswa membuka pembelajaran               -
       dengan salam dan membaca basmalah.
 2.    Guru menyampaikan judul serta melakukan               -
                                                                                    15 menit
       apersepsi materi secara singkat.
 3.    Guru memberikan pre-test dan siswa mengerjakan        Lembar soal
       soal.
     B. Kegiatan inti
 No.                        Kegiatan                               Media            Waktu
 1.    Guru sedikit mengulang kembali pelajaran              Papan tulis, spidol,
       sebelumnya untuk mengingat materi.                    dan penghapus.
 2.    Guru memberikan penjelasan tentang GLB, jarak         Papan tulis, spidol,
       dan perpindahan rata-rata, kelajuan dan kecepatan     penghapus dan
       rata-rata.                                            buku fisika kelas X
                                                             1a.
 3.      Guru memberikan contoh soal sebagai latihan         Buku fisika kelas
         untuk siswa.                                        X 1a                   60 menit
 4.      Guru meminta setiap kelompok untuk melakukan        Buku fisika kelas
         diskusi dalam mengerjakan LKS yang telah terbagi    X 1a dan LKS.
         dalam 4 kelompok.
 5.      Guru dan siswa membahas hasil diskusi.              Buku fisika kelas
                                                             X 1a dan LKS.
 6.    Siswa merangkum materi disertai dengan membuat        Buku fisika kelas
       peta konsep.                                          X 1a dan LKS.
     C. Kegiatan penutup
 No.                      Kegiatan                            Media             Waktu
 1.    Guru memberikan post-test dan siswa mengerjakan Lembar soal
       soal.
 2.    Guru menyebar angket dan siswa mengisi angket.   Lembar angket          15 menit
 3.    Guru bersama siswa menutup pembelajaran dengan -
       membaca hamdalah dan salam.
VII. Penilaian
     - Jenis tagihan       : tugas individual
     - Bentuk instrumen    : obyektif berupa lembar soal (pre-test dan post-test) pilihan
         ganda
VIII. Sumber Bacaan
    - Arifin, Zaenul. Modul Fisika Kelas X SMA Batik 1
    - Kanginan, Martin. 2004. Fisika Untuk SMA Kelas X Semester I. Jakarta: Erlangga
    - http://www.verypdf.com/
                                                       Yogyakarta, 29 September 2009
    Guru Pembimbing                                    Mahasiswa Peneliti

                                                            M. Choirul Adib
      Nugroho Hadi S., S.Pd                                 NIM. 04461132
                                                                                           76


               RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) III

I. Identitas Mata Pelajaran
    Satuan Pendidikan          : SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta
    Mata Pelajaran             : Fisika
    Materi Pokok               : Gerak Lurus
    Kelas/Semester             : X/Gasal
    Pertemuan ke-              :3
    Waktu                      : 2 x 45 menit
    Standar Kompetensi         : Siswa mampu menerapkan konsep dan prinsip dasar
                                 kinematika dan dinamika benda titik.
II. Kemampuan Dasar
    A. Kompetensi Dasar
       Siswa mampu menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan
       konstan.
    B. Indikator
       Siswa mampu :
           1. Menghitung v, t dan s melalui grafik GLB v-t dan s-t.
           2. Memahami GLBB
           3. Menghitung percepatan dan percepatan rata-rata
III. Materi Pembelajaran
    A. Sub Materi Pokok
       1. Grafik GLB;
       2. GLBB;
       3. Percepatan dan percepatan rata-rata
    B. Uraian Sub Materi Pokok
       1. Grafik GLB




      Gambar 1.1: Grafik v - t untuk GLB.




      Gambar 1.2: Menentukan jarak dengan menghitung luas di bawah kurva.
      Jarak yang ditempuh = luas daerah yang diarsir pada grafik v – t
      Konversi satuan km/jam ke dalam m/s adalah : 1 km/jam = 1000 m/3600 s
              Persamaan GLB di atas, berlaku bila gerak benda memenuhi grafik seperti pada
      gambar. Pada grafik tersebut terlihat bahwa pada saat t = 0 s, maka v = 0. Artinya, pada
      mulanya benda diam, baru kemudian bergerak dengan kecepatan 5 m/s. Padahal dapat
      saja terjadi bahwa saat awal kita amati benda sudah dalam keadaan bergerak, sehingga
      benda telah memiliki posisi awal s0. Untuk keadaan ini, maka persamaan GLB sedikit
      mengalami perubahan menjadi,
      s = so + v t -----    Persamaan GLB untuk benda yang sudah bergerak sejak awal
      pengamatan.
                                                                                                       77


               Di samping grafik v - t di atas, pada gerak lurus terdapat juga grafik s-t, yakni
       grafik yang menyatakan hubungan antara jarak tempuh (s) dan waktu tempuh (t) seperti
       pada gambar B.3 di bawah:




       Gambar 1.3: Grafik s- t untuk GLB
       Bagaimanakah cara membaca grafik ini?
               Perhatikan gambar 1.3 di atas. Pada saat t = 0 s, jarak yang ditempuh oleh benda
       s = 0, pada saat t = 1 s, jarak yang ditempuh oleh benda s = 2 m, pada saat t = 2 s, jarak
       s= 4 m, pada saat t = 3 s, jarak s = 6 s dan seterusnya. Berdasarkan hal ini dapat kita
       simpulkan bahwa benda yang diwakili oleh grafik s - t pada gambar 1.3 di atas, bergerak
       dengan kecepatan tetap 2 m/s.
       2. Gerak LurusBerubah Beraturan (GLBB)
               Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak benda dalam lintasan garis
       lurus dengan percepatan tetap. Jadi, ciri utama GLBB adalah bahwa dari waktu ke
       waktu kecepatan benda berubah, semakin lama semakin cepat. Dengan kata lain gerak
       benda dipercepat. Namun demikian, GLBB juga dapat berarti bahwa dari waktu ke
       waktu kecepatan benda berubah, semakin lambat hingga akhirnya berhenti. Dalam hal
       ini benda mengalami perlambatan tetap.
               Contoh sehari-hari GLBB adalah peristiwa jatuh bebas, gerak vertikal ke atas,
       dan vertikal ke bawah serta GLBB lintasan mendatar. Benda jatuh dari ketinggian
       tertentu di atas. Semakin lama benda bergerak semakin cepat.
                                                     v(m/s)
                                                          v




                                                                 t     t (s)
       Gambar 2.1: Grafik v - t untuk GLBB dipercepat.   Gambar 2.1: Grafik v - t untuk GLBB diperlambat

       Pada lintasan datar
       vt = vo + a.t
               s= vo.t + ½ a.t2
                       vt2 = vo2 + 2a.s
IV. Metode Pembelajaran
    A. Peta konsep
    B. Ceramah
    C. Drill
    D. Diskusi
V. Media/Alat Pembelajaran
    A. Papan tulis, spidol, dan penghapus
    B. Buku bacaan fisika kelas X 1A
    C. Lembar angket
    D. LKS
                                                                                              78


    E. Lembar soal (pre-test dan post-test)
VI. Strategi/Tahapan Pembelajaran
     A. Kegiatan awal
 No.                        Kegiatan                              Media            Waktu
 1.    Guru bersama siswa membuka pembelajaran              -
       dengan salam dan membaca basmalah.
 2.    Guru menyampaikan judul serta melakukan              -
                                                                                   15 menit
       apersepsi materi secara singkat.
 3.    Guru memberikan pre-test dan siswa mengerjakan       Lembar soal
       soal.
     B. Kegiatan inti
 No.                        Kegiatan                              Media            Waktu
 1.    Guru sedikit mengulang kembali pelajaran             Papan tulis, spidol,
       sebelumnya untuk mengingat materi.                   dan penghapus.
 2.    Guru memberikan penjelasan tentang GLB, jarak        Papan tulis, spidol,
       dan perpindahan rata-rata, kelajuan dan kecepatan    penghapus dan
       rata-rata.                                           buku fisika kelas X
                                                            1a.
 3.    Guru memberikan contoh soal sebagai latihan          Buku fisika kelas  60 menit
       untuk siswa.                                         X 1a
 4.    Guru meminta setiap kelompok untuk melakukan         Buku fisika kelas
       diskusi dalam mengerjakan LKS yang telah terbagi     X 1a dan LKS.
       dalam 4 kelompok.
 5.    Siswa merangkum materi disertai dengan membuat Buku fisika kelas
       peta konsep.                                     X 1a dan LKS.
     C. Kegiatan penutup
 No.                       Kegiatan                           Media             Waktu
 1.    Guru memberikan post-test dan siswa mengerjakan Lembar soal
       soal.
 2.    Guru menyebar angket dan siswa mengisi angket.   Lembar angket          15 menit
 3.    Guru bersama siswa menutup pembelajaran dengan -
       membaca hamdalah dan salam.
VII. Penilaian
     - Jenis tagihan        : tugas individual
     - Bentuk instrumen     : obyektif berupa lembar soal (pre-test dan post-test) pilihan
         ganda
VIII. Sumber Bacaan
    - Arifin, Zaenul. Modul Fisika Kelas X SMA Batik 1
    - Kanginan, Martin. 2004. Fisika Untuk SMA Kelas X Semester I. Jakarta: Erlangga

                                                           Yogyakarta, 5 November 2009
      Guru Pembimbing                                      Mahasiswa Peneliti



      Nugroho Hadi S., S.Pd                                M. Choirul Adib
                                                           NIM. 04461132
Nama         : ……………………..
No. Presensi : ……………………..                                                                 79


                                LEMBAR KERJA SISWA
                                     (uji coba I)

Pokok bahasan        : Gerak Lurus
Tujuan               : 1. Memahami konsep jarak dan perpindahan
                       2. Memahami konsep kelajuan dan kecepatan


A
Perhatihan bacaan berikut ini!
Monica pergi berbelanja dengan berjalan kaki (ber-gerak) ke swalayan menempuh rute (jarak)
sebagai berikut:
                       4m

                                         U

            10 m                 10 m




                                     4m          swalayan
                Rumah
                Monica
Dan akhirnya Monica ber-pindah dari rumah ke swalayan serta berbelanja yang diperlukan.
Jawablah pertanyaan berikut!
   1. Berapa jarak yang ditempuh Monica?
   2. Berapa jauh perpindahan yang ditempuh Monica?


Cara membuat peta konsep:
   a) Temukan kata kunci dalam ilustrasi di atas.
   b) Temukan kata-kata pendukung kata kunci
   c) Buatlah skema dengan meletakkan kata kunci paling atas (sebagai pusat)
      kemudian tulislah kata-kata pendukung dibawahnya.
   d) Hubungkan antar kata diatas dengan menggunakan garis penghubung yang
      befungsi sebagai penjelas.
   e) Tulislah label atau kata pada garis yang menghubungkan antara kata kunci
      dengan kata pendukung.
                                                                                     80


Lengkapilah bagan peta kosep berikut!

                      Monica
                     berGerak

                   berkaitan dengan




           Jarak


                      merupakan
                     besaran pokok




                      panjang

                    memiliki satuan




B
Perhatikan bacaan berikut ini!
Sebuah mobil melaju sejauh 3 km dalam waktu 3 menit dan speedometer menunjukkan angka
60 km/jam. Berapakah laju dan kecepatan mobil tersebut?


Cara membuat peta konsep:
a) Temukan kata kunci dalam ilustrasi di atas.
b) Temukan kata-kata pendukung kata kunci
c) Buatlah skema dengan meletakkan kata kunci paling atas (sebagai pusat) kemudian
   tulislah kata-kata pendukung dibawahnya.
d) Hubungkan antar kata diatas dengan menggunakan garis penghubung yang
   befungsi sebagai penjelas.
e) Tulislah label atau kata pada garis yang menghubungkan antara kata kunci dengan
   kata pendukung.
                                                                                   81


Lengkapilah bagan peta kosep berikut!
                                      Mobil berGerak


                                            memiliki




                         Kelajuan                          Kecepatan


                         dipengaruhi oleh              dipengaruhi oleh




                                            Waktu

              merupakan besaran           merupakan               merupakan
                   pokok                besaran pokok,           besaran pokok
                                        memiliki satuan


                 panjang

               memiliki satuan                                   memiliki satuan
Nama         : ……………………..
No. Presensi : ……………………..                                                                82


                                   LEMBAR KERJA SISWA
                                       (uji coba II)

Pokok bahasan           : Gerak Lurus Beraturan
Tujuan                  : 1. Memahami konsep GLB dengan grafik v-t dan s-t;
                          2. Mengetahui apa saja yang mempengaruhi GLB.


Perhatihan bacaan berikut ini!
1. Perhatikan grafik!




   Berdasarkan grafik tersebut cobalah Anda tentukan berapa besar kecepatan benda pada saat
   t = 0 s, t = 1 s, t = 2 s, t = 3s dan berapakah jaraknya?dan bagaimanakah kesimpulannya?

2. Perhatikan grafik!




   Gerak sebuah benda yang melakukan GLB diwakili oleh grafik s-t di atas. Berdasarkan
   grafik tersebut, hitunglah kecepatan yang ditempuh oleh benda itu dalam waktu:
   a. 3 s
   b. 10 s
   dan bagaimana kesimpulannya?

Cara membuat peta konsep:
   f) Temukan kata kunci dalam ilustrasi di atas.
   g) Temukan kata-kata pendukung kata kunci
   h) Buatlah skema dengan meletakkan kata kunci paling atas (sebagai pusat)
      kemudian tulislah kata-kata pendukung dibawahnya.
   i) Hubungkan antar kata diatas dengan menggunakan garis penghubung yang
      befungsi sebagai penjelas.
   j) Tulislah label atau kata pada garis yang menghubungkan antara kata kunci
      dengan kata pendukung.
                                                                                            83


Lengkapilah bagian peta kosep berikut!
                                                                                cirinya

                                               secara umum
                         GERAK
                         LURUS              bersifat                          cirinya


                       berkaitan dengan                                       cirinya

                         dibagi                        dibagi




                    menjadi                                  menjadi
                                          dibagi

                                                                              dalam waktu
                                                                                singkat


                  dalam waktu               menjadi
                    singkat


                                                                dalam waktu
                                                                  singkat
Nama         : ……………………..
No. Presensi : ……………………..                                                                84


                                        LEMBAR KERJA SISWA
                                            (uji coba III)

Pokok bahasan             : GLB dan GLBB
Tujuan                    : 1. Mengetahui perbedaan GLB dengan GLBB;
                            2. Mengetahui ciri-ciri pokok dan contoh GLB dan GLBB.

Perhatihan dua grafik berikut ini!
 v(m/s)                                                a(m/s2)


  v                                                     a

                              t (s)                                              t (s)
                   t                                                     t
Adalah grafik ….                                                 Adalah grafik ….

 Cara membuat peta konsep:
    k) Temukan kata kunci dalam ilustrasi di atas.
    l) Temukan kata-kata pendukung kata kunci
    m) Buatlah skema dengan meletakkan kata kunci paling atas (sebagai pusat)
       kemudian tulislah kata-kata pendukung dibawahnya.
    n) Hubungkan antar kata diatas dengan menggunakan garis penghubung yang
       befungsi sebagai penjelas.
    o) Tulislah label atau kata pada garis yang menghubungkan antara kata kunci
       dengan kata pendukung.
Lengkapilah bagian peta kosep berikut!

