PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS - DOC
Document Sample


PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS
PENGGUNAAN METODE DISKUSI DALAM
MATA PELAJARAN IPA MATERI POKOK DAUR
AIR DAN PERISTIWA ALAM UNTUK
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
KELAS V-A SDN POHKECIK I KECAMATAN
DLANGGU KABUPATEN MOJOKERTO
OLEH :
RIRIN SUHARIYANTI, A.Ma
NIM 820088191
PROGRAM S-I PGSD
UNIVERSITAS TERBUKA
PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS
A. JUDUL PENELITIAN
PENGGUNAAN METODE DISKUSI DALAM MATA PELAJARAN IPA
MATERI POKOK DAUR AIR DAN PERISTIWA ALAM UNTUK
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V-A SDN POHKECIK
I KECAMATAN DLANGGU KABUPATEN MOJOKERTO
B. BIDANG KAJIAN
Penggunaan metode diskusi untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
C. PENDAHULUAN
Latar Belakang
Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang memperlukan usaha dan
dana yang cukup besar, hal ini diakui oleh semua orang atau suatu bangsa demi
kelangsungan masa depannya. Demikian halnya dengan Indonesia menaruh
harapan besar terhadap pendidik dalam perkembangan masa depan bangsa ini,
karena dari sanalah tunas muda harapan bangsa sebagai generasi penerus
dibentuk.
Meski diakui bahwa pendidikan adalah investasi besar jangka panjang yang
harus ditata, disiapkan dan diberikan sarana maupun prasarananya dalam arti
modal material yang cukup besar, tetapi sampai saat ini Indonesia masih berkutat
pada problematika (permasalahan) klasik dalam hal ini yaitu kualitas pendidikan.
Problematika ini setelah dicoba untuk dicari akar permasalahannya adalah
bagaikan sebuah mata rantai yang melingkar dan tidak tahu darimana mesti harus
diawali.
Terkait dengan mutu pendidikan khususnya pendidikan pada jenjang Sekolah
Dasar ( SD ). Berdasarkan pengamatan yang penulis lakukan di kelas V-A SDN
Pohkecik I penulis menemukan fakta bahwa hasil belajar siswa sangat rendah
dan kurang dari KKM yang disyaratkan. Penyebabnya antara lain karena siswa
ramai pada saat kegiatan belajar mengajar tengah berlangsung, siswa tidak
menguasai materi yang diajarkan oleh guru, serta problematika klasik dari guru
yakni guru mengajar dengan metode ceramah sehingga pembelajaran
berlangsung monoton dan membosankan.
Berdasarkan temuan fakta tersebut di atas maka penulis tertarik untuk
mengupayakan peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan penggunaan
metode diskusi dalam mata pelajaran IPA di kelas V-A untuk meningkatkan hasil
belajar siswa.
Dengan digunakannya metode diskusi dalam mata pelajaran IPA materi pokok
daur air dan peristiwa alam diharapkan siswa kelas V-A SDN Pohkekik I
Kecamatan Dlanggu dapat lebih aktif dalam kegiatan belajar mengajar, Hasil
belajar meningkat, serta interaksi antar siswa atau siswa dengan guru menjadi
lebih berkembang.
D. PERUMUSAN DAN PEMECAHAN MASALAH
Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang permasalahan sebagaimana tersebut di depan, maka
rumusan permasalahan yang diajukan dalam proposal ini adalah :
1. Apakah dengan menggunakan metode diskusi dalam mata pelajaran IPA
materi pokok Daur Air dan Peristiwa Alam dapat meningkatkan hasil belajar
siswa kelas V-A SDN Pohkecik I Kecamatan Dlanggu Kabupaten
Mojokerto?
2. Bagaimana pengelolaan kelas untuk Metode diskusi dalam mata pelajaran
IPA materi pokok Daur Air dan Peristiwa Alam di kelas V-A SDN Pohkecik
I Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto?
3. Bagaimana aktifitas siswa selama kegiatan belajar mengajar dengan
menggunakan Metode diskusi dalam mata pelajaran IPA materi pokok Daur
Air dan Peristiwa Alam di kelas V-A SDN Pohkecik I Kecamatan Dlanggu
Kabupaten Mojokerto?
Pemecahan Masalah
Interaksi edukatif adalah hubungan timbal balik antara guru dan peserta didik
(siswa), dalam suatu system pengajaran. Interaksi edukatif merupakan factor
penting dalam usaha mencapai terwujudnya situasi belajar dan mengajar yang
baik dalam kegiatan pendidikan dan pengajaran.
Tercapainya tujuan proses mengajar dan belajar yang baik dalam kegiatan
pendidikan, memerlukan usaha interaksi yang baik antara guru dan peserta didik.
Hal ini berhubungan dengan ketepatan guru dalam memilih metode yang sesuai
dengan materi pokok yang diajarkan.
Metode ceramah tidak selalu sesuai dengan karakteristik materi yang
diajarkan. Karena itu, untuk materi pokok Daur Air dan Peristiwa Alam ini maka
guru menggunakan metode diskusi yang memungkinkan siswa untuk
mengadakan perbincangan ilmah guna mengumpulkan pendapat, membuat
kesimpulan atau menyusun berbagai alternatif pemecahan atas suatu masalah.
Hipotesis
Hipotesis yang diajukan dalam proposal penelitian tindakan kelas ini adalah :
“Melalui penggunaan metode diskusi dalam mata pelajaran IPA materi pokok
Daur Air dan Peristiwa Alam dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V-A
SDN Pohkecik I Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto”
E. TUJUAN PENELITIAN
1. Tujuan Penelitian
1) Mendeskripsikan pelaksanaan metode diskusi dalam mata pelajaran IPA
materi pokok Daur Air dan Peristiwa Alam di kelas V-A SDN Pohkecik I
Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto
2) Menganalisis hasil belajar siswa kelas V-A SDN Pohkecik I Kecamatan
Dlanggu Kabupaten Mojokerto setelah digunakannya metode diskusi
dalam mata pelajaran IPA materi pokok Daur Air dan Peristiwa Alam.
