REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU Daftar Isi
Document Sample


REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Daftar Isi
Halaman
Laporan Auditor Independen 1
Laporan Keuangan – Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk tahun-
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
Laporan Aset dan Kewajiban 2
Laporan Operasi 3
Laporan Perubahan Aset Bersih 4
Catatan atas Laporan Keuangan 5
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Laporan Aset dan Kewajiban
31 Desember 2008 dan 2007
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
Catatan 2008 2007
ASET
Portofolio efek 2d
Instrumen pasar uang 3a - 9.784.441.928
Efek ekuitas (biaya perolehan
Rp 10.058.574.486 tahun 2007) 3b - 17.326.961.120
Jumlah portofolio efek - 27.111.403.048
Bank 4,18 806.094.638 2.116.497.520
Piutang bunga 2e,5 - 26.368.868
Piutang penjualan portofolio efek 6 - 26.423.519
Aset lain-lain 7 912.946.985 1.873.860.788
JUMLAH ASET 1.719.041.623 31.154.553.743
KEWAJIBAN
Uang muka diterima atas pemesanan unit penyertaan 8 - 1.000.000
Hutang perolehan kembali unit penyertaan 9 2.065.270 50.884.063
Hutang pajak 2g,10 - 56.778.353
Hutang lain-lain 11,18 193.968.683 371.137.171
JUMLAH KEWAJIBAN 196.033.953 479.799.587
ASET BERSIH 1.523.007.670 30.674.754.156
JUMLAH UNIT PENYERTAAN BEREDAR 12 290.429,8623 4.609.974,9457
NILAI ASET BERSIH PER UNIT PENYERTAAN 5.243,9775 6.653,9958
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-2-
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Laporan Operasi
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2008 dan 2007
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
Catatan 2008 2007
PENDAPATAN INVESTASI 2f
Bunga 13 576.675.839 857.903.846
Dividen 317.854.759 605.634.638
Lain-lain 99.999.999 51.399
Jumlah Pendapatan Investasi 994.530.597 1.463.589.883
BEBAN INVESTASI 2f
Pengelolaan investasi 14,18 334.223.555 512.833.792
Kustodian 15,18 27.851.958 42.736.155
Lain-lain 16 84.044.887 158.010.365
Jumlah Beban Investasi 446.120.400 713.580.312
PENDAPATAN INVESTASI - BERSIH 548.410.197 750.009.571
KEUNTUNGAN (KERUGIAN) INVESTASI
YANG TELAH DAN BELUM DIREALISASI 2f
Keuntungan investasi yang telah direalisasi 809.493.589 10.054.702.730
Kerugian investasi yang belum direalisasi (7.268.386.634) (1.942.082.537)
Jumlah Keuntungan (Kerugian) Investasi yang Telah dan
Belum Direalisasi (6.458.893.045) 8.112.620.193
KENAIKAN (PENURUNAN) ASET BERSIH DARI AKTIVITAS
OPERASI SEBELUM PAJAK (5.910.482.848) 8.862.629.764
BEBAN PAJAK 2g,17 (85.727.300) (169.044.500)
KENAIKAN (PENURUNAN) ASET BERSIH DARI AKTIVITAS
OPERASI (5.996.210.148) 8.693.585.264
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-3-
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Laporan Perubahan Aset Bersih
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2008 dan 2007
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
Catatan 2008 2007
KENAIKAN (PENURUNAN) ASET BERSIH DARI
AKTIVITAS OPERASI
Pendapatan investasi - bersih 548.410.197 750.009.571
Keuntungan investasi yang telah direalisasi 809.493.589 10.054.702.730
Kerugian investasi yang belum direalisasi (7.268.386.634) (1.942.082.537)
Beban pajak 2g,17 (85.727.300) (169.044.500)
Kenaikan (Penurunan) Aset Bersih dari Aktivitas Operasi (5.996.210.148) 8.693.585.264
TRANSAKSI DENGAN PEMEGANG UNIT
PENYERTAAN
Penjualan unit penyertaan 16.000.000 46.600.000
Perolehan kembali unit penyertaan (23.171.536.338) (21.753.231.985)
Jumlah Transaksi dengan Pemegang Unit
Penyertaan - Bersih (23.155.536.338) (21.706.631.985)
JUMLAH PENURUNAN ASET BERSIH (29.151.746.486) (13.013.046.721)
ASET BERSIH PADA AWAL TAHUN 30.674.754.156 43.687.800.877
ASET BERSIH PADA AKHIR TAHUN 1.523.007.670 30.674.754.156
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-4-
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
1. Umum
Reksa Dana Schroder Dana Terpadu (Reksa Dana) adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak
Investasi Kolektif bersifat terbuka berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal No. 8 tahun 1995
dan Lampiran Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) (sekarang
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan atau Bapepam dan LK)
No. Kep-22/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996 yang telah diubah beberapa kali, dan terakhir
diganti dengan Lampiran Surat Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Kep-176/BL/2008 tanggal
14 Mei 2008 mengenai Peraturan Nomor IV.B.1 “Pedoman Pengelolaan Reksa Dana Berbentuk
Kontrak Investasi Kolektif.”
Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana antara PT Schroder Investment Management Indonesia
sebagai Manajer Investasi dan Deutsche Bank A.G., cabang Jakarta, sebagai Bank Kustodian
dituangkan dalam Akta No. 45 tanggal 15 Agustus 2000 dari Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, S.H.,
notaris di Jakarta. Kontrak Investasi Kolektif tersebut telah mengalami perubahan, terakhir
dengan Akta No. 38 tanggal 23 Maret 2007 dari Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., notaris di
Jakarta, mengenai perubahan beban pengelolaan investasi dan beban kustodian.
Jumlah unit penyertaan yang ditawarkan oleh Reksa Dana sesuai dengan Kontrak Investasi
Kolektif adalah sebanyak 1.000.000.000 unit penyertaan dan jumlah ini telah ditingkatkan menjadi
2.000.000.000 unit penyertaan sesuai dengan addendum Kontak Investasi Kolektif Reksa Dana
No. 34 tanggal 18 Mei 2005 dari Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., notaris di Jakarta.
Peningkatan jumlah unit penyertaan yang ditawarkan telah disetujui oleh Bapepam (sekarang
Bapepam dan LK) melalui surat No. S-1021/PM/2005 tanggal 6 Mei 2005.
