evaluasi mandiri pangan

Document Sample
evaluasi mandiri pangan Powered By Docstoc
					                                          I. PENDAHULUAN
1.1.   Latar Belakang
                   Kabupaten Tebo merupakan daerah yang sebagian besar penduduknya (84,9%)
       bermata pencaharian bertani. Jumlah penduduk Kabupaten Tebo pada tahun 2007
       (Sumber BPS Kabupaten Tebo) adalah 265.547 jiwa. 13,29% diantaranya merupakan
       penduduk miskin yang tersebar pada 12 Kecamatan.
                   Di Propinsi Jambi berdasarkan pendataan SKPG tahun 2005 terdapat 120 Desa
       Berresiko Rawan Pangan, termasuk 12 desa yang berada diKabupaten Tebo diberdayakan
       melalui Dana APBN (Pembantuan) dan APBD I dan APBD II Tahun Anggaran 2006, 2007
       dan 2008.
                   Untuk mengetahui perkembangan kegiatan Program Aksi Desa Mandiri Pangan
       di Kabupaten Tebo sebagaimana tersebut diatas (Tahap Persiapan, Penumbuhan,
       Pengembangan dan Kemandirian), bersama ini dilaporkan evaluasi perkembangan
       pelaksanaan Desa Mandiri Pangan.


1.2.   Tujuan
                   Evaluasi pelaksanaan Program Desa Mandiri Pangan bertujuan :
       a. Untuk mengetahui kegiatan kegiatan yang sudah dilaksanakan sesuai dengan tahap
          program.
       b. Untuk mengetahui permasalahan atau kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan
          program serta upaya mengatasinya.
       c. Sebagai bahan tindak lanjut untuk pelaksanaan program aksi desa mandiri pangan
          tahap berikutnya (persiapan, penumbuhan dan pengembangan).


1.3.   Sasaran
                   Sasaran evaluasi akhir Desa Mandiri Pangan adalah tercapainya Tahapan
       Persiapan, Penumbuhan dan Pengembangan Program Aksi Desa Mandiri Pangan dari
       tahun 2006 – 2008 guna terwujudnya Ketahanan Pangan dan Gizi tingkat desa yang
       ditandai berkurangnya Rumah Tangga Miskin, berkurangnya tingkat kerawanan pangan
       dan gizi.


1.4.   Output
                   Output dari evaluasi adalah tercapainya desa yang mandiri pangan, pertanian
       yang produktif        dan berujung pada meningkatnya perekonomian penduduk desa
       tersebut.


                                                                                            1
                        II. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN


A. TAHAP PERSIAPAN
      a. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
   1. Lokasi Pelaksana Desa Mandiri Pangan
          Seleksi Lokasi Desa Mandiri Pangan dilaksanakan berdasarkan hasil pendataan
   SKPG yang telah dilaksanakan oleh Badan Bimas Ketahanan Pangan Propinsi Jambi
   bersama sama Dinas yang menangani ketahanan pangan Kabupaten pada Tahun 2005
   dan telah ditetapkan menjadi desa yang berresiko rawan pangan melalui Surat
   Keputusan Gubernur No. 335 Tahun 2006        tanggal 17 Juli 2006 tentang Penetapan
   Daerah Pelaksanaan Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) Propinsi Jambi.

          Selanjutnya dari 120 Desa Berresiko Rawan Pangan sesuai SK Gubernur tersebut
   diseleksi kembali oleh Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Tebo
   untuk diberdayakan pada Tahun 2009 sebagai desa pelaksanaan program Desa Mandiri
   Pangan (masing masing Kabupaten 2 (Dua) Desa/Kelurahan) yang selanjutnya
   ditetapkan melalui Keputusan Bupati. Adapun desa dimaksud yakni Desa Pagar Puding
   Lamo Kec. Serai Serumpun yang ditetapkan berdasarkan SK Bupati Tebo Nomor. 199,
   Tahun 2009 tanggal 11 Mei 2009.

