JABATAN

Document Sample
JABATAN Powered By Docstoc
					JABATAN

Bukan kedudukan, bukan kekuasaan, dan bukan komoditas politik.
Ini hanyalah semacam interaksi dua pihak yang saling membutuhkan untuk
berkomunikasi dan berbagi informasi.

Kenyataannya sudah terlalu lama kata itu disalah-artikan, sehingga agak
janggal bila harus dilepaskan dari ruang lingkup politik, apalagi setelah kini
terlanjur melekat dengan unsur-unsur keharta-bendaan.

Tetapi justru disitulah letak akar permasalahannya, yaitu bagaimana
caranya agar kata : „jabatan‟ dapat diceraikan dari unsur-unsur keharta-
bendaan, serta selanjutnya dapat dikembalikan pada makna alamiahnya
(sedemikian rupa sehingga) dapat digunakan untuk memperbaiki kembali
segala sesuatu yang telah porak-poranda sebagai akibat dari
penyimpangan makna atas nama reformasi.

Jangan khawatir untuk tidak dapat mengikuti konsep pandang yang terasa
aneh ini, karena metode bahasannya akan dimulai dari definisi yang
berlaku pada umumnya.

Kata jabatan, yang paling sering digunakan dan paling banyak dipahami
oleh sebagian besar masyarakat : adalah jabatan tangan, yaitu interaksi
antar dua orang manusia yang saling mempertemukan tangan mereka,
sehingga jari-jari mereka berdua dapat saling bersentuhan sampai dengan
dapat saling menggenggam.

Hal tersebut memberikan suatu makna : bahwa bila dua orang saling
berjabatan tangan, maka berarti mereka melakukan suatu aktifitas untuk
saling berinteraksi, saling berbagi, dan awal dari sesuatu yang disebut
dengan saling berkomunukasi, dalam hal ini tentu saja menggunakan
media penghubung berupa tangan mereka masing-masing.

Sekarang permasalahannya menjadi sedikit agak terkuak, yaitu bila
„berjabatan tangan‟ adalah awal komunikasi yang menggunakan tangan
sebagai medianya, maka mestinya ada berjabatan model lain, yang
medianya tidak menggunakan tangan (meskipun tidak sepopuler jabatan
tangan), misalnya : kedipan mata, senyuman di bibir, pesawat telephon,
sampai dengan internet workstation.

Selanjutnya terserah, dengan interpretasi masing-masing, silahkan
mendifinisikan kembali apa maksud dari sebuah „jabatan‟, paling tidak akan
dapat digunakan untuk memandang lebih jeli : apakah ada penyalah-
gunaan jabatan atau tidak.



                                                                 Senarai ke : 1
REFORMASI

Banyak orang mengaku-ngaku sebagai pendukung reformasi, tetapi
kelihatannya tidak banyak yang tahu apa itu reformasi, apalagi bila ditanya
lebih lanjut tentang tujuan dan tahapan pelaksanaannya.

Padahal secara sederhana, arti kata „reformasi‟ dapat kita dekati dari kata
dasarnya, yaitu : format, sebagaimana dipakai dalam kalimat :

  1. Format tata tulis yang berbeda antara sebuah koran dengan buku
     pelajaran.
  2. Format penataan tempat duduk yang berbeda antara di restoran
     dengan seminar.
  3. Format kepengurusan yang berbeda antara perseroan terbatas
     dengan organisasi siswa intra sekolah.

Penerapan sebuah format tertentu akan menghasilkan beberapa bentuk
formasi.

Sedangkan bila mendapatkan awalan, kemudian akan menjadi kata :
„reformasi‟, maka menurut kata asalnya, akan mempunyai arti semacam
pembentukan ulang sebuah formasi.

Pembentukan ulang sebuah formasi bisa mengandung makna :

  1. Formasi yang telah ada sebelumnya tidak diinginkan lagi.
  2. atau Ada formasi baru yang lebih menjanjikan untuk menggantikan
     formasi yang telah ada.
  3. Ditemukan berbagai kekurangan dalam formasi yang telah ada.

Untuk makna ke 3 : jelas ditujukan untuk memperbaiki kekurangan yang
ada, sehingga didapat formasi yang cenderung mempunyai kinerja lebih
baik.

Untuk makna ke 2 : paling tidak, alternatif penggantinya telah disiapkan,
meskipun sama sekali tidak ada jaminan (hanya janji) untuk bisa menjadi
lebih baik.

Untuk makna ke 1 : bisa jadi hanya karena bosan, atau semata-mata
karena tidak suka, tanpa solusi, tanpa alternatif, tanpa ada sistem, yang
penting formasinya tidak seperti yang sekarang ada.

Selanjutnya terserah, dengan interpretasi masing-masing, silahkan
mendifinisikan kembali apa maksud dari sebuah „reformasi‟, asal tidak
menambah amburadul tatanan yang memang sudah porak poranda.


                                                               Senarai ke : 2
SISTEM

Setiap kali kata ini terlontar, setiap kali itu pula terbukti bahwa ternyata :
banyak orang mengatakan sesuatu, tetapi tidak tahu apa arti sebenarnya
dari kata-kata mereka sendiri.

Memang memprihatinkan, apalagi seperti pada umumnya, mereka
kemudian akan saling berlomba mencari sang kambing hitam.

Sistem Pendidikan Nasional, misalnya : adalah sebuah contoh sistem yang
paling sering disalahkan, padahal sistem ini mempunyai beberapa
komponen yang bisa jadi mereka ada didalamnya, yaitu :
   1. Para pendidik
   2. Anak didik
   3. Kurikulum
   4. Sarana dan prasarana
   5. Manajemen dan administrasi

Ditinjau dari sisi para pendidik, jelas semua orang akan terlibat : karena
bila disekolah tentu saja guru, di kampus pasti dosen, tetapi di keluarga,
siapa lagi kalau bukan orang tua, apalagi kalau di masyarakat, pasti tidak
ada satupun orang yang tidak harus ikut bertanggung jawab.

Permasalahannya adalah tinggal apakah mereka telah menerapkan proses
belajar mengajar dengan benar, yaitu : di depan memberikan contoh, di
tengah tengah memberikan motivasi, dan di belakang mendorongkan
semangat.

Dengan demikian akan tercapai sebuah tujuan : ketahanan budaya dan
ketahanan intelektual, yang merupakan komponen penting dari sistem
pertahanan dan keamanan rakyat semesta (disamping ada komponen lain
berupa : ideologi, politik, ekonomi, dan sosial).

Tidak terasa telah ada dua contoh pemakaian kata sistem :
   1. Sistem Pendidikan Nasional
   2. Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta
serta masih ada contoh sistem lain sebagai penambah kejelasan :
   3. Ekosistem
   4. Sound Sistem

Yang pasti, arti kata „sistem‟ tidak cukup hanya diwakili oleh kata lain
seperti : cara, metode, aturan, ataupun kata yang lain, tetapi harus
diuraikan menggunakan kalimat yang merupakan sebuah definisi, dengan
memuat kata kunci : komponen, proses, dan tujuan.



                                                                 Senarai ke : 3
DEFINISI

Perbedaan pendapat, permusuhan, pertikaian, dan saling membunuh,
sebagian besar diantaranya adalah disebabkan oleh adanya ketidak
sepakatan akan sebuah definisi, karena definisi yang dipakai oleh
seseorang bisa sangat tergantung pada pengalaman hidup masing-
masing.

Hal tersebut dapat dibuktikan dengan upaya beberapa orang yang
diharuskan menjelaskan warna merah kepada seseorang yang telah buta
sejak lahir, maka diantara mereka ada yang :

  1.   Mengajak orang buta untuk berjemur di terik matahari
  2.   Memberinya makanan yang pedas
  3.   Melukai tubuh orang buta hingga berdarah
  4.   Memberi minuman yang manis
  5.   Memeluk dan menciumi orang buta

Tanpa memperdulikan mana yang paling mendekati kebenaran, tetapi jelas
bahwa untuk obyek yang sama, dapat saja menghasilkan beberapa definisi
dari sudut pandang yang berbeda-beda, bahkan malah ada yang nyata-
nyata saling bertentangan.

Dalam kondisi yang demikian, bila masih saja mengedepankan hak asasi
manusia, maka tidak akan pernah ada penyelesaian masalah, kecuali bila
ada upaya yang bisa dilakukan untuk menyamakan pengalaman hidup
setiap orang (tetapi hal itu jelas bertentangan dengan hak asasi manusia
itu sendiri).

Atas nama demokrasipun tidak akan dapat menyelesaikan masalah,
kecuali bila diterapkan hukum rimba, yang kuat yang menang, yaitu
pengambilan suara, jajak pendapat, pemilihan umum, atau aktifitas
semacamnya yang selalu memberikan kemenangan kepada yang
jumlahnya lebih banyak (dan itupun bertentangan dengan asas demokrasi
itu sendiri).

Satu-satunya jalan untuk menyelesaikan masalah hanyalah : membantu
setiap orang agar berusaha menjadi lebih pandai, dan memberikan contoh
untuk selalu berusaha berperilaku yang lebih baik.

Kalimat tersebut di atas, kelihatannya seperti contoh sebuah definisi, tetapi
kembali kepada masing-masing pribadi, barangkali ada yang mempunyai
pendapat berbeda, atau bahkan mungkin ada yang mempunyai definisi
yang lebih baik, silahkan.



                                                                Senarai ke : 4
PANDAI

Ada orang yang menjadi lulusan terbaik, tetapi kemudian setelah itu dia
lama menjadi pengangguran, tentu saja meragukan untuk bisa
dikategorikan sebagai orang pandai.

Ada orang yang berturut-turut selalu dinobatkan menjadi pekerja teladan,
tetapi penghasilannya masih saja pas-pasan, mungkin saja dia agak
pandai.

Ada orang yang sekolahnya tidak pernah selesai, bekerjanyapun asal-
asalan, tetapi penghasilannya paling besar diseluruh negara, mungkin
inilah orang pandai.

Maka tidak pandailah orang yang bersekolah dengan tujuan agar kelak
menjadi lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan, apalagi orang bekerja
mati-matian hanya untuk cepat menjadi orang kaya.

Sementara sang profesor yang konon katanya adalah orang pandai,
kenyataannya bertambah tua malah semakin linglung, sedangkan seorang
pemimpin agama yang tidak pernah makan sekolahan, bertambah tua
malah semakin mampu menyelesaikan bermacam-macam permasalahan.

Semua permasalahan di atas akan dapat terpecahkan, bila diawali dengan
memilah kepandaian menjadi empat macam :
   1. pandai sekolahnya,
   2. pandai bekerja,
   3. pandai mencari uang,
   4. dan pandai memanfaatkan orang lain,
dimana keempatnya sama sekali saling tidak ada hubungannya.

Sehingga tidak akan ada orang yang dikatakan pandai, bila hanya
mempunyai salah satu dari keempat kepandaian di atas, oleh karena itu
mesti harus ada :
  1. Kerjasama dari beberapa orang sehingga mempunyai keempat
      kepandaian di atas,
  2. Atau harus ada seseorang yang mampu memiliki empat macam
      kepandaian sekaligus.

Untuk dapat mengajak orang agar menjadi pandai, ternyata tidak
sederhana, karena tidak cukup sekedar diajari, tapi harus dididik, tidak
sekedar ditugasi, tapi harus dipandu, tidak sekedar dimandirikan, tapi
harus dibekerjasamakan, dan tidak sekedar diluluskan, tapi juga harus
diberdayagunakan.



                                                            Senarai ke : 5
BEKERJA

Pada setiap kesempatan, baik itu jawaban wawancara maupun penulisan
pada blangko isian, selalu saja “ibu rumah tangga” dikategorikan bukan
sebagai pekerjaan.

Padahal dalam kenyataannya, seorang ibu rumah tangga adalah manajer
keluarga :
   1. Ada ibu yang bertanggung jawab terhadap kesejahteraan dan
      peningkatan kualitas semua personalia dalam keluarga,
   2. Ada ibu yang juga bertanggung jawab terhadap seluruh pengaturan
      keuangan keluarga,
   3. Ada ibu yang sekaligus bertanggung jawab terhadap ketersediaan
      konsumsi dan akomodasi,
   4. Ada ibu yang malah harus bertanggung jawab terhadap kebersihan
      dan pemeliharaan seluruh inventaris keluarga,
   5. Dan khusus untuk para wirausahawati, mereka juga turut
      menyumbang tambahan penghasilan keluarga.

Sementara disisi lain, banyak para pekerja yang kelihatannya
menggunakan pakaian seragam, berangkat pagi pulang petang, tapi tidak
sedikitpun punya tanggung jawab, malah ada yang setia bertahan dengan
gaji jauh di bawah standar upah minimum.

Ironis memang, tetapi itu adalah kenyataan hidup, barangkali yang
namanya „bekerja‟ perlu dirumuskan ulang kriteria dan definisinya.

Pada jaman dahulu kala, ketika nafsu belum merajalela, sebuah keluarga
itu cukup mempunyai sebuah tempat tinggal yang dibangun secara
bersama oleh seluruh anggota keluarga, kemudian sang ayah bercocok
tanam dan berburu, serta sang ibu memasak, menenun, dan membuat
jamu, sementara para anak belajar dari keterlibatan mereka pada saat
membantu ayah dan ibunya.

Selebihnya mereka tinggal memelihara cinta, cinta pada sang pencipta,
cinta diantara mereka, dan cinta pada lingkungannya.

Lihatlah apa yang terjadi kini : manusia sibuk mengejar bayang-bayang,
padahal tetap saja lahirnya bertelanjang dan matinyapun kesepian.

Apapaun yang ada dalam benak anda, bekerja itu ternyata bukanlah
sesuatu yang sederhana (meskipun sebenarnya bekerja itu hanyalah
sebagai sebuah sarana), sementara tujuannya : kembali tergantung pada
hati nurani dan pemahaman anda masing-masing.



                                                          Senarai ke : 6
PAKAIAN

Ingin rasanya hati ini berontak, ketika setiap kali melihat wanita pekerja
yang terpaksa mengenakan pakaian seragam dengan rok pendek, baik di
angkutan kota maupun pada saat dibonceng sepeda motor.

Bagaimana tidak ketahuan terpaksa, bila dalam kesehariannya mereka
selalu salah tingkah dan terlihat risih, dengan mencoba melilitkan sehelai
kain penutup di kedua paha dan betisnya, sepertinya memang ada yang
sedang memperbudak mereka.

Sementara seolah-olah di dunia yang lain, banyak para remaja putri
berkerudung, tetapi dengan santainya merangkul pria yang sedang
memboncengnya (menggunakan sepeda motor), dengan bebasnya
berkencan ria di trotoar-trotoar dan halte-halte pinggir jalan raya, (serta
dengan beraninya rekreasi ke luar kota) bersama seorang paman yang
baru saja dikenalnya.

Saya jadi tidak punya kepercayaan diri untuk menilai, mana diantara
mereka yang sebenarnya masih berlindung dibalik pakaian.

Mungkin para lelakilah yang harus berani menyatakan bertanggung jawab,
karena merekalah sutradaranya, merekalah konsumennya, dan mereka
jugalah para jurinya :

  1. Atas nama cita rasa seni, fungsi pakaian bisa saja dinomor
     terakhirkan, tetapi mengapa harus wanita yang kebanyakan jadi
     obyeknya.
  2. Atas nama hukum dan peraturan agama, bisa saja pakaian harus
     mampu menutupi bagian tubuh yang dapat membangkitkan birahi,
     tetapi kenapa tidak mata keranjangnya saja yang harus dibutakan.
  3. Atas nama kemerdekaan, bisa saja wanita berpakaian lelaki, dan
     lelaki berpakaian wanita, tetapi bagaimana memastikan kalau
     mereka tidak sedang sakit jiwa.

Jangan iri pada binatang, karena mereka itu telah dianugerahi pakaian
dengan bulu atau tulang luarnya, jangan iri pada tumbuhan, karena mereka
tidak pernah kelayapan kemana-mana, dan jangan iri pada setan, karena
mereka tidak terlihat oleh mata manusia.

Berpakaianlah seperti yang anda suka, tetapi jangan menyiksa orang-
orang yang kebetulan melihatnya, sesaat memang mereka suka, tetapi
dibelakang itu menghadang banyak bencana, kecuali bila anda
menyatakan bertanggung jawab didepan pengadilan.



                                                               Senarai ke : 7
PENGADILAN

Adalah segala macam upaya yang ditujukan untuk menegakkan keadilan
(yaitu segala sesuatu yang mengandung sifat adil).