Reksa Dana telah memperoleh pernyataan efektif berdasarkan Surat Keputusan Ketua Bapepam
(sekarang Bapepam dan LK) No. S-2399/PM/2000 tanggal 12 September 2000.
Sesuai dengan Kontrak Investasi Kolektif, kekayaan Reksa Dana ini akan diinvestasikan
maksimum 65% dan minimum 35% pada efek ekuitas yang berbadan hukum di Indonesia dan
yang tercatat pada bursa efek di Indonesia, serta minimum 35% dan maksimum 65% pada
obligasi yang tercatat pada bursa efek di Indonesia dan pada instrumen pasar uang berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Transaksi unit penyertaan dan nilai aset bersih per unit dipublikasikan hanya pada hari-hari
bursa, dimana hari terakhir bursa di bulan Desember 2008 dan 2007 masing-masing adalah
tanggal 30 Desember 2008 dan 28 Desember 2007. Laporan keuangan Reksa Dana untuk tahun-
tahun yang berakhir 31 Desember 2008 dan 2007 ini disajikan berdasarkan posisi aset bersih
Reksa Dana masing-masing pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.
Manajer Investasi dan Bank Kustodian telah menyelesaikan laporan keuangan Reksa Dana pada
tanggal 5 Maret 2009. Manajer Investasi bertanggung jawab atas laporan keuangan Reksa Dana
tersebut.
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Penting
a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
No. 49 "Akuntansi Reksa Dana", peraturan Bapepam (sekarang Bapepam dan LK) serta
prinsip dan praktek akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.
Reksa Dana menyelenggarakan pembukuannya dalam mata uang Rupiah.
-5-
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Penting (Lanjutan)
a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan (Lanjutan)
Mata uang pelaporan yang digunakan untuk penyusunan laporan keuangan Reksa Dana
adalah mata uang Rupiah (Rp). Angka-angka di laporan keuangan adalah dalam Rupiah,
kecuali jumlah unit penyertaan beredar atau jumlah lain yang dinyatakan secara khusus.
b. PSAK Revisi yang Berlaku Efektif setelah Tahun 2008
Reksa Dana akan menerapkan PSAK revisi berikut pada saat PSAK revisi telah berlaku
efektif:
(1) PSAK No. 50 (Revisi 2006), “Instrumen Keuangan: Penyajian dan Pengungkapan”,
mengatur ketentuan mengenai penyajian instrumen keuangan serta pengungkapan yang
wajib dilakukan. Ketentuan penyajian mencakup klasifikasi instrumen keuangan tersebut
dari sudut pandang penerbit, yakni aset keuangan, kewajiban keuangan dan instrumen
ekuitas; pengklasifikasian bunga, dividen, kerugian dan keuntungan yang terkait dengan
instrumen keuangan; dan keadaan tertentu yang memungkinkan saling hapus (offset)
antara aset dan kewajiban keuangan. Standar ini mewajibkan pengungkapan antara lain
informasi mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah, saat dan kepastian arus
kas masa depan dari suatu entitas terkait dengan instrumen keuangan dan kebijakan
akuntansi yang diterapkan atas instrumen tersebut. PSAK No. 50 (Revisi 2006)
menggantikan PSAK No. 50 “Akuntansi Investasi Efek Tertentu”, dan diterapkan secara
prospektif mulai 1 Januari 2010.
(2) PSAK No. 55 (Revisi 2006), “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”,
mengatur prinsip-prinsip pengakuan dan pengukuran aset keuangan, kewajiban
keuangan, dan kontrak tertentu untuk membeli atau menjual item non-keuangan.
Standar ini mengatur antara lain mengenai definisi dan karakteristik instrumen derivatif,
kategori, pengakuan dan pengukuran instrumen keuangan, akuntansi lindung nilai dan
penentuan hubungan lindung nilai. PSAK No. 55 (Revisi 2006) menggantikan PSAK
No. 55 “Akuntansi Instrumen Derivatif dan Lindung Nilai”, dan diterapkan secara
prospektif mulai 1 Januari 2010.
Kedua standar tersebut seharusnya berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2009. Namun, pada tanggal 30 Desember 2008 Dewan Standar Akuntansi
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) mengumumkan penundaan kedua standar
tersebut selama 1 tahun melalui Surat No. 1705/DSAK/IAI/XII/2008, sehingga kedua standar
tersebut berlaku efektif mulai 1 Januari 2010.
Manajer Investasi masih mengevaluasi dampak penerapan PSAK revisi di atas dan dampak
penerapan PSAK revisi tersebut terhadap laporan keuangan belum dapat ditentukan.
c. Penggunaan Estimasi
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di
Indonesia mengharuskan Manajer Investasi membuat estimasi dan asumsi yang
mempengaruhi jumlah aset dan kewajiban yang dilaporkan dan pengungkapan aset dan
kewajiban kontinjensi pada tanggal laporan keuangan serta jumlah pendapatan dan beban
selama periode pelaporan. Realisasi dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi.
-6-
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Penting (Lanjutan)
d. Portofolio Efek
Transaksi portofolio efek diakui dalam laporan keuangan Reksa Dana pada saat timbulnya
perikatan atas transaksi efek, yakni pada tanggal terjadinya transaksi.
Portofolio efek terdiri dari instrumen pasar uang, efek ekuitas, dan efek hutang.
Instrumen pasar uang merupakan deposito berjangka dan Sertifikat Bank Indonesia.
Deposito berjangka dinilai berdasarkan nilai nominal, sedangkan Sertifikat Bank Indonesia
dinilai berdasarkan nilai nominal setelah dikurangi nilai diskonto yang belum diamortisasi.
Efek ekuitas dan efek hutang dinilai berdasarkan harga pasar. Efek yang perdagangannya
tidak likuid atau harga pasar yang tersedia tidak dapat diandalkan dinilai berdasarkan nilai
wajar. Penentuan harga pasar dan nilai wajar dilakukan berdasarkan Lampiran Surat
Keputusan Ketua Bapepam (sekarang Bapepam dan LK) No. Kep-24/PM/2004 tanggal
19 Agustus 2004 yang telah diganti dengan Lampiran Surat Keputusan Ketua Bapepam dan
LK No. Kep-402/BL/2008 tanggal 9 Oktober 2008 mengenai Peraturan Nomor IV.C.2 “Nilai
Pasar Wajar dari Efek dalam Portofolio Reksa Dana”.
