Docstoc

kurikulum SMA Negeri 2 Bitung

Document Sample
kurikulum SMA Negeri 2 Bitung Powered By Docstoc
					I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang mengacu pada standar nasional pendidikan dimaksudkan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan terdiri atas: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Untuk memenuhi amanat Undang-undang tersebut di atas dan guna mencapai tujuan pendidikan nasional pada umumnya, serta tujuan pendidikan sekolah pada khususnya, SMA Negeri 2 Bitung sebagai lembaga pendidikan tingkat menengah memandang perlu untuk mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Melalui KTSP ini sekolah dapat melaksanakan program pendidikan sesuai dengan karakteristik, potensi, dan kebutuhan peserta didik. Untuk itu, dalam pengembangannya melibatkan seluruh warga sekolah dengan berkoordinasi kepada pemangku kepentingan di lingkungan sekitar sekolah. Dasar Pelaksanaan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan: a. b. c. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Permendinas Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidkan Dasar dan Menengah. d. PermendiknasNomor 23 Tahun 2006 Tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk

Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. e. Permendiknas Nomor 24 Tahun 2006 Tentang Pelaksanaan Permen Diknas

Nomor 22, 23 tahun 2006. f. g. Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 Tentang Standar Kepala Sekolah. Permendiknas Nomor Jabatan. h. i. Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 Tentang Standar Pengelolaan Pendidikan. Permendiknas Nomor 20 Tahun 2007 Tentang Standar Penilaian 18 Tahun 2007 Tentang sertifikasi bagi Guru dalam

Berdasarkan Undang-undang dan Peraturan Pemerintah sert Peraturan Menteri Pendidikan Nasional yang telah mengamanatkan maka, SMA Negeri 2 Bitung sebagi lembaga pendidikan tingkat menengah memandang perlu menyusun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang dinamakan KURIKULUM SMA NEGERI 2 BITUNG.

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

1

Dengan Sistem informasi sekolah yang berbasis pada Teknologi Informasi dan Komunikasi serta dengan muatan lokal Pendidikan Lingkungan Hidup dan Kemaritiman diharapkan seluruh para peserta didik di lingkungan SMA Negeri 2 Bitung akan berwawasan global dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan yang berpotensi kemaritiman dapat membentukan karakter siap bersaing di era global . Melalui KURIKULUM SMA NEGERI 2 BITUNG ini, sekolah dapat melaksanakan program pendidikannya sesuai karakteristik, potensi dan kebutuhan peserta didik, yang pada akhirnya sekolah mampu meciptakan kegiatan suasana pembelajaran menyenangkan, demokratis, yang efektif dan kreatif membutuhkan dukungan dan

kerjasama yang baik dari seluruh stakeholder pendidikan. Dalam pengembangan KTSP melibatkan seluruh warga sekolah dengan berkoordinasi dengan Dinas Pendidkan dan kebudayaan Kota Bitung, Dinas Pendidikan Nasional Propinsi Sulawesi Utara, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Propinsi Sulawesi Utara, dan Universitas Negeri Manado.. Dalam dokumen ini dipaparkan tentang Kurikulum SMA Negeri 2 Bitung, yang secara keseluruhan mencakup: I. Pendahualuan; mencakup Latar Balakang, Visi dan Misi, Tujuan Sekolah, Standar Kompetensi Lulusan Satuan Pendidikan, Sasaran Program. II. Keadaan Potensi Sekolah; meliputi Lingkungan Sekolah, Keadaan Sekolah, Personil Sekolah, Peserta didik, Orang Tua Peserta Didik, Kerja sama. III. Struktur dan Muatan Kurikulum; berisi Struktur Kurikulum dan Muatan Kurikulum yang Memuat: Mata Pelajaran,Muatan Lokal,Kegiatan Pengembangan Diri, Pendidkan Kecakapan Hidup, Beban Belajar, Standar Penilaian, Penjurusan, Kenaikan Kelas, Mutasi Siswa dan Ratio Kelas. IV. Kalender Pendidikan; mengatur tentang Permulaan Tahun Pelajaran, Waktu Belajar, Kegiatan Tengah Semester, Libur Sekolah, Jadwal Kegiatan Lampiran-lampiran : B. Standar Kompetensi Kelulusan –Mata Pelajaran Silabus permata pelajaran Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

VISI dan MISI Perkembangan Ilmu pengetahuan dan tekhnologi, globalisasi, yang sangat cepat, era informasi dan berubahnya kesadaran masyarakat dan orang tua terhadap pendidikan memicu sekolah untuk merespon tantangan sekaligus peluang tersebut. SMA Negeri 2 Bitung memiliki citra moral yang mengambarkan profil sekolah yang diinginkan dimasa datang yang diwujudkan dalam Visi Sekolah sebagai berikut:

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

2

VISI

SMA NEGERI 2 BITUNG

“CERDAS, KREATIF, BERIMAN, SANTUN DALAM SUASANA PEMBELAJARAN MENYENANGKAN DAN DEMOKRATIS, YANG KOMPETITIF DI ERA GLOBAL” Visi tersebut di atas mencermin cita-cita sekolah yang berorientasi ke depan dengan

memperhatikan potensi kekinian, sesuai norma dan harapan masyarakat. Mewujudkan Visi tersebut, Sekolah menentukan langkah-langkah strategis yang dinyatakan dalam Misi berikut;

MISI SMA NEGERI 2 BITUNG
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Mewujudkan Rintisan Bertaraf Internasional.

Sekolah Kategori Mandiri

menuju pengembangan

Sekolah

Meningkatkan Prestasi Akademik dan Non – Akademik serta Pengembangan Kretivtas Siswa (Multiple Intelegence/Keberbakatan Majemuk). Melakukan Inovasi dalam proses pembelajaran. Meningkatkan Profesionalisme Pendidika dan Tenaga Kependidikan. Meningkatkan Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Mewujudkan Lingkungan Sekolah yang menunjang Menyenangkan ( Joyfull Learning ) yang Demokratis. Suasana Pembelajaran

Melaksanakan Manajemen Berbasis Sekolah dan mengalang partisipasi masyarakat. Mewujudkan tata krama dalam hubungan antar warga sekolah.

C.

Tujuan Sekolah Tujuan Tingkat Satuan Pendidikan (SMA) sebagai bagian dari tujuan pendidikan nasional adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. TUJUAN SMA NEGERI 2 BITUNG

1.

Sebagai rintisan Sekolah Kategori Mandiri Sekolah yang menuju Sekolah Berstandar International. Inovasi Pembelajaran Bervariasi sesuai Kompetensi (“Problem Based Learning, Inquiry Based Leaning, Project Based Learning, Contextual Teaching and Learning” dengan Pendekatan Team Teaching. Peningkatan Prestasi Akademik (IMO, IPHO, ICHO, IBO, Komputer/ TIK, Astronomi, Debat Bhs. Inggris, Layanan Anak Berbakat / Keberbakatan Majemuk ”Multiple Intelegence”) dan Non Akademik (Sanggar Seni, Marching Band, Club OR, dll). Peningkatan Profesionalisme Pendidik dan Tenaga Kependidikan menyongsong Sertifikasi Pendidik (guru) serta Penataan Administrasi Sekolah Berbasis Komputer / TIK. Pemantapan Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Lingkungan Sekolah Yang menyenangkan “Hidup Sehat Ramah Lingkungan” yang menunjang ”Joyfull Learning” yang demokratis. School Based Management dalam berbagai aspek kehidupan warga sekolah serta pemberdayaan partisipasi masyarakat terhadap pendidikan. Tercipta hubungan antar warga sekolah yang Santun, dan Ramah.

2.

3.

4.

5. 6.

7.

8.

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

3

D.

Standar Kompetensi Lulusan Satuan Pendidikan ( SKL-SP ) Mencapai standar mutu pendidikan yang dapat dipertanggungjawabkan secara nasional, Regional Maupun Lokal. Kegiatan Pembelajaran di SMA Negeri 2 Bitung harus mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan Satuan Pendidikan (SKL-SP) ; 1. Berprilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan perkembangan Remaja 2. 3. Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta memperbaiki kekurangannya Mewujudkan sikap percaya diri dan tanggung jawab atas prilaku, perbuatan, dan pekerjaannya 4. 5. 6. 7. 8. 9. Berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial Menghagai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi, dalam lingkungan global Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis, kritis, kreatif, dan inovatif. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan inovatif dalam pengambilan keputusan. Menunjukkan kemampuan mengembangkan budaya belajar untuk pemberdayaan diri Mewujudkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik

10. Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah kompleks 11. Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alamdan sosial 12. Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab 13. Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara demokratis, dalam wadah Negera Kesatuan Republik Indonesia. 14. Mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya 15. Mengapresiasi karya seni dan budaya 16. Menghasilkan karya kreatif, baik individual maupun kelompok 17. Menjaga kesehatan dan keamanan diri sendiri, kebugaran jasmani, serta kebersihan lingkungan 18. Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun 19. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat 20. Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain 21. Menunjukkan ketrampilan membaca dan menulis naskah secara sistimatis dan estetis 22. Menunjukkan ketrampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara dalam bahasa Indonesia dan Inggris. 23. Menguasai pengetahuanyang diperlukan untuk mengikuti pendidikan tinggi ( Standar Kompetensi Kelulusan / SKL setiap mata pelajaran ada pada lampiran )

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

4

E.

