Definisi Atau Pengertian Negara by choierie14

VIEWS: 906 PAGES: 1

									Definisi Atau Pengertian Negara

Beberapa abad sebelum Masehi, para filsuf Yunani: Socrates, Plato, dan Aristoteles
sudah mengajarkan beberapa teori tentang “negara”. Telaah mereka tentang ilmu negara
dan hukum masih berpengaruh hingga saat ini kendati sesungguhnya pengertian mereka
tentang negara pada waktu itu hanya meliputi lingkungan kecil, yakni lingkungan kota
atau negara kota yang disebut “polis”. Maka dapat dimaklumi jika Plato menamai
bukunya Politeia (soal-soal negara kota) dan bukunya yang lain Politicos (ahli polis, ahli
negara kota). Aristoteles menamai bukunya Politica (ilmu tentang negara kota). Dari kata
itulah asal kata “politik” yang berarti hal-ihwal dan seluk beluk negara atau kebijakan
dalam menghadapi seluk-beluk negara. Pada waktu itu di Yunani digunakan kata polis
untuk negara sedangkan di Romawi digunakan kata civitas dengan arti yang lebih kurang
sama.

Istilah negara mulai dikenal pada masa Renaissance di Eropa dalam abad XV melalui
Niccolo Machiavelli yang mengenalkan istilah Lo Stato dalam bukunya yang berjudul Il
Principe. Semula istilah itu digunakan untuk menyebut sebagian dari jabatan negara,
kemudian diartikan juga sebagai aparat negara, dan “orang-orang yang memegang
tampuk pemerintahan beserta staf-stafnya”, maupun “susunan tata pemerintahan atas
suatu masyarakat di wilayah tertentu”.

Lo Stato pada masa itu juga digunakan untuk menyebut pihak yang diperintah
(dependent). Namun pada masa pemerintahan absolut raja-raja, state (negara) diartikan
sebagai pemerintah (ingat ucapan terkenal Louis XIV dari Prancis: “L’Etat cest moi” –
Negara adalah aku). Pada masa demokrasi, pengertian negara sebagai “the community
that is governed” dapat mereduksi pengertian dari zaman pemerintahan absolut para raja.
Edward Mac Chesney Sait dalam buku Political Institution, a Preface menulis: “But
usance has changed, Stalin or Mussolini or Hitler can be no more than governed.

Today the state is a territorial society.” Negara (state) tidak lagi sama dengan pemerintah
(government). Perbedaan antara state (negara) dan government (pemerintah) secara tepat
telah dinyatakan oleh The Supreme Court of the United States (MA Amerika Serikat)
pada tahun 1870 dalam keputusannya mengenai tabrakan antara kapal Prancis Euryale
dengan kapal AS Saphire. Dalam keputusan itu kapal Euryale dinyatakan tetap menjadi
milik Prancis, meskipun pemerintahannya telah berganti (dari Kaisar Napoleon III
kepada Pemerintah Republik Prancis).

Istilah Lo Stato kemudian disepadankan dengan: L’Etat (Prancis), The State (Inggris),
Der Staat (Jerman), De Staat (Belanda), Negara (Indonesia).

								
To top