Teknik Budidaya Tanaman Obat Herba

Document Sample
scope of work template
							B.4.     SUB KELOMPOK INTI : TANAMAN OBAT HERBA


 Kode Unit                               TAN.KO 02.046.01

 Judul Unit                              Merencanakan Pembibitan Tanaman Obat Herba Sesuai GAP
                                         (Good Agriculture Practices)
 Deskripsi Unit                          Kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap
                                         yang diperlukan untuk merencanakan budidaya dalam pembibitan
                                         tanaman obat herba.
 Elemen Kompetensi                       Kriteria Unjuk Kerja

 01.    Mengumpulkan dan                 1.1.   Prosedur identifikasi dan perumusan rencana serta metode
        mengorganisasikan                       yang digunakan untuk mengumpulkan dan
        informasi dan data tapak                mengorganisasikan informasi serta data tapak pembibitan
        pembibitan                              dikuasai sesuai dengan pedoman perencanaan kegiatan
                                         1.2.   Kesiapan dan kelengkapan alat, bahan dan metode diperiksa,
                                                dipelajari secara cermat dan teliti
                                         1.3.   Kegiatan pengumpulan dan pengorganisasian informasi dan
                                                data tapak pembibitan dilakukan sesuai teknik dan kriteria
                                                yang telah ditetapkan
                                         1.4.   Informasi yang dikumpulkan berupa informasi tentang status
                                                lahan, luas lahan, sifat tanah, kemiringan lahan, sumber air,
                                                keadaan cuaca, arah dan intensitas cahaya matahari, arah
                                                dan kecepatan angin, kedekatan dengan penduduk, jalur
                                                saluran pembuangan air, jaringan listrik, arah dan kemudahan
                                                pencapaian ke tapak pembibitan
                                         1.5.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur
 02.    Menentukan jenis dan sifat       2.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        lingkungan tumbuh                       bahan untuk penentuan jenis tanaman yang akan
        tanaman obat herba yang                 dibudidayakan dikuasai sesuai dengan pedoman baku
        akan dibudidayakan                      budidaya tanaman obat herba
                                         2.2.   Informasi dan data yang dibutuhkan meliputi sifat fisik dan
                                                kimia lingkungan tumbuh, dan tipe lingkungan tumbuh (tipe
                                                tanah dan batuan)
                                         2.3.   Informasi dan data tapak dianalisis untuk menentukan jenis
                                                tanaman yang akan diusahakan
                                         2.4.   Kegiatan penentuan jenis tanaman yang akan dibudidayakan
                                                dilakukan sesuai teknik dan rencana yang telah ditetapkan
                                         2.5.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur
 03.    Menentukan jenis tanaman         3.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        yang akan dibudidayakan                 bahan untuk penentuan jenis tanaman yang akan
                                                dibudidayakan dikuasai sesuai dengan pedoman baku
                                                budidaya tanaman obat herba
                                         3.2.   Rotasi dan pola tanam diidentifikasi sesuai dengan jenis bibit
                                         3.3.   Informasi dan data jenis tanaman yang akan diusahakan
                                                sesuai dengan lingkungan tumbuh tanaman dibutuhkan
                                         3.4.   Informasi dan data teknologi penanganan jenis tanaman
                                                komersial yang kurang sesuai dengan lingkungan tumbuh
                                                setempat yang akan dibudidayakan
                                         3.5.   Kegiatan penentuan jenis tanaman yang akan dibudidayakan
                                                dilakukan sesuai teknik dan rencana yang telah ditetapkan
                                         3.6.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur
 04.    Menentukan fasilitas yang        4.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        diperlukan                              bahan untuk menentukan fasilitas pembibitan yang diperlukan
                                                dikuasai sesuai dengan pedoman baku budidaya tanaman
                                                obat herba
Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                  III–Herba - 1
dan Tanaman Obat - Obatan
                                         4.2.   Informasi dan data tapak dianalisis untuk menentukan fasilitas
                                                yang dibutuhkan
                                         4.3.   Jenis dan rencana penggunaan fasilitas ditentukan secara
                                                teliti
                                         4.4.   Kegiatan menentukan fasilitas pembibitan dilakukan sesuai
                                                sumberdaya teknik, sumberdaya manusia, dan sumberdaya
                                                finansial serta rencana yang telah ditetapkan berdasarkan
                                                GAP
                                         4.5.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur
 05.    Menyusun program kerja           5.1.   Prosedur identifikasi, metode analisis dan perumusan rencana
        dan target pencapaian                   yang digunakan untuk menyusun program kerja dan target
        usaha pembibitan tanaman                pencapaian usaha pembibitan dikuasai sesuai dengan
        obat herba                              pedoman perencanaan kegiatan
                                         5.2.   Tahap penyusunan program kerja dan target pencapaian
                                                usaha dilakukan sesuai standar baku usaha pengembangan
                                                pembibitan budidaya tanaman obat herba
                                         5.3.   Prosedur penyusunan dan aktualisasi program kerja dan
                                                target pencapaian dikuasai sesuai dengan pedoman usaha
                                                pengembangan pembibitan tanaman obat herba
                                         5.4.   Kegiatan perencanaan pembibitan tanaman yang telah
                                                dilakukan terdokumentasi dengan baik, benar dan tepat waktu
                                         5.5.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur
 Batasan Variabel :
 Dalam melaksanakan kompetensi ini harus didukung dengan terpenuhinya persyaratan sebagai berikut :
 1.    Tersedia Undang-Undang No 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman
 2.    Rencana telah diaktualkan dan dilegalkan secara lengkap
 3.    Lahan telah dilegalisasi secara ekonomi, sosial dan lingkungan
 4.    Tersedia pedoman baku budidaya pembibitan tanaman obat herba yang mengacu pada bedoman
       baku GAP (misalnya GAP WHO 2003)
 5.    Alat, bahan dan akses usaha pembibitan tersedia dengan lengkap
 6.    Sumber air telah tersedia sepanjang waktu
 Panduan Penilaian :
 Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:
 1.    Kompetensi harus dipahami berdasarkan standar yang berlaku secara nasional
 2.    Penilaian terhadap pengetahuan yang meliputi:
       a. Pangsa pasar komoditi tanaman obat herba
       b. Botani tanaman obat herba secara luas
       c. Kondisi tanah, iklim, dan organisme pengganggu tanaman pada lokasi pembibitan
       d. Penerapan teknik pembibitan tanaman obat herba
 3.    Penilaian terhadap keterampilan yang meliputi:
        a. Teknik budidaya tanaman obat herba pada berbagai media tanam
        b. Teknik perbanyakan bibit tanaman obat herba
        c. Teknik pemeliharaan tanaman bibit tanaman obat herba
        d. Teknik pengemasan dan pengangkutan bibit tanaman obat herba
        e. Teknik pemasaran bibit tanaman obat herba
 4.     Penilaian terhadap sikap yang meliputi:
        a. Tanggapan terhadap persaingan usaha pembibitan tanaman obat herba
        b. Tanggapan terhadap cekaman iklim dan eksplosif hama penyakit
        c. Tanggapan terhadap hubungan sosial di lokasi pembibitan
 5.     Aspek kritis yang sangat berpengaruh atas tercapainya kompetensi:
        a. Kelemahan mengumpulkan dan mengorganisasikan informasi dan data
        b. Sumberdaya manusia pemilik kompetensi perencanaan pembibitan
        c. Sumber air terhambat secara total

Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                 III–Herba - 2
dan Tanaman Obat - Obatan
 6.      Penilaian dilakukan oleh assesor berjumlah ganjil
 7.      Kualifikasi penilai/penguji :
         a. Paham standar kompetensi yang akan dinilai
         b. Latar belakang sesuai dengan bidang yang dinilai/menggunakan pedoman
         c. Paham prosedur penilaian
         d. Mampu membuat perencanaan penilaian
         e. Mampu melakukan penilaian sesuai prosedur
 8.      Tempat penilaian
         Penilaian dilakukan di tempat yang menyelenggarakan perencanaan pembibitan tanaman obat
         herba
 9.      Materi yang dinilai
         a. Prosedur identifikasi dan pengolahan informasi serta data tapak pembibitan tanaman obat herba
         b. Faktor-faktor penyusunan rencana pembibitan tanaman obat herba
         c. Analisis kinerja perencanaan pembibitan tanaman obat herba
         d. Standar penyusunan rencana pembibitan tanaman obat herba
         e. Strategi penyusunan proposal pembibitan tanaman obat herba
         f. Analisis BEP (Break Even Point) usaha pembibitan tanaman obat herba

Kompetensi Kunci
Kompeten-     Mengumpulkan,     Mengkomu-       Merencana-    Bekerjasa-     Mengguna-     Memecah-      Mengguna-
si kunci      menganalisis      nikasikan ide   kan dan       ma dengan      kan ide dan   kan           kan tekno-
              dan mengorgani    dan informasi   mengorga-     orang lain     teknik        persoalan/    logi
              sasikan                           nisasikan     dan            matematika    masalah
              informasi                         kegiatan      kelompok
Level
                     3                2              2              2             2             3               3
kerja

Kompetensi Kunci :
1.      Mengumpulkan, mencatat, menganalisis dan mengorganisasikan informasi : mengakses,
        mengevaluasi dan mengorganisasikan dari berbagai sumber yang diperlukan untuk menyusun
        perencanaan pembibitan tanaman obat herba
2.      Mengkomunikasikan ide dan informasi : berisi hal yang kompleks, dengan teman sekerja, dengan
        pengambil keputusan, dengan pelaksana dan pekerja lapangan
3.      Merencanakan dan mengorganisasi kegiatan : dengan panduan, untuk diri sendiri dan untuk orang lain
        yang terlibat
4.      Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok : membantu merumuskan tujuan, dengan pelaksana
        dan pekerja lapangan, dengan pedagang tanaman obat herba, dengan pengamat pasar dan
        popularitas jenis tanaman obat herba
5.      Menggunakan ide dan teknik matematika : memilih ide dan teknik yang tepat untuk tugas kompeks
        yang berkaitan dengan analisis keuntungan usaha pembibitan tanaman obat herba
6.      Memecahkan persoalan/masalah : problem yang kompleks dengan menggunakan pendekatan
        sistemik, yang telah ada dan yang mungkin timbul sepanjang melakukan usaha pembibitan tanaman
        obat herba
7.      Menggunakan teknologi : leveling penyiapan lahan pembibitan, pengukuran beda tinggi lokasi, sistem
        pengairan dan drainase pembibitan, penanganan pembibitan, pemeliharaan bibit, dan pemasaran bibit
        tanaman obat herba




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                     III–Herba - 3
dan Tanaman Obat - Obatan
 Kode Unit                               TAN.KO 02.047.01

 Judul Unit                              Menyiapkan Lahan Pembibitan Tanaman Obat Herba

 Deskripsi Unit                          Kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap
                                         yang diperlukan untuk menyiapkan lahan pembibitan tanaman obat
                                         herba
 Elemen Kompetensi                       Kriteria Unjuk Kerja

 01.     Membuat batas-batas             1.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
         lokasi pembibitan yang                  bahan untuk membuat batas-batas lokasi pembibitan yang
         jelas                                   jelas dikuasai sesuai dengan RKS (rencana kerja dan syarat-
                                                 syarat) penyiapan lahan pembibitan tanaman obat herba
                                         1.2.    Kebutuhan peralatan dan bahan diidentifikasi secara teliti
                                                 untuk membuat batas-batas lokasi
                                         1.3.    Batas-batas lokasi pembibitan diberi tanda dengan benda-
                                                 benda yang jelas, misal patok kayu yang ujung atasnya dicat
                                                 warna merah dengan tinggi patok 50 cm dari atas permukaan
                                                 tanah
                                         1.4.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                 sesuai prosedur
 02.     Membersihkan lahan              2.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
                                                 bahan untuk membersihkan lahan dikuasai sesuai dengan
                                                 RKS penyiapan lahan pembibitan tanaman obat herba
                                         2.2.    Kebutuhan peralatan dan bahan diidentifikasi secara teliti
                                                 untuk membersihkan lahan
                                         2.3.    Lahan dikosongkan dari tanaman lain dan benda-benda yang
                                                 potensial mengganggu pembibitan
                                         2.4.    Cara membersihkan lahan tidak mengganggu kondisi
                                                 lingkungan
                                         2.5.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                 sesuai prosedur
 03.     Membuat jalan keluar dan        3.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
         masuk ke lokasi pembibitan              bahan untuk membuat jalan keluar dan masuk ke lokasi
                                                 pembibitan dikuasai sesuai dengan RKS penyiapan lahan
                                                 pembibitan tanaman obat herba
                                         3.2.    Kebutuhan peralatan dan bahan diidentifikasi secara teliti
                                                 untuk membuat jalan masuk dan ke luar
                                         3.3.    Jalan masuk dan keluar lokasi pembibitan dibuat sesuai
                                                 dengan ukuran dan bobot kendaraan yang akan
                                                 menggunakannya
                                         3.4.    Jalan masuk yang dibuat dapat menahan beban maksimal
                                                 dari kendaraan truk
                                         3.5.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                 sesuai prosedur
 04.     Membuat bangunan                4.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
         sementara penampungan                   bahan untuk membuat bangunan sementara penampungan
         peralatan dan bahan                     peralatan dan bahan dikuasai sesuai dengan RKS penyiapan
                                                 lahan pembibitan tanaman obat herba
                                         4.2.    Kebutuhan peralatan dan bahan diidentifikasi secara teliti
                                         4.3.    Bangunan sementara dibuat sesuai dengan jumlah dan
                                                 kualitas peralatan dan bahan yang akan digunakan
                                         4.4.    Pembangunan dilaksanakan dengan memperhatikan aspek
                                                 sosial masyarakat setempat dan keamanan lingkungan
                                         4.5.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                 sesuai prosedur
 05.     Menuntaskan kegiatan            5.1.    Kondisi akhir lahan diperoleh sesuai standar baku budidaya/
         penyiapan lahan                         pembibitan tanaman obat herba
                                         5.2.    Prosedur perawatan alat penyiapan lahan dikuasai sesuai
                                                 dengan pedoman perawatan alat
Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                  III–Herba - 4
dan Tanaman Obat - Obatan
                                         5.3.    Alat penyiapan lahan setelah dirawat, diperiksa dan disimpan
                                                 untuk siap digunakan kembali
                                         5.4.    Hasil akhir penyiapan lahan didokumentasikan dengan baik
                                                 dan benar sesuai dengan sistem administrasi perusahaan
                                         5.5.    Kegiatan penyiapan lahan yang telah dilakukan
                                                 terdokumentasi dengan baik, benar dan tepat waktu
 Batasan Variabel :
 Dalam melaksanakan kompetensi ini harus didukung dengan terpenuhinya persyaratan sebagai berikut :
 1.    Undang-Undang No 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman
 2.    Legalitas lahan tidak bermasalah.
 3.      Tersedia RKS (rencana kerja dan syarat-syarat) penyiapan lahan pembibitan tanaman obat herba
 4.      Tersedianya buku pedoman pembangunan bangunan sederhana
 5.      Tersedia buku pedoman baku budidaya bibit tanaman obat herba yang mengacu pada pedoman
         baku GAP yang berlaku (misalnya:GAP WHO 2003)
 6.   Alat dan bahan untuk penyiapan lahan tersedia dengan lengkap
 7.   Kemiringan lahan < 8%
 8.   Sumber air telah tersedia sepanjang waktu
 Panduan Penilaian :
 Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:
 1.    Kompetensi harus dipahami berdasarkan standar yang berlaku secara nasional
 2.    Penilaian terhadap pengetahuan yang meliputi:
       a. Kondisi kemiringan dan altitude lokasi pembibitan
         b. Kondisi tanah, iklim, dan organisme pengganggu tanaman pada lokasi pembibitan
         c. Kondisi curah hujan dan hari hujan di lingkungan lokasi pembibitan
         d. Pembuatan jalan sesuai dengan kendaraan yang akan menggunakannya
         e. Pembuatan bangunan penampungan alat dan bahan
 3.      Penilaian terhadap keterampilan yang meliputi:
         a. Teknik pembuatan batas lokasi pembibitan
         b. Teknik cut dan fill (pembongkaran dan pengurugan) lahan pembibitan tanaman obat herba
         c. Teknik pembuatan dan pemeliharaan jalan
         d. Teknik pembuatan dan pemeliharaan bangunan
         e. Teknik penggunaan dan pemeliharaan peralatan penyiapan lahan pembibitan tanaman obat
            herba
 4.      Penilaian terhadap sikap yang meliputi:
         a. Kemampuan adaptasi terhadap lingkungan sosial di lokasi pekerjaan baru
         b. Kemampuan mencari solusi atas cekaman iklim dan eksplosif hama penyakit serta tingkat erosi
            lahan yang mungkin timbul di lokasi pembibitan tanaman obat herba
         c. Kemampuan mengantisipasi dampak negatif pembibitan terhadap kelestarian lingkungan
 5.      Aspek kritis yang sangat berpengaruh atas tercapainya kompetensi:
         a. Sumberdaya manusia pemilik kompetensi penyiapan lahan pembibitan tanaman obat herba
         b. Akses keluar masuk kendaran pengangkut ke dan dari lokasi pembibitan
         c. Sumber air terhambat secara total
 6.      Penilaian dilakukan oleh assesor berjumlah ganjil
 7.      Kualifikasi penilai/penguji :
         a. Paham standar kompetensi yang akan dinilai
         b. Latar belakang sesuai dengan bidang yang dinilai/menggunakan pedoman
         c. Paham prosedur penilaian
         d. Mampu membuat perencanaan penilaian
         e. Mampu melakukan penilaian sesuai prosedur
 8.      Tempat penilaian
         Penilaian dilakukan di tempat yang menyelenggarakan penyiapan lahan pembibitan tanaman obat
         herba



Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                 III–Herba - 5
dan Tanaman Obat - Obatan
 9.      Materi yang dinilai
         a. Prosedur penyiapan lahan pembibitan tanaman obat herba yang dimuat dalam RKS (rencana
            kerja dan syarat-syarat)
         b.   Faktor-faktor kinerja penyiapan lahan pembibitan tanaman obat herba
         c.   Standar ukuran, waktu tempuh/hari kerja penyiapan lahan pembibitan tanaman obat herba
         d.   Rencana dan realisasi penggunaan alat, bahan dan tenaga kerja
         e.   Rencana dan realisasi hasil kegiatan penyiapan lahan pembibitan tanaman obat herba
         f.   Strategi penyelesaian masalah yang timbul selama kegiatan penyiapan lahan pembibitan
              tanaman obat herba


Kompetensi Kunci

Kompeten-     Mengumpulkan,     Mengkomu-       Merencana-    Bekerjasa-     Mengguna-     Memecah-      Mengguna-
si kunci      menganalisis      nikasikan ide   kan dan       ma dengan      kan ide dan   kan           kan tekno-
              dan mengorgani    dan informasi   mengorga-     orang lain     teknik        persoalan/    logi
              sasikan                           nisasikan     dan            matematika    masalah
              informasi                         kegiatan      kelompok
Level                2                2              2              2             2             2              2
kerja

Kompetensi Kunci :
1.      Mengumpulkan, mencatat, menganalisis dan mengorganisasikan informasi : mengakses dan merekam
        lebih dari satu sumber yang diperlukan untuk menyiapkan lahan budidaya bibit tanaman obat herba
2.      Mengkomunikasikan ide dan informasi : berisi hal yang kompleks, dengan teman sekerja, dengan
        pelaksana/mandor, dan dengan pengawas kegiatan
3.      Merencanakan dan mengorganisasi kegiatan : dengan panduan, untuk diri sendiri dan perintah/tugas
        dari pelaksana/mandor dan pengawas
4.      Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok : membantu merumuskan tujuan, dengan sesama
        pekerja lapangan
5.      Menggunakan ide dan teknik matematika : yang tepat untuk tugas yang kompleks, yang berkaitan
        kebenaran ukuran yang diperintahkan dan dipandu oleh pelaksana/mandor
6.      Memecahkan persoalan/masalah : rutin dan dilakukan sendiri berdasar pada panduan, untuk masalah
        yang telah ada dan yang mungkin timbul
7.      Menggunakan teknologi : untuk membangun dan mengorganisir atau mengoperasikan produk dan
        jasa, pembongkaran dan pengurugan tanah, pembersihan lahan pembibitan, pembuatan batas lokasi,
        pembuatan dan pemeliharaan jalan, pembuatan dan pemeliharaan bangunan, serta penggunaan dan
        pemeliharaan alat