Sasaran Program Melalui Workshop Penyusunan Program Sekolah selanjutnya di Pleno dalam rapat

Paripurna warga sekolah ” Stakeholder” yang setiap awal tahun dilaksanakan sebagai implementasi dari ”School Based Manajement” telah menetapkan sasaran Program, baik untuk jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Sasaran program dimaksud untuk mewujudkan VISI dan MISI sekolah. Sasaran Program Sekolah SASARAN PROGRAM 1 TAHUN ( 2007 / 2007 ) (Program Jangka Pendek) SASARAN PROGRAM 4 TAHUN ( 2006 / 2010 ) (Program Jangka Menengah) SASARAN PROGRAM 8 TAHUN ( 2006 / 2014 ) (Program Jangka Panjang)

1. Predikat sekolah menjadi 1. Perdikat Sekolah Menjadi 1. Predikat Sekolah Menjadi Rintisan Sekolah Kategori Rintisan Sekolah Bertaraf Sekolah Bertaraf InternaMandiri (SKM) Internasional sional 2. Target pencapaian rata-rata 2. Target pencapaian rata- 2. Target pencapaian rataNilai Ujian Akhir 7,00 rata NUAN lulusan 7,50 rata NUAN lulusan 7,50 3. Sister School Tingkat Nasional 4. Siswa dapat menjuarai IMO,IPHO, ICHO, Komputer, Debat Bhs.Inggris, Seni, Olahraga tingkat Kota 5. Peserta didik dapat aktif berbahasa Inggris. 30 % 6. Guru yang melakukan Inovasi pembelajaran 50% 7. Administrasi Sekolah Berbasis TIK 50 % 8. Guru yang dapat melaku kan pembelajran berbasis TIK 10 % 9. Guru melanjutkan Study Ke S1 10 % 3. Sister School Regional 4. Tingkat 3. Sister School Regional Tingkat

Siswa dapat menjuarai 4. Siswa dapat menjuarai IMO,IPHO, ICHO, IMO, IPHO, CHO, Komputer, Debat Komputer, Debat Bhs. Bhs.Inggris, Seni, Inggris, Seni, Olahraga Olahraga tingkat Propinsi tingkat Nasional

5. Peserta didik dapat aktif 5. Peserta didik dapat aktif berbahasa Inggris. 80 % berbahasa Inggris. 100 % 6. 7. Guru yang melakukan 6. Guru yang melakukan Inovasi pembelajaran 80% Inovasi pembelajaran 100% Administrasi Sekolah 7. 7.Administrasi Sekolah Berbasis TIK 50 % Berbasis TIK 100 %

8. Guru yang dapat mela - 8. Guru yang dapat melakukukan pembelajran berkan pembelajran berbasis basis TIK 70 % TIK 10% 9. Guru semua sudah 9. Guru semua memenuhi standart S 1 tersertifikasi sudah

10. Tingkat Keimanan dan 10. Tingkat Keimanan dan 10. Tingkat Keimanan dan Ketagwaan terhadap Ketaqwaan terhadap Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang MahaEsa, Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan Yang Maha Esa, mampu menangkal mampu menangkal mampu menangkal pengaruh negetif dari pengaruh negatif dari pengaruh negatif global luar sekolah luar sekolah secara nasional 11. Pengelolaan Sekolah Berdasarkan Manajemen Berbasis Sekolah 11.Pengelolaan Sekolah 11. Pengelolaan Sekolah berdasarkan Manajemen berdasarkan Manajemen Berbasisi Sekolah Berbasisi sekolah

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

5

12.Tercipta suasana Menyenangkan, Demokratis mekanisme kerja sesuai Job Discription 80 % 13. Budayakan Hidup Sehat Ramah Lingkungan terciptanya suasana belajar ” Joyfull Learning ” dengan sekolah berwawasan lingkungan 14. Hubugan antar warga sekolah yang santun, bertatakrama menciptaka Kultur sekolah yang memiliki rasa kebersama an

12.Terciptanya suasana 12. Terciptanya suasana yang kondusif mekanisme kerja menyenangkan mekanisme sesuai Job Discription kerja sesuai Job Discription 90 % 100% 13.Budayakan Hidup Sehat 13. 13.Budaykan Hidup sehat Ramah Lingkungan Ramah Lingkungan terciptanya suasana terciptanya suasana belajar ” Joyfull Learning ” belajar ” Joyfull Learning” dengan sekolah Adiwyata dengan Sekolah Adiwyata Nasional Nasional. 14.Hubungan antar warga 14. 14.hubungan antar warga sekolah yang santu, sekolah yang santun, bertatakrama menciptakan bertatakrama menciptakan Kultur Sekolah yang Kultur Sekolah yang memiliki rasa kebersamemiliki rasa maan tinggi kebersamaan yang tinggi

Sasaran program tersebut selanjutnya ditindaklanjuti dengan strategi pelaksanaan yang wajib dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah sebagai berikut: 1. mengadakan pembinaan terhadap peserta didik, pendidik, secara berkelanjutan; 2. mengadakan program Remedial, dan Pengayaan pada pelajaran tertentu; 3. melakukan kerjasama dengan pihak yang memiliki kemampuan / donatur untuk membantu pembiayaan bagi peserta didik yang mempunyai semangat dan motivasi yang tinggi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi; 4. Menetapan Penasehat Akademik/ Menthorship 5. Menjalin komunikasi yang baik dengan Dinas Pendidkan dan Kebudayaan Kota Bitung,LPMP Prop. SULUT, Universitas Negeri Manado dalam rangka pengembangan Sekolah Kategori Mandiri dengan Sistem Kredit Semester 6. Penambahan / pembangunan Ruang Kelas Baru, Laboratorium Bahasa, Biologi, Multimedia 7. 8. 9. Membentuk kelompok gemar / debat Bahasa Inggris; Melaksanakan Program Martikulasi Pengadaan buku penunjang;

10. Pengadaan komputer / Laptop untuk setiap kelompok Mata Pelajaran 11. Mengintesifkan kelompok belajar yang dikordinasi oleh Menthorship 12. Mengintensifkan komunikasi dan kerjasama dengan orang tua; 13. Pelaporan kepada orang secara berkala;

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

6

II. KEADAAN DAN POTENSI SEKOLAH A. Lingkungan Sekolah Kota Bitung merupakan salah satu pemerintah kota yang ada di Provinsi Sulawesi Utara dengan luas wilayah daratan 304 km2. Sebagian besar wilayah daratan merupakan daerah berombak, berbukit dan gunung. Secara Geografis Kota Bitung terletak pada posisi diantara 1023’23‘’ – 1 35 39 LU dan 12501‘43
‘’

–125018’13’’BT. Sebelah Selatan berbatasan

dengan Laut Maluku, sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Likupang dan Kecamatan Dimembe (Kabupaten Minahasa Utara), Sebelah Timur berbatasan dengan Laut Maluku dan Samudera Pasifik sedangkan sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Kauditan (Kabupaten Minahasa Utara). Wilayah daratan mempunyai luas 304 km2, secara administratif terbagi dalam lima wilayah kecamatan serta enam puluh kelurahan. Lima kecamatan tersebut masing-masing Kecamatan Bitung Utara (136,40 km2 ) meliputi 12 kelurahan, Kecamatan Bitung Tengah (24 km2 ) meliputi 10 kelurahan, Kecamatan Bitung Barat (33,62 km2) meliputi 10 kelurahan, Kecamatan Bitung Timur (59,08 km2) terdiri dari 13 kelurahan dan Kecamatan Bitung Selatan yang terdapat di Pulau Lembeh (50.90 km2) meliputi 15 kelurahan. Sebagai pintu gerbang jalur laut di Provinsi Sulawesi Utara, dengan berbagai aktifitas perdagangan dan pendidikan serta dengan keberadaan sumber daya alam yang cukup memadai, Kota Bitung memiliki lahan sawah seluas 156 Ha, lahan kering 28.719 Ha dan lainnya 1252 Ha, menunjukkan penggunaan lahan dalam pembangunan Kota Bitung cenderung maksimal. Kota Bitung merupakan kota multi dimensi dengan keragaman etnis yang dalam kesehariannya berkembang dalam nuansa kebersamaan dengan menghargai keragaman tersebut dengan didukung semangat dan budaya Mapalus. Kelurahan yang ada masih ada yang mempunyai ciri pedesaan baik dilihat dari segi fisik maupun pola hidup masyarakatnya. Masih ada beberapa kelurahan yang bercirikan kelurahan pesisir (Bitung Selatan, Bitung Timur dan beberapa kelurahan di Bitung Utara) maupun kelurahan yang bercirikan masyarakat petani (Bitung Utara). Menyangkut peningkatan kualitas SDM pemerintah Kota Bitung sangat concern akan hal tersebut. Hal ini terlihat dari visi dan misi Kota Bitung yakni : “Terwujudnya Bitung sebagai kota pelabuhan internasional, industri, perdagangan, jasa dan pariwisata yang berwawasan lingkungan dan unggul di era globalisasi” selanjutnya dijabarkan dalam misi Pemerintah Kota Bitung yakni Panca Bina dimana salah satunya adalah Bina Manusia. Salah satu program dalam Misi Bina Manusia adalah Pemerintah Kota Bitung bertekad dan berupaya untuk “menyiapkan masyarakat yang berkualitas dan berkemampuan tinggi sehingga mampu bersaing di era globalisasi dengan tetap menjaga kelestarian nilai-nilai etika, moral serta norma agama”.

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

7

Bertitik tolak dari upaya perluasan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu, tidak terlepas dari ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan. Tahun 2007 jumlah TK 58 buah, SD sebanyak 95 buah, SLTP sebanyak 26 buah dan SLTA sebanyak 20 buah. SMA Negeri 2 Bitung merupakan satu-satunya sekolah yang terletak dekat pusat pemerintahan dan dekat pusat pertokoan yang merupakan kota pelabuhan yang multi dimensi baik budaya ,suku dan Agama yang hidup berdampingan dengan rukun dan damai saling menopang dalam membangun kota dan pendidikan dengan slogan ” HIDUP SEHAT RAMAH LINGKUNGAN (HSRL) ” dikembangkan sebagai pusat industri dan perdagangan serta obyek rekreasi dan pariwisata.

Peta Bitung

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

8

B. Keadaan Sekolah
1. Sarana dan Prasarana. a. Tanah dan Halaman Tanah Sekolah sepenuhnya milik Pemerintah Daerah kota Bitung. Luas areal seluruhnya 9.195 m2. Sekitar Sekolah dikelilingi oleh pagar sepanjang 2.100 m2 Keadaan Tanah Sekolah SMA Negeri 2 Bitung Status Luas Tanah Luas Bangunan Pagar b. Gedung Sekolah Bangunan Sekolah didirikan tahun 1977 yang pada umumnya masih dalam kondisi baik, Jumlah Ruang Kelas untuk menunjang Kegiatan Belajar Mengajar belum memadai, terlebih jika mengunakan Sistem Kredit Semester sebagai Sekolah Kategori Mandiri. Keadaan Gedung Sekolah SMA Negeri 2 Bitung
No 1. 2. Jenis Ruangan Kelas / Teori Laboratorium IPA a. Laboratorium Fisika b. Laboratorium Biologi c. Laboratorium Kimia d. Laboratorium Komputer e. Laboratorium Bahasa 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Perpustakaan Ketrampilan Kesenian Olahraga OSIS Ibadah Aula 1 1 1 1 56 124 124 56 √ √ √ √ Jumlah 23 1 1 Luas ( m2 ) 1.046 115 115 Kondisi Baik √ √ √ Rusak

: Milik Pemerintah kota Bitung : 9.195 m2 : 2.924 m2 : 2.100 m2

2. Buku Perpustakaan Buku Pegangan Guru Jumlah Judul 14 Jumlah Eksemplar 68 Buku Teks Siswa Jumlah Judul 42 Jumlah Eksemplar 7869 Buku Penunjang Jumlah Judul 167 Jumlah Eksemplar 328

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

9

C. Personil Sekolah
SMA Negeri 2 Bitung didirikan pada tahun 1979 yang merupakan Kelas Jauh (KJ) dari SMA Negeri 1 Bitung.
Sekolah ini mengalami perubahan Nama dari tahun ke tahun sbb:

1. 2. 3. 4.

