Efektivitas metode pembelajaran kooperatif STAD (student teams

Document Sample
Efektivitas metode pembelajaran kooperatif STAD (student teams Powered By Docstoc
					Efektivitas metode pembelajaran kooperatif STAD (student teams achievement divisions) dalam
meningkatkan prestasi belajar matematika ditinjau dari aktivitas siswa SMP Negeri Kota Surakarta

Liliek Sri Wahyuti

ABSTRAK Liliek Sri Wahyuti. S 850907113. Efektivitas Metode Pembelajaran Kooperatif STAD (Student
Teams Achievement Divisions) Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Ditinjau Dari Aktivitas
Siswa SMP Negeri Kota Surakarta. Tesis: Pendidikan Matematika Program Pasca Sarjana Universitas
Sebelas Maret Surakarta. 2009. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Apakah siswa yang diajar
dengan pembelajaran kooperatif dengan metode STAD (Student Teams Achievement Divisions) mempunyai
prestasi belajar lebih baik dari pembelajaran konvensional. (2) Apakah siswa dengan aktivitas tinggi
mempunyai prestasi belajar lebih baik dari siswa dengan aktivitas sedang, dan rendah. (3) Apakah
perbedaan prestasi belajar bilangan bulat dari masing-masing pendekatan pembelajaran konsisten pada
masing-masing kategori aktivitas siswa dan perbedaan prestasi belajar bilangan bulat dari masing-masing
kategori aktivitas siswa konsisten pada masing-masing pendekatan pembelajaran. Penelitian ini termasuk
eksperimental semu yang dilakukan di SMPN Kota Surakarta, kelas VII semester pertama tahun pelajaran
2008/2009. Data penelitian ini berupa nilai UASBN SD untuk variabel kemampuan awal, skor angket untuk
variabel aktivitas siswa terhadap matematika dan skor tes prestasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan
dengan cara sampling random stratifikasi (stratified random sampling) dan sampling random kluster (cluster
random sampling). Pengumpulan datanya dilakukan melalui dokumen sekolah, angket aktivitas dan tes
prestasi. Sebelum angket aktivitas dan tes prestasi digunakan, terlebih dahulu dilakukan uji coba instrumen.
Pada uji coba tes prestasi belajar matematika diuji tentang konsistensi, reliabilitas, indeks kesukaran dan
daya beda. Sedangkan uji coba instrumen angket aktivitas siswa diuji tentang konsistensi dan reliabilitas.
Hasil uji coba instrumen diperoleh nilai uji reliabilitas dengan model KR-20 pada tes prestasi belajar adalah
0,8628 dan nilai uji reliabilitas dengan model Alpha pada angket aktivitas adalah 0,8901. Sebelum melakukan
penelitian terlebih dahulu dilakukan uji keseimbangan menggunakan uji rerata t untuk mengetahui bahwa
kelompok eksperimen dan kontrol mempunyai kemampuan awal yang sama/seimbang. Hasil uji
keseimbangan adalah antara siswa pada metode pembelajaran kooperatif STAD dan metode konvensional
adalah seimbang. Pengujian hipotesis menggunakan Anava dua jalan dengan frekuensi sel tak sama,
dengan taraf signifikan 5%. Sebelumnya dilakukan uji prasyarat yaitu: uji normalitas menggunakan uji
Liliefors dan uji homogenitas menggunakan uji Bartlett. Hasil uji prasyarat adalah sampel berasal dari
populasi berdistribusi normal serta berdasarkan metode pembelajaran dan kategori aktivitas sampel berasal
dari populasi-populasi yang mempunyai variansi homogen. Dari hasil analisis disimpulkan : (1) siswa yang
diajar dengan pembelajaran kooperatif dengan metode STAD mempunyai prestasi belajar lebih baik daripada
siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. (2) Siswa dengan aktivitas tinggi mempunyai prestasi
belajar lebih baik dari siswa dengan aktivitas sedang, dan rendah. (3) Perbedaan prestasi belajar bilangan
bulat dari masing-masing pendekatan pembelajaran konsisten pada masing-masing kategori aktivitas siswa
dan perbedaan prestasi belajar bilangan bulat dari masing-masing kategori aktivitas siswa konsisten pada
masing-masing pendekatan pembelajaran.




                                                    1/1