Docstoc

pidato bahasa inggris dan terjemahannya

Document Sample
pidato bahasa inggris dan terjemahannya Powered By Docstoc
					Contoh Naskah Pidato Motivasi Diri
-----------------------------------------

Judul Naskah Pidato : Kita Harus Mandiri

Assalamu'alaikum wr.wb.

Yang kami hormati bapak kepala sekolah. Yang Kami hormati bapak wali kelas. Yang kami
hormati pula bapak dan ibu guru kami. Juga rekan-rekan yang saya cintai.


Pertama-tama kami sangat bersyukur kepada Tuhan Yang maka esa atas curahan rahmat-Nya
yang diberikan kepada kita, sehingga pada kesempatan yang baik ini kita dapat berkumpul, ber-
muwajahah di tempat ini, ditempat yang berbahagia ini.

Rekan-rekan yang saya cintai.
Kita tahu bahwa masa muda masa yang sangat labil. Mudah dipengaruhi oleh banyak faktor baik
positif maupun negatif. Biasanya faktor negatiflah yang lebih cepat diserap oleh kawan-kawan
kita yang lainnya. Ini tentu berakibat buruk terhadap kehidupan dimasa yang akan datang.

Bisa kita lihat diberbagai media baik media cetak maupun elektronik, juga dalam kehidupan
sehari-hari ini. Tingkah laku mereka sangat tidak terpuji. Ini tentu sangat disayangkan oleh kita
yang merasa satu generasi. Mereka ada yang hamil diluar nikah, ada yang ikut geng motor, ada
yang bolos sekolah ada yang jadi pecandu narkoba dan lain sebagainya. Sehingga generasi kita
tercoreng oleh tingkah segelintir dari generasi muda yang tidak bertanggung jawab.

Rekan-rekan yang saya banggakan.
Kita sebagai generasi muda yang masih diberi kesadaran kiranya untuk selalu saling
mengingatkan akan bahaya-bahaya pergaulan bebas di atas, pergaulan negatif di atas. Jangan
sampai kita jadi korban namun kita sendiri tidak merasa bahwa kita jadi korban.

Kiranya sudah bukan saatnya lagi kita mudah tergoda dan terbujuk, bukan saatnya lagi kita tidak
punya pendirian. Kita harus menyadari hidup yang sekali ini harus dimanfaatkan secara baik-
baik. Jangan sampai kita menyianyiakan masa muda ini yang kemudian menyesal dimasa tua.

Kita harus punya prinsip dalam hidup, kita harus mandiri dan mampu membawa diri sehingga
bukan kita yang menjadi korban jaman, bukan kita yang menjadi korban lingkungan. tetapi mari
kita menjadi generasi yang justru mampu membawa perubahan bagi masyarakat.

Sebagai generasi muda, banyak potensi yang bisa kita kembangkan. Banyak potensi yang bisa
kita optimalkan. Bukan untuk siapa-siapa melainkan untuk kita sendiri. Untuk kebaikan kita
dimasa yang akan datang.

Rekan-rekan dan hadirin yang saya banggakan.
Marilah sudah saatnya kita sebagai generasi muda untuk bangkit dari tidur dan menunjukkan
kepada dunia bahwa kita pun mampu. Kita punya sesuatu yang berharga yang patut
diperhitungkan. Kita pastikan bahwa kita bukan generasi sampah yang bisanya hanya menjadi
beban orang tua dan beban lingkungan.