SMA NEGERI BITUNG SMU NEGERI BITUNG SMU NEGERI 2 BITUNG SMA NEGERI 2 BITUNG

Pimpinan sekolah yang pernah bertugas di SMA Negeri 2 Bitung sejak awal berdirinya (1979) adalah: KEPALA SEKOLAH DARI TAHUN KE TAHUN
No.

Tahun
Urt

N a m a

Ket.

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13.

1975 - 1977 1977 - 1979 1980 - 1982 1982 - 1983 1983 - 1983 1983 - 1987 1987 - 1988 1988 - 1990 1990 - 1993 1993 - 1995 1995 - 2001 2002 -2006 2006 (Agustus– Sekarang)

Drs. H. KIAYIDEMAK Drs. S. ENGELBERT KUSEN Drs. A.LBERT S. LOLOMBULAN JOHAN H. MAMOTO, BA Drs. B. J. WALELENG J.OOTJE ALFRED RENDE, BA Drs. A. J. WURARAH Ny. J. A. DUMAIS – MAWUNTU, BA FRANSISCUS D. DUMAIS, BA Ny. J. A. OROH – MAWUNTU, BA Drs. JIMMY SINOMBOR Drs. ALFIANUS MARTHIN Drs. HERMANUS BAWUOH, M.Si

FILIAL SMA GIRIAN

( 5 Bulan )

Pel. Harian LAKAR

( Juli )

Jumlah seluruh personil sekolah ada sebanyak 74 orang, terdiri atas guru 61 orang, karyawan tata usaha 10 orang, dan SATPAM 2 orang dan Clining Service 1 orang.

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

10

Keadaan Guru
Status Ijazah Tertinggi Jumlah Guru Tetap Kepegawaian Jumlah Guru Tidak Tetap

S3 / S2 S1 D3 D2 / D1 / SLTA Jumlah

2 47 9 -58

-3 --3

Termasuk laboran dan pustakawan/wati)
Kesesuaian dengan Latar Belakang Pendidikan Sesuai) (match Tidak sesuai (mismatch) Keterangan Tenaga Rangkap Mengajar MP

No

Bidang / Matapelajaran (MP)

Jumlah Personil Per-MP

1.

Pendidikan Agama a. Islam b. Katholik c. Protestan d. Hindu e. Budha 2 2 3 5 6 5 5 4 3 3 3 2 3 2 5 1 3 2 3 3 63 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Sejarah/PPKn Antropologi TIK = 1 orang

2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 20.

Kewarganegaraan Bahasa dan Sastra Indonesia Bahasa Inggris Bahasa asing lain Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Geografi Sosiologi Antropologi Ekonomi Akuntansi Kesenian Teknologi Informasi & Komunikasi / Ketrampilan Pendidikan Jasmani Laboran Pustakawan/wati Bimbingan Konseling Jumlah

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

11

Personil Sekolah No
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25.

Nama / Nip
Drs. Hermanus Bawuoh, M.Si / Nip.131126068 Dems R. Tandaju, S.Pd / Nip. 131949877 Dra. Yenie Marlien Auit / Nip. 131694019 Marthin Korakora, S.Pd / Nip. 131597430 Ny. Esther K. Wuisan – T, BA / Nip. 130533670 Dra. Henny L. Ngantung / Nip. 131615614 Dra. Fazran Zain / Nip. 131631543 Drs. Ismail Abas / Nip. 131611623 Hasan Hasjim, S.Pd / Nip130693842 Dra.Jelesman Bander / Nip. 131925287 Dra. Sarman Mamile / Nip. 131801941 Dra. Herda Jeany Togas / Nip. 131 860217 Dra. Theresia Kawulusan / Nip. 131682235 Drs. Recky Mangga / Nip. 132012343 Drs. Sariamen Sinaga / Nip. 131972574 Dra. Irnawaty Sumaga / Nip. 132049653 Anitje Piter, S.Pd / Nip. 131263395 Dra. Muzna Tawaa / Nip. 132011687 Thelly m. Muhaling, S.Pd / Nip. 131578262 Dra. Jelly D. Langi / Nip. 132045622 Dra. Srigaja J. Woba / Nip. 132049965 Drs.Serfie Rondonuwu / Nip. 132058366 Jenny S. Lontaan / Nip. 131577851 Moses Watratan, S.Pd / Nip. 131766950 Efrajim Remy Oleysorot / Nip. 131947413

Jabatan
Kepala Sekolah Wks. Ur. Kurikulum Wks. Ur. Kesiswaan Wks. Ur Sar – Pras Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru

Status
PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

12

No
26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50

Nama / Nip
Dra. Hendritha Tampil / Nip. 132009148 Johanis Koagow / Nip. 131955677 Pdt.Makal J. Meike, S.Th / Nip. 131917110 Hi. Syamsuddin – T, BA / Nip. 131407751 Selfie R. Rosang / Nip. 131998833 Dra. Hertina Said / Nip. 132173141 Thresje A. Rawung / Nip. 131924121 Fonny Tumondo, S. Pd / Nip. 132278456 Yori Damanis, S.Pd / Nip. 560016554 Jemi A. P. Gobel, S.Pd / Nip. 560016856 Florensi Landeng, S.Pd / Nip. 560016649 Femmy Mangolo / Nip. 560016845. Alfonsius Sarente / Nip. 131910384 Sriastuty Asjhadi, S.Pd / Nip. 560018107 Goldfriet R.S. Bawotong, S.Pd / Nip. 560018094 Silvia Ryani Palandung, S.Pd / Nip. 560018508 Dyterzet Kamrun, S.Pd / Nip. 560018087 Dra. Femmy J. Maramis / Nip. 132185810 Nortje Pailah, S.Pd / Nip. 560019728 Noldi Reinsko Jelie Ratu, S.Pd / Nip. 560019742 Jantje Luntungan, S.Pd / Nip. 560019739 Simon Tegel, S.Pd / Nip. 560016853 Dra. Henytje Masihor / Nip. 132107632 Dra. Jeane Mandang / Nip. 131787678 Dra. Sonya Langelo / Nip. 130922171

Jabatan
Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru

Status
PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

13

No
51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76

Nama / Nip
Billy Lucas, S.Pd / Nip. 131947405 Noprin S. Puasa, S.Pd / Nip. 560021899 Ingriet G. Kailas, S.Pd / Nip. 560021905 Stevenly B. Watung, S.Pd / Nip. 560021905 Dra. Afke Adeline Sawel / Nip. 560021905 Dra. Masye Massie / Nip. 560023658 Femy Dama, S.Pd / Nip. 560024125 Drs. Marianus Salibana Nip. Welly A. Tendean / Nip. 130789919 Ny. Rompis Carolien / Nip. 130784220 Ruth Manumpil / Nip. 131284517 Habu Amna – R / Nip. 131283848 Merry Dumanauw / Nip. 131605652 Monikea/ Nip. 131610010 Fransiska Luntungan / Nip. 132089598 Fransiska Mamesah, S.S Denden Mulyana Justin Takazily Silvana Rawung Lussy Lombone Albert wawoh Charles Patras Decky Lomboan Fongky Panomban Shopian Matulende / NIGB. 210600001 Nn. Juli Yanti Tatengkeng

Jabatan
Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru KTU TU TU TU TU TU TU GTT Bhasa Inggris GTT TIK Peg. TT, Teknisi. Peg. TT Peg. TT Satpam Satpam Cleaning Service GTT Aga.Katholik Guru Bantu Peg TT

Status
PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS PNS Honorer Honorer Honorer Honorer Honorer Security Security Clinning service Honorer Honorer Honorer

Dari Jumlah Pendidik, yang berstatus PNS 95.08%. Sisanya 4,92% Guru Bantu dan Honorer, 70% Tenaga Kependidikan yang berstatus PNS. Sisanya Tenaga Honorer 4%.

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

14

D.

Keadaan Peserta Didik
Jumlah Peserta Didik Tahun 2007-2008 Kelas Rombongan Belajar 6 1 1 3 4 1 3 4 1 24 Laki-laki 83 10 3 31 82 8 31 51 8 307 Perempuan 144 9 5 65 95 38 88 89 22 555 Jumalah 227 19 8 96 177 46 119 140 30 862

X X Akselerasi XI Akselersi XI-Ilmu Alam XI-Ilmu Sosial XI-Bahasa XII-Ilmu Alam XII-Ilmu Sosial XII-Bahasa Jumlah

1. Keadaan Tidak Naik dan Putus Sekolah (Droup-Out) peserta didik Peserta Didik yang tidak naik kelas dan putus sekolah masih cukup memprihatinkan dari tahun ke tahun.
Keadaan Siswa Tahun Pelajaran Kelas 1 ( orang ) Kelas 2 ( orang ) Kelas 3 ( orang ) Jumlah ( orang )

2003 Jumlah Siswa 2004 2005 2006 2003 Jumlah Rombongan Belajar 2004 2005 2006 2003 Jumlah Mengulang 2004 2005 2006

305 331 325 365 7 7 8 9 1 1 1 -

243 277 276 293 7 7 8 8 -

201 275 273 261 6 7 6 7 -

749 883 874 919 20 21 22 24 1 1 1 -

Tingginya keadaan tidak naik kelas dan putus sekolah peserta didik terutama disebabkan karena masih kurangnya kesadaran orang tua dan peserta didik tentang arti pentingnya pendidikan, selain juga karena faktor kesulitan ekonomi. Untuk mengatasi kendala ekonomi, sekolah telah mengupayakan berbagai bantuan dari berbagai pihak. Pada tahun pelajaran 2006/2007 lebih dari 10 % peserta didik mendapatkan bantuan biaya yang berupa beasiswa dan bebas biaya pendidikan.