          Sosialisasi Program Desa Mandiri Pangan untuk Tingkat Kabupaten telah
   dilaksanakan oleh Satuan Kerja Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten
   Tebo (021) pada bulan April - Mei 2009 bertempat di Desa Pagar Puding Lamo, yang
   sumber dananya berasal dari APBN (Dana Tugas Pembantuan) Tahun Anggaran 2009.
   Sosialisasi Desa berjumlah 60 orang untuk satu desanya. Adapun Pelaksanaan Sosialisasi
   Desa dilakukan 1 kali per desa yang mana waktu pelaksanaan untuk Desa Pagar Puding
   Lamo dilaksanakan April – Mei 2009.

2. Pelaksanaan DDRT, SRT, dan Data Base Desa Mandiri Pangan

          Melalui dukungan dana APBD Prop. Jambi dan dana APBN (Pembantuan) TA.
   2009, Satuan Kerja Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kab. Tebo beserta
   pendamping Desa Mandiri Pangan telah melaksanakan pengumpulan Data Dasar Rumah
   Tangga (DDRT) pada bulan April s.d Mei 2009. Hasil DDRT tersebut berupa data KK
   Miskin sebagaimana tabel 2. Pendataan DDRT dilaksanakan pada desa SKPG yaitu :




                                                                                       2
             Desa Pagar Puding Lamo Kec. Serai Serumpun
      Tabel 1. Daftar KK Miskin di Desa Mandiri Pangan Kab. Tebo Tahun 2009 berdasarkan
      DDRT dan atau petugas.

      No     Desa/Kelurahan     Jumlah Penduduk   Jumlah KK       Jumlah KK Miskin   %KK miskin   Ket



       1    Pagar Puding Lamo      1500 Jiwa       445 KK             236 KK           53 %



              Dari hasil pendataan DDRT dari 2 desa tersebut diambil dari 1 desa dengan
      jumlah persentase KK miskin tertinggi untuk ditetapkan sebagai Desa Mandiri Pangan
      2009. Dari hasil DDRT diatas Desa Pagar Puding Lamo Kec. Serai Serumpun ditetapkan
      sebagai Desa Mandiri Pangan Tahun 2009 dengan Surat Keputusan Bupati Nomor. 199
      Tahun 2009 Tanggal 11 Mei 2009.                         .
              Langkah awal yang dilaksanakan Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan
      Kabupaten Tebo sebagai Satuan Kerja Pelaksana Dana Tugas Pembantuan Desa Mandiri
      Pangan adalah menetapkan Lokasi Desa Mandiri Pangan melalui SK Bupati No. 199
      Tahun 2009, Tanggal 11 Mei 2009 yaitu Desa Pagar Puding Lamo, Kec. Serai Serumpun.
      Selanjutnya pada desa yang telah ditetapkan diatas dilaksanakan kegiatan kegiatan yang
      meliputi :
              -      Identifikasi lokasi
              -      Data base desa / Monografi Desa
              -      Sosialisasi
              -      Pembuatan pokja dan tim pangan desa
              -      Pembuatan kelompok afinitas
              -      Pembuatan rencana desa partisipatif


3. Terbentuknya Pokja Desa Mandiri Pangan dan Tim Pangan Desa
              Untuk kelancaran integrasi dan koordinasi lintas sektoral Progam Aksi Desa
      Mandiri Pangan, Satuan Kerja Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kab. Tebo
      Tahun Anggaran 2009, maka perlu dibentuk Pokja Desa Mandiri Pangan yang ditetapkan
      dengan Surat Keputusan Bupati Tebo No.            . Pokja Desa mandiri Pangan mempunyai
      tugas dan tanggung jawab sebagai berikut :
      1. Melaksanakan sosialisasi di tingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Desa.
      2. Melakukan koordinasi dan sinkronisasi perencanaan dan pelaksanaan kegiatan lintas
           sektor dalam Program Aksi Desa Mandiri Pangan.



                                                                                                        3
      3. Identifikasi dan pemecahan masalah yang dihadapi dalam melaksanakan program
         aksi mandiri pangan.
      4. Merumuskan Program Pengembangan Desa Mandiri Pangan di Wilayah Kabupaten.
      5. Menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan kepada instansi pengelola Program
         Aksi Desa Mandiri Pangan di tingkat Propinsi dan Pusat.


