Buku juklak KKG dan MGMP
Document Sample


KATA PENGANTAR
Salah satu tema kebijakan pendidikan nasional adalah peningkatan mutu, relevansi,
dan daya saing yang menjadi acuan bagi semua unit kerja di lingkungan Departemen
Pendidikan Nasional dalam menyelenggarakan tugas pokok dan fungsinya. Direktorat
Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga kependidikan (Ditjen PMPTK) yang
ditetapkan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 tahun 2005
mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam bidang peningkatan mutu pendidik dan
tenaga kependidikan baik itu pendidikan formal maupun pendidikan nonformal.
Peningkatan mutu pendidik mempunyai arti penting guna mendukung peningkatan
mutu layanan pendidikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, upaya peningkatan
mutu pendidik perlu diperkuat melalui kemitraan dengan berbagai lembaga terkait dan
pemberdayaan forum KKG dan MGMP sebagai wadah profesi guru.
Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bahasa
(PPPPTK Bahasa) sebagai Unit Pelaksana Teknis Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan
Tenaga Kependidikan dalam upaya mengembangkan dan memberdayakan pendidik
khususnya guru bahasa pada kegiatan KKG/MGMP merupakan strategi akselerasi yang
sangat potensial untuk dilakukan mengingat forum KKG dan MGMP ini dibangun atas
aspirasi guru untuk peningkatan profesionalitasnya.
Petunjuk Pelaksanaan Penggunaan Dana Bantuan Sosial (Block Grant) Penyelenggaraan
Diklat Guru Bahasa di KKG dan MGMP Tahun 2008 ini diharapkan dapat memberikan
acuan dalam rangka menyalurkan dan memanfaatkan dana bantuan ( block grant)
untuk peningkatan mutu guru bahasa melalui KKG dan MGMP.
Akhirnya, saya berharap agar semua pihak yang terkait dapat memberikan dukungan
dalam upaya percepatan program peningkatan mutu guru bahasa Indonesia, Inggris,
Jerman, Jepang, Perancis, Arab dan Mandarin.
Jakarta, Februari 2008
Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik
Dan Tenaga Kependidikan,
DR. Baedhowi
NIP. 130803888
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ......................................................................... i
DAFTAR ISI .................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN ...................................................................... 1
A. Latar Belakang ................................................................. 1
B. Dasar Hukum ................................................................... 2
C. Tujuan .......................................................................... 3
D. Sasaran .......................................................................... 4
E. Hasil yang Diharapkan ........................................................ 4
BAB II MEKANISME PENYALURAN DANA BANTUAN BLOCK GRANT ................... 5
A. Pengertian dan Sifat .......................................................... 5
B. Prosedur Pelaksanaan dan Penyaluran Dana Block Grant ............... 6
C. Tempat dan Waktu ............................................................ 6
D. Kriteria Guru dan MGMP/KKG Penerima Dana Bantuan .................. 7
E. Mekanisme Pelaksanaan Diklat .............................................. 8
F. Pemilihan Paket Diklat ....................................................... 9
G. Kriteria Pelatih/Fasilitator/Evaluator ...................................... 9
H. Sertifikasi ....................................................................... 9
I. Tim Pengelola .................................................................. 9
J. Dasar Pertanggungjawaban..................................................... 10
K. Pengajuan Proposal dan Pelaporan .......................................... 10
BAB III PAKET PROGRAM DIKLAT KKG DAN MGMP ..................................... 12
A. Tugas dan Tanggungjawab Pusat (PPPPTK Bahasa) ....................... 12
B. Tugas dan Tanggungjawab Dinas Pendidikan Provinsi/Kab/Kota ....... 12
C. Tugas dan Tanggungjawab Pengurus KKG dan MGMP...................... 12
BAB IV MONITORING DAN EVALUASI ..................................................... 13
A. Persiapan ........................................................................ 13
B. Laporan Monitoring dan Evaluasi............................................. 17
C. Instrumen Monitoring dan Evaluasi .......................................... 17
BAB V PENUTUP ............................................................................ 18
LAMPIRAN
1. Sistematika Proposal Program Diklat di KKG/MGMP
2. Sistematika Laporan Kegiatan
3. Kesepakatan Kerjasama
4. Sistematika Laporan Keuangan
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG ii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang menjadi salah satu program
prioritas dalam kebijakan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan
Tenaga Kependidikan Bahasa (PPPPTK Bahasa) merupakan upaya dalam rangka
mendukung perluasan akses dan peningkatan mutu pendidik dan tenaga
kependidikan bahasa. Sebagai unit pelaksana teknis dalam lingkup Direktorat
Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan, PPPPTK Bahasa
perlu melakukan upaya untuk memecahkan persoalan kompetensi dan mutu
pendidik dan tenaga kependidikan bahasa secara sistematis dan profesional.
Pendidik dan tenaga kependidikan bahasa dituntut untuk memiliki sertifikat
pendidik dan pelatihan serta sertifikasi profesi sebagai bukti atas kemampuannya
sebagai pendidik dan tenaga kependidikan profesional atau jabatan profesi.
