REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS Daftar Isi
Document Sample


REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Daftar Isi
Halaman
Laporan Auditor Independen 1
Laporan Keuangan - Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk tahun-tahun
yang berakhir pada tanggal tersebut
Laporan Aset dan Kewajiban 2
Laporan Operasi 3
Laporan Perubahan Aset Bersih 4
Catatan atas Laporan Keuangan 5
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Laporan Aset dan Kewajiban
31 Desember 2008 dan 2007
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
Catatan 2008 2007
ASET
Portofolio efek 2d
Instrumen pasar uang 3a,19 954.833.253.988 663.404.615.688
Efek ekuitas (biaya perolehan
Rp 5.971.034.093.651 tahun 2008 dan
Rp 6.291.290.171.685 tahun 2007) 3b 4.731.631.969.214 8.686.156.732.695
Jumlah portofolio efek 5.686.465.223.202 9.349.561.348.383
Bank 4,19 92.503.929.818 184.398.949.830
Piutang bunga 2e,5,19 1.509.202.841 1.082.758.081
Piutang penjualan portofolio efek 6 64.431.894.474 7.618.407.060
Aset lain-lain 7 20.407.620.306 -
JUMLAH ASET 5.865.317.870.641 9.542.661.463.354
KEWAJIBAN
Uang muka diterima atas pemesanan unit
penyertaan 8 3.386.123.476 32.269.517.191
Hutang perolehan kembali unit penyertaan 9 1.197.090.814 5.927.205.509
Hutang pembelian portofolio efek 10 13.297.157.199 -
Hutang pajak 2g,11 1.883.442.418 16.104.186.365
Hutang lain-lain 12,19 9.144.439.652 14.331.411.073
JUMLAH KEWAJIBAN 28.908.253.559 68.632.320.138
ASET BERSIH 5.836.409.617.082 9.474.029.143.216
JUMLAH UNIT PENYERTAAN BEREDAR 13 750.268.050,3716 708.176.742,0259
NILAI ASET BERSIH PER UNIT PENYERTAAN 7.779,0992 13.378,0575
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-2-
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Laporan Operasi
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2008 dan 2007
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
Catatan 2008 2007
PENDAPATAN INVESTASI 2f
Bunga 14 55.595.142.492 31.982.596.799
Dividen 208.959.860.215 158.706.547.901
Lain-lain - 1.256.937
Jumlah Pendapatan Investasi 264.555.002.707 190.690.401.637
BEBAN INVESTASI 2f
Pengelolaan investasi 15,19 118.629.899.425 86.812.277.695
Kustodian 16,19 9.885.824.950 7.234.356.479
Lain-lain 17 13.462.885.710 9.925.437.327
Jumlah Beban Investasi 141.978.610.085 103.972.071.501
PENDAPATAN INVESTASI - BERSIH 122.576.392.622 86.718.330.136
KEUNTUNGAN (KERUGIAN) INVESTASI YANG
TELAH DAN BELUM DIREALISASI 2f
Keuntungan (kerugian) investasi yang telah direalisasi (592.210.624.959) 1.211.320.683.494
Keuntungan (kerugian) investasi yang belum direalisasi (3.634.268.685.447) 1.608.945.251.591
Jumlah Keuntungan (Kerugian) Investasi yang Telah dan
Belum Direalisasi (4.226.479.310.406) 2.820.265.935.085
KENAIKAN (PENURUNAN) ASET BERSIH DARI
AKTIVITAS OPERASI SEBELUM PAJAK (4.103.902.917.784) 2.906.984.265.221
BEBAN PAJAK 2g,18 (30.945.254.600) (46.407.668.300)
KENAIKAN (PENURUNAN) ASET BERSIH DARI
AKTIVITAS OPERASI (4.134.848.172.384) 2.860.576.596.921
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-3-
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Laporan Perubahan Aset Bersih
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2008 dan 2007
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
Catatan 2008 2007
KENAIKAN (PENURUNAN) ASET BERSIH DARI
AKTIVITAS OPERASI
Pendapatan investasi - bersih 122.576.392.622 86.718.330.136
Keuntungan (kerugian) investasi yang telah direalisasi (592.210.624.959) 1.211.320.683.494
Keuntungan (kerugian) investasi yang belum direalisasi (3.634.268.685.447) 1.608.945.251.591
Beban pajak 2g,18 (30.945.254.600) (46.407.668.300)
Kenaikan (Penurunan) Aset Bersih dari Aktivitas Operasi (4.134.848.172.384) 2.860.576.596.921
TRANSAKSI DENGAN PEMEGANG UNIT
PENYERTAAN
Penjualan unit penyertaan 3.533.252.063.041 8.316.990.733.023
Perolehan kembali unit penyertaan (3.036.023.416.791) (5.189.963.489.721)
Jumlah Transaksi dengan Pemegang Unit
Penyertaan - Bersih 497.228.646.250 3.127.027.243.302
JUMLAH KENAIKAN (PENURUNAN) ASET BERSIH (3.637.619.526.134) 5.987.603.840.223
ASET BERSIH PADA AWAL TAHUN 9.474.029.143.216 3.486.425.302.993
ASET BERSIH PADA AKHIR TAHUN 5.836.409.617.082 9.474.029.143.216
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-4-
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
1. Umum
Reksa Dana Schroder Dana Prestasi Plus (Reksa Dana) adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak
Investasi Kolektif bersifat terbuka berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal No. 8 tahun 1995
dan Lampiran Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) (sekarang
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan atau Bapepam dan LK)
No. Kep-22/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996 yang telah diubah beberapa kali, dan terakhir diganti
dengan Lampiran Surat Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Kep-176/BL/2008 tanggal
14 Mei 2008 mengenai Peraturan Nomor IV.B.1 “Pedoman Pengelolaan Reksa Dana Berbentuk
Kontrak Investasi Kolektif”.
Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana antara PT Schroder Investment Management Indonesia
sebagai Manajer Investasi dan Deutsche Bank A.G., cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian
dituangkan dalam Akta No. 45 tanggal 15 Agustus 2000 dari Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, S.H.,
notaris di Jakarta. Kontrak Investasi Kolektif tersebut telah mengalami perubahan, terakhir
dengan Akta No. 38 tanggal 23 Maret 2007 dari Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., notaris di
Jakarta, mengenai perubahan beban pengelolaan investasi dan beban kustodian.
Jumlah unit penyertaan yang ditawarkan oleh Reksa Dana sesuai dengan Kontrak Investasi
Kolektif adalah sebanyak 1.000.000.000 unit penyertaan.
Reksa Dana telah memperoleh pernyataan efektif berdasarkan Surat Keputusan Ketua Bapepam
(sekarang Bapepam dan LK) No. S-2399/PM/2000 tanggal 12 September 2000.
Reksa Dana mempunyai target komposisi portofolio minimum 80% pada efek ekuitas badan
hukum Indonesia yang tercatat pada bursa efek di Indonesia dan maksimum 20% pada
instrumen pasar uang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,
yang terdiri atas Deposito Berjangka, Sertifikat Deposito yang dapat diperdagangkan (Negotiable
Certificates of Deposits), Sertifikat Bank Indonesia, Surat Berharga Komersial (Commercial
Paper) yang telah diperingkat oleh perusahaan pemeringkat efek yang telah disetujui oleh
Bapepam (sekarang Bapepam dan LK) termasuk obligasi yang jatuh temponya kurang dari 1
(satu) tahun.
Transaksi unit penyertaan dan nilai aset bersih per unit dipublikasikan hanya pada hari-hari
bursa, dimana hari terakhir bursa di bulan Desember 2008 dan 2007 masing-masing adalah
tanggal 30 Desember 2008 dan 28 Desember 2007. Laporan keuangan Reksa Dana untuk
tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2008 dan 2007 ini disajikan berdasarkan posisi aset
bersih Reksa Dana masing-masing pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.
Manajer Investasi dan Bank Kustodian telah menyelesaikan laporan keuangan Reksa Dana pada
tanggal 23 Februari 2009. Manajer Investasi bertanggung jawab atas laporan keuangan Reksa
Dana tersebut.