                                           GERAK
                                           LURUS

                                            bersifat
                          secara umum




                                                                      cirinya
                cirinya                      cirinya




                                                                     contohnya
                                                                                    85


Kisi-kisi angket minat belajar siswa
 No.      Kondisi                       Nomor pernyataan          Jumlah
 1.       Perhatian (attention)         1,14,18                   3
 2.       Relevansi (relevance)         7,9,10,11,12,13,15,17     8
 3.       Percaya diri (confidence)     3,4,5,6,20                5
 4.       Kepuasan (satisfaction)       2,8,16,19                 4
 Jumlah                                                           20

Kisi-kisi soal pre-test dan post-test uji coba I
 No.                                                     Aspek
                      Indikator                                            Jumlah
                                               C1        C2    C3
 1.     Mendefinikan pengertian gerak.                   1                 1
        Membedakan pengertian jarak
 2.                                            4,5,6     7,10              5
        dan perpindahan.
        Membedakan pengertian kelajuan
 3.                                            3         2,9               3
        dan kecepatan.
        Menghitung kelajuan, kecepatan,
 4.                                                              8         1
        kecepatan sesaat, dan waktu.
 Jumlah Total                                                              10

Kisi-kisi soal pre-test dan post-test uji coba II
                                                         Aspek
 No.                   Indikator                                           Jumlah
                                                    C1   C2       C3

 1.    Memahami gerak lurus beraturan,     1             2                 2
       Memahami dan menghitung jarak
 2.    rata-rata dan perpindahan rata-rata 3                      4,5      3
       suatu benda,
       Memahami         dan   menghitung
 3.    kelajuan rata-rata dan kecepatan                  9        6,7,8 4
       rata-rata suatu benda,
       Menghitung v, t dan s melalui
 4.                                                               10       1
       grafik v-t dan s-t.
 Jumlah Total                                                              10

Kisi-kisi soal pre-test dan post-test uji coba III
                                                         Aspek
 No.                    Indikator                                          Jumlah
                                                    C1   C2    C3
       Menghitung v, t dan s melalui
 1.                                                      1,4     2,3       4
       grafik GLB v-t dan s-t.
 2.    Memahami GLBB                   5,7               6                 3
       Menghitung       percepatan dan
 3.                                                              8,9,10    3
       percepatan rata-rata
 Jumlah Total                                                              10
                                                                86




                                   Kuesioner

                   Isilah sesuai dengan keadaan pribadi Anda!

Nama lengkap                 :

Alamat                       :

Asal sekolah                 :

Pelajaran yang disukai       :

Pelajaran yang tidak disukai :

Nilai ujian IPA SMP          :



__________________________________________________________________



                                   Kuesioner

                   Isilah sesuai dengan keadaan pribadi Anda!

Nama lengkap                 :

Alamat                       :

Asal sekolah                 :

Pelajaran yang disukai       :

Pelajaran yang tidak disukai :

Nilai ujian IPA SMP          :
                                                                                               87
                                          Tipe Manakah Saya?
Berilah tanda cek (√) pada angka 3 jika pernyataan sesuai dengan kondisi Anda, angka 2 jika rragu-
ragu atau tidak tahu, 1 jika tidak sesuai dengan kondisi Anda.

No.                               Pernyataan                            1      2       3
1.    Teliti terhadap yang detail
2.    Mengingat dengan mudah apa yang dilihat
3.    Mempunyai masalah dengan instruksi lisan
4.    Tidak mudah terganggu dengan suara gaduh
5.    Pembaca cepat dan tekun
6.    Lebih suka membaca daripada dibacakan
7.    Lebih suka metode demonstrasi daripada metode ceramah
8.    Bila menyampaikan gagasan sulit memilih kata
9.    Rapi dan teratur
10.   Penampilan sangat penting
                                 Jumlah

No.                               Pernyataan                            1      2       3
1.    Bicara pada diri sendiri saat bekerja
2.    Konsentrasi mudah terganggu oleh suara rebut
3.    Senang bersuara keras ketika membaca
4.    Sulit menulis, tetapi mudah bercerita
5.    Pembicara yang fasih
6.    Sulit belajar dalam suasana bising
7.    Lebih suka musik daripada lukisan
8.    Bicara dalam irama yang terpola
9.    Lebih suka gurauan lisan daripada membaca buku humor
10.   Mudah menirukan nada, irama, dan warna suara
                                 Jumlah


No.                            Pernyataan                               1      2       3
1.    Berbicara dengan perlahan
2.    Menanngapi perhatian fisik
3.    Menyentuh orang untuk mendapat perhatian
4.    Banyak bergerak dan selalu berorientasi pada fisik
5.    Menggunakan jari sebagai penunjuk dalam membaca
6.    Banyak menggunakan isyarat tubuh
7.    Tidak bisa duduk diam dalam waktu yang lama
8.    Menyukai permainan yang menyibukkan
9.    Selalu ingin melakukan sesuatu
10.   Tidak mudah mengingat letak geografi
                               Jumlah
                                                                                        88

       ANGKET MINAT BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X.D SMA MUHAMMADIYAH 7
                   YOGAYAKARTA SEMESTER GENAP 2009/2010

Nama           : ..............................................
No.absen       : ..............................................

Petunjuk:
Berilah tanda (√) pada kolom nomor yang sesuai dengan pilihan Anda, yaitu:
   1 = tidak setuju
   2 = kurang setuju
   3 = ragu-ragu
   4 = setuju
   5 = sangat setuju

                                                                            Skala
 No.                                     Pernyataan
                                                                    1   2     3 4   5
 1.     Fisika merupakan pelajaran yang menarik dan sangat
        penting bagi saya.
 2.     Saya senang mengikuti pelajaran fisika.
 3.     Saya akan berusaha belajar fisika dengan baik.
 4.     Saya tidak mau mengalami kegagalan dalam belajar fisika.
 5.     Saya akan memperhatikan dengan serius penjelasan dari
        guru.
 6.     Saya akan segera menanyakan jika ada materi yang belum
        jelas.
 7.     Saya terbiasa belajar di rumah untuk mempersiapkan diri
        menerima pelajaran fisika berikutnya.
 8.     Saya rugi bila tidak mengikuti pelajaran fisika.
 9.     Saya merasa pelajaran fisika sangat bermanfaat bagi saya.
 10.    Saya selalu berusaha mencari buku,majalah,dan artikel
        yang berkaitan dengan fisika.
 11.    Saya senang membaca buku,majalah,dan artikel yang
        membahas tentang fisika.
 12.    Saya senang mengamati kejadian alam sekitar yang
        berkaitan dengan fisika.
 13.    Saya senang melihat acara televisi yang berkaitan dengan
        fisika.
 14.    Saya selalu mengerjakan PR fisika.
 15.    Saya senang dengan diskusi-diskusi yang berkaitan dengan
        fisika.
 16.    Cara mengajar guru membuat saya lebih bersemangat
        untuk belajar fisika.
 17.    Isi pembelajaran fisika sesuai dengan harapan dan tujuan
        saya.
 18.    Saya sering mencatat materi yang disampaikan oleh guru
        fisika.
 19.    Saya lebih suka mengikuti pelajaran fisika dari pada
        pelajaran yang lain.
 20.    Saya sangat berminat untuk masuk jurusan IPA.
                                        Soal uji coba I
Nama         : ……………………..
No. Presensi : ……………………..
Petunjuk:
   - Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan jawablah di lembar jawaban
      yang sudah disediakan! dan Kerjakan soal yang paling mudah terlebih dahulu!
   - Berdo’alah sebelum dan sesudah mengerjakan soal-soal!

   1. Suatu benda dikatakan bergerak jika ….
       a. posisinya setiap saat berubah terhadap titik acuannya
       b. posisinya setiap saat tetap terhadap titik acuannya
       c. posisinya setiap saat selalu tetap terhadap titik acuannya
       d. posisinya = 0 (nol)
       e. tidak ada acuan
   2.
       Sebuah benda mula-mula diam di titik P, lalu bergerak ke titik R melalui O seperti pada
       gambar di atas. Setelah sampai di R benda kembali ke O dan berhenti di sana. Maka
       jarak yang ditempuh benda adalah ….
            a. P-O-R-O         b. O-P-O-R c. O-R-O-P d. R-O-P-O e. R-O-O-P
   3. Panjang lintasan yang ditempuh disebut ....
       a. Perpindahan          b. Jarak        c. Kecepatan          d. Kedudukan
                e.Pecepatan
   4. Kelajuan adalah ….
       a. Perubahan kedudukan benda bergerak
       b. panjang lintasan dibagi dengan lama waktu tempuhnya
       c. panjang lintasan dibagi dengan perpindahan
       d. waktu tempuh dibagi dengan panjang lintasan
       e. perpindahan dibagi dengan panjang lintasan
   5. Besarnya perpindahan benda dibagi dengan waktu tempuhnya disebut ….
       a. kelajuan             b. percepatan c. perlajuan            d. perlambatan e. kecepatan
   6. Besaran yang ditunjukkan oleh speedometer adalah ….
       a. kelajuan             b. kecepatan c. perccepatan           d. perlajuan e.
            perlambatan
   7. Kecepatan merupakan besaran vektor, karena ….
       a. mempunyai besar saja
       b. mempunyai arah saja
       c. mempunyai besar dan arah
       d. tidak mempunyai besar
       e. tidak mempunyai besar dan arah
   8. Persamaan perpindahan mobil barang adalah x = t2 + 2t + 1, dengan x dalam meter dan t
       dalam sekon. Maka kecepatan sesaat pada t = 1 sekon adalah …. m/s
       a. 0            b. 1            c. 2            d. 3          e. 4
   9. Jika posisi awal benda yang bergerak sama dengan posisi akhirnya, maka besar
       perpindahannya adalah ….
       a. Tetap                b. 2 kali       c. berkali-kali       d. 0 (nol)     e. ½ kali
   10. Dalam gerak lurus, laju merupakan ….
     a. Besarnya kelajuan                                    d. Besarnya percepatan
     b. Besarnya perlajuan                                   e. Besarnya perpindahan
     c. Besarnya kecepatan
                                     Soal uji coba II
Nama         : ……………………..
No. Presensi : ……………………..
Petunjuk:
   - Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan jawablah di lembar jawaban yang
      sudah disediakan! Dan Kerjakan soal yang paling mudah terlebih dahulu!
   - Berdo’alah sebelum dan sesudah mengerjakan soal-soal!

   1. Gerak lurus beraturan(GLB) mempunyai lintasan berupa?
      a. garis lurus                c. parabola                   e. melengkung
      b. melingkar                  d. elips
   2. Sebuah benda dikatakan mengalami gerak lurus beraturan(GLB) apabila?
      a. lintasannya lurus dan kecepatannya nol
      b. lintasannya lurus dan kecepatannya berubah
      c. lintasannya lurus dan kecepatannya konstan/tetap
      d. lintasannya melingkar dan kecepatannya konstan
      e. lintasannya melingkar dan kecepatannya tidak konstan
   3. Berapa percepatan pada benda yang mengalami gerak lurus beratuaran(GLB)?
      a. konstan                    c. tetap                      e. nol
      b. berubah                    d. tidak tetap
   4. Mobil melaju dengan kecepatan konstan sebesar 72 km/jam. Berapa jarak yang ditempuh
      mobil tersebut setelah melaju selama 1 menit?
      a. 1 km                       c. 1,2 km                     e. 12 km
      b. 1,1 km                     d. 12 m
   5. Angga berangkat ke sekolah pukul 06.30 WIB. Dia berangkat naik sepeda dengan
      kecepatan konstan 5 m/s. Berapa jarak rumah Angga dengan sekolahnya jika sampai di
      sekolah pukul 06.40 WIB?
      a. 1 km                       c. 2 km               e. 4 km
      b. 1,5 km                     d. 3 km




   6.
      Pada grafik di atas, kecepatan rata-rata benda adalah …..
      a. 2 m/s       b. 3 m/s       c. 4 m/s        d. 5 m/s     d. 6 m/s
   7. Jarak antara kota A dengan kota B 1 km. Apabila dari kota A ke kota B dapat ditempuh
      selama 20 menit. Berapakah besar kecepatan yang digunakan?
      a. 5/6 m/s                    c. 4/6 m/s                   e. 2/6 m/s
      b. 5/5 m/s                    d. 3/6 m/s
   8. Sebuah benda berjalan dengan jarak yang sangat panjang atau sangat jauh, maka
      kecepatan benda tersebut semakin?
      a. semakin besar, karena kecepatan berbanding terbalik dengan jaraknya
      b. semakin kecil, karena kecepatan berbanding terbalik dengan jaraknya
      c. semakin kecil, karena kecepatannya berbanding lurus dengan jaraknya
     d. semakin besar, karena kecepatnnta konstan
     e. semakin besar, karena kecepatannya berbanding lurus dengan jaraknya




9.
    Berdasarkan grafik di atas, pernyataan yang benar adalah ….
    a. Jarak = perpindahan
    b. Perpindahan = waktu
    c. Jarak = luas daerah yang diarsir
    d. Perpindahan = luas daerah arsiran
    e. Jarak = kecepatan
10. Berapakah jarak (s) dari grafik berikut ini?
             V (m /s)

     6




         0              4   t (s)   a. 20 m b. 21 m c. 22 m d. 23 m e. 24 m
                                              Soal uji coba III
Nama         : ……………………..
No. Presensi : ……………………..
Petunjuk:
   − Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan jawablah di lembar jawaban
      yang sudah disediakan! Dan Kerjakan soal yang paling mudah terlebih dahulu!
   − Berdo’alah sebelum dan sesudah mengerjakan soal-soal!




   1.
      Berdasarkan grafik di atas, pernyataan yang benar adalah ….
      a. Jarak = luas daerah yang diarsir c. Jarak = perpindahan                     e.
      Jarak = kecepatan
      b. Perpindahan = waktu                d. Perpindahan = luas daerah arsiran
   2. Berapakah jarak (s) dari grafik berikut ini?
                V (m /s)

        6




            0              4   t (s)   a. 22 m b. 23 m c. 24 m d. 25 m e. 26 m




   3.
        Berdasarkan grafik di atas, maka kecepatan benda pada saat t=3s adalah …..
        a. 0 m/s      b. 1 m/s        c. 2 m/s      d. 3 m/s      e. 4 m/s




   4. Berdasarkan grafik GLB di atas, maka kecepatan pada GLB adalah ….
      a. berubah                  c. tidak konstan           e. semua benar
      b. konstan                  d. nol
5. Lintasan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah ….
    a. elips                      c. parabola                 e. melengkung
    b. melingkar                  d. garis lurus
6. Sebuah benda dikatakan mengalami gerak lurus berubah beraturan(GLBB) jika ….
    a. lintasannya melingkar dan kecepatannya konstan
    b. lintasannya lurus dan percepatannya nol
    c. lintasannya lurus dan percepatannya berubah
    d. lintasannya lurus dan percepatannya konstan/tetap
    e. lintasannya melingkar dan kecepatannya tidak konstan
7. Percepatan pada benda yang mengalami gerak lurus berubah beraturan(GLBB) adalah ….
    a. berubah                    c. tidak konstan            e. semua benar
    b. konstan                    d. nol
8. Mobil mula-mula diam setelah 5 sekon mobil berjalan dengan kecepatan 20 m/s.
    Percepatan mobil tersebut adalah ….
    a. 8 m/s2                     c. 6 m/s2                   e. 4 m/s2
    b. 7 m/s2                     d. 5 m/s2
9. Benda mula-mula melaju dengan kecepatan 10 m/s. Setelah berjalan selama 2 s
    kecepatan benda menjadi 20 m/s. Percepatan rata-rata yang dialami benda tersebut adalah
    ….
    a. 5 m/s2                     c. 3 m/s2                   e. 1 m/s2
    b. 4 m/s2                     d. 2 m/s2
10. Benda mula-mula diam, setelah selang waktu 5 sekon benda berjalan dengan kelajuan 5
    m/s. Percepatan benda dan jarak yang dapat ditempuh oleh benda tersebut adalah ….
    a. 1 m/s2 dan 15 m            c. 1 m/s2 dan 25 m          e. 0,8 m/s2 dan 10m
    b. 1 m/s2 dan 20 m            d. 0,8 m/s2 dan 8 m
Nama         : Riyan Rizki
No. Presensi : 29

                                LEMBAR KERJA SISWA
                                     (uji coba I)

Pokok bahasan           : Gerak Lurus
Tujuan                  : 1. Memahami konsep jarak dan perpindahan
                          2. Memahami konsep kelajuan dan kecepatan


A
Perhatihan bacaan berikut ini!
Monica pergi berbelanja dengan berjalan kaki (ber-gerak) ke swalayan menempuh rute
(jarak) sebagai berikut:
                         4m

                                           U

             10 m                   10 m




                                        4m         swalayan
                Rumah
                Monica
Dan akhirnya Monica ber-pindah dari rumah ke swalayan serta berbelanja yang
diperlukan.
Jawablah pertanyaan berikut!
   1. Berapa jarak yang ditempuh Monica?
   2. Berapa jauh perpindahan yang ditempuh Monica?


Cara membuat peta konsep:
   k) Temukan kata kunci dalam ilustrasi di atas.
   l) Temukan kata-kata pendukung kata kunci
   m) Buatlah skema dengan meletakkan kata kunci paling atas (sebagai pusat)
      kemudian tulislah kata-kata pendukung dibawahnya.
   n) Hubungkan antar kata diatas dengan menggunakan garis penghubung yang
      befungsi sebagai penjelas.
   o) Tulislah label atau kata pada garis yang menghubungkan antara kata kunci
      dengan kata pendukung.
Lengkapilah bagan peta kosep berikut!

