Docstoc

Bu Kholifah-LAPORAN PRAKTEK KLINIK PATOLOGIS

Document Sample
Bu Kholifah-LAPORAN PRAKTEK KLINIK PATOLOGIS Powered By Docstoc
					   LAPORAN PRAKTEK KLINIK PATOLOGIS PADA IBU
         HAMIL, IBU BERSALIN, IBU NIFAS, BBL DAN
                     GANGGUAN REPRODUKSI
                DI RSUD KRATON PEKALONGAN

 Laporan ini disusun guna memenuhi Target Klinik Semester IV dan untuk memenuhi
  tugas Program Pendidikan DIII Kebidanan Akademi Kebidanan Kabupaten Kendal


                      Dosen Pembimbing : Chobibah, SSiT




                                 Disusun Oleh :
                                 KHOLIFAH
                                   B.08.018




AKADEMI KEBIDANAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KENDAL
          PROGRAM KHUSUS KABUPATEN PEKALONGAN
                                TAHUN 2010
       Laporan Individu Praktek Klinik Kebidanan Pada Ibu Hamil Patologi




                                 Mengetahui,




  Pembimbing Lapangan,                                              Praktikan,




Nuning Arsyaningsih, S.SiT                                          Kholifah
NIP. 19610403 198209 2 001                                        NIM. B.08.018




                                Pembimbing Akademik,




                                   Chobibah, S, SiT
                              NIP. 196406221984092001
       Laporan Individu Praktek Klinik Kebidanan Pada Ibu Bersalin Patologi




                                   Mengetahui,




  Pembimbing Lapangan,                                                Praktikan,




Nuning Arsyaningsih, S.SiT                                            Kholifah
NIP. 19610403 198209 2 001                                          NIM. B.08.018




                                 Pembimbing Akademik,




                                     Chobibah, S, SiT
                                NIP. 196406221984092001
        Laporan Individu Praktek Klinik Kebidanan Pada Ibu Nifas Patologi




                                  Mengetahui,




  Pembimbing Lapangan,                                                Praktikan,




Nuning Arsyaningsih, S.SiT                                           Kholifah
NIP. 19610403 198209 2 001                                         NIM. B.08.018




                                 Pembimbing Akademik,




                                    Chobibah, S, SiT
                               NIP. 196406221984092001
          Laporan Individu Praktek Klinik Kebidanan Pada BBL Patologi




                                 Mengetahui,




  Pembimbing Lapangan,                                              Praktikan,




Nuning Arsyaningsih, S.SiT                                         Kholifah
NIP. 19610403 198209 2 001                                       NIM. B.08.018




                                Pembimbing Akademik,




                                    Chobibah, S, SiT
                               NIP. 196406221984092001
  Laporan Individu Praktek Klinik Kebidanan Pada Gangguan Reproduksi dan KB




                                Mengetahui,




  Pembimbing Lapangan,                                            Praktikan,




Nuning Arsyaningsih, S.SiT                                        Kholifah
NIP. 19610403 198209 2 001                                      NIM. B.08.018




                               Pembimbing Akademik,




                                   Chobibah, S, SiT
                              NIP. 196406221984092001
                              KATA PENGANTAR


       Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan
rahmat serta hidayah-Nya sehingga saya masih diberi kesempatan menyelesaikan
laporan tes tulis praktek klinik kebidanan patologis di RSUD Kraton Pekalongan.
       Laporan ini disusun guna memenuhi praktek klinik kebidanan semester IV
dan untuk dapat mengikuti perkuliahan semester V program DIII Akademi
Kebidanan Kabupaten Kendal.
       Dalam kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih dan rasa hormat
kepada :
1. Ibu Chobibah, S.SiT., selaku Direktur Kebidanan Kabupaten Kendal
2. Bapak Sutanto Setiabudi, M. Kes., selaku Direktur RSUD Kraton Kabupaten
   Pekalongan.
3. Bapak dr. M. Achyat, Sp.OG., Bapak dr. Achmad Dahlan, Sp.OG., Bapak dr.
   Heru, S.Sp.OG., selaku dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi RSUD Kraton
   Pekalongan.
4. Ibu Chobibah, S.SiT., selaku pembimbing Akademik.
5. Kepala Bidang Perawatan beserta staf RSUD Kraton Pekalongan.
6. Semua bidan di RSUD Kraton Pekalongan.
7. Klien dan keluarga serta tema-teman seperjuangan.


