Docstoc

PEMBUATAN NATRIUM TIOSULFAT

Document Sample
PEMBUATAN NATRIUM TIOSULFAT Powered By Docstoc
					                                           - 1 - BIOKIMIA


                               PEMBUATAN NATRIUM TIOSULFAT


I.    Tujuan
      Untuk membuat Natrium Tiosulfat
II.   Prinsip percobaan
      Reaksi penyusunan ulang Na2SO3 dengan menabahkan sulfur menjadi Na2SO3 dan
      kemampuan zat terlarut untuk membentuk kristal yaitu kristal Na2S2O3
III. Dasar teori
Asam tiosulfat tidak bisa dibentuk dengan menambahkan asam kedalam tiosulfat karena
adanya dekomposisi asam bebas ini di dalam air dalam campuran S, H 2S, H2Sn, SO2, dan
H2SO4 ini bisa dibuat dengan menhilangkan air, dalam temperature rendah (-780C).
Dalam campuran garam-garam tiosulfat adalah stabil dan berasam. Tiosulfat dibuat dengan
mendidihkan alkali atau larutan sulfat nitrat dengan S dan juga oksidasi polisulfida dengan
udara.
Natrium tiosulfat pentahidrat (Na2SO2O3.5H2O) disebut dengan hypo berbentuk kristal yang
sample benar dan kurang atau tidak berwarna. Titik beku 48 0C mudah larut dalam air dan
larutannya digunakan untuk titrasi dalam analisis volumetri.
Natrium tiosulfat dalam induksi pemutihan untuk merusak Cl 2 yang masuk, setelah mereka
masuk dalam kolom pemutihan, sama halnya natrium tiosulfat kadang-kadang digunakan
untuk memindahkan rasa dari minuman yang berklorinasi.
Natrium tiosulfat (Na2SO3) dapat dibuat dari H2SO4. H2SO4 adalah asam yang sangat penting
yang digunakan dalam induksi kimia. H2SO4 mencair pada suhu 10,50C membentuk cairan
kental. H2SO4 berikatan dengan hydrogen dan tidak bereaksi dengan logam di dalam air untuk
menghasilkan H2. H2SO4 menyerap air dan dapat menghasilkan gas. Ion                  SO4- adalah
tetrahedral, mempunyai panjang ikatan 1,49 Å , mempunyai rantai pendek. Ikatan S – O
memiliki 4 ikatan σ antar S dan O dan 2 ikatan π yang didelokalisasi S dan 4 atom O. Asam
tiosulfat H2SO3 .tidak dapat dibentuk dengan menambahkan asam ke dalam tiosulfat karena
pemisahan asam bebas dalam air ke dalam campuran S, H2S, H2Sn, SO2 dan H2SO3.
                                        H2S + SO3 → H2S2O3
Garam yang biasa disebut tiosulfat stabil dan berjumlah banyak. Tiosulfat dibuat dengan
memanaskan alkali/larutan sulfit dengan S dan juga dengan mengoksidasi polisulfida dengan
air seperti reaksi berikut :
                                      Na2S2O3 + S → Na2S2O3
                                    2NaS3 + 3O2 → 2Na2S2O3 +2S
Selain itu natrium tiosulfat dapat dibuat dari SO2 dengan reaksi sebagai berikut :
                                      2S02(aq) + O2(g) → SO3(g)
Kemudian direaksikan dengan Na2SO3 dan H2O
reaksi :
2SO2 + Na2CO3 + H2O → 2NaHSO3 + CO2
produk (NaHSO3) direaksikan lagi dengan Na2CO3
http://jejaringkimia.blogspot.com                                               RINO SAFRIZAL
                                               - 2 - BIOKIMIA


reaksi :
2NaHSO3 + Na2CO3 → 2Na2SO3 + CO2 + H2O
terakhir Na2SO3 direaksikan dengan S dengan bantuan pemanasan.
Rekasi :
Na2SO3 + S     
                Na2S2O3
IV. Alat dan bahan
       Alat
       -   Erlemeyer                             -     Corong
       -   Gelas kimia                           -     Cawan kaca masir
       -   Batang pengaduk                       -     Pemanas
       -   Kertas saring                         -     Gelas ukur
       Bahan
       -   Natrium sulfit
       -   Aquades
       -   Sulphur


V.   Cara kerja
     1. Larutkan 6 gr natrium sulfit dalam air panas 30 ml
     2. Tambahkan sulphur 2 gr
     3. Panaskan suspensi sampai hampir semua sulphur bereaksi
     4. Saring panas-panas dan uapkan filtrat sampai mulai terbentuk kristal
     5. Dinginkan dan saring kristal dengan pengisap
     6. Keringkan hasil dalam oven pada suhu 40 – 500C
     7. Catat hasilnya.
     Skema

                           6 gr natrium sulfit + 30 ml air panas

                                               Larutukan

                                       + 2 gr sulfur




                                    Panaskan suspensi

                                              Semua sulfit beracun

                                     Terbentuk kristal

                                              Saring panas-panas dan uapkan kristal

                              Dinginkan dan saring kristal

                                               Dalam oven suhu 40-500C

                                        Keringkan


http://jejaringkimia.blogspot.com                                                     RINO SAFRIZAL
                                            - 3 - BIOKIMIA