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                     III–Herba - 6
dan Tanaman Obat - Obatan
 Kode Unit                              TAN.KO 02.048.01

 Judul Unit                             Menyiapkan Pupuk Organik

 Deskripsi Unit                         Kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap
                                        yang diperlukan untuk menyiapkan pupuk organik tanaman obat
                                        herba
 Elemen Kompetensi                      Kriteria Unjuk Kerja

 01.     Mengidentifikasi jenis         1.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
         pupuk organik yang akan                bahan untuk mengidentifikasi jenis pupuk organik dikuasai
         digunakan                              sesuai dengan pedoman baku budidaya tanaman obat herba
                                        1.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan untuk
                                                mengidentifikasi diperiksa secara teliti dan seksama
                                        1.3.    Pupuk dapat dibedakan dari unsur pengisinya, disarankan
                                                untuk memakai kompos
                                        1.4.    Hasil identifikasi dikelompokkan ke dalam masing-masing
                                                jenis pupuk
                                        1.5.    Faktor – faktor keselamatan dan kesehatan kerja
                                                dilaksanakan sesuai prosedur
 0.2.    Menentukan metode dan          2.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
         menyiapkan pupuk                       bahan untuk menyiapkan pupuk dikuasai sesuai dengan
                                                pedoman baku budidaya tanaman obat herba
                                        2.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat diidentifikasi secara teliti
                                        2.3.    Memilih metode penyiapan pupuk organik yang ramah
                                                lingkungan
                                        2.4.    Melaksanakan pembuatan pupuk organik sesuai pedoman
                                                baku budidaya tanaman obat herba
                                        2.5.    Faktor – fakor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur
 03.     Menuntaskan kegiatan           3.1.    Kondisi akhir hasil penyiapan pupuk/pengomposan diperoleh
         penyiapan pupuk organik                sesuai standar pedoman baku budidaya tanaman obat herba
                                        3.2.    Prosedur perawaan alat penyiapan pupuk organik dikuasai
                                                sesuai pedoman
                                        3.3.    Alat – alat yang telah digunakan dirawat, diperiksa, dan
                                                disimpan untuk siap digunakan kembali
                                        3.4.    Kegiatan penyiapan pupuk organik yang telah dilakukan
                                                terdokumentasi dengan baik, benar, dan tepat waktu
 Batasan Variabel :
 Dalam melaksanakan kompetensi ini harus didukung dengan terpenuhinya persyaratan sebagai berikut:
 1.    Tersedia pedoman penyiapan pupuk organik dalam budidaya tanaman obat herba, yang mengacu
       pada pedoman standar baku yang berlaku (misalnya: GAP WHO 2003)
 2.      Alat dan bahan tersedia dengan lengkap
 3.      Sumber air telah tersedia (beberapa jenis tanaman perlu penyiraman setelah pemberian pupuk
         padat, terdapat dalam kompetensi penyiraman)
 Panduan Penilaian :
 Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:
 1.    Kompetensi harus diujikan secara langsung kepada peserta uji di lahan budidaya maupun di tempat
       lain dengan asumsi sesuai kondisi yang sebenarnya
 2.    Penilaian terhadap pengetahuan yang meliputi:
         a. Kebutuhan hara tanaman, sistem penyerapan hara, gejala-gejala defisiensi hara
         b. Jenis dan sifat pupuk
         c. Teknik penyiapan pupuk organik dan pemupukan dikuasai dengan benar
 3.      Penilaian terhadap keterampilan yang meliputi: membuat pupuk organik sesuai dengan kebutuhan
         tanaman obat herba
 4.      Penilaian terhadap sikap yang meliputi: komunikasi kerja, kedisiplinan kerja, antusiasme, ketekunan
         dan keseriusan kerja, mengikuti aturan dan tata tertib yang berlaku, menjaga keutuhan dan
         kebersihan alat
Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                  III–Herba - 7
dan Tanaman Obat - Obatan
 5.      Aspek kritis yang sangat berpengaruh atas tercapainya kompetensi: pupuk organik tersedia sesuai
         kebutuhan dan kandungan hara yang sesuai dengan kebutuhan tanaman obat herba

Kompetensi Kunci
Kompeten-     Mengumpulkan,     Mengkomu-       Merencana-    Bekerjasa-     Mengguna-     Memecah-      Mengguna-
si kunci      menganalisis      nikasikan ide   kan dan       ma dengan      kan ide dan   kan           kan tekno-
              dan mengorgani    dan informasi   mengorga-     orang lain     teknik        persoalan/    logi
              sasikan                           nisasikan     dan            matematika    masalah
              informasi                         kegiatan      kelompok
Level                2                1              2              1             1             1              1
kerja

Kompetensi Kunci
1.      Mengumpulkan informasi, mengakses, memilih dan merekam lebih dari satu sumber tentang berbagai
        jenis pupuk organik, metode penyiapan serta disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi tanaman dan
        kondisi tanah
2.      Mengkomunikasikan ide dan informasi sederhana dalam kegiatan penyiapan pupuk organik
3.      Merencanakan dan mengorganisasikan kegiatan dengan panduan budidaya baku yang ada
4.      Bekerjasama dengan orang lain atau kelompok pada kegiatan rutin pada penyiapan pupuk organik
5.      Mengunakan ide serta teknik matematika sederhana dan telah ditetapkan
6.      Memecahkan masalah rutin dibawah pengawasan pada kegiatan menyiapkan pupuk oganik
7.      Menggunakan teknologi yang berulang pada tingkat dasar terkait dengan kegiatan penyiapan pupuk
        organik




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                     III–Herba - 8
dan Tanaman Obat - Obatan
 Kode Unit                             TAN.KO 02.049.01

 Judul Unit                            Menyiapkan Petak dan Bedengan Pembibitan Tanaman Obat
                                       Herba
 Deskripsi Unit                        Kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap yang
                                       diperlukan untuk menyiapkan petak dan bedengan pembibitan tanaman
                                       obat herba
 Elemen Kompetensi                     Kriteria Unjuk Kerja

 01.    Membuat petak dan              1.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        bedengan                              bahan untuk membuat petak dan bedengan dikuasai sesuai
                                              dengan pedoman/RKS penyiapan petak dan bedengan
                                              pembibitan tanaman obat herba
                                       1.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                              teliti
                                       1.3.   Lahan sudah dibersihkan dari tanaman lain dan benda-benda
                                              yang potensial mengganggu pembuatan petak-petak dan
                                              bedengan
                                       1.4.   Dihasilkan petak dan bedengan yang ukuran panjang dan lebar
                                              mengacu kepada rencana pembuatan petak dan bedengan
                                       1.5.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                              sesuai prosedur
 02.    Mengolah tanah untuk           2.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        penanaman langsung                    bahan untuk pengolahan tanah guna penanaman langsung
                                              dikuasai sesuai dengan pedoman/RKS penyiapan petak dan
                                              bedengan pembibitan tanaman obat herba
                                       2.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                              teliti
                                       2.3.   Dihasilkan petakan yang permukaannya gembur sesuai dengan
                                              jenis tanaman yang akan dibibitkan
                                       2.4.   Dihasilkan petakan yang ukuran panjang dan lebarnya mengacu
                                              kepada jarak tanam benih/biji atau bagian tanaman yang akan
                                              ditumbuhkan perakarannya
                                       2.5.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                              sesuai prosedur
 03.    Membuat saluran air            3.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat dan
                                              bahan untuk membuat saluran air dikuasai sesuai dengan
                                              pedoman/ RKS penyiapan petak dan bedengan pembibitan
                                              tanaman obat herba
                                       3.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                              teliti
                                       3.3.   Saluran air antar petak dan antar bedengan yang dibuat sesuai
                                              dengan peruntukkan budidaya pembibitan tanaman obat herba
                                       3.4.   Saluran air dibangun maksimal 20 % dari luas areal pertanaman
                                       3.5.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                              sesuai prosedur
 04.    Membuat bak                    4.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat dan
        penampungan air                       bahan untuk membuat bak penampungan air kerja dikuasai
                                              sesuai dengan pedoman/RKS penyiapan petak dan bedengan
                                              pembibitan tanaman obat herba
                                       4.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                              teliti
                                       4.3.   Kapasitas tampung air sesuai dengan kebutuhan volume air
                                              yang digunakan per hari
                                       4.4.   Fungsi bak sebagai penampungan air untuk mendukung
                                              kelancaran kegiatan pembibitan tanaman obat herba
                                       4.5.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                              sesuai prosedur



Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim               III–Herba - 9
dan Tanaman Obat - Obatan
 05.    Menuntaskan kegiatan           5.1.   Kondisi akhir petak dan bedengan diperoleh sesuai standar
        penyiapan petak dan                   baku budidaya pembibitan tanaman obat herba
        bedengan pembibitan            5.2.   Prosedur perawatan alat penyiapan petak dan bedengan
                                              dikuasai sesuai dengan pedoman/RKS yang diberlakukan
                                       5.3.   Alat penyiapan petak dan bedengan dirawat, diperiksa dan
                                              disimpan untuk siap digunakan kembali
                                       5.4.   Kegiatan penyiapan petak dan bedengan yang telah dilakukan
                                              terdokumentasi dengan baik, benar dan tepat waktu
 Batasan Variabel :
 Dalam melaksanakan kompetensi ini harus didukung dengan terpenuhinya persyaratan sebagai berikut :
 1.    Undang-Undang No 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman
 2.    Legalitas lahan tidak bermasalah
 3.    Tersedia pedoman/RKS penyiapan petak dan bedengan pembibitan dan buku budidaya pembibitan
       tanaman obat herba yang mengacu pada pedoman baku GAP yang berlaku (misalnya: GAP WHO
       2003)
 4.     Alat dan bahan untuk penyiapan petak dan bedengan tersedia dengan lengkap
 5.     Kemiringan lahan < 3 %
 6.     Sumber air telah tersedia sepanjang waktu
 Panduan Penilaian :
 Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:
 1.    Kompetensi harus dipahami berdasarkan standar yang berlaku secara nasional
 2.    Penilaian terhadap pengetahuan yang meliputi:
       a. Kondisi kemiringan dan altitude lokasi pembibitan
        b. Kondisi (jenis, tekstur dan struktur) tanah pada lokasi pembibitan
        c. Kondisi curah hujan dan hari hujan lingkungan lokasi pembibitan
        d. Ukuran dan arah pembuatan petak dan bedengan pembibitan tanaman obat herba
 3.     Penilaian terhadap keterampilan yang meliputi :
        a. Teknik cut dan fill (pembongkaran dan pengurugan) lahan pembibitan tanaman obat herba
        b. Teknik pembuatan petakan dan bedengan
        c. Teknik pembuatan saluran air
        d. Teknik pengamanan pembibitan tanaman obat herba
 4.     Penilaian terhadap sikap yang meliputi :
        a. Kinerja penyiapan petak dan bedengan pembibitan tanaman obat herba
        b. Faktor-faktor kinerja operasional pembuatan petak dan bedengan
        c. Kemampuan adaptasi terhadap hubungan sosial di lokasi pembibitan
        d. Kemampuan mencari solusi atas gangguan fungsi petak dan bedengan yang mungkin timbul
 5.     Aspek kritis yang sangat berpengaruh atas tercapainya kompetensi:
        a. Sumberdaya manusia pemilik kompetensi penyiapan petak dan bedengan pembibitan tanaman
           obat herba
        b. Struktur dan jenis tanah di lokasi pembibitan
        c. Sumber air terhambat secara total
 6.     Penilaian dilakukan oleh assesor berjumlah ganjil
 7.     Kualifikasi penilai/penguji :
        a. Paham standar kompetensi yang akan dinilai
        b. Latar belakang sesuai dengan bidang yang dinilai/menggunakan pedoman
        c. Paham prosedur penilaian
        d. Mampu membuat perencanaan penilaian
        e. Mampu melakukan penilaian sesuai prosedur
 8.     Tempat penilaian
        Penilaian dilakukan di tempat yang menyelenggarakan penyiapan petak dan bedengan untuk
        pembibitan tanaman obat herba




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim               III–Herba - 10
dan Tanaman Obat - Obatan
 9.      Materi yang dinilai
         a. Prosedur penyiapan, pembuatan, penggunaan serta pemeliharaan petak dan bedengan untuk
            pembibitan tanaman obat herba yang dimuat dalam RKS (rencana kerja dan syarat-syarat)
         b. Faktor-faktor kinerja penyiapan, pembuatan, penggunaan serta pemeliharaan petak dan
            bedengan untuk pembibitan tanaman obat herba
         c. Rencana dan realisasi penggunaan alat, bahan dan tenaga kerja
         d. Standar ukuran, waktu tempuh/hari kerja yang digunakan
         e. Rencana dan realisasi hasil kegiatan penyiapan, pembuatan, penggunaan serta pemeliharaan
            petak dan bedengan untuk pembibitan tanaman obat herba
         f.   Strategi penyelesaian masalah yang timbul selama kegiatan penyiapan petak dan bedengan
              untuk pembibitan tanaman obat herba

Kompetensi Kunci

Kompeten-      Mengumpulkan,    Mengkomu-       Merencana-    Bekerjasa-     Mengguna-     Memecah-       Mengguna-
si kunci       menganalisis     nikasikan ide   kan dan       ma dengan      kan ide dan   kan            kan tekno-
               dan mengorgani   dan informasi   mengorga-     orang lain     teknik        persoalan/     logi
               sasikan                          nisasikan     dan            matematika    masalah
               informasi                        kegiatan      kelompok
Level
                     1                1              2              2             1             1               1
kerja

Kompetensi Kunci :

1.      Mengumpulkan, mencatat, menganalisis dan mengorganisasikan informasi : mengakses dan merekam
        dari satu sumber yang diperlukan untuk menyiapkan petak dan bedengan untuk pembibitan tanaman
        obat herba
2.      Mengkomunikasikan ide dan informasi : sederhana dan pengaturan yang telah familier, dengan teman
        sekerja, dengan pelaksana/mandor, dan dengan pengawas kegiatan.
3.      Merencanakan dan mengorganisasi kegiatan : dengan panduan, untuk diri sendiri dan perintah tugas
        dari pelaksana/mandor dan pengawas
4.      Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok : membantu merumuskan tujuan, dengan sesama
        pekerja dan pelaksana lapangan
5.      Menggunakan ide dan teknik matematika : sederhana dan telah ditetapkan, yang berkaitan kebenaran
        ukuran yang disajikan dalam gambar
6.      Memecahkan persoalan/masalah : rutin dan dibawah pengawasan, untuk masalah yang telah ada dan
        yang mungkin timbul
7.      Menggunakan teknologi : yang berulang pada tingkat dasar, menyiapkan petak dan bedengan untuk
        pembibitan tanaman obat herba




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                     III–Herba - 11
dan Tanaman Obat - Obatan
 Kode Unit                                 TAN.KO 02.050.01

 Judul Unit                                Menyiapkan Media Tanam Pembibitan Tanaman Obat di
                                           Polybag
 Deskripsi Unit                            Kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap
                                           yang diperlukan untuk menyiapkan media tanam dalam budidaya
                                           tanaman obat herba
 Elemen Kompetensi                         Kriteria Unjuk Kerja

 01.     Menentukan komposisi media        1.1.    Pengetahuan tentang jenis dan bahan media, serta
         tanam                                     komposisi campuran dan sifat-sifatnya dikuasai dengan
                                                   benar
                                           1.2.    Persediaan bahan dan kelengkapan alat diperiksa secara
                                                   teliti
                                           1.3.    Komposisi media yang sesuai untuk jenis tanaman tertentu
                                                   dan ketersediaan sumberdaya (bahan media) diidentifikasi
                                                   dengan jelas
                                           1.4.    Deskripsi komposisi media yang ditetapkan dicatat dan
                                                   dilaporkan ke bagian pengadaan bahan
 02.     Menyiapkan komponen media         2.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat dan
         tanam                                     bahan untuk pengadaan media tanam dikuasai dengan
                                                   benar sesuai dengan standar baku budidaya tanaman obat
                                           2.2.    Kesiapan dan kelengkapan alat dan bahan diperiksa
                                                   secara teliti
                                           2.3.    Deskripsi komponen media tanam yang ditetapkan dicatat
                                                   dan dilaporkan ke bagian pengadaan bahan
 03.     Membuat campuran media            3.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat dan
         tanam                                     bahan untuk pencampuran media tanam dikuasai dengan
                                                   benar sesuai dengan standar baku budidaya tanaman obat
                                                   herba
                                           3.2.    Kesiapan dan kelengkapan alat dan bahan diperiksa
                                                   secara teliti
                                           3.3.    Hasil pencampuran media sesuai dengan komposisi media
                                                   yang telah ditetapkan berdasarkan pedoman penyiapan
                                                   media tanam
                                           3.4.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja
                                                   dilaksanakan sesuai prosedur yang ditetapkan
 04.     Menempatkan media tanam           4.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat dan
         pada wadah penanaman                      bahan untuk pemasukan media tanam ke dalam wadah
                                                   dikuasai dengan benar sesuai dengan pedoman baku
                                                   budidaya tanaman obat
                                           4.2.    Kesiapan dan kelengkapan alat dan bahan diperiksa
                                                   secara teliti
                                           4.3.    Media tanam dimasukkan ke dalam wadah sesuai dengan
                                                   volume wadah dan kebutuhan media tanaman yang akan
                                                   dibudidayakan
                                           4.4.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja
                                                   dilaksanakan sesuai prosedur yang ditetapkan
 05.     Menuntaskan kegiatan              5.1.    Kondisi akhir media untuk penanaman bibit tanaman obat
         penyiapan media tanam                     herba diperoleh sesuai dengan standar baku budidaya
                                                   tanaman obat (jumlah dan kondisi sesuai dengan
                                                   kebutuhan)
                                           5.2.    Prosedur perawatan alat penyeleksian bibit tanaman obat
                                                   herba dikuasai dengan benar sesuai pedoman
                                           5.3.    Alat penyiapan lahan tanaman obat herba dirawat,
                                                   diperiksa kelengkapan dan kondisinya serta siap untuk
                                                   digunakan kembali
                                           5.4.    Kegiatan penyiapan media tanam untuk budidaya tanaman
                                                   obat yang telah dilakukan terdokumentasi dengan baik,
                                                   benar dan tepat waktu

Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                III–Herba - 12
dan Tanaman Obat - Obatan
 Batasan Variabel :
 Dalam permasalahan kompetensi ini harus didukung dengan terpenuhinya persyaratan sebagai berikut:
 1.    Undang-Undang no 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman.
 2.      Tersedia pedoman penyiapan dan pencampuran media tanam dalam budidaya tanaman obat herba
         yang mengacu pada pedoman baku GAP yang berlaku (misalnya: GAP 2003)
 3.      Alat dan bahan tersedia secara lengkap
 4.      Sumber air telah tersedia
 Panduan Penilaian :
 Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:
 1.    Kompetensi harus diujikan secara langsung kepada peserta uji di lahan penanaman maupun
       tempat lain dengan asumsi sesuai kondisi yang sebenarnya
 2.      Penilaian terhadap pengetahuan yang meliputi:
         a. Pengetahuan mengenai dasar-dasar ilmu tanah
         b. Pengetahuan mengenai hama dan penyakit yang terbawa oleh media
         c. Pengetahuan mengenai media tanam meliputi: jenis bahan, ukuran dan kualitas
 3.      Penilaian terhadap keterampilan yang meliputi: penggunaan alat manual maupun mekanik
 4.      Penilaian terhadap sikap yang meliputi:
         a. Kinerja persiapan media tanam
         b. Faktor-faktor kinerja unit persiapan media tanam
         c. Analisis kinerja persiapan media tanam
         d. Penggunaan standar mutu media tanam
         e. Kedisiplinan dan mengikuti tata tertib dan aturan kerja yang berlaku
 5.      Aspek kritis yang sangat berpengaruh atas tercapainya kompetensi: setelah penyiapan media,
         media dapat digunakan untuk penanaman, tidak menyebabkan kematian dan tidak membawa OPT