                        Monica
                       berGerak

                     berkaitan dengan




             Jarak                      perpindahan


                        merupakan
                       besaran pokok




                        panjang

                      memiliki satuan



                             m


B
Perhatikan bacaan berikut ini!
Sebuah mobil melaju sejauh 3 km dalam waktu 3 menit dan speedometer menunjukkan
angka 60 km/jam. Berapakah laju dan kecepatan mobil tersebut?


Cara membuat peta konsep:
a) Temukan kata kunci dalam ilustrasi di atas.
b) Temukan kata-kata pendukung kata kunci
c) Buatlah skema dengan meletakkan kata kunci paling atas (sebagai pusat) kemudian
   tulislah kata-kata pendukung dibawahnya.
d) Hubungkan antar kata diatas dengan menggunakan garis penghubung yang
   befungsi sebagai penjelas.
e) Tulislah label atau kata pada garis yang menghubungkan antara kata kunci dengan
   kata pendukung.
Lengkapilah bagan peta kosep berikut!

                                        Mobil berGerak


                                            memiliki




                             Kelajuan                      Kecepatan


                         dipengaruhi oleh              dipengaruhi oleh




                     jarak                   Waktu                    perpindahan

             merupakan besaran             merupakan            merupakan besaran
                  pokok                  besaran pokok,              pokok
                                         memiliki satuan


                 panjang                                              panjang
                                              sekon
              memiliki satuan                                      memiliki satuan



                     m                                                    m
Nama            : DESTARY HISYA PRATAMI Presensi   : X.D


                                    LEMBAR KERJA SISWA
                                        (uji coba II)

Pokok bahasan            : Gerak Lurus Beraturan
Tujuan                   : 1. Memahami konsep GLB dengan grafik v-t dan s-t;
                           2. Mengetahui apa saja yang mempengaruhi GLB.


Perhatihan bacaan berikut ini!
1. Perhatikan grafik!




   Berdasarkan grafik tersebut cobalah Anda tentukan berapa besar kecepatan benda
   pada saat t = 0 s, t = 1 s, t = 2 s, t = 3s dan berapakah jaraknya?dan bagaimanakah
   kesimpulannya?

2. Perhatikan grafik!




   Gerak sebuah benda yang melakukan GLB diwakili oleh grafik s-t di atas.
   Berdasarkan grafik tersebut, hitunglah kecepatan yang ditempuh oleh benda itu dalam
   waktu:
   a. 3 s
   b. 10 s
   dan bagaimana kesimpulannya?

Cara membuat peta konsep:
   f) Temukan kata kunci dalam ilustrasi di atas.
   g) Temukan kata-kata pendukung kata kunci
   h) Buatlah skema dengan meletakkan kata kunci paling atas (sebagai pusat)
      kemudian tulislah kata-kata pendukung dibawahnya.
   i) Hubungkan antar kata diatas dengan menggunakan garis penghubung yang
      befungsi sebagai penjelas.
   j) Tulislah label atau kata pada garis yang menghubungkan antara kata kunci
      dengan kata pendukung.
     Lengkapilah bagian peta kosep berikut!
                                                                                          Berubah tidak
                                                                                            beraturan                                        Kecepatan tidak
                                                                                                                     cirinya                    beraturan
                                                              secara umum
                                       GERAK
                                                                                            Berubah                                      Percepatan tetap, gas fisika
                                       LURUS              bersifat
                                                                                           beraturan            cirinya


                                   berkaitan dengan
                                                                                           Beraturan            cirinya                  Kecepatan tetap

                                       dibagi                              dibagi
kedudukan          jarak                              waktu                                            perpindahan



                              menjadi                                          menjadi
                                                       dibagi

                                                                                                                 dalam waktu                        Kecepatan sesaat
                           Kelajuan rata-rata                               Kecepatan rata-rata                    singkat


                           dalam waktu                    menjadi
                             singkat


                                                        Percepatan rata2            dalam waktu                      Percepatan sesaat
                            Kelajuan sesaat                                           singkat
Nama         :Jayanti W.U
No. Presensi : 16

                                                LEMBAR KERJA SISWA
                                                    (uji coba III)

Pokok bahasan                  : GLB dan GLBB
Tujuan                         : 1. Mengetahui perbedaan GLB dengan GLBB;
                                 2. Mengetahui ciri-ciri pokok dan contoh GLB dan GLBB.

Perhatihan dua grafik berikut ini!
 v(m/s)                                                                 a(m/s2)


  v                                                                      a

                                        t (s)                                                             t (s)
                       t                                                                       t
Adalah grafik ….                                                                  Adalah grafik ….

 Cara membuat peta konsep:
    a) Temukan kata kunci dalam ilustrasi di atas.
    b) Temukan kata-kata pendukung kata kunci
    c) Buatlah skema dengan meletakkan kata kunci paling atas (sebagai pusat)
       kemudian tulislah kata-kata pendukung dibawahnya.
    d) Hubungkan antar kata diatas dengan menggunakan garis penghubung yang
       befungsi sebagai penjelas.
    e) Tulislah label atau kata pada garis yang menghubungkan antara kata kunci
       dengan kata pendukung.
Lengkapilah bagian peta kosep berikut!


                                                     GERAK
                                                     LURUS

                                                      bersifat
                               secara umum


                 Berubah tak                          Beraturan                              Berubah
                  beraturan                                                                 beraturan


                    cirinya                             cirinya                           cirinya


              Kecepatan tidak teratur                 Kecepatan tetap                  Percepatan tetap



                                                                                        contohnya


                                                                                   Gerak jatuh bebas
                                                                                   U




                                                                                   Gerak vertikal
                                                                                   U
                                                                                       100


                                      Tipe Manakah Saya?
Berilah tanda cek (√) pada angka 3 jika pernyataan sesuai dengan kondisi Anda, angka 2 jika
rragu-ragu atau tidak tahu, 1 jika tidak sesuai dengan kondisi Anda.

No.                            Pernyataan                               1       2       3
1.    Teliti terhadap yang detail                                                       √
2.    Mengingat dengan mudah apa yang dilihat                                   √
3.    Mempunyai masalah dengan instruksi lisan                          √
4.    Tidak mudah terganggu dengan suara gaduh                          √
5.    Pembaca cepat dan tekun                                                           √
6.    Lebih suka membaca daripada dibacakan                                             √
7.    Lebih suka metode demonstrasi daripada metode ceramah                             √
8.    Bila menyampaikan gagasan sulit memilih kata                                      √
9.    Rapi dan teratur                                                                  √
10.   Penampilan sangat penting                                                         √
                                 Jumlah

No.                               Pernyataan                            1       2       3
1.    Bicara pada diri sendiri saat bekerja                                     √
2.    Konsentrasi mudah terganggu oleh suara rebut                                      √
3.    Senang bersuara keras ketika membaca                              √
4.    Sulit menulis, tetapi mudah bercerita                             √
5.    Pembicara yang fasih                                                      √
6.    Sulit belajar dalam suasana bising                                √
7.    Lebih suka musik daripada lukisan                                                 √
8.    Bicara dalam irama yang terpola                                   √
9.    Lebih suka gurauan lisan daripada membaca buku humor                              √
10.   Mudah menirukan nada, irama, dan warna suara                              √
                                 Jumlah


No.                            Pernyataan                               1       2       3
1.    Berbicara dengan perlahan                                                 √
2.    Menanngapi perhatian fisik                                                        √
3.    Menyentuh orang untuk mendapat perhatian                          √
4.    Banyak bergerak dan selalu berorientasi pada fisik                                √
5.    Menggunakan jari sebagai penunjuk dalam membaca                   √
6.    Banyak menggunakan isyarat tubuh                                  √
7.    Tidak bisa duduk diam dalam waktu yang lama                       √
8.    Menyukai permainan yang menyibukkan                                       √
9.    Selalu ingin melakukan sesuatu                                            √
10.   Tidak mudah mengingat letak geografi                              √
                               Jumlah
                                                                               101


          Hasil angket (kuesioner) gaya mengajar guru dan gaya belajar siswa

Gaya mengajar guru adalah visual

Gaya belajar siswa diperlihatkan sebagai berikut:

       Kompleks (visua, auditorial, dan kinestetik) : 1 siswa atau 4,17%

       Visual                                       : 7 siswa atau 29,18%

       Visual (dominan) dan Auditorial              : 2 siswa atau 8,31%

       Auditorial                                   : 6 siswa atau 25%

       Auditorial (dominan) dan Visual              : 1 siswa atau 4,17%

       Kinestetik                                   : 3 siswa atau 12,5%

       Kinestetik (dominan) dan Visual              : 3 siswa atau 12,5%

       Kinestetik (dominan) dan Auditorial          : 1 siswa atau 4,17%
                                                                                    102

 ANGKET MINAT BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X.D SMA MUHAMMADIYAH 7
             YOGAYAKARTA SEMESTER GENAP 2009/2010

Nama         :
No.absen     :

Petunjuk:
Berilah tanda ( ) pada kolom nomor yang sesuai dengan pilihan Anda, yaitu:
    1 = tidak setuju
    2 = kurang setuju
    3 = ragu-ragu
    4 = setuju
    5 = sangat setuju
                                                                        Skala
 No.                             Pernyataan
                                                                 1 2 3 4        5
 1.    Fisika merupakan pelajaran yang menarik dan sangat
       penting bagi saya.
 2.    Saya senang mengikuti pelajaran fisika.
 3.    Saya akan berusaha belajar fisika dengan baik.
 4.    Saya tidak mau mengalami kegagalan dalam belajar fisika.
 5.    Saya akan memperhatikan dengan serius penjelasan dari
       guru.
 6.    Saya akan segera menanyakan jika ada materi yang belum
       jelas.
 7.    Saya terbiasa belajar di rumah untuk mempersiapkan diri
       menerima pelajaran fisika berikutnya.
 8.    Saya rugi bila tidak mengikuti pelajaran fisika.
 9.    Saya merasa pelajaran fisika sangat bermanfaat bagi saya.
 10. Saya selalu berusaha mencari buku,majalah,dan artikel
       yang berkaitan dengan fisika.
 11. Saya senang membaca buku,majalah,dan artikel yang
       membahas tentang fisika.
 12. Saya senang mengamati kejadian alam sekitar yang
       berkaitan dengan fisika.
 13. Saya senang melihat acara televisi yang berkaitan dengan
       fisika.
 14. Saya selalu mengerjakan PR fisika.
 15. Saya senang dengan diskusi-diskusi yang berkaitan dengan
       fisika.
 16. Cara mengajar guru membuat saya lebih bersemangat
       untuk belajar fisika.
 17. Isi pembelajaran fisika sesuai dengan harapan dan tujuan
       saya.
 18. Saya sering mencatat materi yang disampaikan oleh guru
       fisika.
 19. Saya lebih suka mengikuti pelajaran fisika dari pada
       pelajaran yang lain.
 20. Saya sangat berminat untuk masuk jurusan IPA.
                                      HASIL ANGKET MINAT BELAJAR SISWA PADA UJI COBA I 
                                                                                                                       
                                                                             HASIL 
    NO                      NAMA                                                                                        SKOR 
                                           1 2  3  4 5  6  7 8  9  10  11  12  13  14  15  16  17  18  19  20 
    1     Adita Febriyawati                5 5 5 5 5 5 4 5 5  4  4                  4   3   5   5   4   5   5   4   5       92 
    2     A. Zul Hazmi A.M.                3 3 4 4 3 3 3 4 4  4  4                  4   4   3   3   4   4   4   3   4       72 
    3     Alfianisa Devi Melati            5 5 5 5 5 5 4 5 5  4  4                  5   5   4   4   5   4   5   4   5       93 
    4     Asih Puspa Wibowo                2 2 4 5 3 4 2 3 3  2  3                  4   3   3   4   2   2   3   2   5       61 
    5     Danar Ranu Ardyansel             4 3 4 4 4 3 4 4 4  4  3                  4   3   4   4   3   4   4   4   4       75 
    6     Delly Nur Wijaya                 4 4 4 4 4 5 4 4 4  4  4                  4   4   5   4   5   5   4   4   4       84 
    7     Desi Nur Dwi J.                  4 4 4 5 4 5 4 5 5  3  4                  5   4   4   4   4   4   3   3   5       83 
    8     Dewantara M.E.                   2 2 2 3 2 3 3 3 3  2  2                  3   2   2   3   2   2   3   3   5       52 
    9     Deztarry Hishya Pratamie         3 4 5 3 3 3 2 2 3  2  2                  4   3   2   4   5   4   4   3   5       66 
    10    Dwi Nova Indah K.W.              3 3 4 4 4 4 3 1 3  3  3                  3   3   4   3   3   3   5   3   2       64 
    11    Irma Laila N.                    5 5 5 5 5 5 5 3 5  3  4                  4   3   5   5   5   5   5   3   5       90 
    12    Jayanti Wahyu Utami              4 4 5 4 4 5 3 4 4  4  3                  3   3   4   4   5   4   5   4   5       81 
    13    Nindya Romadhani                 3 4 5 5 4 4 4 5 4  3  3                  4   4   4   2   2   3   4   2   5       74 
    14    Oktaviana Nur Khasanah           5 5 4 4 5 4 5 4 5  4  3                  4   3   4   4   3   3   4   4   5       82 
    15    Pujo Suwarno                     4 5 4 4 4 4 4 4 4  4  3                  2   3   4   4   4   3   3   4   4       75 
    16    Randi Priaji W.                  4 4 4 1 4 4 2 1 4  4  4                  4   1   4   4   4   1   4   5   4       67 
    17    Rian Rizki                       4 4 4 4 4 3 3 2 3  2  2                  3   2   2   3   4   4   4   3   4       64 
    18    Rifki Dwi Nurcahyo               5 5 4 5 4 5 4 5 4  5  4                  5   4   5   4   5   4   5   4   5       91 
    19    Rina Eka Widjayanti              3 3 4 4 3 4 3 3 4  3  2                  3   2   4   3   3   3   5   3   2       64 
    20    Wahyu Fadly Dzil Ikram           4 4 4 4 4 3 3 4 5  4  4                  4   4   3   3   5   4   3   3   5       77 
    21    Yusuf Adi Kurniawan              4 4 5 5 3 4 3 3 4  4  4                  4   3   4   4   4   5   4   3   4       78 
    22    Zulfikar                         4 4 3 5 3 3 3 4 4  2  2                  3   3   3   3   4   4   3   3   4       67 
          Jumlah                                                                                                         1652 
          Nilai Maksimal                                                                                                    93 
          Nilai Minimal                                                                                                     52 
          Rerata                                                                                                         75.09 
                                      HASIL ANGKET MINAT BELAJAR SISWA PADA UJI COBA II 
                                                                                                                        