Tetapi kenyataanya memang sangat sulit untuk mencapai kriteria adil,
kecuali bila dicoba didekati justru dari hal-hal yang tidak adil, barangkali
akan lebih mudah ditemukan maksudnya, yang diantaranya adalah :

  1. Pencuri sepeda motor hampir mati dikeroyok masa (dan dihukum
     dua tahun penjara), sedang koruptor (uang rakyat milyaran rupiah)
     masih saja dihormati (dan kasusnya seolah lenyap dan diambangkan
     oleh yang berwajib).
  2. Masyarakat telah membayar pajak, cukai, dan retribusi, tetapi tetap
     saja harus patungan (untuk menutup jalan yang sudah berlobang di
     depan rumahnya), harus membayar uang administrasi (setiap kali
     mengurus perijinan), dan harus menghimpun sumbangan (sukarela
     untuk bencana).
  3. Seorang suami lebih sering mengunjungi istri muda (yang selalu
     merongrong kekayaannya), dibandingkan dengan kunjungannya
     pada istri pertama (yang selalu setia membantu perjuangannya sejak
     mereka masih belum punya apa-apa).

Dari ketiga contoh tersebut di atas, terlihat dengan jelas kalau tidak adil,
tetapi adilnya harus yang bagaimana : sebagian besar akan tetap tidak
mengetahui jawabannya.

Memang bersifat kritis itu jauh lebih mudah dibandingkan harus bersikap
bijaksana.

Barangkali (salah satu jalan keluarnya adalah) harus dikembalikan pada
hukum, peraturan, dan perundang-undangan yang berlaku, tetapi hukum
mana yang harus diterapkan, (paling-paling kalau tidak saling tumpang
tindih, pasti belum ada petunjuk pelaksanaannya).

Memang hukum, peraturan dan perundang-undangan tidak selalu dapat
sampai pada keadilan, apalagi kalau pelaksanaannya tidak disertai dengan
kepastian (dalam menerapkan sangsi dan ganti ruginya).

Apalagi bila sangsi dan ganti rugi yang dicantumkan (bukanlah batas
minimal, melainkan) hanya batas maksimalnya saja, sehingga (dengan
mudah dibawa pada kesepakatan yang) seringkali memberikan keputusan
bebas kepada para tersangka.




                                                               Senarai ke : 8
BIJAKSANA

Bijak artinya adalah kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat
dan menguntungkan semua pihak, sedang sana adalah kata penunjuk
yang mengarah pada sesuatu yang tempatnya jauh.

Sebab bila sebuah keputusan hanya menguntungkan diri sendiri, tidak lagi
bijak, tetapi bajak.
Sedang bila yang ditunjuk adalah dirinya sendiri, tidak lagi sana, tetapi sini.

Sehingga bisa jadi yang berlaku adalah bajaksana dan bijaksini.
Bukan berarti sekarang ini sulit mendapatkan orang yang bijaksana, tetapi
barangkali terlalu banyak orang yang hanya bisa mencela orang lain.

   1. Demokrasi menjadi hanya sekedar : yang demo harus dikerasi.
   2. Merasa ikut memiliki menjadi berarti : tidak boleh ada regenerasi.
   3. Lingkungan hidup menjadi : keliling menengadahkan tangan sambil
      bersungut-sungut.
   4. Presiden adalah orang yang : perasaannya hanya dipenuhi sirik dan
      dendam.

Padahal pada jaman dahulu kala, semua orang terlihat bijaksana, karena :

   1. Demokrasi adalah segala perbedaan selalu diakomodasi, dan
      kemufakatan rakyat dijadikan pondasi.
   2. Merasa ikut memiliki adalah kehendak untuk mewariskan potensi dan
      kekayaan negeri kepada para pengganti.
   3. Lingkungan hidup adalah saling mendukung mengamankan
      kekayaan negara agar ada pemerataan standar hidup.
   4. Presiden adalah orang yang benar-benar berprestasi, berdedikasi,
      dan independen.

Sikap bijaksana memang tidak mudah untuk dipahami, tetapi sesulit
apapun masih tetap bisa dipelajari, tidak ada alasan untuk menghindari,
karena itu bukan hanya monopoli para pemimpin negeri.

Bijaksana harus dipunyai oleh setiap orang, terutama bagi mereka yang
terlampau kritis, karena sikap ini sangat menentukan wajah bangsa, mulai
dari tukang sapu sampai dengan hakim agung.




                                                                  Senarai ke : 9
REGENERASI

Generasi berasal dari kata asli generation, yang berarti pembangkitan, jadi
regenerasi adalah : pembangkitan ulang.

Yang dimaksud dengan pembangkitan ulang adalah sebuah upaya untuk
menghidupkan kembali, (bisa dalam arti fisik atau biologis, tetapi bisa juga
dalam arti kiasan), seperti : semangat, kejujuran, harga diri, keramahan,
kepedulian, keadilan, kebersamaan, persatuan, kemanusiaan, ketuhanan,
atau masih banyak lagi yang lainnya.

Regenerasi ini dilakukan adalah untuk meningkatkan kembali potensi (hasil
generasi sebelumnya yang pasti mengalami penyusutan sebagai akibat
dari berjalannya waktu), pelaksanaannya bisa saja hanya sekedar
pemberian peringatan, atau mungkin pemberian bantuan, sampai dengan
adanya kemungkinan pengambil alihan.

Karena bila sedikit saja dicermati, tidak akan ada sesuatu di dunia ini yang
bersifat abadi, paling tidak pasti akan terasa ada perubahan pada segala
sesuatu yang bersifat material : manusia semakin lama semakin renta,
mobil semakin lama semakin karatan, kayu semakin lama semakin lapuk,
bahkan bumipun semakin lama semakin sering menghadirkan bencana
alam.

  1. Mungkin saja pemberian peringatan sudah sangat cukup (untuk
     membangkitkan kembali potensi yang telah terlihat menyusut), yaitu
     bila generasi sebelumnya mempunyai tingkat kepekaan dan
     kemampuan tanggap yang baik.
  2. Atau barangkali ada beberapa bagian yang terpaksa harus dibantu :
     karena sudah tidak lagi mampu menyelaraskan unjuk kerjanya
     dengan tuntutan kemajuan jaman.
  3. Bahkan bisa jadi terpaksa harus dilakukan tindakan pengambil alihan
     : karena (baik tingkat kepekaan, kemampuan tanggap, maupun unjuk
     kerja secara keseluruhan telah) tidak lagi ada tanda-tanda untuk bisa
     menjadi lebih baik.

Yang dimaksud dengan generasi baru disini, tidak harus generasi yang
rata-rata usianya lebih muda, (seperti antara generasi orang tua dengan
generasi anak-anaknya), tetapi bisa saja generasi yang seusia dengan
generasi sebelumnya, (yang penting adalah mempunyai kinerja yang
dijamin lebih baik).

Sehingga regenerasi tidak perlu harus menunggu puluhan tahun.




                                                               Senarai ke : 10
BENCANA

Semakin hari, semakin banyak ragam bencana yang terjadi, mulai dari
bencana alam, ( gunung meletus, gempa bumi, banjir, angin ribut,
kekeringan,) sampai dengan wabah penyakit dan perang.
Belum lagi bencana yang menimpa masing-masing pribadi, seperti :
perceraian, kecelakaan, penodongan, perkosaan, pelecehan, dan masih
banyak lagi yang lainnya.

Bahkan ada yang mensikapi hal-hal sepele sebagai suatu bencana,
misalnya : pembantu rumah tangga dan tukang kebun minta berhenti
(karena diterima kerja di luar negeri), atau kedua mobilnya kena masalah
semua, yang satu ditahan polisi (karena terkena tilang) dan yang lainnya
masih di bengkel (karena suku cadangnya masih sedang dipesankan dari
Amerika).

Memang ada yang mengatakan bahwa itu memang sudah takdir, tetapi
ada yang lebih melihat hal itu sebagai peringatan dari Yang Maha Kuasa.

Sebagaimana halnya seorang pekerja di pelabuhan yang akan kejatuhan
sebuah peti kemas, (untuk mempringatkannya tentu saja ada beberapa
cara) : bila diteriaki tidak juga mendengar, boleh saja dilempari batu, (tetapi
bila dilempari batu tetap tidak segera berlari menyelamatkan diri,) maka
jalan paling gampang adalah ditembaki (dekat kakinya berpijak).

Selanjutnya memang sangat tergantung kepada masing-masing orang
dalam menyikapinya : ada yang dapat merasa sangat berterima kasih
(karena telah diberi peringatan), ada yang selalu mengeluh (kenapa harus
selalu dia yang mendapat bencana), dan bahkan ada yang protes (karena
merasa Yang Maha Adil bersikap tidak adil terhadap dirinya).

Tetapi lepas dari itu semua, (dengan mengacu pada hukum sebab akibat,)
maka setiap bencana yang terjadi pasti dapat ditelurusi sebab
musababnya, Yang Maha Pencipta saja : (pada umumnya) tidak akan
(serta merta begitu saja) menciptakan manusia lagi, tanpa harus diawali
dengan suatu sebab (bertemunya sel telur dengan sebuah sperma).

Sehingga setiap peristiwa yang sedang terjadi, pasti sebagai akibat, (dan
tidak dapat dilepaskan begitu saja dari peristiwa sebelumnya, yang telah
menjadi penyebabnya,) baik maupun buruk.
Akhirnya selamat menuai buah yang tertanam di peristiwa lalu.




                                                                  Senarai ke : 11
BUAH

Adam dan Hawa diturunkan ke dunia, adalah karena memakan buah kuldi,
sementara di dunia mereka berdua sering dihadapkan pada buah
simalakama.

Kebanyakan orang berpikir, bahwa buah itu hanyalah merupakan hasil
usaha, padahal (sebagaimana yang diketahui oleh sedikit orang,) bahwa
buah (sebenarnya adalah) juga merupakan modal.

Kelihatannya sederhana, (karena hanya membedakan bagaimana
seseorang menyikapi segala sesuatu yang sedang mereka peroleh,) ada
yang konsumerisme dan ada yang produktifisme, tetapi dampaknya dapat
mempengaruhi sebuah negara (akan mengalami kejayaan atau mengalami
krisis di segala bidang).

Bagaimana tidak : „Pepaya, Mangga, Pisang, Jambu‟, dan „Dondong atau
Salak‟, semuanya adalah buah kebanggaan Indonesia, tetapi sekarang,
kebanyakan orang lebih suka memilih Pepaya Thailand dan Jambu
Bangkok.

Kalau tidak segera ada gerakan masal budidaya buah-buahan (lokal di
setiap pekarangan), jangan heran bila Rambutan Aceh, Pisang Ambon,
dan Apel Batu terpaksa harus diimport (dari negara lain).

Dan yang tidak kalah pentingnya adalah gerakan budaya mengkonsumsi
buah selaras lingkungan : dagingnya dimakan, kulitnya dijadikan kompos,
dan isinya dijadikan benih.

Paling tidak dapat jadi pelajaran pembentuk karakter paripurna :

  1. Tidak memakan buah beserta kulitnya, sehingga setiap memperoleh
     rejeki sebagiannya harus disedekahkan,
  2. Tidak memakan buah beserta bijinya, sehingga setiap memperoleh
     rejeki sebagiannya harus diinvestasikan kembali,
  3. Tidak memproduksi dan menjual buah tanpa biji, sehingga dapat
     menghilangkan tindakan monopoli, serakah, dan membodohkan
     orang lain,
  4. Tidak mengemas dan menjual buah yang telah diawetkan, sehingga
     tidak mendorong orang lain menjadi pemalas, suka menumpuk harta,
     dan menyimpang dari kealamiahan.

Buah tangan yang terbaik adalah buah segar yang membuahkan
kesegaran.



                                                               Senarai ke : 12
KRISIS

Kebanyakan Pakar, Politikus, dan Tokoh Agama lebih sering
menggunakan kata „krisis‟ dibandingkan kata „kemelut‟, padahal keduanya
mempunyai makna yang sepadan.

Mungkin dengan kata „krisis‟,      mereka akan dapat lebih mudah
mengesampingkan segi kepahitannya, lebih mudah melupakannya, dan
akhirnya lebih mudah melepaskan diri dari tanggung jawabnya.

Bayangkan bila yang digunakan adalah kata „kemelut‟, maka :
  1. Para Pakar harus segera menyodorkan metode yang tepat untuk
     keluar dari kemelut,
  2. Para Politikus harus segera menentukan pilihan dari metode yang
     disodorkan untuk mengatasi kemelut.
  3. Dan para Tokoh Agama harus segera membereskan akibat buruk
     pengatasan kemelut untuk menghindari munculnya kemelut yang
     baru.

Berawal dari seniman, pakar, pejabat publik, sampai dengan media massa,
yang semakin sering menggunakan kata-kata sulit, (mungkin untuk
menyamarkan pemahaman dan penguasaannya terhadap permasalahan
yang sedang dibahas), kemudian berkembang menjadi semakin bangga
bila semakin banyak menggunakan kata-kata sulit, dan akhirnya siapapun
yang ingin mempertanyakan maksud sebenarnya menjadi takut (dianggap
ketinggalan jaman, takut terlihat bodoh) : bagaimana tidak terjadi „krisis
kepercayaan‟, bila kepada kemampuan diri saja sudah tidak begitu percaya
lagi.

Barangkali mereka tidak sadar, (bahwa dengan kata-kata sulit yang
mereka gunakan, mengakibatkan penangkapan orang lain sangat bias,)
sehingga apa yang telah dikatakan menjadi tidak jelas : berjanji atau tidak,
membantu atau menjerumuskan, mengajak atau membohongi, meminta
atau memaksa, membenarkan atau menyalahkan, menyuruh atau
melarang, maka terjadilah „krisis hukum‟.

Berlakulah hukum rimba, termasuk juga kalangan dunia usaha, maka
muncul „krisis ekonomi‟, (kemiskinan ada dimana-mana), mereka terpaksa
meminta-minta, mencuri, menodong, serta menjual diri, maka muncul
„krisis sosial‟ (tawuran antar kelompok, antar kampung, antar suku, antar
agama, antar kepentingan,) dan terorisme merajalela.

Katakan dari mana dan bagaimana harus mengatasinya.




                                                               Senarai ke : 13
BODOH

Sebodoh-bodohnya keledai tidak akan terperosok kedua kalinya kedalam
lobang yang sama, tetapi kenyataannya banyak orang yang tidak merasa
sedikitpun kalau selalu dibodohi seumur hidupnya.

Bukan berarti manusia lebih bodoh dari binatang, tetapi karena yang
dihadapi keledai adalah lobang, (bentuk dan letaknya tetap,) sedangkan
yang dihadapi orang adalah orang lain yang lebih licik, (yang tidak pernah
kehabisan akal untuk membuat lobang-lobang baru,) sehingga : para
penjahat selalu selangkah lebih maju (bila dibandingkan dengan langkah
para penegak hukum).

Padahal sebenarnya tidak pernah ada orang bodoh, yang ada hanya
orang-orang yang mengalami kendala dalam mengelola data di otak.

Selama otak hanya difungsikan sebagaimana tape recorder, (dan langkah
penyelesaian masalahnya hanya sebagaimana mesin photocopy,) maka
hasilnya hanya sekedar „mengetahui‟, itupun bila masih ada sifat selalu
ingin tahu : banyak membaca, melihat, mendengar, mencicipi, mencium,
dan merasakan.

Tetapi bila sikapnya sering hanya „sekedar tahu‟ atau „tidak mau tahu‟,
maka jadilah seperti gagap teknologi, kurang pergaulan, telat mikir,
kampungan, terbelakang, idiot atau imbisil.

Bila ingin tidak gampang lupa, (dan lebih „mengerti‟ tentang sesuatu,) data
pengalaman tersebut di atas, harus dicoba, dipraktekkan, atau
disimulasikan : dicoba (bila semuanya memungkinkan), (tetapi bila waktu
dan biayanya tidak memungkinkan untuk dicoba cukup) dipraktekkan (di
laboratorium), (sedang bila obyek dan resikonya yang tidak memungkinkan
untuk dipraktekkan maka lakukan) simulasi pada model, contohnya :
   1. Naik sepeda motor atau membuat program komputer, tentu saja
       harus dicoba,
   2. menenggelamkan australia atau menghancurkan gedung putih,
       cukup dipraktekkan di laboratorium saja,
   3. sedang menjadi pecandu narkoba atau mengganti jantung orang,
       harus disimulasikan pada model.

Masih ingin lebih „memahami‟, dan tidak mau bingung, maka semua yang
telah „dimengerti‟ harus dilanjutkan dengan proses analisa, (memang
sifatnya sudah sangat pribadi, tetapi akan menjadi awal terbentuknya
prinsip hidup,) kecuali bila selamanya hanya ingin menjadi seperti orang
lain.



