KAJIAN AKULTURATIF INTERIOR ISTANA MAIMUN DI MEDAN
Document Sample


KAJIAN AKULTURATIF INTERIOR ISTANA MAIMUN DI MEDAN-
SUMATERA UTARA
(Periode Sultan Makmun Alrasyid Perkasa Alamsyah, 1873-1924)
NOVALINDA - 27105006
ABSTRAK
Istana Maimun merupakan salah satu peninggalan budaya Melayu yang masih ada di
Medan sampai saat ini. Istana ini dibangun tahun 1888 pada masa pemerintahan Sultan
Makmun Alrasyid Perkasa Alamsyah yang dibantu oleh seorang arsitek kebangsaan
Belanda TH. Van Erp.
Sekilas terlihat, istana ini memberi kesan sebuah mesjid karena terdapat atap kubah
diatasnya, namun kadang-kadang terlihat seperti rumah tinggal besar. Ketika melihat
perpaduan atap kubah dan atap limas yang selaras, dan gaya arsitektur yang dipakai di
ruang interior menimbulkan pertanyaan apakah Istana Maimun akulturasi atau bukan.
Untuk meneliti Istana Maimun, maka digunakan metode deskripsi-kualitatif dengan
pendekatan sejarah yaitu menceritakan kembali kondisi politik dan sosial budaya yang
terjadi pada masyarakat di pesisir Timur Sumatera Utara sebelum istana itu dibangun.
Didukung oleh teori bentuk, gaya interior-arsitektur dan ornamen untuk menganalisa
ruang teras, ruang penerima tamu, ruang Balairung dan ruang makan.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terbukti adanya akulturasi pada interior istana
Maimun tetapi lebih menunjukan tanda-tanda penetrasi.
Kata Kunci : Istana Maimun, budaya Melayu, deskripsi-kualitatif, dan sejarah gaya
interior-arsitektur, ornamen
Related docs
Get documents about "