         Pada Desa Mandiri Pangan Tahap Persiapan Tahun 2009 yaitu Desa Pagar Puding
      Lamo telah dilakukan Pembentukan Tim Pangan Desa yang pengurusnya hanya 3 orang :
           Ketua            : Ilyas
           Sekretaris       : Izazi
           Bendahara        : Ghazali


4. Pembentukan Kelompok Afinitas
             Hasil pendataan DDRT dan SRT menunjukkan bahwa dari 409 KK di Desa Pagar
      Puding lamo , terdapat 236 KK miskin (57,70 %). Pada Tahun 2009 terdapat 1 (satu)
      kelompok afinitas yang bernama Seiyo Sekato dengan jumlah anggota kelompok 60
      orang. Jenis kegiatan kelompok tersebut di bidang peternakan. Jumlah KK Miskin yang
      tergabung dalam kelompok afinitas adalah 60 KK miskin.
             Pembentukan Lembaga Keuangan Desa (LKD) hanya diurus 3 orang, sebagai
      berikut :     Ketua             : Kusairi
                    Sekretaris        : Saprizal
                    Bendahara         : Anwar


5. Rencana Pembangunan Desa Partisipatif
             Adapun Rencana Usaha/Kegiatan Desa Mandiri Pangan Partisipatif Tahun 2010
      berupa usaha usaha sebagai berikut :
       a. Beternak Kambing (60 ekor)               = Jumlah dana Rp. 25.000.000,-
       b. Beternak Ayam buras (6000 ekor) = Jumlah dana Rp. 30.000.000,-
       c. Pembibitan Sawit (10.000 batang) = Jumlah dana Rp. 24.000.000,-
       d. Simpan Pinjam                            = Jumlah dana Rp. 21.000.000,-




                                                                                        4
B. TAHAP PENUMBUHAN
      a.OPEMBERDAYAAN MASYARAKAT
1. Jenis Usaha Mikro/Kecil yang ditumbuhkan Kelompok Afinitas
      Desa Mandiri Pangan yang termasuk dalam tahap penumbuhan ialah Desa Sei Bengkal
Barat. Adapun Kelompok dan usaha kelompok yang akan dilaksanakan pada Desa Mandiri
Pangan Tahap Penumbuhan Tahun 2008, sebagaimana tertera pada tabel berikut :

 No      Desa / Kelompok          Rencana Kegiatan                Volume                 Ket
  1     Sei Bengkal Barat      -ternak kambing Bligon      20 Ekor             Dana TP
                               -budidaya padi sawah        150 Ha              APBD II
                               -budidaya sayuran           4 Ha                APBD II
                               -buah-buahan                190 Btg             APBD II
                               -ikan dalam keramba         10 Unit Keramba     APBD II


Kegiatan Desa Mandiri Pangan Tahun 2009 Yang Didukung Oleh Instansi Terkait
 No           Jenis Kegiatan                     Jenis Bantuan                    Instansi
  1     -Budidaya Kedelai                -Benih Kedelai                Dinas Pertanian
        -Budidaya padi                   -Benih Padi                   Tanaman Pangan
        -Sarana dan Prasarana            -Alsintan
  2     -Budidaya Ikan keramba           -Benih ikan                   Disnakan
  3     -Budidaya karet                  -bibit karet                  Dinas Perkebunan


         Desa Sungai Bengkal Barat Kec. Tebo Ilir sampai akhir Maret 2009, Dana PMUK yang
diterima sebesar Rp.80.000.000,- (Delapan Puluh Juta Rupiah) yang digunakan untuk
pengembangan kambing PE sebanyak 20 ekor dengan jumlah dana Rp.32.000.000,- (Tiga Puluh
Dua Juta Rupiah) dan yang tersisa disimpan direkening LKD sebesar Rp. 48.000.000,- (Empat
Puluh Delapan Juta Rupiah).


2. Kegiatan Tim Pangan Desa
         Kegiatan Tim Pangan Desa Sei Bengkal Barat antara lain :
      1. Mengenali kondisi, potensi dan masalah desanya serta tentang kesediaan pangan
         maupun situasi dan kondisi gizi masyarakat didesa tersebut.
      2. Menganalisis alternatif pemecahan masalah dan merencanakan pengembangan usaha
         dibidang pangan.
      3. Memantau dan mengenali secara dini gejala kerawanan pangan serta merespon situasi
         tersebut secara partisipatif.

