Catatan EPI - From Slide Globalisasi Perdagangan

Document Sample
Catatan EPI - From Slide Globalisasi Perdagangan Powered By Docstoc
					            Kuliah Tamu Ekonomi Politik Internasional
Pembicara: Ir. H. Mangesti Waluyo S, M.M. Jabatan: Direktur PT. Samudra Kualita Mina


                    Globalisasi Perdagangan
Perdagangan
   Abad 21 menandai perdagangan globalisasi ekonomi
   Perlu dipahami wujud nyata dari globalisasi ekonomi tsb, diantaranya:
   Catatan: aktivitas ekonomi pada skala global berarti mampu beroperasi
    scr global (mampu mengatasi masalah ruang dan waktu). Aktor2nya pun
    tidak mengenal batasan-batasan negara.
   Globalisasi produksi: aktivitas perusahaan-asing yang mencoba
    mengambil keuntungan komparatif seperti: biaya buruh, biaya produksi.
   Catatan: keunggulan komparatif spt biaya murah sbg faktor penting
    mobilitas ini dapat juga berpindah. Karena itu, apabila daya kompetitif
    suatu negara menurun dapat terjadi perpindahan modal (misal: ditariknya
    keluar investasi).

Blok Perdagangan
   Terdapat salah satu fenomena dalam hubungan perdagangan yaitu
    munculnya blok-blok perdagangan dengan beragam tipe. Spt: APEC,
    NAFTA, AFTA, dsb.
   Dgn blok perdagangan: terdapat kesamaan kegiatan/kebijakan yang
    diterapkan dalam satu blok perdagangan tsb thd blok perdagangan lain.
   Konsekuensi blok perdagangan bagi negara dalam blok tsb adalah
    mengikuti aturan main yang disepakati spt: besarnya tarif, perlakuan thd
    eksport & importnya. Mau tidak mau, negara dituntut untuk menyesuaikan
    dengan perkembangan ekonomi yang ada (interdependensi).
   Seringkali negara tidak cukup siap menghadapi globalisasi perdagangan.
   Perdagangan global menuntut semua pemain ekonomi untuk bersaing
    secara bebas tanpa melihat siap atau tidak.
   Terdapat 3 blok perdagangan bebas: EU, AS, dan Jepang (ketiganya kira-
    kira menguasai sekitar 70% perdagangan dunia). Tiap blok tersebut
    memiliki kebijakan ekonomi sendiri dlm rangka melindungi kepentingan
    ekonominya.
   Secara umum terdapat 2 mekanisme hambatan perdagangan yaitu: tarif &
    non tarif.
Hambatan perdagangan
    Tarif: berupa pengenaan biaya tambahan yg biasanya berupa pajak
     terhadap barang masuk. Tarif ini dapat berbeda-beda perlakuannya
     terhadap asal barang masuk tergantung kebijakan negara ybs.
    Non tarif: berupa serangkaian kebijakan thd barang masuk untuk
     menghambat, membatasi atau bahkan melarang masuknya barang/jasa.
     Bentuknya beragam diantaranya: standarisasi. Spt: AS ( HACPP, PDA
     pass), EU (EU approval no)

Pertanyaan:
    Edi: melihat aspek eksternal yang membuat suatu negara itu lemah. Misal:
     struktur perdagangan yang timpang antara negara maju dan berkembang.
     Bagaimana solusinya?
    Ziad: apakah kebijakan yg awalnya difungsikan sbg alat proteksi oleh
     negara maju dpt berkembang menjadi media ekspansif kontrol rezim
     perdagangan negara utara?
    Ditengah akses teknologi yg terbatas, apa upaya yg dapat dilakukan untuk
     meningkatkan teknologi untuk pengembangan ekonomi? Bagaimana
     caranya?
    Rifan: bagaimana respon pengusaha untuk merespon minimnya dukungan
     pemerintah?
     Ari:
1.   Haruskah negara maju membantu negara berkembang?
2.   Bagaimana menyikapi kebijakan negara maju/utara terkait struktural
     adjusment (penyesuaian struktural)?
     Catatan: penyesuaian struktural spt: tuntutan membuka pasar,
     transparansi kebijakan ekonomi, perlakuan adil terhadap semua aktor
     ekonomi. Ini semua diinginkan oleh negara maju agar ada jaminan agar
     ada perubahan
3.   Bagaimana menyikapi nilai plus minus kehadiran MNC?
4.   Sebagai individu, apa sebaiknya sikap kita thd kehadiran MNC tsb?

    Hilda: Bagaimana upaya yg bisa dilakukan untuk menghadapi persaingan
     perdagangan (misal produk cina)? Bagaimana upaya kongkrit dari
     pengusaha menghadapi hal tsb?

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:185
posted:3/25/2010
language:Indonesian
pages:2