                                                               Senarai ke : 14
ANALISA

Bila ingin menjadi diri sendiri, dan menemukan jati diri, konsep pikirnya
harus sampai pada tahap „memahami‟ : untuk itu perlu proses analisa :
analogi, generalisasi, atau konklusi.
   1. Meskipun sewaktu kuliah hanya diajari komputer pentium 1 dengan
      sistem operasi windows 95, tetapi tetap harus bisa mengoperasikan
      pentium 4 dengan sistem operasi windows xp : karena keduanya
      masih dapat ditemukan analoginya.
   2. Bila adik kedua laki-lakinya suka bermain tamia, saudara sepupunya
      yang laki-laki suka bermain “mobil kontrol”, dan calon suaminya
      adalah anggota “formula satu mania”, maka dapat digeneralisasikan
      bahwa : keponakan laki-lakinya yang baru saja lahir pasti menyukai
      mobil-mobilan.
   3. Ketika lama tinggal di Jerman dan bertemu orang yang dapat
      berbahasa Indonesia, rasanya seperti sedang pulang kampung, dan
      ketika membeli sate kambing di Jayapura menggunakan bahasa
      Madura, ternyata mendapat potongan harga sampai dengan 50%,
      maka dapat diambil konklusi bahwa : kesamaan bahasa dapat
      memperlancar komunikasi.

Tetapi kenyataanya memang tidak semudah itu, karena pada setiap
penerapan proses analisa, selalu terdapat beberapa kebiasaan yang akan
menjadi kendala kreatifitas : terpola, terbelenggu, dan apriori.
  1. Bila ada orang yang tidak makan seharian karena tidak ada penjual
     makanan, maka dia telah terpola oleh kebiasaan untuk tidak
     memasak sendiri, padahal seandainyapun dilepas ditengah hutan,
     seseorang harus tetap dapat mempertahankan hidup.
  2. Ketika seorang perjaka pendek tidak berani membayangkan punya
     istri seorang peragawati, maka dia telah terbelenggu oleh kriterianya
     sendiri, dan ketika sepasang calon pengantin terpaksa harus
     membatalkan hari pernikahannya karena tanggalnya tidak sesuai
     dengan perhitungan adat, maka mereka telah terbelenggu oleh
     kebiasaan dan lingkungannya.
  3. Takut kepada sekelompok pemuda yang beratribut merah adalah
     apriori, terlalu percaya pada orang yang mengenakan jas dan dasi
     adalah apriori, dan tidak mau makan daging ayam karena pernah
     melihat ayam yang memakan kotoran manusia, adalah juga apriori.

Jangan gampang terkejut, gampang kagum, dan gampang takut : lebih
baik selalu berhati-hati, teliti, dan bertanggung jawab.




                                                              Senarai ke : 15
KREATIFITAS

Adalah daya cipta : sedang orang yang mempunyai daya cipta disebut
sebagai orang yang kreatif, semacam Mc Gyver, David Coperfield, William
Hanna dan Yoseph Barbara, serta Inul Daratista.

Sementara pada generasi terdahulu, juga telah ada tokoh sekaliber
Muhammad bin Abdullah, Al-Jabbar, Al-Khemis, Sir Isac Newton, dan
Einstein.

Meskipun sekarang ada beberapa contoh orang kreatif, tetapi kalibernya
belum ada yang dapat menandingi orang kreatif generasi terdahulu : bila
sekarang hanya kaliber „aplikasi‟ dan „modifikasi‟, maka dahulu kalibernya
adalah „aksioma‟, „hukum‟, dan „rumus‟.

  1. Bila dulu Muhammad bin Abdullah beramal, kemudian semua
     amalnya dirangkum sahabatnya menjadi „aksioma‟ dan „hukum‟ Islam
     : kini kebanyakan orang mempelajari hukum yang ada terlebih
     dahulu, baru kemudian diamalkan.
  2. Bila dulu Sir Isac Newton aktif mengamati diri dan lingkungannya
     serta merangkumnya dalam formula „hukum‟ sebab akibat : kini
     kebanyakan orang sering tidak benar-benar ingin mengetahui
     sebabnya, dan hanya menyiapkan kambing hitam untuk akibat
     buruknya.
  3. Bila dulu Al-Jabbar belajar dengan sungguh-sungguh, kemudian
     menyimpulkan dan menyajikannya dalam bentuk beberapa „rumus‟ :
     kini kebanyakan orang belajar hanya agar dapat nilai bagus dan
     memperoleh ijazah serta gelar.
  4. Bila David Coperfield dengan cermat memilah peluang yang tidak
     banyak orang ketahui untuk dapat ditampilkan dalam sebuah
     „aplikasi‟ yang menghibur : maka orang lain sudah cukup puas
     dengan hanya mengulangi teknik-teknik yang pernah dimainkan oleh
     orang lain.
  5. Bila Inul Daratista telah menerapkan prinsip siap berbagi kreasi
     dengan pihak lain dalam dinamika „modifikasi‟ goyangnya
     sebagaimana „open source system‟ : maka orang lain masih berkutat
     dengan kekikirannya : menuntut honor hak cipta, hak paten, dan
     monopoli produk, tetapi tidak pernah ada perkembangan dan statis.

Sekali lagi, memang tidak sederhana untuk dapat menjadi orang kreatif :
harus selalu tersambung dan „loggin‟ ke jaringanNya sehingga dapat
melakukan „chatting‟ atau sekedar membuka „homepage-Nya‟, bukan
malah rela disibukkan oleh kehendak untuk merangkum, mengkompilasi,
atau menduplikasi data-data basi.



                                                              Senarai ke : 16
MONOPOLI

Mono adalah tunggal, dan poli adalah lebih dari empat, sehingga :
monopoli dapat diartikan sebagai segala hal yang seharusnya berjumlah
lebih dari empat tetapi disatukan, termasuk diantaranya adalah :
   1. Pancasila dengan lima silanya,
   2. Asean dengan negara-negara anggotanya,
   3. Telkom dengan layanan TelkomNet-Instan, TelkomHosting,
      TelkomVision, TelkomSave, TelkomSel, TelkomC-phone, dan produk
      Telkom yang lain.
   4. Rano Karno dengan profesinya sebagai pemain sinetron, sutradara,
      produser, penyanyi, bintang iklan, dan lain sebagainya.

Jangan kaget bila dalam contoh di atas terdapat Pancasila sebagai salah
satunya, karena kata „monopoli‟ pada awalnya memang bermakna netral,
(tidak ada sangkut pautnya dengan baik-buruk, ataupun benar-salah,)
tetapi kemudian lebih sering digunakan untuk mewakili hal-hal yang
bersifat buruk dan dianggap salah.

  1. Selama tidak ada pihak lain yang menyodorkan nama lain untuk
     kelima silanya, maka Pancasila adalah monopoli yang baik baik saja,
     tetapi bila ada pihak yang ingin menambah, mengurangi,
     menghapus, atau merubah silanya, barulah akan muncul penilaian :
     baik atau buruk, benar atau salah.
  2. Selama keanggotaan ASEAN bersifat terbuka, dan anggotanya
     bebas untuk menjadi anggota organisasi lain (sejenis seperti : PBB,
     OPEC, OKI, AFTA dan sebagainya,) maka organisasi ini adalah
     monopoli yang dibenarkan.
  3. Selama masih memperbolehkan perusahaan lain menjadi pesaing
     (sehat dari produk layanannya), maka Telkom adalah monopoli yang
     masih tergolong baik.
  4. Selama Rano Karno masih terbuka untuk disutradarai orang lain
     (ketika bermain sinetron), atau menggunakan orang lain sebagai
     pemeran utama (ketika dia menjadi produsernya), maka dia (masih
     dalam batas) menerapkan monopoli yang masih boleh dianggab
     baik.

Tapi ada satu bentuk monopoli sangat baik dan benar yang hampir
musnah, yaitu mainan anak-anak : mulai dari perancangan, mencari
bahan, mengolah bahan, merakit, sampai dengan aturan main diborong
oleh anak-anak sendiri, tidak serba instan seperti mainan anak jaman
sekarang, yang bisanya hanya terima jadi.




                                                            Senarai ke : 17
INSTAN

Untuk mempeoleh sesuatu yang baik, harus dilakukan dengan cara yang
baik pula : bukan dengan menghalalkan segala cara.

Perhatikan saja akibatnya, bila untuk mendapatkan sesuatu dipilih cara
yang instan, (praktis dan cepat,) maka akan ada banyak proses yang
hilang : padahal didalam proses itulah ada pendekatan kepada keabadian.

Pada jaman dahulu, seorang ibu selalu berperan aktif membentuk karakter
sang anak :

  1. rajin berdo‟a dan meminum jamu saat mengandung bayinya
     (terjadilah pembentukan tumbuh kembang yang sempurna),
  2. rajin memberikan ASI kepada balitanya (terjadilah hubungan batin
     yang menumbuhkan rasa kasih sayang),
  3. rajin menina bobokkan dengan irama lembut dan riang (terjadilah
     keseimbangan pertumbuhan di kedua belahan otak),
  4. rajin mendongengkan cerita-cerita tauladan (terbentuklah karakter
     dengan budi pekerti luhur),
  5. serta rajin memasak dan membuat kue bergizi (terpenuhilah nutrisi
     untuk pertumbuhan badan dan otaknya).

Bandingkan dengan apa yang terjadi pada kebanyakan ibu jaman
sekarang :

  1. saat mengandung khawatir akan menghambat karirnya,
  2. setelah lahir diberi minum susu instan,
  3. sering mengeluhkan suami dan marah-marah pada pembantu,
  4. mendoktrin anak agar dapat memenuhi cita-citanya yang dulu
     kandas,
  5. serta mencekoki mereka dengan makanan kaleng dan kemasan
     produk luar negeri.

Jangan heran bila kemudian terbentuk karakter instanisme : berjudi bukan
berusaha, melacur bukan menikah, mencuri bukan membeli, mabuk bukan
kontemplasi, menyontek bukan belajar, membeli gelar bukan kuliah,
menjiplak bukan merancang, dan masih banyak proses lain yang
diabaikan, hanya sekedar untuk mencapai tujuan yang sekilas nampaknya
sama.

Bukan berarti tidak sejalan dengan emansipasi wanita, tetapi ibu adalah
pemeran utama, sedangkan bapak adalah produser dan sutradaranya.




                                                            Senarai ke : 18
EMANSIPASI

Serapan dari kata asli bahasa Inggris : Emancipation, ini sebenarnya
mempunyai makna hampir sama dengan freedom (kemerdekaan atau
kebebasan).

Sehingga maksud sebenarnya dari sebuah gerakan „emansipasi wanita‟
adalah sebuah gerakan untuk memerdekakan kaum wanita, (jadi semacam
gerakan peniadaan perbudakan di beberapa negara pada jaman dahulu,)
tetapi dengan semangat yang berlebihan, di beberapa tempat, gerakan ini
seolah-olah justru bergeser menjadi sebuah gerakan pengebirian terhadap
kemerdekaan kaum lelaki, gerakan yang sebenarnya hanya sebatas
mempersamakan hak, bergeser menjadi penuntutan hak (yang tentu saja
mengandung konsekwensi munculnya kewajiban dari pihak lain).

Padahal wanita adalah wanita : wajib nikah dan ratu cinta,
Wanita adalah perempuan : peranannya empat untuk keseimbangan (istri,
ibu, „general manager‟ rumah tangga, dan „master of training‟ generasi
penerus umat manusia).

Berarti para lelaki harus ikut memikul tanggung jawab untuk :

   1. Mengakomodasi agar semua wanita dapat memenuhi kewajibannya
      untuk menikah, bukan untuk tujuan lain, kecuali semata-mata hanya
      demi sang ratu cinta.
   2. Memfasilitasi agar para istri sanggup menjalankan peranannya
      sebagai seorang ibu, baik ibu kandung, ibu tiri, ibu angkat, maupun
      ibu seluruh umat manusia.
   3. Memerankan diri sebagai seorang presiden komisaris, sehingga para
      istri dapat menjalankan tugas utamanya sebagai „general manager‟
      rumah tangganya.
   4. Mengorganisasikan dan memimpin „steering committee‟ maupun
      „organizing committee‟ dalam setiap rumah tangga, sehingga para
      ibu dapat memerankan diri sebagai „master of training‟ bagi anak-
      anak yang berada di bawah tanggung jawabnya.

Perempuan diciptakan, bukan dari tulang kepala lelaki : agar tidak terlalu
berkuasa, bukan dari tulang kaki lelaki : agar tidak terinjak-injak, tetapi dari
tulang rusuk lelaki : agar dekat dengan hatinya untuk dicintai dan dekat
dengan tangannya untuk dilindungi.

Wanita dijajah pria sejak dulu, dijadikan perhiasan sangkar madu, namun
ada kala pria tak berdaya, tekuk lutut di sudut kerling wanita.




                                                                   Senarai ke : 19
MADU

Setiap wanita yang disodori pertanyaan pilihan : lebih suka madu atau
racun, semuanya pasti memilih madu, tetapi manakala pertanyaan
pilihannya ditambah awalan : dimadu atau diracun, sebagian besar lebih
rela memilih diracun.

Madu adalah makanan cadangan yang disediakan para lebah untuk
persediaan bagi ratu dan anak-anaknya, sedang racun adalah cairan
mematikan yang dimiliki oleh lebah pekerja, binatang berbisa, atau
tumbuhan beracun, yang berfungsi sebagai senjata untuk mempertahan
diri dan mempertahankan hidup.

Sehingga dimadu, mestinya berkonotasi untuk dijadikan ratu dengan
beberapa anak yang bergelimang makanan cadangan, sementara diracun
jelas berkonotasi untuk dibunuh.

Tetapi wanita memang misteri, barangkali karena kebanyakan lelaki
mempunyai bakat ganda : memadu dan meracun.

Tidak heran bila lelaki diibaratkan sebagai kumbang, meskipun ada
beberapa yang jinak, tetapi sebagian besar adalah lebah : kumbang
kolektor madu yang berbisa.

Lebah madu memang binatang yang paling unik, bahkan lebih aneh dari
belalang kupu-kupu (siang makan nasi kalau malam minum susu) :

  1. Tidak pernah makan sembarangan, kecuali hanya madu : manis,
     halal, bergizi tinggi, menyehatkan, berkualitas, dan mewah.
  2. Hidup berkelompok dengan tingkat kesetiakawanan dan ketaatan
     yang sangat tinggi.
  3. Mencari madu untuk dimakan secukupnya, sedang sebagian besar
     diantaranya diutamakan untuk kepentingan komunitas dan generasi
     penerusnya.
  4. Tidak pernah menggunakan senjata berbisanya kecuali hanya bila
     sedang mendapatkan ancaman, hanya untuk mempertahankan diri,
     dan mempertahankan hidupnya.
  5. Tidak pernah berlagak keliru memasuki sarang lebah lain, maupun
     sarang binatang lain, apalagi menyetorkan madu kepada mereka.

Madu di tangan kananmu, racun di tangan kirimu, mana yang akan kau
berikan padaku.




                                                          Senarai ke : 20
KESETIAKAWANAN

Yang dapat dijadikan kawan itu ada tiga, yaitu : kawan itu sendiri,
kawannya kawan, dan musuhnya musuh, sedangkan yang dapat menjadi
musuh itu juga ada tiga, yaitu : musuh itu sendiri, musuhnya kawan, dan
kawannya musuh.

sehingga sebaik-baiknya orang, pasti masih punya musuh, sedang sejahat-
jahatnya orang, pasti juga masih punya banyak kawan : maka kebaikan
yang tercerai-berai, akan dengan mudah dapat dikalahkan oleh kejahatan
yang terorganisir.

Entah karena orang jahat lebih pintar (atau karena mempunyai harga diri
yang masih tersisa), kesetiakawanan mereka sangat tinggi :

  1. Seorang perampok, pantang menjarah di kampungnya sendiri :
     mestinya para koruptor juga harus pantang untuk menjarah di negeri
     sendiri.
  2. Seorang pemabuk, akan merasa sangat tidak enak hati bila teman
     semejanya tidak ikut minum minuman keras dengannya : mestinya
     para konglomerat juga harus merasa sangat tidak enak hati bila
     kolegianya tidak ikut menikmati keuntungan dengannya.
  3. Seorang preman, akan sangat tersinggung bila anak buahnya atau
     orang dekatnya disakiti pihak lain : mestinya para pemimpin juga
     harus tersinggung bila anggota atau rekannya disakiti pihak lain.

Kesetiakawanan, kadang sifatnya sangat labil, barangkali karena sudah
terlalu sering dipakai sebagai komoditas janji yang diingkari.

