LAPORAN PENYELENGGARAAN GEMA SISTEM PENGENDALIAN INTERN DEPARTEMEN by zkg17707

VIEWS: 781 PAGES: 20

									                                 LAPORAN PENYELENGGARAAN
           GEMA SISTEM PENGENDALIAN INTERN DEPARTEMEN PERTANIAN
                                     Jakarta, Senin, 15 Juni 2009


I.    LATAR BELAKANG

                                                    Latar        belakang      Inspektorat       Jenderal
                                                    menyelenggarakan kegiatan ini adalah adanya
                                                    pertimbangan strategis terhadap tuntutan-tuntutan
                                                    amanah yang wajib diemban oleh setiap instansi
                                                    pemerintah     dalam     rangka     memasyarakatkan
                                                    penerapan Sistem Pengendalian Intern (SPI) secara
                                                    serentak, guna terwujudnya tata perubahan menuju
      era reformasi kepemerintahan yang baik (good governance) dan bersih (clean government).

      Kita menyadari bahwa dibutuhkan suatu sistem yang dapat memberi keyakinan memadai terhadap
      penyelenggaraan kegiatan pada suatu instansi pemerintah agar tercapainya tujuan secara efisien dan
      efektif, melaporkan pengelolaan keuangan negara secara andal, mengamankan aset negara, serta
      mendorong secara bertahap peningkatan ketaatan pegawai negeri terhadap peraturan perundang-
      undangan yang berlaku. Tujuan-tujuan luhur dimaksud akan tercapai bilamana seluruh tingkat
      pimpinan dengan penuh semangat dan tanggungjawabnya, menyelenggarakan kegiatan
      pengendalian secara intensif atas keseluruhan kegiatan di unit kerja masing- masing. Dengan
      demikian, pelaksanaan Gema SPI ini merupakan langkah awal dari serangkaian kegiatan yang telah
      direncanakan dan tersusun secara terpadu oleh Inspektorat Jenderal, untuk diterapkan di seluruh unit
      kerja lingkup Departemen Pertanian.



II.   TUJUAN

      Penyelenggaraan kegiatan Gema Sistem Pengendalian Intern (SPI) Departemen Pertanian oleh
      Inspektorat Jenderal, merupakan salah satu bentuk upaya memotivasi unit kerja lingkup Departemen
      Pertanian terhadap penerapan Peraturan Pemerintah No.60 tahun 2008 tertanggal 28 Agustus 2008
      tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

                                                                                                        1
   Penyelenggaraan Gema SPI diharapkan dapat menjadi titik tolak dimulainya gerakan nasional yang
   berjalan berlandaskan komitmen seluruh pegawai lingkup Departemen Pertanian, untuk bekerjasama
   dala menyukseskan kegiatan SPI Deptan di lingkup kerjanya masing-masing. Turut mengundang
   pada kesempatan ini, segenap pejabat eselon I dan II lingkup pusat dan pejabat struktural dari 40 Unit
   Pelaksana Teknis (UPT) se-Jabodetabek, para anggota Satuan Pelaksana (Satlak) SPI se-
   Jabodetabek, serta 4 (empat) unit kerja yang ditetapkan sebagai Unit Model SPI.



III. PENYELENGGARAAN GEMA SPI

   A. SAMBUTAN DAN PIDATO

      Inspektur Jenderal mengawali acara dengan
      memberikan sambutan mengenai pentingnya
      implementasi    SPI    di   lingkup   unit    kerja,
      penyampaian rencana kerja dan capaian realisasi
      kegiatan terkait penerapan SPI selama tahun
      2009,   penjelasan    mengenai peran         satuan
      pelaksana SPI yang dapat dikatakan sebagai
      “Inspektorat Jenderal Kecil”, serta penjelasan singkat mengenai keterkaitan kegiatan SPI Deptan
      dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern
      Pemerintah (SPIP), kegiatan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan kegiatan Penandatanganan
      Pakta Integritas.

                                                        Pada kesempatan yang sama, Menteri Pertanian
                                                        memberikan sambutan secara singkat dengan
                                                        titik   fokus antara lain, kenyataan bahwa
                                                        Departemen Pertanian telah berhasil melampaui
                                                        target-target pembangunan pertanian, ternyata
                                                        belum diikuti dengan ketaatan operasionalisasi
                                                        administrasi tata kelola kepemerintahan yang baik
      dan benar; memberikan penegasan kepada Inspekorat Jenderal akan penerapan paradigma fungsi
      “assurance”; serta menyampaikan himbauan kepada seluruh unit kerja lingkup Departemen



                                                                                                       2
  Pertanian untuk bersama-sama mengantisipasi terjadinya penyimpangan dan segera
  menindaklanjuti rekomendasi hasil audit dengan penuh tanggungjawab.

  Disamping    itu,   Kepala   Badan   Pengawasan
  Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Bapak
  Drs. Didi Widayadi, MBA memberikan pidato
  mengenai penjelasan pentingnya keberadaan
  Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di
  instansi pemerintah, penjelasan rinci mengenai
  mekanisme implementasi SPIP, serta penyampaian
  apresiasi yang tiada terkira terhadap Departemen Pertanian, selaku lembaga pemerintah yang
  dinilai pertama kali memberikan kepedulian yang sangat serius terhadap penerapan SPIP di
  lingkup kerjanya.



