FILSAFAT

Document Sample
FILSAFAT Powered By Docstoc
					FILSAFAT:

                             1000 Kesalahan Berlogika
                                    (Bagian 8)

KATA PENGANTAR:
Tulisan ini disusun berdasarkan makalah kuliah, referensi, pengamatan dan
pengalaman sehari-hari. Tulisan ini layak dibaca untuk mereka yang suka ngeyel

SALAH satu penyebab keterpurukan bangsa Indonesia yaitu, keputusan-keputusan
yang diambil (terutama oleh para pemimpin bangsa) menggunakan konstruksi logika
yang salah.

Antara lain:

141.Definition Logic Error:
Kesalahan berlogika karena terlalu banyak definisi
Contoh:
Pemerintah Indonesia ternyata memiliki beberapa definisi dan kriteria. BPS punya
definisi. Demikian juga Jamsostek, Askeskin, Departemen Kesehatan, BPPN dan lain-
lain. Padahal sudah ada definisi dan kriteria yang berlaku secara internasional, yaitu
yang ditetapkan oleh PBB di mana masyarakat yang berpenghasilan kurang dari 2
dollar AS tergolong masyarakat miskin. Karena perekonomian Indonesia, terutama
nilai rupiah terpengaruh dengan nilai doillar AS, maka secara logika, Indonesia harus
menggunakan kriteria kemiskinan yang ditetapkan oleh PBB. Dan tidak mengarang
sendiri tetapi kacau.

142.Double Identity Logic Error:
Kesalahan berlogika karena munculnya Nomor Induk Kependudukan ganda.
Contoh:
Pemerintah menerapkan sistem NIK. Namun kenyataannya banyak warga yang
memiliki KTP ganda dengan NIK yang berbeda. Kesalahan logikanya adalah karena
pemerintah tidak memiliki bank sidik jari semua warganegara Indonesia. Untuk
membuat bank sidik jari, pemerintah harus memiliki scanner yang memiliki tingkat
kepekaan yang tinggi.

143.Critics Logic Error:
Kesalahan berlogika karena tidak mengerti kritik
Contoh:
Banyak orang mengatakan bahwa pengritik itu bisanya ngomong atau menulis saja.
padahal, di negara manapun yang namanya pengritik memang kegiatannya cuma
bicara atau cuma menulis. Tugas penyiar radiopun hanya bicara. Tugas presenter
televisi, ustadz, guru agama atau ulamapun hanya bicara. Pekerjaannya memang itu.

144. Detail Concept Logic Error:
Kesalahan berlogika karena langsung mengritik sebuah gagasan tanpa memahami
detail dari gagasan itu
Contoh:
Si A punya gagasan tentang pemilu online. Namun Si B langsung mengritik bahwa
gagasan itu tidak realistis, jaringan internet belum memadai, masih banyak hacker
yang belum bisa diatasi, perlu SDM teknologi informasi yang canggih. Padahal, Si A
sudah memiliki detail gagasan yang sangat realistis dan tidak memerlukan SDM yang
luar biasa cerdas.

145.Doctor Logic Error
Kasalahan berlogika karena menganggap seorang dokter tidak mungkin bisa sakit.
Contoh:
Suatu hari Si A ke seorang dokter langganannya. Ternyata tutup. Di pintu ada
pengumuman bahwa dokter tidak buka praktek karena sakit. Si A pun heran. Katanya,
dokter kok bisa sakit. Bukankah dokter itu mengerti tentang ilmu kesehatan dan tahu
caranya menghindari atau menyembuhkan penyakit? Si A lupa bahwa dokter adalah
manusia biasa yang bisa sakit. Bahkan nabipun bisa sakit.