  1. Kesetiakawanan sosial, misalnya : paling hanya berupa pembagian
     sumbangan sembako alakadarnya, (itupun hanya untuk konsumsi
     media massa,) agar dapat dipakai sebagai data proposal permintaan
     dana sosial yang lebih besar lagi.
  2. Kesetiakawanan politik, apalagi : paling hanya pada saat mendekati
     pemilu, (karena sedang dibutuhkan tenaga dan suaranya,) setelah itu
     mereka akan kembali setia hanya pada kebutuhannya masing-
     masing.
  3. Kesetiakawanan ekonomi : inipun sibuk mencari kawan hanya untuk
     dimakan.
  4. Kesetiakawanan religi : rasanya telah tiada lagi.

Kesetiakawanan mungkin sudah harus tertulis hitam diatas putih,
bermaterei, serta melibatkan beberapa saksi : itupun bila masih ada orang
yang takut menjadi saksi palsu.



                                                             Senarai ke : 21
SAKSI

Saksi adalah orang yang menyaksikan, serta tidak menyangsikan.

Menyaksikan bukanlah sekedar memandang, apalagi hanya melihat.

  1. „Lihatlah‟ langit yang membiru, „perhatikan‟ pergerakan matahari, dan
     „saksikan‟ apa saja yang terjadi saat-saat dia akan tenggelam.
  2. „Lihatlah‟ hamparan pasir sepanjang pantai, „perhatikan‟ penyu-penyu
     yang sedang menuju ke daratan, dan „saksikan‟ tingkah lakunya
     ketika dia akan mulai bertelor sampai dengan kembali bergerak
     menuju ke laut.
  3. „Lihatlah‟ orang yang berlalu-lalang di tengah pasar, „perhatikan‟
     salah satu penjual yang paling laris, „saksikan‟ apa saja yang
     diperbuat ketika dia menerima pembayaran sampai dengan
     menyerahkan belanjaan beserta kembalian kepada pembelinya.

Jadi bolehlah dikatakan bahwa :

  1. Melihat hanyalah untuk mengetahui,
  2. Memperhatikan adalah usaha untuk mengerti karakter dari apa-apa
     yang telah dilihat,
  3. Sedang menyaksikan adalah memperhatikan dengan lebih seksama
     dan terus menerus sampai dengan memahami kejadiannya untuk
     dapat disampaikan kembali pada pihak lain.

Saya bersaksi : tiada tuhan selain Allah, dan saya bersaksi bahwa
Muhammad adalah utusan Allah.

Berarti orang-orang yang hanya melihat atau memperhatikan, tetapi
mengaku-ngaku telah menyaksikan, maka : dia adalah saksi palsu,
(apalagi bagi mereka yang sama sekali tidak pernah melihat).

Saksi palsu adalah pembohong dan pem-fitnah, sedang fitnah itu lebih
kejam dari pembunuhan, bagaimana tidak : bila dibunuh, terasa sakitpun
paling hanya sesaat, sedang difitnah bisa jadi menderita seumur hidup.
Oleh karena itu, saksi palsu sudah seharusnya diberi sangsi yang jauh
lebih berat daripada pembunuh.

Sebaiknya segera dimulai dari dalam diri masing-masing untuk tidak
berbohong, jujur, dan pantang untuk menjadi saksi palsu.




                                                              Senarai ke : 22
DARATAN

Angkatan „darat‟,
„mendarat‟ di mana-mana,
„pendaratan‟ darurat.

„Lintah darat‟ telah menggerogoti lautan,
sedang „buaya darat‟ malah telah „lupa daratan‟.

„Angin darat‟ bertiup ke laut pada malam hari,
mengantar nelayan menuju bahari,
sedang di siang hari angin laut bertiup menuju „daratan‟,
mengantar nelayan yang pulang tanpa membawa ikan.

Antara daratan dan lautan,
membentang panjang garis pantai,
yang sesekali dihiasi oleh muara sungai,
meski kini hanya menyetor segala macam sampah dan polusi.

Darat dan laut adalah tanah dan air,
tetapi yang diurus hanya kelautan, pertanahan, dan pengairan.
barangkali di darat telah terlalu sarat dengan berbagai urusan.

Daratan yang terdiri dari pulau dan benua,
atau lautan yang terdiri dari selat dan samudra,
karatan berdiri sendiri, terpukau dan pendosa,
atau bergelayutan berdikari, bertekat dan berpahala.

Apalagi yang mesti ditakutkan,
di darat ada batu, dilautpun ada karang,
apalagi yang mesti diragukan,
di darat ada rumput, di lautpun ada lumut,
apalagi yang mesti dipertimbangkan,
di darat ada kura-kura, di lautpun ada penyu,
apalagi yang tak bisa diputuskan,
di darat ada manusia, di lautpun sudah mulai dicemarkannya.

Jangan hanya berpijak didarat sambil memandang lautan,
selami kedalamannya, peluklah ombaknya, dan gagahi misterinya,
jangan hanya termangu di pantai,
sambut keceriaannya,
bercumbulah dengan keperawanannya,
disana akan kau peroleh kepuasan mutiara,
tetapi jangan sedikitpun menodainya,
takutlah pada tumbuhan berbisa dan binatang pemangsa.


                                                                  Senarai ke : 23
SAMPAH

Kotor,
bau,
terbuang,
mengganggu,
menumpuk,
merepotkan,
sarang penyakit,
mencemari lingkungan,
beruntung masih ada pemulung si pahlawan daur ulang.

Sampah plastik, dibentuk menjadi perabot dan mainan,
sampah logam, dilebur ulang menjadi kerajinan,
sampah organik, diolah menjadi kompos dan biogas,
sampah masyarakat, kirim saja ke akherat.

Rapi,
bersih,
termanfaatkan,
berguna,
terdistribusi,
membantu,
sumber bahan baku,
ramah lingkungan,
si pemulungpun menjadi pengelola usaha daur ulang.

Sampah tidak sepenuhnya bersalah,
melainkan hanya menjadi sisa perbuatan serakah,
sehingga akan segera enyah,
bila serakah telah punah,
meskipun itu bukan hal yang mudah.

Produksi masal menuntut penggunaan bahan pengawet,
berdampak buruk pada seluruh organ pencernaan,
industrialisasi menyisakan polusi,
menimbulkan berbagai jenis penyakit baru yang mengenaskan,
barang melimpah meruncingkan persaingan,
promosi dan iklan semakin berbau kebohongan,
kualitas tak sebagus yang dijanjikan,
isi tidak sesuai takaran,
bentuk kemasan semakin ugal-ugalan,
konsumen semakin banyak yang ternina bobokkan,
membeli barang-barang yang tidak sepenuhnya dibutuhkan,
hanya karena tergiur potongan harga dan undian berhadiah.


                                                             Senarai ke : 24
PAHLAWAN

Pahlawan tanpa tanda jasa,
kini telah tega berdemo menuntut haknya,
entah mengutamakan isi perut,
atau melihat para veteran yang tak lagi terurus,
guru kencing berlari,
murid tidak menyadari telah mengencingi nenek moyang sendiri.

Pahlawan jaman kini,
semakin banyak yang malah diadili dan dibui,
padahal mereka membela keutuhan negeri,
semakin banyak yang dijadikan kambing hitam,
hanya karena melegakan hati paman sam,
semakin banyak yang disingkirkan,
takut menjadi pesaing riskan,
semakin banyak yang dituduh penghianat,
meskipun mereka telah disunat,
sungguh tidak mufakat.

Kurindu pahlawanku kala dulu,
ibu dan guruku yang tuhu,
yang mengajariku kencing sambil jongkok di tempat tersembunyi,
kurindu pahlawanku kala dulu,
bapak dan komandanku yang lugu,
yang memerahkan keberanianku dan memutihkan kesucianku,
kurindu pahlawanku kala dulu,
yang telah menanamkan pengabdian sebagai prinsip hidup,
bhinneka tunggal ika tan hanna janma mangroa,
membuat bintangku tetap dilangit menyinari hati,
membuat bantengku tetap dihutan bebas dari belenggu raga,
membuat beringinku tetap meneduhkan mengayomi jiwa,
membuat padi kapasku tetap tumbuh merata menghiasi nusantara,
kurindu pahlawanku kala dulu,
kumau pahlawan jaman kini menjadi seperti kala dulu,
pahlawan adalah pahlawan,
bukan penghianat,
bukan konglomerat,
bukan pemabok berat,
bukan kompetitor pejabat,
pahlawan adalah pahlawan,
tidak memendam ambisi,
tidak mengumbar dengki,
tidak mementingkan diri sendiri,
berani hidup tidak takut mati.


                                                           Senarai ke : 25
BANYAK

Dalam ilmu aljabar, kata „banyak‟ dipakai untuk menyatakan jumlah yang
lebih besar dari satu, misalnya :
   1. Dua adalah lebih „banyak‟ dari satu,
   2. tiga adalah lebih „banyak‟ dari dua,
   3. maka tiga juga akan lebih „banyak‟ dari satu,
   4. sehingga tiga itu sudah „banyak‟,
   5. berarti nol menjadi kurang „banyak‟.
   6. sedangkan empat menjadi sedikit lebih „banyak‟.

Padahal di dalam ilmu ukur, segi „banyak‟ dipakai untuk mewakili nama
sebuah bidang yang dibentuk oleh beberapa garis lurus, dan mempunyai
sudut dengan jumlah lebih dari empat, karena :
  1. Bila bersudut tiga, masih disebut segitiga (triangle),
  2. untuk yang bersudut empat masih mempunyai nama segi empat
     (rectangle),
  3. tetapi untuk yang bersudut lima telah disebut sebagai segi „banyak‟
     (poligon, demikian juga pentagon dan hexagon).

Banyak itu memang tidak tentu, apalagi dalam ilmu sosial, banyak bisa
saja tetap berarti sedikit, misal :
   1. Seseorang yang pulang haji bercerita, bahwa disana dia kehilangan
      dompetnya saat berdesakan keluar masjid, dan katanya, teman satu
      kloternya malah ada yang kehilangan sebagian besar bekalnya,
      salah satu dari pendengarnya berkomentar : „ternyata disana juga
      „banyak‟ maling ya !‟.
   2. Ada orang Aceh yang sedang berkunjung ke Malang, dengan susah
      payah membawa oleh-oleh rambutan sekarung, tetapi begitu melihat
      beberapa penjual rambutan di pinggir jalan, dia mengeluh : „ternyata
      disini juga sudah „banyak‟ rambutan Aceh‟.

Meskipun di Sana katanya „banyak‟ maling, tetapi tentu saja masih sangat
sedikit bila dibandingkan dengan yang ada di negara kita, dan meskipun di
Malang katanya „banyak‟ rambutan, tetapi tentu saja masih termasuk
sedikit bila dibandingkan dengan di Aceh.

Sehingga bila ada berita bahwa di Indonesia „banyak‟ pelanggaran hak
asasi manusia, boleh jadi malah terlalu sedikit bila dibandingkan dengan di
negara tempat orang yang telah menyebarkan berita.

Demikian pula bila ada tuduhan bahwa di Indonesia „banyak‟ teroris, boleh
jadi masih terlampau sedikit bila dibandingkan dengan di negara tempat
orang yang telah melontarkan tuduhan.



                                                               Senarai ke : 26
NOL

Adalah bilangan yang pertama kali hanya di kenal di kawasan Asia
(terutama Arab dan sekitarnya), bermakna ada tetapi kosong.

Bilangan ini tidak dapat dipahami sepenuhnya oleh orang-orang dengan
dasar budaya Eropa (terutama Romawi dan sekitarnya), karena dianggap
sebagai bilangan yang tidak pernah ada, tetapi kini malah telah merambah
dan menular ke seluruh dunia.

Sehingga bila melibatkan bilangan ini, kecil sekali ada kemungkinan untuk
dapat menyelesaikan masalah dengan seksama, terutama bila berhadapan
dengan operasi bilangan sebagai berikut :

  1. Semua bilangan bila dibagi nol, katanya menghasilkan bilangan tak
     terhingga, adalah hanya karena mereka tidak mampu menjelaskan
     bagaimana duduk persoalannya.
  2. Nol dibagi nol, tidak pernah masuk dalam percaturan konsep
     pikirnya, menurut mereka hal itu tidak berarti apa-apa, karena
     hasilnya dianggap pasti juga nol, sesuatu yang sama sekali tidak
     berguna.

Padahal, semua bilangan bila dikalikan nol, hasilnya pasti juga nol.
A  0  0 dengan A adalah bilangan sembarang.

Maka akan berlaku pula :
0
   A Bila nol dibagi nol, berapapun hasilnya adalah dibenarkan.
0

Buktinya pasukan koalisi yang tidak punya niat baik (pembilangnya nol),
meskipun berkoar ingin membagi demokrasi yang ternyata omong kosong
(pembaginya juga nol), maka hasilnya pasti diluar perhitungan mereka
(sembarang).

Sehingga bila pembilangnya sudah tidak nol (dapat rejeki misalnya),
hasilnya tinggal tergantung pembaginya (tingkat ketulusannya) :

  1. Meskipun yang dibagikan sejuta rupiah (untuk hadiah anaknya yang
     ulang tahun), tetapi dengan harapan agar mendapat proyek dari
     bapaknya dengan keuntungan lima juta rupiah (tidak tulus), maka
     hanya akan dapat seperlima.
  2. Meskipun yang dibagikan hanya seribu rupiah (uang terkecil yang
     ada di dompetnya), tetapi tanpa banyak pamrih (mungkin
     sepersepuluh, hanya karena sang pengamen telah terlanjur
     bernyanyi), maka hasilnya sepuluh ribu.


                                                                Senarai ke : 27
BILANGAN

Adalah angka yang dipakai untuk menyatakan jumlah.

Sehingga angka Romawi, seperti yang digunakan untuk menyatakan
urutan pada nama : Sri Sultan Hamengkubuwono IX (mengandung arti
bahwa beliau adalah orang ke sembilan), adalah bukan bilangan.

Demikian juga nomor handphone saya : „085646642835‟ adalah bukan
bilangan, karena padanya tidak dapat dikenakan operasi aljabar.

  1. Pada awalnya, orang hanya mengenal angka Romawi, yang oleh
     karena sistematikanya, angka ini tidak dapat difungsikan sebagai
     bilangan.
  2. Kemudian muncul angka penunjuk waktu, meskipun telah berfungsi
     sebagai bilangan (sebagian diantaranya dapat dikenakan operasi
     aljabar), tetapi dasarnya tidak konsisten (satu hari terdiri dari dua
     puluh empat jam, tetapi satu jam terdiri dari enam puluh menit).
  3. Akhirnya (setelah diperkenalkan angka Arab), mulailah digunakan
     bilangan dasar sepuluh, yaitu bilangan dasar yang dipakai dalam
     proses berfikir manusia (karena jari tangan manusia ada sepuluh).
  4. Dan kini telah banyak diterapkan bilangan dasar dua (biner), yaitu
     bilangan dasar yang dipakai dalam proses kerja perangkat-perangkat
     digital.

Barangkali karena bilangan dasar dua hanya terdiri dari dua macam
simbol, nol dan satu (tidak seperti bilangan dasar sepuluh yang terdiri dari
nol sampai dengan sembilan), maka bilangan dasar dua dianggap lebih
praktis dan lebih mudah untuk diterapkan pada peralatan, seperti misal :

  1. Pada peralatan listrik (termasuk remote control, tamagochi, dan
     komputer) : simbol „nol‟ dapat diwakili oleh tidak adanya tegangan
     (putus, off, atau tegangan yang cukup kecil), sedang simbol „satu‟
     diwakili oleh adanya tegangan (tersambung, on, atau tegangan yang
     lebih besar).
  2. Pada magnetik disk (termasuk diskette dan harddisk) : simbol „nol‟
     diwakili oleh tidak teraturnya arah garis magnet, sedang simbol „satu‟
     diwakili keseragaman gaya magnet.
  3. Pada laser disk (termasuk compact disk, CD dan VCD) : simbol „nol‟
     dapat diwakili oleh biasnya pantulan sinar yang dipancarkan, dan
     simbol „satu‟ diwakili oleh tertangkapnya kembali pantulan sinar yang
     dipancarkan secara tepat (tidak bias).




                                                               Senarai ke : 28
DIGITAL

Adalah mewakili istilah untuk peralatan maupun signal, yang sifatnya
discrete, atau tidak continue.
   1. Signal adalah data yang bergerak keluar dari suatu obyek, sehingga
      memungkinkan untuk ditangkap oleh obyek yang lain.
   2. Signal yang discrete, adalah signal yang perubahan harga
      besarannya berubah berjenjang, sehingga cukup sesuai untuk
      dinyatakan dalam bilangan cacah, seperti misalnya : ayam yang
      sudah masuk kandang, sisa pohon di hutan, uban yang tumbuh di
      kepala, dan sebagainya.
   3. Sedang signal yang continue, adalah merupakan sebagian besar
      signal yang ada di alam, harga besarannya berubah tanpa tertahan,
      sehingga harus dinyatakan dalam bilangan riil, seperti misal :
      kekuatan suara, warna, tekanan, hambatan, arus, tegangan,
      kecepatan, dan sebagainya.