Program dan strategi pengembangan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga
kependidikan bahasa perlu dilakukan secara terpadu dan simultan serta sesuai
dengan tuntutan kompetensi guru sebagaimana yang diharapkan oleh Badan
Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dengan melibatkan sepenuhnya peran serta
pemerintah daerah.
Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, PPPPTK Bahasa menghadapi berbagai
keterbatasan, baik dalam jumlah SDM maupun dana yang dapat dialokasikan untuk
melatih 168.436 guru bahasa di Indonesia (SMP, SMA dan SMK) ditambah kurang
lebih 1,2 juta guru SD yang mengajar bahasa Indonesia.
Untuk mempercepat penambahan jumlah guru bahasa yang kompeten dan terlatih,
PPPPTK Bahasa perlu melakukan pelatihan dengan strategi akselerasi akses bagi
guru bahasa di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi. Strategi tersebut akan
dilaksanakan melalui KKG dan MGMP dengan menggunakan standard program diklat
yang dikembangkan oleh PPPPTK Bahasa. Pelaksanaan diklat melalui pemberdayaan
forum KKG dan MGMP diharapkan dapat mendukung secara optimal peningkatan
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 1
kemampuan profesional guru, karena Forum ini sangat strategis, dibangun dari guru
oleh guru dan untuk guru.
Sehubungan dengan itu, PPPPTK Bahasa Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan
Tenaga Kependidikan akan memberikan Bantuan Block Grant Pelatihan Guru Bahasa
bagi KKG dan MGMP. Block Grant dimaksud diharapkan mampu mendorong
aktivitas kegiatan profesi di KKG dan MGMP untuk meningkatkan kompetensi guru
bahasa Indonesia SD, SMP, SMA, bahasa Inggris SMP, SMA, bahasa Jerman SMA,
bahasa Perancis SMA, bahasa Jepang SMA, bahasa Arab SMA dan bahasa Mandarin
SMA sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan melalui paket-paket pendidikan dan
pelatihan yang akomodatif, inovatif dan kompetitif yang dikembangkan oleh
PPPPTK Bahasa.
Sistem paket diklat ini memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada guru untuk
memilih paket diklat yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan guru itu sendiri.
Paket program diklat guru bahasa yang dapat dipilih guru yaitu paket diklat
berjenjang berbasis kompetensi tingkat dasar, lanjut, menengah atau tinggi.
Program pendidikan dan pelatihan bagi guru bahasa Indonesia, Inggris, Jerman,
Jepang, Perancis, Arab dan Mandarin yang dipusatkan di MGMP tingkat
kabupaten/kota dan KKG khusus bahasa Indonesia akan dilaksanakan pada tahun
2008 dengan sasaran minimal 1395 orang di 60- 70 KKG/MGMP yang terseleksi
berdasarkan usulan/proposal yang dikirim ke PPPPTK Bahasa.
Langkah strategis ini akan sangat membantu upaya percepatan peningkatan mutu
pendidik khususnya guru bahasa dan mutu pembelajaran bahasa di sekolah.
B. Dasar Hukum
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional ;
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan
Dosen;
3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan
Daerah;
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 2
4. Peraturan pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan;
5. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 08 Tahun 2007 tentang Organisasi
dan Tata Kerja Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga
Kependidikan ;
6. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman
Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sebagaimana telah
diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 74 tahun 2004;
7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi
bagi Guru dalam Jabatan;
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 43 Tahun 2007 tentang Koordinasi
dan Pengendalian Program di Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional
Tahun Anggaran 2008.
C. Tujuan
1. Tujuan Umum
Memberdayakan KKG dan MGMP untuk melaksanakan pelatihan dalam upaya
mempercepat perluasan akses peningkatan kompetensi guru bahasa Indonesia,
Inggris, Jerman, Jepang, Perancis, Arab dan Mandarin pada jenjang pendidikan
dasar dan menengah serta peningkatan mutu pembelajaran bahasa sesuai
dengan Standar Nasional Pendidikan dalam kerangka penjaminan mutu
pendidikan nasional.
2. Tujuan Khusus
Secara khusus tujuan pemberian block grant kepada KKG dan MGMP bertujuan
untuk :
a. Mengoptimalisasikan peran dan fungsi KKG dan MGMP dalam mengelola
kegiatan profesi guru di daerah;
b. Memberdayakan wadah MGMP dan KKG dalam rangka meningkatkan mutu
guru bahasa dengan menyelenggarakan paket program diklat yang sesuai
dengan kebutuhannya;
c. Memberdayakan guru pemandu di KKG dan instruktur di MGMP;
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 3
d. Mengembangkan motivasi internal dan eksternal bagi guru bahasa agar
menjadi individu yang kreatif, inovatif dan profesional;
e. Membantu guru untuk segera memenuhi salah satu persyaratan sertifikasi
dalam jabatan yaitu Pendidikan dan Pelatihan;
f. Menjalin kerjasama dengan berbagai unit organisasi/forum profesi di
provinsi/kabupaten/kota dalam upaya akselerasi peningkatan kompetensi
guru bahasa.
D. Sasaran
1. Lembaga yang akan menerima bantuan minimal 60-70 KKG/MGMP hasil seleksi
yang disesuaikan dengan jenis diklat, jumlah sasaran, tingkat kemahalan, dan
jangkauan wilayah peserta.