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Penting
a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
(PSAK) No. 49 "Akuntansi Reksa Dana", peraturan Bapepam (sekarang Bapepam dan LK)
serta prinsip dan praktek akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.
Reksa Dana menyelenggarakan pembukuannya dalam mata uang Rupiah.
Mata uang pelaporan yang digunakan untuk penyusunan laporan keuangan Reksa Dana
adalah mata uang Rupiah (Rp). Angka-angka di laporan keuangan adalah dalam Rupiah,
kecuali jumlah unit penyertaan beredar atau jumlah lain yang dinyatakan secara khusus.
-5-
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Penting (Lanjutan)
b. PSAK Revisi yang Berlaku Efektif Setelah Tahun 2008
Reksa Dana akan menerapkan PSAK revisi berikut pada saat PSAK revisi telah berlaku
efektif:
(1) PSAK No. 50 (Revisi 2006), “Instrumen Keuangan: Penyajian dan Pengungkapan”,
mengatur ketentuan mengenai penyajian instrumen keuangan serta pengungkapan
yang wajib dilakukan. Ketentuan penyajian mencakup klasifikasi instrumen keuangan
tersebut dari sudut pandang penerbit, yakni aset keuangan, kewajiban keuangan dan
instrumen ekuitas; pengklasifikasian bunga, dividen, kerugian dan keuntungan yang
terkait dengan instrumen keuangan; dan keadaan tertentu yang memungkinkan saling
hapus (offset) antara aset dan kewajiban keuangan. Standar ini mewajibkan
pengungkapan antara lain informasi mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi
jumlah, saat dan kepastian arus kas masa depan dari suatu entitas terkait dengan
instrumen keuangan dan kebijakan akuntansi yang diterapkan atas instrumen tersebut.
PSAK No. 50 (Revisi 2006) menggantikan PSAK No. 50 “Akuntansi Investasi Efek
Tertentu”, dan diterapkan secara prospektif mulai 1 Januari 2010.
(2) PSAK No. 55 (Revisi 2006), “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”,
mengatur prinsip-prinsip pengakuan dan pengukuran aset keuangan, kewajiban
keuangan, dan kontrak tertentu untuk membeli atau menjual item non-keuangan.
Standar ini mengatur antara lain mengenai definisi dan karakteristik instrumen derivatif,
kategori, pengakuan dan pengukuran instrumen keuangan, akuntansi lindung nilai dan
penentuan hubungan lindung nilai. PSAK No. 55 (Revisi 2006) menggantikan PSAK
No. 55 “Akuntansi Instrumen Derivatif dan Lindung Nilai”, dan diterapkan secara
prospektif mulai 1 Januari 2010.
Kedua standar tersebut seharusnya berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2009. Namun, pada tanggal 30 Desember 2008 Dewan Standar Akuntansi
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) mengumumkan penundaan kedua standar
tersebut selama 1 tahun melalui Surat No. 1705/DSAK/IAI/XII/2008, sehingga kedua standar
tersebut berlaku efektif mulai 1 Januari 2010.
Manajer Investasi masih mengevaluasi dampak penerapan PSAK revisi di atas dan dampak
penerapan PSAK revisi tersebut terhadap laporan keuangan belum dapat ditentukan.
c. Penggunaan Estimasi
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di
Indonesia mengharuskan Manajer Investasi membuat estimasi dan asumsi yang
mempengaruhi jumlah aset dan kewajiban yang dilaporkan dan pengungkapan aset dan
kewajiban kontinjensi pada tanggal laporan keuangan serta jumlah pendapatan dan beban
selama periode pelaporan. Realisasi dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi.
d. Portofolio Efek
Transaksi portofolio efek diakui dalam laporan keuangan Reksa Dana pada saat timbulnya
perikatan atas transaksi efek, yakni pada tanggal terjadinya transaksi.
Portofolio efek terdiri dari instrumen pasar uang (termasuk efek hutang yang jatuh tempo
kurang dari satu tahun) dan efek ekuitas.
-6-
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Penting (Lanjutan)
d. Portofolio Efek (Lanjutan)
Instrumen pasar uang merupakan deposito berjangka dan Sertifikat Bank Indonesia.
Deposito berjangka dinilai berdasarkan nilai nominal, sedangkan Sertifikat Bank Indonesia
dinilai berdasarkan nilai nominal setelah dikurangi nilai diskonto yang belum diamortisasi.
Efek ekuitas dan efek hutang dinilai berdasarkan harga pasar. Efek yang perdagangannya
tidak likuid atau harga pasar yang tersedia tidak dapat diandalkan dinilai berdasarkan nilai
wajar. Penentuan harga pasar dan nilai wajar dilakukan berdasarkan Lampiran Surat
Keputusan Ketua Bapepam (sekarang Bapepam dan LK) No. Kep-24/PM/2004 tanggal
19 Agustus 2004 yang telah diganti dengan Lampiran Surat Keputusan Ketua Bapepam dan
LK No. Kep-402/BL/2008 tanggal 9 Oktober 2008 mengenai Peraturan Nomor IV.C.2 “Nilai
Pasar Wajar dari Efek dalam Portofolio Reksa Dana”.
Dalam hal obligasi dibeli dengan harga terpisah dari bunga berjalan, maka bunga berjalan
tersebut diakui sebagai piutang bunga.
e. Penyisihan Piutang Ragu-ragu
Reksa Dana membentuk penyisihan piutang ragu-ragu atas piutang bunga dan piutang
dividen berdasarkan penelaahan secara reguler oleh Manajer Investasi terhadap
kolektibilitas masing-masing piutang tersebut.
f. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan bunga dari instrumen pasar uang dan efek hutang diakui secara akrual
berdasarkan proporsi waktu, nilai nominal dan tingkat bunga yang berlaku.
Potongan harga pembelian (diskonto) dari nilai nominal Sertifikat Bank Indonesia disajikan
sebagai pengurang nilai nominal dan diamortisasi sebagai pendapatan bunga selama umur
Sertifikat Bank Indonesia tersebut.
Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan harga
pasar (nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi disajikan
dalam laporan operasi dan laporan perubahan aset bersih tahun berjalan. Keuntungan dan
kerugian yang telah direalisasi atas penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga
pokok yang menggunakan metode rata-rata tertimbang.
Pendapatan dari pembagian hak (dividen, saham bonus, dan hak lain yang dibagikan) oleh
emiten diakui pada tanggal ex (ex-date).
Beban investasi diakui secara akrual dan harian.
g. Pajak Penghasilan
Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif adalah subyek pajak yang diperlakukan
sebagai persekutuan, kongsi atau firma. Obyek pajak penghasilan Reksa Dana diatur dalam
Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak No. SE-18/PJ.42/1996 tanggal 30 April 1996 tentang
Pajak Penghasilan atas Usaha Reksa Dana, serta ketentuan pajak yang berlaku. Obyek
pajak penghasilan terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana,
sedangkan pembelian kembali (pelunasan) unit penyertaan dan pembagian laba
(pembagian uang tunai) yang dibayarkan Reksa Dana kepada pemegang unit penyertaan
bukan merupakan obyek pajak penghasilan.
-7-
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Penting (Lanjutan)
g. Pajak Penghasilan (Lanjutan)
Pajak Penghasilan Final
Sesuai dengan peraturan perundangan perpajakan, pendapatan yang telah dikenakan pajak
penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan semua beban
sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak boleh
dikurangkan. Di lain pihak, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam
penghitungan laba rugi menurut akuntansi. Oleh karena itu, tidak terdapat perbedaan
temporer sehingga tidak diakui adanya aset atau kewajiban pajak tangguhan.
Apabila nilai tercatat aset atau kewajiban yang berhubungan dengan pajak penghasilan final
berbeda dari dasar pengenaan pajaknya, maka perbedaan tersebut tidak diakui sebagai
aset atau kewajiban pajak tangguhan.
Pajak Penghasilan Tidak Final
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan kenaikan aset bersih dari aktivitas operasi kena
pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Aset dan kewajiban pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang
yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan kewajiban menurut laporan keuangan
dengan dasar pengenaan pajak aset dan kewajiban. Kewajiban pajak tangguhan diakui
untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk
perbedaan temporer yang boleh dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat
dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa datang.
Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara
substansial telah berlaku pada tanggal laporan aset dan kewajiban. Pajak tangguhan
dibebankan atau dikreditkan dalam laporan operasi.
Aset dan kewajiban pajak tangguhan (apabila ada) disajikan di dalam laporan aset dan
kewajiban atas dasar kompensasi sesuai dengan penyajian aset dan kewajiban pajak kini.
h. Informasi Segmen
Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam
penyusunan dan penyajian laporan keuangan. Bentuk primer pelaporan segmen adalah
segmen usaha. Reksa Dana tidak memiliki segmen geografis sehingga Reksa Dana tidak
menyajikan segmen sekunder.
Segmen usaha adalah komponen Reksa Dana yang dapat dibedakan dalam menghasilkan
jasa (baik jasa individual maupun kelompok atau jasa terkait) dan komponen itu memiliki
risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan segmen lain.
-8-
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
3. Portofolio Efek
a. Instrumen Pasar Uang
2008
Tingkat Persentase
bunga Jatuh terhadap jumlah
Jenis efek Nilai nominal Nilai wajar per tahun tempo portofolio efek
% %
Deposito Berjangka
PT Bank DBS Indonesia 150.000.000.000 150.000.000.000 11,00 23-Jan-09 2,64
PT Bank DBS Indonesia 101.552.267.817 101.552.267.817 11,50 19-Jan-09 1,79
PT Bank DBS Indonesia 101.552.267.817 101.552.267.817 11,00 26-Jan-09 1,79
The Hongkong and Shanghai Banking
Corporation Ltd., cabang Jakarta 101.392.130.276 101.392.130.276 8,50 08-Jan-09 1,78
The Hongkong and Shanghai Banking
Corporation Ltd., cabang Jakarta 100.568.583.701 100.568.583.701 8,50 08-Jan-09 1,75
PT OCBC NISP Tbk
(dahulu PT Bank NISP Tbk) 100.000.000.000 100.000.000.000 9,50 05-Jan-09 1,76
Deutsche Bank A.G., cabang Jakarta *) 50.000.000.000 50.000.000.000 7,00 05-Jan-09 0,88
PT Bank DBS Indonesia 50.000.000.000 50.000.000.000 9,40 05-Jan-09 0,88
Sertifikat Bank Indonesia **) 100.000.000.000 99.886.826.995 10,20 05-Jan-09 1,76
Sertifikat Bank Indonesia **) 50.000.000.000 49.941.751.612 10,50 05-Jan-09 0,88
Sertifikat Bank Indonesia **) 50.000.000.000 49.939.425.770 10,92 05-Jan-09 0,88
Jumlah 955.065.249.611 954.833.253.988 16,79
2007
Tingkat Persentase
bunga Jatuh terhadap jumlah
Jenis efek Nilai nominal per tahun tempo portofolio efek
% %
Deposito Berjangka
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 150.000.000.000 4,25 02-Jan-08 1,60
PT Bank DBS Indonesia 106.272.324.438 7,75 28-Jan-08 1,14
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 50.820.003.179 7,75 11-Jan-08 0,54
PT Bank Permata Tbk 50.259.726.027 7,75 28-Jan-08 0,54
JP Morgan Chase Bank N.A., cabang Jakarta 50.000.000.000 3,13 02-Jan-08 0,53
PT Bank Permata Tbk 50.000.000.000 7,60 28-Jan-08 0,53
PT Bank OCBC NISP Tbk (dahulu PT Bank NISP Tbk) 30.793.018.666 7,75 28-Jan-08 0,33
PT Bank CIMB Niaga Tbk (dahulu PT Bank Niaga Tbk) 30.152.876.712 7,70 02-Jan-08 0,32
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 25.000.000.000 7,80 04-Jan-08 0,27
PT Bank CIMB Niaga Tbk (dahulu PT Bank Niaga Tbk) 25.000.000.000 7,70 02-Jan-08 0,27
PT Bank CIMB Niaga Tbk (dahulu PT Bank Niaga Tbk) 25.000.000.000 8,00 28-Jan-08 0,27
PT Bank OCBC NISP Tbk (dahulu PT Bank NISP Tbk) 25.000.000.000 7,50 28-Jan-08 0,27
PT Bank Permata Tbk 25.000.000.000 7,90 02-Jan-08 0,27
PT ANZ Panin Bank 20.106.666.666 7,50 14-Jan-08 0,22
Jumlah 663.404.615.688 7,10
*) Bank Kustodian (Catatan 19)
**) Nilai wajar Sertifikat Bank Indonesia merupakan nilai nominal dikurangi diskonto yang belum diamortisasi.
Diskonto Sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang belum diamortisasi pada tanggal
31 Desember 2008 adalah sebesar Rp 231.995.623.
-9-
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
3. Portofolio Efek (Lanjutan)
b. Efek Ekuitas
2008
Jumlah Persentase
lembar Jumlah terhadap jumlah
Jenis efek saham harga pasar portofolio efek
%
Saham
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk 83.900.500 578.913.450.000 10,18
PT Unilever Indonesia Tbk 55.822.500 435.415.500.000 7,66
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk 231.351.000 430.312.860.000 7,57
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 88.296.500 403.956.487.500 7,10
PT Bank Central Asia Tbk 118.228.500 384.242.625.000 6,76
PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk 49.145.000 339.100.500.000 5,96
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 148.094.500 299.891.362.500 5,27
PT Astra International Tbk 23.246.855 245.254.320.250 4,31
PT Indosat Tbk 39.683.000 228.177.250.000 4,01
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk 46.531.000 214.042.600.000 3,76
PT United Tractors Tbk 39.953.350 175.794.740.000 3,09
PT Semen Gresik (Persero) Tbk 40.771.500 170.221.012.500 2,99
PT Indo Tambangraya Megah Tbk 13.434.500 141.062.250.000 2,48
PT International Nickel Indonesia Tbk 57.008.500 110.026.405.000 1,93
PT Indofood Sukses Makmur Tbk 113.754.000 105.791.220.000 1,86
PT Bumi Resources Tbk 107.754.500 98.056.595.000 1,72
PT AKR Corporindo Tbk 85.427.000 61.507.440.000 1,08
PT Jasa Marga (Persero) Tbk 63.586.500 57.863.715.000 1,01
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 18.334.000 56.835.400.000 1,02
PT Adaro Energy Tbk 85.612.500 41.522.062.500 0,73
PT Gudang Garam Tbk 6.384.500 27.134.125.000 0,48
PT PP London Sumatera Tbk 9.036.500 26.431.762.500 0,46
PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk 51.837.500 25.918.750.000 0,46
PT Astra Agro Lestari Tbk 2.048.500 20.075.300.000 0,35
PT Ciputra Development Tbk 90.525.825 16.656.751.800 0,29
PT Bumi Serpong Damai Tbk 134.960.000 12.821.200.000 0,23
PT Kawasan Industri Jababeka Tbk 213.759.000 10.687.950.000 0,19
PT Summarecon Agung Tbk 34.477.998 5.723.347.664 0,10
PT Ciputra Property Tbk 24.757.500 3.193.717.500 0,06
PT W ijaya Karya (Persero) Tbk 12.022.000 2.644.840.000 0,05
PT Ciputra Surya Tbk 12.759.000 2.015.922.000 0,04
PT Panin Life Tbk 4.102.500 340.507.500 0,01
Jumlah 4.731.631.969.214 83,21
- 10 -
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
3. Portofolio Efek (Lanjutan)
b. Efek Ekuitas (Lanjutan)
2007
Jum lah Persentase
lem bar Jum lah terhadap jum lah
Jenis efek saham harga pasar portofolio efek
%
Saham
PT Bum i Resources Tbk 151.707.500 910.245.000.000 9,74
PT Telekom unikasi Indonesia (Persero) Tbk 72.162.500 732.449.375.000 7,83
PT Astra International Tbk 22.176.355 605.414.491.500 6,48