F. MANFAAT HASIL PENELITIAN
Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi :
1. SDN Pohkecik I Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto
Dengan hasil penelitian ini diharapkan SDN Pohkecik I Kecamatan Dlanggu
Kaupaten Mojokerto dapat menggunakannya sebagai alternative pemecahan
masalah yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar agar hasil belajar
siswa lebih baik dan perlu dicoba untuk diterapkan pada pelajaran lain
2. Guru
Sebagai bahan masukan guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan
mutu pendidikan di kelasnya.
3. Siswa
Sebagai variasi dari metode pengajaran yang sudah ada sehingga bisa
meningkatkan keaktifan siswa dalam kegiatan belajar mengajar dan
meningkatkan hasil belajar siswa.
G. Asumsi
Dalam seluruh proses penelitian ini penulis menggunakan beberapa asumsi
antara lain :
1. Bakat dan minat siswa terhadap mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam
dianggap relatif sama
2. Waktu dan Kesempatan belajar siswa di rumah untuk mata pelajaran Ilmu
Pengetahuan Alam dianggap relatif sama
3. Sarana dan prasarana belajar siswa di rumah relatif sama sehingga kondisi
belajar dapat dianggap sama.
H. Pembatasan Masalah
Batasan masalah dalam penelitian ini adalah :
1. Penelitian ini dilakukan di kelas V-A SDN Pohkecik I
2. Penelitian ini membahas tentang penggunaan metode diskusi dalam mata
pelajaran IPA di kelas V
I. Definisi Operasional
Metode
Pemberian kecakapan dan pengetahuan kepada murid – murid yang merupakan
proses pengajaran dilakukan guru – guru di sekolah dengan menggunakan cara –
cara atau metode tertentu
Metode Diskusi
suatu cara mengajar yang dicirikan oleh suatu keterikatan pada suatu topik atau
pokok pernyataan atau problem dimana para peserta diskusi dengan jujur
berusaha untuk mencapai atau memperoleh suatu keputusan atau pendapat yang
disepakati bersama
Hasil Belajar
Hasil belajar merupakan gambaran tingkat penguasaan siswa terhadap sasaran
belajar pada materi yang diajarkan oleh guru, yang diukur dengan berdasarkan
jumlah skor jawaban benar pada soal yang disusun sesuai dengan indikator
J. KAJIAN PUSTAKA
Landasan Teori
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Ilmu Pengetahuan Alam, biasa disingkat IPA, adalah sebuah mata pelajaran
yang mempelajari ilmu alam untuk siswa sekolah dasar (SD), dan sekolah
menengah tingkat pertama (SMP/SLTP). Namun berbeda pada istilah yang
terdapat di sekolah menengah tingkat atas (SMA/SMU) dan perguruan tinggi,
kata IPA lebih dikenal sebagai salah satu penjurusan kelas yang secara khusus
lebih memfokuskan untuk membahas ilmu-ilmu eksakta.
Ilmu pengetahuan alam atau sains (science) diambil dari kata latin Scientia
yang arti harfiahnya adalah pengetahuan, tetapi kemudian berkembang menjadi
khusus Ilmu Pengetahuan Alam atau Sains. Sund dan Trowbribge merumuskan
bahwa Sains merupakan kumpulan pengetahuan dan proses
Sedangkan Kuslan Stone menyebutkan bahwa Sains adalah kumpulan
pengetahuan dan cara-cara untuk mendapatkan dan mempergunakan pengetahuan
itu. Sains merupakan produk dan proses yang tidak dapat dipisahkan. "Real
Science is both product and process, inseparably Joint".
Sains sebagai proses merupakan langkah-langkah yang ditempuh para
ilmuwan untuk melakukan penyelidikan dalam rangka mencari penjelasan
tentang gejala-gejala alam. Langkah tersebut adalah merumuskan masalah,
merumuskan hipotesis, merancang eksperimen, mengumpulkan data,
menganalisis dan akhimya menyimpulkan. Dari sini tampak bahwa karakteristik
yang mendasar dari Sains ialah kuantifikasi artinya gejala alam dapat berbentuk
kuantitas.
Metode Pembelajaran
Pemberian kecakapan dan pengetahuan kepada murid – murid yang
merupakan proses pengajaran dilakukan guru – guru di sekolah dengan
menggunakan cara – cara atau metode tertentu. Cara – cara demikianlah yang
dimaksudkan sebagai metode pengajaran.
“Metode pengajaran adalah cara – cara pelaksanaan daripada suatu proses
pengajaran, atau soal bagaimana teknisnya sesuatu bahan pelajaran diberikan
kepada murid – murid di sekolah” (Surakhmad dalam Subroto, 1997:148)
Jadi, metode adalah cara, yang dalam fungsinya merupakan alat untuk
mencapai suatu tujuan
Metode Diskusi
(Subroto,1997:179)
“Metode Diskusi adalah suatu cara penyajian bahan pelajaran dimana guru
member kesempatan kepada siswa (kelompok – kelompok siswa) untuk
mengadakan perbincangan ilmah guna mengumpulkan pendapat, membuat
kesimpulan atau menyusun berbagai alternatif pemecahan atas suatu
masalah”.
Metode diskusi adalah suatu cara mengajar yang dicirikan oleh suatu
keterikatan pada suatu topik atau pokok pernyataan atau problem dimana para
peserta diskusi dengan jujur berusaha untuk mencapai atau memperoleh suatu
keputusan atau pendapat yang disepakati bersama.
