Your Federal Quarterly Tax Payments are due April 15th Get Help Now >>

LIMA DAERAH ALIRAN SUNGAI DI LAMPUNG KRITIS by acm31250

VIEWS: 682 PAGES: 2

									
		LIMA DAERAH ALIRAN SUNGAI DI LAMPUNG KRITIS
		
Wednesday, 24 June 2009 18:56 -




 Lima daerah aliran sungai (DAS) di Lampung rusak parah akibat degradasi lahan di hulu
kelima sungai tersebut.

   Bandarlampung, 23/6 (Roll News) - Lima daerah aliran sungai (DAS) di Lampung rusak
parah akibat degradasi lahan di hulu kelima sungai tersebut.

 Menurut Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BP DAS) Seputih-Sekampung,
Lamris Sitompul, di Bandarlampung, Selasa, kerusakan di hulu kelima DAS itu menyebabkan
perbadingan tata air antara musim kemarau dan musim hujan pada kelimanya, berbanding
sangat jauh.

 "Normal dan idealnya adalah 1:20, artinya, debit air pada musim kemarau adalah 1 liter per
detik sementara pada musim hujan 20 liter per detik," kata dia.

 Namun, kelima DAS itu memiliki perbandingan tata air yang sangat berjauhan, masing-masing
1:80 hingga 1:125.

Kelima sungai itu adalah Way Seputih, Way Mesuji, Way Semangka, Way Sekampung, dan
Way Tulang Bawang.

Perbandingan tata air di sungai Way Seputih adalah 1:80, di Way Sekampung mencapai 1:125,
Way Tulang Bawang 1:86, Way Semangka 1:40, dan 1:50 untuk Way Mesuji.

Tahun ini, sejumlah instansi yang berhubungan langsung dengan daerah aliran sungai akan
melakukan upaya perbaikan DAS terpadu untuk memperbaiki daerah resapan air pada kelima
DAS itu.

 "Kerjasama terpadu ini meliputi lintas instansi, mulai dari Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan,
Dinas Kehutanan, hingga Dinas Pemukiman, karena hal itu memerlukan komitmen bersama,"
kata Lamris.

 Fokus dari kesepakatan bersama itu adalah penanaman kembali daerah resapan air dengan
sistem "sharing" dan melibatkan masyarakat.

"Pemerintah yang menyediakan bibit, dan masyarakat yang menanam," kata dia.

Selain melibatkan sejumlah instansi, perbaikan hulu DAS melalui penanaman kembali juga
melibatkan Non-Goverment Organitation (NGO), seperti UNDP (United Nation Development
Program).

 Data BP DAS Sekampung-Seputih menunjukan, luas lahan kritis di daerah aliran sungai (DAS)
yang ada di Provinsi Lampung, berdasarkan data tahun lalu, mencapai 1.536.365,7 hektare.

Luas lahan kritis ini kemudian dibagi menjadi tiga, yaitu sangat kritis, kritis, dan agak kritis.



                                                                                                    1/2

		LIMA DAERAH ALIRAN SUNGAI DI LAMPUNG KRITIS
		
Wednesday, 24 June 2009 18:56 -




 Sementara luas lahan yang sangat kritis berjumlah sekitar 174.646,8 hektare, luas lahan yang
kritis seluas 310.212 hektare, dan agak kritis berjumlah 1.051.506,9 hektare.

Di luar lahan kritis itu, masih ada lahan potensial mengalami kritis dan tidak potensial kritis.

Luas lahan yang potensial mengalami kritis adalah 834.492,4 hektare, dan lahan yang tidak
mengalami kritis atau tidak potensial kritis seluas 594.010 hektare.

(PSO-046) (T




                                                                                               2/2

								
To top