                                                                              HASIL 
    NO                      NAMA                                                                                         SKOR 
                                           1  2 3  4  5 6  7  8 9  10  11  12  13  14  15  16  17  18  19  20 
    1     Adita Febriyawati                5 4 5 5 5 5 4 5 5             4  4       4    4   5   5   4   4   5   4   5       91 
    2     A. Zul Hazmi A.M.                3 3 5 5 4 4 3 5 5             3  3       5    4   4   3   3   4   4   3   5       78 
    3     Alfianisa Devi Melati            5 5 5 5 5 5 4 5 5             4  4       4    4   4   4   5   4   5   4   5       91 
    4     Asih Puspa Wibowo                4 4 4 4 3 3 3 4 4             3  3       4    3   3   3   2   3   4   3   4       68 
    5     Danar Ranu Ardyansel             4 4 4 4 4 4 5 4 4             4  4       4    5   4   4   4   4   4   4   4       82 
    6     Delly Nur Wijaya                 4 4 4 4 4 4 5 4 5             4  4       4    5   4   5   4   5   4   5   4       86 
    7     Desi Nur Dwi J.                  4 4 4 4 4 4 4 4 4             4  5       5    5   4   4   5   4   4   4   3       83 
    8     Dewantara M.E.                   2 3 3 2 3 3 3 2 3             2  2       2    3   2   3   3   2   3   3   5       54 
    9     Deztarry Hishya Pratamie         4 4 4 3 3 4 3 3 4             3  3       4    3   3   4   5   4   5   3   5       74 
    10    Dwi Nova Indah K.W.              5 5 3 5 5 4 3 3 3             5  4       4    5   5   5   5   5   5   4   5       88 
    11    Irma Laila N.                    5 5 5 5 5 5 4 3 5             5  5       4    4   5   5   5   5   5   3   5       93 
    12    Jayanti Wahyu Utami              5 5 5 5 5 5 3 5 5             4  3       4    4   5   4   5   5   5   4   4       90 
    13    Nindya Romadhani                 4 4 4 4 3 4 3 3 4             3  3       4    4   4   3   4   4   4   3   5       74 
    14    Oktaviana Nur Khasanah           5 5 5 5 4 5 4 4 4             3  3       3    4   5   4   4   4   5   4   5       85 
    15    Pujo Suwarno                     4 4 4 4 4 4 5 4 4             4  4       4    5   4   4   4   4   4   4   4       82 
    16    Randi Priaji W.                  4 4 3 5 3 3 2 4 4             3  3       4    3   2   3   3   4   3   3   4       67 
    17    Rian Rizki                       4 4 4 4 4 3 3 2 4             2  2       3    3   3   3   4   3   4   4   4       67 
    18    Rifki Dwi Nurcahyo               5 4 5 4 5 4 5 4 5             4  5       4    5   4   5   4   5   4   5   4       90 
    19    Rina Eka Widjayanti              4 3 4 4 4 3 3 4 3             3  3       3    3   5   3   4   3   5   3   3       70 
    20    Wahyu Fadly Dzil Ikram           3 3 4 4 3 3 3 4 4             3  3       5    3   3   3   3   3   3   3   5       68 
    21    Yusuf Adi Kurniawan              4 4 4 3 4 4 4 3 4             4  4       3    4   4   4   4   4   3   4   4       76 
    22    Zulfikar                         4 4 3 5 3 3 2 4 4             3  3       4    3   2   3   3   4   3   3   4       67 
          Jumlah                                                                                                          1724 
          Nilai Maksimal                                                                                                     93 
          Nilai Minimal                                                                                                      54 
          Rerata                                                                                                          78.36 
                                      HASIL ANGKET MINAT BELAJAR SISWA PADA UJI COBA III 
                                                                                                                        
                                                                              HASIL 
    NO                      NAMA                                                                                         SKOR 
                                            1  2 3  4  5 6  7  8 9  10  11  12  13  14  15  16  17  18  19  20 
    1     Adita Febriyawati                 5 5 5 5 5 5 4 5 5            4  4       4    4   5   5   4   5   5   4   5       93 
    2     A. Zul Hazmi A.M.                 4 4 5 5 3 3 3 5 5            4  4       4    4   4   3   3   4   3   3   5       78 
    3     Alfianisa Devi Melati             5 5 5 5 5 5 4 5 5            4  4       5    4   5   5   5   5   5   4   5       95 
    4     Asih Puspa Wibowo                 4 4 4 4 4 4 4 4 4            3  3       4    4   3   4   3   3   4   4   5       76 
    5     Danar Ranu Ardyansel              4 4 4 4 4 4 4 4 5            5  5       5    4   5   4   5   5   4   4   4       87 
    6     Delly Nur Wijaya                  5 5 4 5 4 5 4 4 5            4  5       4    5   4   5   4   5   4   4   5       90 
    7     Desi Nur Dwi J.                   4 4 5 5 4 5 4 4 4            3  2       4    4   4   5   5   4   5   2   3       80 
    8     Dewantara M.E.                    2 2 2 2 3 3 3 3 3            3  1       2    3   3   3   3   4   4   3   5       57 
    9     Deztarry Hishya Pratamie          4 4 5 4 3 4 3 4 5            3  3       5    5   4   5   5   5   5   4   5       85 
    10    Dwi Nova Indah K.W.               2 2 3 4 3 3 3 3 3            3  3       3    3   4   3   4   3   4   3   3       62 
    11    Irma Laila N.                     5 5 5 5 5 5 5 5 5            5  5       5    5   5   5   5   5   5   1   5       96 
    12    Jayanti Wahyu Utami               5 5 5 5 5 5 5 5 5            4  4       4    4   5   4   5   5   5   5   4       94 
    13    Nindya Romadhani                  4 3 4 4 4 4 3 4 4            4  3       4    3   3   3   4   4   4   3   4       73 
    14    Oktaviana Nur Khasanah            5 5 5 5 5 5 5 5 5            5  5       5    5   5   5   5   5   5   2   5       97 
    15    Pujo Suwarno                      4 4 4 4 4 4 4 4 4            5  4       4    4   4   5   5   5   4   3   3       82 
    16    Randi Priaji W.                   4 4 4 3 3 3 3 3 4            3  3       4    3   3   3   4   4   3   4   5       70 
    17    Rian Rizki                        4 4 4 4 4 3 4 3 4            3  3       3    3   3   3   4   4   3   3   4       70 
    18    Rifki Dwi Nurcahyo                5 4 5 4 5 4 5 4 5            4  5       4    5   4   5   4   5   4   5   4       90 
    19    Rina Eka Widjayanti               3 4 4 5 5 5 3 4 4            3  3       3    3   5   3   4   3   5   3   3       75 
    20    Wahyu Fadly Dzil Ikram            4 4 4 3 3 3 3 3 4            3  3       4    3   3   3   4   4   3   4   5       70 
    21    Yusuf Adi Kurniawan               4 3 4 4 4 3 4 5 5            4  3       5    1   4   4   3   3   3   4   4       74 
    22    Zulfikar                          4 4 4 3 3 3 3 4 4            3  3       3    3   3   3   4   4   3   3   4       68 
          Jumlah                                                                                                          1762 
          Nilai Maksimal                                                                                                     97 
          Nilai Minimal                                                                                                      57 
          Rerata                                                                                                          80.09 
                                                                  106

Table Distribusi Frekuensi Minat Belajar Siswa pada Uji Coba I

No.    Skor     Frekuensi(f)    Persentase(%)
1         52               1             4.55
2         61               1             4.55
3         64               3            13.64
4         66               1             4.55
5         67               2             9.09
6         72               1             4.55
7         74               1             4.55
8         75               2             9.09
9         77               1             4.55
10        78               1             4.55
11        81               1             4.55
12        82               1             4.55
13        83               1             4.55
14        84               1             4.55
15        90               1             4.55
16        91               1             4.55
17        92               1             4.55
18        93               1             4.55
Jumlah                   22               100

Table Distribusi Frekuensi Minat Belajar Siswa pada Uji Coba II

No.   Skor      Frekuensi(f)    Persentase(%)
1         54               1             4.55
2         67               3            13.64
3         68               2             9.09
4         70               1             4.55
5         74               2             9.09
6         76               1             4.55
7         78               1             4.55
8         82               2             9.09
9         83               1             4.55
10        85               1             4.55
11        86               1             4.55
12        88               1             4.55
13        90               2             9.09
14        91               2             9.09
15        93               1             4.55
   Jumlah                22               100
                                                                               107

Table Distribusi Frekuensi Minat Belajar Siswa pada Uji Coba III


No.   Skor      Frekuensi(f)    Persentase(%)
1         57               1             4.55
2         62               1             4.55
3         68               1             4.55
4         70               3            13.64
5         73               1             4.55
6         74               1             4.55
7         75               1             4.55
8         76               1             4.55
9         78               1             4.55
10        80               1             4.55
11        82               1             4.55
12        85               1             4.55
13        87               1             4.55
14        90               2             9.09
15        93               1             4.55
16        94               1             4.55
17        95               1             4.55
18        96               1             4.55
19        97               1             4.55
   Jumlah                22               100

Tabel Persentase Minat Belajar Siswa pada Uji Coba I

No.       Skor         Kategori Minat      Frekuensi      Persentase (%)
1         81 - 100     Tinggi                        8                36.36
2         61 - 80      Cukup                        13                59.09
3         41 - 60      Kurang                        1                 4.55
4         20 - 40      Rendah                        0                     0
 Total                                              22                   100

Tabel Persentase Minat Belajar Siswa pada Uji Coba II

No.       Skor         Kategori Minat      Frekuensi      Persentase (%)
1         81 - 100     Tinggi                       11                   50
2         61 - 80      Cukup                        10                45.45
3         41 - 60      Kurang                        1                 4.55
4         20 - 40      Rendah                        0                    0
 Total                                              22                  100

Tabel Persentase Minat Belajar Siswa pada Uji Coba III

No.       Skor         Kategori Minat      Frekuensi      Persentase (%)
1         81 - 100     Tinggi                       10                45.45
2         61 - 80      Cukup                        11                    50
3         41 - 60      Kurang                        1                 4.55
4         20 - 40      Rendah                        0                     0
 Total                                              22                   100
                                                                                         108

Tabel Persentase Peningkatan Minat Belajar Siswa

                                     Persentase (%) Peningkatan Minat Belajar
  No.      Kategori Minat
                             Uji Coba I   f    Uji Coba II    f     Uji Coba III    f
1          Tinggi                 36.36     8          50     11          45.45    10
2          Cukup                  59.09 13          45.45     10              50   11
3          Kurang                  4.55     1        4.55       1          4.55      1
4          Rendah                     0     0            0      0              0     0
Jumlah                              100 22            100     22            100    22
                                                                                                                    109


                                             HASIL PRE-TEST UJI COBA 1

                                                                                  HASIL
NO                          NAMA                                                                           SKOR
                                                               1      2   3   4   5 6 7       8   9   10
 1    Adita Febriyawati                                        1      1   0   1   0   0   1   0   0    0        4
 2    A. Zul Hazmi A.M.                                        1      1   1   0   1   0   0   1   0    0        5
 3    Alfianisa Devi Melati                                    1      1   1   0   0   0   1   0   1    0        5
 4    Asih Puspa Wibowo                                        1      0   0   0   1   1   0   1   1    1        6
 5    Danar Ranu Ardyansel                                     1      1   1   0   0   0   1   1   0    0        5
 6    Delly Nur Wijaya                                         1      1   1   0   0   0   1   0   0    0        4
 7    Desi Nur Dwi J.                                          1      0   0   0   0   0   1   0   1    1        4
 8    Dewantara M.E.                                           1      1   1   0   0   0   1   0   1    0        5
 9    Deztarry Hishya Pratamie                                 1      0   1   1   0   0   1   0   0    1        5
10    Dwi Nova Indah K.W.                                      1      0   1   1   1   0   1   0   1    0        6
11    Irma Laila N.                                            1      1   0   1   0   0   1   0   1    0        5
12    Jayanti Wahyu Utami                                      1      1   1   0   1   0   1   0   1    1        7
13    Nindya Romadhani                                         1      1   1   0   0   0   1   0   0    0        4
14    Oktaviana Nur Khasanah                                   1      1   0   1   0   0   1   0   0    1        5
15    Pujo Suwarno                                             1      1   1   0   0   0   1   0   0    0        4
16    Randi Priaji W.                                          1      1   1   0   1   0   0   1   0    1        6
17    Rian Rizki                                               1      0   0   1   1   0   1   0   0    0        4
18    Rifki Dwi Nurcahyo                                       1      1   1   0   0   0   1   0   0    0        4
19    Rina Eka Widjayanti                                      1      1   1   1   0   0   1   0   0    0        5
20    Wahyu Fadly Dzil Ikram                                   1      1   1   0   1   0   0   0   0    1        5
21    Yusuf Adi Kurniawan                                      1      1   1   0   0   0   1   0   0    0        4
22    Zulfikar                                                 0      0   0   0   1   0   1   1   1    0        4
      Jumlah                                                                                                  106
      Nilai Maksimal                                                                                            7
      Nilai Minimal                                                                                             4
      Rerata                                                                                                 4.82



Table Data Nilai Pre-test Siswa pada Uji Coba 1

No. Nilai (x)      Frekuensi(f)        f.x       Persentase (%)
1             4                    9      36                 40.91
2             5                    9      45                 40.91
3             6                    3      18                 13.64
4             7                    1       7                  4.54
Jumlah                            22     106                    100
Rerata                                  4.82
                                                                                                                    110

                                              HASIL POST-TEST UJI COBA 1


                                                                                  HASIL
NO                            NAMA                                                                         SKOR
                                                                1     2   3   4   5 6 7       8   9   10
  1    Adita Febriyawati                                        1     1   1   1   0   1   1   1   0    0        7
  2    A. Zul Hazmi A.M.                                        1     1   1   0   1   0   0   1   0    0        5
  3    Alfianisa Devi Melati                                    1     1   1   0   0   0   1   0   1    0        5
  4    Asih Puspa Wibowo                                        1     0   0   0   1   1   0   1   1    1        6
  5    Danar Ranu Ardyansel                                     1     1   1   0   1   0   1   1   1    0        7
  6    Delly Nur Wijaya                                         1     1   1   0   1   1   1   0   1    0        7
  7    Desi Nur Dwi Jayanti                                     1     0   0   1   0   1   1   0   1    1        6
  8    Dewantara M.E.                                           1     1   1   0   0   1   1   1   1    0        7
  9    Deztarry Hishya Pratamie                                 1     0   1   1   0   1   1   0   0    1        6
 10    Dwi Nova Indah K.W.                                      1     0   1   1   1   0   1   0   1    0        6
 11    Irma Laila N.                                            1     1   1   1   0   1   1   1   1    0        8
 12    Jayanti Wahyu Utami                                      1     1   1   0   1   1   1   0   1    1        8
 13    Nindya Romadhani                                         1     1   1   0   0   1   1   0   1    0        6
 14    Oktaviana Nur Khasanah                                   1     1   0   1   0   0   1   0   0    1        5
 15    Pujo Suwarno                                             1     1   1   0   0   0   1   1   0    0        5
 16    Randi Priaji W.                                          1     1   1   0   1   1   0   1   1    1        8
 17    Rian Riski                                               1     0   1   1   1   0   1   0   1    0        6
 18    Rifki Dwi Nurcahyo                                       1     1   1   0   0   1   1   0   0    0        5
 19    Rina Eka Widjayanti                                      1     1   1   1   0   0   1   0   0    0        5
 20    Wahyu Fadly Dzil Ikram                                   1     1   1   0   1   0   0   0   0    1        5
 21    Yusuf Adi Kurniawan                                      1     1   1   0   0   1   1   0   0    0        5
 22    Zulfikar                                                 0     1   1   0   1   0   1   1   1    0        6
       Jumlah                                                                                                 134
       Nilai Maksimal                                                                                           8
       Nilai Minimal                                                                                            5
       Rerata                                                                                                6.09

Table Data Nilai Post-test Siswa pada Uji Coba 1

No. Nilai (x)       Frekuensi(f)        f.x      Persentase (%)
1               5                   8      40                36.36
2               6                   7      42                31.82
3               7                   4      28                18.18
4               8                   3      24                13.64
Jumlah                             22     134                   100
Rerata                                   6.09
                                                                                                              111


                                                HASIL PRE-TEST UJI COBA 2

                                                                                    HASIL
NO                                    NAMA                                                                   SKOR
                                                                    1   2   3   4   5 6 7       8   9   10
 1    Adita Febriyawati                                             1   1   0   1   0   1   1   0   0    1        6
 2    A. Zul Hazmi A.M.                                             1   1   0   1   0   1   0   0   1    0        5
 3    Alfianisa Devi Melati                                         1   1   0   1   0   1   1   1   0    1        7
 4    Asih Puspa Wibowo                                             1   1   0   1   0   1   0   0   0    1        5
 5    Danar Ranu Ardyansel                                          1   1   0   1   0   1   0   1   0    1        6
 6    Delly Nur Wijaya                                              1   1   0   1   0   1   0   1   0    1        6
 7    Desi Nur Dwi J.                                               1   1   0   1   0   1   0   0   1    0        5
 8    Dewantara M.E.                                                1   1   0   1   0   1   0   1   0    1        6
 9    Deztarry Hishya Pratamie                                      1   1   0   1   0   1   0   0   0    1        5
10    Dwi Nova Indah K.W.                                           1   0   0   1   0   1   1   0   0    1        5
11    Irma Laila N.                                                 1   1   1   1   0   1   1   0   0    1        7
12    Jayanti Wahyu Utami                                           1   1   0   1   0   1   1   1   1    1        8
13    Nindya Romadhani                                              1   1   0   1   0   1   0   0   0    1        5
14    Oktaviana Nur Khasanah                                        1   1   0   1   0   1   1   0   0    1        6
15    Pujo Suwarno                                                  1   1   0   1   0   1   0   1   0    1        6
16    Randi Priaji W.                                               1   1   0   1   0   1   0   0   1    0        5
17    Rian Rizki                                                    1   1   1   1   1   1   0   0   0    0        6
18    Rifki Dwi Nurcahyo                                            1   1   0   1   0   1   0   1   0    1        6
19    Rina Eka Widjayanti                                           1   1   0   1   0   1   1   0   0    1        6
20    Wahyu Fadly Dzil Ikram                                        1   1   0   1   0   1   0   0   1    0        5
21    Yusuf Adi Kurniawan                                           1   1   0   1   0   1   0   1   0    1        6
22    Zulfikar                                                      1   1   1   1   0   1   0   0   0    0        5
      Jumlah                                                                                                    127
      Nilai Maksimal                                                                                              8
      Nilai Minimal                                                                                               5
      Rerata                                                                                                   5.77