Dalam hal obligasi dibeli dengan harga terpisah dari bunga berjalan, maka bunga berjalan
tersebut diakui sebagai piutang bunga.
e. Penyisihan Piutang Ragu-Ragu
Reksa Dana membentuk penyisihan piutang ragu-ragu atas piutang bunga dan piutang
dividen berdasarkan penelaahan secara reguler oleh Manajer Investasi terhadap kolektibilitas
masing-masing piutang tersebut.
f. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan bunga dari instrumen pasar uang dan efek hutang diakui secara akrual
berdasarkan proporsi waktu, nilai nominal dan tingkat bunga yang berlaku.
Potongan harga pembelian (diskonto) dari nilai nominal Sertifikat Bank Indonesia disajikan
sebagai pengurang nilai nominal dan diamortisasi sebagai pendapatan bunga selama umur
Sertifikat Bank Indonesia tersebut.
Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan harga pasar
(nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi disajikan dalam
laporan operasi dan laporan perubahan aset bersih tahun berjalan. Keuntungan dan kerugian
yang telah direalisasi atas penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga pokok yang
menggunakan metode rata-rata tertimbang.
Pendapatan dari pembagian hak (dividen, saham bonus, dan hak lain yang dibagikan) oleh
emiten diakui pada tanggal ex (ex-date).
Beban investasi diakui secara akrual dan harian.
-7-
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Penting (Lanjutan)
g. Pajak Penghasilan
Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif adalah subyek pajak yang diperlakukan
sebagai persekutuan, kongsi atau firma. Obyek pajak penghasilan Reksa Dana diatur dalam
Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak No. SE-18/PJ.42/1996 tanggal 30 April 1996 tentang
Pajak Penghasilan atas Usaha Reksa Dana, serta ketentuan pajak yang berlaku. Obyek
pajak penghasilan terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana,
sedangkan pembelian kembali (pelunasan) unit penyertaan dan pembagian laba (pembagian
uang tunai) yang dibayarkan Reksa Dana kepada pemegang unit penyertaan bukan
merupakan obyek pajak penghasilan.
Pajak Penghasilan Final
Sesuai dengan peraturan perundangan perpajakan, pendapatan yang telah dikenakan pajak
penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan semua beban
sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak boleh
dikurangkan. Di lain pihak, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam
penghitungan laba rugi menurut akuntansi. Oleh karena itu, tidak terdapat perbedaan
temporer sehingga tidak diakui adanya aset atau kewajiban pajak tangguhan.
Apabila nilai tercatat aset atau kewajiban yang berhubungan dengan pajak penghasilan final
berbeda dari dasar pengenaan pajaknya, maka perbedaan tersebut tidak diakui sebagai aset
atau kewajiban pajak tangguhan.
Pajak Penghasilan Tidak Final
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan kenaikan aset bersih dari aktivitas operasi kena
pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Aset dan kewajiban pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang
timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan kewajiban menurut laporan keuangan dengan
dasar pengenaan pajak aset dan kewajiban. Kewajiban pajak tangguhan diakui untuk semua
perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer
yang boleh dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk
mengurangi laba kena pajak pada masa datang.
Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara
substansial telah berlaku pada tanggal laporan aset dan kewajiban. Pajak tangguhan
dibebankan atau dikreditkan dalam laporan operasi.
Aset dan kewajiban pajak tangguhan (apabila ada) disajikan di dalam laporan aset dan
kewajiban atas dasar kompensasi sesuai dengan penyajian aset dan kewajiban pajak kini.
h. Informasi Segmen
Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam
penyusunan dan penyajian laporan keuangan. Bentuk primer pelaporan segmen adalah
segmen usaha. Reksa Dana tidak memiliki segmen geografis sehingga Reksa Dana tidak
menyajikan segmen sekunder.
-8-
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Penting (Lanjutan)
h. Informasi Segmen (Lanjutan)
Segmen usaha adalah komponen Reksa Dana yang dapat dibedakan dalam menghasilkan
jasa (baik jasa individual maupun kelompok atau jasa terkait) dan komponen itu memiliki
risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan segmen lain.
3. Portofolio Efek
a. Instrumen Pasar Uang
Pada tanggal 31 Desember 2008, Reksa Dana tidak memiliki investasi dalam instrumen
pasar uang.
2007
Tingkat Persentase
bunga Jatuh terhadap jumlah
Jenis efek Nilai nominal per tahun tempo portofolio efek
% %
Deposito Berjangka
PT ANZ Panin Bank 2.614.594.468 7,50 07-Jan-08 9,64
PT Commonwealth Indonesia 2.037.543.421 7,50 04-Jan-08 7,52
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 1.045.089.586 7,90 28-Jan-08 3,85
PT Bank OCBC NISP Tbk (dahulu PT Bank NISP Tbk) 1.032.891.118 7,75 14-Jan-08 3,81
RBS (The Royal Bank of Scotland), cabang Jakarta
(dahulu ABN AMRO Bank N.V., cabang Jakarta) 1.010.719.877 7,00 28-Jan-08 3,73
PT Bank OCBC NISP Tbk (dahulu PT Bank NISP Tbk) 516.355.541 7,75 04-Jan-08 1,90
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 513.737.558 7,80 04-Jan-08 1,89
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 510.962.413 7,80 04-Jan-08 1,88
PT Bank OCBC NISP Tbk (dahulu PT Bank NISP Tbk) 502.547.946 7,75 24-Jan-08 1,85
Jumlah 9.784.441.928 36,07
-9-
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
3. Portofolio Efek (Lanjutan)
b. Efek Ekuitas
Reksa Dana tidak memiliki investasi dalam efek ekuitas pada tanggal 31 Desember 2008.