                                                                                               5
    4. Menjalankan fungsi pelaporan situasi pangan dan cadangan pangan desa dan
      perkembangan pelaksanaan Proksi Mandiri Pangan di desa dengan formulir yang telah
      ditentukan.
    5. Mengintegrasikan berbagai sumberdaya pembangunan (masyarakat dan pemerintah
      untuk melaksanakan kegiatan tersebut.
    6. Melakukan pengkajian atas perkembangan yang telah dicapai dan membuat rencana
       tindak lanjut.

3. Mekanisme Pencairan dan Pemanfaatan Dana Bansos
4. Kepengurusan dan Pengelolaan Dana Bansos oleh LKD




   b. PENGEMBANGAN SISTIM KETAHANAN PANGAN


1. Kegiatan Peningkatan Produksi Pangan dan Intensifikasi Usaha
      Adapun kegiatan peningkatan produksi pangan dan intensifikasi usaha yang telah
   dilakukan di Desa Sei Bengkal Barat yaitu Ternak Kambing jenis Bligon sejumlah 20 ekor
   dengan memanfaatkan dana PMUK, oleh satu kelompok afinitas yakni kelompok Harapan
   Mulya. Tujuan kedepannya agar dapat dikelola secara professional sehingga dapat
   meningkatnya produksi pangan masyarakat.


2. Kegiatan Lumbung Pangan
      Kegiatan lumbung pangan untuk tahun ini belum ada, hanya saja baru sampai pada
   tahap pembangunan fisik lumbung.


3. Kegiatan Pengembangan Distribusi Pangan.
       Pelaksanaan penyaluran Beras Raskin Tahun 2009 dibandingkan dengan sasaran yang
    telah ditetapkan berrdasarkan angka yang dihimpun dari Kabag Ekonomi Setda Kabupaten
    Tebo sampai Bulan Tahun 2009 dapatdilihat pada Tabel 2.




                                                                                       6
       Tabel 2. Penyaluran Beras Raskin Kabupaten Tebo sampai Bulan Mei Tahun 2009

                                     Sasaran                Realisasi              Sisa
  No        Kecamatan
                               KK          Ton        KK            Ton      KK           Ton

       Tebo Ilir            1.072      192.960      1.072       18.705    1.072     174.255

       Tengah Ilir          438        78.840       438         -         438       78.840

       Tebo Tengah          1.496      269.280      1.496       23.160    1.496     246.120

       Tebo Ulu             1.634      294.120      1.634       15.750    1.634     278.370

       Rimbo ulu            689        124.020      689         -         689       124.020

       Rimbo bujang         850        153.000      850         37.845    850       115.155

       Rimbo ilir           344        61.920       344         8.085     344       53.835

       Sumay                745        134.100      745         18.495    745       115.605

       VII Koto             965        173.700      965         11.040    965       162.660

       VII Koto Ilir        875        157.500      875         49.290    875       108.210

       Serai Serumpun       819        147.420      819         37.725    819       109.695

       Muara Tabir          329        59.220       329         -         329       59.220

           Jumlah           10.256     1.846.080    10.256      220.095   10.256    1.625.985



4. Kegiatan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan dan Gizi (P2KPG).
       Kegiatan tersebut masih dalam Tahap Pencairan Dana.



5. Kegiatan Peningkatan Keterampilan.
   Adapun pembinaan yang telah dilakukan adalah :
   -Pembinaan tentang pengelolaan keuangan
   -Pemberian makan tambahan bagi Bumil, Balita dan Anak sekolah
   -Mengikuti study banding kedaerah yag lebih maju (Magelang Jawa Tengah)




                                                                                             7
     c. PENGEMBANGAN SARANA DAN PRASARANA


1. Koordinasi Dan Kerjasama Lintas Sektor Untuk Mendukung Program Aksi Desa Mandiri
     Pangan.

 No                   Jenis Kegiatan                  Jenis Bantuan              Instansi