Table Data Nilai Pre-test Siswa pada Uji Coba 2

No.    Nilai (x)       Frekuensi(f)    f.x     Persentase (%)
1                  5             9        45               40.91
2                  6           10         60               45.46
3                  7             2        14                9.09
4                  8             1         8                4.54
    Jumlah                     22        127                  100
Rerata                                  5.77
                                                                                                          112

                                             HASIL POST-TEST UJI COBA 2


                                                                                HASIL
 NO                                NAMA                                                                  SKOR
                                                                1   2   3   4   5 6 7       8   9   10
  1     Adita Febriyawati                                       1   1   0   1   0   1   1   0   0    1        6
  2     A. Zul Hazmi A.M.                                       1   1   0   1   0   1   0   0   1    0        5
  3     Alfianisa Devi Melati                                   1   1   0   1   0   1   1   1   0    1        7
  4     Asih Puspa Wibowo                                       1   1   0   1   0   1   0   0   0    1        5
  5     Danar Ranu Ardyansel                                    1   1   0   1   0   1   0   1   0    1        6
  6     Delly Nur Wijaya                                        1   1   1   1   1   1   0   1   0    1        8
  7     Desi Nur Dwi J.                                         1   1   1   1   0   0   1   1   1    0        7
  8     Dewantara M.E.                                          1   1   0   1   1   1   0   1   0    1        7
  9     Deztarry Hishya Pratamie                                1   1   0   1   0   1   0   0   0    1        5
 10     Dwi Nova Indah K.W.                                     1   1   0   1   0   1   1   0   0    1        6
 11     Irma Laila N.                                           1   1   1   1   0   1   1   0   0    1        7
 12     Jayanti Wahyu Utami                                     1   1   0   1   1   1   1   1   1    1        9
 13     Nindya Romadhani                                        1   1   0   1   1   1   0   0   0    1        6
 14     Oktaviana Nur Khasanah                                  1   1   0   1   1   1   1   0   0    1        7
 15     Pujo Suwarno                                            1   1   0   1   0   1   0   1   0    1        6
 16     Randi Priaji W.                                         1   1   0   1   0   1   1   1   1    1        8
 17     Rian Rizki                                              1   1   1   1   1   1   0   1   1    0        8
 18     Rifki Dwi Nurcahyo                                      1   1   0   1   0   1   0   1   0    1        6
 19     Rina Eka Widjayanti                                     1   1   0   1   0   1   1   0   0    1        6
 20     Wahyu Fadly Dzil Ikram                                  1   1   0   1   0   1   0   0   1    0        5
 21     Yusuf Adi Kurniawan                                     1   1   0   1   0   1   0   1   1    1        7
 22     Zulfikar                                                1   1   1   1   1   1   0   0   1    0        7
        Jumlah                                                                                              144
        Nilai Maksimal                                                                                        9
        Nilai Minimal                                                                                         5
        Rerata                                                                                             6.55

Table Data Nilai Post-test Siswa pada Uji Coba 2

No. Nilai (x)       Frekuensi(f)   f.x     Persentase (%)
1               5             4       20                18.18
2               6             7       42                31.82
3               7             7       49                31.82
4               8             3       24                13.64
5               9             1        9                 4.54
Jumlah                      22       144                  100
Rerata                              6.55
                                                                                                          113


                                          HASIL PRE-TEST UJI COBA 3

                                                                               HASIL
NO                             NAMA                                                                     SKOR
                                                               1   2   3   4   5 6 7       8   9   10
 1    Adita Febriyawati                                        0   1   1   0   1   0   0   1   0    0        4
 2    A. Zul Hazmi A.M.                                        0   1   1   1   0   0   0   1   1    0        5
 3    Alfianisa Devi Melati                                    1   1   1   1   0   1   1   1   0    0        7
 4    Asih Puspa Wibowo                                        0   1   1   1   0   1   1   1   0    0        6
 5    Danar Ranu Ardyansel                                     1   0   0   1   0   1   1   0   1    0        5
 6    Delly Nur Wijaya                                         1   0   0   1   0   1   1   0   1    0        5
 7    Desi Nur Dwi J.                                          0   1   1   0   1   0   0   1   0    0        4
 8    Dewantara M.E.                                           0   1   1   0   1   0   0   1   1    1        6
 9    Deztarry Hishya Pratamie                                 0   1   1   1   0   1   1   1   0    0        6
10    Dwi Nova Indah K.W.                                      0   1   1   0   1   0   0   1   0    0        4
11    Irma Laila N.                                            1   1   1   0   1   1   0   1   0    1        7
12    Jayanti Wahyu Utami                                      1   1   0   1   0   0   1   1   1    1        7
13    Nindya Romadhani                                         0   1   1   1   0   1   1   1   0    0        6
14    Oktaviana Nur Khasanah                                   0   1   1   0   1   0   0   1   0    0        4
15    Pujo Suwarno                                             0   1   1   0   1   0   0   1   1    1        6
16    Randi Priaji W.                                          1   0   0   1   0   1   1   0   1    0        5
17    Rian Rizki                                               0   1   0   1   0   0   0   0   1    1        4
18    Rifki Dwi Nurcahyo                                       1   0   0   1   0   1   1   0   1    0        5
19    Rina Eka Widjayanti                                      1   1   1   0   1   0   0   1   0    0        5
20    Wahyu Fadly Dzil Ikram                                   0   1   1   1   0   0   0   1   1    1        6
21    Yusuf Adi Kurniawan                                      0   1   1   1   0   0   0   1   0    1        5
22    Zulfikar                                                 0   1   1   1   0   0   0   1   1    0        5
      Jumlah                                                                                               117
      Nilai Maksimal                                                                                         7
      Nilai Minimal                                                                                          4
      Rerata                                                                                              5.32



Table Data Nilai Pre-test Siswa pada Uji Coba 3

No. Nilai (x)      Frekuensi(f)   f.x     Persentase (%)
1             4              5       20               22.73
2             5              8       40               36.36
3             6              6       36               27.27
4             7              3       21               13.64
Jumlah                     22       117                  100
Rerata                             5.32
                                                                                                            114


                                             HASIL POST-TEST UJI COBA 3

                                                                                 HASIL
NO                                 NAMA                                                                   SKOR
                                                                 1   2   3   4   5 6 7       8   9   10
  1     Adita Febriyawati                                        1   1   1   1   1   1   1   1   0    1        9
  2     A. Zul Hazmi A.M.                                        0   1   1   1   0   1   1   1   1    1        8
  3     Alfianisa Devi Melati                                    1   1   1   1   1   1   1   1   0    0        8
  4     Asih Puspa Wibowo                                        0   1   1   1   0   1   1   1   0    1        7
  5     Danar Ranu Ardyansel                                     1   0   0   1   0   1   1   0   1    0        5
  6     Delly Nur Wijaya                                         1   0   0   1   0   1   1   0   1    0        5
  7     Desi Nur Dwi J.                                          1   1   1   1   1   1   1   1   0    1        9
  8     Dewantara M.E.                                           0   1   1   0   1   0   0   1   1    1        6
  9     Deztarry Hishya Pratamie                                 0   0   1   1   1   1   0   1   0    0        5
 10     Dwi Nova Indah K.W.                                      0   1   1   0   1   1   1   1   0    1        7
 11     Irma Laila N.                                            1   1   1   1   1   1   1   1   0    1        9
 12     Jayanti Wahyu Utami                                      1   1   1   1   1   0   1   1   1    1        9
 13     Nindya Romadhani                                         0   0   1   1   1   1   0   1   0    0        5
 14     Oktaviana Nur Khasanah                                   1   1   1   0   1   1   1   1   0    1        8
 15     Pujo Suwarno                                             0   1   1   0   1   0   0   1   1    1        6
 16     Randi Priaji W.                                          1   0   0   1   0   1   1   0   1    0        5
 17     Rian Rizki                                               0   1   0   1   1   1   0   0   1    1        6
 18     Rifki Dwi Nurcahyo                                       1   0   0   1   0   1   1   0   1    0        5
 19     Rina Eka Widjayanti                                      1   1   1   1   1   0   0   1   0    0        6
 20     Wahyu Fadly Dzil Ikram                                   0   1   1   1   0   0   1   1   1    0        6
 21     Yusuf Adi Kurniawan                                      0   1   1   1   0   0   0   1   0    1        5
 22     Zulfikar                                                 0   1   1   1   0   0   1   1   1    0        6
        Jumlah                                                                                               145
        Nilai Maksimal                                                                                         9
        Nilai Minimal                                                                                          5
        Rerata                                                                                              6.59

Table Data Nilai Post-test Siswa pada Uji Coba 3

No. Nilai (x)       Frekuensi(f)    f.x     Persentase (%)
1               5             7        35                31.82
2               6             6        36                27.27
3               7             2        14                 9.09
4               8             3        24                13.64
5               9             4        36                18.18
Jumlah                      22        145                  100
Rerata                               6.59
                                                                        115


Table Data Perbandingan Nilai Pre-test dan Post-test Uji Coba 1

No.    Nilai                  Pre-test      Post-tes
1      Minimal                          4              5
2      Maksimal                         7              8
3      Rerata                        4.82           6.09
4      Peningkatan                       1.27

Tabel Data Perbandingan Nilai Pre-test dan Post-test Uji Coba 2

No.    Nilai                  Pre-test       Post-tes
1      Minimal                          5               5
2      Maksimal                         8               9
3      Rerata                        5.77            6.55
4      Peningkatan                       0.78

Tabel Data Perbandingan Nilai Pre-test dan Post-test Uji Coba 3

No.    Nilai                  Pre-test       Post-tes
1      Minimal                          4               5
2      Maksimal                         7               9
3      Rerata                        5.32            6.59
4      Peningkatan                       1.27