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita lakukan mulai dari sekarang :
• pertama, sekuat tenaga kita belajar yang rajin dan tunjukkan kepada orang tua bahwa kitapun
mampu meraih nilai yang terbaik.
• kedua, sekuat tenaga tidak terbawa pengaruh oleh teman-teman kita yang lain yang senangnya
membolos karena suatu saat mereka akan merasakan sendiri akibatnya. Bisa jadi anaknya nanti
akan seperti mereka, susah di atur dan melawan orang tua sebagaimana yang mereka lakukan
saat ini. tentu ini tidak kita harapkan.
• ketiga, Berapapun kita dikasih ongkos maka sekuat tenaga untuk bisa mengatur sebaik-baiknya
dengan penuh tanggung jawab dan kesadaran. Jangan pernah UNIKO-usaha nipu kolot. Karena
ini biang yang membuat kita tidak mendapat berkah dimasa yang akan datang.
• keempat, cari teman gaul dan tempat gaul yang positif baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Pergaulan kita akan membentuk karakter kita secara perlahan.
Sebagai pelajar barangkali empat langkah sederhana ini bisa kita praktekkan mulai saat ini. Kita
menentukan nasib kita dimasa depan. Karenanya saya berpesan kepada rekan-rekan semua
marilah kita manfaatkan masa muda ini sebaik-baiknya agar masa depan kita cerah.

Demikian yang bisa saya sampaikan. Mohon maaf jika ada salah kata.

Assalamu'alaikum wr.wb.
Sample Script Self Motivation Speech

Speech Manuscript Title        : We Must Mandiri

Assalamu'alaikum wr.wb.

Dear father of the principal. We respect the father of the guardian class. Dear father and mother
is also our teacher. Also colleagues who I love.

First of all we are very grateful to God for the outpouring of the esa His grace given to us, so
good on this occasion we can gather, was in this place muwajahah, this happy place.

Colleagues who I love.
We know that youth are highly volatile period. Easily influenced by many factors, both positive
and negative. Usually negatiflah factors more rapidly absorbed by our friends the other. This
would reflect badly on the life of the future.

We can see in various media both print and electronic media, as well as in everyday life is. Their
behavior is not commendable. This is very regrettable to us that was one generation. They have
become pregnant outside marriage, a motorcycle gang involved, there is skipping school to
become a drug addict and so forth. So that our generation marred by the vagaries of a handful of
the younger generation who are not responsible.

Colleagues who I proud.
We as young people are given the awareness that seems to always remind each other of the
dangers of promiscuity above, the negative association above. Not until we become victims of
our own but do not feel that we become victims.

It would have no time again we easily tempted and seduced, not the time again we do not have a
position. We must realize that once this life should be utilized properly. Do not let our youth this
menyianyiakan who later regret the days of old.

We must have principles in life, we must be independent and able to bring himself so it is not we
who are victims of date, not the victims of our environment. but let us be the generation that can
actually bring change to society.

As the younger generation, many of the potential that can develop. Many of the potential that we
can optimize. Not for anyone but for ourselves. For the good of our future.

My colleagues and I am proud of the audience.
Let's time we as the younger generation to get out of bed and show the world that we are
capable. We have something precious to be reckoned with. We make sure that we are not the
generation of waste which usually only be a burden on parents and environmental burden.

There are some simple steps we can do from now on:
• First, our hard and diligent study show parents that We also able to achieve best value.
• The second best is not carried away by the influence of our friends are happy others skipped
because someday they themselves will feel the consequences. It may be that children will be like
them, hard on the set, and against their parents as they do today. This of course we did not
expect.
• Third, we are given the cost Whatever it is best to arrange the best with full responsibility and
awareness. Never attempt to deceive UNIKO conservative. Because this makes us nerds who are
not blessed future.
• Fourth, find friends slang slang and positive place either in school or outside school.
Interactions we will establish our character slowly.
As a student, perhaps these four simple steps we can begin practicing today. We determine our
fate in the future. I therefore told his colleagues of all let us take advantage of this youth as well
as possible so that our future bright.

So what can I say. We apologize if there is one word.


