Docstoc

Evaluasi Pembelajaran Individual Berbasis Rekrutmen Sekuensial

Document Sample
Evaluasi Pembelajaran Individual Berbasis Rekrutmen Sekuensial Powered By Docstoc
					                                                                         BAB I
                                                                  PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
            Program adalah seperangkat kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka
    mencapai tujuan tertentu. Program hendaknya dilaksanakan dengan baik
    sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan agar tidak menyimpang dari
    tujuan semula. Kegiatan yang tepat dilaksanakan untuk menilai apakah sebuah
    penyelenggaraan program menyimpang dari tujuan semula atau tidak adalah
    dengan melakukan evaluasi.
            Evaluasi dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan
    suatu program atau bahkan mungkin untuk mengetahui sejauh mana
    penyimpangan atau deviasi yang terjadi pada penyelenggaraan program.
    Diharapkan, melalui kegiatan evaluasi dapat diperoleh berbagai informasi
    tentang program yang telah dapat berjalan dengan baik dan program yang
    belum dapat berjalan sesuai dengan rencana. Evaluasi dapat juga diartikan
    sebagai proses penggambaran, pencarian dan pemberian informasi yang
    bermanfaat bagi pengambil keputusan dalam menentukan keputusan program
    lebih lanjut.
            Pada penyelenggaraan ujicoba model Pembelajaran Individual Berbasis
    Rekruitmen Sekuensial program pendidikan keaksaraan, evaluasi dimaksudkan
    untuk menilai tingkat keberhasilan penyelenggaraan ujicoba model tersebut,
    sekaligus tingkat penyimpangan yang terjadi pada proses penyelenggaraan
    ujicoba model tersebut.
            Diharapkan melalui evaluasi penyelenggaraan ini, penyimpangan -
    penyimpangan yang terjadi dapat segera terdeteksi sehingga penyimpangan
    tersebut tidak berakibat fatal bagi ujicoba model tersebut.




Desain Evaluasi 09                                                           1
B. Tujuan
    1. Tujuan Umum
        Secara umum desain evaluasi penyelenggaraan Model Pembelajaran
        Individual Berbasis Rekruitmen Sekuensial ini bertujuan :
        a. Sebagai acuan bagi pelaksanaan keseluruhan kegiatan evaluasi dalam
            kegiatan ujicoba model tersebut.
        b. Memberikan      gambaran     secara    deskriptif   mengenai   sekuensi
            pelaksanaan keseluruhan proses evaluasi sehingga terdapat kesamaan
            antara tim pengembang dengan semua pihak yang terlibat dalam
            kegiatan ujicoba model tersebut.
    2. Tujuan Khusus
        a. Mengetahui tingkat keberhasilan penyelenggaraan ujicoba model yang
            dimaksud.
        b. Mengetahui faktor penghambat dan faktor pendukung ujicoba model.
        c. Mengetahui efektifitas model.
        d. Mengetahui sejauh mana penyimpangan yang mungkin terjadi pada
            penyelenggaraan ujicoba model.


C. Dasar
    Didalam pembuatan desain evaluasi ini mengacu pada :
    1. UUD 1945, amandemen ke – 4 pasal 31 tentang Pendidikan.
    2. UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
    3. PP No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
    4. Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional 2005 – 2009.
    5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 8 tahun 2008 tentang
        Organisasi dan Tata Kerja Pusat Pengembangan Pendidikan Nonformal
        dan Informal (P2PNFI).
    6. Kep MenPAN No. 025/Kep/MK Waspan/6/1999 tentang Tugas Pokok
        Pamong Belajar.



Desain Evaluasi 09                                                              2
                                                                         BAB II
                                                        RUANG LINGKUP EVALUASI


A. Prinsip Evaluasi
             Dalam melaksanakan evaluasi beberapa prinsip yang perlu diperhatikan
    yaitu:
    1. Obyektif, artinya mengungkapkan sesuai dengan fakta nyata, tanpa
        menambah atau mengurangi informasi yang ada secara subyektif.
    2. Dilakukan secara menyeluruh terhadap semua aspek yang mendukung
        tercapainya tujuan program kegiatan.


B. Jenis Evaluasi
             Evaluasi dapat dilakukan sebanyak dua kali selama periode program
    berjalan yaitu:
    1. Evaluasi yang dilakukan selama proses kegiatan berlangsung, atau disebut
        evaluasi formatif (evaluasi proses).
    2. Evaluasi yang dilakukan pada akhir kegiatan program atau evaluasi sumatif
        (evaluasi akhir).


C. Sasaran Evaluasi
             Evaluasi penyelenggaraan ujicoba model pembelajaran individual
    berbasis rekruitmen sekuensial meliputi aspek:
    1. Penyelenggara; berisi tentang organisasi, pembagian tugas dan sekretariat.
    2. Pengelola; meliputi tingkat pendidikan, tingkat partisipasi, kemampuan
        mengelola administrasi, dan keterlibatan dalam pembelajaran.
    3. Tutor;        meliputi   tingkat   pendidikan,    kemampuan   membelajarkan,
        kemampuan menyusun dan melakukan evaluasi.