Belajar
Skinner berpandangan bahwa belajar adalah suatu perilaku. Pada saat orang
belajar maka responya menjadi lebih baik dan sebaliknya bila tidak belajar
responya menjadi menurun sedangkan menurut Gagne belajar adalah seperangkat
proses kognitif yang mengubah sifat stimulasi limgkungan, melewati pengolahan
informasi, menjadi kapasitas baru ( Dimyati, 2002-10). Sedangkan menurut
kamus umum bahasa Indonesia belajar diartikan berusaha ( berlatih dsb )supaya
mendapat suatu kepandaian ( Purwadarminta : 109 )
Belajar dalam penelitian ini diartikan segala usaha yang diberikan oleh guru
agar mendapat dan mampu menguasai apa yang telah diterimanya dalam hal ini
adalah pelajaran IPA materi pokok Daur air dan Peristiwa Alam
Hasil Belajar
Hasil belajar merupakan gambaran tingkat penguasaan siswa terhadap sasaran
belajar pada materi yang diajarkan oleh guru, yang diukur dengan berdasarkan
jumlah skor jawaban benar pada soal yang disusun sesuai dengan indikator.
K. RENCANA DAN PROSEDUR PENELITIAN
1. Subjek Penelitian
Subyek dalam peniltian ini adalah siswa kelas V-A SDN Pohkecik I
kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto jumlah siswa 35 orang
2. Tempat Penelitian
Dalam penilitian ini penulis mengambil lokasi di SDN Pohkecik I kecamatan
Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Penulis mengambil lokasi atau tempat ini
dengan pertimbangan bekerja pada sekolah tersebut, sehingga memudahkan
dalam mencari data, peluang waktu yang luas dan subyek penlitian yang
sangat sesuai dengan profesi penulis
3. Waktu penelitian
Dengan beberapa pertimbangan dan alasan penulis menentukan
menggunakan waktu penelitian selama 4 minggu pada bulan Mei. Waktu dari
perencanaan sampai penulisan laporan hasil penelitian tersebut pada semester
II Tahun pelajaran 2008/2009.
4. Lama Tindakan
Waktu untuk melaksanakan tindakan pada bulan Mei, mulai dari siklus I,
Siklus II dan Siklus III.
5. Prosedur Penelitian
3
Prosedur penelitian yang diterapkan dalam hal ini antara lain :
1) Perencanaan
Meliputi penyampaian materi pelajaran,pembagian kelompok, diskusi
kelompok, diskusi antar kelompok.
2) Pelaksanaan tindakan
Siklus I, meliputi : kegiatan awal, kegiatan inti, kegiatan akhir
1.Kegiatan Awal
Guru mengucapkan salam
Guru mengkondisikan kelas supaya siswa siap menerima
pelajaran. Siswa duduk menurut kelompoknya
Guru memancing skemata siswa tentang materi yang akan
dipelajari.
Guru memberitahukan kepada siswa bahwa kita akan membahas
tentang pentingnya air dan Daur air.
Guru menginformasikan tujuan pembelajaran yang hendak
dicapai
2. Kegiatan Inti
Siswa mendengarkan penjelasan guru mengenai air
Siswa menyebutkan manfaat air
Siswa menyebutkan pentingnya air bagi semua makhluk di bumi
Siswa bertanya mengenai materi yang belum dipahami
Siswa memperhatikan gambar daur air yang ditunukkan oleh
guru
Siswa menerima lembar kerja kelompok dari guru
Siswa mendiskusikan mengenai gambar daur air bersama dengan
anggota kelompoknya dan menuliskannya di lembar kerja
kelompok.
Siswa mengumpulkan hasil kerja kelompoknya
Setiap kelompok maju satu persatu dan membacakan hasil
diskusi kelompoknya.
Kelompok yang lain bertanya atau berkomentar mengenai hasil
diskusi dari kelompok yang maju
Guru mengawasi kinerja siswa dan mengobservasi aktivitas
siswa
Siswa bertanya mengenai materi yang belum dipahami
3. Kegiatan Akhir
Siswa menjawab pertanyaan guru mengenai materi yang telah
diajarkan
Siswa dengan dibimbing oleh guru menyimpulkan materi yang
telah dipelajari
Tindak lanjut materi berupa penugasan individu
3) Pengamatan
4) Refleksi siklus I
5) Perencanaan perbaikan siklus II
6) Pelaksanaan
Siklus II, meliputi : kegiatan awal, kegiatan inti, kegiatan akhir
1.Kegiatan Awal
Guru mengucapkan salam
Guru mengkondisikan kelas supaya siswa siap menerima
pelajaran. Siswa duduk menurut kelompoknya
Guru memancing skemata siswa tentang materi yang akan
dipelajari.
Guru memberitahukan kepada siswa bahwa kita akan membahas
tentang pentingnya air dan Daur air.
Guru menginformasikan tujuan pembelajaran yang hendak
dicapai
2. Kegiatan Inti
Siswa mendengarkan penjelasan guru mengenai kegiatan
manusia yang dapat mempengaruhi daur air.
Siswa menyebutkan macam – macam kegiatan manusia yang
dapat mempengaruhi daur air.
Siswa bertanya mengenai materi yang belum dipahami
Siswa menerima lembar kerja kelompok dari guru
Siswa mendiskusikan mengenai kegiatan manusia yang dapat
mempengaruhi daur air dan cara menghemat air dan menuliskan
hasilnya di lembar kerja kelompok.
Secara bergantian tiap kelompok maju ke depan untuk
membacakan hasil diskusinya
Kelompok yang lain menanggapi hasil diskusi kelompok yang
maju ke depan
Guru mengawasi kinerja siswa dan mengobservasi aktivitas
siswa
Siswa bertanya mengenai materi yang belum dipahami
3. Kegiatan Akhir (20 menit)
Siswa menjawab pertanyaan guru mengenai materi yang telah
diajarkan
Siswa dengan dibimbing oleh guru menyimpulkan materi yang
telah dipelajari
Tindak lanjut materi berupa penugasan individu
7) Pengamatan
8) Refleksi siklus II
9) Perencanaan perbaikan siklus III
10) Pelaksanaan
Siklus III, meliputi : kegiatan awal, kegiatan inti, kegiatan akhir
1. Kegiatan Awal(10 menit)
Guru mengucapkan salam
Guru mengkondisikan kelas supaya siswa siap menerima
pelajaran. Siswa duduk menurut kelompoknya
Guru memancing skemata siswa tentang materi yang akan
dipelajari.