Kompetensi Kunci

Kompeten-     Mengumpulkan,     Mengkomu-       Merencana-    Bekerjasa-     Mengguna-     Memecah-      Mengguna-
si kunci      menganalisis      nikasikan ide   kan dan       ma dengan      kan ide dan   kan           kan tekno-
              dan mengorgani    dan informasi   mengorga-     orang lain     teknik        persoalan/    logi
              sasikan                           nisasikan     dan            matematika    masalah
              informasi                         kegiatan      kelompok
Level
kerja                2                1              2              1             1             1               1


Kompetensi Kunci:
1.      Mengumpulkan, menganalisis, dan mengorganisasikan informasi : mengakses, mengevaluasi, dan
        mengorganisasikan dari berbagai sumber
2.      Mengkomunikasikan ide dan informasi : mengakses, mengevaluasi, dan mengorganisasikan dari
        berbagai sumber
3.      Merencanakan dan mengorganisasikan kegiatan : inisiasi mandiri dan mengevaluasi kegiatan yang
        kompleks
4.      Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok : berkolaborasi dalam aktivitas yang kompleks
5.      Menggunakan ide serta teknik matematika : berkolaborasi dalam tugas yang kompleks
6.      Memecahkan persoalan/masalah : problem yang kompleks dengan menggunakan pendekatan yang
        sistemik serta mampu menjelaskan prosesnya
7.      Menggunakan teknologi : merancang, menggabungkan atau memodifikasi upaya pengembangan
        produksi




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                     III–Herba - 13
dan Tanaman Obat - Obatan
 Kode Unit                               TAN.KO 02.051.01

 Judul Unit                              Menyiapkan Benih Tanaman Obat Herba

 Deskripsi Unit                          Kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap
                                         yang diperlukan untuk pembibitan tanaman obat herba
 Elemen Kompetensi                       Kriteria Unjuk Kerja

 01.     Melakukan pemilihan benih       1.1.   Benih yang digunakan harus jelas asal usulnya, sehat, dan
                                                tidak tercampur dengan varietas yang lain
                                         1.2.   Pemilihan benih harus dilakukan sejak pertanaman masih di
                                                lapangan
                                         1.3.   Biji terbaik adalah biji yang diproduksi pada saat panen raya
                                                atau pada tegakan yang berbunga lebat, dan sedikit serangan
                                                hamanya
                                         1.4.   Kesiapan dan kelengkapan alat dan bahan diperiksa secara
                                                teliti
 02.     Melakukan pemeriksaan           2.1.   Tanaman yang terserang penyakit dijauhkan dari areal
         benih                                  pertanaman
                                         2.2.   Benih yang terinfeksi hama dan penyakit dibuang
                                         2.3.   Benih jenis lain yang tidak sesuai dibuang
                                         2.4.   Kesiapan dan kelengkapan alat, bahan dan benih diperiksa
                                                secara teliti
 03.     Menyemai benih                  3.1.   Biji yang diperoleh langsung dari alam perlu dilakukan
                                                perlakuan-perlakuan khusus agar biji tersebut dapat tumbuh
                                                dengan baik saat disemai
                                         3.2.   Biji direndam terlebih dahulu selama 24 jam dan kemudian
                                                dikeringkan sebelum disemai
                                         3.3.   Bibit disemai di bak persemaian sampai berkecambah
                                         3.4.   Tempat penyemaian harus cukup naungannya (sambiloto,
                                                kemuning, jati belanda)
                                         3.5.   Kesiapan dan kelengkapan alat dan bahan diperiksa secara
                                                teliti
 04.     Menyeleksi bibit hasil          4.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
         persemaian                             bahan untuk penyeleksian benih hasil persemaian dikuasai
                                                sesuai dengan pedoman baku budidaya tanaman obat herba
                                         4.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                                teliti
                                         4.3.   Bibit hasil perbanyakan dengan benih diseleksi secara teliti
                                                dan dipisahkan dari yang mati
                                         4.4.   Hasil seleksi berupa bibit yang sehat dan tidak cacat
                                         4.5.   Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan ketepatan
                                                kerja diformulasikan dan dikalkulasikan dengan tepat dan
                                                benar
                                         4.6.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur
 05.     Memindahkan bibit hasil         5.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
         persemaian ke dalam                    bahan untuk pemindahan bibit hasil persemaian kedalam
         pot/pembibitan                         pembibitan/pot dikuasai sesuai dengan pedoman baku
                                                budidaya tanaman obat herba
                                         5.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                                teliti
                                         5.3.   Pot yang berisi media telah tersedia dan memenuhi syarat
                                                baku yang mengacu pada pedoman baku budidaya tanaman
                                                obat heba
                                         5.4.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur



Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                III–Herba - 14
dan Tanaman Obat - Obatan
 Batasan Variabel :
 Dalam melaksanakan kompetensi ini harus didukung dengan terpenuhinya persyaratan sebagai berikut :
 1.    Undang-Undang No 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman
 2.      Unit ini berlaku untuk proses menumbuhkan akar dari biji berbagai jenis tanaman obat herba
 3.      Area atau media untuk perbanyakan secara generatif disediakan secara khusus berupa persemaian
         biji
 4.      Bangunan atau konstruksi untuk persemaian disediakan secara khusus
 5.      Tersedia buku pedoman baku budidaya tanaman obat herba yang mengacu pada pedoman baku
         GAP yang berlaku (misalnya GAP WHO 2003)
 6.      Alat dan bahan untuk perbanyakan secara generatif tersedia dengan lengkap
 7.      Sumber air telah tersedia sesuai kebutuhan
 Panduan Penilaian :
 Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:
 1.    Kompetensi harus dipahami berdasarkan standar yang berlaku secara nasional
 2.    Unit kompetensi dapat diujikan secara langsung kepada peserta uji di lokasi pembibitan
 3.    Penilaian terhadap pengetahuan yang meliputi:
       a. Bentuk dan ukuran serta kualitas biji tanaman obat herba yang bermutu tinggi
       b. Besarnya daya kecambah biji tanaman obat herba yang dikelola
         c. Jumlah kadar air biji tanaman obat herba yang dikelola
         d. Lamanya masa dormansi biji tanaman obat herba yang dikelola
         e. Kepekaan biji tanaman obat herba yang dikelola terhadap serangan hama dan penyakit di
            persemaian
         f. Kondisi tanah dan iklim pada lokasi pembibitan
         g. Kondisi curah hujan dan hari hujan lingkungan lokasi pembibitan
         h. Antisipasi penanggulangan gangguan hama dan penyakit
 4.      Penilaian terhadap keterampilan yang meliputi:
         a. Teknik pengenalan mutu biji yang bermutu tinggi
         b. Teknik sortasi benih dan seleksi bibit yang pertumbuhannya baik
         c. Teknik menyemai biji tanaman obat herba yang lain yang dikelola
         d. Teknik pemindahan bibit
         e. Teknik pengendalian gangguan hama penyakit
 5.      Penilaian terhadap sikap yang meliputi :
         a. Kinerja sortasi biji, memecahkan masa dormansi, menyemai biji, sortasi bibit, dan pemindahan
            bibit ke dalam pembibitan/pot
         b. Faktor-faktor kinerja perbanyakan bibit secara generatif
         d. Kemampuan mencari solusi atas gangguan perbanyakan bibit secara generatif yang mungkin
            timbul
 6.      Aspek kritis yang sangat berpengaruh atas tercapainya kompetensi:
         a. Sumberdaya manusia pemilik kompetensi perbanyakan bibit secara generatif
         b. Kuantitas/volume dan kualitas sumber air
         c. Kualitas sanitasi lingkungan tempat perbanyakan bibit secara generatif
 7.      Penilaian dilakukan oleh assesor
 8.      Kualifikasi penilai/penguji :
         a. Paham standar kompetensi yang akan dinilai
         b. Latar belakang sesuai dengan bidang yang dinilai/menggunakan pedoman
         c. Paham prosedur penilaian
         d. Mampu membuat perencanaan penilaian
         e. Mampu melakukan penilaian sesuai prosedur
 9.      Tempat penilaian
         Penilaian dilakukan di tempat yang menyelenggarakan perbanyakan bibit secara generatif untuk
         pembibitan tanaman obat herba



Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim             III–Herba - 15
dan Tanaman Obat - Obatan
 10.     Materi yang dinilai
         a. Prosedur dan cara sortasi biji untuk pembibitan tanaman obat herba secara generatif
         b. Prosedur dan cara memecahkan masa dormansi biji tanaman obat herba
         c.   Prosedur dan cara menyemai biji tanaman obat herba
         d.   Prosedur dan cara seleksi bibit tanaman obat herba hasil persemaian
         e.   Prosedur dan cara memindahkan bibit hasil persemaian ke dalam pembibitan/pot
         f.   Rencana dan realisasi penggunaan alat, bahan dan tenaga kerja
         g.   Standar ukuran, waktu tempuh/hari kerja yang digunakan
         h.   Strategi penyelesaian masalah yang timbul selama kegiatan perbanyakan bibit secara generatif
              untuk pembibitan tanaman obat herba

Kompetensi Kunci

Kompeten-      Mengumpulkan,    Mengkomu-       Merencana-    Bekerjasa-     Mengguna-     Memecah-      Mengguna-
si kunci       menganalisis     nikasikan ide   kan dan       ma dengan      kan ide dan   kan           kan tekno-
               dan mengorgani   dan informasi   mengorga-     orang lain     teknik        persoalan/    logi
               sasikan                          nisasikan     dan            matematika    masalah
               informasi                        kegiatan      kelompok
Level
                     1                2              2              2             2             3               3
kerja

Kompetensi Kunci :
1.      Mengumpulkan, mencatat, menganalisis dan mengorganisasikan informasi : mengakses dan merekam
        dari satu sumber yang diperlukan untuk melakukan perbanyakan bibit tanaman obat herba
2.      Mengkomunikasikan ide dan informasi : berisi hal yang kompleks, dengan teman sekerja, dengan
        pengambil keputusan, dengan pelaksana dan pekerja lapangan
3.      Merencanakan dan mengorganisasi kegiatan : dengan panduan, untuk diri sendiri dan untuk orang lain
        yang terlibat
4.      Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok : membantu merumuskan tujuan, dengan pelaksana
        dan pekerja lapangan
5.      Menggunakan ide dan teknik matematika : memilih ide dan teknik yang tepat untuk tugas kompeks
        yang berkaitan dengan sortasi biji dan seleksi bibit hasil persemaian
6.      Memecahkan persoalan/masalah : problem yang kompleks dengan menggunakan pendekatan
        sistemik, yang telah ada dan yang mungkin timbul sepanjang melakukan perbanyakan bibit tanaman
        obat herba
7.      Menggunakan teknologi : merancang, menggabungkan atau memodifikasi produk atau jasa sortasi biji,
        memecah masa dormansi, menyemai biji, menyeleksi bibit hasil persemaian, dan memindahkan bibit
        hasil persemaian




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                     III–Herba - 16
dan Tanaman Obat - Obatan
 Kode Unit                               TAN.KO 02.052.01

 Judul Unit                              Menyiapkan Bahan Perbanyakan Vegetatif Tanaman Obat Herba

 Deskripsi Unit                          Kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap
                                         yang diperlukan untuk perbanyakan bahan tanaman obat herba
                                         dengan cara vegetatif
 Elemen Kompetensi                       Kriteria Unjuk Kerja

 01.     Menyortir bahan tanaman         1.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
         untuk perbanyakan                       bahan untuk penyortiran bahan tanaman dikuasai sesuai
                                                 dengan pedoman baku budidaya tanaman obat
                                         1.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                                 teliti
                                         1.3.    Bahan tanaman berasal bukan dari biji diperoleh dari proses
                                                 yang benar, teliti, tidak cacat/sehat
                                         1.4.    Bahan tanaman yang cacat, membawa hama dan penyakit
                                                 dipisah serta tidak digunakan
                                         1.5.    Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan
                                                 ketepatan kerja diformulasikan dan dikalkulasikan dengan
                                                 tepat dan benar
 02.     Membuat bahan                   2.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
         perbanyakan tanaman                     bahan untuk penyortiran bibit dikuasai sesuai dengan
                                                 pedoman baku budidaya tanaman obat herba
                                         2.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                                 teliti
                                         2.3.    Bahan tanaman berasal bukan dari biji (misal, memisahkan
                                                 dari anakan) diperbanyak dengan cara dan proses yang
                                                 benar dan teliti
                                         2.4.    Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan
                                                 ketepatan kerja diformulasikan dan dikalkulasikan dengan
                                                 tepat dan benar
                                         2.5.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                 sesuai prosedur
 03.     Memberi hormon (ZPT)            3.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
         pada bahan perbanyakan                  bahan untuk pemberian hormon dikuasai sesuai dengan
         tanaman                                 pedoman baku budidaya tanaman obat
                                         3.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                                 teliti
                                         3.3.    Pemberian hormon bahan tanaman bukan dari biji (misal
                                                 anakan, kultur jaringan) dilakukan sesuai teknik yang
                                                 dibutuhkan
                                         3.4.    Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan
                                                 ketepatan kerja diformulasikan dan dikalkulasikan dengan
                                                 tepat dan benar
 04.     Menumbuhkan akar bahan          4.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
         perbanyakan tanaman                     bahan untuk penumbuhan akar/penyemaian bahan tanaman
                                                 bukan dari biji dikuasai sesuai dengan pedoman baku
                                                 budidaya tanaman obat
                                         4.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                                 teliti
                                         4.3.    Bahan tanaman bukan dari biji (misal anakan dan kultur
                                                 jaringan ) disemai pada area atau tempat atau wadah khusus
                                                 yang telah disiapkan sebelumnya
                                         4.4.    Bahan tanaman bukan dari biji pada persemaian dipelihara
                                                 sampai tumbuh akarnya sesuai prosedur budidaya tanaman
                                                 obat
                                         4.5.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                 sesuai prosedur


Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                 III–Herba - 17
dan Tanaman Obat - Obatan
 05.     Menyeleksi bibit untuk          5.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
         penanaman di persemaian                 bahan untuk penyeleksian bibit hasil perbanyakan di
                                                 persemaian dikuasai sesuai dengan pedoman baku budidaya
                                                 tanaman obat herba
                                         5.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                                 teliti
                                         5.3.    Bahan tanaman bukan dari biji yang telah tumbuh akarnya di
                                                 persemaian, diseleksi secara teliti dan yang mati dibuang
                                                 dengan cermat dan tertib
                                         5.4.    Bibit yang subur dan sehat/tidak cacat oleh hama penyakit,
                                                 dipindah ke dalam pembibitan/pot
                                         5.5.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                 sesuai prosedur
 06.     Memindahkan bibit hasil         6.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
         perbanyakan vegetatif ke                bahan untuk pemindahan bibit hasil perbanyakan vegetatif ke
         dalam pembibitan/pot                    pembibitan/pot dikuasai sesuai dengan pedoman baku
                                                 budidaya tanaman obat
                                         6.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                                 teliti
                                         6.3.    Pot yang berisi media telah tersedia dan memenuhi syarat
                                         6.4.    Proses pemindahan bibit dilakukan secara hati-hati dan teliti
                                                 menggunakan alat yang sesuai
                                         6.5.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                 sesuai prosedur
 07.     Memelihara bibit pada           7.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
         pembibitan/ pot                         bahan untuk pemeliharaan bibit pada pembibitan/pot dikuasai
                                                 sesuai dengan pedoman baku budidaya tanaman obat herba
                                         7.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                                 teliti
                                         7.3.    Tanaman dipelihara secara rutin setiap saat secara teratur
                                                 dan tertib sesuai dengan keadaan tanaman
                                         7.4.    Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan
                                                 ketepatan kerja diformulasikan dan dikalkulasikan dengan
                                                 tepat dan benar
                                         7.5.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                 sesuai prosedur
 Batasan Variabel :
 Dalam melaksanakan kompetensi ini harus didukung dengan terpenuhinya persyaratan sebagai berikut :
 1.      Unit ini berlaku untuk proses menumbuhkan akar bahan berbagai jenis tanaman obat herba bukan
         berasal dari biji
 2.      Area atau media untuk perbanyakan secara vegetatif disediakan secara khusus berupa persemaian
 3.      Bangunan atau konstruksi untuk persemaian atau penempatan wadah persemaian disediakan
         secara khusus
 4.      Tersedia buku pedoman baku budidaya tanaman obat herba yang mengacu pada pedoman baku
         GAP yang berlaku (misalnya: GAP WHO 2003)
 5.   Alat dan bahan untuk perbanyakan tanaman secara vegetatif tersedia dengan lengkap
 7.   Sumber air telah tersedia sesuai kebutuhan
 Panduan Penilaian :
 Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:
 1.      Kompetensi harus dipahami berdasarkan standar yang berlaku secara nasional
 2.      Unit kompetensi ini dapat diujikan secara langsung kepada peserta uji di lokasi perbanyakan bibit
         secara vegetatif
 3.      Penilaian terhadap pengetahuan yang meliputi:
         a. Bentuk dan kualitas bahan tanaman obat herba (anakan, kultur jaringan) yang bermutu tinggi
         b. Jenis dan kualitas hormon serta ZPT (zat perangsang tumbuh) untuk mempercepat
            pertumbuhan akar tanaman obat herba yang dikelola
         c. Ketepatan umur herba induk tanaman obat herba yang dikelola

Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                 III–Herba - 18
dan Tanaman Obat - Obatan
         d. .Jenis dan gejala serangan hama dan penyakit di persemaian
         e. Kondisi tanah dan iklim pada lokasi pembibitan
         f. Kondisi curah hujan dan hari hujan lingkungan lokasi pembibitan
         g. Antisipasi penanggulangan gangguan hama dan penyakit
 4.      Penilaian terhadap keterampilan yang meliputi:
         a. Teknik sortasi bahan tanaman
         b. Teknik pembuatan/perbanyakan bahan tanaman secara vegetatif
         c. Teknik pembuatan formula ZPT dan cara aplikasinya
         d. Teknik menumbuhkan akar/penyemaian bahan perbanyakan
         e. Teknik seleksi bibit yang memenuhi syarat di persemaian
         f. Teknik pengendalian gangguan hama penyakit di persemaian
         g. Teknik pemindahan bibit
 5.      Penilaian terhadap sikap yang meliputi :
         a. Kinerja sortasi bahan tanaman, membuat bahan perbanyakan, penggunaan ZPT, seleksi bibit di
            persemaian, dan pemindahan bibit ke pembibitan/pot
         b. Faktor-faktor kinerja perbanyakan bibit secara vegetatif
         c. Kemampuan mencari solusi atas gangguan perbanyakan bibit secara vegetatif yang mungkin
            timbul
 6.      Aspek kritis yang sangat berpengaruh atas tercapainya kompetensi :
         a. Sumberdaya manusia pemilik kompetensi perbanyakan bibit tanaman obat herba secara
            vegetatif
         b. Kuantitas/volume dan kualitas sumber air
         c. Kualitas sanitasi lingkungan tempat perbanyakan bibit tanaman obat herba secara vegetatif
 7.      Penilaian dilakukan oleh assesor
 8.      Kualifikasi penilai/penguji :
         a. Paham standar kompetensi yang akan dinilai
         b. Latar belakang sesuai dengan bidang yang dinilai/menggunakan pedoman
         c. Paham prosedur penilaian
         d. Mampu membuat perencanaan penilaian
         e. Mampu melakukan penilaian sesuai prosedur
 9.      Tempat penilaian
         Penilaian dilakukan di tempat yang menyelenggarakan perbanyakan bibit tanaman obat herba
         secara vegetatif
 10.     Materi yang dinilai
         a. Prosedur dan cara sortasi bahan tanaman untuk perbanyakan bibit tanaman obat herba secara
            vegetatif
         b.   Prosedur dan cara membuat bahan perbanyakan tanaman secara vegetatif
         c.   Prosedur dan cara membuat formula ZPT serta aplikasinya
         d.   Prosedur dan cara menyemai/menumbuhkan akar bahan tanaman secara vegetatif
         e.   Prosedur dan cara seleksi bibit vegetatif untuk penanaman
         f.   Prosedur dan cara memindahkan bibit hasil persemaian
         g.   Rencana dan realisasi penggunaan alat, bahan dan tenaga kerja
         h.   Standar ukuran, waktu tempuh/hari kerja yang digunakan
         i.   Strategi penyelesaian masalah yang timbul selama kegiatan perbanyakan bibit secara vegetatif
              untuk pembibitan tanaman obat herba

