Docstoc

Bab II - PDF

Document Sample
Bab II - PDF Powered By Docstoc
					BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                                        7




                                      BAB II

                             TINJAUAN PUSTAKA



2.1      Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas

2.1.1 Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas dengan Cek

         Pengeluaran kas dengan cek memiliki kebaikan ditinjau dari pengendalian

intern berikut ini:

      1) Dengan digunakannya cek atas nama, pengeluaran cek akan dapat diterima

         oleh pihak yang namanya sesuai dengan yang ditulis pada formulir cek.

         Dengan demikian pengeluaran kas dengan cek menjamin diterimanya cek

         tersebut oleh pihak yang dimaksud oleh pihak pembayar.

      2) Dilibatkannya pihak luar (dalam hal ini bank) dalam pencatatan transaksi

         pengeluaran kas perusahaan. Dengan digunakannya cek dalam setiap

         pengeluaran kas perusahaan, transaksi pengeluaran kas direkam juga oleh

         bank, yang secara periodik mengirimkan rekening koran bank (bank

         statement) kepada perusahaan nasabahnya. Rekening koran bank inilah

         yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk mengecek ketelitian catatan

         transaksi kas perusahaan yang direkam di dalam jurnal penerimaan dan

         pengeluaran kas.

      3) Jika sistem perbankan mengembalikan cancelled check kepada check

         issuer, pengeluaran kas dengan cek memberikan manfaat tambahan bagi

         perusahaan yang mengeluarkan cek dengan dapat digunakannya cancelled




LAPORAN TUGAS AKHIR
BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                                   8




      check sebagai tanda terima kas dari pihak yang menerima pembayaran.

      Dengan digunakannya cek dalam pengeluaran kas, check issuer akan

      secara otomatis menerima tanda penerimaan kas dari pihak yang menerima

      pembayaran. Cancelled check sebagai tanda terima pembayaran lebih

      andal karena di dalam endorsement terkait pihak bank yang merupakan

      pihak yang independen       bagi pembayar maupun bagi penerima

      pembayaran.



Fungsi yang Terkait

      Menurut Mulyadi dalam bukunya Sistem Akuntansi (2006), untuk fungsi

yang terkait dalam Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas Dengan Cek adalah:

   1. Fungsi yang memerlukan pengeluaran kas

      Jika suatu fungsi memerlukan pengeluaran kas (misalnya untuk pembelian

      jasa dan untuk biaya perjalanan dinas), fungsi yang bersangkutan

      mengajukan permintaan cek kepada fungsi akuntansi (Bagian Utang). Jika

      perusahaan menggunakan voucher payable system. Bagian utang

      kemudian membuat bukti kas keluar (voucher) untuk memungkinkan

      bagian kasa mengisi cek sejumlah permintaan yang diajukan oleh fungsi

      yang memerlukan pengeluaran kas.




LAPORAN TUGAS AKHIR
BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                                     9




   2. Fungsi kas

      Fungsi ini bertanggung jawab dalam mengisi cek, meminta otoritasi atas

      cek, dan mengirimkan cek kepada kreditur atau membayarkan langsung

      kepada kreditur.

   3. Fungsi akuntansi

      Fungsi akuntansi bertanggung jawab atas pencatatan pengeluaran kas yang

      menyangkut biaya dan persediaan, pencatatan transaksi pengeluaran kas

      dalam jurnal pengeluaran kas atau register cek dan pembuatan bukti kas

      keluar yang memberikan otoritasi kepada fungsi kas dalam mengeluarkan

      cek sebesar yang tercantum dalam dokumen tersebut. Fungsi ini juga

      bertanggung jawab untuk melakukan verifikasi kelengkapan dan kesahihan

      dokumen pendukung yang dipakai sebagai dasar pembuatan bukti kas

      keluar. Dalam metode pencatatan utang tertentu (full fledged voucher

      system), fungsi ini bertanggung jawab untuk menyelenggarakan arsip bukti

      kas keluar yang belum dibayar (unpaid voucher file) yang berfungsi

      sebagai buku pembantu utang perusahaan.