B. PENETAPAN UNIT MODEL SPI

                                               Guna mempermudah unit kerja dalam memahami
                                               penerapan    SPI,    Inspektorat     Jenderal     telah
                                               menetapkan    4     (empat)   unit    kerja     lingkup
                                               Departemen Pertanian sebagai Unit Model SPI
                                               yang berperan sebagai contoh konkrit yang dapat
                                               menjadi obyek panutan bagi unit kerja lainnya.
                                               Adapun nama keempat instansi yang meraih
  predikat sebagai unit model SPI, disampaikan secara langsung oleh Inspektur Khusus Bapak Erif
  Hilmi, SH melalui pidatonya, yaitu Pusat Veterinaria Farma, Surabaya, Propinsi Jawa Timur;
  Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku, Kabupaten Gowa, Propinsi Sulawesi Selatan;
  Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura
  Cimanggis, Propinsi Jawa Barat, dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP)
  Yogyakarta, Propinsi Jawa Tengah. Dalam kesempatan ini, Menteri Pertanian memberikan tropi
  secara langsung dan berkesempatan untuk berfoto bersama para Unit Model SPI Departemen
  Pertanian.



                                                                                                    3
C. DEKLARASI ESELON I

  Demi   memantapkan      semangat    Gema     SPI,
  segenap eselon I Departemen Pertanian yang
  diwakili oleh para Sekretaris Ditjen/Badan selaku
  pejabat eselon II, secara serentak membacakan
  ikrar kebulatan tekad untuk melaksanakan SPI
  Departemen       Pertanian      secara      utuh,
  berkesinambungan dan penuh tanggung jawab, di
  hadapan para undangan yang terdiri dari para auditor dan para pejabat eselon I, beserta pejabat
  Unit Pelaksana Teknis (UPT) seJabodetabek. Pembacaan deklarasi dipimpin oleh sekretaris
  Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Bapak Ir. Udhoro Kasih Anggoro, MS, diikuti oleh seluruh
  pejabat Sekretaris eselon I lainnya. Demi menjaga makna deklarasi yang telah diikrarkan bersama,
  para pejabat Sekretaris Ditjen/Badan kemudian menandatangani deklarasi tersebut, disaksikan
  oleh Menteri Pertanian dan Kepala BPKP.



D. PEMBERIAN PAKET PEDOMAN UMUM DAN MODUL SPI

                                                Menteri Pertanian secara simbolis memberikan
                                                paket berisi Pedoman Umum SPI Departemen
                                                Pertanian beserta kelima Modul SPI, terdiri dari
                                                Modul I: Lingkungan Pengendalian, Modul II:
                                                Penilaian     Risiko,   Modul     III:     Lingkungan
                                                Pengendalian,      Modul    IV:        Informasi   dan
                                                Komunikasi,     dan     Modul     V:      Pemantauan.
  Diharapkan, paket tersebut dapat menjadi acuan baku bagi setiap eselon I dalam menerapkan SPI
  di lingkup kerjanya, yang selanjutnya akan terus dipantau pelaksanaannya oleh Inspektorat
  Jenderal. Pada dasarnya, seluruh eselon I telah memahami dengan baik mengenai SPI karena
  mereka telah mengikuti sosialisasi SPI Departemen Pertanian yang diselenggarakan melalui pola
  workshop, berlokasi di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi,
  beberapa waktu yang lalu, dan berhasil menghasilkan pedoman SPI dan SOP bagi setiap eselon I
  lingkup Departemen Pertanian.

                                                                                                    4
   E. PENGENALAN LOGO DAN MARS SPI

      Pada    kesempatan    ini,   Ir.    Yanuar,   M.Ec
      berkesempatan        memberikan         penjelasan
      mengenai bentuk dan makna logo SPI yang
      digunakan oleh Departemen Pertanian, sebagai
      suatu simbol yang melambangkan dimulainya
      gerakan nasional penerapan SPI Departemen
      Pertanian di segenap unit kerja yang berada baik
      di pusat, maupun UPT yang berada di daerah. Sesi pengenalan logo ini ditutup oleh alunan
      paduan suara Calon PNS (CPNS), dan mendapat apresiasi secara langsung dari Kepala BPKP
      Bapak Drs. Didi Widayadi, MS.



IV. SUSUNAN ACARA

   Susunan acara telah dirangkai sedemikian rupa, agar penyelenggaraan acara Gema SPI dapat
   terlaksana secara efektif, namun tetap memberikan suatu nuansa kebersamaan dan kekhidmatan
   yang sangat besar. Adapun susunan acara dapat disampaikan sebagai berikut.

             Waktu                                          Kegiatan Acara
         09.00 – 10.05       Registrasi
         10.05 – 10.10       Menyanyikan lagu Indonesia Raya
         10-10 – 10.15       Menyanyikan Lagu Mars Inspektorat Jenderal
         10.15 – 10.45       Sambutan Inspektur Jenderal
         10.45 – 11.00       Penetapan Unit Model SPI Deptan oleh Erif Hilmi, SH
         11.00 – 11.15       Deklarasi Pelaksanaan SPI oleh Eselon I
         11.15 – 11.35       Sambutan Kepala BPKP
         11.35 – 12.05       Sambutan Menteri Pertanian
         12.05 – 12.10       Penyerahan Pedum dan Modul SPI Deptan oleh Menteri Pertanian
         12.10 – 12.20       Pengenalan Logo dan mars SPI Deptan oleh Ir. Yanuar, M.Ec
         12.20 – 12.05       Menyanyikan Lagu Hymne SPI
         12.05 – 12.10       Menyanyikan Lagu Bagimu Negeri
         12.10 – 12.15       Pembacaan Doa Penutup Acara
         12.15 – Selesai     Ramah Tamah dan Makan Siang Bersama