146.Data Logic Error:
Kesalahan berlogika karena meminta data yang tidak jelas tujuannya
Contoh:
Si A mengurus izin kursus. Dia disodori formulir dan harus diisi dengan lengkap.
Diapun harus mengisi kolom tentang berapa jumlah siswa pria dan berapa wanita.
Diapun bertanya ke petugas depdiknas, kalau siswa pria lebih banyak daripada wanita
atau sebaliknya, data tersebut untuk apa? Ternyata, petugas depdiknas tidak bisa
memberikan jawaban yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

147.Deep Heart Logic Error:
Kesalahan berlogika karena menganggap suara hati nurani pasti benar
Contoh:
Sampai hari ini masih ada anggapan bahwa suara hati nurani pasti benar. Tidak
mungkin benar. Benarkah demikian? Hati nurani bukanlah ilmu matematika. Hati
nurani adalah kata hati yang tetap menggunakan pertimbangan pikiran. Hati nurani
tidak mungkin mengatakan ini benar atau salah tanpa pertimbangan pikiran. Padahal,
pikiran seseorang bisa benar bisa salah. Dengan demikian kata hati nurani juga bisa
salah.

148. Direct Funds Logic Error:
Kesalahan berlogika karena pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang tidak
konsisten.
Contoh:
Ketika harga BBM internasional naik, maka pemerintah mengeluarkan kebijakan
memberikan BLT kepada semua warga miskin. Lucunya, ketika harga BBM turun
secara drastis, BLT masih diberikan ke masyarakat miskin. Tentu ini merupakan cara
berlogika yang keliru.

149.Baduy Logic Error:
Kesalahan berlogika karena selalau ikut yang menang (Suku Baduy)
Contoh:
Suku Baduy di Jawa barat punya logika, siapa yang menang akan dia ikuti. Misalnya
di dalam pemilu, maka siapapun yang menang akan didukung. Logika ini sepintas
memang benar, tetapi mengandung kelemahan. Misalnya, apakah kalau Belanda
menang perang dan menjajah Indonesia, mereka akan mendukung penjajah Belanda?
Logika ini menyebabkan seseorang tidak memiliki prinsip hidup yang tegas. cara
berlogikanya seperti air di daun talas.
150.Short Story Logic Error:
Kesalahan berlogika karena menganggap cerpen sebagai sebuah kebenaran
Contoh:
Si A membuat cerpen berjudul “Akhirnya Dua Capres itu Tewas Tertembak”. Dia
menerima beberapa e-mail yang mengatakan semoga hal itu tidak ternyadi. Email lain
menawarkan rompi anti peluru lengkap dengan harganya. Padahal, sebuah cerpen
pada umumnya merupakan hasil imajinasi seseorang.

151.Photo Logic Error:
Kesalahan berlogika karena mempublikasikan foto tetapi tidak ada relevansinya
Contoh:
Menjelang pemilu legislatif, banyak caleg memasang fotonya di iklan koran, iklan
televisi, di baliho, di pamflet dan lain-lain. Ini merupakan cara berlogika yang salah
sebab di surat suara tidak ada satupun foto caleg yang dimuat (kecuali calon anggota
DPD).

152.Military Budget Logic Error:
Kesalahan berlogika karena salah menghubungkan usia peralatan militer dengan
anggaran.
Contoh:
Ketika terjadi kecelakaan di mana sebuah pesawat F 27 terjatuh, maka orangpun
berpendapat pesawat itu sudah berusia tua sehingga mudah jatuh. Oleh karena itu
pemerintah harus menyediakan anggaran yang cukup untuk membeli pesawat-pesawat
yang baru. Padahal, ukuran dari sebuah pesawat adalah kelayakan. walaupun sudah
tua, tetapi kalau layak terbang, maka pesawat bisa dipakai. Sebaliknya, meskipun
pesawat baru, tetapi tidak layak terbang, maka pesawat tidak boleh digunakan.

153.Land Sertificate Logic Error:
Kesalahan berlogika karena mengeluarkan sertifikat tanah pada tempat yang salah.
Contoh:
Ketika terjadi bencana jebolnya tanggul Situ Gintung, maka terungkap betapa banyak
rumah yang memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan sertifikat tanah. Padahal
daerah tersebut merupakan daerah yang rawan bencana.

154.Area Logic Error:
Kesalahan berlogika karena membela diri dengan dalih luasnya wilayah
Contoh:
Seorang gubernur yang tidak mampu mengatasi kemacetan mengatakan bahwa
Singapura itu negara kecil sehingga sangat mudah mengatasi kemacetan. Padahal,
apakah sebuah kemacetan lalu lintas bisa diatasi atau tidak tergantung manajemen
pemerintahan gubernur. Tergantung mampu atau tidaknya seorang gubernur. Tidak
tergantung pada luas atau tidak luasnya sebuah wilayah.