   4. Fungsi pemeriksa intern

      Fungsi ini bertanggung jawab untuk melakukan perhitungan kas (cash

      count) secara periodik dan mencocokkan hasil perhitungannya dengan

      saldo kas menurut catatan akuntansi. Fungsi ini juga bertanggung jawab

      untuk melakukan pemeriksaan secara mendadak (surprised audit) terhadap




LAPORAN TUGAS AKHIR
BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                                    10




      saldo kas yang ada di tangan dan membuat rekonsiliasi bank secara

      periodic



Dokumen yang Digunakan

   1. Bukti kas keluar

      Dokumen ini berfungsi sebagai perintah pengeluaran kas kepada bagian

      kas sebesar yang tercantum dalam dokumen tersebut. Di samping itu,

      dokumen ini berfungsi sebagai surat pemberitahuan (remittance advice)

      yang dikirim kepada kreditur dan berfungsi pula sebagai dokumen sumber

      bagi pencatatan berkurangnya utang. Dalam sistem pengeluaran kas

      dengan dana kas kecil, dokumen ini diperlukan pada saat pembentukan

      dana kas kecil dan pada saat pengisian kembali dana kas kecil.

   2. Cek

      Dari sudut sistem informasi akuntansi, cek merupakan dokumen yang

      digunakan untuk memerintahkan bank melakukan pembayaran sejumlah

      uang kepada orang atau organisasi yang namanya tercantum pada cek. Ada

      dua pilihan dalam penggunaan cek untuk pembayaran, yaitu dengan check

      issuer membuat cek atas nama, atau dengan check issuer membuat cek

      atas unjuk.

   3. Permintaan cek (check request)

      Dokumen ini berfungsi sebagai permintaan dari fungsi yang memerlukan

      pengeluaran kas kepada fungsi akuntansi untuk membuat bukti kas keluar.




LAPORAN TUGAS AKHIR
BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                                        11




Jaringan Prosedur yang Membentuk Sistem

       Sistem akuntansi pengeluaran kas dengan cek dibagi menjadi dua macam

sistem, yang masing-masing sistem tersebut terdiri dari berbagai jaringan prosedur

sebagai berikut :

   1. Sistem akuntansi pengeluaran kas dengan cek yang tidak memerlukan

       permintaan cek, yang terdiri dari jaringan prosedur berikut :

       1) Prosedur pembuatan bukti kas keluar

           Berdasarkan dokumen pendukung yang dikumpulkan melalui sistem

           pembelian atau berdasarkan permintaan cek yang diterima oleh fungsi

           akuntansi (Bagian Utang), dalam prosedur pembuatan bukti kas keluar

           bagian utang membuat bukti kas keluar. Bukti kas keluar ini berfungsi

           sebagai perintah kepada fungsi kas untuk mengisi cek sebesar jumlah

           yang tercantum pada dokumen tersebut dan mengirimkan cek tersebut

           kepada kreditur yang namanya ditulis dalam dokumen tersebut.

       2) Prosedur pembayaran kas

           Dalam prosedur ini fungsi kas mengisi cek, meminta tanda tangan atas

           cek kepada pejabat yang berwenang dan mengirimkan cek tersebut

           kepada kreditur yang namanya tercantum pada bukti kas keluar.

       3) Prosedur pencatatan pengeluaran kas

           Dalam prosedur ini fungsi akuntansi mencatat pengeluaran kas dalam

           jurnal pengeluaran kas atau register cek.




LAPORAN TUGAS AKHIR
BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                                    12




   2. Sistem akuntansi pengeluaran kas yang memerlukan permintaan cek, yang

       terdiri dari jaringan prosedur berikut ini:

       1)   Prosedur permintaan cek

            Dalam prosedur ini fungsi yang memerlukan pengeluaran mengajukan

            permintaan pengeluaran kas dengan mengisi permintaan cek.

       2)   Prosedur pembuatan bukti kas keluar

       3)   Prosedur pembayaran kas

       4)   Prosedur pencatatan pengeluaran kas



Unsur Pengendalian Intern

   •   Organisasi

       1)   Fungsi penyimpanan kas harus terpisah dari fungsi akuntansi.

       2)   Transaksi penerimaan dan pengeluaran kas tidak boleh dilaksanakan

            sendiri oleh bagian kassa sejak awal sampai akhir tanpa campur

            tangan dari fungsi lain.

   •   Sistem Otorisasi dan Prosedur Pencatatan

       3)   Pengeluaran kas harus mendapat otorisasi dari pejabat yang

            berwenang.

       4)   Pembukuan dan penutupan rekening bank harus mendapatkan

            persetujuan dari pejabat yang berwenang.