                                                                                            5
V.   BIDANG KEHUMASAN

                                                  Dalam        acara   ini,   Inspektorat   Jenderal   telah
                                                  mengundang sebanyak 12 media masa untuk hadir
                                                  meliput kegiatan Gema SPI Departemen Pertanian,
                                                  yang diyakini merupakan terobosan baru dalam
                                                  menciptakan          bentuk-bentuk        penyelenggaraan
                                                  kebijakan yang aplikatif dan membumi, seperti yang
                                                  disampaikan oleh Kepala BPKP Bapak Drs. Didi
     Widayadi, MS. Undangan media masa ditujukan kepada Surat kabar Bisnis Indonesia, Media
     Indonesia, Kompas, Republika, Sinar Tani dan Suara Pembaruan; sedangkan untuk Media elektronik,
     turut mengundang Metro TV, TV One dan TVRI; serta beberapa stasiun radio yaitu RRI Pro3, Elshinta
     dan Antara.



VI. KEPANITIAAN

     Demi kelancaran penyelenggaraan acara Gema SPI Departemen Pertanian, Inspektorat Jenderal
     melalui Surat Keputusan Inspektur Jenderal Nomor 556/Kpts/OT.160/H.1/6/2009 tentang Panitia
     Penyelenggara Gema Sistem Pengendalian Intern di Lingkungan Departemen Pertanian tanggal 11
     Juni 2009 telah menetapkan nama-nama panitia yang dapat disampaikan sesuai urutan di dalam SK,
     sebagai berikut.

     1.   Penanggungjawab                : M. Zaenuri, SH, MM
     2.   Pengarah                       : a. Erif Hilmi, SH
                                           b. Ir. Yanuar, M.Ec
     3.   Ketua                          : Drs. Imam Subarkah, MM
     4.   Wakil Ketua                    : Drs. Djoko Supono, MM
     5.   Sekretaris                     : Suprodjo Wibowo, SE, M.Si
     6.   Bendahara                      : a. Slamet Setiyarsa, S.Sos
                                           b. Elies Suhartini, S.Sos
     7.   Bidang Penetapan Modul         : a. Ir. Eddy Santoso, MM
                                           b. Ir. YB Kuncoro Eko P, MM
                                           c. Ir. Fadhly Jamals, MM


                                                                                                          6
                                         d. Ir. Bambang Pamuji
                                         e. Drs. Suyitno, M.Si
                                         f. Ir. Widono, MM
    8.   Bidang Acara                   : a. drh. IGMN Kuswandana, MM
                                         b. Fransisca Winarni, S.Sos
                                         c. Bimo Ario Utomo
                                         d. Amir Mahmud, SE, MM
    9.   Bidang Akomodasi dan Konsumsi : a. R. Dewi Susilowati, SH, MM
                                         b. Sri Sukeni
                                         c. Dahlia Kusumawati
                                         d. Wanda Jane, SE
    10. Bidang Umum dan Perlengkapan : a. Ir. Budiono, MM
                                         b. Margono, S.Sos
                                         c. Firman Aediansyah
                                         d. Supriyatno, A.Md
                                         e. Darmawan Hadi Soeseno, S.Kom
                                         f. Manta
                                         g. Sumarna
                                         h. Sutoro


Demikian laporan penyelenggaraan ini dibuat, sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban realisasi
penggunaan anggaran DIPA 2009 dan sekaligus sebagai referensi pimpinan dalam mempertimbangkan
dan menetapkan kebijakan selanjutnya.



                                                                            KETUA PANITIA

                                                                         Drs. Imam Subarkah, MM




                                                                                                  7
LAMPIRAN I.

                            KETERANGAN PERS
          GEMA SISTEM PENGENDALIAN INTERN DEPARTEMEN PERTANIAN
        Jakarta, Senin, 15 Juni 2009, Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Departemen Pertanian


Menyadari bahwa perjalanan panjang lembaga-lembaga pemerintah khususnya yang membidangi
pengawasan intern setiap unit kerja, ternyata mengalami beragam kendala terutama dalam mewujudkan
good governance dan clean government. Terjadinya praktik-praktik penyimpangan utama unsur inefektif,
inefisien, non ekonomis serta ketataan (3E +1T), secara silih berganti mewarnai deskripsi laporan kinerja
unit kerja dari masa ke masa. Pergantian rezim kepemimpinan nasional dan penerbitan kebijakan-
kebijakan yang mendukung kinerja pemerintah, seolah-olah belum menjadi sarana peredam ideal yang
ampuh, bagi penurunan tingkat penyimpangan sesuai ketentuan pemerintah. Hal ini dapat terjadi antara
lain disebabkan tidak adanya komitmen yang utuh dan menyeluruh dari tingkat pimpinan hingga bawahan,
kebijakan yang disusun sangat global sehingga menimbulkan multi tafsir, kebijakan tidak diikuti pembuatan
sarana pendukung sebagai alat implementasi yang mudah dikenali – dipahami – diterapkan, serta tidak
ada ketegasan pimpinan dalam menetapkan sanksi dan penghargaan bagi yang berhak menerimanya.