1       -Budidaya Kedelai                      Benih Kedelai          Dinas Pertanian Tanaman
        -Budidaya Padi                         Benih Padi             Pangan
        -Sarana Prasarana                      Alsintan

2       -Budidaya Ikan Keramba                 Benih Ikan             Disnakan

3       -Budidaya Karet                        Bibit karet            Dinas Perkebunan




C. TAHAP PENGEMBANGAN
a. Pemberdayaan Masyarakat


    1. Kemitraan dan Pengembangan jaringan usaha kelompok dalam rangka pengembangan
       usaha dan pemasaran
         Desa yang termasuk pada tahap pengembangan ialah desa Aburan Batang Tebo dan
       Desa Bungo Tanjung. Hingga saat ini belum ada semacam kemitraan dan pengembangan
       jaringan usaha kelompok pada kedua desa tersebut.


    2. Kegiatan Pelatihan, Peningkatan keterampilan teknis kelompok dalam pengembangan
       usaha.
       Adapun Pelatihan yang telah diadakan yakni :
                  -    Pelatihan ternak itik
                  -    Pelatihan ternak sapi
                  -    Pelatihan perikanan




                                                                                            8
b. PENGEMBANGAN SISTIM KETAHANAN PANGAN


   1. Gerakan konsumsi pangan beragam, bergizi, berimbang dan aman melalui P2KG
     Gerakan konsumsi pangan beragam, bergizi, berimbang dan aman melalui P2KG antara
   lain :
      - Mengadakan sosialisasi konsumsi pangan beragam, bergizi, berimbang dan aman.
      - Mengadakan lomba menu masak pangan beragam, bergizi, berimbang dan aman.


  2. Kegiatan Pengembangan Sistim Pemantauan, deteksi dan respon dini dalam rangka
     penanganan rawan pangan.
     Kegiatan Pengembangan Sistim Pemantauan, deteksi dan respon dini dalam rangka
  penanganan rawan pangan antara lain :
   a. Cetak sawah
   b. Pengadaan benih padi
   c. Penggemukan sapi
   d. Pengembangan ikan kolam dan ikan keramba
   e. Pemanfaatan lahan pekarangan




                                                                                       9
C. PENGEMBANGAN SARANA DAN PRASARANA
     1. Dukungan kerja sama lintas sector dan pembangunan sarana prasarana desa dalam
     pengembangan Desa Mandiri Pangan.
     *Desa Aburan Batang Tebo.

No             Instansi       Jenis Kegiatan dari Provinsi    Volume        Jenis Kegiatan dari    Volume
                                                                                Kabupaten

 1                2                        3                     4                  5                  6

 1      Dinas Kesehatan                 PUSTU                1 Unit     Pembinaan Desa UPGK       1 Paket
                                    Promosi Kadarzi          1 Paket    PHBS                      1 Paket


 2      Dinas Kelautan dan       Bantuan Benih & Pakan       10 Paket   Bantuan Benih Ikan        1 Paket
        Perikanan                                                       Pembinaan

 3      Dinas Perindag              Bintek Penyuluh          1 org      -
                                  Pelatihan GMP cara         1 org      -                         2x
                                berproduksi yang baik.
                                 Pelatihan Susu Kedele       1 org      -
                              Pelatihan AMT Peningkatan      1 org      -
                                   Motivasi berusaha.
                              Pelatihan teknik pengolahan
                                      mutu pangan            1 org      -



 4      Dinas Pendidikan                PAUD                            PAUD                      1 Paket
                                      Keaksaraan
                                         KBU
                                       Paket A
                                       Paket B
                                        TBM

 5      Dinas Sosnakertrans    Bantuan Usaha Ekonomi         10 Paket   Bantuan mesin jahit       2 Bh
                              Produktif lanjut Usia kurng
                                        mampu
                               Bantuan Usaha Ekonomi                    Alat Bantuan
                              produktif utk anak terlantar   1 Paket    Pendengaran Lansia        1 Bh

                                  Program Rehabilitasi
                                                                        Tongkat Penyandang        1 Bh
                                                                        Cacat