2. Jumlah guru yang akan dilatih minimal 1395 orang pengurus dan anggota KKG
dan MGMP, meliputi bahasa Indonesia SD,SMP, SMA, bahasa Inggris SMP, SMA,
bahasa Jerman SMA, bahasa Perancis SMA, bahasa Jepang SMA, bahasa Arab SMA
dan bahasa Mandarin SMA pada 60-70 KKG/MGMP.
E. Hasil yang Diharapkan
1. Terlatihnya minimal 1395 orang guru bahasa Indonesia SD,SMP,SMA, bahasa
Inggris SMP, SMA, bahasa Jerman SMA, bahasa Jepang SMA, bahasa Perancis SMA,
bahasa Arab SMA dan bahasa Mandarin SMA di 60-70 KKG/MGMP.
2. Meningkatnya kompetensi guru bahasa dan mutu lulusan sesuai dengan Standar
Nasional Pendidikan.
3. Terjadinya perluasan akses peningkatan mutu guru bahasa melalui
forum/asosiasi profesi seperti KKG dan MGMP ditingkat kabupaten/kota maupun
Propinsi.
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 4
BAB II
MEKANISME PELAKSANAAN DANA BANTUAN (BLOCK GRANT)
A. Pengertian dan Sifat
1. Pengertian
Block Grant adalah sejumlah dana yang diberikan oleh Pusat Pengembangan dan
Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bahasa (PPPPTK Bahasa),
Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Depdiknas kepada
forum KKG dan MGMP bahasa Indonesia, Inggris, Jerman, Perancis, Jepang, Arab
dan Mandarin pada jenjang pendidikan dasar dan menengah sebagai bantuan
mengembangkan kompetensi guru bahasa dalam bentuk pendidikan dan
pelatihan.
2. Sifat
Pemberian block grant ini bersifat terbatas dan selektif, transparan dan
akuntabel serta dapat memotivasi dan menstimulus penerima block grant,
sebagai berikut :
a. Terbatas dan selektif, artinya guru penerima block grant dibatasi program,
waktu, dan besarnya dana yang diterima sesuai dengan anggaran yang
tersedia.
b. Transparan dan akuntabel, artinya pemberian dan penggunaan block grant
bersifat terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan
keuangan yang berlaku.
c. Memotivasi dan menstimulus, artinya bahwa block grant diberikan untuk
mendorong pelaksanaan program dan penggalian sumber dana lainnya seperti
Dinas Pendidikan Propinsi/Kabupaten/Kota dalam rangka peningkatan mutu
guru bahasa.
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 5
B. Prosedur Pelaksanaan dan Penyaluran Dana Block Grant
Block Grant dilaksanakan dan disalurkan dengan mekanisme sebagai berikut :
1. KKG/MGMP mengajukan proposal ke PPPPTK Bahasa dengan diketahui oleh Dinas
Pendidikan setempat.
2. Proposal akan dinilai oleh tim/Panitia yang diangkat oleh Kepala PPPPTK
Bahasa.
3. Proposal yang lulus seleksi akan ditetapkan dengan keputusan Kepala PPPPTK
Bahasa dan berhak menerima Block Grant.
4. Pengurus KKG/MGMP yang lolos akan menandatangani Memorandum of
Understanding (MoU) dengan PPPPTK Bahasa.
5. Dana Block Grant diberikan langsung dari KPPN III Jakarta kepada forum
KKG/MGMP melalui transfer ke rekening KKG/MGMP.
6. Besarnya dana bantuan disesuaikan dengan jumlah guru, jenis diklat yang
dipilih, tingkat kemahalan, jangkauan wilayah peserta, biaya praktik untuk jenis
diklat tertentu sebagai berikut :
NO JUMLAH SASARAN MAKSIMAL TOTAL DANA
BANTUAN
1. 20 – 30 orang 80 Juta
2. 30 – 40 orang 100 Juta
3. 40 – 50 orang 120 Juta
7. Diklat dilaksanakan selambat-lambatnya 1 (satu) minggu setelah dana block
grant diterima oleh KKG/MGMP.
C. Tempat dan Waktu
Pemberian dana bantuan paket program diklat guru bahasa di MGMP dan KKG
dilaksanakan :
1. Tempat Pelaksanaan : minimal 60-70 KKG/MGMP
2. Peserta : minimal 1395 orang
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 6
3. Narasumber/fasilitator : Instruktur Guru Bahasa yang telah dilatih dan
Widayaiswara PPPPTK Bahasa, dan narasumber
kompeten lainnya.
4. Waktu Pelaksanaan : disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan
Sebelum penyelenggaraan diklat di KKG dan MGMP akan dilaksanakan persiapan
sebagai berikut :
a. Workshop Tingkat Nasional di PPPPTK Bahasa selama 8 hari;
b. TOT Tingkat Regional di provinsi selama 14 hari;
c. Pelaksanaan Diklat di KKG dan MGMP melalui block grant selama minimal 14
hari.