Atas dasar tersebut, Inspektorat Jenderal Departemen Pertanian (Itjen Deptan) dengan penuh keyakinan,
menyelenggarakan acara “GEMA SPI DEPARTEMEN PERTANIAN” pada hari Senin tanggal 15 Juni
2009, di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Departemen Pertanian, sebagai suatu gerakan internal yang
dijalankan berdasarkan kesadaran para pegawai lingkup Deptan, dan akan diikrarkan secara serentak
demi suksesnya pelaksanaan kegiatan SPI DEPTAN. Kegiatan SPI ini merupakan salah satu bentuk
konkrit tindaklanjut dalam mengimplementasikan kegiatan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang telah
dicanangkan Menteri Pertanian pada tanggal 5 Maret 2009, dan sekaligus merupakan tindaklanjut terbitnya
ketentuan PP Nomor 60 Tahun 2008 tertanggal 28 Agustus 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern
Pemerintah (SPIP). Hadir dalam kesempatan ini adalah segenap pejabat struktural eselon I dan II di pusat
dan 40 Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Jabodetabek serta 4 (empat) UPT Unit Model SPI.

Dalam upaya memastikan terlaksananya kegiatan SPI DEPTAN secara efektif, Inspektorat Jenderal
Departemen Pertanian telah menyusun suatu mekanisme struktur rentang kendali SPI di lingkup intern
departemen, pembentukan jaringan kerja antar satuan kerja (satker) dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di
pusat dan daerah, perancangan pelatihan eksekutif SPI Spirit bagi satuan pelaksana (satlak) SPI yang
berprestasi, penjadwalan kegiatan pemantauan dan pembinaan berkala melalui kegiatan sosialisasi
                                                                                                       8
berdasarkan pembagian wilayah waktu (WIB, WIT dan WITA), serta kegiatan komunikasi melekat antar
satlak lingkup Departemen Pertanian melalui pembentukan Forum SPI DEPTAN.

Agar pemahaman dan pelaksanaan kegiatan SPI menjadi lebih mudah dicerna dan menimbulkan
semangat positif bagi pelaksananya, maka Inspektorat Jenderal telah menetapkan beberapa satker atau
UPT yang dinilai telah terlebih dahulu menerapkan aktivitas penyelenggaraan SPI di lingkup kerjanya
dengan baik, berdasarkan hasil lulus uji kriteria oleh Tim Penilai yang telah melakukan desk study dan
kunjungan lapangan (on the spot). Adapun peringkat tertinggi Model SPI diraih oleh Pusat Veterinaria
Farma, Surabaya, Propinsi Jawa Timur; diikuti oleh peringkat kedua yaitu Balai Besar Pelatihan
Pertanian Batangkaluku, Kabupaten Gowa, Propinsi Sulawesi Selatan; peringkat ketiga diduduki oleh
Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Cimanggis,
Propinsi Jawa Barat, dan peringkat keempat terbaik diraih oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian
(BPTP) Yogyakarta, Propinsi Jawa Tengah.

Pola pikir (mindset) penyusunan rangkaian kegiatan SPI DEPTAN tersebut, didasari oleh penerapan
falsafah Ki Hajar Dewantoro yang dalam bahasa Jawa disebut Niteni, Niru dan Nambahi. Niteni merupakan
aktivitas memperhatikan dan mengamati hal-hal yang bernilai positif untuk dilaksanakan, sedangkan Niru
adalah aktivitas menjalankan hasil pengamatan yang dinilai baik, serta Nambahi memiliki makna
melakukan aktivitas penyempurnaan dengan memperbaiki kekurangan maupun menambahkan hal-hal
yang dinilai perlu/dibutuhkan.

Melalui penyelenggaraan acara GEMA SPI DEPTAN, diharapkan aparat struktural dan fungsional lingkup
Departemen Pertanian yang tersebar di pusat dan daerah, senantiasa menerapkan SPI sesuai ketentuan
yang ditetapkan, sehingga tingkat terjadinya praktik-praktik penyimpangan yang didasari atas kelemahan
moral/jiwa manusia maupun kelemahan atas sistem pengawasan yang ada, dapat berkurang secara
bertahap dan dapat diantisipasi sejak dini oleh pimpinan unit kerja bersangkutan. Bila kegiatan SPI
DEPTAN ini berjalan beriringan dengan kegiatan WBK, niscaya penyelenggaraan aktivitas kepemerintahan
di Departemen Pertanian akan lebih baik dan transparan sehingga kelak dapat diterapkan di lembaga
pemerintah dan lembaga non pemerintah lainnya.

                                                                         INSPEKTORAT JENDERAL

                                                                         DEPARTEMEN PERTANIAN




                                                                                                    9
LAMPIRAN II.

                                Pidato Sambutan Menteri Pertanian RI
                            Pada Acara GEMA SPI DEPARTEMEN PERTANIAN
                                     Jakarta, Senin, 15 Juni 2009


Bismillahirrohmanirrohim.

•   Yth. Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.
•   Yth. Saudara-saudara Pejabat Eselon I lingkup Departemen Pertanian.
•   Yth. Saudara-saudara Pejabat Eselon II lingkup Departemen Pertanian.
•   Yth. Kepala UPT lingkup Departemen Pertanian.
•   Yth. Saudara-saudara Ketua dan Anggota Satuan Pelaksana SPI lingkup Departemen Pertanian.
•   Para undangan sekalian.