2007
Persentase
Jumlah Jumlah terhadap jumlah
Jenis efek lembar saham harga pasar portofolio efek
%
Saham
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk 169.500 1.720.425.000 6,35
PT Bumi Resources Tbk 212.500 1.275.000.000 4,70
PT Bank Central Asia Tbk 148.500 1.084.050.000 4,00
PT Unilever Indonesia Tbk 155.000 1.046.250.000 3,86
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 290.500 1.016.750.000 3,75
PT International Nickel Indonesia Tbk 10.500 1.010.625.000 3,73
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 132.000 976.800.000 3,60
PT Astra International Tbk 35.000 955.500.000 3,53
PT Indofood Sukses Makmur Tbk 276.500 711.987.500 2,63
PT Perusahaan Gas Negara (Persero)Tbk 44.000 675.400.000 2,49
PT Semen Gresik (Persero) Tbk 116.000 649.600.000 2,40
PT Indosat Tbk 64.500 557.925.000 2,06
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 257.500 507.275.000 1,87
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 61.000 488.000.000 1,80
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk 59.500 487.900.000 1,80
PT Indo Tambangraya Megah Tbk 21.000 396.900.000 1,46
PT PP London Sumatera Tbk 34.500 367.425.000 1,36
PT AKR Corporindo Tbk 227.000 313.260.000 1,16
PT United Tractors Tbk 22.500 245.250.000 0,90
PT Jasa Marga (Persero) Tbk 127.000 241.300.000 0,89
PT Ciputra Development Tbk 219.000 194.910.000 0,72
PT Lippo Karawaci Tbk 281.750 194.407.500 0,72
PT Astra Otoparts Tbk 54.500 181.212.500 0,67
PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk 15.000 180.000.000 0,66
PT Barito Pacific Timber Tbk 61.500 172.200.000 0,64
PT Bakrie & Brothers Tbk 554.500 160.805.000 0,59
PT Bakrieland Development Tbk 258.000 159.960.000 0,59
PT Bank Pan Indonesia Tbk 229.125 155.805.000 0,57
PT Bank Niaga Tbk 161.500 145.350.000 0,54
PT Kawasan Industri Jababeka Tbk 536.000 123.280.000 0,45
PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk 139.500 118.575.000 0,44
PT Summarecon Agung Tbk 99.250 116.122.500 0,43
PT Bank Internasional Indonesia Tbk 378.000 107.730.000 0,40
PT Astra Agro Lestari Tbk 3.500 98.000.000 0,36
PT Gudang Garam Tbk 10.500 89.250.000 0,33
PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk 25.916 83.579.100 0,31
PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk 31.500 71.662.500 0,26
PT Modernland Realty Tbk 130.500 63.945.000 0,24
PT Ciputra Surya Tbk 42.000 41.160.000 0,15
PT Asahimas Flat Glass Tbk 11.500 36.800.000 0,14
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 12.500 10.500.000 0,04
Waran
PT Bakrieland Development Tbk 109.550 40.533.500 0,15
PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk 10.916 27.835.800 0,10
PT Ciputra Development Tbk 44.744 17.002.720 0,06
PT Summarecon Agung Tbk 9.875 5.431.250 0,02
PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk 3.125 3.281.250 0,01
Jumlah 17.326.961.120 63,93
.
Aktivitas perdagangan dan harga pasar efek ekuitas sangat fluktuatif dan tergantung kepada
kondisi pasar modal. Nilai realisasi dari efek ekuitas tersebut dapat berbeda secara
signifikan dengan harga pasar masing-masing pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.
- 10 -
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
4. Bank
2008 2007
Deutsche Bank A.G., cabang Jakarta (Bank Kustodian)
(Catatan 18) 806.001.665 2.116.348.582
PT Bank Commonwealth 74.205 70.917
RBS (The Royal Bank of Scotland), cabang Jakarta
(dahulu ABN AMRO Bank N.V., cabang Jakarta) 18.686 76.914
Citibank N.A., cabang Jakarta 82 1.107
Jumlah 806.094.638 2.116.497.520
5. Piutang Bunga
Merupakan piutang bunga pada instrumen pasar uang.
Reksa Dana tidak membentuk penyisihan piutang ragu-ragu atas piutang bunga karena Manajer
Investasi berpendapat bahwa seluruh piutang bunga tersebut dapat ditagih.
6. Piutang Penjualan Portofolio Efek
Merupakan tagihan atas transaksi penjualan saham yang belum terselesaikan pada tanggal
laporan aset dan kewajiban.
7. Aset Lain-lain
2008 2007
Kelebihan pembayaran pajak (Catatan 17)
Tahun 2008 134.145.626 -
Tahun 2007 778.801.359 778.801.359
Tahun 2006 - 1.080.789.428
Lain-lain - 14.270.001
Jumlah 912.946.985 1.873.860.788
Pada tanggal 5 Maret 2009, Reksa Dana telah menerima pengembalian dari Kantor Pajak atas
kelebihan pembayaran pajak tahun 2007 berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar Pajak
Penghasilan No. 00028/406/07/054/09 tanggal 2 Februari 2009.
Besarnya kelebihan pembayaran pajak ditetapkan berdasarkan perhitungan pajak yang dilakukan
sendiri oleh wajib pajak yang bersangkutan (self-assessment). Kantor Pajak dapat melakukan
pemeriksaan atas perhitungan pajak tersebut sebagaimana ditetapkan dalam Undang-Undang
mengenai Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.
- 11 -
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
8. Uang Muka Diterima atas Pemesanan Unit Penyertaan
Merupakan penerimaan uang muka atas pemesanan unit penyertaan yang belum diterbitkan dan
diserahkan kepada pemesan dan belum tercatat sebagai unit penyertaan beredar pada tanggal
laporan aset dan kewajiban.
9. Hutang Perolehan Kembali Unit Penyertaan
Merupakan kewajiban kepada pemegang unit penyertaan atas perolehan kembali unit penyertaan
yang belum terselesaikan pada tanggal laporan aset dan kewajiban.
10. Hutang Pajak
Merupakan hutang Pajak Penghasilan - Pasal 25.
Besarnya pajak terhutang ditetapkan berdasarkan perhitungan pajak yang dilakukan sendiri oleh
wajib pajak yang bersangkutan (self-assessment). Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan
atas perhitungan pajak tersebut sebagaimana ditetapkan dalam Undang-Undang mengenai
Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.