Guru memberitahukan kepada siswa bahwa kita akan membahas
tentang peristiwa alam yang terjadi di Indonesia dan dampakya
bagi makhluk hidup dan lingkungan.
Guru menginformasikan tujuan pembelajaran yang hendak
dicapai
2. Kegiatan Inti (50 menit)
Siswa mendengarkan penjelasan guru mengenai peristiwa alam
Siswa menyebutkan macam – macam peristiwa alam
Siswa menjelaskan penyebab terjadinya peristiwa alam
Siswa menerima lembar kerja kelompok dan kliping berita dari
surat kabar mengenai peristiwa alam dari guru.
Siswa mendiskusikan kliping berita yang dibagikan guru.
Siswa menuliskan mengenai penyebab dan dampak dari
peristiwa alam tersebut di lembar kerja kelompok.
Secara bergantian tiap kelompok maju ke depan untuk
membacakan hasil diskusinya
Kelompok yang lain menanggapi hasil diskusi kelompok yang
maju ke depan
Guru mengawasi kinerja siswa dan mengobservasi aktivitas
siswa
Siswa menerima lembar kerja kelompok
Siswa mendiskusikan mengenai cara untuk mencegah banjir
dan menuliskannya di lembar kerja kelompok.
Secara bergantian tiap kelompok maju ke depan untuk
membacakan hasil diskusinya
Kelompok yang lain menanggapi hasil diskusi kelompok yang
maju ke depan
Guru mengawasi kinerja siswa dan mengobservasi aktivitas
siswa
Siswa bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2. Kegiatan Akhir
Siswa menjawab pertanyaan guru mengenai materi yang telah
diajarkan
Siswa dengan dibimbing oleh guru menyimpulkan materi yang
telah dipelajari
Tindak lanjut materi berupa penugasan individu
11) Refleksi siklus III
L. INSTRUMEN PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian untuk mendapatkan data
dengan cara sebagai berikut :
1. Tes hasil belajar (lamp. V)
Tes ini dilakukan peneliti untuk mengamati perkembangan hasil belajar siswa
selama penelitian.
2. Angket respon siswa (lamp. VI)
Dimaksudkan untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran yang
dilakukan
3. Lembar observasi aktivitas siswa (lamp. VII)
Digunakan untuk mengamati aktivitas siswa dalam pembelajaran selama
pelaksanaan siklus I, siklus II, dan siklus III
4. Lembar observasi aktivitas guru (lamp. VIII)
Digunakan untuk mengamati aktivitas guru dalam pembelajaran selama
pelaksanaan siklus I, siklus II, dan siklus III
5. Lembar observasi interaksi belajar mengajar (lamp. IX)
Digunakan dalam pengamatan interaksi belajar mengajar antara guru dengan
siswa selama pelaksanaan penelitian
6. Lembar pengamatan pengelolaan pembelajaran (lamp. X)
untuk mendapatkan data kuantitatif tentang variabel-variabel kompetensi
yaitu : persiapan, pelaksanaan, pengelolaan waktu, dan pengamatan suasana
kelas. Seluruh variabel independen akan menggunakan skala Likert 0-4
dengan penilaian :
Favorable Unfavorable
Sangat baik 4 0
Baik 3 1
Normal 2 2
Buruk 1 3
Sangat Buruk 0 4
Pernyataan favorable adalah pernyataan yang menunjukkan sikap setuju
perasaan puas, tingkatan tinggi. Dan sebagai obyek perilaku yang diukur
pernyataan unfavorable adalah pernyataan yang menunjukkan sikap tidak
setuju, tingkatan rendah, dan sebagainya diri obyek perilaku yang diukur.
M. ANALISIS DATA
1. Analisis tes hasil belajar (lamp. XI)
Menurut Arikunto (2002:346), siswa dikatakan berhasil di kelas
tersebut apabila telah mencapai standar nilai 65. Dan suatu kelas disebut telah
berhasil apabila jumlah yang mencapai nilai 65 minimal 80 %.
X
X
n
X = nilai rata – rata kelas
X = jumlah nilai siswa
n = jumlah siswa
2. Analisis Angket Respon Siswa (lamp. VI)
Angket respon siswa dilakukan dengan cara
Jumlah siswa menjawab ya X 100%
Jumlah siswa
Jumlah siswa menjawab tidak X 100%
Jumlah siswa
3. Analisis Lembar observasi aktivitas Siswa (lamp. VII)
Jumlah siswa yang sesuai dengan indikator X 100%
Jumlah siswa
4. Analisis Lembar observasi aktivitas guru (lamp. VIII)
Sesuai dengan skala likert
Favorable Unfavorable
Sangat baik 4 0
Baik 3 1
Normal 2 2
Buruk 1 3
Sangat Buruk 0 4
5. Analisis Lembar observasi interaksi belajar mengajar (lamp. IX)
Waktu kegiatan X 100 %
Waktu keseluruhan KBM
6. Analisis Lembar pengamatan pengelolaan pembelajaran (lamp. X)
Sesuai dengan skala Likert
Favorable Unfavorable
Sangat baik 4 0
Baik 3 1
Normal 2 2
Buruk 1 3
Sangat Buruk 0 4
N. JADWAL PENELITIAN
Minggu ke …
NO Kegiatan
1 2 3 4
1 Perencanaan
2 Proses Pembelajaran
3 Evaluasi
4 Pengumpulan Data
5 Analisis Data
6 Penyusunan Hasil
7 Pelaporan Hasil
O. BIAYA PENELITIAN
Akibat yang timbul dari penelitian ini menjadi tanggung jawab peneliti, adapun
biaya tersebut adalah :
Foto copy naskah : Rp 21.000,00
Kertas Folio 1 pack : Rp 35.000,00
Rental computer : Rp 20.000,00
Lain – lain : Rp 24.000,00 +
Jumlah : Rp 100.000,00
P. PERSONALIA PENELITIAN
Penelitian ini melibatkan Tim peneliti, identitas dari Tim tersebut adalah :
1. Nama : Ririn Suhariyanti, A.Ma
NIP : 198604102009012002
Pekerjaan : Guru SDN Pohkecik I
Tugas dalam penelitian : Pelaksana, Pengumpulan data, dan analisis
data.