       5)   Pencatatan dalam jurnal pengeluaran kas (atau dalam metode

            pencatatan tertentu dalam register cek) harus didasarkan bukti kas




LAPORAN TUGAS AKHIR
BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                                      13




            keluar yang telah mendapat otorisasi dari pejabat yang berwenang dan

            yang dilampiri dengan dokumen pendukung yang lengkap.

   •   Praktek yang sehat

       6)   Saldo kas yang ada ditangan harus dilindungi dari kemungkinan

            pencurian atau penggunaan yang tidak semestinya.

       7)   Dokumen dasar dan dokumen pendukung transaksi pengeluaran kas

            harus dibubuhi cap “lunas” oleh bagian kasa setelah transaksi

            pengeluaran kas dilakukan.

       8)   Penggunaan rekening Koran Bank (Bank Statement), yang merupakan

            informasi dari pihak ketiga, untuk mengecek ketelitian catatan kas

            oleh fungsi pemeriksaan intern yang memerlukan fungsi yang tidak

            terlibat dalam pencatatan dan penyimpanan kas.

       9)   Semua pengeluaran kas harus dilakukan dengan cek atas nama

            perusahaan penerima pembayaran atau dengan pemindah bukuan.

       10) Jika pengeluaran kas hanya menyangkut jumlah yang kecil

            pengeluaran ini dilakukan sistem akuntansi pengeluaran kas melalui

            dana kas kecil yang akuntansinya diselenggarakan dengan impress

            system.

       11) Secara periodik diadakan pencocokan jumlah fisik kas yang ada

            ditangan dengan jumlah kas menurut catatan akuntansi.

       12) Kas yang ada ditangan (cash in safe) dan kas yang ada diperjalanaan

            (cash in transit) diasuransikan dari kerugian.




LAPORAN TUGAS AKHIR
BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                                         14




       13) Kasir diasuransikan.

       14) Kasir dilengkapi dengan alat-alat yang mencegah terjadinya pencurian

            terhadap kas yang ada ditangan.

       15) Semua nomor cek harus dipertanggung jawabkan oleh bagian kasa.



Bagan Alir Sistem Pengeluaran Kas Dengan Cek

•   Bagan Alir Dokumen dengan Sistem Pengeluaran Kas dengan Cek dalam

    Account Payable System

       Pada gambar 4.1 disajikan bagan alir dokumen system pengeluaran kas

dengan cek dalam account payable system.

Bagian Jurnal :

    (1) Menerima FDP dari bagian pembelian, kemudian dicatat dalam jurnal

       pembelian.

    (2) FDP diserahkan kebagian utang.

    (3) Menerima FDP dan DP dari bagian kasa kemudian dicatat dalam jurnal

       pengeluaran kas.

    (4) FDP dan DP dikirim kebagian utang.

Bagian Utang :

    (1) Menenerima FDP dari bagian jurnal kemudian dicatat dalam kartu utang.

    (2) FDP disimpan dalam arsip sementara sesuai tanggal jatuh tempo.Setelah

       faktur jatuh tempo FDP diserahkan kebagian kasa.




LAPORAN TUGAS AKHIR
BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                                      15




   (3) Bagian utang menerima FDP dan DP dari bagian jurnal, kemudian dicatat

      dalam kartu utang (mengurangi utang), FDP dan DP disimpan dalam arsip

      permanen sesuai nomor urut.




   Gambar 2.1 Prosedur Pencatatan Utang Dengan Account Payable System dan
                        Pengeluaran Kas dengan Cek


Bagian Kasa :

   (1) Menerima FDP dari bagian utang, kemudian menyiapkan cek dan meminta

      otorisasi atas cek.

   (2) Mengirimkan cek kepada kreditur.




LAPORAN TUGAS AKHIR
BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                                         16




   (3) FDP dan DP diserahkan kepada bagian jurnal untuk dicatat dalam jurnal

       pengeluaran kas.



2.1.2 Sistem Pengeluaran Kas Tunai melalui Sistem Dana Kas Kecil

       Pengeluaran kas yang tidak dapat dilakukan dengan cek, biasanya karena

jumlahnya kecil maka dilakukan melalui dana kas kecil yang diselenggarakan

dengan dua cara, yaitu:

   1) Sistem saldo berfluktuasi (fluctuating fund balance system)

       Dalam sistem berfluktuasi, penyelenggaraan dana kas kecil dilakukan

       dengan prosedur sebagai berikut:

       a. Pembentukan dana kas kecil dicatat dengan mendebit rekening dana

           kas kecil.

       b. Pengeluaran dana kas kecil dicatat dengan mengkredit rekening dana

           kas kecil, sehingga setiap saat saldo rekening ini berfluktuasi.

       c. Pengisian kembali dana kas kecil dilakukan dengan jumlah sesuai

           dengan keperluan dan dicatat dengan mendebit rekening dana kas

           kecil. Dalam sistem ini, saldo rekening dana kas kecil berfluktuasi dari

           waktu ke waktu.