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 76.516.000 566.218.400.000 6,06
PT Bank Central Asia Tbk 76.675.000 559.727.500.000 5,99
PT International Nickel Indonesia Tbk 4.948.000 476.245.000.000 5,09
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 135.652.500 474.783.750.000 5,08
PT Perusahaan G as Negara (Persero) Tbk 28.085.500 431.112.425.000 4,61
PT Unilever Indonesia Tbk 54.940.500 370.848.375.000 3,97
PT Indocem ent Tunggal Prakarsa Tbk 30.471.500 249.866.300.000 2,67
PT Indosat Tbk 28.414.000 245.781.100.000 2,63
PT Bakrieland D evelopm ent Tbk 359.033.000 222.600.460.000 2,38
PT Sem en Gresik (Persero) Tbk 39.728.500 222.479.600.000 2,38
PT Indofood Sukses Makm ur Tbk 82.016.000 211.191.200.000 2,26
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 101.936.775 200.815.446.750 2,15
PT Bank Danam on Indonesia Tbk 22.825.000 182.600.000.000 1,95
PT Tam bang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk 12.951.000 155.412.000.000 1,66
PT United Tractors Tbk 13.367.300 145.703.570.000 1,56
PT Indo Tam bangraya Megah Tbk 6.782.000 128.179.800.000 1,37
PT Astra Agro Lestari Tbk 4.369.500 122.346.000.000 1,31
PT AKR Corporindo Tbk 81.355.500 112.270.590.000 1,20
PT PP London Sum atera Tbk 10.305.500 109.753.575.000 1,17
PT Kawasan Industri Jababeka Tbk 472.206.000 108.607.380.000 1,16
PT Jasa Marga (Persero) Tbk 55.255.500 104.985.450.000 1,12
PT Bank CIMB Niaga Tbk (dahulu PT Bank N iaga Tbk) 100.679.750 90.611.775.000 0,97
PT Bakrie & Brothers Tbk 308.917.000 89.585.930.000 0,96
PT Bakrie Sum atra Plantations Tbk 39.125.187 89.009.800.425 0,95
PT Barito Pacific Tbk 31.332.500 87.731.000.000 0,94
PT Aneka Tam bang (Persero) Tbk 15.644.000 70.006.900.000 0,75
PT Sum alindo Lestari Jaya Tbk 19.205.416 61.937.466.600 0,66
PT Ciputra Developm ent Tbk 65.686.825 58.461.274.250 0,63
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 33.519.000 45.585.840.000 0,49
PT Gudang Garam Tbk 5.285.000 44.922.500.000 0,48
PT Sum m arecon Agung Tbk 35.442.166 41.467.334.220 0,44
PT Lippo Karawaci Tbk 54.278.750 37.452.337.500 0,40
PT Holcim Indonesia Tbk 21.348.500 37.359.875.000 0,40
PT Ciputra Property Tbk 58.672.000 35.203.200.000 0,38
PT Bank Pan Indonesia Tbk 51.007.125 34.684.845.000 0,37
PT Astra O toparts Tbk 7.807.000 25.958.275.000 0,28
PT Sam poerna Agro Tbk 6.327.000 21.828.150.000 0,23
PT Ram ayana Lestari Sentosa Tbk 22.634.000 19.238.900.000 0,21
PT Darm a Henwa Tbk 27.811.500 18.911.820.000 0,20
PT Energi Mega Persada Tbk 11.785.500 17.560.395.000 0,19
PT Ciputra Surya Tbk 16.490.000 16.160.200.000 0,17
PT Tem po Scan Pacific Tbk 16.618.500 12.463.875.000 0,13
PT Central Proteinaprim a Tbk 27.000.000 11.610.000.000 0,12
PT Bank Internasional Indonesia Tbk 31.939.500 9.102.757.500 0,10
PT Modernland Realty Tbk 13.564.000 6.646.360.000 0,07
PT Apexindo Pratam a Duta Tbk 3.123.500 6.559.350.000 0,07
PT Arpeni Pratam a Ocean Line Tbk 9.000.000 5.850.000.000 0,06
PT Berlian Laju Tanker Tbk 2.151.000 5.700.150.000 0,06
PT Kalbe Farm a Tbk 4.287.000 5.401.620.000 0,06
PT Hexindo Adiperkasa Tbk 6.604.500 4.887.330.000 0,05
PT Jaya Real Property Tbk 3.183.500 4.870.755.000 0,05
PT Tunas Baru Lam pung Tbk 3.153.500 1.986.705.000 0,02
PT Media Nusantara Citra Tbk 2.000.000 1.620.000.000 0,02
PT Trim egah Securities Tbk 5.178.000 1.579.290.000 0,02
PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk 535.000 668.750.000 0,01
PT W ahana O ttom itra Multiartha Tbk 475.000 175.750.000 0,00
W aran
PT Bakrieland D evelopm ent Tbk 26.049.500 9.638.315.000 0,10
PT Sum alindo Lestari Jaya Tbk 1.151.416 2.936.110.800 0,03
PT Sum m arecon Agung Tbk 2.081.833 1.145.008.150 0,01
Jum lah 8.686.156.732.695 92,90
Aktivitas perdagangan dan harga pasar efek ekuitas sangat fluktuatif dan tergantung kepada
kondisi pasar modal. Nilai realisasi dari efek ekuitas tersebut dapat berbeda secara
signifikan dengan harga pasar masing-masing pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.
- 11 -
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
4. Bank
2008 2007
Deutsche Bank A.G., cabang Jakarta
(Bank Kustodian) (Catatan 19) 92.334.982.650 181.863.960.606
The Hongkong and Shanghai Banking Corporation
Ltd., cabang Jakarta 155.685.163 682.261.558
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 4.930.613 976.351.597
Standard Chartered Bank, cabang Jakarta 3.213.524 8.397.001
PT Bank Permata Tbk 3.001.674 256.078.475
Citibank N.A., cabang Jakarta 1.257.614 120.530.370
RBS (The Royal Bank of Scotland), cabang Jakarta
(dahulu ABN AMRO Bank N.V., cabang Jakarta) 582.587 245.000.564
PT Bank Commonwealth 250.490 246.180.453
PT Bank CIMB Niaga Tbk
(dahulu PT Lippo Bank Tbk) 25.503 -
PT Bank UOB Buana Tbk
(dahulu PT Bank Buana Indonesia Tbk) - 166.712
American Express Bank Ltd., cabang Jakarta - 22.494
Jumlah 92.503.929.818 184.398.949.830
5. Piutang Bunga
Merupakan piutang bunga atas instrumen pasar uang.
Reksa Dana tidak membentuk penyisihan piutang ragu-ragu atas piutang bunga karena Manajer
Investasi berpendapat bahwa seluruh piutang bunga tersebut dapat ditagih.
6. Piutang Penjualan Portofolio Efek
Merupakan tagihan atas transaksi penjualan saham yang belum terselesaikan pada tanggal
laporan aset dan kewajiban.
7. Aset Lain-lain
Merupakan kelebihan pembayaran pajak tahun 2008 (Catatan 18).
Besarnya kelebihan pembayaran pajak ditetapkan berdasarkan perhitungan pajak yang dilakukan
sendiri oleh wajib pajak yang bersangkutan (self-assessment). Kantor Pajak dapat melakukan
pemeriksaan atas perhitungan pajak tersebut sebagaimana ditetapkan dalam Undang-Undang
mengenai Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.
8. Uang Muka Diterima atas Pemesanan Unit Penyertaan
Merupakan penerimaan uang muka atas pemesanan unit penyertaan yang belum diterbitkan dan
diserahkan kepada pemesan dan belum tercatat sebagai unit penyertaan beredar pada tanggal
laporan aset dan kewajiban.
- 12 -
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
9. Hutang Perolehan Kembali Unit Penyertaan
Merupakan kewajiban kepada pemegang unit penyertaan atas perolehan kembali unit
penyertaan yang belum terselesaikan pada tanggal laporan aset dan kewajiban.
10. Hutang Pembelian Portofolio Efek
Merupakan hutang atas transaksi pembelian saham yang belum terselesaikan pada tanggal
laporan aset dan kewajiban.