Desain Evaluasi 09                                                               3
    4. Warga Belajar; meliputi tingkat pendidikan, kompetensi keaksaraan, tingkat
        kehadiran dan motivasi.
    5. Setting Pembelajaran; waktu dan tempat pembelajaran.
    6. Program Belajar; kesesuaian materi pembelajaran dengan Standar
        Kompetensi Keaksaraan, minat dan kebutuhan masing -masing individu.
    7. Sarana Belajar; jenis, jumlah, kondisi, asal dan kebermanfaatan sarana
        belajar yang ada.
    8. Media/Bahan Ajar; meliputi jenis, jumlah, kondisi, asal media belajar yang
        ada.
    9. Administrasi; meliputi jenis, jumlah, kondisi, dan laporan perkembangan.
    10. Evaluasi; meliputi teknik, waktu dan pedoman penilaian.
    11. Tindak Lanjut; meliputi sertifikasi dan program pasca pembelajaran.
    12. Dana; meliputi sumber dana dan optimalisasi penggunaan dana.
    13. Dukungan Masyarakat; keterlibatan masyarakat dalam mendukung
        program.


D. Evaluator
            Evaluasi dilakukan oleh tim pengembang pendidikan keaksaraan Pusat
    Pengembangan Pendidikan Nonformal dan Informal (P2PNFI) Regional II
    Semarang, Akademisi dari Perguruan Tinggi, pendamping daerah (Kepala
    Sanggar Kegiatan Belajar, Kepala Bidang PNF kabupaten, penilik PLS
    kecamatan), Kepala Bidang dan Kepala Seksi di lingkungan P2PNFI Regional II
    Semarang


E. Waktu dan Tempat Evaluasi
            Evaluasi akan dilaksanakan sebanyak empat belas kali selama kegiatan
    ujicoba berlangsung yaitu mulai bulan Juli sampai dengan Desember tahun
    2009. Evaluasi akan dilakukan di tempat ujicoba yaitu di Desa Kumpulrejo




Desain Evaluasi 09                                                                4
    Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga dan di Desa Kotayasa, Kecamatan
    Sumbang Kabupaten Banyumas.


F. Dana
            Kegiatan evaluasi penyelenggaraan ujicoba model ini menggunakan
    dana dari APBN tahun 2009.


G. Instrumen Evaluasi
            Instrumen evaluasi mencakup aspek penyelenggara, pengelola, tutor,
    warga belajar, setting pembelajaran, program belajar, sarana pembelajaran,
    media/bahan ajar, evaluasi, dana belajar, administrasi, outcomes dan dukungan
    masyarakat. Secara lengkap instrumen dapat dilihat pada lampiran.




Desain Evaluasi 09                                                             5
                                                                     BAB III
                                                      STRATEGI PELAKSANAAN



A. Perencanaan
            Pada tahap perencanaan evaluasi kegiatan yang dilaksanakan adalah
    sebagai berikut:
    1. Menentukan tujuan evaluasi
        Merumuskan sebuah tujuan mengapa evaluasi ini perlu dilaksanakan.
    2. Menyusun rencana evaluasi, meliputi:
        a. Menentukan aspek apa yang akan dievaluasi.
        b. Menentukan siapa yang akan melakukan evaluasi.
        c. Bagaimana evaluasi akan dilaksanakan.
        d. Metode atau teknik pengumpulan data yang akan digunakan.
        e. Kapan dan dimana evaluasi dilakukan.
    3. Menyusun instrumen evaluasi
        Instrumen yang dapat digunakan antara lain:
        a. Angket
        b. Pedoman obervasi
        c. Pedoman wawancara
        d. Skala sikap/minat


B. Pelaksanaan
            Pada tahap pelaksanaan evaluasi kegiatan yang dilaksanakan meliputi:
    1.Pengumpulan Data
      Kegiatan pada pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen.
      Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman observasi,
      pedoman wawancara terstruktur dan dokumentasi.