2. Nama : Iftitahatul Fuadah, S.Pd
NIP : 198411182009012001
Pekerjaan : Guru SDN Pohkecik I
Tugas dalam penelitian : Pengamat dan Observator
3. Nama : Ma’rifati Ilmiah, A.Ma
NIP : -
Pekerjaan : Guru SDN Pohkecik I
Tugas dalam penelitian : Pengamat dan observator
Q. DAFTAR PUSTAKA
Subroto,Suryo.1997.Proses Belajar Mengajar di Sekolah.Jakarta:Rineka Cipta.
http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu_Pengetahuan_Alam diakses tanggal 20 Mei
2009
leuwah.20008.Penelitian Tindakan Kelas. http://leuweah.multiply.com/journal/
di akses tanggal 20 mei 2009
http://re-searchengines.com/christiana6-04.html
http://akhmadsudrajat.files.wordpress.com/2008/03/siklus-ptk.jpg diakses
tanggal 13 Mei 2009
Lampiran 1
Siklus I
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah : SDN Pohkecik I Kecamatan Dlanggu
Kelas/Semester : V-A/II
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam
Materi Pokok : Daur Air dan Peristiwa Alam
Hari/Tanggal : / Mei 2009
Waktu : 2 X 40 menit
Standar Kompetensi
Proses daur air, peristiwa alam, dan dampaknya bagi makhluk hidup dan
lingkungan.
Kompetensi Dasar
Mendeskripsikan proses daur air dan kegiatan manusia yang dapat
mempengaruhinya.
Indikator
Menjelaskan pentingnya air.
Menggambarkan proses daur air dengan menggunakan diagram atau
gambar.
Tujuan Pembelajaran
Agar siswa didik dapat:
Menjelaskan pentingnya air.
Menggambarkan proses daur air dengan menggunakan diagram atau
gambar
Materi
(Terlampir)
Metode
Diskusi
Tanya jawab
ceramah
Penugasan
Langkah-Langkah Pembelajaran
1.Kegiatan Awal(10 menit)
Guru mengucapkan salam
Guru mengkondisikan kelas supaya siswa siap menerima pelajaran. Siswa
duduk menurut kelompoknya
Guru memancing skemata siswa tentang materi yang akan dipelajari.
Guru memberitahukan kepada siswa bahwa kita akan membahas tentang
pentingnya air dan Daur air.
Guru menginformasikan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai
2. Kegiatan Inti (50 menit)
Siswa mendengarkan penjelasan guru mengenai air
Siswa menyebutkan manfaat air
Siswa menyebutkan pentingnya air bagi semua makhluk di bumi
Siswa bertanya mengenai materi yang belum dipahami
Siswa memperhatikan gambar daur air yang ditunukkan oleh guru
Siswa menerima lembar kerja kelompok dari guru
Siswa mendiskusikan mengenai gambar daur air bersama dengan anggota
kelompoknya dan menuliskannya di lembar kerja kelompok.
Siswa mengumpulkan hasil kerja kelompoknya
Setiap kelompok maju satu persatu dan membacakan hasil diskusi
kelompoknya.
Kelompok yang lain bertanya atau berkomentar mengenai hasil diskusi dari
kelompok yang maju
Guru mengawasi kinerja siswa dan mengobservasi aktivitas siswa
Siswa bertanya mengenai materi yang belum dipahami
3. Kegiatan Akhir (20 menit)
Siswa menjawab pertanyaan guru mengenai materi yang telah diajarkan
Siswa dengan dibimbing oleh guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari
Tindak lanjut materi berupa penugasan individu
Sumber Pembelajaran
- Buku Sains Sahabatku kelas V Penerbit Erlangga
- KTSP Ilmu Pengetauan Alam
- Gambar Daur air
Dlanggu, Mei 2009
Mengetahui,
Kepala SDN Pohkecik I Guru Pemula
H. Saji Ama Pd Ririn Suhariyanti
NIP 130 314 457 NIP 198604102009012002
Lampiran II
Siklus II
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah : SDN Pohkecik I Kecamatan Dlanggu
Kelas/Semester : V-A/II
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam
Materi Pokok : Daur Air dan Peristiwa Alam
Hari/Tanggal : / Mei 2009
Waktu : 2 X 40 menit
Standar Kompetensi
Proses daur air, peristiwa alam, dan dampaknya bagi makhluk hidup dan
lingkungan.
Kompetensi Dasar
Mendeskripsikan proses daur air dan kegiatan manusia yang dapat
mempengaruhinya.
Indikator
Mengidentifikasi kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi daur air.
Melakukan pembiasaan cara menghemat air.
Tujuan Pembelajaran
Agar siswa didik dapat:
Mengidentifikasi kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi daur air.
Melakukan pembiasaan cara menghemat air.
Materi
(Terlampir)
Metode
Diskusi
Tanya jawab
Ceramah
Penugasan
Langkah-Langkah Pembelajaran
1.Kegiatan Awal(10 menit)
Guru mengucapkan salam
Guru mengkondisikan kelas supaya siswa siap menerima pelajaran. Siswa
duduk menurut kelompoknya
Guru memancing skemata siswa tentang materi yang akan dipelajari.
Guru memberitahukan kepada siswa bahwa kita akan membahas tentang
pentingnya air dan Daur air.
Guru menginformasikan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai
2. Kegiatan Inti (50 menit)
Siswa mendengarkan penjelasan guru mengenai kegiatan manusia yang dapat
mempengaruhi daur air.