       Kami menyadari bahwa laporan ini tidak dapat lepas dari bantuan dari
berbagai pihak serta banyak terdapat kekurangan, karena itu kami mohon maaf dan
kritik serta saran dari semua pihak saya harapkan untuk perbaikan penyusunan
laporan ini.




                                                              Penyusun,


                                                              Kholifah
                                                      DAFTAR ISI


Halaman Judul .......................................................................................................          i
Lembar Pengesahan ...............................................................................................             ii
Kata Pengantar ......................................................................................................         iii
Pencapaian Target .................................................................................................           iv
Daftar Isi ................................................................................................................    v


BAB I PENDAHULUAN
             A. Latar Belakang ..................................................................................
             B. Tujuan ...............................................................................................
             C. Gambaran Umum RSUD Kraton Pekalongan ..................................
BAB II Manajemen Kebidanan
             A. Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Patologis ..................................
                   -     Tinjauan Teori Kehamilan Patologis ..........................................
                   -     Tinjauan Kasus Asuhan Kebidanan Kehamilan Patologis ..........
             B. Asuhan Kebidanan Pada Ibu Bersalin Patologis ...............................
                   -     Tinjauan Teori Persalinan Patologis ...........................................
                   -     Tinjauan Kasus Asuhan Kebidanan Persalinan Patologis ..........
             C. Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas Patologis ...................................
                   -     Tinjauan Teori Nifas Patologis ...................................................
                   -     Tinjauan Kasus Asuhan Kebidanan Nifas Patologis ..................
             D. Asuhan Kebidanan Pada Bayi Baru Lahir Patologis ........................
                   -     Tinjauan Teori Bayi Baru Lahir Patologis ..................................
                   -     Tinjauan Kasus Asuhan Bayi Baru Lahir Patologis ...................
             E. Asuhan Kebidanan Pada Gangguan Reproduksi dan KB .................
                   -     Tinjauan Teori Gangguan Reproduksi dan KB ..........................
                   -     Tinjauan Kasus Gangguan Reproduksi dan KB .........................
BAB III PENUTUP
             A. Kesimpulan .......................................................................................
             B. Saran .................................................................................................


Daftar Pustaka
                                     BAB I
                               PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
          Mortalitas dan morbilitas pada wanita hamil, bersalin dan nifas adalah
   masalah besar di negara berkembang. Di Negara miskin sekitar 25 - 50 %
   kematian WUS (Wanita Usia Subur) disebabkan oleh dua hal yang berkaitan
   dengan kehamilan. Kematian saat melahirkan biasanya menjadi faktor utama
   mortalitas wanita pada masa puncak reproduktifitasnya.
          Pada tahun 1944 diadakan Internsional Conference on Population
   Development (ICPD) di Kairo Mesir menyatakan bahwa kebutuhan kesehatan
   reproduksi pria dan wanita sangat vital bagi pembangunan sosial dan
   pembangunan sumber daya manusia. Pelayanan kesehatan tersebut dinyatakan
   bagian integral dari pelayanan dasar yang akan terjangkau seluruh lapisan
   masyarakat didalamnya termasuk pelayanan kesehatan ibu yang berupaya agar
   setiap ibu hamil dapat melalui kehamilan dan persalinan dengan aman.
          Tahun 1990 – 1991 Departemen Kesehatan dibantu WHO, UNICEF,
   UNDP melaksanakan Assessment Safe Motherhood. Suatu hasil dari kegiatan ini
   adalah rekomendasi rencana kegiatan 5 tahun. Departemen Kesehatan
   menerapkan rekomendasi tersebut dalam bentuk strategi operasional untuk
   mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi 125 per 100.000
   KH.
          Pada tahun 1990 WHO meluncurkan strategi MPS (Making Pragnancy
   Saver) yang didukung oleh bidan-bidan internasional seperti UNFPA, UNICEF,
   dan Work bank. MPS meminta perhatian pemerintah dan masyarakat disetiap
   Negara untuk menempatkan safe motherhood sebagai prioritas utama dalam
   rencana pembangunan nasional dan internasional. Dimana safe motherhood
   terdapat empat pilar, yaitu KB, pelayanan anternatal, persalinan yang aman, dan
   poly obstetric esensial.
          Berdasarkan latar belakang tersebut diatas, maka penulis melaksanakan
   studi kasus praktis teknik kebidanan di RSUD Kraton yang meliputi studi kasus
   ibu hamil dengan resiko tinggi/patologi, ibu nifas patologi, BBL patologi dan
   gangguan reproduksi. Kemudian pengelolaan pada setiap kasus dengan
   melaksanakan asuhan kebidanan dan menerapkan manajemen kebidanan. Dengan
   asuhan kebidanan diharapkan dapat segera dideteksi dan ditangani sehingga dapat
  dilakukan pencegahan komplikasi sedini mungkin untuk mencapai tujuan MPS
  yang pada akhirnya dapat menekan angka kesakitan dan kematian ibu.