                                                                                                         10
     *Desa Bungo Tanjung

No               Jenis Kegiatan                  Jenis Bantuan             Instansi

 1      Penggemukan sapi                  Bantuan sapi              Dinas Peternakan
        Kolam ikan                        Benih ikan                &Perikanan

 2      Budidaya kedele                   Benih kedele              Dinas Pertanian
        Budidaya padi                     Benih padi                Tanaman Pangan

 3      Budidaya karet                    Bibit karet               Dinas Perkebunan




D. TAHAP KEMANDIRIAN

  1.    Peningkatan Pendapatan Masyarakat.
        Desa yang termasuk dalam Tahap Kemandirian adalah : Desa Teluk Pandak dan Desa
Lembak Bungur. Pada Kedua Desa tersebut telah terjadi peningkatan pendapatan masyarakat,
meskipun tidak terlalu drastis. Pada Desa Teluk Pandak, usaha keramba ikan terkelola dengan
baik dan menambah penghasilan bagi kelompok kelompok RT yang mengelolanya. Untuk desa
Lembak Bungur meningkatnya pendapatan masyarakat berasal dari ternak ayam kelompok
yang hasil penjualannya bisa mencapai 16 juta.


  2. Perubahan Pola Pikir Masyarakat terhadap diversifikasi dan konsumsi pangan.
        Masyarakat sudah dapat merasakan manfaat menu masak yang beragam, bergizi, dan
berimbang, yang murah dan aman untuk dikonsumsi. Mereka juga sudah dapat menerapkan
menu B3 di rumah masing masing dengan memanfaatkan sumber daya pangan lokal seperti
sukun, ubi rambat, ubi kayu, dan lain lain. Masyarakat juga sudah membudayakan
memanfaatkan lahan pekarangan sebagai kebun sayuran, apotik hidup, dan lain lain.




3. Perkembangan kegiatan usaha produktif kelompok afinitas

                                                                                        11
    *Desa Teluk Pandak
    o   Jenis Usaha              Tahun 2008           Tahun 2009          Keterangan

    1   Ternak Ayam Potong       600 ekor             -
    2   Penggemukan Sapi         40 ekor              40 ekor
    3   Sayuran                  5 Ha                 7 Ha
    4   Padi sawah               -                    -
    5   Ikan Keramba             4 Unit               7 Unit
    6   Itik                     250 ekor             250 ekor


    *Lembak Bungur
    No Jenis Usaha               Tahun 2008           Tahun 2009          Keterangan

    1   Ayam Potong              1600 ekor            2800 ekor
    2   Sayuran                  5,5 Ha               1,5 ha Ha
    3   Jagung                   25 Ha                32 Ha




4. Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat
  Dengan pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil, balita dan anak sekolah menjadikan
ibu hamil, balita dan anak sekolah lebih sehat dan produktif. Masyarakat sudah mulai dapat
menerapkan pola menu masak B3 (beragam, bergizi dan berimbang).


5. Lumbung Pangan, distribusi pangan, dan pengembangan gerakan konsumsi pangan
    beragam, bergizi, berimbang dan aman.
    Lumbung pangan masih secara tradisional. Bantuan Lumbung Pangan yang dibangun
    khusus di Desa Mandiri Pangan Tahap Pengembangan dengan dana pemerintah belum ada.
    Gerakan konsumsi 3 B sudah disosialisasikan di seluruh desa mandiri pangan melalui
    koordinasi pendampingnya. Bahkan sebagian ibu PKK di desa sudah ada yang menjadi
    kader pangan yang siap jadi pelopor untuk mengaplikasikan menu 3 B yang murah dan
    berbasis pangan lokal. Promosi dan sosialisasi menu 3 B berbasis pangan lokal juga
    dilakukan pada pameran pembangunan tingkat kabupaten dalam hal ini Kabupaten Tebo.
    Selain itu pada bulan oktober 2009 telah dilaksanakan lomba menu masak 3 B di Aula
    Utama Kantor Bupati Tebo dengan diikuti puluhan kelompok yang berasal dari
    dinas/instansi dan perwakilan masing masing kecamatan.