D. Kriteria Guru dan KKG/MGMP Penerima Dana Bantuan
KKG/MGMP yang akan menerima dana bantuan untuk menyelenggarakan program
diklat guru bahasa mengacu pada kriteria sebagai berikut :
1. Kriteria KKG/MGMP
a. KKG/MGMP mengajukan proposal untuk mendapatkan block grant pendidikan
dan pelatihan ke PPPPTK Bahasa dan terpilih/lolos seleksi.
b. Memiliki pengurus organisasi.
c. Aktif melaksanakan kegiatan profesi guru di tingkat
propinsi/kabupaten/kota.
d. Organisasi KKG dan MGMP diketahui keberadaannya oleh Dinas Pendidikan di
daerah.
e. Memiliki rekening Bank Pemerintah atas nama lembaga (KKG/MGMP).
f. Memiliki program kerja tahunan yang diketahui oleh Dinas Pendidikan di
daerah.
g. Bersedia melaksanakan pelatihan guru minimal 20 orang untuk setiap paket
kegiatan diklat.
h. Bersedia menjadi pengelola dan penyelenggara diklat.
i. Bersedia memilih paket-paket Diklat yang ditawarkan PPPPTK Bahasa
(terlampir).
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 7
2. Kriteria Guru
a. Anggota KKG atau MGMP .
b. Aktif mengajar bidang studi bahasa yang diampunya.
c. Bersedia mengikuti diklat yang dipilihnya dengan penuh tanggung jawab.
E. Mekanisme Pelaksanaan Diklat
1. Koordinasi
Sebelum melaksanakan diklat di KKG dan MGMP, Pengurus KKG/MGMP dan /atau
bersama Dinas Pendidikan Propinsi/Kabupaten/Kota mengadakan koordinasi
dengan PPPPTK Bahasa pada kegiatan TOT Tingkat Regional dalam rangka :
a. Penjelasan paket-paket program diklat yang dapat dipilih guru.
b. Penetapan waktu dan tempat penyelenggaraan diklat sesuai dengan paket
diklat yang dikehendaki.
c. Membahas strategi penyelenggaraan diklat di KKG dan MGMP.
2. Persiapan Penyelenggaraan paket diklat
a. Menyiapkan rencana kegiatan dan biaya penyelenggaraan diklat yang
menggunakan acuan dari PPPPTK Bahasa.
b. Menyiapkan kebutuhan administrasi kegiatan penyelenggaraan diklat (seperti
bahan ajar, instrumen penilaian, dll).
3. Pelaksanaan Diklat
Dalam pelaksanaan diklat di KKG dan MGMP, pengurus KKG dan MGMP dapat
bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Propinsi/Kabupaten/ Kota/LPMP/Sekolah
untuk penyediaan fasilitas diklat. Dalam proses pelaksanaan diklat tersebut
PPPPTK Bahasabekerja sama dengan LPMP propinsi setempat akan melaksanakan
pemantauan untuk menilai efektifitas penyelenggaraan program.
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 8
F. Pemilihan Paket Diklat
1. Setiap KKG/MGMP dapat memilih satu paket program diklat yang dikehendaki
dalam proposal yang diajukan ke PPPPTK Bahasa sesuai dengan paket yang
ditawarkan oleh PPPPTK Bahasa (diklat dasar,lanjut, menengah atau tinggi).
2. Satu paket program minimal diikuti oleh 20 – 50 orang guru.
G. Kriteria Pelatih/Fasilitator/Evaluator
1. Pelatih/Fasilitator dapat diambil dari instruktur/ pelatih di KKG/MGMP atau
daerah/wilayah dan telah mendapatkan pelatihan sebagai instruktur.
2. Pelatih/instruktur yang pernah dilatih oleh PPPPTK Bahasa baik pada Tingkat
Pusat maupun Regional.
3. Sebagai bentuk Quality Assurance dan Quality Control pelatihan minimal harus
menggunakan 3-4 pelatih/instruktur PPPPTK Bahasa untuk setiap paket
pelatihan dan 1 (satu) orang evaluator dari PPPPTK Bahasa Jakarta.
H. Sertifikasi
1. Setiap peserta yang lulus diklat akan mendapatkan sertifikat atau Surat Tanda
Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP).
2. Sertifikat/STTPP akan dikeluarkan oleh PPPPTK Bahasa dan/atau bersama Dinas
Pendidikan setempat.
I. Tim Pengelola
Tim pengelola dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Ketua KKG/MGMP minimal
terdiri atas Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan bidang pembelajaran.
Ketua bertanggungjawab atas seluruh kegiatan yang menggunakan dana block grant
tahun 2008, mulai dari persiapan, pelaksanaan, sampai dengan tindak lanjut,
evaluasi dan pelaporannya. Dalam kegiatan operasional ketua KKG/MGMP harus
selalu berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/Propinsi
selaku penanggungjawab kegiatan pendidikan di daerah.
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 9
J. Dasar Pertanggungjawaban
1. Pertanggungjawaban penggunaan dana block grant sesuai dengan Keppres
Nomor 42 Tahun 2002 jo Keppres Nomor 74 Tahun 2004 tentang Pedoman
Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan atau ketentuan lain
yang berlaku.
2. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 43 Tahun 2007 tentang Koordinasi
dan Pengendalian Program di Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional
Tahun Anggaran 2008.
