; METPEN 7 - Studi kualitatif
Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out
Your Federal Quarterly Tax Payments are due April 15th Get Help Now >>

METPEN 7 - Studi kualitatif

VIEWS: 226 PAGES: 32

  • pg 1
									PENGENALAN STUDI
    KUALITATIF
                Oleh
   Dr. Wasis Budiarto, MS, APU
 Universitas Wijaya Putra Surabaya
              Pendahuluan
Penelitian adalah:
  Sebuah investigasi sistematik yang dirancang
   untuk menghasilkan suatu pengetahuan / alat /
   metoda

Kegiatan meneliti dalam kehidupan sehari-hari
Contoh:   - menelusuri silsilah keluarga
          - jajak pendapat tentang menu asrama
Karakteristik metoda kualitatif

Persamaan dgn metoda kuantitatif

   Dasar Kerangka Pikir
   Permasalahan
   Pertanyaan penelitian
   Tujuan penelitian
   Kerangka Konsep
Karakteristik metoda kualitatif

Persamaan dgn metoda kuantitatif

6.     Metodologi
7.     Populasi penelitian, sampel
8.     Jadwal kerja, pengumpulan data
9.     Analisis data
10.   Laporan
Perbedaan dgn metoda kuantitatif
 Paradigma      dasar:
     Metoda   kuantitatif : paradigma
      positivism (fakta-fakta “benar” dan dapat
      diukur)
     Metoda kualitatif : paradigma
      interpretivism (socially constructed,
      kompleks, dan selalu berubah)

   Tujuan penelitian, peran peneliti
         Metoda Kuantitatif
Tujuan :
1. Kejelasan variabel
2. Kaitan / hubungan antar variabel
3. Besarnya masalah
4. Faktor-faktor penyebab
5. Generalisasi
         Metoda Kuantitatif
PENTING :
 Strategi pemilihan sampel
 Yang diunggulkan: Disain eksperimen
  dan RCT (randomized controlled trial)

PERAN PENELITI :
 Mengamati dan mengukur
         Metoda Kuantitatif
PROSES :
 Relatif tetap
 Data seobyektif mungkin


LAPORAN :
 Mereduksi data menjadi angka
 Bentuk dan gaya presentasi : formal
           Metoda Kualitatif
Tujuan :
Memahami, menginterpretasi bagaimana
responden dalam lingkungan sosialnya
membentuk dunia di sekeliling mereka

   Deskripsi suatu fenomena
   Arti / interpretasi fenomena tersebut
   Teori berdasarkan interpretasi
          Metoda Kualitatif
PENTING :
 Akses ke berbagai perspektif dari
  responden
 Disain studi mengutamakan interaksi
  lama dan mendalam

PERAN PENELITI :
 Alat penelitian / instrumen
  “Walau mengetahui nama latin
   bunga mawar, namun bila tak
pernah mencium baunya, kita akan
 luput memahami sebagian besar
     hakikat mawar tersebut”

         (Eisner 1981,9)
            Metoda Kualitatif
PROSES :
 Evolusi


LAPORAN :
 Seni Menulis
      LANGKAH-LANGKAH
Permasalahan
   Deskripsi – Pembuktian – Evaluasi –
   Interpretasi – Prediksi

Studi Literatur
   Menyusun kerangka pikir –
   mempertajam fokus – mendisain
   proposal – menentukan metoda
   pengumpulan data – menentukan
   metoda analisis
Lokasi Studi
Tempat dan Populasi penelitian

Catatan :
   Studi kualitatif klasik seyogyanya tidak
   dilakukan di “rumah – halaman” sendiri

Daya tarik :akses mudah, dekat, hasil
            langsung
Kerugian :       peran peneliti baur, responden
                 tidak memberi penjelasan
                 lengkap, etika, politik
     STUDI PENDAHULUAN
Penting
  Bersifat terbuka

Proses pendekatan
 Sangat penting – building raport
 Identifikasi “informan”
 Cover story : siapa, maksud, tujuan, dsb
 Kejujuran yang terukur
     METODA PENGUMPULAN
            DATA

1)   Observasi partisipatori
2)   Wawancara mendalam
3)   Pengumpulan dokumen
4)   Diskusi Kelompok Terarah
Observasi partisipatori
   Pengamat (observer) – Pengamat yang
   berpartisipasi – Partisipan / responden
   yang mengamati – Partisipan /
   responden