Assalamu'alaikum wr.wb.
Naskah Pidato HUT RI, 17 Agustusan
---------------------------------

Bapak-bapak dan ibu-ibu

Assalamualaikum Wr Wb

Pada hari ini kita bersyukur kepada Tuhan YME, bahwa kita dapat berkumpul di NIT untuk
memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-61. Peringatan ini menjadi semakin
unik, karena dua hal :

1. kita merayakan di negeri orang
2. peringatan HUT RI dalam bentuk upacara, terakhir dilakukan tahun 1997, sebelum Krismon,
saat ketua PPI Jepang Tengah dipegang oleh Sdr. Dodi Novi Darwis.
Di hari yang sangat unik ini, saya ingin berbagi sedikit renungan kepada bapak dan ibu,
mengenai nilai baik yang dapat kita ambil dari masyarakat Jepang. Nilai itu adalah “bagaimana
mewujudkan suatu target”. Kita semua tentunya harus bekerja, karena dengan begitu kita dapat
hidup. Tapi pandangan tiap orang terhadap pekerjaannya berlainan. Ada yang menganggap
pekerjaan sebagai hukuman, sehingga dikatakan I hate Monday, atau ada juga yang bilang
monday is mondai (jp:masalah). Tapi ada juga yang menganggap pekerjaan sebagai hobby,
sehingga seorang professor Jepang menganjurkan agar kita saat masuk dalam kehidupan lab.
memakai paket seven eleven. Kerja mulai pukul 7 pagi, selesai pk.11 malam.

Saya hobby melihat film, dan kali ini akan mengajak bapak dan ibu membicarakan satu film,
yaitu satu episode project X. Dalam satu kesempatan ada satu filosofi seorang peneliti Jepang
yang berkesan di hati saya. Apa arti pekerjaan atau penelitian bagi anda ? Beliau mengibaratkan
idé atau kreativitas itu sebagai anak. Saat kita dikarunia anak, kita sangat bersyukur. Anak itu
kita rawat kasih sayang. Kalau baik kita puji. Kalau nakal kita ingatkan. Tiap hari kita
mencucurkan keringat, bekerja agar bisa menghidupi anak dan istri kita. Selang berpuluh tahun,
barulah kita melihat hasil jerih payah kita tersebut. Tentunya kita akan sangat bahagia jika anak
kita berhasil di sekolah, berakhlak baik. Sama halnya dengan ide atau kreativitas. Di filem itu
filosofi yang beliau sampaikan adalah “Cintailah ide itu seperti engkau mencintai anakmu”. Saat
ide itu timbul, kita perlu rajin mendokumentasikan. Kita besarkan anak yang bernama “ide” ini
setiap hari, kita analisa dari berbagai sisi. Diuji dari sana dan sini. Kalau eksperimen berhasil
kita syukuri, kalau gagal kita cari penyebabnya. Berjam-jam kita habiskan untuk
mengembangkan ide itu agar dapat berhasil. Kecintaan pada ide ini kelak akan berbuah. Ide atau
kreatifitas yang matanglah yang kelak akan berbuah menjadi penemuan yang besar.

Bapak-dan ibu,
Bangsa kita tidaklah kalah dengan bangsa Jepang maupun bangsa lain. Banyak rekan-rekan kita
yang berpresetasi di forum internasional. Jadi secara potensi kita tidak kalah. Hanya saja ada
satu kekurangan yang kadang saya rasakan. Kita kurang tekun dalam mencapai satu sasaran. Di
Indonesia seringkali kegiatan dilakukan secara mendadak dan kurang terencana dengan baik.
Sehingga hasil yang dicapai pun tidak optimal, dan hanya mengejar formalitas. Barangkali hal
ini terjadi karena kita kurang mencintai kegiatan atau pekerjaan itu. Tentunya hal ini dapat
dikurangi, kalau kita dapat menumbuhkan kecintaan pada pekerjaan. Sebagaimana kata filosof :
Yang penting bukanlah mengerjakan apa yang engkau cintai. Tetapi mencintai apa yang engkau
kerjakan.