Siswa menyebutkan macam – macam kegiatan manusia yang dapat
mempengaruhi daur air.
Siswa bertanya mengenai materi yang belum dipahami
Siswa menerima lembar kerja kelompok dari guru
Siswa mendiskusikan mengenai kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi
daur air dan cara menghemat air dan menuliskan hasilnya di lembar kerja
kelompok.
Secara bergantian tiap kelompok maju ke depan untuk membacakan hasil
diskusinya
Kelompok yang lain menanggapi hasil diskusi kelompok yang maju ke depan
Guru mengawasi kinerja siswa dan mengobservasi aktivitas siswa
Siswa bertanya mengenai materi yang belum dipahami
3. Kegiatan Akhir (20 menit)
Siswa menjawab pertanyaan guru mengenai materi yang telah diajarkan
Siswa dengan dibimbing oleh guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari
Tindak lanjut materi berupa penugasan individu
Sumber Pembelajaran
- Buku Sains Sahabatku kelas V Penerbit Erlangga
- KTSP Ilmu Pengetauan Alam
Mengetahui, Dlanggu, Mei 2009
Kepala SDN Pohkecik I Guru Pemula
H. Saji Ama Pd Ririn Suhariyanti
NIP 130 314 457 NIP 198604102009012002
Lampiran III
Siklus III
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah : SDN Pohkecik I Kecamatan Dlanggu
Kelas/Semester : V-A/II
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam
Materi Pokok : Daur Air dan Peristiwa Alam
Hari/Tanggal : / Mei 2009
Waktu : 2 X 40 menit
Standar Kompetensi
Proses daur air, peristiwa alam, dan dampaknya bagi makhluk hidup dan
lingkungan.
Kompetensi Dasar
Mengidentifikasi peristiwa alam yang terjadi di Indonesia dan dampakya bagi
makhluk hidup dan lingkungan.
Indikator
Membuat suatu laporan berdasarkan hasil pengamatan atau pengalaman
pribadi atau laporan surat kabar atau media lainnya tentang peristiwa alam.
Menjelaskan dampak dari peristiwa alam terhadap kehidupan manusia,
hewan, dan lingkungan.
Memberi saran atau usulan cara mencegah banjir.
Tujuan Pembelajaran
Agar siswa didik dapat:
Membuat suatu laporan berdasarkan hasil pengamatan atau pengalaman
pribadi atau laporan surat kabar atau media lainnya tentang peristiwa alam.
Menjelaskan dampak dari peristiwa alam terhadap kehidupan manusia,
hewan, dan lingkungan.
Memberi saran atau usulan cara mencegah banjir
Materi
(Terlampir)
Metode
Diskusi
Tanya jawab
Ceramah
Penugasan
Langkah-Langkah Pembelajaran
1.Kegiatan Awal(10 menit)
Guru mengucapkan salam
Guru mengkondisikan kelas supaya siswa siap menerima pelajaran. Siswa
duduk menurut kelompoknya
Guru memancing skemata siswa tentang materi yang akan dipelajari.
Guru memberitahukan kepada siswa bahwa kita akan membahas tentang
peristiwa alam yang terjadi di Indonesia dan dampakya bagi makhluk hidup
dan lingkungan.
Guru menginformasikan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai
2. Kegiatan Inti (50 menit)
Siswa mendengarkan penjelasan guru mengenai peristiwa alam
Siswa menyebutkan macam – macam peristiwa alam
Siswa menjelaskan penyebab terjadinya peristiwa alam
Siswa menerima lembar kerja kelompok dan kliping berita dari surat kabar
mengenai peristiwa alam dari guru.
Siswa mendiskusikan kliping berita yang dibagikan guru.
Siswa menuliskan mengenai penyebab dan dampak dari peristiwa alam
tersebut di lembar kerja kelompok.
Secara bergantian tiap kelompok maju ke depan untuk membacakan hasil
diskusinya
Kelompok yang lain menanggapi hasil diskusi kelompok yang maju ke depan
Guru mengawasi kinerja siswa dan mengobservasi aktivitas siswa
Siswa menerima lembar kerja kelompok
Siswa mendiskusikan mengenai cara untuk mencegah banjir dan
menuliskannya di lembar kerja kelompok.
Secara bergantian tiap kelompok maju ke depan untuk membacakan hasil
diskusinya
Kelompok yang lain menanggapi hasil diskusi kelompok yang maju ke depan
Guru mengawasi kinerja siswa dan mengobservasi aktivitas siswa
Siswa bertanya mengenai materi yang belum dipahami
3. Kegiatan Akhir (20 menit)
Siswa menjawab pertanyaan guru mengenai materi yang telah diajarkan
Siswa dengan dibimbing oleh guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari
Tindak lanjut materi berupa penugasan individu
Sumber Pembelajaran
- Buku Sains Sahabatku kelas V Penerbit Erlangga
- KTSP Ilmu Pengetauan Alam
- Kliping peristiwa alam dari surat kabar atau majalah
Mengetahui, Dlanggu, Mei 2009
Kepala SDN Pohkecik I Guru Pemula
H. Saji Ama Pd Ririn Suhariyanti
NIP 130 314 457 NIP 198604102009012002
Lampiran IV
Materi :
Air
Daur air
1. Daur Air
Tahukah kamu, apa yang terjadi dengan air yang jatuh ke tanah atau permukaan bumi?
Sebagian besar air tersebut akan mengalir menuju laut melalui sungai. Air yang meresap
ke dalam tanah dapat muncul kembali ke permukaan tanah sebagai mata air. Adapula air
yang berubah menjadi es. Tahukah kamu dari mana datangnya hujan atau salju? Sinar
matahari akan menguapkan air yang ada di laut, sungai, dan danau. Demikian juga air
dari tanah dan tumbuhan yang berada di darat. Air tersebut akan menjadi uap air dan naik
ke angkasa menjadi
awan. Hal itu disebut penguapan. Di angkasa, awan yang mengandung uap air mengalami
pembekuan sehingga membentuk butiran-butiran air. Hal itu terjadi, karena semakin
tinggi tempat di permukaan bumi, maka semakin rendah suhu udaranya. Mengingat
butiran air lebih berat daripada udara, butiran air tersebut akan jatuh ke permukaan bumi
sebagai hujan. Air yang jatuh, sebagian akan diserap oleh tanah, sebagian menggenang di
permukaan bumi berupa danau atau kolam. Sebagian lagi, mengalir ke sungai hingga
laut. Proses ini disebut daur air.