Peralatan pengolah signal yang continue, disebut sebagai analog.

Sedang bila peralatan digital terpaksa harus mengolah signal yang
continue, maka pada sisi masukan biasanya dibantu oleh peralatan lain
sebagai penyesuai dari analog ke digital (analog to digital converter, atau
ADC), sedang pada sisi keluarannya dibantu oleh DAC (digital to analog
converter).

ADC adalah peralatan yang berfungsi untuk mengubah signal yang
continue, menjadi signal yang discrete, dengan tahapan berjenjang
sebagai berikut :




Signal yang continue, diambil contohnya, dan ditahan antar contoh.

Pengambilan contoh dilakukan secara berulang dalam selang waktu
tertentu, oleh karena itu dibutuhkan perangkat pembangkit signal sebagai
pemicunya, yaitu : clock, semakin cepat clock-nya, semakin teliti hasilnya,
dan semakin cepat proses kerjanya.

Akhirnya harga yang ditahan tetap antar clock, kemudian dirubah dari
bilangan dasar sepuluh menjadi bilangan dasar dua (biner), sehingga
keluarannya sudah sesuai untuk diolah peralatan digital.




                                                               Senarai ke : 29
DATA

Adalah sesuatu yang tersimpan dalam suatu benda atau peristiwa, dan
dapat diproses menjadi suatu informasi.

Bila data sifatnya tersimpan, statis, dan hanya melibatkan sebuah obyek,
maka informasi lebih bersifat dinamis, karena mengandung kehendak
untuk dikomunikasikan kepada obyek yang lain (sehingga harus
melibatkan paling sedikit dua buah obyek), sebagai contoh :

  1. Nama calon mentri yang masih berada di benak presiden, bentuknya
     masih berupa data, tetapi bila sudah dimuat di koran, bentuknya
     sudah berubah menjadi sebuah informasi.
  2. Sidik jari yang membekas di leher mayat, adalah data, tetapi setelah
     diotopsi, jadilah sebuah informasi.
  3. Harga gula yang ditayangkan di televisi adalah sebuah informasi,
     tetapi setelah disimak oleh seorang pedagang dan dipakai sebagai
     patokan harga jualnya, berarti telah berubah menjadi data.
  4. Nilai hasil ujian yang diumumkan melalui internet, adalah informasi,
     dan setelah dibaca oleh seorang siswa dan dipakai sebagai patokan
     untuk memilih melanjutkan sekolah atau bekerja, maka telah menjadi
     data.

Bentuk data paling sederhana, adalah data alami yang „signal‟-nya dapat
ditangkap oleh panca indra : citra, suara, rasa, raba, dan bau.

Data rekayasa sederhana, adalah data hasil transformasi yang „signal‟-nya
masih dapat ditangkap oleh panca indra atau peralatan sederhana,
misalnya : huruf, angka, grafik, gambar, photo, miniatur, dan sebagainya.

Data rekayasa tingkat lanjut, adalah data hasil transformasi yang „signal‟-
nya tidak lagi dapat ditangkap oleh panca indra tanpa penggunaan alat
bantu tertentu, misalnya : suara digital, gambar digital, photo digital, dan
sebagainya.

Semua data yang tersebut di atas, tentu saja menjadi tidak ada gunanya
bila tidak untuk diinformasikan atau dikomunikasikan pada pihak lain.

Sebelum terjadi komunikasi, kedua belah pihak harus memulainya dengan
kesepakatan terlebih dahulu, salah satu harus mengambil inisiatif
mengajukan permohonan untuk berjabatan, sedang pihak yang lain harus
menyambutnya dengan mengirimkan jawaban persetujuan.




                                                               Senarai ke : 30
KOMUNIKASI

Adalah pertukaran data antar dua pihak yang telah saling berjabatan.

  1. Seorang perjaka yang sedang berbicara kepada pacarnya, tetapi
     pacarnya tidak menyimak, meskipun mereka saling berpegangan,
     tetapi tidak selalu berarti terjadi komunikasi.
  2. Direktur yang tidak mengeluarkan sepatah katapun, hanya menatap
     tajam kearah sekretarisnya, dan sang sekretaris menatap ragu
     sambil tersipu, maka meskipun terpisah dua belas meter, tetapi
     secara logika mereka telah berjabatan, dan sedang berkomunikasi.

Berdasarkan mekanisme berjabatannya, komunikasi dibagi dalam tiga
kategori yang berbeda :

  1. Looping, adalah komunikasi yang inisiatif pengajuan permohonan
     berjabatannya, dilakukan sepihak secara periodik dengan selang
     waktu tertentu, sementara pihak lain boleh mengelola informasi
     secara membabi buta, seperti seorang majikan terhadap budaknya,
     contoh :
     1.1. Komputer berlaku seenaknya terhadap printer yang harus selalu
         siap siaga mencetak data.
     1.2. Papan ketik yang harus selalu diutamakan apapun yang sedang
         dilakukan oleh pusat pemroses, kecuali bila memang benar-benar
         sudah kelebihan beban.
  2. Intrupting, adalah komunikasi yang inisiatifnya dilakukan oleh pihak
     yang membutuhkan, sehingga pihak lain harus mengatur prioritas
     untuk melayaninya, sebagaimana jalinan komunikasi antara pelayan
     dengan orang-orang yang harus dilayaninya, contoh :
     2.1. Seorang sopir angkot yang harus berhenti, setiap kali ada
         penumpang yang berteriak „kiri‟ untuk turun, atau setiap kali ada
         orang di pinggir jalan yang sedang melambaikan tangan hendak
         naik.
     2.2. Web server yang harus segera mengirimkan halaman sesuai
         dengan permintaan setiap workstation yang tersambung ke
         jaringan yang dibawahinya.
  3. DMA (Direct Memory Access), adalah komunikasi yang didasari oleh
     kesepakatan untuk saling mempersilahkan masuk dan beraktifitas di
     area yang telah ditentukan, termasuk perangkat pengingat, contoh :
     3.1. Pasien yang boleh langsung masuk ke ruang tunggu seorang
         dokter.
     3.2. FTP Server yang beberapa file-nya harus dapat dikelola dari
         sebuah workstation yang secara legal tersambung ke jaringan
         yang dibawahinya.



                                                              Senarai ke : 31
LOGIKA

Ketika Maimunah sempat memergoki calon suaminya : Dargombes
bersama wanita lain, sambil mencak-mencak dia mengancam : „kalo itu
yang lo mau, terserah dech.... pilih aje gue apa die !‟.

Pemilihan kata „apa‟ („atau‟) pada kalimat di atas, adalah contoh sebuah
penggunaan logika, yang menempatkan „gue‟ dan „die‟ berposisi sejajar,
ambil analogi berikut untuk analisa :

  1. Dalam bilangan biner, angka nol dapat digunakan untuk mewakili
     „tutup‟, „tidak‟ atau „salah‟, sedangkan angka satu digunakan untuk
     mewakili „buka‟, „ada‟ atau „benar‟.
     Ambil analogi berupa pipa bercabang sejajar yang ujung satunya
     dipertemukan kembali, sedang pada masing-masing cabang
     dipasangkan katub, sehingga dapat digunakan untuk mewakili logika
     pilihan : katub atas (gue) „atau‟ katup bawah (die).
     kemudian bila dari sisi kiri diberikan sumber aliran, maka ada
     beberapa kemungkinan sebagai berikut :
     2.1. bila kedua katup ditutup (logika nol), maka di sisi kanan „tidak‟
         ada keluarannya (logika nol juga).
     2.2. bila salah satu katub dibuka (nol dan satu / satu dan nol), maka
         di sisi kanan „ada‟ keluarannya (logika satu).
     2.3. bila kedua katub dibuka (logika satu), maka di sisi kanan juga
         „ada‟ keluarannya (logika satu).
  2. Sehingga hasilnya akan „salah‟ bila keduanya tidak dipilih, dan
     „benar‟ bila dipilih salah satu, tetapi yang diluar dugaan adalah bila
     dipilih keduanya, ternyata hasilnya „benar‟.

Maka dengan sangat logis Dargombes menjawab : „gue mo pilih kedue-
duenye.....‟, sambil menggumam di hati : „rasain lo, emangnye belum gue
pikirin !‟.

Tidak mau kalah, Maimunah ingin tunjukkan kalau dia bukanlah
perempuan biasa, dengan tenangnya diapun menggunakan kalimat yang
logis pula : „kalo tekat lo udeh bulet, berarti lo mesti dapet penuhi semue
permintaan gue ame die, due-duenye....‟.

Dargombes tidak mau menunjukkan keterperanjatannya, meskipun sempat
tercenung sejenak : „diem-diem, nich anak boleh juga !‟, tetapi kemudian
mencoba memahami logika „ame‟ („dan‟).


DAN



                                                               Senarai ke : 32
Dengan analogi pipa air berkatub, logika „dan‟ dapat digambarkan sebagai
berikut :



Maka bila dari sisi kiri diberikan sumber aliran, maka akan muncul
kemungkinan sebagai berikut :

   1. Sisi sebelah kanan akan „ada‟ keluarannya (logika satu) hanya bila
      kedua katub di‟buka‟ (keduanya berlogika satu juga).
   2. Sedang bila salah satu atau kedua katub di‟tutup‟ (salah satu atau
      keduanya berlogika nol), maka di sisi sebelah kanan akan „tidak‟ ada
      keluarannya.

Dargombespun akhirnya memahami, kalau dia harus mampu bersikap adil,
karena bila salah satu saja, permintaannya tidak terpenuhi, maka dia akan
di„salah‟kan, apalagi bila keduanya tidak terpenuhi.

Dalam hal ini, Dargombespun masih mempunyai dua pilihan untuk
mendapatkan pem‟benar‟an : pilih keduanya bila yakin dapat penuhi
semua permintaannya (dan itu sangat kecil kemungkinannya), atau pilih
salah satu saja, tetapi tanpa tuntutan (ini jauh lebih mudah).
„Oke dech...., gue janji ambil bini cuman lo seorang, asal lo janji...., janji
nich !, kagak bakalan nuntut macem-macem, lo terime ape adenye‟.

Maimunahpun tambah berbunga-bunga ketika Dargombes berbicara
kepada wanita idamannya di depan matanya : „Buat lo Tes, maapin gue
ye...., sebagai sesame wanite lo mesti ikhlas, ternyate cinte gue lebih
duluan buat si Maimuneh..., sekali lagi maapin ye ?‟.

Dengan gaya modernitasnya, Tessy mencoba untuk tetap selalu tampil
anggun : „Kagak ape-ape bang, kite ketemu khan kebetulan aje, gue jauh
ame pacar.... kesepian, lalu ape salahnye kencan ame abang yang kece‟.
„Buat lo Mun, jangan cemburu-cemburuan lagi dech, gue ame abang lo ini
kagak bakalan nikah dech, kite sahabatan doang, maapin ye.... kalo gue
udah bikin lo marah ame bang Dar !‟.

Maimunah tersipu, Dargombes berlagu : bagaimana cara membalik logika,
agar „bukan‟ satu adalah nol, dan „bukan‟ nol adalah satu.




                                                                 Senarai ke : 33
BUKAN

Cemburu maka sayang (c → s), „bukan‟ berarti :

  1. tidak cemburu maka tidak sayang (~c → ~s), ada kalanya tidak
     cemburu maka sayang (karena sudah sangat percaya)
  2. sayang maka cemburu (s → c), sulit dibuktikan, karena ada logika :
     sayang maka tidak cemburu (s → ~c), dan logika : tidak sayang
     maka cemburu (~s → c).
  3. tidak sayang maka tidak cemburu (~s → ~c), belum tentu, bisa saja
     tetap cemburu, (meskipun ternyatakan dalam bentuk larangan,
     kemarahan, dan penganiayaan).

Bukan membingungkan, tetapi ragam kemungkinan sebagaimana tersebut
di ataslah, yang sering menimbulkan salah pengertian, dan sering keliru
dalam penentuan pengambilan keputusan.

Kalau sudah begini sayang…, dipaksapun tak dapat,
Jangankan yang belum tahu sayang…, siapapun merasa berat.

Kita coba-coba saja…, belajar elektronika…,
biar saja orang mau bilang apa...

Elektronika,
memulai kejayaannya sejak ditemukan semikonduktor,
dalam melengkapi kiprah konduktor yang mudah menghantar arus,
serta isolator yang suka menghambat arus.

Elektronika,
melingkupi segala wacana di seputar elektron,
benda kecil yang berwatak selalu negatif,
meski ada yang telah setia pada netron si tokoh netralisasi,
dan kadangkala sempat diimbangi proton sang jiwa positif.

Elektronika,
sebenarnya tidak hanya bersangkutan dengan perangkat saja,
tetapi juga bersemayam pada diri manusia,
meski elektron dibilang nafsu,
netron dibilang nurani,
dan proton dibilang keimanan,

Elektronika,
si budak nafsupun suka mendekati orang-orang beriman.
sementara sesama orang beriman tercerai berai,
maka berbahagialah sang pemerhati nurani.


                                                               Senarai ke : 34
SEMIKONDUKTOR

Konduktor adalah semua benda yang elektron terluar atomnya bebas
berpindah (sehingga seolah-olah memudahkan mengalirnya muatan listrik),
seperti misalnya : emas, perak, tembaga, alumunium, nikel, natrium, dan
sebagainya.

Isolator adalah semua benda yang elektron terluar atomnya terikat kuat
(sehingga seolah-olah tidak ada aliran listrik dapat melewatinya), seperti
misalnya : kaca, plastik, porselin, kayu, parafin, karet, dan sebagainya.

Semikonduktor adalah semua benda yang tersusun dari atom dengan
empat elektron terluar sangat labil,
  1. Bahan dasar semikonduktor yang tersedia di alam adalah :
     32 Ge
           73
              (Germanium), 14 Si 28 (Silikon), atau 34 Se79 (Selenium).
  2. Mereka akan menjadi Semikonduktor jenis P (Positif), bila
     disenyawakan dengan salah satu tiga donor berikut :
     31 G
           70
              (Galium), 49 In115 (Indium), atau 5 B11 (Borium).
  3. Dan akan menjadi Semikonduktor jenis N (Negatif), bila
     disenyawakan dengan salah satu tiga akseptor berikut :
     33 As
            75
               (Arsen), 15 P 31 (Posfor), atau 51 Sb122 (Antimon).

Sebuah atom, dilambangkan dengan satu atau dua huruf (sebagian besar
diantaranya adalah akronim dari namanya), yang disertai dengan angka di
sisi depan bawah untuk mewakili nomor atom, dan angka di sisi belakang
atas untuk mewakili nomor massa.

Bila struktur atom digambarkan identik dengan tata surya, maka inti atom
(mataharinya) tersusun dari unsur proton dan netron, (proton bermuatan
positif dan jumlahnya dinyatakan sebagai nomor atom, dan netron tidak
bermuatan, serta jumlah total proton dan netron dalam inti dinyatakan
sebagai nomor massa), sedang elektron yang bermuatan negatif bergerak
mengelilingi inti (seperti bumi dan planet lain mengelilingi matahari),
sebagai berikut :




Setiap atom mempunyai nomor atom dan massa yang berbeda, dan antara
atom yang satu dengan yang lain dapat membentuk senyawa menjadi
sebuah molekul (seperti galaksi).


                                                              Senarai ke : 35
MOLEKUL

Setiap molekul air (sebagai contoh), tersusun dari dua atom hirogen ( 1 H 1 )
dan satu atom oksigen ( 8 O16 ) yang kemudian bersenyawa menjadi : H 2O

Persenyawaan tersebut bisa terjadi karena beberapa sifat sebagai berikut :

  1. Setiap elektron mempunyai kecenderungan untuk selalu berpasang-
     pasangan (seperti bumi dan bulan),

  2. pasangan elektron ini bergerak mengelilingi inti dengan jari-jari
     lintasan tergantung dari tingkat energi yang dipunyainya
     (sebagaimana bumi dan mars yang mempunyai lintasan berbeda),

  3. setiap lintasan mempunyai kapasitas elektron maksimal sesuai
     dengan nomor lintasannya (seperti bumi yang hanya mempunyai
     bulan sebagai satelitnya, tetapi mars mempunyai dua buah satelit),

  4. setiap inti atom mempunyai kemampuan maksimal untuk mengikat
     jumlah elektron sesuai dengan nomor atomnya (seperti matahari
     dengan kesembilan planetnya),

  5. elektron yang berada pada lintasan terluar, bila tidak mendapatkan
     pasangan di atom yang sama, dapat melakukan tiga kemungkinan :

     5.1. berpindah ke atom lain (membuat sang atom menjadi ion positif),

     5.2. menarik elektron pasangan dari luar (membuat sang atom
        menjadi ion negatif),

     5.3. menggandeng elektron dari atom lain (menyebabkan dua buah
        atom atau lebih membentuk senyawa atom, atau molekul).