Bapak dan ibu yang terhormat,
Sebagai penutup saya ingin mengutip pesan yang pernah saya dengar dari professor saya. Kata
beliau, kita memiliki dua buah jam. Yang satu jam harian, yaitu sebagaimana yang kita pakai
sehari-hari, dan yang sebuah lagi adalah jam kehidupan. Kalau ingin tahu, jam kehidupan itu,
maka bagilah usia anda dengan 3. Umumya usia kita berada pada kisaran 24 sampai 36. Kalau
dibagi 3, berarti jam kehidupan kita semua di sini, antara 8 sampai dengan 12. Jam 8 sampai 12
adalah masa-masa di mana kita melakukan aktifitas kehidupan fase pertama. Pada jam tersebut
bapak dan ibu tentunya akan sangat aktif di kantor.

Sama juga dengan kehidupan kita. Usia 24 sampai 36 adalah usia dimana otak kita masih encer,
dan mudah menerima ilmu pengetahuan baru. Ini adalah usia dimana kita mencari bentuk dan
merintis karir kehidupan kita. Semoga di usia yang amat berharga ini, kita dapat berhasil
merintis format karir kita di masa yang akan datang.

Wassalamualaikum Wr Wb
Speech Manuscript HUT RI, 17 Agustusan
---------------------------------

Fathers and mothers

Assalamualaikum Wr Wb

On this day we thank God YME, that we can gather in the NIT to commemorate the
independence day of Republic of Indonesia to 61. This warning becomes more unique, because
of two things:

1. we celebrate in the land of
2. HUT RI warning in the form of the ceremony, last performed in 1997, before Krismon, as
chairman of Central Japan PPI held by Sdr. Dodi Novi Dervish.
On the day of this very unique, I wanted to share some reflections with father and mother, the
good value that we can take from the Japanese society. The value is "how to realize a target".
We all must have worked, because then we can live. But each person's view of his job
differently. Some consider the work as a punishment, so to say I hate Monday, or some that say
monday is mondai (jp: problems). But there is also a considered a job as a hobby, so that a
Japanese professor suggested that we go in life as a lab. using seven eleven packages. Work
began at 7 am, finished pk.11 night.

My hobby saw the movie, and this time will bring fathers and mothers talk about one film, one
episode of Project X. On one occasion there was a philosophy of a Japanese researcher who
impressed in my heart. What is the meaning of work or research for you? He likens the idea or
creativity as a child. When we gifted children, we are very grateful. Are caring for the child's
affection. If both our praise. If we remind naughty. Every day we shed sweat, work in order to
feed our children and wives. Hose decades, then we see the results of our efforts are. Surely we
would be very happy if our children succeed in school, good morals. Similarly, the ideas or
creativity. In the film's philosophy that he conveyed was "Love the idea that as you love your
son". As ideas arise, we need to diligently document. We raise a child called "idea" is every day,
our analysis of the various sides. Tested from there and here. If experiments succeed we're
grateful, if we fail to find the cause. For hours we spent to develop the idea that in order to
succeed. A fondness for these ideas will bear fruit later. Ideas or creativity matanglah fruit that
will later become a major discovery.

Father-and mother,
Our nation is not defeated by the Japanese and other nations. Many of our colleagues who
berpresetasi in international forums. So the potential we do not lose. There's just one deficiency
that I sometimes feel. We are less persistent in achieving one goal. Activities in Indonesia are
often done less sudden and well planned. So that the results were not optimal, and only after the
formalities. Perhaps this is because we lack love or work activities. Surely this can be reduced, if
we can foster a love of the job. As the philosopher said: The important thing is not doing what
you love. But love what you do.

Father and mother dear,
In closing I would like to quote the message I have heard from my professor. He said, we have
two hours. The one hour daily, that is, as we use everyday, and that the longer the hours of life.
If you want to know, an hour's life, then divide your age 3. Umumya age we are in the range of
24 to 36. If divided by 3, meaning hours of our lives are all here, between 8 to 12. Hours are 8 to
12 days in which we conduct the first phase of life activities. At that hour the father and mother
must be very active in the office.

The same with our lives. Age 24 to 36 is the age in which our brains are still weak, and easily
accept new knowledge. This is the age in which we seek and pioneering career of our lives.
Hopefully at the age of this precious, we can successfully pioneered the format of our careers in
the future.