11. Hutang Pajak
2008 2007
Pajak kini - Pasal 29 (Catatan 18) - 15.516.950.518
Pajak penghasilan - Pasal 25 1.883.442.418 587.235.847
Jumlah 1.883.442.418 16.104.186.365
Besarnya pajak terhutang ditetapkan berdasarkan perhitungan pajak yang dilakukan sendiri oleh
wajib pajak yang bersangkutan (self-assessment). Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan
atas perhitungan pajak tersebut sebagaimana ditetapkan dalam Undang-Undang mengenai
Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.
12. Hutang Lain-lain
2008 2007
Jasa pengelolaan investasi (Catatan 15 dan 19) 8.275.336.801 12.919.215.212
Jasa kustodian (Catatan 16 dan 19) 689.611.400 1.076.601.269
Lainnya 179.491.451 335.594.592
Jumlah 9.144.439.652 14.331.411.073
13. Unit Penyertaan Beredar
Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh pemodal dan Manajer Investasi:
2008 2007
Persentase Unit Persentase Unit
% %
Pemodal 100,00 750.268.050,3716 100,00 708.176.742,0259
Manajer Investasi - - - -
Jumlah 100,00 750.268.050,3716 100,00 708.176.742,0259
- 13 -
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
14. Pendapatan Bunga
Merupakan pendapatan bunga atas:
2008 2007
Instrumen pasar uang 54.136.568.395 28.021.282.286
Jasa giro 1.458.574.097 3.961.314.513
Jumlah 55.595.142.492 31.982.596.799
Pendapatan bunga di atas termasuk pendapatan bunga yang belum direalisasi sebesar
Rp 1.509.202.841 pada tanggal 31 Desember 2008 dan Rp 1.082.758.081 pada tanggal
31 Desember 2007.
15. Beban Pengelolaan Investasi
Merupakan imbalan kepada PT Schroder Investment Management Indonesia sebagai Manajer
Investasi sebesar maksimum 1,5% per tahun dari jumlah nilai aset bersih yang dihitung secara
harian dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan Kontrak
Investasi Kolektif antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian. Beban pengelolaan investasi
yang belum dibayar dibukukan pada akun Hutang Lain-lain (Catatan 12).
16. Beban Kustodian
Merupakan imbalan atas jasa penanganan transaksi investasi, penitipan kekayaan dan
administrasi yang berkaitan dengan kekayaan Reksa Dana, pencatatan transaksi penjualan dan
pembelian kembali unit penyertaan serta biaya yang berkaitan dengan akun pemegang unit
penyertaan kepada Deutsche Bank A.G., cabang Jakarta, sebagai Bank Kustodian sebesar
maksimum 0,25% per tahun dari jumlah nilai aset bersih yang dihitung secara harian dan
dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan Kontrak Investasi
Kolektif antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian. Beban kustodian yang belum dibayar
dibukukan pada akun Hutang Lain-lain (Catatan 12).
17. Beban Lain-lain
Termasuk beban Pajak Pertambahan Nilai sebesar Rp 12.859.572.437 tahun 2008 dan
Rp 9.412.800.917 tahun 2007.
18. Pajak Penghasilan
a. Beban Pajak
2008 2007
Pajak kini 30.945.254.600 46.407.668.300
- 14 -
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
18. Pajak Penghasilan (Lanjutan)
b. Pajak Kini
Rekonsiliasi antara kenaikan (penurunan) aset bersih dari aktivitas operasi sebelum pajak
penghasilan menurut laporan operasi dengan kenaikan aset bersih dari aktivitas operasi
kena pajak adalah sebagai berikut:
2008 2007
Kenaikan (penurunan) aset bersih dari aktivitas
operasi sebelum pajak penghasilan menurut
laporan operasi (4.103.902.917.784) 2.906.984.265.221
Perbedaan yang tidak dapat diperhitungkan
menurut fiskal:
Beban investasi 36.227.932.407 91.652.627.231
Pendapatan bunga:
Instrumen pasar uang (54.136.568.395) (28.021.282.286)
Jasa giro (1.458.574.097) (3.961.314.513)
Kerugian (keuntungan) investasi
yang telah direalisasi 592.210.624.959 (1.202.958.482.565)
Kerugian (keuntungan) investasi
yang belum direalisasi 3.634.268.685.447 (1.608.945.251.591)
Jumlah 4.207.112.100.321 (2.752.233.703.724)
Kenaikan aset bersih dari aktivitas operasi
kena pajak 103.209.182.537 154.750.561.497
Perhitungan pajak kini adalah sebagai berikut:
Pajak penghasilan:
10% x Rp 50.000.000 tahun 2008 dan 2007 5.000.000 5.000.000
15% x Rp 50.000.000 tahun 2008 dan 2007 7.500.000 7.500.000
30% x Rp 103.109.182.000 tahun 2008 dan
Rp 154.650.561.000 tahun 2007 30.932.754.600 46.395.168.300
Jumlah 30.945.254.600 46.407.668.300
Dikurangi pajak dibayar dimuka:
Pasal 23 31.343.979.032 23.805.982.186
Pasal 25 20.008.895.874 7.084.735.596
Jumlah 51.352.874.906 30.890.717.782
Hutang (kelebihan pembayaran) pajak kini (20.407.620.306) 15.516.950.518
Kenaikan aset bersih dari aktivitas operasi kena pajak dan beban pajak Reksa Dana tahun
2007 telah sesuai dengan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang disampaikan ke Kantor
Pelayanan Pajak.
Kelebihan pembayaran pajak kini disajikan dalam akun Aset Lain-lain (Catatan 7).
- 15 -
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
18. Pajak Penghasilan (Lanjutan)
c. Pajak Tangguhan
Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, tidak terdapat perbedaan temporer yang
berdampak terhadap pengakuan aset dan kewajiban pajak tangguhan.
19. Sifat dan Transaksi Hubungan Istimewa
Sifat Hubungan Istimewa
a. PT Schroder Investment Management Indonesia adalah Manajer Investasi Reksa Dana.
b. Deutsche Bank A.G., cabang Jakarta adalah Bank Kustodian Reksa Dana.
Transaksi Hubungan Istimewa
Dalam kegiatan operasionalnya, Reksa Dana melakukan transaksi dengan pihak yang
mempunyai hubungan istimewa. Transaksi-transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dilakukan dengan persyaratan dan kondisi normal sebagaimana halnya bila dilakukan
dengan pihak ketiga.
a. Transaksi Reksa Dana yang signifikan dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan
istimewa:
2008
Manajer Investasi Bank Kustodian
Laporan Aset dan Kewajiban
Portofolio efek - instrumen pasar uang - 50.000.000.000
Bank - 92.334.982.650
Piutang bunga - 38.888.889
Hutang lain-lain 8.275.336.801 689.611.400
Laporan Operasi
Beban investasi 118.629.899.425 9.885.824.950
2007
Manajer Investasi Bank Kustodian
Laporan Aset dan Kewajiban
Bank - 181.863.960.606
Hutang lain-lain 12.919.215.212 1.076.601.269
Laporan Operasi
Beban investasi 86.812.277.695 7.234.356.479
b. Sebesar 1,87% dari jumlah pembelian portofolio efek tahun 2008 dilakukan dengan lembaga-
lembaga keuangan yang dikelola oleh PT Schroder Investment Management Indonesia
selaku Manajer Investasi dari lembaga-lembaga keuangan tersebut.
- 16 -
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
20. Informasi Segmen Usaha
Segmen usaha Reksa Dana dibagi berdasarkan jenis portofolio efek yakni instrumen pasar uang,
efek ekuitas dan efek hutang. Klasifikasi tersebut menjadi dasar pelaporan informasi segmen
Reksa Dana.