Kompetensi Kunci
Kompeten-     Mengumpulkan,     Mengkomu-       Merencana-    Bekerjasa-     Mengguna-     Memecah-      Mengguna-
si kunci      menganalisis      nikasikan ide   kan dan       ma dengan      kan ide dan   kan           kan tekno-
              dan mengorgani    dan informasi   mengorga-     orang lain     teknik        persoalan/    logi
              sasikan                           nisasikan     dan            matematika    masalah
              informasi                         kegiatan      kelompok
Level
                     1                2              2              2             2             3               3
kerja

Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                     III–Herba - 19
dan Tanaman Obat - Obatan
Kompetensi Kunci :
1.     Mengumpulkan, mencatat, menganalisis dan mengorganisasikan informasi : mengakses, memilih dan
       merekan lebih dari satu sumber yang diperlukan untuk melakukan perbanyakan bibit tanaman obat
       herba dengan cara vegetatif
2.     Mengkomunikasikan ide dan informasi : berisi hal yang kompleks, dengan teman sekerja, dengan
       pengambil keputusan, dengan pelaksana dan pekerja lapangan
3.     Merencanakan dan mengorganisasi kegiatan : dengan panduan, untuk diri sendiri dan untuk orang lain
       yang terlibat
4.     Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok : membantu merumuskan tujuan, dengan pelaksana
       dan pekerja lapangan, dengan praktisi perbanyakan tanaman obat herba, dengan agronom.
5.     Menggunakan ide dan teknik matematika : memilih ide dan teknik yang tepat untuk tugas kompeks
       yang berkaitan dengan perbanyakan bibit tanaman obat herba secara vegetatif
6.     Memecahkan persoalan/masalah : problem yang kompleks dengan menggunakan pendekatan
       sistemik serta mampu menjelaskan prosesnya, yang telah ada dan yang mungkin timbul sepanjang
       melakukan perbanyakan bibit tanaman obat herba secara vegetatif
7.     Menggunakan teknologi : merancang, menggabungkan atau memodifikasi produk atau jasa
       perbanyakan bibit tanaman obat herba secara vegetatif




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim           III–Herba - 20
dan Tanaman Obat - Obatan
 Kode Unit                             TAN.KO 02.053.01

 Judul Unit                            Melakukan Perbanyakan Tanaman Obat Secara Invitro

 Deskripsi Unit                        Kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap yang
                                       diperlukan untuk melakukan perbanyakan tanaman secara invitro yang
                                       berhubungan dengan kegiatan pengelolaan unit usaha/industri
                                       tanaman obat herba
 Elemen Kompetensi                     Kriteria Unjuk Kerja

 01.    Mengidentifikasi dan           1.1.   Prosedur kegiatan identifikasi dan memilih jenis benih/bibit
        memilih jenis benih/bibit             dapat dicatat, dibedakan, dikategorikan dan diterjemahkan
                                              dengan baik dan benar sesuai dengan pedoman baku
                                              perbanyakan tanaman secara invitro
                                       1.2.   Kesiapan alat dan bahan diperiksa dan diorganisasikan secara
                                              teliti
                                       1.3.   Alat dan tangan laboran disterilisasi di ruang steril
                                       1.4.   Jenis benih/bibit teridentifikasi dan terpilih secara tepat, akurat,
                                              dan tercatat serta dapat dikategorikan
                                       1.5.   Hasil identifikasi dan pemilihan benih/bibit dapat diperlihatkan
                                              dengan baik dan dapat diukur keberhasilan tumbuhnya melalui
                                              bentuk, ukuran, dan kualitas, serta daya tahan terhadap stress.
                                       1.6.   Hasil identifikasi dan pemilihan dapat memberikan gambaran
                                              mengenai kualitas serta pertumbuhan tanaman yang akan
                                              ditanam dan yang akan dihasilkan, lama hidup, dan daya
                                              tahannya
                                       1.7.   Faktor-faktor yang mempengaruhi ketepatan, kecepatan,
                                              keselamatan, dan kesehatan kerja dilaksanakan sesuai
                                              prosedur baku yang telah ditetapkan
 02.    Menyiapkan bahan-bahan         2.1.   Prosedur kegiatan penyiapan bahan dan alat diterjemahkan
        dan membuat media                     dengan baik dan benar sesuai dengan pedoman baku
                                              perbanyakan tanaman secara invitro
                                       2.2.   Semua media dan bahan disterilisasi dengan menggunakan
                                              autoclave
                                       2.3.   Komponen media adalah hara anorganik (berupa hara makro
                                              dan mikro), hara organik, zat pengatur tumbuh, agar atau gelrite
                                              sebagai pemadat (pada media padat), dan air destilata, sebagai
                                              pelarut
                                       2.4.   Pembuatan larutan stok untuk mempermudah pembuatan media
 03.    Melakukan penanaman            3.1.   Prosedur kegiatan penanaman jenis benih/bibit ke dalam media
        ke media secara invitro               dapat dicatat, dibedakan, dikategorikan dan diterjemahkan
                                              dengan baik dan benar sesuai dengan pedoman baku
                                              perbanyakan tanaman secara invitro
                                       3.2.   Kesiapan alat dan bahan diperiksa dan diorganisasikan secara
                                              teliti
                                       3.3.   Bahan media tumbuh tanaman ditakar dan diukur dengan tepat
                                       3.4.   Bahan media tumbuh dimasukkan ke dalam oven untuk
                                              dilakukan sterilisasi
                                       3.5.   Jenis benih/bibit tertanam secara tepat, akurat, dan tercatat
                                              serta dapat dikategorikan
                                       3.6.   Bakal perakaran tanaman dari jenis benih/bibit yang ditanam
                                              terletak pada posisi yang benar serta diperlihatkan dengan baik
                                              dan benar
                                       3.7.   Hasil penanaman benih/bibit tanaman dapat memberikan
                                              gambaran mengenai kualitas serta pertumbuhan tanaman yang
                                              ditanam dan yang akan dihasilkan, panjang waktu hidup, dan
                                              daya tahannya
                                       3.8.   Faktor-faktor yang mempengaruhi ketepatan, kecepatan,
                                              keselamatan, dan kesehatan kerja dilaksanakan sesuai
                                              prosedur baku yang telah ditetapkan

Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                     III–Herba - 21
dan Tanaman Obat - Obatan
 04.    Memasukkan bakal               4.1.   Prosedur kegiatan memasukkan bakal tanaman ke dalam ruang
        tanaman ke dalam ruang                pencahayaan dalam ruang pendingin dapat dicatat, dibedakan,
        pencahayaan di dalam                  dikategorikan dan diterjemahkan dengan baik dan benar sesuai
        ruang pendingin                       dengan pedoman baku perbanyakan tanaman secara invitro
                                       4.2.   Kesiapan alat dan bahan diperiksa dan diorganisasikan secara
                                              teliti
                                       4.3.   Ruang pencahayaan disterilisasi
                                       4.4.   Hasil penanaman dalam media tanam dimasukkan ke dalam
                                              ruang pencahayaan dengan meletakkan gelas media berjajar
                                              sesuai dengan jenis tanaman dan ukuran tempatnya
                                       4.5.   Hasil peletakkan tanaman dapat diperlihatkan dengan baik, rapi
                                              dan benar
                                       4.6.   Media bakal tanaman yang ditumbuhi jamur harus segera
                                              dikeluarkan dari ruang pendingin (perbanyakan tanaman secara
                                              invitro)
                                       4.7.   Faktor-faktor yang mempengaruhi ketepatan, kecepatan,
                                              keselamatan, dan kesehatan kerja dilaksanakan sesuai
                                              prosedur baku yang telah ditetapkan
 05.    Melakukan aklimatisasi         5.1.   Prosedur kegiatan melakukan aklimatisasi dicatat,
                                              direncanakan, dibedakan, dikategorikan, dikualifikasikan dan
                                              diaplikasikan dengan baik dan benar sesuai dengan pedoman
                                              baku aklimatisasi tanaman
                                       5.2.   Kesiapan alat dan bahan diperiksa dan diorganisasikan secara
                                              teliti
                                       5.3.   Tanaman yang telah tumbuh dan berkembang dengan baik di
                                              dalam ruang perbanyakan secara invitro dikeluarkan menuju
                                              lokasi dengan lingkungan tumbuh yang mempunyai perbedaan
                                              tidak ekstrem
                                       5.4.   Tanaman dipindahkan secara bertahap pada lingkungan tumbuh
                                              yang berbeda hingga mencapai lingkungan tumbuh yang
                                              sebenarnya
                                       5.5.   Data hasil aklimatisasi dianalisis berdasarkan tingkat
                                              pertumbuhan dan kualitas tanaman waktu sebelumnya
                                       5.6.   Tingkat aklimatisasi dievaluasi berdasarkan tingkat keberhasilan
                                              pada waktu aklimatisasi dilakukan
                                       5.7.   Hasil aklimatisasi digunakan untuk melakukan justifikasi,
                                              klasifikasi, penilaian ke arah pengembangan tanaman
                                       5.8.   Hasil aklimatisasi dikoordinasikan melalui beberapa kemampuan
                                              (kepakaran)
                                       5.9.   Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan melakukan
                                              aklimatisasi diorganisasikan, diformulasikan, dilakukan, dan
                                              diselesaikan dengan baik dan benar sesuai dengan prosedur
                                              baku yang ditetapkan
 Batasan Variabel :
 Dalam melaksanakan kompetensi ini harus didukung dengan terpenuhinya persyaratan sebagai berikut :
 1.    Tersedianya buku pedoman baku perbanyakan tanaman obat herba secara invitro yang mengacu
       pada pedoman baku GAP yang berlaku (misalnya: GAP WHO 2003)
 2.    Memiliki SDM untuk melakukan perbanyakan tanaman secara invitro dengan kualifikasi dan
       kapasitas yang baik
 3.    Kondisi sarana dan prasarana untuk kegiatan kultur jaringan harus sesuai dengan Standard
       Operation Procedure (SOP)
 4.     Alat dan bahan untuk melakukan kegiatan perbanyakan tanaman obat secara invitro harus tersedia
        dengan lengkap dan dapat digunakan dengan baik
 5.     Tersedianya alat dan bahan untuk mendokumentasikan hasil perbanyakan tanaman obat secara
        invitro
 6.     Standar pengerjaan (pembuatan media, penanaman bibit dalam media) harus sesuai dengan
        prosedur (SOP)
 7.     Hasil identifikasi didasarkan atas jenis benih/bibit tanaman obat yang mempunyai kualitas baik, tidak
        terkena serangan hama dan penyakit tanaman

Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                 III–Herba - 22
dan Tanaman Obat - Obatan
 8.      Hasil uji kualitas tanaman didasarkan atas standar bibit siap salur sesuai jenis tanamannya.
 9.      Keberhasilan perbanyakan tanaman obat secara invitro diperoleh berdasarkan formulasi komposisi
         fungsi input jenis tanaman, pola pertumbuhan tanaman, input penanganan, pola penanganan, input
         uji kelayakan, dan pola uji kelayakan serta tingkat keberhasilan pertumbuhan tanaman sehingga
         sistem perbanyakan tanaman secara invitro dapat efektif dan efisiensi
 Panduan Penilaian :
 1.      Unit kompetensi dapat diujikan secara langsung kepada peserta uji di kantor pengelola maupun di
         lahan industri/unit usaha sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.
 2.      Penguji harus beberapa orang assesor dalam jumlah ganjil yang telah memenuhi persyaratan :
         a. Paham standard kompetensi yang diujikan
         b. Latar belakang sesuai dengan bidang yang diuji/menggunakan mentor
         c. Paham prosedur pengujian
         d. Mampu membuat perencanaan pengujian
         e. Mampu melakukan pengujian sesuai prosedur
 3.      Tempat Pengujian : pengujian dilakukan di unit usaha/industri yang bersangkutan
 4.      Penilaian terhadap pengetahuan yang meliputi :
         a. Pengetahuan bidang pekerjaan yang dilakukan
         b. Pengetahuan tentang jenis kegiatan dalam perbanyakan tanaman obat secara invitro
         c. Pengetahuan tentang hormon pertumbuhan dan pengukuran tingkat pertumbuhan
         d. Pengetahuan tentang aklimatisasi
 5.      Penilaian terhadap keterampilan yang meliputi :
         a. Penggunaan alat dan bahan perencanaan, perancangan, pengelolaan, dan evaluasi kegiatan
            perbanyakan tanaman secara invitro di dalam laboratorium
         b. enggunaan alat dan bahan perencanaan, perancangan, pengelolaan, dan evaluasi kegiatan
            administrasi perbanyakan tanaman secara invitro di dalam laboratorium
 6.      Penilaian terhadap sikap kerja yang meliputi :
         a Kemampuan mengorganisasikan, memformulasikan, mengilustrasikan, mengapresiasikan,
              melakukan, dan menyelesaikan kegiatan perbanyakan tanaman secara invitro dengan baik,
              tepat, dan benar
         b. Kemampuan mengelola laboratorium dan melakukannya secara habitual
 7.      Aspek kritis yang sangat berpengaruh terhadap tercapainya kompetensi :
         Setelah kegiatan perbanyakan tanaman obat secara invitro di dalam laboratorium dilakukan dengan
         baik, tepat, dan benar, harus dapat dievaluasi kembali kekurangan dan keberhasilan pencapaian
         tingkat pertumbuhan tanaman dan keuntungan yang maksimal serta mampu memberikan alternatif
         pilihan perencanaan

Kompetensi Kunci
Kompeten-     Mengumpulkan,     Mengkomu-       Merencana-    Bekerjasa-     Mengguna-     Memecah-      Mengguna-
si kunci      menganalisis      nikasikan ide   kan dan       ma dengan      kan ide dan   kan           kan tekno-
              dan mengorgani    dan informasi   mengorga-     orang lain     teknik        persoalan/    logi
              sasikan                           nisasikan     dan            matematika    masalah
              informasi                         kegiatan      kelompok
Level
                     2                2              3              3             3             3              3
kerja

Kompetensi Kunci :
1.      Mengumpulkan, menganalisis, dan mengorganisasikan informasi : mengakses, memilih, dan merekam
        lebih dari satu sumber.
2.      Mengkomunikasikan ide dan informasi : berisi hal yang kompleks
3.      Merencanakan dan mengorganisasikan kegiatan : inisiasi mandiri dan mengevaluasi kegiatan yang
        kompleks
4.      Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok : berkolaborasi dalam aktivitas yang kompleks
5.      Menggunakan ide serta teknik matematika : berkolaborasi dalam tugas yang kompleks
6.      Memecahkan persoalan/masalah : problem yang kompleks dengan menggunakan pendekatan yang
        sistemik serta mampu menjelaskan prosesnya.
7.      Menggunakan teknologi : merancang, menggabungkan atau memodifikasi upaya pengembangan
        produksi

Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                     III–Herba - 23
dan Tanaman Obat - Obatan
 Kode Unit                               TAN.KO 02.054.01

 Judul Unit                              Memindahkan Bibit/Bahan Hasil Perbanyakan Vegetatif ke
                                         Pembibitan

 Deskripsi Unit                          Kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap
                                         yang diperlukan untuk memindahkan bibit tanaman obat herba
 Elemen Kompetensi                       Kriteria Unjuk Kerja

 01.    Menyiapkan bedengan              1.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        pembesaran bibit                         bahan untuk penyiapan bedengan dikuasai sesuai dengan
                                                 pedoman baku budidaya tanaman obat herba
                                         1.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi teliti
                                         1.3.    Bedengan dibersihkan dari segala kotoran dan benda-benda
                                                 pengganggu
                                         1.4.    Disediakan petak-petak yang diberi naungan untuk
                                                 menempatkan tanaman yang akan dipindahkan
                                         1.5.    Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan ketepatan
                                                 kerja diformulasikan dan dikalkulasikan dengan tepat dan
                                                 benar
 02.    Mengatur saluran air antar       2.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        bedengan                                 bahan untuk membuat saluran air dikuasai sesuai dengan
                                                 pedoman baku budidaya tanaman obat herba
                                         2.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi teliti
                                         2.3.    Kondisi saluran air yang dihasilkan sesuai dengan
                                                 peruntukkan budidaya tanaman obat herba
                                         2.4.    Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan ketepatan
                                                 kerja diformulasikan dan dikalkulasikan dengan tepat dan
                                                 benar
                                         2.5.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                 sesuai prosedur
 03.    Menyiapkan lingkungan            3.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        pindah tanam                             bahan untuk penyiapan lingkungan pemindahan tanaman
                                                 dikuasai sesuai dengan pedoman baku budidaya tanaman
                                                 obat herba
                                         3.2.    Kesiapan dan kelengkapan alat dan bahan diperiksa secara
                                                 teliti
                                         3.3.    Kondisi lingkungan harus disesuaikan dengan kebutuhan
                                                 pindah tanam
                                         3.4.    Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan ketepatan
                                                 kerja diformulasikan dan dikalkulasikan dengan tepat dan
                                                 benar
 04.    Memindahkan bibit dan            4.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        bahan hasil perbanyakan                  bahan untuk pemindahan bibit hasil perbanyakan dikuasai
        vegetatif                                sesuai dengan pedoman baku budidaya tanaman obat herba
                                         4.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi teliti
                                         4.3.    Proses pemindahan bibit dilakukan secara hati-hati dan teliti
                                                 menggunakan alat yang sesuai
                                         4.4.    Pot/tanaman disusun berdasarkan ukurannya dan jenis
                                         4.5.    Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan ketepatan
                                                 kerja diformulasikan dan dikalkulasikan dengan tepat dan
                                                 benar
 05.    Memelihara bibit pada masa       5.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        pindah tanam                             bahan untuk pemeliharaan bibit dikuasai sesuai dengan
                                                 pedoman baku budidaya tanaman obat herba
                                         5.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi dengan
                                                 teliti
                                         5.3.    Bibit dalam pembibitan/pot pada masa pembesaran dipelihara
                                                 sesuai prosedur pembibitan tanaman obat herba

Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                  III–Herba - 24
dan Tanaman Obat - Obatan
                                         5.4.    Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan ketepatan
                                                 kerja diformulasikan dan dikalkulasikan dengan tepat dan
                                                 benar
 Batasan Variabel :
 Dalam melaksanakan kompetensi ini harus didukung dengan terpenuhinya persyaratan sebagai berikut :
 1.    Unit ini berlaku untuk proses pembesaran bibit hasil perbanyakan generatif maupun vegetatif
 2.     Areal untuk pindah tanam disediakan secara khusus berupa petak-petak yang berukuran sesuai
        dengan ukuran tanaman/pot yang akan mengisinya
 3.     Bangunan atau konstruksi untuk pindah tanam disediakan secara khusus
 4.     Tersedia buku pedoman baku budidaya tanaman obat herba yang mengacu pada pedoman baku
        GAP yang berlaku (misalnya: GAP 2003)
 5.     Alat dan bahan untuk pindah tanam tersedia dengan lengkap
 6.     Sumber air telah tersedia
 Panduan Penilaian :
 Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:
 1.    Kompetensi harus dipahami berdasarkan standar yang berlaku secara nasional
 2.    Unit kompetensi ini dapat diujikan secara langsung kepada peserta uji di lokasi pindah tanam
 3.    Penilaian terhadap pengetahuan yang meliputi:
       a. Kerapatan naungan berkaitan dengan kuantitas sinar matahari yang masuk
       b. Sifat tanaman terhadap kebutuhan sinar matahari pada masa pindah tanam
       c. Kondisi tanah dan iklim pada lokasi pembibitan
       d. Kondisi curah hujan dan hari hujan di lingkungan lokasi pembibitan
        e. Prosedur dan cara menghitung kebutuhan pupuk alam, pupuk buatan dan mineral penetral
           keasaman tanah serta aplikasinya
        f. Jenis, kandungan bahan aktif pupuk cair, ZPT, dan pestisida
        g. Prosedur dan cara membuat formula ZPT, pestisida dan pupuk cair serta aplikasinya
        h. Jenis dan gejala serangan hama penyakit pada masa pindah tanam
        i. Antisipasi penanggulangan gangguan hama dan penyakit pada masa aklimatisasi
 4.     Penilaian terhadap keterampilan yang meliputi:
        a. Prosedur dan cara pemeliharaan (penyiraman, pemupukan, pemangkasan, pengendalian hama
           penyakit, penyiangan, pemasangan ajir) bibit pada masa pindah tanam
        b. Prosedur dan cara sanitasi lingkungan pindah tanam
        c. Prosedur dan cara penempatan tanaman/pot dalam petak-petak pindah tanam
 5.     Penilaian terhadap sikap yang meliputi :
        a. Kinerja melakukan pindah tanam
        b. Faktor-faktor kinerja operasional pindah tanam
        c. Kemampuan mencari solusi atas gangguan bibit pada masa pindah tanam yang mungkin timbul
 6.     Aspek kritis yang sangat berpengaruh atas tercapainya kompetensi :
        a. Sumberdaya manusia pemilik kompetensi melakukan pindah tanam bibit tanaman obat herba
        b. Bentuk wilayah lokasi lahan pembibitan untuk akses keluar masuk bibit ke dan dari lokasi
           pembibitan
        c. Kuantitas/volume dan kualitas sumber air
        d. Kualitas sanitasi lingkungan tempat pindah tanam bibit tanaman obat herba
 7.     Penilaian dilakukan oleh assesor
 8.     Kualifikasi penilai/penguji :
        a. Paham standar kompetensi yang akan dinilai
        b. Latar belakang sesuai dengan bidang yang dinilai/menggunakan pedoman
        c. Paham prosedur penilaian
        d. Mampu membuat perencanaan penilaian
        e. Mampu melakukan penilaian sesuai prosedur
 9.     Tempat penilaian
        Penilaian dilakukan di tempat yang menyelenggarakan pindah tanam bibit tanaman obat herba


Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim              III–Herba - 25
dan Tanaman Obat - Obatan
 10.     Materi yang dinilai
         a. Prosedur dan cara menyiapkan areal serta sarana pindah tanam bibit tanaman obat herba
         b. Prosedur dan cara membuat saluran air antar bedengan
         c. Prosedur dan cara melakukan penyiapan lingkungan pindah tanam
         d. Prosedur dan cara memindahkan pot bibit dan hasil perbanyakan vegetatif ke tempat pindah
            tanam
         e. Prosedur dan cara melakukan pemeliharaan bibit pada masa pindah tanam
         f. Rencana dan realisasi penggunaan alat, bahan dan tenaga kerja
         g. Standar ukuran, waktu tempuh/hari kerja yang digunakan
         j. Strategi penyelesaian masalah yang timbul selama kegiatan pindah tanam bibit tanaman obat
            herba

Kompetensi Kunci

Kompeten-     Mengumpulkan,     Mengkomu-       Merencana-    Bekerjasa-     Mengguna-     Memecah-      Mengguna-
si kunci      menganalisis      nikasikan ide   kan dan       ma dengan      kan ide dan   kan           kan tekno-
              dan mengorgani    dan informasi   mengorga-     orang lain     teknik        persoalan/    logi
              sasikan                           nisasikan     dan            matematika    masalah
              informasi                         kegiatan      kelompok
Level
                     2                2              2              2             2             3              3
kerja

Kompetensi Kunci :
1.      Mengumpulkan, mencatat, menganalisis dan mengorganisasikan informasi : mengakses, memilih dan
        merekam lebih dari satu sumber yang diperlukan untuk melakukan pindah tanam bibit tanaman obat
        herba
2.      Mengkomunikasikan ide dan informasi : berisi hal yang kompleks, dengan teman sekerja, dengan
        pengambil keputusan, dengan pelaksana dan pekerja lapangan
3.      Merencanakan dan mengorganisasi kegiatan : dengan panduan, untuk diri sendiri dan untuk orang lain
        yang terlibat
4.      Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok : membantu merumuskan tujuan, dengan pelaksana
        dan pekerja lapangan, dan dengan praktisi pembibitan tanaman obat herba
5.      Menggunakan ide dan teknik matematika : memilih ide dan teknik yang tepat untuk tugas kompeks
        yang berkaitan dengan melakukan pindah tanam bibit tanaman obat herba
6.      Memecahkan persoalan/masalah : problem yang kompleks dengan menggunakan pendekatan yang
        sistemik serta mampu menjelaskan prosesnya, yang telah ada dan yang mungkin timbul sepanjang
        melakukan pindah tanam bibit tanaman obat herba
7.      Menggunakan teknologi : merancang, menggabungkan atau memodifikasi produk dan jasa
        pembesaran bibit tanaman obat herba




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                     III–Herba - 26
dan Tanaman Obat - Obatan
 Kode Unit                               TAN.KO 02.055.01

 Judul Unit                              Memupuk di Pembibitan Tanaman Obat Herba

 Deskripsi Unit                          Kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap
                                         yang diperlukan untuk melakukan pemupukan di pembibitan tanaman
                                         obat herba
 Elemen Kompetensi                       Kriteria Unjuk Kerja

 01.    Mengidentifikasi pupuk           1.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        organik dan anorganik                    bahan untuk mengidentifikasi pupuk organik dan anorganik
                                                 dikuasai sesuai dengan pedoman baku pembibitan tanaman
                                                 obat herba
                                         1.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan untuk
                                                 mengidentifikasi diperiksa secara teliti dan seksama
                                         1.3.    Pupuk dapat dibedakan antara pupuk organik dan anorganik
                                                 dari unsur pengisinya
                                         1.4.    Hasil identifikasi dikelompokkan ke dalam masing-masing
                                                 jenis pupuk
                                         1.5.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                 sesuai prosedur
 02.    Menyiapkan pupuk sesuai          2.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        dosis                                    bahan untuk menyiapkan pupuk sesuai dosis dikuasai sesuai
                                                 dengan pedoman baku pembibitan tanaman obat herba
                                         2.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                                 teliti
                                         2.3.    Pupuk dalam kemasan ditimbang sesuai dosis dan
                                                 perhitungan kebutuhan pemupukan
                                         2.4.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                 sesuai prosedur
 03.    Menggemburkan media bibit        3.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        (untuk aplikasi pupuk padat)             bahan untuk melakukan penggemburan media bibit di
                                                 pembibitan dikuasai sesuai dengan pedoman baku
                                                 pembibitan tanaman obat herba
                                         3.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                                 teliti
                                         3.3.    Media sekeliling digemburkan dan dibersihkan dari benda
                                                 pengganggu
                                         3.4.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                 sesuai prosedur
 04.    Menabur dan mengaduk             4.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        pupuk padat dengan media                 bahan untuk menabur dan mengaduk pupuk padat dengan
                                                 media dikuasai sesuai dengan pedoman baku
                                         4.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                                 teliti
                                         4.3.    Pupuk padat ditabur merata, kemudian diaduk merata dengan
                                                 media tanam
                                         4.4.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                 sesuai prosedur
 05.    Menuntaskan kegiatan             5.1.    Kondisi akhir tanaman diperoleh sesuai standar pedoman
        pemupukan di pembibitan                  baku pembibitan tanaman obat herba
                                         5.2.    Prosedur perawatan alat pemupukan di pembibitan dikuasai
                                                 sesuai dengan pedoman
                                         5.3.    Alat-alat yang telah digunakan dirawat, diperiksa dan
                                                 disimpan untuk siap digunakan kembali
                                         5.4.    Kegiatan pemupukan di pembibitan yang telah dilakukan
                                                 terdokumentasi dengan baik, benar dan tepat waktu




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                  III–Herba - 27
dan Tanaman Obat - Obatan
 Batasan Variabel :
 Dalam melaksanakan kompetensi ini harus didukung dengan terpenuhinya persyaratan sebagai berikut :
 1.    Unit ini berlaku untuk melakukan pemupukan bibit di pembibitan tanaman obat herba yang ditanam
       dalam wadah/pot maupun yang ditanam pada bedengan
 2.    Prosedur pemupukan dengan pupuk padat yang berlaku untuk tanaman obat herba
 3.    Tersedia pedoman baku budidaya pembibitan tanaman obat herba yang memuat cara, waktu dan
       dosis pemupukan bibit di pembibitan yang mengacu pada pedoman baku GAP yang berlaku
       (misalnya: GAP WHO 2003)
 4.      Bila musim hujan pelarutan pupuk cair agar dicampur perekat
 5.      Sumber air telah tersedia
 6.      Peralatan dan bahan untuk melakukan pemupukan di pembibitan tersedia lengkap, terdiri dari :
         a. Peralatan umum pemupukan bibit di pembibitan tanaman obat herba
         b. Sprayer (Garden sprayer maupun Hand sprayer)
      c. Gelas ukur atau pipet berneraca milliliter/cc dan timbangan ketelitian puluhan gram.
      d. Bahan : pupuk organik padat, pupuk organik cair, dan air bersih/layak pakai untuk mencampur
         pupuk
Panduan Penilaian :
Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:
 1. Kompetensi harus dipahami berdasarkan standar yang berlaku secara nasional
 2. Unit Kompetensi ini dapat diujikan secara langsung kepada peserta uji di lokasi pemupukan bibit di
    pembibitan tanaman obat herba
 3. Penilaian terhadap pengetahuan yang meliputi:
    a. Kondisi tanah dan iklim pada lokasi pembibitan
    b. Kondisi curah hujan dan hari hujan lingkungan lokasi pembibitan
    c. Kandungan kuantitas dan kualitas unsur hara pada pupuk padat maupun pupuk cair
    d. Kandungan unsur hara pada berbagai merek dagang pupuk padat dan pupuk cair
    e. Penghitungan kebutuhan pupuk per satuan luas
    f. Cara mencampur pupuk tunggal dan majemuk untuk pupuk padat dan pupuk cair
    g. Cara, waktu dan dosis/takaran pemupukan yang tepat untuk tanaman yang berbeda
    h. Antisipasi penanggulangan gangguan akibat kesalahan dosis, waktu dan cara pemupukan
 4. Penilaian terhadap keterampilan yang meliputi:
    a. Cara pemupukan
    b. Waktu pemupukan bibit di lapangan dan di green house
      c. Cara menghitung kebutuhan pupuk per satuan luas atau per jumlah wadah/pot
      d. Cara membuat larutan pupuk cair sesuai takaran
    e. Cara mencampur pupuk padat yang mengandung unsur antagonis
    f. Cara pengendalian kesalahan dosis, waktu dan cara pemupukan
 5. Penilaian terhadap sikap yang meliputi:
    a. Kinerja pemupukan bibit tanaman obat herba di pembibitan
    b. Faktor-faktor kinerja operasional pemupukan bibit tanaman obat herba di pembibitan
    c. Kemampuan mengantisipasi dampak kesalahan penerapan dosis, waktu dan cara
    e. Kemampuan mencari solusi atas kesalahan penerapan dosis, waktu dan cara
 6. Aspek kritis yang sangat berpengaruh atas tercapainya kompetensi :
      a. Sumberdaya manusia pemilik kompetensi pemupukan bibit tanaman obat herba di pembibitan
      b. Pengetahuan dan keterampilan tentang penerapan dosis dan penghitungan kebutuhan pupuk untuk
         melakukan pemupukan bibit tanaman obat herba di pembibitan
    c. Kuantitas/volume sumber air dan kualitas air
 7. Penilaian dilakukan oleh assesor berjumlah ganjil
 8. Kualifikasi penilai/penguji :
    a. Paham standar kompetensi yang akan dinilai
    b. Latar belakang sesuai dengan bidang yang dinilai/menggunakan pedoman
    c. Paham prosedur penilaian

Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim             III–Herba - 28
dan Tanaman Obat - Obatan
    d. Mampu membuat perencanaan penilaian
    e. Mampu melakukan penilaian sesuai prosedur
 9. Tempat penilaian
    Penilaian dilakukan di tempat yang menyelenggarakan pemupukan di pembibitan tanaman obat herba
 10. Materi yang dinilai
    a. Pengetahuan tentang prosedur dan cara pemupukan bibit tanaman obat herba di pembibitan
    b. Keterampilan dan proses pemupukan bibit tanaman obat herba di pembibitan
    c. Rencana dan realisasi penggunaan alat, bahan dan tenaga kerja
    d. Standar ukuran, waktu tempuh/hari kerja yang digunakan
    e. Rencana dan realisasi hasil kegiatan pemupukan bibit tanaman obat herba di pembiibitan
    f. Strategi penyelesaian masalah yang timbul selama kegiatan pemupukan bibit tanaman obat herba di
       pembibitan

Kompetensi Kunci

Kompeten-     Mengumpulkan,     Mengkomu-       Merencana-    Bekerjasa-     Mengguna-     Memecah-      Mengguna-
si kunci      menganalisis      nikasikan ide   kan dan       ma dengan      kan ide dan   kan           kan tekno-
              dan mengorgani    dan informasi   mengorga-     orang lain     teknik        persoalan/    logi
              sasikan                           nisasikan     dan            matematika    masalah
              informasi                         kegiatan      kelompok
Level
                     2                2              3              3             2             3              3
kerja

Kompetensi Kunci :
1.      Mengumpulkan, mencatat, menganalisis dan mengorganisasikan informasi : mengakses , memilih dan
        merekam lebih dari satu sumber yang diperlukan untuk melakukan pemupukan bibit tanaman obat
        herba di pembibitan
2.      Mengkomunikasikan ide dan informasi : berisi hal yang kompleks, dengan teman sekerja, dengan
        pengambil keputusan, dengan pelaksana dan pekerja lapangan
3.      Merencanakan dan mengorganisasi kegiatan : inisiasi mandiri dan mengevaluasi kegiatan yang
        kompleks untuk diri sendiri dan untuk orang lain yang terlibat
4.      Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok : berkolaborasi dalam aktivitas yang kompleks, dengan
        pelaksana dan pekerja lapangan, dengan pengawas, dan dengan ahli pemupukan
5.      Menggunakan ide dan teknik matematika : memilih ide dan teknik yang tepat untuk tugas kompeks
        yang berkaitan dengan penghitungan kebutuhan pupuk, pencampuran pupuk padat dan pelarutan
        pupuk cair
6.      Memecahkan persoalan/masalah : problem yang kompleks dengan menggunakan pendekatan
        sistemik serta mampu menjelaskan prosesnya, atas masalah yang telah ada dan yang mungkin timbul
        sepanjang melakukan pemupukan bibit tanaman obat herba di pembibitan
7.      Menggunakan teknologi : merancang, menggabungkan atau memodifikasi produk atau jasa,
        melakukan pemupukan bibit tanaman obat herba di pembibitan




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                     III–Herba - 29
dan Tanaman Obat - Obatan
 Kode Unit                             TAN.KO 02.056.01

 Judul Unit                            Menyiram di Pembibitan Tanaman Obat Herba

 Deskripsi Unit                        Kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap yang
                                       diperlukan untuk melakukan penyiraman di pembibitan tanaman obat
                                       herba
 Elemen Kompetensi                     Kriteria Unjuk Kerja

 01.    Menyiapkan alat dan            1.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        bahan penyiraman                      bahan untuk menyiapkan alat dan bahan dikuasai sesuai
                                              dengan pedoman baku
                                       1.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                              teliti
                                       1.3.   Kekuatan alat penyiraman diperiksa secara teliti
                                       1.4.   Ketersediaan bahan penunjang alat penyiraman dipersiapkan
                                              secara teliti
                                       1.5.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                              sesuai prosedur
 02.    Menyiram sampai                2.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        kapasitas lapang                      bahan untuk menyiram permukaan media dan tubuh tanaman
                                              dikuasai sesuai dengan pedoman baku
                                       2.2.   Penyiraman dilakukan sesuai waktu dan jumlah yang ditentukan
                                       2.3.   Hasil penyiraman dilakukan sampai kapasitas lapang
                                       2.4.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                              sesuai prosedur
 03.    Menuntaskan kegiatan           3.1.   Kondisi akhir tanaman yang diperoleh sesuai standar pedoman
        penyiraman di                         penyiraman bibit tanaman obat herba di pembibitan
        pembibitan                     3.2.   Prosedur perawatan alat penyiraman di pembibitan dikuasai
                                              sesuai dengan pedoman
                                       3.3.   Alat-alat yang telah digunakan dirawat, diperiksa dan disimpan
                                              untuk siap digunakan kembali
                                       3.4.   Kegiatan penyiraman bibit di pembibitan yang telah dilakukan
                                              terdokumentasi dengan baik, benar dan tepat waktu
 Batasan Variabel :
 Dalam melaksanakan kompetensi ini harus didukung dengan terpenuhinya persyaratan sebagai berikut :
 1.    Unit ini berlaku untuk melakukan penyiraman bibit di pembibitan tanaman obat herba yang ditanam
       pada bedengan.
 2.     Prosedur penyiraman berlaku untuk bibit di pembibitan tanaman obat herba
 3.     Tersedia pedoman baku budidaya tanaman obat herba yang memuat cara, waktu dan teknologi
        penyiraman bibit di pembibitan yang mengacu pada pedoman baku GAP yang berlaku (misalnya:
        GAP WHO 2003)
 4.     Sumber air tersedia, dengan volume dan kualitas yang layak untuk penyiraman tanaman
 5.     Peralatan dan bahan untuk melakukan penyiraman di pembibitan tersedia lengkap :
        a. Peralatan umum penyiraman bibit tanaman obat herba di pembibitan
        b. Pompa air, selang penyiraman dengan nozle/kran yang multi semburan, dan gembor
      c. Bahan : air bersih/layak pakai untuk menyiram tanaman
 Panduan Penilaian :
 Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:
 1.     Kompetensi harus dipahami berdasarkan standar yang berlaku secara nasional
 2.     Unit Kompetensi ini dapat diujikan secara langsung kepada peserta uji di lokasi penyiraman bibit di
        pembibitan tanaman obat herba
 3.     Penilaian terhadap pengetahuan yang meliputi:
        a. Kondisi tanah dan iklim pada lokasi pembibitan
        b. Kondisi curah hujan dan hari hujan lingkungan lokasi pembibitan
        c. Penghitungan kebutuhan air per satuan luas

Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                III–Herba - 30
dan Tanaman Obat - Obatan
        d. Cara, dan waktu penyiraman yang tepat untuk tanaman yang berbeda pada media berbeda
        e. Antisipasi penanggulangan gangguan akibat kelebihan penyiraman
 4.     Penilaian terhadap keterampilan yang meliputi :
        a. Cara menggunakan berbagai alat penyiraman
        b. Cara penyiraman untuk bibit yang ditanam langsung pada bedengan
        c. Waktu peyiraman bibit di lapangan
        d. Cara menghitung kebutuhan air per satuan luas atau per jumlah wadah/pot
        e. Cara pengendalian kelebihan penyiraman
 5.     Penilaian terhadap sikap yang meliputi:
        a. Kinerja penyiraman bibit tanaman obat herba di pembibitan
        b. Faktor-faktor kinerja operasional penyiraman bibit tanaman obat herba di pembibitan
        c. Kemampuan mengantisipasi dampak kelebihan penyiraman pada tanaman obat tertentu
        d. Kemampuan mencari solusi atas kelebihan penyiraman
 6.     Aspek kritis yang sangat berpengaruh atas tercapainya kompetensi :
        a. Sumberdaya manusia pemilik kompetensi penyiraman bibit tanaman obat herba di pembibitan
        b. Pengetahuan dan keterampilan tentang penerapan dan penghitungan kebutuhan air untuk
           melakukan penyiraman bibit tanaman obat herba di pembibitan
        c. Kuantitas/volume sumber air dan kualitas air
 7.     Penilaian dilakukan oleh assesor berjumlah ganjil
 8.     Kualifikasi penilai/penguji :
        a. Paham standar kompetensi yang akan dinilai
        b. Latar belakang sesuai dengan bidang yang dinilai/menggunakan pedoman
        c. Paham prosedur penilaian
        d. Mampu membuat perencanaan penilaian
        e. Mampu melakukan penilaian sesuai prosedur
 9.     Tempat penilaian
        Penilaian dilakukan di tempat yang menyelenggarakan penyiraman bibit pada pembibitan tanaman
        obat herba
 10.    Materi yang dinilai
        a. Pengetahuan tentang prosedur dan cara penyiraman bibit tanaman obat herba di pembibitan
        b. Keterampilan dan proses penyiraman bibit tanaman obat herba di pembibitan
        c. Rencana dan realisasi penggunaan alat, bahan dan tenaga kerja
        d. Standar ukuran, waktu tempuh/hari kerja yang digunakan
        e. Rencana dan realisasi hasil kegiatan penyiraman bibit tanaman obat herba di pembiibitan
        f. Strategi penyelesaian masalah yang timbul selama kegiatan penyiraman bibit tanaman obat
           herba di pembibitan

Kompetensi Kunci

Kompeten-     Mengumpulkan,     Mengkomu-       Merencana-    Bekerjasa-     Mengguna-     Memecah-      Mengguna-
si kunci      menganalisis      nikasikan ide   kan dan       ma dengan      kan ide dan   kan           kan tekno-
              dan mengorgani    dan informasi   mengorga-     orang lain     teknik        persoalan/    logi
              sasikan                           nisasikan     dan            matematika    masalah
              informasi                         kegiatan      kelompok
Level
                     1                1              1              1             1             1               1
kerja




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                     III–Herba - 31
dan Tanaman Obat - Obatan
Kompetensi Kunci :
1.     Mengumpulkan, mencatat, menganalisis dan mengorganisasikan informasi : mengakses ,dan
       merekam dari satu sumber yang diperlukan untuk melakukan penyiraman bibit tanaman obat herba di
       pembibitan
2.     Mengkomunikasikan ide dan informasi : sederhana dan pengaturan yang telah familier, dengan teman
       sekerja, dan dengan pelaksana
3.     Merencanakan dan mengorganisasi kegiatan : dibawah pengawasan atau supervisi untuk diri sendiri
       dan untuk orang lain yang terlibat
4.     Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok : kegiatan atau aktivitas rutin, dengan pelaksana dan
       pekerja lapangan, serta pengawas penyiraman
5.     Menggunakan ide dan teknik matematika : sederhana dan telah ditetapkan untuk menyiramkan air
       dari sumber yang telah tersedia dengan alat yang memadai kepada obyek yang telah dikenal sehari -
       hari
6.     Memecahkan persoalan/masalah : rutin dan dibawah pengawasan pelaksana penyiraman, atas
       masalah yang mungkin timbul sepanjang melakukan penyiraman bibit tanaman obat herba di
       pembibitan
7.     Menggunakan teknologi : yang berulang pada tingkat dasar, mengggunakan alat yang telah digunakan
       secara berulang untuk melakukan penyiraman bibit tanaman obat herba di pembibitan




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim          III–Herba - 32
dan Tanaman Obat - Obatan
 Kode Unit                               TAN.KO 02.057.01

 Judul Unit                              Mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan
                                         Menyiang Gulma yang Ramah Lingkungan di Pembibitan
                                         Tanaman Obat Herba
 Deskripsi Unit                          Kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap
                                         yang diperlukan untuk melakukan pengendalian hama penyakit
                                         tanaman dan gulma yang ramah lingkungan di pembibitan tanaman
                                         obat herba
 Elemen Kompetensi                       Kriteria Unjuk Kerja

 01.    Menyiapkan larutan               1.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        pestisida sesuai dosis                   bahan untuk menyiapkan larutan pestisida sintetik, nabati dan
                                                 biologi dikuasai sesuai dengan pedoman baku
                                         1.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                                 teliti ketepatan dan keamanan pemakaiannya
                                         1.3.    Pestisida dalam kemasan dengan bahan aktif yang tepat
                                                 disiapkan sesuai dengan hama penyakit yang akan
                                                 dikendalikan
                                         1.4.    Larutan pestisida dibuat dengan kadar kepekatan/konsentrasi
                                                 sesuai petunjuk pada kemasannya dan kebutuhan tanaman
                                         1.5.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                 sesuai prosedur
 02.      Menyiangi gulma                2.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
                                                 bahan untuk menyiangi gulma dikuasai sesuai dengan
                                                 pedoman
                                         2.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diperiksa secara teliti
                                                 keamanan pemakaiannya.
                                         2.3.    Gulma disiangi dan dicabut perakarannya
                                         2.4.    Gulma yang telah disiangi dibuang ke tempat pembuangan
                                                 sampah atau dibakar
                                         2.5.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                 sesuai prosedur
 03.    Mengaplikasikan pestisida        3.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
                                                 bahan untuk mengaplikasikan pestisida organik dikuasai
                                                 sesuai dengan pedoman
                                         3.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                                 teliti ketepatan dan keamanan pemakaiannya
                                         3.3.    Larutan pestisida dimasukkan ke dalam alat semprot sesuai
                                                 dengan kapasitas pekerjaan yang akan dilakukan
                                         3.4.    Pelaksana aplikasi dilengkapi dengan masker dan kacamata
                                                 standar penyemprotan pestisida dan tangannya dilengkapi
                                                 dengan sarung tangan sepanjang lengan
                                         3.5.    Nozle sprayer diatur kekuatan dan kualitas semburannya
                                                 sesuai dengan kondisi serangan dan penyemprotan dilakukan
                                                 hanya kepada sasaran
 04.    Membersihkan alat yang           4.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        telah dipakai                            bahan untuk membersihkan alat yang telah dipakai dikuasai
                                                 sesuai dengan pedoman baku
                                         4.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                                 teliti
                                         4.3.    Alat yang dipakai dicuci dan dibersihkan dan ditempatkan
                                                 pada tempat yang aman dari efek residu sisa pestisida dari
                                                 alat yang dibersihkan
                                         4.4.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                 sesuai prosedur
 05.    Menuntaskan kegiatan             5.1.    Anggota badan pekerja dibersihkan
        pengendalian OPT dan             5.2.    Kondisi akhir tanaman diperoleh sesuai standar pedoman
        gulma di pembibitan                      baku pembibitan tanaman obat herba


Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                     III –Herba - 33
dan Tanaman Obat - Obatan
                                         5.3.    Prosedur perawatan alat pengendalian OPT dan gulma di
                                                 pembibitan dikuasai sesuai dengan pedoman
                                         5.4.    Alat-alat yang telah digunakan dirawat, diperiksa dan
                                                 disimpan untuk siap digunakan kembali
                                         5.5.    Kegiatan pengendalian OPT dan gulma yang telah dilakukan
                                                 terdokumentasi dengan baik, benar dan tepat waktu
 Batasan Variabel :
 Dalam melaksanakan kompetensi ini harus didukung dengan terpenuhinya persyaratan sebagai berikut :
 1.    Unit ini berlaku untuk melakukan pengendalian OPT dan gulma di pembibitan tanaman obat herba
 2.    Prosedur pengendalian OPT dan gulma berlaku untuk bibit tanaman obat herba
 3.     Tersedia pedoman baku budidaya bibit tanaman obat herba yang memuat cara, waktu dan teknologi
        pengendalian OPT dan gulma di pembibitan yang mengacu pada pedoman baku GAP (misalnya:
        GAP WHO 2003)
 4.     Sumber air tersedia, dengan volume dan kualitas yang layak untuk kebutuhan tanaman
 5.     Peralatan dan bahan untuk melakukan pengendalian OPT dan gulma di pembibitan tersedia
        lengkap, terdiri dari :
        a. Peralatan umum pengendalian OPT dan gulma bibit di pembibitan tanaman obat herba
        b. Pengendalian gulma dengan cara manual
        c. Sprayer (Garden sprayer maupun Hand sprayer)
        d. Gelas ukur atau pipet berneraca milliliter atau cc dan timbangan analitik
        e. Bahan : pestisida organik berbentuk cair atau padat, dan air bersih/layak pakai untuk membuat
           larutan pestisida.
 Panduan Penilaian :
 Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:
 1.     Kompetensi harus dipahami berdasarkan standar yang berlaku secara nasional
 2.     Unit Kompetensi ini dapat diujikan secara langsung kepada peserta uji di lokasi pembibitan tanaman
        obat herba
 3.     Penilaian terhadap pengetahuan yang meliputi:
        a. Jenis organisme dan gejala serangannya pada tanaman obat herba
        b. Metode penanggulangan OPT dan gulma secara terpadu (fisik, mekanik, biologi dan kimia)
        c. Pengenalan pestisida organik dan cara aplikasinya
        d. Penghitungan kebutuhan pestisida, fungisida dan herbisida per satuan luas
        e. Cara, waktu pengendalian OPT dan gulma yang tepat untuk tanaman yang berbeda pada media
           berbeda
        f Antisipasi penanggulangan gangguan akibat keracunan pestisida
 4.     Penilaian terhadap keterampilan yang meliputi:
        a. Cara pengendalian OPT dan gulma untuk bibit pada media wadah/pot dan ditanam langsung
           pada bedengan
        b. Cara membuat larutan sesuai petunjuk kemasan pestisida/fungisida/herbisida
        c. Waktu penyemprotan bibit di lapangan
        d. Cara menghitung kebutuhan pestisida/fungisida/herbisida per satuan luas
        e. Cara penggunaan alat-alat pengendaliah OPT dan gulma
 5.     Penilaian terhadap sikap yang meliputi:
        a. Kinerja pengendalian OPT dan gulma pada bibit tanaman obat herba di pembibitan
        b. Faktor-faktor kinerja operasional pengendalian OPT dan gulma pada bibit tanaman obat herba di
           pembibitan
        c. Kemampuan mengantisipasi dampak keracunan pestisida
 6.     Aspek kritis yang sangat berpengaruh atas tercapainya kompetensi:
        a. Sumberdaya manusia pemilik kompetensi pengendalian OPT dan gulma pada bibit tanaman
           obat herba di pembibitan
        b. Pengetahuan dan keterampilan              tentang    penerapan         dan   penghitungan   kebutuhan
           pestisida/fungisida/herbisida
 7.     Penilaian dilakukan oleh assesor berjumlah ganjil



Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                        III –Herba - 34
dan Tanaman Obat - Obatan
 8.      Kualifikasi penilai/penguji   :
         a. Paham standar kompetensi yang akan dinilai
         b. Latar belakang sesuai dengan bidang yang dinilai/menggunakan pedoman
         c. Paham prosedur penilaian
         d. Mampu membuat perencanaan penilaian
         e. Mampu melakukan penilaian sesuai prosedur
 9.      Tempat penilaian
         Penilaian dilakukan di tempat yang menyelenggarakan pembibitan tanaman obat herba
 10.     Materi yang dinilai
         a. Pengetahuan tentang prosedur dan cara pengendalian OPT dan gulma pada bibit tanaman obat
            herba di pembibitan
         b. Keterampilan dan proses pengendalian OPT dan gulma pada bibit tanaman obat herba di
            pembibitan
         c. Rencana dan realisasi penggunaan alat, bahan dan tenaga kerja
         d. Standar ukuran, waktu tempuh/hari kerja yang digunakan
         e. Rencana dan realisasi hasil kegiatan pengendalian OPT dan gulma pada bibit tanaman obat
            herba di pembiibitan
         f. Strategi penyelesaian masalah yang timbul selama kegiatan pengendalian OPT dan gulma pada
            bibit tanaman obat herba di pembibitan

Kompetensi Kunci
Kompeten-     Mengumpulkan,     Mengkomu-       Merencana-    Bekerjasa-     Mengguna-     Memecah-      Mengguna-
si kunci      menganalisis      nikasikan ide   kan dan       ma dengan      kan ide dan   kan           kan tekno-
              dan mengorgani    dan informasi   mengorga-     orang lain     teknik        persoalan/    logi
              sasikan                           nisasikan     dan            matematika    masalah
              informasi                         kegiatan      kelompok
Level
                     2                     2         2              2             2             3              3
kerja

Kompetensi Kunci :
1.      Mengumpulkan, mencatat, menganalisis dan mengorganisasikan informasi : mengakses, memilih ,
        dan merekam lebih dari satu sumber yang diperlukan untuk melakukan pengendalian OPT dan gulma
        pada bibit tanaman obat herba di pembibitan
2.      Mengkomunikasikan ide dan informasi : berisi hal yang kompleks tentang jenis hama penyakit serta
        gulma yang berbeda, cara pengendalian yang berbeda, juga bahan yang berbeda.
3.      Merencanakan dan mengorganisasi kegiatan : di bawah panduan pelaksana, pengawas atau tenaga
        ahli yang terlibat
4.      Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok : membantu merumuskan tujuan pengendalian, dengan
        pelaksana dan pekerja lapangan, serta pengawas
5.      Menggunakan ide dan teknik matematika : memilih ide dan teknik yang tepat untuk tugas yang
        kompleks dalam menentukan metode pengendalian yang tepat terhadap gejala serangan OPT yang
        berbeda
6.      Memecahkan persoalan/masalah : yang kompleks yang mungkin timbul sepanjang melakukan
        pengendalian OPT dan gulma pada bibit tanaman obat herba di pembibitan, yang memerlukan
        pendekatan sistemik serta mampu menjelaskan prosesnya
7.      Menggunakan teknologi : pengendalian dipilih yang efektif, menggabungkan/memodifikasi
        produk/formula atau jasa tenaga ahli pengendalian OPT dan gulma pada bibit tanaman obat herba di
        pembibitan




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                         III –Herba - 35
dan Tanaman Obat - Obatan
 Kode Unit                               TAN.KO 02.058.01

 Judul Unit                              Mengangkut Bibit dari Pembibitan ke Lahan

 Deskripsi Unit                          Kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap
                                         yang diperlukan untuk mengangkut bibit tanaman obat herba dari
                                         pembibitan ke lahan
 Elemen Kompetensi                       Kriteria Unjuk Kerja

 01.    Mengangkut tanaman dari          1.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        pembibitan ke alat                      bahan untuk mengangkut bibit dari pembibitan ke lahan,
        angkutan                                dikuasai dengan benar sesuai dengan pedoman
                                         1.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi dan
                                                diperiksa secara teliti kekuatan dan daya tahan alat angkut
                                                terhadap tekanan dari beban
                                         1.3.   Jumlah tanaman yang diangkut disesuaikan dengan kapasitas
                                                muat alat angkut yang digunakan
                                         1.4.   Proses pengangkutan bibit dilakukan secara hati-hati dan teliti
                                                menggunakan metode dan alat yang sesuai
                                         1.5.   Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan ketepatan
                                                kerja diformulasikan dan dikalkulasikan dengan tepat dan
                                                benar
 02.    Memasukan dan                    2.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        menempatkan tanaman                     bahan untuk memasukan dan menempatkan bibit dari
        dalam bak kendaraan                     pembibitan ke dalam bak kendaraan, dikuasai sesuai dengan
                                                pedoman
                                         2.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi dan
                                                diperiksa secara teliti kekuatan dan daya tahan alat angkut
                                                terhadap tekanan dari beban
                                         2.3.   Jumlah tanaman yang diangkut disesuaikan dengan kapasitas
                                                muat alat angkut yang digunakan
                                         2.4.   Tanaman disusun dalam alat angkut dengan benar sesuai
                                                jenisnya
                                         2.5.   Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan ketepatan
                                                kerja diformulasikan dan dikalkulasikan dengan tepat dan
                                                benar
 03.    Mengangkut tanaman dari          3.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        alat angkut ke lokasi tanam             bahan untuk mengangkut bibit dari alat angkut ke lokasi
                                                tanam dikuasai dengan benar sesuai dengan pedoman
                                         3.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi dan
                                                diperiksa secara teliti kekuatan dan daya tahan alat angkut
                                                terhadap tekanan dari beban
                                         3.3.   Tanaman disusun dalam alat angkut dengan benar sesuai
                                                jenisnya
                                         3.4.   Proses pengangkutan bibit dilakukan secara hati-hati dan teliti
                                                menggunakan cara manual dengan wadah yang sesuai
                                         3.5.   Tanaman ditempatkan pada lokasi tanam sesuai jenis dan
                                                letaknya dalam gambar
 04.    Memelihara tanaman               4.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat aerta
                                                bahan untuk pemeliharaan tanaman dikuasai sesuai dengan
                                                pedoman baku budidaya tanaman obat herba
                                         4.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi dan
                                                diperiksa teliti
                                         4.3.   Tanaman dipelihara sesuai pedoman dan prosedur
                                                pemeliharaan tanaman standar perusahaan
                                         4.4.   Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan ketepatan
                                                kerja diformulasikan dan dikalkulasikan dengan tepat dan
                                                benar
                                         4.5.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur

Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                     III –Herba - 36
dan Tanaman Obat - Obatan
 Batasan Variabel :
 Dalam melaksanakan kompetensi ini harus didukung dengan terpenuhinya persyaratan sebagai berikut :
 1.    Kondisi bibit tanaman harus bebas dari hama dan penyakit
 2.      Peralatan pengangkutan tersedia lengkap, memadai, dan kuat
 3.      Tersedia pedoman baku pengangkutan bibit tanaman obat herba yang mengacu pada pedoman
         baku GAP (misalnya: GAP WHO 2003)
 4.      Sumber air telah tersedia dengan volume dan kualitas yang layak untuk kebutuhan tanaman
 5.   Alat angkut dan lahan bongkar muat harus bersih dari bahan yang mematikan bibit tanaman
 Panduan Penilaian :
 Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:
 1.    Unit Kompetensi ini dapat diujikan secara langsung kepada peserta uji di lokasi pengangkutan
 2.    Penilaian dilakukan oleh assesor berjumlah ganjil
 3.    Kualifikasi penilai/penguji :
       a. Paham standar kompetensi yang akan dinilai
         b. Latar belakang sesuai dengan bidang yang dinilai/menggunakan pedoman
         c. Paham prosedur penilaian
         d. Mampu membuat perencanaan penilaian
         e. Mampu melakukan penilaian sesuai prosedur
 4.      Tempat penilaian dilakukan di tempat yang menyelenggarakan pengangkutan bibit.
 5.      Materi yang dinilai :
         a. Pengetahuan tentang prosedur dan cara identifikasi alat dan bahan pengangkutan bibit dari
            pembibitan ke lokasi tanam
         b. Keterampilan penggunaan peralatan tangan dan bermesin untuk kegiatan dimaksud
 6.      Kompetensi yang harus dikuasasi sebelumnya antara lain : aspek pemeliharaan tanaman obat
         herba selama di pembibitan
 7.      Aspek kritis yang harus dipenuhi : harus menjamin keutuhan dan kesehatan tanaman selama dalam
         pengangkutan sampai tujuan dalam kurun waktu sesuai pedoman
 8.      Pengetahuan pendukung yang dibutuhkan : tentang penanganan tanaman selama dalam perjalanan
         angkutan dan setelah sampai ditempat tujuan sampai kurun waktu sesuai pedoman
 9.      Keterampilan pendukung yang dibutuhkan : adalah cara pemeliharaan dan perbaikan peralatan
         pengangkutan bibit dari pembibitan ke lokasi tanam

Kompetensi Kunci
Kompeten-     Mengumpulkan,     Mengkomu-       Merencana-    Bekerjasa-     Mengguna-     Memecah-      Mengguna-
si kunci      menganalisis      nikasikan ide   kan dan       ma dengan      kan ide dan   kan           kan tekno-
              dan mengorgani    dan informasi   mengorga-     orang lain     teknik        persoalan/    logi
              sasikan                           nisasikan     dan            matematika    masalah
              informasi                         kegiatan      kelompok
Level
                     1                1              1              1             1             1              1
kerja