3. Pertanggungjawaban juga mengacu pada kesepakatan kerja sama/MoU antara
Kepala PPPPTK Bahasa dengan pengurus KKG/MGMP, proposal yang disetujui,
Petunjuk Pelaksanaan dan Panduan Penggunaan Dana Block Grant.
K. Pengajuan Proposal dan Pelaporan
1. Ketua KKG/MGMP mengajukan proposal untuk mendapatkan Block Grant dan
mengirimkan laporan hasil kegiatan serta laporan keuangan ke:
PPPPTK Bahasa u.p Kepala Bidang Program dan Informasi
Jalan Gardu ,Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12640 kotak pos
7706 JKS LA Telepon (021) 7271034 Fax (021) 7271032
Website : www.pppptkbahasa.net E-mail : admin@pppptkbahasa.net
Sistematika proposal, laporan kegiatan dan keuangan terlampir.
2. Proposal untuk mendapatkan Block Grant Pendidikan dan Pelatihan agar
melampirkan :
a. Nama calon penerima Block Grant sesuai Bab II, butir B, point 6.
b. Semua calon penerima Block Grant menandatangani surat pernyataan
bersama untuk bersedia mengikuti diklat di KKG/MGMP(sebagaimana
Proposal) dan memilih salah satu jenis diklat, sesuai Bab II, butir F, point 1.
3. Proposal Block Grant (dengan sistematika terlampir) sudah harus diterima
PPPPTK Bahasa selambat-lambatnya 2 (dua) minggu setelah kegiatan Diklat
Tingkat Regional berakhir;
4. Kesepakatan kerja sama (MOU) dikirim ke pengurus KKG/MGMP untuk
ditandatangani oleh Ketua KKG/MGMP setelah proposal disetujui oleh Dinas
Pendidikan setempat;
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 10
5. Laporan kegiatan dan keuangan telah kami terima selambat-lambatnya 2 (dua)
minggu setelah kegiatan berakhir.
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 11
BAB III
PERAN DAN TANGGUNG JAWAB LEMBAGA TERKAIT DALAM PELAKSANAAN BLOCK
GRANT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DI KKG DAN MGMP BAHASA
Dengan memperhatikan prinsip-prinsip keterbukaan, kejujuran, dan akuntabilitas
publik, maka tugas dan tanggung jawab unit-unit terkait di tingkat pusat dan daerah
dalam rangka penyaluran dan pemanfaatan dana block grant sebagai berikut :
A. Tugas dan Tanggung Jawab Pusat ( PPPPTK Bahasa)
1. Menyiapkan petunjuk pelaksanaan dan panduan penggunaan dana bantuan
sosial ( Block Grant ) Diklat Bahasa di KKG dan MGMP;
2. Menyiapkan master bahan/materi dalam bentuk CD secara nasional;
3. Menyiapkan fasilitator /instruktur PPPPTK Bahasa dan evaluator sesuai yang
dibutuhkan oleh KKG dan MGMP;
4. Melaksanakan TOT Tingkat Nasional dan Regional sebagai persiapan
pelaksanaan diklat di KKG dan MGMP;
5. Melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan diklat.
B. Tugas dan Tanggung Jawab Dinas Pendidikan Propinsi/Kabupaten/Kota
1. Membantu kelancaran penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan di KKG dan
MGMP setempat;
2. Memantau penyelenggaraan diklat;
3. Dapat mengkoordinasikan guru/instruktur yang dibutuhkan sebagai
fasilitator/instruktur.
C. Tugas dan Tanggung Jawab Pengurus KKG dan MGMP
1. Melakukan persiapan administrasi dan teknis untuk suksesnya penyelenggaraan
diklat;
2. Menyelenggarakan diklat sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan;
3. Menggandakan materi dan instrument evaluasi, menyiapkan fasilitas dan
media/ alat bantu yang diperlukan;
4. Melaksanakan administrasi penyelenggaraan diklat ;
5. Menyusun laporan pelaksanaan diklat dan laporan pertanggungjawaban
keuangan.
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 12
BAB IV
MONITORING DAN EVALUASI
Monitoring dan evaluasi dilakukan oleh evaluator dari PPPPTK Bahasa yang secara
umum untuk melihat efisiensi dan efektifitas pendidikan dan pelatihan di KKG/MGMP.
Monitoring dan evaluasi ini akan dilaksanakan pada saat pendidikan dan pelatihan
berlangsung.
A. Persiapan
1. Tujuan
Monitoring dan evaluasi bertujuan :
a. Memperoleh masukan terhadap efektifitas dan efisiensi penyaluran dana
block grant oleh PPPPTK Bahasa kepada KKG dan MGMP bahasa yang
terseleksi.
b. Memetakan kinerja forum KKG dan MGMP dalam melaksanakan program
diklat yang dipilihnya untuk meningkatkan kompetensi guru-guru bahasa.
c. Menyusun rekomendasi sebagai bahan masukan kepada pihak terkait dalam
kerangka pembinaan forum KKG dan MGMP bahasa di seluruh Indonesia pada
masa mendatang.