Wassalamualaikum Wr Wb
Contoh Naskah Pidato Perpisahan SMA
-------------------------------------------
Naskah Pidato perpisahan SMAN Cilegon
Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kepada Yang Terhormat Bapak dan Ibu Guru SMA N 1 Cilegon.

Dan teman teman kelas 12 angkatan 2009 khususnya teman teman 12 ipa 3 yang teramat saya
cintai.

Pertama tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah Yang Maha Esa karena pada
hari yang cerah ini kita semua dapat berkumpul untuk merayakan “Kelulusan dan Perpisahan
Murid SMA N 1 Cilegon Angkatan 2008-2009″.

Kedua, terima kasih kepada panitia yang telah mengizinkan saya untuk berdiri di sini
menyampaikan salam perpisahan ini di depan para hadirin sekalian.

Ketiga.. selamat bagi kita semua! Kita berhasil lulus akhirnya.. Alhamdulillah Ya Allah.. Hari
hari penuh ujian yang sangat menegangkan kini berakhir sudah.. Kita lulus! Kita bukan anak
SMA lagi! Kita akan meninggalkan sekolah ini.. dan berpisah..

Perpisahan .. Setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan . Kebanyakan dari kita pasti baru
bertemu dan berteman akrab saat bersekolah di sini. Atau mungkin juga ada yang sudah
berteman sejak SMP, sejak SD atau bahkan sejak masih balita. Alangkah senangnya apabila
pertemanan yang telah kita jalin selama tiga tahun ini dapat bertahan selamanya. Seakan tak
tergoyahkan oleh apapun.

Namun tak dapat kita ingkari bahwa seiring sengan berjalannya kehidupan kita, seiring dengan
datangnya hal hal baru seperti kuliah, ngekos, kerja, menikah, dan juga seiring dengan
datangnya orang orang baru, teman baru, cowok baru, cewek baru, perpisahan memang hal yang
lumrah terjadi.

Mungkin di antara kita ada yang merasa bergairah mengalami perpisahan karena yang ia tunggu
selama ini adalah hal-hal baru yang terlihat lebih menyenangkan dibanding hal-hal di sini yang
sangat membosankan. Tapi mungkin di sisi yang berbeda, ada yang merasa sangat sedih karena
telah mengalami banyak hal menyenangkan di sini dan betapa banyaknya kenangan yang telah
tercipta..

Kenangan.. Teman teman yang saya cintai, sebelum kita terlambat menyadari bahwa waktu tak
dapat diputar kembali dan sebelum kita menyesal karena telah menyia-nyiakan masa SMA kita
tanpa mengalami satu pun hal berharga. Maka buatlah kenangan sebanyak banyaknya!
Lakukanlah apa yang ingin kamu lakukan. Katakanlah apa yang ingin kamu katakan. Katakanlah
kepada guru yang terlalu kaku dalam mengajar untuk lebih santai. Katakanlah kepada cewe-
cewe berisik yang ngerasa sok cantik dan populer kalau otak tuh lebih penting dibanding
penampilan! Katakanlah kepada cowo cupu di sekolah untuk lebih percaya diri. Katakanlah
kepada orang yang kamu cintai bahwa kamu memang mencintainya!! It‟s NOW or NEVER,
friends! Come On! As time goes by, memory remains. Seiring berjalannya waktu, hanya
kenanganlah yang tersisa..

Terakhir.. saya kutip dari film Cinta Pertama yang dimainkan oleh Bunga Citra Lestari dan
Benjamin Joshua bahwa memang pertemuan tidak ada yang abadi. Tapi saya percaya, seperti
pertemuan, perpisahan juga tidak ada yang abadi! Jangan lupakan setiap hal berharga yang telah
kita alami selama bersekolah tiga tahun di sini. Simpanlah kenangan itu dalam hati kita
semuaaa..