                                                                                       12
6. Terbangunnya dan termanfaatkannya sarana prasarana pedesaan untuk mendukung
     kemandirian pangan.
     Sarana prasarana pedesaan untuk mendukung kemandirian pangan antara lain :
                    -   Jalan Usaha Tani
                    -   Akses Pasar Kabupaten dekat
                    -   SD dan Madrasah


III. DUKUNGAN PENGEMBANGAN DESA MANDIRI PANGAN DENGAN APBD
*Lembak Bungur
No         Rencana              Volume      Jumlah dana   Kelompok             Sumber dana
        usaha/kegiatan                         (Rp)       Penerima
1     Ternak Lele             5000 ekor    7.500.000,-    5 Orang      Dinas Perikanan Propinsi
2     Ayam Petelur            200 ekor     150.000.000,- 5 Orang       Dinas Peternakan Kab. Tebo
3     Ternak Bebek            200 ekor     15.000.000,-   5 Orang      Dinas Peternakan Kab. Tebo
4     Pembibitan sawit        500 batang   8.000.000,-    4 Orang      Dinas Perkebunan Kab. Tebo


IV. PERMASALAHAN DAN PEMECAHAN MASALAH
*Permasalahan
-Belum terpadunya koordinasi antar instansi terkait.
-Kurangnya sarana dan prasarana penunjang kemandirian pangan.
-Sebagian anggota kelompok afinitas belum memiliki pola pikir yang maju
-Penggantian Tenaga Pendamping membuat kesinambungan kegiatan menjadi terhenti
sementara, disebabkan masa transisi pendamping dalam beradaptasi memakan waktu lama.
-Sumber daya manusia/SDM yang menangani Ketahanan Pangan terbatas.


*Pemecahan Masalah
-Meningkatkan koordinasi antar instansi terkait dengan mengadakan pertemuan rutin antar
instansi yang terkait Pokja Mandiri Pangan dengan lebih aktif.
-Melakukan koordinasi yang terorganisir dengan pendamping desa mandiri pangan, dengan
harapan mendapatkan data dan informasi yang tepat dan               ter-up date sehingga dalam
melaksanakan kebijakan dapat efektif dan efisien.




                                                                                             13
                                       III. PENUTUP


       Demikian Laporan Evaluasi Pelaksanaan Desa Mandiri Pangan Kabupaten Tebo yang
kami buat dengan mengoptimalkan data yang tersedia. Diharapkan melalui Laporan Evaluasi ini,
Badan Ketahanan Pangan Departemen Pertanian dan Pemerintah Propinsi Jambi dapat lebih
meningkatkan dukungan Anggaran Tahun 2009 guna melaksanakan kegiatan Desa Mandiri
Pangan.
       Semoga Laporan Evaluasi Pelaksanaan Desa Mandiri Pangan Kabupaten Tebo dapat
memberi manfaat bagi semua pihak yang terkait dengan pemberdayakan masyarakat dalam
upaya penurunan kemiskinan dan peningkatan Ketahanan Pangan dan Gizi.


                                                                      Kepala Kantor
                                                                Ketahanan dan Penyuluhan
                                                                     Kabupaten Tebo


                                                                     Ir. SUWARNO ISA
                                                                        Pembina TK. I
                                                               NIP. 19550424 198803 1 001




                                                                                         14
                                   LAMPIRAN

A. LOKASI DESA PELAKSANA DESA MAPAN DAN JUMLAH KK MISKIN

                                           Jumlah KK Miskin
   No       Lokasi Demapan        Tahun 2008              Tahun2009
                                                      (s/d Oktober 2009)
   1    Kec. Sumay
        Desa Lembak Bungur         50 Orang                40 Orang

   2    Kec. Serai Serumpun
        Desa Pagar Puding         236 Orang               236 Orang

   3    Kec. Tebo Tengah
        Desa Aburan Batang Tebo    60 Orang                53 Orang

   4    Kec. Tebo Ulu
        Desa Bungo Tanjung         42 Orang                36 Orang

   5    Kec. Tebo Ilir
        Desa Se Bengkal Barat     164 orang               160 Orang

   6    Kec. Tebo Tengah
        Desa Teluk Pandak         149 Orang               145 Orang




                                                                           15
B. BIODATA TIM PANGAN DESA

 No     Desa/Kelurahan          Ketua               Sekretaris                   Anggota
  1   Lebak Bungur         Adnan                 M. Nasir            Ratna Dewi (Bendahara)
                                                                     Sudirman
                                                                     Sariah
                                                                     Sari'in, S.Pt
                                                                     Ade Hendri