Molekul inilah yang merupakan unsur terkecil dari sebuah benda, karena
dia telah mempunyai sifat yang sama dengan benda yang dibentuknya
(seperti molekul air, juga mempunyai sifat : cair pada suhu kamar,
transparan, tidak berbau, dan sebagainya).

Sekarang analogikan sifat-sifat atom di atas dengan sifat tatasurya, apakah
tidak ada kemungkinan bahwa : galaksi itu adalah sebuah molekul yang
maha besar,     sedemikian rupa sehingga membentuk benda yang
ukurannya jauh lebih besar, sedangkan sebuah benda itu bisa saja
merupakan bagian tubuh dari sebuah makhluk hidup, siapakah mereka ?




                                                                Senarai ke : 36
BENDA

Benda adalah fenomena dimensi tiga yang berada di alam dunia, yaitu
segala sesuatu yang keberadaannya dapat diketahui dengan bantuan
panca indra, dan disimpan di otak besar sebelah kiri.
  1. Citra (gambar tiga dimensi, warna, video, dll) adalah hasil tangkapan
     mata : penglihatan,
  2. suara (musik, nyanyian, omongan, tangisan, gaung, dll) adalah hasil
     kerja telinga : pendengaran,
  3. rasa (manis, asin, asam, pedas, gurih, pahit, dll) adalah hasil deteksi
     lidah : pengecap,
  4. bau (sedap, busuk, wangi, bacin, apek, dll) adalah hasil tangkapan
     hidung : penciuman,
  5. raba (kasar, getar, menyengat, dingin, panas, dll) adalah hasil kerja
     seluruh permukaan kulit : peraba.

Sedang ekspresi (sedih, gembira, takut, cinta, cemburu, khawatir, ragu-
ragu, benci, bingung, santai, ceria, menderita, marah, kecewa, dendam, iri,
berharap, berbohong, putus-asa, sombong, tegang, dll) adalah hasil
kerjasama beberapa indra dengan sebagian otak besar sebelah kanan :
penduga.

Ekspresi inilah yang mengakibatkan hidup menjadi penuh dinamika, ada
indra keenam katanya, yang kalau tidak mampu menguasainya, justru
membuat manusia menjadi mudah terlena (korban ramalan, hiburan, iklan,
pariwara, janji, kuis, undian, judi, penipuan dll).

Padahal meskipun secara indrawi tampilannya bermacam-macam, tetapi
semua benda (yang hidup dan mati, termasuk manusia), keberagamannya
hanya disebabkan oleh perbedaan jumlah elektron pada atom-atom
pembentuknya (atau kemampuannya menampung muatan negatif), itulah
sebabnya setiap manusia mempunyai ketahanan uji yang berbeda-beda.
  1. Ada yang laksana air, dalam keadaan normal memang selalu cair,
     tetapi saat membeku dia bukan lagi dikenal sebagai air beku, tapi es,
     serta disaat memanas, mendidih, dan menguap, hanya sesaat
     disebut sebagai uap air, setelah di ketinggian berubahlah menjadi
     kabut dan awan.
  2. sangat berbeda dengan raksa, dia setia dalam bentuk cairnya, dan
     tak pernah berganti nama.
  3. demikianpun berlian, yang menjadi berkualitas akibat tekanan dan
     panas yang terus mendera,

Bila ada manusia bertangan besi yang mengaku berhati emas, maka dia
telah menantang orang-orang yang bertekat baja.



                                                               Senarai ke : 37
EMAS

Orang menyebutnya sebagai salah satu logam mulia terbaik, sebagai
simbol kekayaan, saya sendiri tidak tahu persis alasan mereka, tetapi
paling tidak ada beberapa sifatnya yang barangkali menentukan kriteria itu,
diantaranya adalah :

  1. Warna emas adalah salah satu warna metalik yang tercantik,
     disamping warna perak, tembaga, dan yang lainnya (sampai dengan
     dipakai perhiasan segala).

  2. Emas adalah emas, dia tidak mudah berubah sifat (termasuk tidak
     mudah karatan), sehingga dipakai sebagai standar nilai mata uang
     dunia.

  3. Emas adalah termasuk salah satu penghantar listrik terbaik (mudah
     mengalirkan arus listrik, karena mempunyai hambatan yang sangat
     kecil), disamping platina, aluminium dan tembaga.

Bidang hobi dan seni, telah terlebih dahulu menilai emas berdasarkan
warnanya yang menawan, tidak hanya dipakai sebagai perhiasan
kebanggaan kaum wanita saja (kalung, gelang, anting, cincin, dan
sebagainya), tetapi juga sempat menjadi bahan patung-patung tokoh
ternama, serta perabot rumah tangga hartawan jaman dulu kala, koleksi
seni katanya.

Sehingga dengan segala keterbatasan jumlahnya, emas sempat menjadi
logam termahal di dunia.

Kemudian di bidang standarisasi, berdasarkan kesepakatan beberapa
negara, telah menobatkannya sebagai salah satu standar nilai mata uang
suatu negara : semakin banyak suatu negara mempunyai jumlah simpanan
emasnya, semakin tinggi pula nilai mata uang yang digunakan oleh negara
bersangkutan.

Itulah sebabnya kenapa beberapa negara eropa mempunyai nilai mata
uang yang relatif lebih tinggi dan stabil, yaitu karena mereka menggunakan
emas sebagai kolateralnya.

Sedang di bidang teknik, dengan segala kelebihan dan kekurangannya
(menjadi penghantar arus listrik yang baik, sayang harganya sudah terlalu
mahal), emas sempat juga menjadi primadona, terutama karena fungsinya
sebagai penghantar pada kemasan perangkat elektronika terintegrasi
berkecepatan sangat tinggi (processor, memory, dll).



                                                               Senarai ke : 38
HAMBATAN

Suatu penghantar akan dikatakan baik, bila hanya mempunyai penghalang
yang sangat sedikit (seperti sungai yang tidak berbatu dan bersih dari
sampah), sehingga mampu melewatkan aliran arus dengan sangat lancar.
Besar kecilnya hambatan, disamping dipengaruhi oleh jenis penghalang
(  ohm/ meter²), juga sangat tergantung pula pada lebar sempitnya
penampang ( A meter²) dan panjang pendeknya bentangan penghantar
yang bersangkutan (  meter), sehingga bila hambatan disimbolkan dengan
R ohm (singkatan dari resistansi), maka besarannya dapat ditentukan
dengan rumus berikut :

                                      
                              R
                                       A
Bila arus air dapat mengalir pada saluran-saluran air (seperti sungai,
selokan, pipa, dll), dengan catatan ada perbedaan potensial (ketinggian)
pada masing-masing ujungnya, maka demikian juga arus listrik, dia akan
dapat mengalir pada penghantar-penghantar listrik (konduktor seperti
platina, emas, tembaga, alumunium, udara basah, dll), juga dengan
catatan ada perbedaan tegangan listrik di antara ujung-ujungnya.

Besarnya arus yang mengalir, disamping tergantung dari perbedaan
potensial atau tegangan (semakin besar beda potensial atau tegangannya,
semakin besar pula aliran arusnya), juga dipengaruhi oleh besarnya
hambatan pada saluran atau penghantar bersangkutan (semakin besar
hambatan, semakin kecil aliran arusnya).

Untuk besaran listrik, karena arus ( i amper) berbanding lurus dengan beda
potensial atau tegangan ( V volt), dan berbanding terbalik dengan hambatan
( R ohm), maka besaran arus dapat dituliskan dengan rumus sebagai
berikut :

                                 V
                              i
                                 R
Sedangkan untuk analoginya, dapat dipahami bila beda ketinggian antar
ujung sungai semakin curam, tentu saja akan berakibat arus air semakin
bertambah deras, sedangkan bila lebih banyak bebatuan atau sampah,
otomatis akan memperlambat arus air sungai.


                                                              Senarai ke : 39
LISTRIK

Dalam bahasa aslinya disebut : Elektrical, yang tentu saja bermakna
segala sesuatu yang masih terkait dengan elektron, si muatan negatif,
yang bergerak, menyengat dan kadang mematikan.

Jangan tegang, karena arus dan tegangan listrik ini tidak selalu berbahaya,
terutama bila tengangan seperti yang ada di rumah kita (rendah), yaitu
berkisar antara ±110 ~ ±220 volt.
Seperti arus air yang juga tidak selamanya berbahaya, terutama bila kecil
dan terkendali.

Kapasitas arus listrik, secara terpasang sangat tergantung pada
kemampuan pembangkit (untuk yang menggunakan pembangkit sendiri),
atau pembatas arus hubung singkat –securing- dan pembatas arus beban -
Circuit Breaker- bila menggunakan jasa PLN), tetapi kapasitas terpakai
sangat tergantung pada peralatan listrik yang sedang dinyalakan (menjadi
beban listrik).

Setiap peralatan listrik, mempunyai kemampuan atau daya ( P watt) yang
berbeda-beda, yaitu tergantung pada besarnya arus yang mampu
melewatinya tanpa merusak bila disambungkan diantara beda tegangan
yang terpasang, sehingga besarnya daya hampir sama dengan perkalian
antara arus dan tegangannya, sebagai berikut :
                               P  i V
Sedangkan energi yang terpakai ( E joule), adalah merupakan perkalian
antara daya beban ( P watt) dengan waktu pemakaiannya ( t jam), sebagai
berikut :
                              E  Pt
Oleh karena itu, untuk menghemat pemakaian energi listrik, dapat
dilakukan dengan cara sebagai berikut :
    1. Mengoperasikan peralatan secara bergantian, sehingga kebutuhan
       daya terpasangnya kecil,
    2. selalu mematikan peralatan yang tidak berguna, sehingga kebutuhan
       daya bebanpun juga relatif kecil (lebih baik lagi bila ada komponen
       otomatisnya),
    3. memilih peralatan-peralatan yang mendekati resisitif murni, atau
       dilakukan usaha untuk memperbaikinya bila terpaksa menggunakan
       peralatan-peralatan yang induktif (kumparan) atau kebalikannya
       (kapasitif).




                                                               Senarai ke : 40
KOMPONEN

Komponen adalah bagian yang berpengaruh terhadap proses pada sebuah
sistem,
bukan eksponen yang sudah tak aktif lagi,
dan bukan elemen yang hanya sebagai unsur pembentuk saja.

Komponen adalah bagian dari suatu rangkaian, jaringan, ramuan,
senyawa, atau kepengurusan.
bukan bagian dari suatu kumpulan, gerombolan, adonan, campuran, atau
perhimpunan.

Seperti komponen elektronika misalnya : diode, transistor, memori,
prosesor, dan yang lain, yang bila dilepaskan dari sistemnya, sistem
bersangkutan akan tidak mampu melakukan proses untuk mencapai
tujuannya (atau paling tidak ada gangguan fungsi).

Khusus untuk komponen elektronika, sebagian besar diantaranya dibuat
dengan semikonduktor sebagai bahan dasarnya.
Diode misalnya, disusun dari semikonduktor tipe P yang disambung
dengan semikonduktor tipe N, sebagai berikut :

                              P       N

Dengan demikian, elektron hanya dapat masuk melalui tipe N menuju tipe
P (karena seolah-olah seperti berlomba-lomba dari tempat yang penuh
dengan elektron menuju ke tempat yang sangat kekurangan elektron), dan
sebaliknya tidak dapat masuk melalui tipe P untuk menuju ke tipe N
(karena bagaimanapun juga, lebih sulit melepaskan diri dari tipe P yang
membutuhkan elektron, apalagi harus menuju ke tipe N yang kelebihan
elektron).

Itulah sebabnya, diode hanya melewatkan arus dari satu arah saja, dan
menghambat pelewatan arus yang berlawanan (seperti air terjun yang
kesulitan mengalirkan air dari bawah ke atas), sehingga simbolnyapun
adalah sebagai berikut :

                              +        _

Komponen ini, dalam rangkaian elektronika, dapat difungsikan untuk
menyearahkan arus bolak-balik, mencegat arus searah berlawanan, serta
menyangga penurunan tegangan sebagai akibat penggunaan komponen
lain, seperti transistor, misalnya.




                                                           Senarai ke : 41
TRANSISTOR

Adalah salah satu komponen elektronika, yang bahan dasarnya juga bisa
berasal dari semikonduktor.
Penemuan transistor semikonduktor inilah yang kemudian sangat
berpengaruh pada kecepatan perkembangan teknik elektronika pada
khususnya, dan perkembangan teknologi pada umumnya, sampai pada era
informasi yang banyak memanfaatkan rangkaian digital sebagai
andalannya.

Transisitor disusun dari semikonduktor N-P-N, atau P-N-P sebagai berikut :

                             N P N     P N P

Karena sifat elektron lebih cenderung ingin meninggalkan media yang
kelebihan elektron, dan selalu ingin mencari tempat yang lebih
membutuhkannya, maka arusnya akan lebih mudah berpindah dari
semikonduktor tipe N menuju ke semikonduktor tipe P, daripada
sebaliknya.
Sehingga dalam keadaan normal, kedua jenis transisitor di atas akan
sama-sama berfungsi untuk mencegat arus yang akan mengalir diantara
ujung-ujungnya.

Sementara bila pada semikonduktor tipe P di transisitor NPN dicatu
elektron dengan mengalirkan arus darinya, maka semikonduktor tipe P
bersangkutan akan dapat mempunyai kandungan elektron yang sebanding
dengan semikonduktor tipe N di kiri kanannya, maka arus listrik menjadi
bisa mengalir antara kedua ujungnya.
Demikian pula semikonduktor tipe N pada transisitor PNP, bila padanya
dialirkan arus, akan mengurangi jumlah elektronnya sampai dengan
sebanding dengan semikonduktor tipe P kiri kanannya.

Oleh karena itu, transisitor disimbolkan sebagai komponen elektronik
berkaki tiga sebagai berikut :

                   Emitter                         Emitter



        Basis          Collector           Basis        Collector

                   NPN                               PNP

Dengan sifatnya yang demikian, maka transistor dapat difungsikan sebagai
komponen penguat maupun saklar elektronik.


                                                              Senarai ke : 42
SAKLAR

Adalah komponen pengubah dari keadaan off menjadi on dan sebaliknya
(atau dari keadaan terputus menjadi tersambung dan sebaliknya).
Seperti tombol peralatan listrik di rumah : mesin cuci, video player, televisi,
pesawat telephone, remote control, kalkulator, dll.

Tetapi dengan adanya transistor, diantara peralatan listrik di rumah,
ataupun dimanapun berada, telah banyak yang dapat bekerja secara
elektronik, seperti misalnya : rice cooker yang mati sendiri bila nasinya
telah matang.

Untuk fungsi fungsi yang masih sederhana, biasanya memang hanya
menggunakan komponen rangkaian transistor biasa, tetapi bila telah
melibatkan logika rumit, sebagian besar diantaranya memanfaatkan
rangkaian terintegrasi yang digital.

Komponen rangkaian digital terintegrasi, rangkaian dalamnya juga
berbahan dasar semikonduktor dengan formasi logika yang dapat
dianalogikan dengan sebuah rangkaian transistor biasa, seperti logika „dan‟
misalnya, dapat dijelaskan dengan cara sebagai berikut :

                   Sumber arus                Keluaran


                            saklar 1        saklar 2

Dengan adanya sumber, arus akan cenderung menuju keluaran, tetapi
keluarannya „ada‟ (berlogika 1), hanya bila kedua saklarnya dicatu (juga
berlogika 1), sehingga tabel logikanya adalah sebagai berikut :

                     Saklar 1      Saklar 2  (Logika)
                      (logika       (logika  Keluaran
                     masukan      masukan 2)
                         1)
                         0              0              0
                         0              1              0
                         1              0              0
                         1              1              1

Dan simbol komponen digitalnya adalah sebagai berikut :
               Logika masukan 1

                Logika masukan 2               Logika keluaran



                                                                  Senarai ke : 43
SIMBOL

♥♀→♂ ≠ ♥♂→♀
♥♀ ≈ ♫⁄$

♥♂ ≈ ±

Jauh sebelum ada bahasa, manusia berkomunikasi menggunakan simbol,
baik melalui gerakan tangan maupun gambar-gambar di pepohonan dan
dinding-dindig goa.