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

15

Rasio Penerimaan Siswa ( 6 tahun terakhir )
Tahun Pelajaran Jumlah Pendaftar 342 389 371 432 324 siswa Diterima 304 331 325 365 248 Prosentase yang Diterima 88,89 % 85,09 % 87,60 % 84,49 %

2002 2003 2004 2005 2006 2007

E. Orang Tua Peserta Didik
Kota Bitung merupakan kota serba dimensi dengan masyarakat multi kulturl yang mengedepankan kebersamaan dalam membangun kota . Perbedaan bukan merupakan penghalang dalam membangun tetapi merupakan kekayaan yang tak ternilai . Keadaan Orang Tua Murid Di SMA Negeri 2 Bitung
Jml (%) 17,79 4,41 28,63 7,57 24,59 7,69 9,32

Pekerjaan

Penghasilan Per-bulan (Rp)
<200.000

Jml (%)

Tingkat Pendidikan

Jml (%)

Pegawai Negeri TNI / Polri Karyawan Swasta Petani Pedagang Swasta Nelayan Lain – lain

SD/lebih rendah 9,59 SLTP SLTA Perguruan T. 15,60 60,10 14,71

201.000 – 400.000 16,89 401.000 – 600.000 7,69 601.000 – 1.000.000 28,63 > 1. 000.000 46,79

F. Kerja Sama Sekolah
1. Kerja sama dengan Orang Tua Kerja sama dengan orang tua peserta didik dilaksanakan melalui Komite Sekolah. Ada lima peran orang tua dalam pengembangan sekolah, yaitu sebagai: a. donatur dalam menunjang kegiatan dan sarana sekolah, namun belum berjalan optimal mengingat kondisi ekonominya; b. mitra sekolah dalam pembinaan pendidikan; c. mitra dalam membimbing kegiatan peserta didik; d. mitra dialog dalam peningkatan kualitas pendidikan; dan e. sumber belajar.
KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

16

2. Kerja sama dengan Alumni. Kerja sama antara sekolah dengan alumni melalui wadah Himpunan Alumnus (HIMAL) SMA Negeri 2 Bitung telah banyak membantu sekolah baik dalam dukungan moril maupun dukungan dalam membangun sarana fisik pendidikan, 1 buah note book dan beasiswa bagi siswa berprestasi untuk mengembangkan minat dan bakat siswa dalam bidang olah raga prestasi (Bola kaki, Basket, Bolavolly, Taekwondo, Silat ) dan seni (Grup Band dan Marching Band) sekolah selalu melibatkan Alumnus sebagai pelatih 3. Kerja sama dengan Perusahan Sejak tahun pelajaran 2006/2007 beberapa siswa menerima beasiswa siswa tidak mampu dari PT Indofood dan PT Sari Cakalang Anggaran Sekolah ( sesuai dengan RAPBS )
Sumber Dana Tahun Pelajaran 2003 2004 2005 2006 Bantuan Dana Block Grant Rp. 95.000.000,Rp. 70.000.000,Rp. 200.000.000,Rp. 255.000.000,Partisipasi PEMDA / Masyarakat Rp. 233.532.000,Rp. 500.123.500.Rp. 243.600.000,Rp. 164.500.000,Rp. 328.532.000,Rp. 570.123.500,Rp. 443.600.000,Rp. 419.500.000,Jumlah ( RP)

Prestasi yang pernah dicapai oleh sekolah a. No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Akademik Kejuaraan Juara III Lomba Pidato Putri Tkt. SLTA Juara II Lomba Pidato Putri Tkt. SLTA Juara I Pidato Bhs.Inggris SMU/SMK Juara II Lomba Baca Puisi Ketr. Bhs. Jerman Juara II Lomba Membaca Teks Bhs. Jepang Juara I Lomba Pidato Bhs. Indonesia Putra Juara II Lomba Pidato Bhs. Indonesia Putri Juara V Lomba Pra Olympiade Matematika Juara III Lomba Pra Olympiade Fisika Tingkat Kodya Bitung Kodya Bitung Kodya Bitung SMU se-Sulut SMU se-Sulut Kodya Bitung Kodya Bitung Kodya Bitung Kodya Bitung Kodya Bitung Tahun 2000 2000 2001 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2002

10. Juara I Lomba Pra Olympiade Kimia

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

17

No

Kejuaraan

Tingkat

Tahun

11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39.
40.

Juara V Lomba Pra Olympiade Kimia Juara I Pra Olympiade Biologi Juara I Lomba Pra Olympiade Komputer Juara Harapan I Debat Bahasa Inggris Juara I Baca Puisi Putra Juara I Baca Puisi Putra Juara I Baca Puisi Putri Juara II Baca Puisi Putri Juara I Pidato Bahasa Inggris Juara I Lomba Pidato Bahasa Jepang
Juara I Lomba Bahasa Jerman Juara I Lomba Pra Olympiade Matematika Juara II Lomba Pra Olympiade Matematika Juara I Lomba Pra Olympiade Fisika Juara I Lomba Pra Olympiade Kimia Juara II Lomba Pra Olympiade Biologi Juara III Lomba Pra Olympiade Biologi Juara III Lomba Pra Olympiade Komputer Juara III Lomba Asa Trampil Ekonomi ( UNIMA ) Juara I Test Of English proficiency Juara II Test Of English proficiency Juara II Lomba Penyuluhan BKKBN Mengarang Bahasa Mandarin Olympiade Sience Juara I Fisika Lomba Bahasa Jepang Juara I Lomba Bahasa Inggris Juara I Lomba Bahasa Komputer Juara I Olympiade Sience Juara II Biologi Olympiade Sience Juara III Biologi Olympiade Sience Juara I Kimia

Kodya Bitung Kodya Bitung Kodya Bitung Tkt. I Sulut Kodya Bitung Kodya Bitung Kodya Bitung Kodya Bitung Kodya Bitung Tkt.I.Sulut/Utusan Sulut ke.Jkt
Tkt. I Sulut Kota Bitung Kota Bitung Kota Bitung Kota Bitung Kota Bitung Kota Bitung Kota Bitung Tkt. Sulut Tkt. Nasional Tkt. Nasional Tkt. Sulut Tkt. Sulut Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota

2002 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2003 2003
2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2005 2004 2004 2004 2004 2004 2004

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

18

No 41. 44. 45. 46 47 48 49 50 51 52 43 44 45 46. 47. 48. 49 50. 51. 52. 53.

Kejuaraan Olympiade Sience Juara III Matematika Olympiade Sience Juara III Fisika Lomba Bahasa Inggris Juara I Juara I Olimpiade Fisika Juara I dan III Olimpiade Kimia Juara III Olimpiade Matematika Juara I dan III Olimpiade Biologi Juara III Olimpiade Fisika Juara I,II,IV,V Olimpiade Fisika Juara II,III Olimpiade Astronomi Juara I ,II,III,IV,V Olimpiade Kimia Juara III Olimpiade Matematika Juara I Olimpiade Biologi Juara III Olimpiade Komputer Juara II Olimpiade Ekonomi Juara I , II Debat bahasa Indonesia Juara I dan 2 Olimpiade Fisika Juara I Olimpiade Kimia Juara 1 dan III Olimpiade Matematika Juara I Olimpiade Biologi Juara II Olimpiade Komputer

Tingkat Tingkat Kota Tingkat Propinsi Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Propinsi Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota

Tahun 2004 2004 2005 2005 2005 2005 2005 2005 2006 2006 2006 2006 2006 2006 2006 2006 2007 2007 2007 2007 2007

b. Non
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Akademik
Kejuaraan Tingkat Tkt. II Bitung Tkt. II Bitung Tkt. II Bitung Tkt. II Bitung Tkt. Nasional Tkt. II Bitung Tkt. II Bitung Tkt. II Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tahun 2000 2000 2000 2000 2000 2000 2000 2000 2000 2000

Juara I Lomba Paduan Suara antar SMU Juara II Lomba Vocal Group Juara I Lomba Gerak Jalan Putri Juara I Lomba Ketrampilan Pramuka Juara I Lomba Pramuka Juara II Lomba Gerak Jalan Putra Juara II Lomba Sepak Bola Junior Juara II Lomba Gerak Jalan Putri Juara III Lomba Lari Putra SLTA Juara III Lomba Ketrampilan Drumband seSMU

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

19

No 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50

Kejuaraan Juara III Lomba Bina Vocalia Umum Putra Juara I Lomba Gerak Jalan SMU/SMK Putra Juara II Festifal Vocal Grup antar SMU se – tkt. Juara III Lomba Lari Putra tkt. SMU / SMK Juara I Lomba Lagu Pop Jepang tkt.SMU/SMK Juara I Lomba Paduan Suara tkt.SMU/SMK Juara I Lomba Basket Putra Juara III Lomba Basket Putri antar SMU Juara II Lomba Basket Ball Putra Juara II Lomba Basket Ball Putra Juara II Lomba Bintang Vokalia Juara III Lomba Gerak Jalan Putra Juara II Lomba Drumband antar sekolah Juara I Lomba Paduan Suara Kategori SMU Juara I Lomba Bintang Vokalia Putri Juara II Koor Umum Juara III Lomba Koor Umum Juara I Lomba Gerak Jalan Putra Juara II Lomba Gerak Jalan Putri Juara I Lomba Bintang Vokalia (HUT RI ke-58 Juara I Lomba Koor Umum Juara III Lomba Drumband Tkt. SLTA Juara II Lomba Baket Ball Putra Se-SMU Juara IV Lomba Baket Ball Putri Se-SMU Juara I Lomba Putra Bitung Juara III Lomba Putra Bitung Juara Hararapan Lomba Model Putra/Putri Perjuangan Juara III Lomba Model Putra/Putri Perjuangan Juara I Lomba Model Putra/Putri Perjuangan Juara I Perkemahan Raimuna Juara I Lomba Koor Juara I Lomba Tarian Juara II Lomba Festival Band Juara II Lomba Festival Band Juara II Festival Musik Ajang Kreasi Anak Muda Dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional Juara I Lomba Drum Band Juara I Lomba Baca Puisi Juara II Lomba Baca Puisi Juara III Lomba Baca Puisi Juara II Pidato

Tingkat Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt. I Sulut Tkt. I Sulut Tkt. I Sulut Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kodya Bitung Tkt.Kota Bitung Tkt.Kota Bitung Tkt. Sulut Tkt.Kota Bitung Tkt.Kota Bitung Tkt.Kota Bitung Tkt. Sulut Tkt. Sulut Tkt. Sulut Tkt.Kota Bitung Tkt.Kota Bitung Tkt.Kota Bitung Tkt.Kota Bitung Tkt.Kota Bitung

Tahun 2001 2001 2001 2001 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2002 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

20

No 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 Juara III Pidato Juara II Bintang Vokalia Juara III Bintang Vokalia Juara II Paduan Suara Juara III Drum Band

Kejuaraan

Tingkat Tkt.Kota Bitung Tkt.Kota Bitung Tkt.Kota Bitung Tkt.Kota Bitung Tkt.Kota Bitung Tkt. Sulut Tkt. Sulut Tkt. Sulut Tkt. Sulut Tkt. Sulut Tkt. Sulut Tkt. Sulut Tkt. Kota Tkt. Kota Tkt. Kota Tkt. Sulut Tkt. Kota Bitung Tkt. Kota Bitung Tkt. Kota Bitung Tkt. Kota Bitung Tkt. Kota Bitung Tkt. Kota Bitung Tkt. Kota Bitung

Tahun 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2004 2004 2004 2004 2004 2004 2004 2004 2004 2004 2004 2004