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Mengawali sambutan ini / Saya ingin mengajak hadirin sekalian untuk memanjatkan puji dan syukur
kepada Tuhan Yang Maha Kuasa / atas rakhmat dan karuniaNYA / kita dapat berkumpul bersama-sama
untuk mengikuti pencanangan “Gema Sistem Pengendalian Intern Departemen Pertanian” / yang Saya
pandang memiliki arti sangat strategis dalam upaya peningkatan kinerja lingkup Departemen Pertanian di
masa mendatang.

Hadirin yang saya hormati,

Seperti kita ketahui bersama / bahwa pembangunan sektor pertanian merupakan salah satu tulang
punggung perekonomian bangsa / dan memiliki andil cukup besar dalam menghasilkan devisa bagi
negara. Keberhasilan ini kiranya perlu kita jaga / dan kita lebih tingkatkan kembali / agar pertumbuhan
ekonomi di sektor pertanian dapat berjalan dengan lancar / sesuai target yang kita tetapkan setiap
tahunnya.

Keberhasilan peningkatan capaian target pembangunan tersebut / tidak lepas dari peranserta dan kinerja
unit kerja eselon I lingkup Departemen Pertanian / dalam mengimplementasikan program dan kegiatan
pembangunan pertanian secara terpadu dan terstruktur. Namun demikian / kita perlu sadari bahwa



                                                                                                    10
perjalanan menuju keberhasilan tersebut / kita masih menjumpai kendala-kendala / yang menurut Saya
cukup strategis untuk kita perhatikan bersama / khususnya menyangkut bidang pengawasan intern.

Hadirin yang berbahagia,

Keberadaan pengawasan intern dalam suatu organisasi merupakan hal mutlak dalam teori siklus
manajemen. Begitu besarnya peran tersebut / beberapa pakar ekonomi menyimpulkan bahwa pengawasan
kini mempunyai fungsi “assurance” / yaitu fungsi dalam hal memberikan keyakinan / atau dapat dikatakan
sebagai penjamin / atas terwujudnya tujuan-tujuan program pembangunan pertanian sesuai target /
maupun hukum dan aturan yang berlaku. Inspektorat Jenderal selaku pengawas intern departemen /
diharapkan mampu memposisikan dan mengoptimalkan dirinya secara jelas dan tegas / dalam melakukan
pengawasan kinerja / di seluruh unit kerja di lingkungan Departemen Pertanian.

Terkait hal tersebut / Saya ingin sampaikan bahwa / salah satu indikator penting atas gambaran kinerja
Departemen Pertanian / adalah pernyataan opini disclaimer yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa
Keuangan beberapa waktu yang lalu. Kenyataan bahwa Departemen Pertanian telah berhasil melampaui
target-target pembangunan pertanian / ternyata belum diikuti dengan ketaatan operasionalisasi
administrasi tata kelola kepemerintahan yang baik dan benar. Kiranya / hal ini perlu kita jadikan momentum
strategis / bahwa peran pengawasan di unit kerja / tidak hanya menjadi domain Inspektorat Jenderal
semata / namun merupakan tanggung jawab seluruh pejabat struktural eselon I lingkup pusat / beserta
jajarannya yang tersebar di daerah.

Hadirin yang Saya hormati,

Perlu kita ketahui bersama / bahwa laporan hasil pengawasan tahunan yang telah disampaikan oleh
Inspektorat Jenderal / ternyata masih menyebutkan adanya temuan-temuan penyimpangan terhadap
ketentuan yang berlaku / yang dilakukan oleh pegawai lingkup Departemen Pertanian. Di samping itu /
masih terdapat rekomendasi –rekomendasi strategis yang belum sepenuhnya ditindaklanjuti / dengan
penuh rasa tanggung jawab. Hendaknya / hal ini menjadi perhatian kita semua untuk senantiasa mawas
diri / dan berjanji pada diri kita sendiri / bahwa mulai saat ini / kita harus hindari hal-hal yang melanggar
hukum agama / dan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku / di negara yang kita cintai ini.
Komitmen ini sebenarnya telah kita lakukan / tatkala kita secara penuh kesadaran menandatangani piagam



                                                                                                          11
Pakta Integritas beberapa waktu silam. Komitmen yang sungguh-sungguh / sebenarnya harus diwujudkan
melalui perilaku kita dalam bekerja / dan dalam menjalani kehidupan kita sehari-hari.

Dalam kesempatan ini / Saya mengharapkan Inspektorat Jenderal untuk senantiasa melakukan inovasi-
inovasi yang kreatif / dalam menerapkan fungsi pengawasan secara tegas / yang disusun ke dalam bentuk
kegiatan yang aplikatif dan terpadu / dan berorientasi pada peningkatan tingkat kepatuhan / bagi segenap
pegawai negeri sipil lingkup Departemen Pertanian.

Aktivitas pengendalian intern yang kita canangkan pada hari ini / merupakan bentuk akumulasi penerapan
sistem pengendalian intern yang terstruktur, terpadu dan aplikatif / yang saat ini lazim kita kenal dengan
sebutan SPI / yaitu Sistem Pengendalian Intern. Kita meyakini bahwa / pelaksanaan pengendalian intern
yang baik / akan mewujudkan lingkungan kerja yang baik. Instansi pengawasan seperti Inspektorat
Jenderal departemen, Inspektorat wilayah, BPKP, termasuk juga BPK / sudah sejak lama meyakini akan
pentingnya penerapan pengendalian intern di lingkungan unit kerja. Hal ini diperjelas / dengan
diterbitkannya Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 2008 tentang “Sistem Pengendalian Intern
Pemerintah” / yang memperioritaskan unsur-unsur efektifitas, efisiensi dan ketaatan dalam
penyelenggaraan kepemerintahan. Hal ini jelas akan terwujud / bilamana unit-unit kerja yang ada /
memiliki keteguhan dalam melaksanakan pengendalian intern secara konsekwen, independen dan handal.