Desain Evaluasi 09                                                             6
      a. Observasi/pengamatan
          Kegiatan pengamatan/observasi di sini berarti evaluator dengan cermat
          dan seksama memperhatikan tindakan, gerakan, sikap, yang muncul
          dalam hubungan antara pribadi dalam kelompok, unjuk kerja, juga obyek
          yang tidak bergerak seperti situasi dalam ruangan. Dalam pengamatan ini
          evaluatori melibatkan diri secara langsung dalam kegiatan yang menjadi
          sasaran evaluator tanpa mengakibatkan perubahan pada kegiatan yang
          sedang berjalan.
      b. Wawancara
          Pengumpulan data dengan wawancara ditujukan pada informan terpilih
          yang dilakukan dengan pertimbangan relevansinya dengan tujuan
          penelitian. Wawancara dilakukan sebagai upaya untuk semakin
          melengkapi data yang diperoleh dari pengamatan/observasi.
      c. Dokumentasi
          Metode dokumentasi ini digunakan untuk mendapatkan informasi tentang
          pelaksanaan program pendidikan keaksaraan. Antara lain yang
          berhubungan dengan administrasi kejar, data pengelola, tutor dan warga
          belajar, dan dokumen penunjang yang lainnya.
    2.Pengolahan dan Analisis Data
      Data hasil evaluasi diolah dengan cara dikelompokan (klasifikasi) dan
      ditabulasi, selanjutnya ditafsirkan untuk menghasilkan kesimpulan -
      kesimpulan yang jelas.
    3.Tindak Lanjut
      Langkah selanjutnya dari kegiatan evaluasi ini adalah penyusunan laporan
      evaluasi       penyelenggaraan   Model   Pembelajaran   Individual   Berbasis
      Rekruitmen Sekuensial.




Desain Evaluasi 09                                                               7
C. Tindak Lanjut
            Tahap selanjutnya yang dilaksanakan adalah tahap tindak lanjut.
    Kegiatan pada tahap tindak lanjut meliputi:
    1. Perbaikan pada penyimpangan - penyimpangan yang ada.
    2. Penguatan pada program yang sesuai dengan rencana.
    3. Penyelesaian masalah yang muncul.




Desain Evaluasi 09                                                       8
                                                                      BAB IV
                                                              HASIL EVALUASI


A. Hasil yang Diharapkan
          Berdasarkan hasil evaluasi diharapkan semua aspek yang dievaluasi
    mendapatkan kriteria baik atau sangat baik. Pada aspek warga belajar
    misalnya, diharapkan kompetensi keaksaraan sesuai dengan standar
    kompetensi keaksaraan. Demikian pula pada aspek lain seperti tutor,
    pengelola/penyelenggara, sarana belajar, bahan ajar dan media belajar,
    dukungan mayarakat dan hasil belajar.
          Apabila hasil evaluasi dinyatakan baik atau sangat baik, dapat dikatakan
    jika program ini telah berjalan sesuai dengan rencana yang telah dibuat
    sebelumnya. Tetapi apabila hasilnya masih kurang, dapat dikatakan jika
    program tersebut memerlukan pembinaan dan pembenahan.


B. Analisis Hasil
          Berdasarkan kriteria penilaian yang ada pada instrumen, hasil evaluasi
    tersebut dapat dianalisis dengan menggunakan langkah - langkah sebagai
    berikut:
    1. Melakukan penskoran pada instrumen dengan rentang penilaian 0 – 3.
    2. Setelah pemberian skor selesai dilakukan penghitungan dengan
        menggunakan rumus sebagai berikut:
                      ∑ skor x bobot
                                                  X 100 = NILAI
                      ∑ skor x bobot maksimal
    3. Setelah diketahui NILAI hasil evaluasi, dibuat kesimpulan dengan ketentuan
        sebagai berikut:




Desain Evaluasi 09                                                              9
          No.        Rentang Nilai       Kualitatif         Kesimpulan
         1.      0,00 – 25,00        Kurang Baik      Pembinaan Khusus
         2.      25,01 – 50,00       Cukup Baik       Ditingkatkan/Bimbingan
         3.      50,01 – 75,00       Baik             Dilanjutkan        dengan
                                                      bimbingan
         4.      75,01 – 100,00      Sangat Baik      Dilanjutkan/dipertahankan




Desain Evaluasi 09                                                           10
                                                                      BAB V
                                                                    PENUTUP


          Desain evaluasi disusun sebagai acuan bagi pelaksanaan evaluasi Model
Pembelajaran Individual Berbasis Rekruitmen Sekuensial. Evaluasi dilaksanakan
sebagai bahan penilaian dan penjabaran sejauh mana program berhasil
dilaksanakan.
          Hasil evaluasi yang cenderung bernilai baik atau sangat baik, dapat
mengindikasikan bahwa program telah berjalan dengan semestinya. Namun
sebaliknya apabila hasil evaluasi masih cukup atau kurang, mengindikasikan bahwa
program perlu ditingkatkan lagi atau bahkan perlu mendapatkan bimbingan khusus
agar dapat berjalan sesuai dengan rencana.
          Evaluasi bukanlah semata-mata untuk menilai secara kasat mata akan
sebuah program, namun diharapkan evaluasi menjadi tolak ukur keberhasilan dari
suatu pogram. Diharapkan pula evaluasi dapat memberi informasi atas berbagai
hambatan yang ditemui dalam pelaksanaan sebuah pogram.




Desain Evaluasi 09                                                           11

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:1297
posted:3/30/2010
language:Indonesian
pages:11