 2    Teluk Pandak         Marzuki               Amiruddin           Mashuri (Bendaharawan)
                                                                     Neli
                                                                     Sahrudin

 3    Bungo Tanjung        Ahmad Hasanatan       Mashuri             Saharudin (Bendahara)
                                                                     Sahabudin
                                                                     Eli murni
                                                                     Hairul
                                                                     Zahri

 4    Aburan BT Tebo       Nassar                Tarmizi             Zainal(Bendahara)
                                                                     Sadri
                                                                     Rosani
                                                                     Saipul
                                                                     Indra

 5    Pagar Puding Lamo    Ilyas                 Izazi               Ghazali (bendahara)
                                                                     Samsuri
                                                                     Suwabaitul Islamiah
                                                                     M.A. Yani

 6    S. Bengkal Barat     Hamidi                Azhar               Manan (bendahara)
                                                                     Sairi
                                                                     Harun



C. BIODATA PENGURUS LKD DAN PERKEMBANGAN DANA YANG DIKELOLA LKD

Pengurus LKD
 No       Desa/Kelurahan             Nama LKD               Ketua     Sekretaris    Bendahara
  1   Lebak Bungur             Harapan Maju              M. Muzir     Ardi         Arifin

  2   Teluk Pandak             Pematang Jering           Zulyadin     M. Amin      Munir

  3   Bungo Tanjung            Sumber Rezeki             Ridwan       Suryana      Mis

  4   Aburan BT Tebo           Aburan Maju               Sinaripin    Martiyanti   Roslina

  5   S. Bengkal Barat         Harapan Mulya             Hambali      Abdullah     Suhaimi

  6   Pagar Puding Lamo        Pagar Puding Lamo         Kusairi      Saprizal     Anwar



Perkembangan Dana Yang dikelola LKD




                                                                                                16
    D. JENIS USAHA KELOMPOK


No         Desa            Nama          Jlh           Jenis      Volume     Volume      Sumber
                         Kelompok      Anggota       Kegiatan     Awal       Akhir       Dana

1     Thn. 2006
      Teluk Pandak     Pematang        30        Keramba          8000 ekr   14000 ekr   TP
                       Jering                    Padi             35 Ha      36 Ha       APBD II
                                                 Sayuran          0,5 Ha     0,5 Ha      APBD I
      Lebak Bungur     Harapan
                       Makmur          30        Ayam Ras         1200 ekr   2800 ekr    TP
                                                 Jagung           31 Ha      32 Ha       APBD I
                                                 Sayuran          0,5 Ha     1,5 Ha      APBD I


2     Thn. 2007
      Bungo Tanjung    Sumber Rejeki   30        Ayam Ras         1600 ekr   1600 ekr    TP
                                                 Padi             0,5 Ha     0,5 ekr     APBD II
                                                 Sayuran          75 Ha      75 Ha       APBD II

      Aburan Bt Tebo   Aburan Maju
                                       30        Ayam Potong      600 ekr    600 ekr     TP
                                                 Kolam Ikan       1500 ekr   1500 ekr    TP
                                                 Sayuran          2 Ha       3 Ha        APBD I
                                                 Pegmkn Sapi      40 ekr     40 ekr      APBD II
                                                 Itik             252 ekr    252 ekr     APBD II

3     Thn. 2008        Harapan         30        Sayuran          1,5 Ha     1,5 Ha      APBD II
      Sei Bengkal      Mulya                     ternak kambing   20 Ekor                TP
      Barat


4     Thn. 2009        Seiyo Sekato    60        Ternak Kambing
      Pagar Puding                               Ayam Buras
      Lamo                                       Bibit sawit
                                                 Simpan Pinjam




                                                                                             17

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags: belum ada
Stats:
views:4264
posted:3/11/2010
language:Indonesian
pages:17