Juara I Putra-Putri Perjuangan Model Sulut Juara III Lomba Drum Band Isuzu 2003 Juara I Bintang Vokalia Juara I Lomba Hadang Gebyar SMA se Sulut Juara I Bintang Vocalia Putri Se Sulut Juara I Lomba mengarang 6 Bahasa ( Mandarin) Se Sulut Juara I Bola Basket Putri SMU/SMK Juara III Lomba Drum Band Se Kota Bitung (Hardiknas) Juara I Lomba Drum Band Se Kota Bitung (HUT RI ke 59 ) Juara I Bintang Vocalia Putri Se Kota Bitung (HUT RI ke 59 ) Juara Harapan I Drum Band Display Global News Competetion Juara Umum Putra – Putri terbaik Perjuangan ( Tkt. Kota ) Juara I Putri Terbaik Perjuangan ( Tkt. Kota ) Juara II Putra Terbaik Perjuangan ( Tkt. Kota ) Juara III Putri Terbaik Perjuangan ( Tkt. Kota ) Juara II Putra Terbaik Perjuangan ( Tkt. Kota ) Aktor terbaik Festival teater SLTP/SLTA HUT XIV Bitung Penata Artistik terbaik dalam Festival teater 2004 SLTP/SLTA HUT XIV Bitung Aktor Pemeran terbaik dalam Festival teater 2004 SLTP/SLTA HUT XIV Bitung Juara 1 Marchin Bansd HUT UNIMA Tahun 2005 Juara 1Drum Band Izuzu Cup 2005 Juara III Basket Ball Putra, HUT Internasional School Juara II Lomba Theater Juara III Olimpiade Fisika Juara III Olimpiade Fisika Jauara I Marching Band Juara II Lomba Theater Juara I Lomba Bintang Vokalia Juara I Lomba Bintang Vokalia Juara II Putra/Putri Baca Puisi Juara I Bintang vokalia Putra Juara II Bintang Vokalia Putri Juara III Basket, SMADON CUP Juara I Lomba Marching Band / Drum Band

74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89

Tkt. Kota Bitung Tingkat Propinsi Tingkat Propinsi Tingkat Propinsi Tingkat Kota Tingkat Propinsii Tingkat Propinsi Tingkat Kota Tingkat Propinsi Tingkat Kota Tingkat Propinsi Tingkat Propinsi Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota Tingkat Kota

2004 2005 2005 2005 2005 2005 2005 2005 2005 2005 2005 2005 2006 2006 2006 2006

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

21

III. STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
A. Struktur Kurikulum
Struktur kurikulum SMA Negeri 2 Bitung memuat kelompok matapelajaran sebagai berikut ini: a. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia; b. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian; c. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; d. kelompok mata pelajaran estetika; e. kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan. Masing-masing kelompok mata pelajaran tersebut di implementasikan dalam kegiatan pembelajaran pada setiap mata pelajaran secara menyeluruh. Dengan demikian, cakupan dari masing-masing kelompok itu dapat diwujudkan melalui mata pelajaran yang relevan. Cakupan setiap kelompok mata pelajaran adalah sebagai berikut:
CAKUPAN KELOMPOK MATA PELAJARAN
NO 1. KELOMPOK MATA PELAJARAN Agama dan Akhlak Mulia CAKUPAN Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak, dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme. 3. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Estetika Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMA dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi lanjut ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis, kreatif dan mandiri. Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi, baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis. Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SMA dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif, disiplin, kerja sama, dan hidup sehat. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap, dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas, kecanduan narkoba, HIV/AIDS, demam berdarah, muntaber, dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah.

2.

Kewarganegaraan dan Kepribadian

4.

5.

Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

22

Penyusunan Struktur kurikulum didasarkan atas standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran yang telah ditetapkan oleh BSNP. Sekolah atas persetujuan Komite Sekolah dan memperhatikan keterbatasan sarana belajar serta minat peserta didik, menetapkan pengelolaan kelas sebagai berikut ini. 1) SMA Negeri 2 Bitung menerapkan sistem paket dan sementara mengembangkan Sistem Kredit Semester mulai tahun 2007-2008 sebagai sekolah Kategori Mandiri. Peserta didik mengikuti pembelajaran sesuai dengan yang telah diprogramkan dalam struktur kurikulum. 2) Jumlah rombongan belajar berjumlah 8 (delapan) rombongan belajar pada Kelas XI,XII dan 6 rombongan belajar pada kelas X serta 2 rombongan belajar untuk program percepatan / Akselerasi. 3) Kelas X merupakan program umum yang diikuti oleh seluruh peserta didik 4) Kelas XI dan XII merupakan program penjurusan yang terdiri atas: - Program Ilmu Pengetahuan Alam (3 rombongan belajar) - Program Ilmu Pengetahuan Sosial ( 4 rombongan belajar) - Program Bahasa (1 rombongan belajar) a. Struktur Kurikulum Kelas X 1) Kurikulum Kelas X terdiri atas: - 16 mata pelajaran, - muatan lokal (Pendidikan Lingkungan Hidup dan pemberdayaan potensi bahari) - program pengembangan diri. 2) Sekolah tidak menambah alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. 3) Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 45 menit. b. Struktur Kurikulum Kelas XI dan XII 1) Kurikulum Kelas XI dan XII Program IPA dan Program IPS,serta Program Bahasa terdiri atas: - 13 mata pelajaran, - muatan lokal (Pendidkan lingkungan hidup dan pemberdayaan potensi bahari) - program pengembangan diri. 2) Sekolah tidak menambah alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. 3) Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 45 menit.
KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

23

Struktur Kurikulum Struktur Kurikulum Kelas X Komponen Alokasi Waktu Semester 1 A. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Matematika 6. 7. 8. 9. Fisika Biologi Kimia Sejarah 2 2 4 4 4 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 4 4 4 2 2 2 1 1 2 2 2 2 Semester 2

10. Geografi 11. Ekonomi 12. Sosiologi 13. Seni Budaya 13. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

14. Teknologi Informasi dan Komunikasi 15. Bahasa Jepang B. Muatan Lokal ( Lingkungan Hidup konservasi dan pemberdayaan potensi bahari ) C. Pengembangan Diri Jumlah 2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

2 2

2 2 2

2

2*) 38

2*) 38

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

24

Struktur Kurikulum SMA/MA Kelas XI dan XII program Bahasa Alokasi Waktu Komponen Kelas XI Smt 1 A. Mata Pelajaran 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Indonesia Bahasa Asing Antropologi Sejarah 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 Smt 2 Kelas XII Smt 1 Smt 2

10. Seni Budaya 11. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 12. Teknologi Informasi dan Komunikasi

13. Keterampilan B. Muatan Lokal (Pendidikan Lingkungan hidup dan pemberdayaan potensi bahari) C. Pengembangan Diri Jumlah 2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

2

2

2

2

2

2

2

2

2*) 39

2*) 39

2*) 39

2*) 39

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

25

Struktur Kurikulum Kelas XI dan XII Program IPA Alokasi Waktu Komponen Kelas XI Smt 1 A. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2
2.

Kelas XII Smt 1 Smt 2

Smt 2

Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Kimia Biologi Sejarah

2 4 4 4 4 4 4 1 2 2

2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2

2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2

2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2

3.

4.

5. 6.

7.

8.

9.

10. Seni Budaya 11. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan

Kesehatan
12. Teknologi Informasi dan Komunikasi 13. Bahasa Jepang

2

2

2

2

B. Muatan Lokal (Pendidikan Lingkungan hidup dan pemberdayaan potensi bahari) C. Pengembangan Diri Jumlah

2

2

2

2

2*) 39

2*) 39

2*) 39

2*) 39

2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran
KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

26

Struktur Kurikulum Kelas XI dan XII Program IPS Alokasi Waktu Komponen Kelas XI Smt 1 A. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Matematika 6. Sejarah 7. Geografi 8. Ekonomi 9. Sosiologi 10. Seni Budaya 11. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 12. Teknologi Informasi dan Komunikasi 13. Bahasa Jepang B. Muatan Lokal (Pendidkan lingkungan hidup dan pemberdayaan potensi bahari) C. Pengembangan Diri Jumlah 2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran 2*) 39 2*) 39 2*) 39 2*) 39 2 2 2 2 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 Smt 2 Kelas XII Smt 1 Smt 2

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

27

B.

Muatan Kurikulum
Muatan Kurikulum SMA Negeri 2 Bitung meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang ditetapkan oleh BSNP, dan muatan lokal yang dikembangkan oleh sekolah serta kegiatan pengembangan diri. 1. Mata Pelajaran Mata pelajaran terdiri dari mata pelajaran wajib dan mata pelajaran pilihan sebagai berikut: a. Mata Pelajaran wajib: Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia, Fisika, Sejarah, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, Penjasmani, Seni & Budaya, dan Teknologi Informasi Komunikasi. b. Mata Pelajaran pilihan: Bahasa Jepang dan Bahasa Mandarin (pilihan mata pelajaran ini dimungkinkan dengan adanya sumber daya manusia yang memadai dan kehidupan masyarakatnya yang menunjuang program pembelajaran tersebut) . Pembelajaran setiap mata pelajaran dilaksanakan dalam suasana yang saling menerima dan menghargai, akrab, terbuka, dan hangat antara peserta didik dan pendidik . Metode pembelajaran diarahkan berpusat pada peserta didik. Guru sebagai fasilitator mendorong peserta didik agar mampu belajar secara aktif, baik fisik maupun mental. Selain itu, dalam pencapaian setiap kompetensi pada masing-masing mata pelajaran diberikan secara kontekstual dengan memperhatikan perkembangan kekinian dari berbagai aspek kehidupan. 2. Muatan Lokal ( Mulok ) PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP
Lingkungan hidup adalah sistem kehidupan di mana kita berada dalam suatu kesatuan ruang, dengan semua benda atau materi, daya, kekuatan atau peluang, dalam keadaan atau tatanan alam dengan seluruh makhluk hidup termasuk manusia dengan sikap dan perilakunya. Hubungan di antara semuanya itu menentukan kelangsungan peri kehidupan secara keseluruhan serta kesejahteraan bagi manusia, termasuk kesejahteraan makhluk hidup lainnya. Keberlangsungan kehidupan itu hanya mungkin terjadi jika hubungan timbal-balik di antara semua yang ada dalam komponen sistem itu, baik hayati maupun non hayati, berlangsung secara harmoni, sinergi dan saling mendukung. Pendidikan lingkungan adalah suatu proses tanpa akhir, guna mendorong dan mengembangkan mental, moral, etika, fisik, sikap dan perilaku agar menghasilkan kelangsungan diri, kabahagiaan dan kesejahteraan yang dapat dinikmati oleh semua pengada dalam sistem di mana seseorang berada di dalamnya. Pendidikan Kebaharian merupakan proses pembentukan kader pemimpin Kota Bitung sebagai kota Pelabuhan yang dapat mengelola potensi kelautan yang ada di Kota Bitung Melalui pembelajaran lingkungan,dan Kebaharian selain pengetahuan maka siswa juga akan memperoleh perubahan sikap menjadi lebih peduli lingkungan dan keterampilan mengatasi masalah lingkungan serta memiliki wawasan tentang bagaimana mengelola sumber daya kelautan di Kota Bitung.
KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