2. Kegiatan Manusia yang Memengaruhi Daur Air
Air tidak akan habis meskipun terus digunakan. Hal ini dikarenakan air mengalami
proses pendauran. Daur air akan terus berlangsung selama ada sinar matahari. Kegiatan
manusia sangat berpengaruh pada daur air. Pada Gambar 7.12 terlihat bahwa hutan
menjadi gundul akibat penebangan liar. Apa yang akan terjadi, pada daur air jika hal itu
dibiarkan? Penebangan hutan secara berlebihan dapat menyebakan tanah kering dan
tandus. Air sulit meresap pada tanah tandus. Jika hujan terjadi, air hujan langsung
mengalir ke tempat yang lebih rendah. Air ini terus mengalir hingga sampai ke laut. Air
yang mengalir akan mengikis tanah lapisan atas bahkan dapat menyebabkan bencana
banjir.
3. Manfaat Air dan Cara Menghematnya
Air sangat penting bagi manusia. Sembilan puluh persen tubuh manusia terdiri dari air.
Air digunakan untuk minum. Tanpa air manusia tidak akan hidup. Masih adakah manfaat
air lainnnya? Coba kamu sebutkan. Air yang keluar dari mata air akan mengalir ke daerah
yang lebih rendah. Mata air banyak ditemukan di kaki gunung. Untuk memudahkan
dalam pemanfaatan air, dibuatlah bendungan Air yang ditampung oleh bendungan dapat
dimanfaatkan untuk irigasi. Irigasi sangat penting bagi petani. Petani akan lebih mudah
mengairi lahan pertaniannya. Selain itu, air bendungan dapat dimanfaatkan sebagai
tenaga pembangkit listrik. Air tersebut bisa digunakan untuk memutar turbin. Turbin
berfungsi untuk mengubah energi air menjadi energi listrik. Energi listrik dapat
memudahkan kita dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Meskipun air tidak akan habis,
kita harus senantiasa menghematnya. Usaha-usaha yang harus dilakukan untuk
menghemat air adalah sebagai berikut.
a. Gunakan air secukupnya ketika mandi, mencuci piring, dan mencuci pakaian.
b. Ketika menyiram tanaman, air jangan sampai menggenangi tanah.
c. Sebaiknya mandi menggunakan pancuran
Lampiran V
Evaluasi :
Siklus I
Kerjakanlah soal-soal berikut di buku latihanmu.
1. Bagaimana proses terjadinya daur air?
2. Sebutkan manfaat air yang kamu ketahui!
Siklus II
Kerjakanlah soal-soal berikut di buku latihanmu.
1. Bagaimana cara menghemat air?
2. Sebutkan kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi daur air!jelaskan pengaruhnya
Siklus II
Kerjakanlah soal-soal berikut di buku latihanmu
1. Sebutkan peristiwa-peristiwa alam yang pernah terjadi di Indonesia. Dan jelaskan
pengaruhnya terhadap kehidupan manusia, hewan dan lingkungan!
Lampiran VI
Angket respon Siswa
No Daftar Pertanyaan ya Tidak
1 Apakah kamu menyukai pelajaran IPA?
2 Apakah nilaimu bagus untuk mata
pelajaran IPA?
3 Apakah kamu menyukai pembelajaran
sains dengan metode diskusi?
4. Apakah kamu ingin belajar IPA dengan
metode diskusi?
5. Apakah nilaimu menjadi semakin baik
setelah digunakannya metode diskusi
dalam pembelajaran IPA?
Lampiran VII
Observasi Aktivitas Siswa
No Aspek Pengamatan Jumlah Persentase
1 Memperhatikan penjelasan guru
2 Tanggap terhadap perintah guru
3 Kerja sama dengan kelompok
4 Melaksanakan diskusi
5 Mencatat hasil diskusi
6 Menganalisa permasalahan
7 Melakukan diskusi antar kelompok
8 Memberikan tanggapan
9 Bertanya kepada guru
10 Menjawab pertanyaan guru
Lampiran VIII
Observasi aktifitas Guru
skor
No Aktifitas Guru
1 2 3 4 5
1 Kesesuain dengan RPP
2 Ketepatan pengguanaan metode
3 Penggunaan media
4 Memimpin diskusi
5 Memotivasi siswa dalam pembelajaran
6 Melakukan evaluasi
7 Menyimpulkan hasil pembelajaran
Lampiran IX
LEMBAR OBSERVASI INTERAKSI BELAJAR MENGAJAR
SEKOLAH : SDN POHKECIK I GURU : RIRIN SUHARIYANTI,A.Ma
KELAS : V-A TANGGAL : ____________________
PENGAMAT : _____________________ WAKTU
: ____________________
PETUNJUK
A. Isilah kolom kosong berikut dengan menuliskan angka pilihan yang sesuai dari kiri ke
kanan.