Tujuan :
    Memahami pola, norma dan makna
     perilaku
    Peneliti belajar dari responden
     (Spradley 1979, 3)
Wawancara Mendalam
(in-depth interview) :
   Studi pendahuluan sangat bermanfaat
   Topik “pemanasan”
   Topik spesifik
   Pertanyaan penutup

Hal-hal prinsip :
   Terbuka
   Mempunyai pedoman
   Mendalam
   Perencanaan – persiapan (alat, mental, dsb)
   Nyaman – Mudah - Pantas
Hal-hal yang membantu lancarnya
           wawancara :

   Sikap antisipatif
   Memupuk kepercayaan
   Naif
   Analitik
   Peran paradoks
   Non-reaktif, non-direktif, non-judgmental
   Terapetik
   Gigih mengikuti jawaban
   Sabar
    Masalah dalam wawancara :

   Responden tidak konsentrasi
   Responden tidak kooperatif – menolak
    berbicara
   Responden sangat suka berbicara
   Masalah teknis (alat perekam, catatan)
Pengumpulan dokumen
  Pengumpulan catatan / dokumen yang
  relevan

Tujuan :
 Membantu memahami fenomena
 Membantu membuat interpretasi
 Membantu menyusun teori
 Membantu validasi data
Diskusi Kelompok Terarah

Diskusi dengan karakteristik :

   Kelompok kecil (8 – 12 orang)
   Homogen (sex, umur, sos-ek,
    pendidikan, dll)
   Diskusi bebas-spontan, fokus tertentu
   Dipimpin fasilitator
   Dibantu beberapa asisten
Manfaat a.l. :

   Memfokuskan penelitian
   Menentukan topik-topik wawancara
   Pelengkap hasil wawancara
   Mengembangkan teori
   Istilah-istilah khusus
Persiapan :

   Menetapkan tujuan DKT/FGD
   Menetapkan topik-topik diskusi (fleksibel)
   Pemilihan / mengundang peserta
   Tempat – pengaturan duduk - nama
   Asisten – pembagian tugas
   Alat perekam
Fasilitator :

   Pembukaan: mencairkan suasana,
    menetapkan aturan main, rendah hati
   Tugas: memimpin dan menjaga alur
    diskusi
   Penutup: komentar, terimakasih
Asisten :
1. Proses diskusi, proses perekaman
2. Membuat catatan: tanggal, jam mulai
   dan selesai, keterangan singkat dan
   deskripsi tentang peserta, tempat
   DKT/FGD dan komentar
3. Dinamika kelompok, jalannya DKT/FGD
4. Topik yang disukai, tidak disukai
5. Istilah lokal, sikap responden
6. Mengingatkan fasilitator: topik, dominasi
   responden, dll
          ANALISIS DATA
Selama penelitian

1. Penulisan Memo (catatan pribadi -
   kontemplasi)
2. Transkripsi hasil rekaman / catatan
3. Evaluasi harian / mingguan / bulanan
4. Kodifikasi awal
5. Cara menyusun data
            ANALISIS DATA
Langkah-langkah

1.   Kategorisasi
2.   Membuat matriks
3.   Matematik sederhana
4.   Ringkasan dari tiap responden
5.   Kontekstualisasi
6.   Analisis naratif
7.   Susun teori
           ANALISIS DATA
1. Proses validasi : Triangulasi
  •   Subyek (responden)
  •   Metoda pencarian data
  •   Teori / kerangka konsep
2. Untuk memastikan reliabilitas :
  •   Deskripsi tebal
  •   Sampel responden dari semua
      kemungkinan karakteristik yang ada
  •   Sampel waktu
  •   Pendekatan lama dan erat
           HASIL ANALISIS
   berbentuk cerita
   bersifat personal
   deskripsi tebal
   naratif
   seluruh cerita seorang / lebih responden
   dapat dibantu tabel frekuensi distribusi
                 PENUTUP
Bilakah cukup itu cukup ?
Setiap data menunjuk ke arah misteri yang lain.
Apa yang membatasi kita - peneliti ?


   “Engkau dapat mencintai sesuatu /
   seseorang seumur hidupmu, namun
   tetap saja ia menyimpan rahasia “

   (Wilson 1989, 18)

								
To top
;