2. Aspek
Aspek yang dimonitor dan dievaluasi pada implementasi program diklat yang
dirancang oleh PPPPTK Bahasa dan telah dipilih oleh KKG dan MGMP meliputi :
a. Manajemen
1) Keterlibatan kedua belah pihak dalam menjalankan program diklat.
2) Komitmen kedua belah pihak dalam pelaksanaan pengembangan
profesionalisme guru dan peningkatan mutu pembelajaran.
b. Pengelolaan Dana Block Grant
Dana block grant digunakan sesuai dengan ketentuan.
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 13
c. Pelaksanaan Program Kerja
1) Penanggung jawab program diklat.
2) Pelaksanaan program diklat melibatkan guru dan Dinas Pendidikan.
3) Teridentifikasi dengan jelas pemanfaatan dana block grant.
4) Pelasanaan diklat sesuai dengan program kerja.
5) Teridentifikasi permasalahan yang dihadapi.
d. Dampak Pemberian Block Grant
1) Peningkatan kinerja guru.
2) Peningkatan kinerja sekolah.
3) Dukungan terhadap warga sekolah.
4) Peningkatan mutu siswa.
3. Hasil yang diharapkan
Hasil yang diharapkan dari pelaksanaan monitoring dan evaluasi adalah :
a. Adanya identifikasi hasil pelaksanaan kegiatan sesuai dengan progam diklat
yang dipilih.
b. Masukan sebagai bahan perbaikan untuk program diklat selanjutnya.
c. Masukan sebagai bahan pembinaan dalam meningkatkan peran guru di sekolah.
d. Masukan sebagai bahan pengambilan keputusan untuk perencanaan dan
pengembangan program diklat yang akan datang.
e. Laporan tentang pelaksanaan program diklat oleh KKG dan MGMP.
4. Jadwal Pelaksanaan
Jadwal monitoring dan evaluasi oleh PPPPTK Bahasa dilaksanakan pada proses
kegiatan berlangsung
5. Tim Monitoring dan Evaluasi
Tim monitoring dan evaluasi ditetapkan oleh PPPPTK Bahasa.
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 14
6. Sasaran dan Responden
Responden monitoring dan evaluasi adalah guru-guru KKG dan MGMP bahasa,
dinas pendidikan setempat.
7. Metode
Pengumpulan data dan informasi mengenai pelaksanaan program monitoring
dan evaluasi diperoleh melalui :
a. angket.
b. Observasi.
c. Studi dokumentasi.
d. Wawancara
8. Nilai
a. Skor Indikator (SI)
Skor yang diberikan kepada indikator. Skor tiap indikator adalah 0 atau
1. Skor 0 jika indikator tidak terpenuhi dan skor 1 jika indikator
terpenuhi.
b. Total Skor Aspek
Total Skor setiap aspek diberikan berdasarkan pemenuhan terhadap
indikator dari aspek yang bersangkutan dengan kriteria sebagai berikut:
3 = Terpenuhi tiga indikator
2 = Terpenuhi dua indikator
1 = Terpenuhi satu indikator
0 = Tidak ada indikator yang terpenuhi
c. Nilai Komponen (NK)
Nilai komponen diperoleh dengan membagi jumlah nilai aspek pada satu
komponen.
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 15
NK = JSA
JA
NK = Nilai Komponen
JSA = Jumlah Skor Aspek yang dinilai
JA = Jumlah Aspek yang dinilai
d. Nilai Akhir
Nilai Akhir (NA) diperoleh dengan membagi jumlah nilai komponen dikalikan
bobot dengan jumlah bobot
NA = ∑NK
∑K
NA = Nilai Akhir
NK = Nilai Komponen
K = Komponen
∑ = Jumlah
e. Klasifikasi Nilai
2,76 – 3,00 = Amat Baik
2,01 – 2,76 = Baik
1,50 – 2,01 = Cukup
0,01 – 1,49 = Kurang
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 16
B. Laporan Monitoring dan Evaluasi
Laporan hasil monitoring dan evaluasi terdiri dari 2 jenis, yaitu :
a. Laporan singkat
Laporan singkat disusun oleh petugas monitoring dan evaluasi sesuai dengan
temuan di lapangan. Laporan tersebut disusun oleh petugas monitoring dan
evaluasi dan secara umum memuat identitas KKG dan MGMP dan proses
pelaksanaan kegiatan. Laporan singkat ini merupakan dasar bagi petugas
monitoring dan evaluasi untuk menyusun laporan lengkap.
b. Laporan lengkap
Laporan lengkap disusun oleh petugas monitoring dan evaluasi berdasarkan
hasil temuan di lapangan dan angket yang sudah terisi. Laporan tersebut
merupakan laporan tim petugas monitoring dan evaluasi dengan mengacu
kepada laporan singkat.
C. Instrumen Monitoring dan Evaluasi
Instrumen monitoring dan evaluasi oleh PPPPTK Bahasa berdasarkan kisi-kisi
penyusunan instrumen dan pengolahan data .
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 17
BAB V
PENUTUP
Petunjuk Pelaksanaan Penggunaan Dana Bantuan Sosial (Block Grant) Penyelenggaraan
Diklat Guru Bahasa di KKG dan MGMP ini disusun untuk memperlancar,
mengefektifkan, dan mengefisienkan pelaksanaan program diklat. Petunjuk
pelaksanaan ini mengakomodasi berbagai aspek yang berhubungan dengan penyaluran,
penggunaan dan pertanggungjawaban block grant.