B. Tujuan
  1. Tujuan Umum
     Setelah melakukan praktek klinik, mahasiswa mampu melaksanakan asuhan
     kebidanan pada kasus-kasus dan kebidanan patologi.
  2. Tujuan Khusus
     1) Mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan
         komplikasi.
     2) Mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan kondisi
         patologi.
     3) Mampu melaksanakan kebidanan pada ibu hamil dengan resiko tinggi
     4) Mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu bersalin dengan
         komplikasi.
     5) Mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu bersalin kondisi
         patologi.
     6) Mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu bersalin dengan resiko
         tinggi.
     7) Mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan
         komplikasi.
     8) Mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu nifas kondisi patologi.
     9) Mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan resiko
         tinggi.
     10) Mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada wanita dengan gangguan
         sistem reproduksi.
     11) Mampu melaksanakan pertolongan pertama pada wanita dengan gangguan
         sistem reproduksi.
     12) Mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada BBL dengan komplikasi
     13) Mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir dengan
         keadaan patologi.
     14) Mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada pada bayi baru lahir dengan
         resiko tinggi.
C. Gambaran Umum RSUD Kraton Pekalongan
         RSUD Kraton Pekalongan adalah rumah sakit Type B non pendidikan
  sesuai dengan penetapan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor
  96/Menkes/SK/I/1995.. RSUD Kraton dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah
  Nomor 11 Tahun 2002 yang diperbaharui dengan Perda Nomor 15 Tahun 2008.
  Rumah Sakit Umum Daerah Kraton tidak ditujukan untuk menghasilkan
  keuntungan (non profit oriented), namun sifat bisnisnya lebih mengarah ke sosial
  ekonomi dalam arti lebih menekankan kepada pelayanan sosial kepada
  masyarakat terutama yang tidak mampu, sekaligus sebagai Rumah Sakit pusat
  rujukan bagi Rumah Sakit lain di Kabupaten Pekalongan dan wilayah sekitarnya.


  1. Keadaan Geografis
               Secara geografis wilayah kabupaten Pekalongan dengan Kota Kajen
     sebagai Kota Pusat Pemerintah Kabupaten Pekalongan terletak pada posisi
     garis bujur timur 109”49’ –109”78’ dan 6”8’ – 7”23’ Lintang Selatan dengan
     luas wilayah 836,13 km2, dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :
     Sebelah Utara        : Laut Jawa dan Kota Pekalongan
     Sebelah Selatan      : Kabupaten Banjarnegara
     Sebelah Timur        : Kabupaten Batang dan Kota Pekalongan
     Sebelah Barat        : Kabupaten Pemalang
     Kabupaten Pekalongan, secara administrasi terbagi dalam 19 daerah
     kecamatan yang membawahi 283 desa/kelurahan. Kecamatan berikut desa
     yang terdapat di Kabupaten Pekalongan dapat dilihat pada tabel berikut :
                                        Tabel 2.1
             Luas dan Jumlah Desa/Kelurahan di Kabupaten Pekalongan menurut
                                 Kecamatan Tahun 2008

       No.              Kecamatan             Luas (km2)        Desa/Kelurahan
        1.      Kandangserang                    60,55                 12