Selamat berpisah! Selamat karena telah menjadi bukan-anak-SMA lagi. Jagalah diri kalian yang
berkuliah jauh dari orang tua.

Sekian pidato yang saya sampaikan. Mohon maaf apabila ada salah kata.
Sample High School Graduation Speech Manuscript
-------------------------------------------
Manuscript SMAN Cilegon farewell speech

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dear Father and Mother Teacher SMA N 1 Cilegon.

Classmate and friend of 12 class 2009 friends, especially friends that 12 ipa 3 very dear to me.

First of all, let us praise the presence prayed Almighty God for the sunny day we all can gather
to celebrate "Student Graduation and Farewell SMA N 1 Cilegon Forces 2008-2009".

Secondly, thanks to the committee that has allowed me to stand here and deliver this farewell in
front of the ladies and gentlemen.

Third .. good for us all! We managed to graduate eventually .. Praise Ya Allah .. Full day exam
day very tense now ended already .. We graduated! We are not a high school kid again! We will
leave this school .. and split up ..

Farewell .. Each meeting there is no separation. Most of us would just meet and be friends at
school here. Or maybe there are already friends since junior high, elementary, or even since I
was a toddler. How happy when we have friends who tangled for three years can be forever. As
if by any immovable.

But can we deny that goes sengan over our lives, along with the arrival of new things like
college, ngekos, work, marry, and also in line with the arrival of new people, new friends, new
boy, new girl, separation is a normal occurred.

Perhaps there are among us who feel passionately experiencing separation because he is waiting
for new things that seemed more fun than the things in here that is very boring. But perhaps in a
different side, there is a feeling very sad because has experienced a lot of fun things here and
how many memories that have been created ..

Memories .. Friends whom I love, before we belatedly realized that time can not be played again
and before we are sorry for wasting our high school without having any thing valuable. So make
memories as much! Do what you want to do. Say what you want to say. Say to the teacher who
is too rigid in teaching for more relaxed. Say to cewe-cewe-noise self feel beautiful and popular
if tuh brain is more important than appearance! Say to cowo cupu in schools to be more
confident. Say to the person you love that you do love her!! It's NOW or NEVER, friends! Come
On! As time goes by, the memory remains. Over time, the only remaining kenanganlah ..

Last .. I quote from the film First Love, played by Bunga Citra Lestari and Joshua Benjamin that
the meeting did nothing is eternal. But I believe, like meetings, there is no separation is eternal!
Do not forget every precious thing we have experienced during the school three years here. Keep
the memories in our hearts semuaaa ..

Good-bye! Congratulations for being a no-child-school again. Keep yourselves far from the
enrolled parents.

So I made a speech. We apologize if there is one word.
Contoh Naskah Pidato
Berbakti Kepada Orang Tua
------------------------------

Assalamu'alaikum wr. Wb.

Segala puji bagi Allah yang menguasai seluruh alam. Rahmat dan salam semoga tetap
dilimpahkan kepada seorang Nabi yang tidak akan ada Nabi sesudahnya, Nabi Muhammad Saw.
, kepada keluarga dan sahabatnya seluruhnya.

Yang terhormat bapak kepala sekolah, yang terhormat bapak dan ibu guru, yang saya banggakan
rekan-rekan sekalian.

Setiap manusia sudah pasti memiliki orang tua. Tidak satupun manusia yang lahir tanpa orang
tua. Kita pun menyadari bahwa orang tua berkuah keringat, siang dan malam banting tulang,
memeras pikiran, sekuat tenaga memperjuangkan agar anaknya bisa hidup seperti layaknya
anak-anak yang lain.
Karena itu saat ini ijinkan saya untuk menyampaikan betapa penting berbakti kepada orang tua.

Rekan-rekan dan para hadirin yang saya banggakan.