Kompetensi Kunci :
1.      Mengumpulkan, mencatat, menganalisis dan mengorganisasikan informasi : dari satu sumber untuk
        pelaksana dan pekerja lapangan
2.      Mengkomunikasikan ide dan informasi : sederhana dan familier, dengan pelaksana dan pekerja
        lapangan
3.      Merencanakan dan mengorganisasi kegiatan : dibawah pengawasan/supervisi, untuk diri sendiri dan
        untuk orang lain yang terlibat
4.      Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok : kegiatan rutin melakukan pengangkutan bibit dari
        pembibitan ke lokasi tanam
5.      Menggunakan ide dan teknik matematika : sederhana dan telah ditetapkan dalam pedoman proses
        dan mekanisme pengangkutan bibit dari pembibitan ke lokasi tanam
6.      Memecahkan persoalan/masalah : yang bersifat rutin dan mungkin timbul di luar panduan
7.      Menggunakan teknologi : berulang pada tingkat dasar mengenai proses dan mekanisme
        pengangkutan bibit dari pembibitan ke lokasi tanam



Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                         III –Herba - 37
dan Tanaman Obat - Obatan
 Kode Unit                               TAN.KO 02.059.01

 Judul Unit                              Menanam Tanaman Obat Herba di Lahan

 Deskripsi Unit                          Kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap
                                         yang diperlukan untuk melakukan penanaman tanaman obat herba
 Elemen Kompetensi                       Kriteria Unjuk Kerja

 01.    Menyiapkan lubang tanam          1.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
                                                bahan untuk menyiapkan lubang tanam dikuasai dengan
                                                benar sesuai dengan pedoman
                                         1.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi dan
                                                diperiksa secara teliti
                                         1.3.   Titik tanam dan pola penanaman diukur dan ditandai sesuai
                                                gambar
                                         1.4.   Lubang tanam dengan ukuran panjang, lebar dan dalam yang
                                                benar, sesuai pola akar
                                         1.5.   Tanah yang digali diatur penempatannya dan dibedakan
                                                antara tanah dari permukaan (top soil) dan tanah dari dalam
                                                (sub soil)
                                         1.6.   Lubang tanam disiram sebelum penanaman
                                         1.7.   Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan ketepatan
                                                kerja diformulasikan dan dikalkulasikan dengan tepat dan
                                                benar
                                         1.8.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur
 02.    Menyiapkan campuran              2.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        tanah pengisi lubang tanam              bahan untuk menyiapkan campuran tanah pengisi lubang
                                                tanam dikuasai dengan benar sesuai dengan pedoman
                                         2.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi dan
                                                diperiksa secara teliti
                                         2.3.   Campuran tanah subur dan pupuk dasar dibuat dengan
                                                perbandingan dan cara yang benar, sesuai pedoman
                                                kebutuhan pupuk tanaman saat tanam
                                         2.4.   Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan ketepatan
                                                kerja diformulasikan dan dikalkulasikan dengan tepat dan
                                                benar
                                         2.5    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksasnakan
                                                sesuai prosedur
 03.    Menanam tanaman                  3.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
                                                bahan untuk menanam bibit berbentuk herba dikuasai dengan
                                                benar sesuai dengan pedoman
                                         3.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi dan
                                                diperiksa secara teliti kekuatannya
                                         3.3.   Pembungkus akar dibuka, bibit ditanam berdiri tegak, jarak
                                                tanam sesuai jenis, akar ditimbun tanah dengan cara dan
                                                waktu yang tepat sesuai petunjuk
                                         3.4.   Campuran tanah subur dan pupuk dasar ditaburkan ke dalam
                                                lubang tanam ditekan/dipadatkan sesuai petunjuk
                                         3.5.   Penyulaman dilakukan 1 minggu setelah penanaman
                                         3.6.   Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan ketepatan
                                                kerja diformulasikan dan dikalkulasikan dengan tepat dan
                                                benar
                                         3.7.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur
 04.    Menyiram tanaman yang            4.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan alat serta
        baru ditanam                            bahan untuk menyiram herba yang baru ditanam dikuasai
                                                dengan benar sesuai dengan pedoman
                                         4.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi dan
                                                diperiksa secara teliti
Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                    III –Herba - 38
dan Tanaman Obat - Obatan
                                          4.3.   Penyiraman dilakukan dalam waktu, cara, jumlah dan kualitas
                                                 air yang memenuhi syarat yang telah ditentukan
                                          4.4.   Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan ketepatan
                                                 kerja diformulasikan dan dikalkulasikan dengan tepat dan
                                                 benar
                                          4.5.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                 sesuai prosedur
 Batasan Variabel :
 Dalam melaksanakan kompetensi ini harus didukung dengan terpenuhinya persyaratan sebagai berikut :
 1.    Herba bibit telah terpilih sesuai syarat yang telah ditentukan
 2.    Peralatan dan bahan penanaman telah tersedia lengkap dan memadai
 3.    Tersedia pedoman baku budidaya tanaman obat herba yang mengacu pada pedoman baku GAP
       (misalnya: GAP WHO 2003)
 4.     Sumber air telah tersedia dengan volume dan kualitas yang layak untuk kebutuhan tanaman
 5.     Campuran tanah penambah isi lubang tanam tersedia memadai dan siap pakai
 Panduan Penilaian :
 Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:
 1.    Unit Kompetensi ini dapat diujikan secara langsung kepada peserta uji di lokasi penanaman secara
       manual.
 2.     Penilaian dilakukan oleh assesor berjumlah ganjil
 3.     Kualifikasi penilai/penguji :
        a. Paham standar kompetensi yang akan dinilai
        b. Latar belakang sesuai dengan bidang yang dinilai/menggunakan pedoman
        c. Paham prosedur penilaian
        d. Mampu membuat perencanaan penilaian
        e. Mampu melakukan penilaian sesuai prosedur
 4.     Tempat penilaian dilakukan di lokasi tanam pada kegiatan penanaman secara manual
 5.     Materi yang dinilai :
        a. Pengetahuan tentang : membuat lubang tanam, membuat campuran bahan organik pengisi
           lubang tanam, menanam bibit secara manual, menyiram herba yang baru ditanam, jenis dan
           kualitas tanah.
        b. Keterampilan penggunaan peralatan tangan dan bermesin untuk kegiatan dimaksud.
 6.     Kompetensi yang harus dikuasai sebelumnya antara lain : penyiapan dan kesehatan bibit sebelum
        ditanam.
 7.     Aspek kritis yang harus dipenuhi : setelah penanaman secara manual, tanaman obat herba harus
        dijamin pertumbuhannya, dalam kurun waktu tertentu sesuai pedoman
 8.     Pengetahuan pendukung yang dibutuhkan : adalah tentang gejala serangan hama dan penyakit
 9.     Keterampilan pendukung yang dibutuhkan : adalah cara pemeliharaan dan perbaikan peralatan
        penanaman herba secara manual

Kompetensi Kunci
Kompeten-     Mengumpulkan,     Mengkomu-        Merencana-   Bekerjasa-     Mengguna-     Memecah-      Mengguna-
si kunci      menganalisis      nikasikan ide    kan dan      ma dengan      kan ide dan   kan           kan tekno-
              dan mengorgani    dan informasi    mengorga-    orang lain     teknik        persoalan/    logi
              sasikan                            nisasikan    dan            matematika    masalah
              informasi                          kegiatan     kelompok
Level
                     2                2              2              2             2             3              3
kerja




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                         III –Herba - 39
dan Tanaman Obat - Obatan
Kompetensi Kunci :
1.     Mengumpulkan, mencatat, menganalisis dan mengorganisasikan informasi : lebih dari satu sumber
2.     Mengkomunikasikan ide dan informasi : berisi hal yang kompleks, dengan pelaksana dan pekerja
       lapangan tentang penanaman herba secara manual dalam lahan
3.     Merencanakan dan mengorganisasi kegiatan : dengan panduan, untuk diri sendiri dan untuk orang lain
       yang terlibat
4.     Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok : membantu merumuskan tujuan dengan pelaksana dan
       pekerja lapangan
5.     Menggunakan ide dan teknik matematika : memilih ide dan teknik yang tepat untuk tugas yang
       kompleks bersama teknisi, supervisor, dan pelaksana
6.     Memecahkan persoalan/masalah : yang kompleks dengan menggunakan pendekatan yang sistematik
       serta mampu menjelaskan prosesnya
7.     Menggunakan teknologi : merancang, menggabungkan atau memodifikasi produk atau jasa
       penanaman tanaman obat herba secara manual dalam lahan




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim              III –Herba - 40
dan Tanaman Obat - Obatan
 Kode Unit                               TAN.KO 02.060.01

 Judul Unit                              Menyiram Tanaman Obat Herba di Lahan

 Deskripsi Unit                          Kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap
                                         yang diperlukan untuk melakukan penyiraman tanaman obat herba di
                                         lahan
 Elemen Kompetensi                       Kriteria Unjuk Kerja

 01.    Memeriksa kelembaban             1.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan untuk pemeriksaan
        tanah dan permeabilitas                 kelembaban tanah dan permeabilitas media dikuasai sesuai
        media                                   dengan pedoman pemeliharaan tanaman obat herba
                                         1.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi dan
                                                diperiksa secara teliti dan akurat ketepatannya
                                         1.3.   Tanah sekitar akar tanaman obat diperiksa kelembabannya
                                                dengan ukuran tingkat kelembaban telah mencapai kurang
                                                dari 50 %
                                         1.4.   Tanah sekitar tanaman diperiksa tingkat kemampuan
                                                meresapkan air (kepadatan dan kebasahannya) sebelum
                                                penyiraman
                                         1.5.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur
 02.    Menyiram tanaman obat            2.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan untuk menyiram herba
                                                dikuasai sesuai dengan pedoman pemeliharaan tanaman obat
                                                herba
                                         2.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi dan
                                                diperiksa secara teliti ketepatan arah dan kekuatan daya
                                                pancarnya
                                         2.3.   Butiran air dibuat halus, gunakan pompa air atau gembor
                                         2.4.   Penyiraman dilakukan dalam waktu pagi (sebelum pukul
                                                10.00) dan sore (setelah pukul 14.00)
                                         2.5.   Penyiraman diarahkan ke tubuh tanaman dan permukaan
                                                tanah, sampai kasitas lapang
                                         2.6.   Tanaman yang baru ditanam disuplai air dua kali lipat
 03.    Menuntaskan kegiatan             3.1.   Kondisi akhir tanaman diperoleh sesuai standar pedoman
        menyiram tanaman obat                   pemeliharaan tanaman obat herba
                                         3.2.   Prosedur perawatan alat penyiraman herba dikuasai sesuai
                                                dengan pedoman pemeliharaan tanaman obat herba
                                         3.3.   Alat-alat yang telah digunakan dirawat, diperiksa dan
                                                disimpan untuk siap digunakan kembali
                                         3.4.   Kegiatan penyiraman tanaman obat yang telah dilakukan
                                                terdokumentasi dengan baik, benar dan tepat waktu
 Batasan Variabel :
 Dalam melaksanakan kompetensi ini harus didukung dengan terpenuhinya persyaratan sebagai berikut :
 1.   Unit ini berlaku untuk melakukan penyiraman tanaman obat herba
 2.   Tersedia pedoman pemeliharaan tanaman obat herba yang memuat cara, waktu dan teknologi
       penyiraman tanaman obat yang mngacu pada pedoman baku GAP yang berlaku (misalnya: GAP
       WHO 2003)
 3.   Waktu penyiraman yaitu pagi sebelum 10.00 dan sore setelah pukul 14.00
 4.    Tersedia sumberdaya manusia yang terlatih dan trampil melakukan penyiraman tanaman obat
 5.     Sumber air tersedia, dengan volume dan kualitas yang layak untuk penyiraman tanaman obat
 6.     Peralatan dan bahan untuk melakukan penyiraman tanaman obat herba tersedia lengkap :
        a. Peralatan umum penyiraman tanaman obat
        b. Water truck/tangki air, pompa air dengan selang penyiraman dan nozle/kran yang multi
           semburan, dan gembor (tergantung luas lahan dan jumlah tanaman yang disiram)
        c. Bahan : air bersih/layak pakai untuk menyiram tanaman obat




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                   III –Herba - 41
dan Tanaman Obat - Obatan
 Panduan Penilaian :
 Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:
 1.    Kompetensi ini harus dipahami berdasarkan standar yang berlaku secara nasional
 2.      Unit Kompetensi ini diujikan secara langsung kepada peserta uji di lahan pada kegiatan penyiraman
         tanaman obat herba.
 3.      Penilaian dilakukan oleh assesor berjumlah ganjil
 4.      Kualifikasi penilai/penguji :
         a. Paham standar kompetensi yang akan dinilai
         b. Latar belakang sesuai dengan bidang yang dinilai/menggunakan pedoman
         c. Paham prosedur penilaian
         d. Mampu membuat perencanaan penilaian
         e. Mampu melakukan penilaian sesuai prosedur
 5.      Materi yang dinilai :
         a. Pengetahuan tentang : penetrasi/kemampuan tanah menyerap air, pembuatan penahan air
            seputar pangkal batang, pelaksanaan penyiraman tanaman, penyelesaian kegiatan penyiraman
            tanaman obat herba
         b. Keterampilan : proses penggunaan peralatan tangan dan bermesin untuk kegiatan dimaksud.
         c. Sikap : ketekunan, keseriusan, antusiasme, kedisiplinan mentaati aturan dan tata tertib yang
            berlaku, menjaga keutuhan dan kebersihan alat
 6.      Kompetensi yang harus dikuasai sebelumnya antara lain : penyiraman tanaman obat
 7.      Aspek kritis yang harus dipenuhi : setelah penyiraman, harus menjamin kesehatan/kesegaran
         tanaman dalam kurun waktu tertentu sesuai pedoman budidaya tanaman obat herba
 8.      Pengetahuan pendukung yang dibutuhkan : kondisi tanah, iklim, curah hujan, hari hujan,
         penghitungan kebutuhan air per satuan luas, cara dan waktu penyiraman tanaman obat yang tepat.
 9.      Keterampilan pendukung yang dibutuhkan : adalah cara penggunaan berbagai alat penyiraman, dan
         cara melakukan penyiraman pada berbagai media tanam

Kompetensi Kunci
Kompeten-     Mengumpulkan,     Mengkomu-       Merencana-    Bekerjasa-     Mengguna-     Memecah-      Mengguna-
si kunci      menganalisis      nikasikan ide   kan dan       ma dengan      kan ide dan   kan           kan tekno-
              dan mengorgani    dan informasi   mengorga-     orang lain     teknik        persoalan/    logi
              sasikan                           nisasikan     dan            matematika    masalah
              informasi                         kegiatan      kelompok
Level
                     1                1              1              1             1             1              1
kerja

Kompetensi Kunci :
1.      Mengumpulkan, mencatat, menganalisis dan mengorganisasikan informasi : dari satu sumber untuk
        pelaksana dan pekerja lapangan
2.      Mengkomunikasikan ide dan informasi : sederhana dan familier, dengan pelaksana dan pekerja
        lapangan
3.      Merencanakan dan mengorganisasi kegiatan : dibawah pengawasan/supervisi, untuk diri sendiri dan
        untuk orang lain yang terlibat
4.      Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok : kegiatan rutin melakukan penyiraman tanaman obat
        herba
5.      Menggunakan ide dan teknik matematika : sederhana dan telah ditetapkan dalam pedoman proses dan
        mekanisme penyiraman tanaman obat
7.      Memecahkan persoalan/masalah : yang bersifat rutin dan mungkin timbul diluar panduan
8.      Menggunakan teknologi : berulang pada tingkat dasar mengenai proses dan mekanisme penyiraman
        tanaman obat




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                         III –Herba - 42
dan Tanaman Obat - Obatan
 Kode Unit                               TAN.KO 02.061.01

 Judul Unit                              Menyiangi Gulma Tanaman Obat Herba di Lahan Secara Manual

 Deskripsi Unit                          Kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap
                                         yang diperlukan untuk melakukan penyiangan gulma tanaman obat
                                         herba di lahan secara manual
 Elemen Kompetensi                       Kriteria Unjuk Kerja

 01.    Mengidentifikasi jenis dan       1.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan untuk mengidentifikasi tingkat
        tingkat kompetisi gulma                 kompetisi serangan gulma dikuasai sesuai dengan pedoman
                                         1.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi secara
                                                teliti dan tertulis sesuai dengan taksonomi tumbuhan
                                         1.3.   Jenis, karakter, sebaran dan tingkat pertumbuhan gulma
                                                diidentifikasi secara tertulis
                                         1.4.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur
 02.    Mencabut perakaran gulma         2.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan untuk mencabut perakaran
        yang teridentifikasi                    gulma lainnya dikuasai sesuai dengan pedoman pengendalian
                                                gulma
                                         2.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diperiksa secara teliti
                                                kekuatannya
                                         2.3.   Setiap batang dan perakaran gulma serta bagian generatifnya
                                                dicabut dari areal dan dibuang ke tempat sampah
                                         2.4.   Pencabutan dilakukan secara manual dan dengan
                                                alat/mekanik
                                         2.5.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur
 03.    Membersihkan sisa                3.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan untuk membersihkan sisa
        penyiangan                              penyiangan dikuasai sesuai dengan pedoman pengendalian
                                                gulma
                                         3.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi dan
                                                diperiksa secara teliti
                                         3.3.   Seluruh sisa penyiangan dibersihkan dari lahan dan dibuang
                                                ke tempat sampah
                                         3.4.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur
 04.    Menuntaskan kegiatan me-         4.1.   Kondisi akhir lahan dalam keadaan bebas gulma, bersih dan
        nyiangi gulma secara                    rapih sesuai spesifikasi rancangan
        manual di lahan                  4.2.   Prosedur perawatan alat penyiangan gulma dikuasai sesuai
                                                dengan pedoman pengendalian gulma di lahan
                                         4.3.   Alat-alat yang telah digunakan dirawat, diperiksa dan
                                                disimpan untuk siap digunakan kembali
                                         4.4.   Kegiatan penyiangan gulma di lahan yang telah dilakukan
                                                terdokumentasi dengan baik, benar dan tepat waktu
 Batasan Variabel :
 Dalam melaksanakan kompetensi ini harus didukung dengan terpenuhinya persyaratan sebagai berikut :
 1.    Tersedia pedoman pengendalian gulma pada lahan dengan berbagai cara
 2.    Jenis dan karakter gulma teridentifikasi berdasarkan fisiologi dan morfologi tumbuhan serta kaidah
       taksonomi tumbuhan
 3.     Tersedia sumberdaya manusia yang terlatih dan trampil melakukan penyiangan gulma di lahan
 4.     Peralatan untuk penyiangan gulma di lahan tersedia lengkap :
        a. Peralatan umum penyiangan gulma di lahan, antara lain : mesin babat rumput, cangkul, dan
           kored
        b. Wadah penampungan dan pembuangan sisa penyiangan : pengki, karung, roda sampah