       Dengan demikian, dalam sistem saldo berfluktuasi, catatan kas perusahaan

       tidak dapat direkonsiliasi dengan catatan bank, oleh karena itu rekonsiliasi

       bank bukan merupakan alat pengendalian bagi catatan kas perusahaan.

   2) Imprest system




LAPORAN TUGAS AKHIR
BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                                         17




      Dalam imprest system, penyelenggaraan dana kas kecil dilakukan dengan

      prosedur sebagai berikut:

      a. Pembentukan dana kas kecil dilakukan dengan cek dan dicatat dengan

          mendebit rekening dana kas kecil. Saldo rekening dana kas kecil ini

          tidak boleh berubah dari yang telah ditetapkan sebelumnya, kecuali

          jika saldo yang telah ditetapkan tersebut dinaikkan atau dikurangi.

      b. Pengeluaran dana kas kecil tidak dicatat dalam jurnal (sehingga tidak

          mengkredit rekening dana kas kecil). Bukti-bukti pengeluaran dana kas

          kecil dikumpulkan saja dalam arsip sementara yang diselenggarakan

          oleh pemegang dana kas kecil.

      c. Pengisian kembali dana kas kecil dilakukan sejumlah rupiah yang

          tercantum dalam kumpulan bukti pengeluaran kas kecil. Pengisian

          kembali dana kas kecil ini dilakukan dengan cek dan dicatat dengan

          mendebit rekening rekening biaya dan mengkredit rekening kas.



Fungsi yang Terkait

      Menurut Mulyadi dalam bukunya Sistem Akuntansi (2006), untuk fungsi

yang terkait dalam Sistem Pengeluaran Kas Dengan Dana Kas Kecil adalah:

   1. Fungsi kas

      Fungsi ini bertanggung jawab dalam pengisian cek, memintakan otorisasi

      atas cek, dan menyerahkan cek kepada pemegang dana kas kecil pada saat




LAPORAN TUGAS AKHIR
BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                                    18




      pembentukan dana kas kecil dan pada saat pengisian kembali dana kas

      kecil.

   2. Fungsi akuntansi

      Dalam sistem akuntansi pengeluaran kas dengan dana kas kecil, fungsi

      akuntansi bertanggung jawab atas pencatatan pengeluaran kas kecil yang

      menyangkut biaya dan persediaan, pencatatan transaksi pembentukan dana

      kas kecil, pencatatan pengisian kembali dana kas kecil dalam jurnal

      pengeluaran kas atau register cek, pencatatan pengeluaran dana kas kecil

      dalam jurnal pengeluaran dana kas kecil (dalam fluctuating fund balance

      system) dan pembuatan bukti kas keluar yang memberikan otorisasi

      kepada fungsi kas dalam mengeluarkan cek sebesar yang tercantum dalam

      dokumen tersebut. Fungsi ini juga bertanggung jawab atas verifikasi

      kelengkapan dan kesahihan dokumen pendukung yang dipakai sebagai

      dasara pembuatan bukti kas keluar.

   3. Fungsi pemegang dana kas kecil

      Fungsi ini bertanggung jawab atas penyimpanan dana kas kecil,

      pengeluaran dana kas kecil sesuai dengan otorisasi dari pejabat tertentu

      yang ditunjuk dan pemintaan kembali dana kas kecil.

   4. Fungsi yang memerlukan pembayaran tunai

   5. Fungsi pemeriksaan intern




LAPORAN TUGAS AKHIR
BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                                    19




Dokumen yang Digunakan

   1. Bukti kas keluar

   2. Cek

   3. Permintaan pengeluaran kas kecil

      Dokumen ini digunakan oleh pemakai dana kas kecil untuk meminta uang

      ke pemegang kas kecil. Bagi pemegang dana kas kecil, dokumen ini

      berfungsi sebagai bukti telah dikeluarkannya kas kecil olehnya. Dokumen

      ini diarsipkan oleh pemegang dana kas kecil menurut nama pemakai dana

      kas kecil.