28

A. Tujuan Melalui pendidikan lingkungan hidup dan Kebaharian secara bertahap diharapkan dapat dicapai perubahan sikap dan perilaku siswa, sehingga menjadi insan yang peduli akan lingkungan dan sadar akan pentingnya lingkungan bagi kelangsungan hidup manusia serta mampu mengelola sumber daya kelautan dalam yang ada di Kota Bitung. B. Ruang Lingkup Lingkungan Hidup Bahan ajar muatan lokal tentang Pendidikan Lingkungan Hidup dan meliputi aspek-aspek sebagai berikut: 1. Pengelolaan Lingkungan 2. Pengelolaan Limbah Padat 3. Pengelolaan Limbah Cair 4. Hemat Energi C. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Lingkungan Hidup Kelas X, XI DAN XII Semester I Standar Kompetensi 1. Memahami konsep tentang lingkungan hidup Kompetensi Dasar Mendeskripsikan pengertian dasar lingkungan hidup Menjelaskan faktor-faktor pendukung lingkungan hidup Melakukan pengelolaan lingkungan di lokasi

sekitar (contoh: membersihkan kelas, menata kelas dan menyediakan alat-alat kebersihan) Melakukan penghijauan (contoh: menanam

tumbuhan hias / variasi tanaman di sekolah)

2. Memahami

teknik

Memilah sampah organik dan anorganik (contoh: memilah jenis sampah anorganik dan

pengelolaan limbah padat

menghitung jumlahnya)

Pengelolaan limbah organik dan anorganik (contoh: membuat kompos, daur ulang limbah anorganik dari kertas, sedotan, dll)

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

29

D. Ruang Lingkup Potensi Bahari Letak geografis SMA Negeri 2 Bitung ada di kawasan pelabuhan dan Kawasan Industri Perikanan dan Perkapalan. Oleh karena itu, program Muatan Lokal yang dipilih adalah yang berkaitan dengan kondisi bahari di lingkungan sekitar sekolah. Program Muatan L okal disusun bekerja sama antara sekolah dengan Akademi Perikanan Bahari Bitung. Muatan Lokal ini ini juga sekaligus merupakan unggulan lokal sekolah sesuai dengan program Pemerintah Kota Bitung ”bahari sebagai pusat pengembangan kehidupan”. Berikut ini adalah program Muatan Lokal yang wajib diikuti oleh seluruh peserta didik.
Program Muatan Lokal Konservasi dan Pemberdayaan Potensi Bahari.

Kelas X Semester 2
STANDAR KOMPETENSI 1. Memahami prinsip-prinsip dan asas ekologi kebaharian KOMPETENSI DASAR 1.1 Menjelaskan prinsip ekologi laut 1.2 Menjelaskan asas ekologi laut 1.3 Menjelaskan pupulasi, komunitas dan ekosistem laut.

Kelas X Semester 2
STANDAR KOMPETENSI 2. Memahami komunitas tropis penting. KOMPETENSI DASAR 2.1 Menjelaskan komunitas padang lamun 2.2 Menjelaskan komunitas mangrove 2.3. Menjelaskan komunitas terumbu karang

Kelas XI Semester 2
STANDAR KOMPETENSI 1. Memahami keanekaragaman hayati laut dan pemanfaatannya. KOMPETENSI DASAR 1.1 Menjelaskan keaneragaman hayati laut 1.2 Menjelaskan prinsip dasar teknologi budidaya ikan 1.3 Menjelaskan teknologi produksi pakan alami 1.4. Menjelaskan prinsip dasar teknologi budi daya terumbu karang

Kelas XII Semester 2
STANDAR KOMPETENSI 2. Memahami pengolahan hasil laut KOMPETENSI DASAR 2.1 Menjelaskan teknik pengawetan ikan 2.2 Menjelaskan pengolahan ikan secara tradisional 2.3. Menjelaskan pengolahan ikan secara modern. 2.4. Menjelaskan pengolahan rumput laut

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

30

3. Kegiatan Pengembangan Diri Pengembangan diri diarahkan untuk pengembangan karakter peserta didik yang ditujukan untuk mengatasi persoalan dirinya, persoalan masyarakat di lingkungan sekitarnya, dan persoalan kebangsaan. Sekolah memfasilitasi kegiatan pengembangan diri seperti berikut ini. a. pengembangan diri yang dilaksanakan sebagian besar di dalam kelas (intrakurikuler) dengan alokasi waktu 2 jam tatap muka, yaitu: 1) Bimbingan Konseling, mencakup hal-hal yang berkenaan dengan pribadi, kemasyarakatan, belajar, dan karier peserta didik.Bimbingan Konseling diasuh oleh guru yang ditugaskan. 2) pengembangan diri yang dilaksanakan sebagian besar di luar kelas (ekstrakurikuler) diasuh oleh guru pembina. Pelaksanaannya secara reguler setiap hari Sabtu, yaitu: bola Volley bola basket bola Kaki tenis Lapangan tenis meja Pramuka Palang Merah Remaja (PMR) Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) Kelompok Debat Bahasa Inggris Bimbingan belajar Olimpiade sains Sanggar Mentari Jurnalistik/ buletin sekolah Band / Marcing Band Bina vokalia dan Paduan Suara

b. Program Pembiasaan mencakup kegiatan yang bersifat pembinaan karakter peserta didik yang dilakukan secara rutin, spontan, dan keteladanan.

RUTIN Upacara Jumat Bersih (HSRL)

SPONTAN membiasakan antri memberi salam

KETELADANAN berpakaian rapi memberikan pujian

Ibadah Bersama Jumat Siang membuang sampah pada tepat waktu (Kristen) Tazkir (minggu sore) kunjungan pustaka Wajib baca 10 menit setiap pagi tempatnya kepeduli sosial Musyawarah Ramah lingkungan hidup sederhana

Pembiasaan ini dilaksanakan sepanjang waktu belajar di sekolah. Seluruh guru ditugaskan untuk membina Program Pembiasaan yang telah ditetapkan oleh sekolah. Penilaian kegiatan pengembangan diri bersifat kualitatif. Potensi, ekspresi, perilaku, dan kondisi psikologis peserta didik merupakan portofolio yang digunakan untuk penilaian.
KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

31

4. Pendidikan Kecakapan Hidup Pendidikan kecakapan hidup yang diterapkan oleh sekolah merupakan bagian integral dari pembelajaran pada setiap mata pelajaran. Dengan demikian, materi kecakapan hidup akan diperoleh peserta didik melalui kegiatan pembelajaran sehari-hari yang emban oleh mata pelajaran yang bersangkutan.. 5. Beban Belajar Sekolah menetapkan beban belajar peserta didik sebagai berikut a. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. b. Alokasi waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur 30% dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan. c. Alokasi waktu untuk praktik adalah satu jam tatap muka setara dengan dua jam kegiatan praktik di sekolah atau empat jam praktik di luar sekolah.

Beban Belajar Peserta Didik Jumlah jam Kelas Satu jam tatap muka (menit) pembelajaran Per minggu Minggu Efektif per tahun ajaran Jumlah Waktu pembelajaran per tahun jam per tahun (@60 menit) 1326 jam pel (59.679 menit) 994,5 jam

X s.d. XII

45

39

34

6.

Ketuntasan Belajar

Berdasarkan musyawara guru mata pelajaran dan memperhatikan kemampuan peserta didik dari hasil tes awal dan Psikologi kelas X, sekolah menetapkan ketuntasan belajar pada masing-masing mata pelajaran sebagai berikut ini.

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

32

Kriteria Ketuntasan Minimal Peserta Didik tahun 2007/2008
X No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 MATA PELAJARAN Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi Antropologi Satra Indonesia Seni Budaya Bahasa Jepang 1 Pendidikan Jasmani, Olahraga dan 6 Kesehatan 17 18 Teknologi Informasi dan Komunikasi 1 Keterampilan /Bahasa Asing Jepang / 9 Jerman 19 20 Muatan Lokal 75 60 65 60 60 65 60 75 75 70 65 70 65 70 70 70 65 70 65 70 70 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 Bah 70 65 70 65 65 70 70 65 70 65 70 XI IPA 70 65 70 70 65 68 65 65 70 70 70 IPS 70 65 70 65 65 70 65 65 65 70 70 70 Bah 70 65 70 65 65 70 70 65 70 65 70 XII IPA 70 65 70 70 65 68 65 65 70 70 70 IPS 70 65 70 65 65 70 65 65 65 70 70 70

75 75

Sekolah menargetkan agar angka ketuntasan belajar tersebut semakin meningkat setiap tahunnya. Oleh karena itu, setiap warga sekolah diharapkan untuk lebih bekerja keras agar mutu pendidikan sekolah dapat meningkat dari tahun ke tahun.

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

33

7.

Standar Penilaian Pendidikan

A. Pengertian 1. Standar penilaian pendidikan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik 2. Penilaian pendidikan adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik. 3. Ulangan adalah proses yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran,untuk memantau kemajuan, melakukan perbaikan pembelajaran, dan menentukan keberhasilan belajar peserta didik. 4. Ulangan harian adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu Kompetensi Dasar (KD) atau lebih. 5. Ulangan tengah semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8 – 9 minggu kegiatan pembelajaran. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh KD pada periode tersebut. 6. Ulangan akhir semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan semua KD pada semester tersebut. 7. Ulangan semester semester ulangan tersebut. kenaikan kelas adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik genap untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik genap pada satuan pendidikan yang menggunakan sistem paket. meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan KD pada di akhir di akhir Cakupan semester

8. Ujian sekolah/madrasah adalah kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi peserta didik yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar dan merupakan salah satu persyaratan kelulusan dari satuan pendidikan. Mata pelajaran yang diujikan adalah mata pelajaran kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak diujikan dalam ujian nasional dan aspek kognitif dan/atau psikomotorik kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian yang akan diatur dalam POS Ujian Sekolah/Madrasah. 9. Ujian Nasional yang selanjutnya disebut UN adalah kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi peserta didik pada beberapa mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka menilai pencapaian Standar Nasional Pendidikan. 10. Kriteria ketuntasan minimal (KKM) adalah kriteria ketuntasan belajar (KKB) yang ditentukan oleh satuan pendidikan. KKM pada akhir jenjang satuan pendidikan untuk kelompok mata pelajaran selain ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan nilai batas ambang kompetensi.