11. Hutang Lain-lain
2008 2007
Jasa pengelolaan investasi (Catatan 14 dan 18) 2.335.097 42.972.534
Jasa kustodian (Catatan 15 dan 18) 194.591 3.581.044
Lainnya 191.438.995 324.583.593
Jumlah 193.968.683 371.137.171
12. Unit Penyertaan Beredar
Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh pemodal dan Manajer Investasi:
2008 2007
Persentase Unit Persentase Unit
% %
Pemodal 100,00 290.429,8623 100,00 4.609.974,9457
Manajer Investasi - - - -
Jumlah 100,00 290.429,8623 100,00 4.609.974,9457
- 12 -
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
13. Pendapatan Bunga
Merupakan pendapatan bunga atas:
2008 2007
Instrumen pasar uang 567.726.533 599.660.811
Jasa giro 8.949.306 27.300.777
Efek hutang - 230.942.258
Jumlah 576.675.839 857.903.846
Pendapatan bunga di atas termasuk pendapatan bunga yang belum direalisasi sebesar
Rp 26.368.868 pada tanggal 31 Desember 2007.
14. Beban Pengelolaan Investasi
Merupakan imbalan kepada PT Schroder Investment Management Indonesia sebagai Manajer
Investasi sebesar maksimum 1,50% per tahun dari jumlah nilai aset bersih yang dihitung secara
harian dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan Kontrak
Investasi Kolektif antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian. Beban pengelolaan investasi
yang belum dibayar dibukukan pada akun Hutang Lain-lain (Catatan 11).
15. Beban Kustodian
Merupakan imbalan atas jasa penanganan transaksi investasi, penitipan kekayaan dan
administrasi yang berkaitan dengan kekayaan Reksa Dana, pencatatan transaksi penjualan dan
pembelian kembali unit penyertaan serta biaya yang berkaitan dengan akun pemegang unit
penyertaan kepada Deutsche Bank A.G., cabang Jakarta, sebagai Bank Kustodian sebesar
maksimum 0,25% per tahun dari jumlah nilai aset bersih yang dihitung secara harian dan
dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan Kontrak Investasi
Kolektif antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian. Beban kustodian yang belum dibayar
dibukukan pada akun Hutang Lain-lain (Catatan 11).
16. Beban Lain-lain
Termasuk beban Pajak Pertambahan Nilai sebesar Rp 38.025.733 tahun 2008 dan
Rp 57.694.494 tahun 2007.
17. Pajak Penghasilan
a. Beban Pajak
2008 2007
Pajak kini 85.727.300 169.044.500
- 13 -
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
17. Pajak Penghasilan (Lanjutan)
b. Pajak Kini
Rekonsiliasi antara kenaikan (penurunan) aset bersih dari aktivitas operasi sebelum pajak
penghasilan menurut laporan operasi dengan kenaikan aset bersih dari aktivitas operasi
kena pajak adalah sebagai berikut:
2008 2007
Kenaikan (penurunan) aset bersih dari aktivitas
operasi sebelum pajak penghasilan menurut
laporan operasi (5.910.482.847) 8.862.629.764
Perbedaan yang tidak dapat diperhitungkan
menurut fiskal:
Beban investasi 370.175.461 673.336.572
Pendapatan bunga atas:
Efek hutang - (230.942.258)
Instrumen pasar uang (567.726.533) (599.660.811)
Jasa giro (8.949.306) (27.300.777)
Keuntungan investasi yang telah direalisasi (807.311.558) (9.998.329.473)
Kerugian investasi yang belum direalisasi 7.268.386.634 1.942.082.537
Jumlah 6.254.574.698 (8.240.814.210)
Kenaikan aset bersih dari aktivitas operasi
kena pajak 344.091.851 621.815.554
Perhitungan pajak kini adalah sebagai berikut:
Pajak penghasilan:
10% x Rp 50.000.000 tahun 2008 dan 2007 5.000.000 5.000.000
15% x Rp 50.000.000 tahun 2008 dan 2007 7.500.000 7.500.000
30% x Rp 244.091.000 tahun 2008 dan
Rp 521.815.000 tahun 2007 73.227.300 156.544.500
Jumlah 85.727.300 169.044.500
Dikurangi pajak dibayar dimuka:
Pasal 23 47.678.214 857.000.664
Pasal 25 172.194.712 90.845.195
Jumlah 219.872.926 947.845.859
Kelebihan pembayaran pajak kini (134.145.626) (778.801.359)
Kenaikan aset bersih dari aktivitas operasi kena pajak dan beban pajak Reksa Dana tahun
2007 telah sesuai dengan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang disampaikan ke
Kantor Pelayanan Pajak.
Kelebihan pembayaran pajak kini disajikan dalam akun Aset Lain-lain (Catatan 7).
- 14 -
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
17. Pajak Penghasilan (Lanjutan)
c. Pajak Tangguhan
Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, tidak terdapat perbedaan temporer yang
berdampak terhadap pengakuan aset dan kewajiban pajak tangguhan.
18. Sifat dan Transaksi Hubungan Istimewa
Sifat Hubungan Istimewa
a. PT Schroder Investment Management Indonesia adalah Manajer Investasi Reksa Dana.
b. Deutsche Bank A.G, cabang Jakarta adalah Bank Kustodian Reksa Dana.
Transaksi Hubungan Istimewa
Dalam kegiatan operasionalnya, Reksa Dana melakukan transaksi dengan pihak yang
mempunyai hubungan istimewa. Transaksi-transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dilaksanakan dengan syarat dan kondisi yang sama sebagaimana bila dilaksanakan
dengan pihak ketiga.
Transaksi Reksa Dana yang signifikan dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa:
2008
Manajer Bank
Investasi Kustodian
Laporan Aset dan Kewajiban
Bank - 806.001.665
Hutang lain-lain 2.335.097 194.591
Laporan Operasi
Beban investasi 334.223.555 27.851.958
2007
Manajer Bank
Investasi Kustodian
Laporan Aset dan Kewajiban
Bank - 2.116.348.582
Hutang lain-lain 42.972.534 3.581.044
Laporan Operasi
Beban investasi 512.833.792 42.736.155
- 15 -
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
19. Informasi Segmen Usaha
Segmen usaha Reksa Dana dibagi berdasarkan jenis portofolio efek yakni instrumen pasar uang
dan efek hutang. Klasifikasi tersebut menjadi dasar pelaporan informasi segmen Reksa Dana.