        2.      Paninggaran                      92,99                 15
        3.      Lebakbarang                      58,20                 11
        4.      Petungkriyono                    73,58                  9
        5.      Talun                            58,57                 10
        6.      Doro                             68,45                 14
        7.      Karanganyar                      63,48                 15
    No.             Kecamatan                Luas (km2)        Desa/Kelurahan
     8.    Kajen                               75,15                24 / 1
     9.    Kesesi                              68,52                 23

     10.   Sragi                               32,40                16 / 1
     11.   Siwalan                             25,91                 13
     12.   Bojong                              40,06                 22
     13.   Wonopringgo                         18,80                 14
     14.   Kedungwuni                          22,94                16 / 3
     15.   Karangdadap                         20,99                 11

     16.   Buaran                               9,54                7/3
     17.   Tirto                               17,39                 16
     18.   Wiradesa                            12,70                11 / 5
     19.   Wonokerto                           15,91                 11
                     Jumlah                   836,13              270 / 13


   RSUD Kraton yang merupakan milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan
   tetapi berlokasi di Kota Pekalongan yang memiliki lokasi yang strategis,
   terletak di Jalan Veteran Nomor 31, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota
   Pekalongan. Luas lahan yang dimiliki adalah 21.000 meter persegi yang
   terbagi atas bangunan rumah sakit, rumah dinas, areal parkir, dan taman.
   Lokasi yang strategis tersebut memungkinkan pengguna jasa layanan rumah
   sakit dapat menggunakan berbagai fasilitas rumah sakit yang berasal dari
   wilayah utara yakni Kota Pekalongan, dari wilayah timur yakni Kabupaten
   Batang dan Kota Pekalongan dan wilayah selatan yakni Kabupaten
   Banjarnegara serta wilayah barat yakni Kabupaten Pemalang.


2. Gambaran Produk Jasa
           Jasa/ layanan yang dapat diberikan oleh Rumah Sakit Umum Kraton
   kepada masyarakat adalah berupa :
   Fasilitas Pelayanan medik terdiri dari:
   a. Instalasi Rawat Jalan
      1) Poli Umum
      2) Poli Spesialis Bedah Umum
   3) Poli Spesialis Bedah Tumor (Onkologi)
   4) Poli Spesialis Bedah Ortopedi
   5) Poli Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan
   6) Poli Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
   7) Poli Spesialis Paru
   8) Poli Spesialis THT
   9) Poli Spesialis Mata
   10) Poli Spesialis Kulit dan Kelamin
   11) Poli Spesialis Anak
   12) Poli Spesialis Rehabilitasi Medik
   13) Poli Spesialis Penyakit Dalam
   14) Poli Spesialis Kesehatan Jiwa
   15) Poli Gigi dan Mulut
   16) Poli Spesialis Syaraf


b. Instalasi Rawat Inap
   Instalasi rawat inap di RSUD Kraton memiliki sebanyak 226 tempat tidur
   yang terbagi dalam ruang VIP maupun kelas I, II dan III dengan rincian
   sebagai berikut:
   1) Kelas III        : 96 tempat tidur
   2) Kelas I          : 40 tempat tidur
   3) Kelas I          : 46 tempat tidur
   4) Kelas VIP        : 20 tempat tidur
   5) Kelas Utama      : 16 tempat tidur
   6) Ruang Isolasi : 8 tempat tidur
   Adapun gedung rawat inap dengan berbagai kelas tersebut terbagi dalam
   ruangan sebagai berikut:
   1) Ruang Anggrek (Ruang VIP)
   2) Ruang Cempaka (Kelas I, II, III)
   3) Ruang Kenanga (Kelas I, II, III)
   4) Ruang Mawar (Kelas I, II, III)
   5) Ruang Nusa Indah (Kelas I dan II)
   6) Ruang Seruni (Kelas I, II, III)
   7) Ruang Dahlia (Kelas I)
   8) Ruang Flamboyan (Kelas I)
   9) Ruang Wijayakusuma (Kelas I dan III)
   10) Ruang Melati (bayi)
   11) Ruang Isolasi
   12) Ruangan Pasien Flu Burung/ Flu Babi
c. Instalasi Gawat Darurat
d. Intensif Care Unit (ICU) dan Anestesi
e. Instalasi Bedah Sental (IBS)