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                     III –Herba - 43
dan Tanaman Obat - Obatan
 Panduan Penilaian
 Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:
 1.    Unit Kompetensi ini diujikan secara langsung kepada peserta uji di lokasi yang melaksanakan
       kegiatan penyiangan gulma
 2.    Penilaian dilakukan oleh assesor berjumlah ganjil
 3.    Kualifikasi penilai/penguji :
       a. Paham standar kompetensi yang akan dinilai
         b. Latar belakang sesuai dengan bidang yang dinilai/menggunakan pedoman
         c. Paham prosedur penilaian
         d. Mampu membuat perencanaan penilaian
         e. Mampu melakukan penilaian sesuai prosedur
 4.      Materi yang dinilai :
         a. Pengetahuan tentang : iIdentifikasi jenis dan tingkat kompetisi gulma, pengangkatan perakaran
            gulma jenis rumput, pencabutan perakaran gulma lainnya, pembersihan sisa penyiangan,
            Penyelesaian kegiatan menyiangi gulma di lahan
         b. Keterampilan : proses penggunaan peralatan tangan dan bermesin untuk kegiatan dimaksud
         c. Sikap : ketekunan, keseriusan, antusiasme, kedisiplinan mentaati aturan dan tata tertib yang
            berlaku, menjaga keutuhan dan kebersihan alat
 5.      Kompetensi yang harus dikuasai sebelumnya antara lain : pelaksanaan pengendalian OPT dan
         gulma di pembibitan
 6.      Aspek kritis yang harus dipenuhi : setelah penyiangan gulma secara manual dilakukan di lahan
         dapat menjamin kebersihan lahan dari tanaman pengganggu dalam kurun waktu tertentu sesuai
         pedoman pemeliharaan lahan
 7.      Pengetahuan pendukung yang dibutuhkan : tentang kecepatan pertumbuhan berbagai jenis gulma.
 8.      Keterampilan pendukung yang dibutuhkan : cara pemeliharaan dan perbaikan peralatan yang
         dibutuhkan untuk penyiangan gulma di lahan

Kompetensi Kunci
Kompeten-     Mengumpulkan,     Mengkomu-       Merencana-    Bekerjasa-     Mengguna-     Memecah-      Mengguna-
si kunci      menganalisis      nikasikan ide   kan dan       ma dengan      kan ide dan   kan           kan tekno-
              dan mengorgani    dan informasi   mengorga-     orang lain     teknik        persoalan/    logi
              sasikan                           nisasikan     dan            matematika    masalah
              informasi                         kegiatan      kelompok
Level
                     1                1              1              1             1             1              1
kerja

Kompetensi Kunci :
1.      Mengumpulkan, mencatat, menganalisis dan mengorganisasikan informasi : dari satu sumber untuk
        pelaksana dan pekerja lapangan
2.      Mengkomunikasikan ide dan informasi : sederhana dan familier, dengan pelaksana dan pekerja
        lapangan
3.      Merencanakan dan mengorganisasi kegiatan : dibawah pengawasan/supervisi, untuk diri sendiri dan
        untuk orang lain yang terlibat
4.      Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok : kegiatan rutin melakukan penyiangan gulma di lahan
5.      Menggunakan ide dan teknik matematika : sederhana dan telah ditetapkan dalam pedoman proses
        dan mekanisme penyiangan gulma di lahan
6.      Memecahkan persoalan/masalah : yang bersifat rutin dan mungkin timbul di luar panduan
7.      Menggunakan teknologi : berulang pada tingkat dasar mengenai proses dan mekanisme penyiangan
        gulma di lahan




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                         III –Herba - 44
dan Tanaman Obat - Obatan
Kode Unit                               TAN.KO 02.062.01

Judul Unit                              Memupuk Tanaman Obat Herba di Lahan

Deskripsi Unit                          Kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap yang
                                        diperlukan untuk melakukan pemupukan tanaman obat herba di lahan
Elemen Kompetensi                       Kriteria Unjuk Kerja

01.      Menyiapkan pupuk               1.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan untuk menyiapkan pupuk
                                                dikuasai sesuai dengan pedoman pemeliharaan tanaman obat
                                                herba
                                        1.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi dan
                                                diperiksa secara teliti
                                        1.3.    Jenis dan jumlah pupuk yang akan digunakan ditimbang sesuai
                                                kebutuhan, ditempatkan dalam wadah
                                        1.4.    Pupuk ditempatkan di sekitar tanaman obat herba
                                        1.5.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur
02.      Memupuk tanaman obat           2.1.    Prosedur pelaksanaan kegiatan untuk memupuk tanaman obat
                                                dikuasai sesuai dengan pedoman pemeliharaan tanaman
                                        2.2.    Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi dan
                                                diperiksa secara teliti
                                        2.3.    Lubang pupuk yang telah diisi pupuk ditimbun tanah sampai
                                                rata
                                        2.4.    Pemupukan di lahan dilakukan dua kali setahun sesuai
                                                kebutuhan jenis tanaman obat herba
                                        2.5.    Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur
03.      Menuntaskan kegiatan           3.1.    Kondisi akhir permukaan tanah seputar tanaman obat setelah
         pemupukan tanaman obat                 pemupukan tertata rapi sesuai pedoman pemeliharaan
         herba                                  tanaman
                                        3.2.    Prosedur perawatan alat pemupukan tanaman obat di lahan
                                                dikuasai sesuai dengan pedoman pemeliharaan tanaman obat
                                        3.3.    Alat-alat yang telah digunakan dirawat, diperiksa dan disimpan
                                                untuk siap digunakan kembali
                                        3.4.    Kegiatan pemupukan tanaman obat herba yang telah dilakukan
                                                terdokumentasi dengan baik, benar dan tepat waktu
Batasan Variabel :
Dalam melaksanakan kompetensi ini harus didukung dengan terpenuhinya persyaratan sebagai berikut :
1.    Unit ini berlaku untuk melakukan pemupukan tanaman obat herba
2.    Tersedia pedoman baku pemeliharaan/pemupukan tanaman obat herba yang mengacu pada
      pedoman baku GAP yang berlaku (misalnya: GAP WHO 2003)
3.       Peralatan dan bahan untuk pemupukan tanaman obat herba tersedia lengkap :
      a. Peralatan umum pemeliharaan/pemupukan tanaman obat, antara lain : cangkul, garpu tanah, kored,
         sekop kecil
      b. Peralatan khusus, antara lain : timbangan pupuk, wadah/ember bukan logam, sarung tangan karet.
   c. Bahan : pupuk organik, dan kompos
4.    Jadwal pemupukan diatur sesuai dengan pupuk yang digunakan
Panduan Penilaian
Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:
1.    Unit Kompetensi ini diujikan secara langsung kepada peserta uji di lokasi pada kegiatan pemupukan
      tanaman obat herba
2.       Penilaian dilakukan oleh assesor. Berjumlah ganjil
3.       Kualifikasi penilai/penguji :
         a. Paham standar kompetensi yang akan dinilai
         b. Latar belakang sesuai dengan bidang yang dinilai/menggunakan pedoman
         c. Paham prosedur penilaian

Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                    III –Herba - 45
dan Tanaman Obat - Obatan
        d. Mampu membuat perencanaan penilaian
        e. Mampu melakukan penilaian sesuai prosedur
5.      Materi yang dinilai :
        a. Pengetahuan tentang : jenis pupuk, penyiapan pupuk, pembuatan lubang/alur pupuk,
           pelaksanaan penebaran pupuk, penutupan/penimbunan lubang/alur pupuk, penyelesaian
           kegiatan pemupukan tanaman obat herba
        b. Keterampilan : proses penggunaan peralatan tangan dan bermesin untuk kegiatan dimaksud
        c. Sikap : ketekunan, keseriusan, antusiasme, kedisiplinan mentaati aturan dan tata tertib yang
           berlaku, menjaga keutuhan dan kebersihan alat
6.      Kompetensi yang harus dikuasai sebelumnya antara lain : penanaman tanaman obat herba
7.      Aspek kritis yang harus dipenuhi : setelah pemupukan tanaman obat harus menjamin kesehatan dan
        kesuburan tanaman obat untuk kurun waktu tertentu sesuai pedoman
8.      Pengetahuan pendukung yang dibutuhkan :
        a. Kandungan kuantitas dan kualitas unsur hara pada pupuk yang digunakan
        b. Penghitungan kebutuhan pupuk per satuan luas atau herba
9.      Keterampilan pendukung yang dibutuhkan :
        a. Cara pemupukan tanaman obat untuk media wadah/pot dan ditanam langsung
        b. Waktu pemupukan tanaman obat herba
        c. Cara membuat larutan pupuk cair sesuai takaran
        d.   Cara pengendalian kesalahan dosis, waktu dan cara pemupukan
        e.   Cara pemeliharaan dan perbaikan peralatan pemupukan tanaman obat herba
        f.   Cara mencampur pupuk tunggal berbentuk pupuk padat
        g.   Cara, waktu dan takaran pemupukan yang tepat untuk umur tanaman obat yang berbeda

Kompetensi Kunci
Kompeten-     Mengumpulkan,     Mengkomu-       Merencana-    Bekerjasa-     Mengguna-     Memecah-      Mengguna-
si kunci      menganalisis      nikasikan ide   kan dan       ma dengan      kan ide dan   kan           kan tekno-
              dan mengorgani    dan informasi   mengorga-     orang lain     teknik        persoalan/    logi
              sasikan                           nisasikan     dan            matematika    masalah
              informasi                         kegiatan      kelompok
Level
                     2                2              2              2             2             3              3
kerja

Kompetensi Kunci :
1.      Mengumpulkan, mencatat, menganalisis dan mengorganisasikan informasi : lebih dari satu sumber
        mengenai pemupukan tanaman obat herba
2.      Mengkomunikasikan ide dan informasi : berisi hal yang kompleks tentang pemupukan tanaman obat
        herba, dengan pelaksana dan pekerja di lapangan
3.      Merencanakan dan mengorganisasi kegiatan : dengan panduan, untuk diri sendiri dan untuk orang lain
        yang terlibat pelaksanaan pemupukan tanaman obat herba
4.      Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok : membantu merumuskan tujuan dengan pelaksana dan
        pekerja lapangan mengenai pemupukan tanaman obat herba
5.      Menggunakan ide dan teknik matematika : memilih ide dan teknik yang tepat untuk tugas yang
        kompleks mengenai pemupukan tanaman obat herba bersama teknisi, supervisor, dan asisten
        manager
6.      Memecahkan persoalan/masalah : yang kompleks dengan menggunakan pendekatan yang sistematik
        serta mampu menjelaskan proses pemupukan tanaman obat herba
7.      Menggunakan teknologi : merancang, menggabungkan atau memodifikasi produk atau jasa
        pemupukan tanaman obat herba




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                         III –Herba - 46
dan Tanaman Obat - Obatan
 Kode Unit                               TAN.KO 02.063.01

 Judul Unit                              Mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang
                                         Ramah Lingkungan di Lapangan

 Deskripsi Unit                          Kompetensi ini mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap yang
                                         diperlukan untuk melakukan pengendalian organisme penganggu
                                         tanaman (OPT) dengan pestisida organik di lapangan
 Elemen Kompetensi                       Kriteria Unjuk Kerja

 01.     Mengidentifikasi gejala         1.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan untuk mengidentifikasi serangan
         serangan OPT dan cara                  OPT dan cara pengendaliannya dikuasai sesuai dengan pedoman
         pengendaliannya                        pemeliharaan tanaman
                                         1.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi dan
                                                diperiksa secara teliti ketepatan keakuratan, dan kemudahannya
                                         1.3.   Gejala serangan diidentifikasi dan dicatat berdasarkan buku
                                                pedoman pengendalian OPT
                                         1.4.   Cara pengendalian diidentifikasi dan dicatat berdasarkan gejala
                                                dan tingkat serangan OPT
                                         1.5.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur
 02.     Menyiapkan larutan              2.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan untuk menyiapkan larutan
         pestisida                              pestisida sintetik, nabati, dan biologi dikuasai sesuai dengan
                                                pedoman pemeliharaan tanaman
                                         2.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi dan
                                                diperiksa secara teliti ketepatan dan keakuratan ukurannya
                                         2.3.   Pestisida dalam kemasan disiapkan dengan bahan aktif yang
                                                tepat sesuai dengan OPT yang akan dikendalikan
                                         2.4.   Larutan pestisida dibuat dengan kadar kepekatan/dosis sesuai
                                                petunjuk pada kemasannya dan kebutuhan obyek pengendalian
                                         2.5.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur
 03.     Melakukan pemberian             3.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan untuk mengaplikasikan pestisida
         pestisida                              sintetik, nabati, dan biologi dikuasai sesuai dengan pedoman
                                                pemeliharaan tanaman
                                         3.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi dan
                                                diperiksa secara teliti ketepatan, keakuratan, dan kemudahan
                                                dalam pemberian
                                         3.3.   Larutan pestisida dimasukkan ke dalam alat semprot sesuai
                                                dengan kapasitas pekerjaan yang akan dilakukan
                                         3.4.   Diri dilengkapi dengan masker dan kacamata standar
                                                penyemprotan pestisida
                                         3.5.   Penyemprotan dilakukan hanya kepada sasaran saja,dan
                                                mengatur kualitas semburan dengan merubah nozle sprayer.
                                         3.6.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur
 04.     Membersihkan alat yang          4.1.   Prosedur pelaksanaan kegiatan untuk membersihkan alat yang
         telah dipakai                          telah dipakai dikuasai sesuai dengan pedoman pemeliharaan alat.
                                         4.2.   Kebutuhan, kelengkapan alat dan bahan diidentifikasi dan
                                                diperiksa secara teliti kebersihannya
                                         4.3.   Alat-alat dicuci dan dikeringkan pada tempat yang aman dari efek
                                                residu sisa pestisida dari alat yang dibersihkan
                                         4.4.   Faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan
                                                sesuai prosedur


Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                          III –Herba - 47
dan Tanaman Obat - Obatan
 05.     Menuntaskan kegiatan            5.1.   Kondisi akhir tanaman diperoleh sesuai pedoman pemeliharaan
         mengendalikan OPT                      tanaman
         dengan pestisida sintetik,      5.2.   Prosedur perawatan alat pengendalian OPT dikuasai sesuai
         nabati, dan biologi di lahan           dengan pedoman pemeliharaan tanaman
                                         5.3.   Alat-alat yang telah digunakan dirawat, diperiksa dan disimpan
                                                untuk siap digunakan kembali
                                         5.4.   Kegiatan pengendalian OPT yang telah dilakukan terdokumentasi
                                                dengan baik, benar dan tepat waktu
 Batasan Variabel :
 Dalam melaksanakan kompetensi ini harus didukung dengan terpenuhinya persyaratan sebagai berikut :
 1.    Unit ini berlaku untuk melakukan pengendalian OPT dengan pestisida nabati, sintetik dan biologi
       tanaman obat herba
 2.    Prosedur pengendalian OPT dengan pestisida berlaku untuk tanaman obat herba
 3.      Tersedia pedoman pemeliharaan tanaman obat herba yang memuat cara, waktu dan teknologi
         pengendalian OPT dengan pestisida yang mengacu pada pedoman baku GAP yang berlaku (misalnya:
         GAP WHO 2003)
 4.      Tersedia sumber daya manusia yang terlatih dan trampil melakukan pengendalian OPT dengan
         pestisida
 5.      Sumber air tersedia, dengan volume dan kualitas yang layak untuk kebutuhan tanaman
 6.      Peralatan dan bahan untuk melakukan pengendalian OPT dengan pestisida di lahan tersedia lengkap,
         terdiri dari :
         a. Peralatan umum pengendalian OPT dengan pestisida organik
         b. Sprayer (Garden sprayer maupun Hand sprayer)
         c. Gelas ukur atau pipet berneraca milliliter atau cc dan timbangan ketelitian puluhan gram.
 7.      Bahan : pestisida berbentuk cair atau padat, dan air bersih/layak pakai untuk membuat larutan pestisida.
 Panduan Penilaian :
 Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:
 1.    Unit Kompetensi ini diujikan secara langsung kepada peserta uji di lahan pada kegiatan pengendalian
       OPT dengan pestisida sintetik, nabati, dan biologi pada tanaman obat.
 2.      Penilaian dilakukan oleh assesor berjumlah ganjil
 3.      Kualifikasi penilai/penguji :
         a. Paham standar kompetensi yang akan dinilai
         b. Latar belakang sesuai dengan bidang yang dinilai/menggunakan pedoman
         c. Paham prosedur penilaian
         d. Mampu membuat perencanaan penilaian
         e. Mampu melakukan penilaian sesuai prosedur
 4.      Tempat penilaian dilakukan pada lokasi yang menyelenggarakan pengendalian OPT dengan pestisida
         nabati, sintetik dan biologi
 5.      Materi yang dinilai :
         a. Pengetahuan tentang : jenis organisme penganggu tanaman, jenis dan tingkat serangan OPT,
            mempersiapkan larutan pestisida, mengaplikasikan pestisida, pembersihan alat yang telah dipakai,
            penyelesaian kegiatan mengendalikan OPT dengan pestisida di lahan
         b. Keterampilan : proses penggunaan peralatan tangan dan bermesin untuk kegiatan dimaksud
         c. Sikap : ketekunan, keseriusan, antusiasme, kedisiplinan mentaati aturan dan tata tertib yang
            berlaku, menjaga keutuhan dan kebersihan alat
 6.      Kompetensi yang harus dikuasai sebelumnya antara lain : penyiangan gulma di lahan
 7.      Aspek kritis yang harus dipenuhi : setelah pengendalian OPT dengan pestisida, harus menjamin
         kesehatan/kesuburan tanaman tersebut di lahan dan tidak menimbulkan efek residu untuk batas waktu
         tertentu sesuai pedoman
 8.      Pengetahuan pendukung yang dibutuhkan :
         a. Jenis organisme penganggu tanaman (OPT)
Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                       III –Herba - 48
dan Tanaman Obat - Obatan
         b. Metode pengendalian OPT secara terpadu (fisik, mekanik, biologi dan sintetik)
         c. Pengenalan pestisida dan cara aplikasinya
         d. Penghitungan kebutuhan pestisida per satuan luas
         e. Cara, waktu pengendalian OPT yang tepat untuk tanaman yang berbeda pada media berbeda
         f. Antisipasi penanggulangan gangguan akibat keracunan pestisida
 9.      Keterampilan pendukung yang dibutuhkan :
         a. Cara pengendalian OPT
         b. Cara membuat larutan sesuai petunjuk kemasan pestisida
         c. Waktu penyemprotan tanaman obat herba di lahan
         d. Cara menghitung kebutuhan pestisida
         e. Cara penggunaan alat-alat pengendaliah OPT
         f. Cara pemeliharaan dan perbaikan peralatan pengendalian OPT dengan pestisida di lahan

Kompetensi Kunci
Kompeten-     Mengumpulkan,     Mengkomu-       Merencana-    Bekerjasa-     Mengguna-     Memecah-     Mengguna-
si kunci      menganalisis      nikasikan ide   kan dan       ma dengan      kan ide dan   kan          kan tekno-
              dan mengorgani    dan informasi   mengorga-     orang lain     teknik        persoalan/   logi
              sasikan                           nisasikan     dan            matematika    masalah
              informasi                         kegiatan      kelompok
Level
                     2                2              2              2             2             3            3
kerja

Kompetensi Kunci :
1.      Mengumpulkan, mencatat, menganalisis dan mengorganisasikan informasi : lebih dari satu sumber tentang
        pengendalian OPT dengan pestisida pada tanaman obat herba di lahan
2.      Mengkomunikasikan ide dan informasi : yang kompleks tentang pengendalian OPT dengan pestisida pada
        tanaman obat herba di lahan, untuk pelaksana dan pekerja lapangan
3.      Merencanakan dan mengorganisasi kegiatan : menggunakan panduan pengendalian OPT dengan
        pestisida pada tanaman obat herba, untuk diri sendiri dan untuk orang lain yang terlibat
4.      Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok : membantu merumuskan tujuan pengendalian OPT dengan
        pestisida pada tanaman obat herba untuk pelaksana dan pekerja lapangan
5.      Menggunakan ide dan teknik matematika : memilih ide dan teknik yang tepat untuk tugas yang kompleks
        tentang pengendalian OPT dengan pestisida pada tanaman obat herba di lahan bersama teknisi,
        supervisor, dan pelaksana
6.      Memecahkan persoalan/masalah : yang kompleks tentang pengendalian OPT dengan pestisida pada
        tanaman obat herba dengan menggunakan pendekatan yang sistematik serta mampu menjelaskan
        prosesnya
7.      Menggunakan teknologi : merancang, menggabungkan atau memodifikasi produk atau jasa pengendalian
        OPT dengan pestisida pada tanaman obat herba di lahan




Standar Kompetensi Nasional Bidang Keahlian Budidaya Tanaman Perkebunan Semusim                            III –Herba - 49
dan Tanaman Obat - Obatan

						
Related docs
Other docs by ipm13571