2008
Instrumen Efek Efek
pasar uang ekuitas hutang Lain-lain Jumlah
Laporan Operasi
Pendapatan Investasi
Bunga 54.136.568.395 - - 1.458.574.097 55.595.142.492
Dividen - 208.959.860.215 - - 208.959.860.215
Jumlah Pendapatan Investasi 54.136.568.395 208.959.860.215 - 1.458.574.097 264.555.002.707
Beban Investasi (29.053.446.946) (112.142.390.858) - (782.772.281) (141.978.610.085)
Keuntungan (kerugian) investasi yang telah
dan belum direalisasi
Keuntungan (kerugian) investasi yang telah direalisasi - (593.883.644.584) 1.673.019.625 - (592.210.624.959)
Kerugian investasi yang belum direalisasi - (3.634.268.685.447) - - (3.634.268.685.447)
Jumlah keuntungan (kerugian) investasi yang
telah dan belum direalisasi - (4.228.152.330.031) 1.673.019.625 - (4.226.479.310.406)
Kenaikan (penurunan) aset bersih dari
aktivitas operasi sebelum pajak 25.083.121.449 (4.131.334.860.674) 1.673.019.625 675.801.816 (4.103.902.917.784)
Beban pajak (30.945.254.600)
Penurunan aset bersih dari aktivitas operasi (4.134.848.172.384)
2008
Instrumen Efek Efek
pasar uang ekuitas hutang Jumlah
Laporan Aset dan Kewajiban
Aset
Aset segmen 956.342.456.829 4.796.063.863.688 - 5.752.406.320.517
Aset yang tidak dialokasikan 112.911.550.124
Jumlah Aset 5.865.317.870.641
Kewajiban
Kewajiban segmen 1.466.453.857 20.651.433.169 - 22.117.887.026
Kewajiban yang tidak dialokasikan 6.790.366.533
Jumlah Kewajiban 28.908.253.559
- 17 -
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
20. Informasi Segmen Usaha (Lanjutan)
2007
Instrumen Efek Efek
pasar uang ekuitas hutang Lain-lain Jumlah
Laporan Operasi
Pendapatan Investasi
Bunga 28.021.282.286 - - 3.961.314.513 31.982.596.799
Dividen 158.706.547.901 - 158.706.547.901
Lain-lain - - - 1.256.937 1.256.937
Jumlah Pendapatan Investasi 28.021.282.286 158.706.547.901 - 3.962.571.450 190.690.401.637
Beban Investasi (15.278.329.378) (86.533.188.899) - (2.160.553.224) (103.972.071.501)
Keuntungan investasi yang telah
dan belum direalisasi
Keuntungan investasi yang telah direalisasi - 1.211.320.683.494 - - 1.211.320.683.494
Keuntungan investasi yang belum direalisasi - 1.608.945.251.591 - - 1.608.945.251.591
Jumlah keuntungan investasi yang
telah dan belum direalisasi - 2.820.265.935.085 - - 2.820.265.935.085
Kenaikan aset bersih dari
aktivitas operasi sebelum pajak 12.742.952.908 2.892.439.294.087 - 1.802.018.226 2.906.984.265.221
Beban pajak (46.407.668.300)
Kenaikan aset bersih dari aktivitas operasi 2.860.576.596.921
2007
Instrumen Efek Efek
pasar uang ekuitas hutang Jumlah
Laporan Aset dan Kewajiban
Aset
Aset segmen 664.487.373.769 8.693.775.139.755 - 9.358.262.513.524
Aset yang tidak dialokasikan 184.398.949.830
Jumlah Aset 9.542.661.463.354
Kewajiban
Kewajiban segmen 978.864.837 12.806.911.196 - 13.785.776.033
Kewajiban yang tidak dialokasikan 54.846.544.105
Jumlah Kewajiban 68.632.320.138
- 18 -
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
21. Ikhtisar Pembelian dan Penjualan Efek
Efek Ekuitas
2008
Pembelian Penjualan
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Jenis efek lembar saham harga beli lembar saham harga jual
Saham
PT Adaro Energy Tbk 122.063.500 145.647.088.875 36.451.000 31.153.325.548
PT Adhi Karya (Persero) Tbk - - 33.519.000 20.972.804.408
PT AKR Corporindo Tbk 38.304.000 44.753.737.162 34.232.500 41.158.792.499
PT Alam Sutera Realty Tbk 57.500.000 12.974.341.833 57.500.000 7.735.923.695
PT Aneka Tambang (Persero) Tbk 105.699.500 394.524.477.781 121.343.500 391.332.249.157
PT Apexindo Pratama Duta Tbk 5.934.500 11.212.791.802 9.058.000 19.203.582.621
PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk 705.500 360.884.270 9.705.500 5.731.465.557
PT Astra Agro Lestari Tbk 4.639.500 74.377.543.971 6.960.500 137.671.300.024
PT Astra International Tbk 19.565.500 365.315.256.265 18.495.000 288.281.711.354
PT Astra Otoparts Tbk 617.000 2.094.363.466 8.424.000 28.555.674.340
PT Bakrie & Brothers Tbk 851.045.000 380.484.861.988 1.159.962.000 382.623.472.986
PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk 164.332.000 290.685.771.604 203.457.187 353.936.497.000
PT Bakrieland Development Tbk 259.996.500 127.396.179.061 619.029.500 296.134.446.403
PT Bank Central Asia Tbk 123.500.500 142.762.756.330 81.947.000 246.721.671.017
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 15.049.500 71.447.975.025 19.540.500 79.748.217.325
PT Bank Internasional Indonesia Tbk 152.801.000 65.291.113.541 184.740.500 77.666.550.010
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 143.851.000 367.631.820.978 131.409.000 341.828.496.692
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 46.289.500 72.179.462.370 148.226.275 189.660.191.092
PT Bank CIMB Niaga Tbk (dahulu PT Bank Niaga Tbk) 8.500.000 7.179.130.426 109.179.750 89.982.845.915
PT Bank Pan Indonesia Tbk 91.854.000 76.700.122.273 142.861.125 86.236.441.167
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 83.054.500 346.396.628.534 71.274.000 350.315.454.660
PT Barito Pacific Tbk 17.780.500 37.379.302.574 49.113.000 72.941.026.180
PT Bayan Resources Tbk 13.289.000 77.924.038.200 13.289.000 68.938.990.675
PT Berlian Laju Tanker Tbk - - 2.151.000 5.516.671.915
PT BISI Internasional Tbk 5.800.000 25.199.914.858 5.800.000 24.380.601.361
PT Bumi Resources Tbk 257.189.500 904.770.514.642 301.142.500 1.254.332.872.510
PT Bumi Serpong Damai Tbk 184.530.000 100.116.611.430 49.570.000 26.375.152.353
PT Central Proteinaprima Tbk - - 27.000.000 8.924.083.973
PT Ciputra Development Tbk 47.258.500 28.986.253.666 22.419.500 7.230.846.600
PT Ciputra Property Tbk 5.776.500 2.333.706.109 39.691.000 7.242.117.350
PT Ciputra Surya Tbk 2.500.000 1.981.063.250 6.231.000 2.313.739.933
PT Darma Henwa Tbk - - 27.811.500 14.973.598.812
PT Energi Mega Persada Tbk 10.000.000 15.095.143.980 21.785.500 26.838.048.542
PT Gozco Plantation Tbk 39.952.000 10.999.725.934 39.952.000 9.099.677.710
PT Gudang Garam Tbk 2.000.000 16.047.993.600 900.500 5.170.499.387
PT Hexindo Adiperkasa Tbk 6.881.500 16.453.106.897 13.486.000 29.117.972.243
PT Holcim Indonesia Tbk 37.515.500 39.535.988.331 58.864.000 52.863.992.047
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 41.141.000 107.832.882.977 41.141.000 106.990.394.617
PT Indika Energy Tbk 13.169.500 40.064.521.950 13.169.500 37.943.202.120
PT Indo Tambangraya Megah Tbk 12.256.000 224.480.381.707 5.603.500 137.299.712.260
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk 23.596.000 121.667.331.574 7.536.500 46.542.425.391
PT Indofood Sukses Makmur Tbk 135.137.500 236.618.131.609 103.399.500 157.937.757.523
PT Indosat Tbk 33.888.000 207.929.256.907 22.619.000 135.053.289.431
PT International Nickel Indonesia Tbk 68.844.000 60.761.924.179 16.783.500 88.851.100.823
PT Jasa Marga (Persero) Tbk 11.321.500 20.482.557.887 2.990.500 3.523.495.403
PT Jaya Real Property Tbk - - 3.183.500 2.529.924.870