Buku petunjuk pelaksanaan ini diharapkan dapat dilaksanakan dengan taat azas dan
konsisten, sehingga dapat mendukung pelaksanaannya secara optimal, taat azas,
efektif, efisien, dan berhasil guna, serta mampu mencapai target yang telah
ditetapkan.
Melalui pelaksanaan Block Grant Program Diklat Guru Bahasa di KKG/MGMP, para guru
bahasa anggota KKG/MGMP diharapkan dapat menyiapkan dan mengembangkan model-
model pembelajaran bahasa yang bermutu serta mempercepat proses akselerasi diklat
sehingga dapat mendukung terwujudnya proses pembelajaran yang berkualitas pada
setiap satuan pendidikan sesuai dengan standar nasional pendidikan.
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 18
Lampiran 1
SISTEMATIKA PROPOSAL PROGRAM DIKLAT di KKG/MGMP
Sampul Depan : Judul Proposal, Nama, dan Alamat Lengkap KKG/MGMP
Sistematika Proposal
A. Latar Belakang
B. Tujuan
C. Sasaran/Peserta
D. Hasil yang diharapkan
E. Waktu Pelaksanaan
F. Tempat Pelaksanaan
G. Narasumber
H. Strategi Pelaksanaan
I. Sarana Prasarana
J. Nama dan No. Rekening Sekolah
K. Rincian Anggaran
................,.......................
Mengetahui,
Dinas Pendidikan Setempat Ketua KKG/MGMP
(..............................) (.............................)
NIP........................... NIP..........................
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 19
Catatan :
1. Agar dilampirkan nama guru calon penerima Block Grant sesuai Bab. II, butir B,
point 6.
2. Semua guru calon penerima Block Grant menandatangani Surat Pernyataan
bersama untuk bersedia mengikuti dklat di KKG/MGMP dan memilih salah satu
diklat sesuai Bab II, butir F, point 1.
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 20
Lampiran 2
SISTEMATIKA PELAPORAN KEGIATAN KKG/MGMP
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Dasar Hukum
C. Tujuan
BAB II PELAKSANAAN
A. Waktu dan Tempat
B. Peserta
C. Sarana Prasarana
D. Strategi Kegiatan
E. Narasumber/Pelatih
F. Anggaran/Dana
BAB III HASIL, KENDALA, DAN UPAYA PENANGGULANGAN
A. Hasil yang telah dicapai
B. Kendala yang dihadapi dan upaya penanggulangannya
BAB IV ANALISIS DAN EVALUASI
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
B. Saran
BAB VI PENUTUP
Lampiran-lampiran
Pertanggungjawaban Anggaran
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 21
Lampiran 3
KESEPAKATAN KERJA SAMA PEMANFAATAN DANA BLOCKGRANT
ANTARA
PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN
TENAGA KEPENDIDIKAN BAHASA
DENGAN
PENGURUS KKG/MGMP...................................
Nomor:
Tanggal:
Pada hari .......... tanggal ...... bulan ............ tahun ......., kami yang bertanda
tangan di bawah ini:
1. Nama : Dr. Muhammad Hatta, M.Ed.
Jabatan : Kepala PPPPTK Bahasa
Alamat Kantor : Jl. Gardu, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan
Telp. (021) 7271034 Faks (021) 7271032
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 77/MPN.A4/KP/2007
tanggal 9 April 2007, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Pemerintah Republik
Indonesia, yang selanjutnya dalam perjanjian ini disebut sebagai PIHAK PERTAMA
2. Nama : ....................................
Jabatan : ....................................
Alamat : ....................................
Berdasarkan Surat Keputusan ..................................... tanggal..........
tahun............., dalam hal ini bertindak dan atas nama KKG/MGMP................. yang
selanjutnya dalam perjanjian ini disebut PIHAK KEDUA.
Dengan ini menyatakan telah setuju dan sepakat untuk mengikat diri dalam satu
perjanjian pemberian dan penggunaan dana blockgrant untuk pendidikan dan pelatihan
dan Guru Bahasa di KKG/MGMP...................., alamat...........................
Dengan ketentuan dan syarat-syarat tercantum dalam pasal-pasal tersebut di bawah
ini:
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 22
Pasal 1
Lingkup Kegiatan
1. PIHAK PERTAMA memberikan bantuan dana kepada PIHAK KEDUA sebesar
........................................( terbilang.....................);
2. PIHAK KEDUA akan menyalurkan dana Block Grant kepada guru penerima dan
mengkoordinasikan pemanfaatan dana tersebut untuk kegiatan sesuai dengan
proposal yang telah diajukan yaitu melakukan kegiatan pendidikan dan pelatihan
guru bahasa.........................di KKG/MGMP.............................
3. PIHAK KEDUA dalam melaksanakan kegiatan tunduk dan patuh kepada Isi Petunjuk
Pelaksanaan dan Panduan Penggunaan Block Grant Peningkatan Kompetensi Guru
Bahasa.