Tabel Peningkatan Rerata Hasil Test Uji Coba I-III

           Uji
No.        coba      Pre-tets (%)   Post-test (%)    Peningkatan (%)
1          I                18.18          63.64                45.46
2          II               59.09          81.82                22.73
3          III              40.91          68.18                27.27
 Rerata                     39.39          71.21                31.82
PETA KONSEP
                                                                                             Correlations Pre-test I
                                           Soal1        Soal2       Soal3    Soal4     Soal5      Soal6        Soal7        Soal8     Soal9     Soal10     Skor Total
Soal1          Pearson Correlation                 1      0.356      0.319     0.149    -0.289      0.048       -0.103       -0.402    -0.289      0.149          0.214
               Sig. (2-tailed)                            0.104      0.147     0.508     0.193      0.833        0.649        0.063     0.193      0.508          0.338
               N                                22           22         22        22        22          22          22           22        22         22              22
Soal2          Pearson Correlation           0.356            1      0.458    -0.239    -0.386     -0.356       -0.024       -0.155    -0.386     -0.239         -0.011
               Sig. (2-tailed)               0.104                   0.032     0.284     0.076      0.104        0.915        0.491     0.076      0.284          0.961
               N                                22             22       22        22        22          22          22           22        22         22              22
Soal3          Pearson Correlation           0.319         0.458        1     -0.371   -0.092       -0.319      -0.069       -0.095   -0.295      -0.162          0.202
               Sig. (2-tailed)               0.147         0.032              0.089     0.683        0.147       0.760        0.673    0.182       0.472          0.367
               N                                22            22        22       22        22           22          22           22       22          22             22
Soal4          Pearson Correlation           0.149        -0.239    -0.371        1    -0.111       -0.149       0.322       -0.370   -0.111      -0.048          0.032
               Sig. (2-tailed)               0.508         0.284     0.089              0.624        0.508       0.144        0.090    0.624       0.833          0.888
               N                                22            22        22        22       22           22          22           22       22          22             22
Soal5          Pearson Correlation          -0.289        -0.386    -0.092    -0.111        1        0.289      -0.624        0.492    0.214       0.295          0.505
               Sig. (2-tailed)               0.193         0.076     0.683     0.624                 0.193       0.002        0.020    0.338       0.182          0.016
               N                                22            22        22        22       22           22          22           22       22          22             22
Soal6          Pearson Correlation           0.048        -0.356    -0.319    -0.149    0.289            1      -0.463        0.402    0.289       0.319          0.310
               Sig. (2-tailed)               0.833         0.104     0.147     0.508    0.193                    0.030        0.063    0.193       0.147          0.161
               N                                22            22        22        22       22           22          22           22       22          22             22
Soal7          Pearson Correlation          -0.103        -0.024    -0.069     0.322   -0.624       -0.463           1       -0.588    0.111      -0.437         -0.386
               Sig. (2-tailed)               0.649         0.915     0.760     0.144    0.002        0.030                    0.004    0.622       0.042          0.076
               N                                22            22        22        22       22           22             22        22       22          22             22
Soal8          Pearson Correlation          -0.402        -0.155    -0.095    -0.370    0.492        0.402      -0.588           1     0.041      0.095           0.249
               Sig. (2-tailed)               0.063         0.491     0.673    0.090     0.020        0.063       0.004                 0.856      0.673           0.265
               N                                22            22        22       22        22           22          22          22        22         22              22
Soal9          Pearson Correlation          -0.289        -0.386    -0.295    -0.111    0.214        0.289       0.111       0.041         1      0.092           0.392
               Sig. (2-tailed)               0.193         0.076     0.182    0.624     0.338        0.193       0.622       0.856                0.683           0.071
               N                                22            22        22       22        22           22          22          22        22         22              22
Soal10         Pearson Correlation           0.149        -0.239    -0.162    -0.048    0.295        0.319      -0.437       0.095     0.092          1           0.500
               Sig. (2-tailed)               0.508         0.284     0.472    0.833     0.182        0.147       0.042       0.673     0.683                      0.018
               N                                22            22        22       22        22           22          22          22        22         22              22
Skor Total     Pearson Correlation           0.214        -0.011     0.202    0.032     0.505        0.310      -0.386       0.249     0.392      0.500               1
               Sig. (2-tailed)               0.338         0.961     0.367    0.888     0.016        0.161       0.076       0.265     0.071      0.018
               N                                22             22      22        22        22           22             22       22        22         22              22
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
                                                                                             Correlations Post-test I
                                           Soal1        Soal2       Soal3     Soal4     Soal5      Soal6       Soal7      Soal8     Soal9     Soal10     Skor Total
Soal1          Pearson Correlation                 1     -0.118      -0.087     0.165    -0.239      0.239      -0.103     -0.262    -0.182      0.149         0.019
               Sig. (2-tailed)                            0.600       0.701     0.463     0.284      0.284       0.649      0.238     0.419      0.508         0.933
               N                                22           22          22        22        22          22         22         22        22         22              22
Soal2          Pearson Correlation          -0.118            1       0.417    -0.492    -0.158     -0.059       0.026      0.231    -0.231     -0.328         0.047
               Sig. (2-tailed)               0.600                    0.054     0.020     0.481      0.793       0.910      0.302     0.302      0.136         0.834
               N                                22            22         22        22        22          22         22         22        22         22              22
Soal3          Pearson Correlation          -0.087         0.417          1    -0.250     0.097     -0.097       0.156      0.061    -0.061     -0.582         0.162
               Sig. (2-tailed)               0.701         0.054                0.261     0.668      0.668       0.488      0.787     0.787      0.005         0.471
               N                                22            22         22        22        22          22         22         22        22         22              22
Soal4          Pearson Correlation           0.165        -0.492     -0.250         1    -0.311     -0.069       0.356     -0.245    -0.140      0.092         0.025
               Sig. (2-tailed)               0.463         0.020      0.261               0.160      0.760       0.104      0.273     0.535      0.683         0.913
               N                                22            22         22        22        22          22         22         22        22         22              22
Soal5          Pearson Correlation          -0.239        -0.158      0.097    -0.311         1     -0.267      -0.516      0.169     0.388      0.160         0.271
               Sig. (2-tailed)               0.284         0.481      0.668     0.160                0.230       0.014      0.453     0.074      0.476         0.222
               N                                22            22         22        22       22           22         22         22        22         22              22
Soal6          Pearson Correlation           0.239        -0.059     -0.097    -0.069   -0.267            1      0.043      0.017     0.169      0.232         0.518
               Sig. (2-tailed)               0.284         0.793      0.668     0.760    0.230                   0.849      0.941     0.453      0.300         0.013
               N                                22            22         22        22       22           22         22         22        22         22              22
Soal7          Pearson Correlation          -0.103         0.026      0.156     0.356   -0.516        0.043          1     -0.327     0.087     -0.437         0.041
               Sig. (2-tailed)               0.649         0.910      0.488     0.104    0.014        0.849                 0.138     0.700      0.042         0.856
               N                                22            22         22        22       22           22          22        22        22         22              22
Soal8          Pearson Correlation          -0.262         0.231      0.061    -0.245    0.169        0.017      -0.327         1     0.128     -0.171         0.372
               Sig. (2-tailed)               0.238         0.302      0.787     0.273    0.453        0.941       0.138               0.570      0.446         0.089
               N                                22            22         22        22       22           22          22        22        22         22              22
Soal9          Pearson Correlation          -0.182        -0.231     -0.061    -0.140    0.388        0.169       0.087     0.128         1     -0.027         0.606
               Sig. (2-tailed)               0.419         0.302      0.787     0.535    0.074        0.453       0.700     0.570                0.905         0.003
               N                                22            22         22        22       22           22          22        22       22          22              22
Soal10         Pearson Correlation           0.149        -0.328     -0.582     0.092    0.160        0.232      -0.437    -0.171   -0.027           1         0.128
               Sig. (2-tailed)               0.508         0.136      0.005     0.683    0.476        0.300       0.042     0.446    0.905                     0.571
               N                                22            22         22        22       22           22          22        22       22         22               22
Skor Total     Pearson Correlation           0.019         0.047      0.162     0.025    0.271        0.518       0.041     0.372    0.606      0.128                1
               Sig. (2-tailed)               0.933         0.834     0.471     0.913     0.222        0.013      0.856     0.089     0.003      0.571
               N                                22             22       22        22        22           22         22        22        22         22              22
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
                                                                                         Correlations Pre-test II
                                        Soal1           Soal2           Soal3           Soal4           Soal5           Soal6           Soal7           Soal8           Soal9           Soal10      Skor Total
Soal1        Pearson Correlation    .(a)             .(a)            .(a)            .(a)            .(a)            .(a)            .(a)            .(a)            .(a)            .(a)          .(a)
             Sig. (2-tailed)                         .               .               .               .               .               .               .               .               .             .
             N                                  22              22             22               22             22               22              22              22              22            22            22
Soal2        Pearson Correlation    .(a)                         1          0.087    .(a)                   0.048    .(a)                   -0.319           0.165           0.118        -0.134         0.212
             Sig. (2-tailed)        .                                       0.701    .                      0.833    .                       0.147           0.463           0.600         0.553         0.343
             N                                  22             22              22               22             22               22              22              22              22            22            22
Soal3        Pearson Correlation    .(a)                    0.087               1    .(a)                   0.549    .(a)                    0.013          -0.300          -0.215        -0.351         0.114
             Sig. (2-tailed)        .                       0.701                    .                      0.008    .                       0.954           0.174           0.335         0.109         0.614
             N                                  22             22               22              22             22               22              22              22              22            22            22
Soal4        Pearson Correlation    .(a)             .(a)            .(a)            .(a)            .(a)            .(a)            .(a)            .(a)            .(a)            .(a)          .(a)
             Sig. (2-tailed)        .                .               .                               .               .               .               .               .               .             .
             N                                  22             22              22               22              22              22              22              22              22            22            22
Soal5        Pearson Correlation    .(a)                    0.048           0.549    .(a)                        1   .(a)                   -0.149          -0.165          -0.118        -0.356         0.062
             Sig. (2-tailed)        .                       0.833           0.008    .                               .                       0.508           0.463           0.600         0.104         0.782
             N                                  22             22              22               22              22              22              22              22              22            22            22
Soal6        Pearson Correlation    .(a)             .(a)            .(a)            .(a)            .(a)            .(a)            .(a)            .(a)            .(a)            .(a)          .(a)
             Sig. (2-tailed)        .                .               .               .               .                               .               .               .               .             .
             N                                  22              22              22              22              22              22              22              22              22            22            22
Soal7        Pearson Correlation    .(a)                    -0.319           0.013   .(a)                   -0.149   .(a)                        1          -0.111          -0.138         0.418         0.564
             Sig. (2-tailed)        .                        0.147           0.954   .                       0.508   .                                       0.624           0.541         0.053         0.006
             N                                  22              22              22              22              22              22              22              22              22            22            22
Soal8        Pearson Correlation    .(a)                     0.165          -0.300   .(a)                   -0.165   .(a)                   -0.111               1          -0.184         0.463         0.574
             Sig. (2-tailed)        .                        0.463           0.174   .                       0.463   .                       0.624                           0.411         0.030         0.005
             N                                  22              22              22              22              22              22              22              22              22            22            22
Soal9        Pearson Correlation    .(a)                     0.118          -0.215   .(a)                   -0.118   .(a)                   -0.138          -0.184               1        -0.642        -0.118
             Sig. (2-tailed)        .                        0.600           0.335   .                       0.600   .                       0.541           0.411                         0.001         0.601
             N                                  22              22              22              22              22              22              22              22              22            22            22
Soal10       Pearson Correlation    .(a)                    -0.134          -0.351   .(a)                   -0.356   .(a)                    0.418           0.463          -0.642             1         0.468
             Sig. (2-tailed)        .                        0.553           0.109   .                       0.104   .                       0.053           0.030           0.001                       0.028
             N                                  22              22              22              22              22              22              22              22              22           22             22
Skor Total   Pearson Correlation    .(a)                     0.212           0.114   .(a)                    0.062   .(a)                    0.564           0.574          -0.118        0.468              1
             Sig. (2-tailed)        .                       0.343           0.614    .                      0.782    .                      0.006           0.005           0.601         0.028
             N                                  22              22              22              22              22              22              22              22              22           22            22
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
a. Cannot be computed because at least one of the variables is constant.
                                                                                            Correlations Post-test II
                                                                                                                                                                                                             Skor
                                          Soal1            Soal2           Soal3            Soal4           Soal5            Soal6           Soal7            Soal8           Soal9         Soal10           Total
Soal1         Pearson Correlation     .(a)             .(a)             .(a)            .(a)             .(a)            .(a)             .(a)            .(a)             .(a)          .(a)             .(a)
              Sig. (2-tailed)                          .                .               .                .               .                .               .                .             .                .
              N                                   22               22              22               22              22               22              22               22            22               22              22
Soal2         Pearson Correlation     .(a)             .(a)             .(a)            .(a)             .(a)            .(a)             .(a)            .(a)             .(a)          .(a)             .(a)
              Sig. (2-tailed)         .                                 .               .                .               .                .               .                .             .                .
              N                                   22               22              22               22             22               22               22             22              22              22              22
Soal3         Pearson Correlation     .(a)             .(a)                         1   .(a)                    0.328           -0.402           -0.010          0.108           0.266          -0.482           0.431
              Sig. (2-tailed)         .                .                                .                       0.136            0.063            0.965          0.631           0.231           0.023           0.045
              N                                   22               22              22               22             22               22               22             22              22              22              22
Soal4         Pearson Correlation     .(a)             .(a)             .(a)            .(a)             .(a)            .(a)             .(a)            .(a)             .(a)          .(a)             .(a)
              Sig. (2-tailed)         .                .                .                                .               .                .               .                .             .                .
              N                                   22               22              22               22              22             22                22              22             22              22               22
Soal5         Pearson Correlation     .(a)             .(a)                     0.328   .(a)                         1          0.149            -0.171           0.098          0.092          -0.095            0.561
              Sig. (2-tailed)         .                .                        0.136   .                                       0.508             0.446           0.666          0.683           0.673            0.007
              N                                   22               22              22               22              22             22                22              22             22              22               22
Soal6         Pearson Correlation     .(a)             .(a)                    -0.402   .(a)                     0.149              1            -0.262          -0.218         -0.289           0.402           -0.092
              Sig. (2-tailed)         .                .                        0.063   .                        0.508                            0.238           0.329          0.193           0.063            0.683
              N                                   22               22              22               22              22              22               22              22             22              22               22
Soal7         Pearson Correlation     .(a)             .(a)                    -0.010   .(a)                    -0.171          -0.262                1          -0.092         -0.052           0.231            0.352
              Sig. (2-tailed)         .                .                        0.965   .                        0.446           0.238                            0.682          0.817           0.302            0.109
              N                                   22               22              22               22              22              22               22              22             22              22               22
Soal8         Pearson Correlation     .(a)             .(a)                     0.108   .(a)                     0.098          -0.218           -0.092               1          0.189           0.108            0.592
              Sig. (2-tailed)         .                .                        0.631   .                        0.666           0.329            0.682                          0.400           0.631            0.004
              N                                   22               22              22               22              22              22               22             22              22              22               22
Soal9         Pearson Correlation     .(a)             .(a)                     0.266   .(a)                     0.092          -0.289           -0.052          0.189               1          -0.717            0.319
              Sig. (2-tailed)         .                .                        0.231   .                        0.683           0.193            0.817          0.400                           0.000            0.147
              N                                   22               22              22               22              22              22               22             22             22               22               22
Soal10        Pearson Correlation     .(a)             .(a)                    -0.482   .(a)                    -0.095           0.402            0.231          0.108         -0.717                1            0.073
              Sig. (2-tailed)         .                .                        0.023   .                        0.673           0.063            0.302          0.631          0.000                             0.746
              N                                   22               22              22               22              22              22               22             22             22              22                22
Skor Total    Pearson Correlation     .(a)             .(a)                     0.431   .(a)                     0.561          -0.092            0.352          0.592          0.319           0.073                 1
              Sig. (2-tailed)         .                .                       0.045    .                       0.007           0.683            0.109           0.004          0.147           0.746
              N                                   22               22              22               22              22               22              22               22           22                22              22
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
a. Cannot be computed because at least one of the variables is constant.
 

                                                                                         Correlations Pre-test III
                                                 Soal1             Soal2      Soal3      Soal4         Soal5         Soal6      Soal7      Soal8      Soal9      Soal10     Skor Total
    Soal1          Pearson Correlation                   1           -0.624    -0.598       0.179       -0.179          0.524     0.524      -0.492     0.189      -0.111       0.336
                   Sig. (2-tailed)                                    0.002     0.003       0.427        0.427          0.012     0.012       0.020     0.400       0.624       0.126
                   N                                   22                22         22         22            22            22         22         22         22         22          22
    Soal2          Pearson Correlation             -0.624                 1     0.770      -0.356        0.356         -0.567    -0.567       0.869    -0.471       0.322       0.154
                   Sig. (2-tailed)                  0.002                       0.000       0.104        0.104          0.006     0.006       0.000     0.027       0.144       0.493
                   N                                   22                22         22         22            22            22         22         22         22         22          22
    Soal3          Pearson Correlation             -0.598             0.770          1     -0.463        0.463         -0.321    -0.528       0.886    -0.612      -0.020       0.095
                   Sig. (2-tailed)                  0.003             0.000                 0.030        0.030          0.145     0.011       0.000     0.002       0.930       0.673
                   N                                   22                22        22          22            22            22         22         22         22         22          22
    Soal4          Pearson Correlation              0.179            -0.356    -0.463           1       -1.000          0.437     0.629      -0.410     0.378      -0.092       0.248
                   Sig. (2-tailed)                  0.427             0.104     0.030                    0.000          0.042     0.002       0.058     0.083       0.683       0.267
                   N                                   22                22        22           22           22            22         22         22         22         22          22
    Soal5          Pearson Correlation             -0.179             0.356     0.463       -1.000            1        -0.437    -0.629       0.410    -0.378       0.092      -0.248
                   Sig. (2-tailed)                  0.427             0.104     0.030        0.000                      0.042     0.002       0.058     0.083       0.683       0.267
                   N                                   22                22        22           22           22            22         22         22         22         22          22
    Soal6          Pearson Correlation              0.524            -0.567    -0.321        0.437       -0.437             1     0.812      -0.431    -0.092      -0.370       0.394
                   Sig. (2-tailed)                  0.012             0.006     0.145        0.042        0.042                   0.000       0.045     0.682       0.090       0.070
                   N                                   22                22        22           22           22            22         22         22         22         22          22
    Soal7          Pearson Correlation              0.524            -0.567    -0.528        0.629       -0.629         0.812          1     -0.431     0.092      -0.370       0.394
                   Sig. (2-tailed)                  0.012             0.006     0.011        0.002        0.002         0.000                 0.045     0.682       0.090       0.070
                   N                                   22                22        22           22           22            22        22          22         22         22          22
    Soal8          Pearson Correlation             -0.492             0.869     0.886       -0.410        0.410        -0.431    -0.431           1    -0.542       0.138       0.289
                   Sig. (2-tailed)                  0.020             0.000     0.000        0.058        0.058         0.045     0.045                 0.009       0.541       0.192
                   N                                   22                22        22           22           22            22        22          22         22         22          22
    Soal9          Pearson Correlation              0.189            -0.471    -0.612        0.378       -0.378        -0.092     0.092      -0.542          1      0.293       0.047
                   Sig. (2-tailed)                  0.400             0.027     0.002        0.083        0.083         0.682     0.682       0.009                 0.186       0.836
                   N                                   22                22        22           22           22            22        22          22        22          22          22
    Soal10         Pearson Correlation             -0.111             0.322    -0.020       -0.092        0.092        -0.370    -0.370       0.138     0.293           1       0.379
                   Sig. (2-tailed)                  0.624             0.144     0.930        0.683        0.683         0.090     0.090       0.541     0.186                   0.082
                   N                                   22                22        22           22           22            22        22          22        22          22          22
    Skor Total     Pearson Correlation              0.336             0.154     0.095        0.248       -0.248         0.394     0.394       0.289     0.047       0.379            1
                   Sig. (2-tailed)                  0.126            0.493      0.673       0.267         0.267        0.070      0.070      0.192      0.836       0.082
                   N                                     22             22         22          22            22           22         22         22         22         22           22
    **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
    *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
                                                                                     Correlations Post-test III
                                              Soal1            Soal2      Soal3       Soal4         Soal5         Soal6      Soal7      Soal8      Soal9      Soal10     Skor Total
Soal1           Pearson Correlation                    1         -0.204    -0.325        0.236        0.092          0.293     0.488      -0.325    -0.091      -0.183       0.334
                Sig. (2-tailed)                                   0.362     0.139        0.291        0.682          0.186     0.021       0.139     0.687       0.416       0.129
                N                                    22              22         22          22            22            22         22         22         22         22          22
Soal2           Pearson Correlation              -0.204               1     0.642       -0.289        0.321         -0.418     0.020       0.642    -0.204       0.671       0.651
                Sig. (2-tailed)                   0.362                     0.001        0.193        0.145          0.053     0.930       0.001     0.362       0.001       0.001
                N                                    22              22         22          22            22            22         22         22         22         22          22
Soal3           Pearson Correlation              -0.325           0.642          1      -0.256        0.431         -0.370    -0.138       1.000    -0.542       0.376       0.504
                Sig. (2-tailed)                   0.139           0.001                  0.251        0.045          0.090     0.541       0.000     0.009       0.084       0.017
                N                                    22              22        22           22            22            22         22         22         22         22          22
Soal4           Pearson Correlation               0.236          -0.289    -0.256            1       -0.392          0.184     0.184      -0.256     0.000      -0.430      -0.050
                Sig. (2-tailed)                   0.291           0.193     0.251                     0.071          0.412     0.412       0.251     1.000       0.046       0.825
                N                                    22              22        22            22           22            22         22         22         22         22          22
Soal5           Pearson Correlation               0.092           0.321     0.431        -0.392            1         0.027    -0.370       0.431    -0.462       0.354       0.452
                Sig. (2-tailed)                   0.682           0.145     0.045         0.071                      0.905     0.090       0.045     0.030       0.106       0.035
                N                                    22              22        22            22           22            22         22         22         22         22          22
Soal6           Pearson Correlation               0.293          -0.418    -0.370         0.184        0.027             1     0.371      -0.370    -0.293      -0.036       0.139
                Sig. (2-tailed)                   0.186           0.053     0.090         0.412        0.905                   0.089       0.090     0.186       0.875       0.537
                N                                    22              22        22            22           22            22         22         22         22         22          22
Soal7           Pearson Correlation               0.488           0.020    -0.138         0.184       -0.370         0.371          1     -0.138     0.098      -0.036       0.465
                Sig. (2-tailed)                   0.021           0.930     0.541         0.412        0.090         0.089                 0.541     0.666       0.875       0.029
                N                                    22              22        22            22           22            22        22          22         22         22          22
Soal8           Pearson Correlation              -0.325           0.642     1.000        -0.256        0.431        -0.370    -0.138           1    -0.542       0.376       0.504
                Sig. (2-tailed)                   0.139           0.001     0.000         0.251        0.045         0.090     0.541                 0.009       0.084       0.017
                N                                    22              22        22            22           22            22        22          22         22         22          22
Soal9           Pearson Correlation              -0.091          -0.204    -0.542         0.000       -0.462        -0.293     0.098      -0.542          1     -0.183      -0.334
                Sig. (2-tailed)                   0.687           0.362     0.009         1.000        0.030         0.186     0.666       0.009                 0.416       0.129
                N                                    22              22        22            22           22            22        22          22        22          22          22
Soal10          Pearson Correlation              -0.183           0.671     0.376        -0.430        0.354        -0.036    -0.036       0.376    -0.183           1       0.604
                Sig. (2-tailed)                   0.416           0.001     0.084         0.046        0.106         0.875     0.875       0.084     0.416                   0.003
                N                                    22              22        22            22           22            22        22          22        22          22          22
Skor Total      Pearson Correlation               0.334           0.651     0.504        -0.050        0.452         0.139     0.465       0.504    -0.334       0.604            1
                Sig. (2-tailed)                   0.129          0.001      0.017         0.825        0.035        0.537      0.029      0.017      0.129       0.003
                N                                     22            22         22            22           22           22         22         22         22         22           22
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
Reliability Pre-test I

