KORELASI PENGUKURAN KREATININ SERUM, CYSTATIN C DAN PENGGUNAAN

Document Sample
KORELASI PENGUKURAN KREATININ SERUM, CYSTATIN C DAN PENGGUNAAN Powered By Docstoc
					   KORELASI PENGUKURAN KREATININ SERUM, CYSTATIN C DAN
  PENGGUNAAN RUMUS MODIFICATION OF DIET IN RENAL DISEASE
(MDRD) DENGAN KREATININ KLIRENS UNTUK MEMPERKIRAKAN LAJU
                  FILTRASI GLOMERULUS
                Eli Halimah*, Tommy Heryantho** dan Mira Miratul Jannah*
                          *Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran
                                **
                                   Laboratorium Klinik Prodia

                                              ABSTRAK
           Dilakukan penelitian mengenai korelasi pemeriksaan kreatinin serum dan Cystatin C serta
penggunaan persamaan Modification of Diet in Renal Disease (MDRD) dengan kreatinin klirens
dalam memperkirakan Laju Filtrasi Glomerulus. Subyek yang digunakan adalah 22 orang pria
dengan usia diatas 18 tahun. Pemeriksaan kreatinin serum dan urin dilakukan berdasarkan metode
Jaffe, sedangkan untuk pemeriksaan cystatin C digunakan metode imunonephelometri. Koefisien
korelasi antara kadar kreatinin serum, cystatin C dan Laju Filtrasi Glomerulus MDRD dengan
kreatinin klirens berturut – turut -0,741; -0,853 dan 0,941. Penggunaan rumus MDRD mempunyai
hubungan paling kuat dengan kreatinin klirens ditunjukkan dengan koefisien korelasi yang paling
tinggi. Cystatin C memiliki koefisien kontingensi yang paling tinggi diantara ketiga parameter
sehingga nilai referensinya lebih dapat dipercaya dari pada parameter yang lain. Dengan analisis
regresi, cystatin C memiliki r2 0,854 yang lebih tinggi dari pada kreatinin serum dengan r2 0,846.
Hal ini menunjukkan bahwa cystatin C lebih dipercaya dari pada kreatinin serum sebagai prediktor
laju filtrasi glomerulus.

Kata kunci: kreatinin serum, kreatinin klirens, Cystatin C, persamaan Modification of Diet in
            Renal Disease (MDRD)


                                           ABSTRACT
          The research about correlation of serum creatinine, cystatin C, and the use of
Modification of Diet in Renal Disease (MDRD) formula against creatinine clearence in estimating
Clomerulus filtration had been carried out. The subject was 22 adult male, ages were above 18
years. The measurements of creatinine serum and urine were based on Jaffe methode, while
cystatin C measurements were based on immunonephelometry. Correlation coefficient of serum
creatinine , cystatin C and Glomerular Filtration Rate MDRD against creatinine clearence
respectively –0.741; -0.853 and 0.941. The use of MDRD formula had the strongest relationship
showed by highest correlation coefficient. Cystatin C had the highest contingency coefficient, so,
it’s reference value was more reliable than others. Using regression analysis, cystatin C had r2
0,854 which was higher than serum creatinine with r2 0,846. It showed that cystatin C was more
reliable than serum creatinine as predictor of glomerular filtration rate.

Keywords: serum creatinine, creatinine clearence, cystatin C, Modification of Diet in Renal
           Disease (MDRD) formula