Docstoc

Betari

Document Sample
Betari Powered By Docstoc
					Pesan Online Emal : Adi_Extruct@yahoo.com Powered by : www.warabiz.com

CV. AGRIFLORA Seeds, Fertilizers LESTARI And Pesticides
BELAJAR KEMBALI KE ALAM

Kita sering mendengar keluhan dari para petani karena hasil panennya terus menurun baik secara kualitas maupun kuantitas akibat serangan hama dan penyakit serta perlakuan yang kurang tepat terhadap tanah meskipun telah dilakukan pemupukan yang cukup pada tanamannya. Keadaan tersebut tidak akan terjadi jika petani tidak hanya memperhatikan tanamannya saja, tetapi seharusnya petani juga memperhatikan tanah secara baik dan bijaksana. Misalnya penggunaan pupuk yang lebih aman bagi tanaman dan tanahnya, antara lain penggunan pupuk organic, memperhatikan rotasi tanaman secara bijaksana. Penggunaan pestisida secara bijaksana dan penggunaan mikroba pengurai dan pengaya tanah.

Secara alami tanah merupakan lingkungan bagi kehidupan mikro dimana organisme seperti bakteri pengurai, jamur dan protozoa berperan dalam ketersediaan hara makanan yang diperlukan tanaman. Namun saat ini berbagai polusi bahan kimia yang berlebihan, secara perlahan akan mengganggu keseimbangan kehidupan mikro tersebut, sehingga secara perlahan tanah menjadi tidak subur, padat dan memerlukan pasokan pupuk yang meningkat. BETARI merupakan salah satu product baru yang sangat baik untuk tanah dan tanaman yang dapat dipadukan pada saat pemberian pupuk baik di persemaian maupun di pertanaman.Pemakaian BETARI akan menstimulasi perkembangan mikro-organisme di dalam tanah dan menimbulkan efek berantai kehidupan, perbaikan structur tanah dan kesuburan tanah.

Pesan Online Emal : Adi_Extruct@yahoo.com Powered by : www.warabiz.com

Mikroba pada BETARI merupakan konsorsium Mikroba Pengurai dan Mikroba Pengaya yang bekerja secara simultan dalam perombakan dan ekstraksi unsur hara. Kombinasi tersebut menjamin ketersediaan hara secara berkesinambungan dan pelepasan hara dapat dilakukan secara terkendali. Pada saat tanaman membutuhkan hara, ia akan melepaskan eksudat melalui akar. Sebagai gantinya Mikroba akan melepaskan ion-ion Nitrogen (NH4+), Kalium (K+) dan atau Pospat (PO43-) sebagai hara bagi tanaman, dan menyerap nutrisi dari eksudat akar sebagai sumber energi dan perkembangbiakan. Dengan demikian mekanisme pelepasan hara dikendalikan oleh tanaman melalui proses pertukaran antara eksudat akar dengan hara yang dibutuhkan. Proses ini berjalan secara alamiah dan seimbang untuk memenuhi kebutuhan hara tanaman tepat pada saat dibutuhkan ( "release on demand" ), sekaligus membuat pemakaian unsur hara menjadi lebih efisien. Selain merombak hara mikro menjadi tersedia bagi tanaman, aktifitas mikroba juga menghasilkan Fitohormon seperti auxin, sitokinin dan giberellin. Kandungan Betari: Mikroba Pengurai : Lactobacillus sp.; Actinomycetes; Aspergillus sp.; Yeast Mikroba Pengaya : Rhizobium sp.; Azospirillum sp./VNO 122; Azotobacter sp./VNO 017 (Pengikat N) Bacillus sp./VPO 03; Mikoriza sp./VPO 71 (Pelepas P) Nutrisi dan Mineral : Enzym Activator Mikroba (Organik)

Manfaat BETARI Mengembalikan Kesuburan tanah: Rehabilitasi Rizosphere ( Kehidupan mikro tanah dan akar) Peremajaan struktur fisik tanah ( kembalinya cacing tanah, protozoa Peremajaan struktur kimia tanah ( perombakan bahan organic dan mineralmineral yang terjerap dalam tanah Meningkatkan ketersediaan unsur hara : Merombak sisa bahan organik Penambatan Nitrogen dari udara dan penguapan pupuk Melepas jerapan Phospat dari tanah Pembentukan fitohormon Mengurangi dosis pupuk

Pesan Online Emal : Adi_Extruct@yahoo.com Powered by : www.warabiz.com

Methode Pemakaian: Dosis : (1 - 2 bungkus Betari 800 Gr /Ha) Aplikasi ke Tanah: Betari dapat langsung di aplikasikan ke tanah baik secara terpisah ataupun bersamaan dengan pemberian pemupukan dasar dan pemupukan selanjutnya. Apabila diaplikasikan langsung: Campurkan 800 Gr Betari pada 100-150 Kg pupuk organik (Petroganik, Mas Hitam, Pupuk Kandang, dll) atau pupuk anorganik (Urea, ZA, SP36, ZK, KNO3, Fertila, dll). Fungsi pencampuran adalah untuk memudahkan penyebaran Betari agar merata. Bila dicampur dengan pupuk anorganik sebaiknya langsung diaplikasikan pada hari yang sama dan tidak disimpan. Sistem Kocoran: Campurkan setiap bungkus 800 Gr Betari dalam 150 sampai 200 Lt air. Tambahkan 400 - 800 Ml Molase/ Tetes/ Gula sebagai sumber energi. Biarkan selama 8 - 12 jam agar Mikroba berkembang biak, kemudian kocorkan ke tanah atau sawah pada pagi atau sore hari.

PENGALAMAN PADA TANAMAN PADI SAWAH

• • • • • • •

Peningkatan jumlah rumpun, malai per rumpun dan gabah per malai Peningkatan ketegaran batang, tidak mudah rebah Peningkatan daya tahan khlorofil Peningkatan produksi padi sawah hingga 30% Mengurangi persentase beras pecah/patah Meningkatkan daya simpan gabah Meningkatkan cita rasa beras


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags: Bakteri
Stats:
views:640
posted:12/4/2008
language:Indonesian
pages:3
Description: Betari solusi untuk petani terhadap penurunan produksi dan efisiensi pupuk