Ketika peradaban berkembang, Cina dan Jepang bertahan dengan huruf-
huruf kanjinya.

Kini, setelah era informasi, manusia baru menyadari untuk kembali pada
simbol-simbol yang bersifat universal, sebagaimana tiga baris contoh di
atas, termasuk tanda-tanda penunjuk jalan (, , , dll), peringatan
dalam ruangan (, , , dll), petunjuk tombol peralatan (, /, ,
dll), pengumuman yang informatif (, , , dll), identitas pribadi atau
organisasi (, , , dll), maupun simbol-simbol dalam menu komputer (,
, , dll), dan lain lain.

  1. Itulah sebabnya anak-anak lebih cepat belajar komputer : karena
     mereka cukup mengenali struktur simbolnya, tidak perlu terlalu
     banyak bertanya-tanya seperti orang dewasa.
  2. Anak kecil lebih banyak mengenal suatu produk : karena mereka
     hanya mengingat kemasan dan iklannya, tidak memperhatikan
     kualitas dan harganya seperti ayah ibunya.
  3. Orang dewasa membaca jauh lebih lancar : karena telah mengenali
     bacaan per-kata, tidak seperti anak-anak yang masih harus mengeja
     per hurufnya.

Otak manusia jaman kini, lebih banyak dijejali oleh simbol-simbol, sampai
ada yang menjengkelkan, meresahkan, dan menakutkan, tapi ada yang
lucu, membanggakan, dan menyejukkan.

Tidak hanya simbol yang berupa logo, tetapi telah merambah sampai
dengan pada kekhasan model huruf, konsistensi pemakaian warna
dominan, maupun suara, irama dan nada yang menyertainya.

Sungguh kasihan manusia, sampai dengan mereka melupakan siapa
dirinya, untuk apa hidupnya, dan pada siapa nanti kembalinya.




                                                             Senarai ke : 44
KOMPUTER

Begitu mendengar nama itu, sebagian besar akan segera terbayang pada
sebuah peralatan canggih, yang kebanyakan berkaitan dengan aktifitas
mengolah kata, manipulasi angka dalam tabel, modifikasi gambar, maupun
bermain.
Hal tersebut bisa karena pengaruh iklan atau karena peran sebuah PC
(Personal Computer), yaitu komputer pribadi yang paling akrab dan sering
mempermudah tugas-tugas manusia

Padahal sebenarnya komputer bias berada dimana-mana, karena setiap
peralatan elektronika digital yang melibatkan perangkat lunak dalam unjuk
kerjanya, boleh dikategorikan sebagai komputer, misal : kalkulator,
otomatisnya pesawat televisi, otomatisnya mesin cuci, otomatisnya injeksi
bahan bakar kendaraan bermotor, otomatisnya mesin pengolah minyak
kelapa sawit, otomatisnya kendali jarak jauh pesawat ulang-alik, sampai
dengan otaknya robot-robot industri.

Komputer, sebagai alat bantu, kelihatannya memang didedikasikan untuk
dapat menggantikan semua pekerjaan yang menjadi bebannya manusia,
sehingga komponen sistemnyapun kebanyakan analog dengan manusia :

  1. CPU (Central Processing Unit), adalah satuan pengolah pusat yang
     analog dengan otak kecil manusia, pusat kehendak dan kendali
     gerak.

  2. Memory, pengingat, penyimpan data, dan penampung dokumen,
     adalah analogi dari otak besar manusia.

   3. Perangkat Input/Output, adalah fasilitas interface yang identik
      dengan panca indra dan anggauta badan manusia :
   Monitor adalah analogi ekspresi wajah manusia,
   Keyboard dan Mouse analogi indra perabanya,
   Microphone indra pendengarannya,
   Speaker untuk mengeluarkan suara,
   Digital Video Camera penglihatannya,
   Sensor suhu, sensor bio, dan sensor lain sebagai pelengkap kendali
proses, seperti pada manusia ada sensor lapar, lelah, dll.
   Lengan robot tangannya.
   Roda, atau kaki robot untuk leluasa berjalan sebebas manusia.

  4. Perkembangan perangkat lunak, dengan kecerdasan buatannya,
     semakin membuat komputer menjadi sempurna, mampu
     memperbaiki diri berdasarkan pengalamannya :
  BIOS (Basic Input Output Sistem) sebagai instinknya,
  Sistem Operasi sebagai prinsip dasar aktifitasnya (keyakinannya),

                                                             Senarai ke : 45
  Program Aplikasi sebagai keahliannya.

UMUM

Pengumuman tidak umum kepada masyarakat umum :

   1. „Gunakan kondom, atau tertular HIV AIDS‟ :
   Adalah pengumuman : terpampang di berbagai stiker, selebaran,
pamflet, spanduk, dan iklan,
   tidak umum : terbaca oleh anak-anak dan orang yang belum menikah
(ada pengaburan makna, sehingga dengan logika mereka bisa jadi itu
adalah anjuran untuk bersetubuh secara bebas, dan ada jaminan aman
dari HIV AIDS asal menggunakan kondom),
   kepada masyarakat umum : apakah struktur budaya yang telah berlaku
di Indonesia sejak jaman Belanda harus terbuang begitu saja, apakah
ajaran-ajaran yang penyampaiannya harus secara khusus, kepada
kalangan khusus, oleh orang khusus, semuanya wajib diumumkan.

   2. „Saya haramkan lagu-lagu saya dinyanyikan oleh Inul dan Anisa,
      seret turun kalau mereka lagi nyanyi di panggung‟ :
   Adalah pengumuman : disiarkan beberapa stasiun televisi dan dimuat di
koran,
   tidak umum : dikeluarkan oleh orang yang sama sekali tidak mempunyai
hak (meskipun katanya raja), tetapi tidak jelas kapasitasnya (seniman,
agamawan, pengusaha, provokator, atau juru kampanye), serta
memutarbalik fakta (katanya Inul sombong, padahal dia angkuh, katanya
Anisa merusak moral bangsa, tetapi kenapa Topeng Betawi, Jaipong,
Hawaian, dan Video seronok yang ada sejak dulu dia diamkan saja),
   kepada masyarakat umum : apa dia pikir masyarakat umum sebagian
besar adalah bodoh plongah-plongoh, sehingga harus didoktrin dan
diperintah (Tuhan Yang Maha Esa saja tidak serta merta melenyapkan
seluruh penggoda manusia), atau dia merasa lebih bijaksana.

   3. „Sumanto, si pemakan daging manusia‟ :
   Adalah pengumuman : terpampang di semua media massa, sampai
sebagian besar orang pasti telah mengenalnya,
   tidak umum : ada manusia makan manusia, sedang harimau makan
harimau saja terlihat kejanggalannya, dan sang harimau pasti malu pada
sesamanya.
   kepada masyarakat umum : pelajaran apakah yang dapat dipetik
darinya.




                                                            Senarai ke : 46
IKLAN

Adalah propaganda agar orang tertarik untuk menjadi konsumennya,
banyak muslihat yang dipakai untuk membuat orang terpesona, tergoda,
mencoba, sampai dengan tergila-gila, yang diantaranya adalah :

  1. Menayangkan seorang wanita yang karena memakai suatu produk
     sampo tertentu, maka rambutnya menjadi indah : padahal model
     bersangkutan dikontrak untuk membintangi iklan sampo, justru
     karena telah berambut indah.
  2. menampilkan pria bergigi bagus, seolah-olah dikarenakan memakai
     suatu produk pasta gigi tertentu : padahal model bersangkutan
     memang bergigi bagus, maka mendapatkan kontrak untuk
     membintangi iklan pasta gigi.
  3. suatu produk sabun mandi yang ditempeli sampo saset, seolah-olah
     sebagai hadiah langsung : padahal harganya telah dimasukkan
     dalam penentuan harga sabun mandi,
  4. suatu produk mie instan yang bungkusnya dapat ditukar dengan
     berbagai barang elektronik : padahal barang elektronik bersangkutan
     harganya telah diperhitungkan untuk dibebankan konsumen melalui
     penjualan mie instan,
  5. membentuk komunitas pemakai suatu produk otomotif, dengan
     berbagai aktifitas yang membuat mereka fanatik dengan merknya :
     sehingga tidak ada produk otomotif lain yang dapat merebut
     konsumennya, padahal banyak produk otomotif dalam negeri yang
     tidak kalah kualitasnya.
  6. undangan untuk menghadiri pengambilan hadiah langsung, tidak
     boleh diwakilkan : ternyata hanya sebuah siasat agar calon
     konsumen datang melihat, dan mendengarkan penjelasan manfaat
     suatu produk yang sedang mereka promosikan, sementara hadiah
     langsungnya adalah barang-barang yang sangat tidak berguna,
  7. menciptakan pesaing untuk produk sendiri, dengan merk yang tidak
     sama, untuk saling mengejek, saling menghina, saling menjelekkan,
     atau saling menggugat : sehingga selanjutnya konsumen menjadi
     simpatik, terbiasa, dan fanatik pada salah satu diantara yang
     dipersaingkan,
  8. membesar-besarkan suatu berita tentang penyakit yang sebenarnya
     tidak berbahaya : agar masyarakat ketakutan dan terpaksa
     mengkonsumsi suatu produk jamu atau obat-obatan tertentu secara
     rutin dan terus-menerus.

Banyak jalan menuju Roma, tetapi Iramanya tetap harus terjaga, banyak
cara orang mempromosikan miliknya, tetapi caranya harus sopan dan
menghormati hak asasi manusia.



                                                            Senarai ke : 47
MANUSIA

Katanya adalah makhluk paling mulia, tetapi bila telah diperbudak oleh
keakuannya, dapat jatuh menjadi lebih rendah dari binatang.

Manusia diciptakan paling akhir, diramu dari sifat positif sang malaikat dan
sifat negatif si iblis, kemudian ditiupkan ruhNya, sebagai penetral.

Dari satu atom manusia, karena tertumbuk proton malaikat, terpecahlah
dia, menjadi dua buah atom manusia yang saling berpasangan.
Kedua atom ini kemudian sempat bersenyawa karena kehadiran sebuah
elektron iblis, maka terbalutlah mereka oleh unsur-unsur dunia : tanah, air,
dan udara, sehingga wujud bersama lapar, haus, dan tarikan nafasnya.

Manusia diturunkan ke dunia, harus menyelesaikan ujian kehidupan, agar
dapat pulang kembali ke surga.

Kriteria kelulusannya adalah menjadi manusia yang sebenarnya manusia,
yaitu diantaranya :

  1. Tidak terlalu bernafsu untuk meniadakan elektron dalam dirinya,
     karena itu akan menyebabkan terjadinya ion positif, sehingga
     mendekati malaikat sifatnya.
  2. Tidak berhura-hura dengan menampung segala macam elektron
     bebas, karena itu akan menyebabkan terjadinya ion negatif, sehingga
     mirip iblis kelakuannya.

Baik ion positif maupun ion negatif, keduanya akan terpental ketika
menembus kekuatan medan magnet singgasana Sang Pencipta.
Sedangkan bagi yang terjaga kesetimbangan muatan netralnya, akan
dapat menembus sampai dihadapan singgasanaNya.

Memang menjadi ion positif dengan cara melepaskan elektron diri, akan
mengeluarkan energi nuklir yang maha dahsyat, tetapi bila semua beramai
ramai menjadi ion positif, maka sesama ion positif akan selalu saling tolak-
menolak, sulitlah untuk dapat bersenyawa sesamanya, tercerai berailah
mereka.

Menjadi ion negatif dengan menghimpun elektron liar, juga akan
memancarkan hawa panas, meski tak sedahsyat energi yang dikeluarkan
untuk menjadi ion positif, tetapi juga akan mampu mencerai beraikan
tatanan senyawa yang ada, karena ion negatif akan cenderung melengket
menuju ion-ion positif.




                                                               Senarai ke : 48
MULIA

DihadapanNya, manusia mempunyai derajat yang sama, kecuali takwanya
: berarti tidak ada yang berhak untuk mengaku sebagai pemimpin, kecuali
bila dia memang terbukti paling bertakwa.
Kemuliaan manusia dihadapanNya, dinyatakan dalam hak azasi setiap
manusia, untuk dapat menyembah langsung kepadaNya, tanpa perantara,
tanpa syarat, tanpa batas.

Tinggal bagaimana sang manusia dapat memanfaatkan fasilitas :
berdandan melebihi dandanan ketika hendak menghadap pimpinan,
bersiap melebihi kesiapan ketika hendak melamar kerja, dan
memantapkan hati melebihi kemantapan ketika hendak berangkat
berkencan.

Mulialah orang-orang yang tidak sempat menggunjing orang lain, karena
terlalu sibuk mencari-cari kekurangan diri.

Terkutuklah orang-orang yang tidak tahu diri, selalu iri dan dengki, hanya
karena berebut rejeki.

Mulialah orang-orang yang tidak sempat menyombongkan diri, karena
terlalu sibuk mensyukuri kebaikan orang lain.

Terkutuklah orang-orang yang angkuh, semoga lekas runtuh, biar
merasakan mengais-ngais mencari teduh, martabat jatuh, orang lain tak
ada yang butuh.

Ada seorang ulama masuk neraka karena kesombongannya, dan ada
seorang pendosa masuk surga karena taubatnya.

Mulia, bukan hak manusia untuk menentukan, jangankan kemuliaan orang
lain, kemuliaan diripun terlarang untuk ditengok.

Ada manusia masuk surga hanya karena membiarkan lalat minum dari
gelasnya, khawatir mengganggu hingga lalat kenyang dan terbang (apalagi
mengganggu manusia).

Ada manusia masuk neraka, hanya karena kesalahannya kepada orang
yang tidak dia sadari, dan tidak dia sengaja (apalagi sengaja).

Mulia, bukan karena penilaian sesama manusia, gajah di pelupuk mata tak
tampak, kuman di seberang lautan tampak.
Mulia, tidak ada hubungannya dengan manusia, biarkan saja anjing
menggonggong, kafilah tetap berlalu.


                                                              Senarai ke : 49
PEMIMPIN

Seorang pemimpin tidak selalu harus menjabat, dan tidak semua pejabat
adalah pemimpin.

Watak kepemimpinan, muncul dan terpancar dari pribadi-pribadi, tidak
perlu komunitas, bahkan sendiripun jadi, sebagaimana server di internet
masa kini.

Internet adalah jaringan komputer global yang tersambung melalui media
apa saja : jalur telephone, gelombang radio, satelit, maupun fiber optic.

Komputer di internet ada yang terhubung secara permanen, dan ada yang
terhubung hanya saat dibutuhkan.

Konsep komunikasi antar komputer di internet sangat beragam :

  1. Komputer manapun di internet boleh bertindak sebagai web server,
     dengan kemampuan untuk selalu bersiap melayani permintaan
     halaman dari komputer lain, sebagaimana seorang pelayan restoran
     yang sedang bertugas.
  2. Komputer manapun di internet boleh bertindak sebagai mail server,
     dengan kemampuan untuk mengelola surat-surat elektronik (e-mail)
     bagi semua komputer lain yang ingin saling berkirim surat,
     sebagaimana sebuah kantor pos.
  3. Komputer manapun di internet boleh menjadi ftp server, dengan
     kemampuan untuk melayani saling tukar-menukar file bagi komputer
     lain, seperti sebuah bank yang menyediakan produk rekening giro
     dengan ceknya.

Server adalah pemimpin di jaringan, dengan tugas utamanya adalah harus
mampu melayani komputer lain di bawah jaringannya, dan diantara semua
server yang ada, dikoordinir oleh dns server, yaitu sebuah server yang
bertugas untuk memperkenalkan semua komputer yang menjadi
anggotanya.

Sebuah komputer dalam jaringan, secara teknis akan dikenali berdasarkan
alamat Internet Protocol-nya, yaitu deretan 4 buah bilangan yang
dipisahkan dengan tanda titik, dan masing-masing bilangannya mempunyai
255 kemungkinan, contoh : 172.65.252.10 atau 252.108.76.21
Sedang secara manusiawi, alamat Internet protokol ini, oleh dns server
diterjemahkan menjadi nama domain dan alamat e-mail, yaitu deretan
beberapa kata yang dipisahkan dengan tanda titik, contoh : www.poltek-
malang.ac.id atau deddy_kusbianto@poltek-malang.ac.id



                                                             Senarai ke : 50
TITIK

Titik adalah awal dari segala citra, karena dengannya dapat dibentuk
gambar apa saja : garis lurus, garis lengkung, kotak, lingkaran, bola,
kubus, silinder, rumah, tumbuhan, binatang, maupun manusia.