2008
Instrumen Efek
pasar uang ekuitas Lain-lain Jumlah
Laporan Operasi
Pendapatan Investasi
Bunga 567.726.533 - 8.949.306 576.675.839
Dividen - 317.854.759 - 317.854.759
Lain-lain - - 99.999.999 99.999.999
Jumlah Pendapatan Investasi 567.726.533 317.854.759 108.949.305 994.530.597
Beban Investasi (254.667.265) (142.581.327) (48.871.808) (446.120.400)
Keuntungan (kerugian) investasi yang
telah dan belum direalisasi
Keuntungan investasi yang telah direalisasi - 809.493.589 - 809.493.589
Kerugian investasi yang belum direalisasi - (7.268.386.634) - (7.268.386.634)
Jumlah kerugian investasi yang telah dan
belum direalisasi - (6.458.893.045) - (6.458.893.045)
Kenaikan (Penurunan) aset bersih dari
aktivitas operasi sebelum pajak 313.059.268 (6.283.619.613) 60.077.497 (5.910.482.848)
Beban pajak (85.727.300)
Penurunan aset bersih dari aktivitas operasi (5.996.210.148)
2008
Instrumen Efek
pasar uang ekuitas Jumlah
Laporan Aset dan Kewajiban
Aset
Aset segmen - - -
Aset yang tidak dialokasikan 1.719.041.623
Jumlah Aset 1.719.041.623
Kewajiban
Kewajiban segmen - - -
Kewajiban yang tidak dialokasikan 196.033.953
Jumlah Kewajiban 196.033.953
- 16 -
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
19. Informasi Segmen Usaha (Lanjutan)
2007
Instrumen Efek Efek
pasar uang ekuitas hutang Lain-lain Jumlah
Laporan Operasi
Pendapatan Investasi
Bunga 599.660.811 - 230.942.258 27.300.777 857.903.846
Dividen - 605.634.638 - - 605.634.638
Lain-lain - - - 51.399 51.399
Jumlah Pendapatan Investasi 599.660.811 605.634.638 230.942.258 27.352.176 1.463.589.883
Beban Investasi (292.367.523) (295.280.091) (112.597.013) (13.335.685) (713.580.312)
Keuntungan (kerugian) investasi yang
telah dan belum direalisasi
Keuntungan investasi yang telah direalisasi - 10.048.552.730 6.150.000 - 10.054.702.730
Kerugian investasi yang belum direalisasi - (1.875.712.038) (66.370.499) - (1.942.082.537)
Jumlah keuntungan (kerugian) investasi yang
telah dan belum direalisasi - 8.172.840.692 (60.220.499) - 8.112.620.193
Kenaikan aset bersih dari aktivitas
operasi sebelum pajak 307.293.288 8.483.195.239 58.124.746 14.016.491 8.862.629.764
Beban pajak (169.044.500)
Kenaikan aset bersih dari aktivitas operasi 8.693.585.264
2007
Instrumen Efek
pasar uang ekuitas Jumlah
Laporan Aset dan Kewajiban
Aset
Aset segmen 9.810.810.796 17.353.384.639 27.164.195.435
Aset yang tidak dialokasikan 3.990.358.308
Jumlah Aset 31.154.553.743
Kewajiban
Kewajiban segmen 19.509.663 34.508.736 54.018.399
Kewajiban yang tidak dialokasikan 425.781.188
Jumlah Kewajiban 479.799.587
- 17 -
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
20. Ikhtisar Pembelian dan Penjualan Efek
Efek Ekuitas
2008
Pembelian Penjualan
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Jenis efek lembar saham harga beli lembar saham harga jual
Saham
PT Adaro Energi Tbk 256.000 319.209.905 256.000 278.952.459
PT AKR Corporindo Tbk 37.000 48.615.391 264.000 214.677.420
PT Asahimas Flat Glass Tbk 7.000 20.421.954 18.500 55.931.096
PT Astra Agro Lestari Tbk 3.500 49.997.047 7.000 137.835.252
PT Astra International Tbk 37.000 849.084.209 72.000 1.071.587.750
PT Astra Otoparts Tbk 49.000 161.013.549 103.500 350.844.289
PT Bakrie & Brothers Tbk 300.000 82.747.467 854.500 228.219.507
PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk - - 31.500 45.044.568
PT Bakrieland Development Tbk 151.550 49.178.529 409.550 190.866.563
PT Bank Central Asia Tbk 148.500 - 297.000 873.032.207
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 25.000 142.928.070 86.000 296.910.597
PT Bank Internasional Indonesia Tbk 221.500 72.203.752 599.500 188.214.254
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 155.500 473.244.655 446.000 1.068.686.974
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - - 257.500 408.087.087
PT Bank CIMB Niaga Tbk (dahulu PT Bank Niaga Tbk) 1.190.500 1.155.582.636 1.352.000 1.370.776.487
PT Bank Pan Indonesia Tbk 2.500 1.986.682 231.625 132.602.814
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 2.000 10.915.786 134.000 685.807.227
PT Barito Pacific Tbk 35.000 77.406.494 96.500 93.473.496
PT Bayan Resources Tbk 20.000 117.276.000 20.000 103.643.032
PT Bumi Resources Tbk 101.000 567.248.122 313.500 1.412.041.819
PT Bumi Serpong Damai Tbk 482.000 267.751.000 482.000 112.034.548
PT Ciputra Development Tbk 72.744 35.145.306 291.744 78.714.792
PT Ciputra Property Tbk 8.500 3.265.474 8.500 1.447.189
PT Ciputra Surya Tbk 56.000 30.251.998 98.000 21.753.385
PT Gudang Garam Tbk 10.500 84.251.966 21.000 119.166.033
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk - - 12.500 11.863.768
PT Indika Energy Tbk 31.000 92.364.500 31.000 90.912.538
PT Indo Tambangraya Megah Tbk 8.500 201.164.296 29.500 554.624.131
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk 89.500 501.631.311 149.000 720.262.441
PT Indofood Sukses Makmur Tbk 41.000 105.458.325 317.500 420.546.052
PT Indosat Tbk 56.500 337.570.052 121.000 649.434.062
PT International Nickel Indonesia Tbk 94.500 - 105.000 556.177.483
PT Jasa Marga (Persero) Tbk 12.500 21.406.803 139.500 123.868.031
PT Kawasan Industri Jababeka Tbk - - 536.000 35.082.794
PT Lippo Karawaci Tbk - - 281.750 185.733.797
PT Modernland Realty Tbk - - 130.500 21.887.830
PT Perusahaan Gas Negara (Persero)Tbk 333.500 641.407.262 377.500 1.021.871.512
PT PP London Sumatera Tbk - - 34.500 342.618.936
PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk 33.000 26.827.862 172.500 125.431.149
PT Semen Gresik (Persero) Tbk 71.500 322.627.932 187.500 869.429.926
PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk 10.916 10.916.000 36.832 112.924.152
PT Summarecon Agung Tbk 9.875 10.862.500 109.125 54.866.545
PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk 60.000 533.695.280 75.000 566.989.554
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero)Tbk 71.500 522.071.792 241.000 1.536.531.475
PT Unilever Indonesia Tbk 1.500 10.165.090 156.500 1.207.532.588
PT United Tractors Tbk 38.500 393.755.756 61.000 464.372.386
Waran
PT Ciputra Development Tbk - - 44.744 -
PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk - - 10.916 -
PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk - - 3.125 2.182.031
PT Bakrieland Development Tbk - - 109.550 4.224.802
PT Summarecon Agung Tbk 9.875 -
Jumlah 8.351.650.753 19.219.718.828
- 18 -
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
20. Ikhtisar Pembelian dan Penjualan Efek (Lanjutan)
Efek Ekuitas (Lanjutan)
2007
Pembelian Penjualan
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Jenis efek lembar saham harga beli lembar saham harga jual
Saham
PT AKR Corporindo Tbk 240.000 14.946.586 148.500 370.441.470
PT Aneka Tambang (Persero) Tbk 133.500 450.836.506 133.500 497.440.795
PT Asahimas Flat Glass Tbk 16.000 43.365.063 4.500 14.780.388
PT Astra Agro Lestari Tbk 2.500 38.802.190 21.000 284.908.041
PT Astra International Tbk 11.000 164.009.482 88.000 1.398.268.149
PT Astra Otoparts Tbk - - 328.500 946.903.872
PT Bakrie & Brothers Tbk 1.148.000 240.299.121 593.500 176.299.359
PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk 202.000 277.201.663 170.500 262.517.221
PT Bakrie Telecom Tbk 140.000 39.999.762 140.000 39.800.251
PT Bakrieland Development Tbk 1.420.500 294.594.001 1.162.500 468.576.664
PT Bank Central Asia Tbk 369.500 1.961.893.899 546.000 2.969.629.848
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 35.500 207.959.890 64.000 434.713.434
PT Bank Internasional Indonesia Tbk 804.500 171.730.736 426.500 102.505.666
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 392.000 1.221.163.411 624.500 2.048.840.923
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 790.500 1.639.432.807 533.000 981.736.069
PT Bank CIMB Niaga Tbk (dahulu PT Bank Niaga Tbk) 48.500 36.484.110 546.500 440.655.040
PT Bank Pan Indonesia Tbk 211.500 123.242.606 117.000 72.638.673
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 174.000 943.447.348 344.500 2.096.782.334
PT Barito Pacific Timber Tbk 73.000 181.411.733 11.500 44.216.215
PT Bumi Resources Tbk 544.500 903.131.218 774.000 2.010.995.215
PT Ciputra Development Tbk 264.500 187.118.268 580.490 491.837.538
PT Ciputra Property Tbk 93.000 65.751.000 93.000 57.066.680
PT Ciputra Surya Tbk 60.000 62.689.722 18.000 16.322.042
PT Gudang Garam Tbk 4.500 44.785.186 20.500 213.305.981
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 140.000 161.096.503 127.500 147.267.361
PT Indo Tambangraya Megah Tbk 131.000 1.854.174.000 110.000 1.590.215.478
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk 110.000 587.629.882 216.500 1.213.148.668
PT Indofood Sukses Makmur Tbk 705.500 1.038.511.101 906.000 1.412.582.238
PT Indosat Tbk 60.500 383.011.695 142.000 1.034.663.780
PT International Nickel Indonesia Tbk 3.500 184.821.741 30.000 1.562.974.974
PT Jasa Marga (Persero) Tbk 181.000 310.777.000 54.000 99.500.440
PT Kalbe Farma Tbk 146.500 185.951.276 246.500 311.717.843
PT Kawasan Industri Jababeka Tbk 313.500 56.768.324 2.649.500 464.798.998
PT Lippo Karawaci Tbk 324.250 204.869.250 42.500 67.518.543
PT Medco Energi International Tbk 90.000 334.143.908 90.000 314.392.272
PT Modernland Realty Tbk 206.000 108.567.778 75.500 35.299.414
PT Perusahaan Gas Negara (Persero)Tbk 65.500 682.209.168 160.000 1.457.107.411
PT PP London Sumatera Tbk 107.000 710.309.425 72.500 542.996.214
PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk 252.000 214.535.898 390.500 333.639.143
PT Semen Gresik (Persero) Tbk 163.500 531.077.760 68.500 930.728.530
PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk 7.000 18.597.678 62.000 172.279.281
PT Summarecon Agung Tbk 273.750 339.860.867 174.500 235.261.587
PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk 194.000 760.549.649 350.500 1.600.250.093
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk 17.000 195.637.981 240.000 2.450.531.939
PT Tempo Scan Pasific Tbk 55.000 49.437.867 55.000 44.592.405
PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk 50.000 70.605.748 50.000 72.318.752
PT Tunas Baru Lampung Tbk 238.000 83.424.948 238.000 96.438.304
PT Unilever Indonesia Tbk 138.000 938.248.416 236.500 1.526.837.185
PT United Tractors Tbk 25.500 166.178.653 173.000 1.324.744.221
Waran
PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk 3.125 - - -
PT Bakrieland Development Tbk 162.550 6.268.750 53.000 22.997.356
PT Ciputra Development Tbk - - 60.000 24.479.052
PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk - - 6.000 9.719.472
PT Summarecon Agung Tbk 13.375 - 3.500 1.221.325
Jumlah 19.491.561.574 35.541.404.147
- 19 -
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
20. Ikhtisar Pembelian dan Penjualan Efek (Lanjutan)
Efek Hutang
Pada tahun 2008, Reksa Dana tidak melakukan transaksi pembelian maupun transaksi penjualan
pada efek hutang.