Saya berharap kita semua dapat menerapkan dan menegakkan SPI dengan sebaik-baiknya / sebagai
bentuk kepedulian kita terhadap departemen yang kita cintai ini. Mari kita songsong RPJM periode 2010 –
2014 dengan jiwa yang bersih / niat yang tulus dan perilaku yang dapat diteladani oleh generasi penerus
bangsa di masa mendatang / dengan secara konsisten menerapkan amanah PP Nomor 60 tahun 2008
sebagai dasar hukum positif / bagi setiap pimpinan instansi di lingkungan Departemen Pertanian.

Hadirin yang Saya muliakan,

Demikian sambutan yang dapat Saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Semoga kita
senantiasa mendapatkan hidayah dan karunia dari Allah SWT.

Wabillahi Taufiq Wal Hidayah, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

                                                                                  MENTERI PERTANIAN

                                                                                  ANTON APRIYANTONO

                                                                                                       12
LAMPIRAN III

                                 Pidato Sambutan Inspektur Jenderal
                            Pada Acara GEMA SPI DEPARTEMEN PERTANIAN
                                      Jakarta, Senin, 15 Juni 2009


Bismillahirrohmanirrohim.
•   Yth. Bapak Menteri Pertanian.
•   Yth. Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan
•   Yth. Saudara-saudara Pejabat Eselon I & II lingkup Departemen Pertanian.
•   Yth. Saudara-saudara Ketua dan Anggota Satuan Pelaksana SPI lingkup Departemen Pertanian.
•   Yth. Kepala UPT lingkup Departemen Pertanian.
•   Para undangan dan hadirin yang berbahagia.
Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Puji Syukur kita tunjukkan ke hadirat ALLAH SWT / karena atas rahmat dan karuniaNya / kita semua dapat
diberi kesehatan dan kenikmatan untuk bertemu pada hari ini / dalam rangka penyelenggaraan
pencanangan Gema Sistem Pengendalian Intern (SPI) Departemen Pertanian / bagi seluruh unit kerja baik
di pusat maupun di daerah.

Bapak dan ibu yang saya hormati,

Suatu anugerah bagi kita semua / bahwa proses pembangunan khususnya di sektor pertanian / secara
terus menerus menjadi pusat perhatian bagi pemerintah. Seiring peningkatan alokasi anggaran
Departemen Pertanian setiap tahunnya / peningkatan capaian hasil produksi komoditas sektor pertanian
pun / terbukti kian melegakan hati kita. Hal ini tentunya tidak terlepas dari keberhasilan-keberhasilan
eselon I lingkup Departemen Pertanian / dalam berupaya secara optimal / untuk mewujudkan program-
program kerja yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis Deptan tahun 2004 – 2009. Demi
terwujudnya peningkatan kualitas pembangunan pertanian yang utuh dan kondusif / kiranya hal ini perlu
saya sampaikan kepada seluruh peserta Gema SPI Departemen Pertanian / agar kita senantiasa pro aktif,
jeli dan sensitif / terhadap trend kondisi lingkungan kerja kita masing-masing. Bila kita tidak waspada /
kondisi tersebut dapat mengarahkan kita kepada jalur yang sebenarnya tidak boleh kita lewati.




                                                                                                      13
Bapak ibu yang saya cintai,

Penyelengaraan acara Gema SPI Departemen Pertanian pada hari ini / merupakan acara yang diprakarsai
oleh Inspektorat Jenderal Departemen Pertanian / sebagai pertanda dimulainya gerakan serentak
penerapan SPI secara utuh / yang tanpa henti akan terus bergema / hingga ke seluruh satuan kerja dan
Unit Pelaksana Teknis lingkup Departemen Pertanian / baik di pusat maupun di daerah / yang senantiasa
akan mengingatkan kita / bahwa SPI harus kita implementasikan secara terus menerus dari masa ke
masa. Acara ini merupakan salah satu bentuk dukungan konkrit Inspektorat Jenderal / dalam
menindaklanjuti penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian
Intern Pemerintah (SPIP) / yang memiliki keterkaitan erat dengan pelaksanaan kegiatan Wilayah Bebas
dari Korupsi / dan penandatanganan Pakta Integritas di lingkup departemen.

Untuk memastikan terlaksananya kegiatan SPI Deptan secara efektif / Inspektorat Jenderal Departemen
Pertanian telah melakukan langkah-langkah diantaranya:

•   Menyusun Pedoman SPI Deptan beserta kelima modul SPI.

•   Menyusun struktur rentang kendali SPI di lingkup intern departemen.

•   Pembentukan jaringan kerja antar satuan kerja dan UPT di pusat dan daerah.

•   Melaksanakan Workshop SPI di PPMKP Ciawi-Bogor untuk pembentukan satuan pelaksana (satlak)
    lingkup eselon I.