Alloh yang Maha Bijaksana telah mewajibkan setiap anak untuk berbakti kepada orang tuanya.
Bahkan perintah untuk berbuat baik kepada orang tua dalam Al Qur‟an digandengkan dengan
perintah untuk bertauhid sebagaimana firman-Nya, “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya
kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu
dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai
berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada
keduanya perkataan „ah‟ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada
mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh
kesayangan dan ucapkanlah: „Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka
berdua telah mendidik aku waktu kecil.‟” (Al Isro‟: 23)

Rekan-rekan dan para hadirin yang saya cintai.

Alangkah lebih baik jika kita memahami arti Penting dan Kedudukan Berbakti Pada Orang Tua.
Berbakti kepada kedua orang tua merupakan salah satu amal sholih yang mulia bahkan
disebutkan berkali-kali dalam Al Quran tentang keutamaan berbakti pada orang tua. Alloh
Ta‟ala berfirman:

“Sembahlah Alloh dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat
baiklah kepada dua orang ibu-bapak.” (An Nisa: 36). Di dalam ayat ini perintah berbakti kepada
dua orang tua disandingkan dengan amal yang paling utama yaitu tauhid, maka ini menunjukkan
bahwa amal ini pun sangat utama di sisi Alloh „Azza wa Jalla. Begitu besarnya martabat mereka
dipandang dari kacamata syari‟at. Nabi mengutamakan bakti mereka atas jihad fi sabilillah, Ibnu
Mas‟ud berkata: “Aku pernah bertanya kepada Rosululloh, „Amalan apakah yang paling dicintai
Alloh?‟ Beliau menjawab, „mendirikan sholat pada waktunya,‟ Aku bertanya kembali,
„Kemudian apa?‟ Jawab Beliau, „berbakti kepada orang tua,‟ lanjut Beliau. Aku bertanya lagi,
„Kemudian?‟ Beliau menjawab, „Jihad di jalan Alloh.‟” (HR. Al Bukhori no. 5970). Demikian
agungnya kedudukan berbakti pada orang tua, bahkan di atas jihad fi sabililllah, padahal jihad
memiliki keutamaan yang sangat besar pula.
Rekan-rekan dan para hadirin yang saya mulyakan.

Janganlah sekali-kali kita berbuat durhaka kepada orang tua. Ingatlah begitu dahsyatnya
ancaman bagi siapapun yang durhaka kepada orang tua.Wahai saudaraku, Rosululloh
menghubungkan kedurhakaan kepada kedua orang tua dengan berbuat syirik kepada Alloh.
Dalam hadits Abi Bakrah, beliau bersabda: “Maukah kalian aku beritahukan dosa yang paling
besar ?” para sahabat menjawab, “Tentu.” Nabi bersabda, “(Yaitu) berbuat syirik, duraka kepada
kedua orang tua.” (HR. Al Bukhori)

Membuat menangis orang tua juga terhitung sebagaa perbuatan durhaka, tangisan mereka berarti
terkoyaknya hati, oleh polah tingkah sang anak. Ibnu „Umar menegaskan: “Tangisan kedua
orang tua termasuk kedurhakaan yang besar.” (HR. Bukhari, Adabul Mufrod hlm 31. Lihat
Silsilah Al Ahaadits Ash Shohihah karya Al Imam Al Albani, 2.898)

Alloh pun menegaskan dalam surat Al Isro‟ bahwa perkataan “uh” atau “ah” terhadap orang tua
saja dilarang apalagi yang lebih dari itu. Dalam ayat itu pula dijelaskan perintah untuk berbuat
baik pada orang tua.

Sekarang kita ketahui bersama apa arti penting dan keutamaan berbakti pada orang tua. Kita
ingat kembali, betapa sering kita membuat marah dan menangisnya orang tua? Betapa sering kita
tidak melaksanakan perintahnya? Memang tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat
kepada Alloh, akan tetapi bagaimana sikap kita dalam menolak itupun harus dengan cara yang
baik tidak serampangan. Bersegeralah kita meminta maaf pada keduanya, ridho Alloh tergantung
pada ridho kedua orangtua.

Demikian yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf jika ada perkataan yang tidak berkenan.