2007
Pembelian Penjualan
Jumlah Jumlah
Jenis efek Nilai nominal harga beli Nilai nominal harga jual
Obligasi
Federal International Finance VI A 06, 26-Apr-07, 13,75%, idA+ - - 1.500.000.000 1.500.000.000
Obligasi Pemerintah FR0005, 15-Jul-07, 12,25% - - 2.000.000.000 2.026.000.000
Obligasi Pemerintah FR0029, 15-Apr-07, 9,50% - - 500.000.000 501.750.000
Obligasi Pemerintah VR0011, 25-Feb-07, 9,50% - - 10.000.000.000 10.000.000.000
Jumlah - - 14.000.000.000 14.027.750.000
Ikhtisar penjualan tahun 2007 termasuk obligasi yang telah jatuh tempo sebesar
Rp 12.500.000.000.
Beban komisi perantara pedagang efek sehubungan dengan transaksi pembelian dan penjualan
efek adalah sebagai berikut:
2008 2007
Pembelian efek 16.876.702 68.329.478
Penjualan efek 39.712.122 86.263.724
Jumlah 56.588.824 154.593.202
Beban komisi untuk transaksi pembelian efek merupakan penambah biaya perolehan efek,
sedangkan beban komisi untuk transaksi penjualan efek merupakan pengurang harga penjualan
efek.
21. Kelangsungan Usaha
Nilai aset bersih Reksa Dana telah berjumlah kurang dari Rp 25.000.000.000 selama beberapa
waktu lebih dari 90 hari bursa berturut-turut, dimana sesuai dengan Peraturan Bapepam dan LK,
dalam kondisi demikian Reksa Dana dapat dibubarkan. Pada tanggal 13 November 2008,
Manajer Investasi telah menyampaikan permohonan penangguhan atas kewajiban pembubaran
Reksa Dana kepada Bapepam dan LK sehubungan dengan rencana Manajer Investasi untuk
mengajukan permohonan pemeriksaan pajak dan restitusi atas kelebihan pembayaran pajak
Reksa Dana. Manajer Investasi merencanakan untuk mengajukan permohonan pemeriksaan
pajak tahun 2008 setelah penyampaian laporan keuangan ini kepada Kantor Pelayanan Pajak.
- 20 -
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
22. Kondisi Ekonomi Indonesia Akibat Krisis Keuangan Global
Krisis keuangan global yang dimulai dari Amerika Serikat telah mempengaruhi pasar modal dan
pasar keuangan di Indonesia, ditandai antara lain dengan melemahnya nilai tukar mata uang
Rupiah, penurunan permintaan dan nilai pasar komoditas, penurunan nilai pasar saham dan surat
berharga, serta kenaikan suku bunga. Kondisi tersebut telah mengakibatkan berkurangnya
likuiditas, terbatasnya penyediaan kredit serta menurunnya pertumbuhan ekonomi.
Untuk menghadapi kondisi ekonomi yang mungkin semakin memburuk pada tahun yang akan
datang, Manajer Investasi akan melakukan langkah-langkah sebagaimana diungkapkan pada
Catatan 21.
Perbaikan dan pemulihan ekonomi tergantung pada beberapa faktor, antara lain kebijakan fiskal
dan moneter yang diupayakan oleh Pemerintah, suatu tindakan yang berada di luar kendali
Reksa Dana dan Manajer Investasi, untuk mencapai pemulihan ekonomi. Dampak masa depan
yang berasal dari kondisi ekonomi pada saat ini atas pendapatan investasi dan nilai aset bersih
Reksa Dana, termasuk dampak masa depan terhadap pemegang unit penyertaan, tidak dapat
ditentukan.
23. Ikhtisar Rasio Keuangan
Berikut ini adalah tabel ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2008 dan 2007:
2008 2007
Hasil investasi (21,19%) 30,55%
Hasil investasi setelah memperhitungkan beban pemasaran (23,12%) 27,35%
Beban operasi 2,02% 2,07%
Perputaran portofolio 0,38 : 1 0,57 : 1
Persentase penghasilan kena pajak - 7,02%
Tujuan tabel ini adalah semata-mata untuk membantu memahami kinerja masa lalu dari Reksa
Dana. Tabel ini seharusnya tidak dipertimbangkan sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan
akan sama dengan kinerja masa lalu.
- 21 -
REKSA DANA SCHRODER DANA TERPADU
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
24. Undang-Undang No. 36/2008 dan Peraturan Pemerintah No. 16/2009 (PP No. 16/2009)
Undang-Undang Republik Indonesia No. 36/2008 tentang Perubahan Keempat Atas Undang-
Undang No. 7 Tahun 1983 Tentang Pajak Penghasilan diterbitkan pada tanggal 23 September
2008. Kebijakan baru dalam Undang-Undang ini mencakup antara lain perubahan ketentuan
mengenai definisi subyek pajak, definisi obyek pajak, perhitungan penghasilan kena pajak, serta
tarif pajak penghasilan atas penghasilan kena pajak bagi wajib pajak perorangan maupun badan.
Berdasarkan Undang-Undang ini, bunga obligasi yang diterima oleh Reksa Dana selama 5 tahun
pertama sejak tanggal efektif termasuk sebagai obyek pajak. Selanjutnya, pada tanggal
9 Februari 2009, Pemerintah mengeluarkan PP No. 16/2009 tentang Pajak Penghasilan atas
Penghasilan berupa Bunga Obligasi. Peraturan tersebut antara lain mengatur besaran tarif pajak
penghasilan final atas bunga dan diskonto obligasi yang diterima oleh Reksa Dana yang terdaftar
pada Bapepam dan LK, yakni sebesar 0% untuk tahun 2009 sampai dengan tahun 2010, 5%
untuk tahun 2011 sampai dengan tahun 2013, dan 15% untuk tahun 2014 dan seterusnya. Kedua
peraturan tersebut berlaku efektif tanggal 1 Januari 2009. Pada saat ini, Manajer Investasi
sedang mengevaluasi dampak penerapan peraturan baru tersebut.
********
- 22 -
Related docs
Get documents about "