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

34

B. Prinsip Penilaian Penilaian hasil belajar peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah didasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut: 1. sahih, berarti Penilaian didasarkan pada data yang mencerminkan kemampuan yang diukur. 2. objektif, berarti penilaian didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas,tidak dipengaruhi subjektivitas penilai. 3. adil, berarti penilaian tidak menguntungkan atau merugikan peserta didik karena berkebutuhan khusus serta perbedaan latar belakang agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan gender. 4. terpadu, berarti penilaian oleh pendidik merupakan salah satu komponen yang tak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran. 5. terbuka, berarti prosedur penilaian, kriteria penilaian, dan dasar pengambilan keputusan dapat diketahui oleh pihak yang berkepentingan. 6. menyeluruh dan berkesinambungan, berarti penilaian oleh pendidik mencakup semua aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknik Penilaian yang sesuai, untuk memantau perkembangan kemampuan peserta didik. 7. sistematis, berarti penilaian dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti langkah-langkah baku. 8. beracuan kriteria, berarti Penilaian didasarkan pada ukuran pencapaian kompetensi yang ditetapkan. 9. akuntabel, berarti penilaian dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi teknik, prosedur, maupun hasilnya. C. Teknik dan Instrumen Penilaian 1. Penilaian hasil belajar oleh pendidik menggunakan berbagai teknik Penilaian berupa tes, observasi, penugasan perseorangan atau kelompok, dan bentuk lain yang sesuai dengan karakteristik kompetensi dan tingkat perkembangan peserta didik. 2. Teknik tes berupa tes tertulis, tes lisan, dan tes praktik atau tes kinerja. 3. Teknik observasi atau pengamatan dilakukan selama pembelajaran berlangsung dan/atau di luar kegiatan pembelajaran. 4. Teknik penugasan baik perseorangan maupun kelompok dapat berbentuk tugas rumah dan/atau proyek. 5. Instrumen penilaian hasil belajar yang digunakan pendidik memenuhi persyaratan (a) (b) (c) substansi, adalah i-nerepresentasikan kompetensi yang dinilai, konstruksi, adalah memenuhi persyaratan teknis sesuai dengan bentuk instrumen yang digunakan, dan bahasa, adalah menggunakan bahasa yang baik dan benar serta komunikatif sesuai dengan taraf perkembangan peserta didik.

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

35

6. Instrumen penilaian yang digunakan oleh satuan pendidikan dalam bentuk ujian (a) sekolah/madrasah memenuhi persyaratan substansi, konstruksi, dan bahasa, serta (b) memiliki bukti validitas empirik. 7. Instrumen penilaian yang digunakan oleh pernerintah dalam bentuk UN memenuhi persyaratan substansi, konstruksi, bahasa, dan memiliki bukti validitas empirik serta menghasilkan skor yang dapat diperbandingkan antar sekolah, antar daerah, dan antar tahun. D. Mekanisme dan Prosedur Penilaian 1. Penilaian hasil belajar pada jenjang pendidikan dasar dan menengah dilaksanakan oleh pendidik, satuan pendidikan, dan pemerintah. 2. Perancangan strategi penilaian oleh pendidik dilakukan pada saat penyusunan silabus yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana peiaksanaan pembelajaran (RPP). 3. Ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas dilakukan oleh pendidik di bawah koordinasi satuan pendidikan. 4. Penilaian hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak diujikan pada UN dan aspek kognitif dan/atau aspek psikomotorik untuk kelompok mata pelajara nagama dan akhlak mulia dan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan oleh satuan pendidikan melalui ujian sekolah/madrasah untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar dan merupakan salah satu persyaratan keiulusan dari satuan pendidikan. 5. Penilaian akhir hasil belajar oleh satuan pendidikan untuk mata pelajaran kelompok mata pelajaran estetika dan kelompok mata pelajaran pendidikanjasmani, olahraga dan kesehatan ditentukan melalui rapat dewan pendidik berdasarkan hasil penilaian oleh pendidik. 6. Penilaian akhir hasil belajar peserta didik kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan oleh satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik berdasarkan hasil penilaian oieh pendidik dengan mempertimbangkan hasil ujian sekolah 7. Kegiatan ujian sekolah/madrasah dilakukan dengan langkah-langkah: (a) rnenyusun kisi-kisi ujian, (b) mengembangkan instrumen, (c) melaksanakan ujian, (d) mengolah dan menentukan kelulusan peserta didik dari ujian sekolah/madrasah, dan (e) melaporkan dan memanfaatkan hasil penilaian.

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

36

8. Penilaian aopkhlak mulia yang merupakan aspek afektif dari kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, sebagai perwujudan sikap dan perilaku beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, dilakukan oleh guru agama dengan memanfaatkan informasi dari pendidik mata pelajaran lain dan sumber lain yang relevan. 9. Penilaian kepribadian, yang merupakan perwujudan kesadaran dan tanggung jawab sebagai warga masyarakat dan warganegara yang baik sesuai dengann norma dan nilainilai luhur yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa, adalah bagian dari penilaian kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian oleh guru pendidikan kewarganegaraan dengan memanfaatkar. informasi dari pendidik mata pelajaran lain dan sumber lain yang relevan. 10. Penilaian mata pelajaran muatan lokal mengikuti penilaian kelompok mata pelajaran yang relevan. 11. Keikutsertaan dalam kegiatan pengembangan diri dibuktikan dengan surat keterangan yang ditandatangani oleh pembina kegiatan dan kepala sekolah. 12. Hasil ulangan harian diinformasikan kepada peserta didik sebelum diadakan ulangan harian berikutnya. Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti pembelajaran remedi. 13. Hasil penilaian oleh pendidik dan satuan pendidikan disampaikan dalam bentuk satu nilai pencapaian kompetensi mata pelajaran, disertai dengan deskripsi kemajuan belajar. 14. Kegiatan penilaian oleh pemerintah dilakukan melalui UN dengan langkahlangkah yang diatur dalam Prosedur Operasi Standar (POS) UN. 15. UN diselenggarakan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) bekerjasama dengan instansi terkait. 16. Hasil UN disampaikan kepada satuan pendidikan untuk dijadikan salah satu syarat kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan dan salah satu pertimbangan dalam seleksi masuk ke jenjang pendidikan berikutnya. 17. Hasil analisis data UN disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan serta pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

8. Penjurusan a. Sesuai kesepakatan Sekolah dengan Komite Sekolah serta dengan memperhatikan keadaan

sarana dan prasaran yang tersedia di sekolah, maka sekolah menetapkan hanya ada 2 (dua) jurusan yang diprogramkan, yaitu jurusan Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial.

b. Waktu penjurusan 1) Penentuan penjurusan program studi Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Sosial dan Bahasa dilakukan akhir semester 2 kelas X. 2) Pelaksanaan penjurusan di semester 1 kelas XI.

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

37

c. Kriteria penjurusan : 1) 2) Peserta didik yang bersangkutan naik ke kelas XI Peserta didik dinyatakan masuk jurusan Ilmu Pengetahuan Alam, apabila yang

bersangkutan berminat ke jurusan Ilmu Alam dan nilai matapelajaran yang menjadi ciri khas jurusan ilmu alam ( matematika, fisika, kimia dan biologi) mencapai katagori tuntas.( 75 % ) 3) Peserta didik dinyatakan masuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial, apabila yang bersangkutan berminat ke jurusan Ilmu Sosial dan nilai mata pelajaran yang menjadi ciri khas jurusan Ilmu Sosial ( ekonomi, geografi, sejarah dan sosiologi) mencapai katagori tuntas. 4) Peserta didik dinyatakan masuk jurusan Bahasa, apabila yang bersangkutan berminat ke jurusan Bahasa dan nilai mata pelajaran yang menjadi ciri khas jurusan Bahasa ( Bahasa Indonesia,Bahasa Inggris, Sastra, Antropologi ) mencapai katagori tuntas. 9. Kenaikan Kelas dan Kelulusan Kenaikan kelas dan Kelulusan diatur oleh Sekolah dengan mengacu kepada ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan. a. Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran atau pada akhir semester 2. b. Ketentuan kenaikan kelas didasarkan pada hasil penilaian yang dilakukan pada semester 2. c. Peserta didik dinyatakan NAIK ke KELAS XI, apabila yang bersangkutan memiliki : mata pelajaran yang tidak mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM), maximum 3 (tiga) mata pelajaran kehadiran minimal 90 %. d. Peserta didik dinyatakan NAIK ke KELAS XII, apabila yang bersangkutan memiliki: mata pelajaran yang tidak mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM), maximum 3 (tiga) mata pelajaran untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Alam, semua mata pelajaran yang menjadi ciri khas jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (matematika, fisika, kimia, dan biologi) mencapai riteria ketuntasan belajar minimal (SKBM) untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial, semua mata pelajaran yang menjadi cirri khas Ilmu Pengetahuan Sosial (ekonomi, geografi, sejarah, dan sosiologi) mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM)
KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

38

untuk jurusan Bahasa, semua mata pelajaran yang menjadi cirri khas Jurusan Bahasa (Bahasa Indonesia,Bahasa Inggris, Sastra,Antropologi) mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) kehadirannya minimal 90 % Peserta didik dinyatakan lulus Sekolah, apabila yang bersangkutan memenuhi ketentuan yang ditentukan sebagai berikut: memiliki rapor kelas X, XI, dan XII mengikuti ujian praktek dan teori memiliki nilai minimal 5,00 untuk setiap mata pelajaran ujian sekolah dengan rata-rata 6,00 Nilai minimal dan nilai rata-rata Ujian Nasional disesuaikan dengan POS 2008 menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik sesuai dengan kriteria: 1) 2) menyelesaikan seluruh program pembelajaran. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian; kelompok mata pelajaran estetika; dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan. 3) 4) lulus ujian sekolah/madrasah. lulus UN.

10. Mutasi Peserta didik Mutasi peserta didik sejak tanggal 6 Agustus 2007 dapat diatur sebagai berikut; a. b. c. Akreditasi Sekolah yang masuk harus nilai A Mengunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Kriteria Ketuntasan Minimal harus Sama dari sekolah yang akan masuk

11. Ratio Kelas Mulai Tahun pelajaran 2007-2008 Ratio Kelas X adalah 32 s.d 38

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

39

IV. KALENDER PENDIDIKAN
Kalender pendidikan disusun dan disesuikan setiap tahun oleh sekolah untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran. Pengaturan waktu belajar mengacu kepada Standar Isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah, karakteristik sekolah, kebutuhan peserta didik dan masyarakat, serta ketentuan dari pemerintah pusat / pemerintah daerah. Pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran adalah sebagi berikut: A. Permulaan Tahun Pelajaran Permulaan tahun pembelajaran dimulai pada hari Senin minggu ketiga bulan Juli, atau apabila hari tersebut merupakan hari libur, maka permulaan tahun pelajaran dimulai pada hari berikutnya yang bukan hari libur. Hari-hari pertama masuk sekolah berlangsung selama 3 (tiga) hari dengan pengaturan sebagai berikut: - kelas X melaksanakan Masa Orientasi Sekolah (MOS) - kelas XI melaksanakan Pendaftaran Kembali dan Martikulasi - kelas XII melakukan Pendaftaran Kembali dan Martikulasi B. Waktu Belajar Waktu belajar menggunakan sistem semester yang membagi 1 tahun pelajaran menjadi semester 1 (satu) dan semester 2 (dua). Kegiatan pembelajaran dilaksanakan selama 5 (lima) hari dengan kegiatan Wajib Baca 10 Menit yaitu pukul 07.00 s.d 07.10, yaitu: HARI Senin Selasa Rabu Kamis Jum’at Sabtu WAKTU BELAJAR 07.15 – 14.45 07.15 – 14.45 07.15 - 14.45 07.15 - 14.45 07.15 – 12.00 Kegiatan pengembangan diri

Sesuai dengan keadaan dan kebutuhan sekolah, waktu pembelajaran efektif belajar ditetapkan sebanyak 34 minggu untuk setiap tahun pelajaran.