               Case Processing Summary
                                           N           %
Cases            Valid                         22       100.0
                 Excluded(a)                   0           0.0
                 Total                         22       100.0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

                   Reliability Statistics
Cronbach's      Part 1            Value                -0.418
Alpha                             N of Items                5
                Part 2            Value                -0.165
                                  N of Items                5
                Total N of Items                           10
Correlation Between Forms                              -0.505
Spearman-       Equal Length                           -2.038
Brown           Unequal Length
Coefficient                                            -0.671
Guttman Split-Half Coefficient                         -2.036
a. The value is negative due to a negative average covariance among
items. This violates reliability model assumptions. You may want to
check item codings.
b. The items are: Soal1, Soal2, Soal3, Soal4, Soal5.
c. The items are: Soal6, Soal7, Soal8, Soal9, Soal10.
d. The correlation between forms (halves) of the test is negative. This
violates reliability model assumptions. Statistics which are functions
of this value may have estimates outside theoretically possible
ranges.

                         Item Statistics
                                       Std.
                         Mean        Deviation         N
Soal1                        0.95        0.213             22
Soal2                        0.73        0.456             22
Soal3                        0.68        0.477             22
Soal4                        0.32        0.477             22
Soal5                        0.36        0.492             22
Soal6                        0.05        0.213             22
Soal7                        0.82        0.395             22
Soal8                        0.23        0.429             22
Soal9                        0.36        0.492             22
Soal10                       0.32        0.477             22

                               Scale Statistics
                                                      Std.
                         Mean        Variance       Deviation    N of Items
Part 1                       3.05        0.712          0.844              5
Part 2                       1.77        0.755          0.869              5
Both Parts                   4.82        0.727          0.853             10
a. The items are: Soal1, Soal2, Soal3, Soal4, Soal5.
b. The items are: Soal6, Soal7, Soal8, Soal9, Soal10.
    Reliability Post-test I

                       Case Processing Summary
                                                    N               %
    Cases              Valid                             22          100.0
                       Excluded(a)                       0              0.0
                       Total                             22         100.0
    a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

                          Reliability Statistics
    Cronbach's        Part 1                  Value                 -1.159
    Alpha                                     N of Items                 5
                      Part 2                  Value                 -0.075
                                              N of Items                 5
                      Total N of Items                                  10
    Correlation Between Forms                                       -0.284
    Spearman-         Equal Length                                  -0.793
    Brown             Unequal Length
    Coefficient                                                     -0.442
    Guttman Split-Half Coefficient                                 -0.695
    a. The value is negative due to a negative average covariance among items.
    This violates reliability model assumptions. You may want to check item
    codings.
    b. The items are: Soal1, Soal2, Soal3, Soal4, Soal5.
    c. The items are: Soal6, Soal7, Soal8, Soal9, Soal10.
    d. The correlation between forms (halves) of the test is negative. This violates
    reliability model assumptions. Statistics which are functions of this value may
    have estimates outside theoretically possible ranges.

                               Item Statistics
                                                   Std.
                               Mean              Deviation          N
    Soal1                               0.95         0.213              22
    Soal2                               0.77         0.429              22
    Soal3                               0.86         0.351              22
    Soal4                               0.36         0.492              22
    Soal5                               0.45         0.510              22
    Soal6                               0.55         0.510              22
    Soal7                               0.82         0.395              22
    Soal8                               0.41         0.503              22
    Soal9                               0.59         0.503              22
    Soal10                              0.32         0.477              22

                                      Scale Statistics
                                                                Std.
                               Mean              Variance     Deviation       N of Items
    Part 1                              3.41         0.444        0.666                 5
    Part 2                              2.68         1.084        1.041                 5
    Both Parts                          6.09         1.134        1.065                10
    a. The items are: Soal1, Soal2, Soal3, Soal4, Soal5.
    b. The items are: Soal6, Soal7, Soal8, Soal9, Soal10.
 
Reliability Pre-test II

                  Case Processing Summary
                                             N             %
Cases           Valid                            22         100.0
                Excluded(a)                         0           0.0
                Total                            22         100.0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

                    Reliability Statistics
Cronbach's     Part 1                 Value                 0.397
Alpha                                 N of Items                5
               Part 2                 Value                -0.073
                                      N of Items                5
               Total N of Items                                10
Correlation Between Forms                                  -0.463
Spearman-      Equal Length                                -1.721
Brown          Unequal Length
Coefficient                                                -0.633
Guttman Split-Half Coefficient                             -1.416
a. The items are: Soal1, Soal2, Soal3, Soal4, Soal5.
b. The value is negative due to a negative average covariance
among items. This violates reliability model assumptions. You
may want to check item codings.
c. The items are: Soal6, Soal7, Soal8, Soal9, Soal10.
d. The correlation between forms (halves) of the test is
negative. This violates reliability model assumptions. Statistics
which are functions of this value may have estimates outside
theoretically possible ranges.

                          Item Statistics
                                           Std.
                          Mean           Deviation         N
Soal1                            1.00        0.000              22
Soal2                            0.95        0.213              22
Soal3                            0.14        0.351              22
Soal4                            1.00        0.000              22
Soal5                            0.05        0.213              22
Soal6                            1.00        0.000              22
Soal7                            0.32        0.477              22
Soal8                            0.36        0.492              22
Soal9                            0.23        0.429              22
Soal10                           0.73        0.456              22

                                 Scale Statistics
                                                          Std.
                          Mean           Variance       Deviation     N of Items
Part 1                           3.14        0.314          0.560               5
Part 2                           2.64        0.814          0.902               5
Both Parts                       5.77        0.660          0.813              10
a. The items are: Soal1, Soal2, Soal3, Soal4, Soal5.
b. The items are: Soal6, Soal7, Soal8, Soal9, Soal10.
    Reliability Post-test II

                               Case Processing Summary
                                                         N              %
    Cases               Valid                                   22       100.0
                        Excluded(a)                             0             0.0
                        Total                                   22          100.0
    a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

                               Reliability Statistics
    Cronbach's         Part 1                      Value                   0.308
    Alpha                                          N of Items                  5
                       Part 2                      Value                  -0.369
                                                   N of Items                  5
                       Total N of Items                                       10
    Correlation Between Forms                                             -0.074
    Spearman-          Equal Length                                       -0.160
    Brown              Unequal Length
    Coefficient                                                           -0.138
    Guttman Split-Half Coefficient                                        -0.157
    a. The items are: Soal1, Soal2, Soal3, Soal4, Soal5.
    b. The value is negative due to a negative average covariance among items. This
    violates reliability model assumptions. You may want to check item codings.
    c. The items are: Soal6, Soal7, Soal8, Soal9, Soal10.
    d. The correlation between forms (halves) of the test is negative. This violates
    reliability model assumptions. Statistics which are functions of this value may have
    estimates outside theoretically possible ranges.

                                    Item Statistics
                                                        Std.
                                   Mean               Deviation         N
    Soal1                                   1.00           0.000              22
    Soal2                                   1.00           0.000              22
    Soal3                                   0.23           0.429              22
    Soal4                                   1.00           0.000              22
    Soal5                                   0.32           0.477              22
    Soal6                                   0.95           0.213              22
    Soal7                                   0.41           0.503              22
    Soal8                                   0.50           0.512              22
    Soal9                                   0.36           0.492              22
    Soal10                                  0.77           0.429              22

                                          Scale Statistics
                                                                       Std.
                                   Mean               Variance       Deviation      N of Items
    Part 1                                  3.55           0.545          0.739               5
    Part 2                                  3.00           0.762          0.873               5
    Both Parts                              6.55           1.212          1.101              10
    a. The items are: Soal1, Soal2, Soal3, Soal4, Soal5.
    b. The items are: Soal6, Soal7, Soal8, Soal9, Soal10.
 
Reliability Pre-test III

                           Case Processing Summary
                                                                N           %
Cases                           Valid                               22       100.0
                                Excluded(a)                         0           0.0
                                Total                               22       100.0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

                              Reliability Statistics
Cronbach's Alpha                Part 1                    Value              -2.413
                                                          N of Items              5
                                  Part 2                  Value              -0.538
                                                          N of Items              5
                                  Total N of Items                               10
Correlation Between Forms                                                    -0.188
Spearman-Brown Coefficient Equal Length                                      -0.462
                                  Unequal Length                             -0.316
Guttman Split-Half Coefficient                                               -0.420
a. The value is negative due to a negative average covariance among items.
This violates reliability model assumptions. You may want to check item
codings.
b. The items are: Soal1, Soal2, Soal3, Soal4, Soal5.
c. The items are: Soal6, Soal7, Soal8, Soal9, Soal10.
d. The correlation between forms (halves) of the test is negative. This violates
reliability model assumptions. Statistics which are functions of this value may
have estimates outside theoretically possible ranges.

                                 Item Statistics
                                                             Std.
                                        Mean               Deviation        N
Soal1                                              0.36        0.492            22
Soal2                                              0.82        0.395            22
Soal3                                              0.73        0.456            22
Soal4                                              0.64        0.492            22
Soal5                                              0.36        0.492            22
Soal6                                              0.41        0.503            22
Soal7                                              0.41        0.503            22
Soal8                                              0.77        0.429            22
Soal9                                              0.50        0.512            22
Soal10                                             0.32        0.477            22

                                        Scale Statistics
                                                                           Std.
                                        Mean               Variance      Deviation    N of Items
Part 1                                             2.91        0.372         0.610              5
Part 2                                             2.41        0.825         0.908              5
Both Parts                                         5.32        0.989         0.995             10
a. The items are: Soal1, Soal2, Soal3, Soal4, Soal5.
b. The items are: Soal6, Soal7, Soal8, Soal9, Soal10.
    Reliability Post-test III


                                  Case Processing Summary
                                                                    N              %
    Cases                 Valid                                          22            100.0
                          Excluded(a)                                    0                0.0
                          Total                                          22            100.0
    a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

                                       Reliability Statistics
    Cronbach's Alpha     Part 1                             Value                       0.148
                                                            N of Items                      5
                         Part 2                             Value                      -0.513
                                                            N of Items                      5
                         Total N of Items                                                  10
    Correlation Between Forms                                                           0.161
    Spearman-Brown       Equal Length                                                   0.277
    Coefficient          Unequal Length                                                 0.277
    Guttman Split-Half Coefficient                                                      0.273
    a. The items are: Soal1, Soal2, Soal3, Soal4, Soal5.
    b. The value is negative due to a negative average covariance among items. This violates
    reliability model assumptions. You may want to check item codings.
    c. The items are: Soal6, Soal7, Soal8, Soal9, Soal10.

                                          Item Statistics

                                      Mean                  Std. Deviation         N
    Soal1                                          0.50              0.512                22
    Soal2                                          0.73              0.456                22
    Soal3                                          0.77              0.429                22
    Soal4                                          0.82              0.395                22
    Soal5                                          0.59              0.503                22
    Soal6                                          0.68              0.477                22
    Soal7                                          0.68              0.477                22
    Soal8                                          0.77              0.429                22
    Soal9                                          0.50              0.512                22
    Soal10                                         0.55              0.510                22

                                                Scale Statistics

                                      Mean                     Variance       Std. Deviation    N of Items
    Part 1                                         3.41              1.206             1.098              5
    Part 2                                         3.18              0.823             0.907              5
    Both Parts                                     6.59              2.348             1.532             10
    a. The items are: Soal1, Soal2, Soal3, Soal4, Soal5.
    b. The items are: Soal6, Soal7, Soal8, Soal9, Soal10.
 
                                                                                                        129 

 

    Reliability

                              Case Processing Summary
                                                        N                 %
    Cases                     Valid                          22               100.0
                              Excluded(a)                      0                 0.0
                              Total                          22               100.0
    a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

                                 Reliability Statistics
    Cronbach's Alpha          Part 1            Value                         0.878
                                                N of Items                       10
                              Part 2            Value                         0.843
                                                N of Items                       10
                              Total N of Items                                   20
    Correlation Between Forms                                                 0.857
    Spearman-Brown            Equal Length                                    0.923
    Coefficient               Unequal Length                                  0.923
    Guttman Split-Half Coefficient                                            0.921
    a. The items are: soal1, soal2, soal3, soal4, soal5, soal6, soal7, soal8, soal9, soal10.
    b. The items are: soal11, soal12, soal13, soal14, soal15, soal16, soal17, soal18, soal19, soal20.

                                      Item Statistics
                                   Mean          Std. Deviation           N
    soal1                                 4.18           0.795                   22
    soal2                                 3.95           0.785                   22
    soal3                                 4.18           0.664                   22
    soal4                                 4.14           0.834                   22
    soal5                                 4.05           0.785                   22
    soal6                                 3.82           0.958                   22
    soal7                                 3.55           0.912                   22
    soal8                                 3.82           0.907                   22
    soal9                                 4.18           0.664                   22
    soal10                                3.50           0.802                   22
    soal11                                3.59           0.908                   22
    soal12                                3.82           0.733                   22
    soal13                                3.86           0.889                   22
    soal14                                3.95           0.950                   22
    soal15                                3.82           0.795                   22
    soal16                                4.00           0.816                   22
    soal17                                3.95           0.785                   22
    soal18                                4.23           0.752                   22
    soal19                                3.64           0.658                   22
    soal20                                4.36           0.658                   22
 




 
                                                                                                           130 

 


                                          Item-Total Statistics
                                                     Scale                              Cronbach's
                              Scale Mean if                       Corrected Item-
                                                   Variance if                          Alpha if Item
                              Item Deleted                        Total Correlation
                                                 Item Deleted                             Deleted
    soal1                              74.41           96.063                 0.723              0.919
    soal2                              74.64           97.957                 0.604              0.921
    soal3                              74.41           99.396                 0.614              0.922
    soal4                              74.45           97.498                 0.594              0.922
    soal5                              74.55           96.069                 0.733              0.919
    soal6                              74.77           94.184                 0.692              0.919
    soal7                              75.05           97.665                 0.526              0.923
    soal8                              74.77          100.279                 0.378              0.927
    soal9                              74.41           99.587                 0.599              0.922
    soal10                             75.09           94.563                 0.818              0.917
    soal11                             75.00           96.476                 0.598              0.922
    soal12                             74.77          102.279                 0.348              0.926
    soal13                             74.73           95.922                 0.646              0.921
    soal14                             74.64           94.719                 0.668              0.920
    soal15                             74.77           94.851                 0.806              0.917
    soal16                             74.59           97.587                 0.602              0.922
    soal17                             74.64           94.814                 0.820              0.917
    soal18                             74.36           99.385                 0.535              0.923
    soal19                             74.95          100.141                 0.561              0.922
    soal20                             74.23          107.041                 0.036              0.931


                                              Scale Statistics
                                  Mean             Variance        Std. Deviation        N of Items
    Part 1                           39.36              31.671               5.628                    10
    Part 2                           39.23              26.565               5.154                    10
    Both Parts                       78.59            107.968               10.391                    20
    a. The items are: soal1, soal2, soal3, soal4, soal5, soal6, soal7, soal8, soal9, soal10.
     b. The items are: soal11, soal12, soal13, soal14, soal15, soal16, soal17, soal18, soal19, soal20.
 