   4. Bukti pengeluaran kas kecil

      Dokumen ini dibuat oleh pemakai dana kas kecil untuk mempertanggung

      jawabkan pemakaian dana kas kecil. Dokumen ini dilampirkan dengan

      bukti-bukti pengeluaran kas kecil dan diserahkan oleh pemakai dana kas

      kecil kepada pemegang dana kas kecil.

   5. Permintaan pengisian kembali kas kecil

      Dokumen ini dibuat oleh pemegang dana kas kecil untuk meminta kepada

      bagian utang agar dibuatkan bukti kas keluar guna pengisian kembali dana

      kas kecil.




LAPORAN TUGAS AKHIR
BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                                       20




Prinsip-prinsip Pengendalian Intern

       Menurut Zaki Baridwan dalam bukunya yang berjudul Intermediate

Accounting (2005), prinsip-prinsip pengendalian intern meliputi:

   1. Bukti pengeluaran kas kecil harus ditulis dengan tinta, ditandatangani oleh

       orang yang menerima uang dan kemudian di cap lunas.

   2. Dana kas kecil dibentuk dengan jumlah yang tetap (impress system) dan

       pemenuhan kembalinya harus dengan cek.

   3. Pemeriksaan terhadap kas kecil harus dilakukan dengan interval waktu

       yang berbeda-beda dan tidak diberitahukan sebelumnya.



Bagan Alir Dokumen Prosedur Pembentukan Dana Kas Kecil

       Prosedur pembentukan dana kas kecil dengan imprest system dan fluctuating

fund balance system tidak berbeda. Bagan alir prosedur pembentukan dana kas kecil

dilukiskan pada Gambar 4.2.

Bagian Utang :

   1. Membuat Bukti Kas Keluar (BKK) 3 rangkap berdasarkan Surat Keputusan

       (SK)

   2. BKK 1 dimasukan dalam Register Bukti Kas Keluar.

   3. BKK 1, BKK 3 dan SK di serahkan ke Bagian Kasa

   4. BKK 2 dikirimkan ke Bagian Kartu Persediaan dan Kartu Biaya untuk

       diarsipkan.

   5. Setelah BKK 1 di proses selanjutnya di masukan ke register BKK

   6. Menyerahkan BKK 1 dan SK ke Bagian Akuntansi.




LAPORAN TUGAS AKHIR
BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                               21




Bagian Kasa :

   1. Menerima BKK 1, BKK 3 dan SK dari Bagian Utang

   2. Mengisi cek dan meminta otorisasi

   3. Menyerahkan cek dan BKK 3 ke Bagian Pemegang Dana Kas Kecil

   4. Setelah di cap lunas BKK 1 dan SK diserahkan ke Bagian Utang.




                Gambar 2.2 Prosedur Pembentukan Dana Kas Kecil



Bagian Pemegang Dana Kas Kecil :

   1. Menerima BKK 3 dan cek dari Bagian Kasa

   2. Menguangkan cek ke Bank




LAPORAN TUGAS AKHIR
BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                                     22




      3. Menyimpan uang tunai

      4. BKK 3 diarsipkan

Bagian Akuntansi :

      1. Menerima BKK 1 dan SK dari Bagian Utang

      2. BKK 1 dimasukan Register BKK

      3. Mencatat jurnalnya.


2.2      Perlakuan Akuntansi Pengeluaran Kas

2.2.1 Perlakuan Akuntansi Pengeluaran Kas Dengan Cek

Catatan Akuntansi yang Digunakan

         Catatan akuntansi yang digunakan dalam sistem akuntansi pengelaran kas

dengan cek menurut Mulyadi adalah :

      1. Jurnal Pengeluaran Kas (cash disbursment journal)

         Dalam pencatatan utang dengan account payable system, untuk mencatat

         transaksi pembelian digunakan jurnal pembelian dan untuk mencatat

         pengeluaran kas digunakan jurnal pengeluaran kas.

      2. Register Cek (check register)

         Dalam pencatatan utang dengan voucher payable system, transaksi untuk

         mencatat transaksi pembelian digunakan dua jurnal : register bukti kas

         keluar dan register cek. Register bukti kas keluar digunakan untuk

         mencatat utang yang timbul, sedangkan register cek digunakan untuk

         mencatat pengeluaran kas dengan cek.