VI. Hasil pengamatan
                    Perlakuan                                 Pengamatan
           6 gr natrium sulfit dilarutkan      Natrium sulfit larut, dan bewarna bening
           dalam 30 ml air panas
           Tambahkan 2 gr sulphur              Sulfur tidak larut.
           Panaskan     sampai      semua      Jumlah sulfur yang terlarut berkurang
           sulphur bereaksi
           Saring     panas-panas     dan      Jumlah pelarut berkurang dan terbentuk
           uapkan                              mata kristal pad permukaan filtrat
           Dinginkan dan saring                Terbentuk kristal natrium tiosulfat
           Keringkan dalam oven suhu
           40 – 500C


VII. Pembahasan
Pada praktikum ini hal yang pertama kali dilakukan adalah melarutkan natrium sulfit ke dalam
air. Natrium sulfit ini mudah larut dalam air. Untuk mempercepat pelarutan Na 2SO3 di dalam
air yang terlebih dahulu dipanaskan, sehingga kekeruhan dari natrium sulfit lebih cepat dan
didapat larutan yang berwarna jernih.
Selanjutnya adalah penambahan sulphur dalam larutan natrium sulfit. Sulphur yang
ditambahkan ini hampir tidak bisa larut dalam larutan sulfit yang pelarutnya air, karena
kelarutan sulphur dalam air sagat kecil. Hal ini berarti sangat sedikit dari sulphur yang
terionisasi dalam air. Karena sebagian kecil dapat larut dalam air. Karena sebagian kecil larut
dapat dalam air dan berada dalam keadaan kesetimbangan dengan zat padatnya yaitu
sulphur.
Banyaknya zat terlarut ini dinyatakan dalam gram per liter atau mol per liter. Hal ini berarti
jika sulfur semakin banyak larut , kemungkinan hasil reaksi nantinya lebih banyak karena fase
zat dalam keadaan terlarut (aquas) lebih mudah larut dibanding dalam keadaan padat.
Untuk menanggulangi kurangnya zat yang bisa larut dalam hal ini sulphur dalam larutan
natrium sulfit dibatu dengan pemanasan, supaya mudah larut dan mudah bereaksi. Mudah
larut ini berarti pemanasan membantu air untuk masuk ke dalam kisi kristal sulphur sehingga
sulphur larut. Mudah bereaksi berarti dengan pemanasan menambah energi untuk mencapai
energi aktivasi reaksi sulphur dengan natrium sulfit.
Saat pemanasan ini dilakukan jumlah sulphur yang tidak larut berkurang, hal ini menandakan
kelarutan sulphur bertambah dan semakin banyak sulphur yang bereaksi dengan natrium
sulfit.
Reaksi yang terjadi antara sulphur dengan natrium sulfit akan menghasilkan produk yang
berupa natrium tiosulfat.
Na2SO3 + S    
               Na2S2O3


http://jejaringkimia.blogspot.com                                                    RINO SAFRIZAL
                                        - 4 - BIOKIMIA


Hasil ini (Na2S2O3) masih bercampur dengan sulphur yang tidak bereaksi, dan dipisahkan
dengan penyaringan. Sulphur tadi terpisah dan filtrate yang di dalamnya ada natrium tiosulfat
yang terlarut terpisah.
Selanjutnya ialah penyiapan filtrate dengan tujuan untuk mendapatkan kristal dari produk
yaitu kristal natrium tiosulfat. Saat dilakukan penguapan     lama kelamaan jumlah pelarut
berkurang. Ketika pelarut sudah sedikit terbentuk mata kristal pada permukaan filtrate. Hal ini
menandakan kristal natrium tiosulfat mulai terbentuk. Begitu saat pelarut hampir habis kristal
tiosulfat yang terbentuk sedikit dan banyak kristal lain yaitu natrium sulfit, karena tidak
semuanya natrium sulfit bereaksi dengan sulphur. Sehingga begitu diupkan pelarutnya kristal,
natrium sulfit terbentuk kembali. Dan kemudian mengotori produk (Na 2SO3).
Selanjutnya adalah pengeringan hasil akhir atau kristal yang terbentuk dalam oven. Hal ini
bertujuan agar air yang masih terdapat hilang atau berkurang setelah penguapan kristal. Hasil
yng didapat berupa campuran antara kristal natrium sulfit dan kristal natrium tiosulfat yang
tercampur.


VIII. Kesimpulan
       »   sulfur kurang larut dalam larutan karena kelarutannya rendah dalam pelarut air
       »   kristal yang diperoleh (Na2S2O3) bercampur dengan Na2SO3


DAFTAR PUSTAKA
http//Ippm.ubaya.co.id
Lee, J. D. 1994. Concise Inorganic Chemistry. Fourth Edition London. Chapman and Hall




http://jejaringkimia.blogspot.com                                               RINO SAFRIZAL

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:5367
posted:2/26/2010
language:Indonesian
pages:4