PT Kalbe Farma Tbk - - 4.287.000 4.276.992.876
PT Kawasan Industri Jababeka Tbk 56.110.000 8.960.734.436 314.557.000 17.063.978.178
PT Lippo Karawaci Tbk - - 54.278.750 36.042.314.118
PT Medco Energi International Tbk 26.002.000 129.423.208.762 26.002.000 101.216.831.994
PT Media Nusantara Citra Tbk - - 2.000.000 1.594.399.680
PT Modernland Realty Tbk - - 13.564.000 2.690.532.620
PT Panin Life Tbk 106.852.000 23.290.089.099 102.749.500 17.838.726.385
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk 284.458.500 537.029.522.870 81.193.000 374.884.025.647
PT PP London Sumatera Tbk 26.047.500 173.959.796.196 27.316.500 189.191.544.085
PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk 62.905.000 49.722.130.259 33.701.500 23.563.529.786
PT Sampoerna Agro Tbk 25.973.500 87.384.101.622 32.300.500 73.030.553.607
PT Semen Gresik (Persero) Tbk 21.745.500 92.114.229.407 20.702.500 79.126.242.607
PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk 2.002.000 3.291.072.949 2.537.000 3.668.892.928
PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk 2.811.416 5.844.952.613 22.016.832 26.092.855.796
PT Summarecon Agung Tbk 31.890.832 6.394.892.463 32.855.000 13.292.491.672
PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk 62.532.000 577.070.105.182 26.338.000 278.044.953.792
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk 37.651.000 308.165.257.586 25.913.000 176.408.540.737
PT Tempo Scan Pacific Tbk 3.000.000 1.925.759.232 19.618.500 12.991.134.988
PT Trimegah Securities Tbk - - 5.178.000 1.261.304.524
PT Tunas Baru Lampung Tbk 12.000.000 8.204.576.847 15.153.500 10.356.476.938
PT Unilever Indonesia Tbk 8.736.500 63.600.431.316 7.854.500 55.583.625.641
PT United Tractors Tbk 47.937.550 350.205.766.884 21.351.500 162.101.047.867
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk - - 475.000 116.805.471
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 60.422.500 26.004.338.825 48.400.500 10.738.875.465
Waran
PT Bakrieland Development Tbk - - 26.049.500 4.281.074.912
PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk - - 1.151.416 -
PT Summarecon Agung Tbk - - 2.081.833 -
Jumlah 7.748.667.626.363 7.475.040.059.813
- 19 -
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
21. Ikhtisar Pembelian dan Penjualan Efek (Lanjutan)
Efek Ekuitas (Lanjutan)
2007
Pembelian Penjualan
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Jenis efek lembar saham harga beli lembar saham harga jual
Saham
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 47.512.500 59.689.652.578 13.993.500 12.405.259.020
PT AKR Corporindo Tbk 69.509.000 8.993.255.602 7.472.000 31.588.016.867
PT Aneka Tambang (Persero) Tbk 98.874.500 361.875.936.915 84.447.500 365.320.585.244
PT Apexindo Pratama Duta Tbk 320.000 618.559.964 2.446.000 5.487.619.587
PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk 14.460.500 10.312.957.300 5.460.500 3.828.270.911
PT Asahimas Flat Glass Tbk - - 317.500 822.610.502
PT Astra Agro Lestari Tbk 5.273.500 77.857.684.200 5.604.500 82.807.649.745
PT Astra International Tbk 16.279.500 279.598.758.406 8.647.500 148.598.768.986
PT Astra Otoparts Tbk - - 2.375.500 6.813.713.950
PT Bakrie & Brothers Tbk 1.383.883.500 369.959.573.523 1.074.966.500 297.386.657.462
PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk 177.981.187 255.117.111.099 138.856.000 223.718.193.456
PT Bakrie Telecom Tbk 110.419.500 37.296.173.011 110.419.500 38.266.906.311
PT Bakrieland Development Tbk 1.145.325.500 476.624.135.289 873.050.000 369.748.249.323
PT Bank Central Asia Tbk 74.901.000 423.175.096.799 40.329.000 240.720.555.753
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 24.705.500 177.245.930.201 17.266.500 129.881.447.782
PT Bank Internasional Indonesia Tbk 438.994.500 98.642.371.359 407.055.000 96.341.299.290
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 191.300.000 578.741.983.868 158.871.500 481.297.952.449
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 224.040.275 449.188.545.686 122.103.500 238.187.619.310
PT CIMB Niaga Tbk (dahulu PT Bank Niaga Tbk) 284.948.000 242.975.142.946 252.446.500 217.764.271.482
PT Bank Pan Indonesia Tbk 96.828.000 60.302.712.705 88.886.000 53.962.567.755
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 77.739.500 466.307.642.342 39.685.000 255.599.560.539
PT Barito Pacific Tbk 37.032.500 80.019.503.903 5.700.000 4.812.676.003
PT Berlian Laju Tanker Tbk 4.651.000 11.880.953.795 2.500.000 6.536.252.625
PT Bumi Resources Tbk 360.371.000 880.245.274.319 278.293.500 696.999.341.245
PT Central Proteinaprima Tbk 47.000.000 16.974.203.170 20.000.000 5.424.221.500
PT Ciputra Development Tbk 99.374.500 78.857.694.776 64.376.000 57.374.053.120
PT Ciputra Property Tbk 64.672.000 42.391.457.152 6.000.000 3.824.641.536
PT Ciputra Surya Tbk 28.118.500 28.111.591.737 11.628.500 12.871.078.574
PT Darma Henwa Tbk 51.200.000 34.655.875.063 23.388.500 15.641.369.819
PT Energi Mega Persada Tbk 72.363.000 98.351.875.983 60.577.500 81.142.946.012
PT Enseval Putera Megatrading Tbk - - 9.075.000 5.616.612.476
PT Gudang Garam Tbk 2.691.000 29.172.650.112 390.000 4.312.810.099
PT Hexindo Adiperkasa Tbk 7.721.500 7.225.326.942 1.117.000 1.200.446.530
PT Holcim Indonesia Tbk 63.048.500 62.263.008.593 41.700.000 43.040.372.679
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 3.000.000 4.094.810.400 3.000.000 3.519.997.863
PT Indo Tambangraya Megah Tbk 6.782.000 95.992.428.000 - -
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk 26.458.000 158.714.756.267 21.430.000 124.799.290.640
PT Indofood Sukses Makmur Tbk 90.351.000 173.541.208.044 100.114.500 183.460.206.405
PT Indosat Tbk 9.846.500 66.173.867.613 9.495.500 65.195.940.212
PT International Nickel Indonesia Tbk 3.772.000 202.000.690.069 1.041.000 58.437.168.317
PT Jakarta International Hotel & Development Tbk - - 8.410.000 7.426.862.240
PT Jasa Marga (Persero) Tbk 70.755.500 122.081.761.769 15.500.000 28.494.937.372
PT Jaya Real Property Tbk 938.500 1.010.481.473 4.349.500 6.195.570.878
PT Kalbe Farma Tbk 39.782.000 49.948.161.138 50.277.500 65.410.873.608
PT Kawasan Industri Jababeka Tbk 517.862.500 116.168.561.543 222.032.000 51.974.702.372
PT Lippo Karawaci Tbk 54.278.750 29.457.077.451 - -
PT Medco Energi International Tbk 33.344.000 136.788.608.992 34.132.500 157.378.207.700
PT Media Nusantara Citra Tbk 13.082.500 12.596.440.621 11.082.500 10.003.298.066
PT Mitra Rajasa Tbk 33.000.000 14.556.302.904 33.000.000 18.008.848.935
PT Modernland Realty Tbk 28.564.000 13.653.354.230 15.000.000 8.904.221.388
PT Panin Life Tbk 40.000.000 7.801.518.230 40.000.000 7.986.215.259
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk 56.754.000 591.061.284.992 48.747.000 545.312.455.969
PT PP London Sumatera Tbk 20.587.500 137.025.435.553 20.772.500 162.176.426.455
PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk 39.282.000 33.534.678.293 54.878.500 47.959.815.892