 
                                                                                                        Correlations
                                                                                                                                                                                                                         Skor
                               soal1   soal2   soal3   soal4   soal5   soal6   soal7   soal8    soal9    soal10    soal11      soal12    soal13    soal14    soal15    soal16    soal17    soal18    soal19    soal20    Total
soal1    Pearson Correlation       1   0.548   0.475   0.536   0.749   0.358   0.185   0.378    0.385     0.598     0.570       0.059     0.239     0.705     0.582     0.587     0.700     0.724     0.406     -0.041   0.759
         Sig. (2-tailed)               0.008   0.025   0.010   0.000   0.102   0.409   0.083    0.077     0.003     0.006       0.793     0.284     0.000     0.004     0.004     0.000     0.000     0.061      0.855   0.000
         N                       22       22      22      22      22      22      22      22       22         22        22          22        22        22        22        22        22        22        22        22      22
soal2    Pearson Correlation                                                                -
                               0.548      1    0.290   0.592   0.312   0.811   0.369            0.290      0.567       0.106    0.150     0.536     0.252     0.596     0.520     0.537     0.341     0.427     0.218    0.651
                                                                                       0.079
         Sig. (2-tailed)       0.008           0.190   0.004   0.157   0.000   0.091   0.727    0.190      0.006       0.638    0.504     0.010     0.257     0.003     0.013     0.010     0.120     0.047     0.330    0.001
         N                        22      22      22      22      22      22      22      22       22         22          22       22        22        22        22        22        22        22        22        22       22
soal3    Pearson Correlation   0.475   0.290       1   0.469   0.531   0.578   0.379   0.532    0.784      0.268       0.287    0.267     0.205     0.542     0.336     0.263     0.382     0.485     0.267     0.168    0.653
         Sig. (2-tailed)       0.025   0.190           0.028   0.011   0.005   0.082   0.011    0.000      0.228       0.195    0.230     0.360     0.009     0.126     0.236     0.080     0.022     0.229     0.454    0.001
         N                        22      22      22      22      22      22      22      22       22         22          22       22        22        22        22        22        22        22        22        22       22
soal4    Pearson Correlation   0.536   0.592   0.469       1   0.426   0.569   0.085   0.475    0.469      0.463       0.140    0.510     0.348     0.429     0.327     0.210     0.519     0.404     0.182     0.166    0.645
         Sig. (2-tailed)       0.010   0.004   0.028           0.048   0.006   0.705   0.025    0.028      0.030       0.534    0.015     0.113     0.046     0.138     0.348     0.013     0.062     0.419     0.461    0.001
         N                        22      22      22      22      22      22      22      22       22         22          22       22        22        22        22        22        22        22        22        22       22
soal5    Pearson Correlation   0.749   0.312   0.531   0.426       1   0.328   0.296   0.413    0.440      0.643       0.628    0.015     0.350     0.769     0.624     0.594     0.621     0.627     0.494    -0.034    0.767
         Sig. (2-tailed)       0.000   0.157   0.011   0.048           0.136   0.181   0.056    0.041      0.001       0.002    0.947     0.110     0.000     0.002     0.004     0.002     0.002     0.019     0.882    0.000
         N                        22      22      22      22      22      22      22      22       22         22          22       22        22        22        22        22        22        22        22        22       22
soal6    Pearson Correlation   0.358   0.811   0.578   0.569   0.328       1   0.555   0.125    0.503      0.558       0.129    0.290     0.641     0.357     0.642     0.487     0.495     0.325     0.419     0.337    0.738
         Sig. (2-tailed)       0.102   0.000   0.005   0.006   0.136           0.007   0.581    0.017      0.007       0.566    0.191     0.001     0.103     0.001     0.022     0.019     0.140     0.052     0.126    0.000
         N                        22      22      22      22      22      22      22      22       22         22          22       22        22        22        22        22        22        22        22        22       22
soal7    Pearson Correlation   0.185   0.369   0.379   0.085   0.296   0.555       1   0.068    0.379      0.521       0.455    0.156     0.801     0.250     0.669     0.256     0.369     0.019     0.743    -0.108    0.588
         Sig. (2-tailed)       0.409   0.091   0.082   0.705   0.181   0.007           0.763    0.082      0.013       0.033    0.489     0.000     0.262     0.001     0.250     0.091     0.933     0.000     0.632    0.004
         N                        22      22      22      22      22      22     22       22       22         22          22       22        22        22        22        22        22        22        22        22       22
soal8    Pearson Correlation               -
                               0.378           0.532   0.475   0.413   0.125   0.068       1    0.532      0.262       0.368    0.450     0.086     0.432     0.084     0.000     0.322     0.343     0.123    -0.123    0.452
                                       0.079
         Sig. (2-tailed)       0.083   0.727   0.011   0.025   0.056   0.581   0.763            0.011      0.239       0.092    0.036     0.704     0.045     0.710     1.000     0.144     0.118     0.585     0.585    0.035
         N                        22      22      22      22      22      22      22      22       22         22          22       22        22        22        22        22        22        22        22        22       22
soal9    Pearson Correlation   0.385   0.290   0.784   0.469   0.440   0.503   0.379   0.532        1      0.358       0.366    0.462     0.286     0.240     0.426     0.176     0.564     0.199     0.376     0.168    0.639
         Sig. (2-tailed)       0.077   0.190   0.000   0.028   0.041   0.017   0.082   0.011               0.102       0.094    0.030     0.197     0.282     0.048     0.435     0.006     0.374     0.084     0.454    0.001
         N                        22      22      22      22      22      22      22      22       22         22          22       22        22        22        22        22        22        22        22        22       22
soal10   Pearson Correlation   0.598   0.567   0.268   0.463   0.643   0.558   0.521   0.262    0.358          1       0.752    0.405     0.702     0.594     0.822     0.582     0.794     0.356     0.451     0.000    0.843
         Sig. (2-tailed)       0.003   0.006   0.228   0.030   0.001   0.007   0.013   0.239    0.102                  0.000    0.061     0.000     0.004     0.000     0.004     0.000     0.104     0.035     1.000    0.000
         N                        22      22      22      22      22      22      22      22       22         22          22       22        22        22        22        22        22        22        22        22       22
soal11   Pearson Correlation   0.570   0.106   0.287   0.140   0.628   0.129   0.455   0.368    0.366      0.752           1    0.312     0.459     0.529     0.618     0.450     0.640     0.282     0.377    -0.217    0.653
         Sig. (2-tailed)       0.006   0.638   0.195   0.534   0.002   0.566   0.033   0.092    0.094      0.000                0.157     0.032     0.011     0.002     0.036     0.001     0.203     0.084     0.331    0.001
         N                        22      22      22      22      22      22      22      22       22         22          22       22        22        22        22        22        22        22        22        22       22
soal12   Pearson Correlation   0.059   0.150   0.267   0.510   0.015   0.290   0.156   0.450    0.462      0.405       0.312        1     0.399     0.056     0.186     0.080     0.399    -0.008     0.054     0.045    0.409
         Sig. (2-tailed)       0.793   0.504   0.230   0.015   0.947   0.191   0.489   0.036    0.030      0.061       0.157              0.066     0.805     0.408     0.725     0.066     0.972     0.812     0.843    0.059
         N                        22      22      22      22      22      22      22      22       22         22          22       22        22        22        22        22        22        22        22        22       22
soal13   Pearson Correlation   0.239   0.536   0.205   0.348   0.350   0.641   0.801   0.086    0.286      0.702       0.459    0.399         1     0.331     0.705     0.394     0.605     0.049     0.725    -0.074    0.695
         Sig. (2-tailed)       0.284   0.010   0.360   0.113   0.110   0.001   0.000   0.704    0.197      0.000       0.032    0.066               0.133     0.000     0.070     0.003     0.830     0.000     0.743    0.000
         N                        22      22      22      22      22      22      22      22       22         22          22       22        22        22        22        22        22        22        22        22       22
soal14    Pearson Correlation       0.705     0.252     0.542       0.429   0.769   0.357   0.250   0.432   0.240   0.594   0.529     0.056   0.331        1    0.493   0.552   0.571   0.749   0.277    -0.048   0.717
          Sig. (2-tailed)           0.000     0.257     0.009       0.046   0.000   0.103   0.262   0.045   0.282   0.004   0.011     0.805   0.133             0.020   0.008   0.005   0.000   0.212     0.830   0.000
          N                            22        22        22          22      22      22      22      22      22      22      22        22      22       22       22      22      22      22      22        22      22
soal15    Pearson Correlation       0.582     0.596     0.336       0.327   0.624   0.642   0.669   0.084   0.426   0.822   0.618     0.186   0.705    0.493        1   0.587   0.749   0.391   0.687     0.132   0.832
          Sig. (2-tailed)           0.004     0.003     0.126       0.138   0.002   0.001   0.001   0.710   0.048   0.000   0.002     0.408   0.000    0.020            0.004   0.000   0.072   0.000     0.557   0.000
          N                            22        22        22          22      22      22      22      22      22      22      22        22      22       22       22      22      22      22      22        22      22
soal16    Pearson Correlation       0.587     0.520     0.263       0.210   0.594   0.487   0.256   0.000   0.176   0.582   0.450     0.080   0.394    0.552    0.587       1   0.594   0.621   0.355     0.000   0.651
          Sig. (2-tailed)           0.004     0.013     0.236       0.348   0.004   0.022   0.250   1.000   0.435   0.004   0.036     0.725   0.070    0.008    0.004           0.004   0.002   0.105     1.000   0.001
          N                            22        22        22          22      22      22      22      22      22      22      22        22      22       22       22      22      22      22      22        22      22
soal17    Pearson Correlation       0.700     0.537     0.382       0.519   0.621   0.495   0.369   0.322   0.564   0.794   0.640     0.399   0.605    0.571    0.749   0.594       1   0.422   0.519     0.034   0.844
          Sig. (2-tailed)           0.000     0.010     0.080       0.013   0.002   0.019   0.091   0.144   0.006   0.000   0.001     0.066   0.003    0.005    0.000   0.004           0.051   0.013     0.882   0.000
          N                            22        22        22          22      22      22      22      22      22      22      22        22      22       22       22      22      22      22      22        22      22
soal18    Pearson Correlation       0.724     0.341     0.485       0.404   0.627   0.325   0.019   0.343   0.199   0.356   0.282    -0.008   0.049    0.749    0.391   0.621   0.422       1   0.079     0.114   0.586
          Sig. (2-tailed)           0.000     0.120     0.022       0.062   0.002   0.140   0.933   0.118   0.374   0.104   0.203     0.972   0.830    0.000    0.072   0.002   0.051           0.727     0.614   0.004
          N                            22        22        22          22      22      22      22      22      22      22      22        22      22       22       22      22      22      22      22        22      22
soal19    Pearson Correlation       0.406     0.427     0.267       0.182   0.494   0.419   0.743   0.123   0.376   0.451   0.377     0.054   0.725    0.277    0.687   0.355   0.519   0.079       1    -0.230   0.604
          Sig. (2-tailed)           0.061     0.047     0.229       0.419   0.019   0.052   0.000   0.585   0.084   0.035   0.084     0.812   0.000    0.212    0.000   0.105   0.013   0.727             0.303   0.003
          N                            22        22        22          22      22      22      22      22      22      22      22        22      22       22       22      22      22      22      22        22      22
soal20    Pearson Correlation           -                                       -               -       -
                                              0.218     0.168       0.166           0.337                   0.168   0.000   -0.217   0.045    -0.074   -0.048   0.132   0.000   0.034   0.114   -0.230       1    0.099
                                    0.041                                   0.034           0.108   0.123
          Sig. (2-tailed)           0.855     0.330     0.454       0.461   0.882   0.126   0.632   0.585   0.454   1.000   0.331    0.843    0.743    0.830    0.557   1.000   0.882   0.614   0.303             0.660
          N                            22        22        22          22      22      22      22      22      22      22      22       22       22       22       22      22      22      22      22       22       22
Skor      Pearson Correlation       0.759     0.651     0.653       0.645   0.767   0.738   0.588   0.452   0.639   0.843   0.653    0.409    0.695    0.717    0.832   0.651   0.844   0.586   0.604    0.099        1
Total     Sig. (2-tailed)           0.000     0.001     0.001       0.001   0.000   0.000   0.004   0.035   0.001   0.000   0.001    0.059    0.000    0.000    0.000   0.001   0.000   0.004   0.003    0.660
          N                             22        22           22     22      22      22      22      22      22      22       22       22       22       22      22      22      22      22       22       22      22
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
                        DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Nama Lengkap               : Muhammad Choirul Adib
Tempat, tanggal lahir      : Demak, 23 Oktober 1985
NIM                        : 04461132
Alamat Asal                : Gendol RT. 003 RW. 001 Sarirejo Kec. Guntur
                               Kab. Demak Jawa Tengah 59565
Alamat Yogyakarta          : Plosokuning II RT. 006 RW. 003 Minomartani
                               Kec. Ngaglik Kab. Sleman DIY 55581
Nama Orang Tua             :
       a. Ayah             : M. Mustaqim
       b. Ibu              : Siti Muslihatun
Riwayat Pendidikan         :
   1. SD N Sarirejo I Guntur Demak               (Lulus   tahun 1998)
   2. MTs N Candisari Mranggen Demak             (Lulus   tahun 2001)
   3. MAN Semarang 2                             (Lulus   tahun 2004)
   4. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta              (Lulus   tahun 2010)
Riwayat Organisasi         :
   1. Sekretaris II BEM-PS Fisika Fakultas Tarbiyah (2005/2006).
   2. Anggota Departemen Pers dan Jaringan BEM-F Fakultas Tabiyah
      (2006/2007)
   3. Anggota Divisi Pers dan Jaringan Sanggar Seni Az-Zahra Fakultas
      Tarbiyah (2006/2007)
   4. Sekretaris KMDY (Keluarga Mahasiswa Demak Yogyakarta)(2006/2007)
   5. Tim Formatur KMDY 2009
Pengalaman lain              :
   1. Asisten Praktikum Fisika Dasar I 2008/2009
   2. Sekretaris Panitia Pemilwa Fakultas Tarbiyah 2007
   3. Sekretaris Panitia Milad UKM JQH Al-Mizan 2005
   4. Sekretaris Panitia Kegiatan Ramadhan Fisika BEM-PS Tadris Pendidikan
      Fisika Fakultas Tarbiyah 2005
   5. Koordinator Sie. Acara Panitia Kunjungan Ilmiah ke Malang BEM-PS
      Tadris Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah 2006
   6. Anggota Panitia Sie. Akomodasi Olimpiade Fisika Jateng-DIY 2006
   7. Anggota Panitia Sie. Akomodasi OSPEK Fakultas Tarbiyah 2005
   8. Anggota Panitia Sie. Pubdekdok OSPEK Fakultas Sainstek 2006
   9. Anggota Panitia Sie. Konsumsi MUSYANG dan PAB Sanggar Seni Az-
      Zahra Fakultas Tarbiyah 2006

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:11927
posted:3/30/2010
language:Indonesian
pages:150