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

40

KALENDER PENDIDIKAN TAHUN PELAJARAN 2007-2008 SEMESTER GANJIL

1. Hari Sekolah efektif = 104 hari, selama 17 minggu efektif 2. Kegiatan Belajar Mengajar
a. 16-18 Juli 2007 :Hari Pertama Sekolah b. 19 Juli – 18 Desember 2007 : PBM Semester Ganjil.

3. Kegiatan Evaluasi Belajar
a. b. c. d. e. Ulangan Harian dilaksanakan oleh Guru Mata Pelajaran/Tim Teaching. Semester Ganjil : 3 – 7 Desember 2007. Remedial : 8 – 15 Desember 2007 Pengisian Rapor : 17-18 Desember 2007. Penyerahan Rapor : 19 Desember 2007.

4. Kegiatan Mid Semester / Pekan Kreativitas Siswa : 24 – 29 September 2007. 5. Hari-hari libur sesuai ketentuan adalah sbb:
. a. 11 Agustus 2007 : Isra’Mir’raj Nabi Muhammad SAW 1428 H b. 17 Agustus 2007 : Proklamasi Kemerdekaan RI c. 13 – 19 September : Libur Awal Puasa d. 20 – 26 Oktober Jedah Tengah Semester e. 12 & 15,16 Oktober : Cuti Bersama Idul Fitri 1 Syawal 1428 H f. 13-14 Oktober 2007 : Idul Fitri 1 Syawal 1428 H g. 20 Desember 2007 : Idul Ahda 1428 H h. 21 Desember 2007 : Cuti bersama menyambung Idul Adha 1428 H i. 24 Desember 2007 : Cuti bersama sebelum Hari Natal j. 25 Desember 2007 : Hari Raya Natal k. 22, 26 – 31 Desember 2007 : Libur Khusus SEMESTER GENAP

1. Hari sekolah efektif = 111 hari, selama 18 Minggu efektif 2. Kegiatan Belajar Mengajar:
a. b. c. 2 – 12 Januari 2008 Jedah Antar Semester Hari Pertama Sekolah Semester Genap: 14 Januari 2008 Kegiatan Belajar Mengajar : 14 Januari – 20 Juni 2008

3. Kegiatan Evaluasi Belajar :
a. b. c. d. e. Ulangan Harian dilaksanakan oleh Guru Mata Pelajaran / Tim Teaching. Semester Genap : 2-7 Juni 2008. Remedial : 9 – 17 Juni 2008 Pengisian Raport : 18 – 19 Juni 2008 Penyerahan Rapor : 21 Juni 2008.
KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

41

4. Kegitan Mid Semester / Pekan Kreativitas : 10 – 15 Maret 2008.

5. Ujian Nasional 2008 : a. b. Utama : Minggu III Mei 2008 Susulan : Minggu IV Mei 2008

6. Hari- Hari Libur Sesuai Ketentuan sbb: a. 2 – 9 dan 12 – 19 Januari 2008 : Jedah antara Semester I dan II b. 1 Januari 2008 : Tahun Baru Masehi 2008 : Tahun Baru 1429 Hijriyah 2008 : Cuti Bersama Tahun Baru 1429 Hijriyah 2008 : Tahun Baru Imlek 2559 2008 : Cuti Bersama Tahun Baru Imlek 2008 : Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1930 2008 : Maulid Nabi Muhammad SAW 2008 : Wafat Yesus Kristus : Libur Paskah : Kenaikan Yesus Kristus : Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus : Cuti Bersama sebelum Hari Raya Waisak : Hari Raya Waisak Tahun 2552 : Libur Akhir Tahun Pelajaran 2007-2008 2008 2008 2008 2008 2008 c. c. 10 Januari d. 11 Januari e. 7 f. 8 Februari Februari

g. 7 Maret h. 20 Maret i. j. l. 21 Maret

18 – 25 Maret 2008 2 Mei

k. 1 Mei m. 19 Mei n. 20 Mei o. 23 Juni

Catatan Kelender Pendidikan ini dikaji dan disusun bersadarkan: Permen Diknas No.22 Tahun 2006 ttg Standar Isi untuk Satuan Pendidikan hal 43-50 Dan Info hari Libur tahun 2008 dari Kantor Mentri Penertiban Aparatur Negara Republik Indonesia Jakarta.
C. Kegiatan Tengah Semester Kegiatan tengah semester direncanakan selama 5 (lima) hari. Kegiatan tengah semester akan diisi oleh peserta didik untuk mengadakan Ulangan Tengah semester / Mid Semester D. Libur Sekolah Hari libur sekolah adalah hari yang ditetapkan oleh sekolah, pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota untuk tidak diadakan proses pembelajaran di sekolah.

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

42

Penentuan hari libu memperhatikan ketentuan berikut ini.:

•

Keputusan Menteri Pendidikan Nasional, dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan. Peraturan Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota dalam hal penentuan hari libur umum/nasional atau penetapan hari serentak untuk setiap jenjang dan jenis pendidikan.

•

Sekolah mengambil kebijakan hari libur sebagai berikut ini.

Libur Semester 1

2 - 12 Januari 2008

Libur Semester 2

23 Juni - 12 Juli 2008

Hari libur yang ditentukan oleh Peraturan Pemerintah Pusat antara lain: Isra ‘Miraj Nabi Muhammad H U T RI Awal Puasa Idul Fitri dan Cuti Bersama Idul Adha Hari Raya Natal Tahun Baru Tahun Baru Imlek Cuti Bersama Tahun Baru Hijriah Cuti Bersama Hari Raya Nyepi Maulid Nabi Muhammad SAW Wafat Isa Al masih Cuti Bersama Hari Raya Waisak Cuti Bersama Kenaikan Isa Al Masih Cuti Bersama 11 Agustus 2007 17 Agustus 2007 13 -15 September 2007 8 – 20 September 2007 20 - 21 Desember 2007 22 - 31 Desember 2007 1 Januari 2008 7 Februari 2008 8 Februari 2008 10 Januari 2008 11 Januari 2008 7 Maret 2008 20 Maret 2008 21 Maret 2008 19 – 26 Maret 2008 20 Mei 2008 19 Mei 2008 1 Mei 2008 2 Mei 2008

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

43

E. Jadwal Kegiatan
Rencana kegiatan sekolah tahun pelajaran 2007/2008 adalah sebagaimana tertera pada tabel berikut ini. JADWAL KEGIATAN TAHUN 2007/2008
NO JENIS KEGIATAN PELAKSANAAN KET.

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

Rapat Persiapan PSB Penerimaan Peserta didik Baru Tes seleksi siswa baru Pengumuman hasil seleksi siswa baru Pendaftaran kembali siswa yang lulus seleksi Workshop SKM Rapat Persiapan KBM Semester I Hari pertama tahun pelajaran 2007/2008 Masa Orientasi Peserta didik Kelas X Rapat Koordinasi TU Rapat Kordinasi Penasehat Akademik Rapat Kordinasi Pembina OSIS Rapat Koordinasi Staf & wakil Workshop Penyusunan Proker & RABS 2007 Seminar sehari KTSP SMA 2 Bitung Rapat Komite Hasil workshop Perkemahan pramuka seluruh siswa Peringatan Kemerdekaan RI Ulangan mid semester ganjil Remedial/Pengayaan Libur Awal Puasa Libur Idul Fitri Ulangan semester ganjil Remedial/Pengayaan Rapat Evaluasi Smt.1 & Persiapan Smt.2 Pembagian LHBS Libur Semester 1 Hari pertama semester 2 Ulangan Mid Semester Genap Remedial/Pengayaan

21 Juni 2007 26 - 31 Juni 2007 2 Juli 2007 3 Juli 2007 4-7 Juli 2007 10-11 Juli 2007 11 Juli 2007 12 Juli 2007 12-14 Juli 2007 Setiap Senin Minggu II Setiap Selasa Minggu III Setiap Rabu Minggu III Setiap Kamis Minggu III 28 Juli 2007 3 Agustus 2007 4 Agustus 2007 Agustus 2007 17 Agustus 2007 24 - 28 Sept. 2007 1 – 6 Oktober. 2007 12 - 13 Sept. 2007 11 - 19 Okt. 2007 3 – 8 Desb. 2007 10 – 14 Des 2007 17 Desb. 2007 19 Desb. 2007 2 - 8 Jan 2008 14 Jan. 2008 19 - 23 Febr. 2008 26 Febr. - 2 Maret 2008 Diluar jam Intra Diluar jam Intra Upacara 1 X 1 bulan 1 X 1 bulan 1 X 1 bulan 1 X 1 bulan

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

44

NO 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40

JENIS KEGIATAN Ulangan Semester Kelas XII Remedial/Pengayaan Kelas XII Rapat Pembentukan Panitia US/UN Ujian Praktik Ujian Tulis Sekolah Ujian Tulis Nasional Ulangan Semester Genap Remedial/Pengayaan Rapat Kelulusan / Rapat Kenaikan Kelas Pembagian LHBS

PELAKSANAAN 23 -27 April 2008 30 Apr.- 4 Mei 2008 2 April 2008 9 - 20 April 2008 1 - 3 Mei 2008 7 - 9 Mei 2008 11 - 15 Juni 2008 18 - 22 Juni 2008 16 Juni 2008 25 Juni 2008

KET.

Perkiraan Perkiraan Perkiraan

Perkiraan

KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

45

BEBERAPA PENGERTIAN / ISTILAH
KURIKULUM adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. KTSP terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan, dan silabus. SILABUS adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi , kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat belajar. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN merupakan bagian dari perencanaan proses pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar. PENUGASAN TERSTRUKTUR adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Waktu penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh pendidik. KEGIATAN MANDIRI TIDAK TERSTRUKTUR adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Waktu penyelesaiannya diatur sendiri oleh peserta didik. KALENDER PENDIDIKAN adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur. PERMULAAN TAHUN PELAJARAN adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. MINGGU EFEKTIF BELAJAR adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran. WAKTU PEMBELAJARAN EFEKTIF adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu, meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh matapelajaran termasuk muatan lokal, ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri. WAKTU LIBUR adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal. □□□
KTSP SMA Negeri 2 Bitung -----

46


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:18222
posted:12/26/2008
language:Indonesian
pages:46