Assalamu'alaikum wr.wb
Sample Text Speech
To serve Parents
------------------------------

Assalamu'alaikum wr. Wb.

Praise be to God that controls the whole universe. Blessing and greetings may still be delegated
to a prophet who did not would be no prophet after Prophet Muhammad SAW. , To family and
friends entirely.

Dear father of the principal, the honorable father and teacher mother, who I am proud of all
associates.

Every human being is certain to have parents. No single human being who was born without
parents. We also realize that parents berkuah sweat, day and night smash bone, squeezing the
mind, fighting desperately for her child could live like children of others.
Therefore, allow me now to convey how important it is devoted to parents.

My colleagues and my audience proud.

Wise Alloh which requires every child has to devote to their parents. Even the command to do
good to parents in the Koran coupled with a orders to Tawheed as his word, "Thy Lord hath
decreed that ye should not worship except Him and that ye do good to your parents well. If any
one of them or both of them to go in pemeliharaanmu old, so once again do not say to them
saying 'ah' and do not yell at them and speak to them a noble word. And humble yourselves
against them both with great pet and say: 'O God, love them both, as they both have to educate
me a little time. "" (Al ISRO': 23)

My colleagues and the audience that I love.

It would be better if we understand the meaning Important Berbakti On the Status and Parents.
Devoted to both parents is one of the noble deeds Salih even mentioned many times in the
Qur'an about the virtue of filial to their parents. Alloh the Exalted says:

"Worship Alloh and do not associate him with anything. And do good to parents-father. "(An
Nisa: 36). In this verse commands the worship of two elderly people juxtaposed with the main
charity of monotheism, then this indicates that this charity is very key in the Alloh 'may He be
glorified. So great was their dignity is seen through the lens of the shari'ah. The Prophet put their
devotion to jihad fi Sabilillah, Ibn Mas'ud said: "I once asked Rosululloh, 'Amalan is the most
loved Alloh?' He replied, 'in prayer on time,' I asked again, 'Then what?" He replied, 'filial to
parents,' he continued. I asked again, 'then?' He said, 'Jihad in the way Alloh.' "(Narrated by al
Bukhori no. 5970). So devoted to his supreme position of parents, even on a jihad fi sabililllah,
while jihad has a very big priority too.
My colleagues and my audience mulyakan.
Let no one of our disobedience to parents. Remember that dreadful threat to anyone that
disobedience to the people tua.Wahai brother, lawlessness Rosululloh connect to both parents
with the Alloh committed shirk. Abi Bakrah in hadith, he said: "Shall I inform you of the
greatest sin?" The friend replied, "Sure." Prophet said, "(is) committed shirk, duraka to both
parents." (Narrated by al Bukhori)

Making parents crying sebagaa also counted ungodly deeds, their cries mean terkoyaknya heart,
by the doings of the child's behavior. Ibn 'Umar affirmed: "The weeping parents, including a big
rebellion." (Narrated by Bukhari, Adabul Mufrod p. 31. See Pedigree Al Ahaadits Ash Shohihah
by Al Imam Al-Albani, 2898)

Alloh also asserted in the letter Al ISRO 'that the word "uh" or "ah" to the parents who have
banned let alone more than that. In the same paragraph described the order to do good to parents.

Now we all know what the significance and priority devoted to parents. We think back, how
often do we make people angry and crying parents? How often we do not carry out his orders?
Indeed there is no obedience to the creature in the Alloh engage in immoral acts, but how our
attitudes they even had to reject a good way not haphazard. We hasten to apologize to them,
ridho ridho Alloh depends on both parents.

So what can I say. We apologize if there are words that are not acceptable.

Assalamu'alaikum wr.wb

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags: downloads
Stats:
views:130962
posted:3/12/2010
language:Indonesian
pages:16
Description: contoh naskah pidato bahasa inggris dan terjemahannya seperti naskah pidato perpisahan sekolah SMA, memperingati HUT RI, menghargai diri sendiri, berbakti kepada orang tua...dan lain sebagainya...