•   Melakukan kunjungan lapangan guna mendapatkan Unit Model SPI ideal / bertujuan untuk
    mendapatkan model panutan yang konkrit / bagi satuan pelaksana SPI lainnya. Unit Model SPI
    diwujudkan / dalam rangka memudahkan pemahaman bagi satuan pelaksana SPI lainnya / untuk
    senantiasa bersemangat dalam memacu kinerjanya.

•   Inspektorat Jenderal juga telah menyelenggarakan kegiatan simulasi penyusunan laporan hasil
    pemeriksaan bagi peserta auditor / agar pada saat menjalankan tugasnya / mereka memilki kesamaan
    pandangan dalam melaksanakan pengamatan dan memberikan penilaian.

Setelah Gema SPI Deptan bergelora / kami akan melanjutkan program SPI Deptan selanjutnya / dengan
menyelenggarakan:

•   Pelatihan eksekutif baik SPI SPIRIT bagi satuan pelaksana (satlak) SPI yang berprestasi.



                                                                                                  14
•   Melakukan kunjungan lapangan guna mendapatkan Unit Model SPI ideal / untuk mendapatkan
    apresiasi pada penetapan SPI Award 2009.

•   Sosialisasi SPI Deptan berdasarkan pembagian tiga wilayah waktu (WIB, WIT dan WITA) yaitu /
    Batam, Malang dan Makassar.

•   Serta, memprakarsai pembentukan Forum SPI Deptan / yang kepengurusannya melibatkan seluruh
    eselon I / agar kegiatan komunikasi dapat lebih melekat antar satlak lingkup Departemen Pertanian.

Bapak ibu yang saya cintai,

Melalui penyelenggaraan acara Gema SPI Deptan / diharapkan aparat struktural dan fungsional lingkup
Departemen Pertanian yang tersebar di pusat dan daerah / senantiasa menerapkan SPI sesuai ketentuan
yang ditetapkan / sehingga frekwensi terjadinya praktik-praktik penyimpangan yang didasari atas
kelemahan moral maupun kelemahan atas sistem pengawasan yang ada / dapat berkurang secara
bertahap / dan dapat diantisipasi sejak dini oleh pimpinan unit kerja bersangkutan. Bila kegiatan SPI
Deptan ini berjalan beriringan dengan kegiatan WBK / niscaya penyelenggaraan aktivitas kepemerintahan
di Departemen Pertanian akan lebih baik dan transparan.

Dengan demikian, tindakan/aktivitas pengawasan terpadu / bukan hanya menjadi domain Inspektorat
Jenderal / namun menjadi tanggung jawab kita semua sebagai satu kesatuan sistem pengawasan yang
solid, handal dan terpercaya di Departemen Pertanian. Kami berharap kita semua dapat menjalankan
amanah ini dengan penuh semangat dan rasa percaya diri yang tinggi / agar cita-cita kita dapat terwujud
dengan baik.

Demikian pengantar, Semoga ALLAH SWT senantiasa memberikan hidayah dan karunia kepada kita
semua.

Wabillahi Taufiq Wal Hidayah

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

                                                                               INSPEKTUR JENDERAL

                                                                                  Dr. Mulyanto, M.Eng




                                                                                                         15
LAMPIRAN IV

                                            Daftar Undangan
                            Acara GEMA SPI DEPARTEMEN PERTANIAN
                                       Jakarta, Senin, 15 Juni 2009
                 Sesuai Surat Undangan Inspektur Jenderal No.547/TU.220/H/06/2009


A. Unsur Pimpinan
   1. Sekretaris Jenderal
   2. Direktur Jenderal Tanaman Pangan
   3. Direktur Jenderal Hortikultura
   4. Direktur Jenderal Peternakan
   5. Direktur Jenderal Perkebunan
   6. Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian
   7. Direktur Jenderal Pengelolaan Lahan dan Air
   8. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
   9. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
   10. Kepala Badan Karantina Pertanian
   11. Kepala Badan Ketahanan Pangan
   12. Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Kerjasama Luar Negeri
   13. Staf Ahli Menteri Bidang Pemberdayaan Masyarakat Pertanian
   14. Staf Ahli Menteri Bidang Sistem Informasi dan Pengawasan
   15. Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Pertanian
   16. Tenaga Ahli Menteri Bidang Sumber Daya Manusia
   17. Tenaga Ahli Menteri Bidang Bioteknologi
   18. Tenaga Ahli Menteri Bidang Budidaya Pertanian


B. Unsur Tim Satuan Pelaksana (Satlak) SPI Unit Eselon I
   1. Sekretariat Jenderal Deptan (Kepala Biro Perencanaan dan Tim SPI Setjen)
   2. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan (Sekretaris Ditjen Tanaman Pangan dan Tim SPI)
   3. Direktorat Jenderal Hortikultura (Sekretaris Ditjen Hortikultura dan Tim SPI)
   4. Direktorat Jenderal Peternakan (Sekretaris Ditjen Peternakan dan Tim SPI)
   5. Direktorat Jenderal Perkebunan (Sekretaris Ditjen Perkebunan dan Tim SPI)

                                                                                          16
   6. Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (Sekretaris Ditjen PPHP dan Tim
      SPI)
   7. Direktorat Jenderal Pengelolaan Lahan dan Air (Sekretaris Ditjen PLA dan Tim SPI)
   8. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Sekretaris Badan PSDMP dan Tim SPI)
   9. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Sekretaris Badan Litbang Pertanian dan Tim
      SPI)
   10. Badan Karantina Pertanian (Sekretaris Badan Karantina Pertanian dan Tim SPI)
   11. Badan Ketahanan Pangan (Sekretaris BKP dan Tim SPI)