Pelayanan Penunjang Medik, terdiri dari :
a. Instalasi Laboratorium
b. Instalasi Radiologi
c. Instalasi Rehabilitasi Medik
d. Instalasi Farmasi
e. Instalasi Gizi
f. Instalasi Pemulasaran Jenazah
g. Unit Hemodialisa
h. Unit EEG, Endoskopi
i. Echo Cardiografi, Treadmill
j. CT Scan


Pelayanan Penunjang Non Medik, terdiri dari :
a. Generating Set (Genset)
b. Unit Pengolah Limbah
c. Insenerator (pembakaran sampah medis)
d. Laundry


Sedangkan jasa pelayanan yang diberikan Rumah Sakit menurut jenis pasien:
a. Pelayanan Kesehatan kepada keluarga miskin peserta Jamkesmas
b. Pelayanan Kesehatan kepada peserta Askes dan keluarganya (PNS dan
   non PNS) serta peserta Jamsostek dan perusahaan-perusahaan swasta
c. Pelayanan Kesehatan kepada pasien umum
3. Visi, Misi dan Motto BP. RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan
   a. Visi
      RUMAH SAKIT UMUM KRATON tahun 2010:
      “Sebagai pusat pelayanan kesehatan rujukan utama untuk daerah Jawa
      Tengah bagian utara yang memberikan pelayanan bermutu dan didukung
      oleh sumber daya yang memadai serta berorientasi kepada kepuasan
      pelanggan dengan tidak meninggalkan fungsi sosial”.
   b. Misi
      1) Menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang menyeluruh dan
          bermutu serta terjangkau oleh masyarakat, sesuai etika dan standar
          pelayanan.
      2) Menyediakan     dan    meningkatkan     sarana    penunjang   pelayanan
          kesehatan.
      3) Melaksanakan pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia di
          bidang kesehatan.
      4) Meningkatkan pendapatan rumah sakit dan kesejahteraan karyawan.
   c. Motto
      “Selangkah lebih maju, ramah dalam pelayanan”.


4. Tujuan Pelayanan Keperawatan
   a. Memberi bantuan yang paripurna dan efektif kepada semua orang yang
      memerlukan pelayanan kesehatan sesuai dengan Sistem Kesehatan
      Nasional.
   b. Menjamin bahwa semua bantuan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan
      pasien dan mengurangi/ menghilangkan kesenjangan.
   c. Mengembangkan Standar Asuhan Keperawatan yang ada.
   d. Memberi      kesempatan   kepada   semua    tenaga    keperawatan   untuk
      mengembangkan tingkat kemampuan profesional.
   e. Memelihara hubungan kerja yang efektif dengan semua anggota tim
      kesehatan.
   f. Melibatkan pasien dalam perencanaan dan pelaksanaan pelayanan
      kesehatan.
   g. Menciptakan iklim yang menunjang proses belajar mengajar dalam
      kegiatan pendidikan bagi perkembangan tenaga kesehatan.
                                     BAB III
                                   PENUTUP


1. Kesimpulan
           Bahwa kegiatan praktek klinik lapangan khususnya praktek klinik patologi
  yang dilakukan penulis di RSUD Kraton Pekalongan sangat memberi manfaat
  bagi penulis.
           Dalam kurun waktu praktik tersebut penulis dapat melihat secara langsung
  kasus-kasus patologis yang meliputi kasus kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru
  lahir dan gangguan reproduksi.
           Dan sekaligus penulis dapat mempraktekkan manajemen asuhan
  kebidanan patologis dibawah bimbingan langsung dari pembimbing lahan praktek
  dan dokter spesialis obstetri dan ginekologi RSUD Kraton Pekalongan.


2. Saran
           RSUD    Kraton    Pekalongan   melaksanakan    program    pembangunan
  kesehatan sudah berjalan dengan baik, tetapi alangkah lebih baik lagi masih perlu
  gerakan bersama (pemerintah, legislatif, LSM dan masyarakat) yang melibatkan
  berbagai potensi yang ada di Kabupaten Pekalongan dan mendorong
  pembangunan yang berwawasan kesehatan, sehingga program kesehatan
  diharapkan menjadi milik semua sektor dan kesehatan yang ada di Kabupaten
  Pekalongan menuju Indonesia Sehat 2010.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:3994
posted:3/3/2010
language:Indonesian
pages:16