B. Setiap kolom digunakan untuk kegiatan selama 30 detik, sehingga dalam satu baris
untuk kegiatan selama 10 menit
C. Angka isian untuk kegiatan yang dominant :
1. Bila guru mengajar (TL = teacher lecture)
2. Bila guru bertanya ( TQ = teacher question)
3. Bila guru merespon (TR = teacher response)
4. Bila siswa merespon (PR = pupil response)
5. Bila siswa bertanya ( PQ = pupil question)
6. Bila ada siswa sukarelawan ( PV = pupil volunteer)
7. Bila siswa berdiskusi (D = discuss)
8. Bila suasana kelas tenang (S = silence)
9. Bila bukan kategori (X = unclassification)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Rekapitulasi kegiatan belajar mengajar
Waktu keseluruhan KBM = ___________menit
1. TL (teacher lecture) = ___________menit = _________%
2. TQ (teacher question) = ___________menit = _________%
3. TR (teacher response) = ___________menit = _________%
4. PR (pupil response) = ___________menit = _________%
5. PQ (pupil question) = ___________menit = _________%
6. PV (pupil volunteer) = ___________menit = _________%
7. D (discuss) = ___________menit = _________%
8. S (silence) = ___________menit = _________%
9. X (unclassification) = ___________menit = _________%
Lampiran X
LEMBAR PENGAMATAN
PENGELOLAAN PEMBELAJARAN
Nama Guru : Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Hari/Tanggal :
Pokok bahasan : Kelas/Semester :
Subpokok Bahasan : Waktu :
Petunjuk :
Daftar pengelolaan pembelajaran berikut ini berdasarkan prinsip pembelajaran interaktif
yang dilakukan guru. Berilah tanda cek (√) pada kolom yang sesuai!
Penilaian
No Aspek yang diamati
1 2 3 4
I Persiapan
II Pelaksanaan
A. Pendahuluan
1. Menyampaikan tujuan pembelajaran
2. Memotivasi siswa
3. Menghubungkan pelajaran sekarang dengan
pengetahuan yang telah diperoleh sebelumnya
B. Kegiatan Inti
1. Memberi kesempatan pada siswa untuk belajar
sendiri
2. Memberi materi
3. Memberi bantuan secara individual/kelompok
4. Membimbing siswa melakukan diskusi
5. Meminta siswa mempresentasikan hasil diskusi
C. Penutup
1. Meminta siswa membuat simpulan
2. Memberikan tugas rumah
III Pengelolaan waktu
IV Pengamatan suasana kelas
1. Guru antusias
2. Siswa antusias
3. KBM terpusat pada guru
4. KBM terpusat pada siswa
Keterangan :
1 = Kurang baik
2 = Cukup baik
3 = Baik
4 = Sangat baik
Pengamat,
__________________
Lampiran XI
CV Peneliti
Peneliti I
Nama : Ririn Suhariyanti, A.Ma
Tempat, Tanggal Lahir : Mojokerto, 10 April 1986
Alamat : Ngoro Kabupaten Mojokerto
Pekerjaan : Guru
Riwayat Pendidikan : SDN Wonosari
SLTPN I Ngoro
SMAN I Mojosari
D-II PGSD UNESA
Peneliti II
Nama : Iftitahatul Fuadah, S.Pd
Tempat, Tanggal Lahir : Jombang, 18 November 1984
Alamat : Kesamben Kabupaten Jombang
Pekerjaan : Guru
Riwayat Pendidikan : SD Muhammadiyah
SLTPN I Kesamben
SMAN I Jombang
S-I Bahasa Inggris STKIP Muhammadiyah
Peneliti III
Nama : Ma’rifati Ilmiah, A.Ma
Tempat, Tanggal Lahir : Mojokerto, 16 April 1986
Alamat : Dlanggu Kabupaten mojokerto
Pekerjaan : Guru
Riwayat Pendidikan : SDN Pohkecik I
SLTPN I Dlanggu
SMAN I Gondang
D-II PGSD UNESA
LEMBAR PENGESAHAN
Judul : PENGGUNAAN MEDIA BENDA KONKRIT DALAM
MATA PELAJARAN IPA MATERI POKOK SUMBER
PANAS DAN ENERGI UNTUK MENINGKATKAN
HASIL BELAJAR SISWA KELAS II SDN WONOSARI
Identitas Peneliti :
Nama : Juma’iyatiningsih, A.Ma
NIM : 819434783
Jabatan : Guru
Unit Kerja : SDN Wonosari
Kec.Ngoro Kab. Mojokerto
Yang Memberi Izin Dlanggu, Mei 2009
Kepala SDN Wonosari Peneliti
Julianto, S.Pd Juma’iyatiningsih, A.Ma.
NIP 131 036 035 NIM 819434783
LEMBAR PENGESAHAN
Judul : PENGGUNAAN METODE DISKUSI DALAM MATA
PELAJARAN IPA MATERI POKOK DAUR AIR DAN
PERISTIWA ALAM UNTUK MENINGKATKAN
HASIL BELAJAR SISWA KELAS V-A SDN
POHKECIK I KECAMATAN DLANGGU
KABUPATEN MOJOKERTO
Identitas Peneliti :
Nama : Ririn Suhariyanti, A.Ma
NIP : 198604102009012002
Jabatan : Guru
Unit Kerja : SDN Pohkecik I
Kec. Dlanggu Kab. Mojokerto
Yang Memberi Izin Dlanggu, Mei 2009
Kepala SDN Pohkecik I Peneliti
H. Saji, A.Ma.Pd Ririn Suhariyanti, A.Ma.
NIP 130 314 457 NIP 198604102009012002
Lampiran XI
Daftar Nilai Siswa
No Nama Siswa Nilai Siklus 1 Nilai Siklus 2 Nilai Siklus 3
1 Anis
2 Fadilah
3 Alisah
4 Irma
5 Handika
6 Rizal
7 Shella
8 Januar
9 Rendy
10 Luthfi
11 Umi Hajar
12 Faulia
13 Oerip Kurniawan
14 M. Risky
15 Aliyah
16 Chisfy
17 Erviolita
18 Affandi
19 Nefita
20 Indra
21 Soetomo Febri
22 Brian Sandy
23 Risky Dwi
24 Levanty
25 Adinda R.
26 Phadma arum
27 Natya Kirana
28 Regita
29 M. Jaelani
30 Liana Ester
31 Shella agnes
32 Didi
33 Dewanta Bima
34 Dian Tri
35 Yulafina
Jumlah
Related docs
Get documents about "