PT Sampoerna Agro Tbk 22.999.000 59.818.183.268 16.672.000 43.260.077.425
PT Semen Gresik (Persero) Tbk 38.306.000 93.220.790.716 572.000 16.461.737.346
PT Sentul City Tbk 28.744.500 16.268.192.195 28.744.500 18.688.920.674
PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk 7.000.000 6.018.008.500 6.465.000 6.647.281.642
PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk 20.730.500 67.394.021.930 10.605.000 33.665.801.866
PT Summarecon Agung Tbk 36.909.666 49.156.310.390 9.917.500 13.559.550.768
PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk 50.231.000 309.006.712.412 62.420.000 336.117.538.567
PT Tambang Timah Tbk 3.348.000 39.408.859.125 3.348.000 48.703.871.926
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk 49.461.000 512.544.287.206 10.797.500 113.860.133.415
PT Tempo Scan Pacific Tbk 19.306.000 16.206.551.988 19.497.500 16.997.640.929
PT Total Bangun Persada Tbk 40.758.000 31.109.034.261 40.758.000 32.848.143.869
PT Trimegah Securities Tbk 22.300.500 6.825.181.654 17.122.500 5.732.049.314
PT Tunas Baru Lampung Tbk 85.794.000 49.343.443.030 82.640.500 45.712.952.464
PT Unilever Indonesia Tbk 28.834.000 187.404.891.491 571.000 3.255.260.561
PT United Tractors Tbk 19.758.500 154.963.100.248 23.570.500 175.791.590.501
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk 2.500.000 1.459.364.994 15.273.500 8.186.744.529
Waran
PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk 3.679.921 - 3.679.921 3.793.410.237
PT Bakrieland Development Tbk 35.944.500 4.281.074.919 9.895.000 1.990.776.142
PT Ciputra Development Tbk - - 5.381.912 2.372.093.429
PT Mitra Rajasa Tbk 2.200.000 330.825.066 2.200.000 533.010.174
PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk - - 2.500 3.736.012
PT Summarecon Agung Tbk 2.081.833 - - -
Jumlah 9.375.632.900.313 6.720.171.959.303
- 20 -
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
21. Ikhtisar Pembelian dan Penjualan Efek (Lanjutan)
Efek Hutang
2008
Pembelian Penjualan
Jumlah Jumlah
Jenis efek Nilai nominal harga beli Nilai nominal harga jual
Obligasi
Obligasi Negara ZC0001, 20-Nov-08 150.000.000.000 147.908.725.396 150.000.000.000 150.000.000.000
Jumlah 150.000.000.000 147.908.725.396 150.000.000.000 150.000.000.000
Pada tahun 2007, Reksa Dana tidak melakukan transaksi pembelian dan penjualan efek hutang.
Ikhtisar penjualan tahun 2008 termasuk obligasi yang telah jatuh tempo sebesar
Rp 150.000.000.000.
Beban komisi perantara pedagang efek sehubungan dengan transaksi pembelian dan penjualan
efek adalah sebagai berikut:
2008 2007
Pembelian efek 17.201.734.159 26.136.421.481
Penjualan efek 15.680.239.181 16.259.306.774
Jumlah 32.881.973.340 42.395.728.255
Beban komisi untuk transaksi pembelian efek merupakan penambah biaya perolehan efek,
sedangkan beban komisi untuk transaksi penjualan efek merupakan pengurang harga penjualan
efek.
22. Kondisi Ekonomi Indonesia Akibat Krisis Keuangan Global
Krisis keuangan global yang dimulai dari Amerika Serikat telah mempengaruhi pasar modal dan
pasar keuangan di Indonesia, ditandai antara lain dengan melemahnya nilai tukar mata uang
Rupiah, penurunan permintaan dan nilai pasar komoditas, penurunan nilai pasar saham dan
surat berharga, serta kenaikan suku bunga. Kondisi tersebut telah mengakibatkan berkurangnya
likuiditas, terbatasnya penyediaan kredit serta menurunnya pertumbuhan ekonomi.
Memburuknya kondisi ekonomi berpotensi mempengaruhi nilai aset bersih Reksa Dana serta
minat pemegang unit penyertaan untuk terus menginvestasikan dananya pada Reksa Dana.
Faktor-faktor tersebut akan mempengaruhi pendapatan investasi dan nilai aset bersih dari
aktivitas operasi Reksa Dana di masa mendatang.
Untuk menghadapi kondisi ekonomi yang mungkin semakin memburuk pada tahun yang akan
datang, Manajer Investasi akan menentukan langkah-langkah terbaik yang harus diambil untuk
kepentingan Reksa Dana dan pemegang unit penyertaan.
Perbaikan dan pemulihan ekonomi tergantung pada beberapa faktor, antara lain kebijakan fiskal
dan moneter yang diupayakan oleh Pemerintah, suatu tindakan yang berada di luar kendali
Reksa Dana dan Manajer Investasi, untuk mencapai pemulihan ekonomi. Dampak masa depan
yang berasal dari kondisi ekonomi pada saat ini atas pendapatan investasi dan nilai aset bersih
Reksa Dana, termasuk dampak masa depan terhadap pemegang unit penyertaan, tidak dapat
ditentukan.
- 21 -
REKSA DANA SCHRODER DANA PRESTASI PLUS
Catatan atas Laporan Keuangan
31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Dalam Rupiah, kecuali Jumlah Unit Penyertaan Beredar)
22. Kondisi Ekonomi Indonesia Akibat Krisis Keuangan Global (Lanjutan)
Tidak terdapat kejadian setelah tanggal laporan aset dan kewajiban sampai dengan tanggal
laporan keuangan ini yang terjadi akibat memburuknya kondisi ekonomi di Indonesia, yang
menimbulkan ketidakpastian tentang kemampuan Reksa Dana untuk mempertahankan
kelangsungan usahanya.
23. Ikhtisar Rasio Keuangan
Berikut ini adalah tabel ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2008 dan 2007:
2008 2007
Hasil investasi (41,85%) 56,04%
Hasil investasi setelah memperhitungkan beban pemasaran (42,58%) 52,22%
Beban operasi 1,81% 1,80%
Perputaran portofolio 0,97 : 1 1,16 : 1
Persentase penghasilan kena pajak - 5,32%
Tujuan tabel ini adalah semata-mata untuk membantu memahami kinerja masa lalu dari Reksa
Dana. Tabel ini seharusnya tidak dipertimbangkan sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan
akan sama dengan kinerja masa lalu.
24. Undang-Undang No. 36/2008 dan Peraturan Pemerintah No. 16/2009 (PP No. 16/2009)
Undang-Undang Republik Indonesia No. 36/2008 tentang Perubahan Keempat Atas Undang-
Undang No. 7 Tahun 1983 Tentang Pajak Penghasilan diterbitkan pada tanggal 23 September
2008. Kebijakan baru dalam Undang-Undang ini mencakup antara lain perubahan ketentuan
mengenai definisi subyek pajak, definisi obyek pajak, perhitungan penghasilan kena pajak, serta
tarif pajak penghasilan atas penghasilan kena pajak bagi wajib pajak perorangan maupun badan.
Berdasarkan Undang-Undang ini, bunga obligasi yang diterima oleh Reksa Dana selama 5 tahun
pertama sejak tanggal efektif termasuk sebagai obyek pajak. Selanjutnya, pada tanggal
9 Februari 2009, Pemerintah mengeluarkan PP No. 16/2009 tentang Pajak Penghasilan atas
Penghasilan berupa Bunga Obligasi. Peraturan tersebut antara lain mengatur besaran tarif pajak
penghasilan final atas bunga dan diskonto obligasi yang diterima oleh Reksa Dana yang terdaftar
pada Bapepam dan LK, yakni sebesar 0% untuk tahun 2009 sampai dengan tahun 2010, 5%
untuk tahun 2011 sampai dengan tahun 2013, dan 15% untuk tahun 2014 dan seterusnya.
Kedua peraturan tersebut berlaku efektif tanggal 1 Januari 2009. Pada saat ini, Manajer Investasi
sedang mengevaluasi dampak penerapan peraturan baru tersebut.
********
- 22 -
Related docs
Get documents about "