4. PIHAK KEDUA akan melaksanakan kegiatan paling lambat 1 (satu) minggu setelah
dana diterima atau sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan dalam proposal dan
selambat-lambatnya pelaksanaan kegiatan sudah selesai pada tanggal 11 Desember
2008.
Pasal 2
Pencairan Dana
Pencairan dana akan dilakukan oleh PPPPTK Bahasa melalui Kantor Pelayanan
Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta III langsung kepada rekening KKG/MGMP
setelah surat perjanjian kerja sama pemberian dan pemanfaatan dana blockgrant
ditandatangani oleh kedua belah pihak.
Pasal 3
Monitoring dan Evaluasi
1. PIHAK PERTAMA melakukan monitoring/pengawasan dan dapat melakukan
pemeriksaan atas kebenaran penggunaan dana.
2. PIHAK KEDUA berkewajiban membuat laporan kepada PIHAK PERTAMA mengenai
pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan dan segala sesuatunya yang berhubungan
dengan kegiatan tersebut, dan menyampaikan laporan selambat-lambatnya 2 (dua)
minggu setelah kegiatan dilaksanakan.
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 23
Pasal 4
Sanksi
Apabila PIHAK KEDUA tidak memenuhi semua kewajiban-kewajiban sesuai dengan surat
perjanjian ini dan menyimpang dari pedoman yang telah ditetapkan, maka PIHAK
KEDUA wajib mengembalikan dana blockgrant yang telah diterimanya kepada Negara
melalui PIHAK PERTAMA.
Pasal 5
Lain-lain
1. PIHAK KEDUA sanggup menganggung semua biaya sehubungan dengan pembuatan
surat perjanjian ini termasuk biaya materai.
2. Surat perjanjian ini dibuat rangkap 3 (tiga) yang terdiri dari 2 (dua) rangkap
bermaterai Rp. 6.000,00 (enam ribu rupiah) yang masih berlaku dan 1 (satu)
rangkap tidak bermaterai dan masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang
sama.
3. Dokumen lain seperti administrasi pelaksanaan kegiatan pemberian subsidi dana
dan usulan (Proposal) bantuan dari PIHAK KEDUA merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari perjanjian ini.
Pasal 6
Penutup
Surat perjanjian ini ditandatangani oleh kedua belah pihak dan diketahui oleh Dinas
Pendidikan Propinsi/Kabupaten/Kota setempat.
PIHAK KEDUA, PIHAK PERTAMA,
Ketua KKG/MGMP........... Dr. Muhammad Hatta, M.Ed.
NIP............................ NIP. 131281531
Mengetahui,
Dinas Pendidikan Propinsi/Kabupaten/Kota............
(............................)
NIP..........................
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 24
Lampiran 4
SISTEMATIKA LAPORAN KEUANGAN
A. Rekapitulasi Pengeluaran
1. Honorarium
2. Belanja Operasional (seperti ATK, Buku, Bahan, dan Penggandaan)
3. Belanja Perjalanan seperti
a. Transport
b. Uang Harian
c. Akomodasi
4. Belanja Jasa Lainnya
a. Konsumsi dan Pelayanan
b. Dokumentasi
c. Obat-obatan
d. Pengiriman Surat
e. Sertifikat/STTPP/Surat Keterangan
f. Laporan
B. Bukti Tanda Terima /Kwitansi pembelian barang dan jasa.
C. Tanda Terima materi, bahan, ATK, dsb.
D. Bukti setor pajak.
E. Bukti Tanda Terima Honor, Transport, Tiket, Boarding Passs, Airport Tax.
F. Surat Tugas
G. Daftar Hadir Peserta
H. Daftar Hadir Narasumber
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 25
CONTOH RINCIAN ANGGARAN BIAYA PROGRAM KKG/MGMP
A. Persiapan
1. Belanja Honor Tidak Tetap
Honor rapat persiapan
2. Belanja Bahan
a. ATK rapat persiapan
b. Penggandaan bahan rapat
c. Konsumsi Rapat persiapan
3. Belanja Perjalanan Lainnya
Transport rapat persiapan
TOTAL PERSIAPAN = Rp -
B. Pelaksanaan
1. Belanja Uang Honor Tidak Tetap
a. Honor ketua/penanggung jawab
b. Honor anggota panitia
c. Honor penyusunan laporan
2. Belanja Jasa Profesi
a. Honor mengajar
b. Honor penyusunan materi
3. Belanja Bahan
a. ATK dan alat praktik
b. Penggandaan materi
c. STTPP
d. Pengiriman surat
e. Konsumsi peserta
f. Konsumsi panitia
g. Konsumsi narasumber
4. Belanja perjalanan lainnya
a. Transport peserta
b. Transport panitia
c. Transport narasumber
d. Uang harian narasumber Pusat
e. Uang Akomodasi narasumber Pusat
TOTAL PELAKSANAAN Rp -
Jumlah Total Dana A + B = Rp -
Terbilang: ....................................
* Biaya tersebut sebelum pajak.
Mengetahui .................
Kepala Dinas Pendidikan Ketua KKG/MGMP
(NAMA) (NAMA)
NIP NIP
Pedoman Bantuan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Melalui MGMP dan KKG 26
Get documents about "