155.Valid-Invalid Logic Error:
Kesalahan berlogika karena data yang invalid bisa menghasilkan hasil yang valid..
Contoh:
Di dalam pemilu legislatif 2009 terbukti adanya Daftar Pemilih Tetap (DPT) invalid.
kalau kemudian hasil pemilunya dianggap valid atau sah, maka ini merupakan kesalah
berlogika yang sangat fatal. Bahkan merupakan sebuah kebodohan dalam berlogika.
156.Rice Cooker Logic Error:
Kesalahan berlogika karena membersihkan kerak rice cooker dengan cara yang salah
Contoh:
.Siu A baru pertamakalinya menggunakan alat penanak nasi rice cooker. Ketika nasi
sudah habis, maka di dasar rice cooker ada kerak nasi yang keras. Dia pun
membersihkan kerak itu dengan menggunakan logikanya sendiri, yaitu mengeroknya
dengan sendok. Memang kerak nasi bisa dikelupas, namun dasar rice cooker menjadi
tergores. Padahal cara yang benar yaitu, dituangkan segelas air di rice cooker.
Diamkan selama 10 menit. Kemudian dikerok menggunakan jari-jari tangan saja.

157.Grass Logic Error:
Kesalahan berlogika karena menganggap rumput basah tidak mungkin terbakar
Contoh:
Si A bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Dia diberi nasehat oleh nmajikannya
agar kalau membakar sampah jangan di dekat rumput, sebab rumputnya bisa terbakar.
Si A tertawa di dalam hati, mana mungkin rumput basah bisa terbakar. Suatu sore dia
membakar banyak sampah terdiri dari kertas, kardus, kain dan bahan-bahan yang
mudah terbakjar. Kemudian ditinggal mandi. Betapa terkejutnya ketika dia melihat
rumput di halaman belakang terbakar hebat. Setelah berhasil dipadamkan, maajikan
memberikan penjelasan. Rumput yang basah kalau kena api akan kering dan kalau
kering kena api maka rumput akan terbakar. Si A pun akhirnya mengerti.

158.Coruption Logic Error:
Kesalahan berlogika karena menganggap pemberantasan korupsi di Indonesia itu
hebat. Padahal, akar permasalahannya atau penyebabnya belum dihilangkan.
Contoh:
Dengan bangga pemerintah mengklaim sukses melakukan pemberantasan korupsi.
Namun pemerintah lupa bahwa akar masalah atau penyebab korupsi masih belum bias
dihilangkan oleh pemerintah. Akibatnya, walaupun ada Komisi Pemberantasan
Tindak Pidana Korupsi (KPK), korupsi tetap merajalela.

159.Right and Duty Logic Error:
Kesalahan berlogika karena tidak bisa membedakan pengertian hak dan kewajiban
Contoh:
Sampai hari ini, masih sangat banyak orang Indonesia yang tidak bisa membedakan
pengertian hak dan kewajiban. Misalnya, menganggap pemilu itu sebuah kewajiban
dan yang tidak ikut pemilu diaanggap bukan warganegara yang baik. Padahal hak dan
kewajiban merupakan dua urusan yang sangat berbeda.

160.President Election Logic Error:
Kesalahan berlogika karena menganggap orang memilih presiden sama dengan
memilih parpol
Contoh:
.banyak dibentuk koalisi partai ini dengan partai ini. Ada anggapan, semakin besar
koalisi, maka kemungkinan memenangkan capres akan semakin besar. Padahal
pengalaman menunjukkan bahwa pemilu parpol dan pemilu presiden tak berbanding
lurus. Masyarakat menganggap memilih parpol dan presiden merupakan dua hal yang
berbeda. Artinya, walaupun perolehan suara dalam pemilu mlegislatif besar, belum
tentu dalam pilpres capresnya akan menang.
                            CATATAN
           Berhubung tulisan ini dijiplak beberapa blog,
maka saya akan terbitkan dalam bentuk buku dengan judul yang sama:
                    “1000 Kesalahan Berlogika”


                                              Hariyanto Imadha
                     http://www.geocities.com/indodata/Hyt.html

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:1525
posted:3/21/2010
language:Indonesian
pages:5