Docstoc

Apache mempunyai sebuah directive yang bisa dipakai untuk membuat seakan

Document Sample
Apache mempunyai sebuah directive yang bisa dipakai untuk membuat seakan Powered By Docstoc
					Apache mempunyai sebuah directive yang bisa dipakai untuk membuat seakan-akan ada
banyak web server dengan alamat yang berbeda-beda pada satu server. Nama directive
tersebut adalah VirtualHost.

Kebanyakan web hosting menggunakan cara ini untuk membagi web server ke pelanggan
mereka. Jadi, jangan heran kenapa sewa web hosting bisa murah banget. Kalau kita
menyewa web hosting sebenarnya kita berbagi server dengan pelanggan yang lain.

Selama trafik ke website kita belum terlalu tinggi, itu tidak terlalu jadi masalah. Akan
tetapi jika trafiknya tiba-tiba melonjak dan terus bertambah, sebaiknya kita menyewa
server sendiri. Jika tidak, siap-siap saja diputus kontraknya secara sepihak oleh penyedia
web hosting tersebut, karena pelanggan yang lainnya akan menjadi korban.

Pada tulisan ini saya nggak akan membahas tentang web hosting. Saya akan mengulas
bagaimana cara membuat virtual host pada komputer kita sendiri, khususnya dengan
sistem operasi Windows. Mungkin ini berguna bagi Anda yang sering mendapat order
bikin website.

Katakanlah pada saat yang bersamaan kita mendapat order membuat website dari tiga
perusahaan yang berbeda, misalnya PT Pertama, PT Kedua dan PT Ketiga. Biar kayak
server sesungguhnya (yang di-publish di Internet) kita bisa membuat virtual host di
komputer kita dengan alamat yang berbeda.

Trik ini bisa juga dipakai untuk mengakali pelanggan kita, agar saat demo terlihat seolah-
olah kita sedang mengakses alamat situs yang sebenarnya (yang terhubung dengan
Internet). Padahal kenyataannya yang kita buka adalah virtual host di komputer kita.

Mau tahu kelanjutannya? Berikut ini cara membuat virtual host di komputer kita:

   1. Pertama, buat sebuah direktori untuk meletakkan file-file dari virtual host,
      misalnya saja C:\sites. Pada direktori tersebut nantinya kita akan membuat semua
      virtual host.
   2. Buka file C:\WINDOWS\system32\drivers\etc\hosts dengan Notepad atau editor
      teks ASCII lainnya. Lihat baris paling bawah yang berisi seperti ini:

        127.0.0.1       localhost

   3. Tambahkan baris dibawahnya nama virtual host yang akan kita buat, misalnya
      seperti berikut ini:
   4.     127.0.0.1       www.pt-pertama.com
   5.     127.0.0.1       www.pt-kedua.com
        127.0.0.1       www.pt-ketiga.com

   6. Jika kita ingin membuat virtual host yang lain, tambahkan dengan cara yang
      sama. Satu baris untuk satu alamat domain. Jangan lupa untuk menyimpan file
      tersebut.
   7. Buka file konfigurasi Apache (C:\xampp\apache\conf\httpd.conf) dengan editor
      teks. Pada contoh ini saya memakai XAMPP. Cari baris seperti di bawah ini:
   8.     # Virtual hosts
        # Include conf/extra/httpd-vhosts.conf

   9. Hapus karakter # dari baris kedua, sehingga menjadi seperti berikut ini:
   10. # Virtual hosts
      Include conf/extra/httpd-vhosts.conf

        Selanjutnya simpan file konfigurasi tersebut.
   11. Buka file C:\xampp\apache\conf\extra\httpd-vhosts.conf dengan editor teks.
       Tambahkan baris-baris berikut ini pada bagian akhir file tersebut.
   12. <Directory C:\sites>
   13.      Order Deny,Allow
   14.      Allow from all
       </Directory>

   15. Buat direktori baru pada direktori C:\sites dengan nama pt-pertama, pt-kedua dan
       pt-ketiga. Ketiga direktori ini dipakai untuk menyimpan dokumen web dari
       masing-masing situs.
   16. Tambahkan baris-baris berikut pada file httpd-vhosts.conf.
   17.    NameVirtualHost *:80
   18.
   19.    <VirtualHost *:80>
   20.       DocumentRoot C:\xampp\htdocs
   21.       ServerName localhost
   22.    </VirtualHost>
   23.
   24.    <VirtualHost *:80>
   25.       DocumentRoot C:\sites\pt-pertama
   26.       ServerName www.pt-pertama.com
   27.    </VirtualHost>
   28.
   29.    <VirtualHost *:80>
   30.       DocumentRoot C:\sites\pt-kedua
   31.       ServerName www.pt-kedua.com
   32.    </VirtualHost>
   33.
   34.     <VirtualHost *:80>
   35.        DocumentRoot C:\sites\pt-ketiga
   36.        ServerName www.pt-ketiga.com
         </VirtualHost>

   37. Simpan httpd-vhosts.conf dan restart Apache.
   38. Buat file indeks.php dan letakkan pada direktori ketiga virtual host tersebut.
       Misalnya isinya adalah sebagai berikut:
   39. <?php
   40.    echo "Ini adalah situs dari PT Pertama";
       ?>

Nah, sekarang kita mempunyai beberapa domain pada komputer kita yaitu
http://localhost, http://www.pt-pertama.com, http://www.pt-kedua.com, dan http://www.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:21
posted:3/3/2010
language:Indonesian
pages:2