Pencatatan Akuntansi Pengeluaran Kas Dengan Cek




LAPORAN TUGAS AKHIR
BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                                      23




       Dalam pengeluaran kas dengan cek dalam transaksi pembelian barang

dengan menggunakan account payable system, pencatatan transaksi pembelian

dalam jurnal pembelian dilaksanakan oleh Bagian Jurnal berdasarkan faktur dari

pemasok sebagai dokumen sumber. Rekening yang didebit dan dikredit dalam

jurnal pembelian ini adalah :

       Persediaan                                         xx

               Utang Dagang                                    xx

Pencatatan pengeluaran kasnya adalah sebagai berikut :

       Utang Dagang                                       xx

               Kas                                             xx



2.2.2 Perlakuan Akuntansi Pengeluaran Kas Tunai melalui Sistem Dana

       Kas Kecil

Catatan Akuntansi yang Digunakan

       Catatan akuntansi yang digunakan dalam sistem pengeluaran kas tunai

melalui sistem dana kas kecil menurut Mulyadi adalah :

   1. Jurnal pengeluaran kas (cash disbursment journal)

       Catatan akuntansi ini digunakan untuk mencatat pengeluaran kas dalam

       pembentukan dana kecil dan dalam pengisian kembali dana kas kecil.

   2. Register cek (check register)

       Catatan akuntansi ini digunakan untuk mencatat cek perusahan yang

       dikeluarkan untuk pembentukan dan pengisian kembali dana kas kecil.




LAPORAN TUGAS AKHIR
BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                                         24




    3. Jurnal pengeluaran dana kas kecil

        Jurnal ini berfungsi sebagai alat distribusi pendebitan yang timbul sebagai

        akibat pengelaran dana kas kecil.



Pencatatan Akuntansi Pengeluaran Kas Tunai Melalui Sistem Dana Kas

Kecil

    •   Pembentukan Dana Kas Kecil

        Pembentukan dana kas kecil dengan imprest system atau dengan

        fluctuating fund balance system tidak berbeda. Pencatatan dalam Register

        bukti kas keluar adalah sebagai berikut :

           Dana Kas Kecil                                   xx

                       Bukti Kas Keluar yang akan Dibayar          xx



        Pencatatan dalam Register cek adalah sebagai berikut :

               Bukti Kas Kecil yang akan Dibayar            xx

                       Kas                                         xx



•   Permintaan dan Pertanggungjawaban Pengeluaran Dana Kas Kecil

    -   Imprest System

        Dalam imprest system pengeluaran dana kas kecil tidak dicatat dalam

        catatan akuntansi.

    -   Fluctuating Fund Balance System




LAPORAN TUGAS AKHIR
BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                                        25




        Dalam fluctuating fund balance system saldo rekening dana kas kecil di

        dalam buku besar dibiarkan berfluktuasi sesuai dengan jumlah pengisian

        dan pemakaian dana kas kecil. Pencatatan jurnalnya adalah sebagai

        berikut:

                Biaya Overhead Pabrik                      xx

                Biaya Administrasi dan Umum                xx

                Biaya Pemasaran                            xx

                      Dana Kas Kecil                                 xx



•   Pengisian Kembali Dana Kas Kecil

    -   Imprest System

        Pengisian kembali dana kas kecil dalam imprest system didasarkan atas

        jumlah uang tunai yang telah dkeluarkan menurut bukti pengeluaran kas

        kecil. Pencatatan di dalam register bukti kas keluar dengan jurnal sebagai

        berikut :

                Biaya Overhead Pabrik Sesungguhnya         xx

                Biaya Administrasi dan Umum                xx

                Biaya Pemasaran                            xx

                      Bukti Kas Keluar yang akan Dibayar             xx

        Pencatatan pengeluaran kas dengan jurnal sebagai berikut :

                Bukti Kas yang akan Dibayar                xx

                      Kas                                            xx




LAPORAN TUGAS AKHIR
BAB II TINJAUAN PUSTAKA                                                        26




   -   Fluctuating Fund Balance System

       Pengisian kembali dana kas kecil dalam fluctuating fund balance system

       didasarkan atas taksiran jumlah uang tunai yang diperlukan oleh pemegang

       dana kas kecil. Pencatatan di dalam register bukti kas keluar dengan jurnal

       sebagai berikut :

              Dana Kas Kecil                               xx

                      Bukti Kas Keluar yang akan Dibayar          xx




LAPORAN TUGAS AKHIR

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:4240
posted:3/10/2010
language:Indonesian
pages:20
Description: Tugas Akhir Sistem Dan Perlakuan Akuntansi Pengeluaran Kas