C. Unsur Pimpinan
   1. Kepala Pusat Pembiayaan
   2. Kepala Pusat Perijinan dan Investasi Pertanian
   3. Pusat Data dan Informasi Pertanian
   4. Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman


D. Unsur Tim Satlak SPI
   1. Tim SPI Pusat Pembiayaan
   2. Tim SPI Pusat Peijinan dan Investasi Pertanian
   3. Tim SPI Pusat Data dan Informasi Pertanian
   4. Tim SPI Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman


E. Unsur Pimpinan UPT
   1. Kepala Balai Besar Pengujian Mutu Produk Tanaman
   2. Kepala Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura
      Cimanggis
   3. Kepala Balai Besar Peramalan Organisme Penggangu Tanaman Sukamandi Jatisari Karawang
   4. Kepala Balai Inseminasi Buatan Lembang
   5. Kepala Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan Gunung Sindur
   6. Kepala Balai Pengujian Mutu Pakan Ternak Bekasi
   7. Kepala Balai Pengujian Mutu Produk Peternakan Bogor
   8. Kepala Balai Embrio Ternak Cipelang
   9. Kepala Balai Pengujian Mutu Alat dan Mesin Pertanian Bogor
   10. Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca Panen Pertanian Bogor


                                                                                               17
11. Kepala Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Bogor
12. Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Bogor
13. Kepala Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian Bogor
14. Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Sukamandi
15. Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner Bogor
16. Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang
17. Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara
18. Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno Hatta
19. Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok
20. Kepala Balai Besar Uji Standar Karantina Pertanian Rawamangun
21. Kepala Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian Ciawi
22. Kepala Sekolah Tinggi Penyuluhan Peratnian Bogor
23. Kepala Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi Bogor
24. Kepala Balai Penelitian Rempah dan Aneka Tanaman Industri Pertanian Pakuwon Sukabumi
25. Kepala Balai Penelitian Ternak Ciawi
26. Kepala Balai Penelitian Tanaman Sayuran Lembang
27. Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Bandung
28. Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Cilegon
29. Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Serang
30. Kepala Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian Yogyakarta
31. Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku Makassar
32. Kepala Pusat Veterinaria Farma Surabaya
33. Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Lembang
34. Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetika
    Pertanian Bogor
35. Kepala Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik Bogor
36. Kepala Balai Penelitian Tanah Bogor
37. Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias Sigunung Cianjur
38. Kepala Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian Bogor
39. Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Pasar Minggu
40. Kepala Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian Serpong Tangerang




                                                                                           18
F. Unsur Satlak Teknis (UPT)
   1. Tim SPI Kepala Balai Besar Pengujian Mutu Produk Tanaman
   2. Tim SPI Kepala Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan
         Hortikultura Cimanggis
   3. Tim SPI Kepala Balai Besar Peramalan Organisme Penggangu Tanaman Sukamandi Jatisari
         Karawang
   4. Tim SPI Kepala Balai Inseminasi Buatan Lembang
   5. Tim SPI Kepala Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan Gunung Sindur
   6. Tim SPI Kepala Balai Pengujian Mutu Pakan Ternak Bekasi
   7. Tim SPI Kepala Balai Pengujian Mutu Produk Peternakan Bogor
   8. Tim SPI Kepala Balai Embrio Ternak Cipelang
   9. Tim SPI Kepala Balai Pengujian Mutu Alat dan Mesin Pertanian Bogor
   10. Tim SPI Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca Panen Pertanian Bogor
   11. Tim SPI Kepala Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Bogor
   12. Tim SPI Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Bogor
   13. Tim SPI Kepala Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian Bogor
   14. Tim SPI Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Sukamandi
   15. Tim SPI Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner Bogor
   16. Tim SPI Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang
   17. Tim SPI Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara
   18. Tim SPI Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno Hatta
   19. Tim SPI Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok
   20. Tim SPI Kepala Balai Besar Uji Standar Karantina Pertanian Rawamangun
   21. Tim SPI Kepala Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian Ciawi
   22. Tim SPI Kepala Sekolah Tinggi Penyuluhan Peratnian Bogor
   23. Tim SPI Kepala Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi Bogor
   24. Tim SPI Kepala Balai Penelitian Rempah dan Aneka Tanaman Industri Pertanian Pakuwon
       Sukabumi
   25. Tim SPI Kepala Balai Penelitian Ternak Ciawi
   26. Tim SPI Kepala Balai Penelitian Tanaman Sayuran Lembang
   27. Tim SPI Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Cilegon
   28. Tim SPI Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Serang
   29. Tim SPI Kepala Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian Yogyakarta


                                                                                            19
30. Tim SPI Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku Makassar
31. Tim SPI Kepala Pusat Veterinaria Farma Surabaya
32. Tim SPI Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Lembang
33. Tim SPI Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya
    Genetika Pertanian Bogor
34. Tim SPI Kepala Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik Bogor
35. Tim SPI Kepala Balai Penelitian Tanah Bogor
36. Tim SPI Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias Sigunung Cianjur
37. Tim SPI Kepala Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian Bogor
38. Tim SPI Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Pasar Minggu
39. Tim SPI Kepala Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian Serpong Tangerang




                                                                                   20

								
To top