Sehingga dengan pola dasar titik, seorang manusia dapat menerima apa
saja sebagai sesuatu yang masuk akal, karena :

  1. Bila ada seseorang yang berpola dasar garis lurus, jelas akan
     kesulitan untuk membentuk atau mengenali pola lingkaran,
  2. apalagi bila ada seseorang yang di dalam otaknya hanya berpegang
     pada pola dasar binatang, jelas sangat kesulitan untuk menerima
     pola-pola manusia.
  3. sehingga seorang manusia binatang, pola dasarnya harus disembelih
     atas namaNya, agar titik-titik darahnya kembali memperbaiki jalan
     pikiran dan hatinya, itulah tauhid yang sesungguhnya.

Memang tidak sederhana untuk selalu berpegang pada pola dasar titik
(tauhid), karena segala sesuatunya harus didapat dengan proses yang
rumit dan panjang, sangat berbeda dengan pola dasar yang makin lama
makin terpola, misalnya :

  1. Dengan pola dasar garis akan jauh lebih mudah untuk membentuk
     kotak bila dibandingkan dengan harus berpola dasar titik, tetapi akan
     apriori terhadap bentuk-bentuk lengkung, lingkaran, maupun elips.
  2. dengan pola dasar kotak, akan lebih mudah menerima bentuk kubus,
     balok, dan kontainer, tetapi akan tidak mau tahu terhadap isinya yang
     bentuknya bermacam-macam : ada keramik, bordir, kuningan, mebel,
     kompor, dan apel.
  3. dengan pola dasar kontainer, tidak akan bisa memahami bagaimana
     menderitanya rakyat akibat naiknya harga-harga : BBM, listrik,
     telpon, gula, dll.

Gugurlah tauhidnya, karena telah menyembah kontainer.

Berbeda ceritanya bila sebuah titik dilibatkan dalam kalimat, dia akan
selalu bertindak untuk mengakhiri kalimat bersangkutan, sehingga kata-
kata dibelakangnya akan dianggap sebagai bagian dari kalimat yang
berbeda, itulah sebabnya seseorang yang bertauhid, tidak lagi membentuk
kata-katanya sendiri, cukup dengan kalimat-kalimatNya.

Tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk beribadah
kepadaKu.



                                                              Senarai ke : 51
CITRA

Citra bangsa Indonesia
Yang katanya berbudaya tinggi : hancur hanya karena seorang Sumanto.
Yang katanya baik hati, habis hanya karena seorang Amrozi.
Yang katanya bijaksana, terkoyak oleh orang yang berjuluk Syech Puji.
Dan Untung masih ada Ponari

Jangan melihat siapa yang sedang berbicara, tetapi perhatikan apa yang
sedang dibicarakan.

Terlalu banyak perselisihan terlahir atas nama demokrasi, terlalu sering
konflik terjadi, hanya karena terjebak pada belenggu pribadi, hanya karena
berpola dasar berbeda.

Satunya merah, yang lain kuning,
antara yang berjuang dari daerah dengan danyangnya Jakarta,
antara matahari terbit dengan rajawali,
antara segilima dengan bulatan,
antara yang mengorbit dengan yang mau tenggelam,
antara pencapai rating tertinggi dengan yang sudah jarang dikontrak.

Amati citranya, yang seolah-olah seperti sekelompok penumpang biskota,
sedang apriori dengan seorang pengendara mobil pribadi :
  1. Mereka tertawa bersama bila mobil pribadi tersiram air kubangan
     yang terlontar dari roda-roda bis kota,
  2. mereka gembira bila mobil pribadi terpepet sampai terseok-seok di
     marka jalan raya,
  3. mereka iri bila mobil pribadi mendahuluinya,
  4. mereka dengki bila mobil pribadi terlalu cepat jauh melesat.

Citra adalah sebuah gambaran, mewakili perilaku sebuah komunitas,
meskipun hanya terjadi pada seseorang.

Citra adalah sebuah gambaran, seberapa kepekaan sang panca indra,
sehingga mampu memasok data yang cukup untuk dianalisa.

Citra adalah sebuah gambaran, yang kenyataannya tergantung dari pola
dasar masing-masing.

Piala citra, patut untuk ditinjau kembali, karena diharapkan mampu
memberikan gambaran, sejauh mana tingkat kreatifitas insan-insannya,
meskipun pemenangnya tetap harus satu dua orang saja.

Menjaga citra, dapat dilakukan hanya bila kembali mengemban sila
Ketuhanan yang dikombinasi dengan sila Permusyawaratan.

                                                              Senarai ke : 52
PENDAPAT

Bila seseorang tidak mau mendengar musik Inul, itu adalah pendapat yang
patut dihargai, tetapi bila telah mengajak orang dan dimuat media massa,
maka itu adalah provokasi.

Bila seseorang merasa terganggu dengan ketenaran Inul, itu adalah
pendapat pribadi, tetapi bila menggunjingnya sampai dengan orang lain
ikut merasa terganggu, maka itu adalah perbuatan keji.

Boleh saja berpendapat, tapi jangan mengatasnamakan umat.
Boleh saja berbicara di media massa, tapi jangan berlindung dibalik
agama.

Sebagian besar umat, dan semua agama, telah jenuh untuk selalu dibawa-
bawa :

  1. Semua etnis madura terpaksa harus hengkang dari kalimantan,
     hanya karena dendam seorang Dayak, padahal diantara mereka
     telah banyak yang sudah menjadi satu keluarga.
  2. seluruh kawasan Ambon harus porak poranda, hanya karena
     perselisihan dua orang yang berbeda agama, padahal diantara
     mereka telah bersama-sama melahirkan Ambon manise.
  3. sebagian besar orang Aceh harus menderita, hanya karena ambisi
     pucuk pimpinan GAM yang selalu di luar negeri,
  4. seluruh rakyat Indonesia harus terkena dampak kenaikan harga,
     hanya karena ulah seorang importir gula, yang merasa telah
     dirugikan oleh demo para petani tebu.

Berpendapat, adalah memang salah satu hak azasi manusia, sehingga
berpendapat memang tidak dilarang, tetapi bila pendapat tersebut
didoktrinkan kepada orang lain, sampai terbentuk suatu pendapat
kelompok, maka justru merupakan tindakan yang tidak menghormati hak
azasi, itulah provokasi, itulah invasi, dan itulah anti demokrasi.

Melihat goyang Inul sebagai citra, tak ubahnya seperti melihat dinamika
sebuah mesin pengebor, dan sesekali terkombinasi oleh geliat menaranya
yang melengkung dan bergetar menahan beban.
Melihat tarian Inul sebagai citra, tak ubahnya seperti melihat rangkuman
tarian etnis masyarakat bawah, sebagai pelepas lelah, pelepas resah, dan
pelepas derita yang telah mereka geluti seharian.

Betapa kejamnya bila ada yang merenggutnya, apalagi hanya karena mata
keranjangnya yang telah dipenuhi sampah pendapat.


                                                            Senarai ke : 53
DEMOKRASI

Kekuasaan ada di tangan rakyat, adalah sebuah slogan ideal, sedangkan
metode pencapaiannya bermacam-macam :
  1. Ada demokrasi sosial dan demokrasi liberal,
  2. sedangkan demokrasi Pancasila, adalah metode yang diharapkan
     dapat menyeimbangkan antara kepentingan bersama dengan
     kepentingan-kepentingan pribadi, maka pelaksanaannya menjadi
     paling sulit.

Tetapi demokrasi Pancasila bukanlah mustahil, karena dapat dicapai
secara bertahap sebagai berikut :
   1. Pembentukan kesadaran bahwa semua orang mempunyai hak yang
       sama, sehingga masing-masing orang juga harus mengemban
       kewajiban secara bersama :
   dimulai dari keluarga, kemudian rukun warga, sampai desa atau
kelurahan,
   pembelajarannya dilakukan dengan cara permainan simulasi untuk
pengambilan keputusan bersama,
   membiasakan dalam kehidupan sehari-hari untuk tidak hanya
menghargai pendapat orang lain, tetapi juga membiasakan untuk
mengamankan keputusan yang telah dimufakati bersama,
   pelaksanaannya disamping melibatkan bagian dan dinas terkait, juga
melibatkan perguruan tinggi, serta lembaga swadaya masyarakat.
   2. Pemberian fasilitas kepada desa atau kelurahan yang telah mampu
       mengambil keputusan bersama secara mufakat, baik dalam bentuk
       insentif, investasi, maupun modal usaha.
   dimulai dengan pemberian fasilitas untuk aktifitas yang bermanfaat
untuk orang banyak, baik yang bersifat umum maupun sosial.
   dilanjutkan dengan pemberian fasilitas untuk aktifitas yang merupakan
usaha bersama, baik yang bersifat profit maupun non profit,
   untuk usaha yang bersifat profit, dibebani kewajiban pengembalian
modal, dengan pendampingan dibidang manajemen dan teknologi,
   pelaksanaannya disamping melibatkan bagian dan dinas terkait, juga
melibatkan Bank Indonesia, serta Kamar Dagang dan Industri.

Sehingga demokrasi Pancasila yang sesungguhnya, dapat dimulai dari
pengelolaan desa binaan, dan badan usaha binaan, serta biarkan tokoh
masa depan muncul dari antara mereka.


MANAJEMEN

Adalah metode pengelolaan sebuah organisasi :


                                                            Senarai ke : 54
  1. Perencanaan : pengumpulan data, penyiapan sumberdaya,
     pemaparan ide, dan pencarian dukungan,
  2. pendelegasian : pemilihan personil, pembagian tanggung jawab,
     penentuan jadwal dan metode pelaporan,
  3. penyemangatan : pendekatan secara pribadi, penyampaian
     peringatan, pemberian insentif dan promosi jabatan,
  4. pengawasan : rapat koordinasi, supervisi, inspeksi dan observasi,
  5. penilaian : kecakapan operasional, kecepatan proses, ketepatan
     waktu dan kuantitas serta kualitas hasil,

Pelaksanaan perputaran aktifitas manajemen tradisional, masih sangat
tergantung pada gaya kepemimpinan sang manajer :
   1. politis : hanya menonjol dalam perencanaan,
   2. demokratis : hanya menonjol dalam pendelegasian,
   3. karismatik : hanya menonjol dalam penyemangatan,
   4. otoriter : hanya menonjol dalam pengawasan,
   5. birokratis : hanya menonjol dalam penilaian.

Sehingga pelaksanaannya tidak selalu berjalan secara optimal, bahkan
setiap terjadi pergantian manajer, akan sangat berpengaruh pada mutu
kinerja sistem secara keseluruhan.

Manajemen modern, dituntut untuk mengarsipkan semua aktifitas
personilnya, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian,
sedemikian sehingga bila terjadi perulangan aktifitas, tidak harus dimaulai
dari noll lagi, meskipun personil pelaksananya adalah orang yang sudah
berbeda.

Setiap orang dibiasakan untuk selalu mengarsipkan semua ide,
mengerjakan semua yang telah direncanakan, dan mengarsipkan semua
yang telah dikerjakan.

Dan setiap perencanaan selalu didasarkan pada rangkuman ide semua
personil dalam satuan kelompok kerja bersangkutan.

Metode pengarsipan yang baik, harus memenuhi kriteria minimisasi,
kemudahan operasi, dan kecepatan proses pencarian kembali.

Untuk dapat memenuhi ketiga kriteria di atas, mutlak dibutuhkan dukungan
teknologi dalam infrastrukturnya, yaitu otomatisasi perkantoran dan
komputerisasi sistem informasi.


TEKNOLOGI

Adalah aplikasi teknik dalam bidang bisnis.

                                                               Senarai ke : 55
Semua penemuan dan pengembangan bidang teknik, seperti : elektro,
mesin, industri, sipil, arsitektur, kimia, fisika, komputer, dan informatika,
tidak akan disebut sebagai kemajuan teknologi, sebelum layak produksi
untuk dijadikan sebuah komoditi.

Bidang teknik bertanggung jawab hanya sampai dengan prototipe,
penampilan dan pengemasan adalah tanggung jawab bersama antara
bidang teknik dengan bidang bisnis, sisanya adalah tanggung jawab
bidang bisnis.

Bidang bisnis, seperti : manajemen, akuntansi, ekonomi, perbankan,
perpajakan, hukum, perdagangan, dan komunikasi massa, harus bersifat
mendukung dan memfasilitasi proses penemuan dan pengembangan
bidang teknik.

Teknologi adalah dari manusia untuk manusia, sehingga pengelolaan
sumber daya manusia menjadi tidak kalah penting peranannya dalam
perkembangan teknologi, seperti : pendidikan, sandang, pangan,
kesehatan, psikologi, agama, dan hiburan.

  1. Pendidikan tidak diarahkan hanya untuk penggunaan teknologi saja,
     tetapi juga harus diarahkan untuk pembentukan kepribadian mandiri,
     sehingga mempunyai komitmen untuk ikut terlibat dalam penemuan
     dan pengembangan teknologi.
  2. sandang, pangan, dan kesehatan harus diarahkan untuk
     pemanfaatan bahan-bahan alami yang ramah lingkungan, berbahan
     dasar lokal, dan dapat diproduksi di dalam negeri.
  3. psikologi, agama, dan hiburan tidak boleh berdiri sendiri, tetapi harus
     menyatu dengan bidang pengelolaan sumber daya manusia yang
     lain, sehingga tercipta kemasan yang mendidik, menyehatkan,
     membentuk manusia seutuhnya, berdedikasi, dan profesional.

Teknologi yang bermutu, adalah teknologi yang memanusiakan manusia,
bukan teknologi yang memperbudak manusia, bukan teknologi yang
merongrong manusia, bukan teknologi yang menjadi ancaman manusia,
bukan teknologi yang merusak lingkungan.

Teknologi modern, adalah teknologi yang ramah lingkungan, meningkatkan
kesejahteraan manusia, dan mempermudah manusia menemukan jati
dirinya.


BERDEDIKASI



                                                                Senarai ke : 56
Dedikasi adalah pengabdian, sehingga berdedikasi adalah penuh
pengabdian.
Pengabdian adalah ibadah, sehingga penuh pengabdian adalah tidak
pernah terlepas dari aktifitas peribadatan.
Ibadah adalah persembahan, sehingga peribadatan adalah mengisi
seluruh hidupnya dengan persembahan-persembahan, menyembah
kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan mempersembahkannya kepada
seluruh manusia, alam, dan seluruh isinya, yang terangkum dalam sebuah
Parade Dialog.

Menyembah kepadaNya, adalah menyelesaikan seluruh ujian yang
diberikanNya, tentu saja dengan motivasi yang sangat beragam, dan
diantaranya adalah :
1. Budakisme, adalah sebuah mental yang tidak mempunyai motivasi dari
   dalam diri, tidak mampu mandiri, tidak punya harga diri, dia akan
   menunjukkan dedikasinya hanya bila tahu sedang diawasi,
2. materialisme, adalah mental yang menilai segala sesuatu hanya
   berdasarkan perhitungan untung dan rugi, pahala dan dosa, surga dan
   neraka, dia akan menunjukkan dedikasinya hanya bila dapat untung,
   pahala, atau surga.
3. romantisme, adalah mental yang menilai segala sesuatu hanya
   berdasarkan cinta, kasih, dan sayang, dia akan menunjukkan
   dedikasinya hanya bila merasa mencintai, mengharapkan dikasihi, dan
   menjadi orang kesayangan.

Mempersembahkan kepada seluruh manusia, alam, dan seluruh isinya,
bermotif lebih beragam lagi, dan diantaranya adalah :
1. Dermawannya orang kaya, yang melahirkan mental untuk menunggu
   kaya dulu baru beramal, padahal di setiap rejeki yang diperoleh, selalu
   terkandung hak orang lain : fakir, miskin, anak yatim, mu‟alaf, mujahid,
   musyafir, amil, dan para ahli kitab,
2. jujurnya para pejabat, yang melahirkan mental untuk hanya saling
   mencari kesalahan orang lain, hanya menuntut tanpa pemenuhan
   kewajiban pribadi, padahal setiap manusia dilarang berbohong, setiap
   manusia wajib menyelesaikan tugasnya masing-masing : pemimpin
   memimpin, pengajar mengajar, pelajar belajar, pekerja bekerja, dan
   orang tua tidak kekanak-kanakan,
3. takwanya kaum pakar, yang melahirkan mental untuk bertaqwa hanya
   bila telah menguasai dalilnya, padahal dalil, hukum, dan kepakaran
   justru muncul karena ketakwaan : Adam, Musa, Ibrahim, Isa, dan
   Muhammad.




                                                               Senarai ke : 57

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:534
posted